Skip to content
Back to announcement

20260625_SUNI_Public Expose_32104332_lamp2.pdf

Other Text extracted SUNI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 11

Page 1
                 PT SUNINDO PRATAMA Tbk                                                                  Certificate Number : 26340




                           LAPORAN PELAKSANAAN PUBLIC EXPOSE
                                PT SUNINDO PRATAMA Tbk
                                      22 Juni 2026




Hari/Tanggal        : Senin, 22 Juni 2026
Waktu               : 11.00 WIB s/d selesai
Tempat              : Ruang Pastis
                     Oakwood Suites Kuningan
                     JI. Setiabudi Utara Raya Nomor 5
                     Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan
                     Peserta mengikuti Public Expose secara on-line/zoom meeting
 Materi             : 1. Paparan Kinerja Keuangan dan Operasional Perseroan
                     2. Target Kinerja Perseroan
                     3. Hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan


Pihak Manajemen Perseroan yang hadir dalam Public Expose :


    1.    Willy Johan Chandra        : Direktur Utama
    2.    Bambang Prihandono         : Direktur Operasional
    3.    Freddy Soejandy            : Direktur Keuangan
    4.    Gina N Nasution            : Investor Relations


PEMAPARAN MATERI PUBLIC EXPOSE
   1. PT Sunindo Pratama Tbk (“Perseroan”) bergerak dalam bidang penyediaan peralatan di industri
      minyak dan gas. Perseroan merupakan pioneer OCTG tubing di Indonesia dan lokasi manufaktur
      berada di Batam. Perseroan memiliki 2 entitas anak yaitu PT Rainbow Tubulars Manufacture (“RTM”)
      sebagai produsen OCTG tubing dan PT Petro Synergy Manufacturing (“PSM”) yang bergerak di bidang
      wellhead. Perseroan berdiri pada tahun 2022 dan berhasil melantai di bursa pada tahun 2023. Pada
      tahun 2024, Perseroan membangun plant 2 RTM di Batam dan PSM mulai beroperasi komersil.




                            Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No.48. Tebet Jakarta Selatan – 12870 - Indonesia
                                           Tel : +62 21 8378 5773 Fax : +62 21 8378 5776
                                            E-mail : general@sunindogroup.com
Page 2
            PT SUNINDO PRATAMA Tbk                                                                   Certificate Number : 26340




2. Strategi Perseroan di tahun 2026 yaitu:
   - Pembangunan plant 2 RTM di Batam untuk meningkatkan kapasitas produksi OCTG telah rampung
       dan sudah memulai proses commissioning. Saat ini masih menunggu untuk audit API yang akan
       dilaksanakan pada Juli 2026. Estimasi dapat beroperasi secara komersial di Q4 2026.
   - Diversifikasi produk seperti line pipe, premium connection dan lain-lain.
   - Entitas anak Perseroan, PT Petro Synergy Manufacturing (“PSM”), telah beroperasi secara
       komersial sejak akhir 2025 dan telah berkontribusi walaupun belum signifikan.

3. Kinerja Perseroan sejak tahun 2025 sampai dengan kuartal I tahun 2026 menunjukkan ketahanan
   operasional yang baik, meskipun terdapat penurunan pendapatan yang cukup signifikan dibandingkan
   periode sebelumnya terutama dari segmen OCTG casing. Hal ini dipengaruhi oleh siklus pengadaan
   berbasis tender, di mana pengiriman casing telah terealisasi pada tahun sebelumnya. Saat ini
   Perseroan berfokus pada perolehan tender baru. Sementara itu, produk tubing memiliki pola
   permintaan yang lebih stabil dan berkelanjutan sesuai kebutuhan pelanggan.

4. Pada kuartal I tahun 2026, Perseroan telah mencapai 9% dari target laba bersih tahun berjalan,
   sementara dari sisi penjualan telah terealisasi sebesar 13% dari target tahunan. Sebagai
   perbandingan, penjualan OCTG pada kuartal I tahun 2025 mencapai 27% dari target periode tersebut.

