Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 20
Page 1
Kantor
BERITA ACARA PUBLIC EXPOSE
PT ASURANSI BINTANG TBK
TAHUN 2024
Public Expose PT Asuransi Bintang Tbk tahun 2024 dilaksanakan pada :
Hari/tanggal : Kamis, 19 Desember 2024
Waktu : 10.00 WIB s.d 11.15 WIB
Sarana : melalui aplikasi Zoom Video Webinar
Pelaksanaan Public Expose secara elektronik dilakukan sesuai dengan Surat Edaran PT
Bursa Efek Indonesia Nomor SE-0003/BEI/05-2020 tanggal 29 Mei 2020 perihal Tata Cara
Pelaksanaan Public Expose secara elektronik.
Pada Public Expose secara elektronik tersebut, publik dapat berinteraksi secara virtual
dengan Manajemen Perseroan melalui Zoom Video Webinar dengan tautan berikut:
https://us02web.zoom.us/j/81093883642?pwd=4xFXQvFrAhkalkrKmwMY1nvF34o3so.1
Webinar ID : 810 9388 3642
Passcode : 620444
Adapun susunan acara pada Public Expose 2024 ini adalah sebagai berikut:
I. Penjelasan Manajemen
II. Tanya Jawab
Manajemen dan perwakilan Perseroan dihadiri oleh :
1. Presiden Direktur : Bapak Hastanto Sri Margi Widodo
2. Direktur Marketing & Sales : Ibu Reniwati Darmakusumah
3. Direktur Financial & Services : Bapak Jenry Cardo Manurung
4. Direktur Compliance : Bapak Zafar Dinesh Idham
5. Pembawa Acara : Ibu Nabila Rosiana Dewi
6. Jumlah Peserta : 72 orang melalui Zoom Webinar
Public Expose dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan pemaparan materi yang sebelumnya
telah Perseroan sampaikan kepada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 16 Desember 2024
melalui SPE IDX dengan Nomor Surat 301/SK/DIR-JCM/XII/2024, kemudian dilanjutkan
dengan acara tanya jawab.
I. Penjelasan Manajemen
Penjelasan Perusahaan disampaikan langsung oleh Bapak Hastanto Sri Margi
Widodo selaku Presiden Direktur yang dilanjutkan oleh 3 (tiga) Direktur lainnya,
yakni Ibu Reniwati Darmakusumah selaku Direktur Marketing & Sales, Bapak Jenry
Cardo Manurung selaku Direktur Financial & Services dan Bapak Zafar Dinesh Idham
selaku Direktur Compliance.
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 2
Kantor
1. Menuju D-Day Penerapan PSAK 117 – 1 Januari 2025
Pada hari ini, 19 Desember 2024, seluruh Perusahaan asuransi tinggal memiliki
12 hari sebelum penerapan standar keuangan baru, PSAK 117. Pada tanggal 1
Januari 2025, seluruh Perusahaan asuransi di Indonesia akan berhenti melakukan
pengakuan premi sebagai pendapatan perusahaan.
Penerapan standar PSAK 117 ini akan dimulai dengan proses pengakuan asset
dan kewajiban kontrak asuransi yang masih aktif menurut standar baru, dan
penghapusan asset dan kewajiban sesuai standar akutansi lama PSAK 104.
Tergantung kepada Langkah-langkah persiapan yang sudah dilakukan sepanjang
tahun 2024, proses penghapusan dan pengakuan asset-asset sehubungan
dengan transisi ini akan memberikan dampak langsung kepada ekuitas
Perusahaan pada tanggal 1 Januari 2025.
Terkait dengan dampak negatif dari proses transisi tersebut, Perusahaan telah
melakukan Langkah-Langkah persiapan dan perbaikan yang berkesinambungan
melalui penghentian produksi-produksi merugi dan runs-off dari portofilio merugi
yang masih ada.
Langkah-langkah tersebut telah berhasil menekan dampak penurunan ekutias
dikarenakan karena transisi PSAK 117 dengan dampak samping penurunan
produksi premi dari kontrak-kontrak yang tidak menguntungkan.Untuk
memastikan transisi dapat berjalan dengan mulus dan lancer, Perusahaan telah
memastikan seluruh infrastruktur utama dan penunjang PSAK 117 telah berjalan
dengan baik dan benar sejak awal tahun 2024.
Sepanjang tahun 2024 ini, Perusahaan telah melakukan proses Operasional
produksi parallel yang dilakukan secara transparan dan melakukan pengukuran-
pengukuran menggunakan kedua standard pengukuran PSAK104 dan PSAK 117.
Dengan penerapan teknologi secara khusus, Perusahaan telah berhasil memiliki
proses dan system kerja yang transparent parallel tanpa diperlukan pekerjaan
double entry sama sekali baik dari sisi produksi, pelayanan customer/claim dan
dari sisi pembayaran.
Sejak awal 2024, Perusahaan juga telah berhasil meluncurkan dashboard PSAK
117 untuk fasilitasi transformasi paradigma dari sisi organisasi penjualan dan
pelayanan.
2. Transisi Final menuju PSAK 117
Sepanjang tahun 2024, Perusahaan telah melakukan proses pembukuan PSAK
104 dan PSAK 117 secara parallel dan juga melaporkan laporan keuangan
proforma PSAK 117 kepada OJK setiap kwartal.
Melalui proses parallel run PSAK 104 dan PSAK 117 ini, Perusahaan telah berhasil
melakukan validasi terhadap asumsi-asumsi perhitungan yang dipergunakan dan
juga dampak positif terhadap proses perbaikan portofolio untuk penurunan
dampak penurunan ekuitas karena transisi ke PSAK 117.
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 3
Kantor
Pada kwartal 3, Dampak penurunan ekuitas Perusahaan dari transisi ke PSAK 117
ini telah berhasil ditekan menjadi 5.2 Miliar saja atau hanya 13% dari dampak
yang mungkin timbul sekiranya tidak dilakukan Langkah-langkah perbaikan.
Seluruh Langkah transisi final tersebut meyakinkan semua pihak bahwa
Perusahaan mampu melaksanakan penerapan PSAK 117 dengan persiapan yang
baik dan aspek monitoring yang lengkap serta dampak penurunan ekuitas yang
terkendali. Perusahaan juga sudah dapat memenuhi persyaratan ekuitas tahun
2026 sebesar Rp 250 miliar dengan menggunakan pengukuran PSAK 117 yang
baru.
3. Rencana Bisnis PSAK 117 – Tahun 2025
Secara de facto dan de jure, keseluruhan aktifitas usaha Perusahaan pada tahun
2025 akan harus diukur berdasarkan standar PSAK 117. Hal tersebut
mengharuskan Perusahaan untuk Menyusun rencana bisnis 2025 yang sesuai
dengan standard PSAK 117. Sebagai sebuah standar dengan prinsip dasar akan
Pemenuhan Arus Kas (Fullfilment Cash Flow) dan juga pengukuran arus kas
diskonto dan time value of money terkait, proses penyusunan rencana bisnis
untuk tahun 2025 membutuhkan dukungan perangkat teknologi Tingkat tinggi
untuk perhitungan-perhitungan dan simulasi arus kas yang mungkin terjadi.
