Back to announcement
ISAT_OJK Checklist FS 31 December 2024.pdf
Financial statement Text extracted ISATSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 93
Page 1
Page 1 of 93
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA
Petunjuk Pengisian Checklist:
1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik
yang merupakan Perusahaan Efek. Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (√) diisi pada kolom ‘Ada’ apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya
pada kolom ‘Keterangan’ ditambahkan cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda √) diisi pada kolom ‘Tidak Ada’ dengan
menambahkan keterangan alasannya pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda
(√) diisi pada kolom ‘N/A’.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).
Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT INDOSAT Tbk dan Anak Perusahaan
Bidang Usaha Telekomunikasi
Jenis penawaran Umum Saham
31 Desember 2024 31 Desember 2023
Nama Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto & Rekan Tanudiredja, Wibisana, Rintis & Rekan
Nama Partner Buntoro Rianto Buntoro Rianto
Opini Akuntan Wajar Tanpa Modifikasian Wajar Tanpa Modifikasian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A
Page 2
Page 2 of 93
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 V
Tentang “Tanggung Jawab Direksi Atas
Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 V
tentang “Independensi Akuntan Yang
Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”
Data Keuangan Penting (angka di tabel disajikan dalam jutaan Rupiah)
Periode laporan keuangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 55.886.870 51.228.782
Laba (rugi) bruto 10.837.896 10.427.722
Laba (rugi) usaha/operasional 10.837.896 10.427.722
EBITDA 26.375.048 23.937.964
Laba (rugi) bersih tahun berjalan yang
dapat diatribusikan kepada 4.910.828 4.506.392
Pemilik Entitas Induk
Total Laba (rugi) komprehensif 5.278.473 4.735.943
Laba (rugi) per saham (dasar) 152,27 139,73
Laba (rugi) per saham (dilusian) 152,27 139,73
Page 3
Page 3 of 93
Laporan Posisi keuangan 31 Desember 2024 31 Desember 2023
Jumlah Aset 114.386.698 114.722.249
Jumlah Aset Lancar 14.877.675 15.479.659
Jumlah Aset Tidak Lancar 99.509.023 99.242.590
Jumlah Liabilitas 77.734.901 81.013.457
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 31.009.045 34.134.343
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 46.725.856 46.879.114
Jumlah Ekuitas 36.651.797 33.708.792
Modal Disetor 806.270 806.270
Saldo Laba 14.618.070 11.871.271
Rasio Keuangan
Rasio Lancar (%) 48,0% 45,3%
ROA 4,3% 3,9%
ROE 14,7% 14,7%
EBITDA thd pendapatan (%) 47,2% 46,7%
Catatan:
1. Pengungkapan yang dipersyaratkan untuk masing-masing pos wajib diungkapkan seluruhnya, kecuali pengungkapan tersebut tidak relevan
atau tidak dapat diterapkan pada Emiten atau Perusahaan Publik. Emiten atau Perusahaan Publik wajib menyesuaikan pengungkapan sesuai
dengan karakteristik industri apabila pengungkapan tersebut dipersyaratkan oleh SAK atau relevan untuk memahami laporan keuangan Emiten
atau Perusahaan Publik.
2. Emiten atau Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek tidak mengacu pada checklist ini, namun mengikuti peraturan Bapepam-LK
No VIII.G.17 tentang Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek.
Page 4
Page 4 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Laporan posisi keuangan pada akhir periode V
2 Laporan laba rugi komprehensif selama periode V
3 Laporan perubahan ekuitas selama periode V
4 Laporan arus kas selama periode V
5 Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang V
disajikan saat Perusahaan menerapkan suatu kebijakan
akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali
pos-pos laporan keuangan atau ketika Perusahaan
mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya.
6 Catatan atas Laporan Keuangan V
Ketentuan Umum
1.
Perusahaan wajib menyajikan catatan atas laporan keuangan dengan
urutan sebagai berikut:
a. gambaran umum Perusahaan; V Catatan 1a
b. dasar penyusunan laporan keuangan dan ikhtisar kebijakan
V
akuntansi signifikan yang diterapkan; Catatan 2
c. informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam laporan
posisi keuangan, laporan laba rugi komprehensif, laporan
V Catatan 3 - 32
perubahan ekuitas dan laporan arus kas, sesuai dengan urutan
penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos; dan
d. pengungkapan lainnya yang antara lain meliputi:
1) informasi yang dipersyaratkan oleh SAK yang tidak disajikan V
di bagian manapun dalam laporan keuangan; dan
2) informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam V
laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk
memahami laporan keuangan.
2. Perusahaan wajib menyatakan dalam bentuk nilai atau persentase
untuk menjelaskan adanya bagian dari suatu jumlah, tidak V
menggunakan kata “sebagian”.
3. Perusahaan wajib mengungkapkan dalam penjelasan masing-masing
pos mengenai Aset yang dijaminkan, nama pihak yang menerima
V
jaminan, dan alasan dijaminkan.
Page 5
Page 5 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
4. Dalam hal Aset Perusahaan diasuransikan, wajib diungkapkan jenis
dan nilai aset yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi, dan Catatan 10
risiko yang ditutup serta pendapat manajemen atas kecukupan V
pertanggungan asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib
diungkapkan alasannya.
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1. Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain:
a. Pendirian perusahaan
1) Riwayat ringkas perusahaan; V Catatan 1a
2) Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, V Catatan 1a
pengesahan dari instansi yang berwenang, dan nomor serta tanggal
Berita Negara;
3) Kegiatan usaha sesuai anggaran dasar Perusahaan dan yang sedang V Catatan 1a
dijalankan pada periode pelaporan;
4) Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha; V Catatan 1a
5) Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Dalam hal V Catatan 1a
perusahaan melakukan ekspansi atau perampingan usaha secara
signifikan pada periode laporan yang disajikan, wajib disebutkan saat
dimulainya operasi komersial dari ekspansi atau perampingan usaha
dan kapasitas produksinya; dan
6) Nama entitas induk dan nama entitas induk terakhir dalam kelompok V Catatan 1a
usaha (ultimate parent of the group). Dalam hal tidak dapat
diungkapkan, wajib disebutkan alasannya.
7) Khusus Industri Media
Penjelasan rinci tentang Perizinan yang dimiliki. V
8) Khusus Industri Jalan Tol
Peraturan perundangan atau keputusan pemerintah yang mendasari V
penyelenggaraan jalan tol tersebut.
9) Khusus untuk Asuransi dan Pembiayaan V
Izin bidang usaha dari Menteri Keuangan atau Otoritas yang
berwenang.
Page 6
Page 6 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
10) Khusus untuk Industri Perbankan V
Izin usaha sebagai bank umum, sebagai bank devisa (jika ada), serta
izin untuk menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip syariah (jika
ada).
11) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi dan Pertambangan V
Umum
Area Eksplorasi dan Eksploitasi/Pengembangan.
Penjelasan mengenai area eksplorasi dan eksploitasi Perseroan
meliputi :
a) Area Eksplorasi, meliputi:
• Nama lokasi;
• Nama pemilik izin lokasi;
• Tanggal perolehan izin ekplorasi serta tanggal jatuh
temponya;
• Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan
pemilik izin lokasi; dan
• Jumlah biaya eksplorasi yang telah dibukukan sebagai Aset
Minyak dan Gas Bumi per tanggal Laporan Posisi Keuangan;
b) Area Eksploitasi/Pengembangan meliputi:
• Nama lokasi;
• Nama pemilik ijin lokasi;
• Tanggal perolehan ijin eksploitasi serta tanggal jatuh
temponya;
• Persentasi kepemilikan saham Perseroan pada perusahaan
pemilik ijin lokasi;
• Jumlah Cadangan Terbukti (P1), keterangan tentang pihak
yang melakukan sertifikasi, dan tanggal sertifikasi;
• Jumlah produksi pada tahun berjalan; dan
• Akumulasi jumlah produksi sejak awal kegiatan
eksploitasi/pengembangan oleh Perseroan hingga tanggal
laporan posisi keuangan.
12) Khusus Industri Kehutanan V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) pelaksanaan kegiatan pengusahaan hutan;
b) rincian luas areal sisa hutan yang belum dikelola selama masa
sisa manfaat HPH; dan
c) sisa umur HPH.
Page 7
Page 7 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b. Penawaran Umum Efek, yang harus diungkapkan antara lain:
1) Tanggal dan/atau nomor surat efektif penawaran umum, termasuk V Catatan 1b
penawaran Efek yang diterbitkan di luar Indonesia;
2) Jenis dan jumlah Efek yang ditawarkan; V Catatan 1b
3) Bursa tempat Efek dicatatkan; dan V Catatan 1b
4) Tindakan perusahaan yang dapat mempengaruhi jumlah Efek yang V
diterbitkan (corporate action) sejak penawaran umum perdana sampai
dengan periode pelaporan terakhir.
c. Struktur Perusahaan, entitas anak, dan Entitas Bertujuan
Khusus (EBK)
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama entitas anak dan/atau EBK yang dikendalikan baik secara V Catatan 1d
langsung maupun tidak langsung;
2) Tempat kedudukan; V Catatan 1d
3) Jenis usaha; V Catatan 1d
4) Tahun beroperasi secara komersial; V Catatan 1d
5) Persentase kepemilikan dan proporsi hak suara (jika berbeda); V Catatan 1d
6) Total Aset; dan V Catatan 1d
7) Informasi penting lainnya antara lain:
a) sifat hubungan antara entitas induk dan entitas anak, apabila V
entitas induk tidak memiliki baik langsung maupun tidak langsung
melalui entitas anak, lebih dari 50% (lima puluh perseratus) hak
suara yang sah;
V
b) alasan mengapa kepemilikan baik langsung maupun tidak langsung
lebih dari 50% (lima puluh perseratus) hak suara atau hak suara
potensial atas investee tidak diikuti dengan pengendalian; V
c) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas anak apabila
laporan keuangan tersebut digunakan untuk menyusun laporan
keuangan konsolidasian dan tanggal atau periode berbeda dari
tanggal laporan keuangan entitas induk, dan alasan menggunakan
tanggal atau periode yang berbeda; V
d) sifat dan luas setiap restriksi signifikan dalam kemampuan entitas
anak untuk mentransfer dana ke entitas induk dalam bentuk
Page 8
Page 8 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
dividen tunai, atau pembayaran kembali pinjaman atau uang V
muka;
e) suatu rincian yang menunjukkan dampak setiap perubahan bagian
kepemilikan entitas induk pada entitas anak yang tidak
mengakibatkan hilangnya Pengendalian atas ekuitas yang dapat
diatribusikan pada pemilik entitas induk; dan V
f) dalam hal hilangnya Pengendalian atas entitas anak, maka entitas
induk harus mengungkapkan:
(1) keuntungan atau kerugian (jika ada) yang diakui dari V
hilangnya Pengendalian, dan porsi dari keuntungan atau
kerugian yang dapat diatribusikan pada pengakuan sisa
investasi pada entitas anak terdahulu dengan Nilai Wajar
pada tanggal hilangnya Pengendalian;
(2) jumlah persentase kepemilikan yang dilepaskan; V
(3) jumlah harga yang diterima; V
(4) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas; V
(5) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya dimana Pengendalian dilepaskan; dan V
(6) jumlah Aset dan Liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada
entitas anak atau bisnis lainnya dimana Pengendalian
V
dilepaskan, yang diikhtisarkan berdasarkan kategori
utamanya.
d. Karyawan, direksi, komisaris, dan komite audit
Yang harus diungkapkan antara lain:
1) Nama dan jabatan untuk masing-masing anggota direksi, dewan V Catatan 1c
komisaris, dan komite audit;
2) Cakupan manajemen kunci; dan V Catatan 28
3) Jumlah karyawan tetap pada masing-masing akhir periode atau rata- V Catatan 1c
rata jumlah karyawan tetap selama periode yang bersangkutan,
secara konsolidasi untuk Perusahaan dan entitas anak.
e. Penerbitan Laporan Keuangan
1) Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan V Catatan 1e
2) Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan. V Catatan 1e
Page 9
Page 9 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
2. Ikhtisar Kebijakan Akuntansi Signifikan
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK V Catatan 2a
Pernyataan ini merupakan pernyataan bahwa laporan keuangan telah
disusun dan disajikan sesuai dengan SAK.
b. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
1) Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan biaya historis V Catatan 2a
(historical cost), biaya perolehan kini (current cost), nilai realisasi neto
(net realizable value), Nilai Wajar (fair value) atau jumlah yang
dapat dipulihkan berdasarkan SAK yang berlaku.
2) Dasar penyusunan laporan keuangan, yaitu dasar akrual, kecuali V Catatan 2a
untuk laporan arus kas.
3) Mata uang fungsional dan mata uang penyajian yang digunakan,
meliputi: Catatan 2a dan 2c
a) mata uang fungsional Perusahaan dan entitas anak; V
b) fakta dan alasan perubahan, apabila terdapat perubahan mata
uang fungsional Perusahaan maupun kegiatan usaha asing yang V
signifikan; dan
c) alasan perubahan mata uang penyajian (jika ada). V
4) Alasan perubahan periode pelaporan (jika ada). V
c. Penggunaan Pertimbangan, Estimasi, dan Asumsi Signifikan
oleh Manajemen
1) Perusahaan harus mengungkapkan dalam ikhtisar kebijakan akuntansi V Catatan 3a - 3b
signifikan atau bagian lain dari catatan atas laporan keuangan,
pertimbangan yang telah dibuat manajemen dalam proses penerapan
kebijakan akuntansi dan memiliki dampak yang paling signifikan
terhadap jumlah yang diakui dalam laporan keuangan;
2) Perusahaan harus mengungkapkan informasi tentang asumsi yang V
dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi
ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko
signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah
tercatat Aset dan Liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya; dan
3) Berkaitan dengan Aset dan Liabilitas sebagaimana dimaksud dalam V
angka 2), catatan atas laporan keuangan memasukkan rincian atas
sifat dan jumlah tercatat pada akhir periode pelaporan.
Page 10
Page 10 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d. Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi tertentu merupakan kebijakan akuntansi lainnya
yang diterapkan dan relevan untuk memahami laporan keuangan.
Kebijakan akuntansi tertentu meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-
hal sebagai berikut:
1) Prinsip-prinsip konsolidasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ruang lingkup Laporan Keuangan Konsolidasian, yang meliputi V Catatan 2b
pos-pos entitas induk dan entitas anak;
b) dasardan kapan suatu entitas anak dikonsolidasikan ke dalam V
Catatan 2b
laporan keuangan entitas induk;
c) kebijakan akuntansi sehubungan dengan perubahan kepemilikan V Catatan 2b
tanpa kehilangan Pengendalian atas entitas anak;
d) kebijakan akuntansi sehubungan dengan kehilangan Pengendalian V
Catatan 2b
atas entitasanak;
e) kebijakan akuntansi sehubungan dengan pencatatan dan V Catatan 2b
penyajian kepentingan nonpengendali; dan
V Catatan 2b
f) pernyataan bahwa saldo pos dan transaksi material antar entitas
yang dikonsolidasi telah dieliminasi.
2) Kombinasi bisnis
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) metode yang digunakan dalam kombinasi bisnis, termasuk V Catatan 2b
metode yang digunakan untuk mengukur kepentingan
nonpengendali;
b) pengakuan awal untuk goodwill; V Catatan 2b
c) pengukuran setelah pengakuan awal untuk goodwill; dan V Catatan 2f (a)
d) kebijakan lainnya yang relevan terkait dengan kombinasi bisnis
yang ada di Perusahaan, antara lain:
(1) pembelian dengan diskon;
V
(2) akuisisi secara bertahap; dan V
(3) imbalan kontinjensi. V
3) Kas dan setara kas;
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan dalam menentukan
komponen kas dan setara kas. V Catatan 2d
Page 11
Page 11 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
4) Instrumen Keuangan
a) Instrumen Keuangan selain Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal instrumen keuangan setiap kategori, V Catatan 2m
termasuk perlakuan atas biaya transaksi;
(2) pengukuran setelah pengakuan awal instrumen keuangan V Catatan 2m
setiap kategori;
(3) ketentuan saling hapus dari instrumen keuangan; V Catatan 2m
(4) metode yang digunakan untuk menentukan Nilai Wajar V Catatan 2m
instrumen keuangan;
(5) metode perhitungan yang digunakan untuk menentukan V Catatan 2m
penurunan nilai dari aset keuangan;
(6) ketentuan penghentian pengakuan instrumen keuangan; V Catatan 2m
(7) khusus instrumen keuangan derivatif dan akuntansi lindung
nilai, selain penjelasan sebagaimana dimaksud dalam angka
(1), angka (2), angka (3), angka (4), angka (5), dan angka
(6), wajib ditambahkan penjelasan mengenai;
(a) ketentuan pemenuhan kriteria akuntansi lindung nilai; V
(b) klasifikasi lindung nilai untuk tujuan akuntansi lindung
V
nilai atas instrumen keuangan derivatif; dan
(c) perlakuan akuntansi lindung nilai untuk tujuan V
akuntansi lindung nilai.
b) Investasi pada Sukuk
Yang harus dijelaskan antara lain: V
(1) klasifikasi dan reklasifikasi investasi pada Sukuk;
(2) pengakuan awal Sukuk;
(3) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk;
(4) Penyajian pendapatan sukuk; dan
(5) penyajian amortisasi biaya transaksi.
c) Sukuk yang diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) pengakuan awal Sukuk; V Catatan 2m.2
(2) pengukuran setelah pengakuan awal Sukuk; V Catatan 2m.2
(3) biaya transaksi penerbitan Sukuk; V Catatan 2m.2
(4) posisi penyajian Sukuk; dan V Catatan 2m.2
Page 12
Page 12 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(5) akad syariah yang digunakan. V Tidak praktis untuk diungkapkan
5) Khusus Industri Perbankan V
a) Giro Wajib Minimum
Yang harus dijelaskan antara lain ketentuan mengenai jumlah
giro wajib minimum.
b) Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Giro pada
Bank Indonesia dan Bank Lain.
c) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian Penempatan
pada Bank Indonesia dan Bank Lain.
6) Piutang Reverse Repo V
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Piutang Reverse Repo,
metode pencatatan dan pengukurannya.
7) Khusus Industri Perbankan V
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kelompok obligasi rekapitalisasi yang dimiliki;
b) Pengakuan nilai pada investasi untuk setiap kelompok Obligasi
Rekapitalisasi Pemerintah;dan
c) Dasar penyajian efek-efek dalam laporan keuangan.
8) Khusus Industri Perbankan V
a) Kredit
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Penjelasan atas masing-masing jenis kredit yang diberikan;
(2) Dasar penyajian atas kredit;
(3) Kebijakan manajemen dan pelaksanaan pengendalian risiko
portofolio kredit;
(4) Perlakuan akuntansi untuk kredit yang dibeli dari BPPN
(jika ada); dan
(5) Kebijakan bank akan agunan kredit.
b) Tagihan/Kewajiban Akseptasi
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian atas
tagihan/kewajiban akseptasi.
c) Agunan yang Diambil Alih
Page 13
Page 13 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar penilaian dan penyajian;
(2) Perlakuan akuntansi atas nilai realisasi piutang/pembiayaan yang
diberikan dengan saldo piutang/pembiayaan yang tidak
dapat ditagih; dan
(3) Perlakuan akuntansi atas keuntungan (kerugian) dari
realisasi penjualan agunan.
9) Khusus untuk Industri Pembiayaan V
Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penyajian piutang pembiayaan konsumen; dan
b) Dasar penilaian aset jika perusahaan menarik kembali aset
pembiayaan konsumen dari konsumennya.
10) Anjak Piutang V
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Jenis transaksi anjak piutang (dengan recourse atau tanpa
recourse);
b) Penyajian transaksi anjak piutang;
c) Perlakuan akuntansi atas perbedaan antara harga pengalihan dan
jumlah bersih piutang dialihkan; dan
d) Perlakuan terhadap kegagalan atas tagihan anjak
piutang(ditagihkan kembali ke klien atau ditanggung oleh
perusahaan).
11) Sewa
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan penentuan suatu perjanjian mengandung suatu sewa; V Catatan 2i
b) kebijakan penentuan suatu sewa merupakan sewa pembiayaan V Catatan 2i
atau sewa operasi; dan
V Catatan 2i
c) kebijakan akuntansi apabila Perusahaan bertindak sebagai lessee
dan/atau lessor.