5. Realisasi penjualan OCTG mencapai 4.230 ton atau sekitar 19% dari target tahunan sebesar 21.851
   ton, sedangkan Wellhead dan Christmas Tree tercatat sebanyak 70 unit atau sekitar 49% dari target
   142 unit. CAPEX untuk pembangunan palnt 2 RTM tahun ini ditargetkan sebesar 50 miliar Rupiah.

6. Berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham, Perseroan akan melakukan pembagian
   dividen tahun buku 2025 sebesar 25 miliar Rupiah atau sebesar 13,01% dari laba bersih Perseroan
   dengan jadwal sebagai berikut:

                    Deskripsi                                                              Tanggal
    Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi                                      30 Juni 2026
    Ex Dividen di Pasar Regular dan Pasar Negosiasi                                       01 Juli 2026
    Cum Dividen di Pasar Tunai                                                            02 Juli 2026
    Recording Date Pemegang Saham yang berhak atas Dividen                                02 Juli 2026
    Ex Dividen di Pasar Tunai                                                             03 Juli 2026
    Pembayaran Dividen                                                                    24 Juli 2026




                        Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No.48. Tebet Jakarta Selatan – 12870 - Indonesia
                                       Tel : +62 21 8378 5773 Fax : +62 21 8378 5776
                                        E-mail : general@sunindogroup.com
Page 3
                   PT SUNINDO PRATAMA Tbk                                                                   Certificate Number : 26340




    7. Pembangunan pabrik plant 2 RTM secara fisik telah rampung. Audit API direncanakan akan dilakukan
       pada bulan Juli 2026 dan dapat beroperasi secara komersial pada Q4 2026.


RINGKASAN PERTANYAAN DAN JAWABAN

Daniel - Analyst

1     Q     Manajemen melaporkan slide 8 bahwa kami melihat revenue turun -51% YoY namun arus kas
            operasi justru naik +41% YoY, sebuah pola yang tidak lazim. Boleh kami tahu, kenaikan arus kas
            ini terutama bersumber dari pencairan piutang lama atau dari pengurangan persediaan dan
            apakah kondisi ini akan berlanjut di kuartal berikutnya, atau merupakan efek satu kali yang tidak
            berulang?

       A    Penurunan penjualan pada periode ini terutama disebabkan oleh berkurangnya kontribusi segmen
            OCTG casing, yang memiliki pola bisnis berbasis tender dan siklus pengiriman tertentu. Di sisi
            lain, segmen tubing tetap menunjukkan kinerja yang relatif stabil. Perseroan juga masih
            menerima pembayaran atas pengiriman yang dilakukan pada tahun sebelumnya. Oleh karena itu,
            fluktuasi kinerja yang terjadi lebih mencerminkan perbedaan waktu pengiriman dan penerimaan
            pembayaran, dan tidak mencerminkan penurunan kinerja yang bersifat berulang.


2       Q    Manajemen melaporkan slide 3, 9, 11 bahwa kami membaca pasar tubing Indonesia masih
             'underserved' dan program pengeboran SKK Migas sedang diakselerasi akan tetapi menunjukkan
             volume OCTG justru turun -55% YoY dan baru tercapai 19% dari target tahunan. Apakah
             penurunan ini karena pengeboran pelanggan yang tertunda sementara, atau ada faktor lain dan
             apakah sudah ada firm purchase order yang menjadi dasar keyakinan bahwa target FY2026
             masih bisa dikejar ?

        A    Penurunan ini bukan disebabkan oleh menurunnya permintaan. Perseroan memiliki dua produk
             utama, yaitu tubing yang diproduksi sendiri dan casing yang diperoleh melalui impor. Penurunan
             terutama terjadi pada segmen casing, sedangkan permintaan untuk produk tubing sebagai
             produk utama Perseroan masih relatif stabil. Selain itu, kontribusi casing bersifat pelengkap
             dibandingkan dengan tubing yang menjadi fokus utama bisnis Perseroan.




