Skip to content
Back to announcement

20250206_POLL_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31860380_lamp1.pdf

Other Text extracted POLL

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 13

Page 1
                                                                         PT. POLLUX PROPERTIES INDONESIA TBK
                                                                         Noble House #36-01
                                                                         Dr. Ide Anak Agung Gde Agung
                                                                         Kav. E4.2 No.2, Mega Kuningan
                                                                         Jakarta Selatan 12950
                                                                         Tel: +62 (21) 2918 3111
                                                                         info@pollux.co.id

                                                                         www.pollux.co.id



No. 001/PPI/OJK-IDX/I/2025                                            Jakarta, 30 Januari 2025

Kepada Yth.
Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1
Indonesia Stock Exchange Building Tower I
Jl. Jend. Sudirman Kav.52 - 53 ,
Jakarta 12190

PERIHAL : Permintaan Penjelasan Surat No.: S-00652/BEI.PP1/01-2025

Dengan hormat,

Pertama-tama kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan arahan kepada Perseroan.
Menindaklanjuti surat No.: S-00652/BEI.PP1/01-2025 tanggal 20 Januari 2025 terkait permintaan
penjelasan, berikut penjelasannya:

1. Merujuk CALK 4 Kas dan Setara Kas per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan kas dan
   setara kas sebesar Rp17,44 miliar, atau mengalami penurunan sebesar 51,79% dibandingkan
   dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp36,17 miliar. Adapun mengalami penurunan
   sebesar 58,63% jika dibandingkan dengan periode 31 Desember 2022 sebesar Rp42,16 miliar.
   Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
   a. Alasan utama penurunan Kas dan Setara Kas secara signifikan, mengingat Perseroan
       mengalami penurunan dalam 2 tahun buku secara berturut-turut.
   b. Strategi Perseroan untuk menjaga likuiditas dalam jangka pendek mengingat total Kas dan
       Setara Kas Perseroan hanya 1,34% dari total Liabilitas Lancar sebesar Rp1,29 triliun.
   c. Dampak penurunan signifikan tersebut terhadap kemampuan Perseroan dalam memenuhi
       kewajiban jangka pendek dan kelangsungan usaha, mengingat total Utang Usaha yang akan
       jatuh tempo dalam 30 hari sebesar Rp18,88 miliar.


    Jawab:
    a. Alasan utama penurunan kas dan setara kas karena Perseroan selalu memprioritaskan untuk
       pembayaran pelunasan hutang dan kewajiban keuangan yang perlu segera dibayarkan agar
       tidak mengganggu operasional perusahaan. Perseroan melakukan pembayaran atas kewajiban
       utang jatuh tempo, baik yang terkait dengan perbankan maupun vendor, sebagai bagian dari
       strategi pengelolaan keuangan yang lebih prudent.
    b. Beberapa strategi Perseroan menjaga likuiditas dalam jangka pendek:
       • Perseroan mempercepat proses penagihan piutang dari pelanggan melalui negosiasi
            pembayaran yang lebih ketat dan insentif untuk percepatan pembayaran.
       • Selain itu, implementasi kebijakan kredit yang lebih selektif juga dilakukan untuk
            meminimalkan risiko keterlambatan pembayaran dari pelanggan.
       • Perseroan melakukan pengelolaan kas yang lebih disiplin dengan mengoptimalkan alokasi
            dana untuk kebutuhan prioritas dan mengurangi pengeluaran yang tidak mendesak.
       • Evaluasi rutin terhadap struktur biaya dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional.




Incorporated in the Republic of Indonesia                                                    Page 1 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 2
    c. Perseroan optimis bahwa dengan strategi yang telah diterapkan, kewajiban jangka pendek dapat
       tetap terpenuhi dan kelangsungan usaha dapat terus terjaga. Perseroan juga telah menyiapkan
       langkah-langkah mitigasi untuk memastikan pembayaran yang bersifat kritikal dapat
       diselesaikan seperti pengelolaan arus kas yang lebih ketat untuk operasional yang bersifat
       kritikal atau dapat dengan memanfaatkan fasilitas pendanaan jangka pendek dari bank yang
       tersedia untuk menutupi kebutuhan modal kerja.

2. Merujuk CALK 5 Piutang Usaha per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan Piutang Usaha
   sebesar Rp13,74 miliar atau mengalami peningkatan signifikan sebesar 57,81% dibandingkan
   dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp8,70 miliar. Adapun peningkatan tersebut utamanya
   dikontribusikan oleh piutang atas penyewaan ruang kantor di World Capital Tower, Kuningan.
   Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
   a. Faktor utama kenaikan pada Piutang Usaha atas penyewaan ruang kantor di World Capital
   Tower, Kuningan.
   b. Umur Piutang Usaha Perseroan dengan mengisi tabel berikut:
   c. Dasar pertimbangan Perseroan menyisihkan kerugian penurunan nilai sebesar 52,79% atau
   Rp15,36 miliar dari total Piutang Usaha.
   d. Kendala utama dalam penagihan Piutang Usaha tersebut.
   e. Status terkini Piutang Usaha sewa ruang kantor dan apartemen.

    Jawab:
    a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa peningkatan Piutang Usaha atas penyewaan ruang kantor
       di World Capital Tower, Kuningan per 30 September 2024 terutama disebabkan oleh adanya
       penagihan baru atas tagihan sewa, service charge, dan biaya utilitas yang telah ditagihkan
       kepada para tenant namun belum sepenuhnya dilunasi. Faktor ini mencerminkan aktivitas
       operasional yang tetap berjalan, di mana piutang tersebut masih berada dalam siklus bisnis
       normal dan diharapkan dapat terselesaikan seiring dengan berjalannya waktu.
    b. Tabel Piutang:
                                           30 September 2024              31 Desember 2023
        Belum Jatuh Tempo                            -                             -
        Jatuh Tempo:
        1-30 hari                             1.852.690.002                   610.550.218
        31-60 hari                            1.805.759.328                  1.387.965.111
        61-90 hari                            2.595.231.614                  1.976.842.454
        Lebih dari 90 hari                   22.857.464.152                 20.101.310.240
        Total                                29.111.145.096                 24.076.668.023

