Skip to content
Back to announcement

20260623_BBIA_Penyampaian Bukti Iklan_32103554_lamp2.pdf

Other Text extracted BBIA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
8 | INVESTOR DAILY – SENIN, 22 JUNI 2026
                                                  JADWAL                                                                                                                                                                                                                                                                           3)    Apabila Perseroan ternyata tidak menyediakan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Obligasi Subordinasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi setelah lewat Tanggal
  Masa Penawaran Awal                                                        :           22 - 24 Juni 2026                                                                                                                                                                                                                               Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi
  Tanggal Efektif                                                            :                30 Juni 2026                                                                                                                                                                                                                               Subordinasi, maka Perseroan harus membayar Denda. Denda yang dibayar oleh Perseroan yang
  Masa Penawaran Umum                                                        :              1 - 2 Juli 2026                                                                                                                                                                                                                              merupakan hak Pemegang Obligasi Subordinasi, yang oleh Agen Pembayaran akan diberikan
  Tanggal Penjatahan                                                         :                  3 Juli 2026                                                                                                                                                                                                                              kepada Pemegang Obligasi Subordinasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi
  Tanggal Distribusi Secara Elektronik (“Tanggal Emisi”)                     :                  7 Juli 2026                                                                                                                                                                                                                              Subordinasi yang dimilikinya.
  Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                        :                  7 Juli 2026            INFORMASI DALAM DOKUMEN INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN/ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PENDAFTARAN EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OTORITAS
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Tambahan Utang yang Dapat Diperoleh Perseroan pada Masa yang Akan Datang
  Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia                                 :                  8 Juli 2026            JASA KEUANGAN (“OJK”) NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OJK. DOKUMEN INI HANYA DAPAT DIGUNAKAN DALAM RANGKA PENAWARAN
                                                                                                                       AWAL TERHADAP EFEK INI. EFEK INI TIDAK DAPAT DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KE OJK MENJADI EFEKTIF. PEMESANAN                                                                 Di dalam ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi tidak ada pembatasan bagi
              PENAWARAN UMUM OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI                                                                                                                                                                                                                                                                     Perseroan untuk memperoleh tambahan utang pada masa yang akan akan datang, kecuali dalam
                                                                                                                       UNTUK MEMBELI EFEK INI HANYA DAPAT DILAKSANAKAN SETELAH CALON PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU MEMPUNYAI KESEMPATAN UNTUK MEMBACA
  1. Keterangan tentang Obligasi                                                                                       PROSPEKTUS.                                                                                                                                                                                                 pemberitahuan kepada wali amanat apabila Perseroan akan mengeluarkan Obligasi Subordinasi atau
  Nama Obligasi                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    instrument hutang lain yang sejenis. Perseroan tidak dapat mengagunkan sebagian besar maupun
                                                                                                                       OJK TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI PROSPEKTUS                                                                    seluruh pendapatan atau harta kekayaan Perseroan yang ada pada saat ini di luar kegiatan usaha
  Obligasi Berkelanjutan V Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2026.
                                                                                                                       RINGKAS. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.                                                                                                      Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat.
  Jenis Obligasi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Status Obligasi Subordinasi
  Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan
                                                                                                                       PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA                                                                    Keterangan lebih lengkap mengenai Status Obligasi Subordinasi dapat dilihat pada Bab I dalam
  atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini didaftarkan
                                                                                                                       BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.                                                                                                                                                                   Prospektus dengan judul “Keterangan tentang Obligasi Subordinasi yang Diterbitkan.”
  atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan
  Pemegang Obligasi dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh                                                                                                                                                                                                                                      Hak-hak Pemegang Obligasi Subordinasi
                                                                                                                       PT BANK UOB INDONESIA (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS                                                                   Keterangan lebih lengkap mengenai Hak-hak Pemegang Obligasi Subordinasi dapat dilihat pada Bab I
  Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis
                                                                                                                       KEBENARAN SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS.                                                                                                dalam Prospektus dengan judul “Keterangan tentang Obligasi Subordinasi yang Diterbitkan.”
  yang diterbitkan oleh KSEI, Perusahaan Efek atau Bank Kustodian.
  Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi dan Jatuh Tempo Obligasi                                                                                                                                                                                                                                                                   Pembelian Kembali Obligasi Subordinasi (Buy Back)
  Obligasi yang akan diterbitkan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Bank                                                                                                                                                                                                                                  Perseroan tidak dapat melakukan pembelian kembali (buy back) untuk sebagian atau seluruh Obligasi
  UOB Indonesia Tahap I Tahun 2026 memiliki Jumlah Pokok Obligasi sebanyak-banyaknya sebesar                                                                                                                                                                                                                                       Subordinasi.
  Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah), yang terdiri dari:                                                                                                                                                                                                                                                                  3. Keterangan Mengenai Pemeringkatan Obligasi dan Obligasi Subordinasi
  Seri A    : Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan                                                                                                                                                                                                                                Sesuai dengan POJK NO. 7/2017, POJK No. 36/2014 dan POJK No. 49/2020, dalam rangka penerbitan
              Tingkat bunga tetap Obligasi sebesar [●] ([●] persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi                                                                                                                                                                                                                               Obligasi dan Obligasi Subordinasi ini, Perseroan telah memperoleh peringkat nasional dari PT Fitch
              adalah 370 (tiga ratus tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Pembayaran                                                                                                 PT Bank UOB Indonesia                                                                                                              Ratings Indonesia yang dituangkan dalam Surat No. 44/DIR/RATLTR/III/2026 tanggal 11 Maret 2026
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   perihal Peringkat Privat PT Bank UOB Indonesia, PT Fitch Ratings Indonesia menetapkan peringkat:
              Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari
                                                                                                                                                                                                                Kegiatan Usaha Utama:
              Jumlah Pokok Obligasi Seri A pada saat jatuh tempo yaitu 17 Juli 2027.                                                                                                                                                                                                                                                                          AAA(idn)                                 AA(idn)
                                                                                                                                                                                                                   Jasa Perbankan
  Seri B    : Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan                                                                                                                                                                                                                                                           Triple A                               Double A
              Tingkat bunga tetap Obligasi sebesar [●] ([●] persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi                                                                                                Berkedudukan di Jakarta Pusat, Indonesia
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Hasil pemeringkatan Obligasi dan Obligasi Subordinasi ini tidak memiliki periode jatuh tempo, akan
              adalah 3 (tiga) tahun sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh
                                                                                                                                                                 Kantor Pusat                                                                                    Jaringan Kantor                                                   tetapi akan dilakukan review peringkat dalam periode 1 (satu) tahun sekali.
              (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi Seri B pada
              saat jatuh tempo yaitu 7 Juli 2029.                                                                                                                  UOB Plaza                                                   Per tanggal 30 April 2026, jaringan layanan Perseroan mencakup 39 kantor cabang,                    Perusahaan Pemeringkat Efek, dalam hal ini Fitch, tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Perseroan,
                                                                                                                                                            Jl. M.H. Thamrin No. 10                                             43 kantor cabang pembantu dan 97 ATM yang tersebar di 39 kota/ kabupaten di                        sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.
  Seri C    : Jumlah Pokok Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●] ([●] Rupiah) dengan
              Tingkat bunga tetap Obligasi sebesar [●] ([●] persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi                                                     Jakarta 10230 – Indonesia                                                 16 provinsi yang bekerja sama dengan jaringan ATM Prima, ATM Bersama,                           Perseroan wajib menyampaikan peringkat tahunan atas Obligasi dan Obligasi Subordinasi kepada
              adalah 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh                                                    Telp. (021) 2350 6000 (hunting)                                               serta jaringan regional ATM grup usaha United Overseas Bank Limited.                          OJK paling lambat 10 (sepuluh) Hari Kerja setelah berakhirnya masa berlaku peringkat terakhir sampai
              (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi Seri C pada                                                          Fax. (021) 2993 6632                                                                                                                                                  dengan Perseroan telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait dengan Obligasi dan Obligasi
              saat jatuh tempo yaitu 7 Juli 2031.                                                                                                           Website: www.uob.co.id                                                                                                                                                 Subordinasi yang diterbitkan, sebagaimana diatur dalam POJK No. 49/POJK.04/2020.
                                                                                                                                                     Email: corporatesecretary@uob.co.id                                                                                                                                           4. Keterangan Mengenai Wali Amanat
  Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan
  harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh                                                        PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI BERKELANJUTAN V BANK UOB INDONESIA                                                                                           Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi, Perseroan dan PT Bank Mandiri
  Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.                                                                                                   DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp2.000.000.000.000 (DUA TRILIUN RUPIAH)                                                                                (Persero) Tbk., (“Mandiri”) selaku Wali Amanat telah menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan
                                                                                                                                                                                                   DAN                                                                                                                             Obligasi dan Perjanjian Perwaliamatan Obligasi Subordinasi.
  Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
                                                                                                                                                           PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN V BANK UOB INDONESIA                                                                                    Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab XII dalam Prospektus dengan
  Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, terhitung sejak Tanggal Emisi sesuai dengan tanggal
                                                                                                                                                             DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR RP2.000.000.000.000 (DUA TRILIUN RUPIAH)                                                                                judul “Keterangan tentang Wali Amanat.”
  pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga jatuh pada
  hari bukan Hari Bursa, maka Bunga Obligasi dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan                                              BAHWA DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN TERSEBUT, PERSEROAN AKAN MENERBITKAN DAN MENAWARKAN                                                                                   Keterangan lebih lengkap mengenai Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi dapat dilihat
  Denda.                                                                                                                                                          OBLIGASI BERKELANJUTAN V BANK UOB INDONESIA TAHAP I TAHUN 2026                                                                                                   pada Bab I dalam Prospektus.
  Jadwal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:                                                             DENGAN JUMLAH POKOK SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp100.000.000.000 (SERATUS MILIAR RUPIAH)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM
                                                                                                                      Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”), sebagai bukti utang
      Bunga ke-                 Seri A                        Seri B                        Seri C                                                                                                                                                                                                                                 Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi ini, setelah dikurangi
          1                7 Oktober 2026                7 Oktober 2026                7 Oktober 2026                 kepada Pemegang Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi dan terdiri dari 3 (tiga) seri dengan ketentuan sebagai berikut:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   dengan biaya Emisi akan dipergunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk meningkatkan penyaluran
          2                7 Januari 2027                7 Januari 2027                7 Januari 2027                 Seri A : Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu 370 (tiga                       kredit. Selanjutnya, seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan
          3                  7 April 2027                  7 April 2027                  7 April 2027                          ratus tujuh puluh) Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran kembali Pokok Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat Tanggal Pelunasan Pokok                         V Tahap II dan tahap berikutnya (jika ada), setelah dikurangi biaya-biaya emisi, rencananya akan
          4                  17 Juli 2027                  7 Juli 2027                   7 Juli 2027
                                                                                                                               Obligasi.                                                                                                                                                                                           dipergunakan untuk meningkatkan penyaluran kredit (kemudian disebut “Rencana Penggunaan
          5                        -                     7 Oktober 2027                7 Oktober 2027
          6                        -                     7 Januari 2028                7 Januari 2028                 Seri B : Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu 3 (tiga)                        Dana Tahap Berikutnya”). Kepastian Rencana Penggunaan Dana Tahap Berikutnya akan ditentukan
          7                        -                       7 April 2028                  7 April 2028                          tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran kembali Pokok Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.                                          dengan memperhatikan kebutuhan Perseroan dan kondisi pasar pada saat penerbitan berikutnya
          8                        -                       7 Juli 2028                   7 Juli 2028                  Seri C : Jumlah Pokok Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka waktu 5 (lima)                        dan diungkapkan pada Informasi Tambahan atas penerbitan tahap II dan tahap berikutnya termasuk
          9                        -                     7 Oktober 2028                7 Oktober 2028                          tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran kembali Pokok Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.                                          perubahan dari pengungkapan dalam Prospektus (jika ada), dengan tetap tunduk pada ketentuan POJK
         10                        -                     7 Januari 2029                7 Januari 2029                                                                                                                                                                                                                              No. 36/POJK.04/2014.
         11                        -                       7 April 2029                  7 April 2029                 Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, di mana Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 7 Oktober 2026, sedangkan Bunga Obligasi terakhir sekaligus pelunasan Obligasi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Seluruh dana yang akan diperoleh dari Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi
         12                        -                       7 Juli 2029                   7 Juli 2029                  akan dibayarkan pada tanggal 17 Juli 2027 untuk Obligasi Seri A, tanggal 7 Juli 2029 untuk Obligasi Seri B dan tanggal 7 Juli 2031 untuk Obligasi Seri C. Pelunasan Obligasi dilakukan secara
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   ini, setelah dikurangi dengan biaya Emisi akan dipergunakan seluruhnya oleh Perseroan untuk
         13                        -                             -                     7 Oktober 2029                 penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
         14                        -                             -                     7 Januari 2030                                                                                                                                                                                                                              meningkatkan penyaluran kredit. Selanjutnya, seluruh dana yang diperoleh dari Penawaran Umum
                                                                                                                                                        Obligasi Berkelanjutan V Bank UOB Indonesia Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian.
         15                        -                             -                       7 April 2030                                                                                                                                                                                                                              Obligasi Subordinasi Berkelanjutan V Tahap II dan tahap berikutnya (jika ada), setelah dikurangi biaya-
                                                                                                                                                                                                                  DAN
         16                        -                             -                       7 Juli 2030                                                                                                                                                                                                                               biaya emisi, rencananya akan dipergunakan untuk meningkatkan penyaluran kredit (kemudian disebut
                                                                                                                                                                   OBLIGASI SUBORDINASI BERKELANJUTAN V BANK UOB INDONESIA TAHAP I TAHUN 2026
         17                        -                             -                     7 Oktober 2030                                                                                                                                                                                                                              “Rencana Penggunaan Dana Obligasi Subordinasi Tahap Berikutnya”). Kepastian Rencana
                                                                                                                                                        DENGAN JUMLAH POKOK SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR RP100.000.000.000 (SERATUS MILIAR RUPIAH)
         18                        -                             -                     7 Januari 2031                                                                                                                                                                                                                              Penggunaan Dana Obligasi Subordinasi Tahap Berikutnya akan ditentukan dengan memperhatikan
         19                        -                             -                       7 April 2031                 Obligasi Subordinasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi Subordinasi yang akan diterbitkan oleh Perseroan atas nama KSEI, sebagai bukti utang kepada Pemegang                    kebutuhan Perseroan dan kondisi pasar pada saat penerbitan berikutnya dan diungkapkan pada
         20                        -                             -                       7 Juli 2031                  Obligasi Subordinasi. Obligasi Subordinasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi Subordinasi dan terdiri dari 2 (dua) seri dengan ketentuan sebagai                   Informasi Tambahan atas penerbitan tahap II dan tahap berikutnya termasuk perubahan dari
  Harga Penawaran                                                                                                     berikut:                                                                                                                                                                                                     pengungkapan dalam Prospektus (jika ada), dengan tetap tunduk pada ketentuan POJK No. 36/
  Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.                              Seri A : Jumlah Pokok Obligasi Subordinasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka                           POJK.04/2014.
