Skip to content
Back to announcement

20241203_WIKA_Public Expose_31803835_lamp1.pdf

Other Text extracted WIKA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 6

Page 1
Nomor    : SE.01.00/A.CORSEC.00275/2024                                             2 Desember 2024
Lampiran : 1 (satu) berkas

Kepada Yth.
Direksi PT Bursa Efek Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia Menara I Lantai 6
JI. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190

            Perihal : Laporan Hasil Public Expose Live Tahun 2024 PT Wijaya Karya
                      (Persero) Tbk ("Perseroan")

Dengan hormat,

Memenuhi Peraturan BEI No. I-E butir V tentang kewajiban Public Expose, dengan ini kami
sampaikan Laporan Pelaksanaan Public Expose Live PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebagai
berikut:
1. Public Expose Live dilaksanakan pada hari Kamis, 28 November 2024 secara virtual melalui
   media aplikasi zoom dan youtube. Public Expose Live ini merupakan bagian dari acara Public
   Expose Live 2024 yang diselenggarakan bersama Stockbit.
2. Public Expose Live tersebut dihadiri oleh :
   a. Manajemen Perseroan: Agung Budi Waskito (Direktur Utama), Adityo Kusumo (Direktur
       Keuangan), Hananto Aji (Direktur Operasi I), Hadjar Seti Adji (Direktur Human Capital
       Management and Transformation), serta Mahendra Vijaya (Corporate Secretary).
   b. Undangan yang hadir sebanyak 117 peserta (melalui zoom) dan 2.116 peserta (melalui
       youtube stockbit) yang terdiri dari Investor dan wakil dari Perusahaan Sekuritas dan 16
       (enam belas) wakil dari Media
3. Public Expose Live dibuka pada pukul 10.00 WIB dan ditutup pada pukul 11:00 WIB oleh
   Mahendra Vijaya.
4. Presentasi Perseroan dalam Public Expose Live disampaikan oleh Bpk. Mahendra Vijaya
   selaku Corporate Secretary Perseroan dengan ringkasan tanya jawab terlampir.

Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasama yang baik kami mengucapkan terima kasih


                                                   Signed by Mahendra Vijaya (AV4588)
                                                         Corporate Secretariat
                                                   Signed at Dec 3, 2024 07:39:00




                                                         Mahendra Vijaya
                                                         Corporate Secretary
Page 2
                     PT WIJAYA KARYA (Persero) Tbk


                   Resume Public Expose Live Tahun 2024
                               Bersama Stockbit
                                 WIKA Tower II
                   Jl. D.I Panjaitan Kav. 9-10 Jakarta Timur
                              28 November 2024


Dipaparkan Oleh
Agung Budi Waskito         : Direktur Utama
Adityo Kusumo              : Direktur Keuangan
Hadjar Seti Adji           : Direktur Human Capital Management & Transformation
Hananto Aji                : Direktur Operasi I
Mahendra Vijaya            : Corporate Secretary


Moderator                  : Mahendra Vijaya


Dihadiri oleh              : 117 peserta (melalui zoom) dan 2.116 peserta (melalui
                            youtube stockbit) yang terdiri dari Investor dan wakil
                            dari Perusahaan Sekuritas dan 16 (enam belas) wakil
                            dari Media


Berikut ini rangkuman tanya jawab dalam acara Public Expose Live 2024 :
1. Pambudi
   Pertanyaan :
   Kira-kira seperti apa proyeksi kinerja Perseroan pada Kuartal I tahun 2025?
   Jawaban:
   WIKA masih menanti arah kebijakan pemerintahan di tahun 2025, terutama
   terkait alokasi APBN pada pembangunan infrastruktur yang dapat disasar
   Perseroan, mengingat kontrak baru Perseroan cukup bergantung pada proyek-
   proyek yang bersumber dari anggaran pemerintah. Ke depan Perseroan
   berencana untuk tetap memfokuskan bisnisnya pada konstruksi infrastruktur
Page 3
  gedung dan EPCC sesuai dengan core business Perseroan. Hal ini dengan
  didukung upaya Perseroan untuk mengedepankan tata kelola perusahaan yang
  baik dan penerapan efisiensi di segala bidang untuk dapat semakin
  meningkatkan prosentase marjin laba kotor Perseroan.


