Skip to content
Back to announcement

20241216_GMFI_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31829300_lamp2.pdf

Other Text extracted GMFI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 31

Page 1
 TAMBAHAN DAN/ATAU PERUBAHAN INFORMASI PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (“PMHMETD”) KEPADA PARA
    PEMEGANG SAHAM PT GARUDA MAINTENANCE FACILITY AERO ASIA TBK DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (“HMETD”)
TAMBAHAN DAN/ATAU PERUBAHAN INFORMASI INI MERUPAKAN BAGIAN YANG TIDAK TERPISAHKAN DARI INFORMASI KEPADA PEMEGANG SAHAM YANG TELAH
DIUMUMKAN PADA SITUS WEB PERSEROAN TANGGAL 29 OKTOBER 2024.
PMHMETD INI TELAH MEMPEROLEH PERSETUJUAN RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM.
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU
KECUKUPAN ISI TAMBAHAN DAN/ATAU PERUBAHAN INFORMASI PMHMETD INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH
PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
TAMBAHAN DAN/ATAU PERUBAHAN INFORMASI PMHMETD INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN
YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT GARUDA MAINTENANCE FACILITY AERO ASIA TBK (“PERSEROAN”) BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI DAN/ATAU, FAKTA,
DATA, ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM TAMBAHAN DAN/ATAU PERUBAHAN INFORMASI PMHMETD INI.


                                                                PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk
                                                                                        Kegiatan Usaha:
        Bergerak dalam bidang jasa perawatan, reparasi, dan overhaul pesawat terbang, perdagangan besar alat transportasi udara dan perlengkapannya, aktivitas
   kebandarudaraan serta penyewaan komponen pesawat udara, mesin pesawat udara, serta peralatan dan perlengkapan untuk menunjang pekerjaan perawatan pesawat
                                                                     udara dan sewa guna usaha.
                                                                                   Kantor Pusat:
                                                                         Lantai 2, Lobby Selatan Hangar 4
                                                                 PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk
                                                                    Area Perkantoran Bandara Soekarno Hatta
                                                             Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang
                                                                           PO. Box 1303, BUSH 19130
                                                                            Telepon : +62 21 550 8717
                                                                           Faksimili : +62 21 559 10461
                                                                 Email: corporate.secretary@gmf-aeroasia.co.id
                                                                         Website: www.gmf-aeroasia.co.id
                                                           Lokasi Hangar, Workshop dan Line Maintenance Station
                                                                    Hangar & Workshop: Jakarta & Tangerang
  Line Maintenance Station: Ambon, Babo, Bajawa, Balikpapan, Banda Aceh, Bandung, Banjarmasin, Banyuwangi, Baubau, Batam, Bengkulu, Berau, Biak, Bima, Cengkareng, Cepu,
Denpasar, Dhoho, Ende, Pinangsori, Gorontalo, Halim Perdana Kusuma, Jambi, Jayapura, Jogjakarta, Kendari, Kertajati, Kualanamu, Kulon Progo, Kupang, Labuan Bajo, Lombok Praya,
  Makassar, Malang, Mamuju, Manado, Manokwari, Merauke, Padang, Palangkaraya, Palembang, Palopo, Palu, Pangkalan Bun, Pangkal Pinang, Pekanbaru, Pontianak, Purbalingga,
 Samarinda, Sampit, Sangia Nibandera, Selayar, Semarang, Silangit, Solo, Sorong, Surabaya, Sumenep, Tambolaka, Tanjung Api, Tanjung Karang, Tanjung Pandan, Tanjung Pinang,
                                                                   Tarakan, Ternate, Toraja, Timika, Waingapu.
                        PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (“PMHMETD”)
             KEPADA PARA PEMEGANG SAHAM PERSEROAN DALAM RANGKA PENERBITAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (“HMETD”)
Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 10.205.662.889 (sepuluh miliar dua ratus lima juta enam ratus enam puluh dua ribu delapan ratus delapan puluh sembi lan) Saham Baru seri B atas nama
dengan nilai nominal Rp25 (dua puluh lima Rupiah) setiap saham yang ditawarkan dengan Harga Pelaksanaan Rp46 (empat puluh enam Rupiah) setiap saham, yang mewakili sebanyak-banyaknya
36,15% (tiga puluh enam koma satu lima persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah PMHMETD (“Saham Baru seri B”) , sehingga nilai PMHMETD adalah sebanyak-banyaknya
Rp469.460.492.903 (empat ratus enam puluh sembilan miliar empat ratus enam puluh juta empat ratus sembilan puluh dua ribu sembilan ratus tiga Rupiah). Setiap pemegang 1.000.000.000 (satu miliar)
saham Seri A atas nama yang namanya tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (”DPS”) pada tanggal 24 Desember 2024 pukul 16.15 WIB mendapatkan 361.473.382 (tiga ratus enam puluh satu juta
empat ratus tujuh puluh tiga ribu tiga ratus delapan puluh dua) HMETD dimana 1 (satu) HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru seri B dengan nilai nominal Rp25 (dua puluh lima Rupiah)
setiap saham, dengan Harga Pelaksanaan Rp46 (empat puluh enam Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat mengaju kan pemesanan pembelian saham. Saham Baru seri B yang
ditawarkan dalam rangka PMHMETD dengan menerbitkan HMETD ini seluruhnya adalah saham yang dikeluarkan dari portepel Perseroan dengan nilai nominal Rp25 (dua puluh lima Rupiah) setiap
saham. Saham yang akan diterbitkan dalam rangka PMHMETD ini akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (“BEI”). HMETD dapat diperdagangkan di BEI serta di luar Bursa Efek selama 7 (tujuh) Hari
Kerja mulai tanggal 30 Desember 2024 sampai dengan tanggal 8 Januari 2025. Pencatatan Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD akan dilakukan di BEI pada tanggal 30 Desember 2024. Tanggal
terakhir pelaksanaan HMETD adalah tanggal 8 Januari 2025 sehingga HMETD yang tidak dilaksanakan pada tanggal tersebut tidak berlaku lagi.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (”GIAA”) adalah Pemegang Saham Utama Perseroan. Pada tanggal Keterbukaan Informasi ini diterbitkan, GIAA memiliki 25.156.058.796 (dua puluh lima miliar seratus
lima puluh enam juta lima puluh delapan ribu tujuh ratus sembilan puluh enam) saham Seri A Perseroan atau 89,10% (delapan puluh sembilan koma satu nol persen) dari seluruh modal ditempatkan dan
disetor Perseroan. GIAA akan melaksanakan seluruh haknya sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya dalam Perseroan sebanyak 9.093.245.600 (sembilan miliar sembilan puluh tiga juta dua ratus
empat puluh lima ribu enam ratus) Saham Baru seri B dengan cara penyetoran dalam bentuk lain selain uang (”Inbreng”) atas aset GIAA berupa (i) bangunan hanggar I dan annex I, (ii) bangunan hanggar
II dan annex II, (iii) bangunan hanggar III dan annex III, serta (iv) fasilitas pendukung berupa bangunan-bangunan penunjang lainnya, sarana pelengkap seperti perkerasan driveway, pagar dan mesin
pelengkap bangunan kepada Perseroan dengan nilai sebesar Rp418.289.300.000 (empat ratus delapan belas miliar dua ratus delapan puluh sembilan juta tiga ratus ribu Rupiah). GIAA tidak akan
mengalihkan sebagian atau seluruh HMETD yang menjadi haknya kepada pihak ketiga manapun. Tidak ada Pemegang Saham Utama Perseroan selain GIAA.
Apabila pelaksanaan HMETD oleh publik tidak mencapai minimal sebanyak 311.956.500 (tiga ratus sebelas juta sembilan ratus lima puluh enam ribu lima ratus) Saham Baru seri B atau minimal sebesar
Rp14.350.000.000,- (empat belas miliar tiga ratus lima puluh juta Rupiah), PT Aero Wisata (“AWS”) sebagai Pemegang Saham Perseroan dengan kepemilikan saham 254.101.604 (dua ratus lima puluh
empat miliar seratus satu juta enam ratus empat) saham Seri A Perseroan atau 0,90% (nol koma sembilan nol persen) akan melaksanakan seluruh haknya sesuai dengan porsi kepemilikan sahamnya
dalam Perseroan sebanyak 91.850.900 (sembilan puluh satu juta delapan ratus lima puluh ribu sembilan ratus) Saham Baru seri B. Selanjutnya, A WS akan melaksanakan pemesanan saham tambahan
maksimal sebanyak 220.105.600 (dua ratus dua puluh juta seratus lima ribu enam ratus) Saham Baru seri B sehingga total HMETD yang akan dilaksanakan oleh AWS sebanyak-banyaknya 311.956.500
Saham Baru seri B.
Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down). Dalam hal Pemegang saham memiliki HMETD dalam bentuk pecahan, sesuai dengan Peraturan OJK No. 32/POJK.04/2015
tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (sebagaimana diubah dengan Peraturan OJK No. 14/POJK.04/2019), maka hak atas pecahan
saham dalam PMHMETD wajib dijual oleh Perseroan dan hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan. Saham Baru seri B yang akan diterbitkan dalam PMHMETD ini mempunyai hak
yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham biasa atas nama lainnya yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan termasuk tetapi tidak terbatas pada hak suara, hak dalam
pembagian dividen, dan hak atas sisa hasil likuidasi, HMETD dan hak atas pembagian saham bonus.
Apabila Saham Baru seri B yang ditawarkan dalam PMHMETD ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh Pemegang saham atau pemegang HMETD, maka sisanya akan dijatahkan secara proporsional
berdasarkan atas jumlah HMETD yang dilaksanakan oleh masing-masing Pemegang saham yang meminta penambahan saham berdasarkan harga pemesanan kepada pemegang HMETD yang
melakukan pemesanan lebih besar dari haknya, sebagaimana tercantum dalam SBHMETD (sebagaimana didefinisikan di bawah ini). Jika masih terdapat sisa Saham Baru dari jumlah yang ditawarkan,
maka sisa saham tersebut tidak akan dikeluarkan Perseroan dari portepel.
HMETD AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”). HMETD DAPAT DIPERDAGANGKAN BAIK DI DALAM MAUPUN DI LUAR BEI SELAMA TIDAK KURANG DARI 7
(TUJUH) HARI KERJA MULAI TANGGAL 30 DESEMBER 2024 SAMPAI DENGAN TANGGAL 8 JANUARI 2025. PENCATATAN SAHAM BARU HASIL PELAKSANAAN HMETD AKAN DILAKUKAN
DI BEI PADA TANGGAL 30 DESEMBER 2024. TANGGAL TERAKHIR PELAKSANAAN HMETD ADALAH TANGGAL 8 JANUARI 2025 DENGAN KETERANGAN BAHWA HMETD YANG TIDAK
DILAKSANAKAN SAMPAI DENGAN TANGGAL TERSEBUT TIDAK BERLAKU LAGI.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO PENDAPATAN PERSEROAN MASIH DIDOMINASI OLEH BEBERAPA PELANGGAN UTAMA. FAKTOR RISIKO
PERSEROAN SELENGKAPNYA DICANTUMKAN PADA BAB VII PROSPEKTUS.
RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI OLEH INVESTOR ADALAH RISIKO HARGA DAN LIKUIDITAS HARGA SAHAM PERSEROAN YANG DIPENGARUHI OLEH KONDISI PASAR MODAL
INDONESIA
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN OLEH PARA PEMEGANG SAHAM PEMEGANG SAHAM PERSEROAN YANG TIDAK MELAKSANAKAN HMETD YANG DITAWARKAN SESUAI DENGAN PORSI
SAHAMNYA, DAPAT TERDILUSI SEBESAR MAKSIMUM 26,55% (DUA PULUH ENAM KOMA LIMA LIMA PERSEN).
PERSEROAN TIDAK MENERBITKAN SURAT KOLEKTIF SAHAM HASIL PMHMETD INI, TETAPI SAHAM-SAHAM TERSEBUT AKAN DIDISTRIBUSIKAN SECARA ELEKTRONIK YANG AKAN
DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”).
                              Tambahan dan/atau Perubahan Informasi PMHMETD ini diterbitkan di Jakarta pada 16 Desember 2024



                                                                                       1
Page 2
                                                     INDIKASI JADWAL
 Tanggal Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)                                                          28 Oktober 2024
 Tanggal Efektif Pernyataan Pendaftaran HMETD                                                                 12 Desember 2024
 Tanggal Akhir Perdagangan Saham Dengan HMETD (Cum-Right)
  - Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi                                                                         20 Desember 2024
  - Pasar Tunai                                                                                               24 Desember 2024
 Tanggal Mulai Perdagangan Saham Tanpa HMETD (Ex-Right)
  - Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi                                                                      23 Desember 2024
  - Pasar Tunai                                                                                            27 Desember 2024
 Tanggal Terakhir Pencatatan (Recording Date) untuk memperoleh HMETD                                       24 Desember 2024
 Tanggal Distribusi HMETD                                                                                  27 Desember 2024
 Tanggal Pencatatan HMETD di Bursa Efek Indonesia                                                          30 Desember 2024
 Periode Perdagangan HMETD                                                                   30 Desember 2024 - 8 Januari 2025
 Periode Pelaksanaan HMETD                                                                   30 Desember 2024 - 8 Januari 2025
 Tanggal Terakhir Pembayaran Pemesanan Saham Tambahan                                                         10 Januari 2025
 Tanggal Penjatahan Pemesanan Saham Tambahan                                                                  13 Januari 2025
 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                                                          15 Januari 2025

          PENAMBAHAN MODAL DENGAN MEMBERIKAN HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU (PMHMETD)

Dalam rangka pelaksanaan PMHMETD, Perseroan telah memperoleh persetujuan pemegang saham Perseroan atas rencana
PMHMETD pada tanggal 28 Oktober 2024 sebagaimana ternyata dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Garuda
Maintenance Facility Aero Asia Tbk No. 4 tanggal 28 Oktober 2024, yang dibuat di hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn.,
Notaris di Kabupaten Tangerang, dan diumumkan di website BEI dan website Perseroan pada tanggal 24 September 2024,
sesuai dengan POJK No. 15/2020 dan ketentuan anggaran dasar Perseroan.
Sehubungan dengan PMHMETD, Perseroan menawarkan sebanyak-banyaknya 10.205.662.889 (sepuluh miliar dua ratus
lima juta enam ratus enam puluh dua ribu delapan ratus delapan puluh sembilan) Saham Baru seri B dengan nilai nominal
Rp25 (dua puluh lima Rupiah) setiap saham. Setiap pemegang 1.000.000.000 (satu miliar) saham seri A atas nama yang
namanya tercatat dalam DPS Perseroan tanggal 24 Desember 2024 pada pukul 16.15 WIB berhak atas 361.473.382 (tiga
ratus enam puluh satu juta empat ratus tujuh puluh tiga ribu tiga ratus delapan puluh dua) HMETD dimana 1 (satu) HMETD
memberikan hak untuk membeli 1 (satu) Saham Baru seri B dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp46 (empat puluh enam
Rupiah) per saham yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru seri B. Dengan
demikian, jumlah dana yang akan diterima Perseroan dari PMHMETD ini adalah sebanyak-banyaknya Rp469.460.492.903
(empat ratus enam puluh sembilan miliar empat ratus enam puluh juta empat ratus sembilan puluh dua ribu sembilan ratus
tiga Rupiah).
HMETD ini dapat diperdagangkan dan dilaksanakan selama 7 (tujuh) Hari Kerja mulai tanggal 30 Desember 2024 sampai
dengan tanggal 8 Januari 2025. HMETD yang tidak dilaksanakan hingga tanggal akhir periode tersebut dinyatakan tidak
berlaku lagi. Pencatatan Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD akan dilakukan di Bursa Efek pada tanggal 30
Desember 2024.
Pemegang Saham yang tidak menggunakan haknya untuk melaksanakan HMETD dapat terdilusi sebesar maksimum 26,55%
(dua puluh enam koma lima lima persen) setelah dilaksanakannya PMHMETD.
Saham Baru seri B yang ditawarkan oleh Perseroan dalam rangka PMHMETD dengan menerbitkan HMETD seluruhnya
merupakan saham biasa atas nama yang dikeluarkan dari portepel Perseroan yang mengakibatkan terjadinya peningkatan
modal ditempatkan dan modal disetor penuh dalam Perseroan. Sebagaimana disyaratkan dalam POJK No. 32/2015,
penambahan modal dengan memberikan HMETD harus disetujui oleh RUPS Perseroan terlebih dahulu. Selain persetujuan
RUPS, tidak terdapat persetujuan dari pihak-pihak yang berwenang yang perlu diperoleh oleh Perseroan untuk dapat
melaksanakan PMHMETD.
Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down). Dalam hal pemegang saham memiliki HMETD
dalam bentuk pecahan, sesuai dengan POJK No. 32/2015, maka hak atas pecahan saham dalam PMHMETD wajib dijual oleh
Perseroan dan hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan. Saham Baru seri B yang akan diterbitkan dalam
PMHMETD ini mempunyai hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham biasa atas nama lainnya yang telah
ditempatkan dan disetor penuh dalam Perseroan termasuk tetapi tidak terbatas pada hak suara, hak dalam pembagian dividen,
dan hak atas sisa hasil likuidasi, HMETD dan hak atas pembagian saham bonus.




