Skip to content
Back to announcement

20241209_GGRP_Public Expose_31817490_lamp4.pdf

Other Text extracted GGRP

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
Lampiran 3
Daftar Pertanyaan dan Jawaban Pada Sesi Tanya Jawab
Public Expose Insidentil 2024
PT Gunung Raja Paksi Tbk
06 Desember 2024

 No     Penanya                   Pertanyaan                       Penjawab                           Jawaban

  1      Kontan     1.   Berapa proyeksi penjualan dan laba    1. Roymond     1. Proyeksi kinerja GGRP pada sisa tahun 2024 akan
                         bersih GGRP pada akhir 2024 dan                         cukup stabil sesuai dengan kinerja di bulan-bulan
                         2025    mendatang?    Apa    faktor                     sebelumnya. Saat ini GGRP fokus dalam
                         pendorongnya?                                           mempersiapkan peningkatan kinerja di tahun 2025
                                                                                 serta melanjutkan agenda dekarbonisasi untuk
                                                                                 mendukung pencapaian target Net Zero Emission di
                                                                                 Indonesia pada tahun 2060. Peningkatan kesadaran
                                                                                 akan produk rendah emisi karbon sangat penting
                                                                                 terutama untuk target pasar yang masih menjadi fokus
                                                                                 utama Perseroan meliputi segmen konstruksi dan
                                                                                 infrastruktur atas produk baja ramah lingkungan
                                                                                 dengan sertifikasi Environmental Product Declaration
                                                                                 (EPD). Selain itu Perseroan juga berfokus dalam hal
                                                                                 peningkatan kerja sama operasional di bidang kegiatan
                                                                                 pemasaran, proses pengolahan baja dan supply chain
                                                                                 management.

                    2. Bagaimana     strategi   GGRP           2. Fedaus      2. Kami berpendapat perlunya sinergi yang kuat antara
                       menghadapi tantangan maraknya                             industri baja dalam negeri serta pemerintah dalam
                       impor baja asal China di pasar                            memproteksi industri baja tanah air dari serbuan baja
                       domestik?                                                 impor dari Tiongkok. Antara lain, Implementasi aturan
                                                                                 SNI dan TKDN secara wajib untuk produk produk baja
                                                                                 produksi dalam negeri.

                                                                                 Selain itu, terus meningkatkan pengenaan instrumen
                                                                                 perlindungan industri dalam negeri (Trade
                                                                                 Remedies) secara cepat, seperti Bea Masuk Anti-
                                                                                 Dumping (BMAD) dan Bea Masuk Tindakan
                                                                                 Pengamanan (BMTP – Safeguards) guna melindungi
                                                                                 industri baja dalam negeri.
                                                                                 Indonesia sendiri masih sangat minim dalam
                                                                                 penerapan instrumen Trade Remedies, karena hanya
                                                                                 memiliki 45 Trade Remedies, yang terdiri dari 31 anti-
                                                                                 dumping dan 11 Safeguards, tertinggal dibandingkan
Page 2
                                                                                 dengan Thailand yang memiliki 67 Trade Remedies (63
                                                                                 Anti-Dumping, 4 Safeguards).

                                                                                 Guna mengatasi tantangan ini, kami fokus pada
                                                                                 peningkatan efisiensi operasional, dan mencoba
                                                                                 beberapa produk yang mempunyai segmentasi khusus
                                                                                 seperti produk baja rendah emisi dan "high strength
                                                                                 steel " yang memiliki karakter lebih kuat dan durabilitas,
                                                                                 seperti misalnya untuk kebutuhan infrastruktur seperti
                                                                                 data center,dan tentunya memperluas pasar ekspor.

                                                                                 Kami juga melihat tren ke depan adanya berbagai
                                                                                 proyek yang mengarah kepada konstruksi atau
                                                                                 infrastruktur seperti gedung-gedung yang berorientasi
                                                                                 kepada ramah lingkungan, bahkan seperti IKN yang
                                                                                 akan dikembangkan dan dibangun dengan
                                                                                 menggunakan material ramah lingkungan.

                                                                                 Produksi baja di GGRP telah menggunakan Electric Arc
                                                                                 Furnace (EAF), dimana hampir sekitar 70% materialnya
                                                                                 berasal dari scrap daur ulang; dan tentunya
                                                                                 menghasilkan emisi CO2 yang lebih rendah
                                                                                 dibandingkan proses produksi yang menggunakan non-
                                                                                 EAF.

