Back to announcement
20241121_TBLA_Penyampaian Bukti Iklan_31780164_lamp2.pdf
Other Text extracted TBLASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
3 MONEY & BANKING
kamis, 21 november 2024
BI GUYUR INSENTIF RP 259 T
Intermediasi Perbankan
Masih Solid
JAKARTA, ID – Industri perbankan pada Oktober 2024 berhasil mencatatkan
pertumbuhan kredit yang menguat dibandingkan posisi September 2024 yang
sempat menyusut. Pertumbuhan yang meningkat tersebut masih dimotori oleh
kredit investasi.
Oleh Nida Sahara Intermediasi juga terdampak.
Perbankan “Kalau lihat dari ki-
G
(% yoy) nerja tahun ini saja,
ubernur memang pertumbuhan
Bank Indo- DPK relatif tidak me-
nesia (BI) ngejar pertumbuhan Istimewa
Perry War- kredit, memang ini ada- Bank Muamalat Resmi Jadi Bank Kustodian Syariah
jiyo menga- lah hal yang lumrah di
Direktur PT Bank Muamalat Indonesia Tbk Karno (kanan) berbincang dengan Direktur Utama PT Kustodian Sentral Efek
takan, pertumbuhan situasi ekonomi yang
Indonesia (KSEI) Samsul Hidayat (kiri) saat penandatanganan perjanjian kerja sama Bank Muamalat sebagai pemegang
kredit pada Oktober relatif tumbuh pasca
rekening KSEI di Jakarta, Rabu (20/11/2024). Bank Muamalat resmi menjadi bank kustodian setelah mendapatkan
2024 tetap kuat, men- pandemi ya,” ujar Asmo,
persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan. Bank Muamalat kini siap melayani transaksi investor pasar modal yang ber-
capai 10,92% secara Kredit Kredit Kredit Kredit Kredit Pembiayaan sapaan akrabnya.
Investasi Modal Kerja Konsumsi UMKM Syariah kaitan dengan efek syariah seperti saham syariah, sukuk, dan reksa dana syariah. Selain itu, Bank Muamalat juga akan
tahunan (year on year/ Menurut dia, pada
Sep-24 Okt-24 menjalankan pencatatan, penyelesaian, dan penyimpanan efek syariah, administrasi fund, pelaporan serta layanan
yoy). Angka tersebut le- saat pertumbuhan
Sumber: BI, diolah lainnya sesuai kebutuhan investor.
bih tinggi dibandingkan ekonomi lebih baik ,
posisi September 2024 buh 8,51% (yoy). Kemu- LTV (loan to value) atau kredit biasanya selalu
yang naik 10,85% (yoy), dian, per Oktober 2024, D P (down pay men t) meningkat lebih ken-
setelah bulan sebelum-
nya tercatat meningkat
kredit yang disalurkan
Rp 725,37 triliun, me-
kami masih 0% untuk
DP atau LTV 100% kami
cang dibanding DPK.
Berbeda ketika masa
LPS Bangun Sistem IT Topang BPR dan BPRS
11,4% (yoy). Hal ini me- ningkat 8,82% (yoy), buka masih sangat long- pandemi, DPK tumbuh
nunjukkan intermediasi artinya ada peningkat- gar, bahkan bank bisa lebih tinggi dibanding- JAK ARTA , ID - Lembaga yang buruk. Sejak 2006, sekitar fintech.
perbankan yang mulai an pada pertumbuhan berikan kredit dengan kan dengan kredit, ka- Penjamin Simpanan (LPS) menyi- 7-8 BPR/BPRS per tahun yang Terlebih, BPR/BPRS diyakini
menggeliat memasuki kredit bank bersandi DP 0%,” ucap Juda. rena permintaan akan apkan anggaran senilai Rp 160 jatuh dan diserahkan ke LPS memiliki kedudukan yang lebih
kuartal IV tahun ini. saham BBNI tersebut, Secara ter pisah, kredit yang turun saat miliar untuk membangun sistem untuk ditangani. Sementara LPS dekat dengan masyarakat, se-
Secara sektoral, sama seperti industri Chief Economist Bank pandemi. informasi teknologi (IT) Bank sebagai pengumpul iuran dari hingga dampak ekonominya cu-
pertumbuhan kredit perbankan. Mandiri Andry Asmoro “Sekarang di saat de- Perekonomian Rakyat (BPR) dan BPR belum memiliki mekanisme kup signifikan. Maka, keselamat-
pada mayoritas sektor mengatakan, apabila mand kreditnya tinggi, BPR Syariah (BPRS) pada 2025. bantuan yang signifikan. an BPR/BPRS patut diupayakan.
