Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
RESUME HASIL PAPARAN PUBLIK TAHUNAN
PT BERKAH PRIMA PERKASA TBK
Jakarta, 31 Desember 2024
Diselenggarakan pada:
Hari/ Tanggal : Jumat, 27 Desember 2024
Waktu : 15.00 – 16.00 WIB
Lokasi : Virtual Zoom Webinar Webinar ID : 746 947 4218
Passcode : Blue
Dihadiri oleh:
Perwakilan Manajemen Perseroan:
1. Direktur Utama : Bpk. Herman Tansri
2. Finance Manager : Ibu. Liny Wijaya
3. General Manager : Bpk. Rudiyanto
4. Corporate Secretary : Vini Hardianti
Paparan publik dihadiri oleh 11 partisipan yang terdiri dari 4 Orang perwakilan dari
Management Perseroan dan 7 Investor Individu ( pemegang saham umum )
Paparan Publik:
Paparan Publik Perseroan dipresentasikan oleh Corporate Secretary dan General Manager, untuk
pertanyaan di bantu jawab langsung oleh Direktur Utama dan General Manager.
Acara Tanya – Jawab:
Pertanyaan dari bapak Calvin
1. Pertanyaan : A. Bagaimana strategi Perseroan sehingga walaupun tidak manufaktur
sendiri, tapi bisa menghasilkan produk berkualitas dan menang awards ?
Jawaban : Banyak hal yang kita lakukan untuk menjaga kualitas produk kita antara
lainnya :
- hal pertama adalah kita hanya boleh bekerja sama dengan pabrik
pabrik / manufaktur yang perusahaannya punya kredibilitas bagus
,beberapa diantaranya sudah IPO ( Go Publick ) sehinga mereka
punya standart kerja yang baik sehingga tidak gampang merubah
rubah speksifikasi tanpa kita ketahui seperti banyak yang terjadi di
pabik pabrik kecil yang melakukan OEM.
Page 1 of 5
Page 2
- Kita juga membayar team SGS untuk bisa mengecheck spesifikasi
barang sebelum di kirim ke Indonesia.
- Setelah sampai di indonesia kita melakukan QC yang ketat.
Pertanyaan : B. Bagaimana strategi Perseroan agar kompetitor tidak melakukan strategi
yang serupa ?
Jawaban : Strategi yang bisa di lakukan dengan menjaga kualitas yang bagus dan terus
konsisten untuk jangka waktu yang lama maka kepercayaan user akan
terbentuk. Di Indonesia market consumable tidak ada satu merek pun punya
kapasitas yang terintegrasi seperti BLUEPRINT.
produk yang berhubungan dengan POS. POS ini sendiri terdiri dari Printer
kasir, printer label , kertas thermalnya , kertas label dan software POS nya.
Blueprint sendiri punya solusi yang lengkap.
2. Pertanyaan : A. Bagaimana update market share dan lanskap kompetisi industri yang
digarap BLUE ?
Jawaban : Update market shared Blueprint yang sedang meningkat saat ini yang di
Divisi POS hardware label dan thermal
- Market shared untuk kertas thermal ada di angka sekitar 30%
- Market shared untuk hardware (printer kasir ,printer label, cash
drawer , barcode scanner ) ada di angka sekitar 30%
- Market shared untuk stiker label ada di sekitar 10%
Dari 3 divisi ini sudah menyumbang 70%
Untuk tinta market mengalami penurunan tapi masih cukup baik di angka
sekitar 20% market sharednya sisanya divisi lain lain.
Pertanyaan : B. Apakah BLUE merasa market share masih bisa terus meningkat ?
Jawaban : Untuk market shared khusus POS dan label akan terus meningkat karena ada
perubahan gaya bisnis, dari yang dulu toko retail, atau restoran yang masih
menggunakan sistem manual sudah beralih menggunakan sistem sehingga
kebutuhan produk kita juga akan berkembang.
3. Pertanyaan : Bagaimana update mengenai industri BLUE ?
Jawaban : Update di tahun 2024 ini adalah dengan industri textile lebih mengarah ke
printing digital seperti Mesin dtf , dft film. Untuk Industri tinta kita mengikuti
kebijakan pemerintah dengan sudah TKDN.
4. Pertanyaan : A. Apa BLUE ada target pertumbuhan tahunan pendapatan selama medium
term (3 sampai 5 tahun ) ?
Jawaban : Target Blue 5 tahun kebelakang adalah bertumbuh 10% setiap tahun ,tapi
semua ini bergantung dari jebakan middle income trap, di mana
Page 2 of 5
Page 3
pendapatan penengah di Indonesia jumlah nya mengecil, ini kita berharap
naik.
Pertanyaan : B. Bagaimana strategi nya, apakah ada ruang untuk efisiensi sehingga
margin meningkat ?
Jawaban : Margin meningkat itu tidak terjadi dari efisiensi, margin meningkat dari
keberhasilan menciptakan nilai merek. Kalo kita mendapatkan kepercayaan
user, bahwa kita menjual Produk yang punya jaminan lebih maka di sana ada
potensi untuk mendapatkan margin lebih.