Terkait dengan hal tersebut, Perusahaan juga telah berhasil mengembangkan
metode dan system perencanaan bisnis dengan penerapan teknologi terapan
Tingkat tinggi dengan pemanfaatan Stochastic Simulation yang digabungkan
dengan penggunaan IFRS17 CSM Engine yang mumpuni.
Dengan pemanfaatan berbagai teknologi terapan pendukung yang ada,
Perusahaan telah berhasil menerapkan prinsip activity based costing dalam
proses rencana bisnis 2025 yang disusun dan Menyusun Activity Based KPI yang
sesuai yang langsung akan diterapkan per tanggal 1 Januari 2025.
Dengan penerapan Activity Based Costing, Activity Based KPI dan kombinasi
Variable Pay dan Variable Expenses yang ada didalamnya, Perusahaan akan
memiliki kendali lebih baik terhadap performasi dan Biaya.
4. Kinerja Asuransi Gabungan 30 September 2024 & 2023
Kinerja Perusahaan berdasarkan PSAK 104 yang akan berakhir dalam beberapa
hari ke depan akan digantikan dengan pengukuran baru sesuai PSAK 117 sebagai
berikut :
Sebagaimana sudah dijelaskan bahwa dalam persiapan menuju
implementasi PSAK 117 Perusahaan berhasilan memitigasi dampak
penurunan ekuitas dengan efek samping produksi premi di tahun 2024.
Pendapatan premi bruto tercatat sebesar Rp. 235,9 miliar dan pada
periode yang sama tahun lalu sebesar Rp. 282,8 miliar atau terkontraksi
sebesar 16,6%. Penurunan produksi premi terutama terkait dengan
usaha penyesuaian dan cleansing yang dilakukan perusahaan dalam
rangka persiapan penerapan PSAK 117 di tahun 2025 yang akan datang.
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 4
Kantor
Klaim netto dan komisi bersih mengalami pertumbuhan masing-masing
sebesar Rp 1,5 miliar atau 3,15%, dan sebesar Rp 839,3 juta atau 6.36%
yang menghasilkan hasil underwriting sebesar Rp. 63,6 miliar. Beban
usaha tercatat sebesar Rp 84,9 miliar yang turun 10,6% sebagai dampak
positif persiapan penerapan PSAK yang baru, sementara hasil investasi
mengalami penurunan terutama disebabkan penurunan nilai revaluasi
property Investasi di beberapa Lokasi yang dimiliki Perusashaan.
Setelah memperhitungkan beban lain-lain dan penghasilan komprehensif
lain, laba komprehensif bulan September tahun 2024 tercatat sebesar Rp
11,69 miliar yang turun sebesar 48% dibandingkan laba komprehensif
tahun lalu yang sebesar Rp 22,5 miliar.
Dapat kami sampaikan laporan keuangan perusahaan per 30 September 2024
kepada OJK yang menggunakan PSAK 117 tercatat jumlah laba komprehensif
sebesar Rp 13,7 miliar, angka ini lebih besar dibandingkan jumlah laba
komprehensif menurut PSAK 104 yang sebesar Rp 11,69 miliar.
5. Unit Usaha Syariah per September 2023
Dari sisi unit usaha syariah dapat kami sampaikan sebagai berikut:
Sebagai kelanjutan Perubahan Rencana Kerja Pemisahan Unit Syariah sesuai
surat Perusahaan kepada OJK tanggal 9 Oktober 2023 dengan nomor surat
238/SK/PDIR-HW/X/2023, dapat disampaikan bahwa efektif per tanggal 7
November 2024 Perusahaan telah memperoleh surat persetujuan pencabutan
izin pembentukan Unit Usaha Syariah PT Asuransi Bintang Tbk dari OJK melalui
surat KEP-642/PD.02/20224. Dengan dicabutnya izin pembentukan unit syariah
PT Asuransi Bintang Tbk, perusahaan dilarang melakukan kegiatan usaha dengan
prinsip syariah.
Sebagaimana dilaporkan sebelumnya, dan sebagai kelanjutan Memorandum Of
Understanding (MOU) yang sudah ditandatangani, transfer portofolio unit usaha
syariah dilakukan kepada PT Asuransi Takaful Umum dengan saldo dana tabarru
yang dialihkan kepada PT Asuransi Takaful Umum sebesar Rp 8,4 miliar. Saldo
dana Perusahaan sebesar Rp 7,8 miliar saat ini sudah dialihkan kembali kepada
usaha konvensional.
6. Pertumbuhan Ekuitas
Dari sisi ekuitas, Perusahaan berhasil melakukan peningkatan yang sangat baik
dari tahun ke tahun, termasuk keberhasil mitigasi dampak ekuitas yang minimum
dalam persiapan penerapan PSAK 117 yang telah disebutkan di atas. Pada akhir
tahun 2024, jumlah ekuitas perusahaan diperkirakan mencapai Rp 397,7 miliar,
pencapaian ini sudah memenuhi ketentuan minimun ekuitas minimum saat ini
yang sebesar Rp. 100 miliar maupun ketentuan ekuitas yang baru di tahun 2026
yang akan datang sebesar Rp 250 miliar.
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 5
Kantor
7. Sertifikasi ISO 27001:2022 oleh Badan Sertifikasi TUV SUD
Sebagai kelanjutan proses ISO yang direncanakan sebelumnya, setelah
perusahaan memperoleh ISO 9001: 2015 tentang sistem manajemen mutu,
maka pada tanggal 12 Juli tahun 2024, Perusahaan kembali memperoleh
sertifikasi ISO 27001:2022 untuk system manajemen keamanan informasi dari
Badan Sertifikasi TUV SUD.
Pada stage 1 tanggal 1 sampai 29 Mei 2024, pemeriksaan difokuskan pada
ketersediaan komitmen manajemen, kebijakan, prosedur dan ketentuan-
ketentuan berdasarkan persyaratan ISO 27001. Pada Stage 2 tanggal 12-13 Juni
2024, pemeriksaan difokuskan pada penerapan atas kebijakan dan prosedur
serta infrastruktur berdasarkan persyaratan ISO 27001.
ISO 27001:2022, atau yang dikenal sebagai Sistem Manajemen Keamanan
Informasi (Information Security Management System/ISMS), adalah standar
internasional yang mengatur praktik keamanan informasi di berbagai organisasi.
Standar International ini berfungsi memberikan panduan dan kerangka kerja
untuk mengelola risiko keamanan informasi. Adapun ruang lingkupnya
merangkum semua aspek yang terlibat dalam manajemen keamanan informasi
yang mencakup identifikasi dan perlindungan terhadap informasi bersifat rahasia,
integritas data, dan ketersediaan layanan yang terkait dengan informasi tersebut.
Pencapaian Perusahaan dalam mendapatkan ISO 27001:2022 ini merupakan
langkah strategis untuk memenuhi Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
4/POJK.05/2021 mengenai Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan
Teknologi Informasi oleh Lembaga Jasa Keuangan Nonbank.
