Skip to content
Back to announcement

20241128_WIKA_Penyampaian Bukti Iklan_31792277_lamp1.pdf

Other Text extracted WIKA

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 2

Page 1
Nomor        : SE.01.00/A.CORSEC.00266/2024                        28 November 2024
Lampiran     : 1 Halaman


Kepada Yth.
Dewan Komisioner
Otoritas Jasa Keuangan
Up. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon
Gedung Sumitro Djojohadikusumo
Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2 – 4 Jakarta

        Perihal : Penyampaian Bukti Iklan Panggilan RUPSU atas Sukuk
                  Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021

Dengan Hormat,

Bersama ini PT Wijaya Karya (Persero) Tbk ("Perseroan") menyampaikan Bukti Iklan
Panggilan Rapat Umum Pemegang Sukuk ("RUPSU") atas Sukuk Mudharabah
Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 yang akan diselenggarakan pada
16 Desember 2024. Sehubungan dengan hal tersebut Perseroan menyampaikan
Panggilan RUPSU atas Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun
2021 yang telah dipublikasikan melalui Surat Kabar Harian Terbit dan website Perseroan
pada hari Kamis, 28 November 2024 sebagaimana terlampir.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian yang diberikan kami ucapkan terima kasih.


                                                     Corporate Secretariat




                                                       Mahendra Vijaya
                                                      Corporate Secretary
Page 2
                                                                                                                                                                                                                                                                                                               BISNIS 7
Kamis, 28 November 2024
Edisi: 12655 | Thn. 52

HARIAN TERBIT           Koran Aspirasi Rakyat




HILIRISASI DAN INOVASI TEKNOLOGI
PERKUAT KETAHANAN EKONOMI NASIONAL                                                                                                                                                                                     ANTARA

