Back to announcement
20241207_FUTR_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31807027_lamp1.pdf
Other Text extracted FUTRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 13
Page 1
Jakarta, 06 Desember 2024
No. : 035/CORSEC/FUTR/SRT-01/XII/2024
Perihal : Tanggapan atas Permintaan Penjelasan
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”)
Gedung Bursa Efek Indonesia Tower 1 lantai 6
Jl. Jendral Sudirman Kav 52-53
Jakarta Selatan 12190
UP : Ibu Vera Florida (Kepala Divisi Penilai Perusahaan 1)
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan telah diterimanya surat dari BEI No : S-12732/BEI.PP1/12-2024 pada
tanggal 03 Desember 2024, dengan ini kami sampaikan penjelasan Perseroan sebagai berikut:
4. Berdasarkan Surat Perseroan nomor 016/CORSEC/FUTR/SRT-01/IX/2024 tanggal 17
September 2024 perihal Tanggapan Permintaan Penjelasan Perubahan Pengambilalihan
nomor 2 poin a, disampaikan bahwa tujuan pengendalian oleh HPN adalah untuk
melakukan diversifikasi pada bisnis digital dan juga advertising. Bursa meminta penjelasan
terkait:
a. Rencana bisnis (business plan) dalam 3 tahun mendatang.
Jawaban:
Pada Surat Perseroan nomor 016/CORSEC/FUTR/SRT-01/IX/2024 tanggal 17
September 2024 perihal Tanggapan Permintaan Penjelasan Perubahan Pengambilalihan
nomor 2 poin a bahwa akuisisi DFG oleh HPN untuk diversifikasi bisnis HPN dengan
ekosistem bisnis Perseroan yang ada saat ini. Adapun rencana bisnis dalam 3 tahun
mendatang secara detail sedang dirumuskan dalam proses peralihan sehubungan dengan
adanya perubahan pengendali Perseroan. Perseroan akan menyampaikan business plan
secara lebih detail pada kesempatan Paparan Publik dan RUPS Tahunan pada awal
tahun 2025.
b. Bagaimana dengan status pencatatan saham Perseroan di Bursa setelah adanya
pengendali baru?
Jawaban:
Perseroan menjelaskan bahwa Pengendali Baru berencana untuk tetap mencatatkan
saham Perseroan di Bursa dan tidak berencana melakukan Go Private.
5. Berdasarkan tanggapan Perseroan nomor 2 poin c, disampaikan bahwa HPN memiliki
rencana akan menambahkan bidang usaha lain pada Perseroan. Bursa meminta penjelasan
terkait:
a. Rincian rencana bidang usaha lain yang akan ditambahkan HPN pada Perseroan.
Jawaban:
Untuk saat ini belum terjadi penambahan bidang usaha HPN pada Perseroan. Menurut
komunikasi yang dilakukan antara Perseroan dan HPN, HPN akan menambahkan
Page 2
bidang usaha sesuai dengan bidang usaha Grup HPN yaitu di bidang energi. Dan juga
bahwa HPN akan segera menginformasikan penambahan detail bidang usaha
secepatnya dan akan melakukan proses penambahan bidang usaha dengan mematuhi
ketentuan yang berlaku melalui gelaran RUPS.
b. Apakah terdapat perubahan bidang dan kegiatan usaha utama yang akan dijalankan oleh
Perseroan ke depannya? Mohon penjelasan Perseroan terkait hal tersebut.
Jawaban:
Untuk saat ini belum terdapat perubahan bidang dan kegiatan usaha utama yang akan
dijalankan oleh Perseroan. Adapun di masa yang akan datang Perseroan akan
memenuhi ketentuan yang berlaku apabila akan melakukan perubahan bidang dan
kegiatan usaha utama yang akan dijalankan oleh Perseroan.
c. Perseroan berencana melakukan penambahan bidang usaha lain yang cukup berbeda
dengan bidang usaha yang berjalan. Agar dijelaskan bagaimana prioritas rencana bisnis
ke depan, apakah mempertahankan bidang usaha yang sudah ada atau menambahkan
bidang usaha lainnya?
Jawaban:
Perseroan menjelaskan bahwa sejauh ini Perseroan tetap memprioritaskan kegiatan
usaha yang sudah ada disamping dalam proses integrasi dengan pengendali baru dan
melakukan penyelarasan dengan penambahan bidang usaha lainnya yang sesuai dan
saling mendukung dengan ekosistem pada Grup Bisnis HPN.