    c. Dalam menentukan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN), Perseroan senantiasa
       berpedoman pada ketentuan PSAK yang berlaku. Piutang yang telah berumur lebih dari satu
       tahun per 31 Desember 2023 menjadi dasar utama dalam kebijakan pembentukan CKPN
       sebesar 52,79% atau Rp15,36 miliar dari total Piutang Usaha. Langkah ini merupakan bentuk
       kehati-hatian dalam mengantisipasi potensi risiko penagihan, namun tidak menghilangkan
       kemungkinan untuk tetap melakukan upaya penagihan secara aktif. Perseroan terus berupaya
       agar piutang tersebut dapat terselesaikan melalui komunikasi dan pendekatan yang intensif
       dengan para tenant.
    d. Salah satu kendala utama dalam penagihan Piutang Usaha adalah adanya tenant yang belum
       bersedia membayar service charge dengan alasan bahwa unit yang mereka sewa belum dihuni,
       sehingga mereka merasa tidak memiliki kewajiban untuk membayar biaya tersebut. Hal ini
       merupakan dinamika umum dalam industri properti, terutama bagi investor yang membeli unit



Incorporated in the Republic of Indonesia                                                Page 2 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 3
       untuk kemudian disewakan kembali. Beban service charge dianggap sebagai biaya tambahan
       yang dirasa memberatkan apabila unit belum digunakan atau belum tersewa kembali. Namun
       demikian, berdasarkan pengalaman, tenant umumnya akan melunasi kewajiban mereka
       sebelum mulai menempati unit atau saat telah berhasil menyewakannya kepada pihak lain.
    e. Status terkini Piutang Usaha atas sewa ruang kantor dan apartemen masih berada dalam batas
       yang wajar dalam industri properti. Perseroan terus berkomitmen untuk melakukan upaya
       strategis dalam percepatan pelunasan piutang, termasuk dengan memberikan edukasi serta
       pemahaman kepada tenant mengenai kewajiban mereka. Melalui pendekatan persuasif dan
       komunikasi yang berkelanjutan, Perseroan optimistis bahwa penyelesaian piutang dapat
       berjalan dengan baik, dan ke depan diharapkan semakin banyak tenant yang memenuhi
       kewajibannya tepat waktu.

3. Merujuk CALK 6 Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka per 30 September 2024, Perseroan
   mencatatkan saldo sebesar Rp98,16 miliar atau mengalami penurunan cukup signifikan sebesar
   41,78% dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp168,63 miliar. Penurunan
   tersebut utamanya disebabkan karena uang muka pembelian tanah telah nihil pada periode tahun
   berjalan. Sebelumnya, pada 31 Desember 2023, uang muka pembelian tanah terdiri dari uang
   muka pembelian tanah oleh entitas anak tidak langsung, PT Pollux Lito Karawang dan PT
   Karawang Pertiwi Sentosa sebesar Rp70,96 miliar. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa
   meminta penjelasan terkait:
   a. Jelaskan pengakuan akuntansi pada akun ini, sertakan jika ada pengalihan biaya ke akun lain
   yang memengaruhi pengakuan pada akun ini.
   b. Latar belakang uang pembelian tanah nihil pada 30 September 2024.
   c. Rencana pengembangan atas tanah yang dibeli oleh entitas anak tidak langsung.

    Jawab:
     a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa pelepasan entitas anak, PT Pollux Karawang Indonesia,
        sebagaimana tercantum dalam Laporan Keuangan 2023, poin 1e tentang Pelepasan Entitas
        Anak, menjadi faktor utama penurunan saldo Biaya Dibayar Dimuka dan Uang Muka.
        Dengan pelepasan tersebut, Perseroan tidak lagi mengonsolidasikan laporan keuangan PT
        Pollux Karawang Indonesia, sehingga akun ini mengalami penurunan karena hilangnya
        kepemilikan serta kendali terhadap entitas anak tersebut.
     b. Uang muka pembelian tanah yang sebelumnya tercatat merupakan biaya yang telah
        dikeluarkan untuk memperoleh lahan yang direncanakan sebagai bagian dari pengembangan
        proyek real estate. Namun, pada periode berjalan hingga 30 September 2024, saldo uang
        muka pembelian tanah menjadi nihil seiring dengan penyelesaian transaksi pelepasan entitas
        anak terkait.
     c. Saat ini, PT Pollux Karawang Indonesia masih menerapkan pendekatan wait and see terhadap
        perkembangan pasar properti di Indonesia. Manajemen terus memantau dinamika pasar guna
        memastikan potensi pengembangan yang sesuai dengan kondisi ekonomi dan kebutuhan
        konsumen saat ini. Keputusan lebih lanjut mengenai rencana pengembangan lahan akan
        dilakukan dengan mempertimbangkan prospek yang paling optimal bagi perusahaan dan para
        pemangku kepentingan.

4. Merujuk CALK 11 Properti Investasi disampaikan informasi bahwa per 30 September 2024
   properti investasi tanah dan bangunan adalah sehubungan dengan perkantoran World Capital
   Tower yang dimiliki oleh anak tidak langsung PT Mega Kuningan Pinnacle. Mohon dapat
   dijelaskan terkait:
   a. Rincian pihak penyewa ataupun tenant di World Capital Tower.
   b. Dokumen perjanjian sewa dengan pihak terkait.


