Skip to content
Back to announcement

20260911_WTON_Public Expose_32148087_lamp1.pdf

Other Text extracted WTON

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1
                           Hasil Public Expose Live 2026
                             PT Wijaya Karya Beton Tbk


Pada hari Rabu, 9 September 2026 bertempat di Kantor Pusat Tamansari HIVE Office
PT Wijaya Karya Beton Tbk telah dilaksanakan Public Expose Live 2026 secara virtual
melalui Zoom Webinar. Public Expose Live 2026 dimulai pukul 15.00 WIB dan dihadiri
serta diikuti oleh 110 peserta secara daring serta seluruh Manajemen PT Wijaya Karya
Beton Tbk (“Perseroan”) sebagai berikut:


   1. Kuntjara, selaku Direktur Utama;
   2. Rija Judaswara, selaku Direktur Pemasaran dan Pengembangan;
   3. Syailendra Ogan, selaku Direktur Keuangan, Human Capital dan Manajemen
       Risiko;
   4. Verly Widiantoro, selaku Direktur Teknik dan Produksi; dan
   5. Ignatius Harry Sumartono, selaku Corporate Secretary.


Public Expose Live 2026 ini dimoderatori oleh Fajar Wayong yang ditunjuk oleh Indonesia
Stock Exchange (IDX).


Pemaparan tentang Perseroan disampaikan oleh Ignatius Harry Sumartono selaku
Corporate Secretary dengan poin-poin sebagai berikut:

   •   Pemutaran video Company Profile;
   •   Paparan tentang gambaran umum Perseroan;
   •   Paparan ikhtisar keuangan per Juli 2026;
   •   Paparan strategi WIKA Beton; dan
   •   Paparan inisiasi ESG di WIKA Beton.


Selanjutnya, sesi Tanya Jawab dilakukan setelah pemaparan materi disampaikan.
Adapun kutipan pertanyaan dan ringkasan jawaban yang disampaikan adalah sebagai
berikut:

Page 2
1. Nama: William Adriel
   Pertanyaan: Segmen manakah yang mampu menopang laba Perseroan untuk
   Tahun Buku 2026?


   Jawaban:
   (Kuntjara – Direktur Utama): Dilihat dari sektornya, WIKA Beton berkontribusi
   pada sektor infrastruktur, railway, energi, mining, dan sektor lainnya. Kalau terkait
   perolehan dari revenue, revenue terbesar masih tetap diperoleh dari sektor
   infrastruktur. Akan tetapi, kalau terkait kemampulabaan atau margin yang lebih
   baik, WIKA Beton mendapatkannya dari sektor yang lain. Meskipun memerlukan
   sales atau revenue yang besar, WIKA Beton juga membutuhkan margin yang baik.
   WIKA Beton adalah industri dengan karakteristik fixed cost yang tinggi sehingga
   di satu sisi, WIKA Beton juga memerlukan proyek yang volumenya besar
   walaupun marginnya kecil guna mengisi utilisasi pabrik yang menekan atau
   memikul fixed cost agar tidak terjadi inefisiensi. Jadi, WIKA Beton memainkan
   strategi untuk tetap mengoptimalkan produktivitas pabrik yang sektor terbesarnya
   berasal dari sektor infrastruktur. Walaupun marginnya tipis karena persaingan
   yang ketat, WIKA Beton tetap mengambil pesanan atau proyek tersebut. Akan
   tetapi, di sektor-sektor yang lain seperti energi atau railway, walaupun market-nya
   tidak terlalu besar, namun persaingannya tidak ketat sehingga menghasilkan
   kontribusi margin yang lebih baik.


2. Nama: Weereda Chuncuansugkom
   Pertanyaan: Pada kuartal II 2026, net profit margin Perseroan tercatat sebesar
   0,07%. Langkah konkrit apa saja yang diambil manajemen dalam rangka strategi
   "Bring Back Our Glory" untuk meningkatkan kembali profitabilitas dan margin laba
   bersih di semester II 2026?


