Back to announcement
20250206_POLL_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31860380_lamp1.pdf
Other Text extracted POLLSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 13
Page 1
PT. POLLUX PROPERTIES INDONESIA TBK
Noble House #36-01
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
Jakarta Selatan 12950
Tel: +62 (21) 2918 3111
info@pollux.co.id
www.pollux.co.id
No. 001/PPI/OJK-IDX/I/2025 Jakarta, 30 Januari 2025
Kepada Yth.
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1
Indonesia Stock Exchange Building Tower I
Jl. Jend. Sudirman Kav.52 - 53 ,
Jakarta 12190
PERIHAL : Permintaan Penjelasan Surat No.: S-00652/BEI.PP1/01-2025
Dengan hormat,
Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan arahan kepada Perseroan.
Menindaklanjuti surat No.: S-00652/BEI.PP1/01-2025 tanggal 20 Januari 2025 terkait permintaan
penjelasan, berikut penjelasannya:
1. Merujuk CALK 4 Kas dan Setara Kas per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan kas dan
setara kas sebesar Rp17,44 miliar, atau mengalami penurunan sebesar 51,79% dibandingkan
dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp36,17 miliar. Adapun mengalami penurunan
sebesar 58,63% jika dibandingkan dengan periode 31 Desember 2022 sebesar Rp42,16 miliar.
Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Alasan utama penurunan Kas dan Setara Kas secara signifikan, mengingat Perseroan
mengalami penurunan dalam 2 tahun buku secara berturut-turut.
b. Strategi Perseroan untuk menjaga likuiditas dalam jangka pendek mengingat total Kas dan
Setara Kas Perseroan hanya 1,34% dari total Liabilitas Lancar sebesar Rp1,29 triliun.
c. Dampak penurunan signifikan tersebut terhadap kemampuan Perseroan dalam memenuhi
kewajiban jangka pendek dan kelangsungan usaha, mengingat total Utang Usaha yang akan
jatuh tempo dalam 30 hari sebesar Rp18,88 miliar.
Jawab:
a. Alasan utama penurunan kas dan setara kas karena Perseroan selalu memprioritaskan untuk
pembayaran pelunasan hutang dan kewajiban keuangan yang perlu segera dibayarkan agar
tidak mengganggu operasional perusahaan. Perseroan melakukan pembayaran atas kewajiban
utang jatuh tempo, baik yang terkait dengan perbankan maupun vendor, sebagai bagian dari
strategi pengelolaan keuangan yang lebih prudent.
b. Beberapa strategi Perseroan menjaga likuiditas dalam jangka pendek:
• Perseroan mempercepat proses penagihan piutang dari pelanggan melalui negosiasi
pembayaran yang lebih ketat dan insentif untuk percepatan pembayaran.
• Selain itu, implementasi kebijakan kredit yang lebih selektif juga dilakukan untuk
meminimalkan risiko keterlambatan pembayaran dari pelanggan.
• Perseroan melakukan pengelolaan kas yang lebih disiplin dengan mengoptimalkan alokasi
dana untuk kebutuhan prioritas dan mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak.
• Evaluasi rutin terhadap struktur biaya dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional.
Incorporated in the Republic of Indonesia Page 1 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 2
c. Perseroan optimis bahwa dengan strategi yang telah diterapkan, kewajiban jangka pendek dapat
tetap terpenuhi dan kelangsungan usaha dapat terus terjaga. Perseroan juga telah menyiapkan
langkah-langkah mitigasi untuk memastikan pembayaran yang bersifat kritikal dapat
diselesaikan seperti pengelolaan arus kas yang lebih ketat untuk operasional yang bersifat
kritikal atau dapat dengan memanfaatkan fasilitas pendanaan jangka pendek dari bank yang
tersedia untuk menutupi kebutuhan modal kerja.
2. Merujuk CALK 5 Piutang Usaha per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan Piutang Usaha
sebesar Rp13,74 miliar atau mengalami peningkatan signifikan sebesar 57,81% dibandingkan
dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp8,70 miliar. Adapun peningkatan tersebut utamanya
dikontribusikan oleh piutang atas penyewaan ruang kantor di World Capital Tower, Kuningan.
Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Faktor utama kenaikan pada Piutang Usaha atas penyewaan ruang kantor di World Capital
Tower, Kuningan.
b. Umur Piutang Usaha Perseroan dengan mengisi tabel berikut:
c. Dasar pertimbangan Perseroan menyisihkan kerugian penurunan nilai sebesar 52,79% atau
Rp15,36 miliar dari total Piutang Usaha.
d. Kendala utama dalam penagihan Piutang Usaha tersebut.
e. Status terkini Piutang Usaha sewa ruang kantor dan apartemen.
Jawab:
a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa peningkatan Piutang Usaha atas penyewaan ruang kantor
di World Capital Tower, Kuningan per 30 September 2024 terutama disebabkan oleh adanya
penagihan baru atas tagihan sewa, service charge, dan biaya utilitas yang telah ditagihkan
kepada para tenant namun belum sepenuhnya dilunasi. Faktor ini mencerminkan aktivitas
operasional yang tetap berjalan, di mana piutang tersebut masih berada dalam siklus bisnis
normal dan diharapkan dapat terselesaikan seiring dengan berjalannya waktu.