Incorporated in the Republic of Indonesia                                               Page 3 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 4
    Jawab:
     a. Berikut rincian tenant di World Capital Tower:
         No.      Nama Tenant            Nomor Kontrak      Periode Sewa     Nomor Unit
         1.    PT Bank Cimb          001/LA/WCT/II/2021 -   01/05/2021 -   Annex GF #03
               Niaga Tbk             4 Februari 2021        30/04/2026
         2.    Azwar Hadisupani 002/LA/WCT/VII/2021-        01/12/2021-    Lantai19
               Rum & Partners        18 Agustus 2021        30/11/2026     #10,11,12,15,16
         3.    PT Geo Software 003/LA/WCT/XII/2021          01/04/2022-    Lantai 12 #17
               Indonesia             - 29 Desember 2021     30/03/2025
         4.    PT            China 004/LA/WCT/IV/2022 -     01/07/2022-    Lantai         38
               Gezhouba Group 11 April 2022                 30/06/2025     #01,16,17     dan
               Company Limited                                             koridor
         5.    PT         Baoshuo 005/LA/WCT/IV/2022 -      01/10/2022-    Lantai39#02,03,
               Taman       Industry 13 April 2022           30/09/2027     05,06,07,08,09,10
               Investment Group
         6.    PT Whale Cloud 005/LA/WCT/VIII/2022          01/09/2022-    Lantai          38
               Technology            - 12 Agustus 2022      31/08/2025     #02,03,05
               Indonesia
         7.    PT Cipta Niaga 002/LA/WCT/II/2023 -          20/04/2023-    Lantai 36 #01, 02,
               Gemilang              14 Februari 2023       19/04/2026     15, 16, 17
         8.    PT CND                014/LA/WCT/IX/2024 -   25/01/2025-    Lantai 36 #03, 05,
               International         18 September 2024      24/01/2030     06
               Trade Indonesia
         9.    PT         Coalindo 003/LA/WCT/IV/2023 -     01/08/2023-    Lantai 19 #07, 08,
               Cahaya Sukses         26 April 2023          31/07/2028     09
         10. Santoso, Martinus 004/LA/WCT/IX/2023 -         09/10/2023-    Lantai 15 #10,11
               &         Muliawan 7 September 2023          09/10/2028
               Advocates
         11. PT Synergy              015/LA/WCT/X/2024 -    17/01/2025-    Lantai 21 #07
               Marine Indonesia      15 Oktober 2024        17/01/2028
         12. PT            Synergy 016/LA/WCT/X/2024 -      17/01/2025-    Lantai 21 #09,10
               Marine                15 Oktober 2024        17/01/2028
               Recruitment and
               Training Solutions
         13. PT Karunia Ship 006/LA/WCT/IX/2023 -           23/01/2024-    Lantai 21 #08
               Management            3 Oktober 2023         22/01/2026
         14. PT Arah Alun 008/LA/WCT/II/2024 -              01/05/2024-    Lantai 16 #05
               Sejahtera             28 Februari 2024       30/04/2027
         15. CGGC-DL-Wika            012/LA/WCT/V/2024 -    25/09/2024-    Lantai 38 #15
               Joint Venture         27 Mei 2024            25/09/2027
         16. PT Multiboga            007/LA/WCT/II/2024 -   22/07/2024 -   Annex GF #01,
               Primarasa             22 Maret 2024          21/07/2029     02
         17. PT Trimitra Jasa        001/AM-                01/09/2023 -   Annex lantai
               Boga - Wanxiang       LA/WCT/VIII/2024       04/03/2025     1#01, 02, 03, 05,
               Nickel Indonesia                                            06. Lantai 2#01,
                                                                           02, 03, 05, 06.
                                                                           GF#05, 06 dan
                                                                           outdoor




Incorporated in the Republic of Indonesia                                           Page 4 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 5
      b. File akan dikirimkan terpisah karena ukurannya besar.

5. Merujuk CALK 13 Konstruksi Dalam Pengerjaan per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan
   saldo sebesar Rp338,75 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar 14,43% dibandingkan
   dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp395,89 miliar. Adapun penurunan tersebut
   utamanya disebabkan oleh pelepasan entitas anak sebesar Rp84,71 miliar serta adanya
   reklasifikasi ke persediaan sebesar Rp18,42 miliar. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa
   meminta penjelasan terkait:
   a. Rincian proyek atas pelepasan entitas anak serta status terkini pengembangan proyek tersebut.
   b. Rincian Kontruksi Dalam Pengerjaan yang direklasifikasi ke Persediaan dan status terkini
       proyek yang direklasifikasi tersebut, apakah telah ada yang terjual atau belum.
   c. Rincian timeline dan estimasi penyelesaian proyek Sky Suites, Kuningan mengingat
       berdasarkan Laporan Keuangan per 31 Desember 2022 persentase penyelesaian 29,60% dan
       tidak mengalami perubahan sampai dengan laporan keuangan tahun berjalan. Adapun
       estimasi penyelesaian pada Laporan Keuangan per 31 Desember 2022 adalah di tahun 2024
       namun, pada Laporan Keuangan per 30 September 2024 estimasi penyelesaian menjadi
       “TBD”.

    Jawab:
    a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa penurunan saldo Konstruksi Dalam Pengerjaan terutama
       disebabkan oleh pelepasan entitas anak, yaitu PT Pollux Karawang Indonesia, yang
       sebelumnya memiliki rencana pengembangan proyek di Karawang, Jawa Barat. Saat ini,
       manajemen terus memantau dinamika pasar serta mempertimbangkan kondisi ekonomi dan
       permintaan sebelum melanjutkan pengembangan proyek tersebut. Keputusan strategis akan
       diambil dengan mempertimbangkan momentum yang paling tepat guna memastikan
       optimalisasi nilai investasi bagi perusahaan dan pemangku kepentingan.
    b. Konstruksi Dalam Pengerjaan yang direklasifikasi ke Persediaan terdiri dari dua proyek yang
       saat ini telah berjalan, yaitu:
       • Proyek World Capital Tower di Jakarta Selatan – saat ini telah terjual sekitar 41% dan
           tersewa sekitar 10%.
       • Proyek Apartemen Meisterstadt di Batam – telah mencapai tingkat penjualan sekitar 80%.
    c. Saat ini, manajemen perusahaan terus memantau dan mengevaluasi dinamika pasar properti,
       khususnya di segmen hunian high-rise apartemen dan perkantoran, yang masih mengalami
       kondisi oversupply. Oleh karena itu, pengembangan Proyek Sky Suites Kuningan akan
       dilakukan secara strategis dengan mempertimbangkan waktu dan kondisi pasar yang paling
       tepat untuk memastikan keberlanjutan serta nilai investasi yang optimal bagi perusahaan.

