Back to announcement
20250131_BBRI_Laporan Informasi dan Fakta Material_31848695_lamp1.pdf
Other Text extracted BBRISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
KETERBUKAAN INFORMASI
DALAM RANGKA MEMENUHI PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 29 TAHUN 2023
SEHUBUNGAN DENGAN RENCANA PEMBELIAN KEMBALI SAHAM YANG DIKELUARKAN OLEH PERSEROAN
DAN PENGALIHAN SAHAM HASIL PEMBELIAN KEMBALI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Kegiatan Usaha:
Jasa Perbankan
Kantor Pusat:
Gedung BRI I
Jl. Jend Sudirman No. 44-46, Jakarta 10210
Email: humas@bri.co.id/ir@bri.co.id
Website: www.bri.co.id
INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“Perseroan”) merencanakan melakukan pembelian kembali
saham Perseroan (“Buyback”) yang telah dikeluarkan dan tercatat di PT Bursa Efek Indonesia (“Bursa
Efek”) beserta rencana pengalihan saham hasil Buyback sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)
Nomor 29 Tahun 2023 tanggal 29 Desember 2023 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan
Oleh Perusahaan Terbuka (“POJK 29/2023”). Jumlah nilai seluruh Buyback diperkirakan sebesar-
sebesarnya Rp3.000.000.000.000 (tiga triliun rupiah). Buyback dilakukan melalui Bursa Efek maupun di
luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan paling lambat 12 (dua belas)
bulan setelah tanggal Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) yang menyetujui Buyback. Pelaksanaan
Buyback akan memperhatikan kondisi likuiditas dan permodalan Perseroan, serta ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Keterbukaan Informasi diterbitkan di Jakarta pada tanggal 31 Januari 2025
1
Page 2
PERKIRAAN JADWAL WAKTU PELAKSANAAN PEMBELIAN KEMBALI SAHAM
Tanggal Pemberitahuan kepada OJK dan Bursa Efek
1. : 31 Januari 2025
tentang Rencana Buyback dan Pengumuman
Keterbukaan Informasi
2. Perkiraan Tanggal RUPS Tahunan Tahun 2025 : 11 Maret 2025
3. Perkiraan Periode Buyback : 12 Maret 2025 – 11 Maret 2026
PENJELASAN, PERTIMBANGAN DAN ALASAN DILAKUKANNYA PEMBELIAN KEMBALI SAHAM,
SERTA LATAR BELAKANG RENCANA PENGALIHANNYA
Perseroan telah melaksanakan Buyback dalam rangka Program Kepemilikan Saham Pekerja, dan/atau
Direksi dan Dewan Komisaris (“Program Kepemilikan Saham”) sejak tahun 2015. Program tersebut
merupakan bagian dari upaya Perseroan untuk mendorong engagement pekerja terhadap keberlanjutan
peningkatan kinerja Perusahaan dalam jangka panjang.
Pada tahun 2015 dan 2020, Perseroan telah melaksanakan Buyback dengan berpedoman pada Peraturan
OJK No.2/POJK.04/2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan Oleh Emiten atau
Perusahaan Publik Dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan. Selanjutnya, pada tahun 2022
dan 2023 Perseroan melaksanakan kembali Buyback dengan berpedoman pada Peraturan OJK
No.30/POJK.04/2017 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan Oleh Perusahaan Terbuka.
Perseroan telah mengalihkan seluruh saham hasil Buyback (“Treasury Stock”) tahun 2015 dan 2020,
serta telah mengalihkan sebagian Treasury Stock tahun 2022 untuk Program Kepemilikan Saham.
Perseroan melaksanakan pengalihan Treasury Stock secara bertahap melalui Program Kepemilikan Saham
sesuai dengan persetujuan RUPS dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pada tahun 2025, Perseroan berencana melaksanakan kembali Buyback (“Buyback 2025” ) berpedoman
pada POJK 29/2023 yang akan dimintakan persetujuan pada RUPS Tahunan Tahun 2025. Treasury Stock
hasil Buyback 2025 akan direalisasikan sebagai keberlanjutan Program Kepemilikan Saham. Batas waktu
pengalihan Treasury Stock, yaitu paling lama 3 (tiga) tahun setelah Buyback selesai dilaksanakan dan dapat
diperpanjang sesuai dengan POJK 29/2023. Jumlah saham yang akan dialihkan untuk Program Kepemilikan
Saham sebanyak-banyaknya sebesar realisasi jumlah saham yang diperoleh dari Buyback 2025.