                  3. Bagaimana strategi GGRP dalam        3. Sheren Omega    3. Pengembangan baja karbon membutuhkan beberapa
                     pengembangan        baja     ramah                         tahapan, fokus kami akan melalukan investasi di
                     lingkungan? Seperti apa Road map-                          upstream terkait dengan perbaikan EAF dan instalasi di
                     nya? Berapa kebutuhan investasi                            rolling mill atau middle stream kami yang paling baru.
                     untuk pengembangan baja tersebut?                          Untuk nilai investasinya sendiri, saat ini Perseroan
                                                                                sedang melakukan finalisasi perhitungan untuk
                                                                                memastikan jumlah atau nilai investasi yang diperlukan
                                                                                sehingga jika tahapan sudah selesai, Perseroan akan
                                                                                menginformasikan lebih lanjut.

2   Investor.id   Penurunan       modal       Perseroan   Paulus Khierawan   Penurunan harga saham di bursa ini terjadi seiring dari
                  mengakibatkan juga penurunan harga                         penurunan nilai nominal saham berdasarkan keputusan
                  saham GGRP di lantai bursa. Dari                           RUPS yang dieksekusi pada bulan November 2024.
                  sebelumnya sekitar Rp500 per lembar                        Sehingga kami melihat tidak ada isu yang krusial yang
                  saham menjadi Rp212 per lembar saham.                      mengakibatkan terjadinya penurunan harga saham di bursa.
                  Akibat penurunan harga kumulatif yang                      Tentunya kami mengingat bahwa terdapat pengembalian
                  signifikan ini, BEI bahkan sempat                          dana sebesar 360 rupiah per lembar saham yang telah kami
                  melakukan suspensi terhadap saham                          kembalikan pada investor maupun pemegang saham.
                  GGRP.
Page 3
                                                                                      Terkait dengan prospek saham GGRP, tentunya kami tetap
                       Dengan kondisi harga saham seperti                             optimis atas perkembangan dari Perseroan di masa
                       sekarang, seberapa optimis Perseroan                           mendatang. Sebagaimana telah dipaparkan sebelumnya,
                       terhadap prospek saham Perseroan di                            kami melihat bahwa indikator-indikator dari financial
                       lantai bursa? Bagaimana upaya Perseroan                        highlights GGRP masih cukup kuat, fundamental kami juga
                       agar saham Perseroan menarik bagi                              cukup kuat sehingga ini yang menjadi landasan bagi
                       investor?                                                      Perseroan untuk bisa terus berkembang di kemudian hari,
                                                                                      dan tentunya juga dari proyek-proyek strategis yang akan
                                                                                      kami terapkan dikemudian hari khusunya untuk low carbon
                                                                                      steel project, ini juga akan menjadi sesuatu yang dapat
                                                                                      meningkatkan performa Perseroan. Karena itu secara
                                                                                      umum kami cukup optimis untuk perkembangan dan
                                                                                      pertumbuhan dari GGRP.

3   Arya (individual      1. GGRP selama 1-2 tahun terakhir,        1. Sheren Omega      1. Selama 1-2 tahun terakhir, GGRP memang fokus
        retail)              selalu     membagikan      informasi                           pada pengembangan dan komunikasi terkait produk
                             terkait low Carbon steel Perseroan.                            baja rendah karbon sebagai bagian dari strategi
                             Apakah dari low carbon steel ini                               keberlanjutan kami. Namun, hingga saat ini, dari
                             ada       carbon    credit      yang                           inisiatif low carbon steel kami, belum ada karbon
                             diperdagangkan untuk menjadi                                   kredit yang diperdagangkan untuk secara langsung
                             profit bottom line?                                            menjadi bagian dari profit bottom line Perseroan.
                                                                                            Fokus utama kami saat ini adalah memastikan
                                                                                            bahwa produksi baja rendah karbon ini memenuhi
                                                                                            standar keberlanjutan dan permintaan pasar yang
                                                                                            kami harapkan akan semakin meningkat terhadap
                                                                                            produk ramah lingkungan. Kami juga tengah
                                                                                            membangun ekosistem pendukung, termasuk
                                                                                            kolaborasi dengan para pemangku kepentingan
                                                                                            terkait, untuk mendorong transisi menuju produksi
                                                                                            yang lebih rendah emisi.
                                                                                            Ke depan, kami tetap membuka peluang untuk
                                                                                            mengeksplorasi mekanisme pasar karbon, termasuk
                                                                                            potensi pengembangan carbon credit, namun
                                                                                            dengan pertimbangan strategis yang sejalan
                                                                                            dengan roadmap keberlanjutan kami.

