Back to announcement
20250212_BEXI_Penyampaian Bukti Iklan_31861985_lamp2.pdf
Other Text extracted BEXISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Selasa, 11 Februari 2025 INDUSTRI 7
PENJUALAN MOBIL 2025
BYD & HYUNDAI OPTIMISTIS NAIK LAGI
Bisnis, JAKARTA — Sejumlah agen pemegang merek otomotif optimistis penjualan mobil di Indonesia berangsur pulih, meskipun
penjualan kendaraan bermotor roda empat sepanjang Januari 2025 jeblok.
Rizqi Rajendra
rizqi.rajendra@bisnis.com
H
ead of Marketing, kan strategi untuk menggenjot ki- baru saja diluncurkan pada 9 Janu- Stargazer, Stargazer X, dan Creta
“
PR & Government nerja penjualan domestik, salah satu ari 2025 mendapatkan antusiasme yang paling besar. Jadi kira-kira
BYD Motor Indone- dengan memperkenalkan hingga yang cukup tinggi dari konsumen hanya tinggal sekitar 8%—10%.”
sia Luther T. Pan- tujuh model baru sepanjang 2025. Hyundai. Dia mengatakan bahwa penjual-
jaitan mengatakan, “Nah kita lihat saja nanti pasca- “Kami memang sudah mempre- an mobil pada Januari 2025 juga Tentunya kami yakin
pihaknya optimistis IIMS 2025 pada Februari dan Maret diksi animonya akan sangat tinggi terdampak isu pungutan opsen ya, optimistis dan
penjualan mobil akan meningkat market akan berapa. Kalau bisa di untuk komposisi N Line. Makanya pajak, sehingga masyarakat ber-
lagi seiring dengan pameran In- atas 70.000, maka saya bisa yang kami jaga supaya [pen- bondong-bondong membeli mobil confidence secara
donesia International Motor Show bilang bahwa market di 8 Merek Mobil jualan] di kisaran 700—800 pada Desember 2024 untuk meng- result akan lebih baik
(IIMS) 2025 di JIExpo Kemayoran, tahun ini akan lebih bagus Paling Laris unit dalam sebulan, kira- hindari kenaikan pajak. Namun,
Jakarta pada 13—23 Februari 2025. daripada 2024,” katanya. di Indonesia
Sepanjang 2024
kira seperti itu,” ujarnya. efek dari opsen pajak itu saat ini dari beberapa pameran
“Seperti di beberapa pameran Pada Januari 2025, Hyun- sudah lebih melandai. otomotif sebelumnya.
otomotif belakangan ini, perolehan dai mencatatkan penjualan SEGMEN BATERAI Gaikindo telah mengumumkan
order kami cukup baik. Bahkan, mobil secara wholesales Akan tetapi, dia menya- penjualan mobil sepanjang Janu-
kalau dilihat mengungguli perolehan sebanyak 2.308 unit atau takan bahwa pada Janu- ari 2025 merosot cukup dalam, di
brand-brand lain yang mungkin naik 25,9% secara bulanan ari 2025 ada penurunan tengah upaya pemerintah memacu tajam terjadi pada penjualan mobil
sudah ada cukup lama,” katanya dibandingkan dengan 1.833 penjualan di segmen mo- daya beli masyarakat pada awal secara ritel pada Januari 2025 men-
kepada Bisnis, Senin (10/2). unit pada Desember 2024. bil listrik berbasis baterai tahun ini. capai 18,6% YoY menjadi 63.858
Berdasarkan data Gabungan In- Penjualan ritel atau dari dealer (battery electric vehicle/BEV), baik Data Gaikindo, total penjualan mo- unit daripada periode yang sama
dustri Kendaraan Bermotor Indo- ke konsumen Hyundai juga me- model Hyundai Kona EV maupun bil secara wholesales hanya 61.843 2024 sebanyak 78.437 unit.