                               Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No.48. Tebet Jakarta Selatan – 12870 - Indonesia
                                              Tel : +62 21 8378 5773 Fax : +62 21 8378 5776
                                               E-mail : general@sunindogroup.com
Page 4
               PT SUNINDO PRATAMA Tbk                                                                    Certificate Number : 26340




 3   Q    Manajemen melaporkan slide 4, 7, 9 bahwa Plant 2 RTM ditargetkan beroperasi di Semester II
          2026 namun Capex baru terealisasi 41%, sementara PSM yang sudah beroperasi komersial sejak
          2025 tidak memiliki disclosure angka sama sekali di Q1 ini. Apakah jadwal sertifikasi API Plant 2
          sudah dikonfirmasi secara resmi dan bisakah manajemen berbagi gambaran kontribusi revenue
          PSM, agar investor dapat menilai apakah entitas ini sudah menghasilkan kas nyata ?

     A    Proses pembangunan telah selesai dan saat ini Perseroan tengah menunggu penerbitan sertifikat
          API setelah audit yang dijadwalkan pada Juli 2026. Meskipun kontribusi PSM terhadap
          pendapatan Perseroan saat ini masih terbatas, PSM mulai menghasilkan revenue dan
          berpartisipasi dalam berbagai tender. Dengan diperolehnya sertifikasi API, Perseroan optimistis
          PSM dapat meningkatkan kontribusinya secara bertahap di masa mendatang, khususnya pada
          segmen Wellhead dan Christmas Tree yang saat ini menyumbang sekitar 10% dari total bisnis
          Perseroan.


Putranda Yeremia Tumewu – Investor

1    Q   Apa penyebab pendapatan dan laba Q1 2026 turun secara signifikan baik secara QoQ maupun
         YoY? Apakah akibat seasonality lebaran? Apakah pabrik mengurangi produksinya selama lebaran?
         Apakah penurunan ini berlanjut di Q2 2026?

     A   Penurunan pendapatan tidak disebabkan oleh faktor musiman, termasuk periode Lebaran.
         Meskipun terdapat pengurangan hari kerja karena libur nasional dan cuti bersama yang
         berdampak pada aktivitas produksi, pengaruhnya relatif tidak signifikan.



 2   Q    Berapa porsi OCTG tubing yang saat ini di-import dari luar negeri untuk memenuhi kebutuhan
          upstream di seluruh Indonesia? Dari total porsi ekspor ini, berapa persen porsi yang akan
          dipenuhi SUNI dari pabrik barunya?

     A    Perseroan tidak memiliki data yang pasti terkait porsinya. Namun, saat ini seluruh kebutuhan
          tubing yang dapat diproduksi di dalam negeri akan dipasok oleh RTM sebagai entitas anak
          Perseroan. RTM saat ini telah mampu memproduksi produk low grade termasuk 3% Chrome.
          Sementara itu, untuk produk high grade seperti 13% Chrome dan spesifikasi khusus lainnya yang
          belum dapat diproduksi RTM, pengadaan masih dilakukan melalui impor. Selain itu, impor juga
          dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan waktu pengiriman yang lebih
          singkat. Perseroan pernah melakukan Impor tahun 2022 dan 2023, tetapi saat ini tidak
          melakukan ekspor karena lebih mengutamakan pemenuhan permintaan dalam negeri. Setelah
          penambahan kapasitas produksi dari RTM 2, akan dipertimbangkan untuk kembali ekspor setelah
          pemenuhan permintaan dalam negeri terpenuhi.




                            Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No.48. Tebet Jakarta Selatan – 12870 - Indonesia
                                           Tel : +62 21 8378 5773 Fax : +62 21 8378 5776
                                            E-mail : general@sunindogroup.com
Page 5
              PT SUNINDO PRATAMA Tbk                                                                   Certificate Number : 26340




3   Q   Saat ini KSO PT Artas Energi Petrogas dan Inerco Global Indonesia sedang membangun pabrik
        OCTG dengan kapastias 250.000 ton/tahun di Cilegon. Apakah product yang dihasilkan sama
        dengan SUNI? Apakah KSO ini akan menjadi competitor SUNI?

    A   Kehadiran pabrik OCTG yang dibangun oleh KSO PT Artas Energi Petrogas dan PT Inerco Global
        Indonesia merupakan salah satu dinamika industri yang turut memengaruhi pendapatan
        Perseroan. Namun demikian, produk yang dihasilkan tidak secara langsung bersaing dengan
        produk utama Perseroan. Perseroan melalui RTM berfokus pada produksi tubing, sedangkan
        pabrik yang dibangun oleh Artas berfokus pada produksi casing. Dengan beroperasinya pabrik
        tersebut, kebutuhan casing yang sebelumnya diperoleh melalui impor berpotensi beralih ke
        pemasok domestik. Oleh karena itu, Perseroan tidak melihat Artas tersebut sebagai kompetitor
        langsung, mengingat segmen produk yang dihasilkan berbeda.

