Back to announcement
20250207_ABDA_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31860974_lamp1.pdf
Other Text extracted ABDASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 19
Page 1
Jakarta, 7 Februari / February 2025
Nomor/ No.: S-027/LCC/II/2025
Kepada Yth./ To:
Divisi Penilaian Perusahaan 2 / Division of Corporate Valuation 2
PT Bursa Efek Indonesia / Indonesia Stock Exchange
Gedung Bursa Efek Indonesia - Tower I, Lantai 4
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
U.p. / Attn.
1. Bapak/Mr I Gede Nyoman Yetna – Direktur/Director
2. Bapak/Mr Adi Pratomo Aryanto – Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 / the Head of
Division of Company Assessment 2 (PP2)
Perihal: Tanggapan atas Permintaan Subject: Response to the Request for
Penjelasan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk Clarification of PT Asuransi Bina Dana Arta
(“OONA Indonesia” atau “Perseroan”) Tbk (“Oona Indonesia” or “Company”)
Dengan Hormat, Dear Sirs,
Merujuk pada Surat PT Bursa Efek Indonesia No. Referring to the Letter of PT Bursa Efek
S-01084/BEI.PP2/02-2025 tanggal 4 Februari Indonesia No. S-01084/BEI.PP2/02-2025 dated
2025 yang kami terima pada 5 Februari 2025, 4 February 2025 which the Company received on
maka kami dengan ini menyampaikan tanggapan 5 February 2025, we hereby submit our response
atas permintaan penjelasan sebagai berikut. to your requests for explanations as follows.
Menanggapi setiap pertanyaan Anda satu persatu: Taking each of your queries in turn:
Terkait dengan Aksi Korporasi & Aspek Bisnis In regard with the Corporate Actions &
Operasional Operational Business Aspects
Nomor 1 sd 5 diberikan penjelasan dalam surat Numbers 1 to 5 have been addressed in a
tanggapan terpisah melalui Form E-074 – Surat separate response letter through Form E-074 –
Menyurat Emiten dengan Bursa. Issuer Correspondence with the Exchange
Terkait dengan Laporan Keuangan (LK) In regard with the Financial Statement (FS)
Perseroan per 30 September 2024 Company per 30 September 2024
6. Berdasarkan Catatan Atas Laporan Keuangan 6. Based on Note 6 of the Financial Statements
(CALK) nomor 6 tentang Efek-Neto, Perseroan (CALK) regarding Net Securities, the
membukukan peningkatan efek tersedia untuk Company recorded an increase in available-
dijual dari sebelumnya sebesar Rp 1,3 triliun for-sale securities from Rp 1.3 trillion as of
per 31 Desember 2023 menjadi Rp 1,6 triliun December 31, 2023, to Rp 1.6 trillion as of
per 30 September 2024. Selain itu per 30 September 30, 2024. Additionally, as of
September 2024 Perseroan juga tidak September 30, 2024, the Company did not
1
Page 2
membukukan penyisihan kerugian penurunan record any allowance for impairment losses.
nilai. Atas hal tersebut agar dijelaskan: Kindly provide an explanation regarding this
matter.
a. Bagaimana Perseroan menentukan nilai a. How does the Company determine the
wajar dari efek tersedia untuk dijual yang fair value of available-for-sale securities
tercantum dalam LK Perseroan? as stated in its financial statements?
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Perseroan menetapkan nilai wajar dari The Company determines the fair value
Efek Tersedia untuk Dijual dalam of available-for-sale securities in its
pencatatan Laporan Keuangan financial statements based on prevailing
berdasarkan harga pasar yang berlaku. market prices. This assessment is
Penentuan ini dilakukan sesuai dengan conducted in accordance with applicable
standar akuntansi yang berlaku, dengan accounting standards, taking into
mempertimbangkan data pasar yang account available and reliable market
tersedia dan dapat diandalkan untuk data to accurately reflect the fair value of
mencerminkan nilai wajar aset secara the assets.
akurat
b. Latar belakang peningkatan efek tersedia b. Background of the increase in available-
untuk dijual per 30 September 2024 for-sale securities as of September 30,
dibandingkan per 31 Desember 2023 2024, compared to December 31, 2023.
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Peningkatan efek tersedia untuk dijual The increase in available-for-sale
sebesar Rp 0,3 triliun terutama disebabkan securities by Rp 0.3 trillion was primarily
oleh penempatan Perseroan di Sekuritas driven by the Company's placement in
Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sejak Juli Bank Indonesia Rupiah Securities
2024, dengan nilai investasi yang (SRBI) since July 2024, with the
mencapai Rp 0,3 triliun per 30 September investment value reaching Rp 0.3 trillion
2024 sebagai bagian dari strategi as of September 30, 2024, as part of its
diversifikasi portofolio untuk portfolio diversification strategy to
mengoptimalkan imbal hasil dengan tetap optimize returns while considering
mempertimbangkan likuiditas dan risiko liquidity and market risk.
pasar.
c. Latar belakang Perseroan tidak c. Background on the Company's decision
membukukan penyisihan kerugian not to recognize an allowance for
penurunan nilai pada LK per 30 September impairment losses in the financial
2024 statements as of September 30, 2024
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Perseroan tidak membukukan penyisihan The Company has not recognized an
kerugian penurunan nilai karena aset allowance for impairment losses
keuangan pada efek tersedia untuk dijual because the financial assets in
tetap terjaga tanpa indikasi penurunan available-for-sale securities remain
2
Page 3
signifikan. Kinerja portofolio investasi tetap intact without any indication of significant
stabil, didukung oleh likuiditas yang decline. The investment portfolio
memadai, di mana mayoritas aset performance remains stable, supported
keuangan ditempatkan pada obligasi by adequate liquidity, with the majority of
pemerintah dan penerbit efek dengan financial assets placed in government
peringkat kredit yang baik bonds and securities issuers with strong
credit ratings
d. Agar disampaikan risiko yang dihadapi d. Provide the risks faced by the Company
oleh Perseroan terkait dengan investasi related to investments in available-for-
dalam efek tersedia untuk dijual, serta sale securities, as well as the
bagaimana upaya Perseroan dalam Company's efforts in managing these
mengelola risiko tersebut? risks?
