Skip to content
Back to announcement

Checklist Bapepam.pdf

Financial statement Text extracted BBRI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 73

Page 1 OCR 0.916
Page 1 of 73

CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA

etunjuk Pengisian Checklist:

1.

5.

Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).

. Tanda (V) diisi pada kolom "Ada" apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya

pada kolom 'Keterangan' ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda V) diisi pada kolom "Tidak Ada" dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.

Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki Pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda
(V) diisi pada kolom 'N/A',

Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).

Data Umum

Nama Emiten/Perusahaan Publik PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Bidang Usaha Keuangan/Perbankan

Jenis penawaran Umum -

Desember Desember
Tahun 2024 Tahun 2023
Nama Kantor Akuntan Publik Purwantono, Purwantono,

Sungkoro & Surja | Sungkoro'& Surja
(Ernst & Young) (Ernst & Young)

Nama Partner Christophorus Christophorus
Alvin Kossim Alvin Kossim
Opini Akuntan Ungualified Ungualified
Opinion Opinion

Catatan tentang Opini (jika ada) - -

pd gp
Page 2 OCR 0.912
Page 20f73

“ disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.

Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung v
Jawab Direksi Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi v
Akuntan Yang Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”

Data Keuangan Penting

Dalam jutaan Rupiah

Periode Iaporan keuangan Desember Desember
Tahun 2024 Tahun 2023
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 199.266.252 181.214.528
Laba (rugi) bruto 142.057.190 137.402.021
Laba Operasional 78.578.018 76.828.737
EBITDA . - -
Laba (rugi) Bersih periode
berjalan 60.643.808 60.425.048
Laba (rugi) komprehensif 62.131.602 61.053.659
Laba Per saham (dasar) 399 398
Laba Per saham (dilusian) 399 398
Periode laporan keuangan Desember Desember
Tahun 2024 Tahun 2023
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 1.992.983.447 1.965.007.030
Jumlah Aset Lancar - -
Jumlah Aset Tidak Lancar - -
Jumlah Liabilitas 1.669.794.400 1.648.534.883

Page 3 OCR 0.890
Page 3 of73

Periode laporan keuangan Desember Desember
Tahun 2024 Tahun 2023

Jumlah Liabilitas Jangka

Pendek - -

Jumlah Liabilitas Jangka

Panjang - -

Jumlah Ekuitas 323.189.047 316.472.142
Modal Disetor 7.577.950 7.577.950
Saldo Laba 218.092.826 213.711.422

Rasio Keuangan”
NPL Gross (Bank BRI Only) 2,949 3,12Yo
LDR (Bank BRI Only) 89,399 84,73Ya
CAR (Bank BRI Only) 24,41Y6 25,23Y6
ROA (Bank BRI Only) 3,76Y0 3,93Y6
ROE (Bank BRI Only) 22,91Y9 22 ,94Yo

| “dapat disesuaikan berdasarkan industrinya

Catatan:

1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan
Emiten atau Perusahaan Publik.

2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-
LK No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.

Laporan Keuangan Terdiri dari:

Laporan posisi keuangan pada akhir periode
Laporan laba rugi komprehensif selama pericde
Laporan perubahan ekuitas selama periode
Laporan arus kas selama periode

slulnjm
PN

Page 4 OCR 0.916
Page 4 of 73

Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang dis:
Perusahaan menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.

Catatan atas kabaran Keuangan

Ketentuan Umum

1. | Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan urutan sebagai
berikut: .

a. gambaran umum Perusahaan:

b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan akuntansi sidnifikan yang
diterapkan:

GC. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan posisi keuangan,
laporan laba rugi komprehensif, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai
dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos, dan

d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:

1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan di bagian manapun
dalam laporan keuangan: dan

2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi
Informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

2. | Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase untuk menjelaskan
adanya bagian dari suatu jumlah, tidak menggunakan kata “sebagian”.

3. | Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing pos mengenai Aset
yang dijaminkan, narma pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan.

4. | Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis dan nilai aset yang !
diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta pendapat j
manajemen atas kecukupan pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.

Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan

Gambaran Umum Perusahaan

Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:

. Pendirian perusahaan

1) | Riwayat ringkas perusahaan: v La

2) | Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan dari instansi yang vV L.a
berwenang, dan nomor serta tangga! Berita Negara:

3) | Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang dijalankan pada periode v La
pelaporan:

4) | Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha: v

Page 5 OCR 0.918
Page 50f73

perusahaan
melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara signifikan pada periode laporan yang
disajikan, wajib disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau
perampingan usaha dan kapasitas produksinya: dan

5) | Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial, Dalam hal

6)

Nama entitas Induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok usaha (ultimate parent
of the group). Dalam hal tidak dapat diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.

7

Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki.

8)

Khusus Industri Jalan Tol

Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari penyelenggaraan jalan
tol tersebut.

»

Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang berwenang.

10)

Khusus untuk Industri Perbankan

Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta izin untuk menjalankan
kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika ada).

La, Lf

IL

Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
. Nama lokasi,
. Nama pemilik izin tokasi,
. Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh temponyaj
. Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik izin lokasi: dan
. Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset Minyak dan Gas Bumi
per tanggal Laporan Posisi Keuangan,
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
. Nama lokasi:
Nama pemilik ijin lokasi:
Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh temponya:
Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan pemilik ijin lokasi:
Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak yang melakukan
sertifikasi, dan tanggal sertifikasi:
. Jumlah produksi pada tahun berjalan: dan
Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan eksploitasi/pengembangan oleh
Perseroan hingga tanggai laporan posisi keuangan.

12)

Khusus Industri Kehutanan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan,

Page 6 OCR 0.891
Page 6 of 73

C) sisa umur HPH.

b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa sisa manfaat HP) an

a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila entitas induk tidak memiliki
baik langsung maupun tidak langsung melalui entitas anak, lebih dari 5096 (lima puluh
perseratus) hak suara yang sah:

b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung lebih dari 5096 (lima

puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial atas investee tidak diikuti dengan

pengendalian:

akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila laporan keuangan

tersebut digunakan untuk menyusun laporan keuangan konsolidasian dan tanggal atau

periode berbeda dari tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda,

sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas anak untuk

mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk dividen tunai, atau pembayaran kembali

pinjaman atau uang mukaj

8) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian kepemilikan entitas
Induk pada entitas anak yang tidak mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas induk: dan

c,

d

b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk penawaran Efek yang vV 1.c
diterbitkan di luar Indonesia,
2) | Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan: v 1.c
3) | Bursa tempat Efek dicatatkan: dan v Lc
4).| Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang diterbitkan (corporate v Lc
action) sejak penawaran umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir
& Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara langsung maupun tidak v 1l.f
langsung:
2) | Tempat kedudukan, vV lf
3) | Jenis usaha: v 1
2) | Tahun beroperasi secara komersial, vV 1
5) | Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda):
6) | Total Aset: dan vV 1
7) | Informasi penting lainnya antara lain:

Page 7 OCR 0.922
Page 70f73

duk harus
mengungkapkan:

(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari hilangnya Pengendalian, dan
porsi dari keuntungan atau kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa
investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar pada tanggal hilangnya
Pengendalian:

(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan:

(3) jumlah harga yang diterima:

(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas:

(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis laiinya dimana
Pengendalian dilepaskan: dan

(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.

T) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas

Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Sig n
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hai sebagai berikut:

d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) | Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan komisaris, dan komite L.e
audit,
2) | Cakupan manajemen kunci, dan v Le
3) | Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan vV Le,lf
tetap selama periode yang bersangkutan, secara konsolidasi untuk Perusahaari dan entitas
anak.
8. Penerbitan Laporan Keuangan
1) | Tanggai laporan keuangan diotorisasi untuk terbit: dan v Surat Pernyataan Direksi
Tentang Tanggung Jawab
Atas Laporan Keuangan
Konsolidasian
2) | Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. v Surat Pernyataan Direksi

Tentang Tanggung Jawab
Atas Laporan Kelangan
Konsilidasian

a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah disusun dan disajikan vV Za
sesuai dengan SAK.

b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan

Page 8 OCR 0.921
Page 8 of 73

1) | Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis (historical cost), biaya

2.a
perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto (net realizable value), Nilai Wajar (fair
value) atau jumlah yang dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) | Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali untuk laporan arus kas. 2.a
3) | Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan, meliputi:
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak: 2.
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata uang fungsional
Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang signifikan: dan
C) alasanperubahan mata uang penyajian (jika ada).
4) | Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada).
Cc Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan oleh Manajemen
1) | Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan atau bagian 2.a0
lain dari catatan atas laporan keuangan, pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam
proses penerapan kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan terhadap
jumlah yang diakui dalam laporan keuangan:
2) | Perusahaanharus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa 2.a0
depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan,
yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terfadap jumlah
tercatat Aset dan Liabllitas dalam periode pelaporan berikutnya: dan
3) | Berkaitan dengan Aset dan Liabilltas sebagaimana dimaksud dalam angka 2), catatan atas 2.a0
laporan keuangan memasukkan rincian atas sifat dan jumlah tercatat pada akhir perlode
pelaporan.
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu :
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya yang diterapkan dan
relevan untuk memahami laporan keuangan. Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi
tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
1) | Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi pos-pos entitas induk 2.b
dan entitas anak:
b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam laporan keuangan entitas 2.b
induk,
C) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan tanpa kehilangan
Pengendalian atas entitas anak:
@) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian atas entitas anak,
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan penyajian kepentingan 2.b
nonpengendali: dan
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas yang dikorsolidasi telah 2.b
dieliminasi.
2) | Kombinasi bisnis !

wd

Page 9 OCR 0.878
a)

b)
9
d)

Page 9 of 73

metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk metode yang digunakan
untuk mengukur kepentingan nonpengendali:

pengakuan awal untuk goodwill:

pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwili: dan !

kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis yang ada di:Perusahaan,
antara lain:

(1) pembelian dengan diskon,
(2) akuisisi secara bertahap: dan
(3) imbalan kontinjensi.

Yang harus dijelaskan antara lai

3) | Kas dan setara kas, :

t3)

Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan komponen kas dan setara vV 2.2
kas,
4) | Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, termasuk perlakuan atas v 2.c
biaya transaksi,
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori: vV 2.
(3) ketentuan saling hapus darl instrumen keuangan: v 2.
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar instrumen keuangan, v 2
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan penurunan nilai dari aset v 2.c
keuangan:
(5) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan: v 2.c
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung nilai, selain penjelasan
sebagaimana dimaksud dalam angka (1), angka (2), angka (3), angka (4), angka
(5), dan angka (6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai:
(Ca) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai: .
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai atas instrumen
keuangan derivatif: dari
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk, v 2
(2) pengakuan awal Sukuk, v 2.6
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk: v 2.c
(4) Penyajian pendapatan sukuk: dan v 2.c
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi. v 2.c

wd 9
Page 10 OCR 0.903
Page 10 of 73

(1) pengakuan awal Sukuk: :

(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk:

(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk:

(4) posisi penyajian Sukuk: dan

(5) akad syariah yang digunakan.

5) | Khusus Industri Perbankan

2) Giro Wajib Minimum ,
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah giro wajib minimum. v 4,49

b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada Bank Indonesia dan Bank v 2f
Lain. :

c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan pada Bank Indonesia vV 2g
Gan Bank Lain. :

6) | Piutang Reverse Repo
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo, metode pencatatan v 2.u
dan pengukurannya.
7) | Khusus Industri Perbankan
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah i
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki, i
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah,dan !

C) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan. : v
8) | Khusus Industri Perbankan
a) Kredit

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan,

(2) Dasar penyajian atas kredit:

(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko portofolio kredit:

(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN (jika ada): dan

(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi

Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih

Yang harus dijelaskan antara Iain:

(1) Dasar penilaian dan penyajian:

(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang diberikan dengan saldo

piutang/pembiayaan yang tidak dapat ditagih: dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari realisasi penjualan agunan.

Lt

LL

11, 49
39

11.f, 39

KK At

2.9

SL

2.9

Page 11 OCR 0.916
Page 11 of 73

91K

husus untuk Industri Pembiayaan

Piutang Pembiayaari Konsumen

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen, dan

b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset pembiayaan konsumen dari
konsumennya, N

10) | Anjak Piutang

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa recourse):

b) Penyajian transaksi anjak piutang:

C) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan jumlah bersih piutang
dialihkan: dan

d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak piutang(ditagihkan kembali ke klien
atau ditanggung oleh perusahaan).

