Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 4
Page 1
LAPORAN PELAKSANAAN
PUBLIC EXPOSE TAHUNAN 2026
PT MENTHOBI KARYATAMA RAYA TBK
I. PENYELENGGARAAN
Hari : Rabu, 10 Juni 2026
Waktu : 14.00 – 15.00 WIB
Lokasi : Hybrid
II. PIHAK MANAJEMEN YANG HADIR
Direksi
Direktur : Wawan Sulistyawan
Direktur : M. Arief Pahlevi Pangerang
Direktur : Bambang Laksanawan
III. AGENDA
1. MKTR Production & Financial Performance
2. MKTR Growth Strategy 2026
3. MKTR Achievement
IV. TANYA JAWAB
1. Ghafur – Investor Daily (Hadir)
Pertanyaan :
1) Bagaimana dampak penguatan nilai tukar Dolar AS terhadap kinerja Perseroan?
2) Bagaimana pandangan Perseroan terhadap kebijakan DSI (Danantara Sumber Daya Indonesia)
terkait tata niaga ekspor?
3) Berapa target pendapatan dan laba Perseroan tahun 2026 serta strategi utama yang akan
mendorong pertumbuhan tersebut?
Jawaban :
Wawan Sulistyawan :
Penguatan Dolar AS secara umum memberikan dampak positif terhadap harga jual CPO karena harga
komoditas sawit mengikuti pasar internasional yang berbasis dolar AS. Saat ini Perseroan masih
memperoleh harga rata-rata CPO sekitar Rp15 juta per ton, lebih tinggi dibandingkan asumsi anggaran
Perseroan sehingga masih berada dalam kondisi yang aman.
Namun demikian, kenaikan dolar juga berdampak terhadap kenaikan biaya operasional, terutama
bahan bakar. Oleh karena itu Perseroan terus melakukan pengelolaan biaya secara ketat agar tetap
dapat menjaga profitabilitas.
Terkait target tahun 2026, Perseroan menganggarkan pendapatan sebesar Rp1,39 triliun. Optimisme
tersebut didukung oleh rencana peningkatan utilisasi PKS, peningkatan kapasitas produksi CPKO,
serta optimalisasi seluruh aset produktif yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir.
Bambang Laksanawan :
Perseroan mendukung kebijakan DSI dan akan mengikuti seluruh ketentuan yang ditetapkan
pemerintah. Saat ini Perseroan tidak melakukan ekspor langsung sehingga dampaknya relatif terbatas.
Sebagai langkah antisipasi, Perseroan terus meningkatkan efisiensi operasional melalui optimalisasi
produksi, peningkatan produktivitas SDM, serta penerapan mekanisasi di lapangan. Dengan strategi
tersebut Perseroan optimistis dapat menghadapi implementasi DSI secara baik.
1
Page 2
2. Nitya – Kontan (Online)
Pertanyaan :
1) Berapa realisasi capex hingga Mei–Juni 2026?
2) Berapa produksi CPO dan TBS hingga Mei–Juni 2026 serta progres terhadap target tahun 2026?
Jawaban :
Wawan Sulistyawan :
Hingga Kuartal I 2026, realisasi belanja modal (capex) Perseroan mencapai sekitar Rp8 miliar.
Untuk tahun 2026, Perseroan menganggarkan capex sekitar Rp54,16 miliar yang akan difokuskan
pada:
• Revitalisasi dan peningkatan performa PKS;
• Infrastruktur jalan dan jembatan;
• Water management;
• Peningkatan efisiensi operasional kebun.
Produksi hingga Mei 2026 tercatat:
• CPO: 32.598 ton
• TBS: 44.977 ton
Bambang Laksanawan :
Produksi hingga akhir Mei telah mencapai sekitar 102–103% dari target kumulatif periode berjalan.
Perseroan tetap mewaspadai potensi El Nino pada semester kedua tahun 2026 dengan melakukan
optimalisasi panen, menjaga keandalan pabrik, serta meningkatkan produktivitas operasional di
lapangan.
3. Zsazya – Investortrust.id (Hadir)
Pertanyaaan :
1) Berapa target profit margin Perseroan pada tahun 2026?
2) Bagaimana strategi menjaga profit margin di tengah kenaikan biaya operasional?
3) Berapa asumsi harga jual CPO tahun 2026?
4) Bagaimana penggunaan laba bersih tahun buku 2025?Bagaimanakah masalah persediaan
Perseroan? Apakah Perseroan juga punya gudang penyimpangan sawit untuk mendukung kinerja
keuangan?
Jawaban :
Wawan Sulistyawan :
Perseroan menargetkan Net Profit Margin sekitar 9% pada tahun 2026. Target tersebut didukung oleh
peningkatan utilisasi aset produktif yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir.
Asumsi harga CPO dalam penyusunan anggaran tahun 2026 adalah sebesar Rp14,75 juta per ton,
sedangkan realisasi harga hingga saat ini masih berada di atas Rp15 juta per ton.
Terkait penggunaan laba bersih tahun 2025 sebesar Rp55,09 miliar, RUPS telah menyetujui:
• Cadangan wajib sebesar 20% atau sekitar Rp11 miliar;
• Dividen tunai sebesar Rp22,5 miliar;
• Sisanya sebagai laba ditahan untuk pengembangan usaha.
Nilai dividen tersebut meningkat sekitar 19% dibandingkan tahun sebelumnya.
Bambang Laksanawan :
Perseroan juga terus melakukan efisiensi biaya melalui penggunaan kendaraan listrik (EV) untuk
mendukung kegiatan operasional di perkebunan. Selain itu, implementasi program B50 dan potensi El
Nino diperkirakan dapat menjaga harga CPO tetap berada pada level yang mendukung kinerja
Perseroan.
2
Page 3
Daftar Hadir
No. Nama
1 Adrial
2 Andrian Qurnain
3 Beni
4 Chelsea_Kontan
5 Daniel Daeng
6 Didi Kurniawan – VOI
7 Hafiyyan_Bisnis
8 Koperasi WML
9 Lisa Merdy Permata Sari
10 Lulu
11 M. Candra
12 Mutiara Ramadhani
13 Nur Rizki Novita
14 Praz Viva
15 Paulina Nityakanti Pramesi
16 Samudera Alkautsar
3
Page 4
Names mentioned 19 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Adrial
p.3
unresolved
—
Andrian Qurnain
p.3
unresolved
—
Chelsea_Kontan
p.3
unresolved
—
Daniel Daeng
p.3
unresolved
—
Didi Kurniawan – VOI
p.3
unresolved
—
Hafiyyan_Bisnis
p.3
unresolved
org
Koperasi WML
p.3
unresolved
—
Lisa Merdy Permata Sari
p.3
unresolved
—
Lulu
p.3
unresolved
—
M. Candra
p.3
unresolved
—
Mutiara Ramadhani
p.3
unresolved
—
Nur Rizki Novita
p.3
unresolved
—
Praz Viva
p.3
unresolved
—
Paulina Nityakanti Pramesi
p.3
unresolved
—
Samudera Alkautsar
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.