Company’s Response:
Tanggapan Perseroan:
Risiko yang dihadapi Perseroan dalam The risks faced by the Company in
investasi pada efek tersedia untuk dijual investing in available-for-sale securities
mencakup risiko pasar, risiko kredit, dan include market risk, credit risk, and
risiko likuiditas. Risiko pasar timbul akibat liquidity risk. Market risk arises from
fluktuasi suku bunga dan harga pasar yang fluctuations in interest rates and market
dapat mempengaruhi nilai investasi. Risiko prices that may affect investment value.
kredit berkaitan dengan potensi gagal Credit risk relates to the potential default
bayar dari penerbit efek, sementara risiko of the securities issuer, while liquidity risk
likuiditas terkait dengan kemungkinan pertains to difficulties in selling assets at
kesulitan dalam menjual aset pada harga a fair price within a short period.
yang wajar dalam waktu singkat.
Untuk mengelola risiko tersebut, Perseroan To manage these risks, the Company
menerapkan strategi diversifikasi implements a portfolio diversification
portofolio, berinvestasi pada instrumen strategy, invests in instruments with
dengan peringkat kredit yang baik, serta strong credit ratings, and conducts
melakukan pemantauan pasar secara regular market monitoring. Additionally,
berkala. Selain itu, Perseroan juga the Company applies strict risk
menerapkan kebijakan manajemen risiko management policies to ensure
yang ketat guna memastikan keputusan investment decisions remain aligned with
investasi tetap sejalan dengan profil risiko its risk profile and financial objectives.
dan tujuan keuangan perusahaan
e. Bagaimana kebijakan Perseroan dalam e. What is the Company's policy in
menentukan efek tersedia untuk dijual? determining the available-for-sale
securities?
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Kebijakan Perseroan dalam menentukan The Company's policy in determining
efek tersedia untuk dijual didasarkan pada available-for-sale securities is based on
strategi investasi yang mempertimbangkan an investment strategy that considers
likuiditas, risiko, dan imbal hasil yang liquidity, risk, and optimal returns. The
optimal. Perseroan memilih instrumen Company selects financial instruments
keuangan dengan peringkat kredit yang with strong credit ratings, primarily
baik, mayoritas terdiri dari obligasi consisting of government and corporate
3
Page 4
pemerintah dan korporasi dengan risiko bonds with controlled risk. Investment
terkendali. Keputusan investasi dilakukan decisions are made through a
melalui evaluasi yang komprehensif oleh comprehensive evaluation by the
Komite Investasi, yang memastikan bahwa Investment Committee, ensuring
setiap keputusan sejalan dengan strategi alignment with the Company's financial
keuangan Perseroan serta sesuai dengan strategy and compliance with OJK
regulasi OJK di sektor perasuransian. regulations in the insurance sector.
Selain itu, pemantauan dan evaluasi Additionally, portfolio monitoring and
portofolio dilakukan secara berkala untuk evaluation are conducted regularly to
memastikan efektivitas strategi investasi ensure the effectiveness of the
serta kepatuhan terhadap ketentuan yang investment strategy and adherence to
ditetapkan oleh regulator. regulatory requirements.
7. Berdasarkan CALK nomor 10 tentang Piutang 7. Based on Note 10 of the Financial
Premi, Perseroan membukukan piutang premi Statements regarding Premium Receivables,
sebesar Rp 105,3 milyar per 30 September the Company recorded premium receivables
2024, meningkat 3,8% dibandingkan per 31 of Rp 105.3 billion as of September 30, 2024,
Desember 2023 sebesar Rp 101,5 milyar. Atas an increase of 3.8% compared to Rp 101.5
hal tersebut agar dijelaskan: billion as of December 31, 2023. Kindly
provide an explanation regarding this matter.
a. Latar belakang peningkatan piutang premi a. The background of the increase in
per 30 September 2024 dibandingkan per premium receivables as of September
31 Desember 2023 terutama peningkatan 30, 2024, compared to December 31,
piutang premi kebakaran. 2023, particularly the increase in fire
insurance premium receivables.
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Peningkatan piutang premi, khususnya The increase in premium receivables,
pada lini bisnis kebakaran, sejalan dengan particularly in the fire insurance business
pertumbuhan premi Perseroan. Sebagai line, aligns with the Company’s premium
bagian dari upaya meningkatkan growth. As part of its efforts to enhance
fleksibilitas bagi pemegang polis dan policyholder flexibility and ensure
memastikan kelancaran penerimaan smooth premium collection, the
premi, Perseroan menawarkan metode Company offers an installment payment
pembayaran cicilan. Pemberian fasilitas ini option. This facility is also in line with
juga selaras dengan dinamika industri yang industry dynamics, which emphasize
menekankan kemudahan akses terhadap ease of access to insurance coverage
perlindungan asuransi serta penyesuaian and adaptation to market needs.
dengan kebutuhan pasar.
b. Agar dijelaskan nature dan rincian dari b. Please explain the nature and details of
piutang premi aneka sebesar Rp 2,1 milyar miscellaneous premium receivables
per 30 September 2024. amounting to Rp 2.1 billion as of
September 30, 2024
4
Page 5
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Lini bisnis aneka mencakup produk The miscellaneous business line
asuransi yang memberikan perlindungan includes insurance products that provide
terhadap berbagai risiko, termasuk cash in coverage against various risks, including
transit, cash in safe, liability, serta cash in transit, cash in safe, liability, and
extended warranty. Di antara produk- extended warranty. Among these
produk tersebut, extended warranty products, extended warranty insurance
insurance merupakan produk baru yang is a newly marketed offering by the
dipasarkan oleh Perseroan. Kehadiran Company. The introduction of this
produk ini berkontribusi terhadap product has contributed to the
pertumbuhan bisnis Perseroan serta Company's business growth and the
peningkatan piutang premi aneka per 30 increase in miscellaneous premium
September 2024 dibandingkan dengan receivables as of September 30, 2024,
posisi per 31 Desember 2023. compared to the position as of December
31, 2023
c. Strategi Perseroan untuk menagih piutang c. What is the Company's strategy for
yang sudah lewat jatuh waktu lebih dari 60 collecting receivables that are overdue
hari. by more than 60 days?
