Back to announcement
20250204_OASA_Laporan Informasi dan Fakta Material_31849499_lamp1.pdf
Other Text extracted OASASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 9
Page 1 OCR 0.936
7 BIRU No : S.07/MBE-CLO/0225/0120 Jakarta, 04 Februari 2025 Kepada Yth., PT. Bursa Efek Indonesia Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower | Jalan Jendral Sudirman kav. 52-53 Jakarta 12190. U.P 1 Ibu Lidia M. Panjaitan Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3 Perihal : Permohonan Perpanjangan Jangka Waktu Tanggapan Permintaan Penjelasan Dengan hormat, Sehubungan dengan surat PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) No. S-00898/BEI.PP3/01-2025 (“Surat Bursa”) yang diterima oleh PT Maharaksa Biru Energi Tbk. (“Perseroan”) pada tanggal 31 Januari 2025 perihal Permintaan Penjelasan dan mengacu kepada ketentuan 1.9.1 Surat Keputusan Direksi BEI No. Kep-00066/BEI/09-2022 perihal Perubahan Peraturan Nomor I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, bersama ini Perseroan mengajukan permohonan perpanjangan jangka waktu dalam menyampaikan tanggapan tertulis selambat-lambatnya 5 (Lima) hari Bursa dari batas maksimal menyampaikan tanggapan Surat Bursa. Sehubungan dengan hal tersebut diatas, Perseroan menyampaikan beberapa poin tanggapan atas Surat Bursa sebagaimana terlampir. Adapun tanggapan lengkap dari Perseroan akan disampaikan selambat-lambatnya 11 Februari 2025. Demikian agar kiranya permintaan kami dapat dipertimbangkan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Maharaksa Biru Energi Tbk. PT MAHARAKSA BIRU ENERGI Tbk Chandra Devikemalawat Direktur/Corporate Secretary PT MAHAR Treasury Tower 15th Floor, 3 Jakarta Selatan 12190 T:46
Page 2 OCR 0.928
Ne /NBIRU Sebagai tanggapan atas surat PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”) No. S-00898/BEI.PP3/01-2025 yang diterima oleh Perseroan pada tanggal 31 Januari 2025 perihal Permintaan Penjelasan, bersama ini Perseroan menyampaikan tanggapan sebagai berikut: Sehubungan dengan: » Surat PT Maharaksa Biru Energi Tbk (Perseroan) nomor 5.06/MBE-CEO/1024/0092 pada tanggal 31 Oktober 2024 perihal Penyampaian Laporan Keuangan Interim yang Tidak Diaudit Periode 30 September 2024: Surat Perseroan nomor S.06/MBE-CEO/0724/0059 tanggal 15 Juli 2024 perihal Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum Terbatas 1 PT Maharaksa Biru Energi Tbk Periode 30 Juni 2024, Surat Perseroan nomor S.07/MBE-CLO/0924/0082 tanggal 5 September 2024 perihal Tanggapan Atas Permintaan Penjelasan PT Bursa Efek Indonesia, . Laporan Keuangan per 30 September 2024 (Unaudited) Sehubungan dengan Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) 7, piutang usaha Perseroan per 30 September 2024 sebesar Rp5,60 miliar mengalami penurunan sebesar Rp17,74 miliar atau - 76,004 jika dibandingkan dengan per 31 Desember 2023 sebesar Rp23,34 miliar. Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan mengenai: a) Latar belakang atas penurunan piutang usaha kepada PT Mitratama Perkasa sebesar Rp18,87 miliar atau 10096, PT Cakrawala Sejahtera Sejati sebesar Rp3,00 miliar atau 10096 dan piutang lain-lain sebesar Rp738,71 miliar atau 10056. Tanggapan: Penurunan piutang usaha kepada PT Mitratama Perkasa, PT Cakrawala Sejahtera Sejati dan piutang lain-lain disebabkan telah terjadi pelunasan piutang kepada Perseroan sampai dengan 30 September 2024. b) Latar belakang adanya peningkatan atas piutang usaha kepada pihak ketiga dari PT Astrindo Nusantara