Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1 OCR 0.926
PT WOORI FINANCE INDONESIA Tbk. (3 WOORI FINANCE PLAZA CHASE, Lantai 16 & INDONESIA Jl. Jend. Sudirman Kav. 21 Jakarta 12920, Indonesia Telp. : (021) 520 4583 520 0434 Fax. : (021) 520 9160 LAPORAN PUBLIC EXPOSE TAHUNAN PT WOORI FINANCE INDONESIA Tbk PENDAHULUAN Sesuai dengan ketentuan PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) Nomor I-E butir V tentang Kewajiban Public Expose, maka PT Woori Finance Indonesia Tbk telah melaksanakan Public Expose Tahunan pada hari Rabu, tanggal 24 Juni 2026 pukul 15.30 WIB, bertempat di Gedung Chase Plaza Lt.16 Jl. Jend. Sudirman Kav.21, Jakarta 12920. Agenda Public Expose tersebut adalah : 1. Sambutan dari Host/MC 2. Sambutan dan Presentasi dari Bpk. Jasin Hermawan (Direktur) 3. Tanya Jawab dengan Direksi Adapun pihak — pihak yang hadir dalam acara Public Expose tersebut adalah : - Direksi - Pemegang Saham - Media Massa - Publik SESI SAMBUTAN Dalam sesi Sambutan dipaparkan secara umum mengenai kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025. Disamping itu disampaikan juga kondisi global yang secara tidak langsung mempengaruhi kinerja perusahaan.
Page 2 OCR 0.940
Ha PT WOORI FINANCE INDONESIA Tbk. WOORI FINANCE PLAZA CHASE, Lantai 16 SS INDONESIA Jl. Jend. Sudirman Kav. 21 Jakarta 12920, Indonesia Telp. : (021) 520 4583 520 0434 Fax. : (021) 520 9160 SESI PRESENTASI Dalam sesi Presentasi dipaparkan mengenai perkembangan kegiatan usaha hingga bulan Desember 2025. Presentasi tersebut meliputi : - Kinerja Perusahaan 2025 - Pencapaian Perusahaan 2025 - Strategi Usaha di 2026 Materi presentasi telah kami sampaikan kepada BEI sebelum pelaksanaan Public Expose pada tanggal 19 Juni 2026. SESI TANYA JAWAB Terdapat tiga pertanyan pada Public Expose PT Woori Finance Indonesia Tbk Tahun 2026, Berikut pertanyaan peserta dan jawaban Direksi dalam sesi Tanya Jawab: 1. Deniel — Analisyt BPFI Pertanyaan: Manajemen melaporakan slide 6,7,9 bahwa laba turun 19,5Yo sementara liabilitas naik 71.4Yo bagaimana manajement mengelola cost of fund di tengah suku bunga yang masih tinggi? Jawaban: Memang benar tren suku bunga di pasar semakin mengalami kenaikan. Oleh karena itu, Perseroan terus berupaya untuk memperoleh cost of fund dari beberapa bank. Saat ini Perseroan memiliki enam sumber funding source dari perbankan. Dari enam bank tersebut, tiga bank menggunakan skema suku bunga mengambang (foating rate) dan tiga bank lainnya menggunakan suku bunga tetap (/ixed rate). Sejalan dengan kenaikan suku bunga di pasar, suku bunga pada bank dengan skema foating rate juga mengalami kenaikan. Namun demikian, Perseroan juga memiliki kersama dari tiga bank lainnya dengan skema suku bunga tetap, sehingga Perseroan masih dapat dari rate tersebut. Dan saat ini funding source utama Perseroan berasal dari Bank Korea. Selain itu, Perseroan juga sedang berkoordinasi dengan beberapa bank lokal di Indonesia untuk memperoleh funding source dari bank-bank tersebut.
Page 3 OCR 0.943
La wWooR I FIN. IA NCE PT WOORI FINANCE INDONESIA Tbk. & INDONESIA Jl Jend. Sudirman Kav. 21 Jakarta 12920, Indonesia Telp. : (021) 520 4583 520 0434 Fax. : (021) 520 9160 2. Santanu — BDO Indonesia Pertanyaan: Mengacu laporan keuangan tahun 2025, terlihat seluruh beban usaha di tahun 2025 terjadi kenaikan. Sehingga laba setelah pajak di tahun 2025 menjadi turun di banding tahun sebelumnya meskipun terjai peningkatan dalam pendapatan. Kira-kira bisa dijelaskan kenapa sampai terjadi penurunan laba setelah pajak tersebut? Jawaban: Untuk tahun 2025, aset Perseroan mengalami kenaikan, demikian pula dengan eguity dan income Perseroan yang juga mengalami pertumbuhan. Adapun alasan utama mengapa net profit Perseroan mengalami penurunan adalah karena adanya write-off pada akun delinguent, sehingga berdampak pada penurunan net profit tersebut. Untuk tahun 2026, Perseroan memperkirakan profit akan mencapai sekitar Rp90 miliar. Sementara itu, per Maret 2026 Perseroan telah mendapatkan profit sebesar Rp47 miliar. Oleh karena itu, Perseroan memperkirakan akan terdapat peningkatan net profit pada tahun 2026. 3. Adie Pertanyaan: Bagimana startegi perusaha dalam menjaga kebutuhan pendanaan dan likuiditas usaha? Jawaban: Saat ini Perseroan telah bekerja sama dengan bank-bank tertentu, di mana kami memiliki fasilitas kredit pada bank-bank tersebut, dan Perseroan masih memiliki limit kredit sebesar Rp200 miliar. Meskipun dalam beberapa waktu terakhir tren suku bunga mengalami kenaikan, dari sisi likuiditas perseroan tidak menghadapi permasalahan apa pun. Selain itu, aset Perseroan terus meningkat. Oleh karena itu, kami menjalin kerja sama dengan bank-bank lokal besar di Indonesia, seperti Bank Mandiri, dan saat ini sedang dalam proses untuk memperluas kerja sama dengan bank-bank tersebut.
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Korea. Selain
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.