Back to announcement
20241204_MEDC_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31805187_lamp2.pdf
Other Text extracted MEDCSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 24
Page 1
INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN
ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN
MELANGGAR HUKUM.
INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPAT PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL,
SEBAIKNYA BERKONSULTASI DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN.
PT MEDCO ENERGI INTERNASIONAL Tbk (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN
SEMUA INFORMASI, FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWARAN EFEK BERSIFAT UTANG TAHAP KE-3 DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN EFEK BERSIFAT UTANG YANG
TELAH MENJADI EFEKTIF.
PT MEDCO ENERGI INTERNASIONAL Tbk
Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
Kegiatan Usaha Utama:
Aktivitas perusahaan holding, jasa konsultasi manajemen dan perdagangan
Kantor Pusat:
Gedung The Energy, Lantai 53-55, SCBD Lot 11A
Jalan Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190
Telp. (62 21) 2995 3000
Faks. (62 21) 2995 3001
Email: corporate.secretary@medcoenergi.com
Situs web: www.medcoenergi.com
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN V MEDCO ENERGI INTERNASIONAL
DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN SEBESAR Rp5.000.000.000.000 (LIMA TRILIUN RUPIAH)
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan telah menerbitkan dan menawarkan
OBLIGASI BERKELANJUTAN V MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TAHAP I TAHUN 2023
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp1.000.000.000.000 (SATU TRILIUN RUPIAH)
DAN
OBLIGASI BERKELANJUTAN V MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TAHAP II TAHUN 2024
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp1.500.000.000.000 (SATU TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH)
Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan
OBLIGASI BERKELANJUTAN V MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TAHAP III TAHUN 2025
DENGAN JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp2.500.000.000.000 (DUA TRILIUN LIMA RATUS MILIAR RUPIAH) (”OBLIGASI”)
Obligasi ini terdiri dari 2 (dua) seri, yaitu Obligasi Seri A dan Seri B yang masing-masing ditawarkan sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Obligasi ini
diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo yang diterbitkan atas nama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (”KSEI”). Obligasi ini memberikan pilihan bagi masyarakat
untuk memilih Seri Obligasi yang dikehendaki sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.675.000.000.000 (satu triliun enam ratus tujuh puluh lima miliar Rupiah) dengan tingkat
bunga tetap sebesar 7,75% (tujuh koma tujuh lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp825.000.000.000 (delapan ratus dua puluh lima miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap
sebesar 8,25% (delapan koma dua lima persen) per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama
masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 7 April 2025 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi dan Tanggal Pelunasan Pokok
Obligasi masing-masing seri adalah pada tanggal 7 Januari 2030 untuk Seri A dan tanggal 7 Januari 2032 untuk Seri B.
OBLIGASI BERKELANJUTAN IV MEDCO ENERGI INTERNASIONAL TAHAP IV DAN TAHAP-TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN.
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG
BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI SESUAI DENGAN KETENTUAN
DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN
DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN DI KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR
PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN
HARI. KETERANGAN SELENGKAPNYA MENGENAI JAMINAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN.
PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN
PEMBELIAN KEMBALI UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI SEBELUM TANGGAL PELUNASAN POKOK OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI
HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI TERSEBUT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI PELUNASAN OBLIGASI ATAU UNTUK DISIMPAN
DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.
KETERANGAN MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI DAPAT DILIHAT PADA BAB I PERIHAL PENAWARAN UMUM DI DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
PERSEROAN MEMPUNYAI HAK PENUH UNTUK MELAKUKAN OPSI BELI OBLIGASI YAITU MELAKUKAN PEMBAYARAN PENUH ATAU PELUNASAN AWAL
ATAS SELURUH OBLIGASI SERI A DAN/ATAU OBLIGASI SERI B KEPADA PEMEGANG OBLIGASI, DIMANA PELAKSANAAN PEMBAYARAN OBLIGASI
TERSEBUT DILAKUKAN MELALUI AGEN PEMBAYARAN. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI SYARAT-SYARAT PELUNASAN AWAL ATAS SELURUH
OBLIGASI SERI A DAN/ATAU OBLIGASI SERI B DAPAT DILIHAT PADA BAB I PERIHAL PENAWARAN UMUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA
(“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT UTANG JANGKA PANJANG
DARI
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (PEFINDO)
idAA-
(Double A Minus)
KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG HASIL PEMERINGKATAN TERSEBUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I INFORMASI TAMBAHAN.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH PERSEROAN TERGANTUNG PADA KEMAMPUAN UNTUK MEMPRODUKSI,
MENGEMBANGKAN ATAU MENGGANTIKAN CADANGAN YANG TELAH ADA SERTA MENEMUKAN CADANGAN BARU BAGI KEGIATAN USAHA
PERSEROAN.
RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM PENAWARAN
UMUM BERKELANJUTAN INI YANG ANTARA LAIN DISEBABKAN KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
PENCATATAN ATAS OBLIGASI YANG DITAWARKAN INI AKAN DILAKUKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (“BEI”)
PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI
PT BRI DANAREKSA SEKURITAS PT DBS VICKERS SEKURITAS INDONESIA PT MANDIRI SEKURITAS PT TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK.
WALI AMANAT
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 4 Desember 2024
Page 2
JADWAL
Tanggal Efektif : 27 Juni 2023
Masa Penawaran Umum : 27 Desember 2024 – 2 Januari 2025
Tanggal Penjatahan : 3 Januari 2025
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 7 Januari 2025
Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik (“Tanggal Emisi”) : 7 Januari 2025
Tanggal Pencatatan pada BEI : 8 Januari 2025
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
Nama Obligasi
Obligasi Berkelanjutan V Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2025.
Jenis Obligasi
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama
KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dan didaftarkan
pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi
bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang diterbitkan oleh KSEI atau Pemegang Rekening.
Harga Penawaran
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.
Jumlah Pokok Obligasi, Bunga Obligasi, dan Jatuh Tempo Obligasi
Obligasi ini diterbitkan dengan jumlah Pokok Obligasi sebesar Rp2.500.000.000.000 (dua triliun lima ratus miliar
Rupiah) yang terbagi menjadi 2 (dua) seri, dengan ketentuan sebagai berikut:
Seri A : Jumlah Obligasi Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp1.675.000.000.000 (satu triliun enam ratus
tujuh puluh lima miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 7,75% (tujuh koma tujuh lima persen)
per tahun. Jangka waktu Obligasi Seri A adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi.
Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
Seri B : Jumlah Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar Rp825.000.000.000 (delapan ratus dua puluh
lima miliar Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,25% (delapan koma dua lima persen) per
tahun. Jangka waktu Obligasi Seri B adalah 7 (tujuh) tahun terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran
Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan (3 bulan) sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan Tanggal Pembayaran
Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama masing-masing seri akan dilakukan pada tanggal 7 April
2025 sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi dan Tanggal Pelunasan
Pokok Obligasi masing-masing seri adalah pada tanggal 7 Januari 2030 untuk Seri A dan tanggal 7 Januari 2032
untuk Seri B.
Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi masing-masing
Seri Obligasi dan/atau pelaksanaan Opsi Beli Obligasi dan/atau pembelian Kembali, sebagai pelunasan Obligasi
sebagaimana dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi.
Satuan Pemindahbukuan Obligasi
Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1 (satu Rupiah) atau kelipatannya.
Satuan Perdagangan Obligasi
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan dalam
peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar Rp5.000.000
(lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Jadwal Pembayaran Bunga dan Pokok Obligasi
Jadwal pembayaran Bunga Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel di bawah ini:
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
Bunga Ke-
Seri A Seri B
1 7 April 2025 7 April 2025
2 7 Juli 2025 7 Juli 2025
3 7 Oktober 2025 7 Oktober 2025
4 7 Januari 2026 7 Januari 2026
5 7 April 2026 7 April 2026
6 7 Juli 2026 7 Juli 2026
Page 3
Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
Bunga Ke-
Seri A Seri B
7 7 Oktober 2026 7 Oktober 2026
8 7 Januari 2027 7 Januari 2027
9 7 April 2027 7 April 2027
10 7 Juli 2027 7 Juli 2027
11 7 Oktober 2027 7 Oktober 2027
12 7 Januari 2028 7 Januari 2028
13 7 April 2028 7 April 2028
14 7 Juli 2028 7 Juli 2028
15 7 Oktober 2028 7 Oktober 2028
16 7 Januari 2029 7 Januari 2029
17 7 April 2029 7 April 2029
18 7 Juli 2029 7 Juli 2029
19 7 Oktober 2029 7 Oktober 2029
20 7 Januari 2030 7 Januari 2030
21 7 April 2030
22 7 Juli 2030
23 7 Oktober 2030
24 7 Januari 2031
25 7 April 2031
26 7 Juli 2031
27 7 Oktober 2031
28 7 Januari 2032
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan
jumlah Hari Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) hari dan 1
(satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) hari.
Tata Cara Pembayaran Bunga Obligasi
a. Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi
kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi
transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, pembeli
Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada periode Bunga
Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
b. Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh Perseroan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada Pemegang
Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan
berdasarkan Daftar Pemegang Rekening.
c. Pembayaran Bunga Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen
Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
d. Pembayaran Bunga Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen
Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Bunga
Obligasi yang bersangkutan.
Tata Cara Pembayaran Pokok Obligasi
a. Obligasi harus dilunasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
b. Pembayaran Pokok Obligasi kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening dilakukan oleh Agen
Pembayaran untuk dan atas nama Perseroan berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran.
c. Pembayaran Pokok Obligasi yang terutang, yang dilakukan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi
melalui Agen Pembayaran, dianggap pembayaran lunas oleh Perseroan, setelah dana tersebut diterima oleh
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan Perjanjian Agen
Pembayaran, dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran Pokok
Obligasi yang bersangkutan.
Jumlah Minimum Pemesanan
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya sebesar satu satuan
perdagangan sebesar Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.
Jaminan dan Hak Senioritas Atas Utang
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan baik
barang bergerak maupun tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari menjadi
jaminan bagi pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-undang
Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan
lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara
khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.
Page 4
Pemegang Obligasi tidak mempunyai hak untuk didahulukan dan hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa
hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik yang ada sekarang maupun yang akan ada
dikemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik
yang telah ada maupun yang akan ada, sebagaimana ditentukan dalam Pasal 11 Perjanjian Perwaliamanatan.
Perseroan tidak mempunyai utang senioritas yang mempunyai hak keutamaan atau preferen.
Penyisihan Dana Pelunasan Pokok Obligasi (Sinking Fund)
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk
mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana penggunaan
dana Penawaran Umum Obligasi.
Pembelian Kembali Obligasi
Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan sebagai berikut:
1) Pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali
dengan harga pasar;
2) Pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau diluar Bursa Efek;
3) Pembelian kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
4) Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila hal tersebut mengakibatkan Perseroan tidak dapat
memenuhi ketentuan-ketentuan di dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
5) Pembelian kembali Obligasi tidak dapat dilakukan apabila Perseroan melakukan kelalaian (wanprestasi)
sebagaimana dimaksud dalam Perjanjian Perwaliamanatan;
6) Pembelian kembali Obligasi hanya dapat dilakukan oleh Perseroan dari pihak yang tidak terafiliasi, kecuali
Afiliasi yang timbul karena kepemilikan atau penyertaan modal oleh Pemerintah;
7) Rencana pembelian kembali Obligasi wajib dilaporkan kepada OJK oleh Perseroan paling lambat 2 (dua) Hari
Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali dimulai. Pengumuman tersebut wajib
dilakukan paling sedikit melalui i) situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan
ketentuan bahasa asing yang digunakan paling sedikit Bahasa Inggris dan ii) 1 (satu) surat kabar harian
berbahasa Indonesia;
8) Pembelian kembali Obligasi, baru dapat dilakukan setelah pengumuman rencana pembelian kembali Obligasi.