12) Persediaan : Karena nilai persediaan tidak material,
yang harus dijelaskan antara lain mengenai kebijakan akuntansi yang V maka tidak dijabarkan kebijakan
digunakan dan rumusan biaya yang digunakan. akuntansinya.
a) Khusus Industri Kehutanan V
HTI Dalam Pengembangan
Page 14
Page 14 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Beban-beban yang dikapitalisasi, antara lain: kewajiban kepada
negara, pemeliharaan sarana dan pra-sarana.
HTI Siap Panen
Yang harus dijelaskan antara lain:
Biaya perolehan, mutasi pembebanan ke biaya produksi.
b) Khusus Industri Perkebunan V
Tanaman Perkebunan
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Dasar klasifikasi untuk jenis tanaman sebagai persediaan,
tanaman belum menghasilkan, atau tanaman telah
menghasilkan;
(2) Dasar penilaian dan pengukuran;
(3) Kebijakan akuntansi reklasifikasi tanaman belum
menghasilkan ke tanaman telah menghasilkan;
(4) Metode penyusutan dan masa manfaat tanaman yang
disusutkan; dan
(5) Kebijakan akuntansi biaya pinjaman.
c) Khusus Industri Peternakan V
Hewan Ternak
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Hewan ternak telah menghasilkan :
(a) Metode penilaian;
(b) Metode amortisasi (deplesi); dan
(c) Cadangan kematian atau metode penghapusan
langsung, jika ada.
(2) Hewan ternak dalam pertumbuhan (belum menghasilkan) :
(a) Metode penilaian; dan
(b) Perkiraan waktu yang dibutuhkan untuk dapat
berpindah menjadi hewan ternak telah menghasilkan.
13) Aset Tetap:
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) pengakuan awal Aset Tetap; V Catatan 2e
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Tetap; V Catatan 2e
c) pengelompokan Aset Tetap;
V Catatan 2e
d) metode penyusutan yang digunakan;
e) kapitalisasi biaya yang terkait dengan Aset Tetap; V Catatan 2e
Page 15
Page 15 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
f) estimasi umur manfaat dan tarif penyusutan; V Catatan 2e
g) penghentian pengakuan; V Catatan 2e
h) nilai residu; dan
V Catatan 2e
i) pernyataan bahwa manajemen telah mengkaji ulang atas estimasi
umur ekonomis, metode penyusutan, dan nilai residu pada setiap V Catatan 2e
akhir periode pelaporan.
14) Investasi pada Entitas Asosiasi
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk V Catatan 2b
mencatat investasi pada asosiasi.
15) Bagian partisipasi dalam Ventura Bersama
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang digunakan untuk V Catatan 2b
mencatat bagian partisipasi dalam Ventura Bersama.
16) Pola Kerjasama V
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dari bentuk kerjasama;
b) Kebijakan akuntansi untuk setiap jenis aset dan liabilitas yang
timbul; dan
c) Sistem pembagian hasil, jika ada.
17) Aset Tak Berwujud
Yang harus dijelaskan antara lain :
a) pengakuan awal Aset Takberwujud; V Catatan 2f
b) pengukuran setelah pengakuan awal Aset Takberwujud; V Catatan 2f
c) umur manfaat tidak terbatas atau terbatas, dan apabila umur
V Catatan 2f
manfaat terbatas, diungkapkan tarif amortisasi yang digunakan
dan umur manfaatnya;
V Catatan 2f
d) sumber terjadinya Aset Takberwujud;
e) metode amortisasi yang digunakan; V Catatan 2f
f) penghentian pengakuan Aset Takberwujud; dan V Catatan 2f
g) riset dan pengembangan (jika ada).
V
18) Aset tidak lancar atau kelompok Lepasan yang dimiliki untuk
V
dijual
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kebijakan tentang peristiwa dan kondisi suatu aset tidak lancar
diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki untuk dijual; dan
b) pengukuran aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang
dimiliki untuk dijual.
Page 16
Page 16 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
19) Properti Investasi :
Yang harus dijelaskan antara lain: Catatan 2g
a) pengakuan awal Properti Investasi; V
b) pengukuran setelah pengakuan awal Properti Investasi; V
c) metode penyusutan yang digunakan, khusus untuk model biaya;
V
d) estimasi umur manfaat dan/atau tarif penyusutan untuk model
biaya; dan V
e) penghentian pengakuan Properti Investasi. V
20) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi V
Aset Minyak dan Gas Bumi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar pengukuran yang digunakan untuk menentukan jumlah
tercatat bruto;
b) Kriteria kapitalisasi biaya, penurunan nilai (impairment) dan
penilaian kembali aset (revaluasi);
c) Metode penyusutan dan amortisasi yang digunakan;
d) Masa manfaat atau tarif penyusutan dan amortisasi yang
digunakan; dan
e) Pertanggungan Asuransi.
21) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan V Catatan 2h
kemungkinan terjadinya penurunan nilai; dan
b) kebijakan akuntansi pengakuan penurunan nilai aset nonkeuangan
V Catatan 2h
dan pembalikannya.
22) Khusus Industri Perbankan V
Liabilitas Segera
Yang harus dijelaskan antara lain dasar penyajian liabilitas segera.
Simpanan Nasabah
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan; dan
b) Dasar penyajian dari masing-masing kategori simpanan.
Simpanan dari bank lain
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Penjelasan atas simpanan dari bank lain; dan
Page 17
Page 17 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Dasar penyajian simpanan dari bank lain.
Surat Berharga yang Diterbitkan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Kriteria dan jenis-jenis surat berharga yang diterbitkan; dan
b) Perlakuan akuntansi atas premi atau diskonto.
23) Provisi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) kondisi provisi yang harus diakui; dan V Catatan 2r
b) dasar penentuan nilai provisi. V Catatan 2r
24) Utang Repo V
Yang harus dijelaskan antara lain unsur-unsur Utang Repo, metode
pencatatan dan pengukurannya.
25) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi V
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup Tangguhan.
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan;
c) Metode penyusutan prasarana PLH; dan
d) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Lokasi penambangan;
(2) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
(3) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan; dan
(4) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan.
26) Khusus Industri Pertambangan Umum V
Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi
yang masih berjalan dengan penjelasan mengenai jangka waktu
kontrak untuk Area of Interest yang bersangkutan;
b) Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan atas kegiatan eksplorasi
yang sudah menemukan adanya Cadangan Terbukti dengan
penjelasan bahwa amortisasinya baru akan dilaksanakan pada
saat dimulainya produksi;
Page 18
Page 18 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) Dasar penentuan ditangguhkannya biaya pengembangan dan
kapitalisasi biaya pekerjaan konstruksi dan prasarana; dan
d) Metode amortisasi dan penyusutan yang dipergunakan dengan
penjelasan jangka waktu perijinan penambangan, taksiran umur
ekonomis tambang dan dasar perhitungan amortisasi.
Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup
Tangguhan/ Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Perlakuan akuntansi atas pembebanan biaya PLH;
b) Metode amortisasi atas biaya PLH yang ditangguhkan; dan
c) Metode penyusutan prasarana PLH.
27) Pengakuan Pendapatan Catatan 2j
a) Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) kondisi dan metode pengakuan pendapatan serta dasar V
pengukuran yang digunakan berdasarkan jenis pendapatan
yang ada; dan
(2) dalam hal terdapat transaksi hubungan keagenan, V
kebijakan pengakuan pendapatan dan penjualan dari
hubungan keagenan serta beban terkait.
b) Pengakuan pendapatan dan Beban dengan menggunakan V
metode persentase penyelesaian
Yang harus dijelaskan antara lain metode yang diterapkan untuk
menentukan tahap penyelesaian suatu kontrak.
c) Khusus Industri Asuransi V
(1) Pengakuan pendapatan premi
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Tarif yang digunakan dalam perhitungan premi yang
belum merupakan pendapatan;
(b) Kebijakan akuntansi untuk transaksi reasuransi
prospektif dan retroaktif; dan
(c) Penyajian pendapatan premi dalam laporan laba rugi.
(2) Beban Klaim
Penjelasan yang harus ditambahkan antara lain:
(a) Kelompok beban klaim dalam bentuk: klaim yang
disetujui, klaim dalam proses penyelesaian, klaim yang
terjadi namun belum dilaporkan dan beban
penyelesaian klaim; dan
Page 19
Page 19 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) Penyajian beban klaim dalam laporan laba rugi.
d) Khusus Industri Real Estate V
Kapitalisasi dan metode alokasi biaya proyek
pengembangan Real Estat
Yang harus dijelaskan antara lain:
(1) Unsur biaya yang kapitalisasi ke proyek pengembangan Real
Estat;
(2) Unsur biaya yang dialokasikan sebagai beban proyek;
(3) Penyisihan atas realisasi pendapatan pada masa mendatang
lebih rendah dari nilai tercatat proyek;
(4) Metode alokasi biaya yang telah dikapitalisasi ke setiap unit
Real Estat;
(5) Biaya yang direvisi dan direalokasi akibat perubahan
mendasar pada estimasi kini; dan
(6) Unsur biaya yang diakui sebagai beban pada saat terjadinya.
28) Program Loyalitas Pelangan V
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan terkait program loyalitas
pelanggan
29) Transksi dan Saldo dalam mata uang asing
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) ketentuan dalam penjabaran transaksi dan saldo dalam mata V Catatan 2c
uang asing;
b) perlakuan akuntansi selisih kurs yang timbul dari penjabaran aset
V Catatan 2c
dan liabilitas moneter; dan
c) referensi dan kurs yang digunakan untuk menjabarkan transaksi V Catatan 2c
dan saldo dalam mata uang asing.
30) Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar penetapan Pihak-pihak berelasi; V Catatan 2q dan 28
b) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi dalam Laporan Keuangan; dan V Catatan 2q dan 28
31) Hibah Pemerintah
V
Yang harus dijelaskan antara lainkebijakan akuntansi tentang
metode penyajian dalam laporan keuangan.
32) Pajak Penghasilan
Yang harus dijelaskan antara lain:
Catatan 2n
Page 20
Page 20 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) dasar penentuan tarif pajak untuk mengukur pajak kini dan pajak V Catatan 2n
tangguhan; V Catatan 2n
b) ketentuan mengenai saling hapus;
V Catatan 2n
c) pengakuan dan pengukuran aset pajak tangguhan; dan
d) metode yang digunakan dalam menilai aset (liabilitas) pajak V
tangguhan.
33) Imbalan Kerja
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan; V Catatan 2l
b) deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang V Catatan 2l
diselenggarakan oleh Perusahaan;
c) kebijakan akuntansi Perusahaan dalam mengakui keuntungan dan
kerugian aktuarial; dan V Catatan 2l
d) pengakuan keuntungan dan kerugian untuk curtailment dan
penyelesaian. V Catatan 2l
34) Saham Treasuri
Yang harus dijelaskan antara lain metode pengakuan dan pengukuran V Catatan 20
atas pembelian, penjualan, atau pembatalan saham treasuri.
35) Pembayaran Berbasis Saham
Yang harus dijelaskan antara lain kebijakan akuntansi untuk transaksi V Pembayaran berbasis saham sudah
pembayaran berbasis saham yang diselesaikan melalui instrumen selesai beberapa tahun lalu (tahun
ekuitas dan/atau diselesaikan melalui Kas, termasuk pengukurannya. 2006) - Catatan 20
36) Kuasi-Reorganisasi V
Yang harus dijelaskan antara lain:
a) Dasar dilakukannya kuasi-reorganisasi;
b) Dasar penentuan nilai wajar Aset dan Liabilitas; dan
c) Perlakuan akuntansi untuk selisih hasil revaluasi Aset dan
Liabilitas.
Catatan: Berlaku untuk kuasi reorganisasi sebelum 1 Januari 2013.
37) Biaya Pinjaman
Yang harus dijelaskan antara lainkondisi yang mengharuskan biaya V Catatan 2e
pinjaman dikapitalisasikan sebagai bagian dari biaya perolehan aset
kualifikasian.
Page 21
Page 21 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
38) Segmen Operasi V Catatan 2o
Yang harus dijelaskan antara lain dasar yang digunakan oleh
manajemen untuk mengidentifikasikan Segmen Operasi.
39) Laba (Rugi) per saham
Yang harus dijelaskan antara lain dasar perhitungan laba (rugi) per V Catatan 2p dan 21
saham dasar dan laba (rugi) per saham dilusia
3. Pengungkapan atas Pos-Pos Laporan Keuangan
a. Aset
1) Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) unsur Kas dan Setara Kas pada pihak berelasi dan pihak ketiga; V Catatan 4
b) rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank V Catatan 4
serta jenis mata uang asing;
c) kisaran suku bunga kontraktual dari Setara Kas selama periode V Catatan 4
pelaporan; dan
d) jumlah saldo Kas dan Setara Kas yang signifikan yang tidak V Disajikan saldo Kas yang Dibatasi
dapat digunakan oleh kelompok usaha disertai pendapat Penggunaannya di Laporan Posisi
manajemen. Keuangan
2) Khusus Industri Perbankan V
a) Kas
Yang harus diungkapkan adalah rincian jumlah kas berdasarkan
jenis mata uang.
b) Giro pada Bank Indonesia
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah Giro pada Bank Indonesia berdasarkan jenis
mata uang (nilai dalam mata uang original); dan
(2) Ketentuan Giro Wajib Minimum (GWM) menurut BI dan
posisi GWM bank pada saat periode pelaporan.
c) Giro pada Bank Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan jenis mata
uang;
Page 22
Page 22 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1) Jumlah penyisihan penurunan nilai;
(2) Perubahan penyisihan selama periode berjalan untuk
masing-masing giro;
(3) Rincian jumlah Giro pada Bank Lain berdasarkan pihak
yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga;
(4) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan
penurunan nilai.
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah penempatan berdasarkan jenis dan mata
uang;
(2) Rincian penempatan berdasarkan yang mengalami
penurunan nilai (impaired) dan tidak mengalami penurunan
nilai (unimpaired);
(3) Jangka waktu (rata-rata atau per kelompok);
(4) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama
periode berjalan;
(5) Rincian jumlah penempatan berdasarkan pihak yang
mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga;
(6) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(7) Jumlah dana yang diblokir dan alasannya;
(8) Jumlah dana yang tidak dapat dicairkan pada bank
bermasalah, bank beku operasi atau likuidasi termasuk
tingkat kemungkinan diterimanya kembali dana tersebut
berdasarkan informasi dari otoritas yang berwenang; dan
(9) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan
penurunan nilai.
3) Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah piutang yang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak V Catatan 5
berelasi;
b) jumlah piutang menurut debitur; V Catatan 5
c) jumlah piutang menurut mata uang; V Catatan 5
d) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan V Tidak praktis untuk dirinci
nilai;
Page 23
Page 23 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
e) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan V Catatan 5
kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan
penghapusan piutang;
f) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan atau V Catatan 5
keyakinan manajemen atas ketertagihan piutang apabila tidak
dibentuk cadangan;
g) piutang yang dijaminkan, nama pihak yang menerima jaminan, V
dan alasan dijaminkan;
h) jumlah diamortisasi dengan menggunakan metode suku bunga V
efektif; dan
i) informasi keterlibatan berkelanjutan atas piutang yang ditransfer,
meliputi:
(1) jumlah yang ditransfer, beban bunga, retensi, jatuh tempo, V
dan ikatan penting lain yang diatur dalam perjanjian; dan
(2) jaminan yang diberikan (bila ada). V
4) Khusus Industri Asuransi V
a) Piutang Premi
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan tertanggung dan asuradur;
(2) Jumlah piutang berdasarkan jenis asuransi; dan
(3) Jumlah piutang premi yang diperkenankan dalam
perhitungan solvabilitas.
b) Piutang Koasuransi V
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain:
(1) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
(2) Jumlah menurut jenis asuransi; dan
(3) Jumlah piutang koasuransi yang diperkenankan dalam
perhitungan solvabilitas.
c) Piutang Reasuransi V
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Jumlah piutang berdasarkan reasuradur;
(2) Jumlah piutang atau utang reasuransi yang
disalinghapuskan; dan
(3) Jumlah piutang reasuransi yang diperkenankan dalam
perhitungan solvabilitas.
d) Piutang Hasil Investasi V
Page 24
Page 24 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
(1) Pemisahan antara piutang kepada pihak berelasi dan pihak
ketiga;
(2) Jumlah piutang menurut jenis investasi;
(3) Jumlah piutang menurut mata uang; dan
(4) Jumlah piutang yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.
5) Khusus Industri Pembiayaan V
a) Piutang Pembiayaan Konsumen
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah piutang menurut dan jenis obyek pembiayaan
(contoh: kendaraan bermotor, elektronik, rumah, dan lain-
lain);
(2) Rincian umur dari angsuran pembiyaan konsumen;
(3) Bagian pinjaman yang dibiayai bank-bank sehubungan
dengan transaksi kerja
(4) sama pembiayaan bersama, penunjukan selaku pengelola
piutang, penerusan pinjaman dan pengambilalihan piutang
apabila perusahaan membagi risiko tidak tertagihnya
piutang tersebut dengan bank-bank dalam rangka transaksi
di atas;
(5) Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui;
(6) Nilai dan jenis jaminan yang diserahkan oleh pelanggan
atas piutang pembiayaan konsumen yang diberikan
berdasarkan objek pembiayaan;
(7) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan
(8) Piutang pembiayaan konsumen yang dialihkan dan atau
digunakan sebagai jaminan atas utang.
b) Tagihan Anjak Piutang V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah tagihan anjak piutang tanpa recourse dan dengan
recourse, beserta jumlah utang retensi anjak piutang dan
pendapatan anjak piutang (tanpa recourse) serta
pendapatan anjak piutang tangguhan (dengan recourse);
dan
Page 25
Page 25 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) Pengungkapan mengenai tingkat bunga, jatuh tempo dan
jumlah piutang yang diperoleh serta ikatan penting yang
diatur dalam perjanjian anjak piutang.
c) Piutang Sewa Pembiayaan V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak ketiga;
(2) rekonsiliasi antara investasi sewa bruto dan nilai kini piutang
pembayaran sewa minimum pada akhir periode pelaporan.
Di samping itu, lessor mengungkapkan investasi sewa bruto
dan nilai kini piutang pembayaran sewa minimum pada akhir
periode pelaporan, untuk setiap periode berikut:
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(3) pendapatan keuangan yang belum diterima;
(4) nilai residu yang tidak dijamin yang diakru sebagai manfaat
lessor;
(5) akumulasi penyisihan piutang tidak tertagih atas
pembayaran sewa minimum;
(6) rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan dalam
periode; dan
(7) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor yang material.
d) Piutang Sewa Operasi V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) jumlah agregat pembayaran sewa minimum masa depan
dalam sewa operasi yang tidak dapat dibatalkan untuk
setiap periode berikut;
(a) kurang dari satu tahun
(b) lebih dari satu tahun sampai lima tahun
(c) lebih dari lima tahun
(2) total rental kontinjen yang diakui sebagai pendapatan pada
periode; dan
(3) penjelasan umum isi perjanjian sewa lessor.
Page 26
Page 26 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
6) Khusus Kontrak Konstruksi
Piutang Retensi V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah piutang dari masing-masing kontrak konstruksi; dan
b) Pendapat manajemen akan kemungkinan tertagihnya piutang
retensi.
7) Tagihan Bruto kepada Pelanggan V
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain tagihan bruto dari
setiap kontrak
konstruksi.
Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga harus dirinci dalam bentuk
tabel yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi;
b) laba yang diakui;
c) kerugian yang terjadi; dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
8) Piutang Reverse Repo V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang ditransaksikan;
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan kembali
Efek;
c) Nama pihak/counterparty;
d) Lokasi Efek jaminan;
e) Tingkat bunga piutang reverse repo;
f) Cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada); dan
g) Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai (jika ada).
9) Agunan Yang Diambil Alih V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Nilai realisasi bersih pada saat diambilalih;
b) Selisih antara nilai realisasi bersih atas agunan yang diambilalih
dengan saldo piutang yang tidak tertagih; dan
c) Laba atau rugi yang timbul, termasuk biaya-biaya yang timbul
setelah pengambilalihan agunan tersebut.