PERKIRAAN BIAYA PEMBELIAN KEMBALI SAHAM DAN
PERKIRAAN NILAI SELURUH SAHAM YANG AKAN DIBELI KEMBALI
Perkiraan jumlah nilai Buyback 2025 sebesar-sebesarnya Rp3.000.000.000.000,- (tiga triliun rupiah)
(“Perkiraan Nilai Buyback”) yang berasal dari kas internal Perseroan sesuai peraturan yang berlaku.
Perkiraan Nilai Buyback belum termasuk biaya-biaya (komisi perantara pedagang efek dan biaya lainnya)
yang diperkirakan sebanyak-banyaknya sebesar 0,22% (“Perkiraan Biaya Buyback”) dari Perkiraan Nilai
Buyback.
Pelaksanaan Buyback 2025 dan jumlah keseluruhan Treasury Stock yang dimiliki Perseroan tidak akan
melebihi 10% dari jumlah modal yang ditempatkan dalam Perseroan sesuai dengan ketentuan dan
peraturan perundang-undangan yang berlaku
2
Page 3
SUMBER PENDANAAN, PERKIRAAN SUMBER PERKIRAAN MENURUNNYA PENDAPATAN
PERUSAHAAN SEBAGAI AKIBAT PELAKSANAAN PEMBELIAN KEMBALI SAHAM DAN DAMPAK
ATAS BIAYA PEMBIAYAAN PERUSAHAAN
Perseroan akan menggunakan kas internal untuk Buyback 2025 dengan berpedoman pada POJK 29/2023.
Berdasarkan sumber dana yang digunakan, maka aset dan ekuitas diperkirakan akan menurun sebesar-
besarnya sejumlah Perkiraan Nilai Buyback ditambah Perkiraan Biaya Buyback. Pelaksanaan Buyback 2025
tidak menyebabkan kekayaan bersih Perseroan menjadi lebih kecil dari jumlah modal yang ditempatkan,
ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan. Selain itu, Buyback juga tidak berdampak signifikan pada
pendapatan dan biaya operasional Perseroan.
PEMBATASAN HARGA SAHAM DALAM RANGKA PEMBELIAN KEMBALI SAHAM PERSEROAN
Buyback 2025 akan dilaksanakan dengan harga yang dianggap wajar oleh Perseroan dengan
memperhatikan POJK 29/2023.
JANGKA WAKTU PELAKSANAAN PEMBELIAN KEMBALI SAHAM PERSEROAN
DAN PERIODE PENGALIHANNYA
1. Buyback 2025 dilaksanakan secara bertahap maupun sekaligus sampai dengan 12 (dua belas) bulan
setelah tanggal RUPS yang menyetujui Buyback 2025.
2. Saham Hasil Buyback 2025 akan dialihkan secara bertahap sampai dengan jangka waktu pengalihan
saham hasil Buyback berakhir.
METODE YANG AKAN DIGUNAKAN UNTUK PEMBELIAN KEMBALI SAHAM PERSEROAN
1. Buyback 2025 dapat dilakukan melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek sesuai ketentuan yang
berlaku.
2. Buyback 2025 yang dilakukan melalui Bursa Efek akan dilaksanakan melalui 1 (satu) anggota Bursa
Efek.
MBELIAEMBALI SAHAM TERHADAP KEGIATAN USAHA DAN PERTUMBUHAN PERSEROAN
PEMBAHASAN DAN ANALISIS MANAJEMEN ATAS DAMPAK PEMBELIAN KEMBALI SAHAM
TERHADAP KEGIATAN USAHA DAN PERTUMBUHAN PERSEROAN
1. Apabila Perseroan melaksanakan Buyback 2025 sebesar Perkiraan Nilai Buyback, maka Aset dan
Ekuitas akan berkurang sebesar-besarnya sejumlah Perkiraan Nilai Buyback belum termasuk Perkiraan
Biaya Buyback.
2. Perkiraan Biaya Buyback tidak berdampak signifikan terhadap biaya operasional Perseroan.
3. Buyback diyakini dapat mendukung kegiatan usaha maupun pertumbuhan Perseroan di masa yang
akan datang melalui peningkatan engagement pekerja.