b. Tabel Piutang:
30 September 2024 31 Desember 2023
Belum Jatuh Tempo - -
Jatuh Tempo:
1-30 hari 1.852.690.002 610.550.218
31-60 hari 1.805.759.328 1.387.965.111
61-90 hari 2.595.231.614 1.976.842.454
Lebih dari 90 hari 22.857.464.152 20.101.310.240
Total 29.111.145.096 24.076.668.023
c. Dalam menentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN), Perseroan senantiasa
berpedoman pada ketentuan PSAK yang berlaku. Piutang yang telah berumur lebih dari satu
tahun per 31 Desember 2023 menjadi dasar utama dalam kebijakan pembentukan CKPN
sebesar 52,79% atau Rp15,36 miliar dari total Piutang Usaha. Langkah ini merupakan bentuk
kehati-hatian dalam mengantisipasi potensi risiko penagihan, namun tidak menghilangkan
kemungkinan untuk tetap melakukan upaya penagihan secara aktif. Perseroan terus berupaya
agar piutang tersebut dapat terselesaikan melalui komunikasi dan pendekatan yang intensif
dengan para tenant.
d. Salah satu kendala utama dalam penagihan Piutang Usaha adalah adanya tenant yang belum
bersedia membayar service charge dengan alasan bahwa unit yang mereka sewa belum dihuni,
sehingga mereka merasa tidak memiliki kewajiban untuk membayar biaya tersebut. Hal ini
merupakan dinamika umum dalam industri properti, terutama bagi investor yang membeli unit
Incorporated in the Republic of Indonesia Page 2 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 3
untuk kemudian disewakan kembali. Beban service charge dianggap sebagai biaya tambahan
yang dirasa memberatkan apabila unit belum digunakan atau belum tersewa kembali. Namun
demikian, berdasarkan pengalaman, tenant umumnya akan melunasi kewajiban mereka
sebelum mulai menempati unit atau saat telah berhasil menyewakannya kepada pihak lain.
e. Status terkini Piutang Usaha atas sewa ruang kantor dan apartemen masih berada dalam batas
yang wajar dalam industri properti. Perseroan terus berkomitmen untuk melakukan upaya
strategis dalam percepatan pelunasan piutang, termasuk dengan memberikan edukasi serta
pemahaman kepada tenant mengenai kewajiban mereka. Melalui pendekatan persuasif dan
komunikasi yang berkelanjutan, Perseroan optimistis bahwa penyelesaian piutang dapat
berjalan dengan baik, dan ke depan diharapkan semakin banyak tenant yang memenuhi
kewajibannya tepat waktu.
3. Merujuk CALK 6 Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka per 30 September 2024, Perseroan
mencatatkan saldo sebesar Rp98,16 miliar atau mengalami penurunan cukup signifikan sebesar
41,78% dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp168,63 miliar. Penurunan
tersebut utamanya disebabkan karena uang muka pembelian tanah telah nihil pada periode tahun
berjalan. Sebelumnya, pada 31 Desember 2023, uang muka pembelian tanah terdiri dari uang
muka pembelian tanah oleh entitas anak tidak langsung, PT Pollux Lito Karawang dan PT
Karawang Pertiwi Sentosa sebesar Rp70,96 miliar. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa
meminta penjelasan terkait:
a. Jelaskan pengakuan akuntansi pada akun ini, sertakan jika ada pengalihan biaya ke akun lain
yang memengaruhi pengakuan pada akun ini.
b. Latar belakang uang pembelian tanah nihil pada 30 September 2024.
c. Rencana pengembangan atas tanah yang dibeli oleh entitas anak tidak langsung.
Jawab:
a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa pelepasan entitas anak, PT Pollux Karawang Indonesia,
sebagaimana tercantum dalam Laporan Keuangan 2023, poin 1e tentang Pelepasan Entitas
Anak, menjadi faktor utama penurunan saldo Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka.
Dengan pelepasan tersebut, Perseroan tidak lagi mengonsolidasikan laporan keuangan PT
Pollux Karawang Indonesia, sehingga akun ini mengalami penurunan karena hilangnya
kepemilikan serta kendali terhadap entitas anak tersebut.
b. Uang muka pembelian tanah yang sebelumnya tercatat merupakan biaya yang telah
dikeluarkan untuk memperoleh lahan yang direncanakan sebagai bagian dari pengembangan
proyek real estate. Namun, pada periode berjalan hingga 30 September 2024, saldo uang
muka pembelian tanah menjadi nihil seiring dengan penyelesaian transaksi pelepasan entitas
anak terkait.
c. Saat ini, PT Pollux Karawang Indonesia masih menerapkan pendekatan wait and see terhadap
perkembangan pasar properti di Indonesia. Manajemen terus memantau dinamika pasar guna
memastikan potensi pengembangan yang sesuai dengan kondisi ekonomi dan kebutuhan
konsumen saat ini. Keputusan lebih lanjut mengenai rencana pengembangan lahan akan
dilakukan dengan mempertimbangkan prospek yang paling optimal bagi perusahaan dan para
pemangku kepentingan.
4. Merujuk CALK 11 Properti Investasi disampaikan informasi bahwa per 30 September 2024
properti investasi tanah dan bangunan adalah sehubungan dengan perkantoran World Capital
Tower yang dimiliki oleh anak tidak langsung PT Mega Kuningan Pinnacle. Mohon dapat
dijelaskan terkait:
a. Rincian pihak penyewa ataupun tenant di World Capital Tower.
b. Dokumen perjanjian sewa dengan pihak terkait.
