Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1 OCR 0.939
Astrindo Nusantara Infrastruktur LAPORAN PELAKSANAAN PAPARAN PUBLIK TAHUNAN SECARA ELEKTRONIK PT ASTRINDO NUSANTARA INFRASTRUKTUR TBK (Perseroan) Hari/ Kamis/ 12 Desember 2024 Tanggal Jam 14:00 WIB — Selesai Tempat Zoom Meetings Penyaji Direktur Utama : Bapak Ray Anthony Gerungan Direktur : Bapak Michael Wong Direktur : Bapak Ferdy Yustianto Manajemen Komisaris Utama : Bapak Achmad Widjaja (hadir secara online) Yang Hadir Direktur Utama : Bapak Ray Anthony Gerungan Direktur : Bapak Michael Wong Direktur : Bapak Ferdy Yustianto Hadirin 20 orang (tidak termasuk Manajemen) Public Expose Elektronik 2024 (“PUBEX Virtual 2024”) dibuka oleh Moderator dari internal Perseroan. Kemudian Direksi Perseroan menyampaikan pemaparan materi Pubex Virtual 2024 yang terdiri dari : Pen Profil Perusahaan Kinerja Operasional Kinerja Keuangan Rencana Pengembangan Bisnis Selanjutnya, Moderator memberikan kesempatan kepada para pemegang saham, investor, media, dan undangan untuk mengajukan pertanyaan yang dijawab secara langsung oleh Direksi Perseroan. Ringkasan Pertanyaan dan Jawaban : | Pertanyaan: Bapak Alex - Investor 1. Bagaimana perkembangan 2 (dua) proyek overland conveyor yang baru? 2. Bagaimana target produksi batu bara di 2025? Apakah ada peningkatan produksi dari aset Jembayan? 3. Mohon informasi target penggunaan dari penarikan pinjaman Rp5,7 triliun Bank Mandiri Oktober lalu.
Page 2 OCR 0.957
A (Astrindo Nusantara Infrastruktur Jawaban: Bapak Michael Wong 1. Untuk proyek Overland Conveyor yang baru ini masih dalam pembangunan, dan masih memerlukan waktu untuk dapat finalisasi proyek-proyek ini. 2. Di tahun 2024 target produksi Jembayaan sekitar 5,5 million namun di tahun depan kemungkinan agak sedikit menurun, tapi kita masih menunggu hasil revisi RKAB dan sebagainya. 3. Terkait Financing yang kita lakukan di tahun ini yaitu pada PT Mitratama Perkasa dan PT Sintesa Bara Gemilang, semua digunakan untuk refinancing atas pinjaman-pinjaman yang bersifat mahal biayanya, jadi dengan adanya refinancing ini dapat menekan cost of borrowing dan tentunya akan membuat proforma Perusahaan lebih bagus di tahun-tahun selanjutnya. Pertanyaan: Bapak Tri — Petromindo.com 1. Mengenai waste-to-energy plant, kapan Feasibility Study (FS) akan selesai? Di mana lokasinya di Jawa? 2. Apa dan dari mana teknologi yang akan dipakai untuk waste- to-energy ini? 3. Terkait asset di Sumatra Selatan, bagaimana rencana pengembangan bisnis batu bara di Sumatra Selatan? Jawaban: Bapak Ray Anthony Gerungan 1. Mengenai Feasibility Study atas proyek waste to energy plant telah selesai di akhir tahun ini. Ada 3 (tiga) lokasi, namun belum dapat diungkapkan karena masih dalam proses bidding. Dengan harapan di akhir tahun ini, Perusahaan dapat melakukan keterbukaan informasi atas lokasi pertama dari waste to energy plant ini. 2. Untuk teknologi yang akan dipakai dalam proyek waste to energy ini akan disampaikan lebih lanjut, menunggu keputusan dari proses bidding ini. Jawaban: Bapak Michael Wong 3. Untuk investasi di Sumatera Selatan ini bukan Pertambangan namun pembangunan Pelabuhan / coal terminal, dan sampai saat masih in progress. Saat ini sedang menjajaki kemungkinan kerjasama dengan pihak ketiga dan PT KAI. Diharapkan kuartal ketiga di tahun 2025 dapat beroperasi.
Page 3 OCR 0.946
A (Astrindo Nusantara Infrastruktur Pertanyaan : Bapak Ridwan — Kontan 1. Pendapatan dan laba bersih BIPI turun 15,254 dan 89,7176 (yoy) per 93-2024. Bagaimana gambaran kinerja BIPI di akhir tahun nanti (full year)? berapa estimasi pendapatan dan laba bersihnya? Bagaimana proyeksi pendapatan dan laba bersih BIPI untuk tahun depan (2025)? Bisa digambarkan berapa capex BIPI untuk tahun 2024? dan bagaimana realisasinya sampai saat ini? Dengan berbagai proyek dalam pipeline BIPI, berapa estimasi capex / investasi yang dibutuhkan? setidaknya untuk tahun depan (2025)? darimana sumber pendanaannya? Dari proyek-proyek ekspansi jangka panjang BIPI, mana saja yang akan menjadi prioritas untuk direalisasikan pada tahun ini atau tahun depan (2025)? Apakah semuanya digarap oleh BIPI sendiri? atau ada mitra dari perusahaaan lokal / luar negeri? Jawaban : Bapak Michael Wong 1. Gambaran kinerja BIPI di akhir tahun ini, dengan adanya latar belakang harga batu bara yang agak menurun, secara konservatif estimasi kinerja BIPI tidak akan lebih dari 2 (dua) kali lipat dari hasil kinerja BIPI di semester 1 tahun 2024. Secara pendapatan terkonsolidasi anak usaha di akhir tahun , secara revenue tidak lebih dari USD 570 juta, lalu laba mungkin USD 15 juta. Untuk proyeksi tahun depan pendapatan dan laba bersih akan ada kenaikan, kurang lebih sekitar 2096. Jawaban : Bapak Ray Anthony Gerungan 3, CAPEX BIPI untuk mini LNG total proyek sebesar IDR 350 milliar (IDR 230 miliar dari bank financing, sisanya eguity BIPI). Adapun expenses yang sudah dibayar tahun ini lebih dari IDR 250 miliar. Lalu CAPEX BIPI untuk proyek waste to energy, total proyek sekitar IDR 2,2 triliun. Dan saat ini yang sudah keluar sekitar USD 12 juta. Dan investasi yang dibutuhkan sekitar USD 30-35 juta dan sumber pendanaannya dari pinjaman bank. Proyek jangka panjang BIPI dibagi menjadi 3 (tiga) kategori : proyek yang bisa diekskusi, proyek yang bisa diinvestasi dalam eguity dan proyek yang masih dalam konsep. Dan fokus kita sekarang yaitu proyek mainstream yang telah diinvestasikan akan menjadi prioritas di tahun depan.
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Penyaji
· Direktur Utama
p.1
unresolved
person
Ray Anthony Gerungan
· Direktur Utama
p.1 ×5
unresolved
org
Ferdy Yustianto Manajemen
p.1
unresolved
person
Ferdy Yustianto Hadirin
· Direktur
p.1 ×3
unresolved
org
PT Mitratama Perkasa
p.2
unresolved
org
PT Sintesa Bara Gemilang
p.2
unresolved
person
Tri
p.2
unresolved
org
PT KAI. Diharapkan
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.