Di Indonesia mayoritas saat membeli sesuatu selalu melihat harga, sehingga
di luar sana banyak orang membeli dengan harga murah dengan spec yang
sudah di curangi, oleh sebab itu Blue selalu fokus mengedukasi user untuk
bisa membeli barang sesuai spec yang real dan tidak di curangi dan edukasi
terus terusan kita pupuk terus dan ini semua membutuhkan biaya sehingga
ruang untuk efisiensi tidak banyak.
5. Pertanyaan : A. Apakah BLUE terus meningkatkan harga jual setiap tahunnya ?
Jawaban : Ini sangat tergantung pada market, karena setiap saat kita selalu berhadapan
dengan produk produk baru yang masuk ke market dengan harga jual miring,
yang kondisi pajak mereka kita tidak jelas, kondisi importnya tidak jelas. Kita
sangat bergantung dengan modal beli kita, atau kurs, walaupun harga sama
jika mata uang indonesia di nilai ke kurs dollar / rmb akan semakin naik
sehingga bisa menyebabkan kenaikan harga, tapi tidak pasti naik tiap tahun,
ada beberapa produk yang naik dan ada beberapa produk yang tidak,
tergantung seberapa peperangan harga di pasar.
Pertanyaan : B. Ataukah growth lebih di drive oleh peningkatan volume ?
Jawaban : Growth di drive peningkatan volume, kita tidak mungkin di drive dari margin
yang lebih.
6. Pertanyaan : Berapa total capex dan total maintenance capex BLUE per tahun ?
Jawaban : Capex rutin blue setiap tahun adalah masih berupa cicilan tanah di PIK 2 dan
sebagian kecil ada di equipment industri tinta dan equipment untuk divisi
percetakan industri kertas thermal yang angkanya tidak signifikan di bawah
2 miliar.
Dari Blue tidak mengfokuskan capex dengan nilai yang besar, karena satu-
satunya yang paling besar adalah tanah yang di PIK 2.
7. Pertanyaan : Apakah BLUE ada perjanjian eksklusif dengan supplier ?
Jawaban : Blue tidak ada perjanjian ekslusif dengan supplier. Untuk mendapatkan
eksklusivitas, kita perlu perlu memenuhi kuata, dan itu akan membuat kita
tertekan. Kita tidak bersedia untuk mengambil resiko. eksklusivitas
Page 3 of 5
Page 4
didapatkan atas prestasi penjualan , jika ada inquiry yang masuk dari
indonesia otomatis akan di tawarkan ke kita.
8. Pertanyaan : Bagaimana BLUE memilih master dealer dan apakah BLUE ingin
memper banyak master dealer ?
Jawaban : Blue punya banyak produk di berbagai divisi .
- Untuk divisi consumable tinta dan kertas foto, kami tidak berusaha
mencari Master dealer kecuali ada salah satu mundur. Karena MD
menjual produk Blueprint sangat Royal dan kita selalu menjaga kerja
sama yang baik dimana mereka juga sudah membantu membesarkan
Blueprint sampai hari ini.
- Untuk divisi Kertas thermal Blueprint menjual dengan bebas dengan
Qty tertentu bisa beli direct ke Perusahaan.
- Untuk divisi hardware masih terbuka dan bila ada yang tertarik
menjadi master dealer hardware bisa langsung menghubungi kami.
9. Pertanyaan : Bagaimana bauran/komposisi end consumer sector BLUE, contoh F&B,
tekstil, dan lain-lain ?
Jawaban : Untuk end user kita tidak punya data komposisi nya, kita adanya data
berdasarkan distributor.
10. Pertanyaan : A. Apakah kebijakan SNI dan TKDN berhasil membendung barang import
tidak jelas ?
Jawaban : Tidak ada hubungan, TKDN hanya bisa di jual di pemerintah, sedangkan
barang Tidak jelas cuma bisa di bendung dari pemerintah dari sisi bea cukai
tapi pastinya ini akan sulit sekali untuk pemerintah.
Pertanyaan : B. Untuk kenaikan harga jual selama 5 tahun terakhir apakah ada
kisarannya ?
Jawaban : Harga jual 5tahun terakhir sangat variatif, untuk divisi tinta cuma naik 5%
karena 5tahun terakhir kita mengalami covid jadi selama covid kita tidak ada
kenaikan harga. Kenaikan harga kita tidak begitu signifikan, beberapa produk
mala turun harga seperti produk produk divisi textile (tinta dtf, dtf film, tinta
sublime).
11. Pertanyaan : Mengingat capex yang kecil dan minimnya utang, apakah ada rencana
peningkatan dividen payout ratio ?
Page 4 of 5
Page 5
Jawaban : Kami selalu menghindari hutang. Ratio untuk deviden mungkin akan
masih sama karena di tahun sebelumnya kami menggunakan laba Untuk
berkembang. Saat rasio penjualan tinta masih tinggi, Tetapi beberapa tahun
belakangan ini, jumlah penjualan produk margin tinggi makin mengecil
sehingga untuk mengembangkan usaha kami memerlukan modal tambahan
dan ini kami bisa dapatkan dari laba di tahan. Oleh karena dividen tidak akan
meningkat.
12. Pertanyaan : Apakah pemerintah ada kontribusi nya kah ?
Jawaban :Pemerintah mungkin bisa lebih sering sering razia pasar
mengenai ijin produk dll. Saat ini kontribusi pemerintah belum terasa.
Paparan Public di tutup pada jam 16.10 WIB
Page 5 of 5
Names mentioned 3 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Rudiyanto
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.