Incorporated in the Republic of Indonesia Page 3 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 4
Jawab:
a. Berikut rincian tenant di World Capital Tower:
No. Nama Tenant Nomor Kontrak Periode Sewa Nomor Unit
1. PT Bank Cimb 001/LA/WCT/II/2021 - 01/05/2021 - Annex GF #03
Niaga Tbk 4 Februari 2021 30/04/2026
2. Azwar Hadisupani 002/LA/WCT/VII/2021- 01/12/2021- Lantai19
Rum & Partners 18 Agustus 2021 30/11/2026 #10,11,12,15,16
3. PT Geo Software 003/LA/WCT/XII/2021 01/04/2022- Lantai 12 #17
Indonesia - 29 Desember 2021 30/03/2025
4. PT China 004/LA/WCT/IV/2022 - 01/07/2022- Lantai 38
Gezhouba Group 11 April 2022 30/06/2025 #01,16,17 dan
Company Limited koridor
5. PT Baoshuo 005/LA/WCT/IV/2022 - 01/10/2022- Lantai39#02,03,
Taman Industry 13 April 2022 30/09/2027 05,06,07,08,09,10
Investment Group
6. PT Whale Cloud 005/LA/WCT/VIII/2022 01/09/2022- Lantai 38
Technology - 12 Agustus 2022 31/08/2025 #02,03,05
Indonesia
7. PT Cipta Niaga 002/LA/WCT/II/2023 - 20/04/2023- Lantai 36 #01, 02,
Gemilang 14 Februari 2023 19/04/2026 15, 16, 17
8. PT CND 014/LA/WCT/IX/2024 - 25/01/2025- Lantai 36 #03, 05,
International 18 September 2024 24/01/2030 06
Trade Indonesia
9. PT Coalindo 003/LA/WCT/IV/2023 - 01/08/2023- Lantai 19 #07, 08,
Cahaya Sukses 26 April 2023 31/07/2028 09
10. Santoso, Martinus 004/LA/WCT/IX/2023 - 09/10/2023- Lantai 15 #10,11
& Muliawan 7 September 2023 09/10/2028
Advocates
11. PT Synergy 015/LA/WCT/X/2024 - 17/01/2025- Lantai 21 #07
Marine Indonesia 15 Oktober 2024 17/01/2028
12. PT Synergy 016/LA/WCT/X/2024 - 17/01/2025- Lantai 21 #09,10
Marine 15 Oktober 2024 17/01/2028
Recruitment and
Training Solutions
13. PT Karunia Ship 006/LA/WCT/IX/2023 - 23/01/2024- Lantai 21 #08
Management 3 Oktober 2023 22/01/2026
14. PT Arah Alun 008/LA/WCT/II/2024 - 01/05/2024- Lantai 16 #05
Sejahtera 28 Februari 2024 30/04/2027
15. CGGC-DL-Wika 012/LA/WCT/V/2024 - 25/09/2024- Lantai 38 #15
Joint Venture 27 Mei 2024 25/09/2027
16. PT Multiboga 007/LA/WCT/II/2024 - 22/07/2024 - Annex GF #01,
Primarasa 22 Maret 2024 21/07/2029 02
17. PT Trimitra Jasa 001/AM- 01/09/2023 - Annex lantai
Boga - Wanxiang LA/WCT/VIII/2024 04/03/2025 1#01, 02, 03, 05,
Nickel Indonesia 06. Lantai 2#01,
02, 03, 05, 06.
GF#05, 06 dan
outdoor
Incorporated in the Republic of Indonesia Page 4 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 5
b. File akan dikirimkan terpisah karena ukurannya besar.
5. Merujuk CALK 13 Konstruksi Dalam Pengerjaan per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan
saldo sebesar Rp338,75 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar 14,43% dibandingkan
dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp395,89 miliar. Adapun penurunan tersebut
utamanya disebabkan oleh pelepasan entitas anak sebesar Rp84,71 miliar serta adanya
reklasifikasi ke persediaan sebesar Rp18,42 miliar. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa
meminta penjelasan terkait:
a. Rincian proyek atas pelepasan entitas anak serta status terkini pengembangan proyek tersebut.
b. Rincian Kontruksi Dalam Pengerjaan yang direklasifikasi ke Persediaan dan status terkini
proyek yang direklasifikasi tersebut, apakah telah ada yang terjual atau belum.
c. Rincian timeline dan estimasi penyelesaian proyek Sky Suites, Kuningan mengingat
berdasarkan Laporan Keuangan per 31 Desember 2022 persentase penyelesaian 29,60% dan
tidak mengalami perubahan sampai dengan laporan keuangan tahun berjalan. Adapun
estimasi penyelesaian pada Laporan Keuangan per 31 Desember 2022 adalah di tahun 2024
namun, pada Laporan Keuangan per 30 September 2024 estimasi penyelesaian menjadi
“TBD”.
Jawab:
a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa penurunan saldo Konstruksi Dalam Pengerjaan terutama
disebabkan oleh pelepasan entitas anak, yaitu PT Pollux Karawang Indonesia, yang
sebelumnya memiliki rencana pengembangan proyek di Karawang, Jawa Barat. Saat ini,
manajemen terus memantau dinamika pasar serta mempertimbangkan kondisi ekonomi dan
permintaan sebelum melanjutkan pengembangan proyek tersebut. Keputusan strategis akan
diambil dengan mempertimbangkan momentum yang paling tepat guna memastikan
optimalisasi nilai investasi bagi perusahaan dan pemangku kepentingan.
b. Konstruksi Dalam Pengerjaan yang direklasifikasi ke Persediaan terdiri dari dua proyek yang
saat ini telah berjalan, yaitu:
• Proyek World Capital Tower di Jakarta Selatan – saat ini telah terjual sekitar 41% dan
tersewa sekitar 10%.
• Proyek Apartemen Meisterstadt di Batam – telah mencapai tingkat penjualan sekitar 80%.
c. Saat ini, manajemen perusahaan terus memantau dan mengevaluasi dinamika pasar properti,
khususnya di segmen hunian high-rise apartemen dan perkantoran, yang masih mengalami
kondisi oversupply. Oleh karena itu, pengembangan Proyek Sky Suites Kuningan akan
dilakukan secara strategis dengan mempertimbangkan waktu dan kondisi pasar yang paling
tepat untuk memastikan keberlanjutan serta nilai investasi yang optimal bagi perusahaan.
