Back to announcement
20241205_MLPT_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31806118_lamp1.pdf
Other Text extracted MLPTSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1 OCR 0.892
MULIIBOLAR Bap Nomor 1 063/MLPT/PDC/XI1/2024 5 Desember 2024 Perihal 1 Tanggapan Permintaan Penjelasan Kepada Yth.: Bpk. I Gede Nyoman Yetna Direktur PT Bursa Efek Jakarta Gedung Sumitro Djojohadikusumo Jalan Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta 10710 Dengan hormat, Merujuk kepada Permintaan Penjelasan terkait Laporan Keuangan per 30 September 2024 PT Multipolar Technology Tbk (“Perseroan”) yang disampaikan melalui SPE-IDXnet pada tanggal 3 Desember 2024, disampaikan tanggapan sebagaimana terlampir. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih. Hormat kami, PT Multipolar Technology Tbk 7 Mu Wahyudi Chandra Y Corporate Secretary Tembusan : 1. Yth. Bpk. Adi Pratomo Aryanto, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 PT Bursa Efek Indonesia 2. Yth. Direktur Pengawasan Transaksi Efek. Otoritas Jasa Keuangan 3. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 1. Otoritas Jasa Kenangan 4. Yth. Direktur Pengawasan Emiten dan Perusahaan Publik 2. Otoritas Jasa Keuangan PT MULTIPOLAR TECHNOLOGY Tbk Sopo Del Office Towers & Lifestyle Tower B, 18” FI. JI. Mega Kuningan Barat III, Lot 10.1-6 | Jakarta 12950 Tel 462-21 546 0011, 55 777 000 | Fax 462-21 546 0020 | www.muttipolar.com
Page 2 OCR 0.946
MULIIBOLAR TERAS Lampiran PT Multipolar Technology Tbk (“Perseroan”) Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Terkait dengan Laporan Keuangan per September 2024 |. Sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan mohon penjelasan: a. Perkembangan kegiatan usaha. b. Prospek usaha Perseroan di masa mendatang, utamanya pada segmen operasi penjualan perangkat keras dan perangkat pendukung. Perolehan atau pemutusan kontrak dengan supplier (jika ada). Perolehan atau pemutusan kontrak dengan pelanggan (jika ada). Modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional di tahun 2024. Pemutusan hubungan kerja karyawan (jika ada). Kendala-kendala lainnya yang dihadapi Perseroan. aman Tanggapan : a. Perseroan terus berupaya melakukan pengembangan dengan memperbesar jumlah basis pelanggan, menambah kapasitas solusi teknologi terbaru, digitalisasi dan sinergi dengan 4 Entitas Anak Perseroan: PT Visionet Data Internasional, PT Digital Daya Teknologi, PT Digital Data Venture, dan PT Teknologi Pamadya Analitika. Selain itu Perseroan juga berkomitmen untuk senantiasa meningkatkan produktivitas dan operational excellence yang berkesinambungan melalui pengembangan sumber daya manusia. b. Segmen perangkat keras masih akan menjadi kontributor utama bagi pendapatan Perseroan. Perangkat keras yang sudah menjadi produk komoditif seperti PC dan laptop, memang memiliki pertumbuhan yang kecil, namun tetap dibutuhkan oleh pelanggan. Komponen perangkat keras lainnya seperti: server, storage, dan infrastruktur jaringan mempunyai siklus tech refresh untuk diperbaharui dengan teknologi terbaru. Pembelian server juga dimungkinkan jika pelanggan memiliki kebutuhan untuk aplikasi barunya. Srorage, dalam beberapa tahun ini, memiliki perkembangan yang cukup baik karena kebutuhan penyimpanan data yang makin besar, baik transaksi digital maupun lonjakan data. c. Sampai dengan periode September 2024, perolehan kontrak dengan supplier berkisar 70 kontrak dan tidak ada pemutusan kontrak dengan supplier di kurun waktu tersebut. d. Sampai dengan periode September 2024, perolehan dalam bentuk