Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 9
Page 1
RINGKASAN RISALAH PUBLIC EXPOSE
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM TAHUNAN
PT HOTEL SAHID JAYA INTERNATIONAL Tbk
A. Acara, Waktu dan Tempat Penyelenggaraan
Acara : Public Expose Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
PT Hotel Sahid Jaya International, Tbk Tahun Buku 2025
Tempat : Live interactive menggunakan platform ZOOM Meeting
Hari/Tanggal/Jam : Jumat, 19 Juni 2026 Pukul 10.30 WIB - Selesai
B. Manajemen Perseroan yang Hadir
Komisaris Utama : Ibu Dr. (H.C.) Dra. Hj. SARWO BUDI
WIRYANTI SUKAMDANI, C.H.A;
Wakil Komisaris Utama : Ibu Hj. EXACTY BUDIARSI SRYANTORO,
M.B.A;
Komisaris Independen : Bpk. MUHAMAD NURDIN,S.E;
Komisaris Independen : Bpk. Drs. BENY ROELYAWAN;
Direktur Utama : Bpk. Dr. Ir. H. HARIYADI BUDISANTOSO
SUKAMDANI, M.M;
Direktur : Bpk. DHANADI KUSUMA WARDANA
SUKAMDANI, BA.
C. Peserta yang Hadir
Public Expose RUPST tanggal 19 Juni 2026 ini dilaksanakan secara live interactive
menggunakan platform ZOOM Meeting yang dihadiri oleh 9 peserta yang terdiri
dari 3 media online serta dari internal Perseroan. Berikut media yang hadir
diantaranya :
EXQUISITE
LIPUTAN6.COM
BISNIS INDONESIA
D. Paparan Oleh Direktur Perseroan
I. Pendahuluan
Public Expose dilaksanakan setelah melalui proses Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan. Beberapa poin yang akan dipaparkan dalam public expose
yaitu :
Page 2
a. Gambaran kondisi umum tahun 2025
b. Ringkasan kinerja keuangan Perseroan tahun 2025
c. Strategi pengembangan bisnis Perseroan
d. Perubahan susunan pengurus Direksi Perseroan
II. Gambaran Kondisi Umum Tahun 2025
Tahun 2025 merupakan tahun yang penuh tantangan sekaligus peluang bagi
dunia usaha. Perekonomian global masih diwarnai oleh ketidakpastian yang
berasal dari perlambatan pertumbuhan di sejumlah negara maju, dinamika
geopolitik, serta tingginya volatilitas pasar keuangan internasional. Kondisi
tersebut turut memengaruhi arus perdagangan, investasi, dan aktivitas bisnis
di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Di tengah dinamika ekonomi global yang masih diwarnai oleh ketidakpastian
geopolitik, tekanan inflasi, dan perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia,
perekonomian Indonesia tetap menunjukkan ketahanan yang kuat dengan
pertumbuhan PDB yang terjaga di kisaran 5% sepanjang periode 2023–2025
dan mencapai 5,11% pada tahun 2025. Pencapaian ini mencerminkan
fundamental ekonomi nasional yang solid, didukung oleh konsumsi rumah
tangga sebagai kontributor utama pertumbuhan melalui daya beli masyarakat
yang relatif terjaga serta meningkatnya mobilitas dan aktivitas ekonomi. Namun
demikian, kebijakan efisiensi anggaran negara menyebabkan penurunan pada
konsumsi pemerintah sehingga kontribusi belanja pemerintah terhadap
pertumbuhan ekonomi mengalami penyesuaian.
Perseroan melihat prospek sektor pariwisata Indonesia pada tahun 2025
semakin positif, didukung oleh peningkatan devisa pariwisata yang
diproyeksikan mencapai sekitar USD 18,3 miliar serta kontribusi terhadap PDB
sebesar 4,2%–4,3%, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan, penguatan
destinasi prioritas, dan berlanjutnya investasi di sektor pariwisata. Kondisi ini
membuka peluang yang lebih besar bagi Perseroan untuk meningkatkan
kinerja usaha, khususnya pada segmen perhotelan dan layanan pendukung
pariwisata. Melalui strategi peningkatan kualitas layanan, optimalisasi aset, dan
pengembangan bisnis yang berkelanjutan, Perseroan optimistis dapat
memperkuat daya saing serta menciptakan nilai jangka panjang bagi para
pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.