  Satuan Pemindahbukuan dan Jumlah Minimum Pemesanan                                                                           waktu 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran kembali Pokok Obligasi Subordinasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat Tanggal Pelunasan Pokok                        Kemudian, Obligasi Subordinasi Berkelanjutan V Tahap I ini dapat diperhitungkan sebagai Modal
  Satuan Pemindahbukuan sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) atau kelipatannya. Jumlah minimum                                         Obligasi Subordinasi.                                                                                                                                                                               Pelengkap (Tier 2) yang memiliki fitur write down dalam hal Perseroan berpotensi terganggu
  pemesanan Obligasi adalah Rp5.000.000,00 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.                                  Seri B : Jumlah Pokok Obligasi Subordinasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●],- ([●] Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar [●]% ([●] persen) per tahun dengan jangka                           kelangsungan usahanya (point of non-viability) serta peningkatan komposisi struktur perhimpunan dana
                                                                                                                               waktu 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran kembali Pokok Obligasi Subordinasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat Tanggal Pelunasan                           jangka panjang sesuai dengan POJK No. 11/POJK.03/2016.
  Mata Uang Obligasi
                                                                                                                               Pokok Obligasi Subordinasi.                                                                                                                                                                         Keterangan lebih lanjut mengenai Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum dapat dilihat pada Bab
  Mata uang Obligasi ini adalah Rupiah.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   II Prospektus.
  Penyisihan Dana Pelunasan Obligasi (Sinking Fund)                                                                   Bunga Obligasi Subordinasi dibayarkan setiap triwulan, di mana Bunga Obligasi Subordinasi pertama akan dilakukan pada tanggal 7 Oktober 2026, sedangkan Bunga Obligasi Subordinasi
                                                                                                                      terakhir sekaligus pelunasan Obligasi Subordinasi akan dibayarkan pada tanggal 7 Juli 2033 untuk Obligasi Subordinasi Seri A dan tanggal 7 Juli 2036 untuk Obligasi Subordinasi Seri B.                                                                      PERNYATAAN UTANG
  Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana pelunasan Obligasi ini dengan pertimbangan
                                                                                                                      Pelunasan Obligasi Subordinasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
  untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil Emisi Obligasi sesuai dengan tujuan rencana                                                                                                                                                                                                                                           Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan mempunyai total liabilitas sebesar Rp150.375.560 juta.
  penggunaan dana hasil Emisi Obligasi.                                                                                                             Obligasi Subordinasi Berkelanjutan V Bank UOB Indonesia Tahap II dan/atau tahap selanjutnya (jika ada) akan ditentukan kemudian.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Keterangan lebih lanjut mengenai Pernyataan Utang dapat dilihat dalam Bab III Prospektus.
  Pembatasan dan Kewajiban Perseroan                                                                                                                                                                    PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
  Keterangan lebih lengkap mengenai Pembatasan dan Kewajiban Perseroan dapat dilihat pada Bab I                                                                                                                                                                                                                                                                      IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
                                                                                                                       OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN SUATU AGUNAN KHUSUS, TAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK BERUPA BENDA BERGERAK
  dalam Prospektus dengan judul “Keterangan tentang Obligasi yang Diterbitkan.”                                                                                                                                                                                                                                                    Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersamaan
                                                                                                                       MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, MENJADI JAMINAN BAGI PEMEGANG OBLIGASI INI SESUAI
  Kelalaian Perseroan                                                                                                  DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN PASAL 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA INDONESIA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASU TANPA                                                                   dengan laporan keuangan Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan yang tercantum dalam
  Keterangan lebih lengkap mengenai Kelalaian Perseroan dapat dilihat pada Bab I dalam Prospektus                      HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK                                                                        Prospektus. Calon investor juga harus membaca Bab V Prospektus yang berjudul Analisis dan
  dengan judul “Keterangan tentang Obligasi yang Diterbitkan.”                                                         KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI                                                                    Pembahasan oleh Manajemen.
  RUPO                                                                                                                 DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.                                                                                                                                                           Ikhtisar data keuangan penting di bawah ini diambil dari laporan posisi keuangan Perseroan pada
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan
  Keterangan lebih lengkap mengenai RUPO dapat dilihat pada Bab I dalam Prospektus dengan judul                        OBLIGASI SUBORDINASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN SUATU AGUNAN KHUSUS, TERMASUK TIDAK DIJAMIN OLEH NEGARA REPUBLIK INDONESIA ATAU PIHAK KETIGA                                                                  perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024
  “Keterangan tentang Obligasi yang Diterbitkan.”                                                                      LAINNYA DAN TIDAK DIMASUKKAN DALAM PROGRAM PENJAMINAN BANK YANG DILAKSANAKAN OLEH LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN (LPS) ATAU LEMBAGA                                                                              beserta catatan-catatan atas laporan-laporan tersebut yang telah disusun dan disajikan sesuai dengan
  Tata Cara Pembayaran Bunga                                                                                           PENJAMINAN LAINNYA SESUAI DENGAN KETENTUAN PASAL 19 AYAT (1) HURUF F PERATURAN OJK NO: 11/POJK.03/2016 SEBAGAIMANA TERAKHIR DIUBAH DENGAN                                                                   Standar Akuntansi Keuangan Indonesia.
  1) Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya                           PERATURAN OJK NO. 27 TAHUN 2022 DAN MERUPAKAN KEWAJIBAN PERSEROAN YANG DISUBORDINASI, SESUAI DENGAN KETENTUAN PERJANJIAN PERWALIAMANATAN.
                                                                                                                       HAK PEMEGANG OBLIGASI SUBORDINASI ADALAH PARIPASU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA YANG MEMEGANG KEWAJIBAN                                                                      Laporan posisi keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 serta laporan laba
        tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal                                                                                                                                                                                                                                          rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun
        Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan                           PEMBAYARAN PERSEROAN YANG DISUBORDINASI, BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI. PEMEGANG OBLIGASI SUBORDINASI
                                                                                                                       MEMILIKI HAK TAGIH YANG LEBIH RENDAH DARI KREDITUR PREFEREN, KREDITUR YANG MEMPUNYAI HAK ISTIMEWA DAN KREDITUR KONKUREN YANG BUKAN                                                                          yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, yang disusun oleh manajemen Perseroan
        KSEI yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat)                                                                                                                                                                                                                                   sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah,
        Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli Obligasi yang menerima                           PEMEGANG OBLIGASI SUBORDINASI TETAPI MEMILIKI HAK TAGIH YANG TIDAK LEBIH RENDAH DARI PEMEGANG SAHAM PERSEROAN.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”)
        pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga Obligasi yang                                                                                                                                                                                                                             Purwanto Susanti dan Surja (firma anggota dari Ernst & Young Global Limited) berdasarkan standar
        bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.                     OBLIGASI INI MEMILIKI OPSI PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK). PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI DITUJUKAN SEBAGAI PELUNASAN ATAU DISIMPAN UNTUK
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), sebagaimana tercantum dalam laporan
  2) Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada                          KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR YANG BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, DAN HANYA DAPAT DILAKUKAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   auditor independen No. 01419/2.1505/AU.1/07/0242-5/1/V/2026 tertanggal 22 Mei 2026 yang telah
        Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang                        OLEH PERSEROAN DARI PIHAK YANG TIDAK TERAFILIASI. RENCANA PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI WAJIB DILAPORKAN KEPADA OJK OLEH PERSEROAN PALING
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   ditandatangani oleh Yovita (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0242). Laporan auditor independen
        bersangkutan berdasarkan Daftar Pemegang Rekening.                                                             LAMBAT 2 (DUA) HARI KERJA SEBELUM PENGUMUMAN RENCANA PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI TERSEBUT DI SURAT KABAR. PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus, menyatakan opini tanpa modifikasian dan berisi
  3) Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening                                      DENGAN JUMLAH TERTENTU, BARU DAPAT DILAKUKAN SETELAH PENGUMUMAN RENCANA PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI. PENGUMUMAN TERSEBUT WAJIB
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   paragraf hal lain yang menyatakan penerbitan kembali laporan auditor independen.
        dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen                       DILAKUKAN PALING SEDIKIT MELALUI 1 (SATU) SURAT KABAR HARIAN BERBAHASA INDONESIA YANG BERPEREDARAN NASIONAL PALING LAMBAT 2 (DUA) HARI
                                                                                                                       KALENDER SEBELUM TANGGAL PENAWARAN UNTUK PEMBELIAN KEMBALI DIMULAI.                                                                                                                                         LAPORAN POSISI KEUANGAN
        Pembayaran.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
  4) Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang                            PERSEROAN TIDAK DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SUBORDINASI.
        Obligasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseoan kepada                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     31 Desember
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     Keterangan
        Pemegang Obligasi, dengan memperhatikan Perjanjian Agen Pembayaran dengan demikian                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          2025                   2024
                                                                                                                       RISIKO UTAMA PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT, YAITU RISIKO KERUGIAN YANG TIMBUL DARI KEGAGALAN DEBITUR ATAU REKANAN DALAM MEMENUHI
        Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi yang                                                                                                                                                                                                                                         ASET
                                                                                                                       KEWAJIBAN KEUANGANNYA PADA SAAT KEWAJIBAN TERSEBUT SUDAH JATUH TEMPO. KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG RISIKO USAHA DAPAT DILIHAT PADA
        bersangkutan.                                                                                                  BAB VI PROSPEKTUS.                                                                                                                                                                                          Kas                                                                                     642.704                681.840
  Pembayaran Bunga Obligasi dan Pelunasan Pokok Obligasi                                                                                                                                                                                                                                                                           Giro pada Bank Indonesia                                                             7.115.892              5.798.664
  1) Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi                              RISIKO YANG DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN                                                                    Giro pada bank lain
        melalui Pemegang Rekening akan dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama                              DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.                                                                                                                                    Pihak ketiga                                                                       968.417                791.456
        Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran. Pembayaran Bunga Obligasi dan/atau                           RISIKO YANG DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI SUBORDINASI ADALAH (i) OBLIGASI SUBORDINASI DAPAT DI WRITE DOWN APABILA OJK MENETAPKAN BAHWA                                                                      Pihak berelasi                                                                      34.374                 35.593
        pelunasan Pokok Obligasi yang dilakukan oleh Perseroan kepada Agen Pembayaran tersebut                         PERSEROAN BERPOTENSI TERGANGGU KELANGSUNGAN USAHANYA (POINT OF NON-VIABILITY) SESUAI DENGAN PASAL 19.1.C PERATURAN OJK NO. 11/POJK.03/2016                                                                                                                                                       1.002.791                 827.049
        dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi atas Bunga Obligasi                          SEBAGAIMANA TERAKHIR DIUBAH DENGAN PERATURAN OJK NO. 27 TAHUN 2022 DAN/ATAU TERJADINYA HAL-HAL SEBAGAIMANA DIATUR DALAM SURAT EDARAN OJK
        dan/atau pelunasan Pokok Obligasi yang terutang dan telah jatuh tempo.                                                                                                                                                                                                                                                     Cadangan kerugian penurunan nilai                                                        (2.642)                (5.536)
                                                                                                                       NO. 20/SEOJK.03/2016, (ii) PENANGGUHAN PEMBAYARAN POKOK DAN BUNGA OBLIGASI SUBORDINASI PADA PEMEGANG OBLIGASI SUBORDINASI SEBAGAI DAMPAK
  2) Dengan dilakukannya pembayaran kepada Agen Pembayaran tersebut, maka tanggung jawab                               DARI PEMENUHAN ATAS PASAL 19.1.E PERATURAN OJK NO. 11/ POJK.03/2016 SEBAGAIMANA TERAKHIR DIUBAH DENGAN PERATURAN OJK NO. 27 TAHUN 2022.                                                                     Neto                                                                                 1.000.149                 821.513
        pembayaran kepada Pemegang Obligasi beralih kepada Agen Pembayaran, sesuai dengan                                                                                                                                                                                                                                          Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                                            407.704             3.657.057
        ketentuan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban                      PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI DIDAFTARKAN ATAS NAMA KSEI DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM                                                                    Cadangan kerugian penurunan nilai                                                              -                      -
        untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi yang                               BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.                                                                                                                                  Neto                                                                                    407.704             3.657.057
        bersangkutan.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Efek-efek yang diperdagangkan                                                        3.753.885              2.306.993
  3) Apabila Perseroan ternyata tidak menyediakan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga                                   DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH                                      DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI SUBORDINASI, PERSEROAN TELAH                                         Investasi keuangan                                                                  37.293.368             32.468.862
        Obligasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi                              HASIL PEMERINGKATAN ATAS EFEK UTANG JANGKA PANJANG                                           MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS EFEK UTANG JANGKA PANJANG
        dan/atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi, maka Perseroan harus membayar Denda. Denda                                 DARI PT FITCH RATINGS INDONESIA (“FITCH”) DENGAN PERINGKAT                                                                                                                                           Cadangan kerugian penurunan nilai                                                       (19.661)               (16.036)
                                                                                                                                                                                                                                DARI PT FITCH RATINGS INDONESIA (“FITCH”) DENGAN PERINGKAT
        yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi, yang oleh Agen                                                                                                                                                                                                                                           Neto                                                                                37.273.707             32.452.826
        Pembayaran akan diberikan kepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan                                                                      AAAidn (triple A)                                                                      AAidn (double A)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Tagihan derivatif
        besarnya Obligasi yang dimilikinya.
                                                                                                                                                              Pencatatan atas Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada Bursa Efek Indonesia                                                            Pihak ketiga                                                                    1.155.932              1.516.939
  Tambahan Utang yang Dapat Diperoleh Perseroan pada Masa yang Akan Datang
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Pihak berelasi                                                                     448.994                545.254
  Di dalam ketentuan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi tidak ada pembatasan bagi Perseroan untuk                                                                                PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        1.604.926              2.062.193
  memperoleh tambahan utang pada masa yang akan akan datang, kecuali dalam pemberitahuan kepada
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Kredit yang diberikan
  wali amanat apabila emiten akan mengeluarkan obligasi atau instrumen hutang lain yang sejenis.