                                                            2
Page 3
 Apabila Saham Baru seri B yang ditawarkan dalam PMHMETD ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh pemegang saham
 atau pemegang HMETD, maka sisanya akan dijatahkan secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang
 dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan saham berdasarkan harga pemesanan
 kepada pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan lebih besar dari haknya, sebagaimana tercantum dalam
 SBHMETD. Jika masih terdapat sisa Saham Baru dari jumlah yang ditawarkan, maka sisa saham tersebut tidak akan
 dikeluarkan Perseroan dari portepel.
 STRUKTUR PERMODALAN DAN SUSUNAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
  Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk atau disingkat PT GMF Aero
 Asia Tbk No. 5 tanggal 28 Oktober 2024, yang dibuat di hadapan Shanti Indah Lestari, S.H., M.Kn., Notaris di Kabupaten
 Tangerang, yang telah diberitahukan kepada dan diterima oleh Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan
 Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0205295 tanggal 29 Oktober 2024 dan telah didaftarkan dalam Daftar
 Perseroan pada Kemenkumham di bawah No. AHU-0232306.AH.01.11.Tahun 2024 tanggal 29 Oktober 2024, serta susunan
 pemegang saham Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Saham per tanggal 31 Oktober 2024 yang dikeluarkan oleh PT
 Datindo Entrycom selaku BAE, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan pada tanggal Keterbukaan
 Informasi ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

                                                                               Saham Biasa Atas Nama
                 Deskripsi                           Nilai Nominal (i) Rp100,- per saham Seri A dan (ii) Rp25,- per saham Seri B
                                                       Jumlah Saham                             Nilai Nominal Saham (Rp)               (%)
Modal Dasar
Seri A, Nilai Nominal Rp100,- per saham                               95.000.000.000                               9.500.000.000.000
Seri B, Nilai Nominal Rp25,- per saham                                20.000.000.000                                 500.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor
Seri A
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk                                     25.156.058.796                               2.515.605.879.600   89,1
PT Aero Wisata                                                           254.101.604                                  25.410.160.400   0,9
Pudjo Sarwoko                                                                 89.200                                       8.920.000    0
Andi Fahrurrozi                                                              144.400                                      14.440.000    0
Irvan Pribadi                                                                 62.800                                       6.280.000    0
Kepemilikan Masyarakat di bawah 5%                                     2.823.054.700                                 282.305.470.000   10,0
Sub total – Seri A                                                    28.233.511.500                               2.823.351.150.000   100
Seri B
-                                                             -                                             -                         -
Sub-total – Seri B                                            -                                             -                         -
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                            28.233.511.500                               2.823.351.150.000 100
Jumlah Saham dalam Portepel
Seri A                                                                66.766.488.500                               6.676.648.850.000
Seri B                                                                20.000.000.000                                 500.000.000.000


 Saham hasil pelaksanaan HMETD yang ditawarkan melalui PMHMETD ini seluruhnya adalah Saham Baru seri B dengan nilai
 nominal Rp25,- (dua puluh lima Rupiah) dimana setiap saham dikeluarkan dari portepel Perseroan dan akan dicatatkan di
 BEI.

 PROFORMA STRUKTUR PERMODALAN PERSEROAN SEBELUM DAN SETELAH PMHMETD

 Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum dan setelah PMHMETD dengan asumsi seluruh
 pemegang saham melaksanakan HMETD yang menjadi haknya adalah sebagai berikut:

                                              Sebelum PMHMETD                                         Setelah PMHMETD
  Uraian dan Keterangan              Jumlah         Nilai Nominal           (%)          Jumlah           Nilai Nominal                (%)
                                     Saham               (Rp)                            Saham                 (Rp)
  Modal Dasar
  Seri A, Nilai Nominal          95.000.000.000   9.500.000.000.000         95,00 95.000.000.000          9.500.000.000.00              95,00
  Rp100,- per saham                                                                                                      0
  Seri B, Nilai Nominal          20.000.000.000     500.000.000.000          5,00 20.000.000.000          500.000.000.000                5,00
  Rp25,- per saham
  Jumlah Modal Dasar             115.000.000.00   10.000.000.000.00         100,0 115.000.000.00          10.000.000.000.0             100,00
                                              0                   0             0              0                        00
  Modal Ditempatkan dan
  Disetor Penuh
  Seri A



                                                                  3
Page 4
                                         Sebelum PMHMETD                                            Setelah PMHMETD
 Uraian dan Keterangan            Jumlah        Nilai Nominal              (%)            Jumlah        Nilai Nominal          (%)
                                  Saham              (Rp)                                 Saham              (Rp)
 PT Garuda Indonesia          25.156.058.796   2.515.605.879.60         89,10          25.156.058.79    2.515.605.879.6            81,72
 (Persero) Tbk                                                 0                                   6                 00
 PT Aero Wisata                  254.101.604     25.410.160.400          0,90            254.101.604     25.410.160.400              0,83
 Pudjo Sarwoko                        89.200           8.920.000         0,00                 89.200          8.920.000              0,00
 Andi Fahrurrozi                     144.400         14.440.000          0,00                144.400         14.440.000              0,00
 Irvan Pribadi                        62.800           6.280.000         0,00                 62.800          6.280.000              0,00
 Kepemilikan Masyarakat        2.823.054.700   282.305.470.000          10,00          2.823.054.700   282.305.470.000               9,17
 di bawah 5%
 Sub total – Seri A           28.233.511.500      2.823.351.150.00      100,0          28.233.511.50      2.823.351.150.0          91,71
                                                                 0          0                      0                   00

 Seri B
 PT Garuda Indonesia                       -                     -               -
 (Persero) Tbk                                                                         9.093.245.600     227.331.140.000             7,38
 PT Aero Wisata                            -                     -               -                                                   0,07
                                                                                         91.850.900         2.296.272.500
 Pudjo Sarwoko                             -                     -               -                                                   0,00
                                                                                             32.200              805.000
 Andi Fahrurrozi                           -                     -               -                                                   0,00
                                                                                             52.100             1.302.500
 Irvan Pribadi                             -                     -               -                                                   0,00
                                                                                             22.700              567.500
 Kepemilikan Masyarakat                    -                     -               -                                                   0,83
 di bawah 5%                                                                           1.020.459.100      25.511.477.500
 Sub total – Seri B                        -                     -               -     10.205.662.60     255.141.565.000             8,29
                                                                                                   0
 Total Modal Ditempatkan      28.233.511.500      2.823.351.150.00      100.0          38.439,174.10      3.078.492.715.0       100,00
 dan Disetor Penuh                                               0          0                      0                   00
 Saham dalam portepel
 Seri A                       66.766.488.500      6.676.648.850.00                     66.766.488.50      6.676.648.850.0
                                                                 0                                 0                   00
 Seri B                       20.000.000.000      500.000.000.000                      9.794.337.400     244.858.435.000



Struktur permodalan dan susunan pemegang saham Perseroan sebelum dan setelah PMHMETD dengan asumsi seluruh
pemegang saham tidak melaksanakan HMETD yang menjadi haknya kecuali GIAA selaku pemegang saham utama
Perseroan dan AWS yang akan melaksanakan HMETD sesuai dengan porsi kepemilikannya sebanyak 91.850.900 (sembilan
puluh satu juta delapan ratus lima puluh ribu sembilan ratus) Saham Baru seri B. Selanjutnya, apabila terdapat pemegang
saham lain yang tidak melaksanakan HMETD nya, maka AWS akan melaksanakan pemesanan saham tambahan sebanyak
220.105.600 (dua ratus dua puluh juta seratus lima ribu enam ratus) Saham Baru seri B sehingga total HMETD yang akan
dilaksanakan oleh AWS sebanyak 311.956.500 Saham Baru seri B. Dengan demikian, struktur permodalan dan susunan
pemegang saham Perseroan sebelum dan setelah PMHMETD menjadi sebagai berikut:

                                   Sebelum PMHMETD                                          Setelah PMHMETD
 Uraian          dan     Jumlah Saham     Nilai Nominal              (%)         Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp)             (%)
 Keterangan                                    (Rp)
 Modal Dasar
 Seri     A,     Nilai    95.000.000.000   9.500.000.000.000         95,00       95.000.000.000         9.500.000.000.000    95,00
 Nominal     Rp100,-
 per saham
 Seri     B,     Nilai    20.000.000.000       500.000.000.000        5,00       20.000.000.000          500.000.000.000      5,00
 Nominal Rp25,- per
 saham
 Jumlah        Modal     115.000.000.000 10.000.000.000.000      100,00 115.000.000.000                10.000.000.000.000   100,00
 Dasar
 Modal
 Ditempatkan dan
 Disetor Penuh
 Seri A
 PT          Garuda       25.156.058.796   2.515.605.879.600         89,10       25.156.058.796         2.515.605.879.600    82,25
 Indonesia (Persero)
 Tbk
 PT Aero Wisata              254.101.604        25.410.160.400        0,90             254.101.604        25.410.160.400      0,83
 Pudjo Sarwoko                    89.200             8.920.000        0,00                  89.200             8.920.000      0,00
 Andi Fahrurrozi                 144.400            14.440.000        0,00                 144.400            14.440.000      0,00
 Irvan Pribadi                    62.800             6.280.000        0,00                  62.800             6.280.000      0,00
 Kepemilikan               2.823.054.700       282.305.470.000       10,00           2.823.054.700       282.305.470.000      9,23
 Masyarakat         di
 bawah 5%



                                                            4
Page 5
                                      Sebelum PMHMETD                                   Setelah PMHMETD
 Uraian         dan       Jumlah Saham       Nilai Nominal         (%)       Jumlah Saham Nilai Nominal (Rp)           (%)
 Keterangan                                       (Rp)
 Sub total – Seri A        28.233.511.500 2.823.351.150.000       100,00     28.233.511.500     2.823.351.150.000      92,31

 Seri B
 PT          Garuda                      -                    -          -      9.093.245.600       227.331.140.000
 Indonesia (Persero)
 Tbk                                                                                                                     7,43
 PT Aero Wisata                          -                    -          -       311.956.500          7.798.912.500      0,26
 Pudjo Sarwoko                           -                    -          -                 -                      -         -
 Andi Fahrurrozi                         -                    -          -                 -                      -         -
 Irvan Pribadi                           -                    -          -                 -                      -         -
 Kepemilikan                             -                    -          -                 -                      -         -
 Masyarakat        di
 bawah 5%
 Sub total – Seri B                     -                     -        -        9.405.202.100        235.130.052.500     7,69
 Total         Modal       28.233.511.500     2.823.351.150.000   100.00       37.638.713.600      3.058.481.202.500   100,00
 Ditempatkan dan
 Disetor Penuh
 Saham         dalam
 portepel
 Seri A                    66.766.488.500     6.676.648.850.000                66.766.488.500      6.676.648.850.000
 Seri B                    20.000.000.000       500.000.000.000                10.594.797.900        264.869.947.500



Dalam hal para pemegang saham tidak melaksanakan haknya untuk membeli Saham hasil pelaksanaan HMETD yang
ditawarkan dalam PMHMETD ini sesuai dengan HMETD-nya maka para pemegang saham akan mengalami penurunan
persentase kepemilikan sahamnya (Dilusi) dalam jumlah sebesar 26,55% (dua puluh enam koma lima lima persen).

SAMPAI SAAT KETERBUKAAN INFORMASI INI DITERBITKAN PERSEROAN MEMILIKI RENCANA UNTUK
MENGELUARKAN SAHAM ATAU EFEK EKUITAS LAINNYA YANG DAPAT DIKONVERSIKAN MENJADI SAHAM
DALAM JANGKA WAKTU 12 (DUA BELAS) BULAN SETELAH TANGGAL EFEKTIF, DAN AKAN DILAKSANAKAN
DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN PERATURAN PERUNDANGUNDANGAN YANG BERLAKU DAN
PERSETUJUAN DARI REGULATOR.


                                    RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PMHMETD

Seluruh dana yang diperoleh dari PMHMETD, setelah dikurangi dengan biayaemisi, akan digunakan Perseroan untuk:
1.   Perolehan aset GIAA oleh Perseroan yang dilakukan melalui penyertaan modal GIAA pada Perseroan. Dalam hal ini
     GIAA memiliki 25.156.058.796 (dua puluh lima miliar seratus lima puluh enam juta lima puluh delapan ribu tujuh ratus
     sembilan puluh enam) saham Seri A Perseroan atau 89,10% (delapan puluh sembilan koma satu nol persen) dari seluruh
     modal ditempatkan dan disetor Perseroan. GIAA akan melaksanakan seluruh haknya atas HMETD sesuai dengan porsi
     kepemilikan sahamnya dalam Perseroan, dimana GIAA akan menerima sebanyak 9.093.245.600 (sembilan miliar
     sembilan puluh tiga juta dua ratus empat puluh lima ribu enam ratus) Saham Baru seri B, atas penyetoran secara non-
     tunai (inbreng) pada PMHMETD dengan nilai sebesar Rp418.289.300.000 (empat ratus delapan belas miliar dua ratus
     delapan puluh sembilan juta tiga ratus ribu Rupiah), berupa:
     i.     bangunan hanggar I dan annex I;

     ii.    bangunan hanggar II dan annex II;

     iii.   bangunan hanggar III dan annex III; dan

     iv. fasilitas pendukung berupa bangunan-bangunan penunjang lainnya, sarana pelengkap seperti perkerasan
         driveway, pagar dan mesin pelengkap bangunan.

     seluruhnya berlokasi di Area Garuda Maintenance Facility (GMF) Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta,
     Kelurahan Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten, untuk kemudian seluruhnya secara bersama-
     sama disebut sebagai “Aset GIAA” (“Rencana Penggunaan Dana I”).




                                                             5
Page 6
2.   Dana PMHMETD yang diperoleh dari publik, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan sebagai modal kerja untuk
     mendukung kegiatan usaha Perseroan diantaranya untuk pemenuhan kebutuhan dasar operasional guna memastikan
     perawatan dan kualitas pekerjaan sesuai dengan standar otoritas yang berlaku. Biaya operasional tersebut untuk
     pembelian bahan baku untuk mendukung operasional perawatan pesawat, termasuk namun tidak terbatas pada
     pembelian spare part. Sehingga diharapkan proses perawatan dapat selesai tepat waktu dan pada akhirnya dapat
     meningkatkan kepuasan pelanggan. (“Rencana Penggunaan Dana II”).
Rencana Penggunaan Dana I dan Rencana Penggunaan Dana II secara bersama-sama disebut “Rencana Penggunaan
Dana”.
Rencana Penggunaan Dana I merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud pada POJK No. 42/2020, namun bukan
merupakan transaksi benturan kepentingan sebagaimana dimaksud POJK No. 42/2020 dan dalam hal Rencana Penggunaan
Dana I merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud POJK No. 17/2020, sesuai Pasal 33 huruf c POJK No. 17/2020,
dalam hal Rencana Penggunaan Dana I merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud POJK No. 17/2020 yang
merupakan penambahan modal, maka Perseroan hanya tunduk terhadap ketentuan POJK No. 32/2015. Sesuai Pasal 23
POJK No. 42/2020, mengingat transaksi afiliasi dilaksanakan melalui penawaran umum, maka Perseroan hanya tunduk
terhadap ketentuan POJK No. 32/2015. Perseroan telah melakukan keterbukaan informasi pada tanggal 9 September 2024
dan perubahan dan/atau tambahan atas keterbukaan informasi pada tanggal 14 Oktober 2024 dan 24 Oktober 2024.