9. Merujuk pada Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) 4 Kas dan Setara Kas, diketahui
bahwa terdapat penurunan kas dan setara kas sebesar 98,71% menjadi Rp131,35 juta per
30 September 2024 dari sebelumnya sebesar Rp10,25 miliar per 31 Desember 2023. Hal
ini disebabkan atas terdapat deposito yang sudah dicairkan pada bulan Agustus 2024
sebesar Rp10 miliar. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang pencairan deposito sebesar Rp10 miliar tersebut
Jawaban:
Deposito tersebut dicairkan Perseroan untuk meningkatkan peredaran usaha Perseroan.
b. Rencana penggunaan dari pencairan deposito tersebut
Jawaban:
Penggunaan dari dana deposito tersebut akan digunakan Perseroan untuk kebutuhan
pengembangan layanan Perseroan dan pembelian spot iklan untuk dikomersialisasikan
kembali kepada para pelanggan Perseroan.
10. Merujuk pada CALK 5 Piutang Usaha, terdapat peningkatan piutang usaha sebesar 29,08%
menjadi Rp102,07 miliar per 30 September 2024 dari sebelumnya sebesar Rp79,08 miliar
per 31 Desember 2024. Berdasarkan umur piutang, seluruh piutang usaha telah jatuh tempo
per 30 September 2024. Selain itu, Perseroan hanya mencatatkan penyisihan kerugian
penurunan nilai yang tetap sejak periode 31 Desember 2023 yakni sebesar Rp 712,29 juta.
Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang masih belum tertagihnya piutang tersebut.
Page 3
Jawaban:
Piutang tersebut belum tertagih akibat dari adanya beberapa kendala yang dialami oleh
pelanggan kami seperti : kendala keuangan, administrasi, hingga perubahan
manajemen.
b. Rincian terkait piutang tersebut dengan mengisi tabel sebagai berikut:
Jawaban:
Berikut rincian piutang yang dimaksud:
No. Nama Afiliasi/Buk Nilai Umur Jatuh Status
Pihak an Afiliasi Piutang Piutang Tempo Terkini
1. Graha Mitra Bukan Afiliasi 405.405, 1 - 30 hari Desember On Progress
Asia, PT 2024
2. Graha Bukan Afiliasi 99.345.000, 1 - 30 hari; Maret 2025’ On Progress
Sarana Duta, 31 - 60 hari; Februari
PT 61 - 90 hari; 2025:
91 - 120 hari Januari 2025;
Desember
2024
3. Laksana Bukan Afiliasi 162.400.000, 31 - 60 hari Desember On Progress
Bumi 2024
Berseri, PT
4. MADANI Bukan Afiliasi 4.800.000.00 31 - 60 hari Desember On Progress
SERAYA 0, 2024
UTAMA,
PT
5. MobMe Bukan Afiliasi 399.997.500, lebih dari 120 Desember On Progress
Asia Snd hari 2024
Bhd
6. PANCA Bukan Afiliasi 3.321.722.00 31 - 60 hari; Desember On Progress
SELARAS 0, 91 - 120 hari 2024
SENTOSA,
PT
7. PT Investasi Bukan Afiliasi 10.878.000.0 31 - 60 hari Desember On Progress
Properti 00, 2024
Bersama
8. PT Jalani Bukan Afiliasi 6.660.000.00 31 - 60 hari; Desember On Progress
Operasional 0, 91 - 120 hari 2024
Bersama
9. PT Jaring Bukan Afiliasi 3.065.690.00 31 - 60 hari Desember On Progress
Logistik 0, 2024
Indonesia
Page 4
10. PT Medigo Bukan Afiliasi 149.850.000, 1 - 30 hari Desember On Progress
Teknologi 2024
Kesehatan
11. PT Mitra Bukan Afiliasi 10.212.000.0 31 - 60 hari; Desember On Progress
Pulau Media 00, 91 - 120 hari 2024
12. PT Pulau Bukan Afiliasi 4.604.488.00 1 - 30 hari; Desember On Progress
Pulau Media 0, 31 - 60 hari; 2024
61 - 90 hari;
91 - 120 hari
13. SAD Bukan Afiliasi 10.750.000.0 91 - 120 hari Desember On Progress
MAKMUR 00, 2024
BERKAH,
PT
14. SAPTA Bukan Afiliasi 9.700.000.00 91 - 120 hari Desember On Progress
MAJU 0, 2024
LANGGEN
G, PT
15. SERAYA Bukan Afiliasi 24.735.000.0 91 - 120 hari Desember On Progress
UTAMA 00, 2024
BAHAGIA,
PT
16. TRI Bukan Afiliasi 8.300.000.00 91 - 120 hari Desember On Progress
TUNGGAL 0, 2024
BERJAYA,
PT
17. USAHA Bukan Afiliasi 23.450.000.0 91 - 120 hari Desember On Progress
RAYA 00, 2024
UTAMA,
PT
c. Tindak lanjut dari upaya yang dilakukan Perseroan dalam penagihan piutang.
