Back to announcement
20241224_UFOE_Penyampaian Bukti Iklan_31831103_lamp4.pdf
Other Text extracted UFOESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1 OCR 0.919
@ Network Rabu,18 Desember 2024 radarsurabayabisnis.id i berita a Properti Otomotif — Transportasi & Logistik — Infrastruktur — Perbankan & Keuangan — Industri & Perdagangan Lainnya MH Ad Industri & Perdagangan Peritel Elektronik Bersikap Wait and See Terhadap Kenaikan PPN Tahun Depan Terpopuler Moh. Afik - Rabu, !! £ ber 2024| 2 WI Lift Apartemen Bale Hinggil O ix) fo) Dibuka Kembali, Wali Kota Surabaya Tegaskan Tak... Prudential Indonesia Ajak 1500 Peserta di Surabaya Hidup Lebih Sehat dan Aktif... .y.c.didikha 2 . . . . - g Jatim Simpan Potensi Energi Matahari sebagai PLTS sebesar 176.390 MW Libur Panjang Nataru, 9 Juta Wisatawan Diprediksi Kunjungi Jatim Dua Stasiun di Kota Surabaya Dominasi Perjalanan Kereta Api untuk... Daftar Barang dan Jasa yang Bebas dari Kenaikan PPN jadi 12 Persen Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Selasa, 17 Desember 2024 Bblibli 5 : 145 Koli Rokok Ilegal dari aa Pangean tw: BAGI | Pamekasan Diamankan di Jalan Kenjeran Surabaya,... karena banyak penawaran menarik ditengah me nya daya beli. (M AFIG FIRDAL Kawasan Kota Lama jadi Proyek Percontohan Penataan Utilitas di Kota... RADAR SURABAYA BISNIS - Rencana kenaikan PPN menjadi 12 DOK! Pemerintah Resmi persen akan berimbas pada semua sektor bisnis. Berlakukan PPN 12 Persen mulai 1 Januari 2025 Salah satunya bisnis elektronik yang diperkirakan akan terdampak. Namun begitu pelaku bisnis retail elektronik masih bersikap wait and see. Baca Juga: Ekspor Minyak Goreng Jatim hingga Juli 2024 Terkoreksi gara-gara Ini Menurut Pudji Horixon, Direktur Utama Ufo Elektronik, kenaikan PPN menjadi 12 persen yang akan berlaku tahun 2025 memang akan berimbas pada pasar produk elekronik di Indonesia. Sebab harga jual produk elektronik pasti akan mengalami kenaikan. Namun begitu, pihaknya mengaku belum tahu, produk elektronik jenis apa dan kategorinya seperti yang akan terdampak. Sebab sejauh ini pemerintah belum memberikan rincian produk apa saja yang akan terkena kenaikan PPN 12 persen. Hanya produk jenis barang mewah (BM) saja yang terkena. “Nah kita belum tahu BM itu seperti apa kriterianya. Apa saja yang masuk dalam kategori produk BM. Yang sering muncul kan seperti mobil, rumah. Sementara produk elektronik belum tahu. Apakah HP, TV dan lainnya itu masuk dalam kategori BM. Jadi kami masih wait and see," ujar Pudji, Rabu (11/12). Dia mengakui, kondisi market produk elektronik tahun ini masih ada pertumbuhan meskipun ekonomi mengalami pelambatan akibat menurunnya daya beli masyarakat. Hal ini karena produk elektronik seperti TV, kulkas, AC, mesin cuci, gadget merupakan kebutuhan pokok selain sembako. Hal itu terbukti hingga kuartal III/2024 ini penjualanya terus bertumbuh sekitar 15-20 persen. Baca Juga: Pemkot Surabaya dan Bea Cukai Minta Warga Lapor Jika Temukan Penjualan Rokok Ilegal, Bagaimana Caranya? Namun secara umum, hingga akhir tahun 2024, diperkirakan pertumbuhan market produk elektronik akan mencapai 17 persen. “Kami optimis tahun ini ada pertumbuhan minimal 17 persen. Sementara produk elektronik yang paling banyak dicari selain TV ya AC. Apalagi saat musim panas kemarin penjualan AC dan Kulkas sangat mendominasi. Pertumbuhanya bisa mencapai 37 persen," tambahnya. Terkait pasar tahun 2025, dia mengaku masih optimis ada pertumbuhan market 15 persen meskipun kondisi ekonomi masih belum stabil. Kendati dibayangi kenaikan PPN menjadi 12 persen, namun tahun depan juga ada kenaikan UMK nasional 6,5 persen. Hal ini tentu akan menaikan daya beli masyarakat. Baca Juga: Anggito Abimanyu Bahagia karena Serapan Pajak Ontrack, Segini Nilainya Sebab itu, pihaknya tetap konsisten melakukan strategi dengan membuka banyak gerai baru di beberapa kota. Selain itu juga aktif melakukan pameran. Sebab, konsumen akan tertarik bila ada pameran karena ada promo khusus. Selain diskon juga ada program tukar tambah (trade in). Ini yang paling banyak dicari. Baca Juga: Rosan Sebut Pemerintah Minta Apple Realisasikan Investasi di 2025 agar Segera Bisa Jualan iPhone 16 di Indonesia “Pameran sangat efektif untuk mendongkrak penjualan. Karena itu kami gelar lagi pameran di Pakuwon Mall tanggal 11-15 Desember 2024. Kami targetkan ada penjualan 2.000 unit TV dan ratusan produk yang lain. Kmai juga kerjasama dengan banyak bank dan marketplace untuk mempemudah konsumen mencari barang elektronik,” tutup Pudji. (fix/opi) Tags (Wait and see) (cioktronik) (peritet) (pn 12 persen) (Rudi Horixon)
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.