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Strategi Perseroan dalam menagih piutang The Company’s strategy for collecting
yang telah melewati jatuh tempo lebih dari receivables that have exceeded the due
60 hari melibatkan beberapa langkah. date by more than 60 days involves
Pertama, Perseroan akan mengirimkan several steps. First, the Company will
pemberitahuan tertulis atau melakukan send written notices or engage in direct
komunikasi langsung kepada debitur untuk communication with the debtor to remind
mengingatkan mereka mengenai them of the outstanding obligation. If the
kewajiban yang belum diselesaikan. Jika receivable remains unpaid, the Company
piutang tersebut tetap tidak dibayar, will negotiate to find a payment solution,
Perseroan akan melakukan negosiasi such as offering an extension or
untuk mencari solusi pembayaran, seperti installment options. If no resolution is
memberikan perpanjangan waktu atau opsi reached during the collection process,
cicilan. Apabila tidak tercapai kesepakatan the Company may cancel the related
dalam proses penagihan, Perseroan dapat insurance policy in accordance with the
membatalkan polis asuransi terkait, sesuai terms of the policy agreement and
dengan ketentuan dalam perjanjian polis applicable regulations. This step is taken
dan regulasi yang berlaku. Langkah ini after all collection efforts have been
diambil setelah upaya penagihan exhausted, with the aim of minimizing
maksimal, dengan tujuan untuk financial risk from receivables that
mengurangi risiko keuangan yang timbul cannot be collected. As part of its
akibat piutang yang tidak dapat ditagih. accounting policy, the Company also
Sebagai bagian dari kebijakan akuntansi, recognizes an allowance for impairment
Perseroan juga membukukan penyisihan losses on premium receivables for
kerugian penurunan nilai atas piutang invoices that have been overdue for
premi untuk tagihan yang telah melewati more than 60 days.
jatuh tempo lebih dari 60 hari.
5
Page 6
d. Kebijakan Perseroan atas pelanggan d. The Company's policy regarding
dengan piutang macet customers with delinquent receivables
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Kebijakan Perseroan terhadap pelanggan The Company's policy regarding
dengan piutang macet adalah dengan customers with delinquent receivables is
melakukan pendekatan yang hati-hati dan to take a careful approach, focusing on
berfokus pada penyelesaian secara dialog. resolving the issue through dialogue.
Langkah pertama yang diambil adalah The first step is to remind the customer
mengingatkan pelanggan melalui through written or direct communication
komunikasi tertulis atau langsung about the outstanding obligation. If the
mengenai kewajiban yang belum dibayar. receivable remains unpaid, the Company
Jika piutang tetap tidak terbayar, will negotiate to reach a payment
Perseroan akan melakukan negosiasi agreement, such as offering installment
untuk mencapai kesepakatan pembayaran, options or an extension of the payment
seperti memberikan opsi cicilan atau deadline. If these efforts fail, the
perpanjangan waktu. Jika upaya ini gagal, Company may cancel the related
Perseroan dapat membatalkan polis insurance policy in accordance with the
asuransi terkait sesuai dengan perjanjian terms of the policy agreement and
polis dan regulasi yang berlaku. Sebagai applicable regulations. As part of the
bagian dari kebijakan akuntansi, Perseroan accounting policy, the Company also
juga membukukan penyisihan kerugian recognizes an allowance for impairment
penurunan nilai atas piutang premi untuk losses on premium receivables for
tagihan yang masuk dalam kategori kredit invoices classified as bad debts. These
macet. Langkah-langkah ini diambil untuk steps are taken to minimize financial risk
mengurangi risiko keuangan akibat piutang from receivables that cannot be collected
yang tidak dapat ditagih.
8. Berdasarkan CALK nomor 11 tentang Piutang 8. Based on Note 11 of the Financial
Reasuransi. Perseroan membukukan piutang Statements regarding Reinsurance
reasuransi lewat jatuh waktu lebih dari 60 hari Receivables, the Company recorded
sebesar Rp 5,8 milyar atau 93,06% dari total reinsurance receivables overdue by more
piutang reasuransi per 30 September 2024. than 60 days amounting to Rp 5.8 billion, or
Atas hal tersebut agar dijelaskan: 93.06% of the total reinsurance receivables
as of September 30, 2024. In this regard,
please provide an explanation of:
b. Strategi Perseroan untuk menagih piutang b. The Company's strategy for collecting
yang sudah lewat jatuh waktu lebih dari 60 receivables that are more than 60 days
hari. overdue.
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Strategi Perseroan untuk menagih piutang The Company’s strategy for collecting
reasuransi yang sudah lewat jatuh tempo reinsurance receivables that are more
lebih dari 60 hari melibatkan beberapa than 60 days overdue involves several
langkah utama. Pertama, Perseroan akan key steps. Initially, the Company will
mengirimkan pemberitahuan resmi atau send formal reminders or engage in
melakukan komunikasi langsung dengan direct communication with the
6
Page 7
pihak reasuransi untuk mengingatkan reinsurance counterpart to inform them
mereka mengenai piutang yang belum of the outstanding balance. If the
dibayar. Jika piutang tetap belum terbayar, receivable remains unpaid, the
Perseroan akan melakukan negosiasi Company will negotiate to find a solution,
untuk mencari solusi, yang dapat which may include extending the
mencakup perpanjangan waktu payment deadline or agreeing on
pembayaran atau kesepakatan installment payments. If these efforts do
pembayaran secara cicilan. Apabila upaya not lead to a resolution, the Company
ini tidak membuahkan hasil, Perseroan may consider legal action or other
dapat mempertimbangkan langkah hukum appropriate measures to recover the
atau tindakan lain yang sesuai untuk outstanding amount. Throughout this
memulihkan piutang yang belum terbayar. process, the Company aims to minimize
Selama proses ini, Perseroan bertujuan financial risk while maintaining strong
untuk meminimalkan risiko keuangan relationships with reinsurance partners.
sambil menjaga hubungan yang baik As part of its accounting policy, the
dengan mitra reasuransi. Sebagai bagian Company has also recognized an
dari kebijakan akuntansi, Perseroan juga allowance for impairment losses on
telah membukukan penyisihan kerugian reinsurance receivables for invoices that
penurunan nilai atas piutang reasuransi have been overdue for more than 60
untuk tagihan yang telah melewati jatuh days.
tempo lebih dari 60 hari.
c. Kebijakan Perseroan atas pelanggan c. The Company's policy regarding
dengan piutang macet customers with delinquent receivables
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Perseroan menerapkan kebijakan yang The Company adopts a proactive
berorientasi pada penyelesaian secara approach to resolution and financial risk
proaktif dan mitigasi risiko keuangan. mitigation. The first step involves
Langkah pertama adalah melakukan intensive communication with the
komunikasi intensif dengan pihak reinsurer through written notifications or
reasuradur melalui pemberitahuan tertulis direct discussions to seek a payment
atau diskusi langsung untuk mencari solusi solution. If the receivables remain unpaid
pembayaran. Jika piutang tetap tidak within a reasonable timeframe, the
tertagih dalam jangka waktu yang wajar, Company will negotiate a settlement
Perseroan akan menegosiasikan skema scheme, such as payment restructuring
penyelesaian, seperti restrukturisasi or offsetting with other ongoing
pembayaran atau kompensasi dengan transactions.
transaksi lain yang masih berlangsung.