Jawaban:
Perseroan tetap melakukan komunikasi secara intensif dan mencoba membantu para
pelanggan untuk dapat menyelesaikan piutangnya seperti: memberikan relaksasi jangka
waktu pembayaran hingga memberikan dukungan atas setiap pekerjaan yang
dikolaborasikan dengan Perseroan. Selain itu Perseroan juga melakukan tindakan yang
tegas dan terukur agar para pelanggan dapat senantiasa menjalankan komitmennya
secara penuh.
d. Justifikasi Perseroan terkait kecukupan penyisihan kerugian penurunan nilai atas tidak
tertagihnya piutang usaha mengingat seluruh piutang usaha telah jatuh tempo
Page 5
Jawaban:
Perseroan tetap berkeyakinan bahwa piutang usaha tersebut dapat tertagih pada jangka
pendek sehingga penyisihan kerugian atas penurunan nilai tetap mencukupi.
11. Merujuk pada CALK 6 Uang Muka, diketahui bahwa penurunan uang muka hanya sebesar
6% dari Rp54,84 miliar per 31 Desember 2023 menjadi Rp51,5 miliar per 30 September
2024. Dengan itu, dari uang muka tersebut hanya terealisasi sebesar Rp3,34 miliar selama
periode tersebut. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang realisasi uang muka tersebut hanya sekitar 6% atau Rp3,34 miliar
Jawaban:
Latar belakang dari rendahnya realisasi uang muka jika dibandingkan dengan periode
31 Desember 2023, hal ini dikarenakan hingga pada periode 30 September 2024,
Perseroan banyak melakukan uang muka untuk meningkatkan profitabilitas dan
efisiensi kegiatan usaha diantaranya: booking slot dan spot media iklan untuk
dikomersialisasikan kembali kepada pelanggan, pengembangan SDM, uang muka
pembelian perangkat teknologi, hingga peningkatan layanan sistem piranti lunak.
b. Rincian uang muka dengan mengisi tabel berikut:
Jenis Uang Jumlah Nama Afiliasi/ Status Timeline
Muka Pihak Bukan Realisasi Target
Afiliasi Saat Ini Penyelesaian
1.. Rp... ... ... ... ...
2.. Rp... ... ... ... ...
Total Rp... ... ... ... ...
Jawaban:
Berikut rincian uang muka pada periode 30 September 2024:
Jenis Uang Jumlah Nama Afiliasi/ Status Timeline
Muka Pihak Bukan Realisasi Target
Afiliasi Saat Ini Penyelesaian
Deposit Rp. PT. Pulau Bukan On 30 Juni 2025
Pembelian 10.000.00 Pulau Media Afiliasi Progress
Spot Media 0.000
Iklan
Pengadaan Rp. PT. Mitra Bukan On 31 Maret 2025
Perangkat 5.800.000. Media Afiliasi Progress
Teknologi 000
Pengembangan Rp. PT. Jalani Bukan On 30 Juni 2025
Keamanan 4.000.000. Operasional Afiliasi Progress
Informasi 000 Bersama
Digital Rp. PT. Pulau Bukan On 31 Desember
Advertising on 22.296.97 Pulau Media Afiliasi progress 2024
Trains 2.528
Pembelian Rp. PT. Seraya Bukan On 31 Desember
Spot Media 4.500.000. Utama Afiliasi Progress 2025
Iklan 000 Bahagia
Uang Muka Rp. Team Bukan On 31 Desember
Operasional 4.903.049. Operasional Afiliasi Progress 2024
Page 6
389
Total Rp. ... ... ... ...
