Back to announcement
20241224_WIKA_Penyampaian Bukti Iklan_31831150_lamp1.pdf
Other Text extracted WIKASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
Nomor : SE.01.00/A.CORSEC.00302/2024 24 Desember 2024
Lampiran : 1 Halaman
Kepada Yth.
Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan
Up. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon
Gedung Sumitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2 – 4 Jakarta
Perihal : Penyampaian Bukti Iklan Hasil Rapat Umum Pemegang Sukuk
Mudharabah
Dengan Hormat,
Bersama ini PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ("Perseroan") menyampaikan Bukti Iklan Hasil
Rapat Umum Pemegang Sukuk Mudharabah ("RUPSU) atas:
• Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020;
• Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022;
• Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022;
yang telah diselenggarakan pada 17 Desember 2024. Sehubungan dengan hal tersebut
Perseroan menyampaikan Hasil RUPSU tersebut yang telah dipublikasikan melalui Surat
Kabar Harian Terbit dan website Perseroan pada hari Selasa, 24 Desember 2024
sebagaimana terlampir.
Demikian kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih.
Corporate Secretariat
Mahendra Vijaya
Corporate Secretary
Page 2
BISNIS 7
Selasa, 24 Desember 2024
Edisi: 12673 | Thn. 52
HARIAN TERBIT Koran Aspirasi Rakyat
Kemenkeu: PPN Tidak Dikenakan MENTERI KKP DIMINTA BATALKAN
untuk Transaksi QRIS
Jakarta, HanTer - Po-
lemik soal kenaikan pajak
yang akan membebani
ATURAN BERATKAN MASYARAKAT
biaya yang dibebankan
oleh penyedia jasa kepada
merchant atau pedagang
mengenai kemungkinan
penjual melakukan pe-
nyesuaian harga, kare-
masyarakat secara luas, atas penggunaan fasilitas na bertambahnya beban Anggota Komisi
ISTIMEWA
masih terus menjadi ma- pembayaran elektronik, PPN, dimana pernyataan
salah. seperti mesin EDC (Elec- serupa juga diberikan oleh IV DPR RI Fraksi
Pihak Kementerian tronic Data Capture) atau Kepala Badan Kebijakan Partai Kebangkitan
Keuangan (Kemenkeu) layanan QRIS. Fiskal (BKF) Kemenkeu
dalam keterangannya Pada umumnya, kata Febrio Kacaribu. Dalam
Bangsa (PKB)
menyatakan, mengenai dia, pedagang sudah keterangannya, dikutip di Usman Husin
pengenaan tarif pajak
pertambahan nilai (PPN)
menghitung biaya MDR
dalam harga produk/jasa
Jakarta, Senin, dia menya-
takan PPN memang dike-
meminta agar
pada transaksi pemba- yang mereka jual. Dengan nakan atas transaksi yang Menteri Kelautan
yaran melalui Quick Res- demikian, dalam transaksi memanfaatkan finansi- dan Perikanan
ponse Code Indonesian untuk pembelian televisi, a tekno ogi fintech di
Standard (QRIS) tidak misalnya, dengan harga mana QRIS menjadi salah (KKP) membatalkan
dibebankan ke konsumen, jual Rp5 juta dan PPN satunya. aturan yang
melainkan pedagang. Rp550 ribu (tarif 11 per- Kendati demikian be-
Hal tersebut disam- sen). ban PPN atas transaksi
memberatkan
paikan Direktur Penyu- "Maka total yang harus via QRIS sepenuhnya di- nelayan.
