Back to announcement
Checklist Pengungkapan Lap Keu Q4 2024 HAIS.pdf
Financial statement Text extracted HAISSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 85
Page 1 OCR 0.926
Page 1 of 88 CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA Petunjuk Pengisian C paka 1, Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17). 2. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan. 3, Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda (V) diisi pada kolom "Tidak Ada' dengan menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan. 4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (V) diisi pada kolom "N/A". 5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited). Data Umum Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Hasnur Internasional Shipping Tbk dan Entitas Anaknya Bidang Usaha Bidang pengiriman barang laut domestik, termasuk transportasi kargo, pengiriman industri dan layanan kapal sewaan. Jenis penawaran Umum Saham Periode Periode Tahun | 2024 2023 2022 Nama Kantor Akuntan Mirawati Sensi Idris Mirawati Sensi Idris Kosasih, Nurdiyaman, Publik Mulyadi, Tjahjo & Rekan Nama Partner Fendri Sutejo Fendri Sutejo Fendri Sutejo kh
Page 2 OCR 0.874
Page 2 of 88 Opini Akuntan Wajar tanpa Wajar tanpa Wajar tanpa modifikasian modifikasian modifikasian Catatan tentang Opini (jika ada) “ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan. Ya Tidak Pemenuhan Peraturan No.VIILG.L1 Tentang "Tanggung Jawab Direksi v Atas Laporan Keuangan” Pemenuhan Peraturan No.VULA,2 tentang “Independensi Akuntan Yang v Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal" Data Keuangan Penting Periode Periode Periode Desember Desember Desember Periode laporan keuangan 2024 (Rp) 2023 (Rp) 2022 (Rp) Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Penjualan neto 1.018.111.562.653 941.907.788.741 781.001.150.899 Laba bruto 242.534.964.333 258.799.228.319 199.117.666.646 Laba usaha/operasional 146.343.788.532 173.017.283.880 125.550.830.174 EBITDA 241.858.855.581 228.946.058,199 168.227.866.361 Laba Bersih tahun berjalan 121.286.577,649 157.512.659.536 116.131,556.832 Total laba komprehensif tahun berjalan 121.182.370.564 161,908.7689.308 116.925.505.937 Ema saham'(dasar.dan 46,06 59,53 44,16 Na
Page 3 OCR 0.793
Page 3 of 48 Periode Periode Periode Desember Desember Desember Laporan Posisi keuangan 2024 (Rp) 2023 (Rp) 2022 (Rp) Total Aset 1.199,584.807.078 914.485.251.161 653.444. 749.046 Total Aset Lancar 375.000.067.671 292.616.796.348 257.225.475.675 Total Aset Tidak Lancar 824,584.739.407 621.868.454.813 396.219.273.371 Total Liabilitas 437.134.404.930 248.345.744.577 114.414.243.529 Total Liabilitas Jangka Pendek 202,985.829.893 120,361.156.636 85.141.508.656 Total Liabilitas Jangka Panjang 234.148.575.037 127.984.587.941 29.272.734.873 Total Ekuitas 762.450.402.148 666.139.506.584 539.030.505.517 Modal Ditempatkan dan Disetor 262.625.000.000 262.625.000.000 262.625.000.000 Tambahan Modal Disetor 106.961.981.615 106.961.981.615 106.961.981.615 Proforma Ekuitas Kepentingan Non Pengendali 29,551,298.949 2.099.568.289 1.969.845.936 Rasio Keuangan" DER (kali) 0,57 0,37 0,21 DAR (kali) 0,36 0,27 0,18 Rasio Lancar (84) 185 243 302 NPM (36) 11,919 16,7296 14,875 ROA (36) 10,116 17,2285 17,770 ROE (39) 1S,919 23,656 21,549 “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya
Page 4 OCR 0.863
Page 4 of 88 Catatan: 1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten atau Perusahaan Publik. 2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK No VIII.G,17 tentang Pedoman Akuntansl Perusahaan Efek, Laporan Keuangan Terdiri Pena AL kesana 5 0 Tenda vider | AN/A || Keterangan) Laporan posisi keuangan pada akhir periode Laporan laba rugi komprehensif selama periode Laporan perubahan ekuitas selama periode Laporan arus kas selama periode ulajlu|n|a Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya. pa H3 Kas H3 Haag Catatan atas Laporan Keuangan Ketentuan Umum 1 | perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai @. gambaran umum Perusahaan: b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan, C. Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos: dan d. pengungkapan lainnya yang antara lain rneliputi: 1) inforrnasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan kevangan, dan 2) Informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan. Catatan La Catatan 20 Catatan 4-31 dan lampiran |-V AA
Page 5 OCR 0.896
Page 8 of 85 Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata "sebagian", Perusahaan wajib mengungkapkan dalarn penjelasan masing-masing pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan, Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya, Catatan 14 Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan Gambaran Umum Perusahaan Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain: Catatan la Pendirian perusahaan 1) Riwayat ringkas perusahaan, Catatan La 2) Nornor dan tanggal akta pendiman serta perubahan terakhir, pengesahan dan instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal Berita Negara, Catatan 1a 3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode pelaporan, Catatan 1a “ Tempat kedudukan perusahaan dan kokasi utarna kegiatan usaha, Catatan la 5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secars signifikan pada periode laporan yang disapkan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha dan kapasitas produksinya, dan Catatan la 6) Nama entitas Induk dan nama entitas Induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapet diungkepkan, wajib disebutkan siasennya. » Khusus Industri Media Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. 8) Khusus Industri Jalan Tol Peraturan perundangan atau keputusan pernerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan tol tersebut. 3» Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan Iin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang,
Page 6 OCR 0.855
Page 6 of 88 10) | Khusus untuk Industri Perbankan Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta Izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada), 11) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum Aree Eksplorasi den Eksploitasi/ Pengembangan, Penjelasan mengena area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi : a) Area Eksplorasi, meliputi: 8 Nama lokasi, - Nama pemilik Izin lokasi, # Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponya: . Persentasi kepemilikan saham Perseroan poda perusahsan pernilik izin lokasi: dan . Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan, b) Area EksploitasVPengembangan meliputi: » Nama lokasi, £. Nama pemilik Ijin lokasi: . Tanggal perolehan ijin sesploitasi serta tanggal jatuh temponya) - Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi: - Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi: & Jumlah produksi pado tahun berjalan: dan - fikumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengerbangan oleh Perseroan hingga tanggal laporan posisi keuangan. 12)| Khusus Industri Kehutanan Yang harus diungkapkan antara lain: 3) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan, b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HPH) dan €) sisa umur HP, b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Tanggai dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang Catatan ib diterbitkan di luar Indonesia: 2 | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: Catatan 1b
Page 7 OCR 0.860
Page 7 of 88 3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Catatan 1b 4) | Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate N. actfon) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, & Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK) Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama entitas anak dan/atau E8K yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v Catatan 1d langsung: 2) | Tempat kedudukan: ng, Catatan 1d 3) | Jenis usaha) v Catatan 1d 4) | Tahun beroperasi secara komersial: v Catatan 1d 5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda): “ Catatan 3d 6) | Total Aset, dan V Catatan 1d 7) | Informasi penting lainnya antara lain: a) sifat hubungan antara entitas Induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak v memiliki baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5095 (lima puluh perseratus) hak suara yang sah: b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima v puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian, €) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau v perlode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas Induk, dan alasan menggunakan tangga! atau periode yang berbeda, d) sifat dan tuss setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk mentransfer dana ke entitas Induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjarnan atau yang muka, €) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekwitas v yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk, dan IN) dalarn hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, tnaka entitas induk harus mengungkapkan: (1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakul dari hilangnya Pengendalian, dan v kak
Page 8 OCR 0.896
Page 8 of B8 porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya Pengendalian: (2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan: (3) umlah harga yang diterima: (4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: (5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan) dan (6) jumlan Aset dan Labilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. Lt tt Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit Yang harus diungkapkan antara lain: 1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan karmite Catatan 1c audit: 2) | Cakupan manajemen kunci: dani Catatan 1c 3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan Catatan 1c tetap selarna periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak. Penerbitan Laporan Keuangan 1) | Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit, dan Catatan le 2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan, Catatan 1e Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan Dalam bagian Ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut: Pernyataan kepatuhan terhadap SAK Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telat disusun dan disajikan Catatan Za sesuai dengan SAK, Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan 1) | Dasar pengukuran laporan kevangan yaitu berdasarkan biaya historis (historica! cost), Catatan 2a biaya perolehan kini (current cosr), nilai realisasi neto (net realizabie valve), Nilai Wajar
Page 9 OCR 0.887
Page 9 of 85 (air vatue) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku, 2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecusi untuk laporan arus kas, v Catatan 2a 3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi: a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak, b) fakta don alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan €) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). v .. Cetatan 2a 4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada) Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen 33) Perusahaan harus mengungkapkan dalarn ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan kevangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap jumlah yang diakul dalam laporan keuangan: Catatan 3 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asurnsi yang dibuat mengenal masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pade akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat Aset dan Labilitas dalam perode pelaporan berikutnya, dan Catatan 3 3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan, Catatan 24 Kebijakan Akuntansi Tertentu Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keyangan, Kebijakan akuntansi tertentu mebputi, tetapi 'odak terbatas pada hal-hal sebagai berikut: 1) Prinsip-prinsip konsolidasi Yang harus dijelaskan antara lain: a@) ruang lingkup Laporan Kewangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk Gan entitas anak, b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan kevangan entitas Induk: C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak, Catatan 2b tk
Page 10 OCR 0.869
Page 10 of 88 d) kebijakan akuntansi setubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitasanal e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan nonpengendali, dan !) pernyataan bahwa sakdo pos dan transaksi material antar entitas yang dikonsotidasi telah dieliminasi. 2) Kombinasi bisnis Yang harus dijelaskan antara lain: B8) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan nonpengendali: b) pengakuan awal untuk goodwil': C) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwili, dan d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ade di Perusahaan, antara lain: (4) pembelian dengan diskon, (2) akuisisi secara bertahap: dan (3) imbalan kontinjensi. Catatan 2d 3) Kas dan setara kas, Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara kas. Catatan 29 «» Instrumen Keuangan a) Instrumen Keuangan selain Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas biaya tronsaksi: (2) pengukuran setsleh pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, (3) ketentuan saling hapus dari Instrumen keuangan: (4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan: (5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset keuangan: (6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuanganj (7) khusus Instrumen kevangan denvatif dan ekuntansi Indung nila, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka Catatan 2e kd
Page 11 OCR 0.894
Page 11 of &5 (4), angka (5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai) lah ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: (b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumse keuangan derivatif: dan Ic) perlakuan akuntansi Indung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai b) Investasi pada Sukuk Yang harus dijelaskan antara lain: (L) klasifikasi dan reklasifikasi Investasi pada Sukuk, (2) pengakuan awal Sukuk: (3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk, (4) Penyajian pendapatan sukuk: dan (S) penyajian amortisasi biaya transaksi. €) Sukuk yang diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lam: (1) pengakuan awal Sukuk: (2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: (3) biaya transaksi penerbitan Sukuk: (4) posisi penyajian Sukuk: dan (S) aked syariah yang digunakan. 5) Khusus Industri Perbankan a) Giro Wajib Minimum Yang barus dijelaskan antara lam ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum, b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang barus dijelaskan antara tan dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain, Cc) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain. 8) Piutang Reverse Repo Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan dan pengukurannya, kah
Page 12 OCR 0.869
