Skip to content
Back to announcement

20241204_MEDC_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31805187_lamp2.pdf

Other Text extracted MEDC

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 24

Page 1
                                                          INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN
ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN
MELANGGAR HUKUM.

INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL,
SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.

PT MEDCO ENERGI INTERNASIONAL Tbk (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN
SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN.

PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN EFEK BERSIFAT UTANG TAHAP KE-3 DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN EFEK BERSIFAT UTANG YANG
TELAH MENJADI EFEKTIF.




                                                  PT MEDCO ENERGI INTERNASIONAL Tbk
                                                                  Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
                                                                            Kegiatan Usaha Utama:
                                                  Aktivitas perusahaan holding, jasa konsultasi manajemen dan perdagangan
                                                                                 Kantor Pusat:
                                                                Gedung The Energy, Lantai 53-55, SCBD Lot 11A
                                                            Jalan Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190
                                                                            Telp. (62 21) 2995 3000
                                                                            Faks. (62 21) 2995 3001
                                                                 Email: corporate.secretary@medcoenergi.com
                                                                       Situs web: www.medcoenergi.com

                                                      PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                                           OBLIGASI BERKELANJUTAN V MEDCO ENERGI INTERNASIONAL
                             DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp5.000.000.000.000 (LIMA TRILIUN RUPIAH)
                                 Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan telah menerbitkan dan menawarkan
                                     OBLIGASI BERKELANJUTAN V MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TAHAP I TAHUN 2023
                                   DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp1.000.000.000.000 (SATU TRILIUN RUPIAH)
                                                                                    DAN
                                 OBLIGASI BERKELANJUTAN V MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TAHAP II TAHUN 2024
                       DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp1.500.000.000.000 (SATU TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)
                                 Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan
                              OBLIGASI BERKELANJUTAN V MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TAHAP III TAHUN 2025
                DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp2.500.000.000.000 (DUA TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH) (”OBLIGASI”)
Obligasi ini terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu Obligasi Seri A dan Seri B yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini
diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat
untuk memilih Seri Obligasi yang dikehendaki sebagai berikut:

  Seri A    :    Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.675.000.000.000 (satu triliun enam ratus tujuh puluh lima miliar Rupiah) dengan tingkat
                 bunga tetap sebesar 7,75% (tujuh koma tujuh lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
                 Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
  Seri B    :    Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp825.000.000.000 (delapan ratus dua puluh lima miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap
                 sebesar 8,25% (delapan koma dua lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
                 Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama
masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 7 April 2025 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi dan Tanggal Pelunasan Pokok
Obligasi masing-masing seri adalah pada tanggal 7 Januari 2030 untuk Seri A dan tanggal 7 Januari 2032 untuk Seri B.

      OBLIGASI BERKELANJUTAN IV MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TAHAP IV DAN TAHAP-TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.

                                                 PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
  OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG
  BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN
  DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN
  DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR
  PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN
  HARI. KETERANGAN SELENGKAPNYA MENGENAI JAMINAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN.
  PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN
  PEMBELIAN KEMBALI UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI
  HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI ATAU UNTUK DISIMPAN
  DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.
  KETERANGAN MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI DAPAT DILIHAT PADA BAB I PERIHAL PENAWARAN UMUM DI DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
  PERSEROAN MEMPUNYAI HAK PENUH UNTUK MELAKUKAN OPSI BELI OBLIGASI YAITU MELAKUKAN PEMBAYARAN PENUH ATAU PELUNASAN AWAL
  ATAS SELURUH OBLIGASI SERI A DAN/ATAU OBLIGASI SERI B KEPADA PEMEGANG OBLIGASI, DIMANA PELAKSANAAN PEMBAYARAN OBLIGASI
  TERSEBUT DILAKUKAN MELALUI AGEN PEMBAYARAN. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI SYARAT-SYARAT PELUNASAN AWAL ATAS SELURUH
  OBLIGASI SERI A DAN/ATAU OBLIGASI SERI B DAPAT DILIHAT PADA BAB I PERIHAL PENAWARAN UMUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
  PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA
  (“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
   DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT UTANG JANGKA PANJANG
                                                             DARI
                                            PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (PEFINDO)
                                                             idAA-
                                                        (Double A Minus)
         KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN.
  RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH PERSEROAN TERGANTUNG PADA KEMAMPUAN UNTUK MEMPRODUKSI,
  MENGEMBANGKAN ATAU MENGGANTIKAN CADANGAN YANG TELAH ADA SERTA MENEMUKAN CADANGAN BARU BAGI KEGIATAN USAHA
  PERSEROAN.
  RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN
  UMUM BERKELANJUTAN INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
                     PENCATATAN ATAS OBLIGASI YANG DITAWARKAN INI AKAN DILAKUKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”)
                                                              PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI



  PT BRI DANAREKSA SEKURITAS            PT DBS VICKERS SEKURITAS INDONESIA                  PT MANDIRI SEKURITAS             PT TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK.

                                                                           WALI AMANAT
                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                                          Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 4 Desember 2024
Page 2
                                                    JADWAL

 Tanggal Efektif                                                       :                          27 Juni 2023
 Masa Penawaran Umum                                                   :     27 Desember 2024 – 2 Januari 2025
 Tanggal Penjatahan                                                    :                        3 Januari 2025
 Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                   :                        7 Januari 2025
 Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik (“Tanggal Emisi”)       :                        7 Januari 2025
 Tanggal Pencatatan pada BEI                                           :                        8 Januari 2025

                                 PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN

Nama Obligasi

Obligasi Berkelanjutan V Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2025.

Jenis Obligasi

Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama
KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dan didaftarkan
pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi
bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening.

Harga Penawaran

Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi, dan Jatuh Tempo Obligasi

Obligasi ini diterbitkan dengan jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp2.500.000.000.000 (dua triliun lima ratus miliar
Rupiah) yang terbagi menjadi 2 (dua) seri, dengan ketentuan sebagai berikut:

Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.675.000.000.000 (satu triliun enam ratus
         tujuh puluh lima miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,75% (tujuh koma tujuh lima persen)
         per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
         Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp825.000.000.000 (delapan ratus dua puluh
         lima miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,25% (delapan koma dua lima persen) per
         tahun. Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran
         Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 7 April
2025 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi dan Tanggal Pelunasan
Pokok Obligasi masing-masing seri adalah pada tanggal 7 Januari 2030 untuk Seri A dan tanggal 7 Januari 2032
untuk Seri B.

Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi masing-masing
Seri Obligasi dan/atau pelaksanaan Opsi Beli Obligasi dan/atau pembelian Kembali, sebagai pelunasan Obligasi
sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi.

Satuan Pemindahbukuan Obligasi

Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1 (satu Rupiah) atau kelipatannya.

Satuan Perdagangan Obligasi

Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan dalam
peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000
(lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

Jadwal Pembayaran Bunga dan Pokok Obligasi

Jadwal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:

                                                Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
  Bunga Ke-
                                      Seri A                                          Seri B
       1                           7 April 2025                                    7 April 2025
       2                           7 Juli 2025                                      7 Juli 2025
       3                         7 Oktober 2025                                  7 Oktober 2025
       4                         7 Januari 2026                                   7 Januari 2026
       5                           7 April 2026                                    7 April 2026
       6                           7 Juli 2026                                      7 Juli 2026
Page 3
                                                Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
     Bunga Ke-
                                      Seri A                                          Seri B
        7                        7 Oktober 2026                                  7 Oktober 2026
        8                        7 Januari 2027                                   7 Januari 2027
        9                          7 April 2027                                    7 April 2027
        10                         7 Juli 2027                                      7 Juli 2027
        11                       7 Oktober 2027                                  7 Oktober 2027
        12                       7 Januari 2028                                   7 Januari 2028
        13                         7 April 2028                                    7 April 2028
        14                         7 Juli 2028                                      7 Juli 2028
        15                       7 Oktober 2028                                  7 Oktober 2028
        16                       7 Januari 2029                                   7 Januari 2029
        17                         7 April 2029                                    7 April 2029
        18                         7 Juli 2029                                      7 Juli 2029
        19                       7 Oktober 2029                                  7 Oktober 2029
        20                       7 Januari 2030                                   7 Januari 2030
        21                                                                         7 April 2030
        22                                                                          7 Juli 2030
        23                                                                       7 Oktober 2030
        24                                                                        7 Januari 2031
        25                                                                         7 April 2031
        26                                                                          7 Juli 2031
        27                                                                       7 Oktober 2031
        28                                                                        7 Januari 2032

Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan
jumlah Hari Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan 1
(satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari.

Tata Cara Pembayaran Bunga Obligasi

a.     Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
       dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
       kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi
       transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli
       Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga
       Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
b.     Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada Pemegang
       Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan
       berdasarkan Daftar Pemegang Rekening.
c.     Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen
       Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
d.     Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
       melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh
       Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen
       Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga
       Obligasi yang bersangkutan.

Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi

a.     Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
b.     Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen
       Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
c.     Pembayaran Pokok Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
       melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh
       Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen
       Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok
       Obligasi yang bersangkutan.

Jumlah Minimum Pemesanan

Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya sebesar satu satuan
perdagangan sebesar Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

Jaminan dan Hak Senioritas Atas Utang

Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik
barang bergerak maupun tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi
jaminan bagi pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang
Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan
lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara
khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
Page 4
Pemegang Obligasi tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa
hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada
dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik
yang telah ada maupun yang akan ada, sebagaimana ditentukan dalam Pasal 11 Perjanjian Perwaliamanatan.

Perseroan tidak mempunyai utang senioritas yang mempunyai hak keutamaan atau preferen.

Penyisihan Dana Pelunasan Pokok Obligasi (Sinking Fund)

Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana penggunaan
dana Penawaran Umum Obligasi.

Pembelian Kembali Obligasi

Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut:
 1) Pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali
     dengan harga pasar;
 2) Pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau diluar Bursa Efek;
 3) Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
 4) Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat
     memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
 5) Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian (wanprestasi)
     sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
 6) Pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari pihak yang tidak terafiliasi, kecuali
     Afiliasi yang timbul karena kepemilikan atau penyertaan modal oleh Pemerintah;
 7) Rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling lambat 2 (dua) Hari
     Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai. Pengumuman tersebut wajib
     dilakukan paling sedikit melalui i) situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan
     ketentuan bahasa asing yang digunakan paling sedikit Bahasa Inggris dan ii) 1 (satu) surat kabar harian
     berbahasa Indonesia;
 8) Pembelian kembali Obligasi, baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi.
     Pengumuman tersebut wajib dilakukan paling sedikit melalui i) situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia
     dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang digunakan paling sedikit Bahasa Inggris dan ii) 1
     (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal
     penawaran untuk pembelian kembali dimulai;
 9) Rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam butir 7) dan pengumuman sebagaimana
     dimaksud dalam butir 8), paling sedikit memuat informasi tentang:
      a. periode penawaran pembelian kembali;
      b. jumlah dana maksimal yang digunakan untuk pembelian kembali;
      c. kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
      d. harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
      e. tata cara penyelesaian transaksi;
      f. persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
      g. tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
      h. tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
      i. hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi;
 10) Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap Pemegang
     Obligasi yang melakukan penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh
     Pemegang Obligasi, melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali;
 11) Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah
     disampaikan oleh Pemegang Obligasi;
 12) Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman sebagaimana
     dimaksud dalam butir viii, dengan ketentuan:
      a. Jumlah pembelian kembali Obligasi tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi untuk masing-
           masing jenis Obligasi yang beredar dalam periode 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
      b. Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan; dan
      c. Obligasi yang dibeli kembali tersebut hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali;
     dan wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja kedua setelah terjadinya pembelian kembali
     Obligasi;
 13) Perseroan wajib melaporkan kepada OJK dan Wali Amanat, serta mengumumkan kepada publik dalam waktu
     paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali Obligasi.
 14) Pembelian kembali Obligasi dilakukan dengan mendahulukan obligasi yang tidak dijamin jika terdapat lebih
     dari satu Obligasi yang diterbitkan Perseroan;
 15) Pembelian kembali wajib dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas
     pembelian kembali tersebut jika terdapat lebih dari satu obligasi yang tidak dijamin;
 16) Pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian
     kembali Obligasi tersebut jika terdapat jaminan atas seluruh obligasi;
 17) Pembelian kembali oleh Perseroan mengakibatkan:
      a. Hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak menghadiri RUPO,
           hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika
           dimaksudkan untuk pelunasan; atau
Page 5
      b.   Pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak
           menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang
           dibeli kembali jika dimaksudkan untuk disimpan dan dijual kembali.