       Hilirisasi dan
   inovasi teknologi
  berperan penting
 untuk memperkuat
                                                                                                                                                                                                                                                   Target Pertumbuhan
ketahanan ekonomi
      nasional yang
                                                                                                                                                                                                                                                   Ekonomi Delapan Persen
     berkelanjutan.                                                                                                                                                                                                                                DEPUTI Bidang Koordinasi                           dan PT Kustodian Sentral Efek                                perekonomian nasional.
                                                                                                                                                                                                                                                   Ekonomi Makro dan Keuang-                          Indonesia (KSEI) sebagai ba-                                      Menteri Investasi dan
                                                                                                                                                                                                                                                   an Kementerian Koordinator                         gian dari peringatan 47 tahun                                Hilirisasi/Kepala Badan Ko-
                                                                                                                                                                                                                                                   Bidang Perekonomian Re-                            diaktifkannya kembali Pasar                                  ordinasi Penanaman Modal
Jakarta, HanTer - Hal
                                                                                                                                                                                                                                                   publik Indonesia Ferry Irawan                      Modal Indonesia. Acara CEO                                   Rosan P Roeslani dalam ke-
tersebut dikatakan Ketua
                                                                                                                                                                                                                                                   mengatakan untuk mencapai                          Networking 2024 diharapkan                                   sempatannya menerangkan,
Dewan Komisioner Otoritas
                                                                                                                                                                                                                                                   target pertumbuhan ekonomi                         menjadi momentum penting                                     investasi penting sebagai
Jasa Keuangan (OJK) Ma-
                                                                                                                                                                                                                                                   8 persen yang ditetapkan                           untuk meningkatkan sinergi                                   kunci pencapaian target per-
hendra Siregar yang menje-
                                                                                                                                                                                                                                                   pemerintah, maka dibutuh-                          antara OJK, pelaku pasar, dan                                tumbuhan ekonomi 8 persen.
laskan, pada prinsipnya itu
                                                                                                                                                                                                                                                   kan peran serta industri jasa                      seluruh pemangku kepenting-                                       Sebab salah satu engine
akan meningkatkan daya
                                                                                                                                                                                                                                                   keuangan terutama sektor                           an pasar modal, guna mendu-                                  of growth untuk mencapai
tahan dan juga ketahanan
                                                                                                                                                                                                                                                   pasar modal.                                       kung akselerasi pertumbuhan                                  per tumbuhan ekonomi 8
perekonomian nasional.
                                                                                                                                                                                                                                                       Dijelaskan bahwa pasar                         pasar modal Indonesia serta                                  persen kata Rosan, adalah
    "Karena di satu sisi ber-
                                                                                                                                                                                                                                                   modal berperan sebagai pilar                       kontribusinya terhadap kema-                                 investasi.
basis pada pengembangan
                                                                                                                                                                                                                                                   utama pembiayaan pem-                              juan perekonomian nasional.                                       "Upaya mendukung hiliri-
nilai tambah hilirisasi sum-      MAHENDRA SIREGAR                                                                                                                                                                                                 bangunan, terutama dalam                                Kemudian peningkatan                                    sasi, memperkuat pasar mo-
ber daya mineral maupun
                                                                                                                                                                                                                                                   mendukung hilirisasi industri,                     sinergi antara regulator, para                               dal sebagai pondasi likuiditas,
pertanian, di lain pihak ber-     novation for Sustainable                                           lanjutan antara lain dengan                                     kata Mehendra, itu adalah
                                                                                                                                                                                                                                                   transisi energi, dan penguatan                     CEO, dan seluruh pemangku                                    dan mendorong investasi
basis dari stakeholdersnya,       Business di Jakarta, soal hi-                                      mengeluarkan Taksonomi                                          versi dua yang berkaitan de-
                                                                                                                                                                                                                                                   ekonomi digital.                                   kepentingan diharapkan da-                                   strategis, termasuk di sektor
berbasis dari sektor jasa         lirisasi tidak hanya mening-                                       Keuangan Berkelanjutan                                          ngan sektor construction, real
                                                                                                                                                                                                                                                       Adapun acara CEO Net-                          pat mendorong percepatan                                     karbon, akan menjadi pilar
keuangan pendukungnya,            katkan nilai tambah sumber                                         Indonesia (TKBI). Untuk                                         estate, transportation and sto-
                                                                                                                                                                                                                                                   working 2024 diadakan OJK                          per tumbuhan pasar modal                                     utama untuk mewujudkan visi
dan juga aktivitas multiplier     daya domestik, tetapi juga                                         taksonomi versi pertama                                         rage, dan agro serta forestry
                                                                                                                                                                                                                                                   bersama PT Bursa Efek Indo-                        Indonesia di masa mendatang                                  pembangunan ekonomi yang
efeknya akan semakin ba-          membuka peluang investasi                                          yang sudah diterbitkan,                                         and land use. Saat ini sedang
                                                                                                                                                                                                                                                   nesia (BEI), PT Kliring Penja-                     serta memberikan kontribusi                                  berkelanjutan,” ujarnya.
nyak berlaku di Indonesia,”       dan memperkuat daya saing                                          OJK berfokus pada sektor                                        dalam finalisasi dan kami
                                                                                                                                                                                                                                                   minan Efek Indonesia (KPEI),                       signifikan terhadap kemajuan                                                      Danial
ujar Mahendra di Jakarta,         Indonesia di pasar global.                                         ataupun proses energy tran-                                     harapkan pada awal tahun
Rabu (27/11/2024).                     "Untuk menuju keta-                                           sition dan critical minerals                                    depan akan bisa diterbitkan.
    Dijelaskan Mahendra           hanan ekonomi berkelan-                                            karena critical minerals                                            "OJK juga mendukung
dalam acara CEO Networ-           jutan, OJK juga mendukung                                          sangat diperlukan untuk                                         upaya pemerintah dalam                                              Cooperation and Develop-                                    gis yang tepat dalam mem-                                        ekonomian yang semakin
king 2024 dengan tema             komitmen nasional dalam                                            energy transition," ulasnya.                                    rencana dan keinginan un-                                           ment (OECD) dan kelompok                                    perkuat landasan ekonomi,                                        modern dan berkembang,"
Navigating Global Market          mencapai net zero emission                                             Pada tahap selanjutnya                                      tuk menjadi anggota dari                                            negara-negara BRICS yang                                    keuangan, dan investasi                                          ujar Mahendra.
Forces and Technology In-         dan pembangunan berke-                                             dari taksonomi berkelanjutan,                                   Organization for Economic                                           merupakan langkah strate-                                   di Indonesia menuju per-                                                          Danial