Page 12 of 88 7) | Khusus Industri Perbankan v Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki: b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah:dan C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan, 8) | Khusus Industri Perbankan v a) Kredit Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Perjelasan atas rnasing-masing jenis kredit yang diberikan, (2) Dasar penyajian atas kredit: (3) Kebijakan menajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit: (4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan (S) Kebijakan bank akan agunan kredit. b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi. €) Agunan yang Diambil Alih Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar penilaian dan penyajian, (2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi plutang/pernblayaan yang diberikan dengan sakdo piutang/pemblayaan yang tidak dapat ditagih: dan (3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan, 9) | Khusus untuk Industri Pembiayaan v Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar penyajian pivtang pembiayaan konsumen, dan b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari konsumennya. 10) | Anjak Piutang v Yang harus dijelaskan antara lain: a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse): b) Penyajian transaksi anjak piutang: Fe
Page 13 OCR 0.887
Pape 13 of 85 C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang dialihkan: dan d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung olah perusahaan). 11) | Sewa Yang harus dijelaskan antara tar: 3) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa: v b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan atau sewa operasi: dan C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau lessor. 12) | Persediaan : yang harus dijelaskan antara lain mengenal kebijakan akuntansi yang digunakan dan v Catatan 2i rumusan biaya yang digunakan. a) Khusus Industri Kehutanan v HTI Dalam Pengembangan Yang harus dijelaskan antara lain: Beban-beban yang dikapitallsasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana. HTI Siap Panen Yang harus dijelaskan antara lain: Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi. Catatan 21 b) Khusus Industri Perkebunan v Tanaman Perkebunan Yang harus dijelaskan antara lain: (1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan: (2) Dasar penilaian dan pengukuran: (3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan, ta) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan, dan (5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman, C) Khusus Industri Peternakan v
Page 14 OCR 0.878
Page 14 of $5 Hewan Ternak Yang harus dijelaskan antara lain: (4) Hewan ternak telah menghasilkan : (2) Metode penilaian: (b) Metode amortisasi (deplesi): dan (CJ Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jka ada, (2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) : (o) Metode penilaian: dan (b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan ternak telah menghasikan, 13) Aset Tetap: Yang harus dijelaskan antara lain: a) pengakuan awal Aset Tetap: D) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap: C) pengelompokan Aset Tetap, dj metode penyusutan yang digunakan, &) kapitalsasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: () estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan, 9) penghentian pengakuan: h) nilai residu: dan pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur skonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan. Cetatan 2j 14) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada asosiasi. 15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama, 16) Pola Kerjasama Yang harus dijelaskan antara lain: a) Kriteria dari bentuk kerjasama, b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liailitas yang timbul, dan €) Sistem pembagian hasil, jika ada, hah
Page 15 OCR 0.849
lam Dkaterangan ————————— Tags T Tidak ( N/AL Keterangan —| 17) Page 15 of 88 Aset Tak Berwujud Yang harus dijelaskan antara lain : 3) pengakuan awal Aset Takberwujud: b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud, C) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya, d) sumber terjadinya Aset Takberwujud, €) metode amortisasi yang digunakan) f) penghentian pengakuan Aset Takbermujud: dan @) riset dan pengembangan (jika ada). 18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual Yang harus dijelaskan antara lain: a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijuai: dan b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual, 19) Properti Investasi : Yang harus dijelaskan antara lain: B8) pengakuan awal Properti Investasi, b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi: Cc) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk modsi biaya: dar e) penghentian pengakuan Properti Investasi, 20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Aset Minyak dan Gas Bumi Yang barus dijelaskan antara lam: a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto) b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan penilaian kembali aset (revaluasi ): C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan) &) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan €) Pertanggungan Asuransi. 21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan Yang harus dijelaskan antara lain: D) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya Catatan 2k
Page 16 OCR 0.887
Pase 16 of 88 pepurunan nilai, dan b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilei aset nonkeuangan dan pembalikannya. 22) | Khusus Industri Perbankan v Liabilitas Segera Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian labditas segera, Simpanan Nasabah Yang harus dijelaskan antara lain: 4) Penjelasan atas simpanan dan b) Dasar penyajian dar masing-rnasing kategori simpanan, Simpanan dari bank lain Yang barus dijelaskan antara lain: a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain: dan b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain, Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Krteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan b) Pertakuan akuntansi atas premi atau diskonto. 23)| Provisi v Catatan 2g Yang harus dijelaskan antara lain: a) kondisi provisi yang barus diakui: dan b) dasar penentuan nilai provisi. zaj| Utang Repo | v Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan pengukurannya. 25) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan. Yang harus dijelaskan antara lain: 2) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas blaya PLH yang ditangguhkan, Cc) Metode penyusutan prasarana PLH: dan d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
Page 17 OCR 0.895
Page 17 of 88 (1) Lokasi penambangai (2) Seldo awal untuk masing-masing lokasi: (3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (4) Saldo aklwr untuk masing-masing lokasi penambangan. 26) Khusus Industri Pertambangan Umum Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan Yang harus dijelaskan antara lain: a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan: b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: C) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana: dan G) Metede amartisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur ekonomus tambang dan dasar perhitungan amortisasi, Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Uabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus dijelaskan antara Iin: a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH: b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan €) Metode penyusutan prasarana PLH, 271) Pengakuan Pendapatan a) Yang harus dijelaskan antara lain: (L) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan (2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dan hubungan keagenan serta beban terkait. Catatan 21 b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metode persentase penyelesaian Yang berus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak. Cc) Khusus Industri Asuransi
Page 18 OCR 0.873
Page IK of 85 Penjelasan yang harus ditambahkan antara lam: (a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan pendapatan: (b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif dan (Cc) Penyajian pendapatan prerni dalam laporan laba rugi. (2) Beban Klaim Penjelasan yang harus ditambahkan antara tain: la) Kelompok beban kiairn dalam bentuk: klaim yang disetujui, klaim dalam proses penyelesatan, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban penyelesaian klaim: dan Ib) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi, (1) Pengakuan pendapatan premi —— 1 Ada 1 Tidak | N/A |” Keterangan ”— d) Khusus Industri Real Estate Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estate Yang harus dijelaskan antara lain: (L) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estate: (2) Unsur biaya yong dialokasikan sebagai beban proyek: (3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai tercatat proyek, (4) Metode alokasi tiaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estate: (5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada estimasi kini, dan (5) Unsur biaya yang diakul sebagai beban pada saat terjadinya. 28) Program Loyalitas Pelangan Yang harus dijelaskan antara Isinkebijakan terkait program loyalitas pelanggan 29) Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing Yang harus dijelaskan antara lain: a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam rnata uang asing: b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan Gabilitas moneter: dan €) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan saldo dalam mata uang asing, 30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 2f Ia
Page 19 OCR 0.875
Page 19 of 85 2) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi: b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan 31) Hibah Pemerintah Yang harus dijelaskan antara lainketsjakan akuntansi tentang metode penyajian dalam laporan keuangan. 32) Pajak Penghasilan Yang harus dijelaskan antara lain: 8) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan) b) ketentuan mengenai saling hapus: C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan, dan d) matode yang digunakan dalam menilai aset (llabilitas) pajak tangguhan, Catatan 2p, 2g 33) Imbalan Kerja Yang harus dijelaskan antara lain: a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan, b) deskripsi umum mengenai jenis program Imbalan pascakerja yang diselenggarakan Oleh Perusahaan: C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakul keuntungan dan kerugian aktuarial, dan Gd) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian, Catatan 20 34) Saham Treasuri Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri. 35) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan melahu Kas, termasuk pengukurannya. 36) Kuasi-Reorganisasi Yang harus dijelaskan antara lain: a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liatilitas: dan C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januar 2013. ksh
Page 20 OCR 0.872
Page 20 of 85 37) | Biaya pinjaman v Yang harus dijelaskan antara lain kondisi yang mengharuskan biaya pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. 38) | Segmen Operasi v Catatan 20 Yang herus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi, 39) | Laba (Rugi) per saham v Catatan 2t Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusian. 3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan 3 Aset 1) | Kas dan Setara Kas Catatan 4 Yang harus diungkapkan antara lain: a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berslasi dan pihak ketiga v b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang v asing, €) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan: dan v d) Jurniah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat digunakan cleh v kelompok usaha disertai pendapat manajemen. 2) | Khusus Industri Perbankan v 2) Kas v Yang harus diungkapkan adalsh rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. b) Giro pada Bank Indonesia v Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (niloi v dalam mata uang original): dan (2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada saat periode pelaperan,
Page 21 OCR 0.825
Page 11 of 48 C) Giro pada Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: (1) (2) (3) (9 (5) Jumiah penyisihan penurunan nilai, Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga: Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan Pendapat manajemen akan kecukupan Jumlah penyisihan penurunan nilai. d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: ket) (2) 3) (3) 3) (8) » (8) @ Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang) Rincian penempatan berdesarkan yang mengalami penurunan nilai (imbaired) dan tidak mengalami penurunan ngai funimpaired) , Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan, Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan Istimewa dan pihak ketiga, Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: Jumlah dana yang diblokir dan alasannya, Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank beku Operasi atau hikuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanye kembali dans tersebut berdasarkan inforrnasi dari otoritas yang berwenang, dan Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai, KLM KUKU KK UKK KUR . 3) Piutang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: @) jumtah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: b) jumiah piutang menurut debitur, Cc) jumlah piutang menurut mata uang: Catatan S$ kah
Page 22 OCR 0.851
a) U) a h) Pare 22 of 8S alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajeman atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan: piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: jurnlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif: dan Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi: (1) jurnlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan Ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian: dan (2) jerminen yang diberikan (bila ada), SKA Catatan 3 4) Khusus Industri Asuransi 3) Piutang Premi Tambahan pengungkapan mengenalantara lain: (4) Jumlah plutang berdasarkan tertanggung dan asuradur, (2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. ular sea b) Piutang Koasuransi Tembahan pengungkapan mengenaiantara lain: (1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (2) Jumlah menurut jenis asuransi: dan (3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. t3) Piutang Reasuransi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradurj (2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan (3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. d) Piutang Hasil Investasi Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: (L) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: IM
Page 23 OCR 0.858