  Perseroan tidak dapat mengagunkan sebagian besar maupun seluruh pendapatan atau harta kekayaan                                                                                                            PT Indo Premier Sekuritas                                                                                                   Pihak ketiga                                                                  111.722.886           100.337.504
  Perseroan yang ada pada saat ini di luar kegiatan usaha Perseroan, tanpa persetujuan tertulis dari                                                                                                                                                                                                                                    Pihak berelasi                                                                      59.454                 74.305
  Wali Amanat.                                                                                                                                                                           PENJAMIN EMISI OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      111.782.340            100.411.809
                                                                                                                                                                                                      [Akan ditentukan kemudian]
  Hak-hak Pemegang Obligasi                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Cadangan kerugian penurunan nilai                                                   (3.825.446)           (3.959.553)
  Keterangan lebih lengkap mengenai Hak-Hak Pemegang Obligasi dapat dilihat pada Bab I dalam                                                                                                                     WALI AMANAT                                                                                                       Neto                                                                               107.956.894             96.452.256
  Prospektus dengan judul “Keterangan tentang Obligasi yang Diterbitkan.”                                                                                                                                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  Pembelian Kembali Obligasi (Buy Back)                                                                                                                          Penawaran Obligasi dan Obligasi Subordinasi ini akan dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment)                                                           Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali                  1.703.647              1.653.008
  Keterangan lebih lengkap mengenai Pembelian Kembali Obligasi (Buy Back) dapat dilihat pada Bab I                                                                                                                                                                                                                                 Tagihan akseptasi                                                                    2.594.758              2.422.663
  dalam Prospektus dengan judul “Keterangan tentang Obligasi yang Diterbitkan.”
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Cadangan kerugian penurunan nilai                                                        (4.482)                (4.782)
  2. Keterangan tentang Obligasi Subordinasi                                                                                                                                         Prospektus Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 22 Juni 2026.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Neto                                                                                 2.590.276              2.417.881
  Nama Obligasi Subordinasi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Aset pajak tangguhan - neto                                                             100.444                641.832
  Obligasi Subordinasi Berkelanjutan V Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2026
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Aset tetap dan aset hak guna
  Jenis Obligasi Subordinasi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Biaya perolehan                                                                 5.743.634              5.663.666
  Obligasi Subordinasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi Subordinasi yang                     Bunga ke-                            Seri A                             Seri B                   Obligasi Subordinasi merupakan obligasi yang kewajiban pembayarannya tidak dijamin dengan suatu
                                                                                                                               26                            7 Januari 2033                    7 Januari 2033                agunan khusus dan tidak dijamin oleh pihak ketiga, hal tersebut tanpa mengurangi ketentuan dalam           Akumulasi penyusutan                                                           (3.206.730)           (2.724.050)
  diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang
  Obligasi Subordinasi. Obligasi Subordinasi ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan
                                                                                                                               27                             7 April 2033                       7 April 2033                Pasal 5.17 dan Pasal 11 Perjanjian Perwaliamantan Obligasi Subordinasi, termasuk tidak dijamin oleh   Nilai buku                                                                           2.536.904              2.939.616
                                                                                                                               28                              7 Juli 2033                       7 Juli 2033                 negara Republik Indonesia dan tidak dimasukkan dalam program penjaminan bank yang dilaksanakan        Asset tak berwujud
  Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang Obligasi Subordinasi dan                               29                                    -                         7 Oktober 2033
  didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi Subordinasi oleh Perseroan kepada                                                                                                                         oleh Lembaga Penjaminan Simpanan atau penggantinya sesuai dengan peraturan perundang-                      Aset tidak berwujud                                                                320.000                320.000
                                                                                                                               30                                    -                         7 Januari 2034
  KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi Subordinasi bagi Pemegang Obligasi Subordinasi adalah Konfirmasi                                                                                                                          undangan yang berlaku yang merupakan kewajiban Perseroan yang disubordinasi terhadap pemegang
                                                                                                                               31                                    -                           7 April 2034                                                                                                                           Akumulasi amortisasi                                                               (69.333)               (37.333)
  Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI, Perusahaan Efek atau Bank Kustodian.                                                    32                                    -                           7 Juli 2034
                                                                                                                                                                                                                             utang senior.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Nilai Buku                                                                         250.667                282.667
  Jumlah Pokok, Jangka Waktu, Tingkat Bunga dan Jatuh Tempo Obligasi Subordinasi                                               33                                    -                         7 Oktober 2034                Penyisihan Dana Pelunasan Obligasi Subordinasi (Sinking Fund)
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Goodwill                                                                           813.973                813.973
                                                                                                                               34                                    -                         7 Januari 2035                Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi Subordinasi ini dengan
  Obligasi Subordinasi yang akan diterbitkan dalam Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi                                       35                                    -                           7 April 2035                                                                                                                      Neto                                                                                 1.064.640              1.096.640
  Subordinasi Berkelanjutan V Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun 2026 memiliki Jumlah Pokok Obligasi                                                                                                                           pertimbangan untuk mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi Subordinasi
                                                                                                                               36                                    -                           7 Juli 2035                                                                                                                       Aset lain-lain – neto                                                                2.747.431              3.159.463
  Subordinasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp100.000.000.000,- (seratus miliar Rupiah), yang terdiri                             37                                    -                         7 Oktober 2035
                                                                                                                                                                                                                             ini sesuai dengan tujuan rencana penggunaan dana Penawaran Umum Obligasi Subordinasi.
                                                                                                                                                                                                                             Pembatasan dan Kewajiban Perseroan                                                                    TOTAL ASET                                                                         170.499.203           156.141.782
  dari:                                                                                                                        38                                    -                         7 Januari 2036
                                                                                                                               39                                    -                           7 April 2036                Keterangan lebih lengkap mengenai Pembatasan dan Kewajiban Perseroan dapat dilihat pada Bab I
  Seri A    : Jumlah Pokok Obligasi Subordinasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●] ([●]                               40                                    -                           7 Juli 2036                 dalam Prospektus dengan judul “Keterangan tentang Obligasi Subordinasi yang Diterbitkan.”             LIABILITAS
              Rupiah) dengan Tingkat bunga tetap Obligasi Subordinasi sebesar [●] ([●] persen) per
                                                                                                                Harga Penawaran                                                                                              Kelalaian Perseroan                                                                                   Liabilitas segera                                                                       441.003                504.053
              tahun. Jangka waktu Obligasi Subordinasi adalah 7 (tujuh) tahun sejak Tanggal Emisi.
              Pembayaran Obligasi Subordinasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100%              Obligasi Subordinasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi            Keterangan lebih lengkap mengenai Pembatasan dan Kewajiban Perseroan dapat dilihat pada Bab I         Simpanan dari nasabah
              (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi Subordinasi Seri A pada saat jatuh tempo              Subordinasi.                                                                                                 dalam Prospektus dengan judul “Keterangan tentang Obligasi Subordinasi yang Diterbitkan.”             Giro
              yaitu 7 Juli 2033.                                                                                Satuan Pemindahbukuan dan Jumlah Minimum Pemesanan                                                           RUPO                                                                                                       Pihak ketiga                                                                   38.680.341             31.963.545

  Seri B    : Jumlah Pokok Obligasi Subordinasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp[●] ([●]                Satuan Pemindahbukuan sebesar Rp1,00 (satu Rupiah) atau kelipatannya. Jumlah minimum                         Keterangan lebih lengkap mengenai Pembatasan dan Kewajiban Perseroan dapat dilihat pada Bab I              Pihak berelasi                                                                     398.907                170.905
              Rupiah) dengan Tingkat bunga tetap Obligasi Subordinasi sebesar [●] ([●] persen) per              pemesanan Obligasi Subordinasi adalah Rp5.000.000,00 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.               dalam Prospektus dengan judul “Keterangan tentang Obligasi Subordinasi yang Diterbitkan.”                                                                                                 39.079.248             32.134.450
              tahun. Jangka waktu Obligasi Subordinasi adalah 10 (sepuluh) tahun sejak Tanggal Emisi.           Mata Uang Obligasi Subordinasi                                                                               Tata Cara Pembayaran Bunga                                                                            Tabungan
              Pembayaran Obligasi Subordinasi dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100%              Mata uang Obligasi Subordinasi ini adalah Rupiah.                                                            1) Pemegang Obligasi Subordinasi yang berhak atas Bunga Obligasi Subordinasi adalah Pemegang               Pihak ketiga                                                                   40.477.293             34.943.776
              (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi Subordinasi Seri B pada saat jatuh tempo                                                                                                                                 Obligasi Subordinasi yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat)
                                                                                                                Jaminan Obligasi Subordinasi                                                                                                                                                                                            Pihak berelasi                                                                     122.048                132.128
              yaitu 7 Juli 2036.                                                                                                                                                                                                   Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi, kecuali ditentukan lain
                                                                                                                Obligasi Subordinasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus termasuk tidak dijamin oleh Negara                                                                                                                                                                                                        40.599.341             35.075.904
  Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi                                                                 Republik Indonesia atau pihak ketiga lainnya dan tidak dimasukkan dalam program Penjaminan Bank                    oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi transaksi
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Deposito berjangka
  Bunga Obligasi Subordinasi dibayarkan setiap triwulan, terhitung sejak Tanggal Emisi sesuai dengan            yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Simpanan atau penggantinya sesuai dengan peraturan                       Obligasi Subordinasi dalam waktu 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Pihak ketiga                                                                   53.509.990             49.555.911
  tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi Subordinasi. Dalam hal Tanggal Pembayaran                     perundang-undangan yang berlaku dan mengikuti ketentuan Pasal 19 ayat (1) hurut f POJK No. 11/                     Obligasi Subordinasi, pembeli Obligasi Subordinasi yang menerima pengalihan Obligasi
                                                                                                                POJK.03/2016 dan merupakan kewajiban Perseroan yang disubordinasi, sesuai dengan ketentuan                         Subordinasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi Subordinasi pada periode Bunga Obligasi        Pihak berelasi                                                                     124.103                145.485
  Bunga jatuh pada hari bukan Hari Bursa, maka Bunga Obligasi Subordinasi dibayar pada Hari Bursa
  sesudahnya tanpa dikenakan Denda.                                                                             Pasal 5 ayat 5.17 jo. Pasal 11 Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Subordinasi.                                    Subordinasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI                                                                                       53.634.093             49.701.396

  Jadwal pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah                Sifat-sifat Khusus Obligasi Subordinasi                                                                            yang berlaku.                                                                                   Total simpanan dari nasabah                                                        133.312.682            116.911.750
  ini:                                                                                                          POJK No. 11/POJK.03/2016 mengatur mengenai syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh suatu             2) Bunga Obligasi Subordinasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen                 Simpanan dari bank lain                                                              3.795.269              4.440.259
                                                                                                                obligasi subordinasi untuk dapat diperlakukan sebagai modal pelengkap (Tier 2) suatu bank, yang                    Pembayaran kepada Pemegang Obligasi Subordinasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal          Bunga yang masih harus dibayar                                                          189.091                195.817
              Bunga ke-                              Seri A                              Seri B                                                                                                                                    Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi yang bersangkutan berdasarkan Daftar Pemegang
                  1                             7 Oktober 2026                      7 Oktober 2026              pada pokoknya mencakup bahwa setelah memperoleh persetujuan OJK untuk dapat diperhitungkan                                                                                                                         Utang pajak                                                                             141.245                105.211
                                                                                                                sebagai komponen modal, bersifat subordinasi, memiliki fitur untuk dikonversi menjadi saham biasa                  Rekening.
                  2                             7 Januari 2027                      7 Januari 2027                                                                                                                                                                                                                                 Liabilitas derivatif
                                                                                                                atau mekanisme Write Down dalam hal Perseroan berpotensi terganggu kelangsungan usaha (point                 3) Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi kepada Pemegang Obligasi Subordinasi melalui
                  3                               7 April 2027                        7 April 2027
                  4                               7 Juli 2027                         7 Juli 2027               of non-viability) dan memiliki jangka waktu 5 (lima) tahun atau lebih serta hanya dapat dilunasi setelah           Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan                       Pihak ketiga                                                                       560.419             1.049.196
                  5                             7 Oktober 2027                      7 Oktober 2027              memperoleh persetujuan OJK.                                                                                        berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.                                                              Pihak berelasi                                                                     901.166             1.176.694
                  6                             7 Januari 2028                      7 Januari 2028              Sesuai dengan Surat Edaran OJK No. 20/SEOJK.03/2016, Obligasi Subordinasi harus dilakukan                    4) Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada                                                                                               1.461.585              2.225.890
                  7                               7 April 2028                        7 April 2028
                                                                                                                konversi menjadi saham biasa atau Write Down terhadap dalam hal sebagai berikut:                                   Pemegang Obligasi Subordinasi melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas                Liabilitas akseptasi                                                                 2.005.479              2.306.951
                  8                               7 Juli 2028                         7 Juli 2028                                                                                                                                  oleh Perseoan kepada Pemegang Obligasi Subordinasi, dengan memperhatikan Perjanjian
                  9                             7 Oktober 2028                      7 Oktober 2028              i.    rasio modal inti utama (Common Equity Tier 1/CET 1) lebih rendah atau sama dengan 5,125%
                                                                                                                                                                                                                                   Agen Pembayaran dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan
                 10                             7 Januari 2029                      7 Januari 2029                    (lima koma seratus dua puluh lima persen) dari aset tertimbang menurut risiko (ATMR) baik secara                                                                                                             Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali               3.524.684              5.576.054
                                                                                                                                                                                                                                   pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi yang bersangkutan.