kontrak/SPK/PO dengan pelanggan berkisar 1.200 dan tidak ada pemutusan kontrak/SPK/PO dengan pelanggan di kurun waktu tersebut. €&. Modal kerja yang dibutuhkan untuk menjalankan kegiatan operasional di tahun 2024 adalah berasal dari kas internal Perseroan f. Tidak ada pemutusan hubungan kerja karyawan sampai dengan periode September 2024. Tidak terdapat kendala yang dialami Perseroan selain tantangan bisnis di mana Perseroan harus senantiasa beradaptasi dengan perubahan teknologi yang sangat cepat, go-to-market, bisnis model dari Principal, juga tuntutan pelanggan yang semakin tinggi. Dalam beradaptasi tersebut, bidang sumber daya manusia juga mendapat perhatian khusus Perseroan baik perekrutan, pengembangan maupun retensi untuk dapat mengikuti perkembangan bisnis yang ada. (es 2. Sebagaimana disampaikan dalam Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) No. 20 - Pembagian Laba dan Pembentukan Cadangan Umum dari Saldo Laba, Perseroan membagikan dividen interim tahun buku 2024 sebesar Rp206.2 miliar atau Rp110.00 (dalam angka penuh) per saham. Agar dapat dijelaskan lebih lanjut: a. Sumber dana dari pembagian dividen interim tersebut b
Page 3 OCR 0.943
MULTIB6)LAR TERANG b. Perseroan menyampaikan Keterbukaan Informasi pada tanggal 28 Juni 2024 perihal Transaksi Material Tanpa Persetujuan RUPS di mana Perseroan melakukan penjualan properti tanah kosong senilai Rp195,3 miliar. Agar dapat dikonfirmasi jika penjualan aset tersebut juga merupakah salah satu pertimbangan Perseroan dalam membagikan dividen interim tahun buku 2024. Tanggapan : a. Sumber dana dari pembagian dividen interim berasal dari hasil penjualan tanah/aset idle Perseroan sebesar Rp 195,3 miliar dan sebagian dari laba bersih Perseroan Semester | tahun 2024 sebesar Rp 10,9 miliar. b. Hasil penjualan aset tersebut digunakan sebagai dasar pemberian dividen interim agar dapat memberikan imbal hasil (return) yang positif bagi para pemegang saham.guna meningkatkan shareholders value. 2. Perseroan memiliki entitas anak yaitu PT Multi Solusi Andal (MSA) dengan porsi kepemilikan sebesar 99,94. Agar dapat dikonfirmasi beberapa hal berikut: a. Tanggal pendirian MSA. b. Status operasional entitas anak tersebut untuk saat ini. c. Jika masih belum operasional, agar dapat disampaikan target operasional secara komersil MSA. d. Jika masih belum operasional, agar dapat dijelaskan pertimbangan atau halangan untuk dapat melakukan operasional secara komersil untuk MSA. Tanggapan : a. Tanggal pendirian MSA : 18 Januari 2016. b. Sampai dengan saat ini belum ada rencana untuk operasional MSA. c. Merujuk pada jawaban poin b. di atas, belum ada target operasional secara komersil. d. Merujuk pada jawaban poin b. di atas, Perseroan belum memiliki pertimbangan untuk menjalankan operasional secara komersil. 3. Sehubungan dengan CALK No. 3 — Kas dan Setara Kas, agar dapat dijelaskan lebih lanjut: a. Terdapat kenaikan saldo kas dan setara kas dalam Dolar Amerika Serikat yang naik sekitar 29996 atau Rp25,7 miliar per September 2024 dibandingkan dengan nilai per Desember 2023. Agar dapat dijelaskan latar belakang kenaikan tersebut. b. Deposito berjangka Perseroan per September 2024 naik sebesar 119Yo atau Rp147,6 miliar dibandingkan dengan nilai per Desember 2023. Agar dijelaskan latar belakang kenaikan tersebut. c. Agar dapat diklarifikasi terkait strategi investasi Perseroan (jika ada) terkait dengan kenaikan nilai deposito berjangka Perseroan. Tanggapan : a. Kenaikan saldo giro dalam mata uang dolar amerika serikat merupakan dana yang disiapkan untuk