Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 5
Page 1
Risalah Paparan Publik Tahunan 2025
PT Medco Energi Internasional Tbk
Rabu, 9 September 2026
Paparan Publik Tahunan 2026 PT Medco Energi Internasional Tbk (“Perseroan” atau “MedcoEnergi”) telah
diselenggarakan pada hari Rabu, tanggal 9 September 2026 yang dilaksanakan secara virtual dan langsung (live)
(“Paparan Publik 2026”). Acara ini dimulai pada pukul 10.00 WIB yang dihadiri oleh lebih dari 211 orang dari
berbagai kalangan seperti investor, analis dan media.
Direksi Perseroan yang hadir dalam acara Paparan Publik 2026 ini adalah:
• Bapak Amri Siahaan Direktur & Chief Operating Officer
• Bapak Benny Setiawan Direktur & Chief Financial Officer
Master of Ceremony (MC) Perseroan membuka acara Paparan Publik Tahunan 2026 dan mempersilahkan Direksi
Perseroan untuk mempresentasikan Kinerja Perseroan.
Selanjutnya Bapak Amri Siahaan dan Bapak Benny Setiawan memberikan pemaparan sesuai dengan materi
presentasi yang telah disampaikan kepada PT Bursa Efek Indonesia. Materi yang disampaikan adalah sebagai
berikut:
➢ Ringkasan Kinerja Operasi
- Tim Kepemimpinan – Dibangun di Atas Fondasi yang Teruji
o MedcoEnergi menegaskan kesinambungan kepemimpinan Direksi pasca pengangkatan 4 Juni,
dengan pengalaman yang kuat dan kelanjutan strategi jangka panjang Perseroan.
o Prioritas Perseroan tetap konsisten pada operasi yang aman dan andal, peningkatan produksi,
efisiensi biaya, disiplin alokasi modal, serta penguatan neraca dan likuiditas.
o Fokus pertumbuhan diarahkan pada pengembangan organik aset inti dan M&A yang selektif, dengan
tetap menjaga kualitas kredit, fleksibilitas pendanaan, pengelolaan utang yang prudent, serta
kepercayaan pemangku kepentingan.
- Produksi Minyak dan Gas yang Kuat Menopang Kinerja Kuartal Pertama
o Angka operasional terbaru menggunakan realisasi semester pertama 2026, sementara angka
keuangan masih mengacu pada laporan kuartal pertama 2026 yang telah dipublikasikan.
o Produksi Minyak dan Gas 1H26 mencapai 170,1 mboepd, naik 19% YoY, sementara penjualan listrik
mencapai 2.323 GWh, meningkat 16,5% YoY.
o Pada 1Q26, Perseroan mencatat pendapatan sebesar US$668,3 juta, EBITDA US$351,1 juta, dan
laba bersih US$67,4 juta, dengan biaya kas tetap terjaga di US$9/boe serta peringkat ESG MSCI
meningkat menjadi AAA.
- Strategi bisnis kami adalah memberikan nilai jangka panjang.
o Pada 1H26, produksi Minyak dan Gas mencapai 170,1 mboepd dengan komposisi 72% gas dan 28%
liquids, didukung cadangan 2P sebesar 542 mmboe dan sumber daya kontinjensi sekitar 1,2 bnboe.
o Bisnis Ketenagalistrikan mencatat penjualan listrik 1H26 sebesar 2.323 GWh, sementara Amman
Mineral mencatat produksi 1Q26 sebesar 101 juta pon tembaga dan 136 ribu ons emas; kombinasi
volume, disiplin biaya, dan diversifikasi portofolio mendukung ketahanan bisnis serta pertumbuhan
jangka panjang.