6. Merujuk CALK 14 Tanah Untuk Pengembangan per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan
saldo milik entitas anak sebesar Rp177,54 miliar atau telah mengalami penurunan signifikan
sebesar 68,65% dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp566,28 miliar. Agar
dapat dijelaskan terkait:
a. Latar belakang penurunan signifikan pada akun ini, terutama karena nilai nihil pada PT Pelita
Bara Persada.
b. Rencana strategis pengembangan tanah milik setiap entitas anak dalam memberikan
kontribusi pendapatan kepada Perseroan, sertakan timeline perencanaan pengembangan
tersebut.
Incorporated in the Republic of Indonesia Page 5 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 6
Jawab:
a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa penurunan signifikan pada akun Tanah untuk
Pengembangan terutama disebabkan oleh pelepasan entitas anak, PT Pelita Bara Persada.
Dengan pelepasan ini, Perseroan tidak lagi mengonsolidasikan laporan keuangan PT Pelita
Bara Persada, sehingga saldo akun tersebut mengalami penurunan signifikan seiring dengan
hilangnya kepemilikan dan kendali atas entitas anak tersebut.
b. Saat ini, PT Pelita Bara Persada masih dalam tahap evaluasi dan pemantauan kondisi pasar
properti guna menentukan strategi pengembangan yang paling sesuai. Manajemen terus
mengkaji prospek pengembangan yang dapat diterima oleh pasar dan konsumen, dengan
mempertimbangkan dinamika industri properti di tengah ketidakpastian ekonomi nasional dan
global. Keputusan strategis terkait pengembangan lahan akan dilakukan dengan
mempertimbangkan faktor permintaan pasar dan peluang investasi yang optimal bagi
keberlanjutan bisnis perusahaan.
7. Merujuk CALK 15 Aset Tak Berwujud per 30 September 2024 dan per 31 Desember 2023
bernilai nihil. Agar dapat dijelaskan latar belakang biaya perolehan perangkat lunak sama dengan
nilai amortisasinya, serta uraikan penggunaan perangkat lunak tersebut pada operasional bisnis
Perseroan.
Jawab:
Perseroan ingin menjelaskan bahwa akun Aset Tak Berwujud mencatat nilai nihil karena aset
tersebut telah mencapai akhir masa manfaatnya, di mana nilai perolehan perangkat lunak telah
sepenuhnya diamortisasi. Hal ini disebabkan oleh penyusutan nilai aset secara bertahap sesuai
dengan kebijakan amortisasi yang berlaku.
Aset tak berwujud yang dimaksud merupakan perangkat lunak akuntansi yang digunakan oleh
Perseroan untuk mendukung operasional bisnis, khususnya dalam pencatatan, pengolahan, dan
pelaporan data keuangan. Perangkat lunak ini berperan penting dalam memastikan akurasi dan
efisiensi manajemen keuangan perusahaan serta memberikan informasi yang relevan bagi para
pemangku kepentingan.
8. Merujuk CALK 19 Uang Jaminan per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan saldo sebesar
Rp962,59 juta atau telah mengalami penurunan sebesar 35,18% dibandingkan dengan periode 31
Desember 2023 sebesar Rp1,48 miliar. Adapun penyebab utama penurunan tersebut karena uang
jaminan sewa yang mengalami penurunan signifikan sebesar 56,26% dari Rp904,28 juta pada 31
Desember 2023 menjadi Rp395,47 juta pada 30 September 2024. Agar dapat dijelaskan terkait:
a. Nature dari setiap komponen pada akun Uang Jaminan.
b. Faktor utama penurunan signifikan pada uang jaminan sewa.
Jawab:
a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa akun Uang Jaminan merupakan biaya yang dikeluarkan
sebagai bentuk jaminan, garansi, atau pengikat atas pelaksanaan suatu kegiatan, pekerjaan, atau
transaksi tertentu yang bersifat sementara. Uang jaminan ini memiliki sifat refundable, di mana
pengembaliannya dilakukan setelah kegiatan, pekerjaan, atau transaksi tersebut selesai dan
memenuhi syarat yang telah disepakati.
b. Uang Jaminan Sewa merupakan deposit sementara yang digunakan sebagai jaminan atas
pekerjaan renovasi unit-unit yang disewa, baik apartemen maupun perkantoran, dan dibayarkan
kepada kontraktor. Penurunan signifikan pada saldo ini disebabkan oleh penyelesaian berbagai
pekerjaan renovasi yang telah rampung, sehingga dilakukan pengembalian uang jaminan
setelah pekerjaan selesai sesuai dengan perjanjian yang berlaku.
Incorporated in the Republic of Indonesia Page 6 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 7
9. Merujuk CALK 21 Utang Usaha per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan saldo sebesar
Rp194,14 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar 17,48% dibandingkan dengan periode
31 Desember 2023 sebesar Rp235,26 miliar. Adapun penyebab utama penurunan tersebut karena
telah dibayarnya utang kepada kontraktor dan pemasok. Namun, Perseroan mencatatkan kenaikan
pada komponen lain – lain sebesar 126,62% atau Rp32,5 miliar dibandingkan dengan periode
sebelumnya. Atas informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Rincian Utang Usaha komponen lain – lain.
b. Perbedaan nature akun Utang Usaha komponen lain – lain dengan akun Utang Lain – Lain
(CALK 25).
c. Latar belakang kenaikan signifikan pada Utang Usaha komponen lain – lain.
