Back to announcement
20241216_SURE_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31829292_lamp1.pdf
Other Text extracted SURESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
Nomor : 388A/DIR/SE/XII/24 16 Desember 2024
Lampiran : 1 (satu)
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Indonesian Stock Exchange Building Tower I Lt. 6
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
U.P.: Yth. - I Gede Nyoman Yetna - Direktur
- Adi Pratomo Aryanto – Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2
Perihal : Tanggapan Permintaan Penjelasan
Dengan hormat,
Sehubungan dengan surat PT Bursa Efek Indonesia No. S-13075/BEI.PP2/12-2024 tanggal 11 Desember
2024 perihal Permintaan Penjelasan dan Site Visit, bersama surat ini kami sampaikan tanggapan yang akan
kami jelaskan dalam lampiran surat ini.
Demikian penjelasan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT SUPER ENERGY Tbk.
Agustus Sani Nugroho
Direktur Utama
PT SUPER ENERGY Tbk.
Equity Tower, 29th Floor Unit E
Sudirman Central Business Distric (SCBD) Lot 9
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Telephone : (62-21) 29035295 (Hunting), Fax : (62-21) 29035297
www.superenergy.co.id
Page 2
Lampiran I
Daftar Penjelasan
PT Super Energy Tbk.
Terkait Laporan Keuangan per 30 September 2024
1. Terkait dengan laporan arus kas Perseroan yang mencatatkan arus kas untuk aktivitas operasional negatif
per September 2024 dan September 2023, agar dapat dijelaskan jika Perseroan memiliki strategi atau
pertimbangan untuk dapat mencatatkan arus kas operasional positif di masa depan:
Tanggapan:
Strategi yang dilakukan Perseroan adalah berusaha untuk melaksanakan percepatan salah satu proyek
pengolahan gas yang akan dioperasikan oleh entitas anak yaitu PT Sumber Aneka Gas (SAG). Perseroan
mentargetkan SAG akan dapat beroperasi dan berproduksi pada tahun 2025.
2. Anak usaha Perseroan secara tidak langsung yang melalui PT Energy Mina Abadi adalah PT Sumber
Aneka Gas yang dimiliki oleh Perseroan sebesar 74,9% kepemilikan masih dalam pengembangan dalam
status operasionalnya. Agar dapat dijelaskan:
a. Tujuan dari pendirian PT Sumber Aneka Gas.
Tanggapan:
Tujuan dari pendirian SAG adalah untuk menjalankan proyek industri hilir minyak dan gas bumi
yang saat ini sedang dalam proses pembangunan mini-LNG plant yang berkapastitas sebesar 12
MMSCFD di Tuban, Jawa Timur, untuk menyerap gas yang berasal dari lapangan Sumber yang
dikelola oleh PT Pertamina Tuban Hulu Energi East Java.
b. Ekspetasi Perseroan terkait kontribusi entitas anak, khususnya PT Sumber Aneka Gas, kepada
operasional dan keuangan Perseroan.
Tanggapan:
Ekspektasi Perseroan terkait kontribusi SAG adalah dapat memberikan kontribusi positif pada
keuangan Perseroan.
3. Dalam Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) nomor 4 tentang kas dan setara kas, Perseroan
mencatatkan penurunan saldo kas dan setara kas secara keseluruhan sebesar 86% atau sebesar Rp18,6
miliar. Agar dapat dijelaskan latar belakang arus kas keluar tersebut dan peruntukkan kas keluar tersebut:
Tanggapan:
Penurunan kas sebesar 18,6 Milliar diperuntukan untuk pembayaran operasional Perseroan
PT SUPER ENERGY Tbk.
Equity Tower, 29th Floor Unit E
Sudirman Central Business Distric (SCBD) Lot 9
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Telephone : (62-21) 29035295 (Hunting), Fax : (62-21) 29035297
www.superenergy.co.id
Page 3
4. Sehubungan dengan CALK nomor 5 tentang piutang usaha – pihak ketiga, Perseroan mencatatkan
piutang usaha yang telah jatuh tempo dengan total sebanyak Rp1,7 miliar atau sebanyak 7,64% dari total
piutang usaha tercatat. Agar dapat dijelaskan:
a. Rencana pelunasan piutang usaha kepada pihak ketiga yang telah jatuh tempo berumur 1 – 120 hari.
Tanggapan:
Progress terkini terkait piutang usaha yang telah lewat jatuh tempo tersebut telah dibayar lunas oleh
pelanggan
b. Apakah terdapat teguran atau tuntutan kepada Perseroan terkait dengan piutang usaha tersebut?