6. Merujuk CALK 14 Tanah Untuk Pengembangan per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan
   saldo milik entitas anak sebesar Rp177,54 miliar atau telah mengalami penurunan signifikan
   sebesar 68,65% dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp566,28 miliar. Agar
   dapat dijelaskan terkait:
   a. Latar belakang penurunan signifikan pada akun ini, terutama karena nilai nihil pada PT Pelita
       Bara Persada.
   b. Rencana strategis pengembangan tanah milik setiap entitas anak dalam memberikan
       kontribusi pendapatan kepada Perseroan, sertakan timeline perencanaan pengembangan
       tersebut.




Incorporated in the Republic of Indonesia                                                Page 5 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 6
    Jawab:
    a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa penurunan signifikan pada akun Tanah untuk
       Pengembangan terutama disebabkan oleh pelepasan entitas anak, PT Pelita Bara Persada.
       Dengan pelepasan ini, Perseroan tidak lagi mengonsolidasikan laporan keuangan PT Pelita
       Bara Persada, sehingga saldo akun tersebut mengalami penurunan signifikan seiring dengan
       hilangnya kepemilikan dan kendali atas entitas anak tersebut.
    b. Saat ini, PT Pelita Bara Persada masih dalam tahap evaluasi dan pemantauan kondisi pasar
       properti guna menentukan strategi pengembangan yang paling sesuai. Manajemen terus
       mengkaji prospek pengembangan yang dapat diterima oleh pasar dan konsumen, dengan
       mempertimbangkan dinamika industri properti di tengah ketidakpastian ekonomi nasional dan
       global. Keputusan strategis terkait pengembangan lahan akan dilakukan dengan
       mempertimbangkan faktor permintaan pasar dan peluang investasi yang optimal bagi
       keberlanjutan bisnis perusahaan.

7. Merujuk CALK 15 Aset Tak Berwujud per 30 September 2024 dan per 31 Desember 2023
   bernilai nihil. Agar dapat dijelaskan latar belakang biaya perolehan perangkat lunak sama dengan
   nilai amortisasinya, serta uraikan penggunaan perangkat lunak tersebut pada operasional bisnis
   Perseroan.

    Jawab:
    Perseroan ingin menjelaskan bahwa akun Aset Tak Berwujud mencatat nilai nihil karena aset
    tersebut telah mencapai akhir masa manfaatnya, di mana nilai perolehan perangkat lunak telah
    sepenuhnya diamortisasi. Hal ini disebabkan oleh penyusutan nilai aset secara bertahap sesuai
    dengan kebijakan amortisasi yang berlaku.

    Aset tak berwujud yang dimaksud merupakan perangkat lunak akuntansi yang digunakan oleh
    Perseroan untuk mendukung operasional bisnis, khususnya dalam pencatatan, pengolahan, dan
    pelaporan data keuangan. Perangkat lunak ini berperan penting dalam memastikan akurasi dan
    efisiensi manajemen keuangan perusahaan serta memberikan informasi yang relevan bagi para
    pemangku kepentingan.

8. Merujuk CALK 19 Uang Jaminan per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan saldo sebesar
   Rp962,59 juta atau telah mengalami penurunan sebesar 35,18% dibandingkan dengan periode 31
   Desember 2023 sebesar Rp1,48 miliar. Adapun penyebab utama penurunan tersebut karena uang
   jaminan sewa yang mengalami penurunan signifikan sebesar 56,26% dari Rp904,28 juta pada 31
   Desember 2023 menjadi Rp395,47 juta pada 30 September 2024. Agar dapat dijelaskan terkait:
   a. Nature dari setiap komponen pada akun Uang Jaminan.
   b. Faktor utama penurunan signifikan pada uang jaminan sewa.

    Jawab:
    a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa akun Uang Jaminan merupakan biaya yang dikeluarkan
       sebagai bentuk jaminan, garansi, atau pengikat atas pelaksanaan suatu kegiatan, pekerjaan, atau
       transaksi tertentu yang bersifat sementara. Uang jaminan ini memiliki sifat refundable, di mana
       pengembaliannya dilakukan setelah kegiatan, pekerjaan, atau transaksi tersebut selesai dan
       memenuhi syarat yang telah disepakati.
    b. Uang Jaminan Sewa merupakan deposit sementara yang digunakan sebagai jaminan atas
       pekerjaan renovasi unit-unit yang disewa, baik apartemen maupun perkantoran, dan dibayarkan
       kepada kontraktor. Penurunan signifikan pada saldo ini disebabkan oleh penyelesaian berbagai
       pekerjaan renovasi yang telah rampung, sehingga dilakukan pengembalian uang jaminan
       setelah pekerjaan selesai sesuai dengan perjanjian yang berlaku.


Incorporated in the Republic of Indonesia                                                   Page 6 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 7
9. Merujuk CALK 21 Utang Usaha per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan saldo sebesar
   Rp194,14 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar 17,48% dibandingkan dengan periode
   31 Desember 2023 sebesar Rp235,26 miliar. Adapun penyebab utama penurunan tersebut karena
   telah dibayarnya utang kepada kontraktor dan pemasok. Namun, Perseroan mencatatkan kenaikan
   pada komponen lain – lain sebesar 126,62% atau Rp32,5 miliar dibandingkan dengan periode
   sebelumnya. Atas informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
   a. Rincian Utang Usaha komponen lain – lain.
   b. Perbedaan nature akun Utang Usaha komponen lain – lain dengan akun Utang Lain – Lain
       (CALK 25).
   c. Latar belakang kenaikan signifikan pada Utang Usaha komponen lain – lain.