Pengumuman tersebut wajib dilakukan paling sedikit melalui i) situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia
dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing yang digunakan paling sedikit Bahasa Inggris dan ii) 1
(satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia paling lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal
penawaran untuk pembelian kembali dimulai;
9) Rencana pembelian kembali Obligasi sebagaimana dimaksud dalam butir 7) dan pengumuman sebagaimana
dimaksud dalam butir 8), paling sedikit memuat informasi tentang:
a. periode penawaran pembelian kembali;
b. jumlah dana maksimal yang digunakan untuk pembelian kembali;
c. kisaran jumlah Obligasi yang akan dibeli kembali;
d. harga atau kisaran harga yang ditawarkan untuk pembelian kembali Obligasi;
e. tata cara penyelesaian transaksi;
f. persyaratan bagi Pemegang Obligasi yang mengajukan penawaran jual;
g. tata cara penyampaian penawaran jual oleh Pemegang Obligasi;
h. tata cara pembelian kembali Obligasi; dan
i. hubungan Afiliasi antara Perseroan dan Pemegang Obligasi;
10) Perseroan wajib melakukan penjatahan secara proporsional sebanding dengan partisipasi setiap Pemegang
Obligasi yang melakukan penjualan Obligasi apabila jumlah Obligasi yang ditawarkan untuk dijual oleh
Pemegang Obligasi, melebihi jumlah Obligasi yang dapat dibeli kembali;
11) Perseroan wajib menjaga kerahasiaan atas semua informasi mengenai penawaran jual yang telah
disampaikan oleh Pemegang Obligasi;
12) Perseroan dapat melaksanakan pembelian kembali Obligasi tanpa melakukan pengumuman sebagaimana
dimaksud dalam butir viii, dengan ketentuan:
a. Jumlah pembelian kembali Obligasi tidak lebih dari 5% (lima persen) dari jumlah Obligasi untuk masing-
masing jenis Obligasi yang beredar dalam periode 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan;
b. Obligasi yang dibeli kembali tersebut bukan Obligasi yang dimiliki oleh Afiliasi Perseroan; dan
c. Obligasi yang dibeli kembali tersebut hanya untuk disimpan yang kemudian hari dapat dijual kembali;
dan wajib dilaporkan kepada OJK paling lambat akhir Hari Kerja kedua setelah terjadinya pembelian kembali
Obligasi;
13) Perseroan wajib melaporkan kepada OJK dan Wali Amanat, serta mengumumkan kepada publik dalam waktu
paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah dilakukannya pembelian kembali Obligasi.
14) Pembelian kembali Obligasi dilakukan dengan mendahulukan obligasi yang tidak dijamin jika terdapat lebih
dari satu Obligasi yang diterbitkan Perseroan;
15) Pembelian kembali wajib dilakukan dengan mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas
pembelian kembali tersebut jika terdapat lebih dari satu obligasi yang tidak dijamin;
16) Pembelian kembali wajib mempertimbangkan aspek kepentingan ekonomis Perseroan atas pembelian
kembali Obligasi tersebut jika terdapat jaminan atas seluruh obligasi;
17) Pembelian kembali oleh Perseroan mengakibatkan:
a. Hapusnya segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak menghadiri RUPO,
hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang dibeli kembali jika
dimaksudkan untuk pelunasan; atau
Page 5
b. Pemberhentian sementara segala hak yang melekat pada Obligasi yang dibeli kembali, meliputi hak
menghadiri RUPO, hak suara, dan hak memperoleh Bunga Obligasi serta manfaat lain dari Obligasi yang
dibeli kembali jika dimaksudkan untuk disimpan dan dijual kembali.
Pelunasan Awal Seluruh Obligasi Melalui Opsi Beli Obligasi
Perseroan mempunyai hak penuh untuk melakukan Opsi Beli Obligasi yaitu melakukan pembayaran penuh atau
pelunasan awal atas seluruh Obligasi Seri A dan/atau Obligasi Seri B kepada Pemegang Obligasi, dimana
pelaksanaan pembayaran Obligasi tersebut dilakukan melalui Agen Pembayaran.
Syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan Opsi Beli Obligasi sebagai berikut:
1) a. Opsi Beli Obligasi Seri A dapat dilaksanakan oleh Perseroan pada ulang tahun ke-3 (ketiga) sejak
Tanggal Emisi atau ulang tahun ke-4 (keempat) sejak Tanggal Emisi; dan/atau
b. Opsi Beli Obligasi Seri B dapat dilaksanakan oleh Perseroan pada ulang tahun ke-4 (keempat) sejak
Tanggal Emisi, pada ulang tahun ke-5 (kelima) sejak Tanggal Emisi atau pada hari ulang tahun ke-6
(keenam) sejak Tanggal Emisi
dengan memperhatikan Pasal 5 dan Pasal 15 ayat 15.3 Perjanjian Perwaliamanatan.
2) Apabila Perseroan memutuskan untuk melaksanakan Opsi Beli Obligasi, maka Perseroan wajib melunasi
lebih awal seluruh Pokok Obligasi yang masih merupakan kewajiban Perseroan yang belum dibayarkan
kepada Pemegang Obligasi melalui Agen Pembayaran pada Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli dengan Harga
Pelaksanaan Opsi Beli dan seluruh Pemegang Obligasi wajib menerima pelunasan lebih awal seluruh
Pokok Obligasi yang dimiliki mereka masing-masing, sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian
Perwaliamanatan.
3) Untuk menghindari keragu-raguan dengan ini ditegaskan bahwa pelaksanaan Opsi Beli Obligasi dilakukan
sesuai dengan ketentuan dalam Perjanjian Perwaliamanatan dan tanpa perlu meminta persetujuan terlebih
dahulu melalui RUPO.
4) Dalam hal Perseroan akan melaksanakan Opsi Beli Obligasi maka Perseroan wajib:
a. melaporkan rencana Opsi Beli Obligasi kepada OJK, dalam waktu paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
sebelum pengumuman rencana Opsi Beli Obligasi tersebut.
b. memberitahukan kepada Wali Amanat dan Agen Pembayaran melalui surat secara tertulis dalam waktu
selambat-lambatnya 5 (lima) Hari Kalender sebelum Tanggal Pengumuman Opsi Beli Obligasi
mengenai maksud Perseroan untuk melaksanakan Opsi Beli Obligasi.
c. melakukan Pengumuman mengenai rencana Perseroan untuk melaksanakan Opsi Beli Obligasi yang
wajib dilakukan paling lambat 30 (tiga puluh) Hari Kalender sebelum Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli
melalui:
i. situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing, dengan ketentuan bahasa asing
yang digunakan paling sedikit Bahasa Inggris; dan
ii. situs web Bursa Efek atau 1 (satu) surat kabar harian berbahasa Indonesia yang berperedaran
nasional.
5) Jika Perseroan memutuskan untuk melaksanakan Opsi Beli Obligasi, maka Pemegang Obligasi yang berhak
menerima pembayaran atas pelaksanaan Opsi Beli Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya
tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening yang diterbitkan oleh KSEI pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum
Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli kecuali ditentukan lain oleh KSEI, sesuai ketentuan KSEI yang berlaku dan
seluruh Obligasi yang disimpan di KSEI dibekukan sehingga Obligasi tersebut tidak dapat
dialihkan/dipindahbukukan sejak 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli.
6) Perseroan wajib menyetorkan sejumlah uang yaitu sejumlah Harga Pelaksanaan Opsi Beli kepada Agen
Pembayaran yang harus telah tersedia (in good funds) selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Bursa sebelum
Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli yang dipergunakan untuk pelunasan Pokok Obligasi sebagai pelaksanaan
Opsi Beli Obligasi.
7) Agen Pembayaran akan membayarkan jumlah pembayaran Harga Pelaksanaan Opsi Beli kepada
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening berdasarkan instruksi dari Perseroan.
8) Apabila Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli Obligasi tersebut jatuh pada hari yang bukan Hari Kerja maka
pembayaran Opsi Beli Obligasi harus dilakukan pada Hari Kerja berikutnya, tanpa adanya kewajiban dari
Perseroan membayar Denda atas mundurnya pembayaran Opsi Beli Obligasi.
9) Selambat-lambatnya 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli, Agen Pembayaran akan
menyampaikan pemberitahuan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening, Perseroan dan
Wali Amanat mengenai pelaksanaan Opsi Beli Obligasi, termasuk dalam tidak dapat dilaksanakannya Opsi
Beli tersebut disebabkan kegagalan atau keterlambatan Perseroan dalam menyediakan jumlah dana yang
cukup.
10) Opsi Beli Obligasi yang telah diajukan oleh Perseroan sesuai dengan ketentuan tersebut diatas tidak dapat
ditarik kembali.
Page 6
11) Dengan dilaksanakannya Opsi Beli Obligasi, maka Obligasi yang telah dilunasi menjadi tidak berlaku, dan
tidak dapat diterbitkan atau dijual kembali tanpa perlu dinyatakan dalam suatu akta apapun, dan Obligasi
yang telah dilunasi tersebut menjadi jatuh tempo dan selanjutnya Perseroan tidak berkewajiban membayar
Bunga Obligasi tersebut.
12) Pembayaran Opsi Beli Obligasi yang dilakukan oleh Perseroan kepada Agen Pembayaran yang harus
dibayar pada Tanggal Pelaksanaan Opsi Beli Obligasi tersebut dianggap pembayaran lunas dan/atau
pelunasan oleh Perseroan kepada Pemegang Obligasi atas Pokok Obligasi setelah dana tersebut
diterima oleh Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada KSEI, dengan memperhatikan
Perjanjian Perwaliamanatan, dan dengan demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan
pembayaran yang bersangkutan kepada Pemegang Obligasi.
Apabila Perseroan telah benar-benar menyetor dana untuk pembayaran Opsi Beli Obligasi kepada Agen
Pembayaran sedangkan Agen Pembayaran tidak melakukan pembayaran Opsi Beli Obligasi pada Tanggal
Pelaksanaan Opsi Beli, maka Agen Pembayaran bertanggung jawab penuh kepada Perseroan atas
pelaksanaan pembayaran Opsi Beli Obligasi sebagai pelunasan yang dilakukan Agen Pembayaran, dengan
demikian Perseroan dibebaskan dari kewajiban untuk melakukan pembayaran atas pelaksanaan
dilakukannya Opsi Beli Obligasi.
13) Apabila ternyata prosedur pelaksanaan pembayaran Opsi Beli Obligasi tersebut diatas menyimpang dari
ketentuan yang berlaku khususnya ketentuan di KSEI, maka prosedur pelaksanaan pembayaran tersebut
harus mengacu kepada ketentuan yang berlaku, khususnya ketentuan di KSEI selaku Agen Pembayaran
yang ditunjuk oleh Perseroan.
14) Dalam waktu paling lambat pada akhir hari kerja ke-2 (kedua) setelah dilakukannya Opsi Beli Obligasi oleh
Perseroan, maka Perseroan wajib menyampaikan pemberitahuan mengenai telah dilaksanakannya Opsi
Beli Obligasi tersebut kepada OJK dan melakukan pengumuman kepada masyarakat, sesuai dengan
Peraturan OJK Nomor: 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Atas Informasi atau Fakta Material oleh
Perseroan atau Perusahaan Publik tanggal 16-12-2015 (enam belas Desember dua ribu lima belas), yang
diundangkan pada tanggal 22-12-2015 (dua puluh dua Desember dua ribu lima belas).
Hak-Hak Pemegang Obligasi
1) Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan
melalui KSEI selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal
Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada
Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.
2) Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi,
kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku.
3) Apabila lewat tanggal jatuh tempo Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok
Obligasi, Perseroan belum menyetorkan sejumlah uang sebagaimana disebutkan pada angka 3) poin b bagian
Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan di bawah ini, maka Perseroan harus
membayar Denda atas kelalaian tersebut. Jumlah Denda tersebut dihitung berdasarkan hari yang lewat
terhitung sejak Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi hingga Jumlah
Terutang tersebut dibayar sepenuhnya. Denda yang dibayar oleh Perseroan merupakan hak Pemegang
Obligasi akan dibayar kepada Pemegang Obligasi secara proporsional sesuai dengan besarnya Obligasi yang
dimilikinya.
4) Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20%
(dua puluh persen) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh
Perseroan dan/atau Afiliasinya dapat mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat agar
diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara
yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang
Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah
Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat
dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat.
5) Setiap Obligasi sebesar Rp1 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
Obligasi yang dimilikinya.
Hasil Pemeringkatan Obligasi
Untuk memenuhi ketentuan POJK No. 7/2017 dan POJK No. 49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan
yang dilaksanakan oleh Pefindo. Berdasarkan hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang sesuai dengan
Surat Pefindo No.RC-384/PEF-DIR/IV/2024 tanggal 2 April 2024 perihal Sertifikat Pemeringkatan atas Obligasi
Berkelanjutan V Medco Energi Internasional periode 2 April 2024 sampai dengan 1 April 2025, yang telah
dikonfirmasi kembali berdasarkan Surat No.RTG-390/PEF-DIR/XI/2024 tanggal 13 November 2024 perihal Surat
Keterangan Peringkat atas Obligasi Berkelanjutan V PT Medco Energi Internasional Tbk Tahap III Tahun 2025 yang
diterbitkan melalui rencana Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB).
Page 7
Obligasi Berkelanjutan ini telah memperoleh peringkat:
idAA-
(Double A Minus)
Peringkat tersebut berlaku untuk periode 2 April 2024 sampai dengan 1 April 2025.
Perseroan tidak memiliki hubungan afiliasi dengan Pefindo yang bertindak sebagai lembaga pemeringkat.
Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali selama
kewajiban atas efek tersebut belum lunas, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/2020.
