Skip to content
Back to announcement

20260612_ARGO_Public Expose_32100516_lamp1.pdf

Other Text extracted ARGO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 4

Page 1
                                   Laporan Hasil Public Expose
                                      PT Argo Pantes Tbk.
                                           (”ARGO”)


Hari/Tanggal     :   Rabu, 10 Juni 2026
Waktu            :   11.00 – 12.05 WIB
Tempat           :   IDX LIVE 2026 (https://pubexlive.idx.co.id/) dan
                     Wisma Argo Manunggal, Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 22, Jakarta Selatan

- Moderator      :   Bp Fajar Wayong - PT Bursa Efek Indonesia
- Manajemen      :   Thomas Wahyu Kalaij - Direktur Utama
                     Humprey - Direktur
                     Widarsono - Direktur
                     Elizabeth Maryana - Corporate Secretary and GM-CLC

- Analis/Investor/Calon Investor     : 51 orang
- Wartawan                           : 14 orang


- Susunan Acara :
    I.   Pembukaan dan Perkenalan
    II.  Presentasi Paparan Publik
    III. Sesi Tanya Jawab
    IV. Penutup


I.   Pembukaan dan Perkenalan

     Moderator membuka acara, memberikan penjelasan sekilas mengenai Public Expose Marathon
     tahun ini, memaparkan sekilas mengenai profil PT Argo Pantes Tbk. dan perjalanannya
     sehubungan dengan Bursa Efek Indonesia, serta memperkenalkan anggota Direksi dan
     manajemen ARGO yang hadir pada acara Paparan Publik yang disiarkan di platform IDX LIVE
     2026, https://pubexlive.idx.co.id/


II. Presentasi Paparan Publik

     Direksi ARGO menyampaikan Paparan Publik berupa presentasi mengenai Perseroan (terlampir)
     dengan agenda sebagai berikut:
      a. Gambaran Umum Perseroan
      b. Sekilas Industri
      c. Ikhtisar Operasional
      d. Kinerja Keuangan
      e. Strategi & Proyeksi
      f. Tanya Jawab




                                                                                              1
Page 2
III.      Sesi Tanya Jawab

       1. Bapak Pram – Investor
          Pertanyaan:
          Laba bersih melonjak 9.2x lipat menjadi Rp71,19 miliar, namun pendapatan hanya tumbuh
          9% menjadi Rp112,32 miliar. Tolong dijelaskan apa saja komponen one-off events atau
          pembersihan catatan keuangan masa lalu? Berapa laba bersih riil jika pos ini dikeluarkan.

          Jawaban:
          Laba bersih kami memang tumbuh lebih cepat, yang memang dipengaruhi oleh one-off
          event, yaitu pembersihan pencatatan aktiva maupun dari sisi kewajiban, yang lebih
          detail dapat diakses melalui Laporan Keuangan yang telah diaudit dan telah
          disampaikan ke publik.

          Ada beberapa aktiva perusahaan yang sudah tidak tertagih, contohnya tagihan di
          sektor tekstil yang sudah tidak tertagih. Kedua adalah persediaan yang sudah usang,
          dan kami turunkan nilainya. Ketiga, terdapat beberapa tagihan yang tidak terkonfirmasi,
          juga dihapus.

          One-off events tersebut menambah laba Perseroan kurang lebih Rp51,3 miliar. Apabila
          di luar itu, maka laba murni adalah sekitar Rp19,86 miliar.

       2. Bapak Pram – Investor
          Pertanyaan:
          EBITDA margin berada di angka 34%, sementara manajemen menyebutkan standar industri
          atau kompetitor berada di atas 50%. Efisiensi spesifik apa saja yang akan dikejar untuk
          memotong gap margin sebesar kurang lebih 16% tersebut?

          Jawaban:
          Margin kami memang di bawah industri, namun Perseroan memiliki langkah-langkah
          yang dapat dilakukan. Semakin besar luasan area yang disewakan, maka sudah pasti
          marginnya akan lebih tinggi. Sebagai ilustrasi, saat ini lahan Perseroan yang sudah
          tersewa hanya 50% dari potensi yang bisa disewakan. Sehingga, potensi peningkatan
          margin agar bisa mencapai standar industri maupun lebih tinggi, sangat besar.

       3. Bapak Pram – Investor
          Pertanyaan:
          Perseroan memiliki utang sebesar USD38 juta yang membengkak 5% akibat pelemahan
          Rupiah. Bagaimana strategi lindung nilai (hedging) Perseroan, mengingat seluruh pendapatan
          saat ini berbasis Rupiah?

          Jawaban:
          Perseroan memang memiliki utang sebesar USD38 juta, dan ini merupakan sisa utang
          dari bisnis di masa lalu. Namun, 80% utang sisa bisnis masa lalu berwujud
          Subordinated Zero Coupon Bond yang jatuh tempo pada tahun 2031, sehingga tidak
          mengganggu arus kas jangka pendek operasional logistik baru Dengan demikian
          dampak dari pelemahan kurs hanya pada pembukuan, namun tidak ada cash flow
          keluar yang signifikan dari Perseroan.