Page 27
Page 27 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
10) Piutang Dividen dan Bunga V Nilainya tidak material sehingga tidak
dirinci
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlah tagihan
dividen, bunga, dan dendakepada pihak lain.
11) Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jenis dan jumlah piutang; V Nilainya tidak material sehingga tidak
dirinci
b) Jumlah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN); dan V Nilainya tidak material sehingga tidak
dirinci
c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. V Nilainya tidak material sehingga tidak
dirinci
12) Aset Keuangan Lainnya
Pengungkapan ini telah diterapkan untuk aset keuangan lainnya yang
bersifat lancar maupun tidak lancar.
a) Pengelompokkan aset keuangan lainnya sesuai klasifikasi yang V Catatan 27
dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat aset keuangan untuk setiap kelompok dan V Catatan 27
rincian investasinya;
(2) laba atau rugi neto pada setiap kelompok aset keuangan
berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan pada pos V
pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui
sebagai laba atau rugi periode berjalan;
(3) total pendapatan bunga yang dihitung menggunakan metode V
suku bunga efektif untuk aset keuangan selain yang diukur
pada nilai wajar melalui laba rugi;
(4) biaya perolehan termasuk jumlah premium dan diskonto V
yang belum diamortisasi, untuk Efek dimiliki hingga jatuh
tempo;
(5) peringkat Efek utang berikut nama pemeringkat (jika ada). V
(6) uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual untuk V
aset keuangan yang diklasifikasikan dimiliki hingga jatuh
tempo;
(7) jika terdapat reklasifikasi aset keuangan, maka wajib
diungkapkan:
Page 28
Page 28 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) jumlah yang direklasifikasi ke dan dari setiap kategori; V
(b) alasan reklasifikasi; dan V
(c) sisa investasi dalam kelompok dimiliki hingga jatuh
tempo yang telah direklasifikasi dalam kelompok V
tersedia untuk dijual.
(8) jumlah tercatat aset keuangan yang dijaminkan sebagai
agunan untuk Liabilitas atau liabilitas kontinjensi serta
syarat dan kondisi yang terkait dengan penjaminan tersebut; V
(9) jumlah penurunan nilai atas aset keuangan (jika ada),
termasuk mutasinya, dipisahkan antara aset keuangan yang
mengalami penurunan nilai dan aset keuangan yang tidak
mengalami penurunan nilai, serta dipisahkan antara
penurunan nilai yang dihitung secara kolektif dan individual, V
termasuk beban penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi;
dan
(10) jumlah amortisasi keuntungan (kerugian) yang belum
direalisasi atas investasi yang tersedia untuk dijual yang
direklasifikasi menjadi dimiliki hingga jatuh tempo. V
13) Khusus Deposito
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi; V Catatan 4
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan; V Catatan 4
c) jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing; dan V Catatan 4
d) hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan V
deposito tersebut.
14) Khusus Investasi pada Sukuk
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) rincian Sukuk berdasarkan nama penerbit dan akad syariah; V
b) tujuan model usaha yang digunakan; V
c) jumlah investasi yang direklasifikasikan, jika ada, dan V
penyebabnya; dan
d) Nilai Wajar untuk investasi yang diukur pada biaya perolehan. V
15) Khusus Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian jumlah nominal dan nilai pasar efek berdasarkan jenis; V
Page 29
Page 29 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Tanggal jatuh tempo dan frekuensi pembayaran bunga; V
c) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun; dan V
d) Informasi penting lainnya. V
16) Khusus Unit Penyertaan Reksadana V
Tambahan pengungkapan mengenai antara lain:
a) Rincian unit penyertaan reksadana dan Nilai Aset Bersih; dan
b) laba atau rugi neto berdasarkan klasifikasi, baik yang disajikan
pada pos pendapatan komprehensif lainnya maupun yang diakui
sebagai laba atau rugi periode berjalan
17) Khusus Wesel Tagih V
Tambahan pengungkapan mengenaiantara lain, pihak penerbit,
kisaran tingkat bunga, jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian
tentang sifat dan asal terjadinya (dari transaksi usaha atau lainnya).
18) Khusus Industri Asuransi V
Tambahan pengungkapan mengenai aset-aset yang menjadi dana
jaminan.
19) Pinjaman Polis V
Yang harus diungkapkan antaralain rincian berdasarkan:
a) Saldo pinjaman polis menurut jenis mata uang;
b) Tingkat suku bunga.
20) Khusus Industri Perbankan V
Kredit
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah kredit berdasarkan jenis, mata uang, sektor
ekonomi dan jangka waktu serta kolektibilitas;
b) Jumlah cadangan kerugian penurunan nilai dan mutasi
selama periode berjalan;
c) Rincian jumlah kredit berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga;
d) Rasio kredit usaha kecil terhadap jumlah kredit yang
diberikan;
e) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
Page 30
Page 30 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
f) Rincian kredit bermasalah berdasarkan sektor dan jumlah
cadangan penghapusan menurut ketentuan Bank Indonesia;
g) Rasio kredit bermasalah terhadap jumlah Aset keuangan dan
rasio jumlah cadangan kerugian penurunan nilai Aset
keuangan yang telah dibentuk terhadap jumlah minimum
cadangankerugian penurunan nilai Aset keuangan sesuai
ketentuan Bank Indonesia;
h) Jumlah kredit yang direstrukturisasi berdasarkan jenis dan
kolektibilitas;
i) Jumlah dan persentase bagian bank atas kredit sindikasi baik
selaku pimpinan, agen, atau anggota sindikasi;
j) Ikhtisar pembelian kredit dari BPPN berdasarkan periode
pembelian, jika ada;
k) Pendapat manajemen akan ketaatan bank terhadap Batas
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) yang ditetapkan oleh
Bank Indonesia;
l) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai.
21) Tagihan dan Liabilitas Akseptasi V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak, mata
uang, dan jatuh tempo;
b) Untuk tagihan akseptasi diungkapkan kolektibilitas, jumlah
cadangan penghapusan dan mutasi selama periode berjalan;
c) Rincian jumlah tagihan dan liabilitas berdasarkan pihak berelasi
dan pihak ketiga;
d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan
kerugian penurunan nilai tagihan akseptasi
22) Persediaan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) total jumlah tercatat persediaan dan jumlah nilai tercatat V Karena jumlah yang tidak material,
menurut klasifikasi yang sesuai bagi Perusahaan; maka tidak dibuatkan satu catatan
tersendiri. Nilai persediaan tesebut
ditampilkan di Laporan Posisi
Keuangan.
Page 31
Page 31 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) jumlah tercatat persediaan yang dicatat dengan Nilai V
Wajar dikurangi biaya untuk menjual;
(3) jumlah persediaan yang diakui sebagai beban selama V
periode berjalan;
(4) jumlah setiap penurunan nilai yang diakui sebagai V
pengurang jumlah persediaan yang diakui sebagai beban
dalam periode berjalan;
(5) jumlah dari setiap pemulihan dari setiap penurunan nilai V
yang diakui sebagai pengurang jumlah persediaan yang
diakui sebagai beban dalam periode berjalan;
(6) kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai V
persediaan yang diturunkan;
(7) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk
persediaan yang memenuhi kriteria aset kualifikasian,
maka diungkapkan:
(i) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama V
periode berjalan; dan
(ii) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan V
jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.
(8) persediaan yang dijaminkan, nama pihak yang menerima
jaminan, dan alasan dijaminkan; dan V
(9) jenis dan nilai persediaan yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup serta V
pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan wajib diungkapkan
alasannya.
b) Khusus Industri Perhotelan V
Tambahan pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut
klasifikasi yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Makanan dan minuman;
(2) Perlengkapan; dan
(3) Barang Dagangan.
c) Khusus Industri Real Estat V
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Pengungkapan nilai tercatat persediaan menurut klasifikasi:
Page 32
Page 32 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) Tanah Matang;
(b) Unit Bangunan; dan
(c) Unit Bangunan dalam Penyelesaian.
(2) Jumlah biaya perolehan aset Real Estat yang pengikatan
jual belinya telah berlaku namun penjualannya belum
diakui, termasuk jumlah utang terkait yang akan dialihkan,
bila ada.
d) Tanah untuk Pengembangan V
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Lokasi, luas tanah, proses perizinan;
(2) Jumlah biaya bunga dan rugi kurs yang dikapitalisasi ke
tanah untuk
pengembangan; dan
(3) Proporsi tanah yang dijadikan jaminan utang.
e) Khusus Industri Media V
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Materi program : lokal, impor (media televisi);
(2) Buku, kertas koran, barang pra cetak (media cetak);
(3) Barang promosi dan barter (media cetak); dan
(4) Bahan persediaan lain yang sesuai dengan industrinya.
f) Khusus Industri Rumah Sakit V
Tambahan pengungkapan antara lain:
(1) Obat-obatan;
(2) Perlengkapan medis (disposable); dan
(3) Persediaan lainnya
g) Khusus Industri Peternakan V
(1) Pengungkapan jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut
klasifikasi tertentu, seperti hewan ternak menjadi:
(a) Hewan Ternak Tersedia untuk Dijual; dan
Page 33
Page 33 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) Hewan Ternak dalam Pertumbuhan.
(2) Hewan Ternak Produksi - Berumur Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) Total jumlah tercatat dan nilai tercatat menurut
klasifikasi hewan ternak telah menghasilkan dan hewan
ternak belum menghasilkan;
(b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap
kelompok selama paling tidak 2 tahun terakhir;
(c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah
menghasilkan;
(d) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah
penyisihan atau penghapusan persediaan yang mati
atau hilang;
(e) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi dan risiko yang ditutup;
(f) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu
dibuat cadangan kematian atau metode penghapusan
langsung;
(g) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai
pertanggungan asuransi; dan
(h) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak
yang menerima jaminan.
23) Pajak Dibayar Di muka
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 6 dan 7
a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya; dan V
b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan V
statusnya.
24) Biaya Dibayar Dimuka
Catatan 8
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. V
25) Aset tidak lancar atau kelompok lepasan yang Dimiliki untuk
Dijual
Yang harus diungkapkan antara lain: V
Page 34
Page 34 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(1) uraian dari aset yang dimiliki untuk dijual atau kelompok
lepasan;
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang mengarah
kepada pelepasan yang diharapkan, serta cara dan waktu
pelepasan;
(3) kerugian penurunan nilai atau keuntungan pemulihan penurunan
nilai;
(4) dalam hal aset yang dimiliki untuk dijual belum dapat
direalisasikan dalam satu tahun, diungkapkan peristiwa atau
keadaan yang dapat memperpanjang periode penyelesaian
penjualan menjadi lebih dari satu tahun;
(5) dalam hal dapat diterapkan, segmen yang dilaporkan dari aset
yang dimiliki untuk dijual dan kelompok lepasan disajikan sesuai
dengan SAK yang berlaku; dan
(6) dalam hal aset yang diklasifikasikan sebagai aset yang dimiliki
untuk dijual atau kelompok lepasan dihentikan
pengklasifikasiannya, diungkapkan:
(a) nilai dari aset tersebut, yaitu nilai yang lebih rendah
antara:
i. jumlah tercatat aset tersebut sebelum aset atau
kelompok lepasan diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk
dijual, disesuaikan dengan penyusutan, amortisasi atau
penilaian kembali yang telah diakui apabila aset atau
kelompok lepasan tersebut tidak diklasifikasikan
sebagai dimiliki untuk dijual; dan
ii. jumlah terpulihkan pada saat tanggal keputusan untuk
tidak menjual;
(b) uraian fakta dan keadaan yang mengarah kepada
keputusan tersebut; dan
(c) dampaknya terhadap hasil operasi untuk periode tersebut
dan periode sajian sebelumnya.
26) Piutang Pihak Berelasi Non-Usaha
Karena jumlahnya tidak material,
Yang harus diungkapkan antara lain : maka tidak dibuat catatan tersendiri.
a) rincian jenis, nama pihak berelasi, dan jumlah piutang; Detail ada di Catatan 28
V
b) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian penurunan
nilai serta penjelasan terjadinya piutang pihak berelasi tersebut; V
c) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban cadangan
kerugian penurunan nilai secara individual dan kolektif, dan V
penghapusan piutang;
d) pendapat manajemen akan kecukupan jumlah cadangan V
kerugian penurunan nilai; dan
Page 35
Page 35 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
e) dalam hal piutang berelasi non usaha disajikan dalam aset V
lancar, hal tersebut harus dibuktikan serta diungkapkan
alasannya.
27) Investasi pada Entitas Asosiasi
Catatan 9
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) nama entitas asosiasi; V
b) persentase kepemilikan dan penjelasan adanya pengaruh
signifikan, beserta alasannya; V
c) nilai tercatat dan Nilai Wajar investasi dalam entitas asosiasi
V
yang kuotasi harganya tersedia;
d) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi termasuk jumlah V
agregat Aset, Liabilitas, pendapatan, dan laba atau rugi;
e) alasan tidak adanya pengaruh signifikan walaupun Perusahaan
memiliki lebih dari 20% (dua puluh perseratus) hak suara atau V
hak suara potensial investee secara langsung atau tidak langsung;
f) akhir periode pelaporan dari laporan keuangan entitas asosiasi,
V
ketika laporan keuangan tersebut digunakan dalam menerapkan
metode ekuitas dan tanggal atau periode yang berbeda dengan
Perusahaan, dan alasan menggunakan tanggal atau periode yang
berbeda;
V
g) sifat dan tingkatan setiap pembatasan signifikan atas kemampuan
entitas asosiasi untuk mentransfer dana kepada Perusahaan;
h) bagian rugi entitas asosiasi yang tidak diakui dan alasannya, V
apabila Perusahaan menghentikan pengakuan bagiannya atas
rugi entitas asosiasi, baik untuk periode terjadinya kerugian
tersebut maupun secara kumulatif; V
i) bagian atas liabilitas kontinjensi entitas asosiasi yang terjadi
bersama-sama dengan investor lain;
V
j) liabilitas kontinjensi yang terjadi karena investor berkewajiban
bersama-sama untuk semua atau sebagian Liabilitas entitas
asosiasi; dan V
k) ringkasan informasi keuangan entitas asosiasi, secara individual
atau dalam kelompok, yang tidak dicatat dengan menggunakan
metode ekuitas termasuk total Aset, total Liabilitas, Pendapatan,
dan laba atau rugi.
28) Khusus Industri Konstruksi
Jaminan V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jaminan yang diberikan
dan jumlah jaminan tersebut serta kontrak konstruksi yang
mensyaratkan adanya jaminan tersebut.
Page 36
Page 36 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
29) Khusus Industri Kehutanan V
HTI dan HTI dalam pengembangan
Berupabiaya yang ditangguhkan dalam pelaksanaan pembangunan
HTI, yang disajikan sebagai berikut:
a) Saldo awal;
b) Penyisihan periode berjalan;
c) Realisasi yang dilakukan selama periode berjalan; dan
d) Saldo akhir
30) Khusus Industri Jalan Tol V
Hak Bagi Hasil Tol
Investor tanpa kuasa hak penyelenggaraan harus mengungkapkan
hal-hal berikut:
(a) Dasar pengukuran hak bagi hasil tol;
(b) Masa hak bagi hasil tol dan amortisasinya;
(c) Perubahan hak bagi hasil tol selama periode berjalan; dan
(d) Reklasifikasi proyek kerjasama operasi dalam pelaksanaan ke hak
bagi hasil tol.
31) Khusus Industri Perkebunan V
Tanaman Perkebunan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Untuk tanaman telah menghasilkan
(1) Rincian nilai tercatat dan akumulasi penyusutan menurut
jenis tanaman;
(2) Rekonsiliasi nilai tercatat awal tahun dan akhir tahun
tanaman untuk setiap kelompok selama paling sedikit 2
tahun terakhir;
(3) Status tanah yang digunakan untuk menanam;
(4) Nilai tanaman telah menghasilkan berdasarkan area/lokasi
penanaman;
(5) Perbandingan saldo tanaman belum menghasilkan selama
paling sedikit 2 tahun; dan
(6) Tanaman yang dijaminkan.
b) Untuk tanaman belum menghasilkan
(1) Mutasi tanaman belum menghasilkan sebagai berikut :
(a) Saldo awal
i. Tambahan tahun berjalan
ii. Biaya langsung
Page 37
Page 37 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) Jumlah kapitalisasi biaya pinjaman, dan rugi kurs dalam
hal terjadi depresiasi luar biasa
i. Pengurangan tahun berjalan
ii. Jumlah yang direklasifikasi ke tanaman telah
menghasilkan
(c) Pengurangan lainnya
(d) Saldo akhir;
(2) Nilai tanaman dalam Perkebunan Inti Rakyat / Perkebunan
Inti Plasma yang menjadi milik perusahaan (inti) dan
tanaman yang bukan milik perusahaan (perkebunan
rakyat/perkebunan plasma); dan
(3) Cadangan kerugian yang mungkin timbul pada plasma.
32) Khusus Industri Peternakan V
Hewan Ternak Produksi – Berumur Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Pengelompokan hewan ternak dalam pertumbuhan (belum
menghasilkan) dan hewan ternak telah menghasilkan;
b) Rekonsiliasi saldo awal dan akhir hewan ternak tiap kelompok
selama paling tidak 2 tahun terakhir;
c) Nilai amortisasi (deplesi) atas hewan ternak telah menghasilkan;
d) Nilai hewan ternak tiap kelompok berdasarkan lokasi/area
peternakan;
e) Kondisi hewan ternak;
f) Persentase kematian selama tiga tahun terakhir;
g) Nilai hewan ternak yang diasuransikan, nilai pertanggungan
asuransi dan risiko yang ditutup;
h) Jika tak ada asuransi untuk wabah penyakit, perlu dibuat
cadangan kematian atau metode penghapusan langsung;
i) Nilai cadangan kematian atau metode penghapusan langsung, jika
ada;
j) Pendapat manajemen atas kecukupan nilai cadangan kematian,
jika ada; dan
k) Nilai hewan ternak yang dijaminkan dan nama pihak yang
menerima jaminan.
33) Properti Investasi
a) Yang harus diungkapkan antara lain: Karena jumlahnya tidak material, maka
(1) model pengukuran setelah pengakuan awal yang V tidak dibuat catatan tersendiri. Detail
digunakan, model Nilai Wajar atau model biaya; ada di Catatan 2g.
Page 38
Page 38 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) metode dan asumsi signifikan yang diterapkan dalam V
menentukan Nilai Wajar dari Properti Investasi;
(3) pernyataan bahwa penentuan Nilai Wajar didukung oleh
bukti pasar atau lebih banyak berdasarkan faktor lain V
karena sifat properti tersebut dan keterbatasan data pasar
yang dapat diperbandingkan;
(4) nama Penilai, tanggal penilaian, dan tanggal laporan V
penilaian terakhir;
(5) jumlah yang diakui dalam laba rugi untuk:
(a) penghasilan sewa dari Properti Investasi; V
(b) beban operasi langsung yang terjadi baik dari Properti
Investasi yang menghasilkan maupun yang tidak
V
menghasilkan penghasilan sewa selama periode
tersebut; dan
(c) perubahan kumulatif dalam Nilai Wajar yang diakui V
dalam laba rugi atas penjualan Properti Investasi dari
sekelompok aset yang menggunakan model biaya ke
kelompok aset yang menggunakan model Nilai Wajar;
(6) keberadaan dan jumlah pembatasan atas realisasi dari
Properti Investasi atau pembayaran penghasilan dan hasil V
pelepasan; dan
(7) kewajiban kontraktual untuk membeli, membangun atau
V
mengembangkan Properti Investasi atau untuk perbaikan,
pemeliharaan atau peningkatan.
b) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model Nilai
Wajar, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam
huruf (a) ditambahkan pengungkapan antara lain:
(1) rekonsiliasi antara jumlah tercatat Properti Investasi pada
awal dan akhir periode dengan menunjukkan penambahan, V
pengurangan, dan reklasifikasi;
(2) saat suatu penilaian terhadap Properti Investasi
disesuaikan secara signifikan untuk tujuan pelaporan V
keuangan, maka Perusahaan harus mengungkapkan
rekonsiliasi antara penilaian tersebut dan penilaian yang
telah disesuaikan yang dilaporkan dalam laporan
keuangan, dengan menunjukkan secara terpisah:
(a) jumlah agregat dari pengakuan kewajiban sewa yang
telah ditambahkan kembali; dan
(b) penyesuaian signifikan lain.
c) Khusus untuk Properti Investasi yang menggunakan model
biaya, selain pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf
a) ditambahkan pengungkapan antara lain: Karena jumlah yang tidak material,
maka tidak dibuatkan satu catatan
(1) umur manfaat; V tersendiri. Detail ada di catatan 2g.
