Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 29
Page 1
Page 2
Daftar Isi 01 Kinerja Keuangan dan Operasi 02 Tantangan dan Peluang 03 Upaya Peningkatan Kinerja 04 Target Pertumbuhan
Page 3
01 KINERJA KEUANGAN DAN OPERASI
Page 4
Page 5
• Pendapatan usaha mengalami pertumbuhan dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan volume layanan dan optimalisasi kerja sama dengan mitra pembiayaan kesehatan. Tercatat tahun ini pendapatan berada pada angka Rp338,9 miliar, naik 13,2% dari tahun sebelumnya. Angka ini lebih besar dari target tahun lalu. Meskipun demikian, laba bersih Perusahaan masih menghadapi tekanan akibat peningkatan biaya operasional, termasuk biaya SDM dan pemeliharaan fasilitas. • Pertumbuhan pendapatan didorong oleh peningkatan kinerja pada dua segmen Perseroan. Pendapatan dari segmen BPJS mencapai Rp214,65 miliar, meningkat sebesar Rp23,46 miliar atau 12,27% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan porsi sebesar 63,34% terhadap total pendapatan. Sementara itu, segmen Non-BPJS mencatatkan pendapatan sebesar Rp124,25 miliar, meningkat sebesar Rp16,09 miliar atau 14,88% dari Rp108,16 miliar pada tahun 2024, dengan porsi sebesar 36,66%. • Struktur modal berhasil dipertahankan pada rasio Liabilitas/ Ekuitas di bawah 0,5x, yaitu 0,1x. Masih berada pada kisaran yang sama dibandingkan tahun lalu.
Page 6
Revenue Trend (Rp billion)
100.9
161.5 69.8
163.3
104.4
64.2
Page 7
Perseroan berhasil mencatatkan peningkatan kinerja operasional pada tahun 2025, yang tercermin dari
pertumbuhan pendapatan di kedua segmen utama. Pendapatan dari segmen BPJS mencapai Rp214,65
miliar, meningkat sebesar Rp23,46 miliar dibandingkan Rp191,20 miliar pada tahun 2024, dengan porsi
sebesar 63,34% dari keseluruhan pendapatan. Sementara itu, segmen Non-BPJS membukukan pendapatan
sebesar Rp124,25 miliar, naik Rp16,09 miliar dari Rp108,16 miliar pada tahun sebelumnya, dengan
kontribusi sebesar 36,66%. Komposisi ini mencerminkan kemampuan Perseroan dalam menjaga
keseimbangan sumber pendapatan sekaligus mengoptimalkan potensi dari masing-masing segmen.
Revenue Composition (Rp billion)
18.5%
38.04%
62.4%
39.6%
61.55%
26.9%
41.8%
10.7%
Page 8
Pendapatan pasien rawat inap (ranap) naik 24% jika di bandingkan dengan tahun lalu, menjadi Rp213 miliar
dari sebelumnya Rp172 miliar. Pendapatan rawat jalan (rajal) sedikit turun 1% dari Rp126 miliar tahun lalu
menjadi Rp125 miliar pada tahun ini.
Pendapatan (Rp miliar) Komposisi Pendapatan (Rp miliar)
74.9 12.5%
24.8%
35.0%
525.1 87.5%
65.0 75.2%
93.0
65.0%
172.3 197.0
Page 9
242 DOKTER
68 123 46 5
UMUM SPESIALIS SUB SPESIALIS GIGI & MULUT
182 467 148
STAF NON
PERAWAT PENUNJANG MEDIS
MEDIS
Page 10
02 TANTANGAN DAN PELUANG KE DEPAN
Page 11
• Perseroan masih mencatatkan rugi bersih pada tahun pelaporan. Kondisi tersebut terutama dipengaruhi oleh struktur biaya yang masih relatif tinggi, termasuk beban operasional, beban tenaga medis, beban penyusutan dan amortisasi atas investasi fasilitas dan peralatan medis, serta tambahan biaya yang timbul dalam fase pengembangan dan penguatan kapasitas rumah sakit sehubungan dengan penerapan UU Kesehatan Nomor 17 tahun 2023. • Kendala eksternal antara lain perubahan regulasi di sektor kesehatan, dinamika kebijakan pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional, serta persaingan yang semakin ketat antar penyedia layanan rumah sakit. • Kendala internal meliputi keterbatasan ketersediaan SDM medis tertentu, kebutuhan investasi yang signifikan untuk peningkatan dan pemeliharaan fasilitas, serta tantangan dalam pengelolaan biaya operasional agar tetap efisien. • Direksi terus melakukan upaya mitigasi melalui perencanaan yang matang, penguatan manajemen risiko, serta peningkatan efisiensi dan produktivitas.