8. Produksi sampai dengan bulan September 2024
Berkaitan dengan kondisi backup reasuransi di pasar yang dihadapi oleh seluruh
Industri asuransi dan sejalan dengan persiapan implementasi IRFS 17, serta
fokus Perusahaan untuk memastikan positif margin pada setiap penutupan
asuransi, maka dengan kondisi persaingan harga dan hal terkait lainnya,
Perusahaan secara ketat meningkatkan seleksi risiko dari setiap obyek penutupan
asuransi baik untuk binis perpanjangan maupun bisnis baru.
Penurunan produksi Marine Hull dan Property sudah di antisipasi oleh Perusahaan
guna mempertahankan positif margin. Adapun pertumbuhan produksi dari
produk Engineering adalah 14%, Marine Cargo 8% dan Kendaraan Bermotor
10%.
Secara portofolio, besaran bisnis dari jenis produk Property adalah 52%, Varia
16%, Marine Hull 10%, Motor Vehicle 9%, diikuti dengan Marine Cargo 8% dan
Engineering 5%. Dari sisi saluran distribusi, pertumbuhan meningkat 24%
melalui distribusi Bank, dan 12% dari penjualan melalui Digital Marketing. Dari
sisi portofolio bisnis, 34% diperoleh dari intermediary Broker, 20% dari Agency,
Direct Bisnis 20%, Leasing 14%, dilanjutkan 9% dari Bank, 1,8% dari
Telemarketing dan 1% dari Digital Marketing.
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 6
Kantor
9. Aplikasi m-Bintang
Sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap pelanggan, selain penjualan
retail melalui Website, Perusahaan juga memperhatikan kemudahan pelanggan
dalam membeli kebutuhan produk melalui Mobile Apps, dimana Pelanggan dapat
melihat informasi pilihan produk yang dibutuhkan dan membeli produk retail
seperti Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Rumah Tinggal dan juga Asuransi
Kendaraan Bermotor.
Aplikasi dapat di download pada google playstore dan Barcode yang tertera pada
layer dengan link :
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.asuransibintang.mBintang
Aplikasi m-Bintang adalah solusi all-in-one yang memberikan akses langsung ke
berbagai layanan asuransi Bintang, kapan saja, dan di mana saja. Dengan hanya
beberapa ketukan di layar ponsel Anda, nasabah dapat:
Membeli produk asuransi sesuai kebutuhan.
Membayar premi dengan berbagai metode pembayaran yang aman dan
cepat.
Mengajukan klaim secara mudah dan memonitor prosesnya.
Mengecek status polis untuk memastikan perlindungan selalu aktif.
Memperpanjang polis secara instan tanpa proses rumit.
Menghubungi layanan customer service secara real-time untuk
mendapatkan bantuan.
Calon Pelanggan dapat melakukan pembelian secara online dengan cara
mengisi Objek Pertanggungan, Jaminan Asuransi, informasi data Pelanggan
serta hal terkait lainnya. Pembayaran premi dapat dilakukan secara langsung
melalui beberapa metode pembayaran yang tersedia.
Setelah semua proses selesai maka Polis Elektronik akan dikirimkan secara
otomatis ke email Pelanggan tersebut. Khusus untuk kendaraan bermotor, calon
pelanggan dapat langsung melakukan survey secara mandiri dengan mengikuti
panduan yang ada. Hasil survey tsb dapat langsung di upload pada laman dan
kolom yang telah disediakan dalam Mobile Apps tersebut.
10. Google Ads
Di era digital media sosial bukan hanya menjadi alat komunikasi, tetapi juga
jembatan yang menghubungkan perusahaan dengan audiensnya secara
langsung dan interaktif.
Sebagai perusahaan asuransi umum, kami menyadari pentingnya kehadiran
digital yang kuat untuk memperluas jangkauan, mengenalkan asuransiBintang
dengan tak terbatas oleh wilayah dan segmen, meningkatkan image
Perusahaan, serta membangun hubungan yang lebih dekat dengan nasabah dan
calon nasabah.
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 7
Kantor
Kami aktif di platform media sosial utama, seperti Instagram, Facebook, dan
TikTok untuk menjangkau berbagai segmen audiens.
Dengan memanfaatkan data analytics, kami memahami preferensi dan perilaku
audiens untuk menciptakan konten yang relevan, menarik serta memastikan
setiap content mencerminkan nilai perusahaan, menyampaikan pesan yang
jelas, dan dikemas menarik secara visual
11. Mitra Bisnis
Perusahaan telah menjamin kerjasama dengan banyak Bank, Multfinance serta
Perusahaan besar terkemuka lainnya. Kerjasama terus dikembangkan dan di
tahun 2024 ini, Perusahaan telah menjalin kerjasama baru dengan Bank MNC
International, Bank BNI Divisi Kartu Kredit serta Lembaga Pembiayaan Ekspor
Indonesia (Indonesia Eximbank).
Kepercayaan Mitra Bisnis dan pelanggan menjadi kunci penting dalam
membesarkan Perusahaan secara berkesinambungan. Kerjasama ini tentunya
akan menjadi sumber pendapatan baru yang akan meningkatkan produksi premi
bagi Perusahaan.
12. Penghargaan
Dalam tahun 2024, beberapa penghargaan diperoleh Perusahaan diantaranya :
Penghargaan dari Infobank Digital Brand Awards, dengan katagori The 1st Best
Asuransi Umum 2024. Premi Bruto Rp. 250 miliar s.d < Rp. 500 miliar,
Penghargaan dari Award Magazine dengan predikat No.1 Best in Insurance
Winner 2024.
Dan penghargaan dari Top Choice Outstanding Insurance Achievers Awards
dengan katagori The Most Preferred Company in Providing Satisfactory Insurance
Solution of The Year 2024.
13. Corporate Social Responsibility
Selaras dengan program pemerintah untuk ketahanan pangan dan bentuk
kepedulian Perusahaan, serta wujud dukungan bersama dalam melestarikan
lingkungan melalui gerakan dan pelestarian kebudayaan, maka bertepatan
dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, pada hari hari Rabu, 5 Juni 2024, di
Kasepuhan Ciptagelar Gunung Halimun Salak, Perusahaan bekerjasama dengan
Kementrian Lingkungan Hidup & Kehutanan, mengadakan kegiatan Penanaman
1.000 Pohon rasamala dan puspa.
Sebagai wujud kepedulian akan konservasi alam dan linkungan, serta membantu
penyerapan emisi karbondioksida pada hutan bakau untuk pencegahan abrasi
pantai, maka bertepatan dengan Hari Konservasi Alam Sedunia dan Hari
Mangrove Sedunia, pada hari Minggu, 28 Juli 2024, Perusahaan ikut
berpartisipasi dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat,
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 8
Kantor
dengan menanam 2.500 bibit pohon mangrove di kawasan Hutan Lindung Angke
Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Perusahaan dengan STMA Trisakti,
Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Dewan Asuransi Indonesia (DAI),
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan anggota asuransi lainnya.
Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan, serta mencegah terjadinya
bencana alam yang disebabkan berkurangnya lahan hijau yang berubah
keperuntukannya menjadi bangunan, maka bekerjasama dengan mitra usaha, di
bulan Mei 2024, Perusahaan ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan program
Gerakan Penghijauan BAF ECO Move 2024, dengan menanam lebih dari 20,000
bibit Mangrove. Kegiatan dilaksanakan secara serentak di lima lokasi ekosistem
Mangrove, antara lain Pantai Indah Kapuk di Jakarta Utara, Pesisir Tambakrejo
di Semarang, Pantai Bahagia di Kabupaten Bekasi, Hutan Mangrove Mempawah
di Pontianak, hingga Pesisir Untia di Makassar.
Selanjutnya untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan menyenangkan,
Perusahaan pada hari Jumat, 29 November 2024 didampingi oleh Kementrian
Kehutanan dan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak, mengadakan
program CSR berupa bantuan renovasi bangunan sekolah serta pemberian tas
dan alat tulis kepada anak didik di PAUD Al-Istiqomah Pamijahan, Gunung
Bunder, Jawa Barat.
14. Network & Distribution Channels
Perusahaan memiliki 26 cabang, termasuk kantor pemasaran yang tersebar di
pulau Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan dan Sulawesi. Hal ini sebagai salah satu
bentuk komitmen pelayanan dan tanggung jawab Perusahaan kepada seluruh
pelanggan dan mitra kerja, dalam hal penerbitan polis, pelayanan klaim,
customer service dan hal terkait lainnya.
Disamping itu, Perusahaan memaksimalkan lebih dari 500 titik dari mitra kerja
sebagai point of sales yang tersebar di seluruh Indonesia dari Sabang sampai
Merauke. Dengan adanya perwakilan perusahaan di titik-titik tersebut,
diharapkan pelayanan kepada pelanggan dan Mitra kerja menjadi lebih optimal.
15. Layanan Pelanggan
Untuk memberikan pelayanan secara maksimal, Perusahaan memiliki Hotline
yang beroperasi 24 jam, sehingga memungkinkan pelanggan untuk
menghubungi kapanpun sesuai dengan kebutuhan yang ada.
Khusus layanan klaim kendaraan bermotor, Perusahaan telah bekerjasama
dengan bengkel Umum, Authorized dan juga bengkel khusus sebanyak 249.
Disamping itu, layanan “Emergency Roadside Assistance” juga tersedia guna
memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan.
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 9
Kantor
II. Tanya Jawab
Pertanyaan Sesi 1 (satu)
Ibu Pernita – Bisnis Indonesia
1. Terkait dengan spin off UUS, apakah boleh dijelaskan kembali langkah
Perusahaan terkait dengan aturan tersebut ?
2. Apakah Perusahaan menargetkan peningkatan ekuitas senilai Rp. 1 triliun pada
tahun 2028 dan bagaimana strateginya ?
3. Tahun depan tantangan peluang asuransi lain ditambah suka bunga turun dan
kenaikan PPN 12% tentunya akan menurunkan daya beli masyarakat,
bagaimana perusahaan menanggapi hal tersebut ?
Jawaban
Bapak Jenry Cardo Manurung – Direktur
1. Dapat kami sampaikan, amanat dari UU No. 40 tahun 2014 tentang
Perasuransian melakukan Spin Off dengan mendirikan perusahaan asuransi
syariah atau mengalihkan portofolio bisnis yang ada kepada perusahaan
asuransi syariah lain yang telah memiliki izin terlebih dahulu. Sesuai dengan
persetujuan dari Pemegang Saham dan sudah kami sampaikan pada Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS) sebelumnya bahwa Asuransi Bintang memilih
spin off dengan mengalihkan portfolio unit usaha syariah kepada perusahaan
asuransi syariah yang telah memiliki ijin usaha. Berjalan dengan aturan
tersebut, Perusahaan juga telah menyampaikan Rencana Kerja Pemisahan Unit
Syariah (RKPUS) kepada OJK termasuk dateline pemenuhan hingga spin off
terjadi. Pada perjalanan nya, OJK merubah peraturan nya dengan memberikan
relaksasi ketentuan-ketentuan spin off dengan harapan tentunya, Spin Off nya
menjadi perusahaan asuransi syariah.
Untuk Asuransi Bintang kami sudah jauh melakukan proses ini diantaranya
melaporkan ke OJK, mencari perusahaan asuransi umum yang telah memiliki
ijin usaha asuransi syariah untuk mengalihkan portofolio lalu mengumumkan di
media masa melalui koran berperedaran nasional serta mengumumkan kepada
Tertanggung yang masih ada bahwa pertanggungan akan dialihkan dan proses
semua itu kami sampaikan kepada OJK.
Kemudian OJK melakukan verifikasi melalui Departemen Pengawasan, setelah
dilakukan verifikasi dari Departemen Pengawasan kemudian dilimpahkan
kepada Departemen Perizinan. Kami dengan PT Asuransi Takaful Umum telah
melakukan MOU dan transfer portofolio sudah dilakukan dengan jumlah saldo
Dana Tabarru yang kami alihkan adalah sebesar Rp. 8.4 miliar.
Demikian juga dengan proses persetujuan dari Dewan Pengawas Syariah yang
kami laporkan juga ke Dewan Syariah Nasional. Perlu kami sampaikan,
kemungkinan ini adalah unit usaha syariah pertama yang mendapatkan izin
pencabutan dari OJK sesuai dengan peraturan yang baru.
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 10
Kantor
Bapak Hastanto Sri Margi Widodo – Presiden Direktur
2. Dapat kami sampaikan bahwa kami telah secured step untuk menuju 500 miliar
di tahun 2028.
Dan secara organik ada beberapa langkah strategis yang akan kami lakukan
dari 2024 ini menuju 2028 dan ada juga langkah opsional untuk masuk ke
ekuitas Rp. 1 triliun di 2028, tapi kami masih dalam proses untuk melihat
visibility dari langkah-langkah atau rencana yang akan dilakukan. Tapi saat ini
kami telah secured di Rp. 500 miliar.
Dan seperti yang Ibu ketahui juga bahwa kemarin ada berita bahwa 22
perusahaan asuransi umum itu ekuitasnya masih dibawah modal atau ekuitas
minimum untuk 2026, dapat kami sampaikan bahwa kami saat ini sudah
secured jauh di atas ketentuan atau persyaratan yang diberlakukan, baik
menurut PSAK 104 ataupun menurut PSAK 117.
Jadi artinya, mungkin dapat disampaikan 2026 kita sudah secured baik melalui
PSAK 104 ataupun PSAK 117 untuk tahun 2028 kita juga secure untuk ke arah
Rp. 500 miliar dan kita sedang mempertimbangkan opsi-opsi untuk non organik
untuk menuju RP. 1 triliun dan tentunya akan kembali ke visibility dari bisnis
yang akan dilaksanakan nantinya karena untuk ekuitas Rp. 1 triliun terntunya
kita harus memikirkan Return On Equity (ROE) berapa terhadap Equity Rp. 1
triliun yang akan ditanamkan di perusahaan.