51.500.02
1.918
12. Merujuk pada CALK 7 Aset Tetap, diketahui bahwa terdapat pengurangan aset peralatan
gudang kreatif sebesar Rp10,55 miliar per 30 September 2024. Sedangkan, per 31
Desember 2023 terdapat penambahan aset peralatan gudang kreatif sebesar Rp10,55 miliar
tersebut. Berdasarkan Surat Perseroan nomor 002/SK/CORSEC/FUTR/VII/2024 tanggal 2
Juli 2024 perihal Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa nomor 2 poin a, disampaikan
bahwa Perseroan melakukan pengurangan peralatan gudang kreatif dengan menjual Device
Mac karena banyak talent yang belum familiar dan menggantinya dengan Device Windows
yang lebih user friendly. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Apakah penggantian peralatan gudang kreatif menjadi Device Windows tersebut telah
dilakukan mengingat saldo akhir peralatan gudang kreatif masih Rp0 per 30 September
2024
Jawaban:
Pergantian peralatan tersebut telah dilakukan dan masuk kedalam klasifikasi peralatan
kantor.
b. Rencana timeline penggantian peralatan gudang kreatif tersebut
Jawaban:
Perseroan tengah melakukan assesment dan penelaahan terkait teknis operasional
gudang kreatif secara komprehensif termasuk penempatan peralatan pengganti gudang
kreatif tersebut, direncanakan hal ini dapat diputuskan pada awal tahun 2025
mendatang.
c. Rincian gudang kreatif yang masih beroperasi saat ini serta pendapatan per masing-
masing lokasi per 30 September 2024
Jawaban:
Saat ini gudang kreatif belum beroperasi secara penuh dikarenakan teknis operasional
dialihkan melalui sistem online untuk seluruh member gudang kreatif.
d. Rencana pengembangan gudang kreatif ke depannya serta target operasi
Jawaban:
Perseroan tengah mengkaji beberapa opsi terkait pengembangan gudang kreatif
termasuk teknis operasional untuk menyesuaikan dengan kondisi pasar dan lingkungan
saat ini termasuk perubahan dan perkembangan teknologi.
13. Merujuk pada CALK 8 Utang Usaha Kepada Pihak Ketiga, diketahui bahwa terdapat
penurunan utang usaha pihak ketiga sebesar 99,27% menjadi Rp37,05 juta per 30
September 2024 dari sebelumnya Rp5,05 miliar per 31 Desember 2023. Bursa meminta
penjelasan terkait
a. Latar belakang penurunan utang usaha kepada pihak ketiga tersebut.
Jawaban:
Utang Usaha kepada pihak ketiga mengalami penurunan disebabkan penurunan
pembelian yang dilakukan Perseroan melalui optimalisasi asset yang dimiliki Perseroan
sebagai langkah efisiensi bisnis.
Page 7
b. Alasan tidak terdapat utang atas pembelian dari PT Integrasi Jaringan Ekosistem per 30
September 2024.
Jawaban:
Hal tersebut disebabkan belum adanya pembelian dan/atau tagihan yang belum
terbayarkan pada posisi 30 September 2024.
14. Merujuk pada CALK 16 Pendapatan, diketahui bahwa terdapat penurunan pendapatan
sebesar 39,03% menjadi Rp63,45 miliar per 30 September 2024 dari sebelumnya Rp104,07
miliar per 30 September 2023. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang penurunan pendapatan tersebut
Jawaban:
Hal tersebut disebabkan adanya penurunan demand dari para pelanggan atas layanan
yang ditawarkan Perseroan, termasuk semakin banyaknya alternatif dan pilihan yang
dapat digunakan oleh para pelanggan untuk menyesuaikan antara kebutuhan dengan
kemampuan mereka, hal ini tidak lepas dari pesatnya perkembangan teknologi saat ini.
b. Strategi Perseroan untuk meningkatkan pendapatan pada masing-masing sumber
pendapatan dan seiring dengan rencana penambahan bidang usaha lainnya
Jawaban:
Saat ini Perseroan senantiasa meningkatkan kualitas dan opsi untuk setiap produk dan
layanan Perseroan untuk memberikan banyaknya alternatif dan pilihan bagi para
pelanggan.