Infrastruktur sebesar Rp1,87 miliar atau 10096, PT Hutama Karya Infrastruktur sebesar Rp1,24 miliar atau 1008, PT Bakti Energi Sejahtera sebesar Rp926,38 juta atau 10056 dan KSO Abipraya SBS Silcon sebesar Rp805,53 miliar atau 10096. Tanggapan: Peningkatan atas piutang usaha kepada pihak ketiga dari PT Astrindo Nusantara Infrastruktur, PT Hutama Karya Infrastruktur, PT Bakti Energi Sejahtera dan KSO Abipraya SBS PT MAHARAKSA BIRU ENERGI Tbh. -N, District 8 SCBD Lot 28, Jl. Jenderal 5 biru.com IW: mah: teasury Tower 15th Floor, suite A-8 T: 462 21501
Page 3 OCR 0.946
“ASBIRU Silcon dilatarbelakangi oleh Perseroan memiliki kontrak kerjasama pekerjaan dengan pihak terkait serta telah berprogres untuk penagihan sebagai dasar mencatat piutang usaha Perseroan. Cc) Upaya penagihan yang akan dilakukan Perseroan untuk memastikan piutang yang dimiliki Perseroan yang telah jatuh tempo dapat tetap tertagih. Tanggapan: Perseroan selalu melakukan penagihan melalui surat dan komunikasi verbal secara periodik dengan seluruh pihak debitur yang memiliki piutang jatuh tempo. 2. Sehubungan dengan akun piutang lain-lain per 30 September 2024 pada CALK 8 sebesar Rp20,46 miliar terdiri dari pihak ketiga dan pihak berelasi dengan nilai masing-masing sebesar Rp16,21 miliar dan Rp4,24 miliar, agar dijelaskan mengenai: a) Latar belakang atas penurunan masing-masing piutang dari pihak ketiga dari PT Bhakti Cahaya Intiperkasa sebesar Rp145,00 miliar atau 100X, PT Pemasaran Digital Nusantara sebesar Rp40,00 miliar atau 10096, KSO Abipraya SBS Silcon sebesar Rp4,57 miliar atau 10096, dan PT Promosi Desa Digital sebesar Rp29,95 miliar atau -85,5796. Tanggapan: Penurunan piutang lain-lain pihak ketiga kepada PT Bhakti Cahaya Intiperkasa merupakan reklasifikasi ke uang muka dikarenakan adanya komitmen proyek baru, sedangkan penurunan piutang lain-lain pihak ketiga ke PT Pemasaran Digital Nusantara, PT Promosi Desa Digital dan KSO Abipraya SBS Silcon disebabkan telah terjadi pelunasan piutang kepada Perseroan sampai dengan 30 September 2024. bi Atas uang muka yang telah dibayarkan oleh entitas anak Perseroan yaitu PT Telesys Indonesia (“Telesys”) kepada: i. PT Bhakti Cahaya Intiperkasa sehubungan dengan pembatalan perjanjian kerjasama pembangunan pabrik bio propelyne glycol: ii. PT Pemasaran Digital Nusantara sehubungan dengan penurunan jumlah uang muka yang harus dibayar oleh Telesys atas perubahan jumlah pembelian bio propelyne glycol. iii. PT Promosi Desa Digital sehubungan dengan penurunan jumlah uang muka yang harus dibayar oleh Telesys atas perubahan nilai kontrak perjanjian kerja sama pembangunan pabrik wood pellet, Agar dikonfirmasi oleh Perseroan apakah penurunan 10056 piutang lain-lain kepada PT Bhakti Cahaya Intiperkasa, PT Pemasaran Digital Nusantara dan pembayaran piutang PT Promosi Desa Digital merupakan pengembalian uang muka karena proyek tersebut tidak terlaksana? arta Selatan 12190 t
Page 4 OCR 0.939
DN /SBIRU c) d) e, 2 Atau karena telah terdapat realisasi dari rencana sesuai dengan masing-masing lingkup kontrak sebagaimana dijelaskan dalam CALK 37 Perjanjian dan Perikatan Penting? Tanggapan: Atas hal tersebut Perseroan mengkonfirmasi bahwa penurunan 1004 piutang lain-lain kepada PT Bhakti Cahaya Intiperkasa, PT Pemasaran Digital Nusantara dan pembayaran piutang PT Promosi Desa Digital merupakan pengembalian uang muka karena proyek tersebut tidak terlaksana. Agar dijelaskan nature dari piutang lain-lain kepada KSO Abipraya SBS Silcon. Tanggapan: Piutang lain-lain kepada KSO Abipraya SBS Silcon merupakan piutang atas uang muka pemberi kerja dimana sudah terealisasi pada bulan Januari 2024. Latar belakang peningkatan atas piutang usaha kepada pihak berelasi yaitu kepada PT Taman Wisata Jogja sebesar Rp1,00 miliar atau 53,484 per 30 September 2024. Tanggapan: Piutang lain-lain berelasi kepada PT Taman Wisata Jogja merupakan pinjaman operasional yang diberikan oleh entitas anak Perseroan yaitu PT Indoplas Makmur Lestari (“IML”). Latar belakang tidak terdapat perubahan saldo piutang usaha kepada PT Trustindo Energi Investama mengenai kerjasama pembelian tanah untuk produksi dan penyimpanan bio propylene glycol? Agar dijelaskan progress terkini mengenai rencana pembelian tanah tersebut. Tanggapan: Tidak terdapat piutang usaha kepada PT Trustindo Energi Investama terkait dengan kerjasama pembelian tanah untuk produksi dan penyimpanan bio propylene glycol. Melainkan, piutang lain-lain kepada PT Trustindo Energi Investama dimana sampai 30 September 2024 belum ada pelunasan. 3. Sehubungan dengan akun piutang retensi yang disajikan Perseroan per 30 September 2024 sebesar Rp1,87 miliar dan mengalami peningkatan sebesar Rp1,87 miliar atau 1009 jika dibandingkan dengan per 31 Desember 2023 sebesar nihil, agar dijelaskan mengenai: a) Latar belakang dan penjelasan atas peningkatan piutang retensi Perseroan per 30 September 2024. b) Informasi mengenai pihak, nature dan tanggal jatuh tempo dari piutang retensi tersebut. PT MAHARAKSA BIRU ENERGI Tbk. N, District 8 SCBD Lot 28, Jl. Jenderal Sudirmai 555 | E: info@maharaksabiru.com | W: ma Treasury Towei 3 Jakarta Selatan 12180 Lk"
Page 5 OCR 0.942
Na “BIRU Tanggapan: Peningkatan piutang retensi pihak ketiga disebabkan oleh adanya potongan retensi sekitar 596 (lima persen) dari pemberi kerja PT Telesys Indonesia (“Telesys”) yaitu PT Hutama Karya Infrastruktur dan KSO Abipraya SBS Silcon atas progres proyek yang telah diselesaikan dan ditagihkan kepada para pemberi kerja. c) Penjelasan mengapa Perseroan tidak menyajikan piutang retensi tersebut dalam CALK Perseroan? Tanggapan: Nilai piutang retensi masih belum mencakup nilai material, yakni lebih dari sama dengan 5X dari total aset sebagaimana yang dipersyaratkan dalam Peraturan Nomor VIII.G.7. Sehubungan dengan akun tagihan bruto kepada pemberi kerja pada CALK 9, per 30 September 2024 Perseroan membukukan tagihan bruto kepada pemberi kerja Perseroan sebesar nihil atau mengalami penurunan sebesar Rp6,53 miliar atau 10096 jika dibandingkan dengan per 31 Desember 2023 sebesar Rp6,53 miliar. Sehubungan dengan hal tersebut agar dijelaskan mengenai: a) Latar belakang dan penjelasan atas penurunan 1009 dari tagihan bruto kepada pemberi kerja per 30 September 2024 tersebut. Tanggapan: Penurunan 1004 dari tagihan bruto kepada pemberi kerja per 30 September 2024 tersebut disebabkan progres yang ada pada tagihan bruto sudah memenuhi syarat untuk menjadi tagihan kepada masing-masing pemberi kerja yaitu KSO Abipraya SBS Silcon dan PT Hutama Karya Infrastruktur dan sudah dilunasi sampai dengan 30 September 2024 kepada Telesys. b, Rincian informasi mengenai proyek konstruksi yang dilakukan Perseroan sehubungan dengan timbulnya tagihan bruto tersebut sampai dengan adanya pelunasan tagihan bruto tersebut. Tanggapan: 1) Sesuai dengan kontrak nomor: 271/KSO-TPST-IKN/OPS/SPP/IX/2023 tanggal 2 Oktober 2023, Perseroan melalui Telesys mendapatkan pekerjaan dari KSO Abripraya-SBS-Silcon atas proyek pekerjaan peralatan hanggar pengolahan sampah dan proyek pekerjaan pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu di kawasan terpadu I Ibu Kota Negara (IKN”). 