3
Page 4
RENCANA PENGALIHAN SAHAM HASIL HASIL PEMBELIAN KEMBALI
1. Tujuan Pengalihan, Persyaratan, dan Ketentuan Lock Up
Saham hasil Buyback 2025 akan dialihkan melalui Program Kepemilikan Saham dengan penjelasan
sebagai berikut:
Program Kepemilikan Saham
Program Kepemilikan
Keterangan Direksi
Saham Pekerja
dan Dewan Komisaris
Persyaratan Diberikan secara selektif kepada Diberikan kepada seluruh Direksi
Penerima Program Pekerja yang memenuhi kriteria dan Komisaris Non Independen
tertentu, diantaranya Pekerja Tetap yang memenuhi kriteria dan
yang merupakan Top Talent dan Value berdasarkan kinerja Perseroan.
Creator yang ditetapkan oleh Direksi
Perseroan
Ketentuan Lock Up Dapat dilakukan lock up saham sesuai Dapat dilakukan lock up saham
Period dengan Program Kepemilikan Saham, sesuai dengan Program Kepemilikan
dengan tetap memperhatikan Saham, dengan tetap
peraturan perundang-undangan. memperhatikan peraturan
perundang-undangan.
2. Harga Pelaksanaan atau Metode Perhitungan
Metode perhitungan harga pelaksanaan yang digunakan untuk Program Kepemilikan Saham
berdasarkan nilai wajar dengan dasar harga saham pada tanggal pemberian ( grant date).
3. Jumlah atau Besaran Pembayaran
Perseroan dapat mengenakan sejumlah pembayaran tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku di
Perseroan.
PROFORMA SETELAH RENCANA PEMBELIAN KEMBALI SAHAM DILAKSANAKAN
DAN PENGALIHANNYA
Berdasarkan analisa Perseroan, tidak terdapat perubahan yang signifikan dengan adanya Buyback 2025
serta pengalihannya terhadap indikator keuangan Perseroan, dengan penjelasan sebagai berikut:
1. Proforma Setelah Pelaksanaan Buyback 2025
Berikut merupakan proforma Total Aset, Ekuitas, Laba Tahun Berjalan dan Laba per Saham sebagai
gambaran Laporan Keuangan (Individual) per tanggal 30 September 2024 dengan memperhitungkan
Perkiraan Nilai Buyback:
4
Page 5
Periode Laporan Keuangan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2024
Sebelum Setelah
Keterangan Pembelian Dampak Pembelian
Kembali Saham Kembali Saham
Total Aset (Rp Miliar) 1.808.865 -3.000 1.805.865
Total Ekuitas (Rp Miliar) 307.398 -3.000 304.398
Laba Bersih (Rp Miliar) 41.673 - 41.673
Laba Bersih per Lembar Saham
277 1,27 278
(Rp)
CAR (%) 24,96 -0,29 24,68
ROE (%) 18,86 0,18 19,04
Keterangan:
1. Angka di atas merupakan angka bank only unaudited
2. Brokerage Fee dan biaya lainnya tidak berdampak signifikan terhadap Total Asset, Total Ekuitas dan Laba-Rugi
Perseroan, sehingga dikeluarkan dari proyeksi di atas.
2. Proforma Setelah Pengalihan Treasury Stock hasil Buyback 2025
Berikut merupakan proforma Total Ekuitas sebagai gambaran Laporan Keuangan (Individual) per
tanggal 30 September 2024 dengan dialihkannya seluruh saham hasil Buyback 2025:
Periode Laporan Keuangan
yang berakhir pada tanggal 30 September 2024
Setelah
Sebelum Setelah
Keterangan Dampak Dampak Pengalihan
Buyback Buyback
Buyback
Total Ekuitas (Rp 0
307.398 -3.000 304.398 304.398
Miliar)
Keterangan:
Angka di atas merupakan angka bank only unaudited
INFORMASI LAINNYA
Treasury Stock tidak memiliki hak suara dan tidak diperhitungkan dalam penentuan jumlah kuorum pada
RUPS, serta tidak berhak mendapatkan dividen.
5
Page 6
TAMBAHAN INFORMASI
Informasi tambahan terkait Buyback Perseroan dapat menghubungi:
Corporate Secretary / Investor Relation
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Kantor Pusat:
Gedung BRI I
Jl. Jend Sudirman No. 44-46, Jakarta 10210
Email: humas@bri.co.id/ir@bri.co.id
Website: www.bri.co.id
6
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.