Skip to content
Back to announcement

Lampiran Koran Des 24.pdf

Financial statement Text extracted BIIF

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 1

Page 1
5        INFRASTRUCTURE & TRANSPORTATIONS
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              JUMAT, 21 FEBRUARI 2025




      Sulitnya Memenuhi SPM Jalan Tol
         JAKARTA, ID – DPR RI menilai bahwa Standar Pelayanan Minimum (SPM) pada jalan bebas hambatan di Tanah Air masih belum optimal. Hal
             tersebut terlihat dari banyaknya kecelakaan lalu-lintas yang menelan sejumlah korban jiwa di jalan tol beberapa waktu terakhir ini.

    Oleh Heru Febrianto                                                                                                                  dan pengusaha, persaingan di                                                               kaan, dan sebagainya. Di situ akan                                    dengan baik,” pungkas Roy.
                                                                                                                                         sektor logistik, keterbatasan in-                                                          kita lihat seperti itu,” katanya.




    K
                                                                                                                                         frastruktur logistik, kurangnya                                                                Selain itu Rapermen tersebut                                      Imbas ke Efisiensi
                etua Komisi V DPR RI La-                                                                                                 alternatif transportasi.                                                                   juga kemungkinan akan mengatur                                            Secara terpisah, pengamat Kebi-
                sarus mengungkapkan                                                                                                          “Sedangkan dampak kendaraan                                                            peran dan pelibatan balai-balai                                       jakan Publik Agus Pambagio men-
                bahwa kenaikan tarif                                                                                                     ODOL terhadap jalan tol antara lain                                                        Kementerian PU dalam membantu                                         yatakan efisiensi anggaran yang
                jalan tol yang dilakukan                                                                                                 kerusakan infrastruktur, kerugian                                                          melakukan evaluasi SPM jalan tol.                                     dilakukan pada sektor infrastruktur
                setidaknya setiap dua                                                                                                    ekonomi dan kecelakaan lalu lintas,”                                                           “Masuk alurnya seperti apa?                                       berpotensi meningkatkan risiko ke-
    tahun sekali tidak diiringi dengan                                                                                                   paparnya.                                                                                  Kita akan melibatkan teman-teman                                      celakaan, mengingat akan ada fasili-
    peningkatan kualitas layanan jalan                                                                                                       Menurut Roy, Direktorat Jen-                                                           balai untuk membantu evaluasi                                         tas yang tak terawat dengan baik.
    tol. Ia mengkritisi kondisi jalan tol                                                                                                deral Bina Marga menargetkan Ran-                                                          terkait apa namanya pemenuhan                                             Agus mengatakan pemangkasan
    saat ini yang masih belum optimal.                                                                                                   cangan Peraturan Menteri (Raper-                                                           SPM tersebut,” imbuhnya.                                              anggaran infrastruktur hingga Rp
        “Begitu tarif naik, masyarakat                                                                                                   men) PU tentang Standar Pelayanan                                                              Ia memastikan penyusunan Rap-                                     60,46 triliun berdampak langsung
    tidak punya posisi tawar apa-apa,”                                                                                                   Minimal Jalan Tol dapat selesai pada                                                       ermen ini juga tentunya melibatkan                                    pada proyek-proyek yang sedang