nesia (Gaikindo), penjualan BYD ningkat 28,8% menjadi 2.001 unit Hyundai Ioniq 5. unit atau turun 11,3% secara year- Secara bulanan, penjualan mo-
secara wholesales atau dari pabrik dibandingkan dengan Desember “Turun, karena kan rata-rata on-year (YoY) dibandingkan dengan bil secara wholesales juga anjlok
ke dealer sebanyak 1.114 unit pada 2024 sebesar 1.554 unit. Hyundai menjual [mobil listrik] bulan yang sama 2024 sebanyak 22,5%. Padahal, penjualan mobil
Januari 2025 atau turun 28,7% Menurutnya, Hyundai Creta ter- 18%—20% dari total penjualannya, 69.758 unit. pada Desember 2024 menembus
dibandingkan dengan Desember masuk varian N Line Turbo yang tetapi sekarang mayoritas masih Sebaliknya, penurunan cukup 79.806 unit.
2024 yang seba-
nyak 1.563 unit.
Untuk penjualan
secara ritel, BYD
mencatat sebanyak
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN
3URVSHULW\7RZHU/DQWDL'LVWULFW6&%'/RW
1.005 unit pada Ja- Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
nuari 2025 atau an- Telepon : (021) 39503600 (Hunting)
jlok 56,5% secara LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA DAN ENTITAS ANAK Faksimili : (021) 39503699
Website : www.indonesiaeximbank.go.id
bulanan (month-to-
month/MtM) da- LAPORAN POSISI KEUANGAN LAPORAN LABA-RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN LAPORAN ARUS KAS
ripada Desember 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam Jutaan Rupiah)
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam Jutaan Rupiah)
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam Jutaan Rupiah)
2024 sebanyak INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN INDIVIDUAL KONSOLIDASIAN KONSOLIDASIAN
2.310 unit. No. Pos-Pos 31 Des 2024 31 Des 2023 31 Des 2024 31 Des 2023
(Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit)
No. Pos-Pos 31 Des 2024 31 Des 2023 31 Des 2024 31 Des 2023
(Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit)
POS-POS 31 Des 2024 31 Des 2023
(Diaudit) (Diaudit)
Dia belum bisa 1. Kas
ASET
49 85 49 85
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga, provisi, dan komisi 2.992.056 3.563.506
menganalisis le- 2. Giro pada Bank Indonesia 775 553 775 553
1. Pendapatan bunga dan bagi hasil syariah
a. Pendapatan bunga 2.985.253 3.562.098 2.986.373 3.563.442
Pendapatan usaha syariah 424.917 488.591
3. Giro pada bank 1.181.568 107.816 1.217.286 108.256 Pendapatan operasional lainnya - neto 249.697 251.684
bih lanjut terkait i. Penugasan Umum 1.165.313 84.285 1.201.031 84.725 i. Penugasan Umum 2.672.990 3.153.922 2.674.110 3.155.266 Klaim atas kelebihan pembayaran pajak - 865
dengan penyebab ii. Penugasan Khusus
Cadangan kerugian penurunan nilai - Giro pada bank -/-
16.259
(4)
23.533
(2)
16.259
(4)
23.533
(2)
ii. Penugasan Khusus
b. Usaha syariah
312.263
390.539
408.176
488.591
312.263
390.539
408.176
488.591
Beban operasional lainnya - neto
Pembayaran bunga dan pembiayaan lainnya
(647.341)
(2.904.799)
(672.703)
(3.215.023)
penurunan pen- 4. Penempatan pada bank
i. Penugasan Umum
1.371.751
447.500
7.384.248
1.402.644
1.371.751
447.500
7.414.248
1.432.644
i. Penugasan Umum 390.492 488.450 390.492 488.450 Pendapatan bukan operasional - neto 10.222 10.488
Arus kas dari operasi sebelum perubahan aset dan liabilitas operasi 124.752 427.408
