Skip to content
Back to announcement

20260623_WAPO_Public Expose_32103620_lamp2.pdf

Other Text extracted WAPO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 8

Page 1
      PUBLIC EXPOSE
PT WAHANA PRONATURAL Tbk

    DALAM RANGKA ULANG TAHUN KE-25
PENCATATAN SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA



                   |
                   |
                   |

                MATERI

                   |
                   |
                   |



            A. SEJARAH PERSEROAN
     B. KINERJA PERSEROAN SELAMA 2025
        C. PROSPEK USAHA PERSEROAN
             D. IKTISAR KEUANGAN




                   1
Page 2
1.   SEJARAH PERSEROAN

     1. Tahun 1993 Perseroan didirikan dengan nama PT Golden Phoenix, bergerak di bidang
        perdagangan hasil pertanian dan kelautan.
     2. Tahun 1996 PT Golden Phoenix berubah nama menjadi PT Wahana Yuda Mandiri. Setelah itu di
        Tahun 2000 berubah menjadi PT Wahana Phonix Mandiri.
     3. PT Wahana Phonix Mandiri melakukan penyertaan saham sebesar 99.59% di PT Phonix Mas
        Persada (PMP), Anak Perusahaan yang didirikan untuk melanjutkan kegiatan usaha CV Phoenix
        Mas (berdiri tahun 1979) dengan usaha pengolahan mete pada tahun 1989 dan pengolahan
        rumput laut tahun 1993.
     4. Pada tanggal 22 Juni 2001 PT Wahana Phonix Mandiri mencatatkan sahamnya di Bursa Efek
        Indonesia dengan melakukan penawaran saham perdana sebesar 200.000.000 (dua ratus juta)
        lembar nominal Rp 100,- (seratus rupiah) per saham di harga penawaran Rp 175,- (seratus tujuh
        puluh lima rupiah) per lembar. Saat ini Perseroan berdomisili di Gedung Japfa Indoland Center
        (ex Bumi Mandiri) Tower II Lt.9 R.907 Jl.Panglima Sudirman 66–68 Surabaya.
     5. Pada akhir tahun 2011, Perseroan melakukan divestasi anak usahanya yaitu PT. Phonix Mas
        Persada dengan tujuan untuk memperbaiki struktur keuangannya.
     6. Sebagai langkah untuk memperluas strategi integrasinya, tahun 2011 Perseroan melakukan
        ekspansi usaha dengan melakukan pembelian aset pabrik pengolahan permen yang berada di
        Bogor Jawa Barat.
     7. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham bulan Juni 2012 Perseroan berubah nama menjadi PT.
        Wahana Pronatural Tbk dan terdaftar dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang
        Saham No. 2 tanggal 2 Juni 2012 di Notaris Wachid Hasyim SH, Notaris di Surabaya. Perubahan
        anggaran dasar ini telah mendapatkan pengesahan dari Kementrian Hukum dan HAM Republik
        Indonesia No. AHU.41594.AH.01.02. Tahun 2012 tanggal 1 Agustus 2012.
     8. Tanggal 12 November 2019, Perseroan melakukan penambahan modal disetor dari semula Rp.
        52.000.000.000 (lima puluh dua miliar rupiah) menjadi Rp124.092.311.100 (seratus dua puluh
        empat miliar sembilan puluh dua juta tiga ratus sebelas ribu seratus rupiah). Peningkatan modal
        ditempatkan dan disetor tersebut dilakukan sehubungan dengan telah dilaksanakannya Penawaran
        Umum Terbatas pertama (PUT I) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD),
        dengan mengeluarkan sejumlah 720.923.111 (tujuh ratus dua uluh juta sembilan ratus dua puluh
        tiga ribu seratus sebelas) saham dengan nilai nominal Rp.100 (seratus rupiah) atau seluruhnya
        dengan nilai nominal sebesar Rp 72.092.311.100 (tujuh puluh dua miliar sembilan puluh dua juta
        tiga ratus sebelas ribu seratus rupiah).




