Back to announcement
0924 - Report PT Atlantis Subsea Indonesia R1.pdf
Financial statement Text extracted ATLASource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 46
Page 1
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk Laporan Keuangan Tanggal 30 September 2024 (Tidak Diaudit) Dan Untuk Periode Sembilan Bulan yang Berakhir Pada Tanggal 30 September 2023 (Diaudit) Serta untuk Tahun yang Berakhir Pada Tanggal 31 Desember 2023 (Diaudit) Financial Statements As of September 30, 2024 (Unaudited) And For The Nine-Month Periods Ended September 30, 2023 (Audited) And For The Year Ended December 31, 2023 (Audited)
Page 2
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/
Pages
Surat Pernyataan Direksi Board of Directors’ Statement
Laporan Posisi Keuangan ………………………………………. 1–2 ……….……………………… Statements of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Statements of Profit or Loss and Other
Komprehensif Lain ……………………………………………. 3 ………………….………………….. Comprehensive Income
Laporan Perubahan Ekuitas ……………………………………. 4–5 .……….…………………….. Statements of Changes in
Equity
Laporan Arus Kas ……………………………………………….. 6 .……...……………….…………….. Statements of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan ………………………………. 7 – 43 .……….…………………... Notes to the Financial Statements
Page 3
SURAT PERNYATAAN DIREKSI BOARD OF DIRECTORS' STATEMENT
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS REGARDING THE RESPONSIBILITY FOR
LAPORAN KEUANGAN THE FINANCIAL STATEMENTS
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED) AND
DIAUDIT) DAN 2023 (DIAUDIT), 2023 (AUDITED)
DAN UNTUK TAHUN YANG BERKAHIR AND FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
Kami yang bertandatangan dibawah ini: We, the undersignedbelow:
Nama Yophi Kurniawan lswanto Name Yophi Kumiawan lswanto
Alamat Kantor JI. Tebet Barat Dalam Raya No.6, Office address JI. TebetBaratDalam Raya No.6,
Tebet, Jakarta Selatan Tebet,Jakarta Selatan
Alamat Domisili JI. Layar Permai 12 No. 1 Kapuk Residentialaddress JI. LayarPermai 12 No. 1 Kapuk
Muara, Penjaringan,Jakarta Utara Muara, Penjaringan,Jakarta Utara
Nomor telepon 021-8312530 Telephone 021-8312530
Jabatan Direktur Utama Title President Director
Nama Andreas Setiawan, S.E., MBA. Name Andreas Setiawan, S.E., MBA.
Alamat Kantor JI. Tebet Barat Dalam Raya No.6, Office address JI. Tebet Barat Dalam Raya No.6,
Tebet, Jakarta Selatan Tebet,Jakarta Selatan
Alamat Domisili JI. Pinang Emas XI Blok UW No.12, Residentialaddress JI. Pinang Emas XI Blok UW
Pondok Pinang, Kebayoran Lama, No.12, Pondok Pinang, Kebayoran
Jakarta Selatan Lama, Jakarta Selatan
Nomor telepon 021-8312530 Telephone 021-8312530
Jabatan Direktur Keuangan Title Finance Director
Menyatakan bahwa: Declare that:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan 1. We are responsible for the preparation and presentation of
penyajian laporan keuangan PT Atlantis Subsea the financial statements of PT Atlantis Subsea
IndonesiaTbk; Indonesia Tbk;
2. Laporan keuangan telah disusun dan disajikan sesuai 2. The financial statements have been prepared and
dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia; presented in accordance with Indonesian Financial
Accounting Standards;
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan telah 3. a. All information in the financial statements have been
dimuat secara lengkap dan benar; disclosed in a complete and truthful manner;
b. Laporan keuangan tidak mengandung informasi atau b. The financial statements do not contain incorrect
fakta material yang tidak benar, dan tidak information or material facts, nor do they omit
menghilangkaninformasiatau fakta material; dan information or material facts; and
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian 4. We are responsible for the internal control system of
internal dalam PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk. PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenamya. This statement has been made truthfully.
Jakarta, 31 Oktober/October31, 2024
Yophi Kumiawan lswanto Andreas Setiawan, S.E., MBA.
Direktur Utama/PresidentDirector Direktur Keuangan!FinanceDirector
Page 4
PT PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
(DIAUDIT) AND FOR THE YEAR ENDED
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 September/ 30 September / 31 Desember/
Catatan/ September 30, September 30, December 31,
Notes 2024 2023 2023
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan bank 2,4,29,31 58.173.789.658 4.944.201.283 7.390.212.002 Cash and banks
Piutang usaha - pihak ketiga - neto 2,5,29,31 29.377.490.186 13.389.441.877 15.012.078.212 Trade receivables - third parties - net
Uang muka dan biaya dibayar di muka 2,6 2.583.660.701 4.236.110.067 670.704.427 Advances and prepaid expenses
Pajak dibayar di muka 2,16a 4.506.166.864 315.826.565 91.308.584 Prepaid tax
Aset lancar lainnya 2,10 364.704.427 1.932.000.000 3.349.027.500 Other current assets
Piutang lain-lain - pihak ketiga 2,29,31 - - - Other receivables - third parties
Jumlah Aset Lancar 95.005.811.836 24.817.579.792 26.513.330.725 Total Current Assets
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Investasi pada entitas asosiasi 2,7,28a 202.086.712 206.313.915 204.993.130 Investment in an associate
Aset tetap - neto 2,8 72.934.510.047 25.750.575.152 25.422.514.287 Fixed assets - net
Aset takberwujud - neto 2,9 10.253.898.385 361.304.932 333.893.385 Intangible asset - net
2,10,
Aset tidak lancar lainnya 29,31 - - - Other non-current assets
Aset pajak tangguhan 2,16d 1.747.333.076 1.739.537.004 1.747.333.076 Deferred tax assets
Jumlah Aset Tidak Lancar 85.137.828.220 28.057.731.003 27.708.738.878 Total Non-Current Assets
JUMLAH ASET 180.143.640.056 52.875.310.795 54.222.069.603 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statements form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. of these financial statements taken as whole.
1
Page 5
PT PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
(DIAUDIT) AND FOR THE YEAR ENDED
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 September/ 30 September / 31 Desember/
Catatan/ September 30, September 30, December 31,
Notes 2024 2023 2023
LIABILITAS DAN EKUITAS LIABILITIES AND EQUITY
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang usaha 2,11,29,31 Trade payables
Pihak ketiga 10.561.003.453 813.348.462 2.050.745.957 Third parties
Pihak berelasi 28b - 662.188.431 158.437.132 Related party
Utang lain-lain 2,12,29,31 Other payables
Pihak ketiga - 460.647.100 - Third parties
Pihak berelasi 28c - - - Related parties
Utang pajak 2,16b 386.313.240 449.392.722 187.939.903 Taxes payable
Beban akrual 2,17,29,31 603.117.268 798.109.383 2.247.607.259 Accrued expenses
Liabilitas jangka panjang - bagian yang akan Long-term liabilities -
jatuh tempo dalam satu tahun: current maturities:
Utang sewa pembiayaan 2,14,29,31 313.833.333 313.833.333 313.833.333 Consumer financing payables
Pinjaman bank 2,13,29,31 - - - Bank loan
Liabilitas sewa 2,15,29,31 - - - Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 11.864.267.294 3.497.519.431 4.958.563.584 Total Current Liabilities
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Post-employment benefits
Liabilitas imbalan pasca-kerja 2,18 238.522.375 208.866.383 238.522.375 liabilities
Liabilitas jangka panjang - setelah dikurangi
bagian yang akan jatuh tempo dalam satu Long-term liabilities - net
tahun: of current maturities:
Utang sewa pembiayaan 2,14,29,31 135.679.167 470.750.000 392.291.667 Consumer financing payables
Pinjaman bank 2,13,29,31 - - - Bank loan
Liabilitas sewa 2,15,29,31 - - - Lease liabilities
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 374.201.542 679.616.383 630.814.042 Total Non-Current Liabilities
JUMLAH LIABILITAS 12.238.468.836 4.177.135.814 5.589.377.626 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Authorized -
Modal saham - 19.998.000.000 saham 19,998,000,000 shares
dengan nilai nominal Rp8 per saham pada with par value of Rp8
tanggal 31 Desember 2023 per share as of
December 31, 2023
Modal ditempatkan dan disetor penuh - Issued and fully paid capital -
4.999.500.000 saham pada tanggal 31 4,999,500,000 shares
December 2023 19 49.596.000.000 39.996.000.000 39.996.000.000 as of December 31, 2023
Tambahan modal disetor 105.875.314.630
Saldo laba Retained earnings
Dicadangkan 20 100.000.000 100.000.000 100.000.000 Appropriated
Belum dicadangkan 5.766.019.435 2.031.239.609 1.968.854.822 Un-appropriated
Penghasilan (rugi) komprehensif lain 6.567.837.155 6.570.935.372 6.567.837.155 Other comprehensive income (loss)
JUMLAH EKUITAS 167.905.171.220 48.698.174.981 48.632.691.977 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS 180.143.640.056 52.875.310.795 54.222.069.603 EQUITY
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statements form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. of these financial statements taken as whole.
2
Page 6
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
(DIAUDIT) AND FOR THE YEAR ENDED
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
Catatan/ September 30, September 30, December 31,
Notes 2024 2023 2023
PENDAPATAN 2,22 58.253.587.812 30.750.596.199 42.877.712.935 REVENUE
BEBAN POKOK PENDAPATAN 2,23 (45.487.640.241 ) (22.791.710.190 ) (31.849.756.062 ) COST OF REVENUE
LABA BRUTO 12.765.947.571 7.958.886.009 11.027.956.873 GROSS PROFIT
Beban usaha 2,24 (9.216.507.189 ) (4.979.159.322 ) (7.917.725.744 ) Operating expenses
LABA USAHA 3.549.440.382 2.979.726.687 3.110.231.129 PROFIT FROM OPERATIONS
Bagian rugi dari entitas asosiasi 2,7 (2.906.417 ) (2.906.418 ) (4.227.203 ) Share in loss from an associate
Pendapatan keuangan 2,25 321.128.313 44.481.644 57.162.605 Finance income
Biaya keuangan 2,26 (62.346.697 ) (490.370.211 ) (506.676.181 ) Finance costs
Pendapatan (beban) lain-lain - neto 2,27 (8.150.968 ) 38.458.555 ) 29.483.104 Other income (expenses) - net
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK PROFIT BEFORE
PENGHASILAN 3.797.164.613 2.569.390.257 2.685.973.454 INCOME TAX EXPENSE
Beban pajak penghasilan - neto 2,16c - (693.397.237 ) (872.365.221 ) Income tax expense - net
NET PROFIT FOR
LABA NETO PERIODE/TAHUN BERJALAN 3.797.164.613 1.875.993.020 1.813.608.233 THE PERIOD/YEAR
PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF LAIN OTHER COMPREHENSIVE
INCOME (LOSS)
Items that will not
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi lebih be reclassified to
lanjut ke laba rugi: profit or loss:
Fair value adjustment of fixed
Penyesuaian nilai wajar aset tetap 2,8 - 6.591.595.157 6.591.595.157 assets
Remeasurement of
Pengukuran kembali dari liabilitas imbalan pasca- post-employment benefits
kerja 2,18 - (6.753.213 ) (10.725.286 ) liabilities
Pajak penghasilan terkait 18 - 1.485.707 2.359.563 Related income tax
Penghasilan (rugi) komprehensif lain - setelah Other comprehensive income
pajak 3.797.164.613 6.586.327.651 6.583.229.434 (loss) - net of tax
JUMLAH PENGHASILAN KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
PERIODE/ TAHUN BERJALAN 3.797.164.613 8.462.320.671 8.396.837.667 INCOME FOR THE PERIOD/ YEAR
LABA PER SAHAM DASAR 21 0,61 0,40 0,38 BASIC EARNINGS PER SHARE
*)
Tidak diaudit Unaudited *)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statements form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. of these financial statements taken as whole.
3
Page 7
PT PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Modal saham ditempatkan Saldo laba/ Penghasilan (rugi)
dan disetor penuh/ Retained earnings komprehensif lain/
Catatan/ Issued and fully paid Dicadangkan/ Belum dicadangkan/ Other comprehensive Jumlah ekuitas/
Notes share capital Appropriated Un-appropriated income (loss) Total equity
Saldo 1 Januari 2023 10.500.000.000 - 23.255.246.589 (15.392.279 ) 33.739.854.310 Balance as of January 1, 2023
Penerbitan saham baru 19 6.496.000.000 - - - 6.496.000.000 Issuance of new shares
Increase in share capital from capitalization of
Peningkatan modal saham dari kapitalisasi saldo laba 21 23.000.000.000 - (23.000.000.000 ) - - retained earnings
Penempatan saldo laba dicadangkan 19 - 100.000.000 (100.000.000 ) - - Placement of appropriated retained earnings
- - 1.875.993.020 -
Laba neto periode berjalan 1.875.993.020 Net profit for the period
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasca-kerja, Remeasurement of post-employment benefits
setelah pajak 18 - - - (5.267.506) (5.267.506 ) liabilities, net of tax
Penyesuaian nilai wajar aset tetap 8 - - - 6.591.595.157 6.591.595.157 Fair value adjustment of fixed assets
Saldo 30 September 2023 39.996.000.000 100.000.000 2.031.239.609 6.570.935.372 48.698.174.981 Balance as of September 30, 2023
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as whole.
4
Page 8
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL 30 AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Modal saham ditempatkan Saldo laba/ Penghasilan (rugi)
dan disetor penuh/ Retained earnings komprehensif lain/
Catatan/ Issued and fully paid Dicadangkan/ Belum dicadangkan/ Other comprehensive Jumlah ekuitas/
Notes share capital Appropriated Un-appropriated income (loss) Total equity
Saldo 1 Januari 2023 10.500.000.000 - 23.255.246.589 (15.392.279 ) 33.739.854.310 Balance as of January 1, 2023
Penerbitan saham baru 19 6.496.000.000 - - - 6.496.000.000 Issuance of new shares
Increase in share capital from capitalization of
Peningkatan modal saham dari kapitalisasi saldo laba 21 23.000.000.000 - (23.000.000.000 ) - - retained earnings
Penempatan saldo laba dicadangkan 19 - 100.000.000 (100.000.000 ) - - Placement of appropriated retained earnings
- - 1.813.608.233 -
Laba neto periode berjalan 1.813.608.233 Net profit for the period
Pengukuran kembali liabilitas imbalan pasca-kerja, Remeasurement of post-employment benefits
setelah pajak 18 - - - (5.267.506) (5.267.506 ) liabilities, net of tax
Penyesuaian nilai wajar aset tetap 8 - - - 6.591.595.157 6.591.595.157 Fair value adjustment of fixed assets
Saldo per 31 Desember 2023 39.996.000.000 100.000.000 1.968.854.822 6.567.837.155 48.632.691.977 Balance as of December 31, 2023
Penerbitan saham baru 19 9.600.000.000 - - - 9.600.000.000 Issuance of new shares
Tambahan modal disetor 110.400.000.000 110.400.000.000 Additional paid in capital
Biaya emisi (4.524.685.370) (4.524.685.370) Emission Costs
Laba neto tahun berjalan 3.797.164.613 3.797.164.613 Net profit for the period
Saldo per 30 September 2024 155.471.314.630 100.000.000 5.766.019.435 6.567.837.155 167.905.171.220 Balance as of December 31, 2023
*)
Tidak diaudit Unaudited *)
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan The accompanying notes to the financial statements form an integral part of these financial statements
secara keseluruhan. taken as whole.
5
Page 9
PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
BERAKHIR PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
(DIAUDIT) AND FOR THE YEAR ENDED
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain)
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
Catatan/ September 30, September 30, December 31,
Notes 2024 2023 2023
CASH FLOWS FROM
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 59.534.078.409 37.905.554.360 48.410.034.761 Receipts from customers
Pembayaran untuk: Payments for:
Pemasok (52.322.455.085 ) (34.532.844.333 ) (38.917.464.060 ) Suppliers
Gaji dan tunjangan karyawan (2.391.145.067 ) (2.561.727.062 ) (4.209.988.631 ) Salary and employee allowance
Beban lain-lain (4.335.552.204 ) (2.143.767.329 ) (2.909.729.341 ) Other expenses
Kas yang (digunakan untuk) diperoleh dari Cash (used in) provided by
operasi 484.926.053 (1.332.784.364 ) 2.372.852.729 operations
Penerimaan dari pendapatan keuangan 25 143.058.907 44.481.644 57.162.605 Receipts from finance income
Pembayaran untuk beban pajak
penghasilan (1.033.416.583 ) (1.810.034.431 ) (1.606.537.073 ) Payments for income tax expense
Pembayaran untuk biaya keuangan (20.290.800 ) (485.664.463 ) (497.365.321 ) Payments for finance costs
Pembayaran atas surat ketetapan tagihan
pajak 27 - (13.301.998 ) - Payments of tax assessment letter
Arus Kas Neto (Digunakan untuk) Net Cash Flows (Used In)
Diperoleh dari Provided by
Aktivitas Operasi (425.722.423 ) (3.597.303.612 ) 326.112.940 Operating Activities
CASH FLOWS FROM
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penerimaan dari penjualan aset tetap 1.600.000.000 - - Proceeds from disposal of of fixed assets
Perolehan aset tetap 8,35a (56.279.499.998 ) (1.191.418.182 ) (1.191.418.182 ) Acquisition of fixed assets
Perolehan aset takberwujud 9 (11.011.200.000 ) (438.504.740 ) (438.504.740 ) Acquisition of intangible assets
Penempatan atas investasi pada entitas Placement of investment in
asosiasi 7 - - - an associate
Arus Kas Neto Digunakan untuk Net Cash Flows Used in
Aktivitas Investasi (65.690.699.998 ) (1.629.922.922 ) (1.629.922.922 ) Investing Activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan dari penerbitan saham baru 19 120.000.000.000 6.496.000.000 6.496.000.000 Proceeds from issuance of new shares
Pembayaran pinjaman bank 13,35b (2.916.666.667 ) (2.916.666.667 ) Repayments of bank loan
Pembayaran biaya emisi terkait proses Payments for emission cost related to
penawaran umum perdana (3.096.603.810 ) (755.352.900 ) (1.398.947.500 ) initial public offering process
Payments of consumer financing
Pembayaran utang sewa pembiayaan 35b (441.918.082 ) (520.376.415 ) payables
Pembayaran utang lain-lain 12,35b (200.000.000 ) (200.000.000 ) Payments for other payables
Pembayaran liabilitas sewa 15,35b (172.500.003 ) (172.500.003 ) Payments of lease liabilities
Penerimaan dari (penempatan untuk) bank Proceeds from (placement of)
yang dibatasi penggunaannya 10 119.000.000 119.000.000 restricted cash in bank
Penerimaan pinjaman bank 13,35b - - - Proceeds from bank loan
Pembayaran biaya transaksi pinjaman bank Payments of transactions costs
- - - of bank loan
Arus Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Flows
(Digunakan untuk) Provided by (Used in) Financing
Aktivitas Pendanaan 116.903.396.190 2.128.562.348 1.406.509.415 Activities
(PENURUNAN) KENAIKAN NETO KAS NET (DECREASE) INCREASE
DAN BANK 50.786.973.769 (2.343.311.286 ) 102.699.433 IN CASH AND BANKS
CASH AND BANKS AT
KAS DAN BANK PADA AWAL THE BEGINNING OF THE
PERIODE/TAHUN 4 7.386.815.889 7.287.512.569 7.287.512.569 PERIOD/YEAR
KAS DAN BANK PADA AKHIR CASH AND BANKS AT
PERIODE/TAHUN 4 58.173.789.658 4.944.201.283 7.390.212.002 THE END OF THE PERIOD/YEAR
*)
Tidak diaudit Unaudited *)
Tambahan informasi arus kas diungkapkan dalam Catatan 35 Supplementary cash flows information are disclosed in Note 35
Catatan atas laporan keuangan terlampir merupakan bagian yang tidak The accompanying notes to the financial statements form an integral part
terpisahkan dari laporan keuangan secara keseluruhan. of these financial statements taken as whole.