kegiatan usaha Perseroan, yaitu pembayaran kepada supplier dari luar negeri sesuai tagihan yang diterima oleh Perseroan yang meningkat cukup tinggi per 30 September 2024 sebesar Rp 101,33 miliar atau naik sebesar 322.46Y6 dibanding per 31 Desember 2023. b. Deposito berjangka dalam mata uang rupiah per 30 September 2024 tidak meningkat jika dibandingkan dengan nilai per 31 Desember 2023, tetapi menurun sebesar Rp 147,63 miliar karena digunakan untuk kebutuhan operasional Perseroan. c. Walaupun tidak terdapat kenaikan nilai deposito berjangka per 30 September 2024 dibandingkan per 31 Desember 2023, Perseroan tetap memiliki strategi berinvestasi pada deposito berjangka untuk memberikan keuntungan dari dana yang dimiliki. 1
Page 4 OCR 0.947
MULIIBOLAR Te ear 4. Dalam CALK No. 4 — Piutang Usaha, agar dapat dijelaskan lebih lanjut: a. Terdapat kenaikan penyisihan per September 2024 sebesar 2.1 miliar. Agar dapat dijelaskan latar belakang kenaikan tersebut. b. Mengacu pada CALK No. 32 — Manajemen Keuangan, piutang usaha Perseroan yang telah jatuh tempo 1 — 180 hari dan lebih dari 180 hari sejumlah Rp258,9 miliar atau 5596 dari total piutang usaha tercatat. Agar dapat dijelaskan jika terdapat kendala dalam penagihan piutang usaha yang telah jatuh tempo tersebut. Cc. Agar dapat dijelaskan rencana atau upaya yang telah dilakukan dalam melakukan penagihan piutang usaha Perseroan. d. Kebijakan Perseroan terhadap pelanggan dengan kualitas piutang yang tidak lancar. Tanggapan : a. Kenaikan penyisihan ini dilakukan untuk memenuhi hasil assessment Expected Credit Loss (ECL) berdasarkan implementasi PSAK 71. b. Tidak terdapat kendala dalam penagihan piutang usaha yang telah jatuh tempo di dalam internal Perseroan. Namun, hal ini lebih disebabkan oleh proses administrasi yang cukup panjang pada pelanggan. c. Perseroan melakukan penagihan secara berkala dan monitoring atas piutang usaha kepada para pelanggan tersebut. Perseroan memiliki keyakinan bahwa piutang tersebut akan tetap dapat ditagih. d. Perseroan senantiasa melakukan penagihan dan monitoring secara ketat serta tidak melakukan penjualan baru kepada beberapa pelanggan yang memiliki kondisi keuangan yang kurang baik. 5. Perseroan menyampaikan dalam CALK No. 6 — Persediaan bahwa telah mencatatkan nilai proyek dalam penyelesaian sebesar Rp880,3 miliar per September 2024, jika dibandingkan dengan nilai per Desember 2023 sebesar Rp732,6 miliar. Agar dapat dijelaskan: a. Nature dari proyek dalam penyelesaian. b. Penyajian secara akuntansi jika proyek tersebut telah diselesaikan. c. Penjelasan dari assessment Perseroan jika proyek dalam penyelesaian tersebut tidak terdapat penurunan nilai persediaan. Tanggapan : a. Nature proyek dalam penyelesaian merupakan beban yang berhubungan langsung dengan pembelian barang dan jasa yang masih dicatat sebagai bagian dari persediaan karena kewajiban dalam kontrak belum selesai dilaksanakan. b. Jika proyek tersebut telah di selesaikan, secara akuntansi akan disajikan dalam “beban pokok penjualan dan jasa' yang diakui secara bersamaan dengan pendapatan. Cc. Sesuai dengan nature dari proyek dalam penyelesaian dimana merupakan biaya yang dikeluarkan dan ditangguhkan sampai pendapatan diakui maka tidak ada penurunan nilai atas biaya tersebut, karena secara nature biaya-biaya tersebut akan diakui sepenuhnya ar cost sebagai beban pokok penjualan dan jasa dengan pertimbangan persediaan dibeli sesuai dengan kebutuhan project sehingga tidak ada penurunan nilai terhadap persediaan tersebut. 