Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 18
Page 1
www.hdp.co.id
Excellent Product, High Commitment
PAPARAN
PUBLIK
30 June 2026
Page 2
1 2 3 4
Page 3
Page 4
Pada tahun buku 2025,, struktur usaha Grup berkembang 50.0
Rp Miliar
dengan masuknya lini jasa pertambangan melalui
konsolidasi PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera (“TMMS”) 40.0
40.5
dan entitas anaknya, sehingga komposisi pendapatan
Grup tidak lagi hanya ditopang oleh penjualan karoseri dan
material, tetapi juga oleh pendapatan sewa 30.0
pertambangan, jasa pertambangan, dan penjualan batu.
19.5
Secara konsolidasian, Perseroan membukukan pendapatan 20.0
sebesar Rp40,49 miliar pada 2025, meningkat 107,38%
dibandingkan Rp19,52 miliar pada 2024. Di sisi lain, beban 10.0
pokok pendapatan meningkat 58,44% menjadi Rp45,19
miliar dari Rp28,53 miliar. Dengan demikian, rugi bruto
menyempit dari Rp9,00 miliar menjadi Rp4,70 miliar. -
Perbaikan ini menunjukkan bahwa kenaikan skala usaha 2025 2024
lebih besar daripada kenaikan biaya pokok, meskipun laba (4.7)
bruto secara konsolidasi masih tertekan. (10.0)
(9.0)
(20.0)
Page 5
2.50
» Dengan konsolidasi TMMS, posisi keuangan Perseroan 200
172.0 1.97
Rp Miliar
2.00
mengalami penyesuaian signifikan. Total aset meningkat 160
152.5
menjadi Rp407,78 miliar dari Rp166,25 miliar, atau naik 120
1.50 1.30
94.7
Rp241,53 miliar setara 145,28%, dimana kontributor 80
72.9 1.00 0.89 0.80
0.66
terbesar berasal dari kenaikan kas dan piutang. 0.50
0.45
40
» Total liabilitas mengalami kenaikan sebesar 265,60%,
dari Rp74,01 miliar menjadi Rp270,57 miliar, yang 0 -
2025 2024 2025 2024
terutama dipicu oleh meningkatnya utang usaha, Aset Lancar Liabilitas Jangka Pendek Rasio Lancar (x) Rasio Liabilitas / Ekuitas (x) Rasio Liabilitas / Total Aset (x)
pengakuan utang lain-lain jangka pendek, utang pajak,
liabilitas sewa jangka pendek, pinjaman bank jangka
panjang bagian lancar, serta pembiayaan konsumen 440 407.8
jangka pendek. Kenaikan ini sejalan dengan
Rp Miliar
400
meningkatnya aktivitas usaha dan kebutuhan 360
pendanaan jangka pendek Perseroan serta 320
270.6
mencerminkan ekspansi dan peningkatan skala 280
240
operasional Perseroan. Liabilitas jangka panjang juga 200
mengalami peningkatan yang signifikan menjadi Rp98,61 160 137.2
166.2
miliar dari Rp1,16 miliar. Kenaikan ini akibat tambahan 120 92.2
kewajiban yang digunakan untuk mendukung 80
74.0
pengembangan usaha dan penguatan struktur 40
pendanaan Perseroan. 0
2025 2024
» Ekuitas meningkat menjadi Rp137,21 miliar dari Rp92,24 Total Aset Total Liabilitas Total Ekuitas
miliar, atau naik Rp44,97 miliar setara 48,75%.
Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh timbulnya
kepentingan nonpengendali sebesar Rp67,80 miliar yang
berasal dari akuisisi entitas anak TMMS.