  Hingga akhir tahun 2024 Perseroan meyakini core business konstruksi WIKA
  Induk dapat menghasilkan cashflow dengan profitabilitas yang baik dan berlanjut
  di masa mendatang. Hal ini dikarenakan Perseroan terus fokus memilih proyek-
  proyek dengan kualitas pembayaran yang baik (monthly progress) dan uang
  muka minimal 15% dari nilai kontrak, sehingga dapat meningkatkan likuiditas
  WIKA.


2. Filbert Soeryadi & Bayu Widihansyah
  Pertanyaan :
  Terkait informasi merger atau penggabungan WIKA dengan PP, timeline
  penggabungan seperti apa?
  Jawaban:
  Ada dua tahapan yang tengah dilakukan, Pertama, dari sisi internal Perseroan
  konsisten melakukan peningkatan tata kelola melalui upaya 8 stream langkah
  penyehatan. Kedua, Perseroan menunggu hasil kajian yang sedang dilakukan
  oleh Kementerian BUMN terkait skema dan pengelompokan bisnis, yang lebih
  lanjut akan dilakukan pembahasan untuk penerapan dan rencana tersebut.


3. Fadhilon
  Pertanyaan :
  Terkait merger WIKA dengan PP, pada masing-masing anak usaha memiliki
  banyak bisnis yang sejenis, apakah akan digabung juga, seperti apa ke
  depannya?
  Jawaban:
  Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, WIKA masih menunggu hasil kajian
  yang sedang dilakukan oleh Kementerian BUMN terkait skema dan
  pengelompokan bisnis. Hal ini mengingat kedua perusahaan memiliki kesamaan
  dari sisi usaha dan lini bisnis, baik di tingkat induk maupun anak perusahaan,
  sehingga cukup kompleks dan diperlukan kajian yang lebih holistik.
Page 4
4. Akun Anonymous dari Youtube
  Pertanyaan :
  Bagaimana progres perkembangan terakhir terkait restrukturisasi pinjaman?
  Berapa persen yang belum di restrukturisasi dan seperti apa langkah-langkah
  kedepannya?
  Jawaban:
  Pada Februari 2024 kami telah melakukan restrukturisasi dengan para kreditur
  perbankan dan lembaga keuangan melalui Master Restructuring Agreement
  (MRA) dengan total nilai sebesar Rp20,7T. Dengan restrukturisasi tersebut
  Perseroan memiliki ruang yang lebih baik dalam pemenuhan kewajiban kepada
  Perbankan melalui tenor atas pokok pinjaman yang lebih panjang dan bunga
  yang lebih rendah.


  Atas kewajiban Obligasi dan Sukuk, hingga saat ini Perseroan tidak melakukan
  restrukturisasi dalam hal pemotongan pembayaran kupon. Perseroan juga terus
  berupaya menjalin komunikasi dengan seluruh stakeholders, untuk menjaga
  dukungan terhadap langkah transformasi yang dijalankan.


5. Fajar
  Pertanyaan :
  Seperti apa rencana aset recycling WIKA di tahun 2024 dan 2025, apakah sudah
  ada gambaran ekspektasi nilai divestasi yang akan didapatkan?
  Jawaban:
  Dapat kami sampaikan bahwa saat ini Perseroan tengah berupaya melakukan
  asset recycling atas beberapa aset investasi non core untuk mendukung upaya
  deleveraging terhadap utang berbunga Perseroan. Hingga akhir tahun 2024, salah
  satu rencana divestasi kami telah memasuki tahap due diligence yang ditargetkan
  selesai pada akhir tahun ini. Selanjutnya aksi korporasi tersebut akan diumumkan
  melalui mekanisme keterbukaan informasi sesuai dengan ketentuan pasar modal.


6. Anonymous
  Pertanyaan :
  Terkait Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB), apakah sudah ada update
  informasi terbaru tentang perkembangan kerugian WIKA di proyek tersebut dan
Page 5
  kira-kira kapan proyek tersebut akan memberikan kontribusi positif kepada
  WIKA?
  Jawaban:
  Terkait penugasan Perseroan pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
  (KCJB), selain mengambil posisi sebagai pemegang saham dengan penyertaan
  modal sebesar Rp6,1 triliun, Perseroan juga bertindak sebagai satu-satunya
  kontraktor Indonesia dalam pembangunan proyek tersebut, yang saat ini masih
  memiliki klaim tagihan konstruksi sebesar Rp5,1 triliun karena terjadinya cost
  overrun. Perseroan tengah berupaya untuk memperoleh pencairan atas klaim
  tersebut, yang progressnya saat ini berada dalam tahap negosiasi di arbitrase
  internasional, dengan estimasi waktu penyelesaian antara 6 bulan hingga 1
  tahun.