Apabila tidak ada kesepakatan yang dapat If no agreement is reached, the
dicapai, Perseroan dapat mengambil Company may take legal action or
langkah hukum atau kebijakan lain sesuai implement other measures in
dengan perjanjian kontraktual dan regulasi accordance with contractual agreements
yang berlaku. Sebagai bagian dari and applicable regulations. As part of a
kebijakan akuntansi yang prudent, prudent accounting policy, the Company
Perseroan juga membukukan penyisihan also records an allowance for impairment
kerugian penurunan nilai atas piutang losses on reinsurance receivables
reasuransi yang dikategorikan sebagai classified as defaulted to ensure sound
macet untuk memastikan pengelolaan
7
Page 8
keuangan yang sehat dan sesuai dengan financial management and adherence to
prinsip kehati-hatian. risk management principles.
d. Mitigasi yang dilakukan oleh Perseroan d. The mitigation measures taken by the
atas piutang reasuransi yang sudah lewat Company for reinsurance receivables
jatuh waktu lebih dari 60 hari past due for more than 60 days
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Mitigasi yang dilakukan oleh Perseroan The Company's mitigation measures for
terhadap piutang reasuransi yang telah reinsurance receivables that have been
lewat jatuh tempo lebih dari 60 hari overdue for more than 60 days involve
mencakup beberapa langkah strategis. several strategic steps. First, the
Pertama, Perseroan secara proaktif Company proactively communicates with
berkomunikasi dengan mitra reasuransi reinsurance partners through written
melalui pemberitahuan tertulis dan diskusi notices and direct discussions to
langsung untuk mempercepat expedite payment resolution. If the
penyelesaian pembayaran. Jika piutang receivables remain unpaid, negotiations
tetap belum diselesaikan, dilakukan are conducted to establish a mutually
negosiasi untuk menentukan skema acceptable payment scheme.
pembayaran yang dapat diterima oleh
kedua belah pihak.
Selain itu, Perseroan menerapkan Additionally, the Company implements a
kebijakan pencadangan dengan provisioning policy by recognizing an
membukukan penyisihan kerugian allowance for impairment losses on
penurunan nilai atas piutang reasuransi reinsurance receivables that have been
yang telah melewati jatuh tempo lebih dari overdue for more than 60 days to
60 hari, guna mengantisipasi potensi risiko anticipate potential credit risks. If
kredit. Jika upaya penagihan tidak collection efforts do not yield results, the
membuahkan hasil, Perseroan dapat Company may reassess its business
mengevaluasi kembali hubungan bisnis relationship with the respective
dengan mitra reasuransi terkait serta reinsurance partner and take legal action
mengambil langkah hukum atau alternatif or alternative dispute resolution
penyelesaian lainnya sesuai dengan measures in accordance with contractual
perjanjian kontraktual dan regulasi yang agreements and applicable regulations.
berlaku
9. Berdasarkan CALK nomor 18 tentang Utang 9. Based on CALK No. 18 on Claim Payables,
Klaim, Perseroan membukukan peningkatan the Company recorded an increase in claim
utang klaum sebesar 222,4% atau menjadi Rp payables by 222.4%, reaching IDR 9.4 billion
9,4 milyar per 30 September 2024. Atas hal as of September 30, 2024. In this regard,
tersebut agar dijelaskan: please provide an explanation
a. Latar belakang peningkatan utang klaim a. The background of the high of the
Perseroan per 30 September 2024 increase in the Company's claim
dibandingkan per 31 Desember 2023, payables as of September 30, 2024,
terutama peningkatan utang klaim compared to December 31, 2023,
kecelakaan dan kesehatan. particularly the increase in accident and
health claim payables.
8
Page 9
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Peningkatan utang klaim per 30 September The increase in claim payables as of
2024 disebabkan oleh penunjukan PT September 30, 2024, was due to the
Fullerton Health Indonesia sebagai vendor appointment of PT Fullerton Health
pihak ketiga dalam memberikan layanan Indonesia as a third-party vendor to
penanganan klaim bagi Perseroan. Proses provide claims handling services for the
integrasi data, perubahan dalam prosedur Company. The integration of data,
bisnis, serta peralihan dokumentasi turut changes in business processes, and the
berkontribusi terhadap kenaikan utang transition of documentation contributed
klaim pada periode tersebut. Namun, posisi to the rise in claim payables during this
utang klaim terhadap PT Fullerton Health period. However, the claim payables to
Indonesia telah mengalami penurunan PT Fullerton Health Indonesia have
yang signifikan, dari Rp 10 miliar per 30 significantly decreased from IDR 10
September 2024 menjadi Rp 1 miliar per 31 billion as of September 30, 2024, to IDR
Desember 2024 1 billion as of December 31, 2024.
b. Agar disampaikan rincian utang klaim b. Please provide details of claim payables
berdasarkan klasifikasi umur based on age classification
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Perseroan melampirkan perincian utang The Company has attached the details of
klaim dalam Lampiran 1 sebagai bagian claim payables in Appendix 1 as part of
dari dokumen pendukung. the supporting documents.
c. Timeline pembayaran utang klaim tersebut. c. The Timeline for the payment of claim
payables.
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Utang klaim terhadap PT Fullerton Health The claim payable to PT Fullerton Health
Indonesia, yang sebelumnya tercatat Indonesia, which was previously
sebesar Rp 10 miliar, telah mengalami recorded at IDR 10 billion, has
penurunan signifikan dari Rp 10 miliar per significantly decreased from IDR 10
30 September 2024 menjadi Rp 1 miliar per billion as of September 30, 2024, to IDR
31 Desember 2024. Penurunan ini sejalan 1 billion as of December 31, 2024. This
dengan jadwal pembayaran yang telah reduction aligns with the payment
dilaksanakan oleh Perseroan selama schedule implemented by the Company
kuartal IV tahun 2024. during the fourth quarter of 2024.
