Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 12
Page 1
Ringkasan Public Expose 2024
PT Bank Neo Commerce Tbk
Kamis, 19 Desember 2024
Pemaparan Kondisi Terkini Perseroan
● PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC), salah satu pelopor bank dengan layanan digital
di Indonesia, di tahun keempat sejak transformasinya menjadi bank dengan layanan
digital, berhasil menjaga kinerja bisnisnya tetap positif, terlihat dari berbagai
indikator seiring dengan semakin lengkapnya layanan yang ditawarkan kepada
masyarakat.
● Berbagai layanan dan produk telah BNC luncurkan hingga saat ini telah menjangkau
berbagai segmen nasabah, baik nasabah perorangan, pemilik Usaha Mikro Kecil dan
Menengah (UMKM), maupun nasabah korporasi.
● Layanan perbankan dan produk yang tersedia di BNC kini semakin lengkap dan
beragam. Masyarakat kini dapat menggunakan beragam layanan, mulai dari berbagai
layanan transaksi keuangan harian seperti pembayaran melalui Quick Response
Code Indonesian Standard (QRIS) dan melalui Virtual Account, produk tabungan dan
investasi, produk pinjaman, sampai dengan transaksional bisnis dan payroll.
● Beragam layanan dan produk perbankan tersebut tersedia di aplikasi neobank, yang
kini telah menjadi aplikasi perbankan berbasis digital dengan produk dan layanan
terlengkap. Aplikasi neobank kini telah melayani lebih dari 27 juta pengguna yang
tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.
● BNC secara aktif menjalin kerja sama dengan berbagai mitra perusahaan maupun
merek untuk mengembangkan ekosistem digital yang inklusif. Kerja sama ini tidak
hanya dalam kegiatan bisnis, tetapi juga bersama-sama melakukan edukasi dan
literasi mengenai perkembangan perbankan berbasis digital dan bagaimana
pemanfaatannya bagi memenuhi kebutuhan masyarakat.
● Menutup Kuartal III/2024, BNC berhasil mencatatkan laba. Hal ini merupakan hasil
dari berbagai upaya strategis BNC untuk semakin meningkatkan efisiensi
operasional bisnis perbankan di tahun 2024.
● BNC mampu meraih laba sebesar Rp4,06 miliar di akhir Kuartal III/2024. Capaian ini
utamanya merupakan hasil dari kemampuan Bank dalam menurunkan beban
operasional, di samping Bank juga berhasil meningkatkan penyaluran kredit terhadap
segmen korporasi yaitu senilai Rp2,31 triliun pada posisi September 2024, naik
sebesar 88,01% dari Rp1,23 triliun pada September 2023.
● BNC menerapkan pengelolaan layanan operasional perbankan yang efisien antara
lain melalui optimalisasi layanan transaksi perbankan digital serta penerapan
digitalisasi pada proses bisnis. Hal ini tercermin dari Rasio Beban Operasional
terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) BNC yang terus mengalami penurunan,
menjadi sebesar 99,88% di Kuartal III/2024, turun dari 116,91% di Kuartal III/2023.
● Terkait penyaluran kredit secara keseluruhan, BNC semakin menerapkan prinsip
kehati-hatian dalam prosesnya. Pada September 2024, BNC menyalurkan kredit
sebesar Rp9,26 triliun, terkoreksi sebesar 15,54% dari posisi September 2023 yang
sebesar Rp10,97 triliun. Terkait Non-Performing Loan (NPL), hingga akhir September
2024 NPL Nett Bank tercatat sebesar 0,99% dan NPL Gross sebesar 3,72%.
1 of 5
Page 2
● Penyaluran kredit kepada nasabah korporasi dan juga penyaluran kredit secara
langsung kepada nasabah melalui produk pinjaman Neo Pinjam yang terdapat di
aplikasi neobank terjadi peningkatan. Peningkatannya sebesar 152,32% dari Januari
hingga September 2024, dari kisaran Rp86 miliar di Januari menjadi kisaran Rp217
miliar di September 2024.