ekonomi terjaga kuat, Insentif KLM capital outf low terus tentu saja DPK harus “Kami ingin membangun sis- “Kalau di negara besar, seperti LPS bakal melibatkan Per-
terutama pada sektor Dari sisi penawar- berlanjut pasca keme- bisa mengejar. Namun, tem IT unutk BPR/BPRS. Tahun Jerman, bank-bank kecil yang himpunan Bank Perekonomian
jasa dunia usaha, per- an, Perry menjelaskan nangan Donald Trump kalau dilihat secara year depan akan mulai kami terapkan menguasai perbankan, bukan Rakyat Indonesia (Perbarindo)
dagangan, dan industri. bahwa kuatnya pertum- sebagai Presiden AS, to date DPK masih tum- dengan pilot project 100 BPR yang bank komersial. Jadi, kami ber- serta Pusat Pelaporan dan Anali-
“Berdasarkan kelompok buhan kredit industri maka membuat likuidi- buh sekitar 3,11%, jadi akan kami pilih,” kata Ketua pikir bagaimana cara membantu sis Transaksi Keuangan (PPATK)
penggunaan, pertum- perbankan didukung tas valuta asing (valas) dengan situasi ekster- Dewan Komisioner LPS Purbaya mereka,” tambahnya. dalam pengembangan sistem IT
buhan kredit modal oleh terjaganya minat semakin terbatas. Bah- nal yang seperti ini, ten- Yudhi Sadewa saat Rapat Kerja Dengan sistem IT yang dikem- itu. Dengan itu, diharapkan sis-
kerja, kredit investasi, penyaluran kredit, ber- kan, apabila dilanjutkan tu saja likuiditas masih dengan Komisi XI DPR RI, di Ja- bangkan nantinya, LPS berharap tem manajemen IT untuk BPR/
dan kredit konsumsi, lanjutnya realokasi alat dengan adanya inter- akan relatif terbatas, karta, Rabu (20/11/2024). BPR/BPRS dapat mempunyai sis- BPRS dapat terwujud dan bisa
masing-masing sebesar likuid ke kredit oleh vensi juga akan berpe- jadi masih tetap ketat Inisiatif itu, lanjut Purbaya, tem manajemen yang memadai digunakan secara gratis oleh
9,25% (yoy), 13,63% perbankan dan per- ngaruh secara psycholo- sehingga harus mitigasi mengingat banyaknya BPR/BPRS sehingga mereka bisa bersaing BPRS/BPRS yang menyetor iuran
(yoy), dan 11,01% (yoy) tumbuhan dana pihak gical liquidity rupiahnya risiko,” urai Asmo. yang memiliki sistem manajemen dengan bank komersial hingga ke LPS. (ks)
pada Oktober 2024,” ketiga (DPK), serta
ucap Perry dalam kon- positifnya dampak in-
ferensi pers hasil Rapat sentif kebijakan likui- INFORMASI PELAKSANAAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BERKELANJUTAN I INFORMASI PELAKSANAAN PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI BERKELANJUTAN II
Dewan Gubernur BI, ditas makroprudensi- TUNAS BARU LAMPUNG TAHAP II TAHUN 2020 SERI B TINGKAT BUNGA TETAP DENGAN TUNAS BARU LAMPUNG TAHAP I TAHUN 2023 TINGKAT BUNGA TETAP DENGAN
Rabu (20/11/2024). al (KLM) BI. “Hingga JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp200.000.000.000,- JUMLAH POKOK OBLIGASI SEBESAR Rp425.000.000.000,-
Dari data tersebut, akhir Oktober 2024, (DUA RATUS MILIAR RUPIAH) (EMPAT RATUS DUA PULUH LIMA MILIAR RUPIAH)
artinya kredit investasi Bank Indonesia telah
dan kredit konsumsi menyalurkan insentif PENGUMUMAN INI DIBUAT DALAM RANGKA MEMENUHI KETENTUAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 20/ PENGUMUMAN INI DIBUAT DALAM RANGKA MEMENUHI KETENTUAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 20/
POJK.04/2020 TANGGAL 23 APRIL 2020 TENTANG KONTRAK PERWALIAMANATAN EFEK BERSIFAT UTANG DAN/ATAU SUKUK POJK.04/2020 TANGGAL 23 APRIL 2020 TENTANG KONTRAK PERWALIAMANATAN EFEK BERSIFAT UTANG DAN/ATAU SUKUK
mengalami peningkat- KLM sebesar Rp 259 (“POJK NO. 20/2020”) (“POJK NO. 20/2020”)
an, untuk kredit investa- triliun,” tutur Perry.