Page 12
03 UPAYA PENINGKATAN KINERJA
Page 13
Langkah-langkah strategis Direksi, antara lain melalui:
1. Optimalisasi kapasitas layanan rumah sakit, penguatan lini layanan
unggulan, peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien, serta
perluasan kerja sama dengan mitra strategis, termasuk penyedia
asuransi dan institusi kesehatan lainnya.
2. Pengendalian biaya, peningkatan efisiensi operasional, serta fokus
pada layanan dengan margin yang lebih baik dinilai berada pada arah
yang tepat dan perlu dilanjutkan secara konsisten.
3. Peningkatan BOR dan utilisasi layanan, optimalisasi bauran layanan
medis, pengendalian biaya secara lebih terukur, serta peningkatan
efektivitas manajemen arus kas.
Page 14
Standar
Mutu
Tinggi
Layanan
Unggulan
Kemampuan
Adaptasi
Terhadap
Perkembangan
Teknologi dan
Regulasi
PERTUMBUHAN BERKELANJUTAN
Page 15
Program Unggulan
Page 16
Layanan “DSA Radiologi Intervensi oleh Terawan”, kolaborasi dengan Letjen Purn Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RI, untuk menghadirkan layanan teknologi tinggi bagi masyarakat Sumatera, khususnya di Medan.
Page 17
Layanan Imunoterapi Nusantara awalnya dikenal sebagai Vaksin Nusantara, imunoterapi ini menjadi inovasi terapi berbasis seluler dengan efikasi dan keamanan yang telah teruji secara global. RSU Royal Prima menjadi satu-satunya penyedia layanan ini di Pulau Sumatera. Layanan imunoterapi sel dendritik ini melibatkan penggunaan sel dendritik yang dimodifikasi untuk mengaktifkan sistem kekebalan tubuh pasien melawan kanker.
Page 18
Layanan Parkinson Centre telah tersedia sejak 2024. Layanan ini menyediakan penanganan parkinson, termasuk operasi minimal invasif bagi pasien yang sudah tidak responsif terhadap obat-obatan. Royal Prima juga menjadi rumah sakit pertama di Sumatera Utara yang berhasil melakukan operasi Parkinson.
Page 19
Ketepatan diagnosa menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan tata laksana penyakit pada pasien. Sebagai satu-satunya rumah sakit di pulau Sumatera yang dilengkapi 2 unit MRI yaitu 1 unit MRI 1,5 T dan 1 unit MRI 3T, 2 unit CT scan 128 Slices dan 1 unit CT scan 64 slices, Perusahaan memastikan posisinya yang unggul dan terdepan dalam fasilitas diagnostik. Keberadaan fasilitas diagnostik yang canggih ini memberikan kepastian diagnostik yang menjadi kunci keberhasilan tata laksana penyakit pada pasien.
Page 20
Transformasi kesehatan menunjang terhadap perubahan gaya hidup, perubahan kondisi iklim global yang turut mempengaruhi, serta peningkatan angka kejadian penyakit kronis mulai dari penyakit metabolik maupun kanker, telah merubah drastis paradigma kebutuhan akan pelayanan kesehatan yang dulunya berfokus pada upaya kuratif menjadi berfokus mulai dari upaya promotif, preventif dan rehabilitatif. Longevity & Regenerative Center by Prof. Nyoman merupakan perpaduan dari inovasi dan terobosan di bidang kesehatan yang merupakan jawaban Perusahaan atas kebutuhan layanan kesehatan mencakup upaya promotif, preventif, kuratif hingga rehabilitatif.
Page 21
04 TARGET PERTUMBUHAN
Page 22
• Direksi memandang bahwa prospek usaha Perusahaan di masa mendatang tetap positif, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, pertumbuhan jumlah penduduk, serta peningkatan kesadaran akan pentingnya kesehatan. Dukungan kebijakan pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan juga menjadi peluang bagi Perusahaan. • Perusahaan akan terus memanfaatkan peluang tersebut dengan memperkuat layanan unggulan, meningkatkan kualitas dan diferensiasi layanan, serta mengembangkan kerja sama strategis. Direksi juga akan fokus pada transformasi digital di bidang kesehatan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan pengalaman pasien. • Dengan strategi yang terarah, pengelolaan risiko yang ketat, serta tata kelola yang baik, Direksi optimistis Perseroan dapat mempertahankan pertumbuhan yang berkelanjutan dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham dalam jangka panjang.
Page 23
Terapi CAR-T (Chimeric Antigen Receptor T-cell). Perseroan sedang dalam tahap awal untuk bekerjasama mengembangkan layanan ini. Terapi ini diharapkan efektif untuk melawan kanker darah (hematologi) yang sulit diobati atau sering kambuh, seperti: Leukemia Limfoblastik Akut (ALL), Limfoma Non-HodgkinMultiple Myeloma.
Page 24
Tanya Jawab
Page 25
Terima Kasih
Page 26
Lampiran
Page 27
Page 28
Page 29
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto
p.16
unresolved
person
Prof. Nyoman
p.20
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.