6. Berdasarkan CALK No. 9 tentang Aset Tetap, Per 30 September 2024 Perseroan memiliki aset tetap sebesar Rp729,11 miliar setelah dikurangi penyusutan dimana sebesar Rp591,1 miliar atau sebesar 81,0796 merupakan Peralatan untuk disewakan, atas hal tersebut agar dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Nature penggunaan aset tetap berupa Peralatan untuk disewakan terhadap operasional Perseroan. b. Per31 Desember 2023, terdapat penambahan Peralatan untuk disewakan sebesar Rp510,06 miliar, mohon dirincikan peruntukan dan detail atas penambahan Peralatan untuk disewakan tersebut. d1
Page 5 OCR 0.942
MULTIB6)LAR Ta SG c. Apakah penambahan aset tetap berupa Peralatan untuk disewakan per 31 Desember 2023 tersebut inline dengan rencana dan prospek usaha Perseroan di masa mendatang? Agar dapat dijelaskan. Tanggapan : a. Peralatan merupakan aset yang disewakan kepada pelanggan berupa mesin yang digunakan untuk transaksi keuangan, terutama mesin EDC. b. Penambahan peralatan untuk disewakan diperlukan seiring dengan meningkatnya perolehan project sewa mesin dari pelanggan. Mesin yang disewakan terutama adalah mesin EDC. c. Penambahan aset tetap berupa peralatan untuk disewakan tersebut masih inline dengan rencana dan prospek kegiatan usaha entitas anak Perseroan di masa mendatang. Perseroan juga melihat bahwa prospek peralatan yang disewakan tersebut (terutama mesin EDC) masih akan berlangsung dalam jangka waktu 5 tahun kedepan. Sehubungan dengan CALK No. 10 tentang Aset Takberwujud, Perseroan mencatatkan nilai perolehan aset tak berwujud per September 2024 sebesar Rp174,1 miliar. Agar dapat dijelaskan nature dan peruntukkan aset tak berwujud tersebut terhadap operasional Perseroan. Tanggapan : Nature aset takberwujud senilai Rp174,1 miliar sebagian besar berupa software core-banking dan pengembangan aplikasi digital banking. Aset takberwujud berupa software tersebut merupakan salah satu produk yang dijual oleh Perseroan. Berdasarkan CALK nomor 22 tentang Penjualan Bersih dan Pendapatan Jasa, Per 30 September 2024 Perseroan membukukan pendapatan usaha sebesar Rp2.47 triliun atau meningkat sebesar 4.96” dibandingkan pendapatan usaha per 30 September 2023. Agar dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Penjelasan atas peningkatan pendapatan usaha dari segmen operasi Jasa Teknologi pada 30 September 2024 sebesar 24,35Y6 dibandingkan periode 30 September 2023. b. Penjelasan atas peningkatan pendapatan usaha dari segmen IT Outsorcing pada 30 September 2024 sebesar 31.43”6 dibandingkan periode 30 September 2023. c. Penjelasan mengenai penurunan pendapatan usaha dari segmen operasi perangkat keras pada 30 September 2024 sebesar 21,98Y6 dibandingkan periode 30 September 2023. d. Rincian mengenai pendapatan “Lain-Lain” sebesar Rp40.84 miliar pada 30 September 2024. Tanggapan : a. Pendapatan usaha dari segmen operasi jasa teknologi meningkat dikarenakan adanya kenaikan volume sehingga total pendapatan per 30 September 2024 lebih tinggi dibandingkan dengan per 30 September 2023, terutama disebabkan adanya beberapa proyek di sektor perbankan maupun telekomunikasi terkait dengan pengadaan lisensi, maintenance perangkat, dan nenwork. b. Pendapatan usaha dari segmen /7 Outsourcing meningkat dikarenakan adanya kenaikan volume sehingga total pendapatan per 30 September 2024 lebih tinggi dibandingkan dengan per 30 September 2023, terutama disebabkan adanya peningkatan proyek Managed service termasuk pengadaan sewa mesin EDC yang disewakan kepada pelanggan, dimana penagihan mulai dilakukan pada 94-2023 dan berlangsung sampai saat ini. c. Pendapatan usaha dari segmen operasi perangkat keras menurun dikarenakan adanya penurunan volume sehingga total pendapatan per 30 September 2024 lebih rendah dibandingkan dengan per 30 September 2023, terutama disebabkan adanya penurunan pada proyek sektor telekomunikasi. d. Pendapatan lain-lain terutama berupa pendapatan jasa sebagai Third party Administration di bidang asuransi kesehatan. 3