Page 39
Page 39 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi Karena jumlah yang tidak material,
penyusutan Properti Investasi pada awal dan akhir V maka tidak dibuatkan satu catatan
periode dengan menunjukkan penambahan, pengurangan, tersendiri.
dan reklasifikasi;
(3) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode V Nilai properti investasi tesebut
penyajian dan alokasi beban penyusutan; ditampilkan di Laporan Posisi
Keuangan.
(4) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui, dan jumlah V
pemulihan rugi penurunan nilai, selama satu periode
sesuai SAK yang berlaku;
(5) transfer ke dan dari persediaan dan properti yang V
digunakan sendiri; dan
V
(6) Nilai Wajar Properti Investasi.
d) Khusus untuk Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan, Yang harus diungkapkan antara lain:
V
(1) rincian Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan; V
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak; V
(3) estimasi saat penyelesaian;
V
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian;
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat V
Properti Investasi dalam proses pembangunan dan
pengembangan; dan
V
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk
properti investasi yang memenuhi kriteria aset
kualifikasian, maka wajib diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama
periode berjalan; dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan
jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.
34) Aset Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) setiap kelompok Aset Tetap wajib diungkapkan secara terpisah V Catatan 10
berdasarkan kepemilikan aset yaitu aset pemilikan langsung
dan/atau aset sewa pembiayaan;
b) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan Aset V Catatan 10
Tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
V Catatan 10
c) jumlah penyusutan untuk masing-masing periode penyajian dan
alokasi beban penyusutan;
d) rugi penurunan nilai dan jumlah yang dijurnal balik yang diakui
V
dalam laba rugi dan ekuitas (jika ada);
Page 40
Page 40 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
e) jumlah komitmen kontraktual dalam perolehan Aset Tetap; V Catatan 29a (i)
f) jumlah kompensasi dari pihak ketiga untuk Aset Tetap yang
mengalami penurunan nilai, hilang, atau dihentikan yang
dimasukkan dalam laba rugi, apabila tidak diungkapkan secara V Perusahaan memilih menggunakan
terpisah pada laporan laba rugi komprehensif Metode Biaya dalam penyajian aset
g) Dalam hal Aset Tetap disajikan pada jumlah revaluasian, yang tetapnya
harus diungkapkan:
V
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
(2) tanggal efektif persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak
(DJP) apabila Aset Tetap untuk perhitungan pajak
menggunakan jumlah revaluasian;
(3) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam
mengestimasi Nilai Wajar aset;
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Tetap seandainya aset
tersebut dicatat dengan model biaya; dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang
menunjukkan prubahan selama periode dan pembatasan-
pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang
saham.
h) Khusus untuk Aset Tetap dalam proses pembangunan, yang
harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian Aset Tetap yang sedang dalam pembangunan;
V Catatan 10
(2) persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak;
V Catatan 10
(3) estimasi saat penyelesaian;
(4) hambatan kelanjutan penyelesaian (jika ada); V Catatan 10
(5) jumlah pengeluaran yang diakui dalam jumlah tercatat aset
tetap dalam pembangunan; dan V Catatan 10
(6) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset
yang memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka wajib
diungkapkan:
(a) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode V
berjalan; dan
(b) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan V
jumlah biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi.
i) Pengungkapan lainnya antara lain:
(1) jumlah tercatat Aset Tetap yang tidak dipakai sementara; V
(2) jumlah tercatat bruto dari setiap Aset Tetap yang telah V
disusutkan penuh dan masih digunakan; Catatan 10
(3) jumlah tercatat Aset Tetap yang dihentikan dari penggunaan
aktif dan tidak diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual; V
Page 41
Page 41 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(4) dalam hal model biaya digunakan, Nilai Wajar Aset Tetap V
apabila berbeda secara material dari jumlah tercatat;
(5) nilai buku, hasil penjualan neto, keuntungan (kerugian) dari V
Aset Tetap yang dihentikan pengakuannya;
(6) dalam hal terdapat Aset Tetap yang berasal dari hibah, agar V
diungkapkan jenis Aset, nilai tercatat, dan tanggal perolehan;
(7) perubahan estimasi masa guna dan/atau metode penyusutan
V
menurut jenis Aset Tetap;
(8) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya
penurunan nilai atau pemulihan penurunan nilai; V
(9) Jumlah aset tetap yang dijadikan jaminan, nama pihak yang
menerima jaminan dan alasan penjaminan; dan V
(10) Jenis dan nilai aset tetap yang diasuransikan, nilai
pertanggungan asuransi, dan risiko yang ditutup, serta
pendapat manajemen atas kecukupan pertanggungan
asuransi, apabila tidak diasuransikan agar diungkapkan V Catatan 10
alasannya.
35) Khusus Industri Minyak dan Gas Bumi V
Aset Minyak dan Gas Bumi
(khusus untuk perusahaan yang memiliki kegiatan hulu minyak dan
gas bumi)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian aset menurut jenisnya, seperti; operated acreage,
unoperated acreage, sumur dan peralatan serta fasilitas yang
berhubungan, peralatan kantor, kendaraan, sumur dan peralatan
serta fasilitas dalam pengerjaan;
(2) Tabel yang memuat penjelasan tentang :
(a) Lokasi penambangan;
(b) Saldo awal untuk masing-masing lokasi;
(c) Penambahan dan Pengurangan untuk masing-masing lokasi
penambangan; dan
(d) Saldo akhir untuk masing-masing lokasi penambangan
(3) Dalam hal saldo aset Minyak dan Gas Bumi tersebut mengandung
hak tagih kepada Regulator terkait, perlu penjelasan kolektabilitas
tagihan tersebut dalam bentuk tabel analisa umur tagihan.
36) Aset Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan untuk setiap jenis Aset Takberwujud antara
lain:
a) jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi;
V Catatan 11
Page 42
Page 42 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) alokasi jumlah amortisasi Aset Takberwujud ke dalam pos laporan V
laba rugi komprehensif;
c) rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi amortisasi Aset
Takberwujud pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan V Catatan 11
penambahan, pengurangan, dan reklasifikasi;
d) dalam hal terdapat kapitalisasi biaya pinjaman untuk aset yang
memenuhi kriteria aset kualifikasian, maka harus diungkapkan:
(1) jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi selama periode
berjalan; dan V
(2) tarif kapitalisasi yang digunakan untuk menentukan jumlah
biaya pinjaman yang layak dikapitalisasi;
V
e) jumlah tercatat Aset dan faktor signifikan yang mendukung
penentuan dan penilaiannya untuk Aset Takberwujud yang dinilai
dengan umur manfaat tidak terbatas; V
f) penjelasan atas jumlah tercatat dan sisa periode amortisasi dari
setiap Aset Takberwujud yang material terhadap laporan
keuangan Perusahaan; V
g) Aset Takberwujud yang diperoleh melalui Hibah Pemerintah dan
awalnya diakui pada Nilai Wajar sesuai SAK yang berlaku,
diungkapkan:
(1) Nilai Wajar pada pengakuan awal atas aset-aset tersebut; V
(2) jumlah tercatatnya; dan
V
(3) Aset tersebut diukur setelah pengakuan awal dengan model
biaya atau model revaluasi; V
h) keberadaan dan jumlah tercatat Aset Takberwujud yang
kepemilikannya dibatasi dan jumlah tercatat Aset Takberwujud V
yang menjadi jaminan untuk Liabilitas;
i) nilai komitmen kontraktual untuk akuisisi Aset Takberwujud; V
j) Aset Takberwujud disajikan pada jumlah revaluasian,
diungkapkan:
V
(1) tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian);
(2) nama Penilai dan tanggal laporan penilaian terakhir;
(3) jumlah tercatat Aset Takberwujud yang direvaluasi;
(4) metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam
mengestimasi Nilai Wajar aset;
(5) jumlah tercatat untuk setiap Aset Takberwujud seandainya
Aset tersebut dicatat dengan model biaya; dan
(6) surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang
menunjukkan perubahan selama periode dan pembatasan-
pembatasan distribusi saldo surplus kepada para pemegang
saham.
Page 43
Page 43 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
37) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi dan Pertambangan V
umum
a) Biaya Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup V
Tangguhan/Penyisihan Liabilitas Pengelolaan dan
Reklamasi Lingkungan Hidup Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain tabel yang memuat
penjelasan tentang :
(1) Saldo awal;
(2) Penambahan dan pengurangan;
(3) Saldo akhir.
b) Aset Eksplorasi dan Evaluasi V
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) rincian biaya perolehan aset eksplorasi dan evaluasi per
area of interest yang mencakup saldo awal, penambahan
dan pengurangan, dan saldo akhir; dan
(2) Jumlah aset, liabilitas, penghasilan dan beban, arus kas
operasi, dan arus kas investasi yang timbul dari eksplorasi
dan evaluasi pertambangan.
c) Bagian dari Biaya Eksplorasi Tangguhan: pengupasan
tanah tambang. V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Kebijakan akuntansi sehubungan dengan:
(a) Metode pembebanan biaya pengupasan tanah, dan
(b) Metode perhitungan Rasio Rata-Rata Tanah Penutup.
(2) Jumlah Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan yang
terdiri dari (1) biaya pengupasan awal, (2) biaya
pengupasan lanjutan dengan penjelasan mengenai
perbedaan antara rasio aktual tanah menutup terhadap
rasio rata-ratanya;
(3) Perubahan atas Rasio Rata-Rata Tanah Penutup (bila ada);
(4) Biaya Pengupasan Tanah yang Ditangguhkan dimana
terjadi penundaan masa produksi, meliputi penjelasan :
(a) Alasan terjadinya penundaan;
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum
dimulainya produksi, dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya
evaluasi (jika ada), terhadap biaya yang
ditangguhkan tersebut, serta metode dan asumsi
utama yang dipergunakan dalam menghitung
penurunan nilai tersebut.
Page 44
Page 44 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) Biaya Pengembangan Tangguhan V
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Mutasi Biaya Eksplorasi dan Pengembangan Tangguhan
selama tahun berjalan dengan menunjukkan:
(a) Lokasi eksplorasi dan pengembangan;
(b) Saldo awal;
(c) Penambahan/pengurangan;
(d) Amortisasi, dan
(e) Saldo akhir.
(2) Biaya pengembangan yang ditangguhkan atas kegiatan
pengembangan yang masih berjalan;
(3) Penjelasan apabila terjadi penghapusan biaya eksplorasi dan
pengembangan tangguhan yang menurut penelaahan
manajemen tidak dapat dipulihkan;
(4) Jumlah biaya eksplorasi dan pengembangan yang
ditangguhkan dimana terjadi penundaan masa produksi,
meliputi penjelasan:
(a) Alasan terjadinya penundaan;
(b) Amortisasi belum diperhitungkan karena belum
dinilainya produksi; dan
(c) Jumlah penurunan (write down) akibat dilakukannya
evaluasi bila ada, terhadap biaya yang ditangguhkan
tersebut, serta metode dan asumsi utama yang
dipergunakan dalam menghitung penurunan nilai
tersebut.
(5) Apabila terdapat lebih dari satu Area of Interest, maka harus
diungkapkan rincian dari Biaya Eksplorasi yang Ditangguhkan
untuk tiap-tiap Area of Interest.
b. Liabilitas
1) Utang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah utang usaha yang dipisahkan antara pihak ketiga dan Karena jumlahnya tidak material, maka
V
pihak berelasi; tidak dibuat catatan tersendiri. Detail
ada di Catatan 28
b) jumlah utang usaha menurut mata uang; dan V Catatan 31a (ii)
c) jaminan yang diberikan oleh Perusahaan dengan menunjuk pos-
pos yang berhubungan. V
2) Provisi
a) Pengungkapan untuk provisi berlaku untuk provisi jangka pendek V Catatan 2r
dan provisi jangka panjang.
Page 45
Page 45 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) nilai tercatat pada awal dan akhir periode; V
(2) provisi tambahan dalam periode bersangkutan;
V
(3) jumlah yang terjadi dan dibebankan pada provisi selama
periode bersangkutan; V
(4) jumlah yang dibatalkan selama periode bersangkutan atas V
jumlah yang belum digunakan;
(5) peningkatan selama periode yang bersangkutan, dalam nilai
kini, yang terjadi karena berlalunya waktu dan dampak dari V
setiap perubahan tingkat diskonto;
(6) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan perkiraan saat V
terjadinya arus keluar sumber daya ekonomi;
(7) indikasi ketidakpastian waktu atau jumlah arus keluar V
sebagaimana dimaksud dalam angka(6). Dalam hal
diperlukan, Perusahaan mengungkapkan asumsi utama yang
mendasari prakiraan peristiwa masa depan; dan
(8) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima dengan V
menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui untuk estimasi
penggantian tersebut.
3) Beban akrual
Yang wajib diungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur V Catatan 13
utama beban yang belum jatuh tempo.
4) Khusus Industri Perbankan
Liabilitas Segera V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian berdasarkan jenis dan mata uang; dan
b) Uraian mengenai sifat masing-masing kewajiban.
5) Utang Repo V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian mengenai jenis dan jumlah Efek yang dijual Perusahaan
pada transaksi repo;
b) Tanggal dan harga dilakukannya pembelian dan penjualan
kembali Efek.
6) Khusus Kontrak Konstruksi V
Utang Bruto kepada Pelanggan
Yang harus diungkapkan dalam pos ini antara lain liabilitas bruto dari
setiap kontrak konstruksi. Dalam penjelasan tagihan tersebut, juga
harus dirinci dalam bentuk tabel
Page 46
Page 46 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
yaitu :
a) biaya kontrak yang terjadi;
b) laba yang diakui;
c) kerugian yang dialami; dan
d) pekerjaan yang sudah ditagih (termin).
7) Khusus Industri Perbankan
a) Simpanan Nasabah V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian tiap jenis simpanan
yang mengungkapkan:
(1) Rincian berdasarkan mata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan
pihak ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat
deposito;
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan statusnya,
misalnya diblokir atau dijaminkan; dan
(6) Pemberian fasilitas istimewa kepada pemilik rekening giro.
b) Simpanan dari Bank Lain V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian jumlah simpanan berdasarkan pihak berelasi dan
pihak ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan untuk sertifikat
deposito; dan
(5) Rincian simpanan bermasalah berdasarkan jenis dan
statusnya, misalnya diblokir atau dijaminkan.
8) Khusus Industri Asuransi Kerugian dan Jiwa
a) Kewajiban Manfaat Polis Masa Depan V
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Rincian berdasarkan program asuransi;
(2) Rincian berdasarkan jenis pertanggungan;
(3) Rincian berdasarkan mata uang;
(4) Dasar perhitungan dan asumsi aktuaris; dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang
memperlihatkan penambahan dan pengurangan.
Page 47
Page 47 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Utang Klaim
Yang harus diungkapkan antara lain: V
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga;
(2) Jumlah utang klaim berdasarkan tertanggung;
(3) Jumlah utang klaim menurut jenis asuransi; dan
(4) Jumlah utang menurut mata uang.
c) Estimasi Klaim Retensi Sendiri
Yang harus diungkapkan antara lain: V
(1) Jumlah menurut jenis asuransi;
(2) Jumlah menurut tertanggung;
(3) Jumlah menurut mata uang; dan
(4) Jumlah estimasi klaim yang sudah terjadi namun belum
dilaporkan.
d) Premi yang belum merupakan Pendapatan
V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah menurut program asuransi;
(2) Jumlah menurut jenis pertanggungan;
(3) Pemisahan antara premi yang belum merupakan
pendapatan kepada pihak berelasi dan pihak ketiga;
(4) Metode perhitungan yang digunakan; dan
(5) Rekonsiliasi jumlah pada awal dan akhir periode yang
memperlihatkan penambahan dan pengurangan.
e) Utang Koasuransi (rewrite)
Yang harus diungkapkan antara lain: V
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga;
(2) Jumlah berdasarkan ko-asuradur;
(3) Jumlah menurut jenis mata uang; dan
(4) Jumlah menurut umur utang.
f) Utang Reasuransi V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pemisahan antara utang klaim kepada pihak berelasi dan
pihak ketiga;
(2) Jumlah berdasarkan reasuradur;
(3) Jumlah menurut jenis mata uang;
(4) Jumlah menurut umur utang; dan
Page 48
Page 48 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(5) Jumlah utang atau piutang reasuransi yang
disalinghapuskan.
g) Utang Komisi V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Jumlah berdasarkan tertanggung dan asuradur;
(2) Jumlah menurut jenis mata uang; dan
(3) Jumlah menurut jenis asuransi.
h) Titipan Premi V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis
asuransi.
i) Hak Laba Pemegang Polis Yang Belum Dibagikan V
Yang harus diungkapkan:
(1) Tanggal dan hasil keputusan rapat pemegang saham;
(2) Dasar perhitungan; dan
(3) Saldo menurut usia.
9) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain jenis dan jumlahnya. V Catatan 14
10) Utang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis dan jumlahnya; dan V Catatan 6
b) informasi mengenai ketetapan pajak. V Catatan 6
11) Khusus Industri Pembiayaan
V
Kewajiban Anjak Piutang
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Jumlah liabilitas anjak piutang dalam rangka anjak piutang
dengan recourse; dan
b) Jumlah beban tangguhan, piutang retensi anjak piutang, dan jatuh
tempo serta ikatan penting lainnya yang diatur dalam perjanjian
anjak piutang.
12) Khusus Kontrak Konstruksi V
Uang Muka Kontrak
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah uang muka kontrak yang
diterima.
Page 49
Page 49 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
13) Bagian Lancar atas Liabilitas Jangka Panjang
V Catatan 15, 16 dan 17
Yang harus diungkapkan antara lain bagian lancar atas liabilitas
jangka panjang sesuai dengan pengungkapan utang bank dan
lembaga keuangan jangka panjang sebagaimana diatur dalam
Checklist ini.
14) Liabilitas Keuangan Lainnya
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Pengungkapan untuk liabilitas keuangan lainnya berlaku V Catatan 27
untuk liabilitas keuangan lainnya yang bersifat jangka
pendek dan jangka panjang;
(2) Perusahaan wajib mengelompokkan sesuai klasifikasi yang V Catatan 28
dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak berelasi;
(3) Yang harus diungkapkan antara lain:
(a) nilai tercatat liabilitas keuangan untuk setiap kategori; V Catatan 27
(b) laba atau rugi neto pada setiap liabilitas keuangan;
dan V
(c) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan
Perusahaan dalam memenuhi persyaratan dan kondisi
utang (misalnya restrukturisasi utang dan kondisi V
default).
b) Dalam hal terdapat restrukturisasi Utang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan
dan penyelesaian utang; V
(2) Jumlah keuntungan atas restrukturisasi utang dan dampak V
pajak penghasilan yang terkait;
(3) Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan V
aset yang diakui selama periode tersebut; dan
(4) Jumlah utang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai V
tercatat utang yang telah direstrukturisasi.
15) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Bagian Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup V
yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
16) Khusus Industri Pertambangan Umum V
Bagian Penyisihan untuk Pengelolaan dan Reklamasi
Lingkungan Hidup yang Jatuh Tempo dalam Satu Tahun
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jenis dan jumlahnya.
Page 50
Page 50 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
17) Liabilitas terkait aset atau kelompok lepasan yang dimiliki
untuk dijual. V
Yang harus diungkapkan antara lain liabilitas terkait aset atau
kelompok lepasan yang dimiliki untuk dijual sesuai dengan dan dapat
digabung dengan pengungkapan aset tidak lancar atau kelompok
lepasan yang diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk dijual.