    Jawab:
    a. Rincian hutang usaha lain-lain:
       • PT. Sarana Selaras Energi 354.123.674
       • PT. Fantasi Anekaglass 258.017.669
       • Pt Cahaya Langgeng Makmur 261.646.927
       • CV. Mitra Dinamis 287.790.000
       • PT. Estetika Dwi Reksa 298.487.800
       • CV Jasa Mulia 321.691.157
       • PT. Securindo Jaya Pratama 340.000.000
       • PT. Cahaya Nabila 373.000.000
       • PT. Trimatra Liguna 388.200.061
       • PT. Buildersshop Indonesia 392.784.200
       • PT Mitsubishi Jaya Elevator 508.298.229
       • PT. Sumber Sukses Mandiri 571.283.647
       • Pt Batavia Engineering System 594.923.848
       • PT. Indobara bahana 1.615.647.780
       • Pt Covenant Technology Indonesia 1.676.744.101
       • PT. Berkat Manunggal Energi 1.785.577.522
       • PT. Elangjaya Konstruksi 1.824.795.441
       • Pt Berkat Manunggal Energi 1.896.884.850
       • PT. Mangala Jaya Utama 1.918.036.980
       • PT. Bintang Jaya Pratama Indonesia 1.077.282.609
       • Pt Indalex 1.208.109.008
       • Pt Prima Sejati Makmur 2.409.681.884
       • PT. Sumber Sukses Ganda 2.599.514.795
       • Pt Metakom Persada Pranata 3.650.000
       • Pt Griya Interindo Abadi 6.417.350
       • PT Monoform Prana Cipta 7.500.000
       • PT. Tampung Rejeki 26.366.231
       • CV. Jaya Bunda 30.000.000
       • PT. Navatama Kreasi Cemerlang 30.000.000
       • PT. Color Glory 36.377.014
       • CV. Payoekindo Engineering 38.902.520
       • KJPP SUSAN 40.237.500
       • CV. Hary Devi Kartiko 41.050.000
       • AP Consultant 43.589.744


Incorporated in the Republic of Indonesia                                            Page 7 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 8
         •     PT. Euroklimat Air Conditioning 46.500.000
         •     CV. Duta Karya Sinergy 47.633.155
         •     Pt Radian Roda Nusantara 52.751.430
         •     PT. Trialam Fasade 52.991.218
         •     PT. Kontinum Global Studio 78.387.247
         •     CV. Mega Blora Cipta 82.627.133
         •     PT Litomakmur Jayapermai 30.466.655.694
         •     PT. Wani Prima Engineering 96.197.665
         •     PT. Mitra Karunia Mandiri 100.000.000
         •     CV. Rikay Tech Indonesia 100.000.000
         •     PT. Nuansa Triutama Jaya 100.000.000
         •     PT. Focus Central Securindo 109.250.000
         •     PT. Kontinum Global Studio 116.381.543
         •     PT. Affri Molto Prosperi 120.409.447
         •     PT. Metakom Chandrapranata 125.000.000
         •     PT. Nuansa Triutama Jaya 150.150.000
         •     PT. Matsumoto Konstruksi 160.787.038
         •     PT. Wutuh Bersaudara 165.479.500
         •     PT. Sentral Bagus 171.000.000
         •     Pt Bian Niaga Batuan 174.929.162
         •     CV. Munna Karya 175.000.000
         •     PT. CMGS 180.000.000

    b. Secara prinsip, Utang Usaha – komponen lain-lain merupakan akun yang digunakan untuk
       mencatat kewajiban operasional yang bersifat lebih beragam, termasuk kewajiban dengan nilai
       relatif kecil atau yang tidak dapat dikategorikan ke dalam kelompok utang usaha utama, seperti
       utang kepada kontraktor atau pemasok. Akun ini mencakup berbagai kewajiban yang masih
       berkaitan langsung dengan aktivitas operasional perusahaan.
       Sementara itu, Utang Lain-Lain (CALK 25) memiliki karakteristik yang berbeda, di mana akun
       ini digunakan untuk mencatat kewajiban yang tidak terkait langsung dengan aktivitas
       operasional utama perusahaan. Contoh dari utang lain-lain termasuk utang pinjaman dari pihak
       ketiga, utang kepada pemegang saham, atau utang yang timbul dari transaksi non-operasional
       lainnya.
       Dengan demikian, perbedaan mendasar antara keduanya terletak pada sifat dan tujuan dari
       masing-masing kewajiban, di mana Utang Usaha – komponen lain-lain berhubungan dengan
       operasional bisnis sehari-hari, sedangkan Utang Lain-Lain lebih mengacu pada kewajiban yang
       berasal dari transaksi di luar aktivitas utama usaha.

    c. Latar belakang kenaikan karena ada reklasifikasi dari utang usaha pemasok.

10. Merujuk CALK 23 Pendapatan Diterima Dimuka per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan
    saldo uang muka penjualan sebesar Rp811,52 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar
    20,19% dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp1,01 triliun. Agar dapat
    dijelaskan proyek atau pendapatan spesifik yang telah diakui selama periode berjalan.

     Jawab:
     Perseroan ingin menjelaskan bahwa selama periode berjalan, pendapatan yang telah diakui
     mencapai sekitar Rp135 miliar. Selain itu, penurunan saldo Uang Muka Penjualan juga



Incorporated in the Republic of Indonesia                                                  Page 8 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 9
     dipengaruhi oleh pelepasan entitas anak, yaitu PT Pollux Karawang Indonesia dan PT Duta Megah
     Laksana, yang tidak lagi dikonsolidasikan dalam laporan keuangan Perseroan. Pelepasan kedua
     entitas ini memberikan dampak terhadap saldo uang muka penjualan dengan nilai sekitar Rp141
     miliar.

11. Merujuk CALK 33 Pendapatan per 30 September 2024, Perseroan mencatatkan pendapatan dari
    apartemen sebesar Rp65,54 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar 52,95% dibandingkan
    dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp139,34 miliar. Adapun Perseroan mencatatkan
    pendapatan hotel nihil, sementara pada periode sebelumnya mencatatkan sebesar Rp740,92 miliar.
    Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
    a. Latar belakang penurunan pendapatan dari apartemen secara signifikan dalam kurun waktu 9
        bulan terakhir.
    b. Alasan tidak mencatatkan pendapatan hotel pada periode tahun berjalan.
    c. Strategi yang dilakukan untuk meningkatkan pendapatan.