Pelunasan Awal Seluruh Obligasi Melalui Opsi Beli Obligasi

Perseroan mempunyai hak penuh untuk melakukan Opsi Beli Obligasi yaitu melakukan pembayaran penuh atau
pelunasan awal atas seluruh Obligasi Seri A dan/atau Obligasi Seri B kepada Pemegang Obligasi, dimana
pelaksanaan pembayaran Obligasi tersebut dilakukan melalui Agen Pembayaran.

Syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Opsi Beli Obligasi sebagai berikut:
 1)     a. Opsi Beli Obligasi Seri A dapat dilaksanakan oleh Perseroan pada ulang tahun ke-3 (ketiga) sejak
           Tanggal Emisi atau ulang tahun ke-4 (keempat) sejak Tanggal Emisi; dan/atau
        b. Opsi Beli Obligasi Seri B dapat dilaksanakan oleh Perseroan pada ulang tahun ke-4 (keempat) sejak
           Tanggal Emisi, pada ulang tahun ke-5 (kelima) sejak Tanggal Emisi atau pada hari ulang tahun ke-6
           (keenam) sejak Tanggal Emisi
       dengan memperhatikan Pasal 5 dan Pasal 15 ayat 15.3 Perjanjian Perwaliamanatan.

 2)   Apabila Perseroan memutuskan untuk melaksanakan Opsi Beli Obligasi, maka Perseroan wajib melunasi
      lebih awal seluruh Pokok Obligasi yang masih merupakan kewajiban Perseroan yang belum dibayarkan
      kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran pada Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli dengan Harga
      Pelaksanaan Opsi Beli dan seluruh Pemegang Obligasi wajib menerima pelunasan lebih awal seluruh
      Pokok Obligasi yang dimiliki mereka masing-masing, sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian
      Perwaliamanatan.

 3)   Untuk menghindari keragu-raguan dengan ini ditegaskan bahwa pelaksanaan Opsi Beli Obligasi dilakukan
      sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan tanpa perlu meminta persetujuan terlebih
      dahulu melalui RUPO.

 4)   Dalam hal Perseroan akan melaksanakan Opsi Beli Obligasi maka Perseroan wajib:
      a. melaporkan rencana Opsi Beli Obligasi kepada OJK, dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
           sebelum pengumuman rencana Opsi Beli Obligasi tersebut.
       b. memberitahukan kepada Wali Amanat dan Agen Pembayaran melalui surat secara tertulis dalam waktu
           selambat-lambatnya 5 (lima) Hari Kalender sebelum Tanggal Pengumuman Opsi Beli Obligasi
           mengenai maksud Perseroan untuk melaksanakan Opsi Beli Obligasi.
       c. melakukan Pengumuman mengenai rencana Perseroan untuk melaksanakan Opsi Beli Obligasi yang
           wajib dilakukan paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kalender sebelum Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli
           melalui:
           i. situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing
              yang digunakan paling sedikit Bahasa Inggris; dan
          ii. situs web Bursa Efek atau 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
              nasional.

 5)   Jika Perseroan memutuskan untuk melaksanakan Opsi Beli Obligasi, maka Pemegang Obligasi yang berhak
      menerima pembayaran atas pelaksanaan Opsi Beli Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya
      tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening yang diterbitkan oleh KSEI pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum
      Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli kecuali ditentukan lain oleh KSEI, sesuai ketentuan KSEI yang berlaku dan
      seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
      dialihkan/dipindahbukukan sejak 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli.

 6)   Perseroan wajib menyetorkan sejumlah uang yaitu sejumlah Harga Pelaksanaan Opsi Beli kepada Agen
      Pembayaran yang harus telah tersedia (in good funds) selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Bursa sebelum
      Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli yang dipergunakan untuk pelunasan Pokok Obligasi sebagai pelaksanaan
      Opsi Beli Obligasi.

 7)   Agen Pembayaran akan membayarkan jumlah pembayaran Harga Pelaksanaan Opsi Beli kepada
      Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening berdasarkan instruksi dari Perseroan.

 8)   Apabila Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli Obligasi tersebut jatuh pada hari yang bukan Hari Kerja maka
      pembayaran Opsi Beli Obligasi harus dilakukan pada Hari Kerja berikutnya, tanpa adanya kewajiban dari
      Perseroan membayar Denda atas mundurnya pembayaran Opsi Beli Obligasi.

 9)   Selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli, Agen Pembayaran akan
      menyampaikan pemberitahuan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, Perseroan dan
      Wali Amanat mengenai pelaksanaan Opsi Beli Obligasi, termasuk dalam tidak dapat dilaksanakannya Opsi
      Beli tersebut disebabkan kegagalan atau keterlambatan Perseroan dalam menyediakan jumlah dana yang
      cukup.

 10) Opsi Beli Obligasi yang telah diajukan oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan tersebut diatas tidak dapat
     ditarik kembali.
Page 6
 11) Dengan dilaksanakannya Opsi Beli Obligasi, maka Obligasi yang telah dilunasi menjadi tidak berlaku, dan
     tidak dapat diterbitkan atau dijual kembali tanpa perlu dinyatakan dalam suatu akta apapun, dan Obligasi
     yang telah dilunasi tersebut menjadi jatuh tempo dan selanjutnya Perseroan tidak berkewajiban membayar
     Bunga Obligasi tersebut.

 12) Pembayaran Opsi Beli Obligasi yang dilakukan oleh Perseroan kepada Agen Pembayaran yang harus
     dibayar pada Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli Obligasi tersebut dianggap pembayaran lunas dan/atau
     pelunasan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi atas Pokok Obligasi setelah dana tersebut
     diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan
     Perjanjian Perwaliamanatan, dan dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan
     pembayaran yang bersangkutan kepada Pemegang Obligasi.

      Apabila Perseroan telah benar-benar menyetor dana untuk pembayaran Opsi Beli Obligasi kepada Agen
      Pembayaran sedangkan Agen Pembayaran tidak melakukan pembayaran Opsi Beli Obligasi pada Tanggal
      Pelaksanaan Opsi Beli, maka Agen Pembayaran bertanggung jawab penuh kepada Perseroan atas
      pelaksanaan pembayaran Opsi Beli Obligasi sebagai pelunasan yang dilakukan Agen Pembayaran, dengan
      demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran atas pelaksanaan
      dilakukannya Opsi Beli Obligasi.

 13) Apabila ternyata prosedur pelaksanaan pembayaran Opsi Beli Obligasi tersebut diatas menyimpang dari
     ketentuan yang berlaku khususnya ketentuan di KSEI, maka prosedur pelaksanaan pembayaran tersebut
     harus mengacu kepada ketentuan yang berlaku, khususnya ketentuan di KSEI selaku Agen Pembayaran
     yang ditunjuk oleh Perseroan.

 14) Dalam waktu paling lambat pada akhir hari kerja ke-2 (kedua) setelah dilakukannya Opsi Beli Obligasi oleh
     Perseroan, maka Perseroan wajib menyampaikan pemberitahuan mengenai telah dilaksanakannya Opsi
     Beli Obligasi tersebut kepada OJK dan melakukan pengumuman kepada masyarakat, sesuai dengan
     Peraturan OJK Nomor: 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Atas Informasi atau Fakta Material oleh
     Perseroan atau Perusahaan Publik tanggal 16-12-2015 (enam belas Desember dua ribu lima belas), yang
     diundangkan pada tanggal 22-12-2015 (dua puluh dua Desember dua ribu lima belas).

Hak-Hak Pemegang Obligasi

1)   Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan
     melalui KSEI selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal
     Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal
     Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada
     Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
2)   Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
     dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi,
     kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
3)   Apabila lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok
     Obligasi, Perseroan belum menyetorkan sejumlah uang sebagaimana disebutkan pada angka 3) poin b bagian
     Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan di bawah ini, maka Perseroan harus
     membayar Denda atas kelalaian tersebut. Jumlah Denda tersebut dihitung berdasarkan hari yang lewat
     terhitung sejak Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi hingga Jumlah
     Terutang tersebut dibayar sepenuhnya. Denda yang dibayar oleh Perseroan merupakan hak Pemegang
     Obligasi akan dibayar kepada Pemegang Obligasi secara proporsional sesuai dengan besarnya Obligasi yang
     dimilikinya.
4)   Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20%
     (dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh
     Perseroan dan/atau Afiliasinya dapat mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat agar
     diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara
     yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang
     Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah
     Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat
     dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.
5)   Setiap Obligasi sebesar Rp1 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
     demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
     Obligasi yang dimilikinya.

Hasil Pemeringkatan Obligasi

Untuk memenuhi ketentuan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan
yang dilaksanakan oleh Pefindo. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang sesuai dengan
Surat Pefindo No.RC-384/PEF-DIR/IV/2024 tanggal 2 April 2024 perihal Sertifikat Pemeringkatan atas Obligasi
Berkelanjutan V Medco Energi Internasional periode 2 April 2024 sampai dengan 1 April 2025, yang telah
dikonfirmasi kembali berdasarkan Surat No.RTG-390/PEF-DIR/XI/2024 tanggal 13 November 2024 perihal Surat
Keterangan Peringkat atas Obligasi Berkelanjutan V PT Medco Energi Internasional Tbk Tahap III Tahun 2025 yang
diterbitkan melalui rencana Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB).
Page 7
Obligasi Berkelanjutan ini telah memperoleh peringkat:

                                                      idAA-
                                                 (Double A Minus)

Peringkat tersebut berlaku untuk periode 2 April 2024 sampai dengan 1 April 2025.

Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pefindo yang bertindak sebagai lembaga pemeringkat.

Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali selama
kewajiban atas efek tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/2020.

Kelalaian Perseroan

Keterangan mengenai Kelalaian Perseroan dapat dilihat pada Bab I perihal Penawaran Umum dalam Informasi
Tambahan.

Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan

Keterangan mengenai Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan dapat dilihat pada Bab I
perihal Penawaran Umum dalam Informasi Tambahan.

Rapat Umum Pemegang Obligasi

Keterangan mengenai Rapat Umum Pemegang Obligasi dapat dilihat pada Bab I perihal Penawaran Umum dalam
Informasi Tambahan.

Perpajakan

Perpajakan atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi diperhitungkan dan diperlakukan sesuai
dengan peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Keterangan lebih lengkap mengenai perpajakan dapat
dilihat pada Bab VII perihal Perpajakan dalam Informasi Tambahan.

Cara dan Tempat Pelunasan Pokok Obligasi dan Pembayaran Bunga Obligasi

Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran
atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi yang menyerahkan konfirmasi kepemilikan Obligasi sesuai
dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran kepada Pemegang
Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai dengan jadwal waktu pembayaran masing-masing
sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh pada bukan Hari Bursa, maka
pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa berikutnya.

Wali Amanat

PT Bank Mega Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi ini sesuai dengan ketentuan
yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat antara Perseroan dengan PT Bank Mega Tbk.

Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:

WALI AMANAT
PT Bank Mega Tbk
Menara Bank Mega Lt. 16
Jl. Kapten P. Tendean No.12-14A
Jakarta 12790
Telp.: (021) 7917 5000, Faks.: (021) 7999 0720
E-mail: waliamanat@bankmega.com

Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab X perihal Keterangan Mengenai Wali
Amanat dalam Informasi Tambahan.

                                      RENCANA PENGGUNAAN DANA

Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi akan digunakan dengan
rincian sebagai berikut:

a.   Sebesar Rp2.368.615.000.000 (dua triliun tiga ratus enam puluh delapan miliar enam ratus lima belas juta
     Rupiah) digunakan untuk melunasi jumlah terutang atas obligasi Perseroan yang keseluruhannya merupakan
     nilai pokok utang yang akan jatuh tempo pada tahun 2025, dengan rincian sebagai berikut:
     1. Obligasi Berkelanjutan III Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2020 Seri B sebesar
           Rp476.300.000.000;
     2. Obligasi Berkelanjutan IV Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2022 Seri A sebesar
           Rp1.892.315.000.000; dan
Page 8
b.    Sebesar Rp119.160.518.789 (seratus sembilan belas miliar seratus enam puluh juta lima ratus delapan belas
      ribu tujuh ratus delapan puluh sembilan Rupiah) digunakan untuk melunasi sebagian pinjaman kepada Medco
      Bell Pte. Ltd. (”MBL”), yang merupakan Perusahaan Anak yang sahamnya dimiliki seluruhnya secara tidak
      langsung oleh Perseroan. Jumlah tersebut kemudian dipergunakan untuk melakukan pembelian kembali surat
      utang USD yang diterbitkan oleh MBL dari Pemegang Surat Utang melalui Pasar Sekunder sebagai tujuan
      pelunasan sebagian.

