Skip to content
Back to announcement

20260623_BEST_Public Expose_32103506_lamp1.pdf

Other Text extracted BEST

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 3

Page 1
                      PT BEKASI FAJAR INDUSTRIAL ESTATE Tbk.
                                   (“Perseroan”)

                        RINGKASAN SESI TANYA JAWAB
                 PAPARAN PUBLIK PERUSAHAAN TAHUN BUKU 2025

Hari/Tanggal         : Kamis, 18 Juni 2026
Waktu                : 11.00 sd 11.30 WIB
Tempat               : Zendo Room – Enso Hotel Kawasan Industri MM2100 Jl. Kalimantan Blok
                       CA No. 2-3, Cikarang Barat, Bekasi 17842

Pertanyaan 1 dari Ito (AyoIndonesia.com)

   1. Bagaimana rencana CAPEX di tahun ini?
      Jawab:
      Rencana CAPEX BeFa tahun 2026 ini sekitar Rp100-150 miliar, yang digunakan
      tetap berfokus pada pengembangan Kawasan kami di MM2100.

   2. Apakah Perseroan memiliki rencana aksi korporasi di tahun ini?
      Jawab:
      Saat ini Perseroan belum memiliki rencana aksi korporasi. Perseroan memiliki
      strategi untuk pertumbuhan berkelanjutan secara organik, namun Perseroan
      terbuka untuk berbagai peluang pertumbuhan baru di masa mendatang.

Pertanyaan 2 dari Ibu Sarah (Investortrust)
   1. Ditengah dinamika perekonomian global saat ini, terjadi pelemahan Rupiah
      dan peningkatan suku bunga. Bagaimana dampak ke BEST? Apa strategi
      dalam menyikapi dampak yang ada?
      Jawab:
      Terkait dinamika perekonomian, tentunya semua sektor terpengaruh namun
      Perseroan masih bisa memitigasi hal itu dengan baik. Pergerakan Rupiah telah
      dimitigasi risikonya sejak 2023 dengan telah diubahnya seluruh pinjaman
      Perseroan menjadi dalam bentuk Rupiah dengan tingkat suku bunga yang
      kompetitif, sehingga adanya kenaikan suku bunga tidak terlalu berdampak
      signifikan bagi financing cost BEST. Net gearing ratio Perseroan juga sudah di-level
      konservatif, yaitu 0,17x. Adapun dari segi calon pembeli tenant Perseroan,
      mayoritas dari mereka adalah dari Jepang dengan internal funding-nya yang cukup
      kuat.
Page 2
   2. Apa target Perseroan di tahun 2026 dan strateginya?
      Jawab:
      Tahun 2026 ini, Perseroan menargetkan pencapaian Rp600 miliar marketing sales.
      Saat ini, kami juga sedang mengembangkan gudang - BeFa Industrial Hub dan
      cluster Data Center. Selain itu, kami juga gencar melakukan marketing, aktif
      melakukan follow-up hingga penjualan kami bisa terealisasi.

Pertanyaan 3 dari Ridwan (industri.co.id)
   1. Bagaimana perkembangan BeFa Industrial Hub?
      Jawab:
      Produk BeFa Industrial Hub sudah Perseroan kenalkan sejak tahun lalu. Saat ini
      Perseroan sedang membangun show unit gudangnya, dan hingga kini Perseroan
      mendapatkan cukup banyak permintaan yang masuk. Perseroan meluncurkan
      produk BeFa Industrial Hub ini didorong oleh gudang sewa Perseroan yang telah
      terokupansi 100% sehingga kami menciptakan produk Gudang multi-fungsi ini
      untuk menangkap permintaan market yang cukup tinggi di sektor pergudangan.