Page 23 of 85 (2) Jumlah piutang menurut jenis investasi: (3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan (4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas, 5) | Khusus Industri Pembiayaan v 2) Piutang Pembiayaan Konsumen Yang harus diungkapkan antara ln: (1) Jumlah piutang menurut dan Xnis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain) (2) Rincian umur dari angsuran pembirsan konsumen: (3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja (4) sama pembiayaan bersarna, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan pinjaman dan pengambilakhan piuteng apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas, (5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui, (6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan: (7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan (8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai Jaminan atas utang. Bj “Tagihan Anjak Piutang F, Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumlah tagihan enjek piutang tanpg recourse dan dengan recourse, beserta jumlah utang retensi anjak plutang dan pendapatan anjak piutang (tanga recourse) serta pendapatan anjak otutang tangguhan (dengan recourse), dan (2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang diperoleh serta Ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang. c) Piutang Sewa Pembiayaan v Yang harus diungkapkan antara lain: (3) Rinoan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir perlode pelaporan. Di samping Itu, lessor mengungkapkan Investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir || |
Page 24 OCR 0.871
Page 24 of 88 periode pelaporan, untuk setiap perode berikut: ta) kurang dari satu tahun (b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari ima tahun (3) pendapatan keuangan yang belum diterima (4) nilai residu yang tidak dijamin yang dlakru sebagai manfaat lessor: (S) akumulasi penyisihan piutang tdak tertagih atas pembayaran sewa minimum) (6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode, dan (7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material. d) Piutang Sewa Operasi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut, (8) kurang dari satu tahun (b) tebih dari satu tahun sampai lima tahun (c) lebih dari lima tahun (2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan (3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor, 8 Khusus Kontrak Konstruksi Piutang Retensi Yang harus diungkapkan antara lain: B) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan b) Pendapat manajemen akan kemungkman tertagihnya piutang retensi. » Tagihan Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak konstruksi Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : B) biaya kontrak yang terjadi, kk
Page 25 OCR 0.874
Page 25 of 45 b) laba yang diakul: C) kerugian yang terjadi: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 8) Piutang Reverse Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincion mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan, b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: €) Nama pihak/counterpartyj d) Lokasi Efek jaminan) 8) Tingkat bunga piutang reverse repo: () Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada), dan 9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (Jika ada). 9) Agunan Yang Diambil Alih Yang barus diungkapkan antara lain: a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih, b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang yang tidak tertagih: dan €) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan agunan tersebut. 10) Piutang Dividen dan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan denda kesada pihak lain, 11) Piutang Lain-Lain Yang harus diungkapkan antara lain: Terdapat piutang lain- lain namun, tidak diungkapkan lebih rinci pada catatan laporan keuangan konsolidasian karena nilai dibawah 595 dari total aset. kd
Page 26 OCR 0.891
Page 26 of 85 D) Rincian jenis dan jumlah putar b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nitai (CKPN): dan C) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. 12) | Aset Keuangan Lainnya v Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar maupun tidak lancar. aj Pengelompokkan aset keuangan lamnya sesual klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya, (2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan, (3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilei wajar melalui laba rugi: (4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo: (5) peringkat Efek utang berikut nama permeringkat (jika ada). (6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo: (F7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib diungkapkan: (0) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori: (b) alasan rekiasfikasi: dan tc) sisa Investasi dalam kelompok dinmliki hingga jatuh tempo yang telah @ireklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual. (8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijanvinkan sebagai agunan untuk Liabilitas atau llabditas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut: (9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya, dipisahkan antars aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak mengalami penurunan nilal, serta dipisahkan antara penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan indiwdual, termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi: dan
Page 27 OCR 0.854
Pase 17 of 85 (LO) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki tingga jatuh tempo. 13) | Khusus Deposito Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: 8) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi: v b) kesaran suku bunga kontraktual selarna periode pelaporan: v CJ) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing, dan v 0) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut. v 14) | Khusus Investasi pada Sukuk v Tambahan pengungkapan mengenal antara lain: a) rindan Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah, b) tujuan model usaha yang digunakan, €) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan @) Nila: Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan. 15) | Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah v Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincian jurnlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis: b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bungaj C) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun) dan @) Informasi penting lainnya. 16) | Khusus Unit Penyertaan Reksadana V Tambahan pengungkapan mengenai antara lain: a) Rincien unit penyertaan reksadana dan Nilsi Aset Bersih: dan b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakul sebagai lsba atau rugi penode berjalan 17) | Khusus Wesel Tagih v Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, Jatuh tempo, jenis mata uang, dan uralan tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya),
Page 28 OCR 0.880
Page 28 of 48 18) | Khusus Industri Asuransi v Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan, 19) | Pinjaman Polis Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan: v a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mate wang: b) Tingkat suku bunga. 20) | Khusus Industri Perbankan v Kredit Yang harus diungkapkan antara lain: 3) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas, b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilal dan mutasi selama periode berjalan: c) Rincian jurnlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, dj Rasio kredit usaha kec terhadap jumlah kredit yang diberikan, e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, n Rincian kredit berrnasalah berdasarkan sektor den jumlah cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia: 9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumiah cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap jumleh mmimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai ketentuan Bank Indonesia, n Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas: » Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi: » Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode pembelian, jika adaj k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, » Pendapat manajemen akan kecukupan jurniah cadangan kerugian penurunan nilai. 21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi v Yang harus diungkapkan ontara lain: ka
Page 29 OCR 0.837
8) b) « 3 Pase 29 of88 Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo: Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan, Rinclan jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga) Pendapat manajernen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nila tagihan akseptasi Bean ea am IL “0 ma nek IKNYAL IT Lketeangan “1 22) 2) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) total Jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi yeng sesusi bagi Perusahaan) (2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya untuk menjual: (3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama penode berjalan: (a) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: Catatan 6 (5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan: (6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang diturunkan: (7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan: (ih jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi, (8) persediaan yang dijaminkan, narna pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan: dan 19) jenis dan nila persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila bdak diasuransikan wejib diungkapken alasannya. v) Khusus Industri Perhotelan Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
Page 30 OCR 0.857
Page M0 of 85 diungkapkan antara lain: (Ll) Makanan dan minuman, (2) Perlengkapanj dan (3) Berang Dagangan, c) Khusus Industri Real Estat V Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Pengungkapan nilai bercatat persediaan menurut klasifikasi: (a) Tanah Matang: (8) Unit Bangunan, dan (c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. (2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan, bila ada. d) Tanah untuk Pengembangan v Tambahan pengungkapan antara lain: (L) Lokasi, luas tanah, proses perizinan: (2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk pengembangan, dan (3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang e) Khusus Industri Media v Tembahan pengungkapan antara lain: (1) Materi program : lakal, Impor (media televisi): (2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak)) (3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan (4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan mdustrinya, f) Khusus Industri Rumah Sakit v Tambahan pengungkapan antara lain: (1) Obat-obatan,
Page 31 OCR 0.885
Page 31 of 85 (2) Perlengkapan medis (disposable): dan (3) Persediaan lainnya g) Khusus Industri Peternakan (4) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilsi tercatat menurut klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi: (a) Hawan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan (b) Hewan Ternak dalarn Pertumbuhan, (2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek Yang harus diungkapkan antara lain: fa) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan, (b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir, (c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan, (d) Pendapat manajernen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati atau hilang: (e) Niai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup: (M) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kernatian atau rnetode penghapusan langsung, (9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi: dan (Ih) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima 24) jaminan. 23) | Pajak Dibayar Di muka Catatan 153 Yang harus diungkapkan antara lain: 8) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya, Catatan 7 dan 8 Biaya Dibayar Dimuka Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. koh
Page 32 OCR 0.862
25) Page 31 of 88 Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual Yang harus diungkapkanantara lain: d) (2) (3) ta) (5) (6) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan, uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan, kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai dalam hal aset yang dimsiki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan perstiwa atau keadaan yang dapat rmemperpanjang periode penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk dijual dan kelampok lepasan disajikan sesusi dengan SAK yang berlaku, dan dalam hal asat yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, deungkapkan: (a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara: | Jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan @iklasiikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakul apabila aset atau kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk Gijual: dan WN. jumlah berpulihkan pada saat tanggol keputusan untuk tidak menjual: (tb) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan (ey dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian sebelumnya. 26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang harus diungkapkan antara lain : 2) b) g 9) 3) mnclan jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang: Olesan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut: Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai secara Individual dan kolektf, dan penghapusan piutang: pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, dan dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalarn aset lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan alasannya, Catatan 23 27) Investasi pada Entitas Asosiasi Yang harusdiungkapkan antara lain: 2) nama entitas asosiasi: Selasa ate Ye ak
Page 33 OCR 0.886
b) (3) dj e) 2 :3) 1 Page 33 0133 persentase kepemilikan dan penjelasan ad: pengaruh signifikan, beserta alasannya: Nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi harganya tersedia, ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset, Labilitas, pendapatan, dan laba atau rugi: alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 205 (dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial Investee secara langsung atau tidak langsung: akhir persode pelaparan dani laporan keuangan entitas asosasi, ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang berbeda, sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan enbitas asosiasi unituk mentransfer dana kepada Perusahaan: bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif, bagian atas liabilitas kortinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan investor lain, Mabilitas kontinjensi yang terjadi karena Investor berkewajiban bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan ringkasan Informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi. 28) Khusus Industri Konstruksi Jaminan Yang harus diungkapkan antara lain nncian jaminan yang diberikan dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut. 29) Khusus Industri Kehutanan HTI dan HTI dalam pengembangan Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang disajikan sebagai berikut: 3) b) ta d) Saldo awal, Penyisihan periode berjalan, Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan: dan Saldo akhir.