Keterangan lebih lanjut mengenai Rencana Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum diuraikan pada Bab II
Informasi Tambahan tentang Rencana Penggunaan Dana Yang Diperoleh Dari Hasil Penawaran Umum.

                                                                PERNYATAAN UTANG

Pada tanggal 30 September 2024 Perseroan mempunyai liabilitas konsolidasian yang seluruhnya berjumlah
USD5.436.245.500 yang terdiri dari liabilitas jangka pendek konsolidasian sebesar USD1.339.406.162 dan liabilitas
jangka panjang konsolidasian sebesar USD4.096.839.338 dengan rincian sebagai berikut:

                                                                                                                              (dalam USD)
                                                                                                              30 September
                                                                                                                 2024*(1)
 LIABILITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Pinjaman bank jangka pendek                                                                                                   99.782.831
 Utang usaha
  - Pihak berelasi                                                                                                             34.384.062
  - Pihak ketiga                                                                                                              264.076.546
 Utang lain-lain
  - Pihak berelasi                                                                                                             13.792.492
  - Pihak ketiga                                                                                                              101.996.983
 Utang pajak                                                                                                                   59.797.304
 Biaya akrual dan provisi lain-lain                                                                                           246.007.309
 Liabilitas derivatif                                                                                                           6.476.367
 Liabilitas yang secara langsung berhubungan dengan aset dimiliki untuk dijual                                                  5.493.561
 Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun
  - Pinjaman bank                                                                                                               69.461.709
  - Pinjaman dari instansi keuangan non-bank                                                                                     4.571.217
  - Obligasi Rupiah                                                                                                            218.682.785
  - Liabilitas sewa                                                                                                            110.097.318
 Liabilitas kontrak                                                                                                            104.785.678
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                                                             1.339.406.162

 LIABILITAS JANGKA PANJANG
 Liabilitas jangka panjang – setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
  - Pinjaman bank                                                                                                              880.633.408
  - Pinjaman dari instansi keuangan non-bank                                                                                    79.756.418
  - Obligasi Rupiah                                                                                                            421.816.796
  - Obligasi Dolar AS                                                                                                        1.546.499.859
  - Liabilitas sewa                                                                                                            107.051.846
 Liabilitas kontrak                                                                                                             94.224.155
 Utang lain-lain                                                                                                                90.104.733
 Liabilitas pajak tangguhan                                                                                                    693.433.178
 Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                                                                                        32.946.509
 Liabilitas derivatif                                                                                                            4.446.582
 Liabilitas pembongkaran aset dan restorasi area dan provisi lain-lain                                                         145.925.854
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                                                                            4.096.839.338
 Jumlah Liabilitas                                                                                                           5.436.245.500
Catatan:
* Tidak Diaudit
Mengacu pada nilai kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar yang digunakan Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Kurs akhir periode Rp15.138/USD pada tanggal 30 September 2024


UTANG PERSEROAN YANG JATUH TEMPO DALAM 3 (TIGA) BULAN KEDEPAN

Selain cicilan terjadwal, utang Perseroan yang akan jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan sejak diterbitkannya Informasi
Tambahan adalah Obligasi Berkelanjutan III Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2020 Seri B sebesar
Rp476.300.000.000 yang akan jatuh tempo pada 20 Februari 2025.

UTANG PERUSAHAAN ANAK YANG JATUH TEMPO DALAM 3 (TIGA) BULAN KEDEPAN

Selain cicilan terjadwal, tidak terdapat utang Entitas Anak yang akan jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan sejak
diterbitkannya Informasi Tambahan.

                                                    IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Calon Investor harus membaca ikhtisar dari data keuangan penting Perseroan yang disajikan di bawah ini yang
bersumber dari laporan keuangan pada tanggal 30 September 2024 dan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (tidak diaudit) dan tahun-tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, beserta catatan-catatan atas laporan-laporan keuangan tersebut. Calon
Investor juga harus membaca Bab V Informasi Tambahan yang berjudul Analisis dan Pembahasan Oleh
Manajemen.
Page 9
Tabel-tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan berdasarkan Laporan
Keuangan Perseroan pada tanggal 30 September 2024 (tidak diaudit) dan tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 telah diaudit dengan opini wajar tanpa modifikasian serta laporan
keuangan Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan
30 September 2023 (tidak diaudit) dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota dari Ernst & Young Global Limited), akuntan publik
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) sebagaimana
tercantum dalam Laporan Auditor Independen No. 00474/2.1032/AU.1/02/0696-4/1/IV/2024 tanggal 1 April 2024,
dengan opini wajar tanpa modifikasian yang ditandatangani oleh Indrajuwana Komala Widjaja (Registrasi Akuntan
Publik No. AP. 0696).

Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                                   (dalam USD)
                                                   30 September         31 Desember          31 Desember
                                                      2024*(1)             2023(2)              2022(3)
 ASET
 ASET LANCAR
 Kas dan setara kas                                      606.451.885           353.948.953         599.998.594
 Investasi jangka pendek                                  11.018.558            10.997.817          10.970.184
 Deposito dan rekening bank yang dibatasi
  penggunaannya                                           65.123.837            70.786.698         137.215.218
 Piutang usaha
  - Pihak berelasi                                             7.453                69.401             404.500
  - Pihak ketiga                                         359.808.313           347.794.448         320.237.764
 Piutang lain-lain
  - Pihak berelasi                                       105.134.556            64.311.886          82.623.211
  - Pihak ketiga                                         148.448.992           157.832.652         212.680.837
 Piutang sewa pembiayaan –
   bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun               28.382.999            38.149.716          41.582.594
 Aset keuangan konsesi –
   bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun                32.777.954           32.833.257          32.835.946
 Persediaan                                               134.736.312          126.768.353         106.080.107
 Pajak dibayar di muka                                      9.344.944            5.932.028           4.371.424
 Beban dibayar di muka                                     12.684.242           10.604.947          11.067.111
 Aset derivatif                                             1.679.275            2.393.239           2.393.892
 Aset dimiliki untuk dijual                                   632.826          192.150.474         129.485.031
 Aset lancar lain-lain                                    119.232.733          132.074.910          59.449.886
 Jumlah Aset Lancar                                     1.635.464.879        1.546.648.779       1.751.396.299

 ASET TIDAK LANCAR
 Piutang lain-lain
  - Pihak berelasi                                           417.777             1.175.893             993.239
  - Pihak ketiga                                          18.573.502            15.695.772          58.850.720
 Piutang sewa pembiayaan –
 setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
  satu tahun                                             119.511.520           124.478.495         154.927.106
 Aset keuangan konsesi –
 setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
  satu tahun                                             541.986.078           461.038.028         299.352.073
 Deposito dan rekening bank yang dibatasi
  penggunaannya                                                     -              134.709             209.163
 Estimasi pengembalian pajak                                2.491.263            4.244.792           5.248.511
 Aset pajak tangguhan                                     133.701.432          138.264.206          39.306.082
 Investasi jangka panjang                               1.799.574.774        1.652.985.632       1.410.860.680
 Aset tetap                                                89.263.555           64.675.306          61.904.694
 Aset hak guna                                            193.828.618          215.276.954         146.275.143
 Aset eksplorasi dan evaluasi                             242.909.943          241.321.738         311.431.151
 Aset minyak dan gas bumi                               2.717.457.860        2.879.392.264       2.580.720.447
 Goodwill                                                  39.066.445           39.066.445          39.066.445
 Aset derivatif                                            34.975.933           25.672.882          23.643.244
 Aset lain-lain                                           112.922.036           58.244.374          47.720.829
 Jumlah Aset Tidak Lancar                               6.046.680.736        5.921.667.490       5.180.509.527
 JUMLAH ASET                                            7.682.145.615        7.468.316.269       6.931.905.826

 LIABILITAS DAN EKUITAS

 LIABILITAS
 LIABILITAS JANGKA PENDEK
 Pinjaman bank jangka pendek                              99.782.831           147.595.813          35.000.000
 Utang usaha
  - Pihak berelasi                                        34.384.062            40.044.334             274.882
  - Pihak ketiga                                         264.076.546           248.142.272         190.150.513
 Utang lain-lain
  - Pihak berelasi                                        13.792.492            15.361.309          10.858.258
  - Pihak ketiga                                         101.996.983           101.412.447          84.331.088
 Utang pajak                                              59.797.304            85.509.669         202.331.343
 Biaya akrual dan provisi lain-lain                      246.007.309           240.001.718         227.862.704
 Liabilitas derivatif                                      6.476.367             8.989.394          16.981.738
 Liabilitas yang secara langsung berhubungan
  dengan aset dimiliki untuk dijual                        5.493.561            72.105.575          74.260.726
 Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo
  dalam satu tahun
  - Pinjaman bank                                          69.461.709          156.613.607         286.993.328
  - Pinjaman dari instansi keuangan non-bank                4.571.217            3.438.090           3.369.245
  - Obligasi Rupiah                                       218.682.785           87.853.017         110.623.276
  - Liabilitas sewa                                       110.097.318          123.824.579         101.784.419
 Liabilitas kontrak                                       104.785.678           91.178.344          34.492.956
 Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                        1.339.406.162        1.422.070.168       1.379.314.476
Page 10
                                                                                                                            (dalam USD)
                                                          30 September                  31 Desember                   31 Desember
                                                             2024*(1)                      2023(2)                       2022(3)

 LIABILITAS JANGKA PANJANG
 Liabilitas jangka panjang – setelah dikurangi
  bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
  - Pinjaman bank                                                 880.633.408                     691.356.819               562.023.805
  - Pinjaman dari instansi keuangan non-bank                       79.756.418                      21.212.390                16.455.848
  - Obligasi Rupiah                                               421.816.796                     422.274.407               436.751.561
  - Obligasi Dolar AS                                           1.546.499.859                   1.765.072.297             1.699.945.971
  - Liabilitas sewa                                               107.051.846                     114.636.832                84.446.201
 Liabilitas kontrak                                                94.224.155                         948.536                84.798.415
 Utang lain-lain                                                   90.104.733                      85.709.640                33.931.420
 Liabilitas pajak tangguhan                                       693.433.178                     730.969.579               724.269.355
 Liabilitas imbalan kerja jangka panjang                           32.946.509                      31.523.104                30.662.724
 Liabilitas derivatif                                               4.446.582                      10.278.206                 9.822.831
 Liabilitas pembongkaran aset dan restorasi area
  dan provisi lain-lain                                           145.925.854                     144.668.299               121.963.894
 Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                               4.096.839.338                   4.018.650.109             3.805.072.025
 Jumlah Liabilitas                                              5.436.245.500                   5.440.720.277             5.184.386.501

 EKUITAS
 Modal saham - nilai nominal Rp25 per saham
  - Modal dasar 55.000.000.000 saham pada
    tanggal 30 September 2024, 31 Desember
    2023 dan 2022
  - Diterbitkan dan disetor 25.136.231.252 saham
    pada tanggal 30 September 2024, 31
    Desember 2023 dan 2022                                        121.798.946                    121.798.946                121.798.946
 - Saham treasuri 69.618.238 saham pada
    tanggal 30 September 2024, 106.731.368
    saham pada tanggal 31 Desember 2023 dan
    110.948.255 saham pada tanggal 31
    Desember 2022                                                   (337.338)                      (517.173)                  (537.814)
                                                                  121.461.608                    121.281.773                121.261.132
  Tambahan modal disetor                                          497.543.299                    496.239.219                491.004.564
  Dampak perubahan transaksi ekuitas entitas
   anak/entitas asosiasi                                             (72.514.729)                (72.514.729)               (72.514.729)
  Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan                    (36.385.722)                (37.367.121)               (50.945.459)
  Penyesuaian nilai wajar atas instrumen lindung
   nilai arus kas                                                     (3.072.031)                  17.532.866                33.674.907
  Selisih nilai transaksi dengan kepentingan
   nonpengendali                                                        6.400.562                   6.400.562                 6.400.562
  Bagian laba (rugi) komprehensif lain entitas
                                                                       12.135.984
   asosiasi dan ventura bersama                                                                    11.526.739                12.110.882
  Pengukuran kembali program imbalan pasti                             37.936.077                  37.936.077                35.085.864
  Saldo laba
   - Ditentukan penggunaannya                                          10.435.835                  10.435.835                 6.492.210
   - Tidak ditentukan penggunaannya                                1.465.446.450               1.237.072.077                974.690.077
  Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
   pemilik entitas induk                                           2.039.387.333               1.828.543.298              1.557.260.010
  Kepentingan nonpengendali                                          206.512.782                 199.052.694                190.259.315
  Jumlah Ekuitas                                                   2.245.900.115               2.027.595.992              1.747.519.325
  JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                    7.682.145.615               7.468.316.269              6.931.905.826
Catatan:
* Tidak diaudit
Mengacu pada nilai kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar yang digunakan Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Kurs akhir periode Rp15.138/USD pada tanggal 30 September 2024
2. Kurs akhir tahun Rp15.416/USD pada tanggal 31 Desember 2023
3. Kurs akhir tahun Rp15.731/USD pada tanggal 31 Desember 2022

Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

                                                                                                                            (dalam USD)
                                                       30 September          30 September           31 Desember          31 Desember
                                                          2024*(1)             2023(R)*(2)             2023(3)            2022 (R)(4)
 PENDAPATAN DARI OPERASI YANG
 DILANJUTKAN
 Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan                1.746.078.754          1.636.056.471         2.204.658.197       2.269.655.372
 Pendapatan keuangan                                        36.981.799             33.754.107            44.679.381          42.572.230
 TOTAL PENDAPATAN                                        1.783.060.553          1.669.810.578         2.249.337.578       2.312.227.602

 BEBAN POKOK PENDAPATAN DAN BIAYA
 LANGSUNG LAINNYA
 Penyusutan, deplesi dan amortisasi                        436.244.237           363.723.254            453.130.843         561.509.723
 Biaya produksi dan lifting                                297.684.887           284.370.429            405.885.183         334.485.358
 Biaya pembelian minyak mentah                             239.777.641           101.374.742            138.339.366          94.264.342
 Beban pokok penjualan tenaga listrik dan jasa
                                                           101.935.480           162.482.040
 terkait lainnya                                                                                        189.578.507          44.854.245
 Biaya jasa                                                 22.942.445            19.045.598             20.748.300          18.030.759
 Beban eksplorasi                                            4.858.125             6.098.296              7.994.358          13.037.131
 JUMLAH BEBAN POKOK PENDAPATAN DAN
 BIAYA LANGSUNG LAINNYA                                  1.103.442.815           937.094.359          1.215.676.557       1.066.181.558
 LABA KOTOR                                                679.617.738           732.716.219          1.033.661.021       1.246.046.044

 Beban penjualan umum dan administrasi                    (142.402.484)         (159.938.569)         (241.369.713)        (219.856.788)
 Beban pendanaan                                          (217.477.435)         (196.477.712)         (276.002.382)        (259.424.691)
 Keuntungan atas dilusi investasi jangka panjang                      -            73.708.660            83.839.822                    -
Page 11
                                                                                                                             (dalam USD)
                                                       30 September           30 September           31 Desember          31 Desember
                                                          2024*(1)              2023(R)*(2)             2023(3)            2022 (R)(4)
 Keuntungan penyesuaian nilai wajar aset
                                                             (1.738.000)          (20.800.052)
  keuangan                                                                                                69.291.877             547.027
 Pendapatan bunga                                            54.149.385             33.279.868            49.494.520          39.615.951
 Bagian laba/(rugi) dari entitas asosiasi dan
                                                            112.870.247              1.256.232
  ventura bersama                                                                                          39.328.058        232.910.009
 Keuntungan pembelian diskon                                           -                     -             36.173.977          48.982.969
 Pendapatan dividen                                          18.870.000            31.768.200              31.768.200          28.083.000
 Keuntungan transaksi derivatif                                        -                     -                      -        (36.859.660)
 Kerugian penurunan nilai aset                                         -                     -           (64.640.187)        (74.072.234)
 Beban lain-lain                                             (7.861.270)           (8.857.387)             25.943.650          42.370.143
 Pendapatan lain-lain                                        10.838.981            13.791.930              36.173.977          48.982.969
 LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK
 PENGHASILAN DARI OPERASI YANG
 DILANJUTKAN                                                 506.867.162           500.447.389           727.853.432       1.046.084.327
 BEBAN PAJAK PENGHASILAN                                   (219.567.468)         (255.000.619)         (339.666.380)       (507.971.978)
 LABA/(RUGI) PERIODE/TAHUN BERJALAN
 DARI OPERASI YANG DILANJUTKAN                              287.299.694           245.446.770            388.187.052         538.112.349
 OPERASI YANG DIHENTIKAN
 Laba setelah beban pajak penghasilan dari
  operasi yang dihentikan                                    (4.443.667)           11.855.494            (42.418.449)         13.272.989
 LABA/(RUGI) PERIODE/TAHUN BERJALAN                         282.856.027           257.302.264            345.768.603         551.385.338

 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN YANG
 DIREKLASIFIKASI KE LABA RUGI
 Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan              2.782.035             15.092.472            15.568.582         (15.382.409)
 Penyesuaian nilai wajar atas instrumen lindung
                                                            (22.298.497)             8.949.055
  nilai arus kas - setelah dikurangi pajak                                                               (16.633.957)         31.682.883
 Bagian laba/(rugi) komprehensif lain entitas
  asosiasi dan ventura bersama                                  609.245              3.218.464                (584.143)       24.028.576

 PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN YANG
 TIDAK AKAN DIREKLASIFIKASI KE LABA
 RUGI
 Pengukuran kembali program imbalan kerja                              -               234.952                2.087.514       (2.418.983)
 Pajak penghasilan terkait dengan pos yang tidak
                                                                       -                      -
  direklasifikasi ke laba rugi                                                                                 624.419         (773.964)
 JUMLAH LABA/(RUGI) KOMPREHENSIF
 PERIODE/TAHUN BERJALAN                                     263.948.810           284.797.207            346.831.018         588.521.441

 LABA (RUGI) PERIODE/TAHUN BERJALAN
 YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
 PEMILIK ENTITAS INDUK
 Laba periode/tahun berjalan dari operasi yang
  dilanjutkan                                               277.716.805           230.514.572            373.093.710         517.609.686
 Laba periode/tahun berjalan dari operasi yang
  dihentikan                                                 (4.443.667)            11.855.494           (42.418.449)         13.272.989
 Laba periode/tahun berjalan yang diatribusikan
  kepada pemilik entitas induk                              273.273.138           242.370.066            330.675.261         530.882.675
 Laba periode/tahun berjalan yang diatribusikan
  kepada kepentingan non-pengendali                           9.582.889            14.932.198             15.093.342          20.527.663
                                                            282.856.027           257.302.264            345.768.603         551.410.338

 JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
 PERIODE/TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS
 INDUK
 Laba komprehensif periode/tahun berjalan dari
  operasi yang dilanjutkan                                  258.702.552           254.813.519            372.796.077         528.001.109
 Laba komprehensif periode/tahun berjalan dari
  operasi yang dihentikan                                    (4.443.667)            11.855.494           (42.418.449)         13.272.989
 Laba komprehensif periode/tahun berjalan yang
  diatribusikan kepada pemilik entitas induk                254.258.885           266.669.013            330.377.628         541.274.098
 Laba komprehensif periode/tahun berjalan yang
  diatribusikan kepada kepentingan non-
  pengendali                                                  9.689.925            18.128.194             16.453.390          47.272.343
                                                            263.948.810           284.797.207            346.831.018         588.546.441
  LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR YANG
  DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK
  ENTITAS INDUK                                                   0,01091             0,00967                  0,01321           0,02123
  LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR DARI
  OPERASI YANG DILANJUTKAN YANG DAPAT
  DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS
  INDUK                                                           0,01109             0,00920                  0,01490           0,02070
Catatan:
* Tidak Diaudit
(R) Disajikan Kembali
Mengacu pada nilai kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar yang digunakan Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Kurs rata-rata Rp15.871/USD untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024
2. Kurs rata-rata Rp15.121/USD untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
3. Kurs rata-rata Rp15.255/USD untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
4. Kurs rata-rata Rp14.871/USD untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022

Rasio
Page 12
                                                                                    30 September         31 Desember          31 Desember
                                                                                        2024                 2023                 2022
 Perseroan
 Rasio lancar(1)                                                                              1,22x                1,09x                1,27x
 Rasio liabilitas terhadap ekuitas (debt to equity)(2)(A)                                     1,48x                1,63x                1,80x
 Rasio liabilitas neto terhadap ekuitas (net debt to equity ratio)(3)                         1,21x                1,45x                1,46x
 Rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah ekuitas                                              2,42x                2,68x                2,97x
 Rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah aset                                                 0,71x                0,73x                0,75x
 Rasio imbal hasil atas aset (tidak disetahunkan)(4)                                         3,68%                4,63%                7,95%
 Rasio imbal hasil atas aset (disetahunkan)(4)                                               4,91%                   N/A                  N/A
 Rasio imbal hasil atas ekuitas (tidak disetahunkan)(5)                                     12,59%               17,05%               31,55%
 Rasio imbal hasil atas ekuitas (disetahunkan)(5)                                           16,79%                   N/A                  N/A
 Rasio imbal hasil atas pendapatan                                                          15,86%               15,37%               23,85%
 Rasio aset minyak dan gas bumi - bersih terhadap jumlah aset                                 0,35x                0,39x                0,37x
 Rasio penjualan(6) terhadap jumlah aset                                                      0,23x                0,30x                0,33x
 Rasio modal kerja bersih(7) terhadap penjualan(6)                                            0,17x                0,06x                0,16x
 Rasio pertumbuhan penjualan(8) terhadap pertumbuhan kas bersih yang
 diperoleh dari aktivitas usaha(9)                                                            0,33x                0,16x                1,57x
 Rasio jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas usaha terhadap laba
 bersih(10)                                                                                   3,15x                2,09x                2,02x
 Rasio EBITDA(11) terhadap beban keuangan ̶ bersih (net interest coverage
 ratio)(12)(A)                                                                                6,00x                5,54x                7,25x
 Net leverage ratio(13)(A)                                                                    2,32x                2,09x                1,37x
 Debt service coverage ratio (tidak disetahunkan)                                             1,37x                2,00x                2,35x
 Debt service coverage ratio (disetahunkan)                                                   1,82x                  N/A                  N/A

 MPI(15)
 Adjusted Debt to Equity Ratio(16)                                                            1,37x                1,12x                1,03x
 Adjusted EBITDA to Interest Ratio(17)                                                        1,33x                1,63x                1,77x
Catatan:
(R) Disajikan Kembali