Tanggapan:
Belum perlu dilakukan tuntuan secara hukum kepada pelanggan, dikarenakan para pihak masih
mengutamakan pelaksanaan kerjasama yang baik dan pembayaran oleh para pelanggan masih
berjalan dengan baik walaupun terdapat sedikit keterlambatan.
c. Pertimbangan manajemen untuk tidak melakukan pencadangan piutang usaha.
Tanggapan:
Pertimbangan manajemen untuk tidak melakukan pencadangan piutang usaha dikarenakan
berdasarkan penelaahan manajemen, dari analisa data history pembayaran seluruh piutang
sepenuhnya tertagih sehingga tidak diperlukan melakukan pencadangan piutang usaha.
d. Penjelasan maksud dari risiko terkonsentrasi secara signifikan atas piutang dari pihak ketiga
sebagaimana disajikan di CALK nomor 5.
Tanggapan:
Risiko terkonsentrasi secara signifikan atas piutang dari pihak ketiga sebagaimana disajikan di
CALK nomor 5 adalah tidak terdapat resiko piutang yang tidak tertagih secara signifikan, karena
berdasarkan data history tidak ada penghapusan piutang yang tidak tertagih.
5. Dalam CALK nomor 8 tentang uang muka, uang muka pembelian aset tetap utamanya dari uang muka
pembelian Mini LNG Liquefaction Plant sebesar Rp 137,9 miliar kepada Rieckermann Hong Kong Ltd,
pihak ketiga, oleh PT Sumber Aneka Gas, entitas anak. Agar dapat dijelaskan:
a. Jumlah seluruh pembelian aset tetap Mini LNG Liquefaction Plant..
Tanggapan:
Nilai Pembelian aset tetap Mini LNG Liquefaction Plant kepada Rieckermann Hong Kong Ltd
sebesar EUR 26.972.000.
PT SUPER ENERGY Tbk.
Equity Tower, 29th Floor Unit E
Sudirman Central Business Distric (SCBD) Lot 9
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Telephone : (62-21) 29035295 (Hunting), Fax : (62-21) 29035297
www.superenergy.co.id
Page 4
b. Rencana pemasangan aset tetap tersebut oleh entitas anak.
Tanggapan:
Rencana pemasangan aset tetap berupa LNG liquefaction tersebut akan dijadwalkan pada tahun
2025, dan akan dipasang dan diinstalasikan di tanah milik entitas anak yaitu SAG, yang terletak di Jl.
Raya Merakurak - Jenu, Krajan Sambonggede, Kec. Merakurak, Kab.Tuban, Jawa Timur
c. Kontribusi entitas anak kepada Perseroan jika aset tetap Mini LNG Liquefaction Plant telah
terpasang dan siap untuk digunakan.
Tanggapan:
Kontribusi entitas anak dalam hal ini SAG kepada Perseroan jika aset tetap Mini LNG Liquefaction
Plant telah terpasang dan siap untuk digunakan atau dioperasikan oleh SAG adalah sekitar 51%.
d. Kapabilitas sumber daya manusia entitas anak dan Perseroan dalam mengelola aset tetap tersebut.
Tanggapan:
Berdasarkan pengalaman dalam mengoperasikan aset-aset berupa fasilitas pengolahan, entitas anak
dan Perseroan telah memiliki kemampuan dan kapabilitas yang memadai dalam mengelola aset tetap
tersebut.
6. Terkait dengan CALK nomor 11 tentang aset tetap, terdapat informasi bahwa per tanggal 30 Juni 2024
dan 31 Desember 2023, aset tetap dalam proses merupakan pekerjaan pembangunan pabrik gas milik
PT Sumber Aneka Gas (SAG), entitas anak, yang diperkirakan akan selesai pada tahun 2025. Pada
tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023, tingkat penyelesaian aset tersebut sekitar 67% dan 65%.
Agar dapat dijelaskan beberapa hal berikut:
a. Pemenuhan perizinan material yang diperlukan dalam pemasangan dan pengoperasian aset tetap
tersebut (jika ada).
Tanggapan:
Izin yang saat ini telah dimiliki oleh SAG terkait pemasangan aset adalah Persetujuan Bangunan
Gedung yang telah diterbitkan oleh Bupati Tuban pada tanggal 21 Agustus 2023.
b. Hambatan dalam penyelesaian aset tetap tersebut (jika ada).