Menteri Airlangga: Keanggotaan Indonesia   Menteri BUMN Terangkan 50 Ribu
di OECD Mendukung Visi Indonesia Emas 2045 Pelaku UMKM Masuk Tender Pemerintah
                                                                                                                                                ANTARA                                                                                   Jakarta, HanTer - Seba-                                     Makanan' dikutip dari An-                                        ro, Kecil, dan Menengah
Jakarta, HanTer - Ke-                                                                                                                                             bekerja untuk mendukung                                                nyak 50 ribu pelaku usaha                                   tara, Rabu (27/11/2024).                                         (PaDI UMKM).
anggotaan Indonesia di Or-                                                                                                                                        Indonesia agar menjadi                                                 mikro kecil dan mene-                                           Menurut Menteri de-                                              Kemudian ditegaskan-
ganisasi Kerja Sama Ekono-                                                                                                                                        lebih baik lagi. Proses aksesi                                         ngah (UMKM) telah masuk                                     ngan latar belakang peng-                                        nya agar tender tidak boleh
mi dan Pembangunan atau                                                                                                                                           ini mencakup seluruh spek-                                             dalam ekosistem tender                                      usaha itu, dari 50 ribuan                                        diikuti oleh orang-orang
Organisation for Economic                                                                                                                                         trum kebijakan ekonomi,                                                Kementerian BUMN di                                         UMKM yang masuk dalam                                            yang masih memiliki hu-
Co-operation and Develop-                                                                                                                                         sosial, dan lingkungan yang                                            bawah Rp15 miliar, se-                                      ekosistem tender di bawah                                        bungan keluarga dengan
ment (OECD) disebutkan                                                                                                                                            luas. Dan proses ini berfo-                                            bagaimana diungkapkan                                       Rp15 miliar, mayoritas                                           perusahaan yang menga-
memiliki kemampuan oleh                                                                                                                                           kus pada mengidentifikasi                                               Menteri Badan Usaha Mi-                                     bergerak di bidang pa-                                           jukan proyek.
Menteri Koordinator Bidang                                                                                                                                        praktik terbaik kebijakan.                                             lik Negara (BUMN) Erick                                     ngan. Meski begitu, Erick                                            Soal tender di perusa-
Perekonomian Airlangga                                                                                                                                            Praktik terbaik global ber-                                            Thohir.                                                     tidak menyebutkan angka                                          haan-perusahaan BUMN
Hartarto.                                                                                                                                                         dasarkan apa yang telah                                                    Dijelaskan Erick, bah-                                  atau nominal dari tender                                         yang nilainya di bawah
    Dalam OECD, kata Air-                                                                                                                                         berhasil sebelumnya,” kata                                             wa data tersebut adalah                                     yang telah didapatkan oleh                                       Rp15 miliar, kata Erick,
langga, hal itu mampu men-                                                                                                                                        Sekjen Cormann.                                                        akumulasi sejak adanya                                      pelaku UMKM.                                                     harus UMKM, tidak boleh
dukung visi Indonesia Emas        AIRLANGGA HARTARTO                                                                                                                  Sekjen Cormann juga                                                kebijakan tersebut yang te-                                     "Alhamdulillah itu su-                                       keluarganya.
2045 dan ia mengucapkan                                                                                                                                           menghadiri peluncuran The                                              lah ditetapkan dari tahun                                   dah terkumpul 50 ribu                                                "Tidak boleh pengelola