(1)    Rasio lancar dihitung dengan cara membandingkan jumlah aset lancar dengan jumlah liabilitas jangka pendek masing-masing pada
       tahun/periode yang bersangkutan.
(2)    Rasio liabilitas terhadap ekuitas dihitung dengan cara membandingkan jumlah pinjaman bank jangka pendek, pinjaman jangka panjang baik
       porsi yang jatuh tempo dalam 1 (satu) tahun maupun porsi jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam 1 (satu) tahun
       (yang termasuk di dalamnya: pinjaman bank, pinjaman dari instansi keuangan non-bank, wesel jangka menengah, obligasi Rupiah, obligasi
       Dolar AS) dengan jumlah ekuitas, masing-masing pada tahun/periode yang bersangkutan.
(3)    Rasio liabilitas neto terhadap ekuitas dihitung dengan cara membandingkan jumlah pinjaman bank jangka pendek, pinjaman jangka panjang
       baik porsi yang jatuh tempo dalam 1 (satu) tahun maupun porsi jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam 1 (satu)
       tahun (yang termasuk di dalamnya: pinjaman bank, pinjaman dari instansi keuangan non-bank, wesel jangka menengah, obligasi Rupiah,
       obligasi Dolar AS) dan dikurangi dengan kas dan setara kas, dengan jumlah ekuitas, masing-masing pada tahun/periode yang bersangkutan.
(4)    Rasio imbal hasil atas aset dihitung dengan cara membandingkan jumlah rugi tahun/periode berjalan untuk tahun/periode yang bersangkutan
       dengan jumlah aset pada tahun/periode yang bersangkutan.
(5)    Rasio imbal hasil atas ekuitas dihitung dengan cara membandingkan jumlah rugi tahun/periode berjalan untuk tahun/periode yang
       bersangkutan dengan jumlah ekuitas pada tahun/periode yang bersangkutan.
(6)    Penjualan terdiri dari pendapatan dari kontrak dengan pelanggan dan pendapatan bunga.
(7)    Modal kerja bersih adalah jumlah aset lancar dikurangi jumlah liabilitas jangka pendek masing-masing pada tahun/periode yang bersangkutan.
(8)    Pertumbuhan penjualan dihitung dengan cara membandingkan jumlah pendapatan untuk tahun/periode yang bersangkutan dengan jumlah
       pendapatan untuk tahun/periode sebelumnya.
(9)    Pertumbuhan kas yang diperoleh dari aktivitas usaha dihitung dengan cara membandingkan jumlah kas bersih yang dihasilkan dari aktivitas
       operasi untuk tahun/periode yang bersangkutan dengan kas bersih yang dihasilkan dari operasi untuk tahun/periode sebelumnya.
(10)   Laba bersih merupakan laba tahun/periode berjalan.
(11)   EBITDA adalah laba kotor dikurangi beban penjualan, umum dan administrasi dengan mengecualikan beban depresiasi yang diakui pada
       beban pokok penjualan dan biaya langsung lainnya dan beban penjualan, umum dan administrasi.
(12)   Beban Keuangan Bersih dihitung dengan cara menjumlahkan beban pendanaan dari semua kewajiban atau utang yang berbunga setelah
       dikurangi dengan pendapatan bunga.
(13)   Net leverage ratio dihitung dengan cara membandingkan jumlah keseluruhan pinjaman perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Grup
       tertentu yang masih terutang pada periode tertentu, dikurangi kas dan setara kas, bagian lancar deposito dan rekening bank yang dibatasi
       penggunaannya, dan investasi kas jangka pendek dari Grup tertentu, dengan total EBITDA (14) perusahaan-perusahaan yang tergabung
       dalam Grup tertentu untuk periode empat kuartal untuk periode tertentu.
(14)   EBITDA dihitung dari laba bersih perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Grup tertentu lalu dikurangkan dengan:
       (1)    Beban pendanaan setelah ditambah dengan bunga yang dikapitalisasi dan dikurangi unwinding of discount liabilitas pembongkaran aset
              dan restorasi area dan provisi lain-lain perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Grup tertentu
       (2)    Beban pajak (selain beban pajak diatribusikan kepada komponen yang tidak berulang atau penjualan aset)
       (3)    Beban penyusutan dan beban amortisasi (tidak termasuk beban depresiasi dan amortisasi sehubungan dengan liabilitas pembongkaran
              aset, restorasi area, dan provisi lain-lain; dan terkait dengan transaksi sewa pembiayaan); dan
       (4)    Semua transaksi non-kas yang menurunkan atau meningkatkan laba bersih (selain dari beban akrual dan akrual atas pendapatan dari
              aktivitas bisnis perseroan)
(A)    Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dan 2022, Perseroan telah memenuhi rasio liabilitas terhadap ekuitas (maksimum
       3x); rasio EBITDA terhadap Beban Keuangan Bersih (minimum 1x); dan net leverage ratio (maksimum 5x).
(15)   Diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian MPI yang tidak dicantumkan dalam Informasi Tambahan.
(16)   Adjusted Debt to Equity Ratio: Total konsolidasi utang bank MPI serta efek bersifat utang atau sukuk dikurangi pinjaman yang berasal dari
       proyek PLTP Sarulla dibagi dengan jumlah ekuitas konsolidasi tanpa memperhitungkan ekuitas yang berasal dari proyek PLTP Sarulla;
(17)   Adjusted EBITDA to Interest Ratio: EBITDA konsolidasi MPI setelah dikurangi EBITDA yang berasal dari proyek PLTP Sarulla dibagi beban
       bunga konsolidasi tanpa beban bunga yang berasal dari proyek PLTP Sarulla.
Page 13
                             ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN

Analisis dan pembahasan oleh manajemen yang terdapat di dalam Informasi Tambahan berdasarkan Laporan
Keuangan Perseroan pada tanggal 30 September 2024 (tidak diaudit) dan tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 telah diaudit dengan opini wajar tanpa modifikasian serta laporan
keuangan Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan
30 September 2023 (tidak diaudit) dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota dari Ernst & Young Global Limited), akuntan publik
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) sebagaimana
tercantum dalam Laporan Auditor Independen No. 00474/2.1032/AU.1/02/0696-4/1/IV/2024 tanggal 1 April 2024,
dengan opini wajar tanpa modifikasian yang ditandatangani oleh Indrajuwana Komala Widjaja (Registrasi Akuntan
Publik No. AP. 0696).

Analisis Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

A. Penjualan dan Pendapatan Usaha Lainnya

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023

Total pendapatan Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024
mengalami peningkatan sebesar USD113,2 juta atau sebesar 6,8% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD1.669,8 juta menjadi USD1.783,1 juta. Hal
ini terutama disebabkan oleh peningkatan penjualan minyak Perseroan, termasuk yang berasal dari kontribusi
penuh Oman Block 60 di 2024, diimbangi dengan menurunnya volume penjualan gas Perseroan dan penurunan
pendapatan konstruksi.

Penjualan minyak Perseroan mengalami peningkatan menjadi 31,4 MBOPD untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari 21,2 MBOPD untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023. Harga realisasi rata-rata minyak mengalami peningkatan menjadi USD79,7/barel untuk
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari USD76,6/barel untuk periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023.

Penjualan gas Perseroan mengalami penurunan menjadi 566,7 BBTUPD untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan 664,7 BBTUPD untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023. Harga realisasi rata-rata gas alam mengalami penurunan menjadi
USD7,0/MMBTU untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan
USD7,1/MMBTU untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023.

Selain itu terdapat penurunan pendapatan dari pendapatan konstruksi untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2024 yang berasal dari adanya pengakuan Pendapatan Konstruksi atas
akumulasi Biaya Eksplorasi dan Evaluasi Ijen Geothermal Project pada Februari 2023 saat memasuki masa efektif
Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik.

B. Beban Pokok Pendapatan dan Biaya Langsung Lainnya

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023

Beban pokok pendapatan dan biaya langsung lainnya Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir
30 September 2024 mengalami peningkatan sebesar USD166,3 juta atau sebesar 17,8% dibandingkan dengan
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD937,1 juta menjadi
sebesar USD1.103,4 juta.

Penyusutan, deplesi dan amortisasi. Penyusutan, deplesi dan amortisasi mengalami peningkatan sebesar 19,9%
menjadi USD436,2 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024, dibandingkan
USD363,7 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2023. Hal ini terutama disebabkan
oleh kontribusi penuh Oman Block 60 di 2024.

Biaya produksi dan lifting. Biaya produksi dan lifting Perseroan mengalami peningkatan sebesar 4,7% menjadi
USD297,7 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024, dibandingkan USD284,4 juta
untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh kontribusi
penuh Oman Block 60 di 2024.

Biaya pembelian minyak mentah. Biaya pembelian minyak mentah mengalami peningkatan sebesar 136,5%
menjadi USD239,8 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024, dibandingkan
USD101,4 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2023. Hal ini terutama disebabkan
oleh peningkatan atas volume pembelian minyak mentah oleh anak perusahaan di bidang trading (melalui MEGL).

Beban pokok penjualan tenaga listrik dan jasa terkait lainnya. Biaya penjualan tenaga listrik dan layanan terkait
mengalami penurunan sebesar 37,3% menjadi USD101,9 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30
September 2024, dibandingkan USD162,5 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2023.
Page 14
Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan dari pendapatan konstruksi yang berasal dari Ijen
Geothermal Project yang memasuki masa konstruksi pada Februari 2023.

Biaya jasa. Biaya jasa mengalami peningkatan sebesar 20,5% menjadi USD22,9 juta untuk periode 9 (sembilan)
bulan yang berakhir 30 September 2024, dibandingkan USD19,0 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir 30 September 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya biaya yang berasal dari kontrak baru
pada jasa keamanan dan jasa transportasi gas.

Beban eksplorasi. Beban eksplorasi mengalami penurunan sebesar 20,3% menjadi USD4,9 juta untuk periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024, dibandingkan USD6,1 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan
yang berakhir 30 September 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh menurunnya aktivitas eksplorasi Mexico.

C. Laba Kotor

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023

Akibat hal-hal yang telah disebutkan di atas, laba kotor Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir
30 September 2024 mengalami penurunan sebesar USD53,1 juta atau sebesar 7,2% dibandingkan dengan periode
9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD732,7 juta menjadi sebesar
USD679,6 juta.

D. Beban Penjualan, Umum dan Administrasi

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023

Beban penjualan, umum dan administrasi Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September
2024 mengalami penurunan sebesar USD17,5 juta atau sebesar 11,0% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD159,9 juta menjadi sebesar USD142,4
juta. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya pembayaran pajak terkait proses penawaran saham perdana AMI
dan beban honorarium profesional di blok Tanzania pada tahun 2023.

E. Penghasilan (Beban) Lain-lain

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023

Jumlah beban lain-lain Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami
penurunan sebesar USD42,0 juta atau sebesar 58,0% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD72,3 juta menjadi sebesar USD30,3 juta.

Beban pendanaan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami penurunan
sebesar USD21,0 juta atau sebesar 10,7% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD196,5 juta menjadi sebesar USD217,5 juta. Hal ini terutama
disebabkan oleh 8.96% Senior Notes yang jatuh tempo pada 2029 yang dikeluarkan oleh Medco Maple Tree Pte
Ltd pada 19 Oktober 2023, Mandiri Term Loan II dan III dan blok Corridor Mustang loan fee.

Keuntungan atas dilusi investasi jangka panjang USD73,7 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30
September 2023 berasal dari efek penawaran perdana saham Amman Tbk (“AMMN”) pada Juli 2023. Pada tahun
2024, tidak terdapat keuntungan atas dilusi investasi jangka panjang yang dibukukan.

Kerugian penyesuaian nilai wajar aset keuangan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September
2024 mengalami penurunan sebesar USD19,1 juta atau sebesar 91,6% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD20,8 juta menjadi sebesar USD1,7 juta.
Hal ini terutama disebabkan oleh menurunnya kerugian yang berasal dari penyesuaian nilai wajar atas investasi
Perseroan di PT Sumber Mineral Citra Nusantara (“SMCN”) dan PT Donggi Senoro LNG (“DSLNG”).

Pendapatan bunga untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami peningkatan
sebesar USD20,9 juta atau sebesar 62,7% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD33,3 juta menjadi sebesar USD54,1 juta. Hal ini terutama disebabkan
oleh kenaikan pendapatan bunga atas pinjaman pemegang saham Transasia Pipeline Company Pte Ltd, bunga
atas uang muka dan penempatan deposito dan bunga atas keterlambatan pembayaran cash call dari rekan usaha
operasi bersama blok migas.

Bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30
September 2024 mengalami peningkatan sebesar USD111,6 juta atau sebesar 8.884,8% dibandingkan dengan
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD1,3 juta menjadi
sebesar USD112,9 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya bagian laba bersih dari PT Amman Mineral
Internasional ("AMI") di tahun 2024.
Page 15
Pendapatan dividen untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami penurunan
sebesar USD12,9 juta atau sebesar 40,6% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD31,8 juta menjadi sebesar USD18,9 juta. Pendapatan dividen ini
berasal dari bagi hasil keuntungan dari investasi Perseroan di PT Donggi Senoro LNG (DSLNG).

Beban lain-lain untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami penurunan sebesar
USD1,0 juta atau sebesar 11,2% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2023, dari sebesar USD8,9 juta menjadi sebesar USD7,9 juta.

Pendapatan lain-lain untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami penurunan
sebesar USD3,0 juta atau sebesar 21,4% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD13,8 juta menjadi sebesar USD10,8 juta. Hal ini terutama berasal
dari klaim asuransi yang berasal dari PT Dalle Energi Batam (”DEB”) dan PT Energi Listrik Batam (”ELB”).

F. Laba Sebelum Pajak Penghasilan dari Operasi yang Dilanjutkan

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023

Akibat hal-hal yang telah disebutkan di atas, laba sebelum pajak penghasilan dari operasi yang dilanjutkan
Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami peningkatan sebesar
USD6,4 juta atau sebesar 1,3% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30
September 2023, dari sebesar USD500,4 juta menjadi sebesar USD506,9 juta.

G. Laba Periode/Tahun Berjalan

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023

Akibat hal-hal yang telah disebutkan di atas, laba periode berjalan Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan
yang berakhir 30 September 2024 mengalami peningkatan sebesar USD25,6 juta atau sebesar 9,9% dibandingkan
dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD257,3 juta
menjadi sebesar USD282,9 juta.