Jawab:
a. Rincian hutang usaha lain-lain:
• PT. Sarana Selaras Energi 354.123.674
• PT. Fantasi Anekaglass 258.017.669
• Pt Cahaya Langgeng Makmur 261.646.927
• CV. Mitra Dinamis 287.790.000
• PT. Estetika Dwi Reksa 298.487.800
• CV Jasa Mulia 321.691.157
• PT. Securindo Jaya Pratama 340.000.000
• PT. Cahaya Nabila 373.000.000
• PT. Trimatra Liguna 388.200.061
• PT. Buildersshop Indonesia 392.784.200
• PT Mitsubishi Jaya Elevator 508.298.229
• PT. Sumber Sukses Mandiri 571.283.647
• Pt Batavia Engineering System 594.923.848
• PT. Indobara bahana 1.615.647.780
• Pt Covenant Technology Indonesia 1.676.744.101
• PT. Berkat Manunggal Energi 1.785.577.522
• PT. Elangjaya Konstruksi 1.824.795.441
• Pt Berkat Manunggal Energi 1.896.884.850
• PT. Mangala Jaya Utama 1.918.036.980
• PT. Bintang Jaya Pratama Indonesia 1.077.282.609
• Pt Indalex 1.208.109.008
• Pt Prima Sejati Makmur 2.409.681.884
• PT. Sumber Sukses Ganda 2.599.514.795
• Pt Metakom Persada Pranata 3.650.000
• Pt Griya Interindo Abadi 6.417.350
• PT Monoform Prana Cipta 7.500.000
• PT. Tampung Rejeki 26.366.231
• CV. Jaya Bunda 30.000.000
• PT. Navatama Kreasi Cemerlang 30.000.000
• PT. Color Glory 36.377.014
• CV. Payoekindo Engineering 38.902.520
• KJPP SUSAN 40.237.500
• CV. Hary Devi Kartiko 41.050.000
• AP Consultant 43.589.744
Incorporated in the Republic of Indonesia Page 7 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 8
• PT. Euroklimat Air Conditioning 46.500.000
• CV. Duta Karya Sinergy 47.633.155
• Pt Radian Roda Nusantara 52.751.430
• PT. Trialam Fasade 52.991.218
• PT. Kontinum Global Studio 78.387.247
• CV. Mega Blora Cipta 82.627.133
• PT Litomakmur Jayapermai 30.466.655.694
• PT. Wani Prima Engineering 96.197.665
• PT. Mitra Karunia Mandiri 100.000.000
• CV. Rikay Tech Indonesia 100.000.000
• PT. Nuansa Triutama Jaya 100.000.000
• PT. Focus Central Securindo 109.250.000
• PT. Kontinum Global Studio 116.381.543
• PT. Affri Molto Prosperi 120.409.447
• PT. Metakom Chandrapranata 125.000.000
• PT. Nuansa Triutama Jaya 150.150.000
• PT. Matsumoto Konstruksi 160.787.038
• PT. Wutuh Bersaudara 165.479.500
• PT. Sentral Bagus 171.000.000
• Pt Bian Niaga Batuan 174.929.162
• CV. Munna Karya 175.000.000
• PT. CMGS 180.000.000
b. Secara prinsip, Utang Usaha – komponen lain-lain merupakan akun yang digunakan untuk
mencatat kewajiban operasional yang bersifat lebih beragam, termasuk kewajiban dengan nilai
relatif kecil atau yang tidak dapat dikategorikan ke dalam kelompok utang usaha utama, seperti
utang kepada kontraktor atau pemasok. Akun ini mencakup berbagai kewajiban yang masih
berkaitan langsung dengan aktivitas operasional perusahaan.
Sementara itu, Utang Lain-Lain (CALK 25) memiliki karakteristik yang berbeda, di mana akun
ini digunakan untuk mencatat kewajiban yang tidak terkait langsung dengan aktivitas
operasional utama perusahaan. Contoh dari utang lain-lain termasuk utang pinjaman dari pihak
ketiga, utang kepada pemegang saham, atau utang yang timbul dari transaksi non-operasional
lainnya.
Dengan demikian, perbedaan mendasar antara keduanya terletak pada sifat dan tujuan dari
masing-masing kewajiban, di mana Utang Usaha – komponen lain-lain berhubungan dengan
operasional bisnis sehari-hari, sedangkan Utang Lain-Lain lebih mengacu pada kewajiban yang
berasal dari transaksi di luar aktivitas utama usaha.
c. Latar belakang kenaikan karena ada reklasifikasi dari utang usaha pemasok.
10. Merujuk CALK 23 Pendapatan Diterima Dimuka per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan
saldo uang muka penjualan sebesar Rp811,52 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar
20,19% dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp1,01 triliun. Agar dapat
dijelaskan proyek atau pendapatan spesifik yang telah diakui selama periode berjalan.
Jawab:
Perseroan ingin menjelaskan bahwa selama periode berjalan, pendapatan yang telah diakui
mencapai sekitar Rp135 miliar. Selain itu, penurunan saldo Uang Muka Penjualan juga
Incorporated in the Republic of Indonesia Page 8 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 9
dipengaruhi oleh pelepasan entitas anak, yaitu PT Pollux Karawang Indonesia dan PT Duta Megah
Laksana, yang tidak lagi dikonsolidasikan dalam laporan keuangan Perseroan. Pelepasan kedua
entitas ini memberikan dampak terhadap saldo uang muka penjualan dengan nilai sekitar Rp141
miliar.
11. Merujuk CALK 33 Pendapatan per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan pendapatan dari
apartemen sebesar Rp65,54 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar 52,95% dibandingkan
dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp139,34 miliar. Adapun Perseroan mencatatkan
pendapatan hotel nihil, sementara pada periode sebelumnya mencatatkan sebesar Rp740,92 miliar.
Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang penurunan pendapatan dari apartemen secara signifikan dalam kurun waktu 9
bulan terakhir.
b. Alasan tidak mencatatkan pendapatan hotel pada periode tahun berjalan.
c. Strategi yang dilakukan untuk meningkatkan pendapatan.