jualan BYD pada ii. Penugasan Khusus 924.333 5.982.000 924.333 5.982.000
ii. Penugasan Khusus
Total pendapatan bunga dan usaha syariah 3.375.792
47 141
4.050.689 3.376.912
47 141
4.052.033 Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi
Cadangan kerugian penurunan nilai - Penempatan pada bank -/- (82) (396) (82) (396)
awal tahun ini. 5. Efek-efek 1.173.253 1.433.923 1.173.253 1.433.923 2. Pendapatan usaha dari Ujrah 6.904 64 6.904 64 (Kenaikan) penurunan aset operasi :
Tagihan derivatif (50.589) (85)
“Kami saat ini 6. Tagihan derivatif
7. Pembiayaan dan piutang
50.674
38.975.812 41.189.214
85 50.674
38.975.812 41.189.214
85 3. Beban bunga dan beban bonus syariah
Pendapatan bunga dan usaha syariah - neto
(2.656.651)
726.045
(3.128.893)
921.860
(2.656.651)
727.165
(3.128.893)
923.204
Pembiayaan dan piutang 1.967.909 6.441.424
masih dalam pro- i. Penugasan Umum
ii. Penugasan Khusus
52.004.046
4.104.405
69.872.460
3.950.751
52.004.046
4.104.405
69.872.460
3.950.751 PENDAPATAN OPERASIONAL LAINNYA
Pembiayaan/piutang syariah
Aset Ijarah
747.569
(96.281)
1.155.766
-
ses rekonsiliasi data Cadangan kerugian penurunan nilai - Pembiayaan dan piutang -/- (17.132.639) (32.633.997) (17.132.639) (32.633.997) 4. Pendapatan (beban) dari asuransi Biaya dibayar dimuka
Piutang asuransi dan penjaminan
(3.265)
68.421
(5.329)
534.894
8. Aset Ijarah 96.281 - 96.281 - a. Pendapatan dari asuransi 16.469 21.675 16.469 21.675
dengan dealer, apa- Akumulasi penyusutan aset ijarah -/- (27.473) - (27.473) -
b. Premi reasuransi (7.498) (9.089) (7.498) (9.089)
Piutang penjaminan ulang (3.094) -
9. Piutang pembiayaan garansi - 3.161 - 3.161 Piutang reasuransi (670) -
kah order ini carry Cadangan kerugian penurunan nilai - Piutang pembiayaan garansi -/- - (3.161) - (3.161) Total pendapatan dari asuransi - neto 8.971 12.586 8.971 12.586 Aset reasuransi (125) 117
over atau new or- 10. Piutang setoran modal
11. Pajak dibayar dimuka
5.000.000
2.827
-
-
5.000.000
2.827
-
-
5. Beban klaim asuransi dan lainnya
6. Pendapatan dari penjaminan
(5.626)
65.792
(933)
90.527
(5.626)
65.792
(933)
90.527
Tagihan akseptasi
Aset lain-lain
15.206
5.228
(2.693)
17.916
der. Jadi, di Januari 12. Biaya dibayar dimuka
13. Piutang asuransi dan penjaminan
22.837
6.637
19.936
75.059
23.723
6.637
20.458
75.059
7. Kenaikan (penurunan) pada aset reasuransi 998 (494) 998 (494)
Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi :
2.650.309 8.142.010
2025 kami belum Cadangan kerugian penurunan nilai - Piutang asuransi dan penjaminan -/- (3.445) - (3.445) - 8. (Kenaikan) penurunan pada liabilitas asuransi (2.551) 1.059 (2.551) 1.059 Liabilitas segera
Liabilitas Devisa Hasil Ekspor
(51.848)
124.188
23.085
120.928
14. Piutang penjaminan ulang 3.094 - 3.094 - 9. Keuntungan transaksi mata uang asing - neto 4.865 6.828 4.865 6.828
bisa banyak ana- Cadangan kerugian penurunan nilai - Piutang penjaminan ulang -/- (3.094) - (3.094) - 10. Provisi dan komisi selain dari pembiayaan dan piutang 36.938 52.779 36.938 52.779
Liabilitas
Utang pajak
akseptasi (15.206)
(10.377)
2.691
5.012
lisa,” ujar Luther. 15. Aset reasuransi
i. Penugasan Umum
4.056
3.968
2.933
2.834
4.056
3.968
2.933
2.834
11. Keuntungan penjualan efek-efek 500 12.139 500 12.139 Liabilitas derivatif 48.462 1.421