6
Page 10
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Perusahaan a. The Company’s Establishment
PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (“Perusahaan”) PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk
didirikan di Indonesia berdasarkan Akta Notaris (the “Company”) was established in Indonesia
No. 13 pada tanggal 22 November 2016 oleh Heri based on Notarial Deed No. 13 dated
Martono, S.H. Akta Pendirian ini telah disahkan oleh November 22, 2016 by Heri Martono, S.H. This
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Deed of Establishment was approved by the
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan Ministry of Law and Human Rights of the Republic
No. AHU-0053518.AH.01.01 Tahun 2016 tanggal of Indonesia in its Decision Letter
30 November 2016. No. AHU-0053518.AH.01.01 Year 2016 dated
November 30, 2016.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami The Company's Articles of Association have been
beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta amended several times, most recent by Notarial
Notaris No. 46 tanggal 7 September 2023 oleh Deed No. 46 dated September 7, 2023 by
Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Christina Dwi Utami, S.H., M. Hum., M.Kn.,
diantaranya terkait perubahan status Perusahaan include those related to changes in
menjadi Perusahaan Terbuka, maksud dan tujuan the Company’s status into a Public Company,
serta kegiatan usaha Perusahaan, serta susunan aims and objectives also business activities of
dewan komisaris dan direksi. Perubahan the Company, also composition of board of
terakhir tersebut telah disahkan oleh commissioners and directors. This last
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia amendment has been approved by the Ministry of
Republik Indonesia dalam Surat Keputusan Law and Human Rights of the Republic of
No. AHU-0053706.AH.01.02. Tahun 2023 tanggal Indonesia in its Decision Letter
7 September 2023. No. AHU-0053706.AH.01.02. Year 2023 dated
September 7, 2023.
Perusahaan berdomisili Jl. Tebet Barat Dalam Raya The Company is domiciled at Jl. Tebet Barat
No. 6, Tebet Barat, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Dalam Raya No. 6, Tebet Barat, Tebet, Kota
DKI Jakarta, 12810. Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12810.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar In accordance with Article 3 of the Company's
Perusahaan, ruang lingkup dan kegiatan utama Articles of Association, the scope and main
Perusahaan adalah aktivitas keinsinyuran dan business of its activities are engineering and
konsultasi teknis. Kegiatan usaha yang dijalankan technical consulting activities. The current
saat ini sudah sesuai dengan Anggaran Dasar business activities are in accordance with the
Perusahaan. Perusahaan memulai operasi Company's Articles of Association. The Company
komersial pada tahun 2016. started its commercial activities in 2016.
Pada tanggal 30 September 2024, dan 31 Desember As of September 30, 2024, and December 31,
2023, pemilik manfaat terakhir Perusahaan adalah 2023, the ultimate beneficial owner of the
Rudi Reksa Sutantra. Company is Rudi Reksa Sutantra.
b. Manajemen Kunci dan Informasi Lainnya b. Key Management and Other Information
Susunan Dewan Komisaris, Direksi dan The composition of the Company’s Board of
Komite Audit Perusahaan pada tanggal Commissioners, Directors and Audit Committee
30 September 2024 adalah sebagai berikut: as of September 30, 2024 are as follows:
Dewan Komisaris Board of Commissioners
Komisaris Utama Rudi Reksa Sutantra President Commissioner
Komisaris Independen Yohanes Henri Prasetyo Independent Commissioner
Direksi Board of Directors
Direktur Utama Yophi Kurniawan Iswanto President Director
Direktur Andreas Setiawan, S.E, MBA Director
Komite Audit Audit Committee
Ketua Yohanes Henri Prasetyo Chairman
Anggota Thamrin Prima Simatupang Member
Anggota Budi Rahmat Halawa Member
7
Page 11
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Manajemen Kunci dan Informasi Lainnya b. Key Management and Other Information
(lanjutan) (continued)
Susunan Komisaris dan Direktur Perusahaan pada The composition of Commissioner and Director as
tanggal 31 Desember 2023 adalah sebagai berikut: of December 31, 2023 are as follows:
Komisaris Rudi Reksa Sutantra Commissioner
Direktur Yophi Kurniawan Iswanto Director
Pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember As of September 30, 2024, and December 31,
2023, Perusahaan memiliki masing-masing 2023, the Company has 20 and 9 permanent
sebanyak 20 dan 9 orang karyawan tetap (tidak employees, respectively (unaudited).
diaudit).
c. Struktur Entitas Asosiasi c. Structure of An Associate
Berdasarkan Akta Notaris No. 19 pada tanggal Based on Notarial Deed No. 19 dated
30 Maret 2021 oleh Heri Martono, S.H., Perusahaan March 30, 2021 by Heri Martono, S.H.,
membeli 250.000 lembar saham PT Mart Abadi the Company purchased 250,000 shares of
Pharma (“MAP”) senilai Rp250.000.000 yang PT Mart Abadi Pharma (“MAP”) for
mewakili 25,00% kepemilikan. Sampai dengan Rp250,000,000 which represents 25.00%
tanggal penyelesaian laporan keuangan, MAP masih ownership. Until completion date of the financial
belum memulai aktivitas komersial. statements, MAP still has not started its
commercial activities.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN POLICIES
a. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan a. Basis of Preparation and Presentation of
Keuangan Perusahaan the Company’s Financial Statements
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan Financial statements have been prepared and
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di presented in accordance with Indonesian
Indonesia (“SAK”), yang mencakup Pernyataan Financial Accounting Standards (“SAK”), with
Standar Akuntansi Keuangan (“PSAK”) dan comprise the Statement of Financial Accounting
Interpretasi Standar Akuntansi Keuangan (“ISAK”) Standards (“PSAK”) and Interpretations of
yang dikeluarkan oleh Dewan Standar Akuntansi Financial Accounting Standards (“ISAK”) issued
Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia (“DSAK IAI”). by Financial Accounting Standards Board of
the Indonesian Institute of Accountants (“DSAK
IAI”).
8
Page 12
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
a. Dasar Penyusunan dan Penyajian Laporan a. Basis of Preparation and Presentation of
Keuangan Perusahaan (lanjutan) the Company’s Financial Statements
(continued)
Laporan keuangan, kecuali laporan arus kas, telah The financial statements, except for the statement
disusun berdasarkan konsep biaya historis, kecuali of cash flows, have been prepared using the
seperti yang disebutkan dalam catatan atas laporan historical cost concept, except as disclosed in the
keuangan yang relevan. relevant notes to the financial statements.
Laporan arus kas menyajikan penerimaan dan The statement of cash flows presents receipts and
pengeluaran kas dan bank yang dikelompokkan ke payments of cash and banks classified which
dalam aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. classified into operating, investing and financing
Arus kas dari aktivitas operasi disajikan dengan activities. Cash flows from operating activities are
menggunakan metode langsung. presented using the direct method.
Mata uang penyajian yang digunakan dalam The presentation currency used in the preparation
penyusunan laporan keuangan adalah mata uang of the financial statements is Rupiah (“Rp”), which
Rupiah (“Rp”), yang juga merupakan mata uang is also the functional currency of the Company.
fungsional Perusahaan.
b. Perubahan Kebijakan Akuntansi b. Changes in Accounting Policies
Penerapan dari standar, interpretasi, amandemen The adoption of the following standards,
dan penyesuaian tahunan yang berlaku efektif sejak interpretations, amendments and annual
tanggal 1 Januari 2023 yang relevan dengan operasi improvements which are effective from
Perusahaan namun tidak menyebabkan perubahan January 1, 2023 that relevant to the Company’s
signifikan atas kebijakan akuntansi Perusahaan dan operation but did not result in substantial changes
tidak memiliki dampak material terhadap jumlah yang to the its accounting policies and had no material
dilaporkan di tahun berjalan atau tahun sebelumnya effect on the amounts reported for the current or
adalah sebagai berikut: prior years are as follows:
- Amendemen PSAK 16, “Aset Tetap” tentang - Amendment to PSAK 16, “Fixed Assets”
Hasil sebelum Penggunaan yang Diintensikan; regarding Proceeds before Intended Use;
- Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan - Amendment to PSAK 1, “Presentation of
Keuangan” tentang Klasifikasi Liabilitas sebagai Financial Statements” related to Disclosure of
Jangka Pendek atau Jangka Panjang; Accounting Policies and Classification of
Liabilities as Current or Non-Current;
- Amendemen PSAK 25, “Kebijakan Akuntansi, - Amendment to PSAK 25, “Accounting
Perubahan Estimasi Akuntansi, dan Kesalahan” Policies, Changes in Accounting Estimates
tentang Definisi Estimasi Akuntansi; and Errors” related to the Definition of
Accounting Estimates;
- Amendemen PSAK 46, “Pajak Penghasilan” - Amendment to PSAK 46, “Income Taxes”
tentang Pajak Tangguhan terkait Aset dan related to Deferred Taxes Assets and
Liabilitas yang Timbul dari Transaksi Tunggal. Liabilities arising from Single Transaction.
Efektif 1 Januari 2024: Effective from January 1, 2024:
- Amendemen PSAK 1, “Penyajian Laporan - Amendment to PSAK 1, “Presentation of
Keuangan”; Financial Statements”;
- Amandemen PSAK 73, “Sewa”. - Amendment to PSAK 73, “Lease”.
9
Page 13
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
c. Penerapan atas Standar Akuntansi Baru c. Implementation of New Accounting Standards
Perusahaan menerapkan PSAK 71 dengan The Company applies PSAK 71 by recognizing
mengakui efek kumulatif dari penerapan awal the cumulative effect of the initial adoption of the
standar baru sebagai penyesuaian terhadap saldo new standard as an adjustment to retained
laba 1 Januari 2020, sebagai berikut: earnings as of January 1, 2020, as follows:
Saldo/Balance
Balance as of January 1, 2020
Saldo 1 Januari 2020 setelah penyajian kembali 5.773.317.109 after restatement
Penyesuaian saldo atas penerapan PSAK 71: Adjustment for application of PSAK 71:
Kerugian kredit ekspektasian (“KKE”) (7.698.120.000) Expected credit loss (“ECL”)
Saldo 1 Januari 2020 setelah Balance as of January 1, 2020
penerapan PSAK 71 (1.924.802.891) after application of PSAK 71
d. Transaksi dengan Pihak-Pihak Berelasi d. Transaction with Related Parties
Perusahaan melakukan transaksi dengan pihak- The Company deals with related parties, as
pihak berelasi, sebagaimana didefinisikan oleh defined by PSAK 7, “Disclosure of Related
PSAK 7, “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Parties”. All significant transactions with related
Semua transaksi yang signifikan dengan pihak-pihak parties, whether conducted with the same terms
yang berelasi, baik yang dilakukan dengan syarat and conditions as third parties or not, disclosed in
dan kondisi yang sama dengan pihak ketiga atau pun the notes to the financial statements.
tidak, diungkapkan dalam catatan atas laporan
keuangan.
e. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar e. Classification of Current and Non-Current
Perusahaan menyajikan aset dan liabilitas dalam The Company presents assets and liabilities in
laporan posisi keuangan berdasarkan klasifikasi the statement of financial position based on
lancar/tak lancar. Suatu aset disajikan lancar bila: current/non-current classification. An asset is
i) akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam presented as current when:
siklus operasi normal; i) expected to be realized or intended to be sold
ii) untuk diperdagangkan; or consumed in the normal operating cycle;
ii) held primarily for the purpose of trading;
iii) akan direalisasi dalam 12 bulan setelah tanggal iii) expected to be realized within 12 months
pelaporan, atau kas atau bank kecuali yang after the reporting period, or cash or banks
dibatasi penggunaannya atau akan digunakan unless restricted from being exchanged or
untuk melunasi suatu liabilitas dalam paling used to settle a liability for at least 12 months
lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan. after the reporting period.
Suatu liabilitas disajikan lancar bila: A liability is presented as current when:
i) akan dilunasi dalam siklus operasi normal; i) expected to be settled in the normal operating
cycle;
ii) untuk diperdagangkan; ii) held primarily for the purposes of trading;
iii) akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal iii) due to be settled within 12 months after the
pelaporan; atau reporting period; or
iv) tidak ada hak tanpa syarat untuk iv) there is no unconditional right to defer at
menangguhkan pelunasannya dalam tidak least 12 months after the reporting period.
12 bulan setelah tanggal pelaporan.
Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai aset Deferred tax assets are classified as non-current
tidak lancar. assets.
10
Page 14
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
f. Kas dan Bank f. Cash and Banks
Kas dan bank terdiri dari saldo kas dan bank yang Cash and banks consist of cash and banks’
tidak dibatasi penggunaannya dan tidak dijaminkan. balance which are not restricted in use or pledged
as collateral.
g. Bank yang Dibatasi Penggunaannya g. Restricted Cash in Bank
Bank yang dibatasi penggunaannya merupakan Restricted cash in bank represents escrow
rekening penampungan atas utang bank. Bank yang account against bank loan. Restricted cash in
dibatasi penggunaannya disajikan sebagai bank is presented as “Other Non-Current Assets”
“Aset Tidak Lancar Lainnya” pada laporan posisi in the statement of financial position.
keuangan.
h. Uang Muka dan Biaya Dibayar di Muka h. Advances and Prepaid Expenses
Uang muka dicatat pada saat terjadinya. Advances are recorded as incurred.
Biaya dibayar di muka diamortisasi pada laporan Prepaid expenses are amortized in the statements
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain of profit or loss and other comprehensive income
berdasarkan masa manfaatnya dengan based on their beneficial periods using the
menggunakan metode garis lurus. straight-line method.
i. Investasi pada Entitas Asosiasi i. Investment in An Associate
Entitas asosiasi adalah entitas yang terhadapnya An associate is an entity over which the Company
Perusahaan memiliki pengaruh signifikan. Pengaruh has significant influence. Significant influence is
signifikan adalah kekuasaan untuk berpartisipasi the power to participate in the financial and
dalam keputusan kebijakan keuangan dan operational policies decision of the investee, but is
operasional investee, tetapi tidak mengendalikan not control or joint control over those policies.
atau mengendalikan bersama atas kebijakan
tersebut.
Pertimbangan yang dibuat dalam menentukan The considerations made in determining
pengaruh signifikan adalah serupa dengan hal-hal significant influence are similar to those necessary
yang diperlukan dalam menentukan kendali atas to determine control over subsidiary.
entitas anak.
lnvestasi Perusahaan pada entitas asosiasi dicatat The Company's investment in its associate is
dengan menggunakan metode ekuitas. Dalam accounted for using the equity method. Under the
metode ekuitas, investasi awalnya diakui pada equity method, the investment in an associate is
harga perolehan. Nilai tercatat investasi disesuaikan initially recognized at cost. The carrying amount
untuk mengakui perubahan bagian Perusahaan atas of the investment is adjusted to recognize
aset neto entitas asosiasi sejak tanggal perolehan. changes in the Company's share of net assets of
Goodwill yang terkait dengan entitas asosiasi the associate since the acquisition date. Goodwill
termasuk dalam jumlah tercatat investasi dan tidak relating to the associate is included in the carrying
diamortisasi maupun diuji secara individual untuk amount of the investment and is neither amortized
penurunan nilai. nor tested for impairment individually.
Laba rugi mencerminkan bagian dari Perusahaan The profit or loss reflects the Company's share of
atas hasil operasi dari entitas asosiasi. Perubahan the results of operations of the associate. Any
Penghasilan Komprehensif Lain ("PKL") dari entitas change in Other Comprehensive Income ("OCI")
asosiasi disajikan sebagai bagian dari PKL of the associate is presented as part of
Perusahaan. Selain itu, bila terdapat perubahan the Company's OCI. In addition, when there has
yang diakui langsung pada ekuitas entitas asosiasi, been a change recognized directly in the equity of
Perusahaan mengakui bagiannya atas perubahan, the associate, the Company recognizes its share
jika sesuai, dalam laporan perubahan ekuitas. of any changes, when applicable, in the statement
of changes in equity.
