Back to announcement
20250227_IDEA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31865174_lamp2.pdf
Other Text extracted IDEASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
KETERBUKAAN INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM
PT IDEA INDONESIA AKADEMI TBK
("PERSEROAN")
Keterbukaan Informasi ini dibuat dan ditujukan kepada pemegang saham (sebagaimana di definisikan di bawah)
untuk memberikan penjelasan kepada publik sehubungan dengan telah ditandatanganinya: Perjanjian Fasilitas
Kredit yang diterima oleh PT Aidia Indonesia Propertiond (AIP) - Anak Perusahaan Perseroan - dari PT Bank Mega
Tbk. Fasilitas kredit ini sebagian digunakan untuk men-take over fasilitas kredit sebelumnya di PT Bank Ganesha
Tbk. Perseroan juga memberikan Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) atas fasilitas kredit yang diperoleh
AIP dari PT Bank Mega Tbk.
Transaksi tersebut merupakan transaksi material sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Republik Indonesia Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.
INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI PENTING UNTUK DIBACA
DAN DIPERHATIKAN OLEH PEMEGANG SAHAM PERSEROAN.
JIKA ANDA MENGALAMI KESULITAN UNTUK MEMAHAMI INFORMASI SEBAGAIMANA TERCANTUM DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI SEBAIKNYA ANDA BERKONSULTASI DENGAN PENASIHAT HUKUM, AKUNTAN
PUBLIK, PENASIHAT KEUANGAN ATAU PROFESIONAL LAINNYA.
DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN BERSAMA- SAMA,
BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DAN KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA
DIUNGKAPKAN DI DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI. DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN
MENYATAKAN KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DALAM KETERBUKAAN
INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA SAKSAMA, MENEGASKAN BAHWA
INFORMASI MATERIAL YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK
ADA FAKTA PENTING MATERIAL DAN RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU DIHILANGKAN DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG DIBERIKAN DALAM
KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.
DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN MENYATAKAN BAHWA TRANSAKSI AFILIASI INI TIDAK
MENGANDUNG BENTURAN KEPENTINGAN.
PT Idea Indonesia Akademi Tbk
Didirikan di Republik Indonesia
Kegiatan Usaha Utama:
- Pendidikan lainnya swasta
- Konsiltasi manajemen lainnya
- Penyedia akomodasi lainnya
Rincian Kontak:
Jalan Warung Sila 001 Cipedak
Jakarta Selatan, Indonesia 12630
Telepon: 0852-18-717171
Email: corsec@indonesia.com
Page 2
PENDAHULUAN
Dengan merujuk kepada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha (“POJK No. 17/2020”), bersama ini kami sampaikan Laporan Informasi
atau Fakta Material terkait dengan Transaksi Material sehubungan dengan diperolehnya fasilitas kredit dengan
total nilai Rp 23.149.000.000,- yang diterima dari PT Bank Mega Tbk (“MEGA”) untuk PT Aidia Indonesia
Propertindo (AIP) Anak Usaha Perseoran. Fasilitas kredit yang diperoleh dari PT Bank Mega sebagian digunakan
untuk men-take over fasilitas kredit di Bank Ganesha dan sisanya digunakan untuk renovasi dan penambahan
fasilitas hotel AIP. Perseroan juga memberikan Jaminan Perusahaan (Corporate Guarantee) dan jaminan aset
berupa tanah dan bangunan milik Perseoran atas fasilitas kredit tersebut.
Sehubungan dengan transaksi tersebut, Penjaminan Perseroan atas fasilitas kredit AIP sebagai Perusahaan
terkendali yang sahamnya dimiliki oleh Perseroan sebesar 99,99% merupakan transaksi afiliasi sebagaimana
dimaksud dalam POJK 42/2020. Namun demikian, transaksi ini bukan merupakan benturan kepentingan
sebagaimana diatur dalam POJK 42/2020.
Transaksi merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam pasal 3 POJK 17/2020 karena nilai
transaksi di atas memiliki nilai lebih dari 20% (dua puluh persen) ekuitas Perseroan, yaitu 37,19% (tiga puluh
tujuh koma sembilan belas persen).
Berdasarkan ketentuan Pasal 11 POJK No. 17/2020, Perseroan tidak wajib menggunakan penilai dan
memperoleh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham dalam hal Transaksi Material tersebut merupakan
transaksi perolehan pinjaman yang diterima secara langsung dari dan pemberian jaminan kepada Bank. Oleh
karenanya, Perseroan cukup mengumumkan keterbukaan informasi kepada pemegang saham dan melaporkan
kepada OJK.
URAIAN MENGENAI TRANSAKSI
Berikut adalah uraian singkat mengenai transaksi:
a. Objek Transaksi
Perolehan Fasilitas Kredit oleh AIP dari PT Bank Mega Tbk dan pemberian jaminan aset dari Perseroan serta
Corporate Guarantee kepada PT Bank Mega Tbk.
b. Nilai Transaksi
Perolehan Fasilitas Kredit oleh AIP dari PT Bank Mega Tbk dengan jumlah maksimum sebesar
Rp 23.149.000.000,-. Fasilitas kredit tersebut dijamin oleh aset Perseroan dan aset-aset AIP sebagaimana
diuraikan dalam bagian d mengenai “Penjelasan Transaksi dan Ketentuan Penting Dalam Perjanjian”.
c. Pihak yang Melakukan Transaksi
1. Kreditur : PT Bank Mega Tbk (Bank);
2. Debitur : PT Aidia Indonesia Propertindo (AIP) – Peminjam
3. Penjamin : PT Idea Indonesia Akademi Tbk
d. Penjelasan Transaksi dan Ketentuan Penting dalam Perjanjian
Pada tanggal 27 Februari 2025, AIP dan Bank telah menandatangani Perjanjian Kredit dengan jumlah total
seluruh Fasilitas Kredit adalah maksimum sebesar Rp 23.149.000.000 (dua puluh tiga miliar seratus empat
puluh sembilan juta Rupiah). Fasilitas Kredit dijamin dengan aset yang dimiliki oleh Perseroan dan AIP.