terima kasih, lantaran OECD       kan reformasi pada berba-                                       hal tersebut.                                                   OECD Economic Survey of                                                2020 hingga 2024, sudah                                     UMKM yang mungkin 90                                             BUMN atau yayasannya
telah meluncurkan Indone-         gai sektor yang dilakukan                                           Selain itu, Sekjen Cor-                                     Indonesia 2024 pada 26                                                 berjalan hampir 5 tahun.                                    persen juga makanan,"                                            atau anak dan cucunya,"
sia Report.                       sejumlah kementerian ter-                                       mann berharap agar upaya                                        November 2024. Survei                                                      "Dan sudah ada 50 ribu                                  ucapnya.                                                         bebernya.
    "Sebagian besar isu te-       kait untuk menyesuaikan                                         keanggotan OECD yang                                            Ekonomi OECD tersebut                                                  UMKM yang masuk ke                                              Erick meminta agar                                               Erick juga menjelas-
lah saya laporkan kepada          standar OECD. Dengan                                            saat ini ditempuh Indo-                                         merupakan publikasi ru-                                                dalam ekosistem ini," ujar                                  seluruh tender proyek                                            kan, Kementerian BUMN
Presiden, dan tentu saja,         adanya berbagai reformasi                                       nesia dapat mendukung                                           tin unggulan OECD yang                                                 Erick di sela Penandata-                                    Kementerian BUMN di                                              telah memiliki banyak
mudah-mudahan beberapa            tersebut, kementerian ter-                                      pencapaian visi untuk men-                                      dilakukan melalui dialog                                               ngan Nota Kesepahaman                                       bawah Rp15 miliar harus                                          program untuk mendu-
poin, beberapa lines seja-        kait juga akan menyesuai-                                       jadi negara maju dengan                                         kebijakan antara OECD dan                                              BPOM dan Kementerian                                        mengambil dari UMKM.                                             kung pertumbuhan UMKM
lan dengan perencanaan            kan anggaran dan struktur                                       ekonomi berpendapatan                                           para pembuat kebijakan                                                 BUMN dengan tema 'Koor-                                     Selama ini tender proyek                                         dan memastikan program
pemerintah, termasuk peta         yang dimiliki, sehingga gu-                                     tinggi pada tahun 2045                                          dari negara-negara maju                                                dinasi dalam Mendukung                                      BUMN yang berkolabora-                                           tersebut terus berjalan
jalan untuk energi hijau,”        gus tugas OECD juga akan                                        mendatang.                                                      dan berkembang, termasuk                                               Peningkatan Kemandirian                                     si dengan UMKM sudah                                             di era Presiden Prabowo
ujar Airlangga dikutip dari       secepatnya melakukan pe-                                            “Saya percaya bahwa                                         Indonesia.                                                             dan Daya Saing Produk                                       berjalan melalui program                                         Subianto.
Antara di Jakarta, Rabu 27        nyesuaian struktur terkait                                      kita bersama-sama dapat                                                                Danial                                         UMKM di Bidang Obat dan                                     Pasar Digital Usaha Mik-                                                             Danial
November 2024.
    Senada dengan Air-
langga, Sekretaris Jenderal                                         PANGGILAN                                                                                                                    PANGGILAN                                                                                                                             PANGGILAN
                                                       RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI (“RUPO”)                                                                                        RAPAT UMUM PEMEGANG SUKUK (“RUPSU”)                                                                                                  RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI (“RUPO”)
OECD Mathias Cormann                          OBLIGASI BERKELANJUTAN II WIJAYA KARYA TAHAP I TAHUN 2021                                                                SUKUK MUDHARABAH BERKELANJUTAN II WIJAYA KARYA TAHAP I TAHUN 2021                                                                        OBLIGASI BERKELANJUTAN II WIJAYA KARYA TAHAP II TAHUN 2022
yang melakukan kunjungan           PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian               PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian            PT Bank Mega Tbk, berkedudukan di Jakarta Selatan, dalam hal ini bertindak selaku Wali Amanat berdasarkan Perjanjian
kerja ke Indonesia pada 25-        Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021, Akta No. 3, tanggal 2 Juli 2021, yang dibuat di         Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021, Akta No. 7, tanggal 2 Juli 2021, yang        Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022, Akta No. 48, tanggal 21 Januari 2022, yang