     Jawab:
     a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa penurunan pendapatan dari apartemen dalam beberapa
         bulan terakhir disebabkan oleh perubahan tren pasar properti, di mana permintaan terhadap
         hunian high-rise mengalami penurunan. Konsumen saat ini cenderung lebih memilih hunian
         tapak, terutama pasca pandemi COVID-19, yang mendorong perubahan preferensi terhadap
         ruang yang lebih luas dan fleksibel. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada Perseroan, tetapi
         juga dirasakan oleh banyak pengembang hunian high-rise lainnya, sehingga menyebabkan
         oversupply unit apartemen di pasar properti Indonesia.
     b. Pendapatan dari hotel pada tahun berjalan tercatat nihil karena Perseroan telah melepas kendali
         atas entitas anak PT Duta Megah Laksana, yang sebelumnya berkontribusi terhadap
         pendapatan hotel. Pelepasan ini dilakukan kepada pihak berelasi lainnya, sehingga secara
         pencatatan konsolidasi keuangan entitas tersebut sudah tidak lagi menjadi bagian dari laporan
         keuangan Perseroan.
     c. Beberapa strategi yang dapat dilakukan Perseroan untuk meningkatkan pendapatan:
        • Diversifikasi produk properti dengan menyesuaikan portofolio yang menghadirkan lebih
            banyak opsi hunian tapak atau mixed-use development yang lebih sesuai dengan tren pasar
            saat ini.
        • Penyesuaian harga dan promosi serta memberikan insentif khusus, seperti diskon, program
            cicilan ringan, atau bundling unit dengan furnitur untuk menarik minat pembeli.
        • Digital marketing dan pemanfaatan teknologi untuk memperluas pemasaran melalui
            platform digital, virtual tours, dan e-commerce properti untuk menjangkau target pasar
            yang lebih luas dan meningkatkan penjualan.

12. Merujuk CALK 35 Beban Penjualan dan Pemasaran per 30 September 2024, Perseroan
    mencatatkan saldo sebesar Rp223,83 juta atau telah mengalami penurunan signifikan sebesar
    94,64% dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp4,17 miliar. Agar dapat
    dijelaskan terkait:
    a. Latar belakang penurunan signifikan pada setiap komponen akun ini.
    b. Dampak penurunan beban ini terhadap penurunan pendapatan dan volume penjualan
        Perseroan.

     Jawab:
     a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa penurunan signifikan pada beban penjualan dan
        pemasaran di tahun 2024 disebabkan oleh tidak adanya penjualan unit perkantoran baru pada
        periode berjalan. Sebagai perbandingan, pada tahun 2023, Perseroan mencatatkan penjualan


Incorporated in the Republic of Indonesia                                                    Page 9 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 10
        unit perkantoran baru di World Capital Tower, yang menghasilkan beban pemasaran berupa
        komisi penjualan serta biaya promosi terkait. Namun, dengan tidak adanya transaksi serupa
        pada tahun 2024, beban pemasaran mengalami penurunan yang cukup drastis.
     b. Penurunan beban penjualan dan pemasaran tidak memiliki dampak langsung terhadap
        pendapatan dan volume penjualan Perseroan. Sistem pemberian komisi penjualan dalam
        Perseroan bergantung pada kinerja penjualan yang dihasilkan, sehingga biaya pemasaran akan
        berfluktuasi sesuai dengan pencapaian target. Hal ini justru mendorong strategi efisiensi dan
        optimalisasi pemasaran, di mana tim penjualan berupaya meningkatkan performa secara lebih
        efektif untuk mencapai hasil yang lebih baik.


13. Merujuk CALK 36 Beban Umum dan Administrasi per 30 September 2024, Perseroan
    mencatatkan saldo sebesar Rp13,51 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar 45,01%
    dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp24,57 miliar. Agar dapat dijelaskan
    terkait:
    a. Latar belakang penurunan signifikan pada setiap komponen akun ini.
    b. Alasan dilakukannya penyesuaian anggaran pada beban ini.
    c. Dampak penurunan beban ini terhadap operasional sehari-hari Perseroan.

     Jawab:
     a. Perseroan ingin menjelaskan bahwa penurunan beban umum dan administrasi merupakan
        bagian dari strategi efisiensi biaya dan peningkatan efektivitas operasional, tanpa
        mengorbankan produktivitas perusahaan. Perseroan telah melakukan penghematan pada
        beberapa komponen biaya yang tidak memiliki dampak langsung terhadap pendapatan, seperti
        biaya transportasi, jamuan, hiburan, serta biaya operasional lainnya yang dapat dikelola lebih
        efisien. Langkah ini bertujuan untuk memastikan penggunaan anggaran yang lebih optimal
        dalam mendukung keberlanjutan bisnis.
     b. Penyesuaian anggaran dilakukan sebagai upaya untuk menjaga arus kas perusahaan serta
        memastikan stabilitas dan kelangsungan usaha (going concern) di tengah kondisi pasar
        properti yang masih memerlukan waktu untuk pulih. Selain itu, faktor ketidakpastian ekonomi
        global juga menjadi pertimbangan utama dalam mengelola pengeluaran dengan lebih
        bijaksana, sehingga Perseroan dapat tetap berada dalam posisi keuangan yang sehat dan
        adaptif terhadap dinamika pasar.
     c. Penurunan beban ini tidak berdampak negatif terhadap operasional sehari-hari Perseroan,
        karena penghematan dilakukan pada pos-pos yang tidak secara langsung memengaruhi
        produktivitas dan pendapatan perusahaan. Dengan pendekatan efisiensi yang selektif,
        Perseroan tetap dapat menjalankan kegiatan bisnisnya secara optimal, sekaligus
        mempertahankan efektivitas operasional tanpa mengganggu kualitas layanan maupun
        kelangsungan aktivitas perusahaan.