Total pembayaran yang telah dilakukan The total payments made by the
oleh Perseroan selama periode tersebut Company during this period amounted to
mencapai Rp 16,4 miliar. Jumlah ini IDR 16.4 billion. This amount covers not
mencakup tidak hanya penyelesaian saldo only the settlement of the claim payable
utang klaim per 30 September 2024 balance as of September 30, 2024, to PT
kepada PT Fullerton Health Indonesia, Fullerton Health Indonesia but also
tetapi juga pembayaran atas utang klaim payments for claim payables incurred
yang timbul selama kuartal IV tahun 2024. during the fourth quarter of 2024. As part
Sebagai bagian dari dokumen pendukung, of the supporting documents, the
9
Page 10
Perseroan melampirkan jadwal Company has attached the payment
pembayaran tersebut dalam Lampiran 2 schedule in Appendix 2
sebagai bagian dari dokumen pendukung.
10. Berdasarkan CALK nomor 20 tentang Liabilitas 10. Based on n CALK No. 20 on Insurance
Kontrak Asuransi, Perseroan membukukan Contract Liabilities, the Company recorded
liabilitas kontrak asuransi sebesar Rp 1,1 triliun insurance contract liabilities of IDR 1.1 trillion
per 30 September 2024, menjadi 13,1% as of September 30, 2024, an increase of
dibandingkan per 31 Desember 2023 sebesar 13.1% compared to IDR 940 billion as of
Rp 940 milyar. Atas hal tersebut agar December 31, 2023. Please provide an
dijelaskan latar belakang kenaikan liabilitas explanation regarding the background of this
kontrak asuransi per 30 September 2024 increase in insurance contract liabilities as of
dibandingkan per 31 Desember 2023. September 30, 2024, compared to
December 31, 2023.
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Kenaikan kontrak liabilitas asuransi The increase in insurance contract liabilities
mencerminkan peningkatan kewajiban reflects the growing obligations of the
perusahaan dalam memenuhi hak pemegang company in fulfilling policyholders' rights
polis sesuai dengan ketentuan yang telah under the terms of the insurance contracts.
disepakati dalam kontrak asuransi. Per 30 As of September 30, 2024, this increase
September 2024, peningkatan ini terjadi seiring aligns with the company’s premium growth,
dengan pertumbuhan premi asuransi driven by a higher number of issued policies
Perseroan, yang didorong oleh bertambahnya and an expanded scope of insured risks.
jumlah polis yang diterbitkan dan meluasnya
cakupan risiko yang diasuransikan.
Selain itu, faktor eksternal seperti inflasi turut Additionally, external factors such as inflation
berpengaruh, terutama dalam meningkatkan have influenced the rising value of insurance
nilai pertanggungan dan biaya klaim yang coverage and claims costs, requiring
harus disesuaikan dengan kondisi ekonomi. adjustments to reflect economic conditions.
Perubahan asumsi aktuaria juga berperan Changes in actuarial assumptions also play
dalam menentukan besaran pencadangan a role in determining the necessary reserves
yang dibutuhkan guna memastikan kecukupan to ensure sufficient funds for meeting long-
dana untuk memenuhi kewajiban jangka term obligations.
panjang.
Tidak hanya itu, peningkatan jumlah dan nilai Furthermore, the increase in both the number
klaim yang terjadi selama periode berjalan, and value of claims during the period,
terutama pada lini bisnis Kebakaran, turut particularly in the Fire insurance business
berkontribusi terhadap kenaikan kontrak line, has also contributed to the rise in the
liabilitas asuransi Perseroan. Dengan Company’s insurance contract liabilities.
mempertimbangkan berbagai faktor tersebut, Considering these factors, the Company
Perseroan terus mengelola keseimbangan continues to maintain a balance between
antara pertumbuhan bisnis dan manajemen business growth and risk management to
risiko guna menjaga stabilitas keuangan serta ensure financial stability and compliance with
memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang applicable regulations.
berlaku.
11. Laba tahun/periode berjalan Perseroan per 30 11. The Company's profit for the current
September 2024 sebesar Rp 37,6 milyar atau year/period as of September 30, 2024,
10
Page 11
telah mengalami penurunan sebesar Rp 7,1 amounted to IDR 37.6 billion, representing a
milyar (15,86%) jika dibandingkan dengan decrease of IDR 7.1 billion (15.86%)
saldo per 30 September 2023 sebesar Rp 44,7 compared to the balance of IDR 44.7 billion
milyar. Atas hal tersebut agar dijelaskan: as of September 30, 2023. In this regard,
please provide an explanation regarding:
a. Latar belakang penurunan laba bersih a. The background of the decline in the
Perseroan per 30 September 2024 Company's net profit as of September
dibandingkan per 30 September 2023. 30, 2024, compared to September 30,
2023.
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Penurunan laba bersih Perseroan The decline in the Company's net profit
disebabkan oleh beberapa faktor sebagai was driven by several factors as follows:
berikut:
• Perubahan komposisi bisnis dalam • Changes in the business mix of
pendapatan premi asuransi yang insurance premium income received
diterima Perseroan per 30 September by the Company as of September
2024 dibandingkan dengan 30 30, 2024, compared to September
September 2023 yang mengakibatkan 30, 2023, resulted in an increase in
peningkatan beban komisi. Per 30 commission expenses. As of
September 2023, portofolio September 30, 2023, the Company's
pendapatan premi Perseroan terdiri premium income portfolio consisted
dari 19,4% pada lini bisnis kecelakaan of 19.4% from the accident and
dan kesehatan serta 62,5% pada lini health insurance line and 62.5%
bisnis kendaraan bermotor. Sementara from the motor vehicle insurance
itu, per 30 September 2024, komposisi line. By September 30, 2024, this
tersebut berubah menjadi 14,3% pada composition had shifted to 14.3%
lini bisnis kecelakaan dan kesehatan from accident and health insurance
serta 67,2% pada lini bisnis kendaraan and 67.2% from motor vehicle
bermotor. Mengingat beban komisi insurance. Given that commission
untuk lini bisnis kendaraan bermotor expenses for the motor vehicle
lebih tinggi dibandingkan dengan lini insurance line are higher than those
bisnis kecelakaan dan kesehatan, for accident and health insurance,
perubahan ini berkontribusi terhadap this shift contributed to the overall
peningkatan beban komisi Perseroan. increase in commission costs.