Tanggapan:
Sejauh ini tidak terdapat hambatan yang berarti dalam penyelesaian aset tetap tersebut.
7. Dalam CALK nomor 12 tentang setoran jaminan, disampaikan bahwa akun ini merupakan jaminan
instalasi listrik dan pembangunan pada tanggal 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023 sebesar Rp
395.000.000. Agar dapat dijelaskan lebih rinci terkait latar belakang transaksi atau operasional yang
PT SUPER ENERGY Tbk.
Equity Tower, 29th Floor Unit E
Sudirman Central Business Distric (SCBD) Lot 9
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Telephone : (62-21) 29035295 (Hunting), Fax : (62-21) 29035297
www.superenergy.co.id
Page 5
menyebabkan timbulnya jaminan instalasi listrik dan pembangunan, terutama jika terkait pembangunan
pabrik gas milik SAG.
Tanggapan:
Jaminan instalasi listrik sebesar Rp395.000.000 adalah jaminan pemasangan listrik di PT ESA, entitas
anak dan PT BAG, entitas anak.
8. Berdasarkan pada CALK nomor 13 tentang utang usaha – pihak ketiga, agar dapat dijelaskan beberapa
hal berikut:
a. Proporsi utang usaha yang telah jatuh tempo secara keseluruhan sebesar 45% dari seluruh total utang
usaha yang tercatat.
Tanggapan:
Sampai saat ini Perseroan telah membayar sebagian utang usahanya yang telah jatuh tempo tersebut
dan akan melakukan pembayaran diperiode berikutnya.
b. Kendala dalam melakukan pelunasan terhadap utang usaha kepada pihak ketiga yang sudah jatuh
tempo (jika ada).
Tanggapan:
Faktor utama kendala dalam melakukan pelunasan saat ini adalah Perseroan sedang dalam posisi
rugi.
c. Teguran atau tuntutan dari pihak ketiga atas utang usaha yang telah jatuh tempo, terutama yang
berumur lebih dari 30 hari.
Tanggapan:
Tidak terdapat teguran atau tuntutan dari pihak ketiga atas utang usaha tersebut, karena para puhak
masih melaksanakan kerjasama yang terjalin dengan baik.
9. Perseroan membukukan kenaikan defisit saldo laba per 30 September 2024 sebesar negatif Rp403,36
miliar dari periode sebelumnya 31 Desember 2023 sebesar negatif Rp326,69 miliar, agar dapat
dijelaskan:
a. Latar belakang peningkatan defisit saldo laba tersebut.
Tanggapan:
Latar belakang peningkatan defisit karena Perusahaan masih membukan rugi pada tahun 2024.
b. Strategi Perseroan untuk mengurangi defisit saldo laba.
PT SUPER ENERGY Tbk.
Equity Tower, 29th Floor Unit E
Sudirman Central Business Distric (SCBD) Lot 9
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Telephone : (62-21) 29035295 (Hunting), Fax : (62-21) 29035297
www.superenergy.co.id
Page 6
Tanggapan:
Strategi Perseroan untuk mengurangi defisit adalah berusaha mempercepat salah satu proyek yang
akan dijalankan oleh salah satu entitas anak, yaitu SAG. SAG ditargetkan akan berproduksi di tahun
2025. Selain itu, strategi lain yang dilakukan Perseroan adalah berusaha memaksimalkan pasokan
gas yang sudah ada serta melakukan efisiensi biaya.
c. Perkiraan jangka waktu hingga Perseroan dapat membukukan saldo laba kembali.
Tanggapan:
Perseroan memperkirakan akan membukukan laba dalam 4 tahun ke depan.
10. Berdasarkan CALK Periode 30 September 2024 Nomor 28 tentang ”Beban Pokok Pendapatan”,
Perseroan membukukan beban pokok pendapatan sebesar Rp267,08 miliar, meningkat 16,96%
dibandingkan periode 30 September 2023 sebesar Rp228,35 miliar. Atas hal tersebut agar dapat
dijelaskan:
a. Penjelasan mengenai meningkatnya biaya bahan baku berupa Compressed Natural Gas
(CNG) per 30 September 2024.
Tanggapan:
Peningkatan harga bahan baku dikarenakan terdapat penurunan volume gas dari sumber gas
(Pertamina Grup), sehingga untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan yang sudah ada, Perseroan
harus tetap memenuhi kebutuhan dengan membeli gas dari pihak ketiga yang harganya jauh lebih
tinggi dibandingkan dengan harga beli dari sumber gas (Pertamina Grup).
b. Strategi Perseroan dalam hal efisiensi beban pokok pendapatan di masa mendatang.