1
Page 2
- Strategi bisnis kami adalah memberikan nilai jangka panjang.
o Strategi MedcoEnergi dirangkum dalam tiga pilar utama, yaitu Value, Focus, dan Growth.
o Value dibangun melalui platform yang terdiversifikasi di Minyak dan Gas, Ketenagalistrikan, serta
Tembaga dan Emas, dengan fondasi operasi yang disiplin dan konsisten.
o Focus dijalankan melalui disiplin biaya dan modal, termasuk pengelolaan aset, liabilitas, dan likuiditas
untuk menjaga fleksibilitas operasional dan peluang pertumbuhan.
o Growth dilakukan melalui kombinasi pengembangan organik dan Merger & Akuisisi yang selektif,
dengan prinsip bahwa pertumbuhan harus meningkatkan nilai, bukan hanya menambah skala.
- Mempertahankan Keunggulan Operasional pada Proyek-Proyek Utama demi Arus Kas Masa Depan
o MedcoEnergi menjaga keunggulan operasional pada proyek-proyek utama di Indonesia dan luar
negeri untuk mendukung produksi serta arus kas masa depan.
o Beberapa proyek migas utama berjalan dengan target yang jelas, termasuk Corridor, Senoro Phase
2A/2B, Sakakemang, Oman Block 60, Oman KSF, Bualuang, dan Cendramas PSC.
o Secara keseluruhan, eksekusi proyek tetap berada pada jalurnya untuk memperpanjang umur aset,
menjaga produksi dasar, dan memperkuat basis pertumbuhan jangka panjang.
- Salah Satu Pemain Terbesar di Sektor Energi Terbarukan Indonesia
o Medco Power merupakan salah satu pemain energi terbarukan terbesar di Indonesia, dengan
kontribusi penting dalam portofolio ketenagalistrikan MedcoEnergi.
o Pada 1H26, penjualan listrik mencapai 2.323 GWh, meningkat 16,5% YoY, dengan energi terbarukan
menyumbang sekitar 25% dari total penjualan listrik dan 26% dari kapasitas terpasang.
o Portofolio ketenagalistrikan memiliki kapasitas IPP terpasang sebesar 1.012 MW gross dan kapasitas
O&M sebesar 2.160 MW, dengan peluang pertumbuhan di panas bumi, gas, surya, minihidro, serta
jasa operasi dan pemeliharaan.
- ESG sebagai Pengungkit Biaya Modal
o ESG menjadi bagian dari pengelolaan risiko dan daya saing biaya modal MedcoEnergi.
o Peringkat ESG MSCI MedcoEnergi meningkat menjadi AAA pada 23 Maret 2026, naik tiga tingkat
dari BBB sejak 2021.
o Kinerja lingkungan menunjukkan penurunan emisi GHG Scope 1 dan 2 E&P sebesar 30%, emisi
metana sebesar 40%, serta bauran kapasitas terpasang energi terbarukan mencapai 26%.
➢ Kinerja Keuangan
• Pada 1Q26, pendapatan MedcoEnergi mencapai US$668,3 juta, meningkat 19,2% YoY dan 4,7% QoQ,
dengan pendapatan Minyak dan Gas sebesar US$616,5 juta.
• EBITDA tercatat sebesar US$351,1 juta, naik 5,7% YoY dan 10,5% QoQ, dengan margin EBITDA
sebesar 52,5%.
• Laba bersih mencapai US$67,4 juta, meningkat dari US$17,6 juta pada 1Q25, didukung kontribusi
laba bersih Amman Mineral sebesar US$33,5 juta, sementara arus kas operasi naik 29,7% YoY dan
leverage membaik menjadi 1,7x.
2
Page 3
➢ Panduan: Melampaui Produksi
• Panduan 2026 mencakup produksi migas 165–170 mboepd, penjualan listrik 4.550 GWh, dan belanja
modal US$430 juta.
• Realisasi 1H26 menunjukkan produksi dan penjualan listrik berada sesuai arah pencapaian target tahunan.
• Biaya kas dan leverage tetap terjaga di bawah batas panduan, dengan beberapa katalis proyek berlanjut
pada 2026.
Setelah Direksi menyelesaikan pemaparan materi presentasi, MC kemudian membuka sesi tanya jawab kepada
peserta yang hadir.