• Penerimaan hasil investasi per 30 • Lower investment income as of
September 2024 tercatat lebih rendah September 30, 2024, recorded a
sebesar Rp 7 miliar dibandingkan decrease of IDR 7 billion compared
dengan periode yang sama pada 30 to the same period in 2023. This
September 2023. Penurunan ini decline was mainly due to a
disebabkan oleh berkurangnya reduction in realized gains from
keuntungan yang direalisasikan dari stock sales, as the number of shares
penjualan saham, di mana jumlah sold by the Company as of
saham yang dijual oleh Perseroan per September 30, 2024, was lower than
30 September 2024 lebih sedikit in the same period of the previous
dibandingkan dengan periode yang year. Additionally, a decrease in
sama pada tahun sebelumnya. Selain profits from the Company's share in
11
Page 12
itu, penurunan keuntungan dari bagian associated entities also contributed
laba perusahaan asosiasi juga to the decline in investment income.
berkontribusi terhadap penurunan
hasil investasi tersebut.
• Kenaikan beban umum dan • The increase in general and
administrasi terutama disebabkan oleh administrative expenses was
investasi Perseroan dalam primarily driven by the Company's
pengembangan sistem teknologi investment in IT system
informasi guna mendukung digitalisasi development to support the
proses bisnis dan pemasaran. digitalization of business processes
Langkah ini sejalan dengan and marketing. This initiative aligns
perkembangan teknologi dan with technological advancements
kebutuhan industri untuk and industry demands to enhance
meningkatkan efisiensi operasional, operational efficiency, accelerate
mempercepat proses layanan, serta service processes, and expand
memperluas jangkauan pemasaran marketing reach more effectively.
secara lebih efektif. Additionally, the increase in
Selain itu, kenaikan beban pemasaran marketing expenses also contributed
juga berkontribusi terhadap to the overall rise in costs, in line with
peningkatan total beban, seiring the Company's efforts to strengthen
dengan upaya Perseroan dalam sales force activities, including the
memperkuat aktivitas tenaga optimization of digital marketing
pemasaran, termasuk optimalisasi strategies and the enhancement of
strategi pemasaran berbasis digital the sales team's capabilities to
dan peningkatan kapabilitas tim support sustainable business
penjualan untuk mendukung growth.
pertumbuhan bisnis secara
berkelanjutan.
• Peralihan sebagian aset investasi dari • The reallocation of a portion of
obligasi ke deposito per 30 September investment assets from bonds to
2024, dibandingkan dengan periode deposits as of September 30, 2024,
yang sama tahun sebelumnya, telah compared to the same period in the
menyebabkan perubahan dalam previous year, has resulted in a shift
komposisi hasil investasi, dari kupon in investment returns from bond
obligasi ke bunga deposito. Perubahan coupons to deposit interest. This
ini berkontribusi terhadap peningkatan transition has contributed to an
pajak final Perseroan, yang pada increase in the Company's final tax,
gilirannya turut menurunkan laba which in turn has impacted the
bersih Perseroan, mengingat tarif reduction of the Company's net
pajak atas kupon obligasi sebesar profit, given that the tax rate on bond
15%, sementara tarif pajak atas bunga coupons is 15%, while the tax rate on
deposito lebih tinggi, yaitu 20% deposit interest is higher at 20%.
b. Latar belakang total beban Perseroan b. Background of the Company's total
mengalami peningkatan sebesar 9,3% expenses increasing by 9.3%, which is
atau relative lebih tinggi dibandingkan relatively higher than the Company's
peningkatan pendapatan Perseroan yang revenue growth of only 6.74% as of
hanya 6,74% pada 30 September 2024. September 30, 2024.
12
Page 13
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Kenaikan beban Perseroan tidak dapat The increase in the Company's
dibandingkan secara langsung dengan expenses cannot be directly compared to
peningkatan pendapatan karena its revenue growth as it is influenced by
dipengaruhi oleh beberapa faktor berikut: several factors:
• Perubahan komposisi bisnis dalam • Changes in the business
pendapatan premi asuransi yang composition of insurance premium
diterima Perseroan per 30 September income received by the Company as
2024 dibandingkan dengan 30 of September 30, 2024, compared to
September 2023, yang menyebabkan September 30, 2023, which resulted
peningkatan beban komisi. Mengingat in higher commission expenses.
beban komisi untuk lini bisnis Given that commission expenses for
kendaraan bermotor lebih tinggi the motor vehicle business line are
dibandingkan dengan lini bisnis higher than those for the accident
kecelakaan dan kesehatan, perubahan and health business line, this change
ini berkontribusi terhadap peningkatan contributed to the increase in the
beban komisi Perseroan. Peningkatan Company's commission expenses.
beban ini merupakan bagian dari This increase in expenses is part of
strategi Perseroan untuk tahun 2024 the Company's strategy for 2024 and
dan telah diperhitungkan dalam has already been incorporated into
proyeksi keuangan Perseroan. the Company’s financial projections.
• Pertumbuhan bisnis pada polis • Business growth in long-term
asuransi jangka panjang insurance policies has increased
meningkatkan liabilitas kontrak long-term insurance contract
asuransi jangka panjang, yang secara liabilities, which also directly
langsung juga berkontribusi terhadap contributes to the Company's
peningkatan beban Perusahaan expense growth.
• Beban investasi dalam pengembangan • Investment expenses in IT system
sistem teknologi informasi untuk development to support the
mendukung digitalisasi proses bisnis digitalization of business processes
dan pemasaran. Investasi ini masih and marketing. This investment is
dalam tahap implementasi dan belum still in the implementation phase and
memberikan kontribusi langsung yang has not yet significantly direct
signifikan terhadap pertumbuhan contributed to the Company's
bisnis Perseroan. business growth.
c. Sehubungan dengan CALK 37 tentang c. In relation to Note 37 on General and
Beban Umum dan Administrasi, agar Administrative Expenses, please provide
disampaikan latar belakang Perseroan the background for the Company's
membukukan peningkatan beban umum recorded increase in general and
dan administrasi dari sebelumnya Rp 252 administrative expenses from Rp 252
milyar menjadi Rp 276 milyar per 30 billion to Rp 276 billion as of September
September 2024. 30, 2024.