    ujar Lasarus dalam Rapat Dengar                                                                                                      Juni tahun ini. “Kita rencanakan                                                           para pemangku kepentingan terkait                                     berjalan. Selain itu fasilitas penun-
    Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI                                                                                                       mudah-mudahan bisa lebih cepat                                                             seperti DPR RI hingga pengusaha                                       jang seperti bendungan, jalan tol,
    dengan Dirjen Bina Marga Kemen-                                                                                                      dan ditargetkan Juni,” jelasnya.                                                           jalan tol.                                                            dan bangunan lain yang dibiayai
    terian Pekerjaan Umum (PU) di Ge-                                                                                                        Roy mengatakan bahwa be-                                                                   “Kita akan sampaikan ke DPR RI                                    negara tidak terawat dengan baik.
    dung Nusantara, DPR RI, Senayan,                                                                                                     berapa poin yang kemungkinan                                                               nanti pada pertemuan-pertemuan                                            “A k a n b a n y a k k e r u s a k a n
                                                                                             Lasarus
    Jakarta, Rabu (19/2/2025).                                                                                                           tercantum dalam Rapermen antara                                                            berikutnya rencana kita seperti                                       dan dampaknya yang akan lebih
        Ia menyoroti bahwa sembilan                                                                                                      lain penilaian SPM, kewajiban dan                                                          apa, misalkan bagaimana sehingga                                      mengerikan. Misalnya jebolnya
    dari 10 kecelakaan di jalan tol dis-                                                                                                 hak Badan Usaha Jalan Tol, mem-                                                            terjadi perbaikan langsung. Kita                                      bendungan, rusaknya jalan, se-
    ebabkan oleh tidak terpenuhinya                                dalam revisi Undang-Undang No-                                        perkuat penilaian, dan sebagainya.                                                         juga akan melibatkan teman-teman                                      hingga meningkatkan korban ke-
    SPM oleh Badan Usaha Jalan Tol                                 mor 38 Tahun 2004 tentang Jalan                                           “ Terkait mungkin penilaian                                                            pengusaha, kita akan adakan focus                                     celakaan,” kata Agus.
    (BUJT). Bahkan, kecelakaan di jalur                            menjadi Undang-Undang Nomor 2                                         SPM, siapa yang berwenang mel-                                                             group discussion (FGD), bagaimana                                         Selain itu, dirinya memastikan
    tertentu sering kali terjadi secara                            Tahun 2022 tentang Jalan,” pung-                                      akukan itu, kewajiban dan haknya                                                           agar peraturan yang kita susun ini                                    pemangkasan anggaran tersebut
    berulang.                                                      kasnya.                                                               teman-teman BUJT, bagaimana                                                                benar-benar bisa menjamin pelaku                                      juga secara langsung membuat pe-
        Menurutnya, SPM jalan tol                                                                                                        memperkuat penilaian, keterbu-                                                             usaha jalan tol bisa melaksanakan                                     nyerapan tenaga kerja berkurang,
    merupakan hak rakyat, mengingat                                ODOL Jadi Alasan                                                                                                                                                                                                                       dan bagi perusahaan yang bergerak