H. Laba Komprehensif Periode/Tahun Berjalan

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023

Jumlah laba komprehensif periode berjalan Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30
September 2024 mengalami penurunan sebesar USD20,8 juta atau sebesar 7,3% dibandingkan dengan periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari laba sebesar USD284,8 juta menjadi laba
sebesar USD263,9 juta.

Analisis Laporan Posisi Keuangan

A.   Aset

Tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah aset Perseroan adalah sebesar USD7.682,1 juta, dimana terjadi
peningkatan sebesar USD213,8 juta atau sebesar 2,9% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
sebesar USD7.468,3 juta.

Kas dan setara kas pada 30 September 2024 adalah sebesar USD606,5 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar
71,3%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD353,9 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
penerimaan atas pelepasan entitas anak terkait aset Libya dan Vietnam, penerimaan kas dari pelanggan, dan
penerimaan dari pinjaman bank, setelah dikurangi dengan pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan,
pembayaran pajak, pembayaran pinjaman bank dan obligasi Dolar AS.

Deposito dan rekening bank yang dibatasi penggunaannya pada 30 September 2024 adalah sebesar USD65,1
juta, dimana terjadi penurunan sebesar 8,0%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD70,8 juta. Hal
ini terutama disebabkan oleh penurunan saldo yang dibatasi penggunaannya terkait dengan pelunasan sebagian
obligasi Dolar AS.

Piutang usaha pihak ketiga pada 30 September 2024 adalah sebesar USD359,8 juta, dimana terjadi peningkatan
sebesar 3,5%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD347,8 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
kenaikan piutang usaha dari pelanggan di Oman dan MEGL terkait penjualan minyak mentah.

Piutang lain-lain pihak berelasi pada aset lancar pada 30 September 2024 adalah sebesar USD105,1 juta, dimana
terjadi peningkatan sebesar 63,5%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD64,3 juta. Hal ini terutama
Page 16
disebabkan oleh peningkatan piutang dari PT Medco Daya Natuna terkait operasi bersama di Laut Natuna Selatan
Blok B.

Piutang lain-lain pihak ketiga pada aset lancar pada 30 September 2024 adalah sebesar USD148,4 juta, dimana
terjadi penurunan sebesar 5,9%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD157,9 juta. Hal ini terutama
disebabkan oleh penurunan dari piutang operasi bersama dan piutang atas pajak pertambahan nilai yang dapat
ditagihkan setelah dikurangi dengan kenaikan dari piutang underlifting.

Persediaan pada 30 September 2024 adalah sebesar USD134,7 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 6,3%,
dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD126,8 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh tambahan
persediaan pada aset Thailand dan Blok B.

Aset dimiliki untuk dijual pada 30 September 2024 adalah sebesar USD0,6 juta, dimana terjadi penurunan sebesar
99,7%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD192,2 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
penyelesaian pelepasan Ophir Vietnam Block 12W B.V. dan divestasi aset Libya.

Aset lancar lain-lain pada 30 September 2024 adalah sebesar USD119,2 juta, dimana terjadi penurunan sebesar
9,7%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD132,1 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh realisasi
uang muka kontrak terkait dengan transaksi minyak mentah.

Piutang sewa pembiayaan setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024
adalah sebesar USD119,5 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 4,0%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023
sebesar USD124,5 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pembayaran piutang sewa pembiayaan selama periode
berjalan.

Aset keuangan konsesi setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024
adalah sebesar USD542,0 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 17,6%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023
sebesar USD461,0 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pendapatan konstruksi yang berasal dari Ijen Geothermal
Project dan Proyek PLTS Bali Timur.

Aset pajak tangguhan pada 30 September 2024 adalah sebesar USD133,7 juta, dimana terjadi penurunan sebesar
3,3%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD138,3 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh realisasi
aset pajak tangguhan terkait aset minyak dan gas bumi dan aset tetap.

Investasi jangka panjang pada 30 September 2024 adalah sebesar USD1.799,6 juta, dimana terjadi peningkatan
sebesar 8,9%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD1.653,0 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
pengakuan bagian laba bersih entitas asosiasi dari AMI.

Aset hak guna pada 30 September 2024 adalah sebesar USD193,8 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 10,0%,
dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD215,3 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh depresiasi
periode berjalan.

Aset eksplorasi dan evaluasi pada 30 September 2024 adalah sebesar USD242,9 juta, dimana terjadi peningkatan
sebesar 0,7%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD241,3 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
penambahan aset eksplorasi dan evaluasi pada Oman Blok 60 setelah dikurangi dengan reklasifikasi ke aset
minyak dan gas bumi pada periode berjalan.

Aset minyak dan gas bumi pada 30 September 2024 adalah sebesar USD2.717,5 juta, dimana terjadi penurunan
sebesar 5,6%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD2.879,4 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
depresiasi pada periode berjalan.

Aset lain-lain tidak lancar pada 30 September 2024 adalah sebesar USD112,9 juta, dimana
terjadi peningkatan sebesar 93,9%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD58,2 juta. Hal ini terutama
disebabkan oleh pembayaran uang muka sehubungan dengan perolehan/sewa.

B.   Liabilitas

Tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah liabilitas Perseroan adalah sebesar USD5.436,2 juta, dimana terjadi
penurunan sebesar USD4,5 juta atau sebesar 0,1% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
sebesar USD5.440,7 juta.

Pinjaman bank jangka pendek pada 30 September 2024 adalah sebesar USD99,8 juta, dimana terjadi penurunan
sebesar 32,4%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD147,6 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
pembayaran pinjaman bank jangka pendek selama periode berjalan.

Utang usaha pihak ketiga pada 30 September 2024 adalah sebesar USD264,1 juta, dimana terjadi peningkatan
sebesar 6,4%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD248,1 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
kenaikan utang usaha sehubungan dengan kontrak bagi hasil dari vendor dalam negeri.
Page 17
Utang pajak pada 30 September 2024 adalah sebesar USD59,8 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 30,1%,
dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD85,5 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pembayaran utang
Pajak Penghasilan Badan selama periode berjalan.

Biaya akrual dan provisi lain-lain pada 30 September 2024 adalah sebesar USD246,0 juta, dimana terjadi
peningkatan sebesar 2,5%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD240,0 juta. Hal ini terutama
disebabkan oleh peningkatan biaya akrual atas bunga obligasi dolar AS.

Liabilitas yang secara langsung berhubungan dengan aset dimiliki untuk dijual pada 30 September 2024 adalah
sebesar USD5,5 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 92,4%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar
USD72,1 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penyelesaian pelepasan Ophir Vietnam Block 12W B.V. dan
divestasi aset Libya.

Pinjaman bank porsi pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024 adalah
sebesar USD69,5 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 55,6%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar
USD156,6 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pembayaran pinjaman bank jangka panjang selama periode
berjalan.

Obligasi rupiah porsi pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024 adalah
sebesar USD218,7 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 148,9%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023
sebesar USD87,9 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penerimaan Obligasi Berkelanjutan Rupiah V Tahap II dan
Sukuk Wakalah Rupiah Berkelanjutan I Tahap III, dikurangi dengan pelunasan sebagian Obligasi Berkelanjutan
Rupiah IV Tahap I dan pelunasan Obligasi Berkelanjutan Rupiah II Tahap IV.

Liabilitas sewa porsi pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024 adalah
sebesar USD110,1 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 11,1%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar
USD123,8 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pembayaran liabilitas sewa selama periode berjalan.

Liabilitas kontrak pada 30 September 2024 adalah sebesar USD104,8 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar
14,9%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD91,2 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
penambahan uang muka pelanggan terkait penjualan minyak mentah.

Pinjaman bank porsi pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada
30 September 2024 adalah sebesar USD880,6 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 27,4%, dibandingkan
posisi 31 Desember 2023 sebesar USD691,4 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penerimaan pinjaman bank
jangka panjang selama periode berjalan terutama berasal dari Bank Mandiri.

Obligasi Rupiah porsi pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada
30 September 2024 adalah sebesar USD421,8 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 0,1%, dibandingkan posisi
31 Desember 2023 sebesar USD422,3 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh amortisasi biaya perolehan selama
periode berjalan.

Obligasi Dolar AS porsi pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada
30 September 2024 adalah sebesar USD1.546,5 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 12,4%, dibandingkan
posisi 31 Desember 2023 sebesar USD1.765,1 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pelunasan obligasi dolar AS
yang jatuh tempo di 2025 dan pelunasan sebagian obligasi dolar AS yang jatuh tempo di tahun 2026 dan 2027.

Liabilitas sewa porsi pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada
30 September 2024 adalah sebesar USD107,1 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 6,6%, dibandingkan posisi
31 Desember 2023 sebesar USD114,6 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh reklasifikasi ke liabilitas sewa yang
jatuh tempo dalam satu tahun.

Utang lain-lain jangka panjang pada 30 September 2024 adalah sebesar USD90,1 juta, dimana terjadi peningkatan
sebesar 5,1%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD85,7 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
kenaikan kewajiban pajak atas First Tranche Petroleum.

Liabilitas pajak tangguhan pada 30 September 2024 adalah sebesar USD693,4 juta, dimana terjadi penurunan
sebesar 5,1%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD731,0 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh
realisasi liabilitas pajak tangguhan terkait aset minyak dan gas bumi.

Liabilitas pembongkaran aset dan restorasi area dan provisi lain-lain pada 30 September 2024 adalah sebesar
USD145,9 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 0,9%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar
USD144,7 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh akresi selama periode berjalan.

C.   Ekuitas

Tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

Pada tanggal 30 September 2024, jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar USD2.245,9 juta, dimana terjadi
peningkatan sebesar USD218,3 juta atau sebesar 10,8% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023
sebesar USD2.027,6 juta.
Page 18
Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan saldo laba yang berasal dari laba bersih Perseroan di periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.

Analisis Laporan Arus Kas

A.   Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi

Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal
30 September 2024 mengalami peningkatan sebesar USD341,0 juta atau sebesar 62,0% dibandingkan dengan
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari kas neto diperoleh dari aktivitas
operasi sebesar USD550,4 juta menjadi sebesar USD891,3 juta.

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024

Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi berasal dari penerimaan kas pelanggan sebesar USD1.793,6 juta yang
diimbangi oleh pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan sebesar USD634,3 juta dan pembayaran pajak
penghasilan sebesar USD268,0 juta.

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023

Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi berasal dari penerimaan kas pelanggan sebesar USD1.584,8 juta yang
diimbangi oleh pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan sebesar USD626,3 juta dan pembayaran pajak
penghasilan sebesar USD408,1 juta.

B.   Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi

Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2024 mengalami peningkatan sebesar USD208,2 juta atau sebesar 804,4% dibandingkan
dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari kas neto digunakan untuk
aktivitas investasi sebesar USD25,9 juta menjadi sebesar USD234,1 juta.

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024

Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi berasal dari penambahan aset minyak dan gas bumi sebesar
USD203,5 juta terutama pada aset Natuna Blok B, Oman Blok 60 dan Grissik, penambahan aset keuangan konsesi
sebesar USD50,7 juta terkait proyek Ijen, penambahan aset lain-lain terkait uang muka pembelian aset sebesar
USD71,1 juta, penambahan investasi jangka panjang sebesar USD16,0 juta terkait penambahan investasi di
Transasia, yang sebagian diimbangi oleh penerimaan dari pelepasan entitas anak atau asosiasi sebesar USD116,6
juta terkait pelepasan Vietnam dan Libya.

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023

Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi berasal dari penambahan investasi jangka panjang sebesar USD 32,9
juta terkait penambahan investasi di SMCN, penambahan aset keuangan konsesi sebesar USD51,8 juta terkait
proyek Ijen, dan penambahan aset minyak dan gas bumi sebesar USD139,0 juta terutama pada aset Natuna Blok
B, Bualuang, dan Grissik, yang sebagian diimbangi oleh penerimaan piutang lain-lain sebesar USD154,3 juta yang
sebagian besar berasal dari SMCN terkait penjualan kepemilikan di AMI, penerimaan dividen kas dari DSLNG
sebesar USD31,8 juta, dan penerimaan dari pelepasan entitas anak atau asosiasi sebesar USD28,0 juta terkait
pelepasan APICO.

C.   Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan

Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2024 mengalami penurunan sebesar USD198,8 juta atau sebesar 33,1% dibandingkan
dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari kas neto digunakan untuk
aktivitas pendanaan sebesar USD600,9 juta menjadi sebesar USD402,1 juta.