Kelalaian Perseroan
Keterangan mengenai Kelalaian Perseroan dapat dilihat pada Bab I perihal Penawaran Umum dalam Informasi
Tambahan.
Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan
Keterangan mengenai Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban-Kewajiban Perseroan dapat dilihat pada Bab I
perihal Penawaran Umum dalam Informasi Tambahan.
Rapat Umum Pemegang Obligasi
Keterangan mengenai Rapat Umum Pemegang Obligasi dapat dilihat pada Bab I perihal Penawaran Umum dalam
Informasi Tambahan.
Perpajakan
Perpajakan atas penghasilan yang diperoleh dari kepemilikan Obligasi diperhitungkan dan diperlakukan sesuai
dengan peraturan perpajakan yang berlaku di Indonesia. Keterangan lebih lengkap mengenai perpajakan dapat
dilihat pada Bab VII perihal Perpajakan dalam Informasi Tambahan.
Cara dan Tempat Pelunasan Pokok Obligasi dan Pembayaran Bunga Obligasi
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembayaran Bunga Obligasi akan dilakukan oleh KSEI selaku Agen Pembayaran
atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi yang menyerahkan konfirmasi kepemilikan Obligasi sesuai
dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Perjanjian Agen Pembayaran kepada Pemegang
Obligasi melalui Pemegang Rekening di KSEI sesuai dengan jadwal waktu pembayaran masing-masing
sebagaimana yang telah ditentukan. Bilamana tanggal pembayaran jatuh pada bukan Hari Bursa, maka
pembayaran akan dilakukan pada Hari Bursa berikutnya.
Wali Amanat
PT Bank Mega Tbk telah ditunjuk sebagai Wali Amanat dalam penerbitan Obligasi ini sesuai dengan ketentuan
yang tercantum dalam Perjanjian Perwaliamanatan yang dibuat antara Perseroan dengan PT Bank Mega Tbk.
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:
WALI AMANAT
PT Bank Mega Tbk
Menara Bank Mega Lt. 16
Jl. Kapten P. Tendean No.12-14A
Jakarta 12790
Telp.: (021) 7917 5000, Faks.: (021) 7999 0720
E-mail: waliamanat@bankmega.com
Keterangan lebih lengkap mengenai Wali Amanat dapat dilihat pada Bab X perihal Keterangan Mengenai Wali
Amanat dalam Informasi Tambahan.
RENCANA PENGGUNAAN DANA
Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya Emisi akan digunakan dengan
rincian sebagai berikut:
a. Sebesar Rp2.368.615.000.000 (dua triliun tiga ratus enam puluh delapan miliar enam ratus lima belas juta
Rupiah) digunakan untuk melunasi jumlah terutang atas obligasi Perseroan yang keseluruhannya merupakan
nilai pokok utang yang akan jatuh tempo pada tahun 2025, dengan rincian sebagai berikut:
1. Obligasi Berkelanjutan III Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2020 Seri B sebesar
Rp476.300.000.000;
2. Obligasi Berkelanjutan IV Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2022 Seri A sebesar
Rp1.892.315.000.000; dan
Page 8
b. Sebesar Rp119.160.518.789 (seratus sembilan belas miliar seratus enam puluh juta lima ratus delapan belas
ribu tujuh ratus delapan puluh sembilan Rupiah) digunakan untuk melunasi sebagian pinjaman kepada Medco
Bell Pte. Ltd. (”MBL”), yang merupakan Perusahaan Anak yang sahamnya dimiliki seluruhnya secara tidak
langsung oleh Perseroan. Jumlah tersebut kemudian dipergunakan untuk melakukan pembelian kembali surat
utang USD yang diterbitkan oleh MBL dari Pemegang Surat Utang melalui Pasar Sekunder sebagai tujuan
pelunasan sebagian.
Keterangan lebih lanjut mengenai Rencana Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum diuraikan pada Bab II
Informasi Tambahan tentang Rencana Penggunaan Dana Yang Diperoleh Dari Hasil Penawaran Umum.
PERNYATAAN UTANG
Pada tanggal 30 September 2024 Perseroan mempunyai liabilitas konsolidasian yang seluruhnya berjumlah
USD5.436.245.500 yang terdiri dari liabilitas jangka pendek konsolidasian sebesar USD1.339.406.162 dan liabilitas
jangka panjang konsolidasian sebesar USD4.096.839.338 dengan rincian sebagai berikut:
(dalam USD)
30 September
2024*(1)
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Pinjaman bank jangka pendek 99.782.831
Utang usaha
- Pihak berelasi 34.384.062
- Pihak ketiga 264.076.546
Utang lain-lain
- Pihak berelasi 13.792.492
- Pihak ketiga 101.996.983
Utang pajak 59.797.304
Biaya akrual dan provisi lain-lain 246.007.309
Liabilitas derivatif 6.476.367
Liabilitas yang secara langsung berhubungan dengan aset dimiliki untuk dijual 5.493.561
Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun
- Pinjaman bank 69.461.709
- Pinjaman dari instansi keuangan non-bank 4.571.217
- Obligasi Rupiah 218.682.785
- Liabilitas sewa 110.097.318
Liabilitas kontrak 104.785.678
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.339.406.162
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang – setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
- Pinjaman bank 880.633.408
- Pinjaman dari instansi keuangan non-bank 79.756.418
- Obligasi Rupiah 421.816.796
- Obligasi Dolar AS 1.546.499.859
- Liabilitas sewa 107.051.846
Liabilitas kontrak 94.224.155
Utang lain-lain 90.104.733
Liabilitas pajak tangguhan 693.433.178
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 32.946.509
Liabilitas derivatif 4.446.582
Liabilitas pembongkaran aset dan restorasi area dan provisi lain-lain 145.925.854
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 4.096.839.338
Jumlah Liabilitas 5.436.245.500
Catatan:
* Tidak Diaudit
Mengacu pada nilai kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar yang digunakan Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Kurs akhir periode Rp15.138/USD pada tanggal 30 September 2024
UTANG PERSEROAN YANG JATUH TEMPO DALAM 3 (TIGA) BULAN KEDEPAN
Selain cicilan terjadwal, utang Perseroan yang akan jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan sejak diterbitkannya Informasi
Tambahan adalah Obligasi Berkelanjutan III Medco Energi Internasional Tahap III Tahun 2020 Seri B sebesar
Rp476.300.000.000 yang akan jatuh tempo pada 20 Februari 2025.
UTANG PERUSAHAAN ANAK YANG JATUH TEMPO DALAM 3 (TIGA) BULAN KEDEPAN
Selain cicilan terjadwal, tidak terdapat utang Entitas Anak yang akan jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan sejak
diterbitkannya Informasi Tambahan.
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING
Calon Investor harus membaca ikhtisar dari data keuangan penting Perseroan yang disajikan di bawah ini yang
bersumber dari laporan keuangan pada tanggal 30 September 2024 dan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (tidak diaudit) dan tahun-tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, beserta catatan-catatan atas laporan-laporan keuangan tersebut. Calon
Investor juga harus membaca Bab V Informasi Tambahan yang berjudul Analisis dan Pembahasan Oleh
Manajemen.
Page 9
Tabel-tabel di bawah ini menggambarkan ikhtisar data keuangan penting dari Perseroan berdasarkan Laporan
Keuangan Perseroan pada tanggal 30 September 2024 (tidak diaudit) dan tahun-tahun yang berakhir pada tanggal
31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 telah diaudit dengan opini wajar tanpa modifikasian serta laporan
keuangan Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan
30 September 2023 (tidak diaudit) dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022
telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota dari Ernst & Young Global Limited), akuntan publik
independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) sebagaimana
tercantum dalam Laporan Auditor Independen No. 00474/2.1032/AU.1/02/0696-4/1/IV/2024 tanggal 1 April 2024,
dengan opini wajar tanpa modifikasian yang ditandatangani oleh Indrajuwana Komala Widjaja (Registrasi Akuntan
Publik No. AP. 0696).
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam USD)
30 September 31 Desember 31 Desember
2024*(1) 2023(2) 2022(3)
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 606.451.885 353.948.953 599.998.594
Investasi jangka pendek 11.018.558 10.997.817 10.970.184
Deposito dan rekening bank yang dibatasi
penggunaannya 65.123.837 70.786.698 137.215.218
Piutang usaha
- Pihak berelasi 7.453 69.401 404.500
- Pihak ketiga 359.808.313 347.794.448 320.237.764
Piutang lain-lain
- Pihak berelasi 105.134.556 64.311.886 82.623.211
- Pihak ketiga 148.448.992 157.832.652 212.680.837
Piutang sewa pembiayaan –
bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 28.382.999 38.149.716 41.582.594
Aset keuangan konsesi –
bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun 32.777.954 32.833.257 32.835.946
Persediaan 134.736.312 126.768.353 106.080.107
Pajak dibayar di muka 9.344.944 5.932.028 4.371.424
Beban dibayar di muka 12.684.242 10.604.947 11.067.111
Aset derivatif 1.679.275 2.393.239 2.393.892
Aset dimiliki untuk dijual 632.826 192.150.474 129.485.031
Aset lancar lain-lain 119.232.733 132.074.910 59.449.886
Jumlah Aset Lancar 1.635.464.879 1.546.648.779 1.751.396.299
ASET TIDAK LANCAR
Piutang lain-lain
- Pihak berelasi 417.777 1.175.893 993.239
- Pihak ketiga 18.573.502 15.695.772 58.850.720
Piutang sewa pembiayaan –
setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
satu tahun 119.511.520 124.478.495 154.927.106
Aset keuangan konsesi –
setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam
satu tahun 541.986.078 461.038.028 299.352.073
Deposito dan rekening bank yang dibatasi
penggunaannya - 134.709 209.163
Estimasi pengembalian pajak 2.491.263 4.244.792 5.248.511
Aset pajak tangguhan 133.701.432 138.264.206 39.306.082
Investasi jangka panjang 1.799.574.774 1.652.985.632 1.410.860.680
Aset tetap 89.263.555 64.675.306 61.904.694
Aset hak guna 193.828.618 215.276.954 146.275.143
Aset eksplorasi dan evaluasi 242.909.943 241.321.738 311.431.151
Aset minyak dan gas bumi 2.717.457.860 2.879.392.264 2.580.720.447
Goodwill 39.066.445 39.066.445 39.066.445
Aset derivatif 34.975.933 25.672.882 23.643.244
Aset lain-lain 112.922.036 58.244.374 47.720.829
Jumlah Aset Tidak Lancar 6.046.680.736 5.921.667.490 5.180.509.527
JUMLAH ASET 7.682.145.615 7.468.316.269 6.931.905.826
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Pinjaman bank jangka pendek 99.782.831 147.595.813 35.000.000
Utang usaha
- Pihak berelasi 34.384.062 40.044.334 274.882
- Pihak ketiga 264.076.546 248.142.272 190.150.513
Utang lain-lain
- Pihak berelasi 13.792.492 15.361.309 10.858.258
- Pihak ketiga 101.996.983 101.412.447 84.331.088
Utang pajak 59.797.304 85.509.669 202.331.343
Biaya akrual dan provisi lain-lain 246.007.309 240.001.718 227.862.704
Liabilitas derivatif 6.476.367 8.989.394 16.981.738
Liabilitas yang secara langsung berhubungan
dengan aset dimiliki untuk dijual 5.493.561 72.105.575 74.260.726
Pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo
dalam satu tahun
- Pinjaman bank 69.461.709 156.613.607 286.993.328
- Pinjaman dari instansi keuangan non-bank 4.571.217 3.438.090 3.369.245
- Obligasi Rupiah 218.682.785 87.853.017 110.623.276
- Liabilitas sewa 110.097.318 123.824.579 101.784.419
Liabilitas kontrak 104.785.678 91.178.344 34.492.956
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 1.339.406.162 1.422.070.168 1.379.314.476
Page 10
(dalam USD)
30 September 31 Desember 31 Desember
2024*(1) 2023(2) 2022(3)
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas jangka panjang – setelah dikurangi
bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun
- Pinjaman bank 880.633.408 691.356.819 562.023.805
- Pinjaman dari instansi keuangan non-bank 79.756.418 21.212.390 16.455.848
- Obligasi Rupiah 421.816.796 422.274.407 436.751.561
- Obligasi Dolar AS 1.546.499.859 1.765.072.297 1.699.945.971
- Liabilitas sewa 107.051.846 114.636.832 84.446.201
Liabilitas kontrak 94.224.155 948.536 84.798.415
Utang lain-lain 90.104.733 85.709.640 33.931.420
Liabilitas pajak tangguhan 693.433.178 730.969.579 724.269.355
Liabilitas imbalan kerja jangka panjang 32.946.509 31.523.104 30.662.724
Liabilitas derivatif 4.446.582 10.278.206 9.822.831
Liabilitas pembongkaran aset dan restorasi area
dan provisi lain-lain 145.925.854 144.668.299 121.963.894
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 4.096.839.338 4.018.650.109 3.805.072.025
Jumlah Liabilitas 5.436.245.500 5.440.720.277 5.184.386.501
EKUITAS
Modal saham - nilai nominal Rp25 per saham
- Modal dasar 55.000.000.000 saham pada
tanggal 30 September 2024, 31 Desember
2023 dan 2022
- Diterbitkan dan disetor 25.136.231.252 saham
pada tanggal 30 September 2024, 31
Desember 2023 dan 2022 121.798.946 121.798.946 121.798.946
- Saham treasuri 69.618.238 saham pada
tanggal 30 September 2024, 106.731.368
saham pada tanggal 31 Desember 2023 dan
110.948.255 saham pada tanggal 31
Desember 2022 (337.338) (517.173) (537.814)
121.461.608 121.281.773 121.261.132
Tambahan modal disetor 497.543.299 496.239.219 491.004.564
Dampak perubahan transaksi ekuitas entitas
anak/entitas asosiasi (72.514.729) (72.514.729) (72.514.729)
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan (36.385.722) (37.367.121) (50.945.459)
Penyesuaian nilai wajar atas instrumen lindung
nilai arus kas (3.072.031) 17.532.866 33.674.907
Selisih nilai transaksi dengan kepentingan
nonpengendali 6.400.562 6.400.562 6.400.562
Bagian laba (rugi) komprehensif lain entitas
12.135.984
asosiasi dan ventura bersama 11.526.739 12.110.882
Pengukuran kembali program imbalan pasti 37.936.077 37.936.077 35.085.864
Saldo laba
- Ditentukan penggunaannya 10.435.835 10.435.835 6.492.210
- Tidak ditentukan penggunaannya 1.465.446.450 1.237.072.077 974.690.077
Jumlah ekuitas yang dapat diatribusikan kepada
pemilik entitas induk 2.039.387.333 1.828.543.298 1.557.260.010
Kepentingan nonpengendali 206.512.782 199.052.694 190.259.315
Jumlah Ekuitas 2.245.900.115 2.027.595.992 1.747.519.325
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 7.682.145.615 7.468.316.269 6.931.905.826
Catatan:
* Tidak diaudit
Mengacu pada nilai kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar yang digunakan Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Kurs akhir periode Rp15.138/USD pada tanggal 30 September 2024
2. Kurs akhir tahun Rp15.416/USD pada tanggal 31 Desember 2023
3. Kurs akhir tahun Rp15.731/USD pada tanggal 31 Desember 2022
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam USD)
30 September 30 September 31 Desember 31 Desember
2024*(1) 2023(R)*(2) 2023(3) 2022 (R)(4)
PENDAPATAN DARI OPERASI YANG
DILANJUTKAN
Pendapatan dari kontrak dengan pelanggan 1.746.078.754 1.636.056.471 2.204.658.197 2.269.655.372
Pendapatan keuangan 36.981.799 33.754.107 44.679.381 42.572.230
TOTAL PENDAPATAN 1.783.060.553 1.669.810.578 2.249.337.578 2.312.227.602
BEBAN POKOK PENDAPATAN DAN BIAYA
LANGSUNG LAINNYA
Penyusutan, deplesi dan amortisasi 436.244.237 363.723.254 453.130.843 561.509.723
Biaya produksi dan lifting 297.684.887 284.370.429 405.885.183 334.485.358
Biaya pembelian minyak mentah 239.777.641 101.374.742 138.339.366 94.264.342
Beban pokok penjualan tenaga listrik dan jasa
101.935.480 162.482.040
terkait lainnya 189.578.507 44.854.245
Biaya jasa 22.942.445 19.045.598 20.748.300 18.030.759
Beban eksplorasi 4.858.125 6.098.296 7.994.358 13.037.131
JUMLAH BEBAN POKOK PENDAPATAN DAN
BIAYA LANGSUNG LAINNYA 1.103.442.815 937.094.359 1.215.676.557 1.066.181.558
LABA KOTOR 679.617.738 732.716.219 1.033.661.021 1.246.046.044
Beban penjualan umum dan administrasi (142.402.484) (159.938.569) (241.369.713) (219.856.788)
Beban pendanaan (217.477.435) (196.477.712) (276.002.382) (259.424.691)
Keuntungan atas dilusi investasi jangka panjang - 73.708.660 83.839.822 -
Page 11
(dalam USD)
30 September 30 September 31 Desember 31 Desember
2024*(1) 2023(R)*(2) 2023(3) 2022 (R)(4)
Keuntungan penyesuaian nilai wajar aset
(1.738.000) (20.800.052)
keuangan 69.291.877 547.027
Pendapatan bunga 54.149.385 33.279.868 49.494.520 39.615.951
Bagian laba/(rugi) dari entitas asosiasi dan
112.870.247 1.256.232
ventura bersama 39.328.058 232.910.009
Keuntungan pembelian diskon - - 36.173.977 48.982.969
Pendapatan dividen 18.870.000 31.768.200 31.768.200 28.083.000
Keuntungan transaksi derivatif - - - (36.859.660)
Kerugian penurunan nilai aset - - (64.640.187) (74.072.234)
Beban lain-lain (7.861.270) (8.857.387) 25.943.650 42.370.143
Pendapatan lain-lain 10.838.981 13.791.930 36.173.977 48.982.969
LABA (RUGI) SEBELUM PAJAK
PENGHASILAN DARI OPERASI YANG
DILANJUTKAN 506.867.162 500.447.389 727.853.432 1.046.084.327
BEBAN PAJAK PENGHASILAN (219.567.468) (255.000.619) (339.666.380) (507.971.978)
LABA/(RUGI) PERIODE/TAHUN BERJALAN
DARI OPERASI YANG DILANJUTKAN 287.299.694 245.446.770 388.187.052 538.112.349
OPERASI YANG DIHENTIKAN
Laba setelah beban pajak penghasilan dari
operasi yang dihentikan (4.443.667) 11.855.494 (42.418.449) 13.272.989
LABA/(RUGI) PERIODE/TAHUN BERJALAN 282.856.027 257.302.264 345.768.603 551.385.338
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN YANG
DIREKLASIFIKASI KE LABA RUGI
Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan 2.782.035 15.092.472 15.568.582 (15.382.409)
Penyesuaian nilai wajar atas instrumen lindung
(22.298.497) 8.949.055
nilai arus kas - setelah dikurangi pajak (16.633.957) 31.682.883
Bagian laba/(rugi) komprehensif lain entitas
asosiasi dan ventura bersama 609.245 3.218.464 (584.143) 24.028.576
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN YANG
TIDAK AKAN DIREKLASIFIKASI KE LABA
RUGI
Pengukuran kembali program imbalan kerja - 234.952 2.087.514 (2.418.983)
Pajak penghasilan terkait dengan pos yang tidak
- -
direklasifikasi ke laba rugi 624.419 (773.964)
JUMLAH LABA/(RUGI) KOMPREHENSIF
PERIODE/TAHUN BERJALAN 263.948.810 284.797.207 346.831.018 588.521.441
LABA (RUGI) PERIODE/TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
PEMILIK ENTITAS INDUK
Laba periode/tahun berjalan dari operasi yang
dilanjutkan 277.716.805 230.514.572 373.093.710 517.609.686
Laba periode/tahun berjalan dari operasi yang
dihentikan (4.443.667) 11.855.494 (42.418.449) 13.272.989
Laba periode/tahun berjalan yang diatribusikan
kepada pemilik entitas induk 273.273.138 242.370.066 330.675.261 530.882.675
Laba periode/tahun berjalan yang diatribusikan
kepada kepentingan non-pengendali 9.582.889 14.932.198 15.093.342 20.527.663
282.856.027 257.302.264 345.768.603 551.410.338
JUMLAH LABA (RUGI) KOMPREHENSIF
PERIODE/TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS
INDUK
Laba komprehensif periode/tahun berjalan dari
operasi yang dilanjutkan 258.702.552 254.813.519 372.796.077 528.001.109
Laba komprehensif periode/tahun berjalan dari
operasi yang dihentikan (4.443.667) 11.855.494 (42.418.449) 13.272.989
Laba komprehensif periode/tahun berjalan yang
diatribusikan kepada pemilik entitas induk 254.258.885 266.669.013 330.377.628 541.274.098
Laba komprehensif periode/tahun berjalan yang
diatribusikan kepada kepentingan non-
pengendali 9.689.925 18.128.194 16.453.390 47.272.343
263.948.810 284.797.207 346.831.018 588.546.441
LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR YANG
DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK
ENTITAS INDUK 0,01091 0,00967 0,01321 0,02123
LABA (RUGI) PER SAHAM DASAR DARI
OPERASI YANG DILANJUTKAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS
INDUK 0,01109 0,00920 0,01490 0,02070
Catatan:
* Tidak Diaudit
(R) Disajikan Kembali
Mengacu pada nilai kurs tengah Bank Indonesia, nilai tukar yang digunakan Perseroan adalah sebagai berikut:
1. Kurs rata-rata Rp15.871/USD untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024
2. Kurs rata-rata Rp15.121/USD untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
3. Kurs rata-rata Rp15.255/USD untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023
4. Kurs rata-rata Rp14.871/USD untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022
Rasio
Page 12
30 September 31 Desember 31 Desember
2024 2023 2022
Perseroan
Rasio lancar(1) 1,22x 1,09x 1,27x
Rasio liabilitas terhadap ekuitas (debt to equity)(2)(A) 1,48x 1,63x 1,80x
Rasio liabilitas neto terhadap ekuitas (net debt to equity ratio)(3) 1,21x 1,45x 1,46x
Rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah ekuitas 2,42x 2,68x 2,97x
Rasio jumlah liabilitas terhadap jumlah aset 0,71x 0,73x 0,75x
Rasio imbal hasil atas aset (tidak disetahunkan)(4) 3,68% 4,63% 7,95%
Rasio imbal hasil atas aset (disetahunkan)(4) 4,91% N/A N/A
Rasio imbal hasil atas ekuitas (tidak disetahunkan)(5) 12,59% 17,05% 31,55%
Rasio imbal hasil atas ekuitas (disetahunkan)(5) 16,79% N/A N/A
Rasio imbal hasil atas pendapatan 15,86% 15,37% 23,85%
Rasio aset minyak dan gas bumi - bersih terhadap jumlah aset 0,35x 0,39x 0,37x
Rasio penjualan(6) terhadap jumlah aset 0,23x 0,30x 0,33x
Rasio modal kerja bersih(7) terhadap penjualan(6) 0,17x 0,06x 0,16x
Rasio pertumbuhan penjualan(8) terhadap pertumbuhan kas bersih yang
diperoleh dari aktivitas usaha(9) 0,33x 0,16x 1,57x
Rasio jumlah kas bersih yang diperoleh dari aktivitas usaha terhadap laba
bersih(10) 3,15x 2,09x 2,02x
Rasio EBITDA(11) terhadap beban keuangan ̶ bersih (net interest coverage
ratio)(12)(A) 6,00x 5,54x 7,25x
Net leverage ratio(13)(A) 2,32x 2,09x 1,37x
Debt service coverage ratio (tidak disetahunkan) 1,37x 2,00x 2,35x
Debt service coverage ratio (disetahunkan) 1,82x N/A N/A
MPI(15)
Adjusted Debt to Equity Ratio(16) 1,37x 1,12x 1,03x
Adjusted EBITDA to Interest Ratio(17) 1,33x 1,63x 1,77x
Catatan:
(R) Disajikan Kembali
(1) Rasio lancar dihitung dengan cara membandingkan jumlah aset lancar dengan jumlah liabilitas jangka pendek masing-masing pada
tahun/periode yang bersangkutan.
(2) Rasio liabilitas terhadap ekuitas dihitung dengan cara membandingkan jumlah pinjaman bank jangka pendek, pinjaman jangka panjang baik
porsi yang jatuh tempo dalam 1 (satu) tahun maupun porsi jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam 1 (satu) tahun
(yang termasuk di dalamnya: pinjaman bank, pinjaman dari instansi keuangan non-bank, wesel jangka menengah, obligasi Rupiah, obligasi
Dolar AS) dengan jumlah ekuitas, masing-masing pada tahun/periode yang bersangkutan.
(3) Rasio liabilitas neto terhadap ekuitas dihitung dengan cara membandingkan jumlah pinjaman bank jangka pendek, pinjaman jangka panjang
baik porsi yang jatuh tempo dalam 1 (satu) tahun maupun porsi jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam 1 (satu)
tahun (yang termasuk di dalamnya: pinjaman bank, pinjaman dari instansi keuangan non-bank, wesel jangka menengah, obligasi Rupiah,
obligasi Dolar AS) dan dikurangi dengan kas dan setara kas, dengan jumlah ekuitas, masing-masing pada tahun/periode yang bersangkutan.