   Jawaban:
   (Kuntjara - Direktur Utama): Angka net profit margin 0,07% itu adalah nilai bottom
   line. Namun, apabila dilihat dari gross profit margin, target kami sebenarnya

Page 3
  berada di kisaran 6%. Penurunan hingga 0,07% pada bottom line terutama
  disebabkan oleh tingkat sales yang tidak terlalu tinggi seiring dengan kondisi
  industri konstruksi yang sedang mengalami kontraksi, sementara WIKA Beton
  memikul biaya usaha berupa fixed cost yang relatif stabil di kisaran 3–4%. Hal
  tersebut yang paling menekan bottom line.


  Upaya yang WIKA Beton lakukan agar kinerja pada semester II dapat membaik
  adalah melalui langkah-langkah transformasi, seperti penggabungan unit, lean
  organisation, kemudian mencoba memulihkan impairment, atau piutang-piutang
  yang sudah berumur lama.


  (Syailendra Ogan - Direktur Keuangan, Human Capital dan Manajemen
  Risiko): Dari sisi keuangan, WIKA Beton juga melakukan perbaikan terhadap
  rasio perputaran piutang dan persediaan untuk menghadapi kondisi industri yang
  masih turbulen.


  Dari sisi operasional, WIKA Beton juga melakukan perbaikan sistem operasional
  dan melakukan inovasi untuk memperbaiki efisiensi di 13 pabrik yang WIKA Beton
  miliki. dengan harapan kapasitas produksi yang terisi sehingga inefisiensi yang
  mungkin terjadi dapat ditekan. Harapannya ke depan tidak terjadi inefisiensi
  dengan produktivitas produksi di bawah 50%.


3. Nama: Abdul
  Pertanyaan: Teknologi atau produk baru apa yang sedang dikembangkan WIKA
  Beton dan kapan diharapkan mulai menambah laba perusahaan?


  Jawaban:
  (Verly Widiantoro – Direktur Teknik dan Produksi): WIKA Beton memiliki
  inovasi baru, salah satunya WHome. Adapun inovasi pada WHome dapat dilihat
  dari sisi produk dan prosesnya.
  a. Dari sisi produk (Rumah WHome): WIKA Beton memiliki produk rumah

Page 4
     pracetak bernama Rumah WHome dengan empat fitur unggulan, yaitu: (1) fitur
     kecepatan, di mana struktur bangunan dapat selesai dalam 2 hari dan lengkap
     dengan kondisi furnished dalam 10–15 hari; (2) ketahanan terhadap gempa;
     (3) fitur bisa tumbuh, yaitu dapat dikembangkan ke atas atau ke samping; dan
     (4) Rumah green, yang menggunakan bahan ramah lingkungan yang
     memanfaatkan waste.
  b. Dari sisi Inovasi Proses: Pelanggan dapat menggunakan produk WIKA Beton
     lebih cepat. Jika sebelumnya beton standar membutuhkan waktu 14-28 hari,
     sekarang melalui produk next generation produk yang dihasilkan dapat
     langsung dikirim dan digunakan hanya dalam waktu 5 hari. Selain itu, ada
     produk beton lain seperti beton Geopolimer, beton AAC, dan beton fast screed,
     yaitu beton yang diperuntukkan untuk perbaikan sehingga siap digunakan
     hanya dalam waktu 8 jam pada berbagai proyek.


4. Nama: Yustia
  Pertanyaan: Bagaimana strategi WIKA Beton dalam mengidentifikasi proyek yang
  menguntungkan dan pembayaran yang lancar?


  Jawaban:
  (Rija Judaswara - Direktur Pemasaran dan Pengembangan): WIKA Beton
  melakukan identifikasi proyek mulai dari sumber dana, potensi calon
  kontraktornya, dan melakukan assessment terhadap beberapa aspek risiko. WIKA
  Beton selalu disiplin dalam melakukan assessment risiko tersebut sehingga
  proyek-proyek yang diperoleh adalah proyek yang berkualitas bagus baik dari sisi
  margin maupun kepastian pembayaran.


5. Nama: Ningrum
  Pertanyaan: Apa keunggulan WIKA Beton yang belum banyak diketahui investor?
  Kemajuan apa yang bisa dinantikan pemegang saham dalam setahun ke depan?