Page 6
» Struktur permodalan Perseroan pada 2025 ditopang oleh Struktur Permodalan modal ditempatkan dan disetor penuh sebesar Rp42,61 miliar serta tambahan modal disetor sebesar Rp83,10 (Dalam Rp Juta) 2025 2024 miliar yang relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Perubahan utama dalam struktur modal Pinjaman 166,186.5 63,311.2 lebih banyak berasal dari bertambahnya defisit, Kas 62,586.3 14.5 timbulnya kepentingan nonpengendali dalam jumlah material, serta meningkatnya liabilitas jangka pendek Pinjaman bersih 103,600.1 63,296.7 dan jangka panjang seiring ekspansi usaha dan Total Liabilitas 270,570.3 74,006.7 konsolidasi entitas anak. Secara umum, pendekatan pendanaan Perseroan pada 2025 menunjukkan Ekuitas 137,210.8 92,241.3 kombinasi antara pemanfaatan pinjaman bank, liabilitas sewa dan pembiayaan konsumen. Pinjaman bersih / ekuitas 0.8 0.7 » Perseroan senantiasa berkomitmen untuk menjaga Total Liabilitas / ekuitas stabilitas modal ke depan dengan menjaga arus kas 2.0 0.8 operasi dan disiplin pengelolaan kewajiban. Hal ini dilakukan guna menjaga kelangsungan usaha Perseroan, serta memberi nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.
Page 7
Page 8
» Sepanjang tahun 2025 dan memasuki tahun 2026, » Perusahaan juga menghadapi dinamika yang cukup
ketidakpastian geopolitik, fragmentasi perdagangan, kompleks dimana satu sisi, terdapat peluang besar dari
perubahan iklim, serta percepatan adopsi teknologi pertumbuhan sektor logistik, e-commerce, dan
masih menjadi faktor yang membentuk arah pembangunan infrastruktur nasional yang mendorong
perekonomian global. Di tengah kondisi tersebut, permintaan kendaraan komersial. Namun, di sisi lain,
perekonomian global tetap menunjukkan daya tahan, Perusahaan juga harus berhadapan dengan kenaikan
namun laju pertumbuhannya masih cenderung harga bahan baku, persaingan yang semakin ketat di
moderat. Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan industri karoseri. Kondisi ini menuntut perumusan
ekonomi global berada pada kisaran 2,6% pada tahun kebijakan yang tepat untuk menghadapi situasi
2026, mencerminkan bahwa pemulihan ekonomi dunia eksternal yang terjadi. Untuk itu, kami tetap berkomitmen
masih dibayangi oleh tingginya ketidakpastian kebijakan untuk menjalankan strategi yang adaptif, memperkuat
dan dinamika perdagangan internasional. fondasi operasional, dan membuka peluang baru
melalui diversifikasi produk serta kemitraan strategis.
» Bagi Indonesia, lingkungan global tersebut menuntut
dunia usaha untuk tetap adaptif, selektif, dan disiplin
dalam pengelolaan risiko. Fluktuasi harga komoditas,
volatilitas nilai tukar, serta perubahan pola permintaan
global masih berpotensi memengaruhi keputusan
investasi dan aktivitas operasional di berbagai sektor
usaha. Dengan demikian, prospek usaha pada tahun
2026 tetap terbuka, namun memerlukan strategi
ekspansi yang terukur serta fokus pada efisiensi,
ketahanan arus kas, dan kualitas eksekusi proyek.