luhan, Pelayanan, dan dibayarkan oleh konsu- tanggung oleh pedagang,
Hubungan Mayarakat men adalah Rp5,55 juta, sebagaimana yang diatur ILUSTRASI
Direktorat Jenderal Pajak baik secara tunai maupun dalam Peraturan Menteri
(DJP) Kemenkeu Dwi non-tunai. Jadi, bertrans- Keuangan (PMK) Nomor Jakarta, HanTer - Teru- aturan Pemerintah (PP) No- waktu lama untuk mengajukan Pemerintah, kata Usman
Astuti dalam konferensi aksi dengan QRIS maupun 69 Tahun 2022. tama terkait kebijakan kapal mor 11 Tahun 2023 tentang izin berusaha, sementara ne- harusnya melakukan sosiali-
pers di Jakarta. tunai itu tidak ada beda- “Kenaikan PPN dari 11 penangkap ikan III laut lepas, Penangkapan Ikan Terukur. layan dituntut tiap hari untuk sasi terlebih dahulu kepada
Dwi menjelaskan yang nya,” kata Dwi di Jakarta, persen menjadi 12 persen, antar provinsi atau antarne- “Aturan ini membuat para berlayar mencari ikan. “Aturan nelayan sebelum menerapkan
menjadi dasar pengena- dikutip dari Antara, Senin tidak ada tambahan be- gara yang wajib memiliki izin nelayan kesulitan untuk men- yang dibuat malah memberat- aturan yang teryata malah
an PPN untuk pemba- 23 Desember 2024. ban bagi konsumen yang usaha dari Menteri Kelautan cari ikan karena harus ribet kan nelayan karena peluang ne- memberatkan nelayan. Dari
yaran QRIS itu adalah Namun Dwi tidak bertransaksi via QRIS,” dan Perikanan. mengurus izin berusaha yang layan ditangkap aparat seperti hasil komunikasi dengan
merchant discount rate memberikan penjelasan bebernya. Aturan ini tertuang da- ditandatangani oleh Menteri syahbandar dan polisi perairan Himpunan Nelayan Seluruh
(MDR). MDR merupakan lebih lanjut ketika ditanya Sammy lam Surat Edaran Mente- Kelautan dan Perikanan secara jadi lebih besar,” katanya lagi. Indonesia di NTT selama
ri Kelautan dan Perikanan langsung. Padahal tidak ada Usman menilai adanya banyak aturan untuk nelayan
Nomor B.2403/MEN-KP/ potensi kerugian dari nelayan SE Nomor B.2403/MEN-KP/ yang tumpang tindih dan
XII/2024 tentang Transisi kalau toh perizinan tersebut XII/2024 kian menambah memberatkan para nelayan.
Kebijakan Penangkapan Ikan ditandatangani oleh pejabat di panjang aturan perizinan yang “Aturan yang dikeluar-
Menteri Investasi: Hongshi Terukur. Dalam surat edaran
itu juga disebutkan mengenai
daerah penangkapan ikan
level lebih rendah,” ujar Usman
Husin, Senin (23/12/2024).
Dia mengatakan dengan
harus diurus oleh para nela-
yan. Sebab selain izin melaut
di kawasan tertentu, nelayan
kan pemerintah haruslah
memberikan kemudahan bagi
nelayan untuk mencari ikan di
Holding Group Rencanakan
pada zona penangkapan ikan adanya aturan ini maka nela- juga harus memenuhi beragam laut. Bukan malah membuat
terukur dan musim penang- yan akan lebih mudah dikri- izin yang lain. “Nelayan malah aturan yang memberatkan
kapan ikan dilaksanakan minalisasi. Peluang ini terjadi menjadi korban dari aturan para nelayan,” pungkasnya.
sesuai ketentuan dalam Per- karena bisa jadi membutuhkan yang telah dibuat,” jelasnya. Safari
Investasi 5 Miliar Dolar AS PENGUMUMAN
HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG SUKUK
PENGUMUMAN
HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG SUKUK
Jakarta, HanTer - Indonesia satu perusahaan China yang untuk membahas potensi SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN III WIJAYA KARYA TAHAP I TAHUN 2022 SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN II WIJAYA KARYA TAHAP II TAHUN 2022
terus menarik simpati para memiliki sejumlah proyek investasi di sektor sumber PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak se-
laku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah
PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku
Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelan-
investor kelas dunia untuk me- smelter nikel di Indonesia. Da- daya angin lepas pantai. Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022, Akta No. 47, tanggal 20 Juli 2022, jutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022, Akta No. 51, tanggal 21 Januari 2022,
yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di