Berikut pertanyaan yang diajukan oleh peserta yang hadir dan jawaban yang disampaikan oleh Direksi Perseroan:
1. Pertanyaan ke 1 : Bapak Budi Santoso
- Saya mau tanya, kenapa data operasional yang ditampilkan sudah sampai semester pertama 2026,
sementara angka keuangannya masih menggunakan kuartal pertama 2026?
- Dijawab oleh Bapak Amri Siahaan
Terima kasih atas pertanyaannya, Bapak Budi Santoso. Betul, untuk angka operational, telah kami publish
dalam website kami. Sedangkan untuk laporan keuangan, saat ini sedang dalam proses audit. Sesuai
dengan peraturan OJK, kami telah menyampaikan pemberitahuan kepada Bursa mengenai status audit
tersebut.
Untuk laporan keuangan yang diaudit, batas penyampaiannya paling lambat pada akhir bulan ketiga
setelah tanggal laporan. Jadi, sementara ini angka keuangan yang kami tampilkan masih mengacu pada
laporan kuartal pertama 2026 yang telah dipublikasikan. Setelah proses audit selesai, laporan keuangan
semester pertama akan kami sampaikan sebelum batas waktu yang berlaku.
2. Pertanyaan ke 2 : Bapak Hendra Nasution
- Saya mau tanya soal guidance produksi tahun 2026. Produksi semester pertama sudah melampaui 170
ribu barel ekuivalen minyak per hari, yang mana sudah diatas guidance. Apakah Medco berencana
menaikkan guidance produksi untuk tahun ini, mengingat dalam operational updates, terdapat produksi
tambahan dari lapangan-lapangan yang ada?
- Dijawab oleh Bapak Amri Siahaan
Terima kasih, Bapak Hendra. Untuk saat ini, kami masih mempertahankan guidance tersebut. Perlu diingat
bahwa guidance kami yaitu 165-170 ribu barel oil equivalent per day, merupakan target rata-rata untuk
setahun penuh, sehingga kami juga mempertimbangkan jadwal pemeliharaan, profil alami produksi
lapangan, serta faktor operasional lainnya pada semester kedua. Kami akan terus memantau
perkembangan produksi dan apabila terdapat perubahan yang material terhadap panduan, akan kami
sampaikan kepada publik.
3
Page 4
3. Pertanyaan ke 3: Bapak Yudi Pratama
- Di kuartal pertama 2026, pendapatan Medco naik 19 persen dibandingkan tahun lalu, dan pendapatan dari
bisnis Minyak dan Gas naik 21 persen. Nah, melihat produksi di semester pertama lebih tinggi
dibandingkan kuartal pertama, ditambah harga minyak di kuartal kedua juga lebih tinggi, apakah kita bisa
expect hasil keuangan Medco di semester pertama akan lebih baik lagi?
- Dijawab oleh Bapak Benny Setiawan
Terima kasih, Bapak Yudi. Saat ini kami belum dapat menyampaikan angka kinerja keuangan semester
pertama karena hasilnya belum dipublikasikan. Namun, melihat produksi semester pertama yang lebih
tinggi, harga minyak yang membaik di kuartal kedua, serta disiplin biaya yang tetap terjaga, kami cukup
percaya diri bahwa hasil keuangan semester pertama akan lebih baik. Detailnya akan kami sampaikan
setelah laporan keuangan resmi dipublikasikan.
4. Pertanyaan ke 3: Bapak Irwan Kurniawan
- Nilai kepemilikan Medco di Amman kurang lebih USD 2.6 billion. Apakah ada rencana dari Perusahaan
untuk menjual kepemilikan saham Amman?
- Dijawab oleh Bapak Benny Setiawan
Terima kasih, Bapak Irwan. Kepemilikan kami di Amman merupakan investasi strategis yang selama ini
memberikan kontribusi yang baik kepada MedcoEnergi, terutama karena prospek mineral emas dan
tembaga di masa depan masih menjanjikan. Di sisi lain, opsi untuk memonetisasi sebagian atau seluruh
kepemilikan tersebut selalu ada. Namun, opsi itu masih perlu kami kaji lebih lanjut, termasuk dari sisi
valuasi, waktu yang tepat, dan manfaatnya bagi pemegang saham. Apabila nantinya terdapat keputusan
yang bersifat material, tentu akan kami umumkan kepada publik.