11
Page 15
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
i. Investasi pada Entitas Asosiasi (lanjutan) i. Investment in An Associate (continued)
Laba atau rugi yang belum direalisasi sebagai hasil Unrealized gains and losses resulting from
dari transaksi-transaksi antara Perusahaan dengan transactions between the Company and
entitas asosiasi dieliminasi sesuai dengan the associate is eliminated to the extent of
kepentingan dalam entitas asosiasi. Gabungan the interest in the associate. The aggregate of
bagian Perusahaan atas laba rugi entitas asosiasi the Company's share of profit or loss of an
disajikan pada laporan laba rugi dan penghasilan associate is shown on the face of the statements
komprehensif lain (sebagai laba atau rugi) of profit or loss and other comprehensive income
di luar laba usaha dan mencerminkan laba atau rugi (as profit or loss) outside operating profit and
setelah pajak dan kepentingan non-pengendali pada represents profit or loss after tax and non-
entitas anak dari entitas asosiasi. controlling interest in the subsidiary of the
associate.
Laporan keuangan entitas asosiasi disusun atas The financial statements of an associate are
periode pelaporan yang sama dengan Perusahaan. prepared for the same reporting period of
Setelah penerapan metode ekuitas, Perusahaan the Company. After application of the equity
menentukan apakah diperlukan untuk mengakui method, the Company determines whether it is
tambahan rugi penurunan nilai atas investasi necessary to recognize an additional impairment
Perusahaan dalam entitas asosiasi. Perusahaan loss on the Company’s investment in its associate.
menentukan pada setiap tanggal pelaporan apakah The Company determines at each reporting date
terdapat bukti yang objektif yang mengindikasikan whether there is any objective evidence that the
bahwa investasi dalam entitas asosiasi mengalami investment in an associate is impaired. If this is
penurunan nilai. Dalam hal ini, Perusahaan the case, the Company calculates the amount of
menghitung jumlah penurunan nilai berdasarkan impairment as
selisih antara jumlah terpulihkan atas investasi the difference between the recoverable amount of
dalam entitas asosiasi dan nilai tercatatnya dan the investment in associate and its carrying value,
mengakuinya dalam laba rugi. and recognizes the amount in profit or loss.
Pada saat kehilangan pengaruh signifikan atas Upon loss of significant influence over
entitas asosiasi, Perusahaan mengukur dan the associate, the Company measures and
mengakui bagian investasi tersisa pada nilai wajar. recognizes any retained investment at its fair
Selisih antara nilai tercatat entitas asosiasi dan nilai value. Any difference between the carrying
wajar investasi yang tersisa dan penerimaan dari amount of the associate and the fair value of
pelepasan investasi diakui pada laba rugi. the retained investment and proceeds from
disposal is recognized in profit or loss.
j. Beban Ditangguhkan j. Deferred Charges
Akun ini merupakan akumulasi biaya emisi yaitu This account represents accumulated of emission
terdiri dari biaya dan beban terkait jasa tenaga ahli costs which consist of professional fees and
sehubungan dengan Penawaran Umum Perdana expenses in connection with Initial Public Offering
Saham (Initial Public Offering - “IPO”). Biaya dan (“IPO”). This costs and expenses will be
beban ini akan direklasifikasi menjadi akun reclassified to “Additional Paid-in Capital” account
“Tambahan Modal Disetor” pada saat Perusahaan when the Company has been effectively become
sudah efektif menjadi Perusahaan publik. the public Company.
Pada tanggal 30 September 2023, seluruh biaya dan As of September 30, 2023, all deferred costs and
beban ditangguhkan disajikan sebagai “Aset Lancar expenses are presented as “Other Current
Lainnya” pada laporan posisi keuangan. Assets” in the statement of financial position.
k. Aset Tetap k. Fixed Assets
Aset tetap dinyatakan sebesar biaya perolehan Fixed assets are stated at cost less accumulated
dikurangi akumulasi penyusutan (kecuali tanah yang depreciation (except for land that is not
tidak disusutkan) dan rugi penurunan nilai, jika ada. depreciated) and impairment losses, if any. Such
Biaya perolehan termasuk biaya penggantian bagian cost includes the cost of replacing part of the fixed
aset tetap saat biaya tersebut terjadi, jika memenuhi assets when that cost is incurred, if the recognition
kriteria pengakuan. criteria are met.
12
Page 16
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
k. Aset Tetap (lanjutan) k. Fixed Assets (continued)
Selanjutnya, pada saat inspeksi yang signifikan Likewise, when a major inspection is performed,
dilakukan, biaya inspeksi itu diakui ke dalam nilai its cost is recognized in the carrying amount of
tercatat aset tetap sebagai suatu penggantian jika the fixed assets as a replacement if the
memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya recognition criteria are satisfied. All other repairs
pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi and maintenance costs that do not meet the
kriteria pengakuan diakui dalam laporan laba rugi recognition criteria are recognized in the
dan penghasilan komprehensif lain pada saat statement of profit or loss and other
terjadinya. comprehensive income as incurred.
Penyusutan aset dimulai pada saat aset tersebut Depreciation of an asset starts when it is available
siap untuk digunakan sesuai maksud for its intended use and is computed using the
penggunaannya dan dihitung dengan menggunakan straight-line method based on the estimated
metode garis lurus berdasarkan estimasi umur useful life of the asset as follows:
manfaat ekonomis sebagai berikut:
Tahun/ Persentase/
Years Percentage
Bangunan 20 5% Building
Kendaraan 8 12,5% Vehicles
Peralatan proyek 4 25% Project equipment
Perlengkapan kantor 4 25% Office supplies
Masa manfaat aset tetap dan metode depresiasi The fixed assets’ useful lives and methods of
ditelaah dan disesuaikan, jika sesuai keadaan, pada depreciation are reviewed, and adjusted if
setiap akhir tahun buku. appropriate, at each financial year end.
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar biaya Assets under progress is stated at cost and
perolehan dan disajikan sebagai bagian dari aset presented as part of fixed assets in the statement
tetap dalam laporan posisi keuangan. Akumulasi of financial position. The accumulated costs will
biaya perolehan untuk aset dalam penyelesaian be reclassified to the appropriate fixed asset
akan dipindahkan ke masing-masing aset tetap yang account when the construction is substantially
bersangkutan pada saat aset tersebut selesai completed and the constructed asset is ready for
dikerjakan dan siap digunakan sesuai dengan its intended use.
tujuannya.
Aset tetap dihentikan pengakuannya pada saat Fixed assets are derecognized upon disposal or
dilepaskan atau ketika tidak ada manfaat ekonomis when no future economic benefits are expected
masa depan yang diharapkan dari penggunaan atau from its use or disposal. Any gain or loss arising
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang on derecognition of the asset is included in profit
timbul dari penghentian pengakuan aset dimasukkan or loss in the period the asset is derecognized.
dalam laba rugi pada periode aset tersebut
dihentikan pengakuannya.
Pada tanggal 31 Desember 2022, 2021 dan 2020, As of December 31, 2022, 2021 and 2020, fixed
aset tetap dicatat menggunakan model biaya. assets were recorded using the cost model.
Pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan melakukan As of June 30, 2023, the Company changed the
perubahan model pencatatan aset tetap berupa recording model of fixed assets in forms of land
tanah dan bangunan dari model biaya menjadi model and building from cost model to revaluation model.
revaluasi. Nilai wajar tanah dan bangunan ditentukan The fair value of land and buildings is determined
oleh penilai independen dengan menggunakan by an independent appraiser using market and
pendekatan pasar dan biaya. Pada tanggal cost approaches. As of September 30, 2023, fixed
30 September 2023, aset tetap berupa tanah dan assets in forms of land and building are recorded
bangunan dicatat menggunakan model revaluasi using revaluation model, which is fair value at the
yaitu nilai wajar pada tanggal revaluasi, dikurangi revaluation date, less accumulated depreciation
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi and accumulated impairment losses that occur
penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal after the revaluation date.
revaluasi.
13
Page 17
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
k. Aset Tetap (lanjutan) k. Fixed Assets (continued)
Pada tanggal 30 September 2023, tanah dan As of September 30, 2023, land and building are
bangunan dicatat menggunakan model revaluasi recorded using revaluation model, which is fair
yaitu nilai wajar pada tanggal 30 Juni 2023, dikurangi value on June 30, 2023, less accumulated
akumulasi penyusutan dan akumulasi rugi depreciation and accumulated impairment losses
penurunan nilai yang terjadi setelah tanggal that occur after June 30, 2023.
30 Juni 2023.
Frekuensi revaluasi bergantung pada perubahan The frequency of revaluation depends on changes
nilai wajar aset tetap yang direvaluasi. Jika nilai wajar in the fair value of the revalued of fixed assets. If
dari aset tetap yang direvaluasi berbeda secara the fair value of the revalued fixed assets is
material dengan jumlah tercatatnya, maka revaluasi different from the amount received, then a further
lanjutan disyaratkan. Aset tetap yang mengalami revaluation is required. Fixed assets experiences
perubahan nilai wajar secara signifikan dan fluktuatif significant and volatile changes in fair value
sehingga perlu direvaluasi secara tahunan. therefore needs to be revalued annualy. This
Revaluasi tahunan tersebut tidak perlu dilakukan annual revaluation is not necessary for fixed
untuk aset tetap yang perubahan nilai wajarnya tidak assets which the changes in fair value is not
signifikan. Aset tetap tersebut perlu direvaluasi paling significant. That fixed asset needs to be revalued
kurang setiap 3 tahun sekali. at least every 3 years.
Ketika suatu aset tetap direvaluasi, maka jumlah When fixed assets are revalued, the amount
tercatat dari aset tetap tersebut disesuaikan pada determined from the fixed assets adjusted
jumlah revaluasiannya. Pada tanggal revaluasi, aset according to the revaluation amount. At the
diperlakukan dengan salah satu cara berikut ini: revaluation date, assets are taken in one following
ways:
a. Jumlah tercatat bruto disesuaikan secara a. The gross carrying amount is adjusted
konsisten dengan revaluasi jumlah tercatat aset. consistently with the revaluation of the
Sebagai contoh, jumlah tercatat bruto dapat carrying amount of the asset. For example,
dengan mengacu pada data pasar yang dapat the gross carrying amount can be restated by
diobservasi atau dapat secara proporsional referring to observable market data or it can
terhadap perubahan jumlah tercatat. Akumulasi be restated proportionally to changes in the
penyusutan pada tangal revaluasi disesuaikan carrying amount. Accumulated depreciation
untuk menyamakan perbedaan antara jumlah under revaluation date is adjusted to equalize
tercatat bruto dan jumlah tercatat aset setelah the difference between the gross carrying
memperhitungkan akumulasi rugi penurunan amount and the carrying amount asset after
nilai; atau calculating the accumulated impairment
losses; or
b. Akumulasi penyusutan dieliminasi terhadap b. Accumulated depreciation is eliminated
jumlah tercatat bruto aset. against the gross carrying amount of the
assets.
Jumlah penyesuaian akumulasi penyusutan tersebut The amount of adjustment for the accumulated
membentuk bagian kenaikan atau penurunan dalam depreciation forms part of increase or decrease in
jumlah tercatat yang ditentukan. the specified carrying amount.
Setiap kenaikan yang berasal dari revaluasi seluruh Any increase arising from revaluation of all fixed
aset tetap tersebut langsung dikreditkan ke assets are directly credited to other
penghasilan komprehensif lain dan akumulasinya ke comprehensive income and accumulated to a
surplus revaluasi pada bagian ekuitas, kecuali surplus in equity, except before any decline the
sebelumnya penurunan revaluasi atas aset yang revaluation of the same assets has been
sama pernah diakui dalam laba rugi, dalam hal ini, recognized in profit or loss, in this case, an
kenaikan revaluasi hingga sebesar penurunan nilai increase in revaluation up to an impairment in
aset akibat revaluasi tersebut, dikreditkan dalam laba value of assets as a result the revaluation, it is
rugi. credited in profit or loss.
14
Page 18
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
k. Aset Tetap (lanjutan) k. Fixed Assets (continued)
Revaluasi dilakukan dengan keteraturan yang cukup Revaluation is carried out with sufficient regularity
untuk memastikan bahwa nilai tercatat tidak berbeda to ensure that the carrying value does not differ
secara material dari jumlah yang ditentukan dengan materially from the amount determined using fair
menggunakan nilai wajar pada tanggal pelaporan. value at the reporting date.
Penyusutan atas nilai revaluasian aset tetap Depreciation of the revaluation value of fixed
dibebankan ke laba rugi. Sejalan dengan assets is charged to profit or loss. In line with
penggunaan aset oleh Perusahaan, surplus the Company’s use of assets, the revaluation
revaluasi aset tetap dipindahkan ke defisit sebesar surplus of fixed assets are transferred to deficit
perbedaan jumlah penyusutan berdasarkan nilai equal to the difference amount of depreciation
revaluasian aset tetap dengan jumlah penyusutan based on the revaluation value of the fixed assets
berdasarkan biaya perolehan aset tetap. Bila and the amount of depreciation based on the
kemudian aset tetap yang telah direvaluasi dijual acquisition cost of the fixed assets. If the revalued
atau dihentikan penggunaannya, saldo surplus fixed assets are sold or discontinued, the surplus
revaluasi tersisa dipindahkan langsung ke defisit. balance will be transferred directly to the deficit.
l. Aset Takberwujud l. Intangible Assets
Aset takberwujud yang diperoleh secara terpisah Intangible assets acquired separately are
diukur pada pengakuan awal sebesar biaya measured on initial recognition at cost. The cost of
perolehan. Biaya perolehan aset takberwujud yang intangible assets acquired from business
berasal dari kombinasi bisnis adalah nilai wajar pada combination is their fair value at the date of
tanggal akuisisi. Setelah pengakuan awal, aset acquisition. Following initial recognition, intangible
takberwujud dinyatakan pada biaya perolehan assets are carried at cost less any accumulated
dikurangi dengan akumulasi amortisasi dan amortization and accumulated impairment losses,
akumulasi rugi penurunan nilai, kecuali untuk except for goodwill which are carried at their fair
goodwill yang dinyatakan pada nilai wajar pada value at the date of acquisition less any
tanggal akuisisi dikurangi dengan penurunan nilai. impairment losses.
Umur manfaat aset takberwujud dinilai sebagai The useful lives of intangible assets are assessed
terbatas atau tidak terbatas. Aset takberwujud as either finite or indefinite. Intangible assets with
dengan umur manfaat terbatas diamortisasi sesuai finite lives are amortized over the economic useful
umur manfaat ekonomis dan diuji untuk penurunan life and assessed for impairment whenever there
nilai jika terdapat indikasi bahwa aset takberwujud is an indication that the intangible assets may be
mengalami penurunan nilai. Periode dan metode impaired. The amortization period and
amortisasi aset takberwujud dengan umur manfaat the amortization method for an intangible asset
terbatas ditelaah sekurang-kurangnya pada setiap with a finite useful life are reviewed at least at the
akhir periode pelaporan. end of each reporting period.
Perubahan pada perkiraan umur manfaat atau pola Changes in the expected useful life or the
konsumsi manfaat ekonomi masa depan dari aset expected pattern of consumption of
tersebut dijadikan pertimbangan dalam mengubah future economic benefits embodied in the asset
periode atau metode amortisasi dan diperlakukan are considered to modify the amortization period
sebagai perubahan estimasi akuntansi. Beban or method, as appropriate and are treated
amortisasi aset takberwujud dengan umur manfaat as changes in accounting estimates.
terbatas dicatat sebagai beban pada laporan laba The amortization expense on intangible assets
rugi dan penghasilan komprehensif lain sesuai with finite lives is recognized as expenses in
dengan fungsi aset takberwujud tersebut. the statement of profit or loss and other
comprehensive income that is consistent with the
function of the intangible assets.
15
Page 19
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
l. Aset Takberwujud (lanjutan) l. Intangible Assets (continued)
Aset takberwujud dengan umur manfaat tidak Intangible assets with indefinite useful lives are
terbatas tidak diamortisasi, tetapi diuji setiap periode not amortized, but are tested for impairment
untuk penurunan nilai, secara individual atau pada periodically, either individually or at the
tingkat unit penghasil kas (“UPK”). Umur manfaat cash-generating unit (“CGU”) level. The useful life
aset takberwujud yang tidak diamortisasi ditelaah of an intangible assets that is not being amortized
setiap tahun untuk menentukan apakah peristiwa shall be reviewed each year to determine whether
dan kondisi dapat terus mendukung penilaian bahwa events and circumstances continue to support an
umur manfaat tetap tidak terbatas. Jika tidak, maka indefinite useful life assessment for that asset. If
perubahan umur manfaat dari tidak terbatas menjadi not, the change in useful life from indefinite to finite
terbatas diterapkan secara prospektif. is applied on a prospective basis.
Laba atau rugi yang timbul dari penghentian Gains or losses arising from derecognition of an
pengakuan aset takberwujud dihitung sebagai selisih intangible asset are calculated as the difference
antara jumlah neto hasil pelepasan dan jumlah between the net disposal proceeds and the
tercatat aset takberwujud dan diakui dalam laporan carrying amount of the asset and are recognized
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada in the statements of profit or loss and other
saat aset takberwujud tersebut dihentikan comprehensive income when the intangible asset
pengakuannya. is derecognized.