                                                    2
Page 3
                                     Struktur Perseroan




                              Komposisi Pemegang Saham

                                                  Nilai Nominal Rp 100 Per Saham
Pemegang Saham                        Jumlah saham           %               Jumlah (Rp)
                                     ditempatkan dan     Kepemilikan
                                      disetor penuh
PT. Hijau Sari                             447.562.500       36.07             44.756.250.000
PT. Mitra Niaga Sakti                      402.562.500       32.44             40.256.250.000
PT. Surya Pelangi Mandiri                  100.000.000        8.06             10.000.000.000
PT. Pesona Bangun Mandiri                   55.000.000        4.43              5.500.000.000
Masyarakat (dibawah 5%)                    235.798.111       19.00             23.579.811.100
                            Jumlah       1.240.923.111      100.00            124.092.311.100




                                              3
Page 4
Informasi Harga Saham
Perkembangan harga saham Perseroan selama tahun 2025 serta perbandingan dengan tahun 2024:

                                                       2024
  PERIODE          HARGA (Rp.)  VOLUME PEREDARAN JUMLAH SAHAM           KAPITALISASI         VOLUME
                TTG   TRD AKHIR    SAHAM (Unit)    TERCATAT               PASAR           PERDAGANGAN

 TRIWULAN I     160   84    131         355.857.900     1.240.923.111   423.154.780.851               -

 TRIWULAN II    142   102   133          13.053.300     1.240.923.111   466.587.089.736               -

 TRIWULAN III   140   95    96           79.964.000     1.240.923.111   403.300.011.075               -

 TRIWULAN IV    136   88    136         361.747.100     1.240.923.111   410.745.549.741               -


                                                       2025
  PERIODE          HARGA (Rp.)  VOLUME PEREDARAN JUMLAH SAHAM           KAPITALISASI         VOLUME
                TTG   TRD AKHIR    SAHAM (Unit)    TERCATAT               PASAR           PERDAGANGAN

 TRIWULAN I     195   103   120         967.243.900     1.240.923.111   498.851.090.622      15.002.900

 TRIWULAN II    230   101   144         578.385.400     1.240.923.111   557.174.476.839               -

 TRIWULAN III   242   136   166         750.731.100     1.240.923.111   626.666.171.055         26.000

 TRIWULAN IV    364   161   180        1.072.180.700    1.240.923.111   671.339.403.051               -




                                               4
Page 5
2.   KINERJA PERSEROAN SELAMA TAHUN 2025

     POSISI KEUANGAN (NERACA)


         URAIAN                                              2025         2024       2023


     ASET
     Aset Lancar                                           44.860      39.582      85.785
     Aset Tidak Lancar                                     45.047      47.004      46.149

     Jumlah Aset                                           89.908      86.586     131.934

     LIABILITAS DAN EKUITAS
     Liabilitas Jangka Pendek                              28.527      13.714      59.917
     Liabilitas Jangka Panjang                              1.081         835         766

     Jumlah Liabilitas                                     29.608      14.549      60.683

     Jumlah Ekuitas                                        60.298       72.036     71.252


     Jumlah Liabilitas dan Ekuitas                         89.906      86.585     131.935


     LAPORAN LABA RUGI KOMPREHENSIF


         URAIAN                                              2025         2024       2023


     Penjualan Bersih                                   1.436.059    2.122.330    420.953

         Laba / (Rugi) Kotor                               20.244      24.648      11.897

     Beban usaha
       Penjualan                                           (1.052)         (55)       (48)
       Umum dan Adm                                       (34.282)     (24.073)   (12.208)
     Jumlah Beban Usaha                                   (35.334)     (24.128)   (12.256)

         Laba / (Rugi) Usaha                              (15.089)        519        (358)
         Laba / (Rugi) Sebelum Pajak                      (11.808)      4.832         656
         Laba / (Rugi) Tahun Berjalan                     (11.616)        718         218
         Laba / (Rugi) Komprehensif                       (11.738)        784         236

     Jumlah Saham                                           1.241       1.241       1.241

     Laba / (Rugi) Bersih Per Saham
       Dasar                                                (9,36)        0,58       0,18
       Dilusi                                               (9,46)        0,63       0,19


     -     Penjelasan Produksi dan Penjualan
     -     Penjelasan Posisi Keuangan dan Laba Rugi Komprehensif




                                               5
Page 6
3.   PROSPEK USAHA PERSEROAN

     1. Usaha Produk Agrobisnis

       Komoditas pertanian, perkebunan dan kelautan banyak digunakan untuk kebutuhan industri makanan,
       obat-obatan dan konsumsi lainnya. Indonesia dikenal dengan potensi sumber daya alam yang melimpah.
       Hal ini dibuktikan dengan keanekaragaman hayati yang dimiliki. Indonesia juga dikenal sebagai negara
       agraris dan maritim karena kekayaan sumber daya alamnya. Selain itu, kondisi geografis yang strategis
       dan beriklim tropis menjadikan potensi alam yang lebih unggul dibandingkan negara lain. Potensi ini
       dapat dimanfaatkan secara optimal oleh sektor industri.

       Pertanian dan perkebunan merupakan roda penggerak perekonomian nasional. Dari sisi produksi, sektor
       pertanian dan perkebunan Indonesia merupakan sektor kedua paling berpengaruh terhadap pertumbuhan
       ekonomi nasional setelah industri pengolahan.