Jawab:
a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa penurunan pendapatan dari apartemen dalam beberapa
bulan terakhir disebabkan oleh perubahan tren pasar properti, di mana permintaan terhadap
hunian high-rise mengalami penurunan. Konsumen saat ini cenderung lebih memilih hunian
tapak, terutama pasca pandemi COVID-19, yang mendorong perubahan preferensi terhadap
ruang yang lebih luas dan fleksibel. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada Perseroan, tetapi
juga dirasakan oleh banyak pengembang hunian high-rise lainnya, sehingga menyebabkan
oversupply unit apartemen di pasar properti Indonesia.
b. Pendapatan dari hotel pada tahun berjalan tercatat nihil karena Perseroan telah melepas kendali
atas entitas anak PT Duta Megah Laksana, yang sebelumnya berkontribusi terhadap
pendapatan hotel. Pelepasan ini dilakukan kepada pihak berelasi lainnya, sehingga secara
pencatatan konsolidasi keuangan entitas tersebut sudah tidak lagi menjadi bagian dari laporan
keuangan Perseroan.
c. Beberapa strategi yang dapat dilakukan Perseroan untuk meningkatkan pendapatan:
• Diversifikasi produk properti dengan menyesuaikan portofolio yang menghadirkan lebih
banyak opsi hunian tapak atau mixed-use development yang lebih sesuai dengan tren pasar
saat ini.
• Penyesuaian harga dan promosi serta memberikan insentif khusus, seperti diskon, program
cicilan ringan, atau bundling unit dengan furnitur untuk menarik minat pembeli.
• Digital marketing dan pemanfaatan teknologi untuk memperluas pemasaran melalui
platform digital, virtual tours, dan e-commerce properti untuk menjangkau target pasar
yang lebih luas dan meningkatkan penjualan.
12. Merujuk CALK 35 Beban Penjualan dan Pemasaran per 30 September 2024, Perseroan
mencatatkan saldo sebesar Rp223,83 juta atau telah mengalami penurunan signifikan sebesar
94,64% dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp4,17 miliar. Agar dapat
dijelaskan terkait:
a. Latar belakang penurunan signifikan pada setiap komponen akun ini.
b. Dampak penurunan beban ini terhadap penurunan pendapatan dan volume penjualan
Perseroan.
Jawab:
a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa penurunan signifikan pada beban penjualan dan
pemasaran di tahun 2024 disebabkan oleh tidak adanya penjualan unit perkantoran baru pada
periode berjalan. Sebagai perbandingan, pada tahun 2023, Perseroan mencatatkan penjualan
Incorporated in the Republic of Indonesia Page 9 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 10
unit perkantoran baru di World Capital Tower, yang menghasilkan beban pemasaran berupa
komisi penjualan serta biaya promosi terkait. Namun, dengan tidak adanya transaksi serupa
pada tahun 2024, beban pemasaran mengalami penurunan yang cukup drastis.
b. Penurunan beban penjualan dan pemasaran tidak memiliki dampak langsung terhadap
pendapatan dan volume penjualan Perseroan. Sistem pemberian komisi penjualan dalam
Perseroan bergantung pada kinerja penjualan yang dihasilkan, sehingga biaya pemasaran akan
berfluktuasi sesuai dengan pencapaian target. Hal ini justru mendorong strategi efisiensi dan
optimalisasi pemasaran, di mana tim penjualan berupaya meningkatkan performa secara lebih
efektif untuk mencapai hasil yang lebih baik.
13. Merujuk CALK 36 Beban Umum dan Administrasi per 30 September 2024, Perseroan
mencatatkan saldo sebesar Rp13,51 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar 45,01%
dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp24,57 miliar. Agar dapat dijelaskan
terkait:
a. Latar belakang penurunan signifikan pada setiap komponen akun ini.
b. Alasan dilakukannya penyesuaian anggaran pada beban ini.
c. Dampak penurunan beban ini terhadap operasional sehari-hari Perseroan.
Jawab:
a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa penurunan beban umum dan administrasi merupakan
bagian dari strategi efisiensi biaya dan peningkatan efektivitas operasional, tanpa
mengorbankan produktivitas perusahaan. Perseroan telah melakukan penghematan pada
beberapa komponen biaya yang tidak memiliki dampak langsung terhadap pendapatan, seperti
biaya transportasi, jamuan, hiburan, serta biaya operasional lainnya yang dapat dikelola lebih
efisien. Langkah ini bertujuan untuk memastikan penggunaan anggaran yang lebih optimal
dalam mendukung keberlanjutan bisnis.
b. Penyesuaian anggaran dilakukan sebagai upaya untuk menjaga arus kas perusahaan serta
memastikan stabilitas dan kelangsungan usaha (going concern) di tengah kondisi pasar
properti yang masih memerlukan waktu untuk pulih. Selain itu, faktor ketidakpastian ekonomi
global juga menjadi pertimbangan utama dalam mengelola pengeluaran dengan lebih
bijaksana, sehingga Perseroan dapat tetap berada dalam posisi keuangan yang sehat dan
adaptif terhadap dinamika pasar.
c. Penurunan beban ini tidak berdampak negatif terhadap operasional sehari-hari Perseroan,
karena penghematan dilakukan pada pos-pos yang tidak secara langsung memengaruhi
produktivitas dan pendapatan perusahaan. Dengan pendekatan efisiensi yang selektif,
Perseroan tetap dapat menjalankan kegiatan bisnisnya secara optimal, sekaligus
mempertahankan efektivitas operasional tanpa mengganggu kualitas layanan maupun
kelangsungan aktivitas perusahaan.