13
Page 14
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Beban umum dan administrasi Perseroan The Company's general and
mengalami peningkatan sebesar Rp 24 administrative expenses increased by
miliar per 30 September 2024 IDR 24 billion as of September 30, 2024,
dibandingkan dengan periode yang sama compared to the same period in 2023.
pada tahun 2023. Peningkatan ini terutama This increase was primarily driven by
disebabkan oleh kenaikan beban higher marketing expenses, in line with
pemasaran, seiring dengan upaya the Company's efforts to strengthen its
Perseroan dalam memperkuat aktivitas salesforce activities, including optimizing
tenaga pemasaran, termasuk optimalisasi digital marketing strategies and
strategi pemasaran berbasis digital serta enhancing the sales team's capabilities
peningkatan kapabilitas tim penjualan guna to support sustainable business growth.
mendukung pertumbuhan bisnis yang Overall, marketing expenses as of
berkelanjutan. Secara keseluruhan, beban September 30, 2024, increased by IDR
pemasaran per 30 September 2024 14 billion compared to September 30,
meningkat sebesar Rp 14 miliar 2023.
dibandingkan dengan per 30 September
2023.
In addition, investment expenses related
Selain itu, beban investasi dalam
to the development of information
pengembangan sistem teknologi informasi
technology systems to support the
untuk mendukung digitalisasi proses bisnis
digitalization of business processes and
dan pemasaran juga mengalami
marketing also increased by IDR 10
peningkatan sebesar Rp 10 miliar
billion compared to September 30, 2023.
dibandingkan dengan per 30 September
This investment is still in the
2023. Investasi ini masih dalam tahap
implementation phase and has not yet
implementasi dan belum memberikan
made a significant direct contribution to
kontribusi langsung yang signifikan
the Company's business growth.
terhadap pertumbuhan bisnis Perseroan.
d. The Company's efforts to achieve
d. Upaya Perseroan untuk dapat
increased net profit in the future.
membukukan peningkatan laba bersih
kedepannya.
Company’s Response:
Tanggapan Perseroan:
The Company's efforts to achieve
Upaya Perseroan untuk membukukan
increased net profit in the future include:
peningkatan laba bersih ke depan meliputi:
• Optimization of premium revenue.
• Optimalisasi pendapatan premi.
Increasing business volume through
Meningkatkan volume bisnis melalui
more effective marketing strategies,
strategi pemasaran yang lebih efektif,
developing products that align with
pengembangan produk yang sesuai
market needs, and strengthening
dengan kebutuhan pasar, serta
partnerships with distribution
penguatan kerja sama dengan mitra
partners.
distribusi.
• Operational cost efficiency.
• Efisiensi biaya operasional.
Implementing stricter cost control
Melakukan pengendalian biaya yang
measures, including optimizing
lebih ketat, termasuk optimalisasi
business processes and
14
Page 15
proses bisnis dan digitalisasi untuk digitalization to enhance operational
meningkatkan efisiensi operasional. efficiency.
• Strategi investasi yang lebih optimal. • More optimal investment strategies.
Menyesuaikan portofolio investasi Adjusting the investment portfolio to
untuk memaksimalkan hasil investasi maximize returns while considering
dengan mempertimbangkan risiko dan risk and optimal return rates.
tingkat pengembalian yang optimal.
• Manajemen risiko yang lebih baik. • Enhanced risk management.
Memperkuat kebijakan underwriting Strengthening underwriting policies
dan mitigasi risiko untuk menjaga and risk mitigation measures to
keseimbangan antara pertumbuhan maintain a balance between
bisnis dan profitabilitas. business growth and profitability.
Dengan menerapkan strategi-strategi By implementing these strategies, the
tersebut, Perseroan bertujuan untuk Company aims to achieve sustainable
meningkatkan laba bersih secara net profit growth in the future.
berkelanjutan di masa mendatang.
e. Produk asuransi / segmen asuransi e. The Company's leading insurance
unggulan Perseroan saat ini. products / segments at present.
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Lini bisnis asuransi unggulan Perseroan The Company's leading insurance
saat ini adalah asuransi Kendaraan business line is Motor Vehicle Insurance,
Bermotor, yang mencakup 67,2% dari total which accounts for 67.2% of the total
portofolio. Selanjutnya, lini bisnis portfolio. This is followed by the Fire
Kebakaran serta Kecelakaan dan Insurance and Accident & Health
Kesehatan masing-masing berkontribusi Insurance business lines, contributing
sebesar 16,1% dan 14,3% terhadap 16.1% and 14.3%, respectively, to the
portofolio Perseroan. Company's portfolio.
12. Perseroan per 30 September 2024 dan 31 12. As of September 30, 2024, and December
Desember 2023 membukukan arus kas operasi 31, 2023, the Company recorded negative
secara negatif sebesar Rp256,5 juta dan Rp operating cash flows of IDR 256.5 million and
4,3 milyar. IDR 4.3 billion, respectively.
a. Latar belakang Perseroan membukukan a. The background Background of the
arus kas operasi secara negatif. Company's negative operating cash flow
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Perseroan membukukan arus kas operasi The Company recorded negative
negatif terutama disebabkan oleh operating cash flow primarily due to
peningkatan pembayaran klaim serta increased claim payments and higher
kenaikan beban operasional dalam rangka operational expenses to support
mendukung pertumbuhan bisnis. Selain itu, business growth. Additionally,
adanya perbedaan dalam jadwal differences in the timing of premium
receipts and claim payments compared
15
Page 16
penerimaan premi dan pembayaran klaim to the previous period also impacted
dibandingkan periode sebelumnya turut operating cash flow. The Company
mempengaruhi arus kas operasional. continues to optimize its cash
Perseroan terus mengoptimalkan strategi management strategy, including
manajemen kas, termasuk pengelolaan managing cash inflows and improving
arus kas masuk dan efisiensi biaya operational cost efficiency, to ensure
operasional, guna memastikan financial balance and support
keseimbangan keuangan dan mendukung sustainable business growth in the
keberlanjutan bisnis di masa mendatang. future.
b. Strategi pengelolaan arus kas Perseroan. b. The Company's cash flow management
strategy.
Tanggapan Perseroan: Company’s Response:
Strategi pengelolaan arus kas Perseroan The Company's cash flow management
difokuskan pada optimalisasi penerimaan strategy is focused on optimizing both
dan pengeluaran guna memastikan cash inflows and outflows to ensure
likuiditas yang sehat serta mendukung healthy liquidity and support sustainable
keberlanjutan bisnis. Strategi ini business growth. This strategy includes:
mencakup:
• Optimalisasi penerimaan premi. • Optimization of premium collection.