(4) Rasio imbal hasil atas aset dihitung dengan cara membandingkan jumlah rugi tahun/periode berjalan untuk tahun/periode yang bersangkutan
dengan jumlah aset pada tahun/periode yang bersangkutan.
(5) Rasio imbal hasil atas ekuitas dihitung dengan cara membandingkan jumlah rugi tahun/periode berjalan untuk tahun/periode yang
bersangkutan dengan jumlah ekuitas pada tahun/periode yang bersangkutan.
(6) Penjualan terdiri dari pendapatan dari kontrak dengan pelanggan dan pendapatan bunga.
(7) Modal kerja bersih adalah jumlah aset lancar dikurangi jumlah liabilitas jangka pendek masing-masing pada tahun/periode yang bersangkutan.
(8) Pertumbuhan penjualan dihitung dengan cara membandingkan jumlah pendapatan untuk tahun/periode yang bersangkutan dengan jumlah
pendapatan untuk tahun/periode sebelumnya.
(9) Pertumbuhan kas yang diperoleh dari aktivitas usaha dihitung dengan cara membandingkan jumlah kas bersih yang dihasilkan dari aktivitas
operasi untuk tahun/periode yang bersangkutan dengan kas bersih yang dihasilkan dari operasi untuk tahun/periode sebelumnya.
(10) Laba bersih merupakan laba tahun/periode berjalan.
(11) EBITDA adalah laba kotor dikurangi beban penjualan, umum dan administrasi dengan mengecualikan beban depresiasi yang diakui pada
beban pokok penjualan dan biaya langsung lainnya dan beban penjualan, umum dan administrasi.
(12) Beban Keuangan Bersih dihitung dengan cara menjumlahkan beban pendanaan dari semua kewajiban atau utang yang berbunga setelah
dikurangi dengan pendapatan bunga.
(13) Net leverage ratio dihitung dengan cara membandingkan jumlah keseluruhan pinjaman perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Grup
tertentu yang masih terutang pada periode tertentu, dikurangi kas dan setara kas, bagian lancar deposito dan rekening bank yang dibatasi
penggunaannya, dan investasi kas jangka pendek dari Grup tertentu, dengan total EBITDA (14) perusahaan-perusahaan yang tergabung
dalam Grup tertentu untuk periode empat kuartal untuk periode tertentu.
(14) EBITDA dihitung dari laba bersih perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Grup tertentu lalu dikurangkan dengan:
(1) Beban pendanaan setelah ditambah dengan bunga yang dikapitalisasi dan dikurangi unwinding of discount liabilitas pembongkaran aset
dan restorasi area dan provisi lain-lain perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Grup tertentu
(2) Beban pajak (selain beban pajak diatribusikan kepada komponen yang tidak berulang atau penjualan aset)
(3) Beban penyusutan dan beban amortisasi (tidak termasuk beban depresiasi dan amortisasi sehubungan dengan liabilitas pembongkaran
aset, restorasi area, dan provisi lain-lain; dan terkait dengan transaksi sewa pembiayaan); dan
(4) Semua transaksi non-kas yang menurunkan atau meningkatkan laba bersih (selain dari beban akrual dan akrual atas pendapatan dari
aktivitas bisnis perseroan)
(A) Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember 2023 dan 2022, Perseroan telah memenuhi rasio liabilitas terhadap ekuitas (maksimum
3x); rasio EBITDA terhadap Beban Keuangan Bersih (minimum 1x); dan net leverage ratio (maksimum 5x).
(15) Diambil dari Laporan Keuangan Konsolidasian MPI yang tidak dicantumkan dalam Informasi Tambahan.
(16) Adjusted Debt to Equity Ratio: Total konsolidasi utang bank MPI serta efek bersifat utang atau sukuk dikurangi pinjaman yang berasal dari
proyek PLTP Sarulla dibagi dengan jumlah ekuitas konsolidasi tanpa memperhitungkan ekuitas yang berasal dari proyek PLTP Sarulla;
(17) Adjusted EBITDA to Interest Ratio: EBITDA konsolidasi MPI setelah dikurangi EBITDA yang berasal dari proyek PLTP Sarulla dibagi beban
bunga konsolidasi tanpa beban bunga yang berasal dari proyek PLTP Sarulla.
Page 13
ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN Analisis dan pembahasan oleh manajemen yang terdapat di dalam Informasi Tambahan berdasarkan Laporan Keuangan Perseroan pada tanggal 30 September 2024 (tidak diaudit) dan tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 31 Desember 2022 telah diaudit dengan opini wajar tanpa modifikasian serta laporan keuangan Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 30 September 2023 (tidak diaudit) dan untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota dari Ernst & Young Global Limited), akuntan publik independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Publik Indonesia (IAPI) sebagaimana tercantum dalam Laporan Auditor Independen No. 00474/2.1032/AU.1/02/0696-4/1/IV/2024 tanggal 1 April 2024, dengan opini wajar tanpa modifikasian yang ditandatangani oleh Indrajuwana Komala Widjaja (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0696). Analisis Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian A. Penjualan dan Pendapatan Usaha Lainnya Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 Total pendapatan Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 mengalami peningkatan sebesar USD113,2 juta atau sebesar 6,8% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD1.669,8 juta menjadi USD1.783,1 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan penjualan minyak Perseroan, termasuk yang berasal dari kontribusi penuh Oman Block 60 di 2024, diimbangi dengan menurunnya volume penjualan gas Perseroan dan penurunan pendapatan konstruksi. Penjualan minyak Perseroan mengalami peningkatan menjadi 31,4 MBOPD untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari 21,2 MBOPD untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023. Harga realisasi rata-rata minyak mengalami peningkatan menjadi USD79,7/barel untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari USD76,6/barel untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023. Penjualan gas Perseroan mengalami penurunan menjadi 566,7 BBTUPD untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan 664,7 BBTUPD untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023. Harga realisasi rata-rata gas alam mengalami penurunan menjadi USD7,0/MMBTU untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan USD7,1/MMBTU untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023. Selain itu terdapat penurunan pendapatan dari pendapatan konstruksi untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 yang berasal dari adanya pengakuan Pendapatan Konstruksi atas akumulasi Biaya Eksplorasi dan Evaluasi Ijen Geothermal Project pada Februari 2023 saat memasuki masa efektif Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik. B. Beban Pokok Pendapatan dan Biaya Langsung Lainnya Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 Beban pokok pendapatan dan biaya langsung lainnya Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami peningkatan sebesar USD166,3 juta atau sebesar 17,8% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD937,1 juta menjadi sebesar USD1.103,4 juta. Penyusutan, deplesi dan amortisasi. Penyusutan, deplesi dan amortisasi mengalami peningkatan sebesar 19,9% menjadi USD436,2 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024, dibandingkan USD363,7 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh kontribusi penuh Oman Block 60 di 2024. Biaya produksi dan lifting. Biaya produksi dan lifting Perseroan mengalami peningkatan sebesar 4,7% menjadi USD297,7 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024, dibandingkan USD284,4 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh kontribusi penuh Oman Block 60 di 2024. Biaya pembelian minyak mentah. Biaya pembelian minyak mentah mengalami peningkatan sebesar 136,5% menjadi USD239,8 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024, dibandingkan USD101,4 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan atas volume pembelian minyak mentah oleh anak perusahaan di bidang trading (melalui MEGL). Beban pokok penjualan tenaga listrik dan jasa terkait lainnya. Biaya penjualan tenaga listrik dan layanan terkait mengalami penurunan sebesar 37,3% menjadi USD101,9 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024, dibandingkan USD162,5 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2023.
Page 14
Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan pendapatan dari pendapatan konstruksi yang berasal dari Ijen
Geothermal Project yang memasuki masa konstruksi pada Februari 2023.
Biaya jasa. Biaya jasa mengalami peningkatan sebesar 20,5% menjadi USD22,9 juta untuk periode 9 (sembilan)
bulan yang berakhir 30 September 2024, dibandingkan USD19,0 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir 30 September 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya biaya yang berasal dari kontrak baru
pada jasa keamanan dan jasa transportasi gas.
Beban eksplorasi. Beban eksplorasi mengalami penurunan sebesar 20,3% menjadi USD4,9 juta untuk periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024, dibandingkan USD6,1 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan
yang berakhir 30 September 2023. Hal ini terutama disebabkan oleh menurunnya aktivitas eksplorasi Mexico.
C. Laba Kotor
Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Akibat hal-hal yang telah disebutkan di atas, laba kotor Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir
30 September 2024 mengalami penurunan sebesar USD53,1 juta atau sebesar 7,2% dibandingkan dengan periode
9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD732,7 juta menjadi sebesar
USD679,6 juta.
D. Beban Penjualan, Umum dan Administrasi
Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Beban penjualan, umum dan administrasi Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September
2024 mengalami penurunan sebesar USD17,5 juta atau sebesar 11,0% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD159,9 juta menjadi sebesar USD142,4
juta. Hal ini terutama disebabkan oleh adanya pembayaran pajak terkait proses penawaran saham perdana AMI
dan beban honorarium profesional di blok Tanzania pada tahun 2023.
E. Penghasilan (Beban) Lain-lain
Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Jumlah beban lain-lain Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami
penurunan sebesar USD42,0 juta atau sebesar 58,0% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD72,3 juta menjadi sebesar USD30,3 juta.
Beban pendanaan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami penurunan
sebesar USD21,0 juta atau sebesar 10,7% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD196,5 juta menjadi sebesar USD217,5 juta. Hal ini terutama
disebabkan oleh 8.96% Senior Notes yang jatuh tempo pada 2029 yang dikeluarkan oleh Medco Maple Tree Pte
Ltd pada 19 Oktober 2023, Mandiri Term Loan II dan III dan blok Corridor Mustang loan fee.
Keuntungan atas dilusi investasi jangka panjang USD73,7 juta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30
September 2023 berasal dari efek penawaran perdana saham Amman Tbk (“AMMN”) pada Juli 2023. Pada tahun
2024, tidak terdapat keuntungan atas dilusi investasi jangka panjang yang dibukukan.
Kerugian penyesuaian nilai wajar aset keuangan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September
2024 mengalami penurunan sebesar USD19,1 juta atau sebesar 91,6% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD20,8 juta menjadi sebesar USD1,7 juta.
Hal ini terutama disebabkan oleh menurunnya kerugian yang berasal dari penyesuaian nilai wajar atas investasi
Perseroan di PT Sumber Mineral Citra Nusantara (“SMCN”) dan PT Donggi Senoro LNG (“DSLNG”).
Pendapatan bunga untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami peningkatan
sebesar USD20,9 juta atau sebesar 62,7% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada
tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD33,3 juta menjadi sebesar USD54,1 juta. Hal ini terutama disebabkan
oleh kenaikan pendapatan bunga atas pinjaman pemegang saham Transasia Pipeline Company Pte Ltd, bunga
atas uang muka dan penempatan deposito dan bunga atas keterlambatan pembayaran cash call dari rekan usaha
operasi bersama blok migas.
Bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30
September 2024 mengalami peningkatan sebesar USD111,6 juta atau sebesar 8.884,8% dibandingkan dengan
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD1,3 juta menjadi
sebesar USD112,9 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh meningkatnya bagian laba bersih dari PT Amman Mineral
Internasional ("AMI") di tahun 2024.