● BNC juga mencatatkan pertumbuhan Capital Adequacy Ratio (CAR) yang cukup
signifikan, meningkat 7,83% year to date menjadi 34,18% pada posisi September 2024
dari sebelumnya 26,35% di posisi September 2023.
● Terkait Dana Pihak Ketiga (DPK), BNC mencatatkan perolehan DPK sebesar Rp14,14
triliun, terjadi koreksi sebesar 7,59% dari Rp15,30 triliun pada periode yang sama
tahun sebelumnya.
Ringkasan Sesi Tanya Jawab
Adapun jalannya sesi Tanya Jawab sebagai berikut:
Sesi Pertama
Ade Hapsari - Metrotvnews.com
● Bagaimana Bapak melihat persaingan banyaknya bank dengan layanan digital saat
ini? Dan tahun depan banyak bank dengan layanan digital yang berencana
mengeluarkan produk direct loan, bagaimana BNC menyikapinya?
Jawaban:
❖ BNC melihat animo untuk masuk ke dalam kompetisi dari bank dengan
layanan digital masih akan ada terus ke depannya. Kami menyambut hal
tersebut dengan sangat positif, karena dengan semakin banyaknya pemain di
industri, persaingan akan semakin sehat, dan masyarakat akan semakin
banyak mendapatkan pilihan layanan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Tetapi kemudian, dengan secara natural, dari kompetisi tersebut akan ada
yang dipilih oleh market atau masyarakat. Dan kami cukup confident, karena
hingga saat ini BNC masih menjadi bank dengan layanan digital yang memiliki
jumlah registered user terbesar, sekarang sudah ada lebih dari 27 juta
nasabah.
❖ Dengan adanya kompetisi ini, kami rasa kami masih one step ahead, in terms
of jumlah registered user. Selain itu juga terkait flexibility, dalam hal
bertransaksi dan pilihan dalam bertransaksi, sehingga kami rasa ini
merupakan sebuah hal pembeda dibandingkan dengan kompetitor-
kompetitor lainnya. Selain itu, BNC sangat customer centric, kami selalu
berusaha untuk mengerti kebutuhan mereka, dan selalu berusaha
mengoptimalkan layanan yang kami berikan, baik melalui aplikasi neobank
maupun face to face melalui beberapa kantor cabang yang masih kami miliki.
❖ Semangat BNC adalah kami ingin membantu masyarakat middle low untuk
lebih melek digital, dalam rangka mendukung program pemerintah, Gerakan
2 of 5
Page 3
Non Tunai. Transaksi melalui fitur QRIS yang kami miliki mengalami
peningkatan dari waktu ke waktu. Sebagai pemain di industri bank dengan
layanan digital, kami harus selalu bisa berimprovisasi untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat. Karena yang kami amati Generasi Milenial dan Gen Z
merupakan target audiens yang loyalty-nya sangat sulit, mereka akan sering
berpindah-pindah tergantung apa yang ditawarkan. Tetapi, kami melihat apa
yang kami lakukan di BNC dengan berbagai inovasi berkelanjutan, mampu
menjaga jumlah nasabah dan diharapkan dapat memberikan revenue stream
yang lebih baik ke depannya untuk BNC.
Nurtiandriyani Simamora (Tia) - Kontan.co.id
● Bagaimana proyeksi sampai dengan akhir tahun 2024, apakah masih bisa mencetak
laba?
● Divestasi saham Akulaku Group akan dilakukan 5 (lima) tahun ke depan, apakah
sudah ada penjajakan dengan investor baru?
● Bagaimana rencana bisnis BNC di 2025, produk apa saja yang akan dikeluarkan di
2025? Seperti apa BNC melihat tantangan di 2025? Serta apa saja peluang yang bisa
dimanfaatkan BNC di 2025?
● Bagaimana proyeksi penyaluran kredit dan perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) di
2025?
Jawaban:
❖ Kami perhatikan sekali performance BNC tiap bulannya, jadi sampai dengan
September masih positif. Ke depan kami akan terus perhatikan kualitas loan,
dan cost akan terus kami jaga. Kami akan terus upayakan hingga akhir tahun
kami mampu mencetak laba.