Bapak Hastanto Sri Margi Widodo – Presiden Direktur
3. Kita melihat ini juga menggunakan berapa metode-metode kedepan yang
memang sudah kita terapkan dalam rencana 2025.
Penurunan suku bunga itu berdampak tentunya cukup dapat meningkatkan
kredit yang akan keluar dan juga meningkatkan daya beli masyarakat di level
bawah dan itu sangat sejalan dengan strategi kita, karena kita kuatnya di
asuransi-asuransi mikro jangka pendek dan masif. Saat ini kita punya polis
asuransi sekitar 1.2 juta polis yang mugkin 80% preminya itu kisaran 40 ribuan.
Itu dampaknya akan lebih kurang dibandingkan dengan PPN yang besar karena
kita tahu tidak semua produk terkena PPN 12%.
Tapi kita juga mesti ingat bahwa di IFRS 17 itu akan ada dampak kita harus
melakukan selalu perhitungan terhadap dampak time value of money, jadi
artinya kalau kita melakukan pencatatan-pencacatan liabitas atau penerbitan
kontrak asuransi kita harus memperhitungkan dampak diskonto yang akan
timbul kedepannya dan dengan berjalannya waktu kita harus membebankan
tentunya terhadap berapa hasil bunga (biaya bunga) yang diharapkan akan
dapat diperoleh dari polis-polis tersebut dan kita challenge ini mungkin lebih
kepada asuransi jiwa, dimana produk-produk dibuat dengan bunga asumsi yang
tinggi, saat bunga turun maka akan ada kerugian yang terdampak dari
komprehensive income jadi real lost di bunganya, tapi kalau untuk asuransi
umum karena produknya tidak banyak yang di jangka panjang, itu kami tidak
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 11
Kantor
terlalu terdampak, tetapi walaupun demikian, ada hal yang kami cukup baik di
kondisi kami adalah saat bunga turun, kami juga memiliki investasi-investasi
dalam bentuk aset-aset properti, dimana kenaikannya akan cukup menutup
penurunan dari suku bunga real yang terjadi. Jadi kenaikan hasil investasi di fix
asset itu akan menutup penurunan hasil investasi di money market.
Strategi banyak sekali yang kita lihat, tetapi dengan kontraksi yang mungkin
akan terjadi, kalau kita lihat per 13 desember kemarin telah efektif penghentian
produksi asuransi kredit dengan model yang lama, jadi hanya ada asuransi
kredit dengan peraturan POJK 20/2023 yang baru dan tentunya akan
mempengaruhi seluruh cash flow seluruh industri dan kita akan lihat banyak
sekali cash flow contraction yang akan terjadi di market.
Alhhamdulillah kami tidak memiliki problem itu, jadi akan membuat kami bisa
berbuat lebih cepat dibandingkan perusahaan-perusahaan yang sebelumnya
bermain di asuransi kredit yang sekarang tidak punya cash flow dan mengalami
permasalahan saat harus pindah ke IFRS 17 karena kerugian-kerugian yang ada
harus akan dibebankan di tanggal 1 januari 2025 besok.
Jadi strateginya akan bisa mengambil market lebih besar dimana ceruk-ceruk
yang sebelumnya ditinggalkan oleh perusahaan asuransi yang bermain asuransi
kredit dan sekarang sedang menghadapi cash flow problem dan juga kedua
adalah menghadapi equity problem karena dampak efek terggerusnya eukitas
karena portofolio kredit yang dimiliki.
Pertanyaan Sesi 2 (dua)
Bapak Muh Fajrul Falah – Media Asuransi
1. Bagaimana penerapan strategi transisi menuju penerapan PSAK 117 secara
berkesinambungan yang dimulai sejak tahun 2023 ?
2. Bagaimana Perusahaan melakukan perencanaan bisnis menuju tahun 2025
dengan menggunakan platform PSAK 117 ?
3. Apakah ada rencana kerjasama bisnis di tahun depan dan apakah ada inovasi
produk baru di tahun 2025 mendatang untuk memperluas pasar ?
4. Sejumlah analis saham mengatakan bahwa saham emiten asuransi cenderung
kurang diminati oleh para investor, bagaimana ASBI menanggapi hal tersebut?
5. Apa langkah-langkah yang akan ditempuh oleh Perusahaan untuk menarik
minat investor ?
Jawaban
Bapak Hastanto Sri Margi Widodo – Presiden Direktur
1. Jadi langkah strategi yang harus kita lakukan adalah bahwa kita harus
melakukan pertama pararel run terhadap proses IFRS 17 dan itu sudah kita
jalankan di tahun 2024. Hasilnya adalah penurunan ekuitas yang terjadi di ASBI
kita monitoring tiap bulan, jadi kalau kita lihat di Maret 2023, itu kita lihat
dampak penurunan ekuitas, sekiranya pada bulan tersebut September 2023 kita
pindah ke IFRS 17 maka ekuitas ASBI akan tergerus Rp. 37 miliar, karena
banyak portfolio yang merugi.
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 12
Kantor
Per september 2023 kita memutuskan untuk melakukan cleansing bahwa kita
menyetop produksi terkait marine hull dan juga produksi portfolio-portfolio yang
merugi, kontraksi produksi pasti, tapi disini terlihat pada September 2023
dampak ekuitasnya mulai menurun menjadi Rp. 20 miliar dampaknya, kita lihat
juga kemudian di 1 Januari 2024 dampak ekuitas yang sebelumnya Rp. 37 miliar
waktu pertama kali melakukan perhitungan hanya tinggal Rp. 9 miliar di 1
Januari 2024, kemudian di bulan Juni 2024 karena memang perbaikan semua
dampak nya menjadi positif menjadi Rp. 1.6 miliar. Jadi tadi perbaikan dari
portfolio-portfolio yang merugi itu bisa memperbaiki karena memang portfolio
meruginya tidak kita jual kembali sehingga jadi meningkatkan ekuitas
perusahaan.
Strateginya melakukan penyetopan terhadap portfolio yang merugi, kalau yang
masih jalan kita tunggu sampai selesai dan itu kita bilang sebagai run off, bisa
karena yang klaim nya buruk atau komisinya terlalu besar.