2) Sesuai dengan kontrak nomor: HKI.SCP/DW.5561/ADD.05—SPP.143- RA.BENGTABA/VI/2024 Addendum V tanggal 26 Juni 2024, Perseroan melalui Telesys mendapatkan pekerjaan dari PT Hutama Karya Infrastruktur atas proyek pekerjaan Pembangunan Tempat Istirahat dan Pelayanan (“Rest Area”) dan Penyempurnaan Jalan Tol Trans sumatera Ruas Lubuk Linggau-Curup-Bengkulu Seksi Bengkulu - Taba Penanjung. PT MAHARAKSA BIRU ENERGI Tbk. deral Sudirm W: mal S 52-53 Jakart: ru.com s KP
Page 6 OCR 0.880
Jarpu 5. Per 30 September 2024, investasi jangka pendek Perseroan yang disajikan dalam CALK 10 adalah sebesar nihil atau mengalami penurunan sebesar Rp1,50 miliar atau 1009 jika dibandingkan dengan per 31 Desember 2023 sebesar Rp1,50 miliar. Sehubungan dengan hal tersebut agar dijelaskan latar belakang dan penjelasan atas pertimbangan Perseroan melakukan penjualan reksadana yang dimiliki Perseroan dari PT Syailendra Capital untuk diperdagangkan. Tanggapan: Pertimbangan Perseroan melakukan penjualan unit reksadana dari PT Syailendra Capital untuk menunjang kebutuhan pendanaan operasional Perseroan. Per 30 September 2024 Perseroan membukukan aset tetap pada CALK 13 sebesar Rp54,23 miliar atau sekitar 6,8636 dari total aset. Atas hal tersebut agar dijelaskan lebih lanjut mengenai: a) Informasi rincian mengenai peningkatan Bangunan Perseroan per 30 September 2024 yang mengalami peningkatan sebesar Rp8,70 miliar atau 10046. Agar disampaikan dalam informasi rinci termasuk tahun penambahan, lokasi bangunan, fungsi bangunan dan status kepemilikan (apakah dimiliki Perseroan langsung/entitas anak, termasuk jenis kepemilikan dan masa berlakunya). Tanggapan: Bangunan Perseroan merupakan infrastruktur bangunan pabrik dan pendukungnya yang berlokasi Kepulauan Bangka Belitung, a.n. entitas anak Perseroan PT Mentari Biru Energi (“MNBE”) dengan SHGB No. 00018, yang selesai dibangun pada tahun 2024. b, Informasi rincian mengenai peningkatan Mesin dan Peralatan Perseroan per 30 September 2024 yang mengalami peningkatan sebesar Rp2,11 miliar atau 10096. Agar disampaikan dalam informasi rinci termasuk tahun penambahan, lokasi mesin dan peralatan, dan fungsi dari masing-masing mesin dan peralatan. Tanggapan: Berikut penjabaran sebagian besar penambahan Mesin dan Peralatan Perseroan pada MNBE: No Nitai Perolehan (Rpy| Tahun Penambahan Fungsi 1 472.001.506 2024 (Pabrik Woodehip. Belitung (Sebagai jembatan timbang untuk kayu 2|Mesin Woodehipper 987 578.000 Pabrik Woodehip, Belitung (Mesin produksi pencacah untuk kayu. 3|Alar pelisrikan mesin Woodchipper 116.559.000 Pabrik Woodehip, Bangka Belitung —Perunjang pelstikan mesin woodchipper “4|Mesin Asah Pisau: 5.550.000 Pabrik Woodehip, Bangka Belitung — Mesin pengasah pisau woodehipper. SI Mesin Chainsaw 2.800.000 2024 (Pabrik Woodelup, Belitung (Mesin pemotong kayu 6|Alat mata pisau 51.200.000 2024|Pabrik Woodehip. Belitung — |Penunjang suku cadang mesin woodehipper 7Bor Listrik 1.350.000 2024/Pabrik Woodchip, Bangka Belitung — Penunjang peralatan pabrik PT MAHARAKSA BIRU ENERGI Tbk. Treasury Tower Ibth FI M-N, District 8 SCBD Lot 28, Jl. Jenderal Sudirman Kav.52-53 Jakarta Selatan 17190 T: 482 215010 5555 | E: info@maharaksabiru.com raksabiru.com 3,
Page 7 OCR 0.939
