Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 6
Page 1
Nomor : 035/GSD-CORSEC/VI/2026
Jakarta, 22 Juni 2026
Kepada Yth.
Direktur Penilaian Perusahaan
PT Bursa Efek Indonesia
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53
Jakarta 12190
Perihal : Laporan Pelaksanaan Paparan Publik PT Global Sukses Digital Tbk Tahun 2026
Dengan hormat,
Merujuk pada Peraturan BEI No. I-E tentang Kewajiban Penyampaian Informasi Emiten atau
Perusahaan Publik, maka bersama ini kami sampaikan bahwa PT Global Sukses Digital Tbk telah
melaksanakan Paparan Publik Tahunan pada tanggal 17 Juni 2026, dengan rincian pelaksanaan
terlampir.
Demikian laporan pelaksanaan Paparan Publik ini kami sampaikan, atas perhatiannya kami ucapkan
terima kasih.
Hormat kami,
PT. Global Sukses Digital, Tbk
Eddy Yulianto
Direktur
Page 2
LAPORAN PELAKSANAAN PAPARAN PUBLIK
PT GLOBAL SUKSES DIGITAL Tbk
I. PELAKSANAAN
Hari & Tanggal : Rabu, 17 Juni 2026
Waktu : 16.00 – 17.29
Tempat : DOSS Megastore Ratu Plaza,
Agenda : Presentasi Emiten dan Tanya Jawab
a. Manajemen Perseroan
Yang hadir : - Ibu Imelda Goenawang (Komisaris Utama)
- Bapak Tahir Matulatan (Direktur Utama)
- Bapak Eddy Yulianto (Direktur)
b. Pembicara : BapakTahir Matulatan dan Eddy Yulianto
c. Susunan Acara : - Pembukaan
- Sambutan dari Komisaris Utama
- Presentasi Manajemen
- Sesi Tanya Jawab
- Penutup
d. Peserta : 32 orang (tidak termasuk Manajemen)
II. PRESENTASI MANAJEMEN
Presentasi Paparan Publik disampaikan oleh Bapak Tahir Matulatan selaku Direktur Utama dan
Bapak Eddy Yulianto selaku Direktur Perseroan.
Dalam acara tersebut, secara garis besar diuraikan hal-hal sebagai berikut:
1. Sekilas Tentang Perseroan
2. Kinerja Keuangan Dan Operasional
3. Kendala Dan Strategi Perserian
4. Target Dan Rencana Perseroan
Page 3
III. SESI TANYA JAWAB
a. Pertannyaan: Bagaimana prospek bisnis fotografi dan videografi di tengah perkembangan
teknologi AI dan smartphone yang semakin canggih?
Oleh : Mustika (Detik Metro)
Jawaban : Seperti yang sudah dipaparkan, market opportunity yang ada di Indonesia
serta prospek perkembangan bisnis fotografi sangat menarik dan akan terus berkembang.
Kalau AI, justru banyak sekali membantu workflow untuk teman-teman creator dan lain-lain,
seperti dalam membuat brief. Untuk teman-teman di industri film, misalnya dalam
pembuatan storyboard yang dulu cukup sulit, sekarang dengan AI hasilnya bisa lebih bagus
dan lebih cepat. Jadi, AI bukanlah ancaman.
Kalau smartphone semakin canggih, itu justru bagus. Dengan pertumbuhan smartphone,
banyak sekali anak-anak dari usia dini, sekitar 6–10 tahun, yang sudah mulai belajar
bagaimana mengambil foto dan video. Tinggal menunggu waktu saja sampai nanti mereka
tertarik dengan kamera dan perangkat lainnya, karena pada dasarnya smartphone sudah
mengajarkan banyak orang untuk membuat konten.
b. Pertanyaan: Bagaimana perkembangan program DOSS 360° dalam mendukung
komunitas fotografer dan kreator konten di Indonesia?
Oleh : Jack As (CBN)
Jawaban : Seperti yang dipaparkan dalam presentasi, banyak program yang sudah
berjalan dan telah dilaksanakan. Perkembangannya masih terus berjalan (still going on),
dan kami tetap berkomitmen untuk menjalankan program-program yang sudah dijalankan
sebelumnya.