Liabilitas Jangka Panjang
18) Utang Pihak Berelasi Non-Usaha
Yang Harus diungkapkan antara lain :
a) rincian nama pihak berelasi, jenis, dan jumlah utang; V Catatan 28
b) jumlah utang menurut mata uang; dan V Catatan 31a (ii)
c) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang V
berhubungan.
19) Utang Bank dan Lembaga Keuangan Jangka Panjang
Yang Harus diungkapkan antara lain:
a) rincian jumlah utang berdasarkan nama bank/lembaga V Catatan 15
keuangan dan jenis mata uang;
b) kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan; V Catatan 15
c) tanggal jatuh tempo; V Catatan 15
d) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua V Catatan 15
belas) bulan;
V Catatan 15
e) penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk
jumlah dan tujuan perolehannya;
f) pembayaran yang dilakukan pada periode berjalan untuk V Catatan 15
masing-masing fasilitas pinjaman;
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan V Catatan 15
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi default);
h) jaminan yang diberikan dengan menunjuk pos-pos yang
berhubungan; V
i) persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan
pembagian dividen, pembatasan rasio tertentu, dan/atau
pembatasan perolehan utang baru; dan V
j) pengungkapan informasi sehubungan dengan liabilitas berbunga
jangka panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12
(dua belas) bulan sejak tanggal laporan posisi keuangan tetapi V
tetap diklasifikasikan sebagai liabilitas jangka panjang, antara
lain adalah:
(1) nama bank/lembaga keuangan dan jumlahnya; dan V
Page 51
Page 51 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) ringkasan perjanjian lama dan baru, yang meliputi tanggal V
kesepakatan, jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo,
dan persyaratan penting.
20) Utang Sewa Pembiayaan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) jumlah neto nilai tercatat untuk setiap kelompok aset dan V Catatan 18
pemberi sewa (lessor) pada tanggal laporan posisi keuangan;
b) rekonsiliasi antara total pembayaran sewa minimum di masa
depan pada tanggal laporan posisi keuangan, dengan nilai
kininya. Selain itu wajib mengungkapkan total pembayaran
sewa minimum di masa depan pada tanggal laporan posisi
keuangan, dan nilai kininya, untuk setiap periode berikut:
(1) sampai dengan satu tahun; V
(2) lebih dari satu tahun sampai 5 (lima) tahun; dan
V
(3) lebih dari 5 (lima)tahun.
V
c) pembayaran sewa kontinjen yang diakui sebagai beban pada
periode tersebut;
V
d) total pembayaran minimum sewa-lanjut (sublease) masa depan
yang diperkirakan akan diterima dari kontrak sewa-lanjut yang
tidak dapat dibatalkan (non-cancellable sublease) pada tanggal V
laporan posisi keuangan;
e) keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta Catatan 19
amortisasinya sehubungan dengan transaksi penjualan dan V
penyewaan kembali (sale and leaseback); dan Dicantumkan di Laporan Laba Rugi dan
Pendapatan Komprehensif Lain
f) penjelasan umum isi perjanjian sewa yang material, antara lain:
(1) dasar penentuan utang sewa kontinjen;
(2) ada tidaknya klausul-klausul yang berkaitan dengan opsi
perpanjangan atau pembelian dan eskalasi beserta syarat- V
syaratnya; dan V
(3) pembatasan-pembatasan yang ditetapkan dalam perjanjian
sewa. V
21) Khusus Industri Perbankan
a) Surat Berharga yang Diterbitkan V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan jangka waktu;
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga;
(3) Tingkat suku bunga rata-rata per tahun;
(4) Rincian berdasarkan peringkat efek dan perusahaan
pemeringkat;
Page 52
Page 52 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(5) Jumlah amortisasi pada tahun berjalan;
(6) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal
kesepakatan, jangka waktu perjanjian, tanggal jatuh
tempo, kewajiban yang harus dipenuhi, dan persyaratan
penting lainnya (Debt Covenance);
(7) Pendapat manajemen tentang pemenuhan Debt
Covenanceatas surat berharga yang diterbitkan.
b) Pinjaman Diterima V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan pihak, jenis, dan mata uang;
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga;
(3) Ringkasan perjanjian yang meliputi tanggal kesepakatan,
jangka waktu perjanjian, tingkat bunga, tanggal jatuh
tempo, nilai Aset bank yang dijaminkan, dan persyaratan
penting lainnya(debt covenance);
(4) Pendapat manajemen terkait pemenuhan debt covenance;
(5) Apabila bank menerima dana atau fasilitas pinjaman dari
pemerintah atau pihak lain dengan tingkat imbalan yang
lebih rendah dari tingkat bunga pasar maka manajemen
mengungkapkan mengenai fasilitas tersebut dan
dampaknya terhadap laba bersih.
c) Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi
V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian berdasarkan jenis, mata uang, dan kolektibilitas;
(2) Rincian jumlah berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga;
(3) Jumlah penyisihan penurunan nilai dan mutasi selama
periode berjalan;
(4) Ketentuan minimum penyisihan penurunan nilai komitmen
dan kontinjensi menurut BI dan posisi penyisihan
penghapusan bank pada saat periode pelaporan; dan
(5) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan
penurunan nilai komitmen dan kontinjensi.
22) Khusus Industri Gas dan Minyak Bumi
Liabilitas Pengelolaan dan Reklamasi Lingkungan Hidup V
Tangguhan
Yang harus diungkapkan antara lain :
Page 53
Page 53 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) Mutasi taksiran provisi PLH selama tahun berjalan dengan
menunjukkan:
(1) Saldo awal;
(2) Penyisihan yang dibentuk;
(3) Pengeluaran yang terjadi; dan
(4) Saldo akhir.
b) Kegiatan PLH yang telah dilaksanakan dan yang sedang berjalan;
c) Liabilitas bersyarat sehubungan dengan PLH dan liabilitas
bersyarat lainnya sebagaimana diatur dalam standar akuntansi
keuangan;
d) Apabila dalam pos ini terdapat komponen biaya yang sifatnya
material, misalnya beban penutupan tambang, maka perusahaan
dapat menyajikannya dalam pos yang terpisah;
e) Tabel yang memuat penjelasan tentang:
(1) Saldo awal;
(2) Penambahan dan Pengurangan ;
(3) Saldo akhir.
23) Liabilitas Imbalan Kerja Jangka Panjang
a) imbalan Pasti Catatan 14
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) gambaran umum mengenai jenis program. V
(2) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari nilai kini kewajiban
imbalan pasti yang menunjukkan secara terpisah,
pengaruhnya selama periode berjalan yang dapat
diatribusikan ke dalam:
(a) biaya jasa kini; V
(b) biaya bunga; V
(c) iuran oleh peserta program; V
(d) keuntungan dan kerugian aktuarial; V
(e) perubahan kurs mata uang asing pada program yang
diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata V
uang penyajian;
(f) imbalan yang dibayarkan; V
(g) biaya jasa lalu;
V
(h) kombinasi bisnis; V
(i) curtailment; dan
V
(j) penyelesaian.
V
(3) analisis kewajiban imbalan pasti terhadap jumlah yang
dihasilkan dari program yang seluruhnya tidak didanai dan
V Tidak praktis untuk dirinci
Page 54
Page 54 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
jumlah yang dihasilkan dari program yang seluruhnya atau
sebagian didanai;
(4) rekonsiliasi saldo awal dan akhir dari Nilai Wajar aset V
program serta saldo awal dan akhir dari setiap hak
penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK
menunjukkan secara terpisah, dampak selama periode yang
dapat diatribusikan pada setiap:
(a) hasil yang diharapkan dari aset program;
(b) keuntungan dan kerugian aktuarial;
(c) perubahan kurs mata uang asing pada program yang
diukur dengan mata uang yang berbeda dengan mata
uang penyajian;
(d) iuran oleh pemberi pekerja;
(e) iuran oleh peserta program;
(f) imbalan yang dibayarkan;
(g) kombinasi bisnis; dan
(h) penyelesaian;
(5) rekonsiliasi nilai kini kewajiban imbalan pasti sebagaimana
dimaksud dalam butir (2) dan Nilai Wajar aset program V
sebagaimana dimaksud dalam butir (4) atas Aset dan
Liabilitas yang diakui dalam laporan posisi keuangan,
paling kurang mengungkapkan:
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial neto yang tidak
diakui dalam laporan posisi keuangan;
(b) biaya jasa lalu yang tidak diakui dalam laporan posisi
keuangan;
(c) setiap jumlah yang tidak diakui sebagai Aset,
dikarenakan oleh batasan dalam SAK;
(d) Nilai Wajar pada akhir periode pelaporan dari setiap
hak penggantian yang diakui sebagai Aset sesuai
dengan SAK; dan
(e) jumlah lainnya yang diakui dalam laporan posisi
keuangan;
(6) total beban yang diakui di laba rugi untuk setiap hal-hal Catatan 14
berikut dan nama pos dimana hal tersebut termasuk:
(a) biaya jasa kini; V
(b) biaya bunga; V
(c) hasil yang diharapkan dari aset program; V
(d) hasil yang diharapkan dari setiap hak penggantian yang
V
diakui sebagai Aset sesuai dengan SAK;
Page 55
Page 55 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(e) keuntungan dan kerugian aktuarial, jika Perusahaan
memilih metode koridor 10% (sepuluh per seratus); V
(f) biaya jasa lalu;
V
(g) dampak dari curtailment terutama terkait dengan
penyelesaiannya; dan V
(h) dampak dari batasan dalam SAK;
V
(7) jumlah total yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain
yang akan diakui segera dalam saldo laba, meliputi:
V Catatan 14
(a) keuntungan dan kerugian aktuarial; dan
(b) dampak dari batasan dalam SAK; V
(8) jumlah kumulatif dari keuntungan dan kerugian aktuarial
yang diakui pada pendapatan komprehensif lain, dalam hal
Perusahaan mengakui keuntungan dan kerugian dalam V
pendapatan komprehensif lain sesuai dengan SAK;
(9) persentase atau jumlah setiap kategori utama yang
merupakan Nilai Wajar total aset program, untuk setiap
kategori utama dari aset program, yang mencakup, namun
tidak terbatas pada, instrumen ekuitas, instrumen utang, V
properti, dan seluruh aset lain;
(10) jumlah yang mencakup Nilai Wajar aset program untuk:
(a) setiap kategori instrumen keuangan milik Perusahaan; V
dan
(b) setiap properti atau Aset lain yang digunakan oleh V
Perusahaan;
(11) penjelasan atas dasar yang digunakan untuk menentukan V
tingkat pengembalian yang diharapkan atas Aset secara
keseluruhan, termasuk dampak kategori utama dari aset
program;
(12) imbal hasil aktual atas aset program, serta imbal hasil aktual V
atas setiap hak penggantian yang diakui sebagai Aset;
(13) Asumsi aktuarial utama yang digunakan sampai pada akhir
periode pelaporan dan diungkapkan dalam ukuran yang
absolut dan tidak hanya sebagai marjin antara persentase
dan variabel lainnya, termasuk:
V
(a) tingkat diskonto; Catatan 14
(b) tingkat imbal hasil yang diharapkan atas setiap aset
program untuk periode yang disajikan dalam laporan V
keuangan;
(c) tingkat imbal hasil yang diharapkan untuk periode yang
disajikan dalam laporan keuangan pada setiap hak V
penggantian yang diakui sebagai Aset;
Page 56
Page 56 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(d) tingkat kenaikan gaji yang diharapkan (dan perubahan V Catatan 14
dalam indeks atau variabel tertentu lainnya dalam masa
program formal atau konstruktif sebagai dasar untuk
kenaikan imbalan masa depan);
(e) tingkat tren biaya kesehatan; dan
V
(f) asumsi material lain yang digunakan dalam aktuaria;
(14) dampak kenaikan atau penurunan satu angka persentase V
dalam tingkat tren biaya kesehatan yang diasumsikan pada:
(a) biaya jasa kini agregat dan komponen biaya bunga dari
biaya kesehatan pascakerja periodik neto; dan
V
(b) akumulasi kewajiban imbalan pascakerja untuk biaya
kesehatan.
(c) Dalam hal program dioperasikan dalam lingkungan V
inflasi yang tinggi, wajib diungkapkan dampak
persentase kenaikan atau penurunan tingkat tren biaya
kesehatan yang diasumsikan dari makna yang serupa V
dengan satu angka persentase dalam lingkungan inflasi
yang rendah.
(15) Jumlah periode tahunan saat ini dan periode empat tahun
sebelumnya dari:
(a) nilai kini kewajiban imbalan pasti, Nilai Wajar aset
V Catatan 14
program dan surplus atau defisit pada program; dan
(b) penyesuaian yang timbul pada:
(i) liabilitas program dinyatakan sebagai jumlah atau
persentase dari liabilitas program pada akhir
periode pelaporan; dan V
(ii) aset program dinyatakan sebagai jumlah atau
persentase dari aset program pada akhir periode
V
pelaporan;
(16) estimasi terbaik pemberi kerja, segera setelah dapat
ditentukan secara andal, dari iuran yang diharapkan akan
dibayar dalam program selama periode tahunan dimulai V
setelah periode pelaporan;
(17) khusus untuk program imbalan pasti yang membagi risiko
antar entitas sepengendali, wajib diungkapkan sebagai
berikut:
(a) perjanjian kontraktual atau kebijakan tertulis untuk
pembebanan biaya imbalan pasti neto atau bukti bahwa V
tidak ada kebijakan seperti itu;
(b) dalam hal Perusahaan mencatat alokasi biaya imbalan
pasti neto sesuai SAK, maka Perusahaan
mengungkapkan: V
Page 57
Page 57 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(i) informasi yang memungkinkan pengguna laporan
keuangan untuk mengevaluasi sifat program
imbalan pasti dan dampak keuangan atas
perubahan program selama periode tersebut;
(ii) pengungkapan gambaran umum jenis program
sesuai dengan huruf a) butir (1) mencakup V
penjelasan praktik informal yang menimbulkan
kewajiban konstruktif termasuk dalam pengukuran
kewajiban imbalan pasti; dan
(iii) jika Perusahaan mencatat iuran yang terutang untuk
periode sesuai SAK informasi tentang program
secara keseluruhan disyaratkan sesuai dengan butir V
(1), butir (2), butir (3), butir (4), butir (9), butir
(13), butir (14), dan butir (16) serta butir ii.
b) Iuran Pasti
Perusahaan yang menyelenggarakan program iuran pasti harus
mengungkapkan jumlah yang diakui sebagai beban untuk V
program iuran pasti.
c) Imbalan Kerja Jangka Panjang Lainnya
Yang harus diungkapkan paling kurang jenis dan jumlah imbalan
kerja jangka panjang lainnya. V
Catatan 14
d) Pesangon Pemutusan Kontrak Kerja
Yang harus diungkapkanantara lain:
(1) iuran program dan jumlah pesangon pemutusan kontrak V
kerja; dan
V
(2) penjelasan mengenai liabilitas kontinjen (jika ada).
24) Utang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 1b dan 16
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam
rupiah dan mata uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal
pembayaran bunga, suku bunga, bursa tempat obligasi V
dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek; V
c) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua
V
belas) bulan;
V
d) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
V
e) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok
obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan, jika ada; V
Page 58
Page 58 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
f) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak V Tidak praktis untuk dirinci
Perwaliamanatan;
g) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan V
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi default); dan
h) persyaratan penting lainnya. V
25) Sukuk
a) Perusahaan wajib mengelompokkan Sukuk berdasarkan akad V Catatan 1b dan 17
syariah yang digunakan.
b) Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) uraian tentang persyaratan utama dalam penerbitan Sukuk,
termasuk:
Tidak praktis untuk dirinci
(a) ringkasan akad syariah dan skema transaksisyariah V
yang digunakan;
V Tidak praktis untuk dirinci
(b) Aset, manfaat, atau aktivitas yang mendasari;
(c) nilai nominal; V
(d) besaran imbalan (untuk Sukuk ijarah);
V
(e) prinsip pembagian hasil usaha, dasar bagi hasil, dan
besaran nisbah bagi hasil (untuk Sukuk mudharabah); V
(f) rencana jadwal dan tata cara pembagian dan/atau
pembayaran imbalan atau bagi hasil; V
(g) jangka waktu; V
(h) tujuan penerbitannya; dan V
(i) persyaratan penting lain;
V Tidak praktis untuk dirinci
(2) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek; V
(3) bursa tempat Sukuk dicatatkan; V
(4) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua
belas) bulan; V
(5) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan V
Perusahaan;
(6) jaminan dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika
ada); V
(7) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak
Perwaliamanatan; dan V
(8) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Emiten atau
Perusahaan Publik dalam memenuhi persyaratan dan kondisi
Sukuk (misalnya restrukturisasi Sukuk dan kondisi default). V
26) Utang Subordinasi
Yang harus diungkapkan antara lain: V
Page 59
Page 59 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, jenis mata uang, dan
kisaran suku bunga kontraktual selama periode pelaporan
b) tujuan perolehannya;
c) persyaratan terkait dengan pelunasan utang subordinasi;
d) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi default);
e) pembatasan yang dipersyaratkan dalam Kontrak
Perwaliamanatan; dan
f) persyaratan penting lainnya.
27) Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain: V
a) rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat, tanggal
jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, suku bunga, bursa
tempat obligasi konversi dicatatkan, dan tujuan penerbitannya;
b) periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi
rasio konversi, harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh
tempo serta persyaratannya, dan penalti;
c) dampak dilusi apabila seluruh obligasi dikonversikan, dengan
memperhatikan tingkat konversi atau harga pelaksanaan
(exercise price) yang paling menguntungkan dari sudut pandang
pemegang obligasi konversi;
d) jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan dampak dilusinya;
e) peringkat dan nama Perusahaan Pemeringkat Efek;
f) jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua
belas) bulan;
g) nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan Perusahaan;
h) jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan utang pokok
obligasi dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan (jika ada);
i) kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan Perusahaan
dalam memenuhi persyaratan dan kondisi utang (misalnya
restrukturisasi utang dan kondisi default);
j) dalam hal Perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa
melalui penawaran umum, wajib diungkapkan tujuan penerbitan
dan nama pembeli;
k) komponen Liabilitas dari obligasi konversi;
l) keberadaan fitur derivatif melekat; dan
m) persyaratan penting lainnya
c. Ekuitas
Ekuitas yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Page 60
Page 60 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
1) Modal Saham V Catatan 20
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) Bagi setiap jenis saham, antara lain: Catatan 20
(1) Rekonsiliasi jumlah saham beredar pada awal dan akhir
V (hanya saham per akhir
periode;
tahun/periode)
(2) Hak, keistimewaan, dan pembatasan yang melekat pada
setiap jenis saham, termasuk pembatasan atas dividen dan Catatan 20
V
pembayaran kembali atas modal; dan
(3) Saham yang dicadangkan untuk penerbitan dengan hak V
opsi dan kontrak penjualan saham, termasuk jumlah dan
persyaratan;
b) Penjelasan mengenai sifat dan tujuan setiap pos cadangan
V Catatan 20
dalam ekuitas;
c) Susunan pemegang saham dengan mengungkapkan jumlah
lembar saham dan persentase kepemilikan, yaitu:
(1) Pemegang saham yang memiliki 5% (lima perseratus) Catatan 20
atau lebih; V
(2) Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham; dan V
(3) Pemegang saham lainnya; V
d) Dalam hal terjadi perubahan modal saham dalam periode
berjalan:
(1) Keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal
saham tersebut, seperti pengesahan Menteri Hukum dan V Catatan 20
Hak Asasi Manusia, persetujuan dan/atau pemberitahuan
Menteri terkait, dan keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham (RUPS);
(2) Sumber peningkatan modal saham, antara lain dari
V
kapitalisasi agio, saldo laba, penerbitan saham baru dari
Penawaran Umum dengan dan/atau tanpa Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu (right issue dan private placement),
pelaksanaan waran, serta konversi obligasi; dan
V
(3) Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka
ekspansi, penyelesaian pinjaman, atau pemenuhan
kecukupan modal;
e) Dalam hal hanya sebagian saham Perusahaan yang dicatatkan V
di Bursa Efek, agar disebutkan jumlah saham yang dicatatkan
dan yang tidak dicatatkan pada Bursa Efek.