                           2. Apakah ada corporate action           2. Roymond           2. Pada saat ini Perseroan tidak memiliki rencana
                               selanjutnya dari GGRP untuk                                  untuk melakukan divestasi atas sisa 5%
                               mendivestasi sisa 5% dari PT                                 kepemilikan Perseroan pada PT Garuda Yamato
                               Garuda Yamato Steel (GYS) di                                 Steel (GYS).
                               2025?
4   Wartaekonomi.id    Seperti apa gambaran Perseroan terkait       Sheren Omega      Pertanyaan ini serupa dengan yang ditanyakan oleh media
                       kinerja hingga akhir tahun? Bagaimana                          Kontan, namun khusus terkait ekspansi, GGRP terus
                       Perseroan melihat prospek dan tantangan                        mengevaluasi potensi ekspansi untuk memperkuat
Page 4
                     bisnis di tahun depan? Apakah akan                        kapasitas produksi di masa mendatang salah satunya
                     melakukan ekspansi di tahun depan?                        dengan dijalinnya kemitraan dengan lembaga keuangan
                                                                               internasional International Finance Corporation (IFC) dalam
                                                                               pengembangan peningkatan produksi baja rendah karbon
                                                                               berkualitas tinggi dengan serta meningkatkan efisiensi
                                                                               energi teknologi EAF.

5   Idxchannel.com   Bagaimana prospek bisnis baja di 2025,          Fedaus    Perseroan melihat prospek bisnis baja di 2025 tetap
                     seiring dengan kondisi di dalam negeri di                 menjanjikan, meskipun terdapat tantangan dari
                     mana pemerintah sudah memastikan bakal                    pengurangan ekspansi infrastruktur yang ada namun kita
                     mengurangi ekspansi pembangunan di                        lihat beberapa projek-projek besar pemerintah seperti di
                     bidang infrastruktur,dan di luar negeri                   IKN membutuhkan pembangunan yang cukup panjang
                     kondisi geopolitik juga masih terus dinamis,              hampir sekitar 9,2 juta ton baja yang akan dipakai untuk
                     bagaimana GGRP menyusun RKAP dan                          mengembangkan infrasturktur yang ada di IKN.
                     target-target Perseroan (top line dan
                     bottom line) di 2025?                                     Kami percaya bahwa permintaan baja akan tetap solid,
                                                                               terutama dengan adanya kebutuhan di sektor manufaktur,
                                                                               energi terbarukan, dan industri berbasis teknologi. Oleh
                                                                               karena itu, RKAP 2025 kami rancang untuk meningkatkan
                                                                               diversifikasi pasar dan fokus pada agenda dekarbonisasi
                                                                               untuk mendukung pencapaian target Net Zero Emission di
                                                                               Indonesia pada tahun 2060 atau lebih awal.

                                                                               Untuk mencapai target kinerja tersebut kami melihat sisi
                                                                               pendapatan yang ada, kami mengedepankan efisiensi
                                                                               operasional melalui digitalisasi dan otomasi, memperluas
                                                                               pangsa pasar ekspor, serta memperkuat kolaborasi
                                                                               strategis dengan pelanggan, pemerintah dan mitra industri.
                                                                               Selain itu Perseroan juga berfokus dalam hal peningkatan
                                                                               kerja sama operasional di bidang kegiatan pemasaran,
                                                                               proses pengolahan baja yang baik dan supply chain
                                                                               management seperti yang sudah disampaikan sebelumnya.

6   Winston Tanero       1. Berapa     persentase         utilitas   Roymond   1. Utilitas Perseroan cukup rendah yaitu berada di angka
      (Individu)            Perseroan saat ini?                                   40% - 45% sebagaimana dampak dari faktor yang telah
                                                                                  disebutkan dalam pemaparan utamanya atas ekspor
                         2. Bagaimana gambaran persaingan                         baja dari China menuju Indonesia.
                            dengan produsen baja domestik?
                                                                               2. Persaingan produsen baja domestik di Indonesia saat
                                                                                  ini cukup berimbang, namun khususnya produsen dari
                                                                                  blast furnace akan selalu memiliki keunggulan dari sisi
                                                                                  biaya, namun strength dari kami adalah kami mampun
                                                                                  menyediakan produk baja yang lebih ramah
                                                                                  lingkungan.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.33 MB
Published9 Dec 2024
Pages4
Characters20,018
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 4 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Gunung Raja Paksi Tbk p.1 ×2
linked person Paulus Khierawan p.2
unresolved org PT Garuda Yamato Garuda Yamato Steel p.3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result