Dari 240 komunitas yang berinteraksi (engage) secara langsung dengan kami di tahun
2025, kami telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan. Ke depannya, kami tetap
berkomitmen untuk menjalankan dan mengembangkan ekosistem yang ingin kami bangun
dalam 5–10 tahun mendatang.
c. Pertanyaan: Adakah pembagian dividen diRUPSTahun ini? Proyeksi dan komitmen
manajemen terkait pembagian deviden kepada pemegang saham publik
untuk tahun buku kali ini?
Oleh : William Giovanni (investor individu), Supriyanto (Metropolitan Post)
Jawaban : Pada RUPS telah disampaikan bahwa terdapat pembagian dividen yang telah
dikurangi dengan Cadangan wajib sebesar Rp640 juta. Dari laba tahun berjalan, sebesar
14,80% atau senilai Rp5.173.290.308 dibagikan sebagai dividen.
Persentase tersebut masih sesuai dengan ketentuan yang telah disampaikan dalam
prospektus Perseroan, di mana pembagian dividen dapat dilakukan hingga maksimal 30%
dari laba bersih, dengan tetap memperhatikan kondisi keuangan dan kebutuhan
pengembangan usaha Perseroan.
Page 4
Alasan kami tidak membagikan seluruh laba adalah karena Perseroan sedang
mempertimbangkan rencana ekspansi ke depan, sehingga membutuhkan dana yang
cukup besar untuk mendukung pengembangan dan pertumbuhan bisnis.
d. Pertanyaan: Apakah ada rencana ekspansi bisnis dalam 1-5 tahun kedepan?
Oleh : Irwan Hasiholan (Media Patriot)
Jawaban : Seperti yang sudah dipaparkan, kami memiliki rencana ekspansi hingga
tahun 2028. Kami menargetkan peningkatan touch point dari 12 menjadi 18 lokasi.
Namun, pada tahun ini, dengan melihat kondisi yang ada, kami lebih fokus pada ekspansi
yang membutuhkan capital expenditure (capex) yang relatif kecil. Oleh karena itu, kami
memfokuskan pengembangan melalui konsep shop in shop. Saat ini kami sudah menjalin
kerja sama dengan Gramedia dan Buku Lintas, yang rencananya akan mulai berjalan pada
tahun ini.
Selain itu, kami juga akan membuka touch point berukuran kecil di PIM 2 yang akan mulai
beroperasi pada tahun ini. Jadi, itu merupakan rencana kami untuk sementara hingga
tahun 2026.
Untuk tahun 2027, kami akan kembali melihat dan mengevaluasi kondisi yang ada.
Harapannya, pada tahun 2028 kami dapat mencapai target kehadiran di berbagai wilayah
di seluruh Indonesia.
e. Pertanyaan : Kondisi moneter kita fluktuatif ada ga strategi Pricingnya itu agar bisa
mensiasati karena kan 99% itu kan dari retail dan distributor?
Oleh : Indra (Warta Investigasi)
Jawaban : Kondisi ini dialami oleh hampir semua produk. Ada yang memutuskan untuk
menaikkan harga, ada juga yang memilih untuk mempertahankan harga. Hal tersebut
sangat bergantung pada jumlah stok yang dimiliki sebelum nilai tukar USD atau mata uang
asing lainnya mengalami kenaikan.
Jika ditanya mengenai kelanjutannya, yang bisa kami lakukan saat ini adalah membatasi
impor terlebih dahulu dan memfokuskan impor pada produk-produk yang fast moving.
Tidak banyak pilihan lain, karena apabila barang tersebut harus masuk dengan kondisi nilai
tukar rupiah saat ini, kemungkinan memang perlu dilakukan penyesuaian harga.
Namun sejauh ini kondisi yang berjalan masih cukup baik. Harga produk masih dapat
diterima oleh konsumen, meskipun terdapat perlambatan yang tentu dipengaruhi oleh
kondisi moneter. Selain itu, faktor ekonomi domestik maupun global juga turut
memengaruhi daya beli masyarakat.
IV. DAFTAR HADIR (terlampir)
Page 5
Page 6
Names mentioned 5 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Eddy Yulianto
· Direktur
p.1 ×2
unresolved
person
Imelda Goenawang
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.