11) | Sewa

Yang harus dijelaskan antara lain:

2) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa:

b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pernbiayaan atau sewa operasi: dan

C) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee dan/atau:lessor.

12) | Persediaan : :

yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang digunakan dan

rumusan biaya yang digunakan.

a) Khusus Industri Kehutanan v
HTI Dalam Pengembangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada negara, pemeliharaan

sarana dan pra-sarana.

HTI Siap Panen

Yang harus dijelaskan antara lain:

Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.

Khusus Industri Perkebunan v

Tanaman Perkebunan

Yang harus dijelaskan antara lain:

(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan, tanaman belum

menghasilkan, atau tanaman telah menghasilkan:
(2) Dasar penilaian dan pengukuran:
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum menghasilkan ke tanaman telah
menghasilkan, . :
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang disusutkan: dah
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.

b:

sc

Page 12 OCR 0.893
!
Page 12 of 73

€) Khusus Industri Peternakan

Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(L) Hewan ternak telah menghasilkan :

(a) Metode penilaian:

(b) Metode amortisasi (deplesi): dan

(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :

(a) Metode penilaian: dan

(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat berpindah menjadi hewan

ternak telah menghasilkan.

13) | Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap:

v 2.0
b) pengukuran setelah pengakuari awal Aset Tetap: v 2.0
Cc) pengelompokan Aset Tetap: v 2.0
d) metode penyusutan yang digunakan: v 2.0
@) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap: vV 2.0
P estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan: v 2.0
9) penghentian pengakuan: vV 2.0
h) nilai residu, dan vV 2.0
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi umur ekonomis, v 2.0

metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap akhir periode pelaporan.

14) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat investasi pada

asosiasi.

15) | Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama v
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk mencatat bagian partisipasi

dalam Ventura Bersama.

16) | Pola Kerjasama

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Kriteria dari bentuk kerjasama,

b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan Ilabilitas yang timbul: dan

Cc) Sistem pembagian hasil, jika ada.

17) | Aset Tak Berwujud

Yang harus dijelaskan antara lain :

a) pengakuan awal Aset Takberwujud:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud,

Cc) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur manfaat terbatas,

diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan dan umur manfaatnya:

&
ng
5

Page 13 OCR 0.904
Page 13 of 73

d) sumber terjadinya Aset Takberwujud:

2) metode amortisasi yang digunakan:

f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud: dan

9) riset dan pengembangan (jika ada),

18) | Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk dijual vV
Yang harus dijelaskan antara lain: 6

a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar diklasifikasikan sebagai

aset yang dimiliki untuk dijual: dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual.

19) | Properti Investasi : 1 v

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) pengakuan awal Properti Investasi:

b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi:

C) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya:

d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model biaya: dan

€e) penghentian pengakuan Properti Investasi.

20) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v

Aset Minyak dan Gas Bumi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah tercatat bruto,

b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (iImpairment) dan penilaian kembali aset
(revaluasi):

C) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan:

d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang digunakan: dan

e) Pertanggungan Asuransi.

21) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan kemungkinan terjadinya v 2.p
penurunan nilai, dan 1
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan dan pembalikannya. v 2.p
22)! Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera. : v“ 2.s

Simpanan Nasabah

Yang harus dijelaskan antara lain: !
a) Penjelasan atas simpanan, dan i vV 2t
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan. v 2t
Simpanan dari bank lain

Yang harus dijelaskan antara lain:

Page 14 OCR 0.915
Page 14 of 73

) Penjelasan atas simpanan dari bank lai
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan, dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.

LI

aa an al

23)

Provisi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) kondisi provisi yang harus diakui: dan
b) dasar penentuan nilai provisi.

LX

24)

Utang Repo

Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode pencatatan dan
pengukurannya.

25)

Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/ Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH,
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan:
C) Metode penyusutan prasarana PLHj dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan:
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi,
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan, dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.

28)

Khusus Industri Pertambangan Umum.

Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang masih berjalan
dengan penjelasan mengenai jangka waktu kontrak untuk Area of Interest yang
bersangkutan:

b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi yang sudah menemukan
adanya Cadangan Terbukti dengan penjelasan bahwa amortisasinya baru akan
dilaksanakan pada saat dimulainya produksi: |

Cc) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan kapitalisasi biaya
pekerjaan konstruksi dan prasarana, dan

d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan penjelasan janotka waktu
perijinan penambangan, taksiran umur ekonomis tambang dan dasar perhitungan
amortisasi.

Page 15 OCR 0.925
Page 150f73

a Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan, Penyisihan
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH:

b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan: dan

C) . Metode penyusutan prasarana PLH.

27)

Pengakuan Pendapatan
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar pengukuran yang
digunakan berdasarkan jenis pendapatan yang ada: dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, kebijakan pengakuan
pendapatan dan penjualan dari hubungan keagenan serta beban terkait.

2.aa, Zah, 2ac

b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan metoda persentase
penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk menentukan tahap
penyelesaian suatu kontrak.

Cc) Khusus Industri Asuransi
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
ta) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang belum merupakan
pendapatan,
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi prospektif dan retroaktif, dan

(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim

Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang disetujui, Hidaimn dalam

proses penyelesaian, klaim yang terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim, dan

(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.

d) Khusus Industri Real Estate
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real Estat:
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek:
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang lebih rendah dari nilai
tercatat proyek:
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit Real Estat,

(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan mendasar pada lestimasi kini:
dan

(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.

Page 16 OCR 0.881
Page 16 of73

28) | Program Loyalitas Pelangan

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas pelanggan

29) | Transaksi dan Saldo dalam mata uang asing

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata uang asing,

b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset dan liabilitas moneter:
dan

Cc) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi dan salde dalam mata
uang asing.

30) | Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasis v

b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan: dan 1 v 44

31) | Hibah Pemerintah

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang metode penyajian dalam v

laporan keuangan,

32) | Pajak Penghasilan

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak tangguhan:

b) ketentuan mengenai saling hapus,

C) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhanj dan

d) metode yang digunakan daiam menilai aset (liabilitas) pajak tangguhan.

33) | Imbalan Kerja

Yang harus dijelaskan antara lain:

a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan:

b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang diselenggarakan oleh
Perusahaan,

C) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan keriglan aktuarial:
dan

d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan penyelesaian:

34) | Saham Treasuri

Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran atas pembelian,

penjualan, atau pembatalan saham treasuri.

35)| Pembayaran Berbasis Saham

Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi untuk transaksi pembayaran berbasis vV 2.af, 2.ag

saham yang diselesaikan melalui instrumen ekuitas dan/atau diselesaikan : i melalui Kas,

termasuk pengukurannya. :

36)! Kuasi-Reorganisasi
Yang harus dijelaskan antara lain: :
3) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi: : v

2.ah, 2ai
2.ah, 2ai

2.ah, 2at

38

2.ak
2.ak
2.ak

KAT

2.ae, 42
2.ae, 42

2.ae, 42

2.ae, 42
1d

KK RL.

Page 17 OCR 0.891
Page 17 ot 73

) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas: dan

Bae ia aa

v
C) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan Liabilitas. v
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) | Biaya Pinjaman vV
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya pinjaman
dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset kualifikasian. :
38) | Segmen Operasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh manajemen untuk 2.al
mengidentifikasikan Segmen Operasi. :
39) | Laba (Rugi) per saham !
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per saham dasar dan laba 2.ag
(rugi) per saham dilusian. '
3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan i
a, Aset :
1) | Kas dan Setara Kas ! v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga:
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata uang
asing,
Cc) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode pelaporan, dan
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak dapat ditunakan oleh
kelompok usaha disertai pendapat manajemen.
2) | Khusus Industri Perbankan
a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan jenis mata uang. 3
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis mata uang (nilai 4
dalam mata uang original), dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan posisi GWM bank pada 49
saat periode pelaporan.
Cc) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain: :
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata uang: !
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai: ! 5
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk masing-masing giro: 5

meal “TO
Page 18 OCR 0.904
Page 18 of 73

(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak yang mempunyai

v 5, 44

hubungan istimewa dan pihak ketiga,

(4 Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan v 5,49

(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumiah penyisihan penurunan nilai. v 5

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank | Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata uang: ! v 6

(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami penurunan nilai (impaired) dan v 5
tidak mengalami penurunan nilai (unimpaired), i

(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok): v 6

(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v 6

(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang mempunyai hubungan vV 6, 44
istimewa dan pihak ketiga:

(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: v 49

(7) Jumiah dana yang diblokir dan alasannya:

(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank bermasalah, bank! 'beku Gperasi
atau likuidasi termasuk tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang, dan

(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan penurunan nilai. v 6

3)

Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a)
b)
9
d)
e)

la)
3)

h)
»

jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:
jumlah piutang menurut debitur:
jumlah piutang menurut mata uang)
alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai,
jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang: !
pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau keyakinan manajemen
atas ketertagihan piutang apabila tidak dibentuk cadangan:
piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan dijaminkan:
jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga efektif, dan
Informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer, meliputi:

(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, dan ikatan penting
lain yang diatur dalam perjanjian: dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada).

Page 19 OCR 0.903
Page 19 of 73

a) Piutang Premi v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(4) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur,

(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi: dan
(3) Jumiah piutang premi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

b) Piutang Koasuransi : v
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain: !
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur: 8
(2) Jumlah menurut jenis asuransi, dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
Cc) Piutang Reasuransi v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(4) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur,
(2) Jumiah piutang atau utang reasuransi yang disalinghapuskan: dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi . v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pthak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi:
(3) Jumlah piutang menurut mata uang: dan :
(MH Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas. |
5) | Khusus Industri Pembiayaan v
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan (contoh: kendaraan
bermotor, elektronik, rumah, dan lain-lain):
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen:
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan dengan transaksi kerja
(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola piutang, penerusan
pinjaman dan pengambilalihan piutang apabila perusahaan membagi risiko tidak
tertagihnya piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi di atas:
(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui: !
(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan atas piutang
pembiayaan konsumen yang diberikan berdasarkan objek pembiayaan:
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: dan

(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau digunakan sebagai
jaminan atas utang.

Page 20 OCR 0.913
Page 20 of 73

gihan Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain: :
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan recourse, beserta
jumlah utang retensi anjak piutang dan pendapatan anjak piutang (tanpa
recourse) serta pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse), dan

b) Ta :

(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan jumlah piutang yang
diperoleh serta ikatan penting yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

Cc) Piutang Sewa Pembiayaan !
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga:

(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa
minimum pada akhir periode pelaporan. Di samping itu, lessor mengungkapkan

investasi sewa bruto dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir

periode pelaporan, untuk setiap periode berikut: i
(a) kurang dari satu tahun
(b) tebih dari satu tahun sampai lima tahun :
(c) tebih dari lima tahun :
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima:
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat lessor:
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas pembayaran sewa minimum:
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam periode: dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.

d) Piutang Sewa Operasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan dalam sewa operasi
yang tidak dapat dibatalkan untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun

(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada periode: dan

(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor. :

6)

Khusus Kontrak Konstruksi

Piutang Retensi

Yang harus diungkapkan antara lain: $
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi: dan

b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang retensi. !

yA 9
Page 21 OCR 0.888
Page 21 073

7) | Tagihan Bruto kepada Pelanggan

Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari setiap kontrak
konstruksi.

Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel yaitu :

a) biaya kontrak yang terjadi:

b) laba yang diakui:

Cc) kerugian yang terjadi: dan

Gd) pekerjaan yang sudah ditagih (termin). :

8) | Piutang Reverse Repo :
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan: v 9
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek: vV 9
C) Nama pihak/counterparty, vV 9
d) Lokasi Efek jaminan, v 9
e) Tingkat bunga piutang reverse repo: v 9
? Cadangan kerugian penurunan nitai (jika ada): dan v
9) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada). v

9) | Agunan Yang Diambil Alih
Yang harus diungkapkan antara 'ain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih: v 17
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih dengan saldo piutang V 17

yang tidak tertagih: dan
C) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul setelah pengambilalihan v
agunan tersebut. H
10) | Piutang Dividen dan Bunga v 17
- Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan dividen, bunga, dan

dendakepada pihak lain. $

11) | Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan-antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang: v 17
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN): dan v 17
€) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. vV

12) | Aset Keuangan Lainnya v 7, 8, 10

Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang bersifat lancar
maupun tidak lancar.

a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang dipisahkan'antara pihak
ketiga dan pihak berelasi.

b) Yang harus diungkapkan antara lain: :
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan rincian investasinya:

Page 22 OCR 0.905
Page 22 of 73

2D

laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan berdasarkari klasifikasi,
baik yang disajikan pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang
diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan:

(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode suku bunga efektif
untuk aset keuangan selain yang diukur pada nilai wajar melalui laba:rugi,

(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto yang belum Giamortisasi,
untuk Efek dimiliki hingga jatuh tempo,
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada).

(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk aset keuangan yang
diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh tempo,

(7) jika terdapat reklasifikasi aset kevangan, maka wajib diungkapkan:

(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori:

(b) alasan reklasifikasi: dan

(C) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh tempo yang telah
direklasifikasi dalam kelompok tersedia untuk dijual.

(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai agunan untuk Liabilitas

(9) atau liabilitas kontinjensi serta syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan
tersebut,

(10) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada), termasuk mutasinya,
dipisahkan antara aset keuangan yang mengalami penurunan nilai dan aset
keuangan yang tidak mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, termasuk beban
penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi, dan

(31) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas investasi
yang tersedia untuk dijual yang direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh
tempo.

13) | Khusus Deposito v
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi:

b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan:

C) jenis dan jumlah deposito dalam rnata uang asing, dan

d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito tersebut.

14) | Khusus Investasi pada Sukuk

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah: , V 7
b) tujuan model usaha yang digunakan, : vV
C) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan penyebabnya: dan : v
d) Nilai Wajar untuk Investasi yang diukur pada biaya perolehan, H v 7

Page 23 OCR 0.920
15

Page 23 of 73

Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara laii
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar sfek berdasarkan jenis,
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga:

C) Tingkat suku bunga rata-rata pertahun: dan

d) Informasi penting lainnya.

16)

Khusus Unit Penyertaan Reksadana

Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:

a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih: dan

b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos pendapatan
komprehensif lainnya maupun yang diakui sebagai laba atau rugi periode berjalan

17)

Khusus Wesel Tagih :
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit, kisaran tingkat:bunga,

jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi
usaha atau lainnya).

18

Khusus Industri Asuransi
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana jaminan.

19)

Pinjaman Polis

Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang:

b) Tingkat suku bunga.

20)

Khusus Industri Perbankan

Kredit

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor ekonomi dan jangka
waktu serta kolektibilitas,

b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan,

Cc) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga,

d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang diberikan:

e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun,

?» Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah cadangan penghapusan
menurut ketentuan Bank Indonesia,

9) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan rasio jumlah
cadangan kerugian penurunan nilai Aset keuangan yang telah dibentuk terhadap

jumlah minimum cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia: i

h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan kolektibilitas,

1) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik selaku pimpinan,
agen, atau anggota sindikasi,

& tertata 4

&

11
11
14
49
49
49

49

11, 49

49

Page 24 OCR 0.906
Page 24 of 73

» Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN. berdasarkan periode pembelian, jika ada:
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas Maksimum Pemberian

49
Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh Bank Indonesia,
D Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penutunan nilai. v 11
21) | Tagihan dan Liabilitas Akseptasi i
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan Ilabilitas berdasarkan pihak, mata uang, dan jatuh tempo, v 14
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah cadangan penghapusan v 14, 49
dan mutasi selama periode berjalan:
Cc) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, v 14
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan kerugian penurunan nilai v 14
tagihan akseptasi :
22) | Persediaan

a) Yang harus diungkapkan antara lain: i

(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat menurut klasifikasi
yang sesuai bagi Perusahaan, i

(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai Wajar dikurangi biaya
untuk menjual:

(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama periode berjalan:

(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan
yang diakui sebagai beban dalam periode berjalan:

(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai yang diakui sebagai
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban dalam periode
berjalan:

(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang
diturunkan,

(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk persediaan yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka diungkapkan:

(WI) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(I) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, dan alasan
dijaminkan: dan

(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan alasannya.

WA 4

Page 25 OCR 0.921
Page 25 of 73

Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi yang harus
diungkapkan antara Jain:

(1) Makanan dan minuman,
2) Perlengkapan: dan
(3) Barang Dagangan.

b) Khusus Industri Perhotelan vV

c) Khusus Industri Real Estat
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
(a) Tanah Matang: :
(b) Unit Bangunan: dan 1
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian. :
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan jual belinya telah

berlaku namun penjualannya belum diakui, termasuk jumlah utang terkait yang
akan dialihkan, bila ada.

d) Tanah untuk Pengembangan
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan:

(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke tanah untuk
pengembangan: dan

(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.

e) Khusus Industri Media !
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : tokal, impor (media televisi):
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (madia cetak):
(3) Barang promosi dan barter (media cetak): dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.

? Khusus Industri Rumah Sakit
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan,
(2) Perlengkapan medis (disposable): dan
(3) Persediaan lainnya

9) Khusus Industri Peternakan
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi tertentu,
seperti hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual: dan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan,
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:

Page 26 OCR 0.900
(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut klasifikasi hewan ternak
telah menghasilkan dan hewan ternak belum menghasilkan:

(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling
tidak 2 tahun terakhir,

(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan:

(d) ' Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan atau penghapusan
persediaan yang mati atau hilang:

(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asutansi dan
risiko yang ditutup:

(H Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian
atau metode penghapusan langsung:

(9) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai pertanggungan asuransi, dan

(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima

jaminan.

23) | Pajak Dibayar Di muka '

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya: dan

b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya.

24) | Biaya Dibayar Dimuka

Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah.

25) | Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk Dijual ”— vV
Yang harus diungkapkanantara lain: :

(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok lepasan: :

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, serta cara dan waktu pelepasan:

(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan nilai,

(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat direalisasikan dalam satu
tahun, diungkapkan peristiwa atau keadaan yang dapat memperpanjang periode
penyelesaian penjualan menjadi lebih dari satu tahun:

(5) dalarn hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset yang dimiliki untuk
dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai dengan SAK yang berlaku: dan

(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual atau
kelompok lepasan dihentikan pengklasifikasiannya, diungkapkan:

(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah antara:
1. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau kelompok lepasan
diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual, disesuaikan dengari
penyusutan, amortisasi atau penilaian kembali yang telah diakul'apabila aset

!
atau Kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk

dijual, dan

38

17

Page 27 OCR 0.911
Page 27 of 73
|

jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk tidak menjual:
(b) uratan fakta dan keadaan yang mengarah kepada keputusan tersebut: dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut dan periode sajian

sebelumnya.
26) | Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rindan jenis, narna pihak berelasi, dan jumlah piutang:
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugianpenurunan nilai serta Penjelasan
terjadinya piutang pihak berelasi tersebut:
CG) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan nilai
secara individual dan kolektif, dan penghapusan piutang:
d) pendapat manajemen akan kecukupan jurnlah cadangan kerugian penuruhan nilai:
dan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalamaset lancar, hal tersebut harus
dibuktikan serta diungkapkan alasannya.
27) | Investasi pada Entitas Asosiasi

Yang harusdiungkapkan antara lain:

a)
b)
ta)
d)

tj

))

h

D

nama entitas asosiasi:

persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh signifikan, beserta alasannya:
nilaitercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi yang kuotasi' harganya
tersedia:

ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah agregat Aset,
Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi,

alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan memiliki lebih dari 2045
(dua puluh perseratus) hak suara atau hak suara potensial investee secara langsung
atau tidak langsung:

akhir periode petaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi, ketika laporan
keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan metode ekuitas dan tanggal atau
periode yang berbeda dengan Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau
periode yang berbeda:

sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan entitas asosiasi
untuk mentransfer dana kepada Perusahaan:

bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, apabila perusahaan
menghentikan pengakuan bagiannya atas rugi entitas asoslasi, baik untuk periode
terjadinya kerugian tersebut maupun secara kumulatif,

bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi bersama-sama dengan
Investor lain,

Habilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban bersama-sama untuk
semua atau sebagian Liabilitas entitas asosiasi: dan

KAL

Page 28 OCR 0.918
Page 28 073

k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual atau dalam

kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan metode ekuitas termasuk total
Aset, total Liabilitas, Pendapatan, dan laba atau rugi.

28)

Khusus Industri Konstruksi Jaminan

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan dan jumtah jaminan
tersebut serta kontrak konstruksi yang mensyaratkan adanya jaminan tersebut.

29)

Khusus Industri Kehutanan

HTI dan HTI dalam pengembangan

Berupa biaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan HTI, yang idisajikan
sebagai berikut: |

a) Saldo awal:
b) Penyisihan periode berjalan:

Cc) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan dan
d) Saldo akhir.

30)

Khusus Industri Jalan Tol

Hak Bagi Hasil Tol

Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol:

(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya:

(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama perlode berjalan: dan $

(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak bagi hasil tol.

31)

Khusus Industri Perkebunan
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut jenis tanaman)
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun tanaman untuk setiap
kelompok selarna paling sedikit 2 tahun terakhir,
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam:
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi penanaman,
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama paling sedikit 2 tahun,
dan !
(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
IL Tambahan tahun berjalan i
Hi. Biaya langsung |
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs daiam hal terjadi depresiasi
luar biasa

wp da

Page 29 OCR 0.895
|
Page 290f 73

Ii. Pengurangan tahun berjalan

1. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah menghasilkan

(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir, :

(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan Inti Plasma yang
menjadi milik perusahaan (inti) dan tanaman yang bukan milik perusahaan
(perkebunan rakyat/perkebunan plasma): dan

(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.

32) | Khusus Industri Peternakan v

Hewan Ternak Produksi - Berumur Panjang

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) 'dan hewan
ternak telah menghasilkan:

b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok selama paling tidak 2

tahun terakhir,

Cc) Nilal amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan,

d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area peternakan:

&) Kondisi hewan ternak: i

f) Persentase kernatian selama tiga tahun terakhir: |

9) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko yang
ditutup:

h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat cadangan kematian atau
metode penghapusan langsung:

i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika ada:

j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian, jika ada: dan

k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan.

33)| Properti Investasi : v

a) Yangharusdlungkapkan antara lain: !

(1) model pengukuran setelah (pengakuan awal yang digunakan, model Nilai Wajar
atau model biaya)
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam menentukan Nilai Wajar dari
Properti Investasi, i
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh bukti pasar atau lebih
banyak berdasarkan faktor lain karena sifat properti tersebut dan keterbatasan
data pasar yang dapat diperbandingkan: !
(4) nama Penilai, tanggal penilalan, dan tanggal laporan penilaian terakhir,
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk: |
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi: |
|
!

NN UNA
Page 30 OCR 0.928
Page 30 of 73

(b)beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti Investasi yang
menghasilkan maupun yang tidak menghasilkan penghasilan sewa selama
periode tersebut: dan

(c) perubahan kumuiatif dalam Nilai Wajar yang diakul dalam laba rugi atas
penjualan Properti Investasi dari sekelompok aset yang menggunakan model
biaya ke kelompok aset yang menggunakan model Nitai Wajar: '

(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari Properti Inyestasi atau
pembayaran penghasilan dan hasil pelepasan: dan

(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau mengembangkan
Properti Investasi atau untuk perbaikan, pemeliharaan atau peningkatan.

b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai Wajar, selain
pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf (a) ditambahkan pengungkapan
antara lain:

(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada awal dan akhir
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan rektasifikasi:

(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi disesuaikan secara signifikan
untuk tujuan pelaporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang telah disesuaikan yang
dilaporkan dalam laporan keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:

(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang telah ditambahkan

kembali: dan !