                 11                               7 April 2029                        7 April 2029                    individu maupun konsolidasi dengan anak perusahaan; dan/atau
                                                                                                                                                                                                                             Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi dan Pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi                        Liabilitas atas imbalan kerja                                                           359.289                438.894
                 12                               7 Juli 2029                         7 Juli 2029               ii. terdapat rencana dari otoritas yang berwenang untuk melakukan penyertaan modal kepada Bank
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Efek utang yang diterbitkan - neto                                                      944.990             1.041.910
                 13                             7 Oktober 2029                      7 Oktober 2029                    yang dinilai berpotensi terganggu kelangsungan usahanya; dan                                           1) Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi
                 14                             7 Januari 2030                      7 Januari 2030              iii. terdapat perintah dari OJK untuk melakukan konversi menjadi saham biasa dan/atau Write Down.                  kepada Pemegang Obligasi Subordinasi melalui Pemegang Rekening akan dilakukan oleh              Liabilitas lain-lain                                                                 4.200.243              4.568.826
                 15                               7 April 2030                        7 April 2030
                                                                                                                Dalam hal Perseroan berpotensi terganggu kelangsungan usaha (point of non-viability), Perseroan                    Agen Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.           TOTAL LIABILITAS                                                                   150.375.560           138.315.615
                 16                               7 Juli 2030                         7 Juli 2030
                                                                                                                akan menerapkan mekanisme Write Down sesuai dengan Pasal 19 POJK No. 11/POJK.03/2016 tanpa                         Pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi dan/atau pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi yang
                 17                             7 Oktober 2030                      7 Oktober 2030                                                                                                                                                                                                                                 EKUITAS
                 18                             7 Januari 2031                      7 Januari 2031              memerlukan persetujuan dari Pemegang Obligasi Subordinasi atau tanpa memerlukan keputusan                          dilakukan oleh Perseroan kepada Agen Pembayaran tersebut dianggap pembayaran lunas oleh
                                                                                                                RUPO.                                                                                                              Perseroan kepada Pemegang Obligasi Subordinasi atas Bunga Obligasi Subordinasi dan/atau         Modal saham
                 19                               7 April 2031                        7 April 2031
                 20                               7 Juli 2031                         7 Juli 2031               Terkait dengan pembayaran pokok dan/atau imbal hasil suatu obligasi subordinasi, POJK No. 11/                      pelunasan Pokok Obligasi Subordinasi yang terutang dan telah jatuh tempo.                       Modal dasar                                                                          3.056.898              3.056.898
                 21                             7 Oktober 2031                      7 Oktober 2031              POJK.03/2016 memuat ketentuan bahwa pembayaran pokok dan/atau imbal hasil suatu obligasi                     2) Dengan dilakukannya pembayaran kepada Agen Pembayaran tersebut, maka tanggung jawab                Tambahan modal disetor - neto                                                        4.938.526              4.938.526
                 22                             7 Januari 2032                      7 Januari 2032              subordinasi juga dapat ditangguhkan dan diakumulasikan antar periode (cumulative) apabila                          pembayaran kepada Pemegang Obligasi Subordinasi beralih kepada Agen Pembayaran, sesuai          Penghasilan komprehensif lain                                                           479.434             (288.965)
                 23                               7 April 2032                        7 April 2032                                                                                                                                 dengan ketentuan Perjanjian Agen Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari
                                                                                                                pembayaran pokok dan/atau imbal hasil suatu obligasi subordinasi dapat menyebabkan rasio Kewajiban                                                                                                                 Saldo laba
                 24                               7 Juli 2032                         7 Juli 2032
                                                                                                                Penyediaan Modal Minimum (KPMM) secara individu atau secara konsolidasi tidak memenuhi                             kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga Obligasi Subordinasi dan/atau pelunasan Pokok
                 25                             7 Oktober 2032                      7 Oktober 2032                                                                                                                                                                                                                                      Telah ditentukan penggunaannya                                                     156.037                151.975
                                                                                                                ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 2, Pasal 3 dan Pasal 7 POJK No. 11/POJK.03/2016.                          Obligasi Subordinasi yang bersangkutan.




 Ringkas Bank UOB Indonesia Investor 22_Juni_2026.indd 1                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              21/06/26 15.37
Page 2
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            INVESTOR DAILY – SENIN, 22 JUNI 2026 | 9
                                                                                               31 Desember                      2. ASET, LIABILITAS DAN EKUITAS                                                                                        Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah melakukan                          Pemesan yang Berhak
                                  Keterangan
                                                                                       2025                   2024              ASET                                                                                                                   usaha dalam Bank Umum sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Perseroan telah                               Untuk (i) Obligasi, terbatas pada warga negara Indonesia dan/atau institusi atau badan hukum Indonesia
     Belum ditentukan penggunaannya                                                       11.492.748              9.967.733     Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2024                                  memperoleh izin untuk menjalankan aktivitas sebagai bank umum berdasarkan:                                            yang bertempat tinggal/berkedudukan di Indonesia; dan (ii) untuk Obligasi Subordinasi, mencakup
 TOTAL EKUITAS                                                                            20.123.643             17.826.167     Total aset. Total aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 meningkat sebesar 9,20% menjadi                         a. Izin Bank Umum No. 203443/U.M.II tanggal 15 Oktober 1956 tentang pemberian izin kepada                             perorangan, institusi dan/atau badan hukum, baik warga negara Indonesia maupun asing, serta
 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                            170.499.203           156.141.782      Rp170.499.203 juta dibandingkan total aset Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar                                  Perseroan untuk melakukan kegiataan usaha sebagai Bank Umum yang dikeluarkan oleh Menteri                        institusi dan/atau badan hukum Indonesia maupun asing, baik yang bertempat tinggal/berkedudukan
                                                                                                                                Rp156.141.782 juta. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan kredit yang diberikan                               Keuangan sebagaimana diubah dengan Surat Gubernur Bank Indonesia No. 12/45/KEP.GBI/2010                          di Indonesia maupun di luar Indonesia, seluruhnya dengan memperhatikan peraturan perundang-
 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                            kepada pihak ketiga yang mayoritas berasal dari sektor industri pengelolaan & perdagangan, hal ini                          tanggal 10 Juni 2010 yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI);                                                  undangan yang berlaku di Indonesia.
                                                                               (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)   sejalan dengan strategi manajemen untuk fokus mengembangkan nasabah new to bank terutama                               b. Keputusan Gubernur BI No. 13/34/KEP/GBI/2011 tanggal 19 Mei 2011 tentang Perubahan                                 Pemesanan Pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi
                                                                                 Untuk tahun yang berakhir pada tanggal         pada sektor industri. Bank juga memanfaatkan jaringan regional untuk meningkatkan konektivitas dan                          Penggunaan Izin Usaha atas Nama PT Bank UOB Buana Menjadi Izin Usaha atas Nama PT Bank                           Pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi dilakukan menggunakan Formulir Pemesanan
                                  Keterangan                                                  31 Desember                       memperkuat arus perdagangan (trade flow). Serta peningkatan pada investasi keuangan terutama                                UOB Indonesia yang dikeluarkan oleh BI; dan                                                                      Pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi (“FPPO”), baik dalam bentuk hardcopy yang diperoleh
                                                                                       2025                 2024                obligasi pemerintah yang sejalan dengan kenaikan dana pihak ketiga yang meningkatkan likuiditas                        c. Izin Bank Devisa No. 9/39/KEP/DIR/UD tanggal 22 Juli 1976 tentang Penunjukkan kantor pusat                         dari kantor Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi maupun softcopy yang diperloleh melalui
 PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL                                                                                               Bank. Sebagian likuiditas tersebut ditempatkan pada Obligasi Pemerintah yang sebagai instrumen yang                         Perseroan sebagai Bank Devisa yang dikeluarkan oleh BI.                                                          email dari Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi (fixed.income@ipc.co.id), dan pemesanan
 Pendapatan dan beban bunga                                                                                                     relative aman dan likuid, sekaligus untuk optimalisasi yield serta mendukung pengelolaan likuiditas                    Per tanggal 30 April 2026, jaringan layanan Perseroan mencakup mencakup 39 kantor cabang, 43                          yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan Pembelian Obligasi dan Obligasi
 Pendapatan bunga                                                                          11.367.636            11.496.066     Bank.                                                                                                                  kantor cabang pembantu dan 97 ATM yang tersebar di 39 kota/ kabupaten di 16 provinsi yang bekerja                     Subordinasi dilakukan dengan menggunakan FPPO untuk keperluan ini dan dikeluarkan oleh Penjamin
 Beban bunga                                                                              (5.354.292)           (5.651.691)
                                                                                                                                LIABILITAS                                                                                                             sama dengan jaringan ATM Prima, ATM Bersama, dan jaringan VISA di seluruh dunia, serta jaringan                       Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang dibuat 5 (lima) rangkap atau dalam bentuk softcopy.
 PENDAPATAN BUNGA - NETO                                                                    6.013.344             5.844.375                                                                                                                            regional ATM grup usaha United Overseas Bank Limited.                                                                 Pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-
 Pendapatan Operasional Lainnya                                                                                                 Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2024
                                                                                                                                                                                                                                                       Perseroan dimiliki sebesar 68,943% oleh UOB International Investment Private Limited, Singapura,                      ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.
 Komisi dan jasa administrasi - neto                                                          299.664                330.110    Total liabilitas. Total liabilitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 meningkat sebesar 8,72%                     anak perusahaan dari United Overseas Bank Limited, Singapura, dan sebesar 30,056% oleh United
 Keuntungan yang telah direalisasi dan belum direalisasi atas efek-efek yang                                                    menjadi Rp150.375.560 juta dibandingkan total liabilitas pada tanggal 31 Desember 2024 sebesar                                                                                                                                               Jumlah Minimum Pemesanan
                                                                                                                                                                                                                                                       Overseas Bank Limited, Singapura, sedangkan pemegang saham lainnya yaitu Yayasan Kesejahteraan                        Pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-
    dijual dan perubahan nilai wajar efek-efek yang diperdagangkan - neto                    562.272                396.275     Rp138.315.615 juta. Hal ini sejalan dengan strategi manajemen untuk meningkatkan dana murah.
 Keuntungan transaksi mata uang asing                                                        258.429                197.723
                                                                                                                                                                                                                                                       Nusantara sebesar 1,000% dan publik (terdiri dari 27 pemegang saham) sebesar 0,001%.                                  kurangnya satu satuan perdagangan senilai Rp5.000.000,00 (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
                                                                                                                                Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan total simpanan dari nasabah terutama simpanan
 Lain-lain - neto                                                                            747.819                728.754     giro yang sebagian di-offset dengan penurunan liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji                  Kantor pusat Perseroan berlokasi di UOB Plaza, Jl. M.H. Thamrin No. 10, Jakarta Pusat 10230.                          Masa Penawaran Umum
 Total pendapatan operasional lainnya - neto                                               1.868.184              1.652.862     dibeli kembali karena posisi likuiditas Bank yang terjaga dan dikelola dengan baik.                                    B. Perkembangan Struktur Permodalan, Susunan Pemegang Saham Dan Kepemilikan Saham                                     Masa Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi akan dilaksanakan selama dua Hari Kerja,
 Pembentukan penyisihan kerugian
                                                                                                                                EKUITAS                                                                                                                     Perseroan                                                                                                        yaitu pada tanggal 1 Juli 2026 sampai dengan 2 Juli 2026 pukul 16.00 WIB sebagai berikut:
 penurunan nilai:                                                                                                                                                                                                                                      Berdasarkan Akta 38/2023 dan Daftar Pemegang Saham per tanggal 31 Mei 2026 yang dikeluarkan oleh
 Aset keuangan                                                                             (768.966)            (1.071.370)     Posisi tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2024                                                                                                                                                                    Masa Penawaran Umum                                   Waktu Pemesanan
                                                                                                                                                                                                                                                       PT Raya Saham Registra selaku Biro Administarsi Efek Perseroan, adalah sebagai berikut:
 Agunan yang diambil alih                                                                        883                (5.488)     Total ekuitas. Total ekuitas Perseoran pada tanggal 31 Desember 2025 meningkat sebesar 12,89%                                                                                                                                                             Hari ke-1: 1 Juli 2026                               09.00 - 16.00 WIB
                                                                                                                                menjadi Rp20.123.643 juta dibandingkan total ekuitas Perseroan pada tanggal 31 Desember 2024                                                                                                Nilai Nominal Rp250,00 per saham                              Hari ke-2: 2 Juli 2026                               09.00 - 16.00 WIB
 Total pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai                                     (768.083)            (1.076.858)     sebesar Rp17.826.167 juta. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan saldo laba                                                      Keterangan                           Jumlah Saham       Jumlah Nilai Nominal
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   %
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      (lembar)                  (Rp)                         Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi
 Beban Operasional Lainnya                                                                                                      yang belum ditentukan penggunaannya akibat akumulasi laba tahun berjalan, serta penghasilan
                                                                                                                                                                                                                                                       Modal Dasar                                                    36.000.000.000         9.000.000.000.000
 Gaji dan kesejahteraan karyawan                                                          (2.549.143)           (2.867.734)     komprehensif lain yang mayoritas berasal dari keuntungan yang belum direalisasi atas efek-efek yang                                                                                                                                          Sebelum Masa Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi ditutup, pemesan harus
                                                                                                                                                                                                                                                       Modal Ditempatkan dan Disetor
 Beban umum dan administrasi                                                              (2.676.148)           (2.944.829)     diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain-neto.                                                       UOB International Investment Private Limited, Singapura       8.430.031.879        2.107.507.969.750    68,943     melakukan pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi dengan mengajukan FPPO
 Total beban operasional lainnya                                                          (5.225.291)           (5.812.563)     3. LIKUIDITAS DAN SUMBER PENDANAAN                                                                                        United Overseas Bank Limited, Singapura                       3.675.134.661          918.783.665.250    30,056     selama jam kerja yang umum berlaku kepada para Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi
 LABA OPERASIONAL                                                                           1.888.154               607.816
                                                                                                                                Perseroan memiliki sumber likuiditas internal yang berasal dari pemilik modal sementara sumber                            Yayasan Kesejahteraan Nusantara                                 122.308.897           30.577.224.250     1,000     yang ditunjuk sebagaimana dimuat dalam Bab XIV Prospektus, baik dalam bentuk hardcopy maupun
 Pendapatan/(beban) non-operasional
                                                                                                                                likuiditas eksternal berasal dari Dana Pihak Ketiga (DPK), pinjaman antar Bank serta penghimpunan                         Lain-lain (terdiri dari 27 pemegang saham)                          116.196               29.049.000     0,001     dalam bentuk softcopy yang disampaikan melalui email.
 Keuntungan/(kerugian) penjualan aset tetap, agunan yang diambil alih dan                                                                                                                                                                              Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor                            12.227.591.633        3.056.897.908.250   100,000     Bukti Tanda Terima Pemesanan Obligasi dan Obligasi Subordinasi
    properti terbengkalai - neto                                                              69.774               (42.754)
                                                                                                                                dana dari aksi korporasi melalui Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi dan Obligasi Subordinasi.