14. Merujuk CALK 36 Beban Umum dan Administrasi per 30 September 2024, Perseroan
mencatatkan saldo sebesar Rp13,51 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar 45,01%
dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp24,57 miliar. Agar dapat dijelaskan
terkait:
a. Latar belakang penurunan signifikan pada setiap komponen akun ini.
b. Dampak penurunan beban ini terhadap operasional sehari-hari Perseroan.
Jawab:
Pertanyaan nomor 14 sama dengan nomor 13.
Incorporated in the Republic of Indonesia Page 10 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 11
15. Terkait dengan pergerakan saham Perseroan sejak tercatat pada 11 Juli 2018 sampai dengan saat
ini sebagaimana berikut:
Adapun sejak 2 Juli 2024 sampai dengan saat ini, Perseroan dikenakan penghentian sementara
perdagangan saham (suspensi) di Pasar Reguler dan Tunai karena belum melakukan pelunasan
kewajiban denda yang diberikan Bursa kepada Perseroan. Selain itu, saat ini Perseroan berada dalam
Papan Pemantauan Khusus dengan notasi khusus X kriteria 7 karena memiliki likuiditas rendah dengan
kriteria nilai transaksi rata-rata harian saham kurang dari Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) dan
volume transaksi rata-rata harian saham kurang dari 10.000 (sepuluh ribu) saham selama 3 (tiga) bulan
terakhir di Pasar Reguler dan/atau Pasar Reguler Periodic Call Auction. Atas informasi tersebut, Bursa
meminta penjelasan komprehensif terkait:
a. Faktor utama yang menurut Perseroan menjadi penyebab penurunan harga saham POLL
secara terus – menerus sejak penawaran umum perdana.
b. Penyebab utama keterlambatan pembayaran denda yang memicu dilakukannya supensi
perdagangan saham POLL oleh Bursa, mengingat telah disuspensi selama 6 bulan berturut-
turut.
c. Upaya yang telah dilakukan Perseroan untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran denda
dan langkah-langkah untuk mempercepat proses pencabutan suspensi, mengingat total denda
Perseroan hingga saat ini mencapai Rp982 juta sebagaimana pada tabel berikut:
d. Dampak dari suspensi saham terhadap operasional Perseroan, reputasi, dan hubungan dengan
para pemegang saham. Sertakan komunikasi yang telah dilakukan dengan para pemegang
saham.
e. Rencana konkret yang akan dilakukan Perseroan untuk memastikan kejadian serupa tidak
terjadi di masa mendatang, termasuk dalam hal kepatuhan terbadap peraturan Bursa.
Jawab:
a. Perseroan tidak dapat memastikan secara pasti penyebab penurunan harga saham POLL sejak
penawaran umum perdana, mengingat pergerakan harga saham di pasar modal dipengaruhi
oleh berbagai faktor eksternal dan internal. Sebagai efek dari perdagangan yang dilakukan
secara terbuka di Pasar Saham Indonesia, fluktuasi harga saham dipengaruhi oleh kondisi
pasar, tren industri, sentimen investor, serta dinamika ekonomi global dan domestik. Oleh
karena itu, penurunan harga saham yang terjadi merupakan hasil dari interaksi kompleks
berbagai faktor yang sulit diidentifikasi secara spesifik.
Incorporated in the Republic of Indonesia Page 11 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 12
b. Perseroan saat ini tengah mengatur alokasi dana guna memastikan pembayaran seluruh
kewajiban yang tertunggak, termasuk denda yang dikenakan oleh Bursa. Perseroan menyadari
pentingnya penyelesaian kewajiban ini untuk memulihkan status perdagangan saham di Bursa.
c. Perseroan terus berupaya mengelola arus kas secara optimal untuk segera menyelesaikan
kewajiban pembayaran denda yang masih tertunggak. Langkah-langkah strategis sedang
ditempuh agar proses pencabutan suspensi dapat dipercepat, sehingga perdagangan saham
Perseroan dapat kembali berjalan normal di Bursa Efek Indonesia.
d. Perseroan terus menjalankan kegiatan operasionalnya dengan optimal serta menjaga hubungan
yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham. Perseroan juga
secara aktif menyampaikan informasi yang relevan melalui jalur komunikasi yang tersedia
guna memastikan transparansi dalam setiap langkah yang diambil.
e. Ke depan, Perseroan berkomitmen untuk mematuhi seluruh peraturan Bursa dan memastikan
bahwa semua kewajiban dipenuhi tepat waktu guna menghindari kejadian serupa di masa
mendatang. Selain itu, Perseroan akan terus mengupayakan efisiensi biaya, mengurangi beban
yang tidak memberikan manfaat signifikan, serta mengambil keputusan strategis yang
diperlukan untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan usaha. Dengan pendekatan yang lebih
proaktif dan disiplin dalam manajemen keuangan serta kepatuhan terhadap regulasi, Perseroan
yakin kepercayaan pasar dapat memperkuat fundamental bisnis ke depan.
16. Merujuk pada ketentuan III.5.2 Peraturan I-N terdapat kewajiban Perusahaan Tercatat yang telah
dilakukan suspensi efeknya oleh Bursa untuk menyampaikan keterbukaan informasi mengenai
rencana pemulihan kondisi Perusahaan Tercatat yang menyebabkan suspensi efek. Keterbukaan
informasi tersebut disampaikan paling lambat 3 bulan sejak dilakukannya suspensi efek. Namun,
sampai dengan saat ini Perseroan belum menyampaikan keterbukaan informasi tersebut sejak
dilakukannya suspensi oleh Bursa pada 2 Juli 2024.