si tumbuh dari 12,26% Apabila dirinci, in-
(yoy) per September sentif KLM BI diberi-
menjadi 13,63% (yoy) kan kepada kelompok
per Oktober. Kemudian, bank pelat merah se- PT TUNAS BARU LAMPUNG Tbk. PT TUNAS BARU LAMPUNG Tbk.
kredit konsumsi juga besar Rp 120,9 triliun, (“Perseroan”) (“Perseroan”)
meningkat dari 10,88% bank umum swasta Kegiatan Usaha: Kegiatan Usaha:
per September menjadi nasional (BUSN) se- Bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit yang terintegrasi dan perkebunan tebu yang terintegrasi Bergerak dalam bidang perkebunan kelapa sawit yang terintegrasi dan perkebunan tebu yang terintegrasi
tumbuh 11,01% (yoy) besar Rp 110,9 triliun. Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia
per Oktober. Sedang- Berikutnya, kepada Kantor Pusat: Kantor Cabang: Kantor Pusat: Kantor Cabang:
Wisma Budi Lantai 8-9 Jl.Ikan Bawal No.1A Wisma Budi Lantai 8-9 Jl.Ikan Bawal No.1A
kan, kredit modal kerja Bank Pembangunan Jl.H.R.Rasuna Said Kav. C-6 Pesawahan Teluk Betung Jl.H.R.Rasuna Said Kav. C-6 Pesawahan Teluk Betung
mengalami penyusutan Daerah (BPD) sebesar Jakarta 12940 Bandar Lampung 35223 Jakarta 12940 Bandar Lampung 35223
Telepon: (021) 5213383 (hunting) Telepon: (0721) 486122 Telepon: (021) 5213383 (hunting) Telepon: (0721) 486122
dari tumbuh 10,01% Rp 24,7 triliun, dan Faksimile: (021) 5213332/92 Fax: (0721) 486754/482683 Faksimile: (021) 5213332/92 Fax: (0721) 486754/482683
per September menja- kantor cabang bank Email: corsec@sungaibudi.com Email: corsec@sungaibudi.com
Situs Web: www.tunasbarulampung.com Situs Web: www.tunasbarulampung.com
di naik 9,25% (yoy) di asing (KCBA) sebesar
akhir Oktober 2024. Rp 2,6 triliun. DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PERSEROAN, BAIK SECARA SENDIRI-SENDIRI MAUPUN BERSAMA-SAMA, BERTANGGUNG
JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DAN KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DI DALAM JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN DAN KELENGKAPAN INFORMASI SEBAGAIMANA DIUNGKAPKAN DI DALAM
BI juga mencatat, Insentif KLM ter- KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA SEKSAMA, MENEGASKAN BAHWA KETERBUKAAN INFORMASI INI DAN SETELAH MELAKUKAN PENELITIAN SECARA SEKSAMA, MENEGASKAN BAHWA
pembiayaan syariah sebut disalurkan ke- INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA PENTING MATERIAL INFORMASI YANG DIMUAT DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI ADALAH BENAR DAN TIDAK ADA FAKTA PENTING MATERIAL
DAN RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU DIHILANGKAN SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG DIBERIKAN DAN RELEVAN YANG TIDAK DIUNGKAPKAN ATAU DIHILANGKAN SEHINGGA MENYEBABKAN INFORMASI YANG DIBERIKAN
tumbuh sebesar 11,93% pada sektor-sektor DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN. DALAM KETERBUKAAN INFORMASI INI MENJADI TIDAK BENAR DAN/ATAU MENYESATKAN.