Tanggapan:
Apabila penurunan volume gas dari sumber gas (Pertamina Grup) terjadi terus menerus, maka
Strategi Perseroan dalam hal efesieni beban pokok adalah mendapatkan pasokan gas yang dari pihak
ketiga lainnya dengan harga yang lebih rendah.
c. Perseroan membukukan pendapatan per September 2024 sebesar Rp262,3 miliar yang lebih kecil
dibandingkan nilai beban pokok pendapatan sebesar Rp267 miliar. Agar dapat dijelaskan latar
belakang Perseroan melakukan penjualan di bawah beban pokok pendapatan.
Tanggapan:
Perseroan melalui anak perusahaannya melakukan penjualan dibawah beban pokok pendapatan
dengan tujuan untuk menjaga relasi yang baik dengan para pelanggan. Agar ketika SAG telah
berproduksi dengan kapasitasnya sebesar 12 MMSCFD di tahun 2025, maka Perseroan masih
memiliki relasi dengan para pelanggan yang dapat Perseroan tawarkan untuk membeli gas yang
diproduksikan oleh SAG tersebut.
PT SUPER ENERGY Tbk.
Equity Tower, 29th Floor Unit E
Sudirman Central Business Distric (SCBD) Lot 9
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Telephone : (62-21) 29035295 (Hunting), Fax : (62-21) 29035297
www.superenergy.co.id
Page 7
11. Berdasarkan Laporan Laba Rugi Periode 30 September 2024, Perseroan membukukan rugi kotor sebesar
negatif Rp4,70 miliar. Atas hal tersebut, agar dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Latar belakang dan penyebab meningkatnya rugi kotor Perseroan per 30 September 2024.
Tanggapan:
Latar belakang meningkatnya rugi kotor utamanya karena kenaikan harga bahan baku, yang mana
kenaikan harga bahan baku dikarenakan terdapat penurunan volume gas dari sumber gas (Pertamina
Grup), sehingga untuk memenuhi kebutuhan para pelanggan yang sudah ada, Perseroan harus tetap
memenuhi kebutuhan dengan membeli gas dari pihak ketiga yang harganya jauh lebih tinggi
dibandingkan dengan harga beli dari sumber gas (Pertamina Grup).
b. Strategi Perseroan untuk menjaga marjin kotor tetap positif di masa mendatang.
Tanggapan:
Strategi Perseroan untuk menjaga marjin kotor tetap positif di masa mendatang adalah berusaha
untuk mempercepat salah satu entitas anak yaitu SAG beroperasi, yang ditargetkan beroperasi di
tahun 2025.
12. Sehubungan dengan kepemilikan plant dan fasilitas produksi Perseroan, agar dapat melengkapi
informasi pada tabel dibawah sebagai berikut:
Tanggapan:
Utilisasi
Tahun Jenis Kapasitas Produksi
(%)
Lean Gas (MMSCFD) 10,80 2,96 27%
November 2024 LPG (Ton per day) 15,00 6,35 42%
Kondensat (Barrel per day) 250,00 41,79 17%
Dll - - -
Lean Gas (MMSCFD) 10,80 3,24 30%
2023 LPG (Ton per day) 15,00 8,57 57%
Kondensat (Barrel per day) 250,00 63,69 25%
Dll - - -
Lean Gas (MMSCFD) 10,30 4,69 46%
2022 LPG (Ton per day) 15,00 7,00 47%
Kondensat (Barrel per day) 250,00 53,00 21%
Dll - - -
PT SUPER ENERGY Tbk.
Equity Tower, 29th Floor Unit E
Sudirman Central Business Distric (SCBD) Lot 9
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190
Telephone : (62-21) 29035295 (Hunting), Fax : (62-21) 29035297
www.superenergy.co.id
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesian Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
PT Sumber Aneka Gas
p.2 ×5
unresolved
org
PT Energy Mina Abadi
p.2
unresolved
org
PT Sumber Aneka Gas. Tanggapan
p.2
unresolved
org
PT Pertamina Tuban Hulu Energi East Java.
p.2
unresolved
org
Rieckermann Hong Kong Ltd
p.3 ×2
unresolved
org
PT ESA
p.5
unresolved
org
PT BAG
p.5
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.