Page 15
Pendapatan dividen untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami penurunan sebesar USD12,9 juta atau sebesar 40,6% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD31,8 juta menjadi sebesar USD18,9 juta. Pendapatan dividen ini berasal dari bagi hasil keuntungan dari investasi Perseroan di PT Donggi Senoro LNG (DSLNG). Beban lain-lain untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami penurunan sebesar USD1,0 juta atau sebesar 11,2% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD8,9 juta menjadi sebesar USD7,9 juta. Pendapatan lain-lain untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami penurunan sebesar USD3,0 juta atau sebesar 21,4% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD13,8 juta menjadi sebesar USD10,8 juta. Hal ini terutama berasal dari klaim asuransi yang berasal dari PT Dalle Energi Batam (”DEB”) dan PT Energi Listrik Batam (”ELB”). F. Laba Sebelum Pajak Penghasilan dari Operasi yang Dilanjutkan Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 Akibat hal-hal yang telah disebutkan di atas, laba sebelum pajak penghasilan dari operasi yang dilanjutkan Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami peningkatan sebesar USD6,4 juta atau sebesar 1,3% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD500,4 juta menjadi sebesar USD506,9 juta. G. Laba Periode/Tahun Berjalan Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 Akibat hal-hal yang telah disebutkan di atas, laba periode berjalan Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami peningkatan sebesar USD25,6 juta atau sebesar 9,9% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari sebesar USD257,3 juta menjadi sebesar USD282,9 juta. H. Laba Komprehensif Periode/Tahun Berjalan Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 Jumlah laba komprehensif periode berjalan Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir 30 September 2024 mengalami penurunan sebesar USD20,8 juta atau sebesar 7,3% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari laba sebesar USD284,8 juta menjadi laba sebesar USD263,9 juta. Analisis Laporan Posisi Keuangan A. Aset Tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023 Pada tanggal 30 September 2024, jumlah aset Perseroan adalah sebesar USD7.682,1 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar USD213,8 juta atau sebesar 2,9% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD7.468,3 juta. Kas dan setara kas pada 30 September 2024 adalah sebesar USD606,5 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 71,3%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD353,9 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penerimaan atas pelepasan entitas anak terkait aset Libya dan Vietnam, penerimaan kas dari pelanggan, dan penerimaan dari pinjaman bank, setelah dikurangi dengan pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan, pembayaran pajak, pembayaran pinjaman bank dan obligasi Dolar AS. Deposito dan rekening bank yang dibatasi penggunaannya pada 30 September 2024 adalah sebesar USD65,1 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 8,0%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD70,8 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan saldo yang dibatasi penggunaannya terkait dengan pelunasan sebagian obligasi Dolar AS. Piutang usaha pihak ketiga pada 30 September 2024 adalah sebesar USD359,8 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 3,5%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD347,8 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan piutang usaha dari pelanggan di Oman dan MEGL terkait penjualan minyak mentah. Piutang lain-lain pihak berelasi pada aset lancar pada 30 September 2024 adalah sebesar USD105,1 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 63,5%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD64,3 juta. Hal ini terutama
Page 16
disebabkan oleh peningkatan piutang dari PT Medco Daya Natuna terkait operasi bersama di Laut Natuna Selatan Blok B. Piutang lain-lain pihak ketiga pada aset lancar pada 30 September 2024 adalah sebesar USD148,4 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 5,9%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD157,9 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penurunan dari piutang operasi bersama dan piutang atas pajak pertambahan nilai yang dapat ditagihkan setelah dikurangi dengan kenaikan dari piutang underlifting. Persediaan pada 30 September 2024 adalah sebesar USD134,7 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 6,3%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD126,8 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh tambahan persediaan pada aset Thailand dan Blok B. Aset dimiliki untuk dijual pada 30 September 2024 adalah sebesar USD0,6 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 99,7%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD192,2 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penyelesaian pelepasan Ophir Vietnam Block 12W B.V. dan divestasi aset Libya. Aset lancar lain-lain pada 30 September 2024 adalah sebesar USD119,2 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 9,7%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD132,1 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh realisasi uang muka kontrak terkait dengan transaksi minyak mentah. Piutang sewa pembiayaan setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024 adalah sebesar USD119,5 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 4,0%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD124,5 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pembayaran piutang sewa pembiayaan selama periode berjalan. Aset keuangan konsesi setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024 adalah sebesar USD542,0 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 17,6%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD461,0 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pendapatan konstruksi yang berasal dari Ijen Geothermal Project dan Proyek PLTS Bali Timur. Aset pajak tangguhan pada 30 September 2024 adalah sebesar USD133,7 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 3,3%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD138,3 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh realisasi aset pajak tangguhan terkait aset minyak dan gas bumi dan aset tetap. Investasi jangka panjang pada 30 September 2024 adalah sebesar USD1.799,6 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 8,9%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD1.653,0 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pengakuan bagian laba bersih entitas asosiasi dari AMI. Aset hak guna pada 30 September 2024 adalah sebesar USD193,8 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 10,0%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD215,3 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh depresiasi periode berjalan. Aset eksplorasi dan evaluasi pada 30 September 2024 adalah sebesar USD242,9 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 0,7%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD241,3 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penambahan aset eksplorasi dan evaluasi pada Oman Blok 60 setelah dikurangi dengan reklasifikasi ke aset minyak dan gas bumi pada periode berjalan. Aset minyak dan gas bumi pada 30 September 2024 adalah sebesar USD2.717,5 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 5,6%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD2.879,4 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh depresiasi pada periode berjalan. Aset lain-lain tidak lancar pada 30 September 2024 adalah sebesar USD112,9 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 93,9%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD58,2 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pembayaran uang muka sehubungan dengan perolehan/sewa. B. Liabilitas Tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023 Pada tanggal 30 September 2024, jumlah liabilitas Perseroan adalah sebesar USD5.436,2 juta, dimana terjadi penurunan sebesar USD4,5 juta atau sebesar 0,1% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD5.440,7 juta. Pinjaman bank jangka pendek pada 30 September 2024 adalah sebesar USD99,8 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 32,4%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD147,6 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pembayaran pinjaman bank jangka pendek selama periode berjalan. Utang usaha pihak ketiga pada 30 September 2024 adalah sebesar USD264,1 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 6,4%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD248,1 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan utang usaha sehubungan dengan kontrak bagi hasil dari vendor dalam negeri.
Page 17
Utang pajak pada 30 September 2024 adalah sebesar USD59,8 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 30,1%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD85,5 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pembayaran utang Pajak Penghasilan Badan selama periode berjalan. Biaya akrual dan provisi lain-lain pada 30 September 2024 adalah sebesar USD246,0 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 2,5%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD240,0 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan biaya akrual atas bunga obligasi dolar AS. Liabilitas yang secara langsung berhubungan dengan aset dimiliki untuk dijual pada 30 September 2024 adalah sebesar USD5,5 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 92,4%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD72,1 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penyelesaian pelepasan Ophir Vietnam Block 12W B.V. dan divestasi aset Libya. Pinjaman bank porsi pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024 adalah sebesar USD69,5 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 55,6%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD156,6 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pembayaran pinjaman bank jangka panjang selama periode berjalan. Obligasi rupiah porsi pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024 adalah sebesar USD218,7 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 148,9%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD87,9 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penerimaan Obligasi Berkelanjutan Rupiah V Tahap II dan Sukuk Wakalah Rupiah Berkelanjutan I Tahap III, dikurangi dengan pelunasan sebagian Obligasi Berkelanjutan Rupiah IV Tahap I dan pelunasan Obligasi Berkelanjutan Rupiah II Tahap IV. Liabilitas sewa porsi pinjaman jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024 adalah sebesar USD110,1 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 11,1%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD123,8 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pembayaran liabilitas sewa selama periode berjalan. Liabilitas kontrak pada 30 September 2024 adalah sebesar USD104,8 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 14,9%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD91,2 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penambahan uang muka pelanggan terkait penjualan minyak mentah. Pinjaman bank porsi pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024 adalah sebesar USD880,6 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 27,4%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD691,4 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh penerimaan pinjaman bank jangka panjang selama periode berjalan terutama berasal dari Bank Mandiri. Obligasi Rupiah porsi pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024 adalah sebesar USD421,8 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 0,1%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD422,3 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh amortisasi biaya perolehan selama periode berjalan. Obligasi Dolar AS porsi pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024 adalah sebesar USD1.546,5 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 12,4%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD1.765,1 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh pelunasan obligasi dolar AS yang jatuh tempo di 2025 dan pelunasan sebagian obligasi dolar AS yang jatuh tempo di tahun 2026 dan 2027. Liabilitas sewa porsi pinjaman jangka panjang setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun pada 30 September 2024 adalah sebesar USD107,1 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 6,6%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD114,6 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh reklasifikasi ke liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam satu tahun. Utang lain-lain jangka panjang pada 30 September 2024 adalah sebesar USD90,1 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 5,1%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD85,7 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh kenaikan kewajiban pajak atas First Tranche Petroleum. Liabilitas pajak tangguhan pada 30 September 2024 adalah sebesar USD693,4 juta, dimana terjadi penurunan sebesar 5,1%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD731,0 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh realisasi liabilitas pajak tangguhan terkait aset minyak dan gas bumi. Liabilitas pembongkaran aset dan restorasi area dan provisi lain-lain pada 30 September 2024 adalah sebesar USD145,9 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar 0,9%, dibandingkan posisi 31 Desember 2023 sebesar USD144,7 juta. Hal ini terutama disebabkan oleh akresi selama periode berjalan. C. Ekuitas Tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023 Pada tanggal 30 September 2024, jumlah ekuitas Perseroan adalah sebesar USD2.245,9 juta, dimana terjadi peningkatan sebesar USD218,3 juta atau sebesar 10,8% dibandingkan dengan posisi tanggal 31 Desember 2023 sebesar USD2.027,6 juta.
Page 18
Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan saldo laba yang berasal dari laba bersih Perseroan di periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024. Analisis Laporan Arus Kas A. Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Operasi Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 mengalami peningkatan sebesar USD341,0 juta atau sebesar 62,0% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari kas neto diperoleh dari aktivitas operasi sebesar USD550,4 juta menjadi sebesar USD891,3 juta. Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi berasal dari penerimaan kas pelanggan sebesar USD1.793,6 juta yang diimbangi oleh pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan sebesar USD634,3 juta dan pembayaran pajak penghasilan sebesar USD268,0 juta. Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 Kas neto diperoleh dari aktivitas operasi berasal dari penerimaan kas pelanggan sebesar USD1.584,8 juta yang diimbangi oleh pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan sebesar USD626,3 juta dan pembayaran pajak penghasilan sebesar USD408,1 juta. B. Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 mengalami peningkatan sebesar USD208,2 juta atau sebesar 804,4% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari kas neto digunakan untuk aktivitas investasi sebesar USD25,9 juta menjadi sebesar USD234,1 juta. Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi berasal dari penambahan aset minyak dan gas bumi sebesar USD203,5 juta terutama pada aset Natuna Blok B, Oman Blok 60 dan Grissik, penambahan aset keuangan konsesi sebesar USD50,7 juta terkait proyek Ijen, penambahan aset lain-lain terkait uang muka pembelian aset sebesar USD71,1 juta, penambahan investasi jangka panjang sebesar USD16,0 juta terkait penambahan investasi di Transasia, yang sebagian diimbangi oleh penerimaan dari pelepasan entitas anak atau asosiasi sebesar USD116,6 juta terkait pelepasan Vietnam dan Libya. Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023 Kas neto digunakan untuk aktivitas investasi berasal dari penambahan investasi jangka panjang sebesar USD 32,9 juta terkait penambahan investasi di SMCN, penambahan aset keuangan konsesi sebesar USD51,8 juta terkait proyek Ijen, dan penambahan aset minyak dan gas bumi sebesar USD139,0 juta terutama pada aset Natuna Blok B, Bualuang, dan Grissik, yang sebagian diimbangi oleh penerimaan piutang lain-lain sebesar USD154,3 juta yang sebagian besar berasal dari SMCN terkait penjualan kepemilikan di AMI, penerimaan dividen kas dari DSLNG sebesar USD31,8 juta, dan penerimaan dari pelepasan entitas anak atau asosiasi sebesar USD28,0 juta terkait pelepasan APICO. C. Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Pendanaan Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan Perseroan untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 mengalami penurunan sebesar USD198,8 juta atau sebesar 33,1% dibandingkan dengan periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023, dari kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan sebesar USD600,9 juta menjadi sebesar USD402,1 juta. Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan terutama berasal dari pembayaran pinjaman bank sebesar USD265,0 juta yang sebagian besar untuk pembayaran pinjaman Bank Mandiri dan pinjaman bank jangka pendek, pembayaran utang jangka panjang lainnya sebesar USD211,4 juta yang terutama terdiri dari pembayaran Obligasi Rupiah dan Obligasi Dollar AS, pembayaran liabilitas sewa sebesar USD122,1 juta, pembayaran beban pendanaan sebesar USD173,1 juta, pembelian kembali obligasi sebesar USD48,2 juta dan pembayaran dividen kepada pemegang saham sebesar USD44,9 juta. Pembayaran ini diimbangi dengan penerimaan pinjaman bank sebesar USD269,6 juta yang berasal dari pinjaman bank jangka pendek dan pinjaman dari Bank Mandiri, serta penerimaan utang jangka panjang lainnya sebesar USD205,3 juta yang berasal dari Obligasi Rupiah, Sukuk Wakalah dan pinjaman dari instansi keuangan non-bank. Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023
Page 19
Kas neto digunakan untuk aktivitas pendanaan terutama berasal dari pembayaran pinjaman bank sebesar
USD478,8 juta yang sebagian besar untuk pembayaran pinjaman sindikasi dan pinjaman bank jangka pendek,
pembayaran utang jangka panjang lainnya sebesar USD116,2 juta yang terdiri dari pembayaran Obligasi Rupiah
dan Sukuk Wakalah I, pembayaran beban pendanaan sebesar USD173,7 juta, pembayaran liabilitas sewa sebesar
USD92,5 juta, dan pembayaran dividen kepada pemegang saham sebesar USD40,0 juta. Pembayaran ini
diimbangi dengan penerimaan pinjaman bank sebesar USD281,3 juta yang berasal dari pinjaman bank jangka
pendek, pinjaman sindikasi, dan pinjaman dari Bank Mandiri, dan penerimaan dari utang jangka panjang lainnya
sebesar USD66,5 juta yang berasal dari penerbitan Obligasi Rupiah.