Page 6 OCR 0.944
MULIIBOLAR TEPUNG OGY 9. Berdasarkan Laporan Laba Rugi yang disampaikan Perseroan, rasio TIER Perseroan per30 September 2024 sebesar 7,58x atau mengalami penurunan dibandingkan 30 September 2023 sebesar 16,24x. Agar dapat dijelaskan pendapat Perseroan terkait penurunan tersebut dan strategi Perseroan dalam hal pemenuhan seluruh kewajiban. Tanggapan : TIER 93-2023 menurun sebesar 16,24x menurun pada 93 2024 menjadi sebesar 7,58x dikarenakan Perseroan memperoleh project besar berupa aset disewakan yang dibiayai melalui pinjaman bank di semester kedua tahun 2023 senilai total Rp 318,03 miliar dengan periode selama 5 tahun. Sehingga beban bunga meningkat dari Rp 11,98 miliar per September 2023 menjadi Rp 29,99 miliar per September 2024. Perseroan memiliki strategi dengan tetap menjaga arus kas yang positif dari kegiatan operasional bisnis terutama proyek yang dibiayai oleh pinjaman bank dan senantiasa menjaga agar Current ratio, Debit to eguity ratio, Debt to EBITDA, Debt service coverage ratio sesuai dengan ketentuan di dalam perjanjian kredit. 10. Terkait dengan harga saham Perseroan, agar Perseroan dapat menjelaskan lebih lanjut: a. Apakah Perseroan pernah melakukan atau sudah melakukan studi penilaian/valuation report terkait dengan nilai wajar saham Perseroan? Agar diuraikan, termasuk asumsi yang mendasari penilaian tersebut. b. Ekspansi bisnis dan/atau kerjasama bisnis yang Perseroan lakukan dalam setahun terakhir. c. Apakah Perseroan berencana melakukan aksi korporasi misalnya right issue/private placement dalam kurun waktu 12 bulan mendatang? Tanggapan : a. Sampai dengan saat ini, Perseroan belum melakukan studi penilaian terkait dengan nilai wajar saham. b. Dalam tahun 2024, ekspansi bisnis dan/atau kerjasama bisnis yang dilakukan masih dalam lingkup inisiatif strategi Perseroan yaitu: (1) memperkuat basis pelanggan yang sudah ada dan memperluas basis pelanggan baru, (2) menyelaraskan kapabilitas teknologi terkini, (3) mengembangkan sumber daya manusia dan keunggulan operasional, dan (4) memperkuat portofolio digital dan teknologi dengan meningkatkan level kemitraan tertinggi dengan principal. Selama tahun 2024, Perseroan juga terus meningkatkan jumlah hak milik atas kekayaan intelektual baik di entitas induk maupun di entitas anak. c. Perseroan belum memiliki rencana konkret untuk aksi korporasi dalam kurun waktu 12 bulan mendatang 11. Sehubungan dengan aspek bisnis operasional Perseroan, agar Perseroan dapat menjelaskan lebih lanjut: a. Rincian segmen usaha Perseroan yang berjalan saat ini. b. Brand/nama produk yang digunakan Perseroan saat ini. Cc. Rencana ekspansi yang akan dilakukan oleh Perseroan dan entitas anak pada tahun 2024 (jika ada). d. Jumlah Capital Expenditure Perseroan untuk tahun 2024. e. Apakah terdapat penambahan segmen/produk/jasa baru pada tahun 2023 dan 2024? Agar diuraikan. f. Competitive Advanrage yang dimiliki oleh Perseroan dibandingkan dengan kompetitor. g. Jumlah karyawan Perseroan saat ini berdasarkan fungsi tugas dan status karyawan. LY
Page 7 OCR 0.949