Page 3
Perseroan mencermati bahwa industri perhotelan Jakarta pada tahun 2025
masih menghadapi tantangan akibat kebijakan efisiensi belanja pemerintah
yang berdampak pada penurunan permintaan dari segmen pemerintah dan
kegiatan MICE, sehingga memberikan tekanan terhadap tingkat okupansi
hotel. Pada bulan Maret 2025 untuk tingkat hunian kamar hotel bintang 4
mengalami penurunan hingga 37% dan untuk hotel bintang 5 sendiri
mengalami penurunan hingga 28% atau lebih rendah dibandingkan tingkat
hunian kamar pada bulan Maret tahun 2024. Meskipun demikian, Average Daily
Rate (ADR) terus menunjukkan tren pertumbuhan yang positif dari sekitar
Rp674 ribu pada tahun 2021 menjadi sekitar Rp1,078 juta pada tahun 2024,
dan diproyeksikan terus bertumbuh hingga mencapai sekitar Rp1,222 juta pada
tahun 2029. Pemulihan aktivitas bisnis, perjalanan korporasi, serta
meningkatnya perjalanan individu tetap menjadi faktor penopang industri,
sehingga Perseroan tetap optimistis terhadap prospek industri perhotelan
dengan terus memperkuat diversifikasi pasar, meningkatkan efisiensi
operasional, menjaga kualitas layanan, serta mengoptimalkan peluang dari
pemulihan sektor bisnis dan pariwisata guna mempertahankan daya saing dan
menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.
III. Ringkasan Kinerja Keuangan Perseroan Tahun 2025
Pada tahun 2025, PT Hotel Sahid Jaya International Tbk membukukan
pendapatan sebesar Rp123,9 miliar yang mencerminkan daya tahan usaha
yang baik dan tetap kompetitif di tengah tantangan industri perhotelan,
khususnya akibat penurunan aktivitas pemerintah dan segmen MICE sebagai
dampak kebijakan efisiensi anggaran. Kinerja tersebut didukung oleh upaya
Perseroan dalam meningkatkan efisiensi operasional, mengoptimalkan sumber
pendapatan, dan menjaga kualitas layanan.
Dari segi komposisi pendapatan, segmen Food & Beverage menjadi kontributor
terbesar dengan porsi 51,5%, diikuti pendapatan kamar hotel sebesar 35,5%,
sementara sisanya berasal dari segmen usaha lainnya. Komposisi ini
menunjukkan keberhasilan diversifikasi pendapatan Perseroan dan akan terus
diperkuat melalui pengembangan segmen berpotensi tinggi, peningkatan nilai
layanan, dan optimalisasi aset guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan
serta penciptaan nilai bagi pemegang saham.
Page 4
Pada tahun 2025 Perseroan mencatat total aset sebesar Rp1,27 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya terutama didukung oleh investasi renovasi kamar hotel serta penambahan kendaraan operasional guna meningkatkan kualitas layanan dan mendukung aktivitas usaha. Di sisi lain, total liabilitas tercatat sebesar Rp546,23 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebagian besar disebabkan oleh utang kepada pihak berelasi untuk mendukung proyek renovasi kamar hotel. Selanjutnya, pada tahun 2025 Perseroan mencatat EBITDA sebesar Rp34,3 miliar dan laba (rugi) bersih komprehensif sebesar minus Rp26,5 atau mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya seiring dengan penurunan pendapatan usaha akibat kondisi industri yang masih menghadapi tantangan. Meskipun demikian, Perseroan tetap berfokus pada penguatan kinerja operasional, peningkatan efisiensi, serta optimalisasi sumber pendapatan untuk menjaga keberlanjutan usaha dan menciptakan fondasi yang lebih kuat bagi pertumbuhan di masa mendatang. Pada tahun 2025, Perseroan menghadapi tekanan pada pendapatan kamar akibat menurunnya kontribusi segmen Government dari 72% pada tahun 2024 menjadi 50% pada tahun 2025. Namun demikian, Perseroan di tahun 2025 berhasil meningkatkan kontribusi dari segmen Corporate menjadi 15%, Direct Channel menjadi 21%, Individual menjadi 11%, dan Other menjadi 4%. Perubahan komposisi ini menunjukkan bahwa strategi diversifikasi basis pelanggan yang dijalankan Perseroan mulai memberikan hasil positif dengan berkurangnya ketergantungan pada satu segmen pasar. Kedepannya, Perseroan akan terus memperkuat ketiga segmen tersebut melalui peningkatan aktivitas penjualan dan pemasaran, perluasan kerjasama dengan berbagai institusi dan perusahaan, serta optimalisasi kanal digital, sehingga dapat menciptakan struktur pendapatan yang lebih seimbang, berkelanjutan, dan mendukung pertumbuhan kinerja Perseroan di masa mendatang. Pada tahun 2025, Perseroan menghadapi tantangan operasional yang tercermin dari penurunan tingkat hunian kamar (occupancy rate) menjadi 30,00% dibandingkan tahun 2024 mencapai 43,3% seiring dengan perubahan segmentasi pasar dan menurunnya kontribusi beberapa segmen pelanggan utama. Namun demikian, Perseroan berhasil menjaga kualitas pendapatan melalui strategi pengelolaan tarif yang lebih selektif, yang tercermin dari
Page 5
peningkatan Average Room Rate (ARR) dari Rp679 ribu pada tahun 2024
menjadi Rp780 ribu pada tahun 2025 atau tumbuh sekitar 14,9%. Kedepannya,
Perseroan akan terus mengoptimalkan tingkat hunian dan pengelolaan tarif
guna memperkuat kinerja operasional, memperkokoh fondasi bisnis, serta
menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.