nanamkan modal di berbagai lam pertemuan itu, pemerintah Selain itu Rosan, melang- Jakarta, berikut perubahan-perubahannya (“Perjanjian Perwaliamanatan”), den- Jakarta, berikut perubahannya (“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan ini mem-
sektor. meminta Huayou membangun sungkan pertemuan dengan gan ini memberitahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Sukuk
Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022 (“RUPSU”) pada hari
beritahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Sukuk Mudharabah
Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022 (“RUPSU”) pada hari Rabu, tanggal
Belum lama ini Menteri In- pusat penelitian dan pengem- raksasa badan usaha China, Rabu, tanggal 17 Desember 2024, bertempat di WIKA, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10, 17 Desember 2024, bertempat di WIKA Tower 2, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10, Jakarta
Jakarta Timur, Indonesia, yang telah dihadiri oleh Pemegang Sukuk Mudharabah Timur, yang telah dihadiri oleh Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya
vestasi dan Hilirisasi/Kepala bangan (litbang) di Indonesia. CITIC, guna mendiskusikan Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022 (“Pemegang Sukuk”) dan/ Karya Tahap II Tahun 2022 (“Pemegang Sukuk”) dan/atau kuasa Pemegang Sukuk yang
atau Kuasa Pemegang Sukuk yang sah yang seluruhnya mewakili Sukuk Mudharabah
Badan Koordinasi Penanaman Rombongan Kementerian peluang kerja sama di berba- Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun 2022 (“Sukuk”) yang bernilai pokok
sah yang seluruhnya mewakili Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap
II Tahun 2022 (“Sukuk”) yang bernilai pokok Rp735.800.000.000,00 atau sebanyak
Modal (BKPM) RI Rosan Perkasa Investasi dan Hilirisasi/BKPM gai program pemerintah, ter- sebesar Rp233.000.000.000,00 atau sebanyak 233.000.000.000 suara yang meru-
pakan 82,68% dari jumlah Sukuk yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya
735.800.000.000 suara yang merupakan 98,11% dari jumlah Sukuk yang masih be-
lum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Sukuk yang dimiliki oleh Afiliasi karena
Roeslani, melakukan kunjungan RI juga menggelar pertemuan masuk di sektor perumahan, jumlah Sukuk yang dimiliki oleh Afiliasi karena kepemilikan atau penyertaan modal kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah namun tidak termasuk Sukuk yang
Pemerintah namun tidak termasuk Sukuk yang dimiliki oleh Emiten dan/atau Afili-
ke pabrik raksasa mobil listrik dengan China Energy Engi- pangan, dan ketahanan energi. asi Emiten), yang telah diterbitkan oleh Emiten, yaitu keseluruhannya berjumlah
dimiliki oleh Emiten dan/atau Afiliasi Emiten), yang telah diterbitkan oleh Emiten,
yaitu keseluruhannya berjumlah Rp750.000.000.000,00.
di China. neering Corporation (CEEC) Danial Rp281.815.000.000,00.
Dalam RUPSU, keputusan diambil berdasarkan pemungutan suara Pemegang Sukuk,
Dalam RUPSU, keputusan diambil berdasarkan pemungutan suara Pemegang Sukuk,
"Melakukan kunjungan ke yaitu:
yaitu:
a. Jumlah suara Pemegang Sukuk yang tercatat yang hadir dalam RUPSU seban-
pabrik mobil liat China, BYD dan a. Jumlah suara Pemegang Sukuk yang tercatat yang hadir dalam RUPSU seban-
yak 735.800.000.000 suara, atau mewakili suara Pemegang Sukuk yang bernilai
yak 735.800.000.000 suara, atau mewakili suara Pemegang Sukuk yang bernilai
Rp735.800.000.000,00.
Geely untuk membahas rencana Rp735.800.000.000,00. b. Untuk Usulan Keputusan Pilihan I, sebagaimana yang disampaikan atau dipaparkan
PENGUMUMAN b. Untuk Usulan Keputusan Pilihan I, sebagaimana yang disampaikan atau dipaparkan
pembangunan pabrik mereka di HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG SUKUK oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten kepada Pemegang Sukuk dalam
oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten kepada Pemegang Sukuk dalam
RUPSU, sebagai berikut :
RUPSU, sebagai berikut :
Indonesia," ujar Rosan dalam SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN I WIJAYA KARYA TAHAP I TAHUN 2020 ● Jumlah suara yang abstain/tidak sah tidak ada.
● Jumlah suara yang abstain/tidak sah tidak ada.