Page 34 OCR 0.879
30) Page 34 of 85 Khusus Industri Jalan Tol Hak Bagi Hasil Tol Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut: (2) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol: Ib) Masa hak bagi hasi tol dan amortisasinya: Ic) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan, dan (d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol. 31) Khusus Industri Perkebunan Tanaman Perkebunan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk tanaman telah menghasilkan (4) Rincian nilai tercatat dan skumulasi penyusutan menurut jenis tanaman, (2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan aktir tahun tanaman untuk sebap ketompok selama paling sedikit 2 tahun terakhir: (3) Status tanah yang digunakan untuk menanam, (4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanamanj (5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun, dan (6) Tanaman yang dijaminkan. b) Untuk tanaman belum menghasilkan (1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut : (2) Sako awal LL Tambahan tahun berjalan W Biaya langsung (b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam hal terjadi depresiasi luar biasa 4 Pengurangan tahun berjalan H. Jumiah yang direklasifikasi ke tanaman telan menghasilkan Ic) Pengurangan lainnya Id) Saldo akhir: (2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan (3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma,
Page 35 OCR 0.861
Page 3S of 85 32) Khusus Industri Peternakan v Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengelompokan hewan temak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan, b) Rekonsitiasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tdak 2 tahun terakhir: €) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan: G) Nilai hewan ternak tiap kelomeck berdasarkan lokas//area peternakan: &) Kondisi hewan ternak: #) Persentase kematian selarna tiga tahun terakhir: 9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup, b) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan langsung: Nilai cadangan kernatian atau metode penghapusan langsung, jika ada, J) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, Jika ada: dan k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan, 33)| Properti Investasi v @) Yangharusdiungkapkan aritara lain: (1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar atau modei biaya: (2) metode dan asurnsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi, (3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar yang dapat diperbandingkan: (4) narra Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan penilaian terakhir: (5) jumlah yang diakw' dalam laba rugi untuk: (2) penghasilan sewa dari Properti Investasi: (b) beban operasi langsung yang terjadi Daik dari Properti Investasi yang menghasikan maupun yang bdak menghasilkan penghasilan sewa selama periode tersebut: dan (C) perubahan kumulatif dalam Nai Wajar yang diakui dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar (6). keberadaen dan jumiah pembatasan atas realisasi dari Properti Investasi atau
Page 36 OCR 0.875
b) (3) 2) Page 36 of 88 pembayaran pengi n dan hasil pelepasan: dan (7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan, Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain pengungkapan sebagairnana dimaksud dalarn truruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) rekonsiliasi antara jumiah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah: (a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan kembali, dan (b) penyesuaian signifikan lain, Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan modei biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain: (1) umur manfaat, (2) rekoasiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi, (3) jumlah penyusutan untuk masing-rnasing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan: (a) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan Wal, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku: (5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan (6) Nilai Wajar Properti Investasi, Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain: (4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan: (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3) estimasi saat penyelesaian, (4) hambatan kelanjutan penyelesaian: (S) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan) dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, make wajib diungkapkan: (a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan kail
Page 37 OCR 0.858
Page 37 of 85 (B) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapttailsasi. 34) Aset Tetap Yang harus diungkapkan antara lain: a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan, b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi: €) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban penyusutan, d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada): €) Jumlah komitmen kootraktual dalam perolehan Aset Tetap, f) jumlah kompensasi dan pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang dimasukkan daiam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara terpisah pada laporan faba rugi komprehensif: Gg) Dalam hai Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkepkan: (L)tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian), (2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, (3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: (@) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset, (S)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang saham. hn) apaan untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara ini (rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan, (2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, (3)estimasi saat penyelesaian: (9) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada), (S)juwah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam pembangunan: dan (6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriterta aset kualifikasian, maka wojib diungkapkan: KK Catatan 9 kah
Page 38 OCR 0.873
Page 38 of 45 (ah jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi. 1) Pengungkapan lainnya antara lain: v (i)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara: (2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih digunakan, (3)jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak v diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual, (@)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apatvda berbeda secara v material dari jumlah bercatat, W (S)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya: (6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis al Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan: (7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset v Tetap: (8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau v pemulihan penurunan nilai: (9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima jaminan dan alasan penjaminan: dan (10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. 3S) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v Aset Minyak dan Gas Bumi Ikhusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan Bulu minyak dan gas bumi) Yang harus diungkapkan antara lain: (LI) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acrsage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: (2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : Ia) Lokasi penambangan: (Bb) Saldo awal untuk masing-masing lokasi: (Cc) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan: dan (d) Saldo akhir untuk masing-masing lokesi penambangan (3) Dalarn hai saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektatilitas tagihan tersebut dalarn bentuk tabel
Page 39 OCR 0.861
Page 39 of 88 analisa umur tagihan, 36) Aset Tak Berwujud Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain: a) b) 2) d) e 42) 9 ) » jumiah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi, lokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan laba rugi komprehensif, rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada wal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi/ dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjarnan untuk aset yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan: (1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan (2) tani kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasij Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan dan penilatannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas: penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan: Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pernerintah dan awalnya diakui pada Wilal Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan! (1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: (2) jumlah tercatatnya, dan (3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model revaluasi: keberadaan dan jumlah tercetat Aset Takberwujud yang kepemilikannya dibatasi dan Jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jarninan untuk Liabilitas, Nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujudj Aset Takberwujud disajikan pada jurnlah revaluasian, diungkapkan: (1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian): (2) nana Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir, (3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasij “@) Lega dan asurnsi sgnifikan yang digunakan dalarn rmengestimasi Nilai Wajar aset, (5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat dengan model biaya: dan (6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selarna periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para kal
Page 40 OCR 0.879
Page 40 of 85 pemegang saham, 37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum 3) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang : (1) Saldo awal, (2) Penambahan dan pengurangan) (3) Saldo aktur. bj) Aset Eksplorasi dan Evaluasi Yang harus diungkapkanantara lain: (1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area af interest yang mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan said akhir, dan (2) Jumlah aset, llobilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas Investasi yang timbul dan eksplorasi dan evaluasi pertambangan, Cc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tambang. Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan: (a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan (b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup. (2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenal perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-ratanya: (3) Perubahan ates Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada): (4) Biaya Pengupasan Tanah yang Oitangguhkan dimana terjadi penundaan rasa produksi, melipub penjelasan : (2) Alasan terjadinya penundaan: (D) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan (OI Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya ewaluasi (jika ada), terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. d) Biaya Pengembangan Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan dengan menunjukkan: (a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: kok
Page 41 OCR 0.878
Page 41 of 85 (Ch Penambahan/pengurangan, (d) Amortisasi, dan le) Saldo akhir, (2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih berjalan, (3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan tengguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan, (4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimuna terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: (a) Alasan terjadinya penundaan: (D) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan (c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut. (5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, Inaka harus diungkapkan rincian Gan Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest. (b) Saldo awal: b, Llabilitas t3) Utang Usaha Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi, b) jumlah utang usaha menurut mate uang: dan C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, — Catatan li 2) Provisi a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka panjang. b) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode: (2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan: (3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan: (4) jumlah yang dibatalkan setama periode bersangkutan atas jumlah yang belum digunakan, (S) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dan setiap perubahan tingkat diskontoj (6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinye arus keluar sumber daya ekonomi) (9) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud Ru
Page 42 OCR 0.891
Page 42 of 85 dalam angka(6). Dalam hal diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (8) jurnlah estirnasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumiah Aset yang telah diakui untuk esbmasi penggantian tersebut, 3) Beban akrual Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban yang belum jatuh tempo. Catatan 13 3) Khusus Industri Perbankan Liabilitas Segera Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang: dan b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. 5) Utang Repo Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo: b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. 8) Khusus Kontrak Konstruksi Utang Bruto kepada Pelanggan Yang harus diungkapkan dalarn pos ini antara lain llabilitas bruto dari setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu : a) biaya kontrak yang terjadi: b) laba yang diakulj C) kerugian yang dialami: dan d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). 1 Khusus Industri Perbankan a) Simpanan Nasabah Yang harus dungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan: (4) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu, (2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (3) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, (S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya dibtokir atau ka
Page 43 OCR 0.856
Page 43 of 85 Gijaminkan: dan (6) Pemberian fasilitas Istimewa kepada perndik rekening giro. by Simpanan dari Bank Lain Yang harus diungkapkan antara lain: KL) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: (2) Rincian jurnlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, (3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: (9) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito, dan (5) Rincisn simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan, 8) | Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa v a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) Rindan berdasarkan program asuransi: (2) Rindan berdasarkan jenis pertanggungan: (3) Rindan berdasarkan mata uang: (4) Dasar perhitungan dan asurnsi aktusris, dan (S) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang mempertihatkan penambahan dan pengurangan. b) Utang Klaim Yang harus diungkapkan antara lain: (ti) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah utang klaim berdasarkan bertanggung: (3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan (4) Jumlah utang menurut mata uang, Cc) Estimasi Klaim Retensi Sendiri Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Jumlah menurut jenis asuransi, (2) Jumlah menurut tertanggung: (3) Jurniah menurut mata uangz dan (8) Jurniah estirnasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan, d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Page 44 OCR 0.871
Page 4d of 88 Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jurvah menurut program asuransi, (2) Jurniah menurut jenis pertanggungan, (3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (4) Metode perhitungan yang digunakan, dan (5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan penambahan dan pengurangan, e) Utang Koasuransi (rewrite) Yang harus diungkspkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak beretasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur, (3) Jumlah menurut jenis mata uang, dan (4) Jumlah menurut umur utang, f) Utang Reasuransi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga: (2) Jumlah berdasarkan reasuradur: (3) Jumlah menurut jenis mata uang: La) Jumlah menurut umur utang: dan (5) Jumiah utang atau plutang reasuransi yang disalinghapuskan. 9) Utang Komisi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Jumiah berdasarkan tertanggung dan asuradurj (2) Jumlah menurut jenis mata uang: dan (3) Juvlah menurut jenis asuransi. h) Titipan Premi Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi. ) Hak Laba Pemegang Polis Yang Balum Dibagikan Yang harus diungkapkan: (1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, (2) Dasar perhitungan: dan (3) Sakso menurut usia.
