Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
N0.015/PPJ/VI/2026 Bandung, 18 Juni 2026
Kepada Yth,
Direktur Penilaian Perusahaan
PT.Bursa Efek Indonesia
Gedung BEI Lantai 4 Tower 1
Jalan Jenderal Sudirman Kav 52-53
Jakarta
Up. Yth. : Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1
Lampiran : Hasil Laporan Pelaksanaan Public Expose Tahunan
Perihal : Hasil Penyelenggaraan Public Expose PT Planet Properindo Jaya Tbk.
Dengan hormat.
Guna memenuhi permintaan PT Bursa Efek Indonesia melalui surat elektronik tentang permintaan
pelaksanaan Public Expose Tahunan, bersama ini kami sampaikan bahwa Perseroan telah
menyelenggarakan Public Expose Tahunan pada:
Haril Tanggal : Jumat, 12 Juni 2026
Waktu : 11.15 s/d 12.00
Tempat : Video Live Conference melalui Zoom Meeting
Pembahasan : Strategi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis serta Kinerja Keuangan
Perseroan.
Dengan Informasi Kehadiran sebagai berikut :
Manajemen PPJ : Direktur Utama – Antonyo Hartono Tanujaya
Direktur – Emilia Marlina
Komisaris Utama - Seto Andry Wibowo
Komisaris Independen - Hannar Yogia
: 7 Orang Staff PPJ,Notaris,BAE & KAP
Peserta : 10 Orang Investor
: 5 Orang Umum
Pertanyaan dan jawaban : Kronologis sesi tanya jawab kami lampirkan.
Demikian surat ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
PT Planet Properindo Jaya Tbk
Antonyo Hartono Tanujaya
Direktur Utama
Page 2
LAPORAN PENYELENGGARA PAPARAN PUBLIK EXPOSE
PT. PLANET PROPERINDO JAYA TBK
I. Pembukaan dan Sesi Pemaparan
Acara dimulai pada pukul 11.15 WIB dan dibuka oleh sambutan dari Direktur PT Planet
Properindo Jaya Tbk Ibu Emilia Marlina, kemudian dilanjutkan sesi pemaparan materi dengan
rincian sebagai berikut:
- Profil PLAN mencakup sejarah singkat dan Manajemen Perseroan
- Kinerja PLAN dengan mengambil pencapaian kinerja
- Rencana Strategis PLAN
II. Sesi Tanya Jawab:
1. Bagus Hudoyono
Bagaiamana strategi perseroan dalam menghadapi kondisi ekonomi saat ini, khususnya terkait
kebijakan efisiensi anggaran pemerintah dan penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat yang
dapat berdampak terhadap daya beli operasional serta permintaan pasar?
Jawab:
Pelaku industri perhotelan saat ini harus melakukan berbagai terobosan untuk menyiasati
dampak pemangkasan anggaran pemerintah yang diterapkan, Efisiensi anggaran pemerintah
tersebut memang memiliki dampak, tetapi tidak sebesar yang sering dikira. Faktor lain seperti
strategi pemasaran, inovasi layanan, pemahaman tentang prioritas customer saat ini, dan daya
beli masyarakat juga memiliki peran penting dalam keberlanjutan bisnis hotel. Strategi yang akan
perseroan lakukan :
1. Optimasi biaya operasional, seperti mengurangi biaya non-esensial dan menyesuaikan jam
operasional
2. Memantau arus kas secara rutin untuk menghindari kekurangan likuiditas
3. Menyesuaikan struktur biaya dengan mengurangi beban tetap dan membangun cadangan
kas untuk kebutuhan darurat.
4. Menawarkan paket harga yang fleksibel dan promosi untuk menjaga tingkat hunian
5. Memperkuat strategi digital marketing agar menjangkau lebih luas.
6. Menjaga hubungan baik dengan mitra dan memastikan penyesuaian harga sesuai dengan
daya beli pasar.
2. Raymony
Bagaimana Prospek industri Perhotelan di tahun 2026 ?