Page 5
  Jawaban:
  (Kuntjara – Direktur Utama): Banyak inovasi yang telah WIKA Beton hasilkan
  yang belum dijual atau diekspos ke pasar karena teknologi di industri beton mudah
  ditiru. Salah satu inovasi yang sudah disampaikan adalah teknologi beton yang
  dapat dikirim dan dipasang dengan cepat, hanya membutuhkan waktu 5 hari,
  dibandingkan sebelumnya yang membutuhkan waktu 14–28 hari. Keunggulan ini
  menjadi salah satu inovasi yang belum dapat ditiru oleh kompetitor. Selain itu, dari
  sektor ESG (Environmental, Social, and Governance), skor ESG WIKA Beton saat
  ini berada di angka 71, yang masuk ke dalam 13% Top ranking terbaik di tingkat
  global untuk Sektor Manufaktur Industri, Top ke-1 Sektor Material Konstruksi
  Indonesia Top ke-2 di tingkat Perusahaan Terbuka Indonesia, Top ke-3 di BUMN
  Indonesia, dan Top ke-4 di seluruh Industri Indonesia. Capaian ini juga menjadi
  pembeda utama WIKA Beton dengan industri sejenis.


6. Nama: Achmad Zainuddin
  Pertanyaan:
  a. Apa saja proyek-proyek yang dibidik oleh WIKA Beton pada 2027 dan adakah
     proyek khusus yang di target?
  b. Bagaimana realisasi kontrak baru di tahun ini?


  Jawaban:
  (Kuntjara – Direktur Utama):
  a. Sasaran proyek WIKA Beton di 2027 adalah proyek-proyek yang sejalan
     dengan program strategis pemerintah seperti Giant Sea Wall, pengembangan
     gas di Maluku, hilirisasi Smelter Grade Alumina, serta kelanjutan proyek
     infrastruktur konvensional seperti jalan tol di wilayah Jakarta.
  (Rija Judaswara - Direktur Pemasaran dan Pengembangan)
  b. Realisasi kontrak baru per Juli 2026 telah mencapai Rp2,27 triliun, dari data
     proyek yang sedang dalam proses penawaran dan negosiasi di berbagai sektor
     terdapat sasaran sekitar 1,5 triliun. Hal ini menjadi momentum positif untuk
     mencapai target akhir tahun di kisaran Rp3,8 hingga Rp4 triliun.

Page 6
7. Nama: Dilla
   Pertanyaan: Bagaimana WIKA Beton membagi keuntungan untuk dividen dan
   pengembangan usaha sambil memastikan uang operasional tetap cukup?


   Jawaban:
   (Syailendra Ogan - Direktur Keuangan, Human Capital dan Manajemen
   Risiko): WIKA Beton adalah perusahaan yang mengacu pada bisnis, di mana
   tujuan utamanya adalah menghasilkan laba. Komitmen kami selama ini adalah
   selalu membagikan dividen secara rutin dengan kisaran 10% hingga 30%. Guna
   menjaga kecukupan dana untuk dividen, WIKA Beton memastikan bahwa cash
   flow operasional selalu positif yang menunjukkan bahwa pengelolaan perusahaan
   berjalan dengan baik. Dalam hal berinvestasi, WIKA Beton mengombinasikan
   cash flow operasional dan cash flow investasi agar penjumlahannya positif. Artinya
   dana untuk investasi tidak menggunakan dana pinjaman tetapi memanfaatkan
   dana yang ada di WIKA Beton sehingga kedepan diharapkan dapat memberikan
   dividen terbaik untuk para investor.


File

File Open PDF
Source IDX
Size0.08 MB
Published11 Sep 2026
Pages6
Characters9,494
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Wijaya Karya Beton Tbk p.1 ×8
linked person Rija Judaswara · Direktur p.1 ×3
linked person Syailendra Ogan · Direktur Keuangan p.1 ×3
linked person Verly Widiantoro · Direktur p.1 ×2
possible — Kuntjara · Direktur Utama p.1
unresolved — Ignatius Harry Sumartono · Corporate Secretary p.1 ×2
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result