Dalam hal Rencana Penggunaan Dana II merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud POJK No.17/2020,
berdasarkan Pasal 13 ayat (2) POJK No. 17/2020, Perseroan hanya wajib mengungkapkan transaksi atas Rencana
Penggunaan Dana II pada laporan tahunan atau laporan keuangan tahunan Perseroan dikarenakan Rencana Penggunaan
Dana II untuk modal kerja merupakan transaksi untuk kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan
pendapatan usaha dan dijalankan oleh Perseroan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan.

Dalam hal Rencana Penggunaan Dana II merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud POJK No. 42/2020,
berdasarkan Pasal 8 ayat (2) dan Pasal 9 POJK No. 42/2020, Perseroan wajib memiliki prosedur hanya dilakukan pada awal
transaksi dan Perseroan hanya wajib mengungkapkan transaksi atas Rencana Penggunaan Dana II pada laporan tahunan
atau laporan keuangan tahunan Perseroan dikarenakan Rencana Penggunaan Dana II untuk modal kerja merupakan
transaksi untuk kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan oleh
Perseroan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan.

Dalam hal Rencana Penggunaan Dana II merupakan transaksi benturan kepentingan sebagaimana dimaksud POJK No.
42/2020, maka berdasarkan Pasal 11 ayat (1) POJK No. 42/2020, Perseroan wajib (i) menggunakan penilai untuk menentukan
nilai wajar dari objek transaksi afiliasi dan/atau kewajaran transaksi dimaksud; (ii) mengumumkan keterbukaan informasi
kepada masyarakat; (iii) menyampaikan keterbukaan informasi dan dokumen pendukungnya kepada OJK; dan (iv) terlebih
dahulu memperoleh persetujuan RUPS independen (seluruhnya disebut sebagai “Kewajiban Transaksi Benturan
Kepentingan”) serta dengan tetap memperhatikan apabila Rencana Penggunaan Dana II merupakan transaksi yang
dikecualikan dari pemenuhan sebagian atau seluruh dari Kewajiban Transaksi Benturan Kepentingan sebagaimana diatur
pada POJK No. 42/2020.

Berdasarkan Pasal 24 POJK No. 42/2020, dalam Rencana Penggunaan Dana II merupakan transaksi afiliasi sebagaimana
dimaksud POJK No. 42/2020 nilainya memenuhi kriteria transaksi material sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 17/2020,
Perseroan hanya wajib memenuhi ketentuan POJK No. 17/2020, lebih lanjut dalam Rencana Penggunaan Dana II merupakan
transaksi benturan kepentingan sebagaimana dimaksud POJK No. 42/2020 nilainya memenuhi kriteria transaksi material
sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 17/2020, Perseroan wajib memenuhi ketentuan POJK No. 42/2020 dan POJK No.
17/2020. Dalam hal Perseroan akan mengubah rencana penggunaan dana sebagaimana diungkapkan, Perseroan wajib
mengikuti ketentuan POJK No. 30/2015, antara lain, menyampaikan rencana dan alasan perubahan rencana penggunaan
dana kepada OJK dan memperoleh persetujuan RUPS terlebih dahulu.
Dalam hal terdapat dana hasil PMHMETD yang belum direalisasikan, maka sesuai dengan POJK No. 30/2015, Perseroan
akan menempatkan dana tersebut dalam instrumen keuangan yang aman dan likuid.

Untuk membayar biaya emisi, Perseroan akan menggunakan dana yang diperoleh dari PT Aero Wisata yang melaksanakan
HMETD sesuai dengan porsi kepemilikannya sebanyak sebanyak 91.850.900 (sembilan puluh satu juta delapan ratus lima
puluh ribu sembilan ratus) saham atau sekitar 100% (seratus persen) dari seluruh HMETD yang menjadi hak PT Aero Wisata
dengan nilai sebesar Rp4.225.141.400,- (empat miliar dua ratus dua puluh lima juta seratus empat puluh satu ribu empat
ratus Rupiah).




                                                          6
Page 7
Selanjutnya, PT Aero Wisata akan melaksanakan pemesanan HMETD tambahan sebanyak 220.105.600 (dua ratus dua
puluh juta seratus lima ribu enam ratus) saham HMETD tambahan atau sebesar Rp10.124.857.600,- (sepuluh miliar seratus
dua puluh empat juta delapan ratus lima puluh tujuh ribu enam ratus Rupiah). Dengan demikian, PT Aero Wisata akan
melaksanakan HMETD sesuai porsi kepemilikannya serta pemesanan HMETD tambahan dengan total HMETD sebanyak
311.956.500 saham dan oleh karenanya PT Aero Wisata akan mengalokasikan dana untuk pembelian HMETD yang akan
diambil tersebut sekurang-kurangnya sebesar Rp14.350.000.000,- (empat belas miliar tiga ratus lima puluh juta Rupiah).




     KETERANGAN MENGENAI TRANSAKSI DAN INFORMASI MENGENAI PENYETORAN SAHAM DALAM BENTUK
                                       LAIN SELAIN UANG

Latar Belakang Transaksi

Sebagai anak perusahaan GIAA yang bergerak di bidang perawatan dan perbaikan pesawat udara, sebagian besar aktivitas
pekerjaan yang dilakukan Perseroan menggunakan Aset GIAA, khususnya dalam aktivitas perawatan dan perbaikan armada
pesawat GIAA termasuk juga maskapai atau pelanggan lainnya dalam kegiatan operasional Perseroan.

Kegiatan usaha Perseroan berdasarkan Anggaran Dasar dan/atau KBLI adalah Reparasi Pesawat Terbang (KBLI No. 33153);
Industri Pesawat Terbang dan Perlengkapannya (KBLI No. 30300); Reparasi Motor Listrik, Generator dan Transformator
(KBLI No. 33141); Reparasi Alat Ukur, Alat Uji dan Peralatan Navigasi dan Pengontrol (KBLI No. 33131); Reparasi Mesin
Untuk Keperluan Umum (KBLI No. 33121); Perdagangan Besar Berbagai Macam Barang (KBLI No. 46900); Perdagangan
Besar Alat Transportasi Udara, Suku Cadang dan Perlengkapannya (KBLI No. 46594); Perdagangan Besar Suku Cadang
Elektronik (KBLI No. 46521); Perdagangan Besar Mesin, Peralatan dan Perlengkapan Lainnya (KBLI No. 46599);
Pergudangan dan Penyimpanan (KBLI No. 52101); Aktivitas Bounded Warehousing atau Wilayah Kawasan Berikat (KBLI No.
52103); Angkutan Multimoda (KBLI No. 52295); Aktivitas Kebandarudaraan (KBLI No. 52231); Jasa Pengurusan Transportasi
(JPT) (KBLI No. 52291); Jasa Penunjang Angkutan Udara (KBLI No. 52296); Aktivitas Konsultansi Transportasi (KBLI No.
70202); Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa (KBLI No. 72102); Jasa Inspeksi Periodik (KBLI No. 71203);
Jasa Kalibrasi/Metrologi (KBLI No. 71205); Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha Lainnya (KBLI No. 77309); dan Pendidikan Teknik Swasta (KBLI No. 85497), namun
kegiatan usaha yang telah benar-benar dijalankan saat ini adalah bergerak dalam bidang jasa perawatan, reparasi, dan
overhaul pesawat terbang, perdagangan besar alat transportasi udara dan perlengkapannya, aktivitas kebandarudaraan serta
penyewaan komponen pesawat udara, mesin pesawat udara, serta peralatan dan perlengkapan untuk menunjang pekerjaan
perawatan pesawat udara dan sewa guna usaha.

Dalam upaya untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha, Perseroan senantiasa melakukan perbaikan posisi ekuitas,
yang salah satu inisiatifnya adalah melalui perolehan aktiva tetap berupa bangunan hanggar dan fasilitas pendukungnya yang
akan dialihkan oleh GIAA kepada Perseroan. Pengalihan kepemilikan hanggar dan fasilitas pendukungnya tersebut dilakukan
dengan mekanisme penerbitan saham oleh Perseroan kepada GIAA, yang dapat dikategorikan sebagai penyertaan modal
secara non-tunai (inbreng). Dengan demikian, jumlah saham GIAA pada Perseroan akan bertambah.

Sehubungan dengan latar belakang tersebut, Perseroan berencana untuk:

1.       melakukan penerbitan Saham Baru seri B ; dan

2.       melakukan PMHMETD dimana dalam Rencana PMHMETD tersebut GIAA akan mengambilbagian dalam Rencana
         PMHMETD (sebagaimana didefinisikan di bawah) tersebut dengan melakukan penyetoran dalam bentuk non-tunai
         (inbreng) berupa Aset GIAA (sebagaimana didefinisikan di bawah) (“Rencana Inbreng”).


                                                            7
Page 8
Sehubungan dengan Aset Inbreng berada di atas tanah sewa yang dimiliki oleh AP dan masa sewa akan berakhir pada 31
Desember 2026, Perseroan memiliki keyakinan bahwa kontrak sewa lahan dapat diperpanjang oleh Perseroan dan AP
sebelum jangka waktu sewa berakhir, sebagaimana Perseroan telah menyampaikan permohonan penyesuaian masa kontrak
atas sewa lahan berdasarkan Surat Direktur Human Capital & Corporate Affairs PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia,
Tbk. Nomor: GMF/DC-2004/2024 tanggal 08 Januari 2024 perihal Permohonan Penyesuaian Masa Kontrak Sewa Lahan
GMF Cengkareng (“Surat Perseroan: Permohonan Penyesuaian Masa Kontrak”), dan dengan telah diterimanya balasan
dari AP berdasarkan Surat AP No. AP1.7525/X/2024/DC-B tanggal 17 Oktober 2024 perihal Tanggapan atas Permohonan
Penyesuaian Masa Kontrak Sewa Lahan GMF di Cengkareng (“Surat Tanggapan AP”).


Surat Tanggapan AP pada pokoknya menyatakan bahwa sehubungan dengan usulan penyesuaian masa kontrak sewa lahan
serta berakhirnya kerja sama penyediaan fasilitas Maintenance, Repair & Overhaul antara AP dan Perseroan di Bandara
Internasional Soekarno Hatta pada 31 Desember 2026, pada prinsipnya Perseroan dapat mengajukan permohonan
perpanjangan dimaksud paling lambat 90 (sembilan puluh) hari kalender sebelum 31 Desember 2026, dan dengan merujuk
kepada Surat Perseroan: Permohonan Penyesuaian Masa Kontrak, sebagaimana ditanggapi oleh Surat Tanggapan AP, AP
akan melakukan evaluasi internal atas usulan perpanjangan masa sewa tersebut, yang mencakup aspek:

a.       Perseroan tidak memiliki outstanding hutang atas kerja sama di lingkungan AP;

b.       Aspek komersial dan/atau kondisi keuangan Perseroan;

c.       Tingkat compliance GMF terhadap ketentuan dalam Perjanjian Sewa AP;

d.       Manfaat komersial yang lebih baik dibandingkan dengan kerja sama sebelumnya.

Atas aspek evaluasi sebagaimana disebutkan pada Surat Tanggapan AP, Perseroan memiliki keyakinan untuk dapat
memperpanjang Perjanjian Sewa AP, dengan pertimbangan dan dasar sebagai berikut:

a.       Perseroan tidak memiliki outstanding hutang atas kerja sama di lingkungan AP

         Terkait status outstanding Perseroan terhadap AP, Perseroan tidak memiliki outstanding yang telah jatuh tempo.
         Perseroan secara rutin telah membayar tagihan current sewa lahan kepada AP, sementara untuk tagihan yang
         sudah tercakup dalam Berita Acara Kesepakatan Penjadwalan Ulang (Reschedule) Hutang antara PT Angkasa
         Pura II (sebelum pelaksanaan merger AP) dan Perseroan nomor BAC.05.03/00/12/2023/7350 dan DF/BA-001/24
         tertanggal 20 Desember 2023 (“BA Kesepakatan”) sudah secara tepat waktu dibayarkan.

         Hal ini sejalan dengan penurunan nilai hutang yang terkonfirmasi oleh AP pada audit Laporan Keuangan per 30
         Juni 2024, dimana nilai hutang terkonfirmasi telah turun menjadi Rp 172.923.245.678. Untuk kedepannya Perseroan
         terus berkomitmen untuk melakukan pembayaran seluruh kewajiban kepada AP tepat waktu.

         Adapun rincian pembayaran selama 6 bulan terakhir ialah sebagai berikut:
          Bulan                   Nilai Pembayaran                      Keterangan
          April 2024               Rp 3.137.389.656     Pembayaran BA Kesepakatan
          Mei 2024*                Rp 22.543.284.390    Pembayaran BA Kesepakatan dan tagihan current
          Juni 2024                Rp 3.137.467.778     Pembayaran BA Kesepakatan
          Juli 2024                Rp 3.137.506.844     Pembayaran BA Kesepakatan
          Agustus 2024*            Rp 22.709.748.696    Pembayaran BA Kesepakatan dan tagihan current
          September 2024           Rp 3.137.584.985     Pembayaran BA Kesepakatan
         *) Tagihan atas transaksi current dikeluarkan oleh AP setiap 3 bulan.




b.       Aspek komersial dan/atau kondisi keuangan Perseroan;


                                                            8
Page 9
     Sejalan dengan peningkatan bisnis aviasi, kondisi keuangan Perseroan sudah semakin membaik dari tahun ke
     tahun. Pada tahun 2020, Perseroan mulai mencatatkan penurunan revenue dan profit dengan adanya pandemi
     COVID-19, namun dengan berbagai inisiatif perbaikan revenue dan biaya, berhasil mendorong peningkatan
     profitabilitas dan arus kas, sehingga kinerja finansial perseroan dapat meningkat dengan pendapatan tumbuh
     konsisten dan mencatat CAGR sebesar 13.7% dari tahun 2020 hingga 2023. Dimana Net Profit juga menunjukkan
     performa positif, menandakan keberhasilan Perseroan dalam beradaptasi dan pulih dari masa pandemi. Kinerja
     Perseroan diproyeksikan akan terus tumbuh hingga 2026 dan kedepannya.

                                   Aktual            Aktual             Aktual             Aktual
                                    2020              2021               2022               2023
          Revenue (USD)          253.841.435       210.593.315        238.703.891        373.206.984

         Net Profit (USD)       (328.760.804)      (127.351.803)       3.628.331         20.168.689


                                    Budget           Proyeksi 2025*      Proyeksi 2026*
                                     2024*
          Revenue (USD)           389.146.240         395.751.265          413.001.690

         Net Profit (USD)         17.373.324           19.781.899           22.732.956

     *) menggunakan proyeksi konservatif

     Rasio Keuangan

     Perbaikan kinerja keuangan Perseroan juga dapat dilihat dari indikator rasio keuangan sebagai berikut:


     Melihat prospek tahun 2024, perusahaan menargetkan untuk mempertahankan pertumbuhan pendapatan, begitu
     pula dengan profit. Hingga YTD Juni 2024, sesuai dengan hasil laporan keuangan audited, Perseroan berhasil
     mencatatkan pendapatan sebesar 216 MUSD dengan Net Profit Margin 6.12%. Dimana hal ini menggambarkan
     bahwa bisnis Perseroan tumbuh secara berkelanjutan, baik dari pendapatan dan net profit dari tahun ke tahun. Hal
     ini juga tercermin pada indikator-indikator keuangan diatas, dimana pertumbuhan kinerja Perseroan tumbuh dengan
     trend membaik.