       Hingga awal dekade ini diakui bahwa sektor pertanian dan perkebunan masih memegang peranan
       penting karena alasan-alasan:
        1. Menyumbang sekitar 15% dari Produk Domestik Bruto (PDB).
        2. Menyediakan sekitar 40% dari angkatan kerja usia produktif.
        3. Menyediakan keragaman menu pangan, oleh karena itu sektor pertanian berpengaruh terhadap
            konsumsi dan gizi masyarakat.
        4. Mendukung sektor industri, baik industri hulu maupun industri hilir.
        5. Ekspor pertanian dan perkebunan menyumbangkan devisa negara yang cukup besar.
        6. Mampu bertahan dari terpaan badai krisis moneter dan ekonomi global.


     2. Prospek Usaha Produk Kopi Biji (Green Bean)

       Produk Biji Kopi merupakan komoditas perdagangan yang banyak diminati dan diperdagangkan di dunia
       setelah minyak bumi dan gas. Kopi juga salah satu komoditas unggulan Indonesia di pasar internasional.
       Indonesia menjadi negara eksportir kopi ketiga terbesar di dunia setelah Brasil dan Vietnam. Produksi
       nasional tahun 2025 lebih dari 850.000 ton dengan tingkat konsumsi nasional sebesar 350.000 ton.
       Sementara volume ekspor kopi Indonesia di kisaran 500.000 ton.

       Sektor Industri merupakan sektor terbesar dalam penyerapan bahan baku kopi. Selain itu Biji Kopi juga
       banyak dibutuhkan oleh usaha kecil menengah. Hal ini terlihat dari banyaknya usaha berkonsep
       kemitraan yang tumbuh pesat di Indonesia. Gerai atau kedai minuman berbahan dasar kopi yang
       memanfaatkan marketing online menjadi trend saat ini. Usia remaja yang senang terhadap gaya hidup
       modern cenderung konsumtif bakal mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif dari komoditas kopi.

       Ada beberapa faktor yang mendorong pertumbuhan bisnis kedai kopi di Indonesia yaitu:
       1. Kebiasaan (budaya) nongkrong sambil ngopi
       2. Meningkatnya daya beli konsumen, tumbuhnya kelas menengah, dan harga RTD Coffee di kedai
           modern yang lebih terjangkau.
       3. Dominasi populasi anak muda Indonesia (Generasi Y dan Z) yang menciptakan gaya hidup baru
           dalam mengonsumsi kopi.
       4. Kehadiran media sosial yang memudahkan pebisnis kedai kopi melakukan aktivitas marketing dan
           promosi.

       Melihat perkembangan faktor-faktor pendorong tersebut, bisnis kedai kopi di Indonesia pada tahun
       depan diperkirakan masih positif.




                                                   6
Page 7
3. Prospek Usaha Rumput Laut Kering (Dried Seaweed)

  Indonesia adalah salah satu penghasil Rumput Laut terbesar dunia. Jenis Rumput Laut yang banyak
  dikembangkan adalah Gracillaria, Eucheuma Cottoni, Eucheuma Spinosum. Berdasarkan data
  Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tahun 2025 produksi Rumput Laut nasional mencapai lebih
  dari 8,2 juta ton. Selama ini Rumput Laut masih mendominasi dengan kontribusi sebesar 60% dari total
  produksi perikanan budidaya nasional.

  Indonesia merupakan produsen terbesar kedua di dunia setelah China, khususnya untuk jenis eucheuma
  cottoni dan menguasai lebih dari 80% pangsa pasar dengan tujuan ekspor ke China. Namun demikian,
  hampir 80% masih didominasi bahan baku mentah, hanya 20% yang diserap untuk kebutuhan industri
  dalam negeri.

  Pemerintah berkomitmen mendorong industrialisasi Rumput Laut nasional salah satunya dengan
  menyiapkan peta jalan industrialisasi Rumput Laut nasional melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor
  33 tahun 2019 tentang Roadmap Industrialisasi Rumput Laut Nasional. Hal itu untuk memastikan bahwa
  ketersediaan bahan baku dan kualitas Rumput Laut terus terjaga baik untuk ekspor maupun untuk
  kebutuhan dalam negeri.

  Menurut data Asosiasi Rumput Laut Indonesai (ARLI), Indonesia termasuk di dalam wilayah Coral
  Triangle yang merupakan tempat yang cocok untuk membudidayakan Rumput Laut di wilayah pesisir.
  Prospek olahan Rumput Laut dalam negeri pun masih besar karena banyak industri membutuhkan hasil
  olahan agar-agar dan karagenan sebagai bahan pengenyal, pengemulsi, pengental, dan penjernih bahan
  pencampur alami, juga untuk pupuk. Selain dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan, juga untuk
  industri farmasi serta obat dan kosmetik.