Utang asuransi (2.842) 287
Dia yakin pamer- ii. Penugasan Khusus
16. Piutang reasuransi
88
670
99
-
88
670
99
-
12. Lain-lain
Total pendapatan operasional lainnya - neto
143.122
253.009
84.585
259.076
143.122
253.009
84.586
259.077
Utang penjaminan (16.689) (43.288)
Liabilitas asuransi 283 (1.289)
an IIMS 2025 akan 17. Tagihan akseptasi 138.126 153.230 138.126 153.230 13. 3HPEHQWXNDQFDGDQJDQNHUXJLDQSHQXUXQDQQLODLDVHWNHXDQJDQ (277.774) (16.932.394) (277.774) (16.932.394) Estimasi klaim penjaminan (2.879) (26.752)
i. Penugasan Umum 134.076 150.461 134.076 150.461 Liabilitas imbalan kerja (5.692) -
berdampak positif ii. Penugasan Khusus 4.571 3.391 4.571 3.391
14. Penyisihan kerugian estimasi klaim penjaminan 1.185 2.994 1.185 2.994
Liabilitas lain-lain 140.773 (104.154)
Cadangan kerugian penurunan nilai - Tagihan Akseptasi -/- (521) (622) (521) (622) 15. Beban operasional lainnya 208.173 (22.059)
terhadap penjual- 18. Penyertaan saham 44.076 30.628 - - a. Gaji dan tunjangan (420.035) (471.598) (437.532) (482.289)
Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi 2.983.234 8.547.359
an BYD. Namun, 19. Aset tetap
Akumulasi penyusutan aset tetap -/-
1.620.424
(712.843)
1.546.408
(631.786)
1.620.424
(712.843)
1.546.422
(631.787)
b. Umum dan administrasi (263.039) (298.743) (233.520) (299.239)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
F /DLQODLQ (14.004) (12.486) (14.037) (12.505)
Luther juga belum 20. Aset pajak tangguhan - neto
21. Aset lain-lain
150.655
27.574 37.090
- 150.993
23.421 36.600
-
Total beban operasional lainnya (697.078) (782.827) (685.089) (794.033)
Perolehan aset tetap (73.078) (22.559)
Penjualan efek-efek dalam kelompok nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya 261.361 517.053
dapat memproyek- TOTAL ASET 49.124.284 51.349.422 49.112.997 51.349.279 Kas neto diperoleh dari aktivitas investasi 188.283 494.494
sikan berapa target LIABILITAS
1. Liabilitas segera
35.131.655
17.283
42.587.956
69.131
35.120.367
17.283
42.587.812
69.131
Laba (Rugi) operasional 5.387 (16.531.291) 18.496 (16.541.152)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
surat pemesanan 2. Liabilitas Devisa Hasil Ekspor
3. Liabilitas akseptasi
245.116
138.647
120.928
153.852
245.116
138.647
120.928
153.852
16. Pendapatan bukan operasional - neto 76.867 627 63.420 10.488
Penerimaan pinjaman yang diterima
Pembayaran pinjaman yang diterima
31.983.829 29.298.758
(26.024.418) (40.239.514)
kendaraan (SPK) i. Penugasan Umum 134.076 150.461 134.076 150.461 Pembayaran efek-efek
Pembayaran liabilitas sewa
utang yang diterbitkan yang jatuh tempo (14.065.226)
(4.160)
(3.322.316)
(3.944)
ii. Penugasan Khusus 4.571 3.391 4.571 3.391 Laba (Rugi) sebelum beban pajak 82.254 (16.530.664) 81.916 (16.530.664)
dalam ajang IIMS 4. Utang pajak 8.727 16.279 8.728 16.279 Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan (8.109.975) (14.267.016)
2025. 5. Efek-efek utang yang diterbitkan
6. Liabilitas derivatif
8.140.064
49.939
21.981.313
1.477
8.140.064
49.939
21.981.313
1.477
17. Manfaat (beban) pajak 150.271 (1.583.663) 150.609 (1.583.663) Pengaruh perubahan kurs mata uang asing pada kas dan setara kas 4.865 6.828
Saat ini, ada em- 7. Pinjaman yang diterima
8. Utang asuransi
24.863.560
2.692
18.352.943
5.534
24.863.560