Bapak Hastanto Sri Margi Widodo – Presiden Direktur
2. Masuk ke ke konsep dari PSAK 117 ini CSM engine dapat kita membuat
planning, jadi untuk bikin planning ke IFRS 17. Memang cukup Kompleks
melakukan partisipasinya mulai pararel Run menuju ke akhir 2025 dan
kemudian portfolio yang ada di 2025 atau forecast yang ada itu harus kita
simulasikan menuju 2025. Dari situ baru kita bisa mendapatkan simulasi hasil
laporan keuangan. Setelah kita mendapatkan simulasinya kita bisa melakukan
optimasi terhadap rencana-rencana kerja, jadi kalau dilihat prosesnya seperti
ini kita punya proses untuk melakukan simulasi dari rencana kerja yang akan
disusun di 2025 dan kemudian kita melakukan optimalisasi-optimalisasi ini,
seperti apa seperti biayanya boleh berapa produknya, apa yang harus dijual itu
kita optimalisasi sehingga tercapailah rencana untuk ke IFRS 17. Saya
sampaikan contoh dari rencana kita di IFRS 17 ini adalah rencana kerja di 2025
yang sudah dioptimize. Jadi kalau kita lihat rencana penjualannya, seperti apa
karena tahun 2025 premi sudah tidak dibukukan lagi, jadi kalau kita lihat
memang di laporan keuangan plan 2025 itu sudah tidak ada premi lagi, yang
ada adalah insurance service result. Yang menarik adalah menyambung yang
sebelumnya dilakukan kelihatannya di mana Di rencana kerja ini kalau di sini
kelihatan bahwa Portofolio yang sebesar Rp. 37 miliar kita mulai dari 2022
sebenarnya itu terlihat di recognize, dari sini rencana kita di 2025 efek dari Porto
itu hanya 300 juta, 200 juta di kuartal 3 dan 71 juta di Kuartal 4. Ini hasil
cleansing karena kalau sebelumnya kami tidak melakukan cleansing itu
angkanya sebesar Rp. 37 miliar dibagi 4 saja jadi sekitar bisa puluhan miliar
yang akan timbul di recognized, karena setiap kerugian yang terjadi di IFRS 17
itu harus di amortisasi harus dicicil tiap bulannya. Ini yang terjadi kalau dilihat
bahwa langkah perbaikan itu membuat kita tidak punya beban di 2025 beban
saya terhadap kesalahan-kesalahan penjualan yang dulu yang merugi itu
angkanya kecil sekali, itu satu. Kedua kita lihat ini bawa klaim model yang ada
cost model itu juga kita modelling dengan stokasik modelingnya, yang dilakukan
adalah dengan berbagai banyak 334.000 selama 12 bulan, Dan kita di sini juga
melakukan optiminalisasi untuk sekolah dan juga di sini juga optimalisasi untuk
marketing cost yang di sini dengan persentase dilakukan melalui contractual
service margin dan kalau kita lihat kemudian premi sudah tidak boleh atau tidak
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 13
Kantor
dicatat lagi jadi pendapatan. Untuk KPI adalah contractual service Margin yang
kita bukukan sebagai liabilitas tiap bulan itu sebagai KPI setiap orangnya yang
ada di Bintang. Kedua adalah return cost provision dan written cost provision
adalah bayar gaji dan biaya, ini dilihat dengan kapasitas dari biaya atau gaji
yang kita kumpulkan tiap bulan untuk bayar gaji selama 1 tahun kedepannya.
Jadi KPI kita sudah clear jadi kita transformasi sekarang dan mungkin kita akan
sangat mudah sekali karena per Kuartal 4 di 2024 kita sudah tidak memiliki KPI
untuk produksi premi. kita hanya memiliki KPI untuk Contraktual Service Margin
yang dibukukan. Kita punya plan activity best costing untuk plan IFRS 17, kita
punya activity best KPI untuk pengukuran-pengukuran. Bisa diingat yang dulu
mungkin kalau perusahaan masih membicarakan target premi berapa, target
premi tidak akan pernah timbul lagi di laporan keuangan jadi ini suatu hal yang
total dunianya berubah sekali. pertanyaan terkait dengan penurunan interest
rate kalau dilihat di sini ada interest acrated ini biayanya adalah kuartal satu
adalah 1 miliar, kuartal dua adalah 2 miliar kuartal tiga adalah 3,5 miliar dan
kuartal 4 nya adalah 4, 8 miliar ini adalah biaya time value of money dari
portfolio yang kita punya di IFRS 17. Time value of money itu harus dibukukan
dan challenge sekali benar-benar sampaikan bahwa kalau bunganya turun, ada
biaya yang besar yang harus ditutup dengan bunga itu seperti apa, kita
bagusnya adalah di sini Saya punya investasi dari Fix Asset yang enggak turun
kayak investasi bunga dan itu karena ini sifatnya non cash intersecreted dan di
investasi yang tadi yang Fix Asset juga Non cash jadi kita punya investasi akan
ditutup oleh biaya kenaikan oleh hasil investasi kadang-kadang sementara hasil
investasi yang cash itu buat digunakan untuk biaya operasional Sebagai
tambahan.
Ibu Reni Darmakusumah – Direktur Marketing & Sales
3. Untuk 2025 tentunya kita sudah punya beberapa prospek yang sedang dalam
proses finalisasi Jadi kalau ditanya Apakah kita membuat produk baru kita lebih
fokus nanti kepada customize produk jadi kita bekerja sama dengan partner
kita, kita sudah tahu kebutuhan daripada customer maka baru kita buat
produknya itu sesuai dengan kebutuhan daripada customer dan juga bentuk
dari bisnis partner kita sendiri, kemudian di samping itu untuk
pengembangannya sendiri Kita juga selain proses baru kita juga mengeksplor
kerjasama dengan partner yang kita lakukan adalah kita buat pengembangan
produk sama secara customize juga untuk kepentingan tadi pengembangan
bisnis dan hal terkait lainnya.
Bapak Hastanto Sri Margi Widodo – Presiden Direktur
4. Pertanyaannya selanjutnya adalah dari investor Betul Pak bagaimana dan itu
sangat jelas sekali saudara contoh kalau kita lihat ada yang perusahaan asuransi
kemarin yang sebelum audit bilang punya laba triliunan tiba-tiba sekarang selalu
semua mekanik-mekanik yang ada transparansinya itu akan sangat terbuka
sekali di IFRS 17 tidak ada liability yang tertutup, tidak ada exposure yang bisa
ditutup-tutupi. Jadi kalau kita semua sudah masuk IFRS 17 tidak hanya analisis
saham, tidak hanya pemegang saham yang akan melihat atau menikmati
transparansi ini bahkan regulator dan kami pun sebagai operator dari
perusahaan asuransi sangat-sangat mudah sekali. Kita akan melihat seperti ini,
untuk setiap premi yang saya terima di hari pertama saya terima uang premi
itu saya harus melakukan provisi untuk pembayaran klaim sesuai dengan
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 14
Kantor
pengalaman klaim ratio yang ada di polis untuk jenis produk tersebut. ini contoh
untuk kasus askred premi rate 1% NPL 3% kalau terima 1 juta saya harus
lakukan provisi 3 juta maka langsung rugi, jadi orang tidak bakal jualan Askred
di mana yang dilakukan di 104 adalah bahwa satu juta saya hanya wajib
memiliki cadangan sebesar premi jadi enggak pernah bakal rugi, karena
kenapa, karena di depan perbedaan jauh cadangan terhadap actualnya di IFRS
17 itu tidak akan ada sama sekali dan yang paling berat lagi di IFRS 17 kalau
saya melakukan provisi klaim Katakanlah klaim kendaraan 55%, dari setiap 1
juta rupiah yang saya terima 550.000 ribu saya siapkan untuk bayar klaim
kendaraan-kendaraan motor yang akan terjadi. tiba-tiba dolarnya naik jadi Rp.