IV. Strategi Pengembangan Bisnis Perseroan
Perseroan telah menetapkan tiga strategi utama untuk memperkuat kinerja dan
menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan, yaitu meningkatkan efisiensi
operasional dan disiplin pengelolaan biaya guna menjaga kesehatan keuangan
dan profitabilitas, melakukan diversifikasi pendapatan melalui optimalisasi
pemanfaatan aset serta pengembangan kegiatan hospitality, event, dan
kerjasama strategis, serta meningkatkan okupansi melalui perluasan basis
pelanggan dengan memperkuat penetrasi pada segmen non-government,
termasuk korporasi, MICE, long stay, dan berbagai kegiatan sosial maupun
komunitas. Melalui implementasi strategi tersebut, Perseroan berkomitmen
membangun bisnis yang lebih tangguh, adaptif, dan berkelanjutan serta
optimistis dapat meningkatkan kinerja dan menciptakan nilai jangka panjang
bagi seluruh pemegang saham.
Perseroan tetap berfokus pada penguatan fundamental bisnis melalui
peningkatan efisiensi dan pengelolaan biaya yang disiplin dengan tiga prioritas
utama, yaitu pengelolaan arus kas yang ketat untuk menjaga likuiditas dan
fleksibilitas keuangan, evaluasi berkelanjutan terhadap struktur biaya guna
meningkatkan efektivitas pengadaan tanpa mengurangi kualitas layanan, serta
peningkatan efisiensi operasional melalui penyesuaian kapasitas, optimalisasi
kerjasama operasional, dan berbagai inisiatif penghematan sumber daya.
Melalui langkah-langkah tersebut, Perseroan berupaya menjaga produktivitas,
memperkuat ketahanan bisnis, meningkatkan profitabilitas, serta menciptakan
nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham.
Sebagai bagian dari strategi diversifikasi pendapatan dan optimalisasi aset,
Perseroan mengembangkan fasilitas lapangan padel melalui kerja sama
dengan operator regional berpengalaman guna menangkap peluang dari tren
gaya hidup yang berkembang serta menarik segmen pelanggan baru.
Kehadiran fasilitas ini diharapkan tidak hanya memberikan pendapatan
langsung, tetapi juga mendukung pertumbuhan bisnis food and beverage,
Page 6
lifestyle, serta berbagai kegiatan komunitas dan event. Selain itu, Perseroan juga merencanakan pengembangan fasilitas gym, spa, dan kolam renang melalui kemitraan dengan investor strategis untuk memperkuat posisi hotel sebagai pusat aktivitas gaya hidup dan wellness. Melalui inisiatif tersebut, Perseroan optimistis dapat menciptakan sumber pendapatan yang lebih beragam dan berkelanjutan, meningkatkan daya saing, serta memberikan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemegang saham. Sebagai bagian dari upaya diversifikasi pendapatan dan optimalisasi aset, Perseroan mengembangkan strategi yang berfokus pada penguatan bisnis event, entertainment, wedding dan social events, serta kemitraan strategis dengan berbagai institusi dan penyelenggara kegiatan, termasuk di kawasan GBK dan JCC. Strategi ini bertujuan meningkatkan okupansi, memperkuat pendapatan non-kamar, memperluas basis pelanggan, serta meningkatkan eksposur merek Perseroan. Implementasinya dilakukan secara bertahap melalui penguatan kapabilitas internal, perluasan kolaborasi dengan mitra strategis, dan pengembangan skala kegiatan, sehingga Perseroan dapat memaksimalkan potensi aset yang dimiliki, menciptakan sumber pendapatan yang lebih beragam dan berkelanjutan, serta memperkuat pertumbuhan dan nilai tambah jangka panjang bagi seluruh pemegang saham. Perseroan telah menyusun strategi diversifikasi pendapatan melalui optimalisasi aset dan pengembangan segmen corporate account dengan fokus pada perluasan basis pelanggan korporasi, peningkatan akuisisi akun baru, serta penguatan loyalitas dan pertumbuhan pelanggan yang sudah ada. Strategi ini dijalankan dengan memanfaatkan ekosistem Sahid Group, memperkuat hubungan bisnis, dan mengoptimalkan jaringan pemasaran untuk meningkatkan kontribusi pendapatan berulang dari segmen korporasi. Implementasinya dilakukan secara bertahap melalui pengembangan aset dan jaringan yang dimiliki, percepatan akuisisi pelanggan, serta integrasi seluruh inisiatif guna menciptakan sumber pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan. Melalui langkah tersebut, Perseroan optimistis dapat memperluas sumber pendapatan, memperkuat fundamental bisnis, dan meningkatkan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham.