MULILIBOLAR TERANG Tanggapan : a. Segmen usaha Perseroan adalah: System Integrator, Digital IT Managed Services, Digital Banking Solution, Big data & Analytics, and Third Party Administration. b. Perseroan bekerjasama dengan principal teknologi terkemuka, dan senantiasa berusaha untuk menjadi mitra dengan level kemitraan tertinggi, seperti IBM, Cisco, Microsoft, HPE, Lenovo, Nutanix, Oracle, dan lain-lain c. Perseroan dan entitas anak usaha masih berfokus pada segmen usaha seperti yang dijabarkan di poin a. di atas. Sampai saat ini fokus Perseroan senantiasa pada pertumbuhan secara organik dengan 4 inisiatif strategi, namun Perseroan juga tetap mencari peluang pertumbuhan anorganik. Sebagai identitas induk, Perseroan berfokus pada System Integrator namun melalui 3 anak usaha yang didirikan/diakuisi pada tahun 2022, Perseroan mulai masuk pada sektor digitalisasi perbankan, aktifitas pengolahan data (big dara & analytic), kecerdasan buatan (artificial intelligence), dan penyedia jasa administrasi untuk pihak ketiga (third party adminsitration). d. Jumlah capex Perseroan per September 2024 senilai Rp 116,74 miliar terutama untuk pengadaan peralatan seperti laptop, printer, aset yang disewakan, dan pengembangan software. e. Pada tahun 2023 dan 2024, segmen usaha Perseroan masih seperti yang diuraikan di butir a di atas. Sedangkan untuk produk/jasa, Perseroan menambah beberapa portofolio produk di bidang security, big data dan Al, digital platform, dan cloud. f. Perseroan adalah salah satu System Integrator yang mempunyai rekam jejak perusahaan dan produk TI sejak 1975. Selain bermitra dengan para pemain TI global dengan level kemitraan tertinggi, Perseroan juga mempunyai sumber daya manusia yang mempunyai keahlian berakreditasi global dengan pelatihan dan sertifikasi internasional. Perseroan juga berkomitmen memberikan solusi dan layanan komprehensif dengan nilai tambah yang terbaik di berbagai segmen industri dan komersial sesuai dengan 7 pilar utama bisnis Perseroan yang tersertifikasi ISO 9001:2015, ISO 27001:2013 dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehetan Kerja (SMK3). Perseroan melalui entitas anak usaha menyediakan layanan digital /7 managed ser dengan cakupan layanan berskala nasional dengan 140- titik layanan yang dikelola sendiri di 1304 kota yang tersebar di seluruh Indonesia, menyediakan teknologi dan konsultasi bisnis untuk mengakselerasi bank-bank tradisional dan institusi keuangan dalam melakukan transformasi digital di berbagai lini bisnis, menyediakan expertise yang berfokus pada layanan big data dan analytics, menyediakan layanan administrasi klaim kesehatan berbasis teknologi untuk membantu perusahaan asuransi atau perusahaan yang self-insured mengelola layanan kesehatan yang disediakan oleh 5.085 institusi jasa kesehatan di 37 provinsi. g. Jumlah karyawan Perseroan dan entitas anak per 30 September 2024 adalah 915 karyawan tetap/permanen, dengan rincian berdasarkan fungsi tugas sebagai berikut (dalam satuan orang): Direktur: 8, Marketing/Sales: 75, Pre-Sales: 41, Back office: 160, Operasional: 631. . Keterbukaan Informasi yang belum disampaikan yang dapat memengaruhi harga saham Perseroan (jika ada). Tanggapan : Tidak ada Keterbukaan Informasi yang belum disampaikan oleh Perseroan. 11
Names mentioned 10 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
I Gede Nyoman Yetna
p.1
unresolved
person
Adi Pratomo Aryanto
p.1
unresolved
org
PT Visionet Data Internasional
p.2
unresolved
org
PT Digital Data Venture
p.2
unresolved
org
PT Teknologi Pamadya Analitika. Selain
p.2
unresolved
org
PT Multi Solusi Andal
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.