15. Merujuk pada CALK 18 Beban Umum dan Administrasi, diungkapkan bahwa beban umum
dan administrasi Perseroan per 30 September 2024 menurun sebesar 22,30% menjadi
Rp7,53 miliar dari periode sebelumnya sebesar Rp9,7 miliar. Hal ini utamanya disebabkan
terdapat penurunan gaji dan tunjangan, utilitas, jasa profesional, perawatan dan
pemeliharaan, pelatihan dan asuransi. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang penurunan pada masing-masing beban umum dan administrasi tersebut
Jawaban:
Penurunan tersebut disebabkan efisiensi biaya yang dilakukan Perseroan sebagai
langkah antisipasi atas perubahan kondisi pasar yang tengah terjadi.
b. Apakah terdapat pengurangan jumlah karyawan mengingat biaya gaji dan tunjangan
yang turun dari periode sebelumnya
Jawaban:
Benar, Perseroan melakukan pengurangan karyawan sebagai langkah efisiensi biaya
dengan pertimbangan bisnis.
c. Alasan tidak terdapat biaya asuransi pada periode 30 September 2024
Jawaban:
Perseroan tidak melakukan pengcoveran asuransi karena masih terdapat garansi atas
asset yang dimiliki Perseroan. Saat ini garansi tersebut telah habis dan Perseroan tengah
memproses pengcoveran asuransi untuk asset Perseroan.
Page 8
17.Berdasarkan Surat Perseroan nomor 002/SK/CORSEC/FUTR/VII/2024 tanggal 2 Juli 2024
perihal Penjelasan atas Permintaan Penjelasan Bursa nomor 5 poin b, disampaikan bahwa
terkait utang usaha kepada pihak ketiga sebesar Rp1,5 miliar dan utang usaha kepada pihak
berelasi sebesar Rp2,4 miliar yang akan jatuh tempo kurang dari satu tahun, Perseroan
telah membuat rencana anggaran untuk memastikan ketersediaan dana yang cukup dalam
pelunasan utang. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Jatuh tempo dari masing-masing utang tersebut
Jawaban:
Waktu jatuh tempo atas utang tersebut diantaranya:
- Utang pihak ketiga : Rp. 1.500.000.000,- , jatuh tempo pada 22 November 2024
dan sudah dilunasi
- Utang pihak berelasi sebesar R. 2.400.000.000, akan jatuh tempo pada 30 Juni
2025.
b. Rencana timeline pelunasan utang tersebut
Jawaban:
Perseroan senantiasa akan menyelesaikan utang tersebut dengan tepat waktu.
c. Sumber pendanaan pelunasan utang tersebut mengingat per 30 September 2024 kas dan
setara kas Perseroan hanya sebesar Rp131,25 juta dan tidak terdapat utang bank
Jawaban:
Sumber pendanaan untuk pelunasan utang tersebut berasal dari kas operasional dan
penerimaan piutang usaha Perseroan.
18. Berdasarkan LK per 30 September 2024, diungkapkan bahwa entitas anak yang
dikonsolidasikan adalah PT Digital Eksplorasi Indonesia dengan persentase kepemilikan
Perusahaan adalah 99,99%. Namun, berdasarkan surat Perseroan nomor
029/CORSEC/FUTR/PE/XI/2024 tanggal 5 November 2024 perihal Penyampaian Materi
Public Expose Tahunan, disampaikan bahwa Perseroan menangani dua entitas anak
Perseroan yakni PT Hexa Putra Mekaninal (HPM) dan PT Futura Energi Prima (FEP)
dimana tidak terdapat informasi atas kedua entitas tersebut pada keterbukaan informasi
sebelumnya. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Apakah Perseroan melakukan divestasi pada entitas anak PT Digital Eksplorasi
Indonesia?
Jawaban:
Perseroan memberikan klarifikasi bahwa Perseroan tidak melakukan divestasi pada
entitas anak PT Digital Eksplorasi Indonesia, melainkan PT Digital Eksplorasi
Indonesia melakukan perubahan nama menjadi PT Futura Energi Prima (FEP)
sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Sirkuler Para Pemegang
Saham PT Digital Eksplorasi Indonesia Nomor 23 tanggal 23 Oktober 2024 yang dibuat
di hadapan Rita Komala Dewi SH., MH., M.Kn.
b. Jika iya, latar belakang Perseroan melakukan divestasi pada entitas anak tersebut
mengingat kepemilikan Perseroan sebesar 99,99%
Jawaban:
Perseroan tidak melakukan divestasi pada entitas anak PT Digital Eksplorasi Indonesia.
Page 9
c. Kelangsungan usaha dari entitas anak tersebut
Jawaban:
Kelangsungan usaha entitas anak tersebut masih tetap menjadi bagian dari entitas anak
Perseroan dan kedepan akan mendukung usaha di bidang Energi.
d. Informasi profil ringkas terkait HPM dan FEP meliputi:
i. Penjelasan bidang dan kegiatan usaha
ii. Alamat website
iii. Nama dan susunan pengurus dan pengawas (Dewan Direksi dan Komisaris)
iv. Struktur permodalan
v. Penerima manfaat akhir
vi. Sifat hubungan afiliasi dengan Perseroan, jika terdapat hubungan afiliasi
Jawaban:
Perseroan memberikan klarifikasi bahwa FEP merupakan nama baru dari PT Digital
Eksplorasi Indonesia yang mana profil ringkasnya telah Perseroan ungkapkan kepada
Bursa dan Publik pada Prospektus Penawaran Umum Perdana Saham sebelumnya.