          Untuk kepentingan strategis yang lebih jauh, untuk melakukan penataan pembukuan,
          Perseroan telah berdiskusi dengan beberapa pihak serta mengkaji alternatif action plan
          terkait mitigasi risiko.




                                                                                                  2
Page 3
4. Yusrina – Investor
   Pertanyaan:
   Bagaimana pandangan manajemen mengenai prospek pertumbuhan usaha Perseroan di
   tahun 2026? Sektor apa yang menjadi fokus perluasan kerjasama strategis Perseroan di masa
   mendatang?

   Jawaban:
   Perseroan telah menandatangani kontrak jangka panjang pada 11 Februari 2026
   dengan J&T Cargo untuk menyewa lahan seluas hampir 23.500m2 di Cikokol,
   Tangerang, dengan masa sewa selama 10 tahun.Kami tidak eksklusif untuk satu bidang
   atau sektor tertentu. Namun, saat ini pasar paling terbuka untuk bisnis penyewaan
   adalah bisnis logistik, kurir, dan FMCG. Mengingat persediaan pangan saat ini juga
   terus dibutuhkan, maka semakin banyak pabrik-pabrik pangan yang dibuat atau
   berkembang, maka semakin banyak lokasi atau lahan yang dibutuhkan. Lokasi dan
   lahan tersebut yang Perseroan siapkan untuk menjawab kebutuhan tersebut.

   Perseroan juga akan mengalokasikan anggaran belanja modal (Capex) minimal Rp250
   miliar pada tahun 2026. Dana ini dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur, renovasi
   gudang eksisting, dan pembangunan fasilitas baru. Kami juga mulai mengakurasi
   tenant yang memiliki bisnis yang sustainable, dimana Perseroan mencoba menerapkan
   kontrak jangka panjang kepada tenant, dan beberapa calon tenant juga memiliki prinsip
   yang kurang lebih sama, sehingga terdapat kecocokan pada supply dan demand.


5. Yanto – Investor
   Pertanyaan:
   Gudang Tangerang mendominasi 82% dari total lahan tersewa Perseroan. Mengapa
   porsi Bekasi masih kecil (18%), padahal koridor timur mendominasi 68% pasokan
   pasar? Apa rencana perluasan wilayah di luar dua area tersebut?

   Jawaban:
   Dari komposisi luas lahan Perseroan di Tangerang dan Bekasi, secara persentase
   tingkat penyewaan, terbagi menjadi 70% di Tangerang dan 30% di Bekasi. Perlu
   diketahui, wilayah Perseroan di Bekasi belum bisa dioptimalkan karena ada beberapa
   hal yang perlu disiapkan oleh Perseroan. Pertama, kompetisi di Bekasi sangat ketat,
   sehingga Perseroan sangat berhati-hati di pasar di koridor timur. Namun, Perseroan
   tetap mengambil beberapa langkah, termasuk menyiapkan area sewa. Kedua,
   Perseroan tetap menjaga tarif dan angka sewa yang akan diberikan kepada calon
   tenant.

   Perseroan juga memiliki target di tahun 2026 untuk area Bekasi, yaitu area sewa yang
   mencapai 40,000 meter persegi. Saat ini Perseroan sudah melakukan penjajakan
   dengan beberapa tenant. Dalam 2 bulan ke depan, Perseroan dapat menginformasikan
   tenant yang akan bergabung di lokasi Perseroan.

  Terkait luasan area Perseroan di Tangerang dan Bekasi, saat ini Perseroan sedang
   menjajaki tenant-tenant dengan skema BTS (Build-to-Suit). Jadi Perseroan tidak hanya
   menyiapkan gudang siap pakai, namun Perseroan juga menyiapkan jasa untuk
   membangun gudang sesuai dengan kebutuhan dan spesifikasi yang dibutuhkan oleh
   tenant. Perseroan menargetkan perbaikan sekitar 75.000 meter persegi area gudang di




                                                                                          3
Page 4
      wilayah Bekasi dan Tangerang sepanjang 2026. Sektor pergudangan modern ini telah
      berkontribusi masif, menyumbang hampir 70% dari total pendapatan perseroan pada
      tahun 2025, menandai transformasi resmi ARGO dalam bidang usaha pengembang dan
      penyedia property logistic.

IV.   Penutup

      Direktur Utama Perseroan memberikan closing statement, menjelaskan terkait gambaran,
      latar belakang, dan capaian Perseroan, serta memberikan ucapkan terima kasih kepada
      seluruh pemangku kepentingan.




                                                                                        4

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.15 MB
Published12 Jun 2026
Pages4
Characters8,545
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Argo Pantes Tbk. p.1 ×5
linked person Thomas Wahyu Kalaij p.1
linked person Elizabeth Maryana p.1
possible person Gatot Subroto p.1
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×2
unresolved person Fajar Wayong p.1
unresolved person Pram p.2 ×3

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 1

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result