                                   hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya, dengan ini             dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya, dengan    dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahannya, dengan ini
28 November 2024 merasa            mengundang para Pemegang Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 (“Pemegang Obligasi”) untuk menghadiri          ini mengundang para Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 (“Pemegang Sukuk”) untuk         mengundang para Pemegang Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022 (“Pemegang Obligasi”) untuk
                                   RUPO yang akan diselenggarakan pada :                                                                                              menghadiri RUPSU yang akan diselenggarakan pada :
gembira dan dalam kunjung-                                                                                                                                                                                                                                                                            menghadiri RUPO yang akan diselenggarakan pada :
                                         Hari / Tanggal                         :   Senin, 16 Desember 2024                                                                 Hari / Tanggal                         :    Senin, 16 Desember 2024                                                             Hari / Tanggal                       :     Senin, 16 Desember 2024
an kali ini, Sekjen Cormann              Waktu                                  :   Pukul 09.00 WIB s.d selesai                                                             Waktu                                  :    Pukul 13.00 WIB s.d selesai                                                         Waktu                                :     Pukul 15.00 WIB s.d selesai
                                         Tempat                                 :   WIKA Tower 2, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10                                            Tempat                                 :    WIKA Tower 2, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10
ikut menghadiri Jamuan                                                              Jakarta Timur                                                                                                                       Jakarta Timur
                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Tempat                               :     WIKA Tower 2, Jl. D.I Panjaitan Kavling 9-10
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       Jakarta Timur, Indonesia
Makan Siang bersama Men-           Agenda RUPO:                                                                                                                       Agenda RUPSU:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Agenda RUPO:
                                   1.  Penjelasan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten sehubungan dengan adanya kelalaian tidak dipenuhinya kewajiban          1.  Penjelasan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten sehubungan dengan adanya kelalaian tidak dipenuhinya
ko Airlangga.                          keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sesuai ketentuan dalam Pasal 6 ayat 6.3 huruf m Perjanjian Perwaliamanatan                  kewajiban keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sesuai ketentuan dalam Pasal 6 ayat 6.3 huruf m Perjanjian
                                                                                                                                                                                                                                                                                                      1. Persetujuan perubahan dan/atau penambahan Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Tahap II Tahun 2022, Akta No. 48, tanggal 21 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari
    Indonesia, kata dia, te-           Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021, Akta No. 3, tanggal 2 Juli 2021, yang dibuat di hadapan Ir.
                                       Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya, untuk periode laporan
                                                                                                                                                                          Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021, Akta No. 7, tanggal 2 Juli
                                                                                                                                                                          2021, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-             Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahannya, pada Pasal 5 dan Pasal lainnya yang terkait, serta
ngah menjadi negara akse-              keuangan konsolidasi tahunan yang telah diaudit per 31 Desember 2023, serta usulan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                   perubahannya, untuk periode laporan keuangan konsolidasi tahunan yang telah diaudit per 31 Desember 2023, serta                 perjanjian lainnya yang berkaitan dengan Perjanjian Perwaliamanatan (apabila ada), mengenai perubahan Tanggal
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Pelunasan Pokok Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022 Seri A dan penambahan ketentuan
                                       sehubungan dengan adanya kelalaian tidak dipenuhinya kewajiban keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk periode                usulan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sehubungan dengan adanya kelalaian tidak dipenuhinya kewajiban keuangan PT
si OECD bersama dengan                 laporan keuangan konsolidasi tahunan yang telah diaudit per 31 Desember 2023 antara lain pengesampingan pemenuhan                  Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk periode laporan keuangan konsolidasi tahunan yang telah diaudit per 31 Desember                pelunasan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022 lebih awal melalui opsi beli.