❖ Terkait dengan proses divestasi saham, apa yang dilakukan ini tentunya
sesuai dengan regulasi yang berlaku. Divestasi saham akan dilakukan secara
bertahap selama 5 (lima) tahun ke depan.
❖ Dari sisi Dana Pihak Ketiga (DPK), kami berkompetisi dengan bank-bank
konvensional lainnya, karena kami memanfaatkan likuiditas dari target
audience yang affluent. Aplikasi BNC yaitu neobank masih disukai karena itu
kami bisa mencapai lebih dari 27 juta nasabah. Kami akan fokuskan nasabah
untuk terus bertransaksi di dalam aplikasi neobank, dengan banyaknya
produk dan fitur yang kami miliki. Tentunya dengan upaya-upaya marketing
yang lebih terarah kami bisa mempromosikan produk-produk dan fitur-fitur
sesuai dengan segmentasinya. Ke depan kami akan lebih fokus dan targeted.
Serta bisa kita lihat bahwa arah digitalisasi sudah sangat pesat, terbukti
bahwa Milenial dan Gen Z sudah tidak mau lagi datang ke cabang.
3 of 5
Page 4
Sesi Kedua
Reyhan F. Fajarihza - Bisnis Indonesia
● Bagaimanakah terkait proyeksi simpanan, sampai dengan akhir 2024 dan sampai
awal 2025, berapa besar dampak dengan adanya PPN 12%? Dan kondisi likuiditas
apakah menjadi tantangan untuk pengumpulan DPK ke depannya?
● Bagaimana proyeksi kondisi likuiditas? Apakah outlook secara industri tahun depan,
akan masih terus melakukan akuisisi nasabah dan melakukan pemberian bunga
tinggi?
Jawaban:
❖ Kami akan melihat bagaimana forecast peningkatan aset, dan DPK biasanya
akan menyesuaikan. Yang kami lebih fokuskan adalah terkait dana murahnya.
Beberapa inisiatif di tahun depan itu akan mengambil dana murah dan
turunkan cost of fund. Baik itu dari program bundling, referral atau member
get member, kami akan tekan cost of fund sehingga perolehan dana
murahnya akan meningkat.
❖ Terkait PPN 12%, jika kita melihat dari berita, Pemerintah akan melakukan
kompensasi peningkatan PPN 12% dengan berbagai program stimulus. Kami
di industri masih melihat dan memperhatikan perkembangan yang akan
terjadi.
❖ Saat ini, kondisi geopolitik dan ekonomi saat ini sangat kompleks, jadi banyak
memengaruhi kondisi perekonomian di global dan Indonesia. Dengan
banyaknya uncertainty di dunia, di 2025 akan beda lagi tantangan yang
dihadapi. Apa pun resepnya yang akan diimplementasikan oleh Pemerintah di
tahun depan, masih perlu kita lihat nanti akan seperti apa realisasinya.
❖ Insentif bunga tinggi yang kami berikan merupakan pendekatan pragmatis
saat kami meluncurkan aplikasi neobank. Sekarang juga masih ada bunga
tinggi tapi tenornya panjang, dan komposisinya semakin menurun. Kami
melakukan assessment secara berkala, dan melakukan penurunan sedikit
demi sedikit.
❖ Terkait dengan likuiditas, LDR (Loan to Deposit) ratio BNC rendah bahkan
turun, sekarang sekitar 65%. Itu suatu hal yang juga kita terus jaga. Karena
kami belum laba, sumber likuiditas kami hanya DPK, dan pasar-pasar
tertentu. Kalau sudah laba, kami akan bisa mendapatkan sumber lainnya
untuk likuiditas. Rasio likuiditas masih sangat kuat sampai sekarang dan LDR
juga masih rendah. Ke depan kami usahakan improvement di profitability.