(b) penyesuaian signifikan lain.

s) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model biaya, selain pengungkapan
sebagaimana dimaksud dalam huruf a) ditambahkan pengungkapan antara lain:

(1) umur manfaat,

(2: rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Properti Investasi
pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan,
dan reklasifikasi:

(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban
penyusutan,

(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah pemulihan rugi penurunan
nilai, selama satu periode sesuai SAK yang berlaku:

(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang digunakan sendiri: dan

(6) Nilai Wajar Properti Investasi.

d) Khusus untuk Properti Investasi datam proses pembangunan dan pengembangan, Yang
harus diungkapkan antara lain:

(4) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan pengembangan:

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak:

(3) estimasi saat penyelesaian:

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian:

we 4 91

Page 31 OCR 0.898
Pake 31 of 73

(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat Properti Ih
proses pembangunan dan pengembangan: dan i
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk properti Investasi yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

stasi dalam

34)

Aset Tetap 1
Yang harus diungkapkan antara lain:

2)
b)
c)
d)

e)
»

»

h)

setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah ' berdasarkan

kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung dan/atau aset sewa pembiayaan:

rekonsiliasi jumiah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset Tetap pada awal dan

akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:

jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan alokasi beban

penyusutan:

rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui dalam laba rugi dan

ekuitas (jika ada):

jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap:

jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang mengalami penurunan nilai,

hilang, atau dihentikan yang dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan

secara terpisah pada laporan laba rugi komprehensif,

Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang harus diungkapkan:

(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilalan):

(2)tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) apebila Aset Tetap
untuk perhitungan pajak menggunakan jumlah revaluasian, !

(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir: !

(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar aset,

(5)jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset tersebut dicatat dengan
model biaya: dan

(S)surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan prubahan selama
periode dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada pdra pemegang
saham.

Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang harus diungkapkan antara

lain:

(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan,

(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak, !

(3)estimasi saat penyelesaian: !

(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada): |

(S)jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset tetap dalam
pembangunan, dan

LL

16

16

16

16

16

Ka MTA
Page 32 OCR 0.892
!
Page 3 073

(6)dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria
aset kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya-pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan, dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman
yang layak dikapitalisasi.

D) Pengungkapan lainnya antara lain: :
(l)jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara, :

(2)jumiah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah disusutkan penuh dan masih v
digunakan, 16
(Bhjumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual:
(4)dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap apabila berbeda secara
material dari jumlah tercatat:
(S)nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari Aseti Tetap yang
dihentikan pengakuannya, 16, 36
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar diungkapkan jenis Aset,
nilai tercatat, dan tanggal perolehan: i v
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan menurut jenis Aset
Tetap: v
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau pemulihan
penurunan nilai, v
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang menerima 1 jaminan dan
alasan penjaminan: dan vV
(10)Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan
risiko yang ditutup, serta pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan 16
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan alasannya. :
35) | Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi v

Aset Minyak dan Gas Bumi :

(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan gas bumi)

Yang harus diungkapkan antara lain:

(4) Rincian aset menurut jenisnya, seperti: operated acreage, unoperated acreage, Sumur
dan peralatan serta fasilitas yang berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur
dan peralatan serta fasilitas dalam pengerjaan: :

(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang : .

(a) Lokasi penambangan:

(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi:

(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi penambangan dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan

Page 33 OCR 0.918
Page 330173

Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas tagihan tersebut dalam bentuk tabel
analisa umur tagihan.

(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung hak tagih kepada

36)

Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi,
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporap laba rugi
komprehensif,
rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset Takberwujud pada awal
dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi:
dalam ha! terdapat kapitalisasi blaya pinjaman untuk aset yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode berjalan: dan
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah biaya pinjaman yang
layak dikapitalisasi:
Jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung penentuan danipenilaiannya
untuk Aset Takberwujud yang dinilai dengan umur manfaat tidak terbatas:
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari setiap Aset Takberwujud
yang material terhadap laporan keuangan Perusahaan,
9) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan awalnya diakui pada
Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku, diungkapkan:
(L) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut: i
(2) jumlah tercatatnya, dan i
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model biaya atau model
revaluasi,
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang kepemilikannya: dibatasi dan
jumlah tercatat Aset Takberwujud yang menjadi jaminan untuk Liabilitas: |
HI) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud: i
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian, diungkapkan:
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian):
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir:
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi,
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi Nilai Wajar
aset:
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya Aset tersebut dicatat
dengan model biaya, dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang menunjukkan perubahan selama
pericde dan pembatasan-pembatasan distribusi saldo surplus kepada para
pemegang saham.

c.

d

e

v

Page 34 OCR 0.895
Page 34 of 73

mm na

37) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan umum !
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan/Penyisihan v
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat penjelasan tentang :
(1) Saldo awal:
(2) Penambahan dan pengurangan:
(3) Saldo akhir. i
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi : v
Yang harus diungkapkanantara lain: !
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per area of Interest yang
mencakup saldo awal, penambahan dan pengurangan, dan saldo akhir: dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas operasi, dan arus kas
investasi yang timbul dari eksplorasi dan evaluasi pertambangan.

Cc) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan tanah tamiang, v

Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:

(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.

(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang terdiri dari (1) biaya
pengupasan awal, (2) biaya pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap rasio rata-t ratanya,

(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada):

(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa
produksi, meliputi penjelasan : '

(a) Alasan terjadinya penundaan,
(b) Armnortisasi belum diperhitungkan karena belum dimulainya produksi, dan
(C) . Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi (jika ada),
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.
d) Biaya Pengembangan Tangguhan v

Yang harus diungkapkan antara lain : i

(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan selama tahun berjalan

dengan menunjukkan:

ta) Lokasi eksplorasi dan pengembangan: i
(b) Saldo awal:

(c) Penambahan/pengurangan:

Page 35 OCR 0.915
Page 35 of 73

(dj) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan pengembangan yang masih
berjalan:
(5) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan pengembangan
tangguhan yang menurut penelaahan manajemen tidak dapat dipulihkan:
(4)Jumiah biaya eksplorasi dan pengembangan yang ditangguhkan dimana terjadi
penundaan masa produksi, meliputi penjelasan: :
(a) Alasan terjadinya penundaan: !
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum dinilainya produksi: dan
(c) Jurnlah penurunan (write down) akibat dilakukannya evaluasi bila ada,
terhadap biaya yang ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi utama
yang dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai tersebut.!
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus diungkapkan rincian
dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan untuk tiap-tiap Area of Interest.

Liabilitas

1

Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi,
b) jumlah utang usaha menurut mata uang: dan

C) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.

2)

Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek dan provisi jangka
panjang.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode,
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan:
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama periode bersangkutan,
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas jumlah: yang belum
digunakan:
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai kini, yang terjadi
karena berlalunya waktu dan dampak dari setiap perubahan tingkat diskonto:
(5) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat terjadinya arus keluar
sumber daya ekonomi, |
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar sebagaimana dimaksud
dalam angka(6). Dalam hal diperiukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi
utama yang mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkah jumlah Aset
yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut. «

Page 36 OCR 0.910
Page 36 of 73

3) | Beban akrual
Yang . wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama bebari yang belum 28
jatuh tempo,
4) | Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang, dan i v 18
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban. H
5) | Utang Repo
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan pada transaksi repo, vV 23
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali Efek. v 23
6) | Khusus Kontrak Konstruksi
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos In! antara lain liabilitas bruto dari setiap kontrak
konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk tabel
yaitu : :
a) biaya kontrak yang terjadi:
b) laba yang diakui: !
C) kerugian yang dialami, dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
7) | Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu: v 19, 20, 21, 39
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: vV 19, 20, 21, 44
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: vV 19, 20, 21, 39, 49
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito:
(5S) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya, misalnya Miblokir atau v 19, 20, 21
dijaminkan, dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: v 22
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketladi PA 22,44
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun, vV 22, 39, 49

(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat deposito: dan'
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan statusnya, misalnya diblokir

atau dijaminkan.

Page 37 OCR 0.879
|
Page 37 of 73

8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa F3

a) Kewajiban Manfaat Polis Masa.Depan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan prograrn asuransi:
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan:
(3) Rincian berdasarkan mata uang:
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris: dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan.
b) Utang Klaim v
Yang harus diungkapkan antara lain: :
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung:
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi: dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.
&) Estimasi Klaim Retensi Sendiri : v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) Jumlah menurut jenis asuransi,
(2) Jumlah menurut tertanggung:
(3) Jumlah menurut mata uang: dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi, :
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan: !

(3Y Pemisahan antara premi yang belum merupakan pendapatan kepada pihak
berelasi dan pihak ketiga,

(4) Metode perhitungan yang digunakan: dan !
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang memperlihatkan
penambahan dan pengurangan. :

e) Utang Koasuransi (rewrite) : v
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan bihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur,
(3) Jumlah menurut jenis mata uang: dan
(4) Jumlah menurut umur utang,

f) Utang Reasuransi
Yang harus diungkapkan antara lain: i
(t) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan pihak ketiga:
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur:

W 49

Page 38 OCR 0.906
Page 38 of 73

(3) Jumlah menurut is mata uang:
(4) Jumlah menurut umur utang: dan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang disalinghapuskan.

9) Utang Komisi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumnlah berdasarkan tertanggung dan asuradur,
(2) Jumlah menurut jenis mata uang, dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi. :

h) Titipan Premi
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis asuransi.

1) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan .
Yang harus diungkapkan: i
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham, |
(2) Dasar perhitungan, dan
(3) Saldo menurut usia.

2)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek :
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya.

27

10)

Utang Pajak

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis dan jumlahnya, dan

b) informasi mengenai ketetapan pajak.

SL.

38
38

11)

Khusus Industri Pembiayaan

Kewajiban Anjak Piutang

Yang harus diungkapkan antara lain: !

a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang dengan recourse: dan

b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh tempo serta ikatan
penting lainnya yang diatur dalam perjanjian anjak piutang.

12)

Khusus Kontrak Konstruksi
Yang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang diterima.:

13)

BagianLancar atas Liabilitas Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas Ilabilitas jangka panjang sesuai

dengan pengungkapan utang bank dan tembaga keuangan jangka panjang sebagaimana
diatur dalam Checklist ini. !

12

Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain: 6
(1) Pengungkapan untuk Iiabiltas keuangan lainnya berlaku untuk liabilitas
keuangan lainnya yang bersifat jangka pendek dan jangka panjang:

28

Page 39 OCR 0.897
Page 39 of 73

(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang dipisahkan antara
pihak ketiga dan pihak berelasi:

(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat fiabilitas keuangan untuk setiap kategori:

28

28

(b) taba atau rugi neto pada setiap !labilitas keuangan: dan vV
(CJ kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam v
memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang
dan kondisi default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang i
Yang harus diungkapkan antara fain : ! V
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian utang:
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak pajak penghasilan v
yang terkait:
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui selama v
periode tersebut, dan
(M9 Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat utalg yang telah vV
Girestrukturisasi.
15) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi v
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo
dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumiahnya. FI
16) | Khusus Industri Pertambangan Umum V
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup yang
Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
17)| Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki untuk ajaa v
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat digabung dengan pengungkapan aset tidak
lancar atau kelompok fepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18) | Utang Pihak Berelasi Non-Usaha v
Yang Harus diungkapkan antara lain : !
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumtah utang: :
b) jumlah utang menurut mata uang: dan
C) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan.
19) | Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang v

Yang Harus diungkapkan antara lain:

a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga keuangan dan jeng mata uang:
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan, i

Cc) tanggal jatuh tempo:

Page 40 OCR 0.908
i
Page 49 of 73

d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:

e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan tujuan
perolehannya,

f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk masing- masing fasilitas
pinjaman:

9g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):

h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan: '

1) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen,
pembatasan rasio tertentu, dan/atau pembatasan peroiehan utang baru: dan

D pengungkapan informasi sehubungan dengan llabilitas berbunga jangka panjang yang
akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi
keuangan tetapi tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara lain
adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya: dan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka

waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan periting.
20) | Utang Sewa Pembiayaan

Yang harus diungkapkan antara lain : i

a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan pemberi sewa tiessor) pada
tanggal laporan posisi keuangan)

b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa depan bada tanggal
laporan posisi keuangan, dengan nilai kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total
pembayaran sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dan
nilai kininya, untuk setiap periode berikut:

(1) sampai dengan satu tahun:
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun, dan
(3) lebih dari 5 (limajtahun.

C) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada periode tersebut,

d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan yang diperkirakan akan
diterima dari kontrak sewa-lanjut yang tidak dapat dibatalkan (ndn-cancellable
Sublease) pada tanggal laporan posisi keuangan:

e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya sehubungan
dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and leaseback), dan

? penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:

(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen:

(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi perpanjangan atau
pembelian dan eskalasi beserta syarat-syaratnya, dan

(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian sewa,

Page 41 OCR 0.891
Page 41 o£73

21) | Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu: vV 24
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, vV
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun: : v 24
(4) Rincian berdasarkan peringkat efak dan perusahaan pemeringkat: H v 24
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan: ! vV 24
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu v 24
perjanjian, tanggal jatuh tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dani persyaratan
penting lainnya (Debt Covenance):
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt Covenance atas surat berharga v 24
yang diterbitkan, :
b) Pinjaman Diterima !
Yang harus diungkapkan antara lain: i
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang: : v 25
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v 25
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan, jangka waktu v 25
perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan,
dan persyaratan penting lainnya(debt covenance): i
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance: v 25
(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari pemerintah atau pihak vV 25
lain dengan tingkat imbalan yang lebih rendah dari tingkat bunga, pasar maka
manajemen mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan dampaknya
terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas: v 26
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: v 26
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama periode berjalan: v 26
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen dari kontinjensi v 26
menurut BI dan posisi penyisihan penghapusan bank pada pat periode
pelaporan: dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan peniurunan nilai v 26
komitmen dan kontinjensi. :
|
i
!

Page 42 OCR 0.889
Page 42 of 73

Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan

Yang harus diungkapkan antara lain :

3) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan menunjukkan: :
(1) Saldo awal, :
(2) Penyisihan yang dibentuk: !
(3) Pengeluaran yang terjadi: dan !
(4) Saldo akhir. :

b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan: !

c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas bersyarat lainnya
sebagaimana diatur dalam standar akuntansi keuangan:

d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang Sifatnya material, misalnya beban

penutupan tarnbang, maka perusahaan dapat menyajikannya dalam pos yang
terpisah:

e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal, |
(2) Penambahan dan Pengurangan :
(3) Saldo akhir.

22) | Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi :

23)

Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang :
a) imbalan Pasti
Yang harus diungkapkan antara Jain: !
(4) gambaran umum mengenai jenis program. :
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban imbalan pasti yang

menunjukkan secara terpisah, pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam: |
(a) biaya jasa kini, |
(b) biaya bunga: |
(c) iuran oleh peserta program:
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial,
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur ldengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian:
(Imbalan yang dibayarkan: !
(g) biaya jasa lalu:
th) kombinasi bisnis:
Ki) curtailment: dan
(H) penyelesaian. i
(3) analisis kewajiban Imbalan pasti terhadap jumlah yang dihasilkan Bari program
yang seluruhnya tidak didanai dan jumlah yang dihasilkan dari program yang
seluruhnya atau sebagian didanai:

KL

42
42

42

42

W 497

Page 43 OCR 0.892
Page 43 of 73
|

(G3)

rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset program serta saldo awal dan

akhir dari setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK

menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang dapat! dlatribusikan

pada setiap:

(a) hasil yang diharapkan dari aset program:

(b) keuntungan dan kerugian aktuarial,

(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang diukur dengan mata
uang yang berbeda dengan mata uang penyajian, |

(d) iuran oleh pemberi pekerja, |

(e) iuran oleh peserta program: :

(9 imbalan yang dibayarkan:

(9) kombinasi bisnis: dan :

(h) penyelesaian, ! v

(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana dimaksuki dalam butir

(2) dan Nilai Wajar aset program sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas

Aset dan Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan, paling kurang

mengungkapkan:

(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak diakui dalam laporan posisi
keuangan:

(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi keuangan,

(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset, dikarenakan oleh batasan dalam
SAK:

(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap hak penggantian yang
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK, dan i

(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi keuangan: ! vV 42

(5) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal berikut dan nama pos

dimana hal tersebut termasuk: !

(a) biaya jasa kini:

(b) biaya bunga:

(c) hasil yang diharapkan dari aset program, .

(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang diakul sebagai Aset
sesuai dengan SAK:

(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan memilih metode koridor
10 (sepuluh per seratus):

(f) biaya jasa latu,

(9g) dampak dari curtailment terutama terkait dengan penyetestarhyai dan

(h) dampak dari batasan dalam SAK: PA

42

Page 44 OCR 0.926
Page 44 of 73

(7) jumlah total yang diakui datam pendapatan komprehensif lain yang:akan diakui
segera dalam saldo laba, melipui
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial: dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK:

(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial yang diakui pada
pendapatan komprehensif lain, dalam hat Perusahaan mengakui keuhtungan dan
kerugian dalam pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK: !

(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang merupakan Nilai'Wajar total
aset program, untuk setiap kategori utama dari aset program, yang mencakup,

namun tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, #ropert, dan
seluruh aset lain:

(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:

(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan, dan !

(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh Perusahaan: :

(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian
yang diharapkan atas Aset secara keseluruhan, termasuk dampak kategori utama
dari aset program,

(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual atas setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset:

(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir periode pelaporan dan
diungkapkan dalam ukuran yang absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara
persentase dan variabel lainnya, termasuk:

(a) tingkat diskonto, 1

(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset program untuk periode
yang disajikan dalam laporan keuangan: .

(9 tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang disajikan dalam
laporan keuangan pada setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset,

(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan dalam !indeks atau
variabel tertentu lainnya dalam masa program format atau konstriuktif sebagai
dasar untuk kenaikan imbalan masa depan):

(e) tingkat tren biaya kesehatan: dan

(F) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria, |

(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase dalam tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan pada:

(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari biaya kesehatan
pascakerja periodik neto, dan

(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya kesehatan.'

(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan inflasi yang tinggi, wajib
diungkapkan dampak persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya

42

42

42

42

42

42

Page 45 OCR 0.926
Page 450f73

kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa dengan satu angka

persentase dalam lingkungan inflasi yang rendah.

(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun sebelumnya dari:

(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset program dari surplus atau
defisit pada program, dan
(b) penyesuaian yang timbul pada: i

(W) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari

liabilitas program pada akhir periode pelaporan, dan

Ki) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau persentase dari aset

program pada akhir periode pelaporan:

(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat ditentukan secara andal, dari
iuran yang diharapkan akan dibayar dalam program selama periode tahunan
dimulai setelah periode pelaporan

(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko antar entitas
sepengendali, wajib diungkapkan sebagai berikut:

(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk pembebanan biaya

Imbalan pasti neto atau bukti bahwa tidak ada kebijakan seperti itu:

(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan pasti neto sesuai SAK,
maka Perusahaan mengungkapkan: '

Ci) informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk
mengevaluasi sifat program imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut:

(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program sesuai dengan huruf a)
butir (L)- mencakup penjelasan “praktik informal yang 'menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran kewajiban imbalan
pasti: dan

Kiii)jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk perlode sesuai SAK
informasi tentang program secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan
butir (1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir (43), butir (14),
dan butir (16) serta butir il.

b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pastiharus mengungkapkan jumiah
yang diakui sebagai beban untuk program iuran pasti.
C) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya

Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan kerja jangka panjang
lainnya.

d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja :
Yang harus diungkapkanantara lain: 3
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak kerja: dan
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).

42

42

42

Page 46 OCR 0.908
Page 46 of 73
|

24)! Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang vV 24
asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat
obligasi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya: :
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek: v 24
C) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan: v 24
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: v 24
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada:
» pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: v 24
9) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalarn memenuhi v 24
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default): dan
h) persyaratan penting lainnya. v 24
25)! Sukuk v 24, 29

a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad syariah yan digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk, termasuk:
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah yang digunakan:
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari,
(c) nilai nominal: |
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah): i
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan besaran nisbah bagi

hasil (untuk Sukuk mudharabah):
(F) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau pembayaran imbalan
atau bagi hasil,

(9) jangka waktu:
(h) tujuan penerbitannya, dan
(i) persyaratan penting lain:

(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek:

(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan:

(d)jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan

(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan)

(6)jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada):

(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan

(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau Perusahaan Publik
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk
dan kondisi default).

Page 47 OCR 0.881
Page 47 of 73

26) | Utang Subordina:
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan kisaran suku bunga v p9
kontraktual selama periode pelaporan !
b) tujuan perolehannya: v 29
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi: 1 vV 29
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memenuhi vV l29
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi Gefault):
@) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak Perwaliamanatan: dan: vV 29
f) persyaratan penting lainnya. vV 29
27) | Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) rincian mengenai jenis, nilai norninal dan nitai tercatat, tanggal jatuh temipo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi konversi dicatatkan, dan
tujuan penerbitannya, |
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, harga
pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya, dan penalti,
C) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan
tingkat konversi atau harga pelaksanaan (exercise price) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi:
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya:
€) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek,
P jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan:
9) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan: i
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok obligasi dengan
menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada): H
1) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan dalam memeruhi
persyaratan dan kondisi utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi default):
HD dalam hat Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran umum,
wajib diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli: !
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi:
1) keberadaan fitur derivatif melekat: dan :
m) . persyaratan penting lainnya. :
Ke Ekuitas .
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
1) | Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: :
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir periode, : v 31
v 31

Page 48 OCR 0.911
Page 48 of 73

(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada setiap jenis saham,
termasuk pembatasan atas dividen dan pembayaran kembali atas modal: dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak opsi dan kontrak

penjualan saham, termasuk jumlah dan persyaratan, v 31
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan dalam ekuitas,
C) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah lembar saham dan
persentase kepemilikan, yaitu: | v 31
(1) Pemegang saham yang memiliki 595 (lima perseratus) atau lebih: v 31
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham, dan i v 31
(3) Pemegang saham lainnya: |
d) Dalam hal terjadi perubahan modaisaham dalam periode berjalan: :
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tergebut, seperti
pengesahan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, persetujuan danfatau
pemberitahuan Menteri terkait, dan keputusan: Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS):
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio,. saldo laba,
penerbitan saham baru dari Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu (right Issue dan private Placement), pelaksanaan
warani, serta konversi obligasi: dan
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, penyelesaian
pinjaman, atau pemenuhan kecukupan modal,
€) Dalam hai hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan di Burda Efek, agar
disebutkan jumlah saham yang dicatatkan dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.
2) | Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumiah tambahan modal disetor, vV 31
b) Uraian sumber agio saham, i vV 31
C) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek ekuitas: ! v 31
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor, | vV 31
e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modai disetor lainnya: | v 31
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas sepengendali, antara lain:

(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau-bisnis yang berkombinasi,

(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-entitas yang
bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sementara,

(3) Tanggal efektif transaksi: 1

(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan
akibat kombinasi bisnis tersebut:

(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis dan jumlah imbalan yang
terjadi:

i

Page 49 OCR 0.886
Page 49 0173

6) Nilai tercatat bisnis-yang dikombinasikan atau dialihkan serta selisit antara nilai
tercatat tersebut dengan jumlah imbalan yang diserahkan atau diterima: dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah dilaporkan :sebelumnya
untuk periode yang disajikan kembali: :
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas atau ibisnis yang
dikombinasikan: 1
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi: dan :
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah disajikan kembali
3) | Selisih Transaksidengan Pihak Nonpengendali v
Yang harus diungkapkan antara lain : :
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan:
(2) Nama entitas anak, dan :
(3) Nama pihak yang bertransaksi:
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya pengendalian dan
C) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada sast hilangnya
Pengendalian.
4) | Saham Treasuri 1 v
Yang harus diungkapkan antara lain: |
a) latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau pengurangan modal

1d

disetor,

b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai saham treasuri yang
diperoleh:

c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai pengurangan modal
disetor, i

d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali serta selisih antara harga
perolehan dengan harga pelepasan saham treasuri: dan |

&)  Akumutasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri, i

5) | Saldo Laba

Yang harus diungkapkan antara lain:

3) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada): vV
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan persetujuan RUPS yang terkait: . Laporan Perubahan Ekuitas
dan !
C) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan setiap pos fadangan. BA 31
5) | Waran v

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran,
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran:
C) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa): i

Page 50 OCR 0.902
Page 50 of 73

d) jumlah waran yang rbitkan dan beredar serta dampak dilusinya, dan |

8) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.