Perseroan juga memberikan Corporate Guarantee kepada Bank Mega atas fasilitas kredit yang diterima AIP.
Page 3
Rincian mengenai Fasilitas Kredit adalah sebagai berikut:
1. Kredit Modal Kerja
Jumlah Fasilitas : Maksimum Rp 2.900.000.000,-
Bentuk : Revolving
Bunga : Fixed rate 9,75% per tahun
Jangka Waktu : 12 bulan sejak penandatanganan Perjanjian Kredit (“PK”)
Tujuan : Modal kerja untuk kegiatan operasional hotel. Fasilitas ini men-take over fasilitas yang
sama dari Bank Ganesha
2. Kredit Investasi 1
Jumlah Fasilitas : Maksimum Rp 9.500.000.000,-
Bentuk : Non-Revolving
Bunga : Fixed rate 9,75% per tahun
Jangka Waktu : 120 bulan sejak penandatanganan Perjanjian Kredit (“PK”)
Tujuan : Untuk take over 2 fasilitas Kredit Investasi dari Bank Ganesha
3. Kredit Investasi 2
Jumlah Fasilitas : Maksimum Rp 10.749.000.000,-
Bentuk : Non-Revolving
Bunga : Fixed rate 9,75% per tahun
Jangka Waktu : 120 bulan sejak penandatanganan Perjanjian Kredit (“PK”)
Tujuan : Untuk renovasi hotel Aidia Grande – Aset AIP dan pengembangan usaha AIP
4. Jaminan:
a. Tanah dan Bangunan AIP dan Perseoran dengan total 13 SHGB atas nama AIP dan 1 SHGB atas nama
Perseroan.
b. Corporate Guarantee dari Perseroan selaku pemegang saham pengendali di AIP
PENJELASAN, PERTIMBANGAN DAN ALASAN DILAKUKANNYA TRANSAKSI
MATERIAL SERTA PENGARUH TRANSAKSI PADA KONDISI KEUANGAN PERSEROAN
Fasilitas Kredit yang diterima oleh (AIP) - Anak Perusahaan Perseroan - dari PT Bank Mega Tbk untuk take over
fasilitas sebelumnya dari PT Bank Ganesha Tbk dan penambahan fasilitas kredit investasi untuk hotel milik
AIP. Pertimbangan dilakukan transaksi tersebut adalah Tingkat suku bunga Bank yang lebih kompetitif dan
jangka waktu kerdit lebih panjang, sehingga dapat memperkecil porsi pembayaran angsuran dan bunga kepada
Bank, dengan demikian cash flow AIP akan lebih baik.
Perolehan fasilitas kredit yang diterima AIP selain digunakan untuk take over, AIP juga memperoleh plafon
Kredit Investasi yang rencananya akan digunakan oleh AIP untuk renovasi dan melengkapi fasilitas hotel, hal ini
dapat menunjang kegiatan operasional dan untuk pengembangan usaha Perseroan.
Tidak ada dampak material dari kejadian, informasi, atau fakta material terhadap kondisi keuangan Perseroan,
kecuali adanya kewajiban pembayaran bunga dan pokok pinjaman secara periodik.
Tidak ada dampak material dari kejadian, informasi, atau fakta material tersebut terhadap hukum dan
kelangsungan usaha Perseroan.
Page 4
PERNYATAAN
DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PERSEROAN
1. Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama menyatakan
seluruh informasi material sehubungan dengan Transaksi telah diungkapkan dan informasi tersebut tidak
menyesatkan dan Transaksi bukan merupakan Transaksi Benturan Kepentingan sebagaimana dimaksud
dalam POJK 42/2020.
Semua informasi material mengenai Transaksi sebagaimana dilaporkan dalam Keterbukaan Informasi ini,
telah diungkapkan dan informasi tersebut tidak menyesatkan.
2. Direksi Perseroan menyatakan bahwa perolehan pinjaman dan pemberian jaminan untuk menjamin
kewajiban Perseroan kepada Bank dalam Transaksi, bukan merupakan Transaksi Afiliasi sebagaimana
dimaksud dalam POJK No. 42 /POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan (“POJK
42/2020”).
Namun demikian, pemberian jaminan untuk kepentingan pihak AIP dari Perseroan merupakan Transaksi
Afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020; yaitu transaksi antara Perseroan dengan AIP selaku
perusahaan terkendali Perseroan, dimana Perseroan memiliki 99,99% dari total modal ditempatkan dan
disetor dalam AIP, yang berdasarkan ketentuan Pasal 6.(1).b juncto Pasal 6.(2) POJK 42/2020 hanya cukup
diberitahukan kepada OJK paling lambat akhir hari kerja ke-2 setelah tanggal Transaksi Afiliasi. Namun,
mengingat nilai Transaksi memenuhi definisi Transaksi Material sebagaimana diatur dalam POJK 17/2020,
karena nilai Transaksi melebihi 20% (dua puluh persen) dari nilai ekuitas Perseroan berdasarkan Laporan
Keuangan Konsolidasian Perseroan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024, maka
dengan merujuk kepada Pasal 24 POJK 42/2020, Perseroan hanya wajib memenuhi ketentuan POJK
17/2020; dan
Transaksi merupakan Transaksi Material yang tidak memerlukan penilai dan persetujuan RUPS
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 POJK 17/2020.
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Aidia Indonesia Propertiond
p.1
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.1
unresolved
org
PT Aidia Indonesia Propertindo
p.2 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.