2) Tambahan Modal Disetor (Additional Paid-in Capital)
Page 61
Page 61 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah tambahan modal disetor; V Catatan 20
b) Uraian sumber agio saham; V Catatan 20
c) Rincian biaya emisi Efek ekuitas berdasarkan penerbitan Efek
ekuitas; V
d) Uraian mengenai sifat dan asal selisih kurs atas modal disetor; V
e) Uraian mengenai sifat dan asal tambahan modal disetor lainnya;
V
f) Pengungkapan untuk selisih nilai transaksi dengan entitas
sepengendali, antara lain: V
(1) Nama dan penjelasan tentang entitas atau bisnis yang
berkombinasi;
(2) Penjelasan mengenai hubungan sepengendali dari entitas-
entitas yang bertransaksi dan bahwa hubungan tersebut
tidak bersifat sementara;
(3) Tanggal efektif transaksi;
(4) Operasi atau kegiatan bisnis yang telah diputuskan untuk
dijual atau dihentikan akibat kombinasi bisnis tersebut;
(5) Kepemilikan entitas atau bisnis yang dialihkan serta jenis
dan jumlah imbalan yang terjadi;
(6) Nilai tercatat bisnis yang dikombinasikan atau dialihkan
serta selisih antara nilai tercatat tersebut dengan jumlah
imbalan yang diserahkan atau diterima; dan
(7) Penyajian kembali laporan keuangan yang memberikan
informasi antara lain:
(a) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan yang telah
dilaporkan sebelumnya untuk periode yang disajikan
kembali;
(b) Ikhtisar jumlah tercatat Aset dan Liabilitas entitas
atau bisnis yang dikombinasikan;
(c) Dampak penyesuaian kebijakan akuntansi; dan
(d) Ikhtisar angka-angka laporan keuangan setelah
disajikan kembali.
3) Selisih Transaksi dengan Pihak Nonpengendali
Yang harus diungkapkan antara lain : V
a) Uraian transaksi perubahan kepemilikan tanpa hilangnya
Pengendalian yang meliputi:
(1) Jenis transaksi dan perubahan persentase kepemilikan;
(2) Nama entitas anak; dan
(3) Nama pihak yang bertransaksi;
Page 62
Page 62 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Perhitungan selisih transaksi perubahan kepemilikan tanpa
hilangnya Pengendalian; dan
c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi pada
saat hilangnya Pengendalian.
4) Saham Treasuri
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 20,
a) Latar belakang pembelian kembali saham, pelepasan, atau V Laporan Posisi Keuangan
pengurangan modal disetor; Konsolidasian, Laporan Perubahan
b) Tanggal atau periode perolehan serta jumlah lembar dan nilai V Ekuitas dan
saham treasuri yang diperoleh; Laporan Arus Kas.
c) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang digunakan sebagai
V
pengurangan modal disetor;
d) Tanggal dan jumlah saham treasuri yang dilepaskan kembali
serta selisih antara harga perolehan dengan harga pelepasan V
saham treasuri; dan
e) Akumulasi jumlah lembar dan nilai saham treasuri. V
5) Saldo Laba
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Alasan dan jumlah penyesuaian periode yang lalu (jika ada); V
b) Perubahan saldo laba pada periode bersangkutan dan
persetujuan RUPS yang terkait; dan V
c) Saldo laba yang ditentukan penggunaannya, sifat, dan tujuan V Laporan Perubahan Ekuitas
setiap pos cadangan.
6) Waran
V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jenis waran dan harga pelaksanaan dari masing-masing waran;
b) dasar penentuan Nilai Wajar waran;
c) nilai waran yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa);
d) jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak
dilusinya; dan
e) ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran.
7) Pendapatan Komprehensif Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain keterangan mengenai perubahan V Laporan Laba Rugi dan Pendapatan
masing-masing komponen pendapatan komprehensif lainnya. Komprehensif Lain
8) Kepentingan Nonpengendali
V Laporan Posisi Keuangan dan Laporan
Yang harus diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham Perubahan Ekuitas
nonpengendali atas ekuitas masing-masing entitas anak yang tidak
Page 63
Page 63 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
dapat diatribusikan secara langsung atau tidak langsung pada entitas
induk.
d. Laba Rugi Komprehensif
1) Pendapatan
Yang harus diungkapkan antara lain : Laporan Laba Rugi dan Pendapatan
Komprehensif Lain serta Catatan
a) Jumlah setiap kategori signifikan dari pendapatan yang diakui
22
selama periode, termasuk pendapatan yang berasal dari:
(1) Penjualan barang; V V
(2) Penjualan jasa; V Catatan 22
V
(3) Bunga; Laporan Laba Rugi dan Pendapatan
V
(4) Royalti; dan/atau Komprehensif Lain
V
(5) Dividen;
diungkapkan secara terpisah berdasarkan pihak berelasi dan pihak
ketiga; V
b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama; Catatan 28
V
c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi
10% (sepuluh perseratus) dari pendapatan; V
d) Jumlah pendapatan yang berasal dari pertukaran barang atau
Catatan 28
jasa yang tercakup dalam setiap kategori signifikan dari
pendapatan (jika ada), yang diungkapkan terpisah berdasarkan
pihak berelasi dan pihak ketiga;
e) Khusus untuk kontrak konstruksi, diungkapkan antara lain:
(1) Pendapatan kontrak konstruksi: V
(a) Jumlah pendapatan kontrak yang diakui sebagai
pendapatan dalam periode berjalan;
(b) Metode yang digunakan untuk menentukan pendapatan
kontrak yang diakui dalam periode berjalan; dan
(c) Metode yang digunakan untuk menentukan tahap
penyelesaian kontrak;
V
(2) Pekerjaan dalam proses penyelesaian pada tanggal akhir
periode pelaporan:
(a) Jumlah agregat biaya yang terjadi dan laba/rugi yang
diakui sampai tanggal pelaporan;
(b) Jumlah uang muka yang diterima; dan
(c) Jumlah retensi;
V
(3) Jumlah tagihan dan utang bruto kepada pemberi kerja,
masing-masing sebagai Aset dan Liabilitas;
Page 64
Page 64 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
f) Dalam hal Perusahaan memiliki transaksi hubungan keagenan,
diungkapkan secara terpisah, antara lain: Catatan 2j dan 22
(1) Penjualan biasa dan penjualan dari hubungan keagenan;
(2) Pendapatan komisi yang diperoleh Perusahaan sebagai agen V
dari transaksi keagenan dengan pendapatan lainnya; dan V
(3) Perincian dari komponen pendapatan neto yang diperoleh V
Perusahaan sebagai prinsipal dari transaksi keagenan, yang
antara lain terdiri dari:
Catatan 2j dan 22
(a) Pendapatan bruto;
Catatan 2j dan 22
(b) Retur/rabat/diskon terkait; dan
Catatan 2j dan 22
(c) Total pendapatan neto.
2) Khusus Industri yang Tarifnya Diatur oleh Regulator
Ketentuan Tarif
Yang harus diungkapkan antara lain:
V Catatan 23, terkait USO dan BHP Jasa
a) Dasar ketentuan tarif;
V Telekomunikasi
b) Objek atau aktivitas yang dikenakan tarif;
c) Masa berlaku tarif; V
d) Besaran tarif; dan V
e) Perjanjian lain yang terkait. V
3) Khusus Industri pembiayaan
V
Rincian jumlah berdasarkan kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Pendapatan pembiayaan konsumen;
b) Pendapatan anjak piutang; dan
c) Pendapatan sewa.
4) Khusus Industri Rumah Sakit
V
Terdiri dari:
Jasa pelayanan medis, jasa penunjang lainnya, jasa dokter, rawat
inap, rawat jalan dan penunjang medis,
Rincian pengurang pendapatan, antara lain:
a) Restitusi;
b) Subsidi tidak mampu; dan
c) Selisih perhitungan klaim.
5) Khusus Industri Transportasi
V
Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama antara lain:
a) Rincian pendapatan bersih jasa transportasi;
Page 65
Page 65 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Rincian pendapatan usaha dari jasa penyewaan alat transportasi;
c) Rincian pendapatan usaha dari jasa ekspedisi;
d) Rincian pendapatan usaha dari keagenan; dan
e) Rincian pendapatan dipisahkan sesuai dengan jenisnya armada
(bus, taksi, feri, tanker dan pesawat udara) dengan ketentuan
memisahkan atas dasar kepemilikan armada tersebut.
6) Khusus Industri Telekomunikasi
Rincian pendapatan usaha antara lain pendapatan usaha jasa V Catatan 22
interkoneksi, jasa telekomunikasi sendiri, jasa telekomunikasi yang
dilaksanakan melalui kerjasama dengan pihak lain.
7) Khusus Industri Asuransi:
Pendapatan Premi V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah berdasarkan
kelompok premi bruto, premi reasuransi, dan penurunan (kenaikan)
premi yang belum merupakan pendapatan untuk setiap jenis asuransi.
Catatan: menyesuaikan dengan PSAK yang berlaku (PSAK 36 dan 62)
8) Khusus Industri Jalan Tol:
Pendapatan V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Penjualan meliputi rincian pendapatan jasa tol sendiri, rincian
pendapatan jasa lain, dan rincian pendapatan kerjasama operasi;
b) Jika perusahaan memiliki hak penyelenggaraan sejumlah ruas
jalan tol, maka pendapatan usaha untuk setiap ruas jalan tol
tersebut harus diungkapkan.
9) Khusus Industri Perbankan
Pendapatan Bunga V
Yang harus diungkapkan antara lain:
Pendapatan bunga, yang dapat terdiri dari dan tidak terbatas pada :
a) Obligasi Pemerintah;
b) Kredit, dengan pengungkapan tambahan untuk provisi dan komisi
yang diakui;
c) Efek-efek; dan
d) Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank lain.
10) Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain:
Page 66
Page 66 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
a) Untuk perusahaan manufaktur, diungkapkan beban pokok
produksi yang dirinci: V
(1) Biaya bahan baku; V
(2) Biaya tenaga kerja; dan
V
(3) Biaya overhead
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir persediaan;
V
b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10%
(sepuluh perseratus) dari pendapatan; dan
V Catatan 23
c) Untuk industri jasa, diungkapkan beban pokok berdasarkan pada
jasa yang dijual.
11) Khusus Industri Rumah Sakit
V
Beban Departementalisasi/Beban Operasional
Yang harus diungkapkan antara lain, rincian beban
departementalisasi:
a) Beban bahan;
b) Beban jasa pelayanan;
c) Beban pegawai;
d) Beban penyusutan sarana medis;
e) Beban pemeliharaan sarana;
f) Beban asuransi;
g) Beban langganan daya dan jasa;
h) Beban depresiasi.
12) Khusus Industri Asuransi:
V
a) Beban Klaim Asuransi Kerugian
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah
berdasarkan kelompok klaim bruto, klaim reasuransi, dan
kenaikan (penurunan) estimasi klaim retensi sendiri untuk setiap
jenis asuransi.
b) Beban Klaim Asuransi Jiwa
V
Yang harus diungkapkan antara lain:
Rincian dan jumlah beban menurut jenis klaim dan manfaat,
diantaranya : klaim jatuh tempo, klaim nilai tunai, dan klaim
kematian.
c) Komisi Neto
V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah
berdasarkan kelompok pendapatan komisi dan beban komisi untuk
setiap jenis asuransi.
Page 67
Page 67 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) Hasil Investasi
V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian dan jumlah menurut
jenis investasi.
13) Khusus Industri Perhotelan
V
Beban Departementalisasi
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Rincian jumlah unsur-unsur beban departementalisasi;
b) Gaji dan beban pegawai lainnya; dan
c) Rincian jumlah unsur-unsur beban departemen lainnya.
14) Beban Usaha
Yang harus diungkapkan rincian sifat beban berdasarkan kategori
fungsinya, yaitu antara lain:
a) Beban penjualan; V Catatan 25
b) Beban distribusi; dan V
c) Beban umum dan administrasi. V Catatan 25
15) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Bunga V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban bunga
berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
b) Beban Provisi dan Komisi
V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah beban beban
provisi dan komisi berdasarkan kelompok produk/jasa utama.
16) Khusus Industri Pembiayaan
V
BebanKerugian Penurunan Nilai
Yang harus diungkapkan antara lain jumlah beban kerugian
penurunan nilai untuk masing-masing akun Piutang Pembiayaan
Konsumen, Tagihan Anjak Piutang, dan Piutang Sewa Pembiayaan.
17) Pendapatan dan Beban Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian dan jumlah Pendapatan lainnya. Dicantumkan di Laporan Laba Rugi dan
V Pendapatan Komprehensif Lain
b) rincian dan jumlah Beban lainnya.
c) Untuk Biaya Keuangan, meliputi : V
(1) biaya pinjaman meliputi:
(a) beban keuangan yang dihitung dengan menggunakan V Catatan 26
metode suku bunga efektif;
Page 68
Page 68 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) beban keuangan dalam sewa pembiayaan yang diakui Catatan 26
sesuai SAK yang berlaku; dan V
(c) selisih kurs yang berasal dari pinjaman dalam mata
uang asing sepanjang selisih kurs tersebut diperlakukan
sebagai penyesuaian terhadap bunga; Disajikan jadi satu dengan beban
(2) biaya keuangan lainnya yang terjadi dari transaksi V keuangan terkait.
instrumen keuangan meliputi:
(a) rugi penurunan nilai dari kuotasi atas investasi tersedia
untuk dijual;
(b) rugi neto dari instrumen keuangan yang diakui pada
Nilai Wajar melalui laba rugi; dan
V
(c) amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka yang
bertujuan untuk lindung nilai.
d) Untuk Bagian Laba Rugi dari Entitas Asosiasi dan/atau Ventura V
Bersama meliputi :
(1) bagian laba rugi dari masing-masing entitas asosiasi V
Dicantumkan di Laporan Laba Rugi dan
dan/atau Ventura Bersama yang dicatat dengan
Pendapatan Komprehensif Lain, namun
menggunakan metode ekuitas; dan
jumlahnya tidak dirinci per entitas
(2) bagian laba rugi dari entitas asosiasi dari operasi yang V
asosiasi.
dihentikan, yang diungkapkan secara terpisah.
V
18) Khusus Industri Perbankan
a) Beban Penyisihan Penurunan Nilai atas Aset Keuangan V
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan
jenis aset keuangan.
b) Keuntungan (Kerugian) dari kenaikan (penurunan) nilai V
surat-surat berharga dan Obligasi Rekapitalisasi
Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan
jenis.
c) Keuntungan (Kerugian) Penjualan Surat-surat Berharga dan V
Obligasi Rekapitalisasi Pemerintah
Yang harus diungkapkan antara lain rincian jumlah berdasarkan
jenis.
19) Pendapatan Komprehensif Lain
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) perubahan dalam surplus revaluasi Aset Tetap maupun Aset
V
Takberwujud;
Page 69
Page 69 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) keuntungan dan kerugian aktuarial atas program manfaat pasti;
c) selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan; V Laporan Laba Rugi dan Pendapatan
d) keuntungan (kerugian) dari aset keuangan tersedia untuk dijual; V Komprehensif Lain
V
e) bagian efektif dari keuntungan dan kerugian instrumen lindung
nilai dalam rangka lindung nilai arus kas; dan bagian pendapatan V
komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura Bersama.
20) Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain : Catatan 6
a) komponen beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari:
V
(1) beban (penghasilan) pajak kini;
(2) penyesuaian yang diakui pada periode atas pajak kini yang
berasal dari periode lalu; V
(3) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang berasal V
dari perbedaan temporer dan pembalikannya;
(4) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan terkait
dengan perubahan tarif pajak atau penerapan peraturan V
perpajakan yang baru;
(5) jumlah manfaat yang berasal dari rugi pajak yang tidak V
diakui sebelumnya atau perbedaan temporer suatu periode
lalu yang digunakan untuk mengurangi beban pajak kini
dan beban pajak tangguhan;
(6) beban pajak tangguhan yang disebabkan oleh penurunan
V
atau pembalikan penurunan sebelumnya atas aset pajak
tangguhan; dan
(7) jumlah beban (penghasilan) terkait dengan perubahan
kebijakan akuntansi dan kesalahan yang diperhitungkan V
dalam laporan laba rugi komprehensif, dikarenakan tidak
dapat diperlakukan secara retrospektif;
b) agregat pajak kini dan pajak tangguhan terkait dengan transaksi V
yang dibebankan atau dikreditkan langsung ke ekuitas;
c) jumlah pajak penghasilan terkait dengan setiap komponen
pendapatan komprehensif lain, kecuali untuk bagian pendapatan V
komprehensif lain dari entitas asosiasi dan/atau Ventura
Bersama;
d) penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba
akuntansi dalam satu atau kedua bentuk berikut ini:
(1) rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dan hasil
perkalian laba akuntansi dengan tarif pajak yang berlaku, V
Page 70
Page 70 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
dengan mengungkapkan dasar perhitungan tarif pajak yang
berlaku; atau V
(2) rekonsiliasi antara tarif pajak efektif rata-rata dan tarif
pajak yang berlaku, dengan mengungkapkan dasar
perhitungan tarif pajak yang berlaku;
V
e) penjelasan mengenai perubahan tarif pajak yang berlaku dan
perbandingan dengan tarif pajak yang berlaku pada periode
akuntansi sebelumnya;
V
f) jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan
temporer yang dapat dikurangkan dan rugi pajak belum
dikompensasi yang tidak diakui sebagai aset pajak tangguhan
dalam laporan keuangan; V
g) jumlah agregat perbedaan temporer yang terkait dengan
investasi pada entitas anak, cabang, entitas asosiasi, dan bagian
partisipasi dalam Ventura Bersama atas liabilitas pajak V
tangguhan yang belum diakui;
V
h) rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara
sebagai berikut:
V
(1) laba sebelum pajak menurut akuntansi;
(2) ditambah/dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci); V
dan
(3) laba kena pajak;
i) perhitungan beban dan liabilitas pajak kini dengan menerapkan
tarif pajak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pajak V
yang berlaku;
j) pernyataan bahwa laba kena pajak hasil rekonsiliasi menjadi V
dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan;
k) setiap jenis perbedaan temporer dan setiap jenis rugi pajak yang
belum dikompensasi:
(1) jumlah aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui
pada laporan posisi keuangan untuk periode sajian; dan V
(2) jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui
dalam laba rugi, apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari
perubahan jumlah aset atau liabilitas pajak tangguhan
V
yang diakui dalam laporan posisi keuangan;
l) beban pajak terkait dengan operasi yang dihentikan:
(1) keuntungan atau kerugian atas penghentian; dan V
Page 71
Page 71 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) laba rugi dari kegiatan normal atas operasi yang V
dihentikan selama periode, bersama dengan jumlah terkait
untuk setiap periode sajian;
m) jumlah konsekuensi pajak penghasilan atas dividen kepada
pemegang saham Perusahaan yang diusulkan atau diumumkan V
sebelum Laporan Keuangan Diotorisasi untuk Terbit namun
tidak diakui sebagai Liabilitas dalam laporan keuangan;
n) uraian jumlah perubahan pada jumlah pengakuan untuk aset V
pajak tangguhan praakuisisi apabila Perusahaan adalah pihak
pengakuisisi dalam suatu kombinasi bisnis;
o) peristiwa atau perubahan keadaan yang menyebabkan manfaat
pajak tangguhan wajib diakui apabila manfaat pajak tangguhan
V
yang diperoleh dari kombinasi bisnis tidak diakui pada tanggal
akuisisi tetapi diakui setelah tanggal akuisisi; dan
p) jumlah aset pajak tangguhan dan alasan atau bukti yang
V
mendukung pengakuan atas aset pajak tangguhan, apabila:
(1) penggunaan aset pajak tangguhan bergantung pada
kondisi laba kena pajak mendatang lebih besar dari laba
pembalikan perbedaan temporer kena pajak yang telah
ada; dan
(2) entitas mengalami kerugian pada periode kini atau periode
sebelumnya yang mengakibatkan diakuinya aset pajak
tangguhan terkait.