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024

Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan terutama berasal dari pembayaran pinjaman bank sebesar
USD265,0 juta yang sebagian besar untuk pembayaran pinjaman Bank Mandiri dan pinjaman bank jangka pendek,
pembayaran utang jangka panjang lainnya sebesar USD211,4 juta yang terutama terdiri dari pembayaran Obligasi
Rupiah dan Obligasi Dollar AS, pembayaran liabilitas sewa sebesar USD122,1 juta, pembayaran beban pendanaan
sebesar USD173,1 juta, pembelian kembali obligasi sebesar USD48,2 juta dan pembayaran dividen kepada
pemegang saham sebesar USD44,9 juta. Pembayaran ini diimbangi dengan penerimaan pinjaman bank sebesar
USD269,6 juta yang berasal dari pinjaman bank jangka pendek dan pinjaman dari Bank Mandiri, serta penerimaan
utang jangka panjang lainnya sebesar USD205,3 juta yang berasal dari Obligasi Rupiah, Sukuk Wakalah dan
pinjaman dari instansi keuangan non-bank.

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Page 19
Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan terutama berasal dari pembayaran pinjaman bank sebesar
USD478,8 juta yang sebagian besar untuk pembayaran pinjaman sindikasi dan pinjaman bank jangka pendek,
pembayaran utang jangka panjang lainnya sebesar USD116,2 juta yang terdiri dari pembayaran Obligasi Rupiah
dan Sukuk Wakalah I, pembayaran beban pendanaan sebesar USD173,7 juta, pembayaran liabilitas sewa sebesar
USD92,5 juta, dan pembayaran dividen kepada pemegang saham sebesar USD40,0 juta. Pembayaran ini
diimbangi dengan penerimaan pinjaman bank sebesar USD281,3 juta yang berasal dari pinjaman bank jangka
pendek, pinjaman sindikasi, dan pinjaman dari Bank Mandiri, dan penerimaan dari utang jangka panjang lainnya
sebesar USD66,5 juta yang berasal dari penerbitan Obligasi Rupiah.

Analisis dan pembahasan oleh manajemen yang terdapat di dalam Informasi Tambahan Ringkas ini berdasarkan
laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak pada tanggal 31 Maret 2022 dan 2021 serta untuk
periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut yang tidak diaudit. Ikhtisar data keuangan penting
Perseroan pada tanggal 31 Maret 2022 dan 2021 serta untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal
tersebut, diambil dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak yang tidak diaudit, yang
laporannya tidak tercantum dalam Informasi Tambahan Ringkas ini. Ikhtisar data keuangan penting Perseroan pada
tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, diambil dari
laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak yang telah diaudit untuk periode-periode tersebut,
yang laporannya tidak tercantum dalam Informasi Tambahan Ringkas ini.

Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak tanggal 31 Maret 2022 dan 2021, serta untuk
periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang laporannya tidak tercantum dalam Informasi
Tambahan Ringkas ini, telah disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia.

Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 serta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang laporannya tidak tercantum dalam Informasi Tambahan
Ringkas ini, telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota dari Ernst & Young Global Limited),
akuntan publik independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Publik Indonesia
(IAPI), dengan pendapat wajar tanpa modifikasian, yang laporannya tertanggal 9 Juni 2022 dan 31 Mei 2021.
Laporan Akuntan Publik tersebut ditandatangani oleh Susanti (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0705).

         KETERANGAN TAMBAHAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA
                      KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA

A.   RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN

Sejak penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Medco Energi Internasional Tahap II Tahun 2024 sampai dengan tanggal
Informasi Tambahan diterbitkan, Perseroan tidak melakukan perubahan Anggaran Dasar. Anggaran Dasar
Perseroan terakhir adalah sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 69 tanggal 26 Juni
2023, yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Jakarta Selatan, yang telah
mendapatkan persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0035936.AH.01.02.TAHUN 2023
tanggal 26 Juni 2023 dan telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0082837 tanggal 26 Juni 2023, yang seluruhnya telah didaftarkan
dalam Daftar Perseroan pada Kemenkum di bawah No. AHU-0119010.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 26 Juni
2023 (“Akta No. 69/2023”). Berdasarkan Akta No. 69/2023, pemegang saham Perseroan telah menyetujui
perubahan Anggaran Dasar Perseroan Pasal 3 tentang maksud dan tujuan serta kegiatan usaha dalam rangka
penyesuaian dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020 dan Pasal 17 tentang tahun buku,
rencana kerja & anggaran perusahaan dalam rangka penyesuaian dengan ketentuan Peraturan OJK No.
14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.

B.   STRUKTUR PERMODALAN DAN DAFTAR SUSUNAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN

Susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Saham per 31 Oktober 2024 dan Akta No.
86/2021 adalah sebagai berikut:

                                                                Nilai Nominal Rp25 per Saham
 Uraian dan Keterangan                                                                                        (%)
                                                         Jumlah Saham              Jumlah Nominal (Rp)
 Modal Dasar                                                  55.000.000.000              1.375.000.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
   PT Medco Daya Abadi Lestari                                12.944.140.124                323.603.503.100    51,50
   Diamond Bridge Pte. Ltd.                                    5.395.205.771                134.880.144.275    21,46
   PT Medco Duta                                                  30.044.500                    751.112.500     0,12
   Yani Yuhani Panigoro                                            8.703.146                    217.578.650     0,03
   Yaser Raimi Panigoro                                            2.223.533                     55.588.325     0,01
   Roberto Lorato                                                158.517.200                  3.962.930.000     0,63
   Ronald Gunawan                                                 65.762.642                  1.644.066.050     0,26
   Anthony Robert Mathias                                         33.987.752                    849.693.800     0,14
   Amri Siahaan                                                   47.033.449                  1.175.836.225     0,19
   Hilmi Panigoro                                                 31.269.683                    781.742.075     0,12
   Masyarakat (masing-masing di bawah 5%)                      6.348.590.514                158.714.762.850    25,26
   Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                        25.065.478.314                626.636.957.850    99,72
   Saham Treasuri                                                 70.752.938                  1.768.823.450     0,28
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                   25.136.231.252                628.405.781.300   100,00
 Saham dalam Portepel                                         29.863.768.748                746.594.218.700
Page 20
C.     KEJADIAN PENTING YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN USAHA PERSEROAN

Pada tanggal 5 November 2024, MCG dan MPGS (keduanya merupakan perusahaan terkendali Perseroan) telah
menandatangani Perjanjian Operasi dan Pemeliharaan, dimana MPGS menyediakan jasa Operasi dan
Pemeliharaan pembangkit untuk PLTP Blawan Ijen Jawa Timur Tahap 1 berkapasitas 34MW yang berlokasi di
Jawa Timur (”PLTP Ijen”) yang dimiliki oleh MCG. Perjanjian ini berlaku hingga 6 tahun sejak PLTP Ijen mencapai
Commercial Operation Date Unit 1 yang diperkirakan akan terlaksana pada Januari 2025.

D.     PENGURUSAN DAN PENGAWASAN

Sejak penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Medco Energi Internasional Tahap II Tahun 2024 sampai dengan tanggal
Informasi Tambahan diterbitkan, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tidak mengalami perubahan.

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 60 tanggal 25 Juni 2020, yang dibuat di hadapan Leolin
Jayayanti, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta (“Akta No. 60/2020”) juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 79
tanggal 26 Agustus 2021, yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta (“Akta No.
79/2021”), susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terakhir pada tanggal diterbitkannya Informasi
Tambahan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama                : Yani Yuhani Panigoro
Komisaris                      : Yaser Raimi Arifin Panigoro
Komisaris Independen           : Marsillam Simandjuntak

Direksi
Direktur Utama                 : Hilmi Panigoro
Direktur                       : Roberto Lorato
Direktur                       : Ronald Gunawan
Direktur                       : Anthony Robert Mathias
Direktur                       : Amri Siahaan

Penunjukan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan POJK No. 33/2014.

Masa jabatan seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan adalah 5 tahun sampai dengan
ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang akan diadakan pada tahun 2025, dengan tidak
mengurangi hak dari rapat umum pemegang saham untuk memberhentikan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan sewaktu-waktu.

Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris tercantum dalam Akta No. 60/2020 telah diberitahukan kepada
Menkum sebagaimana ternyata dalam Surat Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-
0261127 tanggal 26 Juni 2020 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkum di bawah No. AHU-
0100705.AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 26 Juni 2020.

Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris tercantum dalam Akta No. 79/2021 telah diberitahukan kepada
Menkum sebagaimana ternyata dalam Surat Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-
0451248 tanggal 22 September 2021 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkum di bawah No.
AHU-0162344.AH.01.11.Tahun 2021 tanggal 22 September 2021.

                                              PENJAMINAN EMISI OBLIGASI

Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi,
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan
kepada Masyarakat secara kesanggupan penuh (full commitment) sebesar Rp2.500.000.000.000 (dua triliun lima
ratus miliar Rupiah).

Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang dijamin secara
kesanggupan penuh (full commitment) adalah sebagai berikut:
                                                                                       (dalam Rupiah, atau dinyatakan lain)
                                                                    Nilai Penjaminan
 No.     Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi                                                                          (%)
                                                      Seri A               Seri B              Jumlah
 1.     PT BRI Danareksa Sekuritas               418.750.000.000     206.250.000.000       625.000.000.000         25,00%
 2.     PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia       418.750.000.000     206.250.000.000       625.000.000.000         25,00%
 3.     PT Mandiri Sekuritas                     418.750.000.000     206.250.000.000       625.000.000.000         25,00%
 4.     PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk      418.750.000.000     206.250.000.000       625.000.000.000         25,00%
                    Jumlah                      1.675.000.000.000    825.000.000.000      2.500.000.000.000       100,00%

Selanjutnya Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang turut dalam Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk
melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7.

Pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas Penawaran Umum ini adalah PT BRI Danareksa Sekuritas.

Berdasarkan UUPM sebagaimana diubah pada UUP2SK yaitu, yang dimaksud dengan Afiliasi yaitu:
Page 21
(a) hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal,
     yaitu hubungan seseorang dengan:
     1. suami atau istri;
     2. orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
     3. kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu;
     4. saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara yang bersangkutan; atau
     5. suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan.
 (b) hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal,
     yaitu hubungan seseorang dengan:
     1. orang tua dan anak;
     2. kakek dan nenek serta cucu; atau
     3. saudara dari orang yang bersangkutan.
 (c) hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur atau komisaris dari pihak tersebut;
 (d) hubungan antara dua atau lebih perusahaan di mana terdapat satu atau lebih anggota direksi, pengurus, dewan
     komisaris atau pengawas yang sama;
 (e) hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apa pun
     mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan atau pihak tersebut dalam menentukan pengelolaan dan
     atau kebijakan perusahaan atau pihak dimaksud;
 (f) hubungan antara dua atau lebih perusahaan yang dikendalikan baik langsung maupun tidak langsung, dengan
     cara apa pun, dalam menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan oleh pihak yang sama; atau
 (g) hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu pihak yang secara langsung maupun tidak
     langsung memiliki paling kurang 20% (dua puluh persen) saham yang mempunyai hak suara dari perusahaan
     tersebut.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dengan tegas menyatakan tidak menjadi pihak yang memiliki Afiliasi atau
terasosiasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUPM sebagaimana diubah pada UUP2SK.

Jika terjadi hal-hal yang menyebabkan pembatalan atau penundaan Penawaran Umum, atau pengakhiran
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi sesuai ketentuan pada Bab XII mengenai Tata Cara Pemesanan Obligasi
dalam Informasi Tambahan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi akan mengembalikan uang pemesanan
paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan.

Apabila uang pemesanan telah diterima oleh Perseroan, maka pengembalian akan menjadi tanggungan Perseroan,
yang pembayarannya akan dilakukan melalui KSEI. Keterangan lebih lengkap mengenai pengembalian uang
pemesanan dapat dilihat pada Bab XI Informasi Tambahan.

Penentuan Tingkat Bunga Tetap Pada Pasar Perdana

Tingkat bunga tetap pada Obligasi ini ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dan
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan parameter, yaitu hasil
penawaran awal (bookbuilding), kondisi pasar obligasi, benchmark kepada Obligasi Pemerintah (sesuai jatuh tempo
masing-masing Seri Obligasi), dan risk premium (sesuai dengan peringkat Obligasi).