NA, /#SBIRU 10. Per 30 September 2024 Perseroan membukukan aset lain-lain pada CALK 15 sebesar Rp310 juta 11. 13. yang mengalami penurunan per 30 September 2024 sebesar Rp471,16 juta atau -60,324 jika dibandingkan dengan per 31 Desember 2023. Atas hal tersebut agar dijelaskan mengenai nature, latar belakang maupun transaksi yang mendasari dibukukannya aset lain-lain berupa uang jaminan tersebut. Tanggapan : Latar belakang transaksi yang mendasari dibukukannya aset lain-lain berupa uang jaminan merupakan deposit atas sewa kantor, sewa mesin fotocopy dan kendaraan yang disewa oleh PT Indoplas Makmur Lestari (“IML”) dan masih dalam periode sewa. Sehubungan dengan akun utang usaha pada CALK 16, pada periode 30 September 2024, Perseroan memiliki utang usaha pihak ketiga dengan nilai sebesar Rp2,30 miliar dan mengalami penurunan per 30 September 2024 sebesar Rp4,31 miliar atau -65,794 jika dibandingkan dengan per 31 Desember 2023 sebesar Rp6,73 miliar. Atas hal tersebut agar dijelaskan lebih lanjut mengenai: a) Latar belakang transaksi yang menyebabkan adanya penurunan utang usaha atau pembayaran dari PT Bumiresik Nusantara Raya sebesar Rp3,55 miliar atau -10096, penurunan kepada PT Rasya Utama sebesar Rp1,60 miliar atau -10046 dan PT Rekayasa Engineering sebesar Rp843,67 juta atau -10096. Tanggapan: Penurunan utang usaha dari PT Bumiresik Nusantara Raya dan kepada PT Rasya Utama dimana telah terjadi pembayaran termin progres jasa konstruksi melalui Telesys dan PT Rekayasa Engineering telah dilunasi melalui IML. b) Upaya dan komitmen yang akan dilakukan Perseroan untuk dapat melunasi utang usaha Perseroan. Mengingat sebagian besar utang usaha Perseroan termasuk dalam kategori utang yang berumur 590 hari. Tanggapan: Perseroan telah melunasi sebagian utang yang masuk dalam kategori utang yang berumur »90 hari dan berkomitmen untuk menyelesaikan utang usaha. Sehubungan dengan akun beban akrual pada CALK 18, pada periode Per 30 September 2024 beban akrual Perseroan sebesar Rp4,33 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp3,58 miliar atau 479,854 jika dibandingkan dengan per 31 Desember 2023 sebesar Rp747,21 juta. Atas hal tersebut agar dijelaskan lebih lanjut mengenai: a) Latar belakang peningkatan beban akrual atas beban subkontraktor sebesar Rp2,27 miliar atau 371,834. Agar dijelaskan informasi mengenai nature dan pihak yang mendasari adanya peningkatan transaksi beban akrual tersebut. PT MAHARAKSA BIRU ENERGI Tbk. A-B-M-N, District 8 SCBD Lot 28, Jl. Jeni dirmai maharaksabiru.com Treasury Towet 52-53 Jakarta Selatan 12190 aksabiru.com Pa
Page 8 OCR 0.932
NN, / BIRU 14. 21. Tanggapan: Akrual atas subkontraktor merupakan pengakuan biaya terutang terlebih dahulu atas biaya yang sudah menjadi beban pokok konstruksi yang belum ditagihkan oleh subkontraktor kepada Telesys. b) Latar belakang peningkatan atas beban jasa professional per 30 September 2024 sebesar Rp523,95 juta. Agar dijelaskan informasi mengenai nature dan pihak yang mendasari adanya peningkatan transaksi beban akrual kategori jasa professional tersebut. Tanggapan: Beban jasa profesional berasal dari penggunaan jasa pihak ketiga untuk proses sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri atau TKDN pada Telesys. Cc, Pan Latar belakang peningkatan sebesar Rp783,92 miliar atau 778,724 atas beban akrual kategori lain- lain yang dibukukan Perseroan per 30 September 2024. Agar dijelaskan informasi mengenai nature dan pihak yang mendasari adanya peningkatan transaksi beban akrual kategori lain-lain tersebut. Tanggapan: Akrual kategori lainnya merupakan