                                                                                                                                               Jumlah Kecelakaan
    pembangunan jalan tol juga meng-                                   Dalam kesempatan tersebut, Di-                                                                                                                                                                                                     di sektor infrastruktur berpotensi
    gunakan Anggaran Pendapatan dan                                rektur Jenderal (Dirjen) Bina Marga                                                                                                                                                                                                    melakukan pemutusan hubungan
    Belanja Negara (APBN) selain dari                              Kementerian Pekerjaan Umum (PU)                                                                                                                                                                                                        kerja (PHK).
    investasi swasta.
        “Sebagai wakil rakyat, kami harus
                                                                   Roy Rizali Anwar mengungkapkan
                                                                   salah satu tantangan yang diha-
                                                                                                                                               Tol Nasional                                                                                 2.971
                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Dia menyampaikan pula, damp-
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          ak perekonomian lainnya yang
    memperjuangkan hak rakyat. Mere-                               dapi Badan Usaha Jalan Tol dalam                                             (Dalam Satuan Orang)                                                                                                                                      disebabkan oleh efisiensi ini yakni
    ka juga berkontribusi dalam pem-                               memenuhi standar pelayanan mini-                                                                                                                                                                                     2.564             berpotensi menyebabkan inflasi,
    bangunan jalan tol ini,” lanjutnya.                            mum jalan tol adalah kendaraan                                                                                                                                                                                                         karena biaya distribusi semakin
        Lasarus menegaskan bahwa                                   Over Dimension and Over Loading                                                                                                                                                                                                        mahal. “Yang jelas biaya akan lebih
    Komisi V DPR RI akan membahas                                  (ODOL).                                                                                                         2.133                                                                                                                  mahal,” kata dia lagi.
    secara khusus isu standar pelayanan                                “Salah satu tantangan yang                                                                                                                                                                                                             Akademisi Prodi Teknik Sipil
    minimum jalan tol dengan pihak-                                dihadapi BUJT dalam memenuhi                                                                                                                                                                                                           Unika Soegijapranata dan Wakil
    pihak terkait dalam rapat lanjutan.                            SPM jalan tol adalah banyaknya                                                                                                         1.656                                                                                           Ketua Pemberdayaan dan Pengem-
        “Saya sudah tegaskan bahwa                                 kendaraan ODOL,” ujar Roy seperti                                                                                                                                                                                                      bangan Wilayah Masyarakat Trans-
                                                                                                                                                                                                                                                             1.464
    rapat berikutnya kita akan fokus                               dikutip Antara.                                                                                                                                                                                                                        portasi Indonesia (MTI) Pusat,
    dengan Dirjen Bina Marga dulu,                                     Berdasarkan data Weigh-in-mo-                                               1.207                                                                                                                                                  Djoko Setijowarno menambahkan
    lalu dengan Badan Pengatur Jalan                               tion (WIM) dari sejumlah ruas jalan                                                                                                                                                                                                    efisiensi anggaran juga harus mem-
    Tol (BPJT), dan terakhir dengan                                tol yakni Tol Jakarta - Tangerang,                                                                                                                                                                                                     perhatikan faktor keselamatan
    BUJT atau mungkin dengan asosiasi                              JORR Seksi E, JORR W1, Jagorawi,                                                                                                                                                                    688
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          bertransportasi.
                                                                                                                                                                                                                        704
    terlebih dahulu,” jelas politisi Fraksi                        Padalarang, Cileunyi, Semarang                                                                                                                                                                                                             Untuk itu MTI berharap ang-
    PDI-Perjuangan itu.                                            ABC, Ngawi-Kertosono, dan Sura-                                                            527                                                                                                                                         garan program keselamatan di
        Ia berharap pembahasan terse-                              baya-Gempol menunjukkan 19,27%                                                                                                                                   285                                                                   Kementerian Perhubungan jangan
    but dapat menemukan penyebab                                   kendaraan Golongan II ke atas ada-                                                                     201                                                                                                   237                       dikurangi apalagi dipangkas. Ter-
    kesulitan pemerintah dalam men-                                lah kendaraan ODOL. Sementara                                                                                                                                                                                                          masuk operasional Komite Nasional
    egakkan standar pelayanan jalan                                data hasil operasi gabungan ODOL                                                                                                                                                                                                       Keselamatan Transportasi (KNKT)
                                                                                                                                                           Septeber 2024                                                    2023                                            2022
    tol. Terlebih, menurutnya, seluruh                             menunjukkan 36% kendaraan yang                                                                                                                                                                                                         tidak harus ikut dipangkas.
                                                                                                                                                          Luka Ringan                 Luka Berat                     Korban Meninggal Dunia                        Jumlah Kecelakaan
    regulasi yang diperlukan sebenarn-                             terjaring adalah kendaraan ODOL.                                                                                                                                                                                                           “Sekarang, Indonesia berada dalam
    ya sudah tersedia.                                                 Penyebab pemilik kendaraan                                                                                                                Sumber: Korlantas Polri
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          darurat keselamatan transportasi.
        “Pertanyaannya, apakah Kemen-                              memilih ODOL antara lain kebu-                                                                                                                                                                                                         Perlu harmonisasi penegakan hukum.
    terian PU memiliki goodwill untuk                              tuhan ekonomi dan efisiensi ope-                                                                                                                                                                                                       Pemotongan anggaran jangan mem-
    menegakkan aturan yang sudah                                   rasional, kurangnya pengawasan                                                                                                                                                                                                         babi buta yang akhirnya malah sulit
    ada? Dulu, tarif tol harus dikonsul-                           dan penegakan hukum, modifikasi                                                                                                                                                                                                        mengantisipasi masalah kecelakaan,
    tasikan ke DPR, tetapi pemerintah                              ekstra untuk keuntungan ekstra,                                                                                                                                                                                                        karena untuk mencari data juga akh-
    bersikeras agar hal itu dihapus                                kurangnya kesadaran pengemudi                                                                                                                                                                                                          irnya terbatas,” jelas Djoko.