     Dengan fondasi bisnis yang semakin kuat, strategi yang tepat sasaran, serta portofolio pelanggan yang terus
     berkembang, Perseroan berada pada posisi yang baik untuk terus tumbuh dan berkembang di masa mendatang.
     Prospek ke depan menunjukkan peluang yang didukung oleh kemampuan adaptasi dengan penguatan pada core
     business, diversifikasi bisnis yang solid, dan komitmen terhadap inovasi serta pelayanan berkualitas tinggi.

c.   Tingkat compliance Perseroan terhadap ketentuan dalam Perjanjian Sewa AP

     Perseroan senantiasa akan dan berkewajiban untuk memenuhi dan/atau mematuhi seluruh syarat dan ketentuan
     Perjanjian Sewa AP. Apabila terdapat hal - hal yang belum atau tidak dapat dipenuhi dan/atau dipatuhi, Perseroan,
     dengan itikad baik, akan melakukan komunikasi dengan AP mengenai hal tersebut dan, dengan upaya terbaik, akan
     memenuhi dan/atau mematuhi hal - hal tersebut sesuai hasil komunikasi dengan AP. Adapun kepatuhan
     (compliance) terhadap Perjanjian Sewa AP terbukti dengan sewa lahan yang telah dilakukan oleh Perseroan dan
     AP pada tahun-tahun sebelumnya serta diperpanjang setiap tahun.

d.   Manfaat komersial yang lebih baik dibandingkan dengan kerja sama sebelumnya

     Mengacu pada kesepakatan dengan AP, yang tertuang pada Perjanjian Sewa AP, bahwa terdapat 2 komponen
     pembayaran dari Perseroan yang dibayarkan kepada AP yang mencakup biaya sewa dan imbalan konsesi usaha.
     Dimana imbalan biaya konsesi usaha diperhitungkan berdasarkan persentase dari total pendapatan Perseroan.
     Seiring dengan pertumbuhan kinerja Perseroan, pendapatan AP sebagai pemilik lahan juga akan meningkat,
     mencerminkan sinergi yang saling menguntungkan antara kedua belah pihak. Dengan tumbuhnya dan


                                                        9
Page 10
         meningkatnya kinerja finansial Perseroan, AP akan turut menikmati peningkatan pendapatan dari Perseroan,
         khususnya melalui komponen imbalan konsesi usaha, yang secara langsung terkait dengan pertumbuhan
         pendapatan Perseroan.

         Prospek Perseroan kedepan diproyeksikan untuk tumbuh hingga 2026 ketika Perjanjian Sewa AP akan
         diperpanjang dan akan terus melanjutkan pertumbuhan dengan proyeksi peningkatan 5% setiap tahunnya.
         Pertumbuhan ini akan memberikan manfaat komersial yang lebih baik dibandingkan dengan kerjasama sebelumnya
         yaitu melalui peningkatan pendapatan imbalan konsesi usaha yang akan diterima AP dari Perseroan.




                    Actual   Actual   Actual   Budget    Actual                   Proyeksi

                                                         YTD
                                                         Juni
                     2021     2022    2023      2024     2024       2025       2026      2027    2028
         Revenue
                    210,59   238,70   373,21   389,15    216,48     395,75    413,00    439,68   471,83
         (MUSD)


Lebih lanjut, dalam rangka memastikan perpanjangan atas Sewa Lahan, Perseroan juga telah menyampaikan Surat No.
GMF/DT 2186/24 tertanggal 23 Oktober 2024 (“Surat GMFI No. 2186/2024”) yang pada intinya, Perseroan mengajukan
permohonan kepada AP untuk memberikan penegasan dukungan dan/atau pandangan atas aspek perpanjangan Perjanjian
Sewa AP, serta atas keberlanjutan (sustainability) Perseroan untuk tetap dapat menjalankan kegiatan usahanya di lokasi yang
saat ini digunakan oleh Perseroan, dalam hal ini adalah lahan sebagaimana dimaksud Perjanjian Sewa AP, sehubungan
aspek-aspek sebagai berikut:

a.       Aspek Komersial

1.       Kerjasama yang telah berjalan dalam jangka waktu yang lama, yakni sejak tahun 2002;

2.      Peran Perseroan sebagai perusahaan maintenance, repair dan overhaul (MRO) di dalam industri pariwisata dan
penerbangan serta kelancaran operasional dari maskapai yang beroperasi di Indonesia;

3.      Kontribusi Perseroan terhadap pendapatan AP melalui sewa lahan yang telah dilakukan Perseroan sampai saat ini
dengan AP;

4.       Rekam jejak Perseroan dalam mengerjakan proyek strategis pemerintah Republik Indonesia; dan

5.         Kegiatan usaha Perseroan yang berdampak pada pendapatan dari kegiatan take off dan landing customer MRO,
serta dari aspek peningkatan devisa atas pelanggan luar negeri.

b.       Aspek Keuangan

1.       Kondisi keuangan Perseroan berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik; dan

2.       Status kewajiban pembayaran Perseroan kepada API terkait biaya sewa lahan.

Atas permohonan penegasan berdasarkan Surat GMFI No. 2186/2024 tersebut, AP telah memberikan tanggapan dan
penegasan sebagaimana termuat pada Surat AP No. API.7619/X/2024/DC-B tertanggal 23 Oktober 2024 Perihal
Penyampaian Tanggapan Atas Permohonan Perpanjangan Kerja Sama PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk
(“Surat Tanggapan AP”), dimana AP memberikan pandangan bahwa:

a.       Kerjasama antara AP dan Perseroan telah berjalan dengan baik sejak tahun 2002 hingga saat ini;

b.        Perseroan sebagai perusahaan MRO, memiliki peran yang penting dalam mendukung program peningkatan
konektivitas udara dan mendorong pertumbuhan industri pariwisata yang telah dicanangkan oleh Pemerintah, sehingga


                                                            10
Page 11
mampu memberikan dampak positif terhadap kelancaran operasional penerbangan dan peningkatan trafik penumpang di
Bandar Udara di Indonesia;

c.       Perseroan adalah salah satu mitra strategis AP yang saat ini telah mengelola lahan seluas 97,2 hektar di Bandar
Udara Internasional Soekarno-Hatta dan memberikan kontribusi positif bagi pendapatan AP melalui pendapatan sewa lahan
dan konsesi;

d.         Kegiatan usaha yang dilakukan Perseroan turut serta memberikan dampak positif terhadap pendapatan perusahaan
melalui pendapatan jasa kebandarudaraan serta meningkatkan kontribusi penerimaan devisa bagi negara atas aktivitas take-
off & landing tanpa penumpang yang dilakukan oleh para customer Perseroan baik dari dalam maupun luar negeri;

e.       Perseroan melalui fasilitas hangar yang dikelolanya, telah melayani perawatan guna mendukung operasional dari
berbagai maskapai penerbangan serta pemerintah seperti Pesawat Kepresidenan, Kementerian Pertahanan, Pesawat Angkut
TNI, Pesawat Kepolisian dan sebagainya;

f.      Bahwa sampai saat ini tidak terdapat kewajiban pembayaran yang melewati jatuh tempo dan GMF harus menepati
komitmen untuk menjamin ketepatan dalam penyelesaian kewajiban current di lingkungan API.

Sehubungan dengan hal di atas, berdasarkan Surat Tanggapan AP, AP menyatakan bahwa AP selalu berkomitmen
mendukung perkembangan industri aviasi dengan senantiasa menjalin kerjasama yang baik dengan seluruh stakeholder dan
pada prinsipnya terhadap permohonan perpanjangan kerja sama sewa lahan dan penyediaan fasilitas Maintenance, Repair,
and Overhaul (MRO) antara AP dan Perseroan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta yang akan berakhir pada
tanggal 31 Desember 2026 dapat diperpanjang sepanjang memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku di lingkungan AP
dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Berdasarkan Perjanjian Sewa AP, tidak ada konsekuensi hukum sehubungan dengan kondisi bangunan, sarana pelengkap
serta mesin pelengkap bangunan berupa hanggar dan bangunan penunjang lainnya tersebut berdiri di atas tanah sewa.
Berdasarkan Syarat Umum Perjanjian Sewa, Perseroan dengan biaya dan tanggung jawabnya sendiri dapat melengkapi
objek Perjanjian Sewa AP dengan fasilitas usaha yang diperlukan sesuai dengan sifat usaha.

Manfaat Rencana Transaksi

Manfaat Rencana Transaksi terhadap Perseroan adalah sebagai berikut:
1.   Perseroan mengalami perbaikan kondisi ekuitas melalui peningkatan aset tetap dengan dilakukannya inbreng atas
     Aset GIAA.
2.   Perseroan akan lebih fleksibel dalam penggunaan, perbaikan, dan pengelolaan aset yang terkait dengan kegiatan
     usaha dan pendukungnya;
3.   Perseroan dapat melakukan optimalisasi aset yang mendukung pengembangan kegiatan usaha; dan
4.   adanya potensi penambahan dana dari penerbitan saham yang dapat digunakan untuk penambahan modal kerja
     (working capital). Selain itu adanya penghematan yang muncul dari pembayaran biaya kontribusi penggunaan Aset
     GIAA yang sebelumnya disewa oleh Perseroan.

Dengan diperolehnya aset inbreng, Perseroan akan memiliki fleksibilitas yang lebih baik dalam penggunaan, perbaikan, dan
pengelolaan aset terkait kegiatan usaha dan pendukungnya.
Perseroan sedang menjajaki beberapa program percepatan lead time perbaikan pesawat, termasuk namun tidak terbatas
pada perubahan layout hangar untuk mempercepat lead time pekerjaan, perbaikan aset untuk memenuhi aturan regulasi,
dan lainnya, yang berujung pada peningkatan efisiensi operasional dan kualitas layanan. Hal ini dapat mendukung kualitas
layanan kepada pelanggan serta memperkuat posisi Perseroan sebagai penyedia layanan MRO yang lengkap dan handal.
Selain itu Perseroan akan terus menjajaki program lainnya yang berpotensi untuk mendukung pengembangan usaha
ataupun memberikan dampak positif bagi Perseroan. Dengan beralihnya kepemilikan aset kepada Perseroan, Perseroan
dapat melakukan optimalisasi aset yang mendukung pengembangan kegiatan usaha salah satunya untuk mengembangkan
layanan sewa warehousing. Dengan ruang penyimpanan dan fasilitas yang terintegrasi, Perseroan dapat menawarkan
layanan warehousing untuk menyimpan suku cadang, peralatan, dan material pesawat milik pihak ketiga. Selain itu, model
consignment akan memungkinkan pelanggan menitipkan suku cadang mereka di fasilitas Perseroan, yang kemudian dapat
digunakan secara fleksibel sesuai kebutuhan operasional. Perseroan akan lebih fleksibel dalam penggunaan, perbaikan,
dan pengelolaan aset yang terkait dengan kegiatan usaha dan pendukungnya. Fleksibilitas ini tidak hanya memberikan
sumber pendapatan baru, tetapi juga berpotensi mengurangi biaya logistik bagi pelanggan dengan mengurangi waktu


                                                           11
Page 12
pengiriman suku cadang yang mendesak. Dengan pengembangan bisnis warehousing ini diproyeksikan dapat menghasilkan
pendapatan tambahan bagi Perseroan sekitar USD 150 ribu sampai USD 250 ribu per tahunnya.
Dalam konteks Rencana Transaksi ini, Perseroan telah memastikan bahwa pelaksanaan PMHMETD dilakukan dengan
prinsip keterbukaan informasi kepada seluruh pemegang saham, sehingga pemegang saham memiliki kesempatan yang
sama untuk ikut berpartisipasi.
Manfaat Rencana Transaksi terhadap GIAA adalah sebagai berikut:
1.     mendukung program perbaikan posisi ekuitas GIAA dan seluruh grup usaha GIAA;
2.     melakukan optimalisasi aset non produktif menjadi aset produktif; dan
       pengurangan biaya depresiasi yang harus ditanggung GIAA atas Aset GIAA.




Pertimbangan dan Tujuan Transaksi

Secara umum, Rencana Inbreng bertujuan untuk meningkatkan dan mengembangkan usaha untuk menunjang performa
kinerja yang baik. Dengan adanya transaksi tersebut, aset inbreng ini merupakan fasilitas utama dalam mendukung kegiatan
operasional, baik dalam aktivitas maintenance, repair, logistic, maupun aktivitas pendukung lainnya; Perseroan akan lebih
fleksibel dalam melakukan pengembangan atau modifikasi atas aset tersebut sesuai kebutuhan perkembangan usaha
Perseroan kedepannya; bentuk dukungan dari pemilik modal utama Perseroan untuk meningkatkan modal/ekuitas Perseroan;
dan meskipun masa sewa tanah lokasi aset inbreng tersebut hanya berlaku hingga tahun 2026, Perseroan telah melakukan
evaluasi menyeluruh atas opsi perpanjangan sewa tanah tersebut serta dampak potensial terhadap nilai aset dan operasional.

Obyek, Nilai dan Skema Rencana Transaksi

Objek Transaksi

Objek dari Rencana Inbreng adalah aset GIAA berupa bangunan, sarana pelengkap serta mesin pelengkap bangunan berupa
hanggar dan bangunan penunjang lainnya, antara lain:

  I.    bangunan hanggar I dan annex I (“Hanggar I”);

 II.    bangunan hanggar II dan annex II (“Hanggar II”);

III.    bangunan hanggar III dan annex III (“Hanggar III”); dan

IV.     fasilitas pendukung berupa bangunan-bangunan penunjang lainnya, sarana pelengkap seperti perkerasan driveway,
        pagar dan mesin pelengkap bangunan (“Fasilitas Pendukung”),


Seluruhnya berlokasi di Area Garuda Maintenance Facility (GMF) Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Kelurahan
Benda, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Hanggar I, Hanggar II, Hanggar III, dan Fasilitas Pendukung untuk kemudian secara bersama-sama disebut sebagai “Aset
GIAA”.

Aset GIAA berada di atas lahan milik PT Angkasa Pura II yang dimanfaatkan oleh Perseroan berdasarkan Head of Agreement
Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Fasilitas Komersial PT Angkasa Pura II No. PJJ.04.04/00/03/2024/0069 dan No.
GMF/PERJ./DC-3023/2024 tanggal 25 Maret 2024, antara Perseroan dan PT Angkasa Pura II (sekarang adalah PT Angkasa
Pura Indonesia (pasca merger) (“AP”) jo. Syarat Umum Perjanjian Sewa”) jo. Berita Acara Kesepakatan Perpanjangan
Kerjasama Pemanfaatan Fasilitas Komersial PT Angkasa Pura II No. BAC.15.04/00/11/2022/A.5469 tanggal 23 November
2022, sebagaimana telah diubah dengan Addendum Berita Acara Kesepakatan Kerjasama Pemanfaatan Fasilitas Komersial
PT Angkasa Pura II No. BAC.15.04/00/12/2023/7072 tanggal 22 Desember 2023




                                                            12
Page 13
Sehubungan dengan Aset GIAA, AP dan Pemerintah Kota Tangerang telah menandatangani Perjanjian Kerjasama dalam
Rangka Pengelolaan IMB Pembangunan di Kawasan Lingkungan Kerja Bandar Udara Soekarno-Hatta No.
640/380.A/DIS.BANG dan No. SPKS.03/KS.009/AP II-2000 tanggal 10 Februari 2000 (“Perjanjian Pengelolaan IMB”).
Berdasarkan Pasal 1 ayat (3) Perjanjian Pengelolaan IMB, bangunan-bangunan fasilitas penunjang bandar udara yang telah
ada sebelum ditandatanganinya Perjanjian Pengelolaan IMB dan telah mendapatkan persetujuan membangun dari instansi
yang berwenang (sesuai dengan daftar bangunan pada Perjanjian Pengelolaan IMB), tidak perlu mendapatkan IMB.
Sehubungan dengan ketentuan pengecualian tersebut, berdasarkan Lampiran Perjanjian Pengelolaan IMB, Aset GIAA
termasuk dalam fasilitas yang dikecualikan untuk mendapatkan IMB, sehingga GIAA dikecualikan untuk memiliki perizinan
atas Aset GIAA.

Nilai Transaksi

Penyetoran atas Aset GIAA ke dalam Perseroan yang akan dilakukan sehubungan dengan Rencana PMHMETD ini dilakukan
dengan mengacu pada Laporan Penilaian Aset oleh KJPP Fuadah, Rudi dan Rekan, dengan hasil penilaian sebesar Rp
418.289.300.000 (empat ratus delapan belas milliar dua ratus delapan puluh sembilan juta tiga ratus ribu Rupiah) atau setara
dengan USD 25.472.827 (dua puluh lima juta empat ratus tujuh puluh dua ribu delapan ratus dua puluh tujuh dollar amerika)
per tanggal 30 Juni 2024, serta menggunakan tanggal Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan untuk Periode yang Berakhir
pada tanggal 30 Juni 2024 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Rintis, Jumadi, Rianto dan Rekan.