7) | Pendapatan Komprehensif Lainnya

Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan masing-masing v

komponen pendapatan komprehensif lainnya.

8) | Kepentingan Nonpengendali

Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham nonpengendali atas

ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak dapat diatribusikan secara langsung atau

tidak langsung pada entitas induk.

d. Laba Rugi Komprehensif

1) | Pendapatan v

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui selama periode, termasuk
pendapatan yang berasal dari:

(1) Penjualan barang:

(2) Penjualan jasa,

(3) Bunga:

(4) Royalti: dan/atau

(5) Dividen,

diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga: !

b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama, i

C) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 1045 (sepuluh perseratus)
dari pendapatan: '

d) Jumtah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau jasa yang tercakup dalam
setiap kategori signifikan dari pendapatan ika ada), yang diungkapkan terpisah
berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga, !

2) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi: |

(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai pendapatan dalam periode
berjalan: !
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan kontrak yang diakui
dalam periode berjalan: dan i
(Cc) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap penyelesaian kontrak,
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggai akhir periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang diaku! sampai tanggal
pelaporan,
(b) Jumlah uang muka yang diterima: dan
(c) Jumlah retensi, !
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja, masing-masing sebagai Aset
dan Liabilitas:

Laporan Perubahan Ekuitas

Laporan Perubahan Ekuitas

Page 51 OCR 0.904
Page 51 of 73

|

1
f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan, diungkapkan secara

terpisah, antara lai
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan:
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen dari transaksi
keagenan dengan pendapatan lainnya: dan |
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh Perusahaan sebagai
prinsipal dari transaksi keagenan, yang antara lain terdiri dari: :
(a) Pendapatan bruto:
(b) Retur/rabat/diskon terkait: dan H
(c) Total pendapatan.neto. 8
2) | Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator | v
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain: i
a) Dasar ketentuan tarif, i
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif:
C) Masa berlaku tarif:
d) Besaran tarif: dan
2) Perjanjian lain yang terkait.
3) | Khusus Industri pembiayaan
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen,
b) Pendapatan anjak piutang, dan
C) Pendapatan sewa. :
4) | Khusus Industri Rumah Sakit | v
Terdiri dari: |
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat inap, rawat jalan dan
penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi,
b) Subsidi tidak mampu: dan '
C) Selisih perhitungan klaim. :
5) | Khusus Industri Transportasi v
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utarna antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi:
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi, i
C) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi: :
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan: dan |
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada (bus, taksi! feri, tanker
dan pesawat udara) dengan ketentuan memisahkan atas dasar kepemilikan armada
tersebut.

&

Page 52 OCR 0.897
8)

Page 52 of 73

Khusus Indusi 'elekomunika:
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa interkoneksi, jasa

telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang dilaksanakan melalui kerjasama dengan
pihak lain,

7)

Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi ,
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompakpremi bruto,

premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan) premi yang belum merupakan: pendapatan
untuk setiap jenis asuransi.

Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62).

8)

Khusus Industri Jalan Tol: :

Pendapatan

Yang harus diungkapkan antara lain: i

a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa to! sendiri, rincian pendapatan fasa lain, dan
rincian pendapatan kerjasama operasi, j

b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas jalan tol, maka
pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol tersebut harus diungkapkan.

9)

Khusus Industri Perbankan :
Pendapatan Bunga |
Yang harus diungkapkan antara lain:

Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah: i
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi yang diakui
C) Efek-efek: dan |

d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain. |

SA

io)

Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok produksi yang dirinci:
(1) Biaya bahan baku: i
(2) Biaya tenaga kerja: dan !
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awai dan akhir persediaan: i
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 1095 (sepuluh perSeratus) dari
pendapatan: dan :
2) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada jasa yang) dijual.

11)

Khusus Industri Rumah Sakit 1
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban departementalisasi:

!
a) Beban bahan, |

Page 53 OCR 0.904
Page 53 of73

b) Beban jasa pelayanan:

Cc) Beban pegawai:
d) Beban penyusutan sarana medis:
&) Beban pemeliharaan sarana: !
f) Beban asuransi,
9) Beban langganan daya dan jasa: !
h) Beban depresiasi. :
12) | Khusus Industri Asuransi:
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian :
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok klaim
bruto, klaim reasuransi, dan kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi Sendiri untuk
setiap jenis asuransi. |
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa |
Yang harus diungkapkan antara lain: !
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat, diantaranya ! klaim jatuh
tempo, klaim nilai tunai, dan klaim kematian.
C) Komisi Neto H
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan kelompok
pendapatan komisi dan beban komisi untuk setiap jenis asuransi.
d) Hasil Investasi :
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut jenis investasi.

13)| Khusus Industri Perhotelan

Beban Departementalisasi

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi:
b) Gaji dan beban pegawai lainnya, dan :

Cc). Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.

14) | Beban Usaha 1

Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori fungsinya,'yaitu antara
lain:

a) Beban penjualan:
b) Beban distribusi: dan :
S) Beban umum dan administrasi.

15) | Khusus Industri Perbankan ,
a) Beban Bunga :

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga berdasarkan kelompok v 33
produk/jasa utama.

Page 54 OCR 0.893
i
Pago 54 of 73

b) Beban Provisi dan Komisi

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis. !

Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban-beban provisi dan komisi v Laporan taba rugi dan
berdasarkan kelompok produk/jasa utama. : penghasilan komprehensif
: lain konsolidasian
16) | Khusus Industri Pembiayaan
BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian penurunan nilai untuk masing-
masing akun Piutang Pembiayaan Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa
Pembiayaan. $
17) | Pendapatan dan Beban Lainnya H
Yang harus diungkapkan antara lain : |
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya.
b) rincian dan jumlah Beban lainnya. !
C) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : :
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan metode) suku bunga
efektif,
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakul sesudi SAK yang
berlaku: dan
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata uang asing sepanjang
selisih kurs tersebut diperlakukan sebagai penyesuaian terhadap:bungaj
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia untuk dijual:
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada Nilai Wajar, melalui laba
rugi, dan
(ce) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang bertujuan untuk lindung
nilai.
@) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura Bersama meliputi : :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama
yang dicatat dengan menggunakan metode ekuitas: dan
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang dihertikan, yang
diungkapkan secara terpisah. i
18) | Khusus Industri Perbankan !
2) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis aset keuangan. v 34
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai surat-surat berharga v Laporan laba rugi dan
dan Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah ! penghasilan komprehensif

lain konsolidasian

Y 49

Page 55 OCR 0.897
|
Page 85 of 73
"

Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan jenis.

C) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan Obligasi Rekapitalisasi

Laporan laba rugi dan

penghasilan — komprehensif
lain konsolidasian

19)

Pendapatan Komprehensif Lain

Yang harus diungkapkan antara lain:

a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset Takberwujud:
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti: :
C) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan: :

d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual:

8) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung nilai dalam rangka
lindung nilai arus kas: dan

bagian pendapatan komprehensif lain dari entitas asosiasi Gan/atau Ventura Bersama.

LK

Laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif
lain konsolidasian

Laporan laba rugi dan
penghasilan — kemprehensif
lain konsolidasian

20)

Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari: 1

(1) beban (penghasilan) pajak kini, 1

(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang berasal dari periode
lalu:

(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan
temporer dan pembalikannya:

(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait dengan perubahan tarif
pajak atau penerapan peraturan perpajakan yang baru:

(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak diakui sedumnya atau
perbedaan temporer suatu periode lalu yang digunakan untuk mengurangi beban
pajak kini dan beban pajak tangguhan:

(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan atau' pembalikan
penurunan sebelurnnya atas aset pajak tangguhan: dan

(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan kebijakan akuntansi dan
kesalahan yang diperhitungkan datam laporan laba rugi komprehensif,
dikarenakan tidak dapat diperlakukan secara retrospektif:

b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi yang dibebankan atau
dikreditkan langsung ke ekuitas:

c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen pendapatan komprehensif

lain, kecuali untuk bagian pendapatan komprehensif tain dari entitas asosiasi danfatau
Ventura Bersama |

38
38

38

38

Laporan laba rugi dan
penghasilan — komprehensif
lain konsolidasian

'
:
|

21

Page 56 OCR 0.896
Pase 56 of73

:

@d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba akuntansi dalam satu

atau kedua bentuk berikut Ini: v
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil perkalian laba akuntansi
dengan tarif pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif
pajak yang berlaku, atau
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif pajak yang berlaku,
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang berlaku:

e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan
tarif pajak yang berlaku pada periode akuntansi sebelumnya:

f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer :yang dapat
dikurangkan dan rugi pajak belum dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak
tangguhan dalam laporan keuangan: vV

9) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan investasi pada £ bntitas anak,
cabang, entitas asosiasi, dan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama 'atas liabilitas
pajak tangguhan yang belum diakui:

h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai berikut: v 38
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi: v 38
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci): dan v 38
(3) laba kena pajak, vV 38
») perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku: v 38
» pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi dasar dalam pengisian
SPT Tahunan PPh Badan:
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang belum dikompensasi:
(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakul pada laporan posisi v 38
keuangan untuk periode sajian: dan f
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui dalarn laba rugi, vV 38

apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari perubahan jumlah aset Atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui dalam laporan posisi keuangan: !
hb beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(Ht) keuntungan atau kerugian atas penghentian: dan 5
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang dihentikan selama periode,
bersama dengan jumlah terkait untuk setlap periode sajian, i
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada pemegang saham
Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi
untuk Terbit namun tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan,
n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset pajak tangguhan v

praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak pengakuisisi dalam suatu kombinasi
bisnis, :

LS

| v

Page 57 OCR 0.917
!
Page 57 of 73

!
!
!

diakui apabila manfaat pajak tangguhan yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak
diakui pada tanggal akuisisi tetapi diakul setelah tanggal akuisisi: dan

p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang mendukung pengakuan atas
aset pajak tangguhan, apabila:

(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada kondisi labd kena pajak
mendatang lebih besar dari laba pembalikan perbedaan temporer kena pajak
yang telah ada: dan

(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode sebelumnya yang
mengakibatkan diakuinya aset pajak tangguhan terkait.

Oo) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat pajak tangguhan w:

21)

Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian |

Yang harus diungkapkan antara lain :

a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba per Saham dasar
dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut terhadap laba atau rugi! yang dapat
diatribusikan kepada entitas induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut
mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang mempengaruhi laba per
saham, i

b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai penyebut dalam

penghitungan laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi penyebut tersebut.

Rekonsiliasi tersebut mencakup dampak individual dari setiap jenis instrumen yang

mempengaruhi laba per saham,

Instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara kontinjen) yani berpotensi

mendilusi laba per saham dasar di masa depan, namun tidak dimasukkan dalam

penghitungan laba per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif untuk
periode sajian,

penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen berpotensi daham biasa,

selain yang dihitung sesuai dengan SAK yang berlaku, yang terjadi setelah periode

pelaporan dan akan secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut seandainya transaksi
dimaksud terjadi sebelum akhir periode pelaporan: dan

2) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan.

c

d

50

50

22)

Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengungkapan mengenal transaksi atau saldo dengan pihak berelasi, Yang | jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk transaksi dengan orang
atau anggota keluarga terdekat, dan/atau

(2) lebih dari 0,596 (nol koma lima perseratus) dari modal disetor untuk transaksi
dengan entitas berelasi. !