21) Laba (Rugi) per Saham Dasar dan Dilusian
Yang harus diungkapkan antara lain : Catatan 21
a) jumlah yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan
laba per saham dasar dan dilusian, dan rekonsiliasi jumlah tersebut V
terhadap laba atau rugi yang dapat diatribusikan kepada entitas
induk untuk periode tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup
dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham;
b) jumlah rata-rata tertimbang saham biasa yang digunakan sebagai
V
penyebut dalam penghitungan laba per saham dasar dan dilusian,
dan rekonsiliasi penyebut tersebut. Rekonsiliasi tersebut mencakup
dampak individual dari setiap jenis instrumen yang
mempengaruhi laba per saham;
c) instrumen (termasuk saham yang dapat diterbitkan secara
kontinjen) yang berpotensi mendilusi laba per saham dasar di V
masa depan, namun tidak dimasukkan dalam penghitungan laba
Page 72
Page 72 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
per saham dilusian karena instrumen tersebut bersifat antidilutif V
untuk periode sajian;
d) penjelasan transaksi saham biasa atau transaksi instrumen
berpotensi saham biasa, selain yang dihitung sesuai dengan SAK
yang berlaku, yang terjadi setelah periode pelaporan dan akan
secara signifikan mengubah jumlah saham biasa atau instrumen
berpotensi saham biasa yang beredar pada akhir periode tersebut
seandainya transaksi dimaksud terjadi sebelum akhir periode V
pelaporan; dan
e) laba per saham dasar dan dilusian untuk operasi yang dihentikan
22) Transaksi Pihak Berelasi
Yang harus diungkapkan antara lain: Catatan 28
a) Pengungkapan mengenai transaksi atau saldo dengan pihak
berelasi, yang jumlahnya:
(1) lebih dari Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) untuk V
transaksi dengan orang atau anggota keluarga terdekat;
dan/atau
(2) lebih dari 0,5% (nol koma lima perseratus) dari modal
V
disetor untuk transaksi dengan entitas berelasi.
b) terkait dengan transaksi dengan orang atau anggota keluarga
V
terdekat meliputi nama, sifat dan hubungan dengan pihak
berelasi serta informasi tentang transaksi dan saldo dengan
pihak dimaksud
c) terkait dengan transaksi dengan entitas berelasi meliputi sifat
dan hubungan dengan pihak-pihak berelasi serta informasi
mengenai transaksi dan saldo, termasuk komitmen, yang
diperlukan untuk memahami potensi dampak hubungan tersebut
dalam laporan keuangan, paling kurang:
(1) jumlah transaksi beserta persentasenya terhadap total V
pendapatan dan beban terkait;
(2) jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total Aset
V
atau Liabilitas, termasuk komitmen, dan:
(a) persyaratan dan ketentuannya, termasuk apakah
terdapat jaminan, dan sifat imbalan yang akan V
diberikan, untuk penyelesaian; dan
(b) rincian garansi yang diberikan atau diterima; V
(3) jumlah cadangan kerugian penurunan nilai, beban
cadangan kerugian penurunan nilai secara individual dan V
kolektif, dan penghapusan piutang terkait dengan jumlah
Page 73
Page 73 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
saldo piutang usaha dan piutang pihak berelasi non-usaha;
dan
(4) alasan dan dasar pembentukan cadangan kerugian
V
penurunan nilai, jika dilakukan pembentukan;
d) pengungkapan yang disyaratkan sebagaimana dimaksud dalam
huruf a) dan b) dilakukan secara terpisah untuk masing-
Disajikan per kelompok
masing kategori berikut:
untuk penyederhanaan.
(1) entitas induk;
V
(2) entitas dengan pengendalian bersama atau Pengaruh
V
Signifikan terhadap entitas;
(3) entitas anak;
V
(4) entitas asosiasi; V
(5) Ventura Bersama dimana entitas merupakan venturer; V
(6) personil manajemen kunci dari entitas pelapor atau entitas
induknya; dan V
(7) pihak-pihak berelasi lainnya. V
e) seluruh kompensasi yang diberikan kepada masing-masing
anggota atau kelompok direksi, komisaris, pemegang saham
utama yang juga sebagai karyawan, dan manajemen kunci
lainnya untuk masing-masing kategori berikut:
(1) imbalan kerja jangka pendek; V
V
(2) imbalan pascakerja;
V
(3) imbalan kerja jangka panjang lainnya;
(4) pesangon pemutusan kontrak kerja; dan V
(5) pembayaran berbasis saham. V
f) untuk entitas berelasi dengan pemerintah :
(1) nama entitas berelasi dengan pemerintah dan sifat V
hubungannya dengan Perusahaan;
(2) sifat dan jumlah setiap transaksi yang secara individual V
signifikan; dan
(3) untuk transaksi lainnya yang secara kolektif, tetapi tidak V
secara individual, signifikan, indikasi secara kuantitatif atau
kualitatif atas luasnya transaksi tersebut.
23) Aset dan Liabilitas dalam Mata Uang Asing
V Catatan 31a (ii)
a) Mata uang asing yang dimaksud adalah mata uang selain mata
uang fungsional.
Page 74
Page 74 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) rincian aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing Catatan 31a (ii)
V
serta ekuivalennya dalam mata uang fungsional;
Catatan 31a (ii)
(2) posisi neto dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang V
asing;
(3) rincian kontrak valuta berjangka dan ekuivalen dalam mata V
uang fungsional;
(4) jumlah selisih kurs yang diakui dalam laba rugi, kecuali Di Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
V
untuk selisih kurs yang timbul pada instrumen keuangan Kompehensif Lain
yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi; dan
(5) selisih kurs neto diakui dalam pendapatan komprehensif lain
dan diakumulasikan dalam komponen ekuitas yang terpisah, V Di Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
serta rekonsiliasi selisih kurs tersebut pada awal dan akhir Kompehensif Lain
periode.
24) Penurunan Nilai Aset Nonkeuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) untuk setiap rugi penurunan nilai yang diakui atau dibalik selama
periode tertentu untuk suatu aset individual, termasuk goodwill
atau suatu unit penghasil kas:
(1) peristiwa dan kondisi yang mengindikasikan pengakuan atau
pembalikan rugi penurunan nilai;
V
(2) jumlah rugi penurunan nilai yang diakui dalam laba rugi
selama periode tersebut dan unsur laporan laba rugi
komprehensif yang didalamnya tercakup rugi penurunan V
nilai;
(3) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai yang diakui dalam V
laba rugi selama periode tersebut dan unsur laporan laba
rugi komprehensif yang di dalamnya tercakup rugi
penurunan nilai yang dibalik;
(4) goodwill yang telah diakui rugi penurunan nilainya; V
(5) jumlah rugi penurunan nilai atas aset revaluasian yang diakui
dalam pendapatan komprehensif lain selama periode V
tersebut; dan
(6) jumlah pembalikan rugi penurunan nilai atas aset revaluasian
V
yang diakui dalam pendapatan komprehensif lain selama
periode tersebut.
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam angka (1) dilakukan
untuk setiap kelompok aset. V
Page 75
Page 75 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
25) Perubahan Estimasi Akuntansi, Perubahan Kebijakan
Akuntansi, dan Kesalahan Periode Lalu
a) Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dan alasan perubahan estimasi akuntansi;
(2) jumlah perubahan estimasi yang berdampak pada periode V
berjalan; dan V
(3) perkiraan dampak estimasi pada periode mendatang.
Dalam hal jumlah dampak pada periode mendatang tidak V
praktis, fakta tersebut harus diungkapkan.
b) Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari perubahan kebijakan akuntansi; V
(2) alasan penerapan kebijakan akuntansi baru memberikan
informasi yang andal dan relevan; V
(3) jumlah penyesuaian untuk periode berjalan dan setiap
periode lalu sajian:
V
(a) setiap pos laporan keuangan yang terpengaruh; dan
V
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(4) jumlah penyesuaian yang terkait dengan periode-periode
sebelum periode yang disajikan. Dalam hal tidak praktis
V
dilakukan, maka diungkapkan alasannya; dan
(5) keadaan yang membuat penerapan retrospektif tidak
praktis untuk suatu periode tertentu atau untuk periode-
V
periode sebelum periode-periode tersebut disajikan dan
tanggal dimulainya perubahan kebijakan akuntansi.
c) Kesalahan Periode Lalu
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) sifat dari kesalahan periode lalu; V
(2) jumlah koreksi untuk setiap periode sajian:
(a) bagi setiap pos laporan keuangan; dan V
V
(b) laba per saham dasar dan dilusian;
(3) jumlah koreksi pada awal periode sajian paling awal; dan V
(4) keadaan yang membuat penerapan retrospketif tidak
praktis dilakukan dan penjelasan mengenai cara dan waktu V
Page 76
Page 76 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
dilakukannya koreksi apabila penyajian kembali
retrospektif tidak praktis.
26) Kombinasi Bisnis V
a) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal sebagai berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang terjadi selama periode pelaporan,
yaitu:
(1) nama dan penjelasan tentang pihak yang diakuisisi;
(2) tanggal akuisisi;
(3) biaya terkait akuisisi, di luar biaya penerbitan Efek utang
dan Efek ekuitas, periode berjalan, dan akumulasinya
untuk masing-masing kombinasi bisnis;
(4) persentase kepentingan ekuitas berhak suara yang
diperoleh;
(5) alasan utama untuk kombinasi bisnis dan penjelasan
tentang cara pihak pengakuisisi memperoleh Pengendalian
atas pihak yang diakuisisi;
(6) penjelasan kualitatif tentang faktor yang membentuk
goodwill yang diakui;
(7) Nilai Wajar pada saat tanggal akuisisi atas total imbalan
yang dialihkan dan Nilai Wajar tanggal akuisisi untuk setiap
kelompok utama imbalan;
(8) kesepakatan imbalan kontinjensi dan aset indemnifikasi:
(a) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi;
(b) penjelasan tentang kesepakatan dan dasar penentuan
jumlah pembayaran; dan
(c) estimasi kisaran hasil (tidak didiskonto) atau, jika
apabila kisaran tidak dapat diestimasikan maka fakta
dan alasan mengapa kisaran tersebut tidak dapat
diestimasikan. Dalam hal jumlah maksimum
pembayaran tidak terbatas, maka pihak pengakuisisi
mengungkapkan fakta tersebut;
(9) Perusahaan harus mengungkapkan piutang yang diperoleh
berdasarkan kelompok utama piutang, misalnya pinjaman
yang diberikan, sewa pembiayaan langsung, dan kelompok
piutang lain, yaitu sebagai berikut:
(a) Nilai Wajar piutang;
(b) jumlah piutang bruto kontraktual; dan
Page 77
Page 77 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(c) estimasi terbaik pada tanggal akuisisi atas jumlah
arus kas kontraktual yang diperkirakan tidak tertagih;
(10) jumlah yang diakui pada tanggal akuisisi untuk setiap
kelompok utama Aset yang diperoleh dan Liabilitas yang
diambil alih;
(11) setiap liabilitas kontinjensi yang diakui pada Nilai Wajar:
(a) uraian mengenai karakteristik kewajiban dan
perkiraan saat arus keluar sumber daya ekonomi
terjadi;
(b) indikasi ketidakpastian saat atau jumlah arus keluar
tersebut. Dalam hal diperlukan, Perusahaan harus
mengungkapkan asumsi utama yang mendasari
prakiraan peristiwa masa depan; dan
(c) jumlah estimasi penggantian yang akan diterima
dengan menyebutkan jumlah Aset yang telah diakui
untuk estimasi penggantian tersebut;
(12) dalam hal liabilitas kontinjensi tidak diakui karena Nilai
Wajarnya tidak dapat diukur secara andal, maka pihak
pengakuisisi mengungkapkan:
(a) informasi sebagaimana dimaksud dalam angka 33
huruf b) angka (4) terkait perikatan dan kontijensi;
dan
(b) alasan Liabilitas tidak dapat diukur secara andal;
(13) dalam hal pembelian dengan diskon:
(a) jumlah keuntungan yang diakui dan pos dalam
laporan laba rugi komprehensif dimana keuntungan
tersebut diakui; dan
(b) penjelasan tentang alasan transaksi tersebut
menghasilkan keuntungan;
(14) setiap kombinasi bisnis dimana pihak pengakuisisi memiliki
kurang dari 100% (seratus perseratus) dari kepentingan
ekuitas pihak yang diakuisisi pada tanggal akuisisi:
(a) jumlah dari kepentingan nonpengendali pada pihak
yang diakuisisi, yang diakui pada tanggal akuisisi dan
dasar pengukurannya; dan
(b) teknik penilaian dan input model utama yang
digunakan dalam penentuan nilai tersebut, untuk
Page 78
Page 78 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
setiap kepentingan nonpengendali pada pihak yang
diakuisisi yang diukur pada Nilai Wajar;
(15) dalam hal suatu kombinasi bisnis yang dilakukan secara
bertahap:
(a) Nilai Wajar pada tanggal akuisisi atas kepentingan
ekuitas pihak yang diakuisisi yang dimiliki oleh pihak
pengakuisisi segera sebelum tanggal akuisisi; dan
(b) jumlah keuntungan atau kerugian yang diakui sebagai
hasil dari pengukuran kembali Nilai Wajar dari
kepentingan ekuitas pada pihak yang diakuisisi yang
dimiliki oleh pihak pengakuisisi sebelum kombinasi
bisnis dan pos dalam laporan laba rugi komprehensif
untuk mengakui keuntungan atau kerugian tersebut;
(16) Informasi sebagai berikut:
(a) jumlah pendapatan dan laba atau rugi dari pihak yang
diakuisisi sejak tanggal akuisisi yang dimasukkan
dalam laporan laba rugi komprehensif pada periode
pelaporan; dan
(b) pendapatan dan laba atau rugi dari entitas hasil
penggabungan untuk periode pelaporan berjalan
seolah-olah tanggal akuisisi untuk semua kombinasi
bisnis yang terjadi selama tahun berjalan telah
diperhitungkan sejak awal periode pelaporan.
b) Terhadap kombinasi bisnis yang terjadi pada periode sekarang
dan periode sebelumnya, Perusahaan yang menjadi pihak
pengakuisisi wajib mengungkapkan informasi berikut untuk
setiap kombinasi bisnis yang material atau secara kolektif
material:
(1) dalam hal akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum
selesai untuk Aset, Liabilitas, kepentingan nonpengendali
tertentu atau jenis imbalan dan jumlah yang diakui dalam
laporan keuangan kombinasi bisnis sehingga ditentukan
hanya bersifat penyisihan, maka diungkapkan:
(a) alasan akuntansi awal untuk kombinasi bisnis belum
selesai;
(b) Aset, Liabilitas, kepentingan ekuitas atau jenis
imbalan yang akuntansi awalnya belum selesai; dan
Page 79
Page 79 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(c) sifat dan jumlah dari setiap penyesuaian periode
pengukuran yang diakui selama periode pelaporan
(2) setiap periode pelaporan setelah tanggal akuisisi sampai
dengan Perusahaan mendapatkan, menjual atau
kehilangan hak atas aset imbalan kontinjensi, atau sampai
dengan Perusahaan menyelesaikan liabilitas imbalan
kontinjensi atau liabilitas tersebut dibatalkan atau lewat
waktu, maka diungkapkan:
(a) setiap perubahan dalam jumlah yang diakui, termasuk
setiap perbedaan yang timbul selama penyelesaian;
(b) setiap perubahan dalam kisaran hasil (tidak
didiskonto) dan alasan perubahan tersebut; dan
(c) teknik penilaian dan input model utama yang
digunakan untuk mengukur imbalan kontinjensi;
(3) liabilitas kontinjensi yang diakui dalam kombinasi bisnis,
jika ada;
(4) rekonsiliasi atas nilai tercatat goodwill pada awal dan
akhir periode pelaporan;
(5) jumlah dan penjelasan dari setiap keuntungan atau
kerugianyang diakui pada periode pelaporan yang:
(a) terkait dengan aset teridentifikasi yang diperoleh atau
liabilitas yang diambil-alih dalam kombinasi bisnis
pada periode pelaporan berjalan atau periode
pelaporan sebelumnya; dan
(b) ukuran, sifat, atau kejadian relevan yang
diungkapkan untuk memahami laporan keuangan
Perusahaan hasil penggabungan;
c) pernyataan kesesuaian dengan peraturan Bapepam dan LK dalam
pelaksanaan transaksi kombinasi bisnis; dan
d) Perusahaan harus mengungkapkan hal-hal berikut secara
keseluruhan, sehubungan dengan perolehan atas entitas anak dan
unit bisnis lainnya selama suatu periode:
(1) jumlah harga yang dibayarkan;
(2) bagian dari harga yang merupakan Kas dan Setara Kas;
(3) jumlah Kas dan Setara Kas pada entitas anak atau bisnis
lainnya apabila Pengendalian diperoleh; dan
Page 80
Page 80 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(4) jumlah aset dan liabilitas selain Kas dan Setara Kas pada
entitas anak atau bisnis lainnya apabila Pengendalian
diperoleh, diikhtisarkan berdasarkan kategori utamanya.
27) Segmen Operasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) pengungkapan pada level segmen; Catatan 30
(1) informasi umum, yang terdiri dari:
(a) faktor-faktor yang digunakan oleh manajemen untuk V
mengidentifikasi segmen dilaporkan; dan
(b) jenis produk dan jasa yang menghasilkan pendapatan V
dari setiap segmen dilaporkan;
(2) informasi mengenai laba atau rugi segmen, termasuk
V
pendapatan dan beban tertentu, aset segmen, dan liabilitas
segmen dari segmen dilaporkan, serta dasar pengukurannya;
(3) rekonsiliasi dari total pendapatan segmen, ukuran laba atau
rugi segmen dilaporkan, aset segmen, liabilitas segmen, dan V
unsur segmen material lainnya terhadap jumlah yang terkait
dalam laporan keuangan Perusahaan;
b) pengungkapan pada level entitas
(1) Informasi produk dan jasa V
Pendapatan dari pelanggan eksternal untuk setiap produk
dan jasa atau setiap kelompok produk dan jasa yang serupa.
(2) Informasi wilayah geografis
(a) Pendapatan dari pelanggan eksternal yang diatribusikan
kepada:
i. negara domisili Perusahaan; dan V Mayoritas wilayah kerja Perusahaan
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan V berada dalam satu wilayah geografis
memperoleh pendapatan. Dalam hal pendapatan saja.
dari suatu negara asing secara individual jumlahnya
material, pendapatan tersebut diungkapkan secara
terpisah, termasuk dasar pengatribusian
pendapatannya kepada negara tersebut secara
individual.
(b) Aset tidak lancar selain instrumen keuangan, aset pajak
yang ditangguhkan, aset imbalan pascakerja, dan hak
yang terjadi akibat kontrak asuransi yang berlokasi di:
V
Page 81
Page 81 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
i. negara domisili Perusahaan; dan V
ii. semua negara asing secara total dimana Perusahaan
memiliki aset. Dalam hal aset dari suatu negara V
asing secara individual jumlahnya material, maka
aset tersebut diungkapkan secara terpisah.
(3) Informasi pelanggan utama
Dalam hal pendapatan dari transaksi dengan pelanggan
eksternal tunggal mencapai 10% (sepuluh perseratus) atau
lebih dari pendapatan konsolidasi, Perusahaan harus
V Tidak ada transaksi dengan pelanggan
mengungkapkan:
individu yang mencapai 10% dari
(a) fakta;
total pendapatan.
(b) total pendapatan dari setiap pelanggan; dan
(c) identitas segmen yang melaporkan pendapatan
tersebut.
28) Operasi yang Dihentikan
a) Yang harus diungkapkan antara lain:
V
(1) uraian tentang alasan operasi dihentikan;
(2) uraian fakta dan keadaan dari penjualan, atau yang
mengarah kepada pelepasan yang diharapkan, cara, dan
waktu pelepasan dari aset dan liabilitas operasi yang
dihentikan; dan
(3) pengaruh dari operasi yang dihentikan terhadap segmen
yang dilaporkan dari aset tidak lancar atau kelompok
lepasan disajikan sesuai SAK yang berlaku.
b) Yang harus diungkapkan atas informasi terkait dengan laba
(rugi) operasi yang dihentikan, antara lain:
(1) analisa atas jumlah tunggal yang disajikan dalam laporan
laba rugi komprehensif meliputi:
(a) pendapatan, beban, dan laba atau rugi sebelum pajak
dari operasi yang dihentikan dan beban pajak
penghasilan yang terkait; dan
(b) laba atau rugi yang diakui dalam pengukuran ke Nilai
Wajar setelah dikurangi biaya untuk menjual atau
pelepasan aset atau kelompok lepasan yang terkait
dengan operasi yang dihentikan dan beban pajak
penghasilan yang terkait;
(2) arus kas neto yang dapat diatribusikan pada aktivitas
operasi, investasi dan pendanaan dari operasi yang
dihentikan; dan
Page 82
Page 82 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(3) jumlah penghasilan dari operasi yang dilanjutkan dan
operasi yang dihentikan yang dapat diatribusikan pada
pemilik entitas induk.