Aset takberwujud Perusahan merupakan perangkat The Company’s intangible assets represent
lunak, dengan umur manfaat selama 4 tahun dan software, with useful lives of 4 years and are
disusutkan menggunakan metode garis lurus. depreciated using straight-line method.
m. Sewa m. Leases
Perusahaan sebagai Penyewa The Company as a Lessee
Perusahaan menilai pada awal kontrak apakah suatu The Company assesses at contract inception
kontrak adalah, atau mengandung sewa. Artinya, jika whether a contract is, or contain a lease. That is,
kontrak memberikan hak untuk mengendalikan if the contract conveys the right to control the use
penggunaan aset teridentifikasi untuk suatu periode of an identified asset for a period of time in
waktu sebagai imbalan untuk imbalan. exchange for consideration.
Perusahaan menerapkan satu pendekatan The Company applies a single recognition and
pengakuan dan pengukuran tunggal bagi seluruh measurement approach for all leases, except for
sewa, kecuali untuk sewa jangka pendek dan sewa short-term leases and leases of low-value assets.
aset bernilai rendah. Perusahaan mengakui liabilitas The Company recognizes lease liabilities to make
sewa untuk melakukan pembayaran sewa dan aset lease payments and right of use asset
hak guna yang merupakan hak untuk menggunakan representing the right to use the underlying
aset pendasar. assets.
i) Aset Hak Guna i) Right of Use Asset
Perusahaan mengakui aset hak guna pada The Company recognizes right of use asset
tanggal dimulainya sewa (yaitu tanggal aset at the commencement date of the lease
tersedia untuk digunakan). Aset hak guna diukur (i.e., the date the underlying asset is available
pada harga perolehan, dikurangi akumulasi for use). Right of use asset are measured at
penyusutan dan penurunan nilai, dan cost, less any accumulated depreciation and
disesuaikan untuk setiap pengukuran kembali impairment losses, and adjusted for any
liabilitas sewa. Biaya perolehan aset hak guna remeasurement of lease liabilities. The cost
mencakup jumlah liabilitas sewa yang diakui, of right of use asset includes the amount of
biaya langsung yang timbul diawal, dan lease liabilities recognized, initial direct costs
pembayaran sewa yang dilakukan pada atau incurred, and lease payments made at or
sebelum tanggal mulai dikurangi setiap insentif before the commencement date less any
sewa yang diterima. lease incentives received.
16
Page 20
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
m. Sewa (lanjutan) m. Leases (continued)
Perusahaan sebagai Penyewa (lanjutan) The Company as a Lessee (continued)
i) Aset Hak Guna (lanjutan) i) Right of Use Asset (continued)
Jika kepemilikan aset sewaan beralih ke If ownership of the leased asset transfers to
Perusahaan pada akhir masa sewa atau biaya the Company at the end of the lease term or
perolehan mencerminkan pelaksanaan opsi beli, the cost reflects the exercise of a purchase
penyusutan dihitung dengan menggunakan option, depreciation is calculated using the
estimasi masa manfaat aset. Aset hak guna juga estimated useful life of the asset. The right of
mengalami penurunan nilai. use asset are also assessed for impairment.
ii) Liabilitas Sewa ii) Lease Liabilities
Pada tanggal dimulainya sewa, Perusahaan At the commencement date of the lease,
mengakui liabilitas sewa yang diukur pada nilai the Company recognizes lease liabilities
kini pembayaran sewa yang harus dilakukan measured at the present value of lease
selama masa sewa. Pembayaran sewa payments to be made over the lease term.
mencakup pembayaran tetap (termasuk The lease payments include fixed payments
pembayaran tetap secara substansi) dikurangi (including in-substance fixed payments) less
piutang insentif sewa, pembayaran sewa any lease incentives receivable, variable
variabel yang bergantung pada indeks atau tarif, lease payments that depend on an index or a
dan jumlah yang diharapkan akan dibayar rate, and amounts expected to be paid under
dibawah jaminan nilai residu. residual value guarantees.
Pembayaran sewa juga mencakup harga The lease payments also include the exercise
pelaksanaan dari opsi beli yang cukup pasti price of a purchase option reasonably certain
akan dilaksanakan oleh Perusahaan, dan to be exercised by the Company and
pembayaran denda untuk penghentian sewa, payments of penalties for terminating the
jika masa sewa merefleksikan Perusahaan lease, if the lease term reflects the Company
melaksanakan opsi untuk menghentikan sewa. exercising the option to terminate. Variable
Pembayaran sewa variabel yang tidak lease payments that do not depend on an
bergantung pada indeks atau tarif diakui sebagai index or a rate are recognized as expenses
beban (kecuali terjadi untuk menghasilkan (unless they are incurred to produce
persediaan) pada periode di mana peristiwa inventories) in the period in which the event
atau kondisi yang memicu terjadinya or condition that triggers the payment occurs.
pembayaran.
Dalam menghitung nilai kini pembayaran sewa, In calculating the present value of lease
Perusahaan menggunakan suku bunga payments, the Company uses its incremental
pinjaman tambahan pada tanggal dimulainya borrowing rate at the lease commencement
sewa karena tingkat bunga implisit dalam sewa date because the interest rate implicit in the
tidak dapat segera ditentukan. Setelah tanggal lease is not readily determinable. After the
permulaan, jumlah liabilitas sewa ditingkatkan commencement date, the amount of lease
untuk merefleksikan penambahan bunga dan liabilities is increased to reflect the accretion
mengurangi pembayaran sewa yang dilakukan. of interest and reduced for the lease
Selain itu, nilai tercatat liabilitas sewa diukur payments made. In addition, the carrying
kembali jika ada modifikasi, perubahan masa amount of lease liabilities is remeasured if
sewa, perubahan pembayaran sewa (misalnya, there is a modification, a change in the lease
perubahan pembayaran masa depan akibat term, a change in the lease payments
perubahan indeks atau kurs yang digunakan (e.g., changes to future payments resulting
untuk pembayaran sewa) atau perubahan from a change in an index or rate used to
penilaian opsi untuk membeli aset pendasar. determine such lease payments) or a change
in the assessment of an option to purchase
the underlying asset.
17
Page 21
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
m. Sewa (lanjutan) m. Leases (continued)
Perusahaan sebagai Penyewa (lanjutan) The Company as a Lessee (continued)
iii) Sewa Jangka Pendek dan Sewa dengan Aset iii) Short-term Leases and Leases of Low-value
Bernilai Rendah Assets
Perusahaan menerapkan pengecualian The Company applies the short-term lease
pengakuan sewa jangka pendek untuk sewa recognition exemption to its short-term leases
mesin dan peralatan jangka pendeknya (yaitu, of machinery and equipment (i.e., those
sewa yang memiliki jangka waktu sewa 12 bulan leases that have a lease term of 12 months or
atau kurang, dari tanggal permulaan dan tidak less from the commencement date and do not
mengandung opsi beli). contain a purchase option).
Hal ini juga berlaku untuk pengecualian It also applies the lease of low-value assets
pengakuan sewa aset bernilai rendah untuk recognition exemption to leases of office
sewa peralatan kantor yang dianggap bernilai equipment that are considered to be low
rendah. Pembayaran sewa untuk sewa jangka value. Lease payments on short-term leases
pendek dan sewa dari aset bernilai rendah and leases of low-value assets are
diakui sebagai beban dengan metode garis lurus recognized as expense on a straight-line
selama masa sewa. basis over the lease term.
Perusahaan sebagai Pesewa The Company as a Lessor
Sewa yang dalam pengaturannya Perusahaan tidak Leases in which the Company does not transfer
mengalihkan secara substansial seluruh risiko dan substantially all the risks and rewards incidental to
manfaat yang terkait dengan kepemilikan suatu aset ownership of an asset are classified as operating
diklasifikasikan sebagai sewa operasi. Pendapatan leases. Lease income arising is accounted for on
sewa yang timbul dicatat dengan metode garis lurus a straight-line basis over the lease terms and is
selama masa sewa dan diakui sebagai bagian dari included in other operating income in the profit or
pendapatan usaha pada laba rugi karena sifatnya. loss due to its operating nature. Initial direct costs
Biaya langsung awal yang terjadi dalam negosiasi incurred in negotiating and arranging an operating
dan pengaturan sewa operasi ditambahkan ke lease are added to the carrying amount of the
jumlah tercatat dari aset sewaan dan diakui selama leased asset and recognized over the lease term
masa sewa atas dasar yang sama dengan on the same basis as lease income.
pendapatan sewa.
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban n. Revenue and Expense Recognition
Perusahaan telah menerapkan PSAK 72, The Company’s applied PSAK 72, “Revenue from
“Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”, Contracts with Customers”, by performing
dengan melakukan analisa transaksi melalui metode transaction analysis through the 5 steps of income
5 langkah pengakuan pendapatan sebagai berikut: recognition model as follows:
i) Identifikasi kontrak dengan pelanggan; i) Identify contract(s) with a customer;
ii) Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam ii) Identify the performance obligations in the
kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan contract. Performance obligations are
janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan promises in a contract to transfer to a
barang atau jasa yang memiliki karakteristik customer goods or services that are distinct;
berbeda ke pelanggan;
iii) Menetapkan harga transaksi, setelah dikurangi iii) Determine the transaction price, net of
diskon, retur, insentif penjualan dan pajak discounts, returns, sales incentives and value
pertambahan nilai, yang berhak diperoleh suatu added tax, which an entity expects to be
entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya entitled in exchange for transferring the
barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak; promised goods or services to a customer;
18
Page 22
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
n. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan) n. Revenue and Expense Recognition
(continued)
Perusahaan telah menerapkan PSAK 72, The Company’s applied PSAK 72, “Revenue from
“Pendapatan dari Kontrak dengan Pelanggan”, Contracts with Customers”, by performing
dengan melakukan analisa transaksi melalui metode transaction analysis through the 5 steps of income
5 langkah pengakuan pendapatan sebagai berikut: recognition model as follows: (continued)
(lanjutan)
iv) Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban iv) Allocated the transaction price to each
pelaksanaan dengan menggunakan dasar performance obligation on the basis of the
harga jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang relative stand-alone selling prices of each
atau jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. distinct goods or services promises in the
Ketika tidak dapat diamati secara langsung, contract. Where these are not directly
harga jual berdiri sendiri relatif diperkirakan observable, the relative stand-alone selling
berdasarkan biaya yang diharapkan ditambah price are estimated based on expected cost-
margin; plus margin;
v) Pengakuan pendapatan ketika kewajiban v) Recognize revenue when performance
pelaksanaan telah dipenuhi dengan obligation is satisfied by transferring a
menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan promised goods or services to a customer
ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki (which is when the customer obtains control
kendali atas barang atau jasa tersebut). of that goods or services).
Pendapatan dari jasa konsultasi, survey dan Revenue from consulting, survey and mapping
pemetaan diakui pada saat jasa tersebut telah services are recognized when that services have
sepenuhnya diberikan. Perusahaan mengevaluasi been fully rendered. The Company assesses its
kesepakatan pendapatannya terhadap kriteria revenue arrangements against specific criteria to
spesifik untuk menentukan apakah Perusahaan determine if it is acting as principal or agent.
bertindak sebagai prinispal atau agen. Perusahaan The Company has concluded that it is acting as
menyimpulkan bahwa Perusahaan bertindak principal in all its revenue arrangement.
sebagai prinsipal pada semua kesepakatan
pendapatannya.
o. Liabilitas Imbalan Pasca-kerja o. Post-employment Benefits Liabilities
Pada bulan April 2022, DSAK IAI menerbitkan materi In April 2022, DSAK IAI issued an explanatory
penjelasan melalui siaran pers atas persyaratan material through a press release regarding
pengatribusian imbalan pada periode jasa sesuai attribution of benefits to periods of service in
PSAK 24, “Imbalan Kerja” yang diadopsi dari accordance with PSAK 24, “Employee Benefits”
International Accounting Standar (“IAS”) 19, which was adopted from International Accounting
“Employee Benefits”. Materi penjelasan tersebut Standard (“IAS”) 19, “Employee Benefits”.
menyampaikan informasi bahwa pola fakta umum The explanatory material conveyed the
dari program pensiun berbasis undang-undang information that the fact pattern of the pension
ketenagakerjaan yang berlaku di Indonesia saat ini program based on Labor Law currently enacted in
memiliki pola fakta serupa dengan yang ditanggapi Indonesia is like those responded and concluded
dan disimpulkan dalam IFRS Interpretation in the IFRS Interpretation Committee (“IFRIC”)
Committee (“IFRIC”) Agenda Decision Attributing Agenda Decision Attributing Benefit to Periods of
Benefit to Periods of Service. Service.
Perusahaan telah menerapkan materi penjelasan The Company has adopted the said explanatory
tersebut dan dengan demikian merubah kebijakan material and accordingly changed its accounting
akuntansi menyangkut atribusi imbalan kerja pada policy regarding attribution of benefits to periods
periode jasa dari yang kebijakan yang diterapkan of service previously applied in the financial
sebelumnya pada laporan keuangan Perusahaan statements of the Company as of September 30,
pada tanggal 30 September 2023 dan untuk periode 2023 and for the nine-month periods then ended.
sembilan bulan yang berakhir pada tanggal tersebut.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
19
Page 23
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
o. Liabilitas Imbalan Pasca-kerja (lanjutan) o. Post-employment Benefits Liabilities
(continued)
Pengukuran kembali, terdiri atas keuntungan dan Remeasurements, comprising of actuarial gains
kerugian aktuarial, segera diakui pada laporan posisi and losses, are recognized immediately in
keuangan dengan pengaruh langsung didebit atau the statement of financial position with a
dikreditkan kepada saldo laba melalui penghasilan corresponding debit or credit to retained earnings
komprehensif lain pada periode terjadinya. through other comprehensive income in the period
Pengukuran kembali tidak direklasifikasi ke laba rugi in which they occur. Remeasurements are not
pada periode berikutnya. reclassified to profit or loss in subsequent periods.
Biaya jasa lalu harus diakui sebagai beban pada saat Past service costs are recognized in profit or loss
yang lebih awal antara: at the earlier between:
i. ketika program amandemen atau kurtailmen i. the date of the plan amendment or
terjadi; dan curtailment; and
ii. ketika entitas mengakui biaya restrukturisasi ii. the date the Company recognizes related
atau imbalan terminasi terkait. restructuring costs.
Perusahaan mengakui (1) biaya jasa, yang terdiri The Company recognizes the (1) service costs,
dari biaya jasa kini, biaya jasa lalu dan setiap comprising of current service cost, past-service
keuntungan atau kerugian atas penyelesaian, dan cost and any gain or loss on settlement, and
(2) penghasilan atau beban bunga neto pada laporan (2) net interest expense or income immediately in
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada statement of profit or loss and other
saat terjadinya. comprehensive income.
p. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing p. Foreign Currency Transactions and Balances
Perusahaan mempertimbangkan indikator utama The Company considers the primary indicators
dan indikator lainnya dalam menentukan mata uang and other indicators in determining its functional
fungsionalnya, jika ada indikator yang tercampur dan currency, if indicators are mixed and the functional
mata uang fungsional tidak jelas, manajemen currency is not obvious, management uses its
menggunakan penilaian untuk menentukan mata judgment to determine the functional currency that
uang fungsional yang paling tepat menggambarkan most faithfully represents the economic effects of
pengaruh ekonomi dari transaksi, kejadian dan the underlying transactions, events and condition.
kondisi yang mendasarinya.
Laporan keuangan disajikan dalam Rupiah, yang The financial statements are presented in Rupiah,
merupakan mata uang fungsional Perusahaan. which is the Company’s functional currency.
Transaksi dalam mata uang selain Rupiah dicatat ke Transactions in currencies other than Rupiah are
dalam Rupiah berdasarkan nilai tukar yang berlaku recorded in Rupiah amounts at the prevailing
pada saat transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan exchange rate at the time the transaction are
posisi keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam conducted. At statement of financial position date,
mata uang selain Rupiah disesuaikan ke dalam mata monetary assets and liabilities denominated in
uang Rupiah berdasarkan rata-rata kurs beli dan currencies other than Rupiah are adjusted to
kurs jual transaksi Bank Indonesia yang berlaku Rupiah based on Bank Indonesia’s average of
pada tanggal tersebut. Laba atau rugi kurs yang buying rate and selling rate of transactions
terjadi, dikreditkan atau dibebankan pada operasi applicable on that date. The resulting gains or
tahun berjalan. losses are credited or charged to operations of the
current year.
Pada tanggal 30 September 2024 dan 2023, 31 As of September 30, 2024 and 2023, December
Desember 2023, kurs terhadap Rupiah yang 31, 2023, the rate of exchange to Rupiah used,
digunakan, dihitung berdasarkan rata-rata kurs tukar computed by taking the average of transaction
transaksi yang diterbitkan oleh Bank Indonesia exchange rate by Bank Indonesia, are as follows:
adalah sebagai berikut:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
Dolar Amerika United States Dollar
Serikat (“USD”) 15.144 15.526 15.439 (“USD”)
*)
Tidak diaudit Unaudited *)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
p. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing p. Foreign Currency Transactions and Balances
20
Page 24
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
(lanjutan) (continued)
Pada tanggal 30 September 2024 dan 2023, 31 As of September 30, 2024 and 2023, December As
Desember 2023, kurs terhadap Rupiah yang 31, 2023, the rate of exchange to Rupiah used, una
digunakan, dihitung berdasarkan rata-rata kurs tukar computed by taking the average of transaction the
transaksi yang diterbitkan oleh Bank Indonesia exchange rate by Bank Indonesia, are as follows: by
adalah sebagai berikut: rate
(con
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
Dolar Singapura
(“SGD”) 11.788 11.334 11.712 Singapore Dollar (“SGD”)
Euro (“EUR”) 16.852 16.384 17.139 Euro (“EUR”)
*)
Tidak diaudit Unaudited *)
q. Perpajakan q. Taxation
Pajak Kini Current Tax
Aset dan liabilitas pajak kini untuk periode berjalan Current income tax assets and liabilities for the
diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat current period are measured at the amount
direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas expected to be recovered from or paid to the
perpajakan. Tarif pajak dan peraturan pajak yang taxation authority. The tax rates and tax laws used
digunakan untuk menghitung jumlah tersebut adalah to compute the amount are those that have been
yang telah berlaku atau secara substantif telah enacted or substantively enacted as at the
berlaku pada tanggal pelaporan di negara tempat reporting date in the countries where the
Perusahaan beroperasi dan menghasilkan Company operates and generates taxable
pendapatan kena pajak. income.