Adapun berikut profil ringkas HPM adalah sebagai berikut:
Penjelasan bidang : Sesuai dengan Pasal 3 dari Anggaran Dasar
dan kegiatan usaha Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan
adalah bidang jasa instalasi, konstruksi, perdagangan,
bahan dan barang kimia.
Alamat website : https://hexa-groups.com
Nama susunan : Dewan Komisaris:
Direksi dan Dewan Komisaris Utama : Piki Tresna Hidayat
Komisaris Komisaris : Bambang Setyadi
Direksi:
Direktur : Anisa Evi Susanti
Struktur Permodalan :
Penerima manfaat : Halim Suwandi
akhir
Sifat hubungan : Entitas sepengendali dimana Perseroan dan HOM
afiliasi memiliki Penerima Manfaat Akhir yang sama yaitu
Halim Suwandi.
Page 10
19. Perseroan membukukan penurunan laba tahun berjalan yang signifikan sebesar -93,14%
dari Rp9,91 miliar per 30 September 2023 menjadi Rp679,97 juta per 30 September 2024.
Hal ini juga diiringi dengan penurunan penjualan sebesar -39,03% dari Rp104,07 miliar per
30 September 2023 menjadi Rp63,45 miliar per 30 September 2024. Bursa meminta
penjelasan terkait:
a. Latar belakang penurunan laba tahun berjalan tersebut
b. Tindak lanjut dari upaya Perseroan untuk meningkatkan pendapatan dan laba tahun
berjalan ke depannya
c. Seiring dengan terdapat perubahan pengendali dan rencana penambahan bisnis
lain, apakah akan terdapat segmen operasi baru yang akan menunjang peningkatan
laba kedepannya?
Penjelasan:
a. Penurunan laba tahun berjalan sebesar -93,14% dari Rp9,91 miliar pada 30 September
2023 menjadi Rp679,97 juta pada 30 September 2024 dipengaruhi oleh beberapa faktor
berikut:
● Penurunan Pendapatan (39,03%)
Pendapatan Perseroan mengalami penurunan dari Rp104,07 miliar menjadi Rp63,45
miliar. Sebagai entitas yang bergerak di bidang profesional, ilmiah, teknis, seni,
hiburan, dan komunikasi, tantangan yang mempengaruhi pendapatan mencakup:
○ Kompetisi yang semakin ketat di sektor kreatif dan teknologi informasi,
yang mengharuskan inovasi produk yang lebih intensif.
○ Perubahan preferensi pasar, termasuk kebutuhan terhadap solusi digital
berbasis teknologi yang lebih mutakhir.
○ Dampak perlambatan ekonomi global dan domestik, yang menyebabkan
penundaan atau penurunan permintaan layanan dari klien utama.
● Biaya Operasional yang Tidak Proporsional
Meski pendapatan menurun, biaya tetap terkait operasional dan investasi tidak
menyesuaikan secara proporsional, terutama karena beberapa proyek berskala besar
di sektor seni dan komunikasi masih dalam tahap pengembangan.
● Tantangan Eksternal
Perseroan menghadapi hambatan logistik dan penyesuaian proses distribusi untuk
layanan yang membutuhkan interaksi lintas sektor dan wilayah.
b. Perseroan telah menyusun langkah-langkah strategis untuk memulihkan dan
meningkatkan kinerja pendapatan serta laba di masa mendatang:
1. Diversifikasi Produk dan Jasa
○ Mengembangkan layanan berbasis teknologi digital untuk menjawab
kebutuhan pasar yang terus berkembang, seperti solusi berbasis komunikasi
digital dan manajemen data.
○ Meningkatkan portofolio produk seni dan hiburan yang terintegrasi dengan
inovasi teknologi, guna menjangkau segmen pelanggan yang lebih luas.
2. Digitalisasi Operasional dan Proses
○ Perseroan sedang mengadopsi proses berbasis teknologi untuk efisiensi
operasional, seperti implementasi sistem otomatisasi dalam pengelolaan proyek
kreatif.