Page 45 OCR 0.866
9) Page 45 of 85 Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. Catatan 16 10) Utang Pajak Yang harus diungkapkan antara lain: @) jerus dan jumlahnya: dan b) inforrnasi mengenai ketetapan pajak. Catatan 1Sb dan 1Sh (1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang: 11) | Khusus Industri Pembiayaan PA Kewajiban Anjak Piutang Yang harus diungkapkan antara lain: @) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan D) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalarn perjanjian anjak piutang 12)| Khusus Kontrak Konstruksi v Yang Muka Kontrak Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima. 13) | Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang NN Yang harus diungkapkan antara lain bagian lencar atas llabiltas jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan lembaga keuangan jangka panjang sebageimana Giatur dalam Checklist Ini. 14) | Labilitas Keuangan Lainnya Catatan 24 a) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Pengungkapan untuk llabilitas keuangan lainnya berlaku untuk llabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangks pendek dan jangka panjang: (2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasis (3) Yang harus diungkapkan antara lain: vV fa) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori, (b) laba atau rugi neto pada setiap Wabilitas keuangan, dan (C) kejadian penting lennya antara lain kepatuhan Perusabaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utana (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang v Yang harus diungkapkan antara lain : V ka
Page 46 OCR 0.883
Page 46 of85 (2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasitan yang terkait, (3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakul selama pertode tersebut: dan (a) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utang yang telah direstruktunsasi, T 15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain nncian jenis dan jumlahnya. 16) Khusus Industri Pertambangan Umum Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya. 17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual. Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang Gimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok epasan yang diklasifikasikan sebagai dirniliki untuk dijual, Llabilitas Jangka Panjang 18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha Yang Harus diungkapkan antara lain : ah nacan nama pihak berelasi, penis, dan jumlah utang: b) jumlah utang menurut mata uang, dan Cc) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan. Catatan 23 19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang Yang Harus diungkepkan antara lain: 8) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jenis mata uang: b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan: C) tanggal jatuh tempo, d) jurntah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah den tujuan & Sa 3 Catatan 14 kak
Page 47 OCR 0.868
Page 47 of 88 perolehannya: n pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing-masing fasilitas pinjaman: 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default). h) jemunan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, » persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan perolehan utang baru: dan ji) — pengungkapan informasi sehubungan dengan liabiktas berbunga jangka panjang yang akan jatuh ternpo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain edalah: (H) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya, dan (2) ringkasan perjanjian tama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangke waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting. MA Tj 20) Utang Sewa Pembiayaan Yang harus diungkapkan setara lain : a) jumlah neto nilat tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan, b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya, Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut: (4) sampai dengan satu tahun) (2) letih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan (3) lebin dari 5 (lma)tahun. €) pembayaran sewa kontinjen yang diakul sebagai beban pada periode tersebut: d) totat pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (non-canceliable sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan: e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amertisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback), dan M)-— penjelasan umum Isi perjanjian sewa yang material, antara lain: (1) dasar penentuan utang sewa kontinjen: (2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan cpsi perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya: dan (3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalarn perjanjian sewa. Catatan 17
Page 48 OCR 0.871
Page 48 of 88 21)| Khusus Industri Perbankan Surat Berharga yang Diterbitkan Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) & (1) 12) (3) (8) (5) (6) (7) Ringan berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu, Rinoan jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, Rindan berdasarkan peringkat efek dan perusahasn pemeringkat: Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan penting tainnya (Debt Covenance), Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan. Pinjaman Diterima Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) (3) (9 (5) Rindan berdasarkan pitvak, jenis, dan meta uang: Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan penting lainnyafdebt covenance): Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenanes, Apabda bank menerirna dana atau fasilitas pinjarnan dari pernenntah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya terhadap laba bersin, Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain: (1) (2) (3) (4) (5) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, Jumlah penyishan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada saat periode pelaporan dan Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai komitmen dan kontinjensi, Fa
Page 49 OCR 0.834
22) Page 49 of 85 Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan Yang harus diungkapkan antara lain : a) Mutasi taksiran provisi PLH selarna tahun berjalan dengan menunjukkan: (1) Saldo awal: (2) Penyisihan yang dibentuk: (3) Pengeluaran yang terjadi, dan (4) Saldo akhir, b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan, C) Labilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dani liabilitas bersyarat lainnya sebagairnana diatur dalam standar akuntansi keuangan, d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalarn pos yang terpisah, e) Tabel yang memuat penjelasan tentang: (1) Ssido awal: (2) Penambahan dan Pengurangan : (3) Saldo akhir, 23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang 2) imbalan Pasti Yang harus diungkapkan antara lain: (1) gambaran umum mengenal jenis program. (2) rekonsiliasi saldo swal dan akhir dari nilai kimi kewajiban imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat diatribusikan ke dalam: (8) biaya jasa kini, (b) biaya bunga, te) 1uran oleh peserta program: (d) keuntungan dan kerugian aktuarial : (e) perubahan kurs mata uang asing peda program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, (imbalan yang dibayarkan) (9) biaya jasa lalu, In) kombinasi bisnis: ( curtament: dan LL Catatan 16 ha
Page 50 OCR 0.863
(3) (4) (5) (8) Page 50 of 85 (WD) penyelesaian. analisis kewajiban Imbalan past terhadap jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau sebagian didanal, rekonsiliasi saldo awal dan akhir dan Nilai Wajar aset program serta saldo awal Gan akhir dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat Giatnbusikan pada setiap: (a) hasil yang diharapkan dari aset program: (b) keuntungan dan kerugian aktuanial, (c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata uang penyajian: (d) iuran oleh pemberi pekerja, (te) iuran oleh peserta program, (HD imbalan yang dibayarkan: (9) kombinasi bisnis: dan (n) penyelesaian, rekonsiliasi nilai kini kewajiban #mbalan pasti sebagairnana dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aserdan Labilitas yang diakul dalam laporan posisi keuangan, paling kurang mengungkapkan: ta) keuntungan dan kerugian sktuarial neto yang tidak diskui dalam laporan posisi keuangan, (b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan, (c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalarn SAK, id) Ndai Wajar pada akhir perlode pelaporan dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset sesuai dengan SAK: dan (e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan, total beban yang diakul di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk: fa) biaya jasa kini, tb) biaya bunga: Ic) hasil yang diharapkan dari aset program (d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakui sebegai Aset sesuai dengan SAK) (le) keuntungan dan kerugian aktuanial, jika Perusahsan memilih metode koridor 1096 (sepuluh per seratus): IK) biaya jasa lalu, kak
Page 51 OCR 0.876
Page S1 of 85 (9) dampak dari curtaiment terutama terkait dengan penyelesaiannya: dan (h) dampak dari batasan dalam SAK: (?) jumlah total yang diakul dalam pendapatan komprehensif lain yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi: (a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan (b) dampak dari batasan dalam SAK: (8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam pendapatan komprehensif lam sesum dengan SAK: (9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap kategori utara dan aset program, yang mencakup, namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, properti, dan seluruh aset lain, (10) jumlah yang mencakup Nila: Wajar aset program untuk: (a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan: dan (b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: (lt) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset program, (12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset, (13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan don diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase dan variabel lainnya, termasuk: ta) tingkat diskonto: tb) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan: (ce) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam laporan keuangan pada sebap hak penggantian yang diakui sebagai Aset: (d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk kenaikan imbalan masa depan): le) tingkat tren biaya kesehatan, dan (#) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria: (14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada: ta) biaya jasa kim agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan pascakerja periodik neto, dan td) akumulas kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan. kak
Page 52 OCR 0.894
Page 51 of 88 tc) hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren blaya kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah. (15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelurnnya dari: (a) ndai kini kewajiban Imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dan surplus atau defisit pada program, dan (b) penyesuaian yang timbul pada: (Uh Nabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari liabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan In) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset program pada akhir periode pelaporan, (16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari luran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai setelah periode pelaporan: (17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut: la) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu (b) dalam hal Perusahaan rmencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesusi SAK, maka Perusahaan mengungkapkan: (V) Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas perubahan program selama periode tersebut) (HW) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup penjelasan praktik informal yang menimbulkan kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan pasti: dan (Wijika Perusahaan mencatat luran yang terutang untuk periode sesuai SAK informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii. b) Iuran Pasti Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan Jumlah yang dakui sebagai beban untuk program iuran pasti. C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang lainnya, hak
Page 53 OCR 0.862
Page 53 of 48 d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja Yang harus diungkspkanantara lain: (1) iuran program dan jurnlah pesangon pemutusan kontrak kerja dan (2) penjelasan mengenai llsbilitas kontinjen (jika ada). 24) Utang Obligasi Yang harus diungkapkan antara lain: B8) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang Gsing, tanggal jatuh temco, sedwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) buianj 4) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: 2) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada: f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan) 9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default), dan n) persyaratan penting lainnya. 25) Sukuk 8) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yang digunakan, b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) uralan tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk: (a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyanah yang digunakan: (bD) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari: tc) nital nominal, (d) besaran imbalan (untuk Sukuk yjarah): (2) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi hasit (untuk. Sukuk mudharabah): (C) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan atau bagi hasil, (9) jangka waktu, (hn) tujuan penerbitannya: dan CW) persyaratan penting lain: hah
Page 54 OCR 0.881
Page S4 ol 88 (2) peringkat dan narna Perusahaan Pemaringkat Efek: (3) bursa tempat Sukuk dicatatkan, (9) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: (S) nara Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan, (6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): (7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan (8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (musalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). 26) Utang Subordinasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) b) 3 d) 2) ? nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga kontraktusi selama periode pelaporan tujuan perolehannya: persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kandisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan persyaratan penting lainnya. 27) Obligasi Konversi Yang harus diungkapkan antara lain: 3) b) 9 d) e) » rincian mengenal Jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannyas periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti: Gampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan (awercise price) yang paling menguntungkan ari sudut pandang pemegang obligasi konversi, jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan darnpak dilusinya: peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek, jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan, nerna Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kandisi default): tok