                                       kewajiban keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sesuai ketentuan dalam Pasal 6 ayat 6.3 huruf m Perjanjian                        2023 antara lain pengesampingan pemenuhan kewajiban keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sesuai ketentuan                 2. Persetujuan pengesampingan pemenuhan kewajiban keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sesuai ketentuan
Argentina, Brasil, Bulgaria,           Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021, Akta No. 3, tanggal 2 Juli 2021, yang dibuat            dalam asal 6 ayat 6.3 huruf m Perjanjian Perwaliamanatan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I                 Pasal 6 ayat 6.3 huruf m Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap II Tahun 2022,
Kroasia, Peru, Rumania, dan            di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H., Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya untuk
                                       periode laporan keuangan konsolidasian tahunan yang telah diaudit per 31 Desember 2023 dan 2024.
                                                                                                                                                                          Tahun 2021, Akta No. 7, tanggal 2 Juli 2021, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.,
                                                                                                                                                                          Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya untuk periode laporan keuangan konsolidasian tahunan yang telah
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Akta No. 48, tanggal 21 Januari 2022, yang dibuat di hadapan Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.,
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Notaris di Jakarta, berikut perubahan-perubahannya, untuk periode laporan keuangan konsolidasi tahunan yang
Thailand. Indonesia sedang         2.  Penentuan Sikap/Keputusan para Pemegang Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 terhadap                         diaudit per 31 Desember 2023 dan 2024.                                                                                          telah diaudit per 31 Desember 2024.
                                       penjelasan dan usulan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sehubungan dengan adanya kelalaian tidak dipenuhinya kewajiban             2.  Penentuan Sikap/Keputusan para Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021
dalam proses penilaian man-            keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk periode laporan keuangan konsolidasi tahunan yang telah diaudit per 31                terhadap penjelasan dan usulan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sehubungan dengan adanya kelalaian tidak dipenuhinya           Catatan:
                                       Desember 2023, dan/atau usulan para Pemegang Obligasi Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap I Tahun 2021 sehubungan                  kewajiban keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk periode laporan keuangan konsolidasi tahunan yang telah              1. RUPO ini diselenggarakan atas permintaan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk selaku Emiten.
diri terhadap kebijakan, re-           dengan adanya kelalaian tidak dipenuhinya kewajiban keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk untuk periode laporan                   diaudit per 31 Desember 2023, dan/atau usulan para Pemegang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Wijaya Karya Tahap            2. Pemegang Obligasi yang hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO tersebut adalah Pemegang Obligasi yang
gulasi, dan standar nasional           keuangan konsolidasi tahunan yang telah diaudit per 31 Desember 2023.                                                              I Tahun 2021 sehubungan dengan adanya kelalaian tidak dipenuhinya kewajiban keuangan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk
                                                                                                                                                                          untuk periode laporan keuangan konsolidasi tahunan yang telah diaudit per 31 Desember 2023.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening yang diterbitkan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
                                   Catatan:                                                                                                                                                                                                                                                               (“KSEI”) pada 3 hari kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO.
dibandingkan dengan instru-        1.   RUPO ini diselenggarakan atas permintaan PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat.                                                 Catatan:                                                                                                                        3. Kuorum Kehadiran dan Pengambilan Keputusan:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          a. RUPO adalah sah apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat)
men OECD, untuk selanjut-          2.   Pemegang Obligasi yang hadir dan memiliki hak suara dalam RUPO tersebut adalah Pemegang Obligasi yang namanya
                                        tercatat dalam Daftar Pemegang Rekening yang diterbitkan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) pada 3 hari
                                                                                                                                                                      1.
                                                                                                                                                                      2.
                                                                                                                                                                           RUPSU ini diselenggarakan atas permintaan PT Bank Mega Tbk selaku Wali Amanat.