● Jumlah suara yang tidak setuju atas penjelasan dan usulan yang diajukan oleh
keterangannya dikutip dari An- PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini ber-
● Jumlah suara yang tidak setuju atas penjelasan dan usulan yang diajukan oleh
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten kepada Pemegang Sukuk, sesuai
PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten kepada Pemegang Sukuk, sesuai
yang dipresentasikan atau dipaparkan oleh Emiten dalam RUPSU tanggal 17 De-
tara, Senin 23 Desember 2024. tindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk yang dipresentasikan atau dipaparkan oleh Emiten dalam RUPSU tanggal 17 De-
sember 2024 sebanyak 511.200.000.000 suara, atau mewakili Sukuk yang ber-
Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020, Akta No. 36, sember 2024 sebanyak 104.000.000.000 suara, atau mewakili Sukuk yang ber-
Rosan menjelaskan, pada tanggal 22 September 2020, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie nilai Rp104.000.000.000,00.
nilai Rp511.200.000.000,00.
● Jumlah suara yang setuju atas penjelasan dan usulan yang diajukan oleh PT
khususnya kunjungan ke pab- Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-peruba-
● Jumlah suara yang setuju atas penjelasan dan usulan yang diajukan oleh PT
Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten kepada Pemegang Sukuk, sesuai yang Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten kepada Pemegang Sukuk, sesuai yang
dipresentasikan atau dipaparkan oleh Emiten dalam RUPSU tanggal 17 Desem-
rik Geely, membahas peluang hannya, dengan ini memberitahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat dipresentasikan atau dipaparkan oleh Emiten dalam RUPSU tanggal 17 Desem-
ber 2024, sebanyak 224.600.000.000 suara, atau mewakili Sukuk yang bernilai
Umum Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap ber 2024, sebanyak 129.000.000.000 suara, atau mewakili Sukuk yang bernilai
pengembangan kendaraan ber- I Tahun 2020 (“RUPSU”) pada hari Rabu, tanggal 17 Desember 2024, ber- Rp129.000.000.000,00 atau 55,36%. Rp224.600.000.000,00 atau 30,52%.
c. Untuk Usulan Keputusan Pilihan II, dimana Pemegang Sukuk yang tidak setuju atas
c. Untuk Usulan Keputusan Pilihan II, dimana Pemegang Sukuk yang tidak setuju atas
bahan bakar metanol. tempat di WIKA Tower 2, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10, Jakarta Timur, yang Usulan Keputusan Pilihan I yang diajukan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Usulan Keputusan Pilihan I yang diajukan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku
telah dihadiri oleh Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Wijaya Emiten kepada Pemegang Sukuk dalam RUPSU, sebagai berikut :
"Geely telah mengumumkan Emiten kepada Pemegang Sukuk dalam RUPSU, sebagai berikut :
● Jumlah suara yang abstain/tidak sah tidak ada. ● Jumlah suara yang abstain/tidak sah tidak ada.
Karya Tahap I Tahun 2020 (“Pemegang Sukuk”) dan/atau Kuasa Pemegang
akan masuk ke pasar Indonesia Sukuk yang sah yang seluruhnya mewakili Sukuk Mudharabah Berkelanjutan ● Jumlah suara yang tidak setuju sebanyak 129.000.000.000 suara, atau mewakili ● Jumlah suara yang tidak setuju sebanyak 224.600.000.000 suara, atau mewakili
Sukuk yang bernilai Rp224.600.000.000,00.
Sukuk yang bernilai Rp129.000.000.000,00.
dalam waktu dekat. Kami melihat I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020 (“Sukuk”) yang bernilai pokok sebesar ● Jumlah suara yang setuju sebanyak 104.000.000.000 suara, atau mewakili Sukuk ● Jumlah suara yang setuju sebanyak 511.200.000.000 suara, atau mewakili Sukuk
Rp233.600.000.000,00 atau sebanyak 233.600.000.000 suara yang meru- yang bernilai Rp104.000.000.000,00 atau 44,64%. yang bernilai Rp511.200.000.000,00 atau 69,48%.