                                                                                                                                                                                                                                                       Saham dalam Portepel                                            23.772.408.367        5.943.102.091.750
 Lain-lain - neto                                                                                  -                    (22)    Dalam rangka melakukan diversifikasi pendanaan yang bersifat long term stable fund, Perseroan                                                                                                                                                Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian
 Total pendapatan/(beban) non-operasional                                                     69.774               (42.776)     berencana untuk melakukan registrasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan                         C. Pengurusan dan pengawasan                                                                                          Obligasi dan Obligasi Subordinasi akan menyerahkan kembali kepada Pemesan 1 (satu) tembusan
 LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                                                                  1.957.928                565.040     V untuk periode 2026 – 2028 dengan nilai total target penghimpunan dana sebesar Rp2 triliun. Selain                    Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 70 tanggal 29 April 2025 (“Akta 70/2025”) jo. Akta                    FPPO yang telah ditandatangani, baik secara hardcopy maupun softcopy melalui email, sebagai
 Beban pajak                                                                               (428.851)              (158.800)     itu, untuk memperkuat permodalan, Perseroan dalam proses melakukan registrasi Penawaran Umum                           Pernyataan Keputusan Rapat No. 15 tanggal 9 Desember 2025 (“Akta 15/2025”) jo. Akta Pernyataan                        bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi. Bukti tanda terima
 LABA TAHUN BERJALAN                                                                       1.529.077                406.240     Berkelanjutan (PUB) Obligasi Subordinasi Berkelanjutan V untuk periode 2026 – 2028 dengan nilai total                  Keputusan Rapat No. 28 tanggal 4 Juni 2026 (“Akta 28/2026”), ketiganya dibuat di hadapan Aulia                        pemesanan pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi bukan merupakan jaminan dipenuhinya
 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN                                                                                                  target penghimpunan dana sebesar Rp2 triliun.                                                                          Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan adalah sebagai                       pemesanan.
 Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi:                                                                          Tabel arus kas Perseroan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024                      berikut:                                                                                                              Penjatahan Obligasi dan Obligasi Subordinasi
 Pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja                                                    6.491                (43.480)   adalah sebagai berikut:                                                                                                                                                                                                                      Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7 Lampiran Keputusan Ketua Bapepam
 Pajak penghasilan terkait dengan komponen pendapatan komprehensif lainnya                    (1.428)                   9.566                                                                                                                          Dewan Komisaris
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             dan LK No. Kep-691/BL/2011 tanggal 30 Desember 2011 tentang Pemesanan dan Penjatahan Efek
                                                                                                5.063                (33.914)                                                                         (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)   Komisaris Utama                                                      : Wee Ee Cheong
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             dalam Penawaran Umum. Penjatahan Obligasi dan Obligasi Subordinasi akan dilakukan pada tanggal 3
 Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi:
                                                                                                                                                                                                      Untuk tahun yang berakhir pada tanggal           Wakil Komisaris Utama                                                : Chin Voon Fat
                                                                                                                                                            Keterangan                                              31 Desember                                                                                                                                              Juli 2026. Manajer Penjatahan dalam Penawaran Umum ini adalah PT Indo Premier Sekuritas.
 Mutasi sehubungan dengan perubahan nilai wajar investasi keuangan yang                                                                                                                                                                                Komisaris                                                            : Chan Kok Seong
                                                                                                                                                                                                           2025                      2024                                                                                                                                    Dalam hal terjadi kelebihan permintaan beli dalam suatu Penawaran Umum, maka Penjamin Emisi
    diukur pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain                            978.636              (189.215)                                                                                                                            Komisaris Independen                                                 : Wayan Alit Antara
                                                                                                                                Kas neto diperoleh dari/(digunakan untuk) aktivitas operasi                     2.649.411               (1.717.829)                                                                                                                          Obligasi dan Obligasi Subordinasi atau Afiliasi dari Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi
 Pajak penghasilan terkait dengan komponen pendapatan komprehensif lainnya                 (215.300)                 41.627                                                                                                                            Komisaris Independen                                                 : VJH Boentaran Lesmana
                                                                                                                                Kas neto (digunakan untuk)/diperoleh dari aktivitas investasi                 (3.932.458)                 3.640.383                                                                                                                          dilarang membeli atau memiliki Efek untuk portofolio Efek mereka sendiri. Penjamin Pelaksana Emisi
                                                                                             763.336              (147.588)
                                                                                                                                Kas neto (digunakan untuk)/ yang diperoleh dari aktivitas pendanaan             (192.538)                 (511.199)    Komisaris Independen                                                 : Johanes Susilo
 Keuntungan/(kerugian) komprehensif lainnya                                                                                                                                                                                                            Direksi*                                                                                                              Obligasi dan Obligasi Subordinasi akan menyampaikan laporan hasil Penawaran Umum kepada OJK
                                                                                                                                Kenaikan/(penurunan) neto Kas dan Setara Kas                                  (1.475.585)                 1.411.355
 tahun berjalan - setelah pajak                                                              768.399              (181.502)     Pengaruh neto perubahan kurs pada Kas dan Setara Kas                              121.495                   106.851    Direktur Utama                                                       : Hendra Gunawan                                 paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2 dan
 TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF PERIODE/TAHUN BERJALAN                                     2.297.476                224.738     Kas dan Setara Kas awal tahun                                                  15.464.306               13.946.100     Direktur Kepatuhan, Legal dan Sekretaris Perusahaan                  : Ardhi Wibowo                                   Peraturan No. IX.A.7.
 LABA PER SAHAM DASAR (nilai penuh)                                                              125                     33     Kas dan Setara Kas akhir tahun                                                 14.110.216               15.464.306     Direktur Teknologi dan Operasional                                   : Paul Rafiuly                                   Sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7, dalam hal terjadi kekurangan permintaan beli dalam Penawaran
                                                                                                                                                                                                                                                       Direktur Wholesale Banking                                           : Harapman Kasan                                 Umum, maka Penjamin Emisi Efek, agen penjualan Efek, Afiliasi dari Penjamin Emisi Efek, atau Afiliasi
 RASIO KEUANGAN                                                                                                                 Arus kas dari aktivitas operasi                                                                                        Direktur Global Markets                                              : Sonny Samuel                                   dari agen penjualan Efek dilarang menjual Efek yang telah dibeli atau akan dibelinya berdasarkan
                                                                                               31 Desember                      Arus kas dari aktivitas operasi terutama terdiri dari penerimaan pendapatan bunga, penerimaan                          Direktur Manajemen Risiko                                            : Henry Santoso                                  perjanjian penjaminan emisi Efek sampai dengan Efek tersebut dicatatkan di Bursa Efek.
                                  Keterangan                                                                                    pendapatan operasional lainnya, pembayaran beban bunga, pembayaran beban operasional dan
                                                                                       2025                   2024                                                                                                                                     Direktur Consumer Banking                                            : Cristina Teh Tan                               Pembayaran Pemesanan Pembelian Obligasi dan Obligasi Subordinasi
 Rasio pertumbuhan (%)                                                                                                          perubahan dalam aset dan liabilitas operasi.                                                                           Direktur Transaction Banking                                         : W. Kartyono                                    Pemesan dapat melaksanakan pembayaran, yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer, dengan
 Total aset                                                                                   9,20%                 (3,94%)     Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan kas neto diperoleh dari aktivitas operasi sebesar                               Direktur Keuangan dan Layanan Korporasi                              : Stella Fiona                                   ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi tempat mengajukan pemesanan.
 Total liabilitas                                                                             8,72%                 (4,57%)     Rp2.649.411 juta dibandingkan kas neto yang digunakan untuk aktivitas operasi sebesar Rp1.717.829                      *    Berdasarkan Surat Perseroan No. 26/DIR/0312 tanggal 13 Mei 2026 Tentang Laporan Informasi atau Fakta Material,   Dana tersebut harus sudah efektif pada rekening Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi
 Total ekuitas                                                                               12,89%                   1,28%     juta pada tahun 2024. Hal tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan liabilitas operasi yang berasal                        Perseroan telah menerima permohonan pengunduran diri Ibu Cristina Teh Tan dari jabatannya sebagai Direktur
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             selambat-lambatnya pada tanggal 6 Juli 2026 (in good funds) ditujukan pada rekening di bawah ini:
 Pendapatan bunga neto                                                                        2,89%                   9,10%     dari kenaikan deposito berjangka.                                                                                           Consumer Banking Perseroan melalui surat tertanggal 12 Mei 2026. Selanjutnya, Perseroan akan menyampaikan
                                                                                                                                                                                                                                                            permohonan pengunduran diri tersebut untuk memperoleh persetujuan dalam RUPS sesuai ketentuan yang berlaku.
 Total penghasilan komprehensif tahun berjalan                                              922,29%                (69,63%)     Arus kas untuk aktivitas investasi                                                                                                                                                                                                                          Rekening Obligasi                            Rekening Obligasi Subordinasi
 Rasio Usaha (%)                                                                                                                                                                                                                                       D. Kegiatan Usaha dan Prospek Usaha Perseroan                                                                                    PT Indo Premier Sekuritas                          PT Indo Premier Sekuritas
                                                                                                                                Arus kas dari aktivitas investasi terutama terdiri dari hasil penjualan aset tetap dan properti terbengkalai,
 Laba periode tahun berjalan terhadap total pendapatan (pendapatan bunga
                                                                                                                                pembelian atau penjualan investasi keuangan, dan perolehan aset tetap.                                                 Kegiatan Usaha                                                                                                                          Bank Permata                                       Bank Permata
    neto,pendapatan operasional lainnya, dan pendapatan non-operasional)                      19,23%                  5,45%
                                                                                                                                Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan kas neto digunakan untuk aktivitas investasi sebesar                                                                                                                                                              Cabang Sudirman Jakarta                            Cabang Sudirman Jakarta
 Permodalan (%)                                                                                                                                                                                                                                        Kegiatan usaha Perseroan yang utama adalah menghimpun dana masyarakat dan menyalurkan dana
                                                                                                                                Rp3.932.458 juta, terutama digunakan untuk pembelian investasi keuangan dan perolehan aset                                                                                                                                                                 No. Rek. 0701528093                                No. Rek. 0701392302
 Kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) dengan memperhitungkan:                                                                                                                                                                                     yang berhasil dihimpun tersebut dalam bentuk fasilitas kredit.
 Risiko kredit                                                                                21,37%                 18,40%     tetap. Pada tahun 2024, Perseroan mencatatkan kas neto diperoleh dari aktivitas investasi sebesar                                                                                                                                                        PT Indo Premier Sekuritas                          PT Indo Premier Sekuritas
                                                                                                                                                                                                                                                       Sesuai jenis dan karakteristik dari kebutuhan nasabah, Perseroan mengelompokkan bidang-bidang
 Risiko kredit dan risiko pasar                                                               20,76%                 17,80%     Rp3.640.383 juta, terutama diperoleh dari penjualan investasi keuangan.                                                usahanya ke dalam 5 (lima) segmen utama, yaitu:                                                                       Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban pemesan. Pemesanan akan
 Risiko kredit, risiko pasar, dan risiko operasional                                          19,15%                 16,51%     Arus kas dari aktivitas pendanaan                                                                                      a. Personal Financial Services                                                                                        dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
 Aset tetap terhadap modal                                                                    12,61%                 16,49%                                                                                                                                                                                                                                                  Distribusi Obligasi dan Obligasi Subordinasi Secara Elektronik
                                                                                                                                Arus kas dari aktivitas pendanaan terutama terdisi dari pembayaran atas efek utang yang jatuh tempo,                   Personal Financial Services, yang mencakup Deposit dan Wealth Management, memprioritaskan
 Rasio KPMM yang diwajibkan                                                                    9,00%                  9,00%     penerimaan atas efek utang yang diterbitkan, pembayaran biaya transaksi utang, dan liabilitas sewa.                    penyediaan produk keuangan inovatif serta pengalaman digital yang mulus. Perseroan juga berfokus                      Pada Tanggal Emisi, Perseroan wajib menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi dan Obligasi Subordinasi
 Kualitas Aset (%)
                                                                                                                                Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar                            pada peningkatan literasi nasabah dalam menabung dan berinvestasi agar mereka dapat mengambil                         untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk mengkreditkan Obligasi dan
 NPL - bruto                                                                                   1,80%                  2,05%
                                                                                                                                Rp192.538 juta dibandingkan kas neto yang digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar Rp511.199                        keputusan finansial yang lebih cerdas.                                                                                Obligasi Subordinasi pada Rekening Efek atau Sub Rekening Efek yang berhak sesuai dengan data
 NPL - neto                                                                                    1,02%                  1,11%
                                                                                                                                juta pada tahun 2024. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan pembayaran atas efek                       b. Corporate Banking                                                                                                  dalam rekapitulasi instruksi distribusi yang akan disampaikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
 Rentabilitas (%)
                                                                                               1,17%
                                                                                                                                utang yang jatuh tempo.                                                                                                                                                                                                                      dan Obligasi Subordinasi.
 Imbal hasil aset (ROA)                                                                                               0,35%                                                                                                                            Corporate Banking tetap berkomitmen untuk memberikan solusi keuangan yang komprehensif dan
 Imbal hasil ekuitas (ROE)                                                                     8,67%                  2,55%     4. KOMPONEN PENTING PENTING PENDAPATAN                                                                                 disesuaikan bagi korporasi besar dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dengan memanfaatkan                             Dengan telah dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi dan Obligasi
 Marjin pendapatan bunga bersih (NIM)                                                          3,81%                  3,92%     Komponen penting dari pendapatan yang dimiliki oleh Perseroan bersumber dari pendapatan bunga dan                      konektivitas lintas negara Perseroan dan keahlian industri yang mendalam, Bank menyediakan layanan                    Subordinasi semata-mata merupakan/menjadi tanggung jawab Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan
 Biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO)                                     86,39%                 95,64%     pendapatan operasional lainnya.                                                                                        pembiayaan perdagangan, manajemen kas, dan pinjaman terstruktur untuk mendukung pertumbuhan                           Obligasi Subordinasi dan KSEI, dan Perseroan dibebaskan dari segala tanggung jawab dan tuntutan
 Likuiditas (%)                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              yang timbul sebagai akibat dari kegagalan Penjamin.