Rencana Transaksi

Sehubungan dengan rencana Perseroan untuk melakukan PMHMETD sebagaimana diungkapkan, Perseroan bermaksud
untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya 10.205.662.889 (sepuluh miliar dua ratus lima juta enam ratus enam puluh dua ribu
delapan ratus delapan puluh sembilan) Saham Baru seri B dengan nilai nominal sebesar Rp25 (dua puluh lima Rupiah) per
saham atau mewakili sebanyak-banyaknya 36,15% (tiga puluh enam koma satu lima persen) dari modal ditempatkan dan
disetor penuh Perseroan (“Saham Baru seri B”) (selanjutnya disebut sebagai “Rencana PMHMETD”). Jumlah maksimal
saham ini merupakan perkiraan dan penetapannya akan diatur sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Saham Baru tersebut memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan seluruh saham lama Perseroan yang
telah ditempatkan dan disetor penuh, termasuk hak atas dividen.

Dampak Keuangan Perseroan akibat dari Rencana Transaksi

Perseroan memperkirakan bahwa Rencana PMHMETD kepada pemegang saham Perseroan akan memberikan dampak
positif terhadap kondisi keuangan Perseroan, yaitu antara lain optimalisasi pengelolaan aset yang dapat berdampak positif
pada kegiatan operasional Perseroan, perbaikan ekuitas Perseroan, pengembangan bisnis Perseroan dan pada akhirnya
PMHMETD tersebut secara keseluruhan akan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham Perseroan.


                                         IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup yang telah
diaudit pada tanggal 30 Juni 2024 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan laporan arus
kas konsolidasian Grup untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 (dengan laporan posisi keuangan
konsolidasian Grup pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian dan arus kas konsolidasian untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan untuk tahun-
tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 disajikan sebagai komparatif), beserta catatan atas laporan
keuangan konsolidasian tersebut. Informasi keuangan konsolidasian untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2023 tidak diaudit dan tidak direviu.


Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk periode-periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30
Juni 2024 dan 2023 dan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, telah
disusun dan disajikan oleh Manajemen Grup sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Laporan keuangan
konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan pada tanggal


                                                            13
Page 14
dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto
& Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa
modifikasian dengan paragraf yang menjelaskan tentang ketidakpastian material yang terkait dengan kelangsungan usaha
Perseroan dalam laporannya yang diterbitkan kembali No. 00553/2.1457/AU.1/10/0225-3/1/X/2024 tertanggal 14 Oktober
2024 yang ditandatangani oleh Ade Setiawan Elimin, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP 0225). Laporan keuangan
konsolidasian yang telah diaudit tersebut tidak dicantumkan dalam Prospektus ini namun disertakan dalam informasi Grup ke
Bursa Efek Indonesia dan dapat diakses melalui www.idx.co.id.


Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

                                                                                                  (Dinyatakan dalam Dolar AS)
                                            30 Juni                                       31 Desember
              Uraian
                                             2024                            2023                            2022
 ASET
 Aset Lancar
 Kas dan setara kas                                    14.647.634                    21.051.033                       5.103.013
 Kas dan setara kas yang                                  154.312                       358.975                         351.784
 dibatasi penggunaannya
 Investasi Jangka Pendek                                  58.840                        58.840                                  -
 Piutang Usaha
     -Pihak Berelasi                                 37.564.475                      46.302.407                      24.549.797
    -Pihak Ketiga                              10.260.176                            10.694.831                      13.550.285
 Piutang lain-lain                                      279.292                               -                         189.549
    -Pihak Ketiga
 Aset Kontrak
    -Pihak Berelasi                                  33.423.193                      39.738.525                      49.252.149
    -Pihak Ketiga                                 21.710.338                         10.966.104                      11.055.490
 Persediaan                                          63.495.315                      74.018.579                      56.518.433
 Uang Muka dan Beban Dibayar                         38.119.733                      40.704.250                      34.598.310
 Dimuka
 Pajak lain-lain dibayar dimuka                         2.722.004                     2.722.004                       5.796.487

 Jumlah Aset Lancar                                   222.435.312                   246.615.548                     200.965.297

 Aset Tidak Lancar
 Piutang usaha pihak berelasi                          14.495.083                    15.049.694                       2.317.043
 Piutang lain-lain pihak berelasi                       2.979.994                     3.163.691                               -
 Uang muka dan beban dibayar                              933.967                       413.668                         692.400
 dimuka
 Aset Tetap                                           126.343.701                   131.755.518                     135.236.551
 Aset Hak Guna                                         33.548.322                    34.732.996                      39.299.445
 Pajak Dibayar Dimuka
 -Pajak penghasilan badan                               5.867.819                     5.043.171                       5.237.716
 -Pajak lain-lain                                       8.912.308                     5.815.021                               -
 Aset Pajak Tangguhan                                   7.386.554                     7.417.592                       6.887.569
 Aset tidak lancar lain-lain                               14.108                        14.204                          22.689

 Jumlah Aset Tidak Lancar                             200.481.856                   203.405.555                     189.693.413
 Jumlah Aset                                          422.917.168                   450.021.103                     390.658.710


 LIABILITAS DAN EKUITAS
 Liabilitas Jangka Pendek

 Utang Usaha
   -Pihak Berelasi                                      6.182.611                    10.391.617                      10.349.689
   -Pihak Ketiga                                       64.230.875                    67.128.735                      88.742.068


                                                             14
Page 15
                                       30 Juni                                      31 Desember
              Uraian
                                        2024                          2023                               2022
 Utang pajak                                       7.211.237                    6.489.143                         1.882.230
 Akrual                                           61.493.708                   55.408.500                        64.014.727
 Utang lain-lain                                   4.462.626                    6.143.838                         6.371.130
 Liabilitas Kontrak
    -Pihak berelasi                               64.391.900                   89.556.217                        30.912.936
    -Pihak ketiga                                 19.053.930                   21.438.368                         8.393.792
 Pinjaman Jangka Pendek                              958.449                      194.603                        16.490.706
 Pinjaman, bagian lancar                          14.624.271                    9.913.139                         7.843.550
 Liabilitas sewa, bagian lancar                   12.360.797                    9.778.332                        11.125.566
 Liabilitas imbalan kerja jangka                   3.641.223                    3.274.853                         2.704.588
 pendek

 Jumlah Liabilitas Jangka                        258.611.627                 279.717.345                        248.830.982
 Pendek

 Liabilitas Jangka Panjang
 Utang Usaha
    -Pihak berelasi                                8.015.841                   9.755.745                                  -
    -Pihak ketiga                                 11.029.290                  14.340.693                         19.409.349
 Pinjaman                                        381.514.747                 390.562.375                        391.120.982
 Liabilitas sewa                                  38.577.180                  42.353.284                         40.256.079
 Liabilitas imbalan kerja jangka                  23.298.190                  24.453.563                         22.062.638
    panjang
 Jumlah Liabilitas Jangka                        462.435.248                 481.465.660                        472.849.048
    Panjang
 Jumlah Liabilitas                               721.046.875                 761.183.005                        721.680.030

 EKUITAS
 Ekuitas yang Diatribusikan
 kepada Pemilik Entitas Induk:
 Modal Saham – modal dasar                       219.015.655                 219.015.655                        219.015.655
 100.000.000.000 saham;
 ditempatkan dan disetor penuh
 28.233.511.500 saham dengan
 nilai nominal Rp 100 per saham
 Tambahan Modal Disetor                            62.417.236                  62.417.236                         62.417.236
 Rugi komprehensif lain                          (16.569.080)                (16.353.693)                       (16.118.527)
 Saldo laba/(akumulasi kerugian)
 -Dicadangkan                                    7.492.540                    7.492.540                          7.492,540
 -Belum dicadangkan                          (570.591.642)                (583.893.153)                      (604.169.616)
 Ekuitas yang dapat diatribusikan            (298.235.291)                (311.321.415)                      (331.362.712)
    kepada pemilik entitas induk
 Kepentingan nonpengendali                         105.584                      159.513                            341.392
 Jumlah Ekuitas                              (298.129.707)                (311.161.902)                      (331.021.320)
 Jumlah Liabilitas & Ekuitas                   422.917.168                  450.021.103                        390.658.710




Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lainnya Konsolidasian
                                                    30 Juni                                       31 Desember
                  Uraian
                                            2024                 2023                       2023               2022
 PENDAPATAN                                   216.478.455       166.905.872                  373.206.984      238.703.893


 Beban Usaha:
   Beban Pegawai                                 (59.745.288)   (50.412.846)            (101.486.732)           (95.233.650)



                                                         15
Page 16
                                                    30 Juni                         31 Desember
                 Uraian
                                            2024               2023          2023                  2022
  Beban Material                              (50.189.816)    (52.689.473)    (97.791.734)        (58.065.592)
  Beban Subkontrak                            (61.828.647)    (28.135.971)   (105.611.422)        (46.579.381)
  Beban Penyusutan                             (9.512.158)    (10.265.798)    (20.372.753)        (23.270.926)
  Beban Operasional                            (9.205.326)    (10.464.433)    (22.284.253)        (20.951.343)
  (Beban)/Penghasilan Operasi lainnya,         (3.788.033)       (666.377)       2.041.310          30.264.218
  bersih

Penghasilan dari restrukturisasi utang                  -                -      6.876.476                   -
(Kerugian)/Keuntungan dari                      (445.278)                -      6.711.538           5.084.206
  restrukturisasi pembayaran
Penghasilan Keuangan                               197.013          86.552         238.867             141.760
Beban Keuangan                                (11.747.105)    (10.690.050)    (23.619.058)        (22.087.788)
Penghasilan/(Beban) lain lain, bersih            3.069.403       1.562.469       1.820.801         (2.502.092)

Laba Sebelum Pajak Penghasilan                 13.283.220       5.229.945      19.730.024           5.503.305



Manfaat/(Beban) Pajak Penghasilan                 (26.804)     (3.187.021)        438.665          (1.874.974)

Laba periode/tahun berjalan                    13.256.416       2.042.924      20.168.689           3.628.331




(RUGI)/PENGHASILAN
  KOMPREHENSIF LAIN:

Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi
  ke laba rugi:
Keuntungan/(kerugian) revaluasi aset                      -              -        614.713             (61.491)
  tetap
Pengukuran kembali imbalan pascakerja           (161.621)       1.018.461      (1.001.046)           4.946.373
Pajak Penghasilan Terkait                          35.557       (224.061)           84.993         (1.074.674)
Pos yang akan direklasiikfasi ke labarugi
Selisih kurs karena penjabaran laporan            (89.323)         39.663          66.174             (91.586)
keuangan
(Rugi)/ penghasilan komprehensif lain           (215.387)         834.063       (235.166)           3.718.622
tahun berjalan, setelah pajak



JUMLAH PENGHASILAN                             13.041.029       2.876.987      19.933.523           7.346.953
  KOMPREHENSIF PERIODE/ TAHUN
  BERJALAN

LABA YANG DIATRIBUSIKAN
  KEPADA:
  Pemilik Entitas Induk                        13.301.511       2.027.011      20.276.463           3.571.764
  Kepentingan Nonpengendali                       (45.095)         15.913       (107.774)              56.567
                                               13.256.416       2.042.924      20.168.689           3.628.331


JUMLAH PENGHASILAN
KOMPREHENSIF YANG
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
  Pemilik Entitas Induk                        13.086.124       2.861.074      20.041.297           7.290.386
  Kepentingan Nonpengendali                       (45.095)         15.913       (107.774)              56.567
                                               13.041.029       2.876.987      19.933.523           7.346.953



                                                     16
Page 17
                                                    30 Juni                               31 Desember
                Uraian
                                           2024                  2023              2023                    2022

 LABA BERSIH PER SAHAM :                           0.0005             0.0001               0.0007                0.0001
 Dasar dan dilusian


                                                       30 Juni                             31 Desember
                  Uraian
                                            2024                  2023             2023                   2022
 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
 Penerimaan Kas dari Pelanggan               192.640.943           192.628.643      420.776.424            290.616.012
 Pembayaran kas kepada Pemasok dan         (128.064.708)         (133.188.094)    (284.067.644)          (176.545.316)
   lainnya
 Pembayaran kepada karyawan                 (53.858.397)          (43.975.506)     (92.669.186)           (96.020.602)
 Kas yang diperoleh dari operasi              10.717.838            15.465.043       44.039.594             18.050.094
 Pembayaran beban keuangan                   (7.377.880)           (7.589.726)     (15.141.970)           (15.768.110)
 Pengembalian pajak                                    -                     -        1.977.067              6.366.218
 Pembayaran pajak penghasilan badan            (824.648)           (1.910.114)        (193.489)            (1.045.057)

 Arus Kas Bersih yang diperoleh               2.515.310             5.965.203       30.681.202              7.603.145
 dari Aktivitas Operasi


 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
 Penempatan kas dan setara kas yang               204.663                10.798           (7.191)            (327.267)
 dibatasi penggunaannya
 Penerimaan pendapatan keuangan                  197.013                75.986          269.641                129.023
 Pembelian aset tetap                        (1.580.532)             (412.776)        (901.486)            (2.902.737)
 Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk        (1.178.856)             (325.992)        (639.036)            (3.100.981)
   Aktivitas Investasi




 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
 Penerimaan dari pinjaman jangka pendek        2.518.264                     -                -                190.706
 Pembayaran pinjaman jangka pendek           (1.746.045)             (333.734)                -            (2.400.000)
 Pembayaran pinjaman jangka panjang          (5.734.775)           (4.003.270)      (8.332.558)            (4.399.426)
 Pembayaran pokok liabilitas sewa            (2.029.889)           (2.297.101)      (5.885.565)            (5.607.191)
 Arus Kas Bersih yang digunakan untuk        (6.992.445)           (6.634.105)     (14.218.123)           (12.215.911)
   Aktivitas Pendanaan
 KENAIKAN/(PENURUNAN) BERSIH KAS             (5.655.991)             (994.894)      15.824.043             (7.713.747)
   DAN SETARA KAS
 KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL                21.051.033             5.103.013        5.103.013             13.767.313
   TAHUN
 Pengaruh perubahan kurs mata uang asing      (747.408)               342.195          123.977              (950.553)
 KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN              14.647.634             4.450.314       21.051.033              5.103.013




Laporan Arus Kas Konsolidasian


                                                       30 Juni                             31 Desember
                  Uraian
                                            2024                  2023             2023                   2022
 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI



                                                     17
Page 18
                                                      30 Juni                                 31 Desember
                  Uraian
                                             2024                      2023             2023                2022
 Penerimaan Kas dari Pelanggan               192.640.943               192.628.643      420.776.424         290.616.012
 Pembayaran kas kepada Pemasok dan         (128.064.708)             (133.188.094)    (284.067.644)       (176.545.316)
   lainnya
 Pembayaran kepada karyawan                 (53.858.397)              (43.975.506)     (92.669.186)        (96.020.602)
 Kas yang diperoleh dari operasi              10.717.838                15.465.043       44.039.594          18.050.094
 Pembayaran beban keuangan                   (7.377.880)               (7.589.726)     (15.141.970)        (15.768.110)
 Pengembalian pajak                                    -                         -        1.977.067           6.366.218
 Pembayaran pajak penghasilan badan            (824.648)               (1.910.114)        (193.489)         (1.045.057)

 Arus Kas Bersih yang diperoleh               2.515.310                 5.965.203       30.681.202            7.603.145
 dari Aktivitas Operasi


 ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
 Penempatan kas dan setara kas yang             204.663                    10.798           (7.191)           (327.267)
 dibatasi penggunaannya
 Penerimaan pendapatan keuangan                  197.013                    75.986         269.641               129.023
 Pembelian aset tetap                        (1.580.532)                 (412.776)       (901.486)           (2.902.737)
 Arus Kas Bersih yang Digunakan untuk        (1.178.856)                 (325.992)       (639.036)           (3.100.981)
   Aktivitas Investasi




 ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
 Penerimaan dari pinjaman jangka pendek        2.518.264                         -                -             190.706
 Pembayaran pinjaman jangka pendek           (1.746.045)                 (333.734)                -         (2.400.000)
 Pembayaran pinjaman jangka panjang          (5.734.775)               (4.003.270)      (8.332.558)         (4.399.426)
 Pembayaran pokok liabilitas sewa            (2.029.889)               (2.297.101)      (5.885.565)         (5.607.191)
 Arus Kas Bersih yang digunakan untuk        (6.992.445)               (6.634.105)     (14.218.123)        (12.215.911)
   Aktivitas Pendanaan
 KENAIKAN/(PENURUNAN) BERSIH KAS             (5.655.991)                 (994.894)      15.824.043           (7.713.747)
   DAN SETARA KAS
 KAS DAN SETARA KAS PADA AWAL                21.051.033                 5.103.013        5.103.013           13.767.313
   TAHUN
 Pengaruh perubahan kurs mata uang asing      (747.408)                   342.195          123.977            (950.553)
 KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN              14.647.634                 4.450.314       21.051.033            5.103.013




Rasio Keuangan Penting

                                                           30 Juni                             31 Desember
                       Uraian
                                               2024                     2023            2023                 2022

  I.   Liquidity
       Cash Ratio (%)                                5,66                     1,69            7,53                2,05
       Current Ratio (%)                            86,01                    92,58           88,17               80,76
       Quick Ratio (%)                              61,46                    69,23           61,70               58,05

 II.   Profitability
       Net Profit Margin (%)                          6,12                     1,22            5,40                1,52
       EBITDA Margin (%)                            15,87                    15,64           17,01               21,25
       Return on Asset (ROA) (%)                      3,13                     0,49            4,48                0,93
       Return on Equity (ROE) (%)                   (4,45)                   (0,62)          (6,48)              (1.10)
       Return on Investment (ROI) (%)                 8,17                     6,24          14,16               13,02

III.   Leverage


                                                   18
Page 19
       Debt to Equity (DER)                                 (2,42)              (2,28)              (2,45)             (2,18)
       Debt to Total Asset (DAR)                              1,70                1,78                1,69               1,85
       Equity to Asset Ratio                                (0,70)              (0,78)              (0,69)             (0,85)
       Liability to Asset Ratio                               1,70                1,78                1,69               1,85
       Gearing Ratio                                          1,89                1,33                1,17               1,13
       Debt Service Coverage Ratio                            1,43                1,76                2,74               1,02
       (DSCR) (x)
       Interest Service Coverage Ratio                        1,89                1,33                1,17               1,13
       (ISCR) (x)
       Interest Bearing Debt to EBITDA                       11,56              15,76                 6,31               8,19

IV.    Efficiency
       Collection Period (excl. Tagbrut)                        44                 45                   46                 67
       Collection Period (incl. Tagbrut)                        88                111                   99                147
       Inventory Turnover                                      247                202                  240                361
       Total Asset Turnover (%)                              12,40              10,30                22,20              15,14

 V.    Growth
       Sales Growth (%)                                      29,70              74,22                56,35              13,35
       Cost of Sales Growth (%)
                                                             (4,74)            134,05               68,42             (51,10)
       Net Profit Growth (%)                               548,89              118,64              455,87             102,85
       Total Asset Growth (%)                               (6,02)               7,45               15,20              (1,70)
       Total Liability Growth (%)                           (5,27)               3,64                5,47              (1,92)
       Total Equity Growth %)                                 4,19               0,85                6,00                2,17



Rasio Keuangan yang Dipersyaratkan di Perjanjian Kredit dan/atau Kewajiban Lain Serta Pemenuhannya

                     Keterangan                      Rasio per 30 Juni 2024                  Perjanjian Kredit
  Current Ratio                                               0,86                                Min 1x
  Debt Equity Ratio                                         (2,42)                               Max 2,5x
  Debt Service Coverage Ratio                                 1,43                                Min 1x
  EBITDA-to-Interest Coverage Ratio                           2,92                                Min 1x
  Interest Coverage Ratio                                     1,89                               Min 1,5x
  Debt to Total Asset Ratio                                   1,70                               Max 2,5x
  Gearing Ratio                                               1,89                               Max 2,5x
  Total Interest Bearing Debt To Total Equity                -1,33                                Max 2x
  Interest Service Coverage Ratio                             1,89                                Min 1x
  EBITDA/Beban Pajak                                       1.281,36                               Min 2x



                             RINGKASAN ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Analisis dan pembahasan oleh manajemen atas kondisi keuangan serta hasil operasional Grup dalam Prospektus harus
dibaca bersama-sama dengan ikhtisar data keuangan penting dan laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit beserta
catatan-catatan atas laporan keuangan konsolidasian tersebut.
Ikhtisar data keuangan penting yang disajikan dibawah ini diambil dari laporan posisi keuangan konsolidasian Grup yang telah
diaudit pada tanggal 30 Juni 2024, 31 Desember 2023 dan 2022 serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian dan arus kas konsolidasian untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 serta untuk
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, beserta catatan atas laporan keuangan konsolidasian
tersebut. Informasi keuangan konsolidasian untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 tidak diaudit
dan tidak direviu.


Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk periode-periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30
Juni 2024 dan 2023 dan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, telah
disusun dan disajikan oleh Manajemen Grup sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Laporan keuangan
konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan pada tanggal



                                                            19
Page 20
dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto
& Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa
modifikasian dengan paragraf yang menjelaskan tentang ketidakpastian material yang terkait dengan kelangsungan usaha
Perseroan dalam laporannya yang diterbitkan kembali No. 00553/2.1457/AU.1/10/0225-3/1/X/2024 tertanggal 14 Oktober
2024 yang ditandatangani oleh Ade Setiawan Elimin, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP 0225). Laporan keuangan
konsolidasian yang telah diaudit tersebut tidak dicantumkan dalam Prospektus ini namun disertakan dalam informasi Grup ke
Bursa Efek Indonesia dan dapat diakses melalui www.idx.co.id.



1.   ANALISIS KEUANGAN
A.   Analisis Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain

Periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2023

Pendapatan
Pendapatan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 meningkat sebesar USD 49.572.583 atau sebesar 30% menjadi USD
216.478.455 dari USD 166.905.872 pada tanggal 30 Juni 2023. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh aktivitas
pekerjaan reaktivasi pesawat Garuda dan Citilink yang masih berlangsung.

Kenaikan pendapatan Perseroan pada periode yang sama disebabkan kenaikan pendapatan dengan basis Power-by-the-
hour (PBTH) dengan customer group yaitu Garuda dan Citilik, dimana revenue ini variable terhadap flight hours dan kenaikan
rate per flight hour yang significant ditahun 2024. Selain itu perseroan juga meningkat dari sisi project-based atau TMB,
dimana tingginya load dari bisnis airframe dan component. Dari sisi kapasitas belum ada penambahan yang significant diarea
Perseroan, namun pada tahun 2024 Perseroan mendapatkan project perbaikan Helicpoter Bell 412 Kemenhan, dimana
pekerjaan dilakukan diluar area Perseroan.

Beban usaha
Beban usaha Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 meningkat sebesar USD 41.634.370 atau sebesar 27% menjadi USD
194.269.268 dari USD 152.634.898 pada tanggal 30 Juni 2023. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh aktivitas
pekerjaan reaktivasi pesawat Garuda dan Cilitink.

Beban Pegawai
Beban pegawai Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 meningkat sebesar USD 9.332.442 atau sebesar 19% menjadi USD
59.745.288 dari USD 50.412.846 pada tanggal 30 Juni 2023. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh peningkatan
tarif gaji pegawai 30 Juni 2024 dibandingkan 30 Juni 2023.




Beban Material
Beban material Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 menurun sebesar USD 2.499.657 atau sebesar 5% menjadi USD
50.189.816 dari USD 52.689.473 pada tanggal 30 Juni 2023. Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh pemakaian
material atas pekerjaan proyek reaktivasi lebih besar pada tahun 2023.


Beban Subkontrak
Beban subkontrak Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 meningkat sebesar USD 33.692.676 atau sebesar 120% menjadi
USD 61.828.647 dari USD 28.135.971 pada tanggal 30 Juni 2023. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh
pekerjaan proyek reaktivasi pesawat Garuda dan Citilink.




                                                           20
Page 21
Beban Penyusutan
Beban penyusutan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 menurun sebesar USD 753.640 atau sebesar 7% menjadi USD
9.512.158 dari USD 10.265.798 pada tanggal 30 Juni 2023. Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh banyaknya aset
yang sudah tersusutkan penuh pada tahun sebelumnya dan rendahnya akuisisi aset pada tahun berjalan.


Beban Operasional
Beban operasional Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 menurun sebesar USD 1.259.107 atau sebesar 12% menjadi USD
9.205.326 dari USD 10.464.433 pada tanggal 30 Juni 2023. Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh pemeliharaan
Kantor dan Gedung lebih besar tahun 2023.


(Beban)/Pendapatan Operasi lainnya, Bersih
(Beban)/Pendapatan Operasi lainnya, Bersih Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 meningkat sebesar USD 3.121.656 atau
sebesar 468% menjadi USD 3.788.033 dari USD 666.377 pada tanggal 30 Juni 2023. Peningkatan tersebut utamanya
disebabkan oleh provisi dan pemulihan persediaan dan piutang usaha.


(Kerugian)/Keuntungan dari Restrukturisasi Utang
(Kerugian)/Keuntungan dari Restrukturisasi Utang Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 meningkat sebesar USD 445.278
atau sebesar 100% menjadi USD 445.278 dari tanggal 30 Juni 2023. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh
restrukturisasi hutang vendor dan restrukturisasi jangka waktu pembayaran pinjaman bank.


Penghasilan Keuangan
Penghasilan keuangan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 meningkat sebesar USD 110.461 atau sebesar 128% menjadi
USD 197.013 dari USD 86.552 pada tanggal 30 Juni 2023. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh pendapatan
bunga dari giro Bank.


Beban Keuangan
Beban Keuangan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 meningkat sebesar USD 1.057.055 atau sebesar 10% menjadi USD
11.747.105 dari USD 10.690.050 pada tanggal 30 Juni 2023. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh peningkatan
beban bunga pinjaman ke bank pada tahun berjalan.


Penghasilan/(Beban) Lain-lain Bersih
Beban Lain-lain Bersih Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 mengalami kenaikan sebesar USD 1.506.934 atau sebesar
96% menjadi USD 3.069.403 dari USD 1.562.469 pada tanggal 30 Juni 2023. Peningkatan tersebut disebabkan oleh
keuntungan atas selisih kurs tahun berjalan.


Laba periode berjalan
Laba periode berjalan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 meningkat sebesar USD 11.213.492 atau sebesar 549%
menjadi USD 13.256.416 dari USD 2.042.924 pada tanggal 30 Juni 2023. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh
aktivitas pekerjaan reaktivasi pesawat Garuda dan Citilink.




                                                        21
Page 22
(Rugi)/Penghasilan Komprehensif Lain
(Rugi)/Penghasilan Komprehensif Lain Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 mengalami penurunan sebesar USD 1.049.450
atau sebesar 126% menjadi minus USD 215.387 dari USD 834.063 pada tanggal 30 Juni 2023. Penurunan tersebut
utamanya disebabkan oleh perhitungan oleh aktuaris atas imbalan kerja per periode 30 Juni 2024.


Jumlah Penghasilan Komprehensif Periode Berjalan
Jumlah Penghasilan Komprehensif Periode Berjalan Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 meningkat sebesar USD
10.164.042 atau sebesar 353% menjadi USD 13.041.029 dari USD 2.876.987 pada tanggal 30 Juni 2023. Peningkatan
tersebut utamanya disebabkan oleh aktivitas pekerjaan reaktivasi pesawat Garuda dan Citilink yang masih berlangsung dan
kenaikan atas Pendapatan dengan basis PBTH dengan pelanggan GA Group




Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022
Pendapatan
Pendapatan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar USD134.503.091 atau sebesar 56% menjadi
USD373.206.984 dari USD238.703.893 pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh
aktivitas pekerjaan reaktivasi pesawat Garuda dan Citilink.


Beban usaha
Beban usaha Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar USD131.668.910 atau sebesar 62% menjadi
USD345.505.584 dari USD213.836.674 pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh
pekerjaan proyek reaktivasi pesawat Garuda dan Citilink.


Beban Pegawai
Beban pegawai Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar USD 6.253.082 atau sebesar 7% menjadi
USD 101.486.732 dari USD 95.233.650 pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh
kenaikan gaji pokok dan tunjangan pada tahun berjalan serta dampak dari implementasi PMK 66.


Beban Material
Beban material Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar USD 39.726.142 atau sebesar 68% menjadi
USD 97.791.734 dari USD 58.065.592 pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh
terutama bersumber dari pekerjaan proyek reaktivasi pesawat Garuda dan Citilink.


Beban Subkontrak
Beban subkontrak Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar USD 59.032.041 atau sebesar 127%
menjadi USD 105.611.422 dari USD 46.579.381 pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut utamanya
disebabkan oleh terutama bersumber dari pekerjaan proyek reaktivasi pesawat Garuda dan Citilink.


Beban Penyusutan
Beban penyusutan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 menurun sebesar USD 2.898.173 atau sebesar 12% menjadi
USD20.372.753 dari USD 23.270.926 pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh
banyaknya aset yang sudah tersusutkan penuh pada tahun sebelumnya dan rendahnya akuisisi aset pada tahun berjalan.




                                                          22
Page 23
Beban Operasional
Beban operasional Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar USD 1.332.910 atau sebesar 6% menjadi
USD 22.284.253 dari USD 20.951.343 pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh
pemeliharaan Kantor dan Gedung lebih besar tahun 2023.


(Beban)/Pendapatan Operasi lainnya, Bersih
(Beban)/Pendapatan Operasi lainnya, Bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 menurun sebesar USD 28.222.908
atau sebesar 93% menjadi USD 2.041.310 dari USD 30.264.218 pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut
utamanya disebabkan oleh provisi dan pemulihan persediaan dan piutang usaha bank lebih besar tahun 2022.


Penghasilan dari Restrukturisasi Utang
Penghasilan dari Restrukturisasi Utang Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar USD 6.876.476 atau
sebesar 100% menjadi USD 6.876.476. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh adanya restrukturisasi hutang
vendor.


(Kerugian)/Keuntungan dari Restrukturisasi Utang
(Kerugian)/Keuntungan dari Restrukturisasi Utang Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar USD
1.627.332 atau sebesar 32% menjadi USD 6.711.538 dari USD 5.084.206 pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan
tersebut utamanya disebabkan oleh adanya restrukturisasi hutang vendor dan restrukturisasi jangka waktu pembayaran
pinjaman bank.


Penghasilan Keuangan
Penghasilan keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar USD 97.107 atau sebesar 69%
menjadi USD 238.867 dari USD 141.760 pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh
pendapatan bunga dari giro Bank.


Beban Keuangan
Beban Keuangan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar USD 1.531.270 atau sebesar 7% menjadi
USD 23.619.058 dari USD 22.087.788 pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh
peningkatan beban bunga pinjaman ke bank pada tahun berjalan.


Penghasilan/(Beban) Lain-lain Bersih
Penghasilan/(Beban) Lain-lain Bersih Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 mengalami peningkatan sebesar USD
4.322.893 atau sebesar 173% menjadi USD 1.820.801 dari minus USD 2.502.092 pada tanggal 31 Desember 2022.
Peningkatan tersebut disebabkan oleh keuntungan atas selisih kurs tahun berjalan.


Laba tahun berjalan
Laba tahun berjalan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar USD16.540.358 atau sebesar 456%
menjadi USD20.168.689 dari USD3.628.331 pada tanggal 31 Desember 2022. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan
oleh karena aktivitas produksi yang utamanya berasal dari pekerjaan reaktivasi pesawat Garuda dan Citilink, serta usaha
restrukturisasi utang kepada vendor dan kepada bank.


(Rugi)/Penghasilan Komprehensif Lain
(Rugi)/Penghasilan Komprehensif Lain Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 menurun sebesar USD3.953.788 atau
sebesar 106% menjadi minus USD235.166 dari USD3.718.622 pada tanggal 31 Desember 2022. Penurunan tersebut
utamanya disebabkan oleh perhitungan appraisal atas revaluasi aset tetap.