2.692
18.352.943
5.534 LABA (RUGI) TAHUN BERJALAN 232.525 (18.114.327) 232.525 (18.114.327)
PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS (4.933.593) (5.218.335)
pat model mobil i. Penugasan Umum 2.573 5.453 2.573 5.453
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 7.523.540 12.741.875
ii. Penugasan Khusus 119 81 119 81
BYD yang tersedia 9. Utang penjaminan 1.738 18.427 1.738 18.427
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN: KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 2.589.947 7.523.540
3HQJKDVLODQ UXJL NRPSUHKHQVLIODLQ\DQJDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL KAS DAN SETARA KAS TERDIRI DARI:
di Indonesia, yakni i. Penugasan Umum
ii. Penugasan Khusus
1.738
-
1.667
16.760
1.738
-
1.667
16.760 Perubahan nilai wajar efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
Kas 49 85
BYD M6 di segmen 10. Liabilitas asuransi
i. Penugasan Umum
9.507
9.256
6.672
6.474
9.507
9.256
6.672
6.474
komprehensif lain - neto 691 (19.145) 691 (19.145)
Giro pada Bank Indonesia 775 553
Giro pada bank 1.217.290 108.258
MPV, BYD Atto 3 di ii. Penugasan Khusus 251 198 251 198
Pajak terkait dengan komponen pendapatan komprehensif lainnya (152) (956) (152) (956) Penempatan pada bank - jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan 1.371.833 7.414.644
11. Liabilitas imbalan kerja 139.268 142.522 139.268 142.522
segmen SUV, lalu 12. Estimasi klaim penjaminan 444.847 448.911 444.847 448.911
5XJL SHQJKDVLODQNRPSUHKHQVLIODLQ\DQJWLGDNDNDQGLUHNODVL¿NDVLNHODEDUXJL
Total kas dan setara kas 2.589.947 7.523.540
i. Penugasan Umum 3.744 5.347 3.744 5.347
Hatchback BYD ii. Penugasan Khusus 441.103 443.564 441.103 443.564 Pengukuran kembali kewajiban imbalan pasti (2.437) (3.991) (2.437) (3.991)
LAPORAN PERHITUNGAN KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM
Dolphin, serta se- 13. Liabilitas sewa
14. Liabilitas lain-lain
2.949
1.067.318
5.337
1.264.630
2.949
1.056.029
5.337
1.264.486
Pajak terkait dengan komponen pendapatan komprehensif lainnya 536 31.641 536 31.641
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
(Dalam Jutaan Rupiah)
dan BYD Seal. Pada EKUITAS 13.992.629 8.761.466 13.992.630 8.761.467
(Rugi) Penghasilan komprehensif lain - neto setelah pajak (1.362) 7.549 (1.362) 7.549
31 Des 2024 31 Des 2023
tahun ini, BYD 15. Kontribusi modal pemerintah 42.602.431 37.602.431 42.602.431 37.602.431 TOTAL PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 231.163 (18.106.778) 231.163 (18.106.778) No. Keterangan Individual Konsolidasian Individual Konsolidasian
i. Penugasan Umum 23.589.123 23.589.123 23.589.123 23.589.123 (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit) (Diaudit)
akan gencar me- ii. Penugasan Khusus 19.013.308 14.013.308 19.013.308 14.013.308 Total Penghasilan (Rugi) Tahun Berjalan yang diatribusikan kepada : I. Komponen Modal
- Pemilik entitas induk 232.525 (18.114.327) 232.525 (18.114.327)
luncurkan model 16. Kerugian yang belum direalisasi atas efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui
penghasilan komprehensif lain, setelah pajak tangguhan (22.953) (23.492) (22.953) (23.492) - Kepentingan non pengendali - - - -
A. Modal Inti :
1. Modal Awal 4.321.587 4.321.587 4.321.587 4.321.587