                                                                                                                                5. PENINGKATAN YANG MATERIAL DARI PENJUALAN ATAU PENDAPATAN BERSIH                                                     dan ekspansi nasabah. Fokus Perseroan adalah membangun kemitraan jangka panjang dengan
 Loan to deposit ratio (LDR)                                                                 83,85%                 85,89%                                                                                                                             menawarkan solusi inovatif yang menjawab kebutuhan bisnis yang terus berkembang, khususnya di                         Penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi
                                                                                                                                Perseroan menyatakan bahwa tidak terdapat peningkatan yang material dari pendapatan bersih pada
 Total liabilitas / total ekuitas (Debt to Equity Ratio)                                    747,26%                775,91%                                                                                                                             kawasan industri, pembiayaan berkelanjutan, dan industri berorientasi ekspor.                                         Subordinasi
                                                                                                                                tanggal pelaporan terakhir Perseroan per 31 Desember yang dapat dikaitkan dengan kenaikan volume
 Total liabilitas / total aset (Debt to Asset Ratio)                                         88,20%                 88,58%                                                                                                                                                                                                                                                   Dalam jangka waktu sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran sampai dengan berakhirnya Masa
                                                                                                                                kredit yang diberikan dan dana pihak ketiga yang dihimpun.                                                             c. Commercial Banking
 Kepatuhan (%)                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Penawaran Umum, Perseroan dapat menunda Masa Penawaran Umum untuk masa paling lama
 Persentase pelanggaran Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)                                                                  6. DAMPAK PERUBAHAN HARGA TERHADAP PENJUALAN DAN PENDAPATAN BERSIH                                                     Commercial Banking menyediakan solusi yang disesuaikan untuk mendukung pertumbuhan nasabah
                                                                                                                                                                                                                                                       korporasi menengah, dengan menjawab kebutuhan operasional dan likuiditas baik di tingkat lokal                        tiga bulan sejak efektifnya Pernyataan Pendaftaran atau membatalkan Penawaran Umum, dengan
    Pihak Terkait                                                                              0,00%                  0,00%     Perseroan menyatakan bahwa tidak terdapat dampak material terhadap penjualan, pendapatan bersih                                                                                                                                              ketentuan:
 Giro Wajib Minimum (GWM) (%)                                                                                                   dan laba Perseroan per 31 Desember yang disebabkan oleh perubahan harga, tingkat inflasi maupun                        maupun regional. Layanan yang diberikan mencakup pembiayaan dan pendanaan yang mencakup
                                                                                                                                                                                                                                                       manajemen kas, Financial Supply Chain Management (FSCM), dan investment banking, yang                                 a. Terjadi suatu keadaan di luar kemampuan dan kekuasaan Perseroan yaitu:
 Rupiah                                                                                                                         perubahan kurs valuta asing.
 GWM Harian                                                                                    9,07%                  7,52%                                                                                                                            dirancang untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang beragam.                                                                     (i) Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek turun melebihi 10% (sepuluh persen) selama
                                                                                                                                7. PINJAMAN YANG MASIH TERUTANG
 GWM Rata-rata                                                                                10,06%                  9,11%                                                                                                                            d. Financial Institutions Group                                                                                                    tiga Hari Bursa berturut-turut;
                                                                                                                                Perseroan menyatakan bahwa pada tanggal laporan keuangan terakhir Perseroan per 31 Desember                                                                                                                                                        (ii) Bencana alam, perang, huru-hara, kebakaran, pemogokan yang berpengaruh secara
 Valuta Asing                                                                                                                                                                                                                                          Financial Institutions Group (FIG) berfokus dalam menyediakan beragam produk dan layanan perbankan
                                                                                                                                2025, tidak terdapat pinjaman yang masih terutang.                                                                                                                                                                                                        signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan; dan/atau
 GWM Harian                                                                                    4,16%                  4,17%                                                                                                                            yang dirancang khusus untuk institusi keuangan, termasuk bank, lembaga keuangan nonbank (NBFI),
 GWM Rata-rata                                                                                 4,12%                  4,14%     Keterangan lebih lanjut mengenai Analisis dan Pembahasan Oleh Manajemen dapat dilihat pada Bab                                                                                                                                                     (iii) Peristiwa lain yang berpengaruh secara signifikan terhadap kelangsungan usaha Perseroan
                                                                                                                                V Prospektus.                                                                                                          serta global funds dan financial sponsors (GFFS). Perseroan menghadirkan solusi yang disesuaikan
 Posisi Devisa Neto (PDN) secara keseluruhan                                                   3,95%                  5,39%                                                                                                                            dengan kebutuhan bisnis klien, baik di tingkat domestic maupun internasional. Dengan memanfaatkan                                  yang ditetapkan oleh OJK berdasarkan formulir sebagaimana ditentukan dalam Peraturan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          No.IX.A.2.
 Catatan:                                                                                                                                                                     FAKTOR RISIKO                                                            jaringan regional dan keahlian Perseroan, memastikan dukungan lintas batas yang lancar dan efisien.
 1. Seluruh rasio pertumbuhan dihitung dengan membagi kenaikan (penurunan) saldo akun-akun terkait sebagai berikut:
                                                                                                                                                                                                                                                       e. Emerging Enterprise (EE)                                                                                           b. Perseroan wajib memenuhi ketentuan sebagai berikut:
     a. Untuk akun-akun posisi keuangan, selisih saldo akun-akun terkait pada tanggal 31 Desember tahun yang                    Risiko Utama                                                                                                                                                                                                                                       (i) mengumumkan penundaan Masa Penawaran Umum atau pembatalan Penawaran Umum
           bersangkutan dengan saldo akun-akun tersebut pada tanggal 31 Desember tahun sebelumnya, atau                         Risiko Kredit didefinisikan sebagai risiko kerugian yang timbul dari kegagalan debitur atau rekanan                    Emerging Enterprise Banking (sebelumnya Business Banking) merupakan bagian integral dari
     b. Untuk akun-akun laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya, selisih saldo akun-akun terkait, masing-masing                                                                                                                                 Commercial Banking Group. Emerging Enterprise bertujuan untuk menjadi mitra keuangan                                               Obligasi dan Obligasi Subordinasi dalam paling kurang satu surat kabar harian berbahasa
           untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember dengan saldo akun-akun tersebut pada tahun sebelumnya.
                                                                                                                                dalam memenuhi kewajiban keuangannya pada saat kewajiban tersebut sudah jatuh tempo. Ini                                                                                                                                                                  Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat satu Hari Kerja setelah
                                                                                                                                merupakan risiko tunggal terbesar yang dihadapi Perseroan dalam bisnis intinya sebagai Perseroan                       terpercaya bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Indonesia. Segmen ini membantu UKM dalam
 2. Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) dihitung berdasarkan SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni
                                                                                                                                                                                                                                                       menyederhanakan operasional, mengelola likuiditas dengan percaya diri, dan mendorong pertumbuhan                                   penundaan atau pembatalan tersebut. Disamping kewajiban mengumumkan dalam surat
     2020 yang merupakan rasio modal Tier I ditambah modal Tier II terhadap jumlah aset tertimbang menurut risiko kredit,       komersial, yang terutama timbul dari pinjaman dan komitmen terkait pinjaman lainnya kepada peminjam                                                                                                                                                       kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan informasi tersebut dalam media massa lainnya;
     risiko operasional, dan risiko pasar pada akhir tahun yang bersangkutan.                                                   ritel, korporasi dan institusi.                                                                                        yang berkelanjutan di berbagai sektor industri dengan menawarkan produk perbankan, solusi perbankan
                                                                                                                                                                                                                                                       dan layanan beyond banking seperti BizSmart kepada UKM.                                                                     (ii) menyampaikan informasi penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi atau pembatalan
 3. Rasio NPL - bruto adalah rasio total kredit bermasalah terhadap total kredit pada akhir tahun yang bersangkutan. Kredit
                                                                                                                                Untuk penjelasan mengenai Risiko Utama secara lengkap dapat dilihat pada Bab VI Prospektus                                                                                                                                                                Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi tersebut kepada OJK pada hari yang
     bermasalah dengan kualitas kurang lancar, diragukan, dan macet sedangkan total kredit dihitung berdasarkan nilai                                                                                                                                  Selain lima segmen di atas, Perseroan memiliki Divisi Transaction Banking dan Divisi Global Markets.
     tercatat dalam neraca secara bruto (sebelum dikurangi CKPN). Rasio NPL - bruto dihitung sesuai dengan SEOJK No.            mengenai Faktor Risiko Perseroan.                                                                                                                                                                                                                         sama dengan pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir (i);
     9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020.                                                                                      Risiko Usaha Yang Bersifat Material Terhadap Kegiatan Usaha Perseroan                                                  Keterangan selengkapnya mengenai kegiatan usaha Perseroan dapat dilihat pada Bab VIII Prospektus.                           (iii) menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir (i) kepada OJK
 4. Rasio NPL - neto adalah rasio total kredit bermasalah dikurangi CKPN kredit terhadap total kredit pada akhir tahun yang
                                                                                                                                Selain itu, juga terdapat Risiko Usaha lainnya yang terdiri dari                                                       Prospek Usaha                                                                                                                      paling lambat satu Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud; dan
     bersangkutan. Kredit bermasalah dengan kualitas kurang lancar, diragukan, dan macet sedangkan CKPN kredit adalah                                                                                                                                  Pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2026 diperkirakan tetap tumbuh moderat di tengah                                      (iv) Perseroan yang menunda Masa Penawaran Umum Obligasi atau pembatalan Penawaran
     cadangan yang wajib dibentuk oleh Perseroan sesuai ketentuan dalam PSAK mengenai Instrumen Keuangan dan PAPI.              •       risiko pasar
                                                                                                                                                                                                                                                       berbagai tantangan eksternal. Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF)                                    Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang sedang dilakukan, dalam hal pesanan
     Total kredit dihitung berdasarkan nilai tercatat dalam neraca secara bruto (sebelum dikurangi CKPN).                       •       risiko likuiditas
                                                                                                                                                                                                                                                       memproyeksikan pertumbuhan ekonomi global sekitar 3,3% pada tahun 2026, mencerminkan                                               Efek telah dibayar maka Perseroan wajib mengembalikan uang pemesanan Efek kepada
 5. Rasio Marjin pendapatan bunga bersih (NIM) yang dihitung sesuai dengan SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 tanggal 30                 •       risiko operasional
     Juni 2020 adalah rasio pendapatan bunga bersih terhadap rata-rata total aset produktif. Pendapatan bunga bersih                                                                                                                                   ketahanan aktivitas ekonomi global meskipun masih dibayangi ketidakpastian kebijakan perdagangan,                                  pemesan paling lambat dua Hari Kerja sejak keputusan penundaan atau pembatalan
                                                                                                                                •       risiko stratejik
     adalah pendapatan bunga dikurangi beban bunga, sedangkan rata-rata aset produktif dihitung dari rata-rata total aset                                                                                                                              dinamika geopolitik, serta volatilitas pasar keuangan global. Pertumbuhan tersebut didukung oleh                                   tersebut.
                                                                                                                                •       risiko reputasi
     produktif pada setiap akhir bulan selama tahun yang bersangkutan.                                                                                                                                                                                 investasi teknologi, adaptasi sektor swasta terhadap perubahan kebijakan perdagangan, serta                           c. Dalam hal Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi ditunda karena alasan
 6. Rasio Beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) yang dihitung sesuai dengan SEOJK No. 9/                     •       risiko kelangkaan sumber daya
                                                                                                                                •       risiko persaingan usaha dan perubahan teknologi                                                                peningkatan kerja sama ekonomi antarnegara. Dari sisi domestik, perekonomian Indonesia diperkirakan                         sebagaimana dimaksud dalam huruf a, dan akan memulai kembali Masa Penawaran Umum
     SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 adalah rasio total beban operasional (termasuk beban bunga) terhadap total
     pendapatan operasional (termasuk pendapatan bunga) untuk tahun yang bersangkutan.                                          •       risiko investasi atau aksi korporasi                                                                           tetap menunjukkan kinerja yang solid. IMF memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai                              Obligasi dan Obligasi Subordinasi berlaku ketentuan sebagai berikut:
 7. Loan to deposit ratio (LDR) yang dihitung sesuai dengan SEOJK No. 9/SEOJK.03/2020 tanggal 30 Juni 2020 adalah                                                                                                                                      sekitar 5,1% pada tahun 2026, didukung oleh konsumsi rumah tangga yang tetap kuat, peningkatan                              (i) dalam hal penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi disebabkan
                                                                                                                                Untuk penjelasan mengenai Risiko Usaha secara lengkap dapat dilihat pada Bab VI Prospektus
     rasio total kredit terhadap total dana pihak ketiga pada akhir tahun yang bersangkutan.                                                                                                                                                           investasi, serta kebijakan fiskal dan moneter yang tetap mendukung stabilitas makroekonomi. Dari                                   oleh kondisi sebagaimana dimaksud dalam huruf a butir (i) di atas, maka Perseroan wajib
                                                                                                                                mengenai Faktor Risiko Perseroan.
 8. Debt to equity ratio adalah rasio total liabilitas terhadap total ekuitas pada akhir tahun yang bersangkutan.                                                                                                                                      sisi stabilitas harga, inflasi diperkirakan tetap terkendali dan berada dalam kisaran target 3,0% ±1%                              memulai kembali Masa Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi paling lambat
 9. Debt to asset ratio adalah rasio total liabilitas terhadap total aset pada akhir tahun yang bersangkutan.                   Risiko Umum                                                                                                            yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Kebijakan moneter diperkirakan tetap diarahkan untuk menjaga                                  delapan Hari Kerja setelah indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami
 10. Rasio Giro Wajib Minimum dihitung sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.24/4/PBI/2022 tanggal 25                 •       risiko kondisi perkenomian secara makro dan global                                                             stabilitas nilai tukar dan inflasi sekaligus memastikan efektivitas transmisi kebijakan moneter guna                               peningkatan paling sedikit 50% (lima puluh persen) dari total penurunan indeks harga saham
     Februari 2022 tentang perubahan keempat atas PBI No.20/3/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018 tentang Giro Wajib
     Minimum Bank Umum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional dan Peraturan Anggota Dewan
                                                                                                                                •       risiko fluktuasi kurs mata uang asing                                                                          mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.                                                                                  gabungan yang menjadi dasar penundaan;
     Gubernur (PADG) No. 12 Tahun 2023 tanggal 27 September 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Pemenuhan                        •       risiko kepatuhan                                                                                               Rencana kerja Perseroan tahun 2026 merupakan kelanjutan dari rencana strategis jangka menengah                              (ii) dalam hal indeks harga saham gabungan di Bursa Efek mengalami penurunan kembali
     Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit                  •       risiko hukum                                                                                                   untuk memperkuat kapabilitas dan meningkatkan skala usaha Perseroan secara berkelanjutan.                                          sebagaimana dimaksud dalam huruf a butir (i) di atas, maka Perseroan dapat melakukan
     Usaha Syariah. Parameter pemenuhan GWM Rupiah ditetapkan sebesar 0% untuk GWM harian dan bertahap untuk                    •       risiko kebijakan pemerintah                                                                                    Perseroan terus berupaya mencapai skala ekonomi yang optimal serta meningkatkan profitabilitas                                     kembali penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi;
     pemenuhan GWM secara rata-rata yaitu sebesar 7,5% mulai tanggal 1 Juli hingga 31 Agustus 2022 dan sebesar 9,0%             •       risiko ketentuan negara lain atau peraturan internasional
     mulai tanggal 1 September 2022.