Page 7
V. Perubahan Susunan Pengurus Perseroan
Berdasarkan ketentuan:
Pasal 3 ayat (1) dan Pasal 23 POJK Nomor 33/POJK.04/2014 tentang
Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, dan
Pasal 14 ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan, para anggota Direksi
Perseroan diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham.
Pasal 17 ayat (3) Anggaran Dasar Perseroan, para anggota Dewan
Komisaris Perseroan diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham.
Susunan pengurus Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan sebelum
dilakukan perubahan pengurus Perseroan adalah sebagai berikut:
Direktur Utama : Dr. Ir. H. HARIYADI BUDISANTOSO SUKAMDANI, M.M.
Direktur : DHANADI KUSUMA WARDANA SUKAMDANI, BA
Direktur : HENGKY ROY, S.E
Komisaris Utama : Dr. (H.C.) Dra. Hj. SARWO BUDI WIRYANTI
SUKAMDANI, C.H.A.
Wakil Kom.Utama : Hj. EXACTY BUDIARSI SRYANTORO, M.B.A
Kom.Independen : MUHAMAD NURDIN,S.E
Kom.Independen : Drs. BENY ROELYAWAN
Berdasarkan :
Permohonan pengunduran diri Bapak HENGKY ROY, S.E selaku
Direktur Perseroan, melalui surat beliau tertanggal 10 Juni 2026;
Surat Perseroan kepada Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia tertanggal 10 Juni 2026
nomor 004/CS-HSJI/VI/2026 perihal Keterbukaan Informasi yang perlu
Diketahui Publik; dan
Surat nomor 108/ESI/SBW/VI/2026 tanggal 11 Juni 2026, PT EMPU
SAHID INTERNATIONAL selaku pemegang saham mayoritas
Perseroan sebesar 883.951.142 saham atau 78,97% saham, menerima
Pengunduran Diri Bapak HENGKY ROY, S.E sebagai Direktur
Perseroan dan selanjutnya merekomendasikan untuk mengangkat Ibu
MEGAWATI NATALIA SARI , S.E, Ak, CA, CPA ASEAN, M.Ak, CHRM
sebagai Direktur Perseroan.
Atas usulan pengangkatan calon anggota Direksi Baru tersebut, Dewan
Komisaris Perseroan telah memberikan rekomendasinya tertanggal 12 Juni
Page 8
2026 nomor 109/HSJI/DK/VI/2026 dengan mengusulkan Ibu MEGAWATI
NATALIA SARI , S.E, Ak, CA, CPA ASEAN, M.Ak, CHRM sebagai Direktur
Perseroan.
Dengan demikian Perseroan :
1. Menerima Pengunduran Diri Bapak HENGKY ROY, S.E sebagai
Direktur Perseroan efektif sejak ditutupnya Rapat;
2. Mengangkat Ibu MEGAWATI NATALIA SARI, S.E, Ak, CA, CPA
ASEAN, M.Ak, CHRM sebagai Direktur Perseroan, terhitung sejak
ditutupnya Rapat, dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan
anggota Direksi yang digantikannya, dengan tidak mengurangi hak
RUPS untuk memberhentikannya sewaktu-waktu;
Sehingga dengan demikian susunan anggota Direksi dan Dewan
Komisaris Perseroan sejak ditutupnya Rapat menjadi sebagai berikut :
Dewan Direksi :
Direktur Utama : Dr. Ir. Hariyadi Budisantoso Sukamdani,
M.M.