                                                                                                                                                                           Pemegang Sukuk yang hadir dan memiliki hak suara dalam RUPSU tersebut adalah Pemegang Sukuk yang namanya tercatat                    bagian dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi, dan berhak mengambil keputusan yang sah dan
nya disampaikan dalam do-          3.
                                        kerja sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO.
                                        Kuorum Kehadiran dan Pengambilan Keputusan:
                                                                                                                                                                           dalam Daftar Pemegang Rekening yang diterbitkan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) pada 3 hari kerja
                                                                                                                                                                           sebelum tanggal penyelenggaraan RUPSU.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                mengikat apabila disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                RUPO.
kumen Initial Memorandum.               a.     RUPO adalah sah apabila dihadiri oleh Pemegang Obligasi atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian       3.   Kuorum Kehadiran dan Pengambilan Keputusan:                                                                                    b. Obligasi yang dimiliki oleh Emiten dan/atau Afiliasi Emiten tidak memiliki hak suara dan tidak diperhitungkan
                                               dari jumlah Obligasi yang masih belum dilunasi, dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila                a.     RUPSU adalah sah apabila dihadiri oleh Pemegang Sukuk atau diwakili paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian
    Untuk diketahui, Indo-                     disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Obligasi yang hadir dalam RUPO.                                   dari jumlah Sukuk yang masih belum dilunasi, dan berhak mengambil keputusan yang sah dan mengikat apabila
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                dalam kuorum kehadiran, kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Pemerintah.
nesia terus gencar melaku-              b.     Obligasi yang dimiliki oleh Emiten dan/atau Afiliasi Emiten tidak memiliki hak suara dan tidak diperhitungkan
                                               dalam kuorum kehadiran, kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah.
                                                                                                                                                                                  disetujui paling sedikit 3/4 (tiga per empat) bagian dari jumlah Sukuk yang hadir dalam RUPSU.
                                                                                                                                                                           b. Sukuk yang dimiliki oleh Emiten dan/atau Afiliasi Emiten tidak memiliki hak suara dan tidak diperhitungkan dalam
                                                                                                                                                                                                                                                                                                      4. Para Pemegang Obligasi atau kuasanya yang akan menghadiri RUPO harus membawa:
                                   4.   Para Pemegang Obligasi atau kuasanya yang akan menghadiri RUPO harus membawa:                                                             kuorum kehadiran, kecuali Afiliasi tersebut terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                          a. Konfirmasi Tertulis Untuk RUPO (KTUR) yang dikeluarkan oleh KSEI.
                                        a.     Konfirmasi Tertulis Untuk RUPO (KTUR) yang dikeluarkan oleh KSEI.                                                       4.   Para Pemegang Sukuk atau kuasanya yang akan menghadiri RUPSU harus membawa:                                                    b. Asli surat kuasa (bagi penerima kuasa).
                                        b.     Asli surat kuasa (bagi penerima kuasa).                                                                                     a.     Konfirmasi Tertulis Untuk RUPSU (KTUR) yang dikeluarkan oleh KSEI.                                                       c. Fotokopi identitas diri (KTP/Paspor yang masih berlaku) yang akan menghadiri RUPO.
                                        c.     Fotokopi identitas diri (KTP/Paspor yang masih berlaku) yang akan menghadiri RUPO.                                          b. Asli surat kuasa (bagi penerima kuasa).                                                                                     d. Dalam hal Obligasi dimiliki oleh Badan Hukum atau Badan Usaha, dan yang akan menghadiri RUPO adalah
                                        d.     Dalam hal Obligasi dimiliki oleh Badan Hukum atau Badan Usaha, dan yang akan menghadiri RUPO adalah pengurus                c.     Fotokopi identitas diri (KTP/Paspor yang masih berlaku) yang akan menghadiri RUPSU.                                           pengurus Badan Hukum atau Badan Usaha tersebut, agar membawa fotokopi Anggaran Dasar (“AD”) Badan
                                               Badan Hukum atau Badan Usaha tersebut, agar membawa fotokopi Anggaran Dasar (“AD”) Badan Hukum atau                         d. Dalam hal Sukuk dimiliki oleh Badan Hukum atau Badan Usaha, dan yang akan menghadiri RUPSU adalah pengurus                        Hukum atau Badan Usaha sampai dengan perubahan yang terakhir serta fotokopi akta yang memuat susunan
                                               Badan Usaha sampai dengan perubahan yang terakhir serta fotokopi akta yang memuat susunan pengurus terakhir                        Badan Hukum atau Badan Usaha tersebut, agar membawa fotokopi Anggaran Dasar (“AD”) Badan Hukum atau                           pengurus terakhir dan kewenangan bertindak dari pengurus tersebut.