7. Novaldi Rifqi
  Pertanyaan :
  Kenapa orderbook WIKA cenderung menurun sampai dengan tahun 2024,
  apakah memang ada strategi tertentu atau ada pengaruh APBN yang selama ini
  diberikan pemerintah terhadap infrastruktur?
  Jawaban:
  Benar bahwa orderbook WIKA mengalami penurunan pada tahun 2023 dan
  2024, hal ini disebabkan oleh 2 hal. Pertama, WIKA mulai selektif dalam memilih
  proyek yang memiliki profil dan skema pembayaran yang baik, yaitu dengan
  skema pembayaran bulanan (monthly payment) disertai uang muka 10%-15%
  untuk menjaga likuiditas arus kas Perseroan. Selain itu kami juga tidak lagi
  mengambil proyek-proyek dengan skema milestone dan turnkey karena dapat
  berdampak terhadap likuiditas Perseroan. Kedua, tahun 2024 merupakan tahun
  politik, di mana tidak hanya APBN, tetapi juga beberapa pemilik proyek seperti
  BUMN dan swasta cenderung menahan belanja modal (capex), sehingga
  mengurangi jumlah proyek yang di tenderkan yang dampaknya mempengaruhi
  perolehan kontrak Perseroan.


8. Ratna
  Pertanyaan :
  Sesuai dengan paparan mengenai transformasi WIKA, sudah sejauh mana
Page 6
  langkah-langkah transformasi telah dijalankan? Adakah dampak signifikan pada
  kinerja Perseroan?
  Jawaban:
  Terdapat 3 pilar utama dalam upaya transformasi WIKA, yaitu cash focus,
  excellence project excecution, dan balancing portofolio orderbook. Beberapa
  langkah yang dilakukan Perseroan sebagai bagian dari transformasi ini meliputi
  restrukturisasi keuangan, memaksimalkan penerimaan kas melalui upaya
  percepatan pencairan piutang, melakukan asset recycling, melakukan efisiensi di
  berbagai lini, optimalisasi digitalisasi, pemilahan portofolio orderbook dengan
  skema pembayaran monthly progress dan perbaikan struktur permodalan melalui
  penambahan dana PMN. Perseroan berupaya agar langkah transformasi yang
  tengah dijalankan dapat terus memberikan hasil positif, seperti turunnya nilai utang
  berbunga dan beban keuangan WIKA Induk, penurunan piutang bermasalah yang
  tercapai sebesar 17% pada Q3 2024 dibandingkan FY 2023, komposisi orderbook
  WIKA dengan pola pembayaran bulanan yang semakin meningkat menjadi
  sebesar 93,0% pada Q3 2024 dibandingkan pada FY 2019 sebesar 35,5%,
  efisiensi biaya usaha hingga Rp15 Miliar per bulan, serta membaiknya beberapa
  rasio likuiditas dan solvabilitas Perseroan.


9. Ardy Wilaga
  Pertanyaan :
  Bagaimana kelanjutan WIKA di proyek-proyek IKN dan apakah WIKA akan
  berinvestasi di IKN?
  Jawaban:
  Dapat kami sampaikan bahwa hingga saat ini, WIKA telah mengerjakan total 14
  proyek di IKN, dengan 11 proyek di antaranya masih dalam tahap konstruksi.
  Sesuai dengan strategi transformasi Perseroan yang fokus pada upaya
  penyehatan, Perseroan senantiasa mendukung Pemerintah dengan tetap
  berkontribusi pada pembangunan nasional (termasuk di IKN) sebagai kontraktor.

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.46 MB
Published3 Dec 2024
Pages6
Characters10,756
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Agung Budi Waskito p.1 ×2
linked person Adityo Kusumo p.1 ×2
linked person Hananto Aji p.1 ×2
linked person Mahendra Vijaya · Corporate Secretary p.1 ×7
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
possible org Wijaya Karya (Persero) Tbk p.1 ×8
possible person Hadjar Seti Adji p.1 ×2
unresolved org Kementerian BUMN p.3 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result