20.000, onderdil naik juga akan 25% nah yang 55% tadi akan tiba-tiba kurang
dan IFRS 17 mensyaratkan kalau terjadi perubahan seperti itu terhadap asumsi
yang sudah dilakukan harus segera dilakukan penyesuaian, Jadi nggak ada tuh
Oh dulu kita nggak rugi karena karena ngitung dollar-nya 12.000 ribu sekarang
udah 16.000 ribu gitu nggak mungkin itu terjadi karena di IFRS 17 semuanya
akan transparan.
Bapak Hastanto Sri Margi Widodo – Presiden Direktur
5. apa yang langkah-langkah yang ditempuh oleh perusahaan untuk menarik
investor. Dengan IFRS 17 itu jadi transparan sekali dan di IFRS 17 yang menarik
adalah kita bisa lihat prospek atau prospek dari perusahaan asuransi
kedepannya dan itu real ya artinya kalau saya punya polis-polis yang 10 tahun
ke depan itu Udah disiapin belum segala kewajiban yang akan timbul dari satu
triliun itu sepanjang masa untuk jalanin kewajiban kita melayani polis. Karena
kewajibannya udah terpampang di situ. Semua tidak ada sebuah perusahaan-
perusahaan asuransi yang bangkrut yang tutup segala macam karena memang
transparan semua orang bisa lihat itu. Mungkin dari saya jadi ke depan ya, Yang
bisa selamat di IFRS 17 itu adalah nantinya akan jadi perusahaan yang sangat
sehat transparan dan sangat menarik. Karena kan perusahaan asuransi adalah
sebuah perusahaan yang memiliki license untuk mengumpulkan dana
masyarakat, jadi kita tidak ada bedanya dengan bank kita punya lisensi untuk
mengumpulkan dan masyarakat, mungkin kacamatanya akan berbeda sekali
kita naik kelas menjadi sekedar orang yang jual asuransi nanti kalau tidak ada
klaim untung, kalau ada klaim ya rugi terus, mainnya di komisi tidak seperti itu,
kita adalah financial foundation yang memiliki, memberikan pelayanan atau
perlindungan terhadap resiko dengan modal yang kita miliki ekuitas.
Pertanyaan Sesi 3 (tiga)
Ibu Nadya – Media Kontan
1. Terkait dengan potensi dampak pajak di IFRS 17 ?
2. Di IFRS 17 PSAK ini terdapat beberapa produk tentunya terdapat beberapa
pengakuan pencatatan, apkaah akan memodifikasi produk yang sudah ada atau
menghindari produk tertentu ?
Jawaban
Bapak Hastanto Sri Margi Widodo – Presiden Direktur
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 15
Kantor
1. Terkait dengan potensi pajak, sekarang Pajak masih mengacu bahkan bukan ke
PSAK 104 tetapi PSAK sebelumnya, PSAK 62 yang sebelumnya dan kita lihat
bahwa nanti waktu perpindahan transisi itu akan ada perubahan ekuitas, ada
yang naik ada yang turun dan itu sangat challenging sekali. Waktu kita bawa
ke dirjen pajak karena peraturannya masih mengacu yang dulu. Peraturannya
masih mengacu yang dulu di mana pajak yang diakui adalah pajak yang sesuai
bahwa cadangan Yang boleh dibentuk adalah 40% dari premi netto yang dibuat
kalau atau ditulis tahun itu, seperti kami lakukan sekarang itu tiba-tiba ada yang
cadangannya kurang satu triliun, nanti ada exposure kalau ternyata ekuitas kita
tergerus rugi buku fiskal pajak. Buku fiskal kita yang digunakan untuk
perhitungan-perhitungan pajak belum tentu boleh mengakui biaya yang terjadi
karena tergerusnya aktivitas waktu masuk ke IFRS 17, Jadi kita benar-benar
waktu pertama kali transisinya kalau saya boleh jujur juga, transisi yang kami
lakukan itu juga kita atur supaya kalau rugi tidak rugi-rugi besar banget, kalau
untung juga tidak harus untung-untung besar banget karena kita melakukan
optiminalisasi terhadap cleanshing yang ada jadi untung dan rugi atau bukan
untuk atau rugi kalau ekuitas saya naik jangan besar-besar sekali juga kalau
ekuitas saya turun ya jangan besar-besar juga, karena peraturan pajaknya
belum ada jadi saya punya exposure untuk nanti dikenakan pajak atau kerugian
yang ada tidak diakui sebagai kerugian di buku fiskal dan ini kita sudah melihat
ada beberapa yang naik sampai 50 miliar ekuitasnya ada exposur pajak kita 10
sampai 20 miliar di situ ya jadi memang challenging. Terkait transisi IFRS 17
tapi transisinya kan tetap terjadi satu Januari 2025 ya, jadi penerapan tadi
kembali lagi jawaban nomor 1 bahwa adalah kita event kita bikin optimis plan
dengan memikirkan dampak pajak juga di transisinya ini, Jadi waktu kita
melakukan cleansing portofolio kita jaga. Kita jaga langkah-langkah penjualan
produk-produk baru kita, ya optimize saja yang cukup dampaknya tidak terlalu
besar.
Jawaban
Bapak Hastanto Sri Margi Widodo – Presiden Direktur
2. Ini sudah kita lakukan dari 2022 persiapan 2023 kita lakukan, kita ada produk-
produk yang sama sekali kita stop karena memang itu merugikan contohnya
marine hull karena memang klaim tinggi ratenya rendah komisi tinggi terus juga
ada beberapa produk-produk yang memang komisinya berlebih. Kita juga tidak
bisa kalau mau komisinya kecil karena balik lagi sekarang yang mau kita lakukan
adalah setiap kita menerima polis baru kita harus melakukan provisi untuk bayar
klaim, provisi Untuk pembayar gaji pegawai, provisi untuk risk adjustment, jaga-
jaga kalau ternyata klaimnya memburuk sisanya baru kita melakukan provisi
untuk contraktual servis margin. Terkait KPI, sejak awal 2024 kita sudah ada
komponen contraktual servis margin, jadi harus terjaga sekali dari sisi comision
dari sisi pemilihan resiko klaim rationya yang kecil dan kita jaga juga karena
kalau nanti sudah kita jualan ternyata kita seleksi risiko buruk itu akan
diterapkan peraturan di IFRS 17 terkait dengan pemburukan resiko dan itu akan
mempengaruhi semua portfolio yang ada.