bahwa di Indonesia, potensi pakan 73,92% dari jumlah Sukuk yang masih belum dilunasi (termasuk di Dengan demikian hasil pemungutan suara dalam RUPSU ini tidak memenuhi ketentuan
Dengan demikian hasil pemungutan suara dalam RUPSU ini tidak memenuhi ketentuan
pengembangan mobil berbahan dalamnya jumlah Sukuk yang dimiliki oleh Afiliasi karena kepemilikan atau sebagaimana yang disyaratkan dalam Pasal 10 ayat 10.5 angka 2 huruf a Perjanji- sebagaimana yang disyaratkan dalam Pasal 10 ayat 10.5 angka 2 huruf a Perjanji-
an Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Wijaya Karya Tahap I Tahun an Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun
bakar metanol sangat besar ka- penyertaan modal Pemerintah namun tidak termasuk Sukuk yang dimiliki
2022, Akta No. 47, tanggal 20 Juli 2022, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahy- 2022, Akta No. 51, tanggal 21 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Ca-
oleh Emiten dan/atau Afiliasi Emiten), yang telah diterbitkan oleh Emiten,
rena Indonesia adalah produsen yaitu keseluruhannya berjumlah Rp316.000.000.000,00.
anie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya,
dimana keputusan yang sah dan mengikat harus disetujui oleh paling sedikit 3/4 (tiga
hyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahannya, dimana
keputusan yang sah dan mengikat harus disetujui oleh paling sedikit 3/4 (tiga per
kelapa sawit terbesar di dunia, Oleh karena itu, persyaratan kuorum kehadiran dalam RUPSU sebagaima- per empat) bagian atau 75,00% (tujuh puluh lima koma nol nol persen) dari jumlah empat) bagian atau 75,00% (tujuh puluh lima koma nol nol persen) dari jumlah Sukuk
Sukuk yang hadir dalam RUPSU, sehingga RUPSU tidak mengambil suatu keputusan. yang hadir dalam RUPSU, sehingga RUPSU tidak mengambil suatu keputusan.
dan kita tahu bahwa metanol itu na yang ditentukan dalam Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah
salah satunya dapat dihasilkan Berkelanjutan I Wijaya Karya Tahap I Tahun 2020, Akta No. 36, tanggal 22 Jakarta, 24 Desember 2024 Jakarta, 24 Desember 2024
September 2020, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari
dari sawit," ulasnya. Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya EMITEN WALI AMANAT EMITEN WALI AMANAT
Mengenai komitmen inves- (“Perjanjian Perwaliamanatan”) pada Pasal 10 ayat 10.6 huruf a tidak
terpenuhi dan dengan demikian RUPSU adalah tidak sah dan tidak berhak
tasi, kata Rosan, baru senilai mengambil keputusan yang sah dan mengikat para Pemegang Sukuk.
7,46 miliar dolar AS itu berasal Oleh karena RUPSU tidak memenuhi persyaratan kuorum kehadiran sebagai- PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK PT BANK MEGA TBK PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK PT BANK MEGA TBK
dari empat perusahaan. Per- mana dimuat dan disyaratkan dalam Pasal 10 ayat 10.6 huruf a Perjanjian
tama, Hongshi Holding Group Perwaliamanatan tersebut di atas, maka RUPSU tidak dapat dilaksanakan.
berencana menginvestasikan 5 PENGUMUMAN PENGUMUMAN
HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG SUKUK HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI
miliar dolar AS secara bertahap Jakarta, 24 Desember 2024 SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN II WIJAYA KARYA TAHAP I TAHUN 2021 OBLIGASI BERKELANJUTAN II WIJAYA KARYA TAHAP I TAHUN 2021
dalam proyek pengembangan EMITEN WALI AMANAT PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak se- PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak se-
kawasan industri, yang akan laku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah
Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021, Akta No. 7, tanggal 2 Juli 2021, yang
laku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanju-
tan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021, Akta No. 3, tanggal 2 Juli 2021, yang dib-
memproduksi silikon, polisili- dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, uat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta,
berikut perubahan-perubahannya (“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan ini mem- berikut perubahan-perubahannya (“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan ini
kon (bahan baku panel surya), beritahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Sukuk Mudharabah memberitahukan bahwa telah diselenggarakan Rapat Umum Pemegang Obligasi
PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK PT BANK MEGA TBK Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 (“RUPSU”) pada hari Rabu, tanggal Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 (“RUPO”) pada hari Senin, tang-