(yoy), sementara kredit prioritas, yaitu sektor
Pengumuman ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 21 November 2024 Pengumuman ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 21 November 2024
UMKM tumbuh 4,76% hilirisasi minerba dan
(yoy). “Dengan per- pangan, sektor oto- I. PENDAHULUAN DAN URAIAN INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL I. PENDAHULUAN DAN URAIAN INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL
motif, perdagangan, Dengan ini Perseroan menyampaikan bahwa sesuai dengan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Obligasi pada tanggal 7 November 2024,
kembangan tersebut, Dengan ini Perseroan menyampaikan bahwa sesuai dengan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Obligasi pada tanggal 7 November
Perseroan telah melakukan pembelian kembali ditujukan sebagai Pelunasan atas Obligasi Berkelanjutan II Tunas Baru Lampung Tahap I Tahun
2024, Perseroan telah melakukan pembelian kembali ditujukan sebagai Pelunasan atas Obligasi Berkelanjutan I Tunas Baru Lampung Tahap II
pertumbuhan kredit dan listrik, gas, dan Tahun 2020 Seri B (“Obligasi”) sebanyak Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah) dari jumlah pokok Obligasi yang terutang atas Obligasi 2023 (“Obligasi”) sebanyak Rp425.000.000.000,- (empat ratus dua puluh lima miliar Rupiah) dari jumlah pokok Obligasi yang terutang atas
Obligasi yang sebelumnya diterbitkan oleh Perseroan. Pada tanggal 20 November 2024, Perseroan telah melakukan pembayaran atas dana
pada 2024 diperkirakan air (LGA), serta sek- yang sebelumnya diterbitkan oleh Perseroan. Pada tanggal 20 November 2024, Perseroan telah melakukan pembayaran atas dana pelunasan
pelunasan Obligasi melalui rekening Perseroan di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) sesuai dengan ketentuan KSEI.
Obligasi melalui rekening Perseroan di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (“KSEI”) sesuai dengan ketentuan KSEI.
tetap berada pada ki- tor pariwisata dan Informasi kepada para pemegang obligasi ini dibuat untuk para pemegang obligasi agar para pemegang obligasi (“Pemegang Obligasi”) Informasi kepada para pemegang obligasi ini dibuat untuk para pemegang obligasi agar para pemegang obligasi (“Pemegang Obligasi”)
mendapatkan informasi secara lengkap atas pelaksanaan pembelian kembali yang ditunjuk sebagai pelunasan Obligasi tersebut yang telah
saran 10-12% dan akan ekonomi kreatif ma- mendapatkan informasi secara lengkap atas pelaksanaan pembelian kembali yang ditunjuk sebagai pelunasan Obligasi tersebut yang telah
dilaksanakan pada tanggal 20 November 2024, dan atas pelaksanaan tersebut Perseroan telah memberitahukan kepada KSEI, Otoritas Jasa
dilaksanakan pada tanggal 20 November 2024, dan atas pelaksanaan tersebut Perseroan telah memberitahukan kepada KSEI, Otoritas Jasa
meningkat pada 2025,” upun UMKM. “Dari Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Wali Amanat PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui suratnya yaitu Nomor 070/ Keuangan (OJK), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Wali Amanat PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui suratnya yaitu Nomor 069/
OJK/CS/XI/2024 tertanggal 21 November 2024 (“Surat Perseroan”). OJK/CS/XI/2024 tertanggal 21 November 2024 (“Surat Perseroan”).