Page 55 OCR 0.885
Page 88 of 85 j dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi: 1) keberadaan fitur derivatif melekat: dan m) persyaratan penting leinnya Ekuitas Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk 1 Modal Saham Yang harus diungkapkan antara lain : 2) Bagi setiap jenis saham, antara lain: (1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, (2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembak atas modal: dan (3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan) D) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas: C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu: (1) Pemegang saham yang memiliki 596 (lima perseratus) atau lebih: (2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham: dan (3) Pemegang saham lsinnya: d) Dalam bal terjadi perubahan modal saham dalam periode berjalan: (1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)) (2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agis, saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement), pelaksanaan waran, serta konversi obligasi: dan (3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal, &) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan peda Bursa Efek, KLM Catatan 18 kdi
Page 56 OCR 0.851
Page S6 of 85 2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital) v Catatan 19 Yang harus diungkapkan antara lain: a) Rincian jumlah tambahan modal disetor, v b) Uraian sumber aglo saham, €) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, @) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya: v ? Pengungkapan untuk selisih nilel transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain: (1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang berkombinasi, (2) Penjelasan mengenal hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara: (3) Tanggal efektif transaksi: (4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut: (S5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan v yang terjadi, v (6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisih antara lai v tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima, dan (7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan infoernasi antara lain: la) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan kembali, v Ib) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau bisrus yang dikombinasikan: (Cc) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan (d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali. v Aa Ta KR 3) | Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali v Yang harus diungkapkan antara lain : 3) Uralan transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi: (1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan: (2) Nama entitas anak, dan (3) Nama pihak yang bertransaksi) b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian: dan €C) Jumiah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan Investasi pada saat hilangnya Pengendalian, kal
Page 57 OCR 0.864
2» Page S7 of 85 Saham Treasuri Yang harus diungkapkan entara lain: 8) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal disetar, b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan rilai saham treasuri yang diperoleh: €) Tanggal dan jumlah saharn treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal disetor, 8) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri, dan €) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasun. 5) Saldo Laba Yang harus diungkapkan antara lain: 2) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait, dan C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dari tujuan setiap pos cadangan, 8) Waran Yang harus diungkapkan antara lain: @) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran, b) dasar penentuan Nilai Wajar waranj C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa), d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya: dan &) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. 1) Pendapatan Komprehensif Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. Catatan 2d 8) Kepentingan Nonpengendali Yong herus diungkapkan antara lain rincian bagian pernegang saham nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas induk. Terdapat piutang lain- lain namun, tidak diungkapkan lebih rinci pada catatan laporan keuangan konsolidasian karena nilai dibawah 50 dari total aset. tuk
Page 58 OCR 0.859
Page 58 of 88 Laba Rugi Komprehensif t) Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari: (1) Penjualan barang, (2) Penjualan jasa: (3) Bunga: (4) Royaiti: dan/atau (S5) Dividen: diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, C) Nama pihak pembeli dan Jumlah nilai penjualan yang melebihi 1036 (sepuluh perseratus) dari pendapatan, d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari pendapatan (jika ada), yong diungkapkan terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: €) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain: (1) Pendapatan kontrak konstruksi: ta) Pesbuit pendapatan kontrak yang diakut sebagai pendapatan dalam periode ani (b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakul Galam periode berjalan: dan (Cc) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak, (2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir periode pelaporan: (ae) Jumlah ogregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diakul sampai tanggal pelaporan, (db) Jumlah uang muka yang diterirnaj dan tc) Jumlah retensi: (3) Jurniah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas, f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara terpisah, antara lain: (1) Penjualan biasa dan penjualan dari kubungan keagenan: (2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi Catatan 20 hdd
Page 59 OCR 0.864
Page SO of £5 keagenan dengan pendapatan lainnya: dan (3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: Ca) Pendapatan bruto: (b) Returjrabat/diskon terkait: dan (Cc) Total pendapatan neto, 2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator Ketentuan Tarif Yang harus diungkapkan antara lain: a) Dasar ketentuan tarif b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif, C) Masa berlaku tarif: d) Besaran tarif: dan e) Perjanjian lain yang terkait, 3) Khusus Industri pembiayaan Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain: @) Pendapatan pembiayaan konsumen, b) Pendapatan anjak piutang: dan Cc) Pendapatan sewa. 4 Khusus Industri Rumah Sakit Terdiri dari: Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan penunjang medis, Rincian pengurang pendapatan, antara iain: O) Restitusi: b) Subsidi tidak mampu, dan Cc) Selisih perhitungan klaim. 3) Khusus Industri Transportasi Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antars Win: a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi: b) Rincian pendapatan usahe dari jasa penyewaan alat transportasi, C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: tol
Page 60 OCR 0.899
Page 60 of 85 @) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udars) dengan ketentuan memisahkan otas dasar kepernilikan armada tersebut. d) Rincian pendapatan usaha dari keagenanj dan 8) Khusus Industri Telekomunikasi Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan rnelalui kerjasama dengan pihak lain. 7) Khusus Industri Asuransi: Pendapatan Premi Yang harus diungkapkan antara lain nincian dan jumlah berdasarkan kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) prerni yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi. Ceteten: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62) 8) Khusus Industri Jalan Tol: Pendapatan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi: b) INika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan 3 Khusus Industri Perbankan Pendapatan Bunga Yang harus diungkapkan antara lain: Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dan dan tidak terbatas pada : a) Obligasi Pemerintah: b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui: Cc) Efek-rfek: dan d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. 10) Beban Pokok Penjualan Yang harus diungkapkan antara lain: a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci: Catatan 21 kak
Page 61 OCR 0.881
Page 61 of 85 (1) Biaya bahan (2) Biaya tenaga kerja, dan (3) Biaya overhead ditarnbah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan, b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10W (sepuluh perseratus) dari pendapatan: dan €) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang dijual 1) Khusus Industri Rumah Sakit Beban Departementalisasi/ Beban Operasional Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi: @) Beban bahan: b) Beban jasa pelayenan: C) Beban pegawalj d) Boban penyusutan sarana medis, e) Beban pemeliharaan sarana, "Beban asuransi, ga) Beban langgonan daya dan jasa: h) Beban depresiasi. 12) Khusus Industri Asuransi: a) Beban Klaim Asuransi Kerugian Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok kleim bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retersi sendiri untuk setiap jenis asuransi. b) Beban Klaim Asuransi Jiwa Yang harus diungkapkan antara lain: Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian, Cc) Komisi Neto Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi. d) Hasil Investasi Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi, hak
Page 62 OCR 0.877
13) Page 62 of 85 Khusus Industri Perhotelan Beban Departementalisasi Yang harus diungkapkan antara lain: 8) Rincian jumlah unsur-unsur beban departerentalisasi: b) Gaji dan beban pegawai lainnya: dan C) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya, 19) Beban Usaha Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya, yaitu antara lain: 9) Beban penjualan, b) Beban distribusi: dar C) Beban umum dan administrasi. Catatan 22 15) Khusus Industri Perbankan a) Beban Bunga Yang harus diungkapkan antara lain rincian junvah beban bunga berdasarkan kelompok produk/jasa utama. b) Beban Provisi dan Komisi Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama. 16) Khusus Industri Pembiayaan BebanKerugian Penurunan Nilai Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing- masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan. 17) Pendapatan dan Beban Lainnya Yang harus diungkapkan antara lam : 3) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. b) rincian dan jumlah Beban lainnya, Cc) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : (1) biaya pinjaman meliputi: ta) Dan etangan yang dihitung dengan menggunakan metode suku bunga : (b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui sesuai SAK yang Laporan Laba Rugi dan Penghasilan — Komprehensif Lain Konsolidasian Kok
Page 63 OCR 0.872
Page 63 of 88 berlaku: dan (c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap bunga, (2) biaya keuangan lainnya yang berjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi: la) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas Investasi tersedia untuk dijual, (B) rugi an dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar melalui laba rugi: dan (c) amortisas premu/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung nilai. d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : (1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan (2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihentikan, yang @iungkapkan secara terpisah. cc 18) Khusus Industri Perbankan 3) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan Yang harus diungkapkan entare lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan, &) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. 19) Pendapatan Komprehensif Lain Yang harus diungkapkan antara lain: &) perubahan dalarn surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud: b) keuntungan dan kerugian sktuarial atas program manfaat pasti: €) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan, d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual: &) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian Instrumen lindung nilai dalam rangka Indung nilai arus kas: dan # bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama. KU Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Fak
Page 64 OCR 0.901
Page 64 of 85 20) | Pajak Penghasilan a) 8) ks) 3 e) Yang harus diungkapkan antara lain : komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: (4) beban (penghasilan) pajak kini: (2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode Jalu, (3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer dan pembalikannya) (4) Jurniah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru: (5S) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yana tidak diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini dan beban pajak tengguhan: (6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak tangguhanj dan (7) jurnlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif: bgregst pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas: Jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini: (1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: atau (2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku: penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya: jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakul sebagai aset pajak tangguhan dalam laporan keuangan, Catatan 15 kh
Page 65 OCR 0.859
9) 1) m) nm 2) p) Page 65 of 45 Jumiah agregat perbedaan termporer yang terkait dengan investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, den bagian partisipasi dalam Ventura Bersama otas lisbilitas pajak tangguhan yang belum diakui: rekonsillasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: (1) laba sebelum pajak menurut akuntansi, (2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan (3) laba kena pajak: perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesusi dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan, setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi: (l) jumlah asot dan llabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian: dan (2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalam laba rugi, apatila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset atau habilitas pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan: (d3) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan (2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait untuk setiap periode sajian, Jumiah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumurnkan sebelum Laporan Keuangan Diotcrisasi untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabiditas dalam laporan keuangan: uraian jurdah perubahan pada jumvah pengakuan untuk aset pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakussisi dalam suatu kombinasi bisnis, penstiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal akussisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi, dan Jurniah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila: (1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dan laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah ada/ dan (2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang & KAK Kdi