Mengingat keterbatasan waktu, maka MC mengakhiri acara presentasi Perseroan dan tanya jawab. Paparan Publik
2026 ini berakhir pada pukul 11.00 WIB.
Risalah Press Conference Paparan Publik 2026
Setelah Paparan Publik selesai berlangsung, acara dilanjutkan ke Press Conference dimana Team MedcoEnergi
diarahkan masuk ke dalam link Zoom khusus untuk wartawan yang dihadiri oleh 14 wartawan. Selama sesi Press
Conference yang dibatasi selama 15 menit, Bapak Amri Siahaan membacakan Press Release Paparan Publik
2026 yang bisa diakses di link ini, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.
Berikut pertanyaan yang diajukan oleh wartawan yang hadir dan jawaban yang disampaikan oleh Pak Amri
Siahaan:
1. Pertanyaan ke 1 : Bapak Achmad Fauzi (Suara.com)
Berapa target produksi dan belanja modal MedcoEnergi pada 2026?
Jawaban disampaikan oleh Bapak Amri Siahaan: Terima kasih, Bapak Achmad Fauzi, atas pertanyaannya.
Produksi Minyak & Gas 2026 ditargetkan sebesar 165–170 mboepd, sementara target penjualan
ketenagalistrikan sebesar 4.550 GWh. Belanja modal Minyak & Gas sebesar US$415 juta dan
ketenagalistrikan sebesar US$15 juta.
4
Page 5
2. Pertanyaan ke 2: Bapak Muhammad Ghafur (Investor Daily)
Bagaimana volatilitas harga minyak mempengaruhi kinerja Perseroan?
Jawaban disampaikan oleh Bapak Amri Siahaan: Terima kasih, Bapak Muhammad Ghafur, atas
pertanyaannya. Bauran harga produksi kami cukup seimbang, dengan sekitar 55% terekspos pada harga pasar
dan 45% dijual dengan harga gas tetap domestik. Selain itu, PSC dengan skema cost recovery memberikan
pemulihan penuh atas biaya sebelum bagi hasil, sehingga mengurangi dampak volatilitas harga. Jika harga
minyak rendah berlanjut, kami juga memiliki fleksibilitas untuk mengurangi biaya produksi dan menyesuaikan
kegiatan eksplorasi.
3. Pertanyaan ke 3 : Pertanyaan dari Bapak Gilang Praditya (EconomixBuzz.com)
- Apakah MedcoEnergi berencana melakukan akuisisi lagi?
Jawaban disampaikan oleh Bapak Benny Setiawan: Terima kasih, Bapak Gilang Praditya, atas
pertanyaannya. Kami terus melihat peluang di wilayah geografis pilihan kami, terutama Asia Tenggara dan
Timur Tengah, dengan fokus pada negara yang stabil dan lingkungan regulasi yang kami pahami. Di saat
yang sama, Perseroan memiliki jalur pertumbuhan organik yang sehat melalui pengembangan di Natuna,
Corridor, Senoro dan Oman, yang akan mendukung penambahan cadangan dalam jangka pendek hingga
menengah.
***
5
Names mentioned 14 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Amri Siahaan Terima
p.3 ×15
unresolved
person
Budi Santoso. Betul
p.3 ×3
unresolved
person
Hendra Nasution
p.3
unresolved
person
Yudi Pratama
p.4
unresolved
person
Benny Setiawan Terima
p.4 ×9
unresolved
person
Yudi. Saat
p.4
unresolved
person
Irwan. Kepemilikan
p.4
unresolved
person
Achmad Fauzi
p.4 ×2
unresolved
person
Muhammad Ghafur
p.5 ×2
unresolved
person
Gilang Praditya
p.5 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.