Mempercepat proses penagihan dan Accelerating the billing and premium
penerimaan premi melalui sistem collection process through a more
pembayaran yang lebih efisien serta efficient payment system and
memperkuat kerja sama dengan mitra strengthening collaboration with
distribusi. distribution partners.
• Pengelolaan pembayaran klaim yang • Effective claims payment
efektif. Menyusun jadwal pembayaran management. Structuring claims
klaim secara terstruktur untuk menjaga payment schedules to maintain cash
keseimbangan arus kas tanpa flow balance without compromising
mengurangi kualitas layanan kepada the quality of service to
pemegang polis. policyholders.
• Efisiensi biaya operasional. • Operational cost efficiency.
Menerapkan pengendalian biaya yang Implementing stricter cost control
lebih ketat serta digitalisasi proses measures and digitalizing business
bisnis untuk meningkatkan efisiensi processes to enhance operational
operasional. efficiency.
• Manajemen investasi yang tepat. • Prudent investment management.
Mengalokasikan dana investasi secara Allocating investment funds
optimal guna memastikan optimally to ensure sufficient cash
ketersediaan kas yang memadai untuk availability to support operational
mendukung kewajiban operasional obligations and business growth.
dan pertumbuhan bisnis.
Dengan strategi ini, Perseroan bertujuan Through these strategies, the Company
untuk menjaga stabilitas arus kas, aims to maintain cash flow stability,
meningkatkan fleksibilitas keuangan, serta enhance financial flexibility, and ensure
memastikan pertumbuhan bisnis yang
16
Page 17
berkelanjutan dalam jangka panjang. long-term sustainable business growth.
Strategi ini mencerminkan perbaikan These strategies reflect an overall
dalam arus kas Perseroan secara improvement in the Company's cash
keseluruhan, sebagaimana ditunjukkan flow, as evidenced by the significant
oleh peningkatan signifikan pada arus kas enhancement in operating cash flow as
operasi per 30 September 2024 of September 30, 2024, compared to
dibandingkan dengan 31 Desember 2023, December 31, 2023, despite still
meskipun masih menunjukkan saldo recording a negative operating cash flow.
negatif pada arus kas operasi.
Apabila Bapak/Ibu memiliki pertanyaan If you have any questions regarding this
terkait hal ini, dapat menghubungi Sdr. matter, you can contact Ms. Fausia Isti
Fausia Isti Tanoso melalui email: Tanoso via email at
fausia.tanoso@oona-insurance.co.id fausia.tanoso@oona-insurance.co.id.
Demikian kami sampaikan tanggapan kami, We hereby convey our responses, and
atas perhatian dan kerjasamanya kami we would like to express our gratitude for
ucapkan terima kasih. your attention and cooperation.
Hormat kami/ Yours Sincerely,
Untuk dan atas nama/ For and on behalf of
PT ASURANSI BINA DANA ARTA, TBK
Vincent C. Soegianto Liani Chandra
Direktur Utama/ President Director Direktur/ Director
17
Page 18
Lampiran 1
Rincian Utang Klaim (Claim Payable)
COB : All
Per 30 September 2024
Dinyatakan dalam rupiah/Expressed in IDR
No. Name Outstanding Un-Due 0 <= Days <=30 31<=Days<=60 61<=Days<=90 91<=Days<=120 121<=Days
1 Fullerton Health Indonesia (10,300,875,251) - (9,952,018,558) (268,497,496) (36,112,257) (44,718,431) 471,491
2 Others < IDR 200 million 851,654,559 (476,180,638) 547,909,198 (59,557,353) 191,037,425 12,029,266 636,416,661
Total (9,449,220,692) (476,180,638) (9,404,109,360) (328,054,849) 154,925,168 (32,689,165) 636,888,152
Page 19
Lampiran 2
Jadwal Pembayaran Perseroan ke Fullerton Health Indonesia
Periode per 1 Oktober 2024 - 31 Desember 2024
No Date Payment To Voucher No. Amount in IDR
1 4-Oct-24 Fullerton Health Indonesia J00951/PV/099/10/24 412,926,750
2 4-Oct-24 Fullerton Health Indonesia J00952/PV/099/10/24 4,796,613,913
3 8-Oct-24 Fullerton Health Indonesia J04239/PV/099/10/24 1,640,970,092
4 8-Oct-24 Fullerton Health Indonesia J04241/PV/099/10/24 847,211,375
5 23-Oct-24 Fullerton Health Indonesia J04957/PV/099/10/24 867,035,803
6 23-Oct-24 Fullerton Health Indonesia J04962/PV/099/10/24 402,008,991
7 8-Nov-24 Fullerton Health Indonesia J05177/PV/099/11/24 92,453,520
8 8-Nov-24 Fullerton Health Indonesia J05181/PV/099/11/24 357,263,270
9 8-Nov-24 Fullerton Health Indonesia J05186/PV/099/11/24 848,300,995
10 20-Nov-24 Fullerton Health Indonesia J05849/PV/099/11/24 720,061,968
11 28-Nov-24 Fullerton Health Indonesia J05846/PV/099/11/24 2,638,470,415
12 28-Nov-24 Fullerton Health Indonesia J05847/PV/099/11/24 209,943,454
13 5-Dec-24 Fullerton Health Indonesia J03434/PV/099/12/24 374,107,683
14 18-Dec-24 Fullerton Health Indonesia J03437/PV/099/12/24 122,141,129
15 19-Dec-24 Fullerton Health Indonesia J03435/PV/099/12/24 98,625,139
16 30-Dec-24 Fullerton Health Indonesia J06303/PV/099/12/24 348,370,376
17 30-Dec-24 Fullerton Health Indonesia J06304/PV/099/12/24 96,284,817
18 30-Dec-24 Fullerton Health Indonesia J06305/PV/099/12/24 82,220,850
19 30-Dec-24 Fullerton Health Indonesia J06306/PV/099/12/24 34,118,881
20 30-Dec-24 Fullerton Health Indonesia J06307/PV/099/12/24 49,372,854
21 30-Dec-24 Fullerton Health Indonesia J06308/PV/099/12/24 283,413,292
22 30-Dec-24 Fullerton Health Indonesia J06309/PV/099/12/24 458,302,583
23 30-Dec-24 Fullerton Health Indonesia 06310/PV/099/12/24 579,774,885
Total 16,359,993,035
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
person
Adi Pratomo Aryanto
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia
p.2 ×2
unresolved
org
PT Fullerton Health
p.9 ×3
unresolved
org
PT Fullerton Health Indonesia
p.9 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.