                                               dan kewenangan bertindak dari pengurus tersebut.                                                                                   Badan Usaha sampai dengan perubahan yang terakhir serta fotokopi akta yang memuat susunan pengurus terakhir             e. Dalam hal Obligasi dimiliki oleh Badan Hukum atau Badan Usaha, dan yang akan menghadiri RUPO adalah
                                        e.     Dalam hal Obligasi dimiliki oleh Badan Hukum atau Badan Usaha, dan yang akan menghadiri RUPO adalah kuasa dari                     dan kewenangan bertindak dari pengurus tersebut.                                                                              kuasa dari pengurus Badan Hukum atau Badan Usaha tersebut, agar membawa:
                                               pengurus Badan Hukum atau Badan Usaha tersebut, agar membawa:                                                               e. Dalam hal Sukuk dimiliki oleh Badan Hukum atau Badan Usaha, dan yang akan menghadiri RUPSU adalah kuasa dari                      -     Asli surat kuasa yang diberikan oleh pengurus yang berwenang mewakili Badan Hukum atau Badan
                                               -       Asli surat kuasa yang diberikan oleh pengurus yang berwenang mewakili Badan Hukum atau Badan Usaha.                        pengurus Badan Hukum atau Badan Usaha tersebut, agar membawa:                                                                       Usaha.
                                               -       Fotokopi identitas diri dari pemberi kuasa dan penerima kuasa (KTP/Paspor yang masih berlaku).                             -      Asli surat kuasa yang diberikan oleh pengurus yang berwenang mewakili Badan Hukum atau Badan Usaha.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                -     Fotokopi identitas diri dari pemberi kuasa dan penerima kuasa (KTP/Paspor yang masih berlaku).
                                               -       Fotokopi AD Badan Hukum atau Badan Usaha sampai dengan perubahan yang terakhir serta fotokopi akta                         -      Fotokopi identitas diri dari pemberi kuasa dan penerima kuasa (KTP/Paspor yang masih berlaku).
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                -     Fotokopi AD Badan Hukum atau Badan Usaha sampai dengan perubahan yang terakhir serta fotokopi
                                                       yang memuat susunan pengurus terakhir dan kewenangan bertindak dari pengurus tersebut.                                     -      Fotokopi AD Badan Hukum atau Badan Usaha sampai dengan perubahan yang terakhir serta fotokopi akta
                                   5.   Mengingat pentingnya acara RUPO ini, kami mohon kepada Pemegang Obligasi atau kuasanya untuk menghadiri RUPO                                     yang memuat susunan pengurus terakhir dan kewenangan bertindak dari pengurus tersebut.                                       akta yang memuat susunan pengurus terakhir dan kewenangan bertindak dari pengurus tersebut.
                                        dan mengambil keputusan RUPO.                                                                                                 5.   Mengingat pentingnya acara RUPSU ini, kami mohon kepada Pemegang Sukuk atau kuasanya untuk menghadiri RUPSU                5. Mengingat pentingnya acara RUPO ini, kami mohon kepada Pemegang Obligasi atau kuasanya untuk menghadiri
                                   6.   Para Pemegang Obligasi atau kuasanya diharapkan hadir 30 menit sebelum RUPO dimulai.                                               dan mengambil keputusan RUPSU.                                                                                                 RUPO dan mengambil keputusan RUPO.
                                                                                                                                                                      6.   Para Pemegang Sukuk atau kuasanya diharapkan hadir 30 menit sebelum RUPSU dimulai.                                         6. Para Pemegang Obligasi atau kuasanya diharapkan hadir 30 menit sebelum RUPO dimulai.
                                                                              Jakarta, 28 November 2024
                                                                                                                                                                                                                       Jakarta, 28 November 2024                                                                                                     Jakarta, 28 November 2024
                                                           EMITEN                                                   WALI AMANAT                                                                EMITEN                                                   WALI AMANAT                                                          EMITEN                                                  WALI AMANAT



                                      PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK                                           PT BANK MEGA TBK                                            PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK                                            PT BANK MEGA TBK                                       PT WIJAYA KARYA (PERSERO) TBK                                         PT BANK MEGA TBK

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.86 MB
Published28 Nov 2024
Pages2
Characters57,122
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked person Mahendra Vijaya p.1
linked org Bank Mega Tbk p.2 ×23
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.1
possible org Wijaya Karya (Persero) Tbk p.1 ×88
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek p.2
unresolved org Menteri Investasi p.2
unresolved org Kementerian Koordinator p.2
unresolved org Ko-Bidang Perekonomian Re- p.2
unresolved org PT Bursa Efek Indo- p.2
unresolved org PT Kliring Penja- p.2
unresolved org KPEI p.2
unresolved org Menteri Airlangga p.2
unresolved org Menteri BUMN Terangkan p.2
unresolved org Kementerian BUMN p.2 ×3
unresolved org Menteri Badan Usaha Mi- p.2
unresolved org Menteri Koordinator Bidang p.2
unresolved person Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito · Notaris p.2 ×25
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.2 ×4
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia Catatan p.2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result