Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
DAFTAR PERTANYAAN DAN JAWABAN
PAPARAN PUBLIK 2026
Senin, 15 Juni 2026
SESI PERTAMA
Nama : Max – Investor
Pertanyaan :
1. Mengapa kinerja produksi BSSR pada Q1 2026 menurun, sedangkan kinerja keuangannya
meningkat? Tolong jelaskan!
Kinerja produksi BSSR pada Q1 2026 menurun karena adanya pemotongan
Jawaban : RKAB dari Kementerian ESDM, sedangkan dari sisi lain terjadi kenaikan harga
batubara pada Q1 2026 dibandingkan harga batubara tahun 2025.
2. Berapa lokasi tambang yang dimiliki oleh BSSR?
Saat ini, lokasi tambang berada di Kalimantan Timur (BSSR) dan Kalimantan
Jawaban :
Selatan (AGM selaku entitas anak BSSR).
3. Berapa cadangan batubara BSSR dan berapa pemakaian BSSR dalam kurun waktu setahun?
Per 31 Desember 2025, cadangan batubara BSSR sebesar 32,3 MT dan saat
ini kami masih melanjutkan kegiatan eksplorasi di AGM mengingat dari total
luas area konsesi ± 22 ribu hektar (PKP2B), saat ini, AGM baru melaksanakan
Jawaban :
kegiatan pada area seluas ± 6-7 ribu hektar dan dari tahun lalu kami
melakukan eksplorasi pada Blok 5 dan 6, namun hasil eksplorasi belum
optimal.
4. Tolong jelaskan kesamaan ultimate beneficial ownership antara BSSR dan MBAP!
Secara struktur kepemilikan BSSR dan MBAP dimiliki oleh UBO yang sama,
Jawaban : namun secara struktur operasional, BSSR dan MBAP berdiri masing-masing
secara mandiri.
Halaman 1 dari 3
Page 2
Nama : Egen – Majalah Tambang
Pertanyaan :
1. Apa faktor penyebab kinerja produksi pada tahun 2025 menurun dibanding kinerja produksi
di tahun 2024?
Faktor penyebab penurunan kinerja produksi pada tahun 2025 diakibatkan
adanya pertimbangan kondisi market. Adanya kebijakan harga minimum
HBA, karena pada awal 2025, ICI4 menurun dari USD 49 s/d USD 50 per
Jawaban :
Metrik Ton menjadi USD 43 per Metrik Ton. Keputusan Manjemen untuk
menurunkan produksi pada tahun 2025 merupakan keputusan tepat, karena
saat ini menurut ICI4 berada pada USD 67 per Metrik Ton.
2. Berapa kuota yang dimiliki BSSR setelah adanya pemotongan RKAB?
Saat ini, total kuota RKAB BSSR dan AGM adalah sebesar 11,1 juta Metrik
Ton, dengan rincian RKAB BSSR yang telah disetujui adalah sebesar 3,4 juta
Jawaban :
Metrik Ton dan RKAB AGM yang telah disetujui adalah sebesar 7,7 juta
Metrik Ton.
3. Berikan tanggapan BSSR atas kebijakan Ekspor Satu Pintu? Apa dampak penjualannya bagi
BSSR?
Kami masih menunggu terbitnya peraturan pelaksanaan dari mekanisme
Jawaban : export satu pintu tersebut. BSSR tetap akan mendukung kebijakan
pemerintah.
SESI KEDUA
Nama : Dais - Stockwatch
Pertanyaan :
1. Bagaimana dengan target kinerja keuangan BSSR untuk tahun 2026? Apakah ada
pertumbuhan untuk tahun ini, serta strategi apa yang bisa dilakukan untuk mencapai target
tahun ini?
Kami mengikuti kondisi pasar dengan volatilitas harga batubara yang sempat
turun di tahun 2025 dan terjadi peningkatan di tahun 2026 ini. Strategi kami
Jawaban :
untuk mencapai target kinerja keuangan tahun ini tetap berpegang kepada
kondisi pasar dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Halaman 2 dari 3
Page 3
2. Berapa besar capital expenditure yang dianggarkan BSSR dan apa saja rencana
penggunaannya? Darimana sumber CAPEX yang ditetapkan?
CAPEX di tahun 2026 sebesar USD 26,3 juta, dimana rencana penggunaannya
berada di land acquisition (71%), sisanya untuk non-land.
Jawaban :
Sumber CAPEX berasal dari dana internal.
3. Apakah ada rencana aksi korporasi akuisisi tambang?
Dengan kebijakan baru pemerintah, yaitu penjualan Satu Pintu Ekspor, kami
Jawaban :
akan wait and see terlebih dahulu.
Nama : Akbar – Bisnis Indonesia
Pertanyaan :
1. Bagaimana BSSR mengatur payout ratio dividen?
Ditinjau dari segi regulasi, payout ratio dividen BSSR diatur pada Prospektus
pada saat pelaksanaan IPO. BSSR dalam hal ini tetap berusaha memenuhi
Jawaban : kebutuhan pemegang saham dengan cara pelaksanaan pembayaran dividen.
BSSR juga memastikan kondisi keuangan Perseroan tetap dalam kondisi baik
setelah pelaksanaan pembagian dividen.
2. Tolong jelaskan panduan produksi di tahun 2026!
Besaran RKAB awal yang kami ajukan adalah total sebesar 17 juta Metric Ton
untuk BSSR & AGM (konsolidasi). Namun, saat ini RKAB yang disetujui adalah
Jawaban : total sebesar 11,1 juta Metric Ton. Apabila terbuka peluang pelaksanaan
peningkatan kuota RKAB, BSSR akan kembali mengajukan peningkatan /
penyesuaian RKAB untuk tahun 2026 ini.
Halaman 3 dari 3
Names mentioned 1 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kementerian ESDM
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.