4 of 5
Page 5
Dedi Sofian - JPNN.com
● Bank Neo Commerce berhasil melakukan efisiensi operasional perbankannya,
tercatat berhasil meraih laba hingga kuartal III dan di Oktober 2024. Apa catatan
pentingnya dari keberhasilan tersebut, Pak?
Jawaban:
❖ Sejak Juni, Juli kami memperketat risk acceptance criteria untuk penyaluran
kredit sehingga kredit yang disalurkan lebih berkualitas. Untuk di sisi lending
kami banyak dari segmen underserved atau unbanked, banyak data nasabah
atau calon nasabah yang sangat limited. Kami banyak melakukan perbaikan
sehingga bisa dilihat terjadi perubahan yang terlihat dari NPL yang lebih baik.
Di luar itu, kami juga mengurangi marketing cost, dengan melakukan upaya-
upaya marketing yang lebih fokus dan targeted.
❖ Terkait Insentif akan lebih fokus dan diperhatikan. Jumlah nasabah dirasa
sudah cukup dengan lebih dari 27 juta nasabah hingga saat ini, kami akan
lebih fokus untuk meningkatkan keaktifan mereka di aplikasi yang kami miliki,
yaitu neobank.
Galih Pratama - Infobanknews.com
● Di laporan keuangan Oktober, pencatatan laba tercatat hampir 6 (enam) miliar.
Berapa proyeksi pertumbuhan sampai dengan akhir 2024?
● Dengan beberapa sentimen yang ada seperti PPN12%, bagaimana penyaluran
kreditnya, apakah akan lebih selektif? Bagaimana proyeksi loan ke depan untuk loan
korporasi dan segmen lainnya?
Jawaban:
❖ Mencatatkan laba merupakan sebuah milestone yang besar bagi BNC. Hal ini
merupakan hal yang penting untuk bagaimana kita dilihat juga oleh publik.
Kami upayakan agar terus dapat mencatatkan laba ke depan.
❖ Untuk loan korporasi, tentunya masih terus menjadi komponen yang penting
bagi BNC. Korporasi nantinya akan menjadi faktor penyeimbang, karena ke
depan OJK akan terus melakukan pengetatan untuk fintech, dan perbankan
diminta untuk lebih detil lagi dalam menganalisa jika ingin memberikan kredit
ke fintech. Untuk komposisi tidak terlalu ada target, namun tentu diversifikasi
merupakan hal yang penting.
❖ Untuk outlook profitability, kami confident masih bisa meneruskan tren positif
ini. Tentunya banyak faktor-faktor yang mempengaruhi yang masih harus kita
amati. Namun, banyak upaya-upaya yang kami lakukan sehingga kami
optimis dapat meneruskan tren yang positif.
*****
5 of 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
DAFTAR HADIR ONLINE
Public Expose PT Bank Neo Commerce Tbk
Kamis, 19 Desember 2024 pukul 14:00
Treasury Tower Lantai 60, Jakarta
1. ONLINE
No Nama Perwakilan Dari
1 Ayudian Fauzia Analisis Pasar Modal
2 Lie Albert Januar Linarco Investor
3 Tendy Vincent Investor
Treasury Tower Lantai 60 021-2709 4950, 2709 4951
Kawasan District 8 LOT.28
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53
Senayan, Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12190
Page 10
DOKUMENTASI
Public Expose PT Bank Neo Commerce Tbk
Kamis, 19 Desember 2024 pukul 14:00
Treasury Tower Lantai 60, Jakarta
1.
2.
Page 11
DOKUMENTASI
Public Expose PT Bank Neo Commerce Tbk
Kamis, 19 Desember 2024 pukul 14:00
Treasury Tower Lantai 60, Jakarta
3.
4.
Page 12
DOKUMENTASI
Public Expose PT Bank Neo Commerce Tbk
Kamis, 19 Desember 2024 pukul 14:00
Treasury Tower Lantai 60, Jakarta
5.
Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Ayudian Fauzia
p.9
unresolved
—
Lie Albert Januar Linarco
p.9 ×2
unresolved
—
Tendy Vincent
p.9
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.