3. Ekspansi Pasar
○ Meningkatkan jangkauan pasar melalui penetrasi di sektor digital, termasuk
platform e-commerce dan kerjasama strategis dengan mitra internasional.
Page 11
4. Strategi Efisiensi Biaya
○ Melakukan optimalisasi proses internal untuk memastikan struktur biaya tetap
efisien tanpa mengurangi kualitas layanan.
5. Peningkatan Layanan Pelanggan
○ Menjalankan program loyalitas pelanggan yang lebih personal untuk
meningkatkan retensi klien dan memperkuat relasi jangka panjang.
c. Seiring dengan perubahan pengendali, Perseroan telah mengidentifikasi peluang untuk
memperluas lini usaha melalui pembentukan segmen operasi baru, yang diharapkan
dapat menunjang pertumbuhan laba di masa depan:
● Segmen Digital dan Teknologi Informasi
Perseroan akan berinvestasi dalam pengembangan solusi teknologi informasi yang
relevan, seperti layanan berbasis data, platform interaktif, dan manajemen konten
kreatif.
● Segmen Keberlanjutan (Sustainability)
Melihat tren global terhadap bisnis berbasis keberlanjutan, Perseroan akan
mengeksplorasi peluang pada sektor layanan atau produk yang mendukung agenda
keberlanjutan, yang sekaligus memperkuat daya tarik investasi berbasis ESG
(Environmental, Social, and Governance).
● Segmen Hiburan Digital dan Seni Kreatif
Dengan fokus pada pengembangan karya seni yang terintegrasi dengan teknologi
digital, seperti seni interaktif, augmented reality (AR), dan virtual reality (VR),
untuk memenuhi permintaan pasar yang semakin inovatif.
20. Perseroan membukukan arus kas dari aktivitas operasi dan pendanaan negatif pada periode
September 2024, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang nilai negatif atas arus kas operasi dan pendanaan tersebut
b. Strategi Perseroan dalam membukukan arus kas dari aktivitas operasi dan
pendanaan yang positif kedepannya.
Penjelasan:
a. Nilai negatif pada arus kas operasi disebabkan oleh beberapa faktor utama berikut:
● Penurunan penerimaan kas dari pelanggan, yang dipengaruhi oleh:
○ Penurunan pendapatan sebesar 39,03% dari Rp104,07 miliar pada September
2023 menjadi Rp63,45 miliar pada September 2024, seiring dengan
perlambatan permintaan pada segmen kreatif, seni, dan komunikasi.
○ Perpanjangan waktu pembayaran piutang dari pelanggan, terutama pada proyek
berskala besar, yang berdampak pada keterlambatan penerimaan kas.
● Pengeluaran tetap yang signifikan:
○ Biaya operasional tetap, termasuk gaji karyawan, infrastruktur, dan kebutuhan
lainnya, tidak mengalami pengurangan secara proporsional meskipun
pendapatan menurun.
○ Pembayaran pajak dan kewajiban lainnya tetap dilakukan meskipun terjadi
penurunan likuiditas.
Arus kas pendanaan tercatat negatif karena:
● Pengeluaran untuk memenuhi kewajiban pendanaan:
○ Perseroan tetap memenuhi kewajiban pembayaran liabilitas sewa sesuai
kontrak.
Page 12
● Ketiadaan penambahan modal eksternal:
○ Pada periode tersebut, belum ada aksi korporasi seperti penerbitan saham baru
atau obligasi yang dilakukan untuk memperkuat likuiditas.
b. Untuk meningkatkan arus kas dari aktivitas operasi, langkah-langkah yang akan
dilakukan adalah:
1. Optimalisasi Penagihan Piutang
○ Perseroan akan mempercepat proses penagihan dengan memanfaatkan
teknologi untuk memantau piutang secara real-time.
○ Melakukan negosiasi ulang dengan pelanggan terkait jadwal pembayaran agar
arus kas masuk lebih stabil.
2. Efisiensi Biaya Operasional
○ Mengoptimalkan struktur biaya melalui evaluasi menyeluruh untuk
memastikan efisiensi.
○ Digitalisasi operasional guna mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja
manual dan mempercepat proses kerja.
3. Diversifikasi Sumber Pendapatan
○ Mengembangkan lini produk baru berbasis teknologi digital, seperti platform
kreatif berbasis langganan (subscription).
○ Memperluas portofolio pelanggan melalui penetrasi pasar baru, baik domestik
maupun internasional.