Page 66 OCR 0.874
Page 66 of 85 mengakibatkan diakuinya aset psjak tangguhan terkait. 21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian Yang harus diungkapkan antara lain : 2) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per saham daser dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba par saham b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individusl dari setiap jenis Instrumen yang mempengaruhi laba per saham, Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba per saham dilusian karena Instrumen tersebut bersifat antidilutit untuk periode sajian d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrurmen bergotensi saham biasa, selain yang ditvtung sesual dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau Instrumen berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir penode tersebut seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir penode pelaporanj dan @) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan, € Cotatan 26 22) Transaksi Pihak Berelasi Yang harus diungkapkan antara lain: a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, yang jumlahnya: (1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat: dan/atau (2) lebih dari 0,58» (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi, b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi narna, sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta Informasi tentang transaksi dan saldo dengan pihak dimaksud) Cc) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta Informasi mengenai transaksi dan saldo, termasuk kornitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut Catatan 23 ko
Page 67 OCR 0.861
Page 67 of 85 dalam leporan keuangan, paling kurang: (1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan beban v terkait: (2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Labilitas, v termasuk komitmen, dan: (3) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan (b) rincian garansi yang diberikan atau diterima, (3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian v penurunan nilai secara Individual dan kolektif, dan penghapusan piutang terkait Gengan jumlah saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usahaj dan (8) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilal, jika v Oilakukan pembentukan: 4) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b) v dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut: (a) entitas nduk: (2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas: (3) entitas anak: (4) entitas asosiasi, (5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturar: (6) personil manajemen kund dari entitas pelapor atau enbtas induknya: dan (7) pihak-pihak berelasi lainnya, @) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok v direksi, kornisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut: (1) imbalan kerja jangka pendek, (2) imbalan pascakerja: (3) Imbalan kerja jangka panjang lainya: (4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan (5) pembayaran berbasis saham. #) untuk entitas berelasi dengan pemerintah : v (1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan Perusahaan:
Page 68 OCR 0.873
Page 68 of 85 (2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara Individual signifikan: dan (3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual, signifikan, Indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi tersebut. 23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing v a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v Catatan 29 5) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) rincan aset dan Ilabilitas moneter dalam mata uang asing serta ekuivalennya Galam mata uang fungsional: v (2) posisi neto dari aset dan liatxlitas moneter dalam mata uang asing: v (3) rinoan kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: v (9) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalul laba rugi, v dan (5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut v pada awal dan akhir periode. 24) | Penurunan Nilal Aset Nonkeuangan Yang harus diungkapkan antara lain : a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selarna periode tertentu untuk suatu aset Indevidual, termasuk goodwil' atau suatu unit penghasil kas: (1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi penurunan nilai: (2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selarna periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan nilai: (3) Jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakul dalam laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi penurunan nilai yang dibalik: (4) goodwil! yang telah diakui rugi penurunan nilainya, (5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset reveluasian yana diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut: dan (6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama pertode tersebut, b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan untuk setiap kelompok aset,
Page 69 OCR 0.875
25) Page 69 of 88 Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu 8) b) ta) Perubahan Estwmasi Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (dl) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: (2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode berjalan: dan (3) perkiraan dampak estimasi pada pericde mendatang, Dalam hal jumlah Gampak pada periode mendatang tidak praktis, Fakta tersebut harus diungkapkan. Perubahan Kebijakan Akuntansi Yang harus diungkapkan antara lain : (1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi, (2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan inforrnasi yang andal dan relevan: (3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian: (8) setiap pas laporan keuangan yang terpengaruh, dan (b) laba per saham dasar dan dilusianj (8) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasennya: dan (5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-penode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. Kesalahan Periode Lalu Yang barus diungkapkan antara lain : (1) stat dari kesalahan pertode lalu: (2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian: (2) bagi setiap pos laporan keuangan dan (b) laba per saham dasar dan dilusian (3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal, dan (4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali retrospektif tidak praktis. kal
Page 70 OCR 0.856
Page M0 of BS 26) | Kombinasi Bisnis V 2) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: (1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: (2) tanggal akussisi: (3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumwtasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis: (9) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh: (5) alasan utama untuk kormbenasi bisnis dan penjelasan tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: (6) penjelasan kuslitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang diakul: (7) Nilai Wajar pada sast tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarna imbalan) (B) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi: (8) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi, (b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran: dan (Cc) estimasi kisaran hasi (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat diestimasikan, Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: (9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh berdasarkan kelornpok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberkan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut: (a) Nilai Wajar piutang: (b) jumlah piutang bruto kontraktualj dan (c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah 8rus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagin: (10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih: (li) setiap kablitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: (2) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi terjadi: (b) sndikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal Fak
Page 71 OCR 0.861
(12) (13) (14) (15) Pawe 71 of 88 Giperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asurnsi utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan: dan (Cc) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diaku' untuk estimasi penggantian tersebut, dalam hal Nabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan: (8) nformesi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkatt perikatan dan kontijensi: dan (b) atasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal, dalam hal pembelian dengan diskon: ta) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalarn laporan lsba rugi komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan (b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan: setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dar 10056 (seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisi pada tonggal akursisi: la) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang diakul pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan (b) teknik penilaian dan input model utara yang digunakan dalam penentuan nWai tersebut, untuk setiap keperitingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi yang Sukur pada Nilai Wajar: dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap: la) Nilat Wajar poda tanggal akuisisi atas kepentingan ekukas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi, dan (D) Jumlah keuntungan atau kerugian yang disku sebagai hasil dan pengukuran kembali Nil Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yeng diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kornbinasi bisnis dan pos dalarn laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut: (16) Inforrnasi sebagai berikut: (a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprebensit pada periode pelaporan: dan (b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua hak
Page 72 OCR 0.861
Page T2 of 85 kombinasi bisnis yang terjadi selarna tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal periode pelaporan. b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan Informasi berikut untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif maternal: (1) (2) 3) ta) (5) (alam hal akuntansi awal untuk komtxsnasi bisnis belum selesai untuk Aset, Labilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan: (a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, (D) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai dan (C) sifat dan jumlah dari setiap penyesualan perlode pengukuran yang diakul selama perode pelaporan setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai dengan Perusahaan menyelesaikan liabslitas Imbalan kontinjensi atau Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: (2) setiap perubahan dalam jurnlah yang diakul, termasuk setiap perbedaan yang timbul selama penyelesalan: (b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskanto) dan alasan perubahan tersebut: dan (C) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur Imbalan kontinjensi, Labiiitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan: Jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang: (2) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas yang @ambi-alin dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan atau perlode pelaporan sebelumnya: dan (b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan: €) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis: dan hall
Page 73 OCR 0.883
Page 73 of 85 (1) jumlah harga yang dibayarkan, (2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kasi (3) jumlah Kas dan Setera Kos pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh: dan (8) jumlah aset dan llabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya. d) Perusohaan harus mengungkapkan ial berikut secara keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode: 27 Segmen Operasi Yang harus diungkapkan antara lain : 3) pengungkapan pada level segmen: (1) Informasi umum, yang terdiri dari: (a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen dilaporkan, dan (b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen Silaporkan: (2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan llabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya, (3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dar unsur segrnen material lainnya terhadap jumlah yang terkait dalarn laporan keuangan Perusahaan: b) pengungkapan pada level entitas (1) Infoernasi produk dan jasa Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setisp produk dan jaso atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa. (2) Intorrnasi wilayah geografis (ae) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada: 1 negara domssili Perusahaan: dan II. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara terpisah, termasuk dasar pengatribusian pendapatannya kepada negara Catatan 2u dan 27
Page 74 OCR 0.921
Page 74 of 88 tersebut secara Individual, (b) Aset tidak lancar selain Instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang beriokasi di: | negara domisili Perusahaan, dan Ii semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara asing secara indiwdual jumlahnya material, maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah, (3) Informasi pelanggan utama Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksternal tunggal mencapai 1096 (sepuluh perseratus) atau lebih dan pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus mengungkapkan: la) faktaj (b) total pendapatan dari setiap pelanggan: dan IC) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut. 28) Operasi yang Dihentikan a) Yang barus diungkapkan antara lain: (1) uraian tentang alasan operasi dihentikan, (2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang dihentikan: dan (3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dar aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku. b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) operasi yang dihentikan, antara lain: (1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif meliputi: (2) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dan operasi yang dihantikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan (b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: (2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, mvestasi dan pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan (3) jumiah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk.