Jawab:
Saat ini, Perseroan tengah memprioritaskan penyelesaian kewajiban pembayaran denda serta
melakukan penyelarasan dan pemulihan jadwal yang sempat tertunda, sebagai bagian dari upaya
untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan Bursa. Langkah ini dilakukan agar Perseroan
dapat kembali ke dalam kondisi yang memungkinkan perdagangan saham berjalan normal sesuai
dengan regulasi yang berlaku. Perseroan terus mengupayakan strategi pemulihan yang terstruktur
dan akan menyampaikan keterbukaan informasi dalam waktu yang tepat, sejalan dengan proses
penyelesaian kewajiban yang sedang berlangsung.
17. Merujuk pada keterbukaan informasi, Perseroan tidak melaksanakan Public Expose sepanjang
tahun 2024. Mohon dapat diberikan penjelasan mengapa Perseroan tidak melaksanakan Public
Expose pada tahun 2024.
Jawab:
Perseroan menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan dalam pelaksanaan Public Expose
tahun 2024. Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi, Perseroan telah
menyelenggarakan Public Expose pada tanggal 31 Januari 2025.
18. Mohon dapat menyampaikan informasi terkait proyek Perseroan yang aktif beroperasi dan/atau
dalam pengembangaan hingga saat ini dengan mengisi tabel berikut:
Jawab:
Berikut beberapa proyek yang dimiliki Perseroan:
Incorporated in the Republic of Indonesia Page 12 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 13
Nama Proyek Aktif Tahun Beroperasi Lokasi
Beroperasi/Dalam
Pengembangaan
World Capital Tower Aktif Beroperasi 2019 Jakarta Selatan
Pollux Meisterstadt Aktif Beroperasi 2020 Batam
Pollux Skysuites Dalam Pengembangan - Jakarta Selatan
19. Mohon penjelasan rencana aksi korporasi yang akan dilakukan oleh Perseroan dalam jangka
waktu 12 bulan ke depan (jika ada). Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan
dapat mempengaruhi harga efek serta kelangsungan usaha Perseroan yang belum diungkapkan
kepada publik
Jawab:
Saat ini, Perseroan belum memiliki rencana aksi korporasi yang signifikan dalam 12 bulan ke
depan. Fokus utama Perseroan saat ini adalah mengembangkan dan mengoptimalkan proyek-
proyek yang telah berjalan, guna meningkatkan pendapatan serta memastikan stabilitas dan
keberlanjutan usaha. Perseroan senantiasa mengevaluasi peluang strategis yang dapat memberikan
nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan, serta akan mengungkapkan setiap
perkembangan material sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.
Demikian hal ini kami sampaikan. Atas perhatian dan bimbingannya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT. POLLUX PROPERTIES INDONESIA Tbk
Direksi,
Handojo Koentoro Setyadi
Direktur Utama
Incorporated in the Republic of Indonesia Page 13 of 13
PPLCORSEC-V1
Names mentioned 55 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
org
PT Pollux Lito Karawang
p.3
unresolved
org
PT Karawang Pertiwi Sentosa
p.3
unresolved
org
PT Pollux Karawang Indonesia
p.3 ×5
unresolved
org
PT Mega Kuningan Pinnacle. Mohon
p.3
unresolved
org
Niaga Tbk
p.4
unresolved
org
Rum & Partners
p.4
unresolved
org
PT Geo Software
p.4
unresolved
org
PT Whale Cloud
p.4
unresolved
org
PT Cipta Niaga
p.4
unresolved
org
PT CND
p.4
unresolved
org
PT Karunia Ship
p.4
unresolved
org
PT Arah Alun
p.4
unresolved
org
PT Multiboga
p.4
unresolved
org
PT Trimitra Jasa
p.4
unresolved
org
PT Pelita Bara Persada.
p.5 ×4
unresolved
org
PT. Sarana Selaras Energi
p.7
unresolved
org
PT. Fantasi Anekaglass
p.7
unresolved
org
PT. Estetika Dwi Reksa
p.7
unresolved
org
PT. Securindo Jaya Pratama
p.7
unresolved
org
PT. Cahaya Nabila
p.7
unresolved
org
PT. Trimatra Liguna
p.7
unresolved
org
PT. Buildersshop Indonesia
p.7
unresolved
org
PT Mitsubishi Jaya Elevator
p.7
unresolved
org
PT. Sumber Sukses Mandiri
p.7
unresolved
org
PT. Indobara
p.7
unresolved
org
PT. Berkat Manunggal Energi
p.7
unresolved
org
PT. Elangjaya Konstruksi
p.7
unresolved
org
PT. Mangala Jaya Utama
p.7
unresolved
org
PT. Bintang Jaya Pratama Indonesia
p.7
unresolved
org
PT. Sumber Sukses Ganda
p.7
unresolved
org
PT Monoform Prana Cipta
p.7
unresolved
org
PT. Tampung Rejeki
p.7
unresolved
org
PT. Navatama Kreasi Cemerlang
p.7
unresolved
org
PT. Color Glory
p.7
unresolved
org
KJPP SUSAN
p.7
unresolved
org
PT. Euroklimat Air Conditioning
p.8
unresolved
org
PT. Trialam Fasade
p.8
unresolved
org
PT. Kontinum Global Studio
p.8 ×2
unresolved
org
PT Litomakmur Jayapermai
p.8
unresolved
org
PT. Wani Prima Engineering
p.8
unresolved
org
PT. Mitra Karunia Mandiri
p.8
unresolved
org
PT. Nuansa Triutama Jaya
p.8 ×2
unresolved
org
PT. Focus Central Securindo
p.8
unresolved
org
PT. Affri Molto Prosperi
p.8
unresolved
org
PT. Metakom Chandrapranata
p.8
unresolved
org
PT. Matsumoto Konstruksi
p.8
unresolved
org
PT. Wutuh Bersaudara
p.8
unresolved
org
PT. Sentral Bagus
p.8
unresolved
org
PT. CMGS
p.8
unresolved
org
PT Duta Megah Laksana
p.9 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.