Bunga dan denda disajikan sebagai bagian dari Interests and penalties are presented as part of
penghasilan atau beban operasi lain karena tidak other operating income or expenses since they
dianggap sebagai bagian dari beban pajak are not considered as part of the income tax
penghasilan. expense.
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Pajak tangguhan diakui dengan menggunakan Deferred tax is provided using the liability method
metode liabilitas atas perbedaan temporer pada on temporary differences at the reporting date
tanggal pelaporan antara dasar pengenaan pajak between the tax bases of assets and liabilities and
dari aset dan liabilitas dan jumlah tercatatnya untuk their carrying amounts for financial reporting
tujuan pelaporan keuangan pada tanggal pelaporan. purposes at the reporting date.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua Deferred tax liabilities are recognized for all
perbedaan temporer yang kena pajak, kecuali taxable temporary differences, except where the
liabilitas pajak tangguhan yang terjadi dari deferred tax liability arises from the initial
pengakuan awal goodwill atau dari aset atau liabilitas recognition of goodwill or of an asset or liability in
dari transaksi yang bukan transaksi kombinasi a transaction that is not a business combination
bisnis, dan pada waktu transaksi tidak memengaruhi and, at the time of the transaction, affects neither
laba akuntansi dan laba kena pajak/rugi pajak. the accounting profit nor taxable profit or loss.
21
Page 25
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Perpajakan (lanjutan) q. Taxation (continued)
Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh Deferred tax assets are recognized for all
perbedaan temporer yang dapat dikurangkan dan deductible temporary differences and carry
akumulasi rugi pajak belum dikompensasi, bila forward of unused tax losses, to the extent that it
kemungkinan besar laba kena pajak akan tersedia is probable that taxable profits will be available
sehingga perbedaan temporer dapat dikurangkan against which deductible temporary differences,
tersebut, dan rugi pajak belum dikompensasi, dapat and the carry forward of unused tax losses can be
dimanfaatkan, kecuali jika aset pajak tangguhan utilized, except where the deferred tax asset
timbul dari pengakuan awal aset atau liabilitas dalam relating to the deductible temporary difference
transaksi yang bukan transaksi kombinasi bisnis dan arises from the initial recognition of an asset or
tidak memengaruhi laba akuntansi maupun laba liability in a transaction that is not a business
kena pajak/rugi pajak. combination and, at the time of the transaction,
affects neither the accounting profit nor taxable
profit or loss.
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of a deferred tax asset is
pada setiap tanggal pelaporan dan diturunkan reviewed at each reporting date and reduced to
apabila laba fiskal mungkin tidak memadai untuk the extent that it is no longer probable that
mengkompensasi sebagian atau semua manfaat sufficient taxable profit will be available to allow all
aset pajak tangguhan. Aset pajak tangguhan yang or part of the benefit of that deferred tax asset to
tidak diakui ditinjau ulang pada setiap tanggal be utilized. Unrecognized deferred tax assets are
pelaporan dan akan diakui apabila besar reassessed at each reporting date and are
kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa yang recognized to the extent that it has become
akan datang akan tersedia untuk pemulihannya. probable that future taxable profit will allow the
deferred tax assets to be recovered.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan Deferred tax assets and liabilities are measured at
menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan the tax rates that are expected to apply to the year
berlaku pada tahun saat aset dipulihkan atau when the asset is realized or the liability is settled,
liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan based on tax rates and tax laws that have been
peraturan pajak yang berlaku atau yang secara enacted or substantively enacted as at the
substantif telah berlaku pada tanggal pelaporan. reporting date.
Perusahaan melakukan saling hapus aset pajak The Company offsets deferred tax assets and
tangguhan dan liabilitas pajak tangguhan jika dan deferred tax liabilities if and only if it has a legally
hanya jika memiliki hak yang berkekuatan hukum enforceable right to set off current tax assets and
untuk saling hapus aset pajak kini dan liabilitas pajak current tax liabilities and the deferred tax assets
kini dan aset pajak tangguhan dan liabilitas pajak and deferred tax liabilities relate to income taxes
tangguhan terkait dengan pajak penghasilan yang levied by the same taxation authority on either the
dikenakan oleh otoritas perpajakan yang sama atas same taxable entity or different taxable entities
baik entitas kena pajak yang sama atau entitas kena which intend either to settle current tax liabilities
pajak yang berbeda yang bermaksud untuk and assets on a net basis, or to realize the assets
menyelesaikan liabilitas dan aset pajak kini secara and settle the liabilities simultaneously, in each
neto, atau untuk merealisasikan aset dan future period in which significant amounts of
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan, pada deferred tax liabilities or assets are expected to be
setiap periode masa depan di mana jumlah liabilitas settled or recovered.
atau aset pajak tangguhan yang signifikan
diharapkan untuk diselesaikan atau dipulihkan.
22
Page 26
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
q. Perpajakan (lanjutan) q. Taxation (continued)
Pajak Pertambahan Nilai (“PPN”) Value Added Tax (“VAT”)
Pendapatan, beban-beban dan aset-aset diakui neto Revenue, expenses and assets are recognized
atas jumlah PPN kecuali: net of the amount of VAT except:
- PPN yang muncul dari pembelian aset atau jasa - Where the VAT incurred on a purchase of
yang tidak dapat dikreditkan, yang dalam hal ini assets or services is not recoverable, in which
PPN diakui sebagai bagian dari biaya perolehan case the VAT is recognized as part of the cost
aset atau sebagai bagian dari item beban-beban of acquisition of the asset or as part of the
yang terkait; dan expense item as applicable; and
- Piutang dan utang yang disajikan termasuk - When receivables and payables are stated
dengan jumlah PPN. with the amount of VAT included.
Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau The net amount of VAT recoverable from, or
terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai payable to, the taxation authorities is included as
bagian dari piutang atau utang pada laporan posisi part of receivables or payables in the statement of
keuangan. financial position.
r. Instrumen Keuangan r. Financial Instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang A financial instrument is any contract that gives
memberikan aset keuangan bagi satu entitas dan rise to a financial asset of one entity and a
liabilitas keuangan atau ekuitas bagi entitas lain. financial liabilities or equity instrument of another
entity.
i) Aset Keuangan i) Financial Assets
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement
Pada pengakuan awal, Perusahaan mengukur At initial recognition, the Company measures
aset keuangan pada nilai wajarnya ditambah a financial asset at its fair value plus
biaya transaksi, dalam hal aset keuangan tidak transaction costs, in the case of a financial
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi assets not at fair value through profit or loss
(“NWLR”). (“FVTPL”).
Piutang usaha yang tidak mengandung Trade receivables that do not contain a
komponen pembiayaan yang signifikan, dimana significant financing component, for which the
Perusahaan telah menerapkan cara praktis, Company has applied the practical expedient
yaitu diukur pada harga transaksi yang are measured at the transaction price
ditentukan sesuai PSAK 72, seperti diungkapkan determined under PSAK 72, as disclosed in
pada catatan atas laporan keuangan yang the relevant notes to the financial statements
relevan. herein.
Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur For a financial asset to be classified and
pada biaya perolehan diamortisasi atau pada measured at amortized cost or at fair value
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif through other comprehensive income
lain (“NWPKL”), aset keuangan harus (“FVOCI”), it needs to give rise to cash flows
menghasilkan arus kas yang semata dari that are ‘solely payments of principal and
pembayaran pokok dan bunga (“SPPB”) dari interest (“SPPl”) on the principal amount
jumlah pokok terutang. Penilaian ini disebut outstanding. This assessment is referred to
sebagai uji SPPB dan dilakukan pada tingkat as the SPPI test and is performed at an
instrumen. instrument level.
23
Page 27
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
r. Instrumen Keuangan (lanjutan) r. Financial Instruments (continued)
i) Aset Keuangan (lanjutan) i) Financial Assets (continued)
Pengakuan dan Pengukuran Awal (lanjutan) Initial Recognition and Measurement
(continued)
Model bisnis Perusahaan untuk mengelola aset The Company’s business model for
keuangan mengacu pada bagaimana managing financial assets refers to how the
Perusahaan mengelola aset keuangannya untuk Company manages its financial assets in
menghasilkan arus kas. Model bisnis order to generate cash flows. The business
menentukan apakah arus kas akan dihasilkan model determines whether cash flows will
dari pengumpulan arus kas kontraktual, result from collecting contractual cash flows,
penjualan aset keuangan, atau keduanya. selling the financial assets, or both.
Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measurement
Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset For purposes of measurement, financial
keuangan diklasifikasikan dalam 4 kategori: classified in 4 categories:
- Aset keuangan pada biaya perolehan - Financial assets at amortized cost (debt
diamortisasi (instrumen utang); instruments),
- Aset keuangan pada NWPKL dengan - Financial assets at FVOCI with recycling
reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian of cumulative gains and losses (debt
kumulatif (instrumen utang); instruments);
- Aset keuangan pada NWPKL tanpa - Financial assets designated at FVOCI
reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian with no recycling of cumulative gains and
kumulatif atas pelepasan (instrumen losses upon derecognition (equity
ekuitas); dan instruments); and
- NWLR. - FVTPL.
Perusahaan mengukur aset keuangan yang The Company measures financial assets at
diukur dengan biaya perolehan diamortisasi jika amortized cost if both of the following
kedua kondisi berikut terpenuhi: conditions are met:
- Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis - The financial assets are held within a
dengan tujuan untuk memiliki aset business model with the objective to hold
keuangan untuk mengumpulkan arus kas financial assets in order to collect
kontraktual; contractual cash flows;
- Persyaratan kontraktual dari aset keuangan - The contractual terms of the financial
menghasilkan arus kas pada tanggal assets give rise on specified dates to
tertentu yang merupakan SPPB dari jumlah cash flows that are SPPI on the principal
pokok terutang. amount outstanding.
Aset keuangan yang diukur dengan biaya Financial assets at amortized cost are
perolehan diamortisasi selanjutnya diukur subsequently measured using the effective
dengan menggunakan metode suku bunga interest rate (“EIR”) method and are subject to
efektif (“SBE”) dan mengalami penurunan nilai. impairment. Gains and losses are recognized
Keuntungan dan kerugian diakui dalam laporan in profit or loss when the asset is
laba rugi pada saat aset dihentikan derecognized, modified or impaired.
pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan
nilainya.
24
Page 28
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
r. Instrumen Keuangan (lanjutan) r. Financial Instruments (continued)
i) Aset Keuangan (lanjutan) i) Financial Assets (continued)
Pengukuran Selanjutnya (lanjutan) Subsequent Measurement (continued)
Aset keuangan Perusahaan yang diukur pada The Company’s financial assets at amortized
biaya perolehan diamortisasi termasuk kas dan cost includes cash and banks, trade
bank, piutang usaha, piutang lain-lain dan aset receivables, other receivables and other
tidak lancar lainnya. Perusahaan tidak memiliki non-current assets. The Company has no
aset keuangan yang diukur pada nilai wajar financial assets measured at fair value
melalui laba rugi dan penghasilan komprehensif through profit or loss and other
lain. comprehensive income.
Penghentian Pengakuan Derecognition
Aset keuangan (atau, sesuai dengan kondisinya, A financial asset (or, where applicable, a part
bagian dari aset keuangan atau bagian dari of a financial assets or part of a group of
kelompok aset keuangan serupa) terutama similar financial assets) is primarily
dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapuskan derecognized (i.e., removed from the
dari laporan posisi keuangan Perusahaan) Company’s statement of financial position)
ketika: when:
- Hak untuk menerima arus kas dari aset - The rights to receive cash flows from the
telah berakhir, atau asset have expired, or
- Perusahaan telah mengalihkan haknya - The Company has transferred its rights to
untuk menerima arus kas dari aset atau receive cash flows from the asset or has
menanggung kewajiban untuk membayar assumed an obligation to pay the
arus kas yang diterima tersebut secara received cash flows in full without
penuh tanpa penundaan yang material material delay to a third party under a
kepada pihak ketiga berdasarkan “pass-through” arrangement; and either
kesepakatan “pass-through”, dan salah satu (a) the Company has transferred
dari (a) Perusahaan telah mengalihkan substantially all the risks and rewards of
secara substansial seluruh risiko dan the asset, or (b) the Company has neither
manfaat atas aset, atau (b) Perusahaan transferred nor retained substantially all
tidak mengalihkan maupun tidak memiliki the risks and rewards of the asset, but
secara substansial atas seluruh risiko dan has transferred control of the asset.
manfaat atas aset, tetapi telah mengalihkan
kendali atas aset.
Ketika Perusahaan telah mengalihkan haknya When the Company has transferred its rights
untuk menerima arus kas dari suatu aset atau to receive cash flows from an asset or has
telah menandatangani kesepakatan “pass- entered into a pass-through arrangement, it
through”, Perusahaan mengevaluasi jika, dan evaluates if, and to what extent, it has
sejauh mana, Perusahaan masih retained the risks and rewards of ownership.
mempertahankan risiko dan manfaat atas When it has neither transferred nor retained
kepemilikan aset. Perusahaan tidak substantially all of the risks and rewards of the
mengalihkan maupun seluruh risiko dan manfaat asset, nor transferred control of the asset, the
atas aset dipertahankan secara substansial, Company continues to recognize the
maupun tidak mengalihkan kendali atas aset, transferred asset to the extent of its
Perusahaan tetap mengakui aset yang dialihkan continuing involvement. In that case, the
sebesar keterlibatan berkelanjutannya. Dalam Company also recognizes an associated
kasus tersebut, Perusahaan juga mengakui liability.
liabilitas terkait
Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait diukur The transferred asset and the associated
dengan basis yang mencerminkan hak dan liability are measured on a basis that reflects
kewajiban yang masih dipertahankan oleh the rights and obligations that the Company
Perusahaan. has retained.
25
Page 29
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
r. Instrumen Keuangan (lanjutan) r. Financial Instruments (continued)
i) Aset Keuangan (lanjutan) i) Financial Assets (continued)
Penghentian Pengakuan (lanjutan) Derecognition (continued)
Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk Continuing involvement that takes the form of
jaminan atas aset yang ditransfer, diukur pada a guarantee over the transferred asset is
nilai yang lebih rendah antara jumlah tercatat measured at the lower of the original carrying
awal aset dan jumlah maksimum imbalan yang amount of the asset and the maximum
dibutuhkan oleh Perusahaan untuk membayar amount of consideration that the Company
kembali. could be required to repay.
Penurunan Nilai Impairment
KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum ECL are recognized in two stages. When
terdapat peningkatan risiko kredit signifikan there have not been significant increases in
sejak pengakuan awal, KKE diakui untuk credit risks since initial recognition, ECLs are
kerugian kredit yang dihasilkan dari peristiwa provided for credit losses that result from
gagal bayar yang mungkin terjadi dalam jangka default events that are possible within the
waktu 12 bulan ke depan. Namun, bila telah next 12 months. But, when there have been
terdapat peningkatan signifikan risiko kredit significant increases in credit risks since initial
sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian recognition, a loss allowance is recognized for
diakui untuk kerugian kredit yang diperkirakan credit losses expected over the remaining life
selama sisa umur aset, tanpa of the asset, irrespective of timing of the
mempertimbangkan waktu gagal bayar. default.
Karena piutang usaha dan piutang lain-lain tidak Since its trade receivables and other
memiliki komponen pembiayaan signifikan, receivables do not contain significant
Perusahaan menerapkan pendekatan yang financing component, the Company applies a
disederhanakan dalam perhitungan KKE. Oleh simplified approach in calculating ECL.
karena itu, Perusahaan tidak menelurusi Therefore, the Company does not track
perubahan dalam risiko kredit, namun justru changes in credit risk, but instead recognizes
mengakui penyisihan kerugian berdasarkan a loss allowance based on lifetime ECL at
KKE sepanjang umurnya pada setiap tanggal each reporting date.
pelaporan.
Perusahaan membentuk matriks provisi The Company established a provisions matrix
berdasarkan pengalaman kerugian kredit masa that is based on its historical credit loss
lampau, disesuaikan dengan perkiraan masa experience, adjusted for forward-looking
depan atas faktor yang spesifik untuk debitur factors specific to the debtors and the
dan lingkungan ekonomi. economic environment.
ii) Liabilitas Keuangan ii) Financial Liabilities
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement
Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada Financial liabilities are classified, at initial
pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan recognition, as financial liabilities at FVTPL,
yang diukur pada NWLR, utang dan pinjaman loans and borrowings as appropriate or
ditetapkan sesuai dengan kondisinya atau financial liabilities as amortized cost.
liabilitas keuangan pada biaya perolehan
diamortisasi.
Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai All financial liabilities are recognized initially at
wajar saat pengakuan awal dan, dalam hal fair value and, in the case of loans and
liabilitas keuangan dilklasifikasi sebagai utang borrowings and payables, net of directly
dan pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah attributable transaction costs.
dikurangi biaya transaksi yang dapat
diatribusikan secara langsung.
26
Page 30
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
r. Instrumen Keuangan (lanjutan) r. Financial Instruments (continued)
ii) Liabilitas Keuangan (lanjutan) ii) Financial Liabilities (continued)
Pengakuan dan Pengukuran Awal (lanjutan) Initial Recognition and Measurement
(continued)
Perusahaan menetapkan liabilitas keuangannya The Company designates its financial
sebagai utang dan pinjaman, seperti utang liabilities as loans and borrowings, such as
usaha, utang lain-lain, beban akrual, pinjaman trade payables, other payables, accrued
bank, utang sewa pembiayaan dan liabilitas expenses, bank loan, consumer financing
sewa. Perusahaan tidak memiliki liabilitas payables and lease liabilities. The Company
keuangan yang diukur pada NWLR. has no financial liabilities measured at
FVTPL.