                                 LAPORAN POSISI KEUANGAN                                                                LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                                                           LAPORAN ARUS KAS
                                      Tanggal 31 Desember 2024                                                              Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024                                                                                 Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024
                       (disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                               (disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                                (disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
                                                                                                                                                                                                                       Tahun yang                                                                                                              Tahun yang
                                                                              31 Desember 2024   31 Desember 2023                                                                                           berakhir pada tanggal 31 Desember                                                                                       berakhir pada tanggal 31 Desember
                                                                                   (Diaudit)          (Diaudit)                                                                                                   2024                   2023                                                                                          2024                  2023
                                                                                                                                                                                                                (Diaudit)              (Diaudit)                                                                                     (Diaudit)             (Diaudit)

          ASET                                                                                                      PENDAPATAN                                                                                                                            ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
          Kas dan bank - neto                                                          48.556           166.420       Pendapatan pembiayaan konsumen                                                              826.873               893.027           Penerimaan kas dari:
          Piutang sewa pembiayaan                                                                                     Pendapatan sewa pembiayaan                                                                  242.718               162.798             Pembiayaan konsumen                                                      22.188.393          21.569.126
          Pihak berelasi - setelah dikurangi pendapatan sewa pembiayaan                                               Pendapatan sewa ijarah - neto                                                                   602                   383             Sewa pembiayaan                                                           3.223.075           2.420.035
             belum diakui sebesar Rp3.705 pada tanggal 31 Desember 2024                10.578                  -      Pendapatan bunga                                                                              2.492                 2.514             Sewa ijarah                                                                   4.052               3.126
          Pihak ketiga - setelah dikurangi pendapatan sewa pembiayaan belum                                           Pendapatan lain-lain                                                                         41.487                41.123           Penerimaan dari pendapatan
             diakui dan pendapatan dan beban ditangguhkan sebesar                                                                                                                                                                                           denda keterlambatan
             Rp246.312 dan Rp182.520 masing-masing pada tanggal-tanggal                                             TOTAL PENDAPATAN                                                                            1.114.172             1.099.845
                                                                                                                                                                                                                                                            dan pelunasan dipercepat                                                     84.079              88.008
             31 Desember 2024 dan 2023                                              2.327.646         1.682.386                                                                                                                                           Pendapatan bunga                                                                2.492               2.514
                                                                                                                    BEBAN
          Cadangan kerugian penurunan nilai                                           (18.529)          (16.376)                                                                                                                                          Pengeluaran kas sehubungan
                                                                                                                      Beban pendanaan                                                                             216.925               225.237
          Neto                                                                      2.319.695         1.666.010       Beban tenaga kerja                                                                          160.362               144.028             dengan pembiayaan bersama-neto                                                       (88)            (83)
          Piutang pembiayaan konsumen                                                                                 Beban pemasaran                                                                              15.620                16.336           Pembayaran kas untuk transaksi
          Pihak berelasi - setelah dikurangi pendapatan pembiayaan konsumen                                           Beban kerugian penurunan nilai                                                               65.769                75.055             pembiayaan konsumen dan sewa pembiayaan                                 (11.945.122)        (11.030.276)
             belum diakui sebesar Rp3.791 dan Rp3.048 masing-masing                                                                                                                                                                                       Pembayaran kas untuk dealer                                               (12.728.477)        (12.666.205)
             pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                            17.765            13.839       Beban penyusutan aset tetap                                                                   6.681                 6.887
                                                                                                                      Beban amortisasi aset hak guna                                                                3.181                 3.049           Pembelian aset tetap ijarah                                                    (8.952)             (1.467)
          Pihak ketiga - setelah dikurangi pendapatan pembiayaan konsumen                                                                                                                                                                                 Pembayaran bunga                                                             (222.597)           (220.579)
             belum diakui dan pendapatan dan beban ditangguhkan                                                       Beban provisi dan komisi                                                                      3.022                 3.261
             sebesar Rp1.722.509 dan Rp1.726.228 masing-masing                                                        (Keuntungan) kerugian transaksi mata uang asing                                                (426)                  134           Pembayaran beban umum dan administrasi                                       (221.442)           (216.572)
             pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                         5.574.085         6.017.930       Beban lain-lain                                                                              59.684                54.043           Pembayaran pajak penghasilan badan                                           (131.644)           (146.006)