Analisis dan pembahasan oleh manajemen yang terdapat di dalam Informasi Tambahan Ringkas ini berdasarkan
laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak pada tanggal 31 Maret 2022 dan 2021 serta untuk
periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut yang tidak diaudit. Ikhtisar data keuangan penting
Perseroan pada tanggal 31 Maret 2022 dan 2021 serta untuk periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal
tersebut, diambil dari laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak yang tidak diaudit, yang
laporannya tidak tercantum dalam Informasi Tambahan Ringkas ini. Ikhtisar data keuangan penting Perseroan pada
tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 serta untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, diambil dari
laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak yang telah diaudit untuk periode-periode tersebut,
yang laporannya tidak tercantum dalam Informasi Tambahan Ringkas ini.
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak tanggal 31 Maret 2022 dan 2021, serta untuk
periode tiga bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang laporannya tidak tercantum dalam Informasi
Tambahan Ringkas ini, telah disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di
Indonesia.
Laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak tanggal 31 Desember 2021 dan 2020 serta untuk
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, yang laporannya tidak tercantum dalam Informasi Tambahan
Ringkas ini, telah diaudit oleh KAP Purwantono, Sungkoro & Surja (anggota dari Ernst & Young Global Limited),
akuntan publik independen, berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Publik Indonesia
(IAPI), dengan pendapat wajar tanpa modifikasian, yang laporannya tertanggal 9 Juni 2022 dan 31 Mei 2021.
Laporan Akuntan Publik tersebut ditandatangani oleh Susanti (Registrasi Akuntan Publik No. AP. 0705).
KETERANGAN TAMBAHAN TENTANG PERSEROAN, KEGIATAN USAHA SERTA
KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA
A. RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN
Sejak penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Medco Energi Internasional Tahap II Tahun 2024 sampai dengan tanggal
Informasi Tambahan diterbitkan, Perseroan tidak melakukan perubahan Anggaran Dasar. Anggaran Dasar
Perseroan terakhir adalah sebagaimana termuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 69 tanggal 26 Juni
2023, yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., Notaris di Kota Jakarta Selatan, yang telah
mendapatkan persetujuan dari Menkum berdasarkan Surat Keputusan No. AHU-0035936.AH.01.02.TAHUN 2023
tanggal 26 Juni 2023 dan telah diberitahukan kepada Menkum berdasarkan Penerimaan Pemberitahuan
Perubahan Anggaran Dasar No. AHU-AH.01.03-0082837 tanggal 26 Juni 2023, yang seluruhnya telah didaftarkan
dalam Daftar Perseroan pada Kemenkum di bawah No. AHU-0119010.AH.01.11.TAHUN 2023 tanggal 26 Juni
2023 (“Akta No. 69/2023”). Berdasarkan Akta No. 69/2023, pemegang saham Perseroan telah menyetujui
perubahan Anggaran Dasar Perseroan Pasal 3 tentang maksud dan tujuan serta kegiatan usaha dalam rangka
penyesuaian dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020 dan Pasal 17 tentang tahun buku,
rencana kerja & anggaran perusahaan dalam rangka penyesuaian dengan ketentuan Peraturan OJK No.
14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala Emiten atau Perusahaan Publik.
B. STRUKTUR PERMODALAN DAN DAFTAR SUSUNAN PEMEGANG SAHAM PERSEROAN
Susunan pemegang saham Perseroan berdasarkan Daftar Pemegang Saham per 31 Oktober 2024 dan Akta No.
86/2021 adalah sebagai berikut:
Nilai Nominal Rp25 per Saham
Uraian dan Keterangan (%)
Jumlah Saham Jumlah Nominal (Rp)
Modal Dasar 55.000.000.000 1.375.000.000.000
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
PT Medco Daya Abadi Lestari 12.944.140.124 323.603.503.100 51,50
Diamond Bridge Pte. Ltd. 5.395.205.771 134.880.144.275 21,46
PT Medco Duta 30.044.500 751.112.500 0,12
Yani Yuhani Panigoro 8.703.146 217.578.650 0,03
Yaser Raimi Panigoro 2.223.533 55.588.325 0,01
Roberto Lorato 158.517.200 3.962.930.000 0,63
Ronald Gunawan 65.762.642 1.644.066.050 0,26
Anthony Robert Mathias 33.987.752 849.693.800 0,14
Amri Siahaan 47.033.449 1.175.836.225 0,19
Hilmi Panigoro 31.269.683 781.742.075 0,12
Masyarakat (masing-masing di bawah 5%) 6.348.590.514 158.714.762.850 25,26
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 25.065.478.314 626.636.957.850 99,72
Saham Treasuri 70.752.938 1.768.823.450 0,28
Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 25.136.231.252 628.405.781.300 100,00
Saham dalam Portepel 29.863.768.748 746.594.218.700
Page 20
C. KEJADIAN PENTING YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN USAHA PERSEROAN
Pada tanggal 5 November 2024, MCG dan MPGS (keduanya merupakan perusahaan terkendali Perseroan) telah
menandatangani Perjanjian Operasi dan Pemeliharaan, dimana MPGS menyediakan jasa Operasi dan
Pemeliharaan pembangkit untuk PLTP Blawan Ijen Jawa Timur Tahap 1 berkapasitas 34MW yang berlokasi di
Jawa Timur (”PLTP Ijen”) yang dimiliki oleh MCG. Perjanjian ini berlaku hingga 6 tahun sejak PLTP Ijen mencapai
Commercial Operation Date Unit 1 yang diperkirakan akan terlaksana pada Januari 2025.
D. PENGURUSAN DAN PENGAWASAN
Sejak penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Medco Energi Internasional Tahap II Tahun 2024 sampai dengan tanggal
Informasi Tambahan diterbitkan, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan tidak mengalami perubahan.
Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 60 tanggal 25 Juni 2020, yang dibuat di hadapan Leolin
Jayayanti, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta (“Akta No. 60/2020”) juncto Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 79
tanggal 26 Agustus 2021, yang dibuat di hadapan Leolin Jayayanti, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta (“Akta No.
79/2021”), susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan terakhir pada tanggal diterbitkannya Informasi
Tambahan adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Yani Yuhani Panigoro
Komisaris : Yaser Raimi Arifin Panigoro
Komisaris Independen : Marsillam Simandjuntak
Direksi
Direktur Utama : Hilmi Panigoro
Direktur : Roberto Lorato
Direktur : Ronald Gunawan
Direktur : Anthony Robert Mathias
Direktur : Amri Siahaan
Penunjukan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah sesuai dengan POJK No. 33/2014.
Masa jabatan seluruh anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris Perseroan adalah 5 tahun sampai dengan
ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang akan diadakan pada tahun 2025, dengan tidak
mengurangi hak dari rapat umum pemegang saham untuk memberhentikan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan sewaktu-waktu.
Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris tercantum dalam Akta No. 60/2020 telah diberitahukan kepada
Menkum sebagaimana ternyata dalam Surat Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-
0261127 tanggal 26 Juni 2020 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkum di bawah No. AHU-
0100705.AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 26 Juni 2020.
Susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris tercantum dalam Akta No. 79/2021 telah diberitahukan kepada
Menkum sebagaimana ternyata dalam Surat Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.03-
0451248 tanggal 22 September 2021 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkum di bawah No.
AHU-0162344.AH.01.11.Tahun 2021 tanggal 22 September 2021.
PENJAMINAN EMISI OBLIGASI
Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi,
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan
kepada Masyarakat secara kesanggupan penuh (full commitment) sebesar Rp2.500.000.000.000 (dua triliun lima
ratus miliar Rupiah).
Susunan dan jumlah porsi serta persentase dari anggota Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang dijamin secara
kesanggupan penuh (full commitment) adalah sebagai berikut:
(dalam Rupiah, atau dinyatakan lain)
Nilai Penjaminan
No. Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi (%)
Seri A Seri B Jumlah
1. PT BRI Danareksa Sekuritas 418.750.000.000 206.250.000.000 625.000.000.000 25,00%
2. PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia 418.750.000.000 206.250.000.000 625.000.000.000 25,00%
3. PT Mandiri Sekuritas 418.750.000.000 206.250.000.000 625.000.000.000 25,00%
4. PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk 418.750.000.000 206.250.000.000 625.000.000.000 25,00%
Jumlah 1.675.000.000.000 825.000.000.000 2.500.000.000.000 100,00%
Selanjutnya Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi yang turut dalam Emisi Obligasi ini telah sepakat untuk
melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7.
Pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan atas Penawaran Umum ini adalah PT BRI Danareksa Sekuritas.
Berdasarkan UUPM sebagaimana diubah pada UUP2SK yaitu, yang dimaksud dengan Afiliasi yaitu:
Page 21
(a) hubungan keluarga karena perkawinan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal,
yaitu hubungan seseorang dengan:
1. suami atau istri;
2. orang tua dari suami atau istri dan suami atau istri dari anak;
3. kakek dan nenek dari suami atau istri dan suami atau istri dari cucu;
4. saudara dari suami atau istri beserta suami atau istrinya dari saudara yang bersangkutan; atau
5. suami atau istri dari saudara orang yang bersangkutan.
(b) hubungan keluarga karena keturunan sampai dengan derajat kedua, baik secara horizontal maupun vertikal,
yaitu hubungan seseorang dengan:
1. orang tua dan anak;
2. kakek dan nenek serta cucu; atau
3. saudara dari orang yang bersangkutan.
(c) hubungan antara pihak dengan karyawan, direktur atau komisaris dari pihak tersebut;
(d) hubungan antara dua atau lebih perusahaan di mana terdapat satu atau lebih anggota direksi, pengurus, dewan
komisaris atau pengawas yang sama;
(e) hubungan antara perusahaan dan pihak, baik langsung maupun tidak langsung, dengan cara apa pun
mengendalikan atau dikendalikan oleh perusahaan atau pihak tersebut dalam menentukan pengelolaan dan
atau kebijakan perusahaan atau pihak dimaksud;
(f) hubungan antara dua atau lebih perusahaan yang dikendalikan baik langsung maupun tidak langsung, dengan
cara apa pun, dalam menentukan pengelolaan dan/atau kebijakan perusahaan oleh pihak yang sama; atau
(g) hubungan antara perusahaan dan pemegang saham utama yaitu pihak yang secara langsung maupun tidak
langsung memiliki paling kurang 20% (dua puluh persen) saham yang mempunyai hak suara dari perusahaan
tersebut.
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dengan tegas menyatakan tidak menjadi pihak yang memiliki Afiliasi atau
terasosiasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUPM sebagaimana diubah pada UUP2SK.
Jika terjadi hal-hal yang menyebabkan pembatalan atau penundaan Penawaran Umum, atau pengakhiran
Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi sesuai ketentuan pada Bab XII mengenai Tata Cara Pemesanan Obligasi
dalam Informasi Tambahan, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi akan mengembalikan uang pemesanan
paling lambat 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan.
Apabila uang pemesanan telah diterima oleh Perseroan, maka pengembalian akan menjadi tanggungan Perseroan,
yang pembayarannya akan dilakukan melalui KSEI. Keterangan lebih lengkap mengenai pengembalian uang
pemesanan dapat dilihat pada Bab XI Informasi Tambahan.
Penentuan Tingkat Bunga Tetap Pada Pasar Perdana
Tingkat bunga tetap pada Obligasi ini ditentukan berdasarkan hasil kesepakatan dan negosiasi Perseroan dan
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dengan mempertimbangkan beberapa faktor dan parameter, yaitu hasil
penawaran awal (bookbuilding), kondisi pasar obligasi, benchmark kepada Obligasi Pemerintah (sesuai jatuh tempo
masing-masing Seri Obligasi), dan risk premium (sesuai dengan peringkat Obligasi).
TATA CARA PEMESANAN OBLIGASI
1. Pendaftaran Obligasi ke dalam Penitipan Kolektif
Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI
berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI No. SP-108/OBL/KSEI/1024 tertanggal 3 Desember 2024
yang ditandatangani Perseroan dengan KSEI. Dengan didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas
Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai berikut:
a. Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat atau warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi
yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan
diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolektif di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil
Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi
yaitu tanggal 7 Januari 2025. KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau
Bank Kustodian sebagai tanda bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis
tersebut merupakan bukti kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;
b. Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI,
yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;
c. Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak-hak
lainnya yang melekat pada Obligasi;
d. Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku
Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai
dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan dalam
Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi yang berhak atas
Page 22
Bunga Obligasi yang dibayarkan pada periode pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan adalah
yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal
Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang-undangan yang
berlaku;
e. Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang dengan memperhatikan KTUR asli yang
diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI akan membekukan seluruh Obligasi yang disimpan di
KSEI sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 3 (tiga) Hari Bursa sebelum
tanggal penyelenggaraan RUPO (R-3) sampai dengan tanggal berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan
adanya pemberitahuan dari Wali Amanat;
f. Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan
Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.