baterai beserta komponennya, 16 Desember 2024, bertempat di WIKA Tower 2, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10, Jakarta gal 16 Desember 2024, bertempat di WIKA Tower 2, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10,
dan PLTU berkapasitas 2 GW. Timur, yang telah dihadiri oleh Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya
Karya Tahap I Tahun 2021 (“Pemegang Sukuk”) dan/atau Kuasa Pemegang Sukuk yang
Jakarta Timur, yang telah dihadiri oleh Pemegang Obligasi Berkelanjutan II Wijaya
Karya Tahap I Tahun 2021 (“Pemegang Obligasi”) dan/atau Kuasa Pemegang Obligasi
Kedua, Jushi Group, sebuah PENGUMUMAN sah yang seluruhnya mewakili Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap yang sah yang seluruhnya mewakili Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I
HASIL RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI I Tahun 2021 (“Sukuk”) yang bernilai pokok Rp418.500.000.000,00 atau sebanyak Tahun 2021 (“Obligasi”) yang bernilai pokok sebesar Rp1.031.000.000.000,00 atau
produsen serat kaca (fiberg- OBLIGASI BERKELANJUTAN II WIJAYA KARYA TAHAP II TAHUN 2022 418.500.000.000 suara yang merupakan 98,59% dari jumlah Sukuk yang masih sebanyak 1.031.000.000.000 suara yang merupakan 88,57% dari jumlah Obligasi
belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Sukuk yang dimiliki oleh Afiliasi karena yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah Obligasi yang dimiliki oleh
lass), berencana menggelon- PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah namun tidak termasuk Sukuk yang Afiliasi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah namun tidak termasuk
torkan investasi sebesar 1 miliar Amanat berdasarkan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya dimiliki oleh Emiten dan/atau Afiliasi Emiten), yang telah diterbitkan oleh Emiten,
yaitu keseluruhannya berjumlah Rp424.500.000.000,00.
Obligasi yang dimiliki oleh Emiten dan/atau Afiliasi Emiten), yang telah diterbitkan
oleh Emiten, yaitu keseluruhan berjumlah Rp.1.179.000.000.000,00 dikurangi Obligasi
Tahap II Tahun 2022, Akta No. 48, tanggal 21 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Ir.
dolar AS untuk tahap awal. Jushi Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahannya Dalam RUPSU, keputusan diambil berdasarkan pemungutan suara Pemegang Sukuk,
yang dimiliki oleh Afiliasi Emiten sebesar Rp.15.000.000.000,00 menjadi berjumlah
Rp1.164.000.000.000,00.
(“Perjanjian Perwaliamanatan”), dengan ini memberitahukan bahwa telah diseleng-
melihat peluang meningkatnya garakan Rapat Umum Pemegang Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun
yaitu:
Dalam RUPO, keputusan diambil berdasarkan pemungutan suara Pemegang Obligasi,
a. Jumlah suara Pemegang Sukuk yang tercatat yang hadir dalam RUPSU seban-
permintaan serat kaca sebagai 2022 (“RUPO”) pada hari Rabu tanggal 16 Desember 2024, bertempat di WIKA Tower 2
Ruang Serbaguna Lt. 17, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10, Jakarta Timur, yang telah dihadiri yak 418.500.000.000 suara, atau mewakili suara Pemegang Sukuk yang bernilai yaitu:
a. Jumlah suara Pemegang Obligasi yang tercatat yang hadir dalam RUPO sebanyak
Rp418.500.000.000,00.
alternatif atap rumah, yang seja- oleh Pemegang Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022 (“Pemegang
Obligasi”) dan/atau Kuasa Pemegang Obligasi yang sah yang seluruhnya mewakili Obli- b. Untuk Usulan Keputusan Pilihan I, sebagaimana yang disampaikan atau dipaparkan
1.031.000.000.000 suara, atau mewakili suara Pemegang Obligasi yang bernilai
Rp1.031.000.000.000,00.
lan dengan program pemerintah gasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022 (“Obligasi”) yang bernilai pokok oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten kepada Pemegang Sukuk dalam
RUPSU, sebagai berikut :
b. Untuk Usulan Keputusan Pilihan I, sebagaimana yang disampaikan atau dipaparkan
Rp1.273.500.000.000,00 atau sebanyak 1.273.500.000.000 suara yang merupakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten kepada Pemegang Obligasi da-
Indonesia yang ingin memba- 83,45% dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi (termasuk di dalamnya jumlah ● Jumlah suara yang abstain/tidak sah tidak ada. lam RUPO, sebagai berikut :
Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah ● Jumlah suara yang tidak setuju atas penjelasan dan usulan yang diajukan oleh
ngun lebih banyak perumahan. namun tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Emiten dan/atau Afiliasi Emiten), yang PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten kepada Pemegang Sukuk, sesuai
● Jumlah suara yang abstain/tidak sah tidak ada.