baru, termasuk 17. Pengukuran kembali kewajiban imbalan pasti, setelah pajak tangguhan
18. Saldo laba(rugi)
148.347 150.248 148.347 150.248
Total 232.525 (18.114.327) 232.525 (18.114.327)
2. Cadangan Tambahan Modal (Disclosed Reserves) :
a. Modal Tambahan
9.406.433
38.280.844
9.406.433
38.280.844
4.289.631
33.280.844
4.289.631
33.280.844
merek premium, i. Telah ditentukan penggunaannya Total Penghasilan (Rugi) Komprehensif yang diatribusikan kepada : b. Hibah - - - -
a. Cadangan umum 322.161 322.161 322.161 322.161 F &DGDQJDQ8PXPGDQ7XMXDQ 1.080.396 1.080.396 1.080.396 1.080.396
Denza. b. Cadangan tujuan 758.235 758.235 758.235 758.235
- Pemilik entitas induk 231.163 (18.106.778) 231.163 (18.106.778)
d. Laba tahun lalu yang belum ditentukan penggunaannya setelah
ii. Belum ditentukan penggunaannya (29.815.592) (30.048.117) (29.815.592) (30.048.117) - Kepentingan non pengendali - - - - diperhitungkan pajak - - - -
“Tentunya kami 19. Kepentingan non-Pengendali - - 1 1 Total 231.163 (18.106.778) 231.163 (18.106.778) e. Rugi tahun lalu (-/-) (30.048.117) (30.048.117) (11.933.790) (11.933.790)
yakin ya, optimis- TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 49.124.284 51.349.422 49.112.997 51.349.279 f. Laba tahun berjalan
g. Rugi tahun berjalan (-/-)
setelah diperhitungkan pajak (50%) 116.263
-
116.263 -
- (18.114.327) (18.114.327)
-
tis dan confiden- LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS
h. Selisih penjabaran laporan keuangan Kantor Cabang Luar Negeri
1 ) Selisih lebih - - - -
ce secara result 31 DESEMBER 2024 dan 2023 2) Selisih kurang (-/-) - - - -
(Dalam Jutaan Rupiah) i. Potensi peningkatan/penurunan nilai wajar dari aset keuangan yang diukur
akan lebih baik Keuntungan/ Saldo Laba pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lainnya (-/-) (22.953) (22.953) (23.492) (23.492)
dari beberapa (kerugian) yang
belum direalisasi
Telah ditentukan penggunaannya j. Selisih antara Penyisihan Penilaian Kualitas Aset (PPKA) dan Cadangan
Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) atas aset produktif - - - -
pameran otomo- dari kenaikan nilai
wajar aset keuangan
Pengukuran kembali
3. Goodwill (-/-)
Jumlah ModaI Inti : 13.728.020
-
13.728.020
-
8.611.218
-
8.611.218
-
Kontribusi modal kewajiban imbalan Total ekuitas pemilik Kepentingan non
tif sebelumnya. Konsolidasian
Pemerintah
yang diukur pada
nilai wajar melalui
pasti, setelah pajak
Belum ditentukan
penggunaannya
entitas induk pengendali
Total Ekuitas B. Modal Pelengkap (Maks. 100% dari Modal Inti) :
Cadangan umum Cadangan tujuan 1. Cadangan Revaluasi Aset Tetap - - - -
Apalagi, ini awal penghasilan
tangguhan
2. Cadangan Umum PPKA (maksimal 1,25% dari ATMR) Risiko Kredit 328.567 328.567 343.385 343.385
komprehensif lain
tahun. Momen ini setelah dikurangi
Jumlah Modal Pelengkap :
C. Modal Pelengkap Tambahan Yang Memenuhi Persyaratan
328.567
-
328.567
-
343.385
-
343.385
-
pajak tangguhan
penting juga bagi Saldo per 31 Desember 2022 37.602.431 (3.391) 122.598 322.161 758.235 (11.933.790) 26.868.244 1 26.868.245
D. Modal Pelengkap Tambahan Yang Dialokasikan Untuk Mengantisipasi Risiko
Pasar - - - -
beberapa orang Kerugian yang belum direalisasi atas efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - neto, setelah pajak tangguhan - (20.101) - - - - (20.101) - (20.101)