                                                                                                                                                                                                                                                       melalui penguatan kapabilitas bisnis, pengembangan produk dan layanan, serta optimalisasi                                   (iii) wajib menyampaikan kepada OJK informasi mengenai jadwal Penawaran Umum Obligasi
 11. Rasio Posisi devisa neto (PDN) secara keseluruhan adalah rasio posisi devisa neto secara keseluruhan yang berasal          Risiko Investasi yang berkaitan dengan Obligasi dan Obligasi Subordinasi                                               pemanfaatan teknologi dalam kegiatan operasional.                                                                                  dan Obligasi Subordinasi dan informasi tambahan lainnya, termasuk informasi peristiwa
     dari posisi keuangan dan rekening administratif terhadap total modal pada akhir tahun yang bersangkutan.                   Pembeli Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang dalam hal ini bertindak sebagai investor akan                           Perseroan secara senantiasa terus meningkatkan basis nasabahnya baik nasabah ritel maupun                                          material yang terjadi setelah penundaan Masa Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi
                                                                                                                                menghadapi risiko gagal bayar, risiko pasar dari potensi suku bunga pasar, dan risiko tidak likuidnya                  nasabah korporasi demi mencapai profitabilitas yang berkelanjutan melalui penawaran proposisi nilai                                Subordinasi (jika ada) dan mengumumkannya dalam paling kurang satu surat kabar harian
                             ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN                                                                  Obligasi dan Obligasi Subordinasi                                                                                                                                                                                                                         berbahasa Indonesia yang mempunyai peredaran nasional paling lambat satu Hari Kerja
                                                                                                                                                                                                                                                       yang relevan untuk setiap segmen nasabah. Setelah berhasil menyelesaikan proses stabilisasi portofolio
 Analisis dan pembahasan berikut ini harus dibaca bersamaan dengan laporan posisi keuangan                                      Untuk penjelasan mengenai Risiko Investasi secara lengkap dapat dilihat pada Bab VI Prospektus                         perbankan ritel yang baru diakuisisi, Perseroan memiliki target untuk mempercepat pertumbuhan seiring                              sebelum dimulainya lagi Masa Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi. Di
 Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 serta laporan laba rugi dan penghasilan                                       mengenai Faktor Risiko Perseroan.                                                                                      dengan terwujudnya sinergi dalam perbankan ritel. Sementara itu, segmen Wholesale Banking dan                                      samping kewajiban mengumumkan dalam surat kabar, Perseroan dapat juga mengumumkan
 komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun yang berakhir pada 31                                                                                                                                                   Global Markets akan terus tumbuh dengan dukungan pengembangan kapabilitas di bidang Transaction                                    dalam media massa lainnya;
 Desember 2025 dan 2024 beserta catatan-catatan atas laporan-laporan tersebut yang telah disusun dan                                  KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN PUBLIK                                                          Banking dan penawaran solusi produk antara lain produk valuta asing (FX), suku bunga, dan investasi                         (iv) wajib menyampaikan bukti pengumuman sebagaimana dimaksud dalam butir (iii) di atas
 disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia.                                                                                                                                                                                         termasuk transaksi FX, derivatif, produk investasi terstruktur, sekuritas, dan layanan pasar uang serta                            kepada OJK paling lambat satu Hari Kerja setelah pengumuman dimaksud.
                                                                                                                                Setelah tanggal laporan Akuntan Publik sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran,
 Laporan posisi keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 serta laporan laba                                    tidak ada kejadian penting yang terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen No. 01419/2.1505/                   solusi lindung nilai (hedging) yang canggih, opsi investasi, dan layanan konversi mata uang.                          Tata Cara Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi dan Obligasi Subordinasi
 rugi dan penghasilan komprehensif lain, laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas untuk tahun                             AU.1/07/0242-5/1/V/2026 tertanggal 22 Mei 2026 atas laporan keuangan Perseroan pada tanggal                            Dalam penyaluran kredit, Perseroan terus menerapkan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas aset.                  Dalam hal suatu pemesanan Obligasi dan Obligasi Subordinasi ditolak sebagian atau seluruhnya karena
 yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, yang disusun oleh manajemen Perseroan                                    31 Desember 2025 dan 2024 yang telah ditandatangani oleh Yovita (Registrasi Akuntan Publik No.                         Selain itu, Perseroan akan menjaga tingkat likuiditas dan beroperasi dengan rasio Loan-to-Deposit Ratio               adanya penjatahan, atau dalam hal terjadi pembatalan atau penundaan Penawaran Umum Obligasi
 sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah,                                    AP.0242), yang juga tercantum dalam Prospektus, menyatakan opini tanpa modifikasian, selain yang                       (LDR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR) yang optimal. Untuk mengelola rasio BOPO, Perseroan                         dan Obligasi Subordinasi maka uang pemesanan harus dikembalikan oleh Penjamin Pelaksana Emisi
 yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus dan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (“KAP”)                                telah diungkapkan dalam Laporan Auditor Independen.                                                                    terus disiplin dalam pengelolaan beban operasional yang diikuti dengan peningkatan investasi untuk                    Obligasi dan Obligasi Subordinasi kepada para pemesan, paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sesudah
 Purwanto Susanti dan Surja (firma anggota dari Ernst & Young Global Limited) berdasarkan standar                                                                                                                                                      mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan dan meningkatkan cakupan provisi. Secara strategis,                        Tanggal Penjatahan atau sejak keputusan pembatalan atau penundaan Penawaran Umum Obligasi
                                                                                                                                 KETERANGAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN, SERTA KECENDERUNGAN                                                           Perseroan akan terus berinvestasi dalam proses dan kemampuan untuk mengelola biaya akuisisi, biaya                    dan Obligasi Subordinasi. Jika pencatatan Obligasi dan Obligasi Subordinasi di Bursa Efek tidak
 audit yang ditetapkan Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), sebagaimana tercantum dalam laporan
 auditor independen No. 01419/2.1505/AU.1/07/0242-5/1/V/2026 tertanggal 22 Mei 2026 yang telah                                                       DAN PROSPEK USAHA                                                                                 untuk melayani, dan biaya kredit untuk meningkatkan profitabilitas yang berkelanjutan.                                dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi karena persyaratan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             pencatatan tidak dipenuhi, penawaran atas Obligasi dan Obligasi Subordinasi batal demi hukum
 ditandatangani oleh Yovita (Registrasi Akuntan Publik No. AP.0242). Laporan auditor independen                                 A. Riwayat singkat Perseroan                                                                                                                                              PERPAJAKAN                                                         dan pembayaran pesanan Obligasi dan Obligasi Subordinasi dimaksud, wajib dikembalikan kepada
 tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus, menyatakan opini tanpa modifikasian dan berisi                                 PT Bank UOB Indonesia (“Perseroan”) didirikan dengan nama PT Bank Buana Indonesia berdasarkan                                                                                                                                                pemesan, oleh Perseroan yang pengembalian pembayarannya melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari
 paragraf hal lain yang menyatakan penerbitan kembali laporan auditor independen.                                               Akta Pendirian No. 150 tanggal 31 Agustus 1956, dibuat di hadapan Eliza Pondaag S.H.,dahulu Notaris                        CALON PEMBELI OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI DALAM PENAWARAN UMUM                                              Kerja sejak batalnya Penawaran Umum Obligasi dan Obligasi Subordinasi.
 1. ANALISIS KOMPONEN-KOMPONEN LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN                                                                di Jakarta. Akta pendirian ini disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat                              OBLIGASI INI DIHARAPKAN UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Pengembalian uang dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama pemesan
       KOMPREHENSIF LAIN                                                                                                        Keputusan No. J.A 5/78/4 tanggal 24 Oktober 1956, didaftarkan pada Pengadilan Negeri Jakarta dengan                        MASING-MASING MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             atau melalui instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil
 Perbandingan untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dengan tahun yang                                         No. 1811 tanggal 27 Oktober 1956 dan telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No.                            BUNGA, PEMBELIAN, PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada Penjamin Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi
 berakhir pada tanggal 31 Desember 2024                                                                                         96 tanggal 30 November 1956 dan Tambahan Berita Negara No.1243 tanggal 30 November 1956 ("Akta                             CARA LAIN ATAS OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI YANG DIBELI MELALUI
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             dimana pemesanan diajukan dengan menyerahkan bukti tanda terima pemesanan Obligasi dan
                                                                                                                                Pendirian").                                                                                                               PENAWARAN UMUM OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI INI.
 Pendapatan bunga. Pendapatan bunga menurun sebesar 1,12% menjadi Rp11.367.636 juta pada tahun                                                                                                                                                                                                                                                                               Obligasi Subordinasi dan bukti jati diri. Jika terjadi keterlambatan maka pihak yang menyebabkan
                                                                                                                                Perseroan memulai aktivitas perbankan secara komersial pada tanggal 1 November 1956 berdasarkan                                                                                                                                              keterlambatan yaitu Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi dan/atau Penjamin
 2025 dari sebelumnya Rp11.496.066 juta pada tahun 2024. Penurunan tersebut terutama disebabkan                                                                                                                                                        Keterangan lebih lanjut mengenai Perpajakan dapat dilihat pada Bab IX Prospektus.
                                                                                                                                Surat Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 203443/U.M.II tanggal 15 Oktober 1956                                                                                                                                                Emisi Obligasi dan Obligasi Subordinasi atau Perseroan wajib membayar kepada para pemesan denda
 oleh penurunan pendapatan dari tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali
                                                                                                                                tentang Pemberian Izin Usaha PT Bank Buana Indonesia berkedudukan di Jakarta. Sesuai dengan                                               LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL                                                          untuk tiap hari keterlambatan sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat bunga Obligasi dan
 (reverse repo) sebesar Rp380.857 juta. Sementara itu, pendapatan bunga dari kredit yang diberikan
                                                                                                                                pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan usaha Perseroan adalah menjalankan                                                                                                                                                  Obligasi Subordinasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar, yang dihitung secara harian, sejak hari
 meningkat sebesar Rp247.853 juta sejalan dengan pertumbuhan kredit yang diberikan pada 2025
                                                                                                                                kegiatan umum perbankan. Perseroan telah memperoleh izin untuk menjalankan aktivitas sebagai bank                      Konsultan Hukum             : Hiswara Bunjamin & Tandjung                                                             keterlambatan sampai dengan dibayar lunas. Denda tersebut di atas dihitung dengan ketentuan 1 (satu)
 sebesar 11,32% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
                                                                                                                                devisa berdasarkan Surat Keputusan Gubernur BI No. 9/39/KEP/DIR/UD tanggal 22 Juli 1976.                               Akuntan Publik              : KAP Purwanto Susanti dan Surja                                                          tahun                               m                                                            A
 Beban bunga. Beban bunga menurun sebesar 5,26% menjadi Rp5.354.292 juta pada tahun 2025 dari                                   Pada tahun 2000, Perseroan mengubah status Perseroan menjadi perusahaan terbuka dengan                                 Notaris                     : Aulia Taufani, S.H.                                                                                    m           m         O             O        S
 sebelumnya Rp5.651.691 juta pada tahun 2024. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh beban                                 melakukan penawaran umum perdana kepada masyarakat sebanyak 194.000.000 saham. Perubahan                               Wali Amanat                 : PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.                                                             m                           m       m           mw             H K
 yang berasal dari deposito berjangka sebesar Rp278.625 juta atau 10,32%, sejalan dengan kebijakan                              status Perseroan menjadi perusahaan terbuka telah disetujui oleh Bapepam-LK berdasarkan Surat                          Pemeringkat Efek            : PT Fitch Ratings Indonesia                                                                 m            P w         Um m O               O       S              m      P m P               Em
 Bank Sentral untuk menurunkan BI rate.                                                                                         Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. S-1544/PM/2000, tanggal 27 Juni 2000. Selanjutnya pada                                                                                                                                                  O                O        S                     P m Em O                        O        S
 Pendapatan operasional lainnya. Pendapatan operasional lainnya meningkat sebesar 13,03% menjadi                                tahun 2002, 2003 dan 2006, Perseroan melakukan Penawaran Umum Terbatas I, II dan III.                                                                            TATA CARA PEMESANAN                                                         P                     w        m m                                                  m       O
 Rp1.868.184 juta pada tahun 2025 dari sebelumnya Rp1.652.862 juta pada tahun 2024. Kenaikan                                    Pada tahun 2007, Perseroan (yang pada saat itu bernama PT Bank Buana Indonesia Tbk) mengganti                          Pendaftaran Obligasi dan Obligasi Subordinasi ke dalam Penitipan Kolektif                                             O          S
 tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan keuntungan yang telah direalisasi dan belum direalisasi                             nama Perseroan menjadi PT Bank UOB Buana Tbk. sebagaimana dinyatakan dalam Akta Pernyataan                             Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini                           A      P m
 atas efek-efek yang dijual dan perubahan nilai wajar efek-efek yang diperdagangkan - neto sebesar                              Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 9 tanggal 19 Januari 2007, dibuat di                                telah didaftarkan pada KSEI berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Efek Bersifat Utang di KSEI. Dengan                    A       P m                   P w            Um m B              O           B             V B      UOB
 Rp165.997 juta, seiring dengan meningkatnya aktivitas perdagangan efek-efek di tahun 2025 dan                                  hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menkumham                     didaftarkannya Obligasi dan Obligasi Subordinasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi dan Obligasi                                                         P w         Um m B                O        S          B
 kondisi pasar yang mendukung dengan penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia sebesar 125bps                                   No. W7-01036 HT.01.04-TH-2007 tanggal 29 Januari 2007.                                                                 Subordinasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:                                                        VB         UOB                                          KSE                 P          A    P m
 selama 2025.                                                                                                                   Pada tahun 2008, RUPS Perseroan telah menyetujui perubahan status Perseroan dari perusahaan                                                                                                                                                                          P               KSE
                                                                                                                                                                                                                                                       Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dan Obligasi Subordinasi dalam bentuk sertifikat atau warkat
 Pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai. Pembentukan penyisihan kerugian penurunan nilai                               terbuka menjadi perusahaan tertutup dan menghapuskan pencatatan (delisting) saham Perseroan di                         kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas                                                  P KUS OD AN SEN RA E EK NDONES A
 menurun sebesar 28,67% menjadi Rp768.083 juta pada tahun 2025 dari sebelumnya Rp1.076.858 juta                                 BEI. Perubahan status, termasuk delisting tersebut telah dilakukan sesuai dengan persyaratan yang                      nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi dan Obligasi Subordinasi. Obligasi dan Obligasi                                                          G        B     E              w
 pada tahun 2024. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh pembetukan penyisihan kerugian                                    ditentukan oleh OJK (dahulu Bapepam dan LK) dan BEI dan Perseroan telah menyelesaikan hak-hak                          Subordinasi akan diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya                                                                    S m K
 penurunan nilai yang berasal dari aset keuangan yang disebabkan oleh perbaikan kualitas kredit serta                           pemegang saham minoritas melalui proses penawaran tender sesuai dengan ketentuan yang berlaku.                         Obligasi dan Obligasi Subordinasi hasil Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam rekening Efek
 variabel makroekonomi aktual yang lebih baik dibandingkan proyeksi, terutama pada variabel inflasi.                            Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 16 tanggal                              selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi yaitu tanggal 7 Juli 2026. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi
 Beban operasional lainnya. Beban operasional lainnya menurun sebesar 10,10% menjadi Rp5.225.291                                16 Januari 2009, dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah disetujui oleh
                                                                                                                                                                                                                                                       Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda bukti pencatatan Obligasi dan
 juta pada tahun 2025 dari sebelumnya Rp5.812.563 juta pada tahun 2024. Penurunan tersebut terutama                             Menkumham berdasarkan Surat Persetujuan No. AHU-26687.AH.01.02.Tahun 2009 tanggal 17 Juni                                                                                                                                                                                         Em                @
                                                                                                                                                                                                                                                       Obligasi Subordinasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti
 disebabkan oleh penurunan beban gaji dan kesejahteraan karyawan sejalan dengan penurunan jumlah                                2009 ("Akta No. 16/2009") Anggaran Dasar Perseroan telah diubah sehubungan dengan perubahan                                                                                                                                                  P          P      O             O          S                P m      B   O                    O
                                                                                                                                                                                                                                                       kepemilikan yang sah atas Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
 karyawan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.                                                                                 status Perseroan dari perusahaan terbuka (publik) menjadi perusahaan tertutup.                                                                                                                                                               S                                    KSE           A       P m           m P
                                                                                                                                                                                                                                                       Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dan Obligasi Subordinasi dilakukan dengan pemindahbukuan
 Laba operasional. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan sebelumnya, laba operasional                                   Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa No. 12 tanggal                                                                                                                                                                                                                   mP      A  P m
                                                                                                                                                                                                                                                       antar Rekening Efek di KSEI, yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;
                                                                                                                                15 April 2010, dibuat di hadapan Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah diberitahukan kepada                                                                                                                                      P m        O      O              S             m       P m      R                            w w
 meningkat sebesar 210,65% menjadi Rp1.888.154 juta pada tahun 2025 dari sebelumnya Rp607.816                                                                                                                                                          Pemegang Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan
                                                                                                                                Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan No. AHU-AH.01.10-14548 tanggal                                                                                                                                                            m         m   m                    m                           B m        P m
 juta pada tahun 2024.                                                                                                                                                                                                                                 Pemegang Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang berhak atas pembayaran Bunga Obligasi dan
                                                                                                                                14 Juni 2010 ("Akta No. 12/2010"), para pemegang saham Perseroan (yang pada saat itu bernama                                                                                                                                                             H B   m              m                              H B
 Total pendapatan non-operasional. Perseroan mencatatakan total pendapatan non-operasional sebesar                              PT Bank UOB Buana) setuju untuk melakukan penggabungan usaha dengan suatu bank yang pada                               Obligasi Subordinasi, pelunasan Pokok Obligasi dan Obligasi Subordinasi, memberikan suara dalam
 Rp69.774 juta pada tahun 2025 dari sebelumnya sebesar Rp42.776 juta pada tahun 2024. Perubahan                                 saat itu bernama PT Bank UOB Indonesia. Pada tanggal 30 Juni 2010, Perseroan (yang pada saat                           RUPO serta hak-hak lainnya yang melekat pada Obligasi dan Obligasi Subordinasi;                                           PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMUL R PEMESANAN PEMBEL AN
 tersebut terutama disebabkan oleh adanya keuntungan penjualan aset tetap, agunan yang diambil alih                             itu bernama PT Bank UOB Buana) secara efektif menerima penggabungan usaha PT Bank UOB                                  Pembayaran Bunga Obligasi dan Obligasi Subordinasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi dan                                             OBL GAS DAN OBL GAS SUBORD NAS
 dan properti terbengkalai.                                                                                                     Indonesia, penggabungan tersebut telah memperoleh persetujuan dari BI berdasarkan Surat Keputusan                      Obligasi Subordinasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran atas nama Perseroan                             P                  m P m             P m           O         O          S
 Laba sebelum beban pajak. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan sebelumnya, laba sebelum                               Gubernur BI No. 12/45/KEP.GBI/2010 tanggal 10 Juni 2010 tentang Pemberian Izin Penggabungan                            kepada Pemegang Obligasi dan Obligasi Subordinasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan                                         m       m    P           m Em              P   m P              Em   O            O
 beban pajak meningkat sebesar 246,51% menjadi Rp1.957.928 juta pada tahun 2025 dari sebelumnya                                 Usaha (Merger) PT Bank UOB Indonesia ke dalam PT Bank UOB Buana. Izin tersebut tetap berlaku                           jadwal pembayaran Bunga Obligasi dan Obligasi Subordinasi maupun pelunasan Pokok Obligasi                             S                                      m                                          m               WB
 sebesar Rp565.040 juta pada tahun 2024.                                                                                        sebagai izin usaha Perseroan sebagai perusahaan hasil penggabungan. Pada tahun 2011, Perseroan                         dan Obligasi Subordinasi yang ditetapkan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan Obligasi
 Beban pajak. Beban pajak meningkat sebesar 170,06% menjadi Rp428.851 juta pada tahun 2025 dari                                 mengganti nama dari PT Bank UOB Buana menjadi PT Bank UOB Indonesia sebagaimana dinyatakan                             Subordinasi dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi dan Obligasi Subordinasi                                       PEN AM N PE AKSANA EM S OB GAS DAN OB GAS SUBORD NAS
 sebelumnya Rp158.800 juta pada tahun 2024. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan                                 dalam Akta No. 24 tanggal 18 Januari 2011 yang dibuat di hadapan Fathiah Helmi, SH, Notaris di                         yang berhak atas Bunga Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang dibayarkan pada periode pembayaran
                                                                                                                                Jakarta dan telah memperoleh persetujuan dari BI berdasarkan Surat Keputusan Gubernur BI No.                                                                                                                                                                               P     P m S
 laba sebelum tahun berjalan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.                                                                                                                                                                                     Bunga Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang bersangkutan adalah yang namanya tercatat dalam
                                                                                                                                13/34/KEP.GBI/2011 tanggal 19 Mei 2011 tentang Perubahan Penggunaan Izin Usaha Atas Nama PT                            Daftar Pemegang Obligasi dan Obligasi Subordinasi pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal                                                       P    C     P
 Laba tahun berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan sebelumnya, laba tahun berjalan                                                                                                                                                                                                                                                                                                             S m K
                                                                                                                                Bank UOB Buana Menjadi Izin Usaha Atas Nama PT Bank UOB Indonesia. Perubahan nama ini juga                             Pembayaran Bunga Obligasi dan Obligasi Subordinasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan
 meningkat sebesar 276,40% menjadi Rp1.529.077 juta pada tahun 2025 dari sebelumnya Rp406.240                                   telah diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia tanggal 16 Agustus 2012 Tambahan Berita
 juta pada tahun 2024.                                                                                                                                                                                                                                 perundang-undangan yang berlaku;
                                                                                                                                Negara 37224/2012.
 Pendapatan (kerugian) komprehensif lainnya tahun berjalan – setelah pajak. Perseroan mencatatkan                                                                                                                                                      Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dan Obligasi Subordinasi dengan
                                                                                                                                Perubahan Anggaran Dasar Perseroan terakhir kali adalah sebagaimana dinyatakan dalam Akta
 pendapatan komprehensif lainnya tahun berjalan setelah pajak sebesar Rp768.399 juta pada tahun                                                                                                                                                        memperhatikan KTUR asli yang diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI akan membekukan                                                          Em         m @
                                                                                                                                Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. 38 tanggal 20 November
 2025 dari sebelumnya kerugian komprehensif lainnya tahun berjalan setelah pajak sebesar Rp181.502                                                                                                                                                     seluruh Obligasi dan Obligasi Subordinasi yang disimpan di KSEI sehingga Obligasi dan Obligasi                                                      S w www         m   m
                                                                                                                                2023, dibuat di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Kota Administrasi Jakarta Selatan (“Akta
 juta pada tahun 2024. Perubahan ini terutama disebabkan oleh perubahan pencatatan mutasi                                                                                                                                                              Subordinasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Kerja sebelum tanggal                                     PEN AM N EM S OB GAS DAN OB GAS SUBORD NAS
                                                                                                                                38/2023”). Berdasarkan Akta 38/2023, para pemegang saham Perseroan telah menyetujui, antara lain
 sehubungan dengan perubahan nilai wajar investasi keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui                                                                                                                                                       penyelenggaraan RUPO (R-3) sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan
                                                                                                                                peningkatan modal ditempatkan dan disetor Perseroan dan perubahan Pasal 4 ayat (2) anggaran dasar                                                                                                                                                                            A            m
 penghasilan komprehensif lain menjadi positif sebesar Rp978.636 juta.                                                                                                                                                                                 adanya pemberitahuan dari Wali Amanat;
                                                                                                                                Perseroan. Akta 38/2023 telah memperoleh penerimaan pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan
 Total penghasilan komprehensif tahun berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan                                   Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan No. AHU-AH.01.03-0145724                             Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi dan Obligasi Subordinasi wajib membuka                            SET AP CALON NVESTOR D H MBAU UNTUK MEMBACA KETERANGAN LEB H LAN UT
 sebelumnya, total penghasilan komprehensif tahun berjalan meningkat sebesar 922,29% menjadi                                    tanggal 23 November 2023 dan telah didaftarkan pada Daftar Perseroan yang dikelola oleh Menkumham                      Rekening Efek di Perusahaan Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek                         MENGENA PENAWARAN UMUM N MELALU NFORMAS YANG TERSA DALAM
 Rp2.297.476 juta pada tahun 2025 dari sebelumnya sebesar Rp224.738 juta.                                                       di bawah No. AHU-0236251.AH.01.11.Tahun 2023 tanggal 23 November 2023.                                                 di KSEI.                                                                                                               PROSPEKTUS




R ngkas Bank UOB ndones a nves o 22_Jun _2026 ndd 2                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                21 06 26 15 37

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.09 MB
Published23 Jun 2026
Pages2
Characters213,202
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 62 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT BANK UOB INDONESIA p.1 ×25
linked org United Overseas Bank Limited p.1 ×7
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.1 ×6
linked org Yayasan Kesejahteraan p.2 ×2
linked person Wee Ee Cheong p.2
linked person Chin Voon Fat p.2
linked person Chan Kok Seong p.2
linked person Wayan Alit Antara p.2
linked person VJH Boentaran Lesmana p.2
linked person Johanes Susilo p.2
linked person Hendra Gunawan p.2
linked person Ardhi Wibowo p.2
linked person Paul Rafiuly p.2
linked person Harapman Kasan p.2
linked person Sonny Samuel p.2
linked person Henry Santoso p.2
linked person W. Kartyono p.2
linked person Cristina Teh Tan p.2 ×2
linked org Bank Permata p.2 ×3
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible org NEGARA REPUBLIK INDONESIA p.1 ×4
unresolved org Bank UOB Indonesia Tahap I Tahun p.1 ×3
unresolved org Bank Kustodian. Jumlah Pokok Obligasi p.1
unresolved org PT Fitch p.1
unresolved org PT Fitch Ratings Indonesia p.1 ×4
unresolved person H. Thamrin p.1 ×2
unresolved org PT Bank Mandiri Pemegang Obligasi p.1
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1
unresolved org Bank UOB Indonesia Tahap II p.1 ×2
unresolved org Young Global Limited p.1 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.1 ×7
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas p.1 ×3
unresolved org Bank UOB Indonesia Investor p.1
unresolved org PT Bank UOB Buana Menjadi Izin p.2
unresolved org Bank Devisa p.2 ×2
unresolved org UOB International Investment Private Limited p.2 ×2
unresolved org Minimum Pemesanan Overseas Bank Limited p.2
unresolved org PT Raya Saham Registra p.2
unresolved org Yayasan Kesejahteraan Nusantara p.2
unresolved person Taufani p.2
unresolved org Bapepam p.2 ×4
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas. Mutasi p.2
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas Arus p.2
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas Sesuai p.2
unresolved org Milik Negara p.2
unresolved org Bank Umum Syariah p.2
unresolved person Eliza Pondaag S.H. · Notaris p.2
unresolved person CALON PEMBELI OBLIGASI DAN OBLIGASI SUBORDINASI · Notaris p.2
unresolved org Menteri Kehakiman Republik Indonesia p.2
unresolved org Pengadilan Negeri p.2
unresolved org Menteri Keuangan Republik Indonesia p.2
unresolved org Purwanto Susanti p.2
unresolved person Aulia Taufani · Notaris p.2 ×2
unresolved org Bapepam-LK p.2 ×2
unresolved org Bank Sentral p.2
unresolved org Pengawas Pasar Modal No. S- p.2
unresolved org Bank Buana Indonesia Tbk p.2 ×4
unresolved org Bank UOB Buana Tbk. p.2 ×5
unresolved person Fathiah Helmi · Notaris p.2 ×7
unresolved org PT Bank UOB p.2 ×2
unresolved org PT Bank UOB Buana. Izin p.2
unresolved org Bank UOB Buana Menjadi Izin Usaha Atas Nama p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result