Setelah pengakuan awal, utang dan pinjaman Subsequent to initial recognition, long-term
jangka panjang yang berbunga diukur pada interest-bearing loans and borrowings are
biaya perolehan yang diamortisasi dengan measured at amortized acquisition costs
menggunakan metode SBE. using EIR method.
Biaya amortisasi dihitung dengan Amortized cost is calculated by taking into
mempertimbangkan setiap diskonto atau account any discount or premium on
premium atas akuisisi dan komisi atau biaya acquisition and fee or costs that are an
yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari integral part of the EIR. The EIR amortization
SBE. Amortisasi SBE dicatat sebagai beban is included in finance costs in the profit or loss
keuangan pada laba rugi dan penghasilan and other comprehensive income.
komprehensif lain.
Liabilitas untuk utang usaha, utang lain-lain, Liabilities for trade payables, other payables,
beban akrual, utang sewa pembiayaan dan accrued expenses, consumer financing
liabilitas sewa dinyatakan sebesar jumlah payables and lease liabilities are stated at
tercatat, yang kurang lebih sebesar nilai carrying amounts, which approximate their
wajarnya. Liabilitas untuk pinjaman bank dinilai fair values. Liabilities for bank loan are
menggunakan diskonto arus kas berdasarkan assessed using discounted cash flows based
tingkat suku bunga efektif. on the effective interest late.
Penghentian pengakuan Derecoqnition
Suatu liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when it is
pengakuannya pada saat kewajiban yang extinguished, that is when the obligation
ditetapkan dalam kontrak dihentikan atau specified in the contract is discharged or
dibatalkan atau kedaluwarsa. cancelled or expired.
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar When an existing financial liability is replaced
dengan liabilitas keuangan lain dari pemberi by another from the same lender on
pinjaman yang sama atas persyaratan yang substantially different terms, or the terms of
secara substansial berbeda, atau bila an existing financial liabilities are substantially
persyaratan dari liabilitas keuangan tersebut modified, such an exchange or modification is
secara substansial dimodifikasi, pertukaran atau treated as derecognition of the original
modifikasi persyaratan tersebut dicatat sebagai financial liabilities and recognition of a new
penghentian pengakuan liabilitas keuangan financial liabilities, and the difference in the
awal dan pengakuan liabilitas keuangan baru, respective carrying amounts is recognized in
dan selisih antara nilai tercatat masing-masing the profit or loss.
liabilitas keuangan tersebut diakui pada laba
rugi.
27
Page 31
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
r. Instrumen Keuangan (lanjutan) r. Financial Instruments (continued)
iii) Saling Hapus dari Instrumen Keuangan iii) Offsetting of Financial Instruments
Aset dan liabilitas keuangan saling hapus dan Financial assets and financial liabilities are
nilai netonya dilaporkan dalam laporan posisi offset and the net amount reported in
keuangan jika, dan hanya jika, saat ini memiliki the statement of financial position if, and only
hak yang berkekuatan hukum untuk melakukan if, there is a currently enforceable legal right
saling hapus atas jumlah tercatat dari aset to offset the recognized amounts and there is
keuangan dan liabilitas keuangan tersebut dan an intention to settle on a net basis, or to
terdapat intensi untuk menyelesaikan secara realize the assets and settle the liabilities
neto, atau untuk merealisasikan aset dan simultaneously.
menyelesaikan liabilitasnya secara bersamaan.
iv) Pengukuran Nilai Wajar iv) Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima Fair value is the price that would be received
untuk menjual suatu aset atau harga yang akan to sell an asset or paid to transfer a liability in
dibayar untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam an orderly transaction between market
transaksi teratur antara pelaku pasar pada participants at the measurement date. The
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar fair value measurement is based on the
berdasarkan asumsi bahwa transaksi untuk presumption that the transaction to sell the
menjual aset atau mengalihkan liabilitas terjadi asset or transfer the liability takes place
di: either:
- Pasar utama untuk aset dan liabilitas - In the principal market for the asset or
tersebut; atau liability; or
- Dalam hal tidak terdapat pasar utama, maka - In the absence of a principal market, in
pasar yang paling menguntungkan untuk the most advantageous market for the
aset atau liabilitas tersebut. asset or liability.
Perusahaan harus memiliki akses ke pasar The principal or the most advantageous
utama atau pasar yang paling menguntungkan market must be accessible by the Company.
tersebut.
Nilai wajar aset dan liabilitas di ukur The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan digunakan measured using the assumptions that market
pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau participants would use when pricing the asset
liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku or liability, assuming that market participants
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi act in their economic best interest.
terbaiknya.
Perusahaan menggunakan teknik penilaian The Company uses valuation techniques that
yang sesuai dalam keadaan dan dimana data are appropriate in the circumstances and for
yang memadai tersedia untuk mengukur nilai which sufficient data are available to measure
wajar, memaksimalkan penggunaan input yang fair value, maximizing the use of relevant
dapat diobservasi yang relevan dan observable inputs and minimizing the use of
meminimalkan penggunaan input yang tidak unobservable inputs.
dapat diobservasi.
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya All assets and liabilities for which fair value is
diukur atau diungkapkan dalam laporan measured or disclosed in the financial
keuangan dikelompokkan dalam hirarki nilai statements are categorized within the fair
wajar, sebagaimana dijelaskan dibawah ini, value hierarchy, described as follows, based
berdasarkan tingkatan level input yang terendah on the lowest level input that is significant to
yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar the fair value measurement as a whole:
secara keseluruhan:
28
Page 32
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
r. Instrumen Keuangan (lanjutan) r. Financial Instruments (continued)
iv) Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) iv) Fair Value Measurement (continued)
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya All assets and liabilities for which fair value is
diukur atau diungkapkan dalam laporan measured or disclosed in the financial
keuangan dikelompokkan dalam hirarki nilai statements are categorized within the fair
wajar, sebagaimana dijelaskan dibawah ini, value hierarchy, described as follows, based
berdasarkan tingkatan level input yang terendah on the lowest level input that is significant to
yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar the fair value measurement as a whole:
secara keseluruhan: (lanjutan) (continued)
- Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa - Level 1 - Quoted (unadjusted) market
penyesuaian) di pasar aktif untuk aset atau prices in active markets for identical
liabilitas yang identik. assets or liabilities.
- Tingkat 2 - Teknik penilaian dimana tingkat - Level 2 - Valuation techniques for which
level input terendah yang signifikan the lowest level input that is significant to
terhadap pengukuran nilai wajar dapat the fair value measurement is directly or
diobservasi baik secara langsung atau tidak indirectly observable.
langsung.
- Tingkat 3 - Teknik penilaian dimana tingkat - Level 3 - Valuation techniques for which
level input terendah yang signifikan the lowest level input that is significant to
terhadap pengukuran nilai wajar tidak dapat the fair value measurement is
diobservasi baik secara langsung atau tidak unobservable.
langsung.
Untuk aset dan liabilitas yang diakui pada For assets and liabilities that are recognized
laporan keuangan secara berulang, Perusahaan in the financial statements on a recurring
menentukan apakah terdapat perpindahan basis, the Company determines whether
antara Tingkat dalam hirarki dengan melakukan transfers have occurred between levels in the
evaluasi ulang atas penetapan kategori hierarchy by re-assessing categorization
(berdasarkan tingkat masukan paling rendah (based on the lowest level input that is
yang signifikan terhadap pengukuran nilai wajar significant to the fair value measurement as a
secara keseluruhan) pada tiap akhir periode whole) at the end of each reporting period.
pelaporan.
s. Provisi s. Provisions
Provisi ditelaah pada setiap akhir periode pelaporan Provisions are reviewed at each end of reporting
dan disesuaikan untuk mencerminkan estimasi period and adjusted to reflect the current best
terbaik yang paling kini. Jika arus keluar sumber estimate. If it is no longer probable that an outflow
daya untuk menyelesaikan kewajiban kemungkinan of resources embodying economic benefits will be
besar tidak terjadi, maka provisi dibatalkan. required to settle the obligation, the provisions is
reversed.
t. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan t. Impairment of Non-Financial Assets
Pada setiap akhir tahun pelaporan, Perusahaan The Company assesses, at the end of each
menilai apakah terdapat indikasi suatu aset annual reporting period, whether there is an
mengalami penurunan nilai. Jika terdapat indikasi indication that an asset may be impaired. If any
tersebut atau pada saat pengujian penurunan nilai such indication exists, or when annual impairment
aset diperlukan, maka Perusahaan membuat testing for an asset is required, the Company
estimasi formal jumlah terpulihkan aset tersebut. makes an estimate of the asset’s recoverable
amount.
29
Page 33
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
t. Penurunan Nilai Aset Non-keuangan (lanjutan) t. Impairment of Non-financial Assets
(continued)
Dalam menentukan nilai wajar dikurangi biaya untuk In determining fair value less costs to sell, recent
menjual, digunakan harga penawaran pasar terakhir, market transactions are taken into account,
jika tersedia. Jika tidak terdapat transaksi tersebut, if available. If no such transactions can be
Perusahaan menggunakan model penilaian yang identified by the Company, an appropriate
sesuai untuk menentukan nilai wajar aset. valuation model is used to determine the fair value
Perhitungan-perhitungan ini dikuatkan oleh penilaian of the assets. These calculations are corroborated
berganda atau indikator nilai wajar yang tersedia. by valuation multiples or other available fair value
indicators.
Kerugian penurunan nilai dari operasi yang Impairment losses of continuing operations, if any,
berkelanjutan, jika ada, diakui pada laporan laba rugi are recognized in the statement of profit or loss
dan penghasilan komprehensif lain sesuai dengan and other comprehensive income under expense
kategori biaya yang konsisten dengan fungsi dari categories that are consistent with the functions of
aset yang diturunkan nilainya. Penilaian dilakukan the impaired assets. An assessment is made at
pada akhir setiap periode pelaporan tahunan apakah each annual reporting period as to whether there
terdapat indikasi bahwa rugi penurunan nilai yang is any indication that previously recognized
telah diakui dalam periode sebelumnya untuk aset impairment losses recognized for an asset other
selain goodwill mungkin tidak ada lagi atau mungkin than goodwill may no longer exist or may have
telah menurun. decreased.
Jika indikasi dimaksud ditemukan, maka entitas If such indication exists, the recoverable amount
mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. is estimated.
Kerugian penurunan nilai yang telah diakui dalam A previously recognized impairment loss for an
periode sebelumnya untuk aset selain goodwill asset other than goodwill is reversed only if there
dibalik hanya jika terdapat perubahan asumsi- has been a change in the assumptions used to
asumsi yang digunakan untuk menentukan jumlah determine the asset's recoverable amount since
terpulihkan aset tersebut sejak rugi penurunan nilai the last impairment loss was recognized. If that is
terakhir diakui. Dalam hal ini, jumlah tercatat aset the case, the carrying amount of the asset is
dinaikkan ke jumlah terpulihkannya. Pembalikan increased to its recoverable amount. The reversal
tersebut dibatasi sehingga jumlah tercatat aset tidak is limited so that the carrying amount of the assets
melebihi jumlah terpulihkannya maupun jumlah does not exceed its recoverable amount, nor
tercatat, neto setelah penyusutan dan/atau exceed the carrying amount that would have been
amortisasi seandainya tidak ada rugi penurunan nilai determined, net of depreciation and/or
yang telah diakui untuk aset tersebut pada tahun amortization, had no impairment loss been
sebelumnya. recognized for the asset in prior years.
Pembalikan rugi penurunan nilai diakui dalam laba Reversal of an impairment loss is recognized in
rugi. Setelah pembalikan tersebut, penyusutan atau profit or loss. After such a reversal, the
amortisasi aset tersebut disesuaikan di periode depreciation or amortization charge on the said
mendatang untuk mengalokasikan jumlah tercatat asset is adjusted in future periods to allocate the
aset yang direvisi, dikurangi nilai sisanya, dengan asset's revised carrying amount, less any residual
dasar yang sistematis selama sisa masa value, on a systematic basis over its remaining
manfaatnya. useful life.
u. Segmen Operasi u. Operating Segment
Segmen operasi adalah suatu komponen dari An operating segment is a component of the
Perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis yang Company that engages in business activities
mana memperoleh pendapatan dan menimbulkan which generate revenue and incur expenses; the
beban; hasil operasinya dikaji ulang secara reguler results of its operations are regularly reviewed by
oleh pengambil keputusan operasional Perusahaan the Company's operational decision makers to
untuk membuat keputusan tentang sumber daya make decisions about the resources allocated to
yang dialokasikan pada segmen tersebut dan the segment and assess its performance; and
menilai kinerjanya; dan tersedia informasi keuangan financial information that can be separated.
yang dapat dipisahkan.
30
Page 34
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
SIGNIFIKAN (lanjutan) POLICIES (continued)
u. Segmen Operasi (lanjutan) u. Operating Segment (continued)
Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan merupakan The sum of each segment element reported is a
ukuran yang dilaporkan kepada pengambil measure reported to the operational decision
keputusan operasional untuk tujuan pengambilan maker for the purpose of making a decision to
keputusan untuk mengalokasikan sumber daya allocate resources to the segment and assess its
kepada segmen dan menilai kinerjanya. performance.
v. Laba Per Saham v. Earnings Per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi Basic earnings per share are calculated by
laba neto yang dengan rata-rata tertimbang jumlah dividing net profit by the weighted average
saham biasa yang beredar pada periode berjalan. number of ordinary shares outstanding during the
Laba per saham dilusian dihitung dengan period. Diluted earnings per share is calculated by
menyesuaikan rata-rata tertimbang jumlah saham adjusting the weighted average number of
biasa yang beredar untuk mengasumsikan konversi ordinary shares outstanding to assume the
seluruh potensi saham biasa dilutif. conversion of all potential dilutive ordinary shares.
w. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan w. Events After the Reporting Period
Peristiwa setelah akhir periode yang memberikan Post period-end events that provide additional
tambahan informasi mengenai posisi keuangan information about the Company’s financial
Perusahaan pada tanggal pelaporan (peristiwa position at the reporting date (adjusting events),
penyesuaian), jika ada, dicerminkan dalam laporan if any, are reflected in the financial statements.
keuangan. Peristiwa setelah akhir periode yang Post period-end events that are not adjusting
bukan peristiwa penyesuaian diungkapkan dalam events are disclosed in the notes to the financial
catatan atas laporan keuangan, jika material. statements, when material.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. JUDGMENTS, ESTIMATIONS, AND ASSUMPTIONS
SIGNIFIKAN
Penyusunan laporan keuangan Perusahaan The preparation of the Company's financial
mengharuskan manajemen untuk membuat statements requires management to make judgments,
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang memengaruhi estimates and assumptions that affect the reported
jumlah yang dilaporkan dan pengungkapan yang terkait, amounts and related disclosures, at the end of the
pada akhir periode pelaporan. Ketidakpastian mengenai reporting period. Uncertainty regarding these
asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan assumptions and estimates could result in material
penyesuaian material atas nilai tercatat pada aset dan adjustments to the carrying amounts of assets and
liabilitas dalam periode pelaporan berikutnya. liabilities in the next reporting period.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen dalam The following judgments are made by management in
rangka penerapan kebijakan akuntansi Perusahaan yang the process of applying the Company’s accounting
memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah yang policies that have the most significant effects on the
diakui dalam laporan keuangan: amounts recognized in the financial statements:
Menentukan mata uang fungsional Determining functional currency
Mata uang fungsional adalah mata uang dari lingkungan The functional currency is the currency of the primary
ekonomi primer dimana Perusahaan beroperasi. economic environment in which the Company
Manajemen mempertimbangkan mata uang yang paling operates. The management considered the currency
memengaruhi pendapatan dan beban jasa yang diberikan that mainly influences the revenue and cost of
serta mempertimbangkan indikator lainnya dalam rendering services and other indicators in determining
menentukan mata uang yang paling tepat the currency that most faithfully represents the
menggambarkan pengaruh ekonomi dari transaksi, economic effects of the underlying transactions,
kejadian dan kondisi yang mendasar. Perusahaan events and conditions. The Company determined that
menetapkan mata uang fungsionalnya adalah Rupiah. their functional currency is the Rupiah.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. JUDGMENTS, ESTIMATIONS, AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
31
Page 35
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Pertimbangan (lanjutan) Judgments (continued)
Pengukuran Nilai Wajar Fair Value Measurement
Perusahaan mencatat aset dan liabilitas keuangan The Company records certain financial assets and
tertentu pada nilai wajar dan pada biaya perolehan yang liabilities at fair value and at amortized cost, which
diamortisasi, yang mengharuskan penggunaan estimasi requires the use of accounting estimates. While the
akuntansi. Sementara komponen signifikan atas significant components of fair value measurement and
pengukuran nilai wajar dan asumsi yang digunakan the assumptions used in calculating the amortization
dalam perhitungan amortisasi biaya perolehan ditentukan of acquisition cost are determined using verifiable
menggunakan bukti objektif yang dapat diverifikasi, objective evidence, the amount of fair value or
jumlah nilai wajar atau amortisasi dapat berbeda bila amortization may differ if the Company uses a different
Perusahaan menggunakan metodologi penilaian atau valuation methodology or assumptions. Such changes
asumsi yang berbeda. Perubahan tersebut dapat may directly affect the Company’s profit or loss.
memengaruhi secara langsung laba rugi Perusahaan.
Perpajakan Taxation
Pertimbangan signifikan dilakukan dalam menentukan Significant judgement is exercised in determining the
provisi atas pajak penghasilan badan. Terdapat transaksi provisions for corporate income tax. There are certain
dan perhitungan tertentu yang penentuan pajak akhirnya transactions and calculations for which the final tax
adalah tidak pasti sepanjang kegiatan usaha normal. determination is uncertain during normal business
Perusahaan mengakui liabilitas atas pajak penghasilan activities. The Company recognizes a liability for
badan yang diharapkan berdasarkan estimasi apakah expected corporate income tax based on estimates of
akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan yang whether additional corporate income tax will be due.
akan jatuh tempo.
Jumlah tercatat utang pajak penghasilan dan aset The carrying amounts of the Company’s income tax
pajak tangguhan Perusahaan diungkapkan di dalam payables and deferred tax assets are disclosed in
Catatan 16. Note 16.
Estimasi dan Asumsi Estimations and Assumptions
Asumsi kunci mengenai masa depan dan sumber kunci The key assumptions concerning the future and other
lainnya untuk estimasi ketidakpastian pada akhir periode key sources of estimation uncertainty at the end of the
pelaporan yang memiliki risiko signifikan yang dapat reporting period that have a significant risk of causing
menyebabkan penyesuaian material terhadap nilai a material adjustment to the carrying amounts of
tercatat aset dan liabilitas dalam periode pelaporan assets and liabilities within the next financial year are
berikutnya dijabarkan sebagai berikut: discussed below:
Penyisihan Kerugian Kredit Ekspektasian dari Piutang Provisions for Expected Credit Losses of Trade
Usaha Receivables
Perusahaan menilai penurunan nilai pada piutang usaha The Company assesses trade receivables for
pada setiap tanggal pelaporan. Dalam menentukan impairment at each reporting date. In determining
apakah rugi penurunan nilai harus dicatat dalam laba whether an impairment loss should be recorded in
rugi, manajemen harus mempertimbangkan informasi profit or loss, management should consider
yang wajar dan terdukung yang tersedia tanpa biaya atau reasonable and supportable information that is
upaya berlebihan pada tanggal pelaporan mengenai available without undue cost or effort at the reporting
peristiwa masa lalu, kondisi kini dan perkiraan kondisi date about past events, current conditions and
ekonomi masa depan. Perusahaan menerapkan forecast of future economic conditions. The Company
pendekatan yang disederhanakan untuk mengukur adopts a simplified approach to measuring expected
kerugian kredit ekspektasian yang menggunakan credit losses that uses a lifetime allowance for
cadangan kerugian kredit ekspektasian seumur hidup expected credit losses for all trade receivables. The
untuk seluruh piutang usaha. Nilai tercatat piutang usaha carrying value of trade receivables has been disclosed
telah diungkapkan dalam Catatan 5. in Note 5.
32
Page 36
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. JUDGMENTS, ESTIMATIONS, AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimations and Assumptions (continued)
Penurunan Nlai Aset non-Keuangan Impairment of Non-financial Assets
Penurunan nilai terjadi ketika nilai tercatat dari aset atau Impairment occurs when the carrying amount of an
UPK melebihi nilai terpulihkannya, yang mana assets or CGU exceeds its recoverable amount, which
merupakan lebih tinggi dari nilai wajar dikurangi biaya is the higher of fair value less costs to sell and value in
untuk menjual dan nilai pakai. Perhitungan nilai wajar use. The calculation of fair value less costs to sell is
dikurangi biaya untuk menjual berdasarkan data yang based on available data from binding sales
tersedia dari transaksi penjualan yang mengikat dalam transactions in a fair transaction of similar assets or
sebuah transaksi wajar dari aset serupa atau harga pasar observable market prices less costs to sell the assets.
yang dapat diobservasi dikurangi biaya pelepasan untuk The value in use calculation is based on the
menjual aset tersebut. Perhitungan nilai pakai discounted cash flows model. The cash flow data is
berdasarkan pada model arus kas yang didiskontokan. taken from the budget for the next five years and does
Data arus kas diambil dari anggaran untuk lima tahun not include restructuring activities that have not been
yang akan datang dan tidak termasuk aktivitas carried out by the Company or significant future
restrukturisasi yang belum dilakukan oleh Perusahaan investments that will update the performance of the
atau investasi signifikan di masa datang yang akan assets of the tested CGU’s.
memutakhirkan kinerja aset dari UPK yang diuji.
Nilai terpulihkan paling dipengaruhi oleh tingkat diskonto The recoverable amount is most affected by the
yang digunakan dalam model arus kas yang discount rate used in the discounted cash flow model,
didiskontokan, sebagaimana juga jumlah arus kas masuk as well as the amount of expected future cash inflows
di masa datang yang diharapkan dan tingkat and the growth rate used for extrapolation purposes.
pertumbuhan yang digunakan untuk tujuan ekstrapolasi. Management believes that there were no events or
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat peristiwa changes in circumstances which would indicate an
atau perubahan keadaan yang mengindikasikan adanya impairment in the value of non-financial assets as of
penurunan nilai aset non-keuangan pada tanggal September 30, 2023, December 31, 2022, 2021 and
30 September 2023, 31 Desember 2022, 2021 dan 2020. 2020.
Metode Penyusutan dan Estimasi Masa Manfaat Aset Depreciation Method and Estimated Useful Life of
Tetap dan Aset Takberwujud Fixed Assets and Intangible Assets.
Biaya perolehan aset tetap dan aset takberwujud The cost of fixed assets and intangible assets is
disusutkan dengan menggunakan metode garis lurus depreciated using the straight-line method over their
berdasarkan taksiran masa manfaat ekonomisnya. estimated useful lives. Management estimates the
Manajemen mengestimasi masa manfaat ekonomis aset useful lives of the fixed assets and intangible assets
tetap dan aset takberwujud sebagaimana diungkapkan as disclosed in Notes 2k and 2l, respectively. These
masing-masing dalam Catatan 2k dan 2l. Ini adalah umur are common life expectancies applied in the industry
yang secara umum diharapkan dalam industri dimana which the Company conduct their business.
Perusahaan menjalankan bisnisnya.
Biaya dan Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja Post-Employment Benefits Expense and Liabilities
Penentuan liabilitas dan biaya imbalan pasca-kerja The determination of the Company’s post-employment
Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang benefits is dependent on its selection of certain
digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung assumptions used by the independent actuaries in
jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara calculating such amounts. Those assumptions
lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji, tingkat include, among others, discount rates, annual salary
pengunduran diri, tingkat cacat, usia pensiun normal dan increase rate, annual employee turn-over rate,
tingkat mortalitas. disability rate, retirement age and mortality rate.
33
Page 37
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. JUDGMENTS, ESTIMATIONS, AND ASSUMPTIONS
(lanjutan) (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimations and Assumptions (continued)
Biaya dan Liabilitas Imbalan Pasca-Kerja (lanjutan) Post-Employment Benefits Expense and Liabilities
(continued)
Penentuan liabilitas dan biaya imbalan pasca-kerja The determination of the Company’s post-employment
Perusahaan bergantung pada pemilihan asumsi yang benefits is dependent on its selection of certain
digunakan oleh aktuaris independen dalam menghitung assumptions used by the independent actuaries in
jumlah-jumlah tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara calculating such amounts. Those assumptions
lain, tingkat diskonto, tingkat kenaikan gaji, tingkat include, among others, discount rates, annual salary
pengunduran diri, tingkat cacat, usia pensiun normal dan increase rate, annual employee turn-over rate,
tingkat mortalitas. Sementara Perusahaan berkeyakinan disability rate, retirement age and mortality rate. The
bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, Company believes that its assumptions are
perbedaan signifikan pada hasil aktual atau perubahan reasonable and appropriate, significant differences in
signifikan dalam asumsi yang ditetapkan Perusahaan actual results or significant changes in the Company’s
dapat memengaruhi secara material liabilitas dan beban assumptions could materially affect the post-
imbalan pasca-kerja. employment benefits liability and expense.
Aset Pajak Tangguhan Deferred Tax Assets
Perusahaan melakukan penelaahan atas nilai tercatat The Company reviews the carrying amounts of
aset pajak tangguhan pada setiap akhir periode deferred tax assets at the end of each reporting period
pelaporan dan mengurangi nilai tersebut sebesar and reduces these to the extent that sufficient taxable
penghasilan kena pajak tersedia untuk penggunaan income will be available to allow all or part of the
seluruh atau sebagian dari aset pajak tangguhan deferred income tax assets to be utilized. The
tersebut. Penelaahan Perusahaan atas pengakuan aset Company’s assessment on the recognition of deferred
pajak tangguhan untuk perbedaan temporer yang dapat tax assets on deductible temporary differences is
dikurangkan didasarkan atas tingkat dan waktu taksiran based on the level and timing of forecasted taxable
penghasilan kena pajak pada periode pelaporan income of the subsequent reporting periods.
berikutnya.
Ketidakpastian Liabilitas Perpajakan Uncertain Tax Liabilities
Dalam situasi tertentu, Perusahaan tidak dapat In certain circumstances, the Company may not be
menentukan secara pasti jumlah liabilitas pajak mereka able to determine the exact amount of its current or
pada saat ini atau masa depan karena proses future tax liabilities due to ongoing investigations by
pemeriksaan oleh otoritas perpajakan yang masih the taxation authority.
berlangsung.
Ketidakpastian timbul terkait dengan interpretasi dari Uncertainties exist with respect to the interpretation of
peraturan perpajakan yang kompleks dan jumlah dan complex tax regulations and the amount and timing of
waktu dari penghasilan kena pajak di masa depan. Dalam future taxable income. In determining the amount to be
menentukan jumlah yang harus diakui terkait dengan recognized in respect of an uncertain tax liability, the
liabilitas pajak yang tidak pasti, Perusahaan menerapkan Company applies similar considerations as it would
pertimbangan yang sama yang akan mereka gunakan use in determining the amount of a provisions to be
dalam menentukan jumlah cadangan yang harus diakui recognized in accordance with PSAK 57, “Provisions,
sesuai dengan PSAK 57, “Provisi, Liabilitas Kontinjensi Contingent Liabilities and Contingent Assets”.
dan Aset Kontinjensi”. Perusahaan membuat analisa The Company makes an analysis of all tax positions
untuk semua posisi pajak terkait dengan pajak related to income taxes to determine whether a tax
penghasilan untuk menentukan apakah liabilitas pajak liability of unrecognized tax expense should be
atas beban pajak yang belum diakui harus diakui. recognized.
34
Page 38
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS DAN BANK 4. CASH AND BANKS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 September/ 31 Desember/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
Kas Cash
Rupiah 1.482.303 5.446.122 3.396.114 Rupiah
Bank Cash in banks
Rupiah Rupiah
PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk 13.032.922.632 4.937.305.161 7.383.770.888 (Persero) Tbk
PT Bank Mayapada PT Bank Mayapada
Internasional Tbk 139.384.723 1.450.000 3.045.000 Internasional Tbk
Deposito United States Dollar
PT Bank Mayapada PT Bank Mandiri
Internasional Tbk 45.000.000.000 - - (Persero) Tbk
Sub-jumlah 58.172.307.355 4.938.755.161 7.386.815.888 Sub-total
Jumlah 58.173.789.658 4.944.201.283 7.390.212.002 Total
Kas dan bank seluruhnya ditempatkan pada pihak ketiga Cash and banks are fully placed with third parties and
dan tidak dibatasi penggunaannya serta tidak digunakan not restricted in use also not used as collateral.
sebagai jaminan.
5. PIUTANG USAHA - PIHAK KETIGA - NETO 5. TRADE RECEIVABLES - THIRD PARTIES - NET
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
Rupiah Rupiah
PT Timas Suplindo 29.252.490.186 10.347.435.736 13.230.333.439 PT Timas Suplindo
PT Tri Mitra Resources 7.698.120.000 7.698.120.000 7.698.120.000 PT Tri Mitra Resources
PT Meindo Elang Indah 125.000.000 3.042.006.141 1.781.744.773 PT Meindo Elang Indah
Jumlah 37.075.610.186 21.087.561.877 22.710.198.212 Total
Dikurangi cadangan kerugian Less allowance for
penurunan impairment losses on trade
nilai piutang usaha (7.698.120.000 ) (7.698.120.000 ) (7.698.120.000 ) receivables
Neto 29.377.490.186 13.389.441.877 15.012.078.212 Net
Rincian umur piutang usaha berdasarkan tanggal jatuh The aging of trade receivables based on credit terms
temponya adalah sebagai berikut: are as follows:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
Belum jatuh tempo 12.761.141.404 6.708.356.237 13.230.333.439 Not yet due
1 – 30 hari 3.639.079.500 3.639.079.500 - 1 – 30 days
31 – 60 hari - - - 31 – 60 days
61 – 90 hari 12.376.001.811 1.197.500.190 - 61 – 90 days
Lebih dari 90 hari 11.938.466.971 9.542.625.950 9.479.864.773 More than 90 days
Jumlah 37.075.610.186 21.087.561.877 22.710.198.212 Total
Dikurangi cadangan Less allowance for
kerugian penurunan nilai impairment losses on trade
piutang usaha (7.698.120.000 ) (7.698.120.000 ) (7.698.120.000 ) receivables
Neto 29.377.490.186 13.389.441.877 15.012.078.212 Net
35
Page 39
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha Movement in allowance for impairment losses on trade
adalah sebagai berikut: receivables are as follows:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
Saldo awal 7.698.120.000 7.698.120.000 7.698.120.000 Beginning balance
Penyesuaian saldo atas Adjustment of balance for
penerapan the application of
PSAK 71 - - - PSAK 71
Saldo akhir 7.698.120.000 7.698.120.000 7.698.120.000 Ending balance
Pada tanggal 30 September 2024, 30 September 2023, As of September 30, 2024, September 30, 2023, and
dan 31 Desember 2023, seluruh piutang usaha dari PT December 31, 2023, all trade receivables from PT Tri
Tri Mitra Resources telah dicadangkan. Penjelasan lebih Mitra Resources are appropriated. Further details are
lanjut diungkapkan pada Catatan 33. disclosed in Note 33.
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for
penurunan nilai piutang usaha telah memadai untuk impairment losses on trade receivables is adequate to
menutup KKE. cover ECL.
6. INVESTASI PADA ENTITAS ASOSIASI 6. INVESTMENT IN AN ASSOCIATE
Rincian penyertaan saham pada entitas asosiasi adalah A summary of the investment in an associate are as
sebagai berikut: follows:
Persentase Nilai buku/Book value
kepemilikan/ 30 September/ 30 September/ 31 Desember/
Domisili/ Percentage of September 30, September 30, December 31,
Domicile ownership 2024 2023 2023
PT Mart Abadi Pharma Bandung 25,00% 202.086.713 206.313.915 204.993.130 PT Mart Abadi Pharma
Ringkasan mutasi investasi pada entitas asosiasi sebagai Summary of movements in investment in an associate
berikut: are as follows:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
Nilai buku awal tahun 204.993.130 209.220.333 209.220.333 Beginning carrying value
Bagian Perusahaan atas rugi The Company's share of the current
periode/tahun berjalan (2.906.417) (2.906.418 ) (4.227.203 ) period/year's loss
Nilai buku akhir tahun 202.086.713 206.313.915 204.993.130 Ending carrying value
Rincian informasi keuangan terkait entitas asosiasi The details of financial information related to an
adalah sebagai berikut: associate are as follows:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
Jumlah aset 744.231.593 758.422.611 753.139.470 Total assets
Jumlah ekuitas 744.231.593 758.422.611 753.139.470 Total equity
Rugi periode/tahun berjalan 11.625.670 11.625.670 16.908.810 Loss for the current period/year
36
Page 40
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. ASET TETAP - NETO 7. FIXED ASSETS - NET
30 September/September 30, 2024
Penyesuaian
Saldo awal/ nilai wajar/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Fair value Saldo akhir/
balance Additions Deductions adjustment Ending balance
Nilai wajar Fair value
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 13.650.000.000 - - - 13.650.000.000 Land
Bangunan 7.106.000.000 - - - 7.106.000.000 Building
Sub-jumlah 20.756.000.000 - - 20.756.000.000 Sub-total
Harga perolehan Acquisition cost
Kepemilikan langsung Direct ownership
Kendaraan 7.523.181.000 - (2.400.000.000 ) - 5.123.181.000 Vehicles
Peralatan proyek 2.088.107.348 51.232.075.997 - - 53.320.183.345 Project equipment
Perlengkapan kantor 1.475.950.595 - - - 1.475.950.595 Office supplies
Aset hak guna Right of use asset
Bangunan 794.231.347 - - - 794.231.347 Building
Sub-jumlah 11.881.470.290 51.232.075.997 (2.400.000.000 ) - 60.713.546.287 Sub-total
Jumlah 32.637.470.290 51.232.075.997 (2.400.000.000 ) - 81.469.546.287 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Kepemilikan
langsung Direct ownership
Bangunan 182.987.124 294.375.000 - - 477.362.124 Building
Kendaraan 3.466.812.532 530.298.219 (850.000.000 ) - 3.147.110.751 Vehicles
Peralatan proyek 2.024.113.241 1.323.681.294 - - 3.347.794.535 Project equipment
Perlengkapan kantor 746.811.759 21.725.724 - - 768.537.483 Office supplies
Aset hak guna Right of use asset
Bangunan 794.231.347 - - 794.231.347 Building
Jumlah akumulasi Total accumulated
penyusutan 7.214.956.003 2.170.080.237 (850.000.000 ) - 8.535.036.240 depreciation
Nilai buku neto 25.422.514.287 72.934.510.047 Net book value
30 September/September 30, 2023
Penyesuaian
Saldo awal/ nilai wajar/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Fair value Saldo akhir/
balance Additions Deductions adjustment Ending balance
Nilai wajar Fair value
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 7.282.888.723 - - 6.367.111.277 13.650.000.000 Land
Bangunan 7.088.256.947 - - 17.743.053 7.106.000.000 Building
Sub-jumlah 14.371.145.670 - - 6.384.854.330 20.756.000.000 Sub-total
Harga perolehan Acquisition cost
Kepemilikan langsung Direct ownership
Kendaraan 6.178.181.000 1.345.000.000 - - 7.523.181.000 Vehicles
Peralatan proyek 2.088.107.348 - - - 2.088.107.348 Project equipment
Perlengkapan kantor 758.320.483 787.918.182 - - 1.546.238.665 Office supplies
Aset hak guna Right of use asset
Bangunan 794.231.346 - - - 794.231.346 Building
Sub-jumlah 9.818.840.177 2.132.918.182 - - 11.951.758.359 Sub-total
Jumlah 24.189.985.847 2.132.918.182 - 6.384.854.330 32.707.758.359 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Kepemilikan langsung Direct ownership
Bangunan 29.534.404 268.699.985 - (206.740.827 ) 91.493.562 Building
Kendaraan 2.568.446.155 738.266.969 - - 3.306.713.124 Vehicles
Peralatan proyek 1.910.161.847 110.142.965 - - 2.020.304.812 Project equipment
Perlengkapan kantor 585.708.315 158.732.048 - - 744.440.363 Office supplies
Aset hak guna Right of use asset
Bangunan 637.154.928 157.076.418 - - 794.231.346 Building
Jumlah akumulasi Total accumulated
penyusutan 5.731.005.649 1.432.918.385 - (206.740.827 ) 6.957.183.207 depreciation
Nilai buku neto 18.458.980.198 25.750.575.152 Net book value
37
Page 41
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/December 31, 2023
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo akhir/
balance Additions Deductions Reclassifications Ending balance
Harga perolehan Acquisition cost
Kepemilikan langsung Direct ownership
Tanah 7.282.888.723 - - 6.367.111.277 13.650.000.000 Land
Bangunan 7.088.256.947 - - 17.743.053 7.106.000.000 Building
Kendaraan 6.178.181.000 1.345.000.000- - - 7.523.181.000 Vehicles
Peralatan proyek 2.088.107.348 - - - 2.088.107.348 Project equipment
Perlengkapan kantor 758.320.483 787.918.182 (70.288.070) - 1.475.950.595 Office supplies
Aset hak guna Right of use asset
Bangunan 794.231.347 - - - 794.231.347 Building
Jumlah harga Total acquisition
perolehan 24.189.985.848 4.874.392.137 - - 32.637.470.290 cost
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Kepemilikan langsung Direct ownership
Bangunan 29.534.404 360.193.547 - (260.740.827) 182.987.124 Building
Kendaraan 2.568.446.155 898.366.377 - - 3.466.812.532 Vehicles
Peralatan proyek 1.910.161.847 113.951.394 - - 2.024.113.241 Project equipment
Perlengkapan kantor 585.708.315 231.391.514 (70.288.070) - 746.811.759 Office supplies
Aset hak guna Right of use asset
Bangunan 637.154.928 157.076.419 - - 759.231.347 Building
Jumlah akumulasi Total accumulated
penyusutan 5.731.005.649 1.760.979.251 (70.288.070) (260.740.827) 7.214.956.003 depreciation
Nilai buku neto 18.458.980.199 25.422.514.287 Net book value
Pada tanggal 30 September 2023, aset tetap Perusahaan As of September 30, 2023, the fixed assets of the
telah diasuransikan kepada PT Sompo Insurance Company have been insured adequately covered with
Indonesia dengan asuransi risiko penuh dengan nilai PT Sompo Insurance Indonesia with full risk insurance
pertanggungan sebesar Rp6.023.500.000. Manajemen with sum insured Rp6,023,500,000. The Company’s
berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan untuk seluruh management believes that the insurance coverage is
aset tetap tersebut adalah cukup untuk menutupi seluruh adequate to cover all possible risks to the insured fixed
kemungkinan risiko atas aset yang dipertanggungkan. assets.
Jenis kepemilikan hak atas tanah Perusahaan adalah The Company’s title of ownership on its land rights is
berupa hak guna bangunan (“HGB”), yang akan jatuh in the form of building usage rights (“HGB”), which will
tempo pada tahun 2050. Manajemen berkeyakinan be expired in 2050. Management believes that the said
bahwa kepemilikan tanah akan dapat diperbaharui/ title of land right ownership can be renewed/extended
diperpanjang pada saat jatuh tempo. Tanah dan at the maturity date. Land and building are used as
bangunan dijadikan sebagai jaminan atas pinjaman bank collateral for bank loan (Note 13).
(Catatan 13).
Pada tanggal 30 September 2024, 2023, dan 31 As of September 30, 2024, 2023, and December 31,
Desember 2023, tidak terdapat aset tetap yang dipakai 2023, there are no fixed assets which temporarily used
sementara oleh Perusahaan. by the Company.
Pada tanggal 30 September 2023, aset tetap Perusahaan As of September 30, 2023, the Company's fixed assets
berupa tanah dan bangunan dinyatakan sebesar nilai in forms of land and building are stated at fair value
wajar pada tanggal revaluasi setelah dikurangi akumulasi which represent fair value at the revaluation date after
penyusutan dan akumulasi kerugian penurunan nilai. deducting accumulated depreciation and accumulated
impairment losses.
Pada tanggal 30 Juni 2023, nilai wajar tanah dan On June 30, 2023, the fair value of land and buildings
bangunan sebesar Rp20.756.000.000 ditentukan amounted to Rp20,756,000,000 is determined based
berdasarkan Kantor Jasa Penilai Publik (“KJPP”) Rizki on Office of Public Appraisal Service (“KJPP”) Rizki
Djunaedy dan Rekan, penilai independen, yang telah Djunaedy dan Rekan, an independent appraiser,
teregistrasi di Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) dalam which has been registered in Financial Services
laporan No. 00112/2.0017-00/PI/05/0362/1/VIII/2023 Authority (“OJK”) as an appraisal on its report No.
tanggal 10 Agustus 2023 yang ditanda tangani oleh Dzikri 00112/2.0017-00/PI/05/0362/1/VIII/2023 dated August
Ashary, S.E., M.Ec. Dev., MAPPI. 10, 2023 which is sign by Dzikri Ashary, S.E., M.Ec.
Dev., MAPPI.
38
Page 42
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
Berikut merupakan rincian nilai wajar tanah dan The details of fair value of land and building as of
bangunan pada tanggal 30 Juni 2023: June 30, 2023 are as follows:
30 Juni/
June 30, 2023
Tanah 13.650.000.000 Land
Bangunan 7.106.000.000 Building
Jumlah nilai wajar 20.756.000.000 Total fair value
Nilai buku neto 30 Juni 2023 14.164.404.843 Net book value June 30, 2023
Penyesuaian nilai wajar 6.591.595.157 Fair value adjustment
Dalam menentukan nilai wajar aset tetap, penilai In determining the fair value of fixed assets, an
independen menggunakan pendekatan pasar dan biaya. independent appraiser uses the market and cost
approaches.
Berdasarkan hasil penelaahan yang dilakukan oleh Based on management’s review, there are no events
manajemen, tidak terdapat kejadian atau perubahan atas or changes in circumstances that indicate an
keadaan yang menunjukkan adanya penurunan nilai aset impairment of fixed assets as of reporting date,
tetap pada masing-masing tanggal pelaporan. respectively.
9. UTANG USAHA 9.TRADE PAYABLES
Rincian utang usaha adalah sebagai berikut: The details of trade payables are as follows:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
Pihak ketiga Third parties
Dolar Singapura 593.856.264 Singapore Dollar
Rupiah 10.561.003.453 210.176.598 2.050.745.957 Rupiah
Dolar Amerika Serikat 9.315.600 - United States Dollar
Euro - - - Euro
Sub-jumlah 10.561.003.453 813.348.462 2.050.745.957 Sub-total
Pihak berelasi Related party
Rupiah 662.188.431 158.437.132 Rupiah
Jumlah 10.561.003.453 1.475.536.893 2.209.183.089 Total
Rincian umur utang usaha berdasarkan tanggal jatuh The aging of trade payables based on credit terms are
temponya adalah sebagai berikut: as follows:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
Pihak ketiga Third parties
Belum jatuh tempo 1.876.622.703 298.070.893 1.962.070.576 Not yet due
Lewat jatuh tempo Overdue
1 – 30 hari 1.024.493.584 353.979.858 163.863.381 1 – 30 days
31 – 60 hari 2.789.018.674 15.006.430 19.802.900 31 – 60 days
61 – 90 hari 4.870.868.492 31.533.281 35.200.000 61 – 90 days
Lebih dari 90 hari - 114.758.000 28.246.232 More than 90 days
Sub-jumlah 10.561.003.453 813.348.462 2.209.183.089 Sub-total
39
Page 43
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. UTANG SEWA PEMBIAYAAN 10.CONSUMER FINANCING PAYABLES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
PT Mandiri Tunas Finance 535.050.000 784.583.333 706.125.000 PT Mandiri Tunas Finance
Dikurangi bagian jatuh
tempo dalam waktu satu
tahun (399.370.383) (313.833.333 ) (313.833.333 ) Less current maturities
Jumlah jangka panjang 135.679.167 470.750.000 392.291.667 Total long-term portion
Perusahaan menandatangani perjanjian utang sewa The Company signed a finance lease agreement for
pembiayaan untuk pembelian beberapa kendaraan purchasing several vehicles with PT Mandiri Tunas
dengan PT Mandiri Tunas Finance, dengan rincian Finance, with details as follows:
sebagai berikut:
Tingkat suku
bunga per tahun/
Jumlah fasilitas/ Tanggal jatuh tempo/ Interest rate
Nomor/Number Tanggal/Date Total facilities Maturity date per annum
9002300313 5 April/April 5, 2023 941.500.000 5 Maret/March 5, 2026 9,03%
9002100779 23 Juli/July 23, 2021 1.139.950.000 23 Juni/June 23, 2023 14,83%
9001901290 3 Agustus/August 3, 2019 568.559.000 3 Juli/July 3, 2022 12,25%
11. PERPAJAKAN 11.TAXATION
a. Pajak Dibayar di Muka a. Prepaid Tax
Pada tanggal 30 September 2023, akun ini As of September 30, 2023, this account
merupakan pajak dibayar di muka atas Pajak represents prepaid tax of Income tax Article 28A
penghasilan (“PPh”) Pasal 28A adalah sebesar amounted to Rp315,826,565.
Rp315.826.565.
a. Utang Pajak b. Taxes Payable
Rincian utang pajak adalah sebagai berikut: The details of taxes payable are as follows:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2023 2023 2023
Pajak penghasilan: Income taxes:
Pasal 21 52.020.476 35.958.633 17.970.821 Article 21
Pasal 23 60.919.382 2.468.388 15.084.812 Article 23
Pasal 25 54.179.014 81.323.277 - Article 25
Pasal 29 137.930.041 - 154.884.270 Article 29
PPN keluaran 329.642.424 329.642.424 - VAT out
Jumlah 305.048.913 449.392.722 187.939.903 Total
b. Beban Pajak Penghasilan - Neto c. Income Tax Expense - Net
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
Pajak kini (704.797.343 ) (890.687.543 ) Current tax
Pajak tangguhan 11.400.106 18.322.322 Deferred tax
Neto (693.397.237 ) (872.365.221 ) Net
*)
Tidak diaudit Unaudited *)
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan yang The reconciliation between income tax expense
dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang calculated using the applicable tax rate on profit
berlaku atas laba sebelum beban pajak penghasilan before income tax expense are as follows:
adalah sebagai berikut:
40
Page 44
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. MODAL SAHAM 12.SHARE CAPITAL
Sesuai dengan Akta tersebut, susunan pemegang saham Based on that Notarial Deed, the composition of the
Perusahaan pada tanggal 30 September 2024 menjadi Company's shareholders as of September 30, 2023
sebagai berikut: become as follows:
Jumlah modal
Persentase ditempatkan dan
kepemilikan/ disetor penuh/
Jumlah saham/ Percentage of Total issued and fully
Pemegang Saham Number of shares ownership (%) paid in capital Shareholders
Rudi Reksa Sutantra 3.149.625.000 51,00% 25.197.000.000 Rudi Reksa Sutantra
Yophi Kurniawan Iswanto 1.049.875.000 17,00% 8.399.000.000 Yophi Kurniawan Iswanto
Publik 2.000.000.000 32,00% 16.000.000.000 Public
Jumlah 6.199.500.000 100,00% 49.596.000.000 Total
Berdasarkan Akta Notaris No. 182 tanggal 17 Maret 2023 Based on Notarial Deed No. 183 dated March 17 2023,
oleh Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notaris di by Christina Dwi Utami, S.H., M.Hum., M.Kn., Notary
Jakarta, sebagaimana telah disetujui oleh Menteri Hukum in Jakarta, as approved by the Minister of
dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat Keputusan Law and Human Rights based on Decree
No. AHU-0016933.AH.01.02. Tahun 2023 tanggal No. AHU-0016933.AH.01.02.Year 2023 dated
17 Maret 2023 dan telah diberitahukan kepada Menteri March 17, 2023 and has been notified to the Minister
Hukum dan Hak Asasi Manusia berdasarkan Surat of Law and Human Rights based on the Letter of
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar Acceptance of Notification of Amendments to the
No. AHU-AH.01.03-0041917 tanggal 17 Maret 2023, para Articles of Association No. AHU-AH.01.03-0041917
pemegang saham setuju untuk: dated March 17, 2023, the shareholders agreed to:
a. Perubahan nilai nominal saham dari semula a. Change in the nominal value of shares from
Rp1.000.000 per saham menjadi Rp8 per saham, initially Rp1,000,000 per share to Rp8 per share,
sehingga jumlah saham Perusahaan menjadi hence total the Company’s shares become
1.312.500.000 lembar. 1,312,500,000 shares.
b. Peningkatan modal dasar dari semula b. Increase the authorized capital from initially
Rp10.500.000.000 atau setara dengan Rp10,500,000,000 or equivalent to 1,312,500,000
1.312.500.000 saham menjadi Rp42.000.000.000 shares become Rp42,000,000,000 or equivalent
atau setara dengan 5.250.000.000 saham. to 5,250,000,000 shares.
c. Meningkatkan modal ditempatkan dan disetor penuh c. Increase the issued and fully paid capital from
dari semula Rp10.500.000.000 menjadi sebesar initially Rp10,500,000,000 become
Rp33.500.000.000 atau setara dengan Rp33,500,000,000 or equivalent to 4,187,500,000
4.187.500.000 lembar saham dimana Perusahaan shares, whereby the Company issued
menerbitkan sebanyak 2.875.000.000 saham baru 2,875,000,000 shares using the capitalization of
dengan cara kapitalisasi laba ditahan Perusahaan the Company's retained earnings up to the 2022
sampai dengan tahun buku 2022 sebesar financial year amounted to Rp23,000,000,000,
Rp23.000.000.000, dengan rincian pengambilbagian with details of shares subscription by Rudi Reksa
saham oleh Rudi Reksa Sutantra sebesar Sutantra amounted to Rp17,250,000,000 or
Rp17.250.000.000 atau setara dengan equivalent to 2,156,250,000 shares and by Yophi
2.156.250.000 lembar saham dan oleh Yophi Kurniawan Iswanto amounted to
Kurniawan Iswanto sebesar Rp5.750.000.000 atau Rp5,750,000,000 or equivalent to 718,750,000
setara dengan 718.750.000 lembar saham. shares.
13. SALDO LABA DICADANGKAN 13.APPROPRIATED RETAINED EARNINGS
Berdasarkan Undang-undang Perseroan Terbatas Under Indonesian Company Law No.4 Year 2007, the
No. 4 Tahun 2007, Perusahaan diharuskan untuk Company is required to set up a statutory reserve
membuat penyisihan cadangan wajib hingga sekurang- amounting to at least 20% of the issued and paid-up
kurangnya 20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan capital.
disetor penuh.
Berdasarkan RUPS tanggal 11 Juli 2023, Perusahaan Based on RUPS dated July 11, 2023, the Company
telah mencadangkan saldo laba sebesar Rp100.000.000, has reserved the approrpiated retained earnings
dimana jumlah ini belum memenuhi sekurang-kurangnya amounted to Rp100,000,000, whereby this amount
20% dari jumlah modal yang ditempatkan dan disetor has not met yet minimum of 20% from total issued and
penuh. fully paid capital.
41
Page 45
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. LABA PER SAHAM DASAR 14.BASIC EARNINGS PER SHARE
Rincian perhitungan laba per saham adalah sebagai The details of basic earnings per share computation
berikut: are as follows:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2023 2023 2023
Laba neto periode/tahun
berjalan 3.797.164.613 1.875.993.020 1.813.608.233 Net profit for the period/year
Jumlah rata-rata tertimbang Weighted average number
saham 6.199.500.000 3.749.619.750 4.796.500.000 of shares
Laba per saham dasar 0,61 0,50 0,38 Basic earnings per share
*)
Tidak diaudit Unaudited *)
15. PENDAPATAN 22. REVENUE
Rincian pendapatan adalah sebagai berikut: The details of revenue are as follows:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
PT Timas Suplindo 58.128.587.812 30.372.596.199 42.499.712.935 PT Timas Suplindo
PT Meindo Elang Indah 125.000.000 378.000.000 378.000.000 PT Meindo Elang Indah
Timas Sapura Offshore JV - - - Timas Sapura Offshore JV
PT Timas Samudera PT Timas Samudera
Indonesia - - - Indonesia
Jumlah 58.253.587.812 30.750.596.199 42.877.712.935 Total
*)
Tidak diaudit Unaudited *)
Rincian pelanggan dengan pendapatan melebihi 10% The details of customers with revenue exceeding 10%
dari jumlah pendapatan Perusahaan adalah sebagai of the Company's total revenue are as follows:
berikut:
30 September/ 30 September/
September 30, September 30,
2023 2023)
Persentase Persentase
terhadap jumlah terhadap jumlah
pendapatan/ pendapatan/
Percentage to Percentage to
Jumlah/Total total revenue Jumlah/Total total revenue
PT Timas Suplindo 58.128.587.812 99% 30.372.596.199 98,77% PT Timas Suplindo
PT