Page 9
» Perekonomian Indonesia pada tahun 2025 tetap » Sektor konstruksi masih menjadi salah satu sektor yang menunjukkan ketahanan yang baik. Badan Pusat Statistik relevan dalam menopang pertumbuhan ekonomi mencatat ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,11%, lebih nasional. Publikasi Indikator Konstruksi BPS menunjukkan tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 sebesar bahwa kontribusi sektor konstruksi terhadap 5,03%. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi perekonomian Indonesia berada pada kisaran 9,48% dicapai oleh komponen ekspor barang dan jasa yang pada triwulan II-2025 dan meningkat menjadi 9,82% tumbuh sebesar 7,03%, sementara dari sisi produksi, pada triwulan III-2025. Hal ini menegaskan bahwa hampir seluruh lapangan usaha mencatatkan aktivitas konstruksi tetap memiliki peran besar dalam pertumbuhan positif. pembentukan output nasional. » Sektor transportasi dan pergudangan tercatat sebagai » Di sektor energi dan pertambangan, peluang usaha lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi pada masih terbuka, meskipun pendekatannya menjadi tahun 2025, yakni sebesar 8,98%. Kinerja tersebut semakin selektif. Laporan Kinerja Ditjen Minerba mencerminkan masih kuatnya mobilitas barang dan menunjukkan realisasi produksi batubara Indonesia orang, pertumbuhan aktivitas distribusi, serta pada tahun 2025 mencapai 817,48 juta ton. Angka meningkatnya kebutuhan terhadap rantai pasok yang tersebut masih berada pada level tinggi, meskipun lebih efisien dan andal. Prospek sektor ini tetap positif sedikit lebih rendah dibandingkan realisasi tahun 2024 seiring dengan bertumbuhnya perdagangan domestik, sebesar 836,13 juta ton. Di sisi lain, realisasi pemenuhan aktivitas ekspor-impor, dan kebutuhan integrasi logistik kebutuhan domestik (Domestic Market Obligation/DMO) antardaerah. Dengan kondisi tersebut, aktivitas usaha justru meningkat menjadi 246,88 juta ton pada tahun yang berkaitan dengan distribusi, pengangkutan, 2025 dari 232,64 juta ton pada tahun 2024, menunjukkan pergudangan, serta layanan operasional pendukung bahwa permintaan pasar domestik terhadap batubara logistik diperkirakan masih akan memiliki peluang tetap kuat. pertumbuhan pada tahun 2026.
Page 10
Page 11
Dalam Rp Juta
(In Rp Million)
*) Sejak tanggal perolehan pengendalian atas TMMS, aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban TMMS dikonsolidasikan
ke dalam laporan keuangan konsolidasian Perusahaan, yang menyebabkan naiknya rasio Liabilitas terhadap Ekuitas.
Since the date of acquisition of control over TMMS, TMMS’ assets, liabilities, equity, revenues, and expenses were consolidated
into the Company’s consolidated financial statements, which resulted in an increase in the Liabilities to Equity ratio.
Page 12
» Strategi Perusahaan pada tahun 2025 difokuskan pada » Digitalisasi proses bisnis dilakukan dengan
diversifikasi produk, efisiensi operasional, digitalisasi mengimplementasikan sistem yang mengintegrasikan
proses bisnis, kemitraan strategis, serta penguatan data produksi, keuangan, dan pemasaran, sehingga
likuiditas. pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih
» Diversifikasi dilakukan dengan memperluas portofolio cepat dan akurat. Penguatan sistem monitoring Key
karoseri dari dump truck dan tangki BBM/CPO ke trailer Performance Indicators (KPI) juga dilakukan untuk
container, wing box, cement mixer, serta kendaraan memastikan pencapaian target.
rekayasa khusus. Langkah ini bertujuan untuk » Kemitraan strategis menjadi salah satu tonggak penting
memperkuat posisi Perusahaan di segmen logistik, pada tahun ini, di mana Perusahaan menjalin kerja
pertambangan, perkebunan, energi, dan konstruksi sama dengan produsen truk hybrid asal Tiongkok. Kerja
sebagai pasar yang dituju. sama ini diharapkan dapat memperkuat posisi
» Efisiensi operasional ditempuh melalui pengendalian Perusahaan di segmen kendaraan ramah lingkungan,
biaya produksi, optimalisasi rantai pasok untuk sekaligus membuka peluang ekspor ke pasar regional
mengurangi ketergantungan pada bahan baku impor Asia Tenggara. Sementara itu, penguatan likuiditas
dengan mencari alternatif lokal, dan peningkatan dilakukan dengan menjaga arus kas operasi tetap positif
produktivitas tenaga kerja melalui pelatihan teknis. sambil menjaga pengelolaan utang bank secara hati-
hati agar struktur keuangan tetap sehat.
Page 13
1
Page 14
Page 15
1
Page 16
Page 17
Page 18
Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Tambang Meranti Mulia Sejahtera
p.4
unresolved
org
Pusat Statistik
p.9
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.