                                                          23
Page 24
Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan
Jumlah Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan Perseroan pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar
USD12.586.570 atau sebesar 171% menjadi USD19.933.523 dari USD7.346.953 pada tanggal 31 Desember 2022.
Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh adanya keuntungan dari restrukturisasi utang dan pembayaran



B.   Pertumbuhan Aset, Liabilitas dan Ekuitas Analisis Laporan Posisi Keuangan

Periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2023

Aset
Jumlah Aset Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 menurun sebesar USD 27.103.935 atau sebesar 6% menjadi
USD422.917.168 dari USD450.021.103 pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh
pembayaran pada kas dan setara kas atas aktivitas reaktivasi pesawat Garuda dan Citilink.

Aset Lancar
Jumlah Aset Lancar Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 menurun sebesar USD 24.180.236 atau sebesar 10% menjadi
USD 222.435.312 dari USD 246.615.548 pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh
kebutuhan operasional atas pemakaian suku cadang dan penyisihan kerugian penurunan nilai persediaan.

Aset Tidak Lancar
Jumlah Aset Tidak Lancar Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 menurun sebesar USD2.923.699 atau sebesar 1% menjadi
USD 200.481.856 dari USD 203.405.555 pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh
adanya penambahan depresiasi tahun berjalan.

Liabilitas
Jumlah Liabilitas Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 menurun sebesar USD40.136.130 atau sebesar 5% menjadi USD
721.046.875 dari USD 761.183.005 pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan tersebut utamanya disebabkan oleh
pembayaran utang usaha kepada pemasok.

Liabilitas Jangka Pendek
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 menurun sebesar USD 21.105.718 atau sebesar 8%
menjadi USD 258.611.627 dari USD 279.717.345 pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan tersebut utamanya
disebabkan oleh pembayaran utang usaha kepada pemasok.

Liabilitas Jangka Panjang
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 menurun sebesar USD 19.030.412 atau sebesar 4%
menjadi USD 462.435.248 dari USD 481.465.660 pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan tersebut utamanya
disebabkan oleh reklasifikasi ke pinjaman jangka pendek.

Ekuitas
Jumlah Ekuitas Perseroan pada tanggal 30 Juni 2024 menurun sebesar USD 13.032.195 atau sebesar 4% menjadi USD
298.129.707 dari USD 311.161.902 pada tanggal 31 Desember 2023. Penurunan/Peningkatan tersebut utamanya disebabkan
oleh laba tahun berjalan atas kinerja positif perseroan.

C.   Analisis Laporan Arus Kas

Periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dibandingkan dengan Periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2023

Arus Kas Bersih yang diperoleh dari Aktivitas Operasi


                                                        24
Page 25
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada 30 Juni 2024 adalah sebesar USD 2.515.310, mengalami penurunan
sebesar USD 3,449.893 atau 58% dibanding periode berakhir pada 30 Juni 2023 sebesar USD 5.965.203. Hal tersebut terjadi
karena adanya pembayaran kepada pemasok dan pembayaran kewajiban kepegawaian lebih besar dari pada penerimaan
kas dari pelanggan.

Arus Kas bersih yang digunakan untuk Aktivitas Investasi
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi pada 30 Juni 2024 adalah sebesar USD 1.178.856, mengalami
peningkatan sebesar USD 852.864 atau 262% dibanding periode berakhir pada 30 Juni 2023 sebesar minus USD 325.992.
Hal tersebut terjadi karena terdapat kenaikan penambahan uang muka investasi.

Arus Kas bersih yang digunakan untuk Aktivitas Pendanaan
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada 30 Juni 2024 adalah sebesar USD 6.992.445, mengalami
kenaikan sebesar USD 358.340 atau 5% dibanding periode berakhir pada 30 Juni 2023 yaitu sebesar USD 6.634.105. Hal
tersebut terjadi karena adanya pembayaran pinjaman pokok jangka panjang.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan periode yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2022

Arus Kas bersih yang diperoleh dari Aktivitas Operasi
Kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi pada 31 Desember 2023 adalah sebesar USD 30.681.202, mengalami
peningkatan sebesar USD 23.078.057 atau 304% dibanding tahun berakhir pada 31 Desember 2022 sebesar USD 7.603.145.
Hal tersebut terjadi karena pendanaan dimuka untuk aktivitas reaktivasi pesawat Garuda dan Citilink.

Arus Kas bersih yang digunakan untuk Aktivitas Investasi
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi pada 31 Desember 2023 adalah sebesar USD 639.036, mengalami
penurunan sebesar USD 2.461.945 atau 79% dibanding tahun berakhir pada 31 Desember 2022 sebesar minus
USD3.100.981. Hal tersebut terjadi karena menurunnya realisasi investasi pada aset tetap Perseroan.

Arus Kas bersih yang digunakan untuk Aktivitas Pendanaan
Kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan pada 31 Desember 2023 adalah sebesar USD 14.218.123, mengalami
peningkatan sebesar USD2.002.212 atau 16% dibanding tahun berakhir pada 31 Desember 2022 yaitu sebesar
USD12.215.911. Hal tersebut terjadi karena realisasi pembayaran pokok atas pinjaman jangka panjang.


                   KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN


Sampai dengan tanggal efektifnya Pernyataan Pendaftaran, manajemen berkeyakinan bahwa tidak ada kejadian dan
transaksi penting yang telah terjadi setelah tanggal Laporan Auditor Independen tanggal 14 Oktober 2024 yang dapat
berdampak material terhadap posisi keuangan dan hasil usaha Grup.

Laporan keuangan konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk periode-periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30
Juni 2024 dan 2023 dan pada tanggal dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, telah
disusun dan disajikan oleh Manajemen Grup sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia. Laporan keuangan
konsolidasian Grup pada tanggal dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2024 dan pada tanggal
dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 telah diaudit oleh KAP Rintis, Jumadi, Rianto
& Rekan (firma anggota jaringan global PwC) sesuai dengan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, dengan opini tanpa
modifikasian dengan paragraf yang menjelaskan tentang ketidakpastian material yang terkait dengan kelangsungan usaha
Perseroan dalam laporannya yang diterbitkan kembali No. 00553/2.1457/AU.1/10/0225-3/1/X/2024 tertanggal 14 Oktober
2024 yang ditandatangani oleh Ade Setiawan Elimin, CPA (Registrasi Akuntan Publik No. AP 0225). Laporan keuangan
konsolidasian yang telah diaudit tersebut tidak dicantumkan dalam Prospektus namun disertakan dalam informasi Grup ke
Bursa Efek Indonesia dan dapat diakses melalui www.idx.co.id.




                                                          25
Page 26
                                         TATA CARA PEMESANAN SAHAM

Perseroan telah menunjuk PT Datindo Entrycom sebagai Pelaksana Pengelolaan Administrasi Saham dan sebagai Agen
Pelaksana dalam rangka PMHMETD ini, sesuai dengan Perjanjian Pengelolaan Administrasi Saham.
Berikut ini adalah persyaratan dan tata cara pemesanan pembelian Saham Baru seri B sehubungan dengan PMHMETD
Perseroan:

1.   Pemesan yang Berhak
Para Pemegang saham yang namanya tercatat dalam DPS Perseroan pada tanggal 24 Desember 2024 pukul 16.15, berhak
untuk mengajukan pembelian Saham Baru seri B dalam rangka PMHMETD ini dengan ketentuan bahwa setiap pemegang
1.000.000.000 (satu miliar) Saham Lama akan memperoleh 361.473.382 (tiga ratus enam puluh satu juta empat ratus tujuh
puluh tiga ribu tiga ratus delapan puluh dua) HMETD dimana setiap 1 (satu) HMETD berhak untuk membeli 1 (satu) Saham
Baru seri B dengan Harga Pelaksanaan Rp46 (empat puluh enam Rupiah) setiap saham yang harus dibayar penuh pada saat
mengajukan pemesanan pembelian Saham Baru seri B.
Apabila terdapat pecahan atas HMETD maka akan diadakan pembulatan ke bawah dan pecahan tersebut menjadi milik
Perseroan dan harus dijual oleh Perseroan serta hasil penjualannya dimasukkan ke rekening Perseroan.
Pemesan yang berhak membeli Saham Baru seri B adalah pemegang HMETD yang sah, yaitu Pemegang saham yang
HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/ pemegang HMETD terakhir yang namanya tercantum di dalam SBHMETD atau dalam
kolom Endorsemen pada SBHMETD atau daftar pemegang HMETD yang dikeluarkan oleh KSEI. Pemesan dapat terdiri dari
perorangan dan/ atau Lembaga/ Badan Hukum Indonesia/ Asing sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pasar Modal.
Untuk memperlancar serta terpenuhinya jadwal pendaftaran pemegang saham yang berhak, maka para pemegang saham
yang memegang saham Perseroan dalam bentuk warkat yang akan menggunakan haknya untuk memperoleh HMETD dan
belum melakukan pencatatan peralihan kepemilikan sahamnya disarankan untuk mendaftarkan Surat Kolektif Sahamnya
untuk diregistrasi, yaitu sebelum batas akhir pencatatan dalam DPS yaitu tanggal 24 Desember 2024.

2.   Distribusi HMETD
Bagi Pemegang saham yang Berhak yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan
didistribusikan secara elektronik ke dalam Rekening Efek di KSEI selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal
Pencatatan pada DPS Perseroan yang berhak atas HMETD, yaitu tanggal 27 Desember 2024. Prospektus dan FPPS
Tambahan diunduh pada website Perseroan yaitu www.gmf-aeroasia.co.id.
Bagi Pemegang saham yang Berhak yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan
akan menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang saham yang Berhak. Para Pemegang saham yang Berhak dapat
memperoleh SBHMETD dengan mengajukan permohonan melalui email BAE: datindo.gmfiput@gmail.com dengan
menyampaikan informasi dan melampirkan:
- Scan Kartu Tanda Penduduk (KTP)/Passpor/copy identitas diri lainnya yang masih berlaku (bagi Pemegang saham
   perorangan) dan scan copy anggaran dasar (bagi Pemegang saham badan hukum/lembaga).
- Scan copy surat kuasa (jika dikuasakan) bermeterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilengkapi scan Kartu Tanda
   Penduduk (KTP)/Passpor/copy identitas diri lainnya yang masih berlaku baik untuk pemberi kuasa maupun penerima
   kuasa
- Jumlah kepemilikan saham Perseroan
SBHMETD akan didistribusikan secara elektronik melalui balasan dari email Pemegang saham selambat-lambatnya 1 (satu)
Hari Kerja setelah BAE menerima email pemberitahuan akan partisipasi Pemegang saham tersebut di atas.




                                                          26
Page 27
3.   Pendaftaran Pelaksanaan HMETD
     A. Prosedur Pelaksanaan HMETD yang berada dalam Penitipan Kolektif
         1.   Pemegang HMETD memberikan instruksi pelaksanaan HMETD kepada Anggota Bursa atau Bank Kustodian
              dan membayar Harga Pelaksanaan HMETD dengan memasukkannya ke dalam rekening yang khusus
              ditunjuk oleh KSEI;
         2.   Pada Hari Bursa yang sama dengan saat disampaikannya instruksi pelaksanaan HMETD oleh Anggota Bursa
              atau Bank Kustodian kepada KSEI, maka:
               a.   KSEI akan mendebet HMETD dan uang Harga Pelaksanaan HMETD dari masing-masing sub rekening
                    pemegang HMETD yang memberikan instruksi pelaksanaan HMETD ke dalam rekening KSEI dengan
                    menggunakan fasilitas C-BEST;
               b.   Segera setelah uang Harga Pelaksanaan HMETD diterima di dalam rekening bank yang ditunjuk oleh
                    KSEI, KSEI akan melakukan pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD dari rekening bank
                    yang ditunjuk oleh KSEI tersebut ke rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan pada Hari Bursa
                    berikutnya.

         3.   1 (satu) Hari Bursa setelah KSEI menerima instruksi pelaksanaan HMETD, KSEI akan menyampaikan kepada
              BAE, dokumen sebagai berikut:
         a.   Daftar rincian instruksi pelaksanaan HMETD yang diterima KSEI, berikut rincian data pemegang HMETD
              (nomor identitas, nama, alamat, status kewarganegaraan dan domisili) pemegang HMETD yang melakukan
              pelaksanaan HMETD;
         b.   Surat atau bukti pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD yang dilakukan oleh KSEI, dari rekening
              bank yang ditunjuk KSEI ke dalam rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan;
         c.   Instruksi untuk mendapatkan sejumlah Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening
              khusus yang telah disediakan oleh KSEI.
         4.   Segera setelah BAE menerima dokumen-dokumen dari KSEI sebagaimana dimaksud dalam butir A.3 di atas,
              BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung dari instruksi pelaksanaan HMETD, bukti
              pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD kedalam rekening bank khusus berdasarkan data pada
              rekening bank khusus, serta instruksi untuk mendepositkan sejumlah Saham Baru seri B hasil pelaksanaan
              HMETD.
         5.   Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI dan
              uang Harga Pelaksanaan HMETD telah diterima dengan baik (in good funds) di rekening bank khusus, BAE
              akan menerbitkan/mendepositkan sejumlah Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD ke dalam rekening
              khusus yang telah disiapkan KSEI, dan KSEI akan langsung mendistribusikan Saham Baru seri B hasil
              pelaksanaan HMETD dengan menggunakan fasilitas C-BEST. Selanjutnya, setelah melakukan
              pendistribusian Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD tersebut maka KSEI akan memberikan laporan
              hasil distribusi Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD tersebut kepada Perseroan dan BAE.


     B. Prosedur Pelaksanaan HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif
         1. Pendaftaran pelaksanaan HMETD dilakukan di kantor pusat BAE.
         2. Pemegang HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif KSEI yang akan melakukan pelaksanaan HMETD
            harus membayar Harga Pelaksanaan HMETD ke dalam rekening bank khusus Perseroan dan mengajukan serta
            menyerahkan dokumen sebagai berikut kepada BAE Perseroan:
            a. Scan copy SBHMETD yang telah ditandatangani dan diisi lengkap;
            b. Scan copy bukti pembayaran Harga Pelaksanaan HMETD;
            c. Scan copy identitas yang masih berlaku dari pemegang HMETD (perorangan) yang akan melakukan
                pelaksanaan HMETD (Kartu Tanda Penduduk (“KTP”)/paspor/Kartu Izin Tinggal Terbatas (“KITAS”);
                atau scan copy anggaran dasar dan lampiran susunan terakhir anggota Direksi/pengurus dari pemegang
                HMETD (lembaga/badan hukum) yang akan melakukan pelaksanaan HMETD;
            d. Scan copy surat kuasa, jika pelaksanaan HMETD dilakukan oleh pemegang HMETD melalui kuasanya
                dan dilampirkan scan copy identitas yang masih berlaku dari pemberi dan penerima kuasa
                (KTP/paspor/KITAS);
            e. Scan copy formulir penyetoran Efek yang diterbitkan KSEI yang telah diisi dan ditandatangani dengan
                lengkap.
         3. BAE akan melakukan pemeriksaan terhadap dokumen pendukung untuk pelaksanaan HMETD sebagaimana
            dimaksud dalam butir B.2 di atas.



                                                        27
Page 28
         4. Selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima oleh BAE dan uang
            Harga Pelaksanaan HMETD telah diterima dengan baik (in good funds) ke dalam rekening bank yang ditunjuk
            oleh Perseroan, BAE akan menerbitkan sejumlah Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD dan
            mendistribusikan Saham Baru seri B hasil pelaksanaan HMETD tersebut ke dalam sub rekening pemegang
            saham di Penitipan Kolektif KSEI atau menerbitkan surat kolektif saham bagi pemegang saham yang
            menghendaki sahamnya diterbitkan dalam bentuk warkat.