44

4

44

w ya

Page 58 OCR 0.903
b)

9

d)

2)

Pare 58 of 73
b
|

terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat meliputi nama,

sifat dan hubungan dengan pihak berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo

dengan pihak dimaksud:

terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat dan hubungan dengan

pihak-pihak berelasi serta informasi mengenai transaksi dan saldd, termasuk

komitmen, yang diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:

(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatah dan beban
terkait,

(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset atau Liabilitas, termasuk
komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah terdapat jaminan, dan sifat

imbalan yang akan diberikan, untuk penyelesaian: dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima,

(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan kerugian penurunan
nilai secara individual dan Kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan
jumlah salde piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha: dan

(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai, Fika dilakukan
pembentukan,

pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) dan b)

dilakukan secara terpisah untuk masing-masing kategori berikut:

(1) entitas induk:

(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh Signifikan terhadap entitas,

(3) entitas anak: :

(4) entitas asosiasi: :

(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer: :

(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas induknya: dan

(7) pihak-pihak berelasi lainnya.

seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing anggota atau kelompok

direksi, komisaris, pemegang saham utama yang juga sebagai karyawan, dan

manajemen kunci lainnya untuk masing-masing kategori berikut:

(1) imbalan kerja jangka pendek: :

(2) imbalan pascakerja: |

(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya, !

(4) pesangon pemutusan kontrak kerja, dan

(5) pembayaran berbasis saham,

untuk entitas berelasi dengan pemerintah :

(1) nama entitas bereiasi dengan pemerintah dan sifat hubungannya dengan
Perusahaan,

(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individuai signifikan: dan

KEKAH

&

44

a4

44
44
44
44

44

44

Page 59 OCR 0.896
|
Page 59 of 73

(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak secara individual,

44
signifikan, indikasi secara kuantitatif atau kualitatif atas luasnya transaksi
tersebut. !
23) | Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata uang fungsional. v 39
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(4) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing serta dkutvatennya v Catatan atas laporan
dalam mata uang fungsional, £ keuangan
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing: | v 39
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata uang fungsional: vV 7,10
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali untuk selisih kurs yang v Laporan Laba Rugi dan
timbul pada instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi, Penghasilan Komprehensif
dan Lain Konsotidasian
(5) sefisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain dan didkumwissikan v Laporan Laba Rugi dan
dalam komponen ekuitas yang terpisah, serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada Penghasilan Komprehensif
awal dan akhir periode. | Lain Konsolidasian
24) | Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan !
Yang harus diungkapkan antara lain : |
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakul atau dibalik selama periode tertentu untuk
suatu aset Individual, termasuk goodwilf atau suatu unit penghasil kas: 8
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau pembalikan rugi
penurunan nilai:
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi selama penbae tersebut
dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang didalamnya tercakup rugi
penurunan nilai:
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi sel lama periode
tersebut dan unsur laporan laba rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
penurunan nilai yang dibalik:
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya: :
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui dalam pendapatan
komprehensif lain selama periode tersebut: dan
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang #iakut dalam
pendapatan komprehensif lain selama periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan umk setiap
kelompok aset,
25) | Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan Akuntansi, Ian Kesalahan
Periode Lalu E
a) Perubahan Estimasi Akuniansi |
Yang harus diungkapkan antara lain : :
(1) . sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi: i

tanp

Page 60 OCR 0.904
Page 60 073

3)

perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang. Dalam hal jumlah dampak
pada periode mendatang tidak praktis, fakta tersebut harus dlungkgpkan.

b) Perubahan Kebijakan Akuntansi

Yang harus diungkapkan antara lain :

ke
2)

3)

ke
(5)

sifat dari perubahan kebijakan akuntansi:

alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan informasi yang andal dan
relevan,

jurnlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap periode lalu sajian:

(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh, dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian: :

jurntah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode sebelum bertode yang
Gisajikan. Dalam hal tidak praktis dilakukan, maka diungkapkan alasannya, dan
keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak praktis untuk Suatu periode
tertentu atau untuk periode-periode sebelum perlode-i periode tersebut disajikan
dan tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi. i

C) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)
2

3)
4

sifat dari kesalahan periode lalu,

jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:

(a) bagi setiap pos laporan keuangan: dan

(b) laba per saham dasar dan dilusian,

jumlah koreksi pada awal perlode sajian paling awal, dan
keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak praktis dilakukan dan
penjelasan mengenai cara dan waktu dilakukannya koreksi apabila penyajian
kembali retrospektif tidak praktis. !

26)

Kombinasi Bisnis
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk setiap kombinasi bisnis
yang terjadi selama periode pelaporan, yaitu: i

(“d) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi: H

2) tanggal akuisisi: |

(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang dan Efek ekuitas, periode
berjalan, dan akumulasinya untuk masing-masing kombinasi bisnis:.

(9 persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang diperoleh,

(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan tentang. cara pihak
pengakuisisi memperoleh Pengendalian atas pihak yang diakuisisi: '

(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk goodwill yang idiakui:

@) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan yang dialihkan dan Nilai
Wajar tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utama imbalan:

(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset Indemnifikasi:

Wp

Page 61 OCR 0.900
II
Pabe 61 073

(a) jumlah yang diakui pada tanggal akui
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan jumlah pembayaran:
dan
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika apabila kisaran tidak dapat
diestimasikan maka fakta dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum pembayaran tidak terbatas,
maka pihak pengakuisisi mengungkapkan fakta tersebut: :

9 Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh ' berdasarkan
kelompok utama piutang, misalnya pinjaman yang diberikan, sewa pembiayaan
langsung, dan kelompok piutang lain, yaitu sebagai berikut:

(a) Nilai Wajar piutang: :

(b) jumlah piutang bruto kontraktual, dan

(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah arus kas konfraktual yang
diperkirakan tidak tertagih,

(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap kelompok utarha Aset yang
diperoleh dan Liabilitas yang diambil alih:

(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar: i
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat arus keluar

sumber daya ekonomi terjadi:

(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar tersebut. Dalam hal
diperlukan, Perusahaan harus mengungkapkan asumsi lutarna yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan, dan i

(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan menyebutkan
jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi penggantian tersebut:

(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai Wajarnya tidak dapat
diukur secara andal, maka pihak pengakuisisi mengungkapkan:

(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33 huruf b) angka (4) terkait
perikatan dan kontijensi: dan

(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal: i

(13) dalam hal pembelian dengan diskon: !

(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam laporan taba rugi
komprehensif dimana keuntungan tersebut diakui: dan :

(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut menghasilkan keuntungan:

(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki kurang dari 10096
(seratus perseratus) dari kepentingan ekuitas pihak yang diakuisisilpada tanggal
akuisisi:

(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak yang diakuisisi, yang
diakui pada tanggal akuisisi dan dasar pengukurannya: dan

|
|

Page 62 OCR 0.907
Pahe 620173

ai

b) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan dalatn penentuan
nilai tersebut, untuk setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar,

(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara bertahap:

Ka) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan ekuitas pihak yang
diakuisisi yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi segera sebelum tanggat
akuisisi, dan

(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakul sebagai hasil dari pengukuran
kembali Nilai Wajar dari kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi
yang dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi bisnis dan pos
dalam laporan laba rugi komprehensif untuk mengakui keurjtungan atau
kerugian tersebut:

(16) Informasi sebagai berikut:

(a) jumiah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang diakuisisi sejak tanggal
akuisisi yang dimasukkan dalam laporan laba rugi komprehensif pada
periode pelaporan: dan

(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil penggabungan untuk periode
pelaporan berjalan seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi
bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah diperhitungkan sejak awal
periode pelaporan.

b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang dan periode.sebelumnya,
Perusahaan yang menjadi pihak pengakuisisi wajib mengungkapkan infotmasi berikut
untuk setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif material: : H
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai untuk Aset,

Liabilitas, kepentingan nonpengendali tertentu atau jenis imbalan dan jumlah

yang diakui dalam laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan hanya

bersifat penyisihan, maka diungkapkan: :

(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum selesai, !

(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis imbalan yang akuntansi
awalnya belum selesai, dan !
(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode pengukuran yang diakui

selama periode pelaporan 1

(2) setiap perlode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai dengan Perusahaan

mendapatkan, menjual atau kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau

sampai dengan Perusahaan menyelesaikan llabilitas imbalan korttinjensi atau

Nabilitas tersebut dibatalkan atau lewat waktu, maka diungkapkan: :

(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk settap perbedaan
yang timbul selama penyelesaian:

(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak didiskonto) dan alasan

perubahan tersebut, dan i

Page 63 OCR 0.879
(3)
(4)
(5)

Pade 63 of73
1
|

Cc) teknik penilaian dan input model utama yang digunakan untuk mengukur
Imbalan kontinjensi:

liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis, jika ada: 5

rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan akhir periode pelaporan:

jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau kerugianyang diakui pada

periode pelaporan yang:

(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau liabilitas $ yang diambil-
alih dalam kombinasi bisnis pada periode pelaporan berjalan! atau periode
pelaporan sebelumnya, dan

(R) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang diungkapkan untuk memahami
laporan keuangan Perusahaan hasil penggabungan:

C) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam pelaksarlaan transaksi
kombinasi bisnis: dan

d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-ha! berikut secara keseluruhan, sehubungan

leo)
2)
(3)

d

dengan perolehan atas entitas anak dan unit bisnis lainnya selama suatu periode:

jumlah harga yang dibayarkan: H

bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas: 1

jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis lainnya apabila
Pengendalian diperoleh: dan

jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis

lainnya apabila Pengendalian diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya. .

aa bb aa

37

Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :

(1)

(2)

(3)

b) pengungkapan pada level entitas

le3

'
a) pengungkapan pada level segmen: |

informasi umum, yang terdiri dari:

(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk mengidentifikasi segmen
dilaporkan: dan i

(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan dari setiap segmen
dilaporkan: i

informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk pendapatan dan beban

tertentu, aset segmen, dan liabilitas segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar

pengukurannya,

rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau rugi segmen

dilaporkan, aset segmen, Ilabilitas segmen, dan unsur segmen material lainnya

terhadap jumlah yang terkait dalam laporan keuangan Perusahaan: :

|
|
Informasi produk dan jasa |
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk dan jasa atau setiap
kelompok produk dan jasa yang serupa. |
1

41

4

“

41

wr tag

Page 64 OCR 0.896
Pate 64 0173
i
!
!

(2) Informasi wilayah geografis vV A4

(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan kepada:

1. negara domisili Perusahaan: dan

H. semua negara. asing secara total dimana Perusahaan imemperoleh
pendapatan. Dalam hal pendapatan dari suatu negara asing secara
individual jumlahnya material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribuslan pendapatannya kepada negara
tersebut secara individual.

(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak yang ditangguhkan,
aset imbalan pascakerja, dan hak yang terjadi akibat kontrak asuransi yang
berlokasi di: |
I. negara domisili Perusahaan, dan !

li. semua negara asing secara total dimana Perusahaan memiliki aset. Dalam
hal aset dari suatu negara asing secara individual jumlahnya material,
maka aset tersebut diungkapkan secara terpisah. i
(3) Informasi pelanggan utama i v

Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan eksteimal tunggal

mencapai 109 (sepuluh perseratus) atau lebih dari pendapatan: konsolidasi,

Perusahaan harus mengungkapkan:

(a) fakta: 1

(b) total pendapatan dari setiap pelanggan, dan 1

(C) identitas segmen yang melaporkan pendapatan tersebut.