Jawab :
Perseroan memandang prospek industri perhotelan tahun 2026 masih cukup menjanjikan seiring
pertumbuhan sektor pariwisata dan meningkatnya aktivitas perjalanan korporasi. Namun
demikian, Perseroan tetap mewaspadai dampak efisiensi anggaran pemerintah, fluktuasi nilai
tukar Rupiah terhadap Dolar AS, serta persaingan industri yang semakin ketat. Untuk itu,
Page 3
Perseroan akan fokus pada peningkatan okupansi, optimalisasi pendapatan non-kamar, pengembangan pasar korporasi dan leisure, serta efisiensi operasional guna menjaga profitabilitas dan keberlanjutan usaha. 3. Paulus Ekianto Apakah ada rencana renovasi, repositioning, atau rebranding hotel ? Jawab : Perseroan berencana melakukan renovasi dan revitalisasi utilitas hotel secara bertahap guna meningkatkan keandalan operasional, efisiensi energi, serta kualitas pelayanan kepada tamu. Program ini mencakup pembaruan fasilitas dan infrastruktur pendukung yang telah memasuki masa pemeliharaan atau memerlukan peningkatan kapasitas. Selain itu, Perseroan juga tengah menjalankan strategi repositioning hotel menuju konsep social lifestyle hotel. Strategi ini bertujuan untuk menyesuaikan produk dan layanan dengan perubahan preferensi konsumen yang saat ini lebih mengutamakan pengalaman, interaksi sosial, fleksibilitas ruang, serta fasilitas yang mendukung gaya hidup modern. Melalui repositioning tersebut, Perseroan berharap dapat memperluas segmen pasar, khususnya wisatawan domestik, generasi muda, komunitas, pelaku bisnis, dan pasar MICE, sekaligus meningkatkan okupansi, pendapatan per kamar, serta pendapatan dari fasilitas non-kamar seperti restoran, ruang pertemuan, dan area komersial lainnya. Perseroan meyakini bahwa langkah renovasi dan repositioning ini akan memperkuat daya saing hotel, meningkatkan nilai aset Perseroan, serta mendukung pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan dalam jangka panjang.. 4. Hendry Kushando Bagaimana strategi meningkatkan pendapatan selain dari penjualan kamar hotel ? Jawab: Perseroan terus mengembangkan sumber pendapatan non-kamar (non-room revenue) sebagai bagian dari strategi diversifikasi pendapatan dan peningkatan profitabilitas. Upaya yang dilakukan antara lain mengoptimalkan pendapatan dari restoran dan kafe, penyewaan ruang pertemuan dan ballroom, penyelenggaraan acara pernikahan, kegiatan MICE, gathering perusahaan, serta berbagai kegiatan komunitas dan hiburan yang sejalan dengan konsep Social Lifestyle Hotel. Selain itu, Perseroan juga berupaya meningkatkan pemanfaatan area komersial hotel melalui kerja sama dengan mitra usaha, pengembangan paket-paket acara terpadu, serta peningkatan aktivitas pemasaran digital untuk menjangkau segmen pelanggan yang lebih luas. Dengan strategi tersebut, Perseroan berharap dapat meningkatkan kontribusi pendapatan non- kamar sehingga tidak hanya bergantung pada tingkat hunian hotel, sekaligus menciptakan sumber pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan.
Page 4
Daftar Kehadiran Public Expose PT Planet Properindo Jaya Tbk
12 Juni 2026
No Nama Institut
1 Antonyo Hartono Tanujaya Direktur Utama
2 Emilia Marlina Direktur
3 Seto Andry Wibowo Komisaris Utama
4 Hannar Yogia Komisaris Independen
1 Yosafat Haridono Staff
2 Panca Indriyati Staff
3 Wika Listiana Staff
4 Dr. Erni Kencanawati Notaris
5 Elvira Notaris
6 Djohan Gautama BAE
7 Patuan KAP
8 Muhammad Savero Umum
9 Arvin Umum
10 Deffandi Nasrul Investor
11 Daniel Lunan Investor
12 Daniel Umum
13 Bagus Hudoyono Investor
14 Gab Raissa Investor
15 Jonathan Seto Investor
16 Paulus Ekianto Investor
17 Raymony Henyrico Investor
18 Haris Rahman Hasuri Investor
19 Muhammad Branmantyo Investor
20 Panaiman Umum
21 Hendry Kushando Investor
22 Anton Umum
Names mentioned 28 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Antonyo Hartono Tanujaya
· Direktur Utama
p.1 ×4
unresolved
person
Emilia Marlina
· Direktur
p.2
unresolved
person
Seto Andry Wibowo
· Komisaris Utama
p.4
unresolved
person
Hannar Yogia
· Komisaris Independen
p.4
unresolved
—
Yosafat Haridono
p.4
unresolved
—
Panca Indriyati
p.4
unresolved
—
Wika Listiana
p.4
unresolved
person
Dr. Erni Kencanawati
p.4
unresolved
—
Elvira
p.4
unresolved
—
Djohan Gautama
p.4
unresolved
—
Patuan
p.4
unresolved
person
Muhammad Savero
p.4
unresolved
—
Arvin
p.4
unresolved
—
Deffandi Nasrul
p.4
unresolved
—
Daniel Lunan
p.4
unresolved
—
Daniel
p.4
unresolved
—
Bagus Hudoyono
p.4
unresolved
—
Gab Raissa
p.4
unresolved
—
Jonathan Seto
p.4
unresolved
—
Paulus Ekianto
p.4
unresolved
—
Raymony Henyrico
p.4
unresolved
—
Haris Rahman Hasuri
p.4
unresolved
person
Muhammad Branmantyo
p.4
unresolved
—
Panaiman
p.4
unresolved
—
Hendry Kushando
p.4
unresolved
—
Anton
p.4
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.