        Sejalan dengan ketentuan penggunaan produk lokal, Perseroan saat ini sedang melakukan
        assessment terhadap produk casing yang dihasilkan oleh Artas. Hal ini juga menjadi bagian dari
        upaya Perseroan untuk mempertimbangkan kemungkinan pengembangan atau produksi produk
        serupa di masa mendatang.



Ridwan - Kontan

1   Q   Tadi disampaikan ekspansi pabrik RTM-2 akan mulai beroperasi pada Q4-2026. Apakah bisa
        dielaborasi, bagaimana dampak pengoperasian pabrik RTM-2 terhadap kinerja SUNI pada tahun
        2026? dan untuk tahun-tahun berikutnya? seberapa signifikan bisa mendorong pertumbuhan
        pendapatan dan laba?

    A   Untuk RTM 2, audit API dijadwalkan pada bulan Juli sehingga target operasi diperkirakan pada
        kuartal IV tahun 2026. Perseroan berharap pada tahun berikutnya RTM 2 dapat beroperasi penuh
        dan berpotensi menambah pendapatan sekitar 20–25%, namun hal tersebut masih bergantung
        pada kondisi pasar serta pengembangan produk.


2   Q   Berapa alokasi belanja modal (capex) SUNI untuk tahun 2026? akan dialokasikan untuk keperluan
        apa saja? * Bagaimana realisasi capex per Q1-2026?

    A   Capex sekitar 50 miliar tergantung untuk penyelesaian RTM 2, terutama untuk retensi dan
        tambahan-tambahan dalam completion/finishing.




                          Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No.48. Tebet Jakarta Selatan – 12870 - Indonesia
                                         Tel : +62 21 8378 5773 Fax : +62 21 8378 5776
                                          E-mail : general@sunindogroup.com
Page 6
              PT SUNINDO PRATAMA Tbk                                                                    Certificate Number : 26340




3   Q   Bagaimana proyeksi kinerja pendapatan dan laba bersih SUNI untuk full year 2026? bagaimana
        perbandingannya dengan 2025?

    A   Untuk tahun 2026, Perseroan menargetkan pendapatan sekitar Rp1,1 triliun dan laba bersih
        sekitar Rp277 miliar.


4   Q   Saat ini, berapa porsi penjualan SUNI ke pasar domestik dan ekspor? ke mana saja? bagaimana
        rencana pengembangan pasar SUNI?

    A   Saat ini Perseroan masih mempelajari potensi pasar produk baru dan ekspor, dan untuk tahun ini
        belum terdapat rencana ekspor karena keterbatasan kapasitas produksi.



Putranda Tumewu

1   Q   Saat ini dollar lagi naik, untuk bahan baku yang impor dalam bentuk apa dan dibayarkan dalam
        mata uang apa? Untuk produk yang dijual (OCTG, Wellhead, Casing) dalam mata uang apa,
        Rupiah atau Dollar?

    A   Untuk kegiatan impor, Perseroan menggunakan mata uang Yuan (RMB) karena sebagian besar
        bahan baku diimpor dari China. Oleh karena itu, dampak fluktuasi nilai tukar terhadap biaya
        impor relatif lebih kecil dibandingkan Dolar AS. Meskipun nilai tukar Yuan mengalami kenaikan,
        pengaruhnya terhadap kinerja Perseroan tidak terlalu signifikan.


2   Q   Berapa porsi pendatapan dari OCTG tubing, dan berapa porsi pendapatan dari OCTG casing?
        Berapa margin masing2 produk?