sambung Perry. sisi permintaan, per- Adapun rincian nilai mengenai Obligasi yang tercatat pada penitipan kolektif di KSEI sebelum dan sesudah pembelian kembali yang ditujukan
Adapun rincian nilai mengenai Obligasi yang tercatat pada penitipan kolektif di KSEI sebelum dan sesudah pembelian kembali yang ditujukan
Sejumlah bank be- tumbuhan kredit di- untuk pelunasan adalah sebagai berikut : untuk pelunasan adalah sebagai berikut :
sar telah mempubli- dukung oleh kinerja Sebelum Pelunasan Setelah Pelunasan Sebelum Pelunasan Setelah Pelunasan
kasikan laporan ke- usaha korporasi yang Rp200.000.000.000,- Nihil Rp425.000.000.000,- Nihil
(empat ratus dua puluh lima miliar Rupiah) (Obligasi telah lunas seluruhnya)
uangan bul anannya ter jaga sejalan de- (dua ratus miliar Rupiah) (Obligasi telah lunas seluruhnya)
hingga Oktober 2024, ngan perkiraan per- II. JUMLAH OBLIGASI YANG TELAH DIBELI II. JUMLAH OBLIGASI YANG TELAH DIBELI
yakni PT Bank Central tumbuhan ekonomi Jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali yaitu sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah). Jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali yaitu sebesar Rp425.000.000.000,- (empat ratus dua puluh lima miliar Rupiah).
Asia Tbk (BCA) dan PT yang tetap baik,” im- III. RINCIAN JUMLAH OBLIGASI YANG TELAH DIBELI KEMBALI UNTUK PELUNASAN III. RINCIAN JUMLAH OBLIGASI YANG TELAH DIBELI KEMBALI UNTUK PELUNASAN
Bank Negara Indonesia buh Perry. Jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan yaitu sebesar Rp425.000.000.000,- (empat ratus dua puluh lima miliar Rupiah).
Jumlah Obligasi yang telah dibeli kembali untuk pelunasan yaitu sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah).
(Persero) Tbk (BNI). Deputi Gubernur IV. HARGA PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI YANG TELAH TERJADI
IV. HARGA PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI YANG TELAH TERJADI
Untuk BCA secara in- BI Juda Agung me-
Harga Pembelian Kembali Obligasi (Buyback Obligasi) adalah harga at par atau 100% (seratus persen) dan pembayaran bunga berjalan terutang Harga Pembelian Kembali Obligasi (Buyback Obligasi) adalah harga at par atau 100% (seratus persen) dan pembayaran bunga berjalan
dividual, kredit yang nambahkan, dengan sampai dengan tanggal dibayarkannya pokok Obligasi dengan pemberian insentif sebesar 0,5% (nol koma lima persen) dari jumlah pokok terutang sampai dengan tanggal dibayarkannya pokok Obligasi dengan pemberian insentif sebesar 1% (satu persen) dari jumlah pokok Obligasi
Berkelanjutan II Tunas Baru Lampung Tahap I Tahun 2023 yang masih terutang, yang dibayarkan kepada seluruh pemegang Obligasi. Adapun
disalurkan hingga akhir adanya program 3 juta Obligasi Berkelanjutan I Tunas Baru Lampung Tahap II Tahun 2020 Seri B yang masih terutang, yang dibayarkan kepada seluruh pemegang
Insentif tersebut dibayarkan bersamaan dengan pembayaran pelunasan Pokok Obligasi sesuai hasil keputusan RUPO.
Obligasi. Adapun Insentif tersebut dibayarkan bersamaan dengan pembayaran pelunasan Pokok Obligasi sesuai hasil keputusan RUPO.