28) | Operasi yang Dihentikan v
a) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan, :

(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah kepada pelepasan
yang diharapkan, cara, dan waktu pelepasan dari aset dan liabilitas « operasi yang
dihentikan: dan

(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen yang dilaporkan dari
aset tidak lancar atau kelompok lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.

b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba (rugi) @perasi yang
dihentikan, antara lain:

(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan laba rugi komprehensif
meliputi:

(3) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak dari operasi yang
dihentikan dan beban pajak penghasilan yang terkait: dan |

(0) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai Wajar setelah
dikurangi blaya untuk menjual atau pelepasan aset atau kelompok lepasan
yang terkait dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak penghasilan
yang terkait,

Page 65 OCR 0.901
|
Page GS of 73
|

(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas operasi, investasi dan

pendanaan dari operasi yang dihentikan: dan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan Operasi yang dihentikan
yang dapat diatribusikan pada pemilik entitas Induk.
29) | Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat :
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya, yaitu vV 10
untuk lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai), seperti untuk tujuan
spekulasi: :
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan Instrumen derivatif wajib mengungkapkan
untuk setiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan
kelompok non lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk valuta, v 10
bunga, komoditas atau lain-lain,
(2) pihak lawan transaksi (counterparties): v 10
(3) tanggal jatuh tempo: v 10
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal laporan posisi keuangan: v 10
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan: v Laporan laba rugi dan
penghasilan — komprehensif
lain konsolidasian
(5) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai: dan
(7) persyaratan penting lainnya. V 10
Cc) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi Gerivatif dan strategi 10
untuk mencapai tujuan tersebut:
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk
penjelasan mengenai Aset dan/atau Liabilitas dan jenis transaksi Yang dilindung
nilai, dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan v 16
tujuannya.
30) | Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan liabilitas keuangan
antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan cara yang v 40
memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan nilai tercatat dalam faporan posisi
keuangan: dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam. menentukan Nilai Wajar v 40
aset keuangan dan Jiabilitas keuangan.

dat

Page 66 OCR 0.878
Page 66 of 73

i
|

31) en :
Yang harus diungkapkan antara lain: '
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan dan dibayarkan sebagai 3d
distribusi kepada pemilik pada periode pelaporan: i
b) jumlah utang dividen untuk:
(1) periode pelaporan, dan : v
(2) periode sebelumnya: i v
C) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau dideklarasikan setelah vV
periode pelaporan tetapi sebelum tanggal penyelesaian laporan keuangan dan tidak
Giakul sebagai Liabilitas kepada pemilik pada akhir periode pelaporan, dari
@) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak dlakui. | v
32) | Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama v
Yang harus diungkapkan antara lain: :
a) jumlah agregat dari Ilabilitas kontinjensi dengan jumlah liabilitas kontinjensi lainnya
secara terpisah,
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian partisipasinya dalam
Ventura Bersama secara terpisah dari komitmen lainnya:
Cc) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura Bersama yang signifikan dan
bagian partisipasi kepemilikan dalam pengendalian bersama entitas, dah
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian bersama 'entitas, agar
ditambahkan pengungkapan tambahan tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian partisipasinya, dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar, liabilitas jangka pendek,
liabilitas jangka panjang, penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) | Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan :
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi: |
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemeri dan teknis, 45
royaiti, dan lisensi, diungkapkan:
& pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian: |
IL periode berlakunya perikatanj :
dasar penentuan kompensasi dan denda:
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan, dan
V.  pembatasan-pembatasan lainnya:
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan penggunaan dana 6 di masa yang v

akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian:

Wo) f

Page 67 OCR 0.891
periode berlakunya perikatai
lai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah Sirealisasi
iv. sanksi-sanksi:
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(Ca) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan
antara pihak berelasi dan pihak ketiga untuk pihak yang dijamin,
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan:
(9 periode berlakunya jaminan: dan
(d) nilai jaminan:
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C, cerukari bank: dan
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. £
b) Kontinjensi !
Yang harus diungkapkan antara lain : |
(1) perkara atau sengketa hukum, !
diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang terkait,
(b) jumlah yang diperkarakan, :
(c) latar belakang, isi dan status perkaradan pendapat hukum (legal opinion): dan
(dy) dampak keuangan: 4
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap Perusahaan, misalnya masalah
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
Gampak keuangannya, :
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan: i
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak " Iserta jumlah
pokok dan denda atau bunganya: dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan pajak (keberatan atau
banding):
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
(a) . karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi:
(b) estimasi dari dampak keuangannya:
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan jumlah atau waktu arus
keluar sumber daya: dan i
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.

: dan

LL

KLX

43
43

45,28

38

34)

Khusus Industri Perkebunan
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma 1
Yang harus diungkapkan antara lain: 8
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma: :
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama, |
C) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan:

SI Ka

Page 68 OCR 0.901
e)

»

Page 68 of 73

Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama: dan
Isi perubahan perjanjian, jika ada.

d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama, H

35)

Manajemen Risiko Keuangan :
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan para pengguna

laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan luas risiko yang timbul dari instrumen

keuangan, serta kebijakan dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas

pada risiko sebagai berikut:

(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan yang belum jatuh
tempo atau tidak mengalami penurunan nilai dan yang lewat jatuh tempo pada
akhir periode pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai: H

(2) risiko likuiditas, antara lain: !

(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif dan nonderivatif yang
menunjukkan sisa jatuh tempo kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman
terhadap periode arus kas: dan i

(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko Ilkuiditas:

(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis risiko pasar dimana
entitas terdampak pada akhir periode pelaporan, yang menunjukkan dampak
perubahan pada variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap laba
rugi dan ekuitas: dan i

(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. i

b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari pengungkapan

kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk setiap jenis risiko yang timbul dari
instrumen keuangan.

L

LA

39

39

39

39
39

36)

Khusus Industri Perbankan

2)

Rasio Kecukupan Modal (Capital Adeguacy Ratio)

Yang harus diungkapkan antara lain: i

(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada tanggal laporan posisi
keuangan: 5

(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia, dan :

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR. :

KL

49

49
49

b)

ko

Posisi Devisa Neto i

Yang harus diungkapkan antara tain:

(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis mata uang pada tanggal
laporan posisi keuangan: i

(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia

(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa neto. :

Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum. !

Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi jaminan atas dana

pihak ketiga di bank. .

SL KL

49

49
49

Yg 51

Page 69 OCR 0.889
Page 690173

d) Aktivitas Fiduciary ni

Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing aktivitas fiduciary yang v 46

meliputi jasa kustodian, wall amanat, pengelolaan investasi dan reksadana:

37) | Kuasi-Reorganisasi :
Yang harus diungkapkan antara jain uraian mengenai kegiatan kuasi-reorganisasi yang

meliputi: !

a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi keuangai
tersebut disajikan selama tiga tahun berurutan sejak kuasi-reorganisa:

b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan pemegang saham
setelah kuasi-reorganisasi yang menggambarkan prospek usaha di masa mendatang:

c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan sesudah kuasi-reorganisasi:

d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset dan Habilitas sebelum
digunakan untuk mengeliminasi defisit: dan H

8) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada akun saldo laba dalam
laporan posisi keuangan untuk jangka waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-
reorganisasi.

Ba aa

38) | Pengelolaan Modal
Yang harus diungkapkan antara lain :

a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses Perusahaan dalam mengelola v 48, 49
permodalannya, termasuk: :

(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal, 8
(2)sifat persyaratan dan implementasinya dalam hai Perusahaan diharkskan untuk
memenuhi persyaratan permodalan yang disyaratkan oleh pihak eksternal: dan
(3)cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola permodalannya:
b) .ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai modaly

Laporan Perubahan Ekuitas
Konsolidasian
Laporan Perubahan Ekuitas
Konsolidasian

Cc) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode sebelumnya:

d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan permodalan dari pihak eksternal v 49
(iika ada), dan :
8) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari pihak eksternal, apabila v
terjadi ketidakpatuhan. H
39) | Transaksi Nonkas : v

Yang harus diungkapkan antara lain : |
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak memerlukan penggunaan Kas
Gan Setara Kas yang tidak termasuk dalam laporan arus kas. $
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit atau sewa pembiayaan,
akulsisi melalui penerbitan saham, dan konversi utang menjadi modal. j

Page 70 OCR 0.902
a)

b)

ka)

9)

2)

9

Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus diungkapkan antara lain : |

re D0 of 73

rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik untuk jangka pendek

ataupun jangka panjang: |

penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran berbasis saham yang ada

pada suatu periode, termasuk syarat dan ketentuan umum setiap perjahjian, seperti

kondisi vesting, jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, idan metode
penyelesaian: !

jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi Opsi saham untuk setiap kelompok

Opsi saham, |

untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata tertimbang harga saham

pada tanggal eksekusi atau selama periode pelaporan: :

kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur kontrak untuk opsi saham

yang beredar pada akhir periode: '

penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang hal-hal sebagai berikut:

(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata tertimbang Nilal Wajar opsi
tersebut pada tanggal pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur, dan :

(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar Instrumen ekuitas tersebut pada
tanggal pengukuran, dan informasi tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut
untuk instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode (yaitu selain
opsi saham): |

dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba rugi Perusahaan dalam

Suatu periode dan terhadap posisi keuangannya. i

41)

Khusus Industri Asuransi:

a)

Yang harus diungkapkan antara lain :

Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas

(1) Analisis Kekayaan, !
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas:
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi: i
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal pelaporan: dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan solvabilitas.

42

Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
Hal-hal yang harus diungkapkan:

a)
b)
9)
d)

Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah, i
Jenis Akad Asuransi Syariah:

|
Rincian Aset, Llabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha Unit Asuransi Syariah: dan
Zakat.

WI

Page 71 OCR 0.913
Page 71 of 73

43) | Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari:
a) Kontrak reasuransis vV
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya: 45
Cc) Rasio keuangan penting: 49
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting: dan v
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau kelangsungan hidup v
perusahaan. :
44) | Khusus Industri Kehutanan :
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu): :
b) Pemenuhan llabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH, IHPH dan iuran wajib
lainnya: !
C) Realisasi kegiatan dan blaya yang berhubungan dengan pelaksanaan: penanaman
kembali hutan alam (TPTI, pembinaan dan perlindungan hutan, penamaman tanah
kosong dan usaha lainnya untuk kelestarian alam): :
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan dan biayanya,
2) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman pada periode berjalan dan
akumulasinya, dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta pemeliharaannya: dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan akumulasinya.
45) | Peristiwa Setelah Periode Pelaporan v
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode pelaporan tentang kondisi
yang ada pada akhir periode pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan
pengungkapan kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini, dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan entitas untuk
menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan keuangannya, atau untuk mengakui
peristiwa yang sebelumnya tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material setelah periode pelaporan,
maka Perusahaan mengungkapkan uraian peristiwa, misalnya: :
(1) tanggal terjadinya:
(2) sifat peristiwa: dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan atasan bahwa estimasi
tersebut tidak dapat dibuat. :
46)

Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan yang Terkait
dengan Aktivitas Perusahaan :

Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau peraturan yang terkait
dengan aktivitas Perusahaan, yang telah diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang
harus diungkapkan antara lain: |

Page 72 OCR 0.883
Page 72 of 73

3) dul SAK dan jenis peraturan baru tersebut:

v 47
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan kebijakah akuntansi, vV 47
C) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut disyaratkan: dan 1 v 47
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan peraturan baru atas laporan v 47
keuangan atau pernyataan manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui
atau diestimasi secara wajar. :
47) | Reklasifikasi |
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau pengklasifikasian pes- pos dalam v 52

laporan keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan antara lain: |
(1) sifat reklasifikasi:

(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos yang dreasrikasi: dan
(3) alasan reklasifikasi.

b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk ditakukan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan: .
(4) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut: dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut direklasifikasi.

48) | Hibah Pemerintah

Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus mengungkapkan hal hal sebagai

berikut:

a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan keuangan dan indikasi

bentuk fain dari bantuan pemerintah, dan

b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat atas bantuan

pemerintah yang telah diakui. :

49) | Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara Lain : v
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan keuangan dengan
menggunakan standar akuntansi selain SAK untuk memenuhi persyaratan otoritas
pasar modai di negara lain atau dalam rangka penawaran Efek di negare

b) Yang harus diungkapkan antara lain:

(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di negara lain,

(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi keuangan baserta
penjelasannya, dan

(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi komprlnsif beserta
penjelasannya.

C) Dalam hat Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal di negira lain untuk
melakukan pengungkapan tambahan mengikuti ketentuan yang berlaku di negara
tersebut, maka pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan keuangan.

'

Fe NA

Page 73 OCR 0.894
|
Page 73 ot73

Informasi Penting Lainnya 1

Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari peristiwa atau

keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang
mempengaruhi kelangsungan hidup perusahaan,

Jakarta, — Februari 2025 !
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Viviana Dyah Ayu R, K.
Direktur

File

File Open PDF
Source IDX
Size3.06 MB
Published12 Feb 2025
Pages73
Characters151,671
Text sourceOCR
OCR confidence0.902

Names mentioned 9 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved org Kantor Akuntan Publik Purwantono p.1
unresolved org Bank BRI Only p.3 ×5
unresolved org Bapepam-LK p.3 ×2
unresolved org Menteri Keuangan p.5 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×13
unresolved org Direktorat Jenderal Pajak p.31
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia p.48
unresolved org Bapepam p.63 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 6

FinancialStatement-2024-Tahunan-BBRI.xlsx done
inlineXBRL.zip done
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result