14. Merujuk CALK 36 Beban Umum dan Administrasi per 30 September 2024, Perseroan
    mencatatkan saldo sebesar Rp13,51 miliar atau telah mengalami penurunan sebesar 45,01%
    dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp24,57 miliar. Agar dapat dijelaskan
    terkait:
    a. Latar belakang penurunan signifikan pada setiap komponen akun ini.
    b. Dampak penurunan beban ini terhadap operasional sehari-hari Perseroan.

     Jawab:
     Pertanyaan nomor 14 sama dengan nomor 13.



Incorporated in the Republic of Indonesia                                                  Page 10 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 11
15. Terkait dengan pergerakan saham Perseroan sejak tercatat pada 11 Juli 2018 sampai dengan saat
    ini sebagaimana berikut:




Adapun sejak 2 Juli 2024 sampai dengan saat ini, Perseroan dikenakan penghentian sementara
perdagangan saham (suspensi) di Pasar Reguler dan Tunai karena belum melakukan pelunasan
kewajiban denda yang diberikan Bursa kepada Perseroan. Selain itu, saat ini Perseroan berada dalam
Papan Pemantauan Khusus dengan notasi khusus X kriteria 7 karena memiliki likuiditas rendah dengan
kriteria nilai transaksi rata-rata harian saham kurang dari Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) dan
volume transaksi rata-rata harian saham kurang dari 10.000 (sepuluh ribu) saham selama 3 (tiga) bulan
terakhir di Pasar Reguler dan/atau Pasar Reguler Periodic Call Auction. Atas informasi tersebut, Bursa
meminta penjelasan komprehensif terkait:
     a. Faktor utama yang menurut Perseroan menjadi penyebab penurunan harga saham POLL
         secara terus – menerus sejak penawaran umum perdana.
     b. Penyebab utama keterlambatan pembayaran denda yang memicu dilakukannya supensi
         perdagangan saham POLL oleh Bursa, mengingat telah disuspensi selama 6 bulan berturut-
         turut.
     c. Upaya yang telah dilakukan Perseroan untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran denda
         dan langkah-langkah untuk mempercepat proses pencabutan suspensi, mengingat total denda
         Perseroan hingga saat ini mencapai Rp982 juta sebagaimana pada tabel berikut:
     d. Dampak dari suspensi saham terhadap operasional Perseroan, reputasi, dan hubungan dengan
         para pemegang saham. Sertakan komunikasi yang telah dilakukan dengan para pemegang
         saham.
     e. Rencana konkret yang akan dilakukan Perseroan untuk memastikan kejadian serupa tidak
         terjadi di masa mendatang, termasuk dalam hal kepatuhan terbadap peraturan Bursa.

     Jawab:
     a. Perseroan tidak dapat memastikan secara pasti penyebab penurunan harga saham POLL sejak
        penawaran umum perdana, mengingat pergerakan harga saham di pasar modal dipengaruhi
        oleh berbagai faktor eksternal dan internal. Sebagai efek dari perdagangan yang dilakukan
        secara terbuka di Pasar Saham Indonesia, fluktuasi harga saham dipengaruhi oleh kondisi
        pasar, tren industri, sentimen investor, serta dinamika ekonomi global dan domestik. Oleh
        karena itu, penurunan harga saham yang terjadi merupakan hasil dari interaksi kompleks
        berbagai faktor yang sulit diidentifikasi secara spesifik.


Incorporated in the Republic of Indonesia                                                  Page 11 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 12
     b. Perseroan saat ini tengah mengatur alokasi dana guna memastikan pembayaran seluruh
        kewajiban yang tertunggak, termasuk denda yang dikenakan oleh Bursa. Perseroan menyadari
        pentingnya penyelesaian kewajiban ini untuk memulihkan status perdagangan saham di Bursa.
     c. Perseroan terus berupaya mengelola arus kas secara optimal untuk segera menyelesaikan
        kewajiban pembayaran denda yang masih tertunggak. Langkah-langkah strategis sedang
        ditempuh agar proses pencabutan suspensi dapat dipercepat, sehingga perdagangan saham
        Perseroan dapat kembali berjalan normal di Bursa Efek Indonesia.
     d. Perseroan terus menjalankan kegiatan operasionalnya dengan optimal serta menjaga hubungan
        yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemegang saham. Perseroan juga
        secara aktif menyampaikan informasi yang relevan melalui jalur komunikasi yang tersedia
        guna memastikan transparansi dalam setiap langkah yang diambil.
     e. Ke depan, Perseroan berkomitmen untuk mematuhi seluruh peraturan Bursa dan memastikan
        bahwa semua kewajiban dipenuhi tepat waktu guna menghindari kejadian serupa di masa
        mendatang. Selain itu, Perseroan akan terus mengupayakan efisiensi biaya, mengurangi beban
        yang tidak memberikan manfaat signifikan, serta mengambil keputusan strategis yang
        diperlukan untuk menjaga stabilitas dan keberlanjutan usaha. Dengan pendekatan yang lebih
        proaktif dan disiplin dalam manajemen keuangan serta kepatuhan terhadap regulasi, Perseroan
        yakin kepercayaan pasar dapat memperkuat fundamental bisnis ke depan.

16. Merujuk pada ketentuan III.5.2 Peraturan I-N terdapat kewajiban Perusahaan Tercatat yang telah
    dilakukan suspensi efeknya oleh Bursa untuk menyampaikan keterbukaan informasi mengenai
    rencana pemulihan kondisi Perusahaan Tercatat yang menyebabkan suspensi efek. Keterbukaan
    informasi tersebut disampaikan paling lambat 3 bulan sejak dilakukannya suspensi efek. Namun,
    sampai dengan saat ini Perseroan belum menyampaikan keterbukaan informasi tersebut sejak
    dilakukannya suspensi oleh Bursa pada 2 Juli 2024.