● Jumlah suara yang tidak setuju atas usulan yang diajukan oleh PT Wijaya Karya
yang dipresentasikan atau dipaparkan oleh Emiten dalam RUPSU tanggal 16 De-
Perusahaan itu juga terbuka telah diterbitkan oleh Emiten, yaitu keseluruhannya berjumlah Rp1.750.000.000.000,00
dikurangi Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Emiten berjumlah Rp224.000.000.000,00 sember 2024 sebanyak 282.000.000.000 suara, atau mewakili Sukuk yang ber-
(Persero) Tbk selaku Emiten kepada Pemegang Obligasi, sesuai yang dipresen-
tasikan atau dipaparkan oleh Emiten dalam RUPO tanggal 16 Desember 2024
untuk berinvestasi di sektor la- menjadi berjumlah Rp1.526.000.000.000,00. nilai Rp282.200.000.000,00.
● Jumlah suara yang setuju atas penjelasan dan usulan yang diajukan oleh PT
sebanyak 495.000.000.000 suara, atau mewakili surat Obligasi yang bernilai
Rp495.000.000.000,00.
innya, termasuk pertanian dan Dalam Agenda Pertama dan Kedua RUPO, keputusan diambil berdasarkan pemungutan
suara Pemegang Obligasi, yaitu:
Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten kepada Pemegang Sukuk, sesuai yang ● Jumlah suara yang setuju atas usulan yang diajukan oleh PT Wijaya Karya (Per-
dipresentasikan atau dipaparkan oleh Emiten dalam RUPSU tanggal 16 Desem- sero) Tbk selaku Emiten kepada Pemegang Obligasi, sesuai yang dipresenta-
energi baru. ● Jumlah suara Pemegang Obligasi yang tercatat yang hadir dalam RUPO sebanyak
1.273.500.000.000 suara, atau mewakili suara Pemegang Obligasi yang bernilai ber 2024, sebanyak 136.500.000.000 suara, atau mewakili Sukuk yang bernilai sikan atau dipaparkan oleh Emiten dalam RUPO tanggal 16 Desember 2024,
Ketiga, Wankai New Mate- Rp1.273.500.000.000,00. Rp136.500.000.000,00 atau 32,62%.
c. Untuk Usulan Keputusan Pilihan II, dimana Pemegang Sukuk yang tidak setuju atas
sebanyak 536.000.000.000 suara, atau mewakili surat Obligasi yang bernilai
Rp536.000.000.000,00 atau 51,99%.
● Jumlah suara yang abstain sebanyak 30.000.000.000 suara, atau mewakili suara
rials, bagian dari Zhink Group, Pemegang Obligasi yang bernilai Rp30.000.0000.000,00. Sesuai ketentuan dalam Usulan Keputusan Pilihan I yang diajukan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku c. Untuk Usulan Keputusan Pilihan II, dimana Pemegang Obligasi yang tidak setuju
Pasal 10 ayat 10.4 huruf l Perjanjian Perwaliamanatan, suara yang abstain diang- Emiten kepada Pemegang Sukuk dalam RUPSU, sebagai berikut : atas Usulan Keputusan Pilihan I yang diajukan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku
juga menyampaikan komitmen gap tidak dikeluarkan, dengan demikian jumlah total suara yang diperhitungkan ● Jumlah suara yang abstain/tidak sah tidak ada. Emiten kepada Pemegang Obligasi dalam RUPO, sebagai berikut :
● Jumlah suara yang tidak setuju sebanyak 136.500.000.000 suara, atau mewakili ● Jumlah suara yang abstain/tidak sah tidak ada.
untuk berinvestasi sebesar 1 mi- adalah sebanyak 1.243.500.000.000 suara atau senilai Rp1.243.500.000.000,00.