4. Minuman Isotonik dan Air Minum Dalam Kemasan

  Perseroan melakukan distribusi perdana produk minuman tinggi vitamin C merek “Sunkist” dan
  air minum dalam kemasan (AMDK) merek “AirAlam” tahun 2021. Area distribusi nasional dan
  diharapkan menjadi produk unggulan bagi Perseroan. Target pasar di modern market maupun
  tradisional market. Distribusi AirAlam saat ini mencakup wilayah pulau Jawa, Bali dan Sumatera.
  Perseroan mentargetkan distribusi produk ini secara nasional. Distribusi perdana kedua produk ini
  sesuai dengan rencana Perseroan yang ingin menambah klasifikasi produk. Air minum merupakan
  kebutuhan utama manusia sehingga kedua produk ini diharapkan dapat diterima oleh masyarakat
  dan meningkatkan pendapatan bagi Perseroan.

Perbandingan Target dan Proyeksi

Perseroan menargetkan pertumbuhan sebesar 10% di tahun 2026. Produk air mineral dan minuman
bervitamin diharapkan dapat menyumbang pertumbuhan penjualan di tahun 2026. Penjualan
komoditas biji kopi harapan dapat tumbuh kembali sehingga mampu menambah pendapatan.
Perseroan menerapkan kebijakan yang ketat dan hati-hati dalam menjalankan usaha. Hal utama yang
dilakukan yaitu mengontrol biaya operasional sesuai peruntukannya, kemudian mengevaluasi
kebijakan keuangan yang berhubungan dengan proyek-proyek baru.




                                              7
Page 8
4.     IKTISAR DATA KEUANGAN

Ikhtisar data keuangan PT Wahana Pronatural Tbk untuk 3 (tiga) tahun terakhir adalah sebagai berikut:

                                                                   (dalam jutaan Rupiah, kecuali disebutkan lain)
                                                 2023               2024                    2025
                                                   Disajikan Kembali

     HASIL USAHA


     Penjualan Bersih                                   420.954         2.122.330                  1.436.059
     Laba Kotor                                          11.898            24.648                     20.244
     Laba (Rugi) Usaha                                    (359)               518                   (15.089)
     Laba (Rugi) Komprehensif                               236               784                   (11.738)

     POSISI KEUANGAN

     Modal Kerja Bersih                                  25.868            25.868                    16.333
     Jumlah Aset Lancar                                  85.785            39.582                    44.860
     Jumlah Aset Tidak Lancar                            46.150            47.004                    45.047
     Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                     59.917            13.714                    28.527
     Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                       766               835                     1.081
     Jumlah Ekuitas                                      71.252            72.036                    60.298

     RASIO USAHA (%)
     Laba Kotor / Penjualan Bersih
                                                           2.83              1.16                       1.41
     (Gross Profit Margin)
     Laba (Rugi) Usaha / Penjualan Bersih
                                                         (0.09)              0.02                     (1.05)
     (Operating Profit Margin)
     Laba (Rugi) Komprehensif / Penjualan
     Bersih                                                0.06              0.04                     (0.82)
     (Net Profit Margin)
     Laba (Rugi) Komprehensif / Jumlah Aset
                                                           0.18              0.91                    (13.06)
     (Return On Assets)
     Laba (Rugi) Komprehensif / Jumlah Ekuitas
                                                           0.33              1.09                    (19.47)
     (Return On Equity)

     RASIO KEUANGAN (%)
     Aset Lancar / Liabilitas Jangka Pendek
     (Current ratio)                                     143.17            288.62                    157.25
     Liabilitas / Ekuitas
     (Debt to Equity)                                     85.17             20.20                    347.62
     Liabilitas / Aset
     (Debt to Assets)                                     45.99             16.80                    233.14




                                                    8

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.52 MB
Published23 Jun 2026
Pages8
Characters17,689
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org WAHANA PRONATURAL Tbk p.1 ×8
linked org PT. Hijau Sari p.3
linked org PT. Mitra Niaga Sakti p.3
linked org Surya Pelangi p.3
possible org BURSA EFEK INDONESIA p.1 ×2
unresolved org PT Golden Phoenix p.2 ×2
unresolved org PT Wahana Yuda Mandiri. Setelah p.2
unresolved org PT Wahana Phonix Mandiri. p.2 ×3
unresolved org PT Phonix Mas Persada p.2 ×2
unresolved org PT. Surya Pelangi Mandiri p.3
unresolved org PT. Pesona Bangun Mandiri p.3
unresolved org Kementerian Kelautan dan Perikanan p.7

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result