2. Pemesan Yang Berhak
Perorangan Warga Negara Indonesia dan/atau perorangan Warga Negara Asing, serta badan usaha atau
lembaga Indonesia ataupun asing yang berkedudukan di Indonesia yang berhak membeli Obligasi.
3. Pemesanan Pembelian Obligasi
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi
(“FPPO”) asli yang dikeluarkan oleh Penjamin Pelaksana Emisi yang dapat diperoleh melalui email terlebih
dahulu sesuai ketentuan Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi. Setelah FPPO ditandatangani oleh
Pemesan, scan FPPO dan tersebut wajib disampaikan kembali yang dapat melalui email terlebih dahulu dan
aslinya dikirimkan melalui jasa kurir kepada Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, dan pemesanan yang telah
memenuhi kriteria yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh pemesan. Pemesanan pembelian Obligasi
yang dilakukan menyimpang dari ketentuan-ketentuan tersebut di atas tidak dilayani.
4. Jumlah Minimum Pemesanan Obligasi
Pemesanan pembelian Obligasi harus dilakukan dalam jumlah sekurang-kurangnya satu satuan perdagangan
senilai Rp5.000.000 (lima juta Rupiah) atau kelipatannya.
5. Masa Penawaran Obligasi
Masa Penawaran Obligasi dilakukan pada tanggal 27 Desember 2024 dimulai pukul 09.00 WIB sampai dengan
pada tanggal 2 Januari 2025 pukul 16.00 WIB.
6. Tempat Pengajuan Pemesanan Pembelian Obligasi
Sebelum Masa Penawaran Umum ditutup, pemesan Obligasi harus melakukan pemesanan pembelian
Obligasi selama jam kerja dengan mengajukan FPPO kepada Penjamin Emisi yang ditunjuk melalui email.
Pemesanan Obligasi hanya dapat dilakukan melalui alamat email Penjamin Emisi Obligasi pada Bab XIII
dengan prosedur sebagai berikut:
- Setiap pihak hanya berhak mengajukan satu FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan
dimana 1(satu) alamat email hanya bisa melakukan 1 (satu) kali pemesanan.
- Melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan Anggaran Dasar bagi badan hukum).
- Menyampaikan pemesanan disertai detail Nomor Rekening untuk Pengembalian Kelebihan Pemesanan
(Refund) dengan format: Nama Bank<SPASI>No Rekening<SPASI>Nama Pemilik Rekening. Contoh:
BCA 1000567890 Budi.
Pemesan akan mendapatkan email balasan yang berisikan:
a. Hasil scan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi (FPPO) asli yang telah diisi secara elektronik sesuai
dengan pemesanan yang disampaikan untuk dicetak dan ditandatangani oleh Pemesan yang
bersangkutan; atau
b. Informasi tolakan karena persyaratan tidak lengkap atau email ganda.
Penjamin Emisi Obligasi dan Perseroan berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila FPPO
dan tidak diisi dengan lengkap atau bila persyaratan pemesanan pembelian Obligasi termasuk persyaratan
pihak yang berhak melakukan pemesanan, tidak terpenuhi. Sedangkan, pemesan, tidak dapat membatalkan
pembelian Obligasi apabila telah memenuhi persyaratan pemesanan pembelian.
7. Bukti Tanda Terima Pemesanan Pembelian Obligasi
Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan
kembali kepada pemesan berupa jawaban konfirmasi email bahwa pengajuan sudah diterima melalui email
Penjamin Emisi Obligasi yang dilampiri 1 (satu) tembusan dari FPPO yang telah ditandatanganinya sebagai
bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi. Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi tersebut
bukan merupakan jaminan dipenuhinya pesanan.
Page 23
8. Penjatahan Obligasi
Apabila terjadi kelebihan pemesanan, maka penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7.
Tanggal penjatahan adalah 3 Januari 2025.
Setiap Pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan
Obligasi untuk Penawaran Umum ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti bahwa
Pihak tertentu mengajukan pemesanan Obligasi melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk Penawaran
Umum ini, baik secara langsung maupun tidak langsung, maka untuk tujuan penjatahan Manajer Penjatahan
hanya dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali diajukan oleh pemesan
yang bersangkutan.
Penjamin Pelaksana Emisi Efek wajib menyampaikan laporan hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
kepada OJK paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan dalam bentuk dan isi sesuai dengan
formulir pada lampiran peraturan perundang-undangan di sektor Pasar Modal yang mengatur mengenai tata
cara Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2 dan POJK
No. 36/2014.
Manajer Penjatahan, dalam hal ini adalah PT BRI Danareksa Sekuritas, akan menyampaikan Laporan Hasil
Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman
pada Peraturan No. VIII.G.12 Tentang Pedoman Pemeriksaan Oleh Akuntan Atas Pemesanan dan Penjatahan
Efek Atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7, paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah
berakhirnya masa Penawaran Umum.
9. Pemesanan Pembelian Obligasi
Setelah menerima pemberitahuan hasil penjatahan Obligasi, pemesan harus segera melaksanakan
pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer yang ditujukan kepada Penjamin Emisi Obligasi
melalui Agen Penjualan tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus sudah efektif pada rekening
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi selambat-lambatnya tanggal 6 Januari 2025 (in good fund), kecuali
Penjamin Emisi Obligasi yang bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dapat melakukan
pembayaran selambat-lambatnya pada Tanggal Pembayaran yang ditujukan pada rekening di bawah ini.
Penjamin Pelaksana Emisi Informasi Rekening Penampungan
Bank Rakyat Indonesia
Cabang Bursa Efek Jakarta
PT BRI Danareksa Sekuritas
Nomor: 0671.01.000692.30.1
Atas Nama: PT BRI Danareksa Sekuritas
Bank DBS Indonesia
Cabang Jakarta Mega Kuningan
PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
Nomor: 3320034016
Atas Nama: PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Cabang Jakarta Sudirman
PT Mandiri Sekuritas
Nomor Rekening: 1020005566028
Atas Nama: PT Mandiri Sekuritas
Bank Mandiri (Persero) Tbk.
Cabang BEI
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Nomor: 104.00.04085.556
Atas Nama: PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban pemesan. Pemesanan akan
dibatalkan jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.
10. Distribusi Obligasi Secara Elektronik
Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 7 Januari 2025. Perseroan wajib menerbitkan
Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI untuk
mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah
dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi tanggung jawab
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi.
Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi memberi instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan
Obligasi dari Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi
Obligasi sesuai dengan bagian penjaminan masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya pendistribusian
Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi semata-mata menjadi
tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.
11. Pengembalian Uang Pemesanan Obligasi
Dalam hal pemesanan Obligasi ditolak sebagian atau seluruhnya dan uang pembayaran pemesanan Obligasi
telah diterima oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi, maka uang pembayaran tersebut wajib dikembalikan
Page 24
oleh Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi kepada para pemesan Obligasi paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
sesudah Tanggal Penjatahan.
Jika pencatatan saham di Bursa Efek tidak dapat dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah
Tanggal Distribusi karena persyaratan pencatatan tidak dipenuhi, penawaran atas Obligasi batal demi hukum
dan pembayaran pesanan Obligasi dimaksud, wajib dikembalikan kepada pemesan oleh Perseroan yang
pengembalian pembayarannya melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja sejak keputusan pembatalan
penawaran umum Obligasi.
Jika terjadi keterlambatan, maka Penjamin Emisi Obligasi atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau
Perseroan yang menyebabkan terjadinya keterlambatan tersebut wajib membayar kepada para pemesan
untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat bunga masing-masing
seri Obligasi yang dihitung secara harian berdasarkan jumlah Hari Kalender yang telah lewat sampai dengan
pelaksanaan pembayaran seluruh jumlah yang seharusnya dibayar ditambah denda, dengan ketentuan 1
(satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari
Kalender.
Apabila uang pengembalian pemesanan Obligasi sudah disediakan, akan tetapi pemesan tidak datang untuk
mengambilnya dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan atau sejak keputusan penundaan
atau pembatalan Penawaran Umum, maka Perseroan dan/atau Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau
Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan membayar denda dan/atau kompensasi kerugian akibat
keterlambatan kepada para pemesan Obligasi.
12. Lain-Lain
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menerima atau menolak pemesanan pembelian Obligasi
secara keseluruhan atau sebagian dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang berlaku
PERPAJAKAN
CALON PEMBELI OBLIGASI DALAM PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI DIHARAPKAN ATAS
BIAYA SENDIRI UNTUK BERKONSULTASI DENGAN KONSULTAN PAJAK MASING-MASING
MENGENAI AKIBAT PERPAJAKAN YANG TIMBUL DARI PENERIMAAN BUNGA, PEMBELIAN,
PEMILIKAN MAUPUN PENJUALAN ATAU PENGALIHAN DENGAN CARA LAIN OBLIGASI YANG DIBELI
MELALUI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI.
LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL
Wali Amanat : PT Bank Mega Tbk
Konsultan Hukum : Assegaf Hamzah & Partners
Notaris : Fathiah Helmi, S.H.
Perusahaan Pemeringkat : PT Pemeringkat Efek Indonesia
PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Informasi Tambahan dan FPPO dapat diperoleh pada kantor atau melalui email Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
dari tanggal 27 Desember 2024 di Indonesia dengan alamat sebagai berikut:
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi
PT BRI Danareksa Sekuritas PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia
Gedung BRI II Lt. 23 DBS Bank Tower, Ciputra World I Lt. 32
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46 Jl. Prof. DR. Satrio Kav. 3-6
Jakarta 10210 Jakarta 12940
Telepon: (021) 5091 4100 Telepon: (021) 3003 4900
Faksimile: (021) 2520 990 Faksimile: (021) 3003 4944
Email: debtcapitalmarket@brids.co.id Email: corporate.finance@dbs.com
PT Mandiri Sekuritas PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Menara Mandiri I Lantai 25 Gedung Artha Graha Lantai 18 dan 19
Jalan Jend. Sudirman Kav. 54-55 Jalan Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190 Jakarta 12190
Telepon: (021) 526 3445 Telepon: (021) 2924 9088
Faksimile: (021) 527 5701 Faksimile: (021) 2924 9150
Email: divisi-fi@mandirisek.co.id Email: fit@trimegah.com
dan sett_fisd@mandirisek.co.id
SETIAP CALON INVESTOR DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
Names mentioned 52 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
p.1
unresolved
org
PT BRI DANAREKSA SEKURITAS
p.1 ×4
unresolved
org
PT DBS VICKERS SEKURITAS INDONESIA
p.1 ×4
unresolved
org
Medco Bell Pte. Ltd.
p.8
unresolved
org
Bank Indonesia
p.8 ×3
unresolved
org
Purwantono
p.9 ×3
unresolved
org
Young Global Limited
p.9 ×3
unresolved
org
Medco Maple Tree Pte Ltd
p.14
unresolved
org
Amman Tbk
p.14
unresolved
org
PT Sumber Mineral Citra Nusantara
p.14
unresolved
org
PT Donggi Senoro LNG
p.14 ×2
unresolved
org
Transasia Pipeline Company Pte Ltd
p.14
unresolved
org
PT Dalle Energi Batam
p.15
unresolved
org
PT Energi Listrik Batam
p.15
unresolved
org
PT Medco Daya Natuna
p.16
unresolved
org
Bank Mandiri. Obligasi
p.17
unresolved
person
Leolin Jayayanti
· Notaris
p.19 ×5
unresolved
org
PT Medco Daya Abadi Lestari
p.19
unresolved
org
PT Medco Duta
p.19
unresolved
—
Anthony Robert Mathi
· Direktur
p.20
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas. Berdasarkan UUPM
p.20
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas Bank DBS Indonesia Cabang
p.23
unresolved
org
DBS Vickers Sekuritas Indonesia Bank Mandiri (Persero) Tbk.
p.23 ×2
unresolved
org
PT Mandiri Sekuritas Nomor Rekening
p.23
unresolved
org
Mandiri Sekuritas Bank Mandiri (Persero) Tbk.
p.23 ×2
unresolved
org
Assegaf Hamzah & Partners
· Konsultan Hukum
p.24
unresolved
person
Fathiah Helmi
· Notaris
p.24
unresolved
person
H. Perusahaan Pemeringkat
p.24
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN
p.24
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.