Oktober 2024 menca- rumah dari pemerin- V. JUMLAH DANA YANG DIGUNAKAN UNTUK PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI
V. JUMLAH DANA YANG DIGUNAKAN UNTUK PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI
pai Rp 858,06 triliun, tahan Prabowo Subi-
Jumlah dana yang digunakan oleh Perseroan untuk melakukan Pembelian Kembali Obligasi (Buyback Obligasi) yaitu sebesar
tumbuh 14,2% (yoy), anto, BI turut meng- Jumlah dana yang digunakan oleh Perseroan untuk melakukan Pembelian Kembali Obligasi (Buyback Obligasi) yaitu sebesar
Rp204.682.916.667,- (dua ratus empat miliar enam ratus delapan puluh dua juta sembilan ratus enam belas ribu enam ratus enam Rp434.469.600.000,- (empat ratus tiga puluh empat miliar empat ratus enam puluh sembilan juta enam ratus ribu Rupiah) dengan
angka pertumbuhan- ambil peran mendu- puluh tujuh Rupiah) dengan rincian sebagai berikut : rincian sebagai berikut :
- Jumlah Obligasi yang dibeli kembali sebesar Rp425.000.000.000,- (empat ratus dua puluh lima miliar Rupiah).
nya menurun sedikit kung terlaksananya - Jumlah Obligasi yang dibeli kembali sebesar Rp200.000.000.000,- (dua ratus miliar Rupiah).
- Bunga gross Obligasi yang dibeli kembali sebesar Rp5.376.350.000,- (lima miliar tiga ratus tujuh puluh enam juta tiga ratus lima puluh ribu
- Bunga gross Obligasi yang dibeli kembali sebesar Rp3.791.666.667,- (tiga miliar tujuh ratus sembilan puluh satu juta enam ratus enam
dibandingkan posisi program tersebut. Di puluh enam ribu enam ratus enam puluh tujuh Rupiah). Rupiah).
- Insentif nett yang diberikan sebesar Rp4.093.250.000,- (empat miliar sembilan puluh tiga juta dua ratus lima puluh ribu Rupiah).
September yang me- mana, dari sisi insen- - Insentif nett yang diberikan sebesar Rp891.250.000,- (delapan ratus sembilan puluh satu juta dua ratus lima puluh ribu Rupiah).
ningkat 14,41% (yoy) tif likuiditas kepada VI. INFORMASI TAMBAHAN VI. INFORMASI TAMBAHAN
secara bank only. bank yang menyalur- Bagi Pemegang Obligasi Perseroan yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai Pelaksanaan Pembelian Kembali Obligasi Yang Ditujukan Bagi Pemegang Obligasi Perseroan yang memerlukan informasi lebih lanjut mengenai Pelaksanaan Pembelian Kembali Obligasi Yang Ditujukan
Sebagai Pelunasan dapat menghubungi Perseroan pada alamat:
Di sisi lain, BNI men- kan kredit ke sektor Sebagai Pelunasan dapat menghubungi Perseroan pada alamat :
Sekretaris Perusahaan
Sekretaris Perusahaan
catatkan pertumbuhan konstruksi, real estate, PT Tunas Baru Lampung Tbk. PT Tunas Baru Lampung Tbk.
Wisma Budi Lantai 8-9
kredit yang meningkat. kredit pemilikan ru- Wisma Budi Lantai 8-9
Jl.H.R.Rasuna Said Kav. C – 6
Jl.H.R.Rasuna Said Kav. C – 6
Di mana, per September mah (KPR) dan kredit Jakarta 12940 Jakarta 12940
Telepon: (62) (21) 521-3383 (hunting)
2024, kredit bank only pemilikan apartemen Telepon: (62) (21) 521-3383 (hunting)
Fax: (62) (21) 521-3332 Fax: (62) (21) 521-3332
yang dikucurkan senilai (KPA). Email: corsec@sungaibudi.com Email: corsec@sungaibudi.com
Rp 721,76 triliun, tum- “Kedua, dari sisi
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indo-
p.1
unresolved
org
Bank Muamalat Resmi Jadi Bank Kustodian Syariah
p.1
unresolved
org
Bank Muamalat Indonesia Tbk
p.1 ×2
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek
p.1
unresolved
org
Bank Muamalat
p.1 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.1 ×3
unresolved
org
PT Bank Central
p.1
unresolved
org
Asia Tbk
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.