     Jawab:
     Saat ini, Perseroan tengah memprioritaskan penyelesaian kewajiban pembayaran denda serta
     melakukan penyelarasan dan pemulihan jadwal yang sempat tertunda, sebagai bagian dari upaya
     untuk memastikan kepatuhan terhadap ketentuan Bursa. Langkah ini dilakukan agar Perseroan
     dapat kembali ke dalam kondisi yang memungkinkan perdagangan saham berjalan normal sesuai
     dengan regulasi yang berlaku. Perseroan terus mengupayakan strategi pemulihan yang terstruktur
     dan akan menyampaikan keterbukaan informasi dalam waktu yang tepat, sejalan dengan proses
     penyelesaian kewajiban yang sedang berlangsung.

17. Merujuk pada keterbukaan informasi, Perseroan tidak melaksanakan Public Expose sepanjang
    tahun 2024. Mohon dapat diberikan penjelasan mengapa Perseroan tidak melaksanakan Public
    Expose pada tahun 2024.

     Jawab:
     Perseroan menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan dalam pelaksanaan Public Expose
     tahun 2024. Sebagai bentuk komitmen terhadap keterbukaan informasi, Perseroan telah
     menyelenggarakan Public Expose pada tanggal 31 Januari 2025.

18. Mohon dapat menyampaikan informasi terkait proyek Perseroan yang aktif beroperasi dan/atau
    dalam pengembangaan hingga saat ini dengan mengisi tabel berikut:

     Jawab:
     Berikut beberapa proyek yang dimiliki Perseroan:



Incorporated in the Republic of Indonesia                                                Page 12 of 13
PPLCORSEC-V1
Page 13
       Nama Proyek                          Aktif        Tahun Beroperasi          Lokasi
                                     Beroperasi/Dalam
                                      Pengembangaan
 World Capital Tower                Aktif Beroperasi          2019             Jakarta Selatan
 Pollux Meisterstadt                Aktif Beroperasi          2020                 Batam
 Pollux Skysuites                   Dalam Pengembangan          -              Jakarta Selatan

19. Mohon penjelasan rencana aksi korporasi yang akan dilakukan oleh Perseroan dalam jangka
    waktu 12 bulan ke depan (jika ada). Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan
    dapat mempengaruhi harga efek serta kelangsungan usaha Perseroan yang belum diungkapkan
    kepada publik

     Jawab:
     Saat ini, Perseroan belum memiliki rencana aksi korporasi yang signifikan dalam 12 bulan ke
     depan. Fokus utama Perseroan saat ini adalah mengembangkan dan mengoptimalkan proyek-
     proyek yang telah berjalan, guna meningkatkan pendapatan serta memastikan stabilitas dan
     keberlanjutan usaha. Perseroan senantiasa mengevaluasi peluang strategis yang dapat memberikan
     nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan, serta akan mengungkapkan setiap
     perkembangan material sesuai dengan ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku.


Demikian hal ini kami sampaikan. Atas perhatian dan bimbingannya kami ucapkan terima kasih.


Hormat kami,

PT. POLLUX PROPERTIES INDONESIA Tbk
Direksi,




Handojo Koentoro Setyadi
Direktur Utama




Incorporated in the Republic of Indonesia                                                Page 13 of 13
PPLCORSEC-V1

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.29 MB
Published6 Feb 2025
Pages13
Characters43,041
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 55 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org POLLUX PROPERTIES INDONESIA TBK p.1 ×5
linked person Handojo Koentoro Setyadi · Direktur Utama p.13
possible org Bursa Efek Indonesia p.12
unresolved person Dr. Ide Anak Agung Gde Agung p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved org PT Pollux Lito Karawang p.3
unresolved org PT Karawang Pertiwi Sentosa p.3
unresolved org PT Pollux Karawang Indonesia p.3 ×5
unresolved org PT Mega Kuningan Pinnacle. Mohon p.3
unresolved org Niaga Tbk p.4
unresolved org Rum & Partners p.4
unresolved org PT Geo Software p.4
unresolved org PT Whale Cloud p.4
unresolved org PT Cipta Niaga p.4
unresolved org PT CND p.4
unresolved org PT Karunia Ship p.4
unresolved org PT Arah Alun p.4
unresolved org PT Multiboga p.4
unresolved org PT Trimitra Jasa p.4
unresolved org PT Pelita Bara Persada. p.5 ×4
unresolved org PT. Sarana Selaras Energi p.7
unresolved org PT. Fantasi Anekaglass p.7
unresolved org PT. Estetika Dwi Reksa p.7
unresolved org PT. Securindo Jaya Pratama p.7
unresolved org PT. Cahaya Nabila p.7
unresolved org PT. Trimatra Liguna p.7
unresolved org PT. Buildersshop Indonesia p.7
unresolved org PT Mitsubishi Jaya Elevator p.7
unresolved org PT. Sumber Sukses Mandiri p.7
unresolved org PT. Indobara p.7
unresolved org PT. Berkat Manunggal Energi p.7
unresolved org PT. Elangjaya Konstruksi p.7
unresolved org PT. Mangala Jaya Utama p.7
unresolved org PT. Bintang Jaya Pratama Indonesia p.7
unresolved org PT. Sumber Sukses Ganda p.7
unresolved org PT Monoform Prana Cipta p.7
unresolved org PT. Tampung Rejeki p.7
unresolved org PT. Navatama Kreasi Cemerlang p.7
unresolved org PT. Color Glory p.7
unresolved org KJPP SUSAN p.7
unresolved org PT. Euroklimat Air Conditioning p.8
unresolved org PT. Trialam Fasade p.8
unresolved org PT. Kontinum Global Studio p.8 ×2
unresolved org PT Litomakmur Jayapermai p.8
unresolved org PT. Wani Prima Engineering p.8
unresolved org PT. Mitra Karunia Mandiri p.8
unresolved org PT. Nuansa Triutama Jaya p.8 ×2
unresolved org PT. Focus Central Securindo p.8
unresolved org PT. Affri Molto Prosperi p.8
unresolved org PT. Metakom Chandrapranata p.8
unresolved org PT. Matsumoto Konstruksi p.8
unresolved org PT. Wutuh Bersaudara p.8
unresolved org PT. Sentral Bagus p.8
unresolved org PT. CMGS p.8
unresolved org PT Duta Megah Laksana p.9 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result