          Total piutang pembiayaan konsumen                                         5.591.850         6.031.769     TOTAL BEBAN                                                                                   530.818               528.030           Kas neto diperoleh dari (digunakan untuk) aktivitas operasi                   243.769            (198.379)
          Cadangan kerugian penurunan nilai                                           (35.199)          (43.168)
          Neto                                                                      5.556.651         5.988.601     LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL DAN PAJAK PENGHASILAN                                          583.354               571.815           ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
          Piutang lain-lain                                                                                           Beban pajak final                                                                                 (498)               (503)         Penerimaan dari penjualan aset tetap                                               595                 504
          Pihak ketiga                                                                  9.887             9.044                                                                                                                                           Pembelian aset tetap                                                           (14.169)             (6.571)
          Cadangan kerugian penurunan nilai                                              (121)              (37)    LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                          582.856               571.312           Penambahan aset hak guna                                                        (2.347)             (3.671)
          Neto                                                                          9.766             9.007                                                                                                                                           Penerimaan dividen                                                              14.910              11.010
                                                                                                                    BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                                                      (130.710)             (127.521)
          Aset diperoleh untuk ijarah – setelah dikurangi akumulasi                                                                                                                                                                                       Kas neto (digunakan untuk) diperoleh dari aktivitas investasi                   (1.011)              1.272
             penyusutan sebesar Rp2.177 dan Rp3.127 masing-masing                                                   LABA TAHUN BERJALAN                                                                           452.146               443.791
             pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                             8.241             2.739
                                                                                                                                                                                                                                                          ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
          Investasi dalam saham                                                       159.504           159.504     Penghasilan komprehensif lain                                                                                                         Penerimaan utang bank                                                       3.025.000           3.300.000
          Beban dibayar di muka dan uang muka                                          14.146             8.214                                                                                                                                           Pembayaran utang bank                                                      (2.459.027)         (2.704.168)
                                                                                                                    Pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:
          Aset pajak tangguhan - neto                                                  15.843            19.316       Keuntungan (kerugian) aktuaria atas liabilitas imbalan kerja                                     1.090                (891)         Pembayaran dividen kas                                                       (177.516)           (176.186)
          Aset tetap dan aset hak guna - setelah dikurangi total akumulasi                                            Pajak penghasilan terkait dengan komponen                                                                                           Pelunasan obligasi                                                           (850.000)           (100.000)
             penyusutan aset tetap sebesar Rp74.452 dan Rp69.450 masing-masing                                          penghasilan komprehensif lainnya                                                                (240)                196          Penerimaan dari penerbitan obligasi                                           100.000                   -
             pada tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, dan akumulasi amortisasi
             aset hak guna sebesar Rp6.762 dan Rp11.252 masing-masing pada                                                                                                                                                                                Kas neto (digunakan untuk) diperoleh dari aktivitas pendanaan                (361.543)            319.646
             tanggal-tanggal 31 Desember 2024 dan 2023                                 57.600            51.374     Laba (rugi) komprehensif lainnya - setelah pajak                                                    850                 (695)
          Aset lain-lain                                                               50.094             5.773
                                                                                                                    TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF                                                                                                        DAMPAK NETO PERUBAHAN
          TOTAL ASET                                                               8.240.096          8.076.958                                                                                                                                           NILAI TUKAR ATAS KAS DAN BANK                                                      485                 (59)
                                                                                                                    TAHUN BERJALAN                                                                                452.996               443.096
          LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                                                                                                                                                          (PENURUNAN)/KENAIKAN NETO KAS DAN BANK                                       (118.300)            122.480
          LIABILITAS                                                                                                LABA PER SAHAM DASAR
          Utang bank                                                                                                (Dinyatakan dalam nilai penuh Rupiah)                                                           13.968                13.710          KAS DAN BANK AWAL TAHUN                                                       166.914              44.434
             Pihak berelasi                                                                -             36.111
             Pihak ketiga                                                          2.959.028          2.356.944                                                                                                                                           KAS DAN BANK AKHIR TAHUN                                                       48.614             166.914
          Total utang bank                                                         2.959.028          2.393.055                                                                                                                                           KAS DAN BANK TERDIRI DARI:
          Utang dealer                                                               152.477            120.912                             LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS                                                                                       Kas                                                                             470                 470