II. Total Modal Inti dan Modal Pelengkap 14.056.587 14.056.587 8.954.603 8.954.603
III. Total Modal Inti, Modal Pelengkap dan Modal Pelengkap Tambahan Yang
untuk membeli Pengukuran kembali kewajiban imbalan pasti, setelah pajak tangguhan
Rugi tahun berjalan
-
-
-
-
27.650
-
-
-
-
-
-
(18.114.327)
27.650
(18.114.327)
-
-
27.650
(18.114.327)
Dialokasikan Untuk Mengantisipasi Risiko Pasar 14.056.587 14.056.587 8.954.603 8.954.603
IV. Penyertaan (-/-) (44.076) - (30.628) -
kendaraan baru,” V. Total Modal Untuk Risiko Kredit 14.012.511 14.056.587 8.923.975 8.954.603
Saldo per 31 Desember 2023 37.602.431 (23.492) 150.248 322.161 758.235 (30.048.117) 8.761.466 1 8.761.467
kata Luther. VI. Total Modal Untuk
VII. ATMR untuk Risiko Kredit
Risiko Kredit, Risiko Pasar dan Risiko Operasional 14.012.511
40.100.244
14.056.587
40.104.121
8.923.975
48.571.877
8.954.603
48.578.757
Harapan yang Modal Tambahan
Penugasan Khusus 5.000.000 - - - - - 5.000.000 - 5.000.000
VIII. ATMR untuk Risiko Pasar 56.062 56.062 1.078.982 1.078.982
IX. ATMR untuk Risiko Operasional 759.546 759.546 431.871 431.871
sama disampaikan Penghasilan yang belum direalisasi atas efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain - neto, setelah pajak tangguhan - 539 - - - - 539 - 539
X. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum yang Tersedia Untuk Risiko Kredit 34,94% 35,05% 18,37% 18,43%
XI. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum yang Tersedia Untuk Risiko Kredit,
produsen mobil Pengukuran kembali kewajiban imbalan pasti, setelah pajak tangguhan - - (1.901) - - - (1.901) - (1.901) Risiko Pasar dan Risiko Operasional 34,25% 34,35% 17,82% 17,88%
Laba tahun berjalan - - - - - 232.525 232.525 - 232.525
asal Korea Selatan, XII. Rasio Kelebihan Modal Pelengkap Tambahan
XIII. Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum yang Diwajibkan
0,00% 0,00% 0,00%
10% - <11% 10% - <11% 10% - <11% 10% - <11%
0,00%
PT Hyundai Motors Saldo per 31 Desember 2024 42.602.431 (22.953) 148.347 322.161 758.235 (29.815.592) 13.992.629 1 13.992.630
Catatan :
Indonesia (HMID). 1. Informasi keuangan di atas diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian Lembaga Pembiayaan
Ekspor Indonesia ("LPEI") dan Entitas Anaknya tanggal 31 Desember 2024 dan 2023, yang disusun
Chief Operating MANAJEMEN PEMILIK
RASIO KEUANGAN oleh manajemen LPEI dan telah diaudit oleh KAP Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (anggota
jaringan global RSM) dengan rekan penanggung jawab adalah Bimo Iman Santoso, CPA, auditor
31 DESEMBER 2024 DAN 2023
Officer (COO) LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
(Dalam persentase)
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia, dengan
RSLQLDXGLWWDQSDPRGL¿NDVLDQVHEDJDLPDQDWHUFDQWXPGDODPODSRUDQQ\DWDQJJDO)HEUXDUL\DQJ
HMID Fransis- DEWAN DIREKTUR
INDIVIDUAL WLGDNWHUFDQWXPGDODPSXEOLNDVLLQL.DUHQDLQIRUPDVLNHXDQJDQGLDWDVGLDPELOGDUL/DSRUDQ.HXDQJDQ
Konsolidasian, dengan demikian informasi tersebut bukan merupakan penyajian yang lengkap dari
Jakarta, 11 Februari 2025
No. Rasio 31 Des 2024 31 Des 2023 SE&O
cus Soerjoprano- - Pelaksana Tugas Ketua Dewan Direktur merangkap Direktur Eksekutif : Yon Arsal
NEGARA REPUBLIK INDONESIA
(Diaudit) (Diaudit)
Laporan Keuangan Konsolidasian.