Untuk memastikan arus kas dari pendanaan lebih positif, strategi yang disiapkan
meliputi:
1. Sumber Pendanaan Alternatif
○ Menjalin kemitraan strategis dengan investor institusional untuk mendukung
pengembangan segmen digital dan kreatif.
○ Mengoptimalkan fasilitas pembiayaan dari perbankan untuk mendukung
kebutuhan modal kerja jangka pendek.
2. Restrukturisasi Liabilitas
○ Melakukan negosiasi ulang dengan pemberi pinjaman untuk menyesuaikan
jadwal pembayaran, sehingga beban pendanaan dapat dikelola lebih baik.
21. Berdasarkan surat Perseroan nomor 029/CORSEC/FUTR/PE/XI/2024 tanggal 5 November
2024 perihal Penyampaian Materi Public Expose Tahunan, disampaikan bahwa Perseroan
memiliki rencana ekspansi pada industri green energy, carbon solutions, dan energy
effieciency. Adapun rencana ekspansi pada industri tersebut sangat berbeda dengan bidang
usaha Perseroan yang bergerak dalam bidang periklanan, aktivitas desain, pengelolaan data,
dan konsultasi. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Strategi Perseroan dalam mengembangkan rencana ekspansi industri tersebut
Jawaban:
Strategi Perseroan dalam mengembangkan rencana ekspansi pada industri green energy,
carbon solutions, dan energy efficiency:
Perseroan memandang bahwa peluang pada industri green energy, carbon solutions, dan
energy efficiency sangat strategis untuk mendukung keberlanjutan jangka panjang.
Sebagai langkah awal, Perseroan telah menyusun strategi yang mencakup:
- Kemitraan Strategis: Menggandeng mitra usaha yang memiliki pengalaman dan
keahlian di industri terkait untuk mengakselerasi proses adaptasi dan implementasi
teknologi baru.
Page 13
- Penguatan Kompetensi Internal: Mengembangkan unit bisnis baru dan merekrut
talenta yang memiliki keahlian khusus di bidang green energy dan solusi karbon.
- Pemanfaatan Teknologi dan Inovasi: Mengintegrasikan keahlian Perseroan dalam
pengelolaan data dan desain untuk menciptakan solusi efisien dan berbasis
teknologi di industri baru ini.
- Studi Kelayakan dan Kolaborasi: Melakukan studi kelayakan secara menyeluruh,
termasuk analisis potensi pasar dan dampak lingkungan, untuk memastikan rencana
ekspansi selaras dengan visi keberlanjutan.
b. Sumber pendanaan atas rencana ekspansi tersebut mengingat per 30 September
2024 kas dan setara kas Perseroan hanya sebesar Rp131,25 juta dan tidak terdapat
utang bank
Jawaban:
Perseroan dan Pihak HPN sedang merumuskan kemungkinan-kemungkinan sumber
pendanaan untuk rencana ekspansi tersebut, mulai dari shareholder support berupa
pinjaman dan penambahan modal, kas operasional, penerimaan piutang usaha hingga
pengelolaan arus kas dengan memaksimalkan efisiensi pengelolaan arus kas operasional
dan menjajaki potensi divestasi aset non-strategis untuk mendukung ekspansi.
Adapun untuk mengimplementasikan rencana-rencana pendanaan tersebut Perseroan
akan senantiasa memperhatikan dan memenuhi ketentuan dalam peraturan baik POJK,
Peraturan Bursa, Perundang-undangan dan Peraturan lain yang berlaku.
22. Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga
efek Perseroan serta kelangsungan hidup Perseroan yang belum diungkapkan kepada
publik.
Jawaban:
Tidak terdapat informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material yang belum
diungkapkan kepada publik.
Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
PT Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk
Albert Susanto Darmali
Direktur
Names mentioned 15 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Vera Florida
p.1
unresolved
org
PT Jalani Bukan
p.3
unresolved
org
PT Jaring
p.3
unresolved
org
PT Medigo Bukan
p.4
unresolved
org
PT Pulau
p.4 ×4
unresolved
org
PT. Jalani
p.5
unresolved
org
PT. Seraya Bukan
p.5
unresolved
—
Team
p.5
unresolved
org
PT Hexa Putra Mekaninal
p.8
unresolved
org
PT Futura Energi Prima
p.8 ×2
unresolved
person
Rita Komala Dewi SH.
p.8
unresolved
person
Piki Tresna Hidayat
· Komisaris Utama
p.9
unresolved
org
Lini Imaji Kreasi Ekosistem Tbk
p.13 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.