          Utang pajak                                                                 43.873             43.810
          Utang lain-lain
                                                                                                                                Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024                                                                     Bank                                                                         48.144             166.444
             Pihak berelasi                                                           16.591             11.982                   (disajikan dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)                                                                TOTAL                                                                          48.614             166.914
             Pihak ketiga                                                            112.196             83.199
                                                                                                                                                                          Keuntungan /                                                               Catatan:
          Total utang lain-lain                                                      128.787             95.181                                                             (Kerugian)                    Saldo Laba
          Beban akrual                                                                                                                                        Modal          Aktuarial
                                                                                                                                                           Ditempatkan    Atas Liabilitas                           Belum                            1.     Informasi keuangan di atas diambil dari laporan keuangan PT Maybank Indonesia Finance (“Perusahaan”)
             Pihak berelasi                                                                 1               238                                                dan        Imbalan Kerja          Ditentukan       Ditentukan
             Pihak ketiga                                                              55.475            51.224                                           Disetor Penuh     Karyawan            Penggunaannya    Penggunaannya       Total Ekuitas
                                                                                                                                                                                                                                                            pada tanggal 31 Desember 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, yang disusun
          Total beban akrual                                                           55.476            51.462                                                                                                                                             oleh manajemen Perusahaan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah
                                                                                                                    Saldo tanggal 31 Desember 2022              32.370               746              6.500         3.393.111         3.432.727             diaudit oleh Purwantono, Sungkoro & Surja (“PSS”) (firma anggota Ernst & Young Global Limited), auditor
          Utang obligasi - neto
             Pihak berelasi                                                           48.953             99.400                                                                                                                                             independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, dengan
             Pihak ketiga                                                            850.192          1.549.224     Dividen                                           -                     -               -        (176.186)         (176.186)            opini audit tanpa modifikasian, sebagaimana tercantum dalam laporannya tanggal 20 Februari 2025 yang
          Total utang obligasi                                                       899.145          1.648.624     Kerugian aktuarial atas liabilitas                                                                                                      tidak tercantum dalam publikasi ini. Informasi keuangan tersebut di atas tidak mencakup catatan atas
          Liabilitas imbalan kerja                                                    26.193             24.277       imbalan kerja - setelah pajak                                                                                                         laporan keuangan.
          TOTAL LIABILITAS                                                         4.264.979          4.377.321       tangguhan                                       -             (695)                   -                   -           (695)
                                                                                                                                                                                                                                                     2.     Laba per saham dasar dihitung berdasarkan jumlah rata-rata tertimbang saham yang beredar selama tahun
          EKUITAS                                                                                                   Laba tahun berjalan 2023                          -                     -               -          443.791          443.791             berjalan.
          Modal saham -
            Nilai nominal Rp1.000 (nilai penuh) per saham                                                           Saldo tanggal 31 Desember 2023              32.370                51              6.500        3.660.716          3.699.637
            Modal dasar - 60.000.000 lembar saham
            Modal ditempatkan dan disetor penuh - 32.370.000 lembar saham              32.370            32.370     Dividen                                           -                     -               -        (177.516)         (177.516)
          Keuntungan aktuarial atas
            liabilitas imbalan kerja - setelah pajak tangguhan                            901                51     Keuntungan akturial atas liabilitas
          Saldo Laba
            Ditentukan penggunaannya                                                   6.500              6.500
                                                                                                                      imbalan kerja-setelah
                                                                                                                      pajak tangguhan                                 -              850                    -                   -            850
                                                                                                                                                                                                                                                                                   Jakarta, 20 Februari 2025
            Belum ditentukan penggunaannya                                         3.935.346          3.660.716
                                                                                                                    Laba tahun berjalan 2024                          -                     -               -          452.146          452.146
                                                                                                                                                                                                                                                                               PT MAYBANK INDONESIA FINANCE
          TOTAL EKUITAS                                                             3.975.117         3.699.637
                                                                                                                    Saldo tanggal 31 Desember 2024              32.370               901              6.500        3.935.346          3.975.117
                                                                                                                                                                                                                                                                                            Direksi
          TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                             8.240.096          8.076.958




    INVESTOR DAILY_7 kol x 200 mmkl_21 FEB 2025 (revisi 8 OKE)

File

File Open PDF
Source IDX
Size4.03 MB
Published21 Feb 2025
Pages1
Characters50,812
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org Kementerian PU p.1
unresolved org Kementerian Pekerjaan Umum p.1
unresolved org Pengatur p.1
unresolved org Kementerian Perhubungan p.1
unresolved org Young Global Limited p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result