4.   Pemesanan Pembelian Tambahan Saham
Pemegang saham yang HMETD-nya tidak dijual atau pembeli/pemegang HMETD yang terakhir yang namanya tercantum
dalam SBHMETD atau pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI yang telah melaksanakan HMETD-nya dapat
memesan Saham Tambahan melebihi hak yang dimilikinya dengan cara mengisi kolom pemesanan pembelian Saham
Tambahan dan/atau FPPST yang dapat diunduh dalam website Perseroan yaitu www.gmf-aeroasia.co.id atau melalui email
kepada BAE: datindo.gmfiput@gmail.com dan menyerahkan kepada BAE paling lambat hari terakhir periode pelaksanaan
HMETD yakni tanggal 8 Januari 2025.
Pemegang HMETD dalam Penitipan Kolektif KSEI harus mengajukan permohonan melalui email kepada BAE:
datindo.gmfiput@gmail.com dengan menyerahkan dokumen sebagai berikut:
a. Scan copy FPPST yang telah diisi lengkap dan benar;
b. Scan copy surat kuasa yang sah bermeterai Rp10.000 (sepuluh ribu Rupiah) dilampirkan scan copy KTP/Paspor/KITAS
    dari pemberi dan penerima kuasa;
c. Scan copy instruksi pelaksanaan (exercise) yang telah berhasil (settled) dilakukan melalui C-Best yang sesuai atas nama
    pemegang HMETD tersebut;
d. Scan copy formulir penyetoran Efek yang dikeluarkan KSEI yang telah diisi lengkap untuk pendistribusian Saham Hasil
    Penjatahan oleh BAE;
e. Scan copy bukti pembayaran dengan transfer/pemindahbukuan/giro/cek/tunai ke rekening Perseroan dari bank tempat
    menyetorkan pembayaran.
Pembayaran atas pemesanan tambahan tersebut dapat dilaksanakan dan harus telah diterima pada rekening bank Perseroan
selambat-lambatnya pada tanggal 10 Januari 2025 dalam keadaan dana telah diterima dengan baik (in good funds).
Pemesanan yang tidak memenuhi petunjuk sesuai dengan ketentuan pemesanan dapat mengakibatkan penolakan
pemesanan.

5.   Penjatahan Pemesanan Tambahan
Penjatahan atas pemesanan Saham Tambahan akan dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2025 dengan ketentuan sebagai
berikut:
a. Perseroan wajib mengadakan alokasi saham yang tidak dipesan pada harga pemesanan yang sama kepada semua
    Pemegang saham yang menyatakan berminat untuk membeli tambahan saham pada periode pelaksanaan HMETD
    dimaksud;
b. Dalam hal jumlah permintaan atas saham yang tidak dipesan sebagaimana dimaksud pada poin (a) melebihi saham yang
    tersedia, saham tersebut akan dijatahkan secara proporsional berdasarkan atas jumlah HMETD yang telah dilaksanakan
    oleh masing-masing Pemegang saham yang meminta penambahan saham berdasarkan harga pemesanan;
c. Penjatahan ditetapkan dalam 1 (satu) Hari Kerja setelah berakhirnya pembayaran pesanan tambahan saham;
d. Perseroan wajib menunjuk Akuntan untuk melakukan pemeriksaan khusus mengenai pelaksanaan HMETD; dan
e. Perseroan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajiban dari pelaksanaan
    penjatahan saham dalam PMHMETD ini sesuai dengan POJK No. 32/2015 dan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12
    paling lambat 30 (tiga puluh) hari sejak Tanggal Penjatahan berakhir.


6.   Persyaratan Pembayaran bagi para Pemegang HMETD
     1. Persyaratan Pembayaran HMETD yang berada dalam Penitipan Kolektif
     Pemegang HMETD harus menyediakan dana pelaksanaan HMETD pada saat mengajukan permohonan pelaksanaan
     melalui Anggota Bursa dan/atau Bank Kustodian yang ditunjuk sebagai pengelola efeknya. Kecukupan HMETD dan
     pembayaran atas pelaksanaan HMETD harus telah tersedia di dalam rekening efek pemegang HMETD yang melakukan
     pelaksanaan.
     Pada Hari Bursa yang sama dengan saat disampaikannya instruksi pelaksanaan HMETD oleh Anggota Bursa atau
     Bank Kustodian kepada KSEI, maka:



                                                           28
Page 29
     a. KSEI akan mendebet HMETD dari masing-masing sub rekening pemegang HMETD yang memberikan instruksi
        pelaksanaan HMETD ke dalam rekening KSEI dengan menggunakan fasilitas C-BEST;
     b. Segera setelah uang Harga Pelaksanaan HMETD diterima di dalam rekening bank yang ditunjuk oleh KSEI, KSEI
        akan melakukan pemindahbukuan uang Harga Pelaksanaan HMETD dari rekening bank yang ditunjuk oleh KSEI
        tersebut ke rekening bank yang ditunjuk oleh Perseroan pada Hari Bursa berikutnya.
     2. Persyaratan Pembayaran HMETD yang berada di luar Penitipan Kolektif
     Pembayaran pemesanan pembelian saham dalam rangka PMHMETD yang permohonan pemesanannya diajukan
     langsung kepada BAE harus dibayar penuh dan dana telah diterima dengan baik (in good funds) dalam mata uang
     Rupiah, pada saat pengajuan pemesanan secara tunai, cek, bilyet, giro atau pemindahbukuan atau transfer dengan
     mencantumkan Nama Pemesan, Nomor SBHMETD atau Nomor FPPST dan pembayaran dilakukan ke rekening
     Perseroan pada:
                                   PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk
                                         No. Rekening: 1144-01-000356-30-3
                                             Bank Bank Rakyat Indonesia
                                  Cabang: BRI Kantor Cabang Bandara Soekarno Hatta

     Semua cek dan wesel bank akan segera dicairkan setelah diterima. Bilamana pada saat pencairan, cek atau wesel
     bank ditolak oleh pihak bank, maka pemesanan pembelian saham yang bersangkutan otomatis menjadi batal. Bila
     pembayaran dilakukan dengan cek atau pemindahbukuan atau bilyet/giro, maka tanggal pembayaran dihitung
     berdasarkan tanggal penerimaan cek/pemindahbukuan/giro yang dananya telah diterima dengan baik (in good funds)
     di rekening Perseroan tersebut di atas.
     Untuk pemesanan pembelian Saham Tambahan, pembayaran dilakukan pada hari pemesanan yang mana pembayaran
     tersebut harus sudah diterima dengan baik (in good funds) di rekening Perseroan tersebut di atas paling lambat tanggal
     10 Januari 2025.
     Segala biaya yang mungkin timbul dalam rangka pembelian saham PMHMETD ini menjadi beban pemesan.
     Pemesanan saham yang tidak memenuhi persyaratan pembayaran akan dibatalkan.

7.   Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Saham
Untuk pemesanan dengan SBHMETD, Perseroan melalui BAE yang ditunjuk Perseroan menerima pengajuan pemesanan
pembelian saham akan menyerahkan email bukti tanda terima Pemesanan saham yang telah dicap dan ditandatangani yang
merupakan bukti pada saat mengambil pengembalian uang untuk pemesanan yang tidak dipenuhi. Bagi pemegang HMETD
dalam Penitipan Kolektif KSEI akan mendapatkan konfirmasi atas permohonan pelaksanaan HMETD dari C-BEST melalui
Pemegang Rekening.

8.   Pembatalan Pemesanan Pembelian
Perseroan berhak untuk membatalkan pemesanan Saham Baru seri B, baik sebagian atau secara keseluruhan, dengan
memperhatikan persyaratan yang berlaku. Pemberitahuan pembatalan pemesanan Saham Baru seri B akan diumumkan
bersamaan dengan pengumuman penjatahan atas pemesanan Saham Baru seri B.
Hal-hal yang dapat menyebabkan dibatalkannya pemesanan Saham Baru seri B antara lain:
a. Pengisian SBHMETD atau FPPS Tambahan tidak sesuai dengan petunjuk/syarat-syarat pemesanan Saham Baru seri
     B yang tercantum dalam SBHMETD dan Prospektus.
b. Tidak terpenuhinya persyaratan pembayaran.
c. Tidak terpenuhinya persyaratan kelengkapan dokumen permohonan.
Dalam hal terdapat pihak-pihak yang walaupun tidak diperbolehkan untuk melaksanakan HMETD karena pelaksanaan
HMETD ke saham dilarang oleh hukum yang berlaku tetapi tetap melakukan pemesanan Saham Baru seri B dan melakukan
pembayaran uang pemesanan, maka Perseroan berhak untuk memperlakukan HMETD tersebut atau dokumentasi HMETD
lain yang disampaikan tersebut dalam pemesanan Saham Baru seri B tidak sah dan mengembalikan seluruh uang pemesanan
yang telah dibayarkan tersebut dalam mata uang Rupiah dengan mentransfer ke rekening bank atas nama pemesan.
Pengembalian uang oleh Perseroan akan dilakukan selambat-lambatnya 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan.
Pengembalian uang yang dilakukan sampai dengan tanggal tersebut tidak akan disertai bunga.




                                                           29
Page 30
9.   Pengembalian Uang Pemesanan
Dalam hal tidak terpenuhinya sebagian atau seluruh pemesanan saham yang lebih besar dari pada haknya atau dalam hal
terjadi pembatalan pemesanan saham, maka pengembalian uang oleh Perseroan akan dilakukan selambat-lambatnya 2 (dua)
Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan yaitu pada tanggal 15 Januari 2025. Pengembalian uang yang dilakukan Perseroan
sampai dengan tanggal 15 Januari 2025 tidak akan disertai bunga.
Apabila terjadi keterlambatan pengembalian uang, jumlah yang akan dikembalikan akan disertai bunga sebesar 1% per tahun,
yang diperhitungkan sejak hari ke 3 setelah Tanggal Penjatahan sampai dengan tanggal dimana uang tersebut dikembalikan.
Apabila keterlambatan tersebut disebabkan oleh pemesan yang tidak mengambil pengembalian sesuai dengan waktu yang
ditentukan, kesalahan dari sistem pada bank yang bersangkutan atau hal-hal lain yang bukan disebabkan oleh kesalahan
Perseroan, maka Perseroan tidak membayar bunga atas keterlambatan tersebut.
Pengembalian uang pemesanan dilakukan dalam mata uang Rupiah dengan pemindahbukuan ke rekening atas nama
pemesan. Perseroan akan memindahkan uang tersebut langsung ke dalam rekening atas nama pemesan sehingga pemesan
tidak dikenakan biaya pemindahbukuan.

10. Penyerahan Saham Hasil Pelaksanaan HMETD dan Pengkreditan ke Rekening Efek
Saham hasil pelaksanaan HMETD bagi pemesan yang melaksanakan HMETD sesuai dengan haknya melalui KSEI akan
dikreditkan pada rekening efek dalam 2 (dua) Hari Kerja setelah permohonan pelaksanaan HMETD diterima dari KSEI dan
dana pembayaran telah diterima dengan baik di rekening Perseroan.
Saham hasil pelaksanaan HMETD dalam bentuk warkat yang melaksanakan HMETD sesuai haknya akan mendapatkan
saham dalam bentuk elektronik dan BAE akan mendepositkan kedalam Penitipan Kolektif KSEI selambat-lambatnya 2 (dua)
Hari Kerja setelah permohonan diterima oleh BAE dan dana pembayaran telah diterima dengan baik oleh Perseroan.
Adapun saham hasil penjatahan atas pemesanan Saham Tambahan akan didistribusikan dalam bentuk elektronik dalam
Penitipan Kolektif KSEI selambat-selambatnya 2 (dua) Hari Bursa setelah Tanggal Penjatahan. Saham Baru seri B hasil
pelaksanaan HMETD akan didistribusikan mulai tanggal 3 Januari 2025, sedangkan saham hasil penjatahan akan
didistribusikan tanggal 13 Januari 2025.

11. Alokasi Sisa Saham yang Tidak Diambil oleh Pemegang HMETD
Jika saham yang ditawarkan dalam PMHMETD tersebut tidak seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD, maka sisa saham
akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang melakukan pemesanan melebihi haknya, dan alokasi dilakukan
secara proporsional atas HMETD yang telah dilaksanakan oleh para pemegang HMETD.




                                                          30
Page 31
      PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN SERTIFIKAT BUKTI HAK MEMESAN EFEK TERLEBIH DAHULU

Perseroan telah mengumumkan informasi penting serta Prospektus berkaitan dengan PMHMETD ini melalui website
Perseroan dan website Bursa Efek Indonesia www.idx.co.id Perseroan tidak menyediakan Prospektus dalam bentuk cetakan.

a.   Bagi Pemegang Saham yang sahamnya berada dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, HMETD akan didistribusikan
     secara elektronik melalui Rekening Efek Anggota Bursa atau Bank Kustodian masing-masing di KSEI selambat-
     lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Pencatatan pada DPS PMHMETD, yaitu tanggal 27 Desember 2024.
     Prospektus dan petunjuk pelaksanaan dapat di download di website Perseroan dan di www.idx.co.id.

b.   Bagi Pemegang Saham yang sahamnya tidak dimasukkan dalam sistem Penitipan Kolektif di KSEI, Perseroan akan
     menerbitkan SBHMETD atas nama Pemegang Saham dan dapat mengirimkan permohonan kepada BAE untuk
     menerima SBHMETD, FPPS Tambahan dan formulir lainnya melalui surat elektronik mulai tanggal 27 Desember 2024
     dengan melampirkan scan copy kartu tanda pengenal yang sah (KTP/Paspor/KITAS).

                                                 PT Datindo Entrycom
                                    Jl. Hayam Wuruk No. 28 lantai 2 Jakarta 10120
                                          Telp. 021 – 3508077 ext. 218 & 104
                                             datindo.gmfiput@gmail.com

Apabila Pemegang Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada penutupan perdagangan saham
Perseroan di Bursa Efek Indonesia tanggal 24 Desember 2024 belum menghubungi BAE untuk memperoleh SBHMETD,
maka seluruh risiko kerugian bukan menjadi tanggung jawab PT Datindo Entrycom ataupun Perseroan, melainkan merupakan
tanggung jawab para Pemegang saham yang bersangkutan.



                                          INFORMASI TAMBAHAN PMHMETD

Para pihak yang menginginkan penjelasan mengenai PMHMETD ini atau menginginkan tambahan informasi sehubungan
dengan PMHMETD ini dapat menghubungi Perseroan pada hari Senin – Jumat pukul 08.00 – 17.00 WIB:

                                      PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk

                                                Lantai 2, Lobby Selatan Hangar 4
                                         PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk
                                           Area Perkantoran Bandara Soekarno Hatta
                                     Kelurahan Pajang, Kecamatan Benda, Kota Tangerang
                                                  PO. Box 1303, BUSH 19130
                                                   Telepon : +62 21 550 8717
                                                  Faksimili : +62 21 559 10461
                        Email: corporate.secretary@gmf-aeroasia.co.id Website: www.gmf-aeroasia.co.id




                                                             31

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.63 MB
Published16 Dec 2024
Pages31
Characters133,803
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 30 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Garuda Indonesia (Persero) Tbk p.1 ×9
linked org PT Aero Wisata p.1 ×21
linked person Pudjo Sarwoko p.3 ×5
linked person Andi Fahrurrozi p.3 ×5
linked person Irvan Pribadi p.3 ×5
linked org PT Angkasa Pura II p.8 ×8
linked org Angkasa Pura p.12
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1
possible org Bursa Efek Indonesia p.1 ×8
possible org pemerintah Republik Indonesia p.10
possible org Bank Rakyat Indonesia p.29
unresolved org PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA p.1
unresolved person Shanti Indah Lestari · Notaris p.2 ×3
unresolved org GMF Aero Asia Tbk p.3 ×2
unresolved org PT Datindo Entrycom p.3 ×4
unresolved org Indonesia (Persero) Tbk p.4 ×2
unresolved org Kementerian Pertahanan p.11
unresolved org PT Angkasa Pura II No. PJJ. p.12
unresolved org PT Angkasa Pura Indonesia p.12
unresolved org PT Angkasa Pura II No. BAC. p.12 ×2
unresolved org Pemerintah Kota Tangerang p.13
unresolved org KJPP Fuadah p.13
unresolved org Rudi dan Rekan p.13
unresolved org Kantor Akuntan Publik Rintis p.13
unresolved org Rianto dan Rekan p.13
unresolved org Rintis p.14 ×3
unresolved org Rianto & Rekan p.14 ×3
unresolved person Ade Setiawan Elimin p.14 ×6
unresolved org Bank Bank Rakyat Indonesia Cabang p.29

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result