● Jumlah suara yang tidak setuju sebanyak 414.500.000.000 suara, atau mewakili Sukuk yang bernilai Rp136.500.000.000,00. ● Jumlah suara yang tidak setuju sebanyak 536.000.000.000 suara, atau mewakili
liar dolar AS di sektor petrokimia, suara Pemegang Obligasi yang bernilai Rp414.500.000.000,00. ● Jumlah suara yang setuju sebanyak 282.000.000.000 suara, atau mewakili Sukuk
yang bernilai Rp282.200.000.000,00. atau 67,38%.
Sukuk yang bernilai Rp536.000.000.000,00.
● Jumlah suara yang setuju sebanyak 495.000.000.000 suara, atau mewakili
● Jumlah suara yang setuju sebanyak 829.000.000.000 suara, atau mewakili suara
terutama produksi polietilena Pemegang Obligasi yang bernilai Rp829.000.000.000,00 atau 66,67%. Dengan demikian hasil pemungutan suara dalam RUPSU ini tidak memenuhi keten-
Sukuk yang bernilai Rp495.000.000.000,00 atau 48,01%.
Dengan demikian hasil pemungutan suara dalam RUPO ini tidak memenuhi ketentuan
tereftalat (PET). Investasi ini Dengan demikian hasil pemungutan suara untuk Agenda Pertama dan Kedua RUPO dalam
RUPO ini tidak memenuhi ketentuan sebagaimana yang disyaratkan dalam Pasal 10 ayat
tuan sebagaimana yang disyaratkan dalam Pasal 10 ayat 10.5 angka 2 huruf a Per-
janjian Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap sebagaimana yang disyaratkan dalam Pasal 10 ayat 10.5 angka 2 huruf a Perjanjian
akan dilakukan dalam tiga tahap. 10.5 angka 2 huruf a Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya I Tahun 2021, Akta No. 7, tanggal 2 Juli 2021, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021, Akta
No. 3, tanggal 2 Juli 2021, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi
Tahap II Tahun 2022, Akta No. 48, tanggal 21 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Ir. Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubah-
Keempat, Zhuhai Hongwan Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahannya, annya, dimana keputusan yang sah dan mengikat harus disetujui oleh paling sedikit Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya, dimana keputusan
dimana keputusan yang sah dan mengikat harus disetujui oleh paling sedikit 3/4 (tiga yang sah dan mengikat harus disetujui oleh paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian
Ocean Fisheries, sebuah peru- per empat) bagian atau 75,00% (tujuh puluh lima koma nol nol persen) dari jumlah Ob-
3/4 (tiga per empat) bagian atau 75,00% (tujuh puluh lima koma nol nol persen) dari
jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO, sehingga RUPO tidak dapat mengambil suatu
atau 75,00% (tujuh puluh lima koma nol nol persen) dari jumlah Obligasi yang hadir
dalam RUPO, sehingga RUPO tidak dapat mengambil suatu keputusan.
sahaan di sektor perikanan, me- ligasi yang hadir dalam RUPO, sehingga RUPO tidak dapat mengambil suatu keputusan. keputusan.
nyampaikan rencana investasi Jakarta, 24 Desember 2024 Jakarta, 24 Desember 2024 Jakarta, 24 Desember 2024
senilai 460 juta dolar AS dalam EMITEN WALI AMANAT EMITEN WALI AMANAT EMITEN WALI AMANAT
pengembangan sektor perikanan
di Indonesia bagian timur.
Rosan juga bertemu dengan PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK PT BANK MEGA TBK PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK PT BANK MEGA TBK PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK PT BANK MEGA TBK
Huayou Holding Group, salah
Names mentioned 18 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
MENTERI KKP DIMINTA BATALKAN
p.2
unresolved
org
Kebijakan
p.2
unresolved
org
Menteri Kelautan
p.2 ×2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.2
unresolved
org
Menteri Investasi
p.2
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito
· Notaris
p.2 ×18
unresolved
org
Menteri In-
p.2
unresolved
org
Koordinasi Penanaman
p.2
unresolved
person
Ir. Nanette Cahy-
p.2
unresolved
person
Ir. Nanette Ca-oleh
p.2
unresolved
person
Ir. Nanette
p.2
unresolved
person
Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Tahap II Tahun
p.2 ×3
unresolved
person
Warsito
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.