    A   Pada tahun 2025, kontribusi pendapatan dari produk OCTG tubing mencapai sekitar 65% dari
        total penjualan Perseroan, sedangkan OCTG casing berkontribusi sekitar 27%. Sisanya berasal
        dari produk lainnya, termasuk wellhead dan drill bit. Dari sisi margin, produk tubing memiliki
        margin yang relatif stabil, yaitu di atas 30%. Sementara itu, margin produk casing cenderung
        lebih fluktuatif karena bergantung pada karakteristik proyek dan tender. Perbedaan waktu
        pengadaan, pengiriman, serta pengakuan pendapatan pada setiap proyek dapat memengaruhi
        tingkat margin yang diperoleh, sehingga margin casing tidak selalu konsisten dari satu periode ke
        periode lainnya.




                           Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No.48. Tebet Jakarta Selatan – 12870 - Indonesia
                                          Tel : +62 21 8378 5773 Fax : +62 21 8378 5776
                                           E-mail : general@sunindogroup.com
Page 7
               PT SUNINDO PRATAMA Tbk                                                                    Certificate Number : 26340




Ericsson N

1   Q    Bagaimana pandangan manajemen terhadap target lifting oil indonesia pada 2030 1 juta barrel
         per day? Apakah target tersebut feasible untuk dicapai?

     A   Target lifting minyak sebesar 1 juta barel per hari pada tahun 2030 merupakan target yang
         berada dalam ranah kebijakan dan implementasi Pemerintah. Oleh karena itu, Perseroan tidak
         berada dalam posisi untuk menilai secara pasti tingkat ketercapaiannya. Namun demikian,
         Perseroan melihat adanya komitmen yang kuat dari Pemerintah, khususnya Kementerian ESDM,
         untuk terus meningkatkan produksi minyak nasional. Saat ini konsumsi minyak Indonesia
         diperkirakan berada pada kisaran 1,5–1,6 juta barel per hari, sementara produksi domestik masih
         sekitar 600 ribu barel per hari. Kondisi tersebut menyebabkan kebutuhan impor yang cukup besar
         dan dapat berdampak pada neraca perdagangan serta nilai tukar.

         Terlepas dari apakah target 1 juta barel per hari dapat tercapai sepenuhnya atau tidak, Perseroan
         meyakini bahwa berbagai upaya peningkatan produksi migas nasional akan terus dilakukan untuk
         mengurangi kesenjangan antara konsumsi dan produksi. Bagi Perseroan, hal ini merupakan
         perkembangan yang positif karena berpotensi mendorong peningkatan aktivitas eksplorasi dan
         produksi migas, yang pada akhirnya dapat meningkatkan permintaan terhadap produk OCTG.


2   Q    Apakah pabrik RTM 2 akan difokuskan untuk ekspor atau dalam negeri?
         Jika untuk ekspor, Bagaimana competitive advantage SUNI untuk bisa bersaing dengan
         competitor baik local maupun global?

     A   Untuk saat ini, RTM 2 akan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri sebagai
         bentuk dukungan terhadap industri nasional. Apabila terdapat kapasitas produksi yang masih
         tersedia, Perseroan akan mempertimbangkan peluang ekspor.

         Terkait daya saing, Perseroan menyadari bahwa produk dari Tiongkok umumnya lebih kompetitif
         dari sisi harga. Oleh karena itu, Perseroan akan fokus pada pasar dan segmen yang tidak menjadi
         fokus utama produk Tiongkok.




                            Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No.48. Tebet Jakarta Selatan – 12870 - Indonesia
                                           Tel : +62 21 8378 5773 Fax : +62 21 8378 5776
                                            E-mail : general@sunindogroup.com
Page 8
                PT SUNINDO PRATAMA Tbk                                                                   Certificate Number : 26340




David - Investor

1    Q   Sebagaimana disampaikan sebelumnya, kapasitas produksi RTM 1 untuk tubing sekitar 30.000
         ton per tahun, namun saat ini produksi telah mencapai sekitar 40.000 ton dengan utilisasi di atas
         90% (almost full capacity).

     A   Kapasitas pabrik 1 secara maksimal adalah sekitar 30 ribu ton. Namun, dalam industri pipa,
         perhitungan kapasitas berbasis tonase sangat dipengaruhi oleh variasi spesifikasi produk, seperti
         diameter, ketebalan, serta kuantitas pesanan. Oleh karena itu, utilisasi 100% secara teoritis tidak
         selalu tercapai karena komposisi order yang berbeda-beda, dan hal yang sama juga berlaku
         untuk pabrik kedua.