   2. Berapa landbank BeFa saat ini? Apakah akan ada kenaikan harga jualnya?
      Jawab:
      Landbank Perseroan adalah 1,021 Ha dengan net land bank 669 Ha. Kemudian
      untuk kenaikan harga, tentu BeFa akan menyesuaikan dengan berbagai kondisi
      yang ada, seperti fluktuasi nilai tukar, kemudian melihat juga demand yang masuk
      seperti apa.

   3. Apakah bisa dijelaskan juga pipeline Perseroan saat ini mayoritas dari sektor
      apa?
      Jawab:
      Saat ini pipeline Perseroan mayoritas dari sektor data center, makanan dan
      minuman, logistik & pergudangan, serta otomotif.

Pertanyaan 4 dari Alin (Investor)
   1. Dari 72 Ha pipeline, berapakah breakdown dalam persentase untuk data
      center, logistik, dan F&B nya?
      Jawab:
      Untuk pipeline 72 Ha itu memang mayoritas dari data center sekitar 40%,
      kemudian didukung dari logistik & pergudangan 29%, dari makanan dan minuman
      15%, ada juga sektor yang lainnya, seperti elektronik dan lain-lain sekitar 16%.

   2. Hal apa sih yang menjadi tantangan BeFa menjual lahan data center dengan
      demand yang sebenarnya saat ini data center lagi panas panasnya?
Page 3
      Jawab:
      Untuk segmen data center, Perseroan melihat adanya minat dan potensi
      permintaan yang tetap positif seiring dengan perkembangan ekonomi digital di
      Indonesia. Tantangan utama dalam pengembangan kawasan untuk data center
      terletak pada pemenuhan kebutuhan infrastruktur dan utilitas yang memiliki
      standar teknis yang tinggi, termasuk ketersediaan listrik yang andal, jaringan
      telekomunikasi, pasokan air, serta berbagai aspek pendukung lainnya.

      Perseroan terus melakukan persiapan dan pengembangan infrastruktur secara
      bertahap guna memastikan kesiapan kawasan sesuai dengan kebutuhan calon
      pelanggan data center. Dengan tetap mengedepankan kualitas layanan dan
      keandalan infrastruktur, Perseroan berharap dapat menangkap peluang
      pertumbuhan dari sektor data center secara optimal di masa mendatang.

   3. Apakah sudah ada tenant data center yang sudah menandatangani komitmen
      dan apakah lahan data center BeFa juga cocok untuk hyperscale global dan
      berapakah harga ASP BeFa untuk penjualan data center?
      Jawab:
      Perseroan saat ini masih melakukan penjajakan dengan sejumlah calon investor
      sektor data center dan belum dapat mengungkapkan detail tenant maupun status
      komitmen investasi tertentu. Dari sisi kawasan, BeFa memiliki lokasi strategis dan
      terus mengembangkan kesiapan infrastruktur serta utilitas untuk mendukung
      kebutuhan berbagai sektor industri, termasuk data center hyperscale. Adapun
      terkait ASP, Perseroan tidak mengungkapkan harga jual berdasarkan sektor
      tertentu karena bergantung pada karakteristik dan permintaan dari masing-
      masing calon tenant.

Pertanyaan 5 dari Jahfar (Emitennews)
   1. Hingga Q1 2026, BEST sudah mencetak laba yang positif. Bagaimana target
      laba bersih dan pendapatannya sepanjang tahun 2026?
      Jawab:
      Di tengah kondisi ketidakpastian yang cukup tinggi saat ini, BeFa menargetkan
      pertumbuhan double-digit pada pendapatan dan laba bersih tahun 2026 ini.

   2. Untuk CAPEX tahun ini berapa? Berapa yang sudah di pakai dan untuk apa?
      Jawab:
      Dari target CAPEX tahun ini sekitar Rp100-150 M, sudah terserap sekitar Rp20 M
      dengan fokus tetap pada pengembangan kawasan BeFa di MM2100.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.16 MB
Published23 Jun 2026
Pages3
Characters6,379
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 2 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

unresolved person Sarah p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result