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 16
Kantor
DAFTAR HADIR
PUBLIC EXPOSE TAHUN 2024
PT ASURANSI BINTANG Tbk
No. Nama Instansi
1. Hastanto Sri Margi Widodo Presiden Direktur PT Asuransi Bintang Tbk
2. Reniwati Darmakusumah Direktur PT Asuransi Bintang Tbk
3. Jenry Cardo Manurung Direktur PT Asuransi Bintang Tbk
4. Zafar Dinesh Idham Direktur PT Asuransi Bintang Tbk
5. Ronald Waas Presiden Komisaris PT Asuransi Bintang Tbk
6. Chaerul D Djakman Komisaris Independen PT Asuransi Bintang Tbk
7. Krishna Suparto Komisaris Independen PT Asuransi Bintang Tbk
8. Petronius Saragih Komisaris PT Asuransi Bintang Tbk
PT Srihana Utama & PT Amandamai Artakita
9. Djunaidi Mahari
Jagaselama
10. Idaman Putri Erwin PT Samudera Indonesia Tbk
11. Windrarta PT Kosa Ikibari Wira
12. Heru Cahyadi Priyotomo PT Asuransi Bintang Tbk
13. Nani Wahyuni PT Asuransi Bintang Tbk
14. Adi Maryadi PT Asuransi Bintang Tbk
15. Miftahul Huda PT Asuransi Bintang Tbk
16. Esra Yulian PT Asuransi Bintang Tbk
17. Sandi PT Asuransi Bintang Tbk
18. Akhmad Wahyudi PT Asuransi Bintang Tbk
19. Abdulloh PT Asuransi Bintang Tbk
20. Muhammad Rudi Apriansyah PT Asuransi Bintang Tbk
21. Wisnu Kusumah PT Asuransi Bintang Tbk
22. Irwan Kurniawan PT Asuransi Bintang Tbk
23. Rievo Dharma PT Asuransi Bintang Tbk
24. Herdi Ruspandi PT Asuransi Bintang Tbk
25. Sundyawan Afendy PT Asuransi Bintang Tbk
26. Muhamad Nugroho PT Asuransi Bintang Tbk
27. Wasidi PT Asuransi Bintang Tbk
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 17
Kantor
28. Totok Wahyudhianto PT Asuransi Bintang Tbk
29. Ridoni PT Asuransi Bintang Tbk
30. Akbar Galuh PT Asuransi Bintang Tbk
31. Irawan PT Asuransi Bintang Tbk
32. Eny Rachmawaty PT Asuransi Bintang Tbk
33. Rosna Simarmata PT Asuransi Bintang Tbk
34. Eko Febrianto Budhi Setiawan PT Asuransi Bintang Tbk
35. Yohanes Walean PT Asuransi Bintang Tbk
36. Hasibe PT Asuransi Bintang Tbk
37. Mulia Nugraha PT Asuransi Bintang Tbk
38. Danny Kirpalani PT Asuransi Bintang Tbk
39. Fajar Setiawan PT Asuransi Bintang Tbk
40. Ronni Nugrihyan Noor PT Asuransi Bintang Tbk
41. Prima Aristya PT Asuransi Bintang Tbk
42. Prasono Dwi Wedjoseno PT Asuransi Bintang Tbk
43. Nabila Rosiana Dewi PT Asuransi Bintang Tbk
44. Nurman Rivai PT Asuransi Bintang Tbk
45. Faldy Rizky Susanto PT Asuransi Bintang Tbk
46. Natasha Sommeling PT Asuransi Bintang Tbk
47. Ferdian K PT Asuransi Bintang Tbk
48. M Reiva Mureza PT Asuransi Bintang Tbk
49. Muhammad Suhendri PT Asuransi Bintang Tbk
50. Andika Kurnia PT Asuransi Bintang Tbk
51. Ida Bagus Leo Jaya PT Asuransi Bintang Tbk
52. Putut Saputro PT Asuransi Bintang Tbk
53. Atika Katam PT Asuransi Bintang Tbk
54. M Lutfi Kurnia Susanto PT Asuransi Bintang Tbk
55. Muhammad Suhendri PT Asuransi Bintang Tbk
56. Sandi Sandia PT Asuransi Bintang Tbk
57. Prisma Media (Investor Daily)
58. Ahmad Nabani Media (Neraca)
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 18
Kantor
59. Fajar Sulaeman Media (Warta Ekonomi)
60. Tendi Mahadi Media (Kontan)
61. Nadya Media (Kontan)
62. Muh Fajrul Falah Media (Media Asuransi)
63. Pernita Hestin Untari Media (Bisnis Indonesia)
64. Galih Pratama Media (Infobanknews)
65. Alfi Media (Infobanknews)
66. Yosi Yang Ritel
67. Satrio Bayu Nugroho Universitas Brawijaya
68. Bagaskara Perorangan
69. Yonatan Individu
70. Latifa Binti Cahyani Individu
71. Faizal Ahmad Industri
72. Widya Perwitasari PT Asuransi Bintang Tbk (Anggota Komite Audit)
73. Rahfiani Khairurizka PT Asuransi Bintang Tbk (Anggota Komite Audit)
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 19
Kantor
DOKUMENTASI PUBLIC EXPOSE
PT ASURANSI BINTANG Tbk
19 DESEMBER 2024
Rekaman pelaksanaan Public Expose PT Asuransi Bintang Tbk tahun 2024 :
https://drive.google.com/file/d/1J871hpGSadcW7x3V9z7gf4NTt9Ufq0Pl/view?usp=sharing
www.asuransibintang.com
Call Center : 1500481 (24 jam)
SMS Center : 0838 888 4581
WhatApp Center : 0852 1955 3416
FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Page 20
Kantor www.asuransibintang.com Call Center : 1500481 (24 jam) SMS Center : 0838 888 4581 WhatApp Center : 0852 1955 3416 FB: asuransibintangtbk, IG: asuransibintangtbk, X: asuransibintang YT: asuransibintangofficial
Names mentioned 49 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Reniwati Darmakusumah
· Direktur
p.1 ×3
unresolved
person
Jenry Cardo Manurung
· Direktur
p.1 ×4
unresolved
person
Nabila Rosiana Dewi
p.1
unresolved
org
PT Asuransi Takaful Umum
p.4 ×3
unresolved
org
Sertifikasi TUV SUD Sebagai
p.5
unresolved
org
Sertifikasi TUV SUD.
p.5
unresolved
org
Bank MNC International
p.7
unresolved
person
Pernita
p.9
unresolved
org
Departemen Pengawasan
p.9 ×2
unresolved
org
Departemen Perizinan.
p.9
unresolved
person
Muh Fajrul Falah
p.11
unresolved
person
Reni Darmakusumah
p.13
unresolved
person
Nadya
p.14
unresolved
person
Chaerul D Djakman
· Komisaris Independen
p.16
unresolved
person
Petronius Saragih
· Komisaris
p.16
unresolved
org
PT Amandamai Artakita
p.16
unresolved
—
Idaman Putri Erwin
p.16
unresolved
—
Windrarta
p.16
unresolved
org
PT Kosa Ikibari Wira
p.16
unresolved
—
Heru Cahyadi Priyotomo
p.16
unresolved
—
Nani Wahyuni
p.16
unresolved
—
Adi Maryadi
p.16
unresolved
—
Miftahul Huda
p.16
unresolved
—
Esra Yulian
p.16
unresolved
—
Sandi
p.16
unresolved
person
Akhmad Wahyudi
p.16
unresolved
—
Abdulloh
p.16
unresolved
person
Muhammad Rudi Apriansyah
p.16
unresolved
—
Wisnu Kusumah
p.16
unresolved
—
Rievo Dharma
p.16
unresolved
—
Herdi Ruspandi
p.16
unresolved
—
Sundyawan Afendy
p.16
unresolved
person
Muhamad Nugroho
p.16
unresolved
—
Wasidi
p.16
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.