2    Q   Sementara itu, RTM 2 direncanakan memiliki kapasitas produksi sekitar 30.000–40.000 ton.
         Namun, kontribusi tambahan terhadap pendapatan diproyeksikan hanya sekitar 20–25%. Mohon
         penjelasan mengapa tambahan kapasitas tersebut tidak secara proporsional meningkatkan
         pendapatan hingga 100%.

     A   Untuk RTM 2, sebagai pabrik baru, tidak dapat langsung menghasilkan penjualan secara penuh
         karena masih diperlukan proses market clearing, partisipasi dalam tender, serta siklus waktu
         antara tender hingga delivery. Dengan adanya jeda tersebut, terdapat gap waktu sebelum
         kontribusi pendapatan dapat terealisasi secara optimal. Oleh karena itu, estimasi tambahan
         kontribusi pendapatan sebesar 20–25% dinilai sudah realistis, terlebih dengan
         mempertimbangkan waktu operasional yang berdekatan dengan jadwal audit API.




                            Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No.48. Tebet Jakarta Selatan – 12870 - Indonesia
                                           Tel : +62 21 8378 5773 Fax : +62 21 8378 5776
                                            E-mail : general@sunindogroup.com
Page 9
     PT SUNINDO PRATAMA Tbk                                                                Certificate Number : 26340




                                  DAFTAR HADIR

No                     Nama                                             Institusi
1     Daniel                                            Analyst
2     David                                             Investor
3     Eric                                              Investor
4     Lucky Ginting                                     Media - Petromindo
5     Nakhanza Owiana                                   Media
6     Michael Batara                                    Analyst – UOB Sekuritas
7     Maria Renata                                      BRI Manajemen Investasi
8     Putranda Yeremia Tumewu                           Investor
9     Ridwan Harahap                                    Media - OG Indonesia
10    Ridwan Mulyana                                    Media - Kontan
11    S Jumar Sudiyana                                  Media - Sonora
12    Sofyan Badrie                                     Media - Energindo
13    Tomy                                              Media - Top Business
14    Prismono Riyanto                                  Media - Petrominer
15    Zsazya Senorita Mc Ramadhani                      Media - Investortrust




              Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No.48. Tebet Jakarta Selatan – 12870 - Indonesia
                             Tel : +62 21 8378 5773 Fax : +62 21 8378 5776
                              E-mail : general@sunindogroup.com
Page 10
PT SUNINDO PRATAMA Tbk                                                           Certificate Number : 26340




    Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No.48. Tebet Jakarta Selatan – 12870 - Indonesia
                   Tel : +62 21 8378 5773 Fax : +62 21 8378 5776
                    E-mail : general@sunindogroup.com
Page 11
PT SUNINDO PRATAMA Tbk                                                           Certificate Number : 26340




    Jl. Prof. Dr. Soepomo SH. No.48. Tebet Jakarta Selatan – 12870 - Indonesia
                   Tel : +62 21 8378 5773 Fax : +62 21 8378 5776
                    E-mail : general@sunindogroup.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.84 MB
Published25 Jun 2026
Pages11
Characters23,172
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 24 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org SUNINDO PRATAMA Tbk p.1 ×38
linked person Willy Johan Chandra p.1
linked person Freddy Soejandy p.1
linked org PT Petro Synergy Manufacturing p.1 ×3
possible — David p.9
unresolved person Prof. Dr. Soepomo SH. p.1 ×11
unresolved org PT Artas Energi Petrogas p.5 ×2
unresolved org PT Inerco Global Indonesia p.5
unresolved org Kementerian ESDM p.7
unresolved — Daniel p.9
unresolved — Eric p.9
unresolved — Lucky Ginting p.9
unresolved — Nakhanza Owiana p.9
unresolved — Michael Batara p.9
unresolved — Maria Renata p.9
unresolved — Putranda Yeremia Tumewu p.9
unresolved — Ridwan Harahap p.9
unresolved — Ridwan Mulyana p.9
unresolved — S Jumar Sudiyana p.9
unresolved — Sofyan Badrie p.9
unresolved — Tomy p.9
unresolved — Prismono Riyanto p.9
unresolved — Zsazya Senorita Mc Ramadhani p.9

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result