Page 75 OCR 0.869
Page 75 of 83 29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat @) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesual dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung ndai), seperti untuk tujuan Spekulasi: b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak Instrumen derivatif dalarn kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non lindung nilai: (1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau lain-lain, (2) pihak lawan transaksi (counterparties), (3) tanggal jatuh tempo, (4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pade tanggal laporan posisi keuangan: (5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan, (6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilsi: dan (7) persyaratan penting lainnya. C) Yang harus diungkapkan antara lain: (1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut, (2) Kebijakan manajemen risiko untuk sebap klasifikasi lindung nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atsu Labilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai: dan (3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan tujuannya. 30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan Cotatan 25 Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan antara lain: B) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Uabilitas tersebut dengan cara yang memungknkan untuk dapat diperbandingkan dengan nisi tercatat dalam laporan posisi keuangan: dan b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalarn mepentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan. 31) | Dividen Catatan 18 Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan, b) jumlah utang dividen untuk: kkt
Page 76 OCR 0.857
Page 76 of 85 (2) periode sebelumnya: €) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atsu dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak diaku sebagai Wabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan: dan @) jumiah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui, v (1) periode pelaporan, dan v v v 32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama Yang harus diungkapkan antara lain: a) jumlah agregat dari Wabilitas kontinjensi dengan jumlah liabitas kontinjensi lainnya secara terpisahi b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya, C) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersarna entitas, dan d) dalarn hal Ventura Bersama diakul dalam pengendalian bersamns entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan tentang: (3) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya: dan (2) jumvah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, Ilabilitas jangka pendek, liabiltss jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian partisipasinya dalam Ventura Bersama. 33) Perikatan dan Kontinjensi Ba) Perikatan Yang harus diungkapkan antara lain : (1) perikatan yang meliputi: ta) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen dan teknis, royalti, dan Rsensi, diungkapkan: I pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: 4. periode berlakunya perikatan, Hii. dasar penentuan kompensasi dan denda, Iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan: dan V. pembatasen-pembatasan leinnya, (b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pernbelian, ikatan koi
Page 77 OCR 0.840
b) 2) (3) (G3) Page TT of 85 untuk Investasi, diungkapkan: |. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian, Ti. periode berlakunya perikatan: Ti, nilai keseluruhan, mata vang, dan bagian yang telah direalisasij dan "v. sanksi-sanksi: pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan: ta) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin: (b) latar belakang dikeluarkannya jaminan: (C) periode berlakunya jaminan: dan Id) nias jaminanj fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukan bank, dan uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-bhtasannya. Kontinjensi Yang harus diungkapkan antara lain : W (2) (3) 4) perkara atau sengketa hukum, diungkapkan: (a) pihak-pihak yang terkait: (8) jumlah yang diperkarakan: (c) latar belakang, Isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan (d) dampak keuangan: Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup, diungkapkan uralan singkat tentang peraturan dan estimasi dampak keuangannya) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: (a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya, dan (D) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau banding): peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara Jain: la) karakteristik aset atau labilitas kontinjensi: (D) estimasi dari dampak keuangannya: kak
Page 78 OCR 0.873
Page 78 of 85 (Cc) Indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus keluar sumber daya: dan Id) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga, 34) Khusus Industri Perkebunan Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma Yang harus diungkapkan antara lain: a) Isi perjanjian kerjasama TR/Plasmaj &) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama: C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan) d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama: C) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan D Isi perubahan perjanjian, Jika ada, 35) Manajemen Risiko Keuangan 2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan delam pengelolaan risiko, bermasuk, namun tidak terbatas pada risiko sebagai berikut: (Ll) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis urnur aset keuangan yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir perode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: (2) risiko likuiditas, antara lain: (a) analisis jatuh tempo untuk llabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap periode arus kas, dan (b) deskripsi mengenal cara Perusahaan mengelola risiko likuiditas: (3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba rugi dan ekuitas: dan (4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. 5) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari Instrumen keuangan. Catatan 24 tuh
Page 79 OCR 0.874
Page 79 of 48 36) | Khusus Industri Perbankan v 2) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio) Yang harus diungkapkan antara lain: (4) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi keuangan, (2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia: dan (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. b) Posisi Devisa Neto v Yang harus diungkapkan antara lain: (Lt) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan: (2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia) (3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. C) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum v Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dang pihak ketiga di bank, d) Aktivitas Fiduclary v Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduclaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat, pengelolaan Investasi dan reksadana, 37)| Kuasi-Reorganisasi v Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenal kegiatan kuasi-reorganisasi yang meliputi: a) Jumlah seldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisasi: b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham setelah kuasi-roorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang: Cc) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi- reorganisasi: d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan ilabilitas sebejum digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan 2) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun sakio laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi- reorganisasi.
Page 80 OCR 0.888
38) Page 80 of 85 Pengelolaan Modal Yang harus diungkapkan antara lain : a) Informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan delam mengelola permodalannya, termasuk: (L) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal) (2) sitat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan diharuskan untuk memenuhi persyaratan perrnedalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan (3) cara Perusahaan memanuhi tujuannya dalam mengetols permodalannya: b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modal, C) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dan periode sebelumnya, d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal (Jika ada), dan 8) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan. Catatan 24 39) Transaksi Nonkas Yang harus diungkapkan antara lain : Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas (lan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal, Catatan 28 40) Pembayaran Berbasis Saham Yang harus diungkapkan antara lain : a) rindan jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek ataupun jangka panjang: b) penjelasan rnengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode penyelesaian, C) jumlah dan rata-rata terimbang harga eksekusi opsi saham untuk setiap kelompok opsi saham, G) untuk opsi saham yang dieksekusi selama perlode, rata-rata tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan, t) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang ssa umur kontrak untuk opsi saharn ha
Page 81 OCR 0.899
3) Page 81 of 85 yang beredar pada akhir periode: penentuan Nilai Wajar dengen mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut: (1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Watar tersebut diukur, dan (2) junvah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk instrumen ekultas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain opsi saham), dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. 41) Khusus Industri Asuransi: 3) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas Yang harus diungkapkan antara lain - (1)Analisis Kekayaan, (2) Pertutungan batas tingkat solvabilitas: (3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhij 14) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan (5S) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. 42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah Hal-hal yang harus diungkapkan: a) b) ka 3) jin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syanah: Jenis Akad Asuransi Syariah, Rincian Aset, Labilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan Zakat, 43) Informasi Penting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari: 3) b) 4 3 Kontrak reasuransij Perjanjian penting dan ikatan lainnya, Rasio keuangan penting: Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan
Page 82 OCR 0.894
Page 82 0185 €) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup perusahaan. 44) | Khusus Industri Kehutanan : v a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): b) Pemenuhan llabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib lainnya, C) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya: e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanarnan pada periode berjalan dan akumulasinya, dan f) Sebubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana : (1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan (2) Jenis jalan yang dibangun pada pertode berjalan dan akumulasinya. 45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v Catatan 30 Yang harus diungkapkan antara lain: a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini: dan Contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk menyesuaikan junvah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya tidak diakul: b) dalam hal terdapat peristiwe nonpenyesusi yang material setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan uralan peristiwa, misalnya: (1) tanggal terjadinya) (2) sifat peristiwa, dan (3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat, 46) | Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Dalarn hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait v Catatan 2v dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 83 OCR 0.893
Page 83 of 88 3) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut: b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakan akuntansi, C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan 4) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahul atau diestimasi secara wajar, an a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengkiasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: (1) sifat reklasifikasi: (2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa £os yang direklasifikas|: dan (3) alasan reklasifikasi. b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan: (1) alasan tidak merektasifikasi jumlah tersebut, dan (2) sifat penyesualan yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi. 48) Hibah Pemerintah Setiap Hibah Pemerintah yang diterirna, Perusahaan hanis mengungkapkan hal-hal sebagai berikut: a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakul dalam laporan keuangan dan indikasi bentuk lain dari bantuan pemerintah: dan b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan pemerintah yang telah diakul. 49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain a) Ketentuan wu berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain, b) Yang harus diungkapkan antara lain: (t) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain, (2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan beserta penjelasannya: dan KH
Page 84 OCR 0.915
Paye 84 of 85 (3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprehensif beserta penjelasannya, C) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalarn laporan keuangan, 50) Informasi Panting Lainnya Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan. Fak
Page 85 OCR 0.693
Page 85 of 85 rodit Ht Jakarta, 21 Februari 2025 Ta Direktur Utama F Rickie Direktur
Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Tjahjo & Rekan
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.4 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.11 ×13
unresolved
person
H. Jumiah
p.34
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.37
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.55
unresolved
org
Bapepam
p.72 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.