Direktur : Dhanadi Kusuma Wardana Sukamdani, BA
Direktur : Megawati Natalia Sari, S.E, Ak, CA, CPA ASEAN,
M.Ak, CHRM
Jajaran Dewan Komisaris:
Komisaris Utama : Dr. (H.C.) Dra. Hj. Sarwo Budi Wiryanti
Sukamdani, C.H.A.
Wakil Komisaris Utama : Hj. Exacty Budiarsi Sryantoro, M.B.A
Komisaris Independen : Muhamad Nurdin, S.E
Komisaris Independen : Drs. Beny Roelyawan.
3. Memberikan kuasa dengan hak substitusi kepada Direksi Perseroan
untuk menyatakan kembali keputusan Rapat ke dalam akta Notaris
tersendiri, selanjutnya memberitahukan perubahan susunan pengurus
Perseroan kepada Kementerian Hukum Republik Indonesia dan
melakukan segala tindakan yang dianggap perlu sesuai dengan
peraturan perundang-undangan.
Page 9
VI. Sesi Tanya Jawab
1. Tira – Liputan6.com
Pertanyaan :
Adakah dampak pelemahan rupiah ke tingkatan okupansi hotel ?
Apakah jumlah wisatawan naik atau tidak ?
Jawaban :
pelemahan rupiah yang terjadi saat ini dijadikan kesempatan bagi perseroan
untuk bisa meningkatkan tamu mancanegara dan bisa dilihat dari tren yg terjadi
saat ini, walaupun masih belum terlihat secara signifikan. Dan untuk tamu dari
hotel lebih banyak tamu korporasi seperti dari negara jepang dan negara lain.
Selain itu, Perseroan juga memanfaatkan beberapa event yang berlangsung di
jakarta seperti konser BTS yang akan berlangsung di akhir tahun nanti juga
memberikan dampak pada peningkatan okupansi kamar hotel karena sudah
terdapat booking kamar untuk akhir tahun
2. Hafiyyan – Bisnis Indonesia
Pertanyaan :
Bagaimana target pendapatan dan laba SHID pada 2026 ?
Bagaimana komposisi kontribusi masing-masing bisnis terhadap
pendapatan SHID?
Seberapa besar kontribusi target dari bisnis non-kamar (F&B, lifestyle,
wellness) ke total pendapatan?
Jawaban :
Target pendapatan tahun 2026 sebesar 155,8 milyar atau naik sebesar
12% dari target pendapatan tahun 2025 sebesar 137 milyar, dan juga
naik sebesar 20% dari actual pendapatan tahun 2025 sebesar 123,9
milyar.
Perseroan di tahun ini menargetkan diversifikasi ke segmen korporasi
dan segmen FnB outlet-outlet serta bekerjasama dengan event
organizer maupun komunitas yang dapat meningkatkan pendapatan
dari event-event yang diselenggarakan.
Untuk target pendapatan tahun 2026 dari kontribusi segmen FnB
sebesar 52,2% dan dari pendapatan kamar ditargetkan sebesar 43,3%
sehingga untuk target pendapatan dari segmen FnB lebih besar dan
sebagai kontributor utama untuk pendapatan karena dari segmen MICE
mengalami penurunan.
Jakarta, 20 Mei 2025
Direksi
Names mentioned 16 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Hj. EXACTY BUDIARSI SRYANTORO
· Wakil Komisaris Utama
p.1 ×4
unresolved
person
Drs. BENY ROELYAWAN
p.1 ×3
unresolved
person
Dr. Ir. H. HARIYADI BUDISANTOSO SUKAMDANI
p.1 ×6
unresolved
person
DHANADI KUSUMA WARDANA SUKAMDANI
p.1
unresolved
person
D. Paparan Oleh
· Direktur
p.1
unresolved
person
H.A. Wakil Kom.
p.7
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.7
unresolved
person
MEGAWATI NATALIA SARI
p.7 ×4
unresolved
person
CPA ASEAN
· Direktur
p.7 ×6
unresolved
person
Menerima Pengunduran Diri Bapak HENGKY ROY
· Direktur
p.8 ×6
unresolved
person
Jajaran
· Komisaris
p.8
unresolved
org
Kementerian Hukum Republik Indonesia
p.8
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.