2. Laporan Keuangan Publikasi di atas disajikan sesuai dengan peraturan sebagai berikut: LEMBAGA PEMBIAYAAN EKSPOR INDONESIA
- Anggota Dewan Direktur : Kasan I. Permodalan a. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 58/PMK.06/2020 tentang "Pembinaan dan
to mengharapkan - Anggota Dewan Direktur : Arus Gunawan
100% 1. CAR dengan memperhitungkan risiko kredit 34,94% 18,37% Pengawasan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia";
b. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 9/POJK.05/2022 tentang "Pengawasan Lembaga
penjualan otomotif - Anggota Dewan Direktur : Dwi Teguh Wibowo
2. CAR dengan memperhitungkan risiko kredit dan risiko pasar
II. Kualitas Aset
34,25% 17,82%
Pembiayaan Ekspor Indonesia";
F 3HUDWXUDQ 2WRULWDV -DVD .HXDQJDQ 1R 32-. WHQWDQJ 3HQ\DPSDLDQ /DSRUDQ
nasional dapat ber- DIREKTUR PELAKSANA
PEMILIK INTI
1. NPF Neto
III. Rentabilitas
4,52% 4,54% Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik";
d. Peraturan No. VIII.G.7, Lampiran Keputusan Ketua Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
Yon Arsal Anwar Harsono
- Direktur Pelaksana : Anton Herdianto
angsur-angsur pu- - Direktur Pelaksana : Sam Malee
1. Return on Asset (ROA)
2. Return on Equity (ROE)
0,17%
2,51%
-22,74%
-71,71%
Keuangan (BAPEPAM-LK) No. KEP-347/BL/2012 tanggal 25 Juni 2012 tentang "Penyajian dan
Pengungkapan Laporan Keuangan Emiten atau Perusahaan Publik";
Plt. Direktur Eksekutif Plt. Direktur Pelaksana
lih, seiring dengan - Pelaksana Tugas Direktur Pelaksana : Maqin U. Norhadi NEGARA REPUBLIK INDONESIA
3. Net Interest Margin (NIM)
4. Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional
0,86% 1,04% e. Peraturan Menteri Keuangan No.183/PMK.08/2021 tanggal 14 Desember 2021 tentang Penugasan
.KXVXV .HSDGD /HPEDJD 3HPELD\DDQ (NVSRU ,QGRQHVLD \DQJ PHQFDEXW 3HUDWXUDQ 0HQWHUL
gelaran IIMS 2025. - Pelaksana Tugas Direktur Pelaksana : Anwar Harsono 100% (BOPO)
IV. Kepatuhan (Compliance)
99,85% 483,24% Keuangan No.198/PMK.08/2017 tanggal 21 Desember 2017 tentang Penugasan Khusus kepada
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia.
3. Kurs tukar mata uang asing untuk 1 USD per tanggal 31 Desember 2024 dan 2023 adalah masing-masing
M e n u r u t nya , - Pelaksana Tugas Direktur Pelaksana : T. Wahyu P. Wibowo 1. PDN Keseluruhan 0,40% 12,09% sebesar Rp16.095,00 dan Rp15.397,00.
Hyundai menyiap-
Names mentioned 18 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×2
unresolved
org
PT Hyundai Motors
p.1
unresolved
org
Mawar & Rekan
p.1
unresolved
person
Bimo Iman Santoso
p.1 ×2
unresolved
—
Pelaksana Tug
· Ketua
p.1 ×4
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.1
unresolved
org
Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Yon Arsal
p.1
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.1 ×2
unresolved
person
Plt.
· Direktur
p.1 ×2
unresolved
person
Plt. Direktur Pelaksana
· Direktur Eksekutif
p.1
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.