akrual atas beban gaji Perseroan. Sehubungan dengan adanya penurunan uang muka pemberi kerja pada CALK 19 per 30 September 2024 yang dibukukan sebesar Rp1,57 miliar atau mengalami penurunan sebesar Rp2,54 miliar (- 61,7616) jika dibandingkan dengan per 31 Desember 2023 sebesar Rp4,12 miliar, agar dijelaskan masing-masing status penyelesaian proyek pekerjaan pengelolaan sampah yang diberikan dari KSO Abripraya-SBS-Silicon selaku pelanggan Perseroan kepada Telesys, Entitas Anak Perseroan untuk proyek pekerjaan peralatan hanggar pengolahan sampah dan proyek pekerjaan pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu di kawasan terpadu I Ibu Kota Negara, yang menjadi dasar adanya penurunan uang muka pemberi kerja tersebut. Tanggapan: Penurunan penyajian uang muka pemberi kerja pada Telesys dikarenakan sampai dengan 30 September 2024 Perseroan telah menyelesaikan dan menagihkan progres pengerjaan proyek TPST I IKN hingga 61,766, yang sesuai dengan penurunan uang muka pemberi kerja. Beban usaha Perseroan per 30 September 2024 sebesar Rp23,65 miliar mengalami penurunan sebesar Rp1,86 miliar atau -7,319 jika dibandingkan dengan beban usaha per 30 September 2023 sebesar Rp25,52 miliar. Atas hal tersebut agar dijelaskan lebih lanjut mengenai: a) Latar belakang atas penurunan beban usaha atas kategori jasa professional per 30 September 2024 sebesar Rp1,41 miliar atau -78,8296. Agar dijelaskan mengenai pihak atau lembaga profesional yang jasanya digunakan oleh Perseroan tersebut serta hubungan afiliasinya dengan Perseroan. PT MAHARAKSA BIRU ENERGI Tbk. 1.52-53 Jakarta Sel Iru.com Treasury To
Page 9 OCR 0.936
NA PBIRU Tanggapan: Penurunan tersebut disebabkan adanya beberapa jasa professional yang tidak dipergunakan kembali oleh Perseroan di tahun 2024, antara lain jasa headhunter, jasa konsultan Pajak, dan jasa profesi penunjang untuk PMHMETD dan lainnya di tahun 2023. Pemberi jasa tersebut tidak ada yang terafiliasi dengan Perseroan. b) Latar belakang atas peningkatan beban usaha atas kategori lain-lain per 30 September 2024 sebesar Rp353,25 juta atau 1004 jika dibandingkan dengan periode 30 September 2023 sebesar nihil. Agar dijelaskan rincian dari kategori beban lain-lain yang dibukukan oleh Perseroan. Tanggapan: Kategori lain-lain pada beban usaha antara lain berupa perlengkapan kantor yang berada di lokasi proyek dan/atau pabrik entitas anak Perseroan. PT MAHARAKSA BIRU ENERGI Tbk. Treasury Tower 15th Floor, si istrict 8 SCBD Lot 28, Jl. Jenderal Sudir 3 Jakarta Selatan 12190 2486
Names mentioned 24 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Lidia M. Panjaitan Kepala Divisi Penilaian
p.1
unresolved
person
Chandra Devikemalawat
· Direktur/Corporate Secretary
p.1
unresolved
org
PT MAHAR Treasury Tower
p.1
unresolved
org
PT Mitratama Perkasa
p.2 ×2
unresolved
org
PT Cakrawala Sejahtera Sejati
p.2 ×2
unresolved
org
PT Hutama Karya Infrastruktur
p.2 ×5
unresolved
org
PT Bakti Energi Sejahtera
p.2 ×2
unresolved
org
PT MAHARAKSA BIRU ENERGI Tbh.
p.2
unresolved
org
PT Bhakti Cahaya Intiperkasa
p.3 ×5
unresolved
org
PT Pemasaran Digital Nusantara
p.3 ×5
unresolved
org
PT Telesys Indonesia
p.3 ×2
unresolved
org
PT Indoplas Makmur Lestari
p.4 ×2
unresolved
org
PT Trustindo Energi Investama
p.4 ×3
unresolved
org
PT Mentari Biru Energi
p.6
unresolved
org
PT Bumiresik Nusantara Raya
p.7 ×2
unresolved
org
PT Rasya Utama
p.7 ×2
unresolved
org
PT Rekayasa Engineering
p.7 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.