                                      TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI

1.   Pendaftaran Obligasi ke dalam Penitipan Kolektif

     Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI
     berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI No. SP-108/OBL/KSEI/1024 tertanggal 3 Desember 2024
     yang ditandatangani Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas
     Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:

     a.   Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat atau warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi
          yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan
          diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil
          Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi
          yaitu tanggal 7 Januari 2025. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau
          Bank Kustodian sebagai tanda bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis
          tersebut merupakan bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;

     b.   Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI,
          yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;

     c.   Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
          pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak-hak
          lainnya yang melekat pada Obligasi;

     d.   Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku
          Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai
          dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan dalam
          Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi yang berhak atas
Page 22
          Bunga Obligasi yang dibayarkan pada periode pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan adalah
          yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal
          Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan yang
          berlaku;

     e.   Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang dengan memperhatikan KTUR asli yang
          diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI akan membekukan seluruh Obligasi yang disimpan di
          KSEI sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Bursa sebelum
          tanggal penyelenggaraan RUPO (R-3) sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan
          adanya pemberitahuan dari Wali Amanat;

     f.   Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan
          Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.

2.   Pemesan Yang Berhak

     Perorangan Warga Negara Indonesia dan/atau perorangan Warga Negara Asing, serta badan usaha atau
     lembaga Indonesia ataupun asing yang berkedudukan di Indonesia yang berhak membeli Obligasi.

3.   Pemesanan Pembelian Obligasi

     Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi
     (“FPPO”) asli yang dikeluarkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi yang dapat diperoleh melalui email terlebih
     dahulu sesuai ketentuan Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi. Setelah FPPO ditandatangani oleh
     Pemesan, scan FPPO dan tersebut wajib disampaikan kembali yang dapat melalui email terlebih dahulu dan
     aslinya dikirimkan melalui jasa kurir kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dan pemesanan yang telah
     memenuhi kriteria yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan pembelian Obligasi
     yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.

4.   Jumlah Minimum Pemesanan Obligasi

     Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan
     senilai Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.

5.   Masa Penawaran Obligasi

     Masa Penawaran Obligasi dilakukan pada tanggal 27 Desember 2024 dimulai pukul 09.00 WIB sampai dengan
     pada tanggal 2 Januari 2025 pukul 16.00 WIB.

6.   Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi

     Sebelum Masa Penawaran Umum ditutup, pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian
     Obligasi selama jam kerja dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Emisi yang ditunjuk melalui email.

     Pemesanan Obligasi hanya dapat dilakukan melalui alamat email Penjamin Emisi Obligasi pada Bab XIII
     dengan prosedur sebagai berikut:
     -   Setiap pihak hanya berhak mengajukan satu FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan
         dimana 1(satu) alamat email hanya bisa melakukan 1 (satu) kali pemesanan.
     -   Melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan Anggaran Dasar bagi badan hukum).
     -   Menyampaikan pemesanan disertai detail Nomor Rekening untuk Pengembalian Kelebihan Pemesanan
         (Refund) dengan format: Nama Bank<SPASI>No Rekening<SPASI>Nama Pemilik Rekening. Contoh:
         BCA 1000567890 Budi.

     Pemesan akan mendapatkan email balasan yang berisikan:
     a. Hasil scan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (FPPO) asli yang telah diisi secara elektronik sesuai
        dengan pemesanan yang disampaikan untuk dicetak dan ditandatangani oleh Pemesan yang
        bersangkutan; atau
     b. Informasi tolakan karena persyaratan tidak lengkap atau email ganda.

     Penjamin Emisi Obligasi dan Perseroan berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila FPPO
     dan tidak diisi dengan lengkap atau bila persyaratan pemesanan pembelian Obligasi termasuk persyaratan
     pihak yang berhak melakukan pemesanan, tidak terpenuhi. Sedangkan, pemesan, tidak dapat membatalkan
     pembelian Obligasi apabila telah memenuhi persyaratan pemesanan pembelian.

7.   Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi

     Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan
     kembali kepada pemesan berupa jawaban konfirmasi email bahwa pengajuan sudah diterima melalui email
     Penjamin Emisi Obligasi yang dilampiri 1 (satu) tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai
     bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi tersebut
     bukan merupakan jaminan dipenuhinya pesanan.
Page 23
8.   Penjatahan Obligasi

     Apabila terjadi kelebihan pemesanan, maka penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7.
     Tanggal penjatahan adalah 3 Januari 2025.
     Setiap Pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan
     Obligasi untuk Penawaran Umum ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa
     Pihak tertentu mengajukan pemesanan Obligasi melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk Penawaran
     Umum ini, baik secara langsung maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan
     hanya dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan
     yang bersangkutan.

     Penjamin Pelaksana Emisi Efek wajib menyampaikan laporan hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
     kepada OJK paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan dalam bentuk dan isi sesuai dengan
     formulir pada lampiran peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai tata
     cara Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2 dan POJK
     No. 36/2014.

     Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil
     Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman
     pada Peraturan No. VIII.G.12 Tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan
     Efek Atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7, paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah
     berakhirnya masa Penawaran Umum.

9.   Pemesanan Pembelian Obligasi

     Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, pemesan harus segera melaksanakan
     pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi
     melalui Agen Penjualan tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus sudah efektif pada rekening
     Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi selambat-lambatnya tanggal 6 Januari 2025 (in good fund), kecuali
     Penjamin Emisi Obligasi yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dapat melakukan
     pembayaran selambat-lambatnya pada Tanggal Pembayaran yang ditujukan pada rekening di bawah ini.

              Penjamin Pelaksana Emisi                         Informasi Rekening Penampungan
                                                                     Bank Rakyat Indonesia
                                                                    Cabang Bursa Efek Jakarta
             PT BRI Danareksa Sekuritas
                                                                   Nomor: 0671.01.000692.30.1
                                                             Atas Nama: PT BRI Danareksa Sekuritas
                                                                      Bank DBS Indonesia
                                                                  Cabang Jakarta Mega Kuningan
        PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
                                                                       Nomor: 3320034016
                                                          Atas Nama: PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
                                                                   Bank Mandiri (Persero) Tbk.
                                                                    Cabang Jakarta Sudirman
                 PT Mandiri Sekuritas
                                                                 Nomor Rekening: 1020005566028
                                                                 Atas Nama: PT Mandiri Sekuritas
                                                                   Bank Mandiri (Persero) Tbk.
                                                                          Cabang BEI
       PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
                                                                    Nomor: 104.00.04085.556
                                                         Atas Nama: PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

     Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban pemesan. Pemesanan akan
     dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.

10. Distribusi Obligasi Secara Elektronik

     Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 7 Januari 2025. Perseroan wajib menerbitkan
     Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk
     mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah
     dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab
     Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.

     Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan
     Obligasi dari Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi
     Obligasi sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian
     Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi
     tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.

11. Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi

     Dalam hal pemesanan Obligasi ditolak sebagian atau seluruhnya dan uang pembayaran pemesanan Obligasi
     telah diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, maka uang pembayaran tersebut wajib dikembalikan
Page 24
    oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada para pemesan Obligasi paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
    sesudah Tanggal Penjatahan.

    Jika pencatatan saham di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah
    Tanggal Distribusi karena persyaratan pencatatan tidak dipenuhi, penawaran atas Obligasi batal demi hukum
    dan pembayaran pesanan Obligasi dimaksud, wajib dikembalikan kepada pemesan oleh Perseroan yang
    pengembalian pembayarannya melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan pembatalan
    penawaran umum Obligasi.

    Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau
    Perseroan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para pemesan
    untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat bunga masing-masing
    seri Obligasi yang dihitung secara harian berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan
    pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda, dengan ketentuan 1
    (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari
    Kalender.

    Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk
    mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan atau sejak keputusan penundaan
    atau pembatalan Penawaran Umum, maka Perseroan dan/atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau
    Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar denda dan/atau kompensasi kerugian akibat
    keterlambatan kepada para pemesan Obligasi.

12. Lain-Lain

    Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi
    secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku

                                                PERPAJAKAN

  CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI DIHARAPKAN ATAS
  BIAYA SENDIRI UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING
  MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN,
  PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN OBLIGASI YANG DIBELI
  MELALUI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI.

                          LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

 Wali Amanat                  :   PT Bank Mega Tbk
 Konsultan Hukum              :   Assegaf Hamzah & Partners
 Notaris                      :   Fathiah Helmi, S.H.
 Perusahaan Pemeringkat       :   PT Pemeringkat Efek Indonesia

   PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Informasi Tambahan dan FPPO dapat diperoleh pada kantor atau melalui email Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
dari tanggal 27 Desember 2024 di Indonesia dengan alamat sebagai berikut:

                                     Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi

            PT BRI Danareksa Sekuritas                          PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
                 Gedung BRI II Lt. 23                           DBS Bank Tower, Ciputra World I Lt. 32
          Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46                           Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 3-6
                    Jakarta 10210                                           Jakarta 12940
               Telepon: (021) 5091 4100                               Telepon: (021) 3003 4900
               Faksimile: (021) 2520 990                             Faksimile: (021) 3003 4944
         Email: debtcapitalmarket@brids.co.id                    Email: corporate.finance@dbs.com

                 PT Mandiri Sekuritas                           PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
              Menara Mandiri I Lantai 25                         Gedung Artha Graha Lantai 18 dan 19
           Jalan Jend. Sudirman Kav. 54-55                         Jalan Jend. Sudirman Kav. 52-53
                     Jakarta 12190                                          Jakarta 12190
                Telepon: (021) 526 3445                                Telepon: (021) 2924 9088
               Faksimile: (021) 527 5701                              Faksimile: (021) 2924 9150
           Email: divisi-fi@mandirisek.co.id                           Email: fit@trimegah.com
            dan sett_fisd@mandirisek.co.id


 SETIAP CALON INVESTOR DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
 PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.52 MB
Published4 Dec 2024
Pages24
Characters137,642
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 52 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org MEDCO ENERGI INTERNASIONAL Tbk p.1 ×20
linked org PT MANDIRI SEKURITAS p.1 ×7
linked org TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK. p.1 ×14
linked org Bank Mega Tbk p.7 ×11
linked org Bank Mandiri. p.17 ×8
linked org Medco Daya Abadi p.19
linked org Diamond Bridge Pte. Ltd. p.19
linked person Yani Yuhani Panigoro p.19 ×2
linked person Roberto Lorato p.19 ×2
linked person Ronald Gunawan p.19 ×2
linked person Anthony Robert Mathias p.19 ×2
linked person Amri Siahaan p.19 ×2
linked person Hilmi Panigoro p.19 ×2
linked person Marsillam Simandjuntak p.20
linked org Bank DBS Indonesia p.23
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1
possible org PT BURSA EFEK INDONESIA p.1
possible — DBS VICKERS p.1 ×5
possible org DBS Bank p.24
possible person Prof. DR. Satrio p.24
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.1 ×3
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA p.1
unresolved org PT BRI DANAREKSA SEKURITAS p.1 ×4
unresolved org PT DBS VICKERS SEKURITAS INDONESIA p.1 ×4
unresolved org Medco Bell Pte. Ltd. p.8
unresolved org Bank Indonesia p.8 ×3
unresolved org Purwantono p.9 ×3
unresolved org Young Global Limited p.9 ×3
unresolved org Medco Maple Tree Pte Ltd p.14
unresolved org Amman Tbk p.14
unresolved org PT Sumber Mineral Citra Nusantara p.14
unresolved org PT Donggi Senoro LNG p.14 ×2
unresolved org Transasia Pipeline Company Pte Ltd p.14
unresolved org PT Dalle Energi Batam p.15
unresolved org PT Energi Listrik Batam p.15
unresolved org PT Medco Daya Natuna p.16
unresolved org Bank Mandiri. Obligasi p.17
unresolved person Leolin Jayayanti · Notaris p.19 ×5
unresolved org PT Medco Daya Abadi Lestari p.19
unresolved org PT Medco Duta p.19
unresolved — Anthony Robert Mathi · Direktur p.20
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas. Berdasarkan UUPM p.20
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas Bank DBS Indonesia Cabang p.23
unresolved org DBS Vickers Sekuritas Indonesia Bank Mandiri (Persero) Tbk. p.23 ×2
unresolved org PT Mandiri Sekuritas Nomor Rekening p.23
unresolved org Mandiri Sekuritas Bank Mandiri (Persero) Tbk. p.23 ×2
unresolved org Assegaf Hamzah & Partners · Konsultan Hukum p.24
unresolved person Fathiah Helmi · Notaris p.24
unresolved person H. Perusahaan Pemeringkat p.24
unresolved org PT Pemeringkat Efek Indonesia PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN p.24

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result