29) Instrumen Derivatif selain Derivatif Melekat
a) Perusahaan wajib mengelompokkan instrumen derivatif sesuai
dengan tujuannya, yaitu untuk lindung nilai atau tujuan lainnya V
(non lindung nilai), seperti untuk tujuan spekulasi;
b) Perusahaan yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif
wajib mengungkapkan untuk setiap kontrak instrumen derivatif V
dalam kelompok klasifikasi lindung nilai dan kelompok non
lindung nilai:
(1) hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi
berjangka dalam bentuk valuta, bunga, komoditas atau
lain-lain;
(2) pihak lawan transaksi (counterparties);
(3) tanggal jatuh tempo;
(4) nilai keseluruhan kontrak dan Nilai Wajar pada tanggal
laporan posisi keuangan;
(5) beban atau Pendapatan pada periode pelaporan;
(6) pos Aset dan/atau Liabilitas yang dilindung nilai; dan
(7) persyaratan penting lainnya.
c) Yang harus diungkapkan antara lain: V
(1) Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan transaksi
derivatif dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut;
(2) Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung
nilai, termasuk penjelasan mengenai Aset dan/atau
Liabilitas dan jenis transaksi yang dilindung nilai; dan
(3) Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu
lindung nilai, disebutkan tujuannya.
30) Nilai Wajar Instrumen Keuangan
Catatan 27
Yang harus diungkapkan untuk setiap kelompok aset keuangan dan
liabilitas keuangan antara lain:
a) Nilai Wajar setiap kelompok Aset dan Liabilitas tersebut dengan
cara yang memungkinkan untuk dapat diperbandingkan dengan V
nilai tercatat dalam laporan posisi keuangan; dan
b) hierarki, metode, dan asumsi signifikan yang digunakan dalam
V
menentukan Nilai Wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan.
Page 83
Page 83 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
31) Dividen
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah dividen dan dividen per saham yang telah dideklarasikan V Catatan 20
dan dibayarkan sebagai distribusi kepada pemilik pada periode
pelaporan;
b) jumlah utang dividen untuk:
V Tidak praktis dirinci karena tidak
(1) periode pelaporan, dan material
(2) periode sebelumnya;
c) jumlah dividen dan dividen per saham yang diusulkan atau
dideklarasikan setelah periode pelaporan tetapi sebelum tanggal V
penyelesaian laporan keuangan dan tidak diakui sebagai Liabilitas
kepada pemilik pada akhir periode pelaporan; dan
d) jumlah dividen preferen kumulatif yang tidak diakui. V
32) Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
V
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) jumlah agregat dari liabilitas kontinjensi dengan jumlah
liabilitas kontinjensi lainnya secara terpisah;
b) jumlah agregat dari komitmen modal terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama secara terpisah dari
komitmen lainnya;
c) daftar dan penjelasan bagian partisipasi dalam Ventura
Bersama yang signifikan dan bagian partisipasi kepemilikan
dalam pengendalian bersama entitas; dan
d) dalam hal Ventura Bersama diakui dalam pengendalian
bersama entitas, agar ditambahkan pengungkapan tambahan
tentang:
(1) metode yang digunakan untuk mengakui bagian
partisipasinya; dan
(2) jumlah agregat setiap aset lancar, aset tidak lancar,
liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang,
penghasilan dan beban yang terkait dengan bagian
partisipasinya dalam Ventura Bersama.
33) Perikatan dan Kontinjensi
a) Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perikatan yang meliputi: Catatan 29 a dan 29 c
V
Page 84
Page 84 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(a) perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan
manajemen dan teknis, royalti, dan lisensi,
diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; V
ii. periode berlakunya perikatan; V
iii. dasar penentuan kompensasi dan denda;
V
iv. jumlah beban atau pendapatan pada periode
pelaporan; dan V
v. pembatasan-pembatasan lainnya; V
(b) kontrak atau perjanjian yang memerlukan
penggunaan dana di masa yang akan datang, seperti:
pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan
untuk investasi, diungkapkan:
i. pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; V
ii. periode berlakunya perikatan; V
iii. nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah V
direalisasi; dan
V
iv. sanksi-sanksi;
(2) pemberian jaminan atau garansi, diungkapkan:
(a) pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, V
yang dipisahkan antara pihak berelasi dan pihak ketiga
untuk pihak yang dijamin;
V
(b) latar belakang dikeluarkannya jaminan;
(c) periode berlakunya jaminan; dan V
(d) nilai jaminan;
V
(3) fasilitas kredit yang belum digunakan, misalnya fasilitas L/C,
cerukan bank; dan V Catatan 15 dan 29 a (ii)
(4) uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-
batasannya. V
b) Kontinjensi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) perkara atau sengketa hukum,
V
diungkapkan: Catatan 29 b
(a) pihak-pihak yang terkait; V
Page 85
Page 85 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(b) jumlah yang diperkarakan; V
(c) latar belakang, isi dan status perkara dan pendapat
V
hukum (legal opinion); dan
(d) dampak keuangan; V
(2) Peraturan Pemerintah yang berdampak terhadap
Perusahaan, misalnya masalah lingkungan hidup,
diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan estimasi
dampak keuangannya; V
(3) kemungkinan liabilitas pajak tambahan:
(a) jenis ketetapan atau tagihan pajak, jenis pajak, tahun
pajak serta jumlah pokok dan denda atau bunganya; V
dan
(b) sikap Perusahaan terhadap ketetapan atau tagihan
pajak (keberatan atau banding); V
(4) peristiwa kontinjensi lainnya, yang diungkapkan antara lain:
V
(a) karakteristik aset atau liabilitas kontinjensi;
(b) estimasi dari dampak keuangannya;
(c) indikasi tentang ketidakpastian yang terkait dengan
jumlah atau waktu arus keluar sumber daya; dan
(d) kemungkinan penggantian oleh pihak ketiga.
34) Khusus Industri Perkebunan
V
Perkebunan Inti Rakyat dan Plasma
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) Isi perjanjian kerjasama IR/Plasma;
b) Pihak-pihak yang terkait dalam kerjasama;
c) Lokasi aset dan jangka waktu pengelolaan;
d) Hak dan liabilitas dari masing-masing pihak dalam kerjasama;
e) Ketentuan tentang perbahan perjanjian kerjasama; dan
f) Isi perubahan perjanjian, jika ada.
35) Manajemen Risiko Keuangan
a) Perusahaan harus mengungkapkan informasi yang memungkinkan Catatan 31
para pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi sifat dan
luas risiko yang timbul dari instrumen keuangan, serta kebijakan
dalam pengelolaan risiko, termasuk, namun tidak terbatas pada
risiko sebagai berikut:
(1) risiko kredit, antara lain ikhtisar analisis umur aset keuangan
yang belum jatuh tempo atau tidak mengalami penurunan V
Page 86
Page 86 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
nilai dan yang lewat jatuh tempo pada akhir periode
pelaporan tetapi tidak mengalami penurunan nilai;
(2) risiko likuiditas, antara lain:
(a) analisis jatuh tempo untuk liabilitas keuangan derivatif V
dan nonderivatif yang menunjukkan sisa jatuh tempo
kontraktual yang bertujuan untuk pemahaman terhadap
periode arus kas; dan
V
(b) deskripsi mengenai cara Perusahaan mengelola risiko
likuiditas;
(3) risiko pasar, antara lain analisis sensitivitas untuk setiap jenis
risiko pasar dimana entitas terdampak pada akhir periode V
pelaporan, yang menunjukkan dampak perubahan pada
variabel risiko yang relevan pada tanggal tersebut terhadap
laba rugi dan ekuitas; dan
(4) risiko lainnya yang dimiliki oleh Perusahaan. V
b) Pengungkapan sebagaimana dimaksud dalam huruf a) terdiri dari
pengungkapan kualitatif dan pengungkapan kuantitatif untuk V
setiap jenis risiko yang timbul dari instrumen keuangan.
36) Khusus Industri Perbankan V
a) Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy Ratio)
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan jumlah rasio kecukupan modal pada
tanggal laporan posisi keuangan;
(2) Posisi CAR minimum berdasarkan peraturan Bank Indonesia; dan
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan CAR.
b) Posisi Devisa Neto
V
Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) Rincian perhitungan dan posisi devisa neto menurut jenis
mata uang pada tanggal laporan posisi keuangan;
(2) Posisi devisa neto maksimum berdasarkan peraturan Bank
Indonesia;
(3) Aspek khusus yang mendasari perhitungan posisi devisa
neto.
c) Jaminan Pemerintah terhadap Liabilitas Pembayaran Bank Umum
V
Yang harus diungkapkan antara lain dasar hukum yang melandasi
jaminan atas dana pihak ketiga di bank.
Page 87
Page 87 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
d) Aktivitas Fiduciary
V
Yang harus diungkapkan antara lain uraian masing-masing
aktivitas fiduciaryyang meliputi jasa kustodian, wali amanat,
pengelolaan investasi dan reksadana.
37) Kuasi-Reorganisasi V
Yang harus diungkapkan antara lain uraian mengenai kegiatan kuasi-
reorganisasi yang meliputi:
a) Jumlah saldo negatif yang dieliminasi dalam laporan posisi
keuangan dan jumlah tersebut disajikan selama tiga tahun
berurutan sejak kuasi-reorganisasi;
b) Status going concern perusahaan dan rencana manajemen dan
pemegang saham setelah kuasi-reorganisasi yang
menggambarkan prospek usaha di masa mendatang;
c) Penyajian laporan posisi keuangan sebelum, pada saat dan
sesudah kuasi-reorganisasi;
d) Rincian dari jumlah yang membentuk akun selisih penilaian Aset
dan liabilitas sebelum digunakan untuk mengeliminasi defisit; dan
e) Keterangan tentang tanggal terjadinya kuasi-reorganisasi pada
akun saldo laba dalam laporan posisi keuangan untuk jangka
waktu 10 tahun ke depan sejak kuasi-reorganisasi.
38) Pengelolaan Modal Catatan 31
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) informasi kualitatif tentang tujuan, kebijakan, dan proses
Perusahaan dalam mengelola permodalannya, termasuk:
(1) deskripsi tentang bagian yang dikelola sebagai modal; V
(2) sifat persyaratan dan implementasinya dalam hal Perusahaan
diharuskan untuk memenuhi persyaratan permodalan yang V
disyaratkan oleh pihak eksternal; dan
(3) cara Perusahaan memenuhi tujuannya dalam mengelola
V
permodalannya;
b) ringkasan data kuantitatif tentang bagian yang dikelola sebagai
V
modal;
c) setiap perubahan pada angka a) dan angka b) dari periode
V
sebelumnya;
d) pernyataan atas kepatuhan terhadap setiap persyaratan
permodalan dari pihak eksternal (jika ada); dan V
Page 88
Page 88 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
e) konsekuensi dari ketidakpatuhan persyaratan permodalan dari V
pihak eksternal, apabila terjadi ketidakpatuhan
39) Transaksi Nonkas
Yang harus diungkapkan antara lain : Catatan 32
Transaksi pada aktivitas investasi dan pendanaan yang tidak
memerlukan penggunaan Kas dan Setara Kas yang tidak termasuk V
dalam laporan arus kas.
Transaksi tersebut antara lain berupa perolehan Aset secara kredit
atau sewa pembiayaan, akuisisi melalui penerbitan saham, dan
konversi utang menjadi modal.
V
40) Pembayaran Berbasis Saham
V
Yang harus diungkapkan antara lain :
a) rincian jumlah Liabilitas atas pembayaran berbasis saham baik
untuk jangka pendek ataupun jangka panjang;
b) penjelasan mengenai setiap jenis perjanjian pembayaran
berbasis saham yang ada pada suatu periode, termasuk syarat
dan ketentuan umum setiap perjanjian, seperti kondisi vesting,
jangka waktu maksimum atas opsi yang diberikan, dan metode
penyelesaian;
c) jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi saham
untuk setiap kelompok opsi saham;
d) untuk opsi saham yang dieksekusi selama periode, rata-rata
tertimbang harga saham pada tanggal eksekusi atau selama
periode pelaporan;
e) kisaran harga eksekusi dan rata-rata tertimbang sisa umur
kontrak untuk opsi saham yang beredar pada akhir periode;
f) penentuan Nilai Wajar dengan mengungkapkan paling kurang
hal-hal sebagai berikut:
(1) opsi yang diberikan selama suatu periode, rata-rata
tertimbang Nilai Wajar opsi tersebut pada tanggal
pengukuran dan informasi tentang bagaimana Nilai Wajar
tersebut diukur; dan
(2) jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar instrumen
ekuitas tersebut pada tanggal pengukuran, dan informasi
tentang pengukuran Nilai Wajar tersebut untuk
instrumen ekuitas lain yang diberikan selama suatu periode
(yaitu selain opsi saham);
Page 89
Page 89 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
g) dampak transaksi pembayaran berbasis saham terhadap laba
rugi Perusahaan dalam suatu periode dan terhadap posisi
keuangannya.
41) Khusus Industri Asuransi:
V
a) Analisis kekayaan dan Perhitungan Batas Tingkat Solvabilitas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(1) Analisis Kekayaan;
(2) Perhitungan batas tingkat solvabilitas;
(3) Batas tingkat solvabilitas yang harus dipenuhi;
(4) Tingkat solvabilitas yang dicapai perusahaan per tanggal
pelaporan; dan
(5) Jumlah investasi yang diperkenankan dalam perhitungan
solvabilitas.
42) Aset Liabilitas dan Hasil Usaha Program Asuransi Syariah
V
Hal-hal yang harus diungkapkan:
a) Ijin Menteri Keuangan atas pendirian unit Asuransi Syariah;
b) Jenis Akad Asuransi Syariah;
c) Rincian Aset, Liabilitas, Pendapatan, Beban, dan Laba Usaha
Unit Asuransi Syariah; dan
d) Zakat.
43) Informasi Penting Lainnya V
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak
dari:
a) Kontrak reasuransi;
b) Perjanjian penting dan ikatan lainnya;
c) Rasio keuangan penting;
d) Pendapatan, beban dan hasil underwriting; dan
e) Peristiwa atau keadaan yang mempengaruhi kinerja atau
kelangsungan hidup perusahaan.
44) Khusus Industri Kehutanan : V
a) Rincian volume penjualan kayu bulat (jenis kayu);
b) Pemenuhan liabilitas terhadap negara seperti DR, IHH, BPPHH,
IHPH dan iuran wajib lainnya;
c) Realisasi kegiatan dan biaya yang berhubungan dengan
pelaksanaan penanaman kembali hutan alam (TPTI, pembinaan
Page 90
Page 90 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
dan perlindungan hutan, penanaman tanah kosong dan usaha
lainnya untuk kelestarian alam);
d) Realisasi jenis kegiatan sehubungan pelaksanaan Bina desa hutan
dan biayanya;
e) Khusus HTI, diungkapkan realisasi anggaran dan penanaman
pada periode berjalan dan akumulasinya; dan
f) Sehubungan dengan pembangunan sarana dan prasarana :
(1) Realisasi pembangunan jalan dan jembatan serta
pemeliharaannya; dan
(2) Jenis jalan yang dibangun pada periode berjalan dan
akumulasinya.
45) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
Yang harus diungkapkan antara lain:
a) dalam hal Perusahaan menerima informasi setelah periode
pelaporan tentang kondisi yang ada pada akhir periode
pelaporan, maka Perusahaan memutakhirkan pengungkapan V
kondisi tersebut sesuai dengan informasi terkini; dan
contoh peristiwa setelah periode pelaporan yang mensyaratkan
entitas untuk menyesuaikan jumlah yang diakui dalam laporan
keuangannya, atau untuk mengakui peristiwa yang sebelumnya
tidak diakui:
b) dalam hal terdapat peristiwa nonpenyesuai yang material
V
setelah periode pelaporan, maka Perusahaan mengungkapkan
uraian peristiwa, misalnya:
(1) tanggal terjadinya;
(2) sifat peristiwa; dan
(3) estimasi atas dampak keuangan, atau pernyataan dan
alasan bahwa estimasi tersebut tidak dapat dibuat.
46) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan
Peraturan yang Terkait dengan Aktivitas Perusahaan Catatan 2a
Dalam hal Perusahaan belum menerapkan suatu SAK dan/atau
peraturan yang terkait dengan aktivitas Perusahaan, yang telah
diterbitkan tetapi belum efektif berlaku, Yang harus diungkapkan
antara lain:
a) judul SAK dan jenis peraturan baru tersebut;
V
b) sifat dari perubahan yang belum berlaku efektif atau perubahan
V
kebijakan akuntansi;
Page 91
Page 91 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
c) tanggal penerapan SAK dan peraturan baru tersebut V
disyaratkan; dan
d) pembahasan mengenai dampak penerapan awal SAK dan V
peraturan baru atas laporan keuangan atau pernyataan
manajemen bahwa dampak tersebut tidak dapat diketahui atau
diestimasi secara wajar.
47) Reklasifikasi
V
a) Dalam hal Perusahaan mengubah penyajian atau
pengklasifikasian pos-pos dalam laporan keuangan, maka
Perusahaan harus mengungkapkan antara lain:
(1) sifat reklasifikasi;
(2) jumlah masing-masing pos atau gabungan beberapa pos
yang direklasifikasi; dan
(3) alasan reklasifikasi.
b) Dalam hal reklasifikasi jumlah komparatif tidak praktis untuk
dilakukan, maka Perusahaan harus mengungkapkan:
(1) alasan tidak mereklasifikasi jumlah tersebut; dan
(2) sifat penyesuaian yang akan dilakukan jika jumlah tersebut
direklasifikasi.
48) Hibah Pemerintah
V
Setiap Hibah Pemerintah yang diterima, Perusahaan harus
mengungkapkan hal-hal sebagai berikut:
a) sifat dan luas Hibah Pemerintah yang diakui dalam laporan
keuangan dan indikasi
bentuk lain dari bantuan pemerintah; dan
b) kondisi yang belum terpenuhi dan kontinjensi lain yang melekat
atas bantuan pemerintah yang telah diakui
49) Rekonsiliasi antara SAK dengan Standar Akuntansi di Negara
Lain V
a) Ketentuan ini berlaku bagi Perusahaan yang menyusun laporan
keuangan dengan menggunakan standar akuntansi selain SAK
untuk memenuhi persyaratan otoritas pasar modal di negara lain
atau dalam rangka penawaran Efek di negara lain.
b) Yang harus diungkapkan antara lain:
(1) ringkasan perbedaan SAK dengan standar akuntansi di
negara lain;
Page 92
Page 92 of 93
No Keterangan Ada Tidak N/A Keterangan
(2) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan posisi
keuangan beserta penjelasannya; dan
(3) rekonsiliasi pos-pos yang berbeda untuk laporan laba rugi
komprehensif beserta penjelasannya.
c) Dalam hal Perusahaan dipersyaratkan oleh otoritas pasar modal
di negara lain untuk melakukan pengungkapan tambahan
mengikuti ketentuan yang berlaku di negara tersebut, maka
pengungkapan tersebut wajib ditambahkan dalam laporan
keuangan.
50) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak V
dari peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja
perusahaan, seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi
kelangsungan hidup perusahaan.
Page 93
Page 93 of 93 8 Februari 2025 PT INDOSAT Tbk Vikram Sinha Direktur Utama Lee Chi Hung Direktur
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Rianto & Rekan
p.1
unresolved
org
Rintis & Rekan
p.1
unresolved
org
Bapepam-LK
p.3 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.5 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.12 ×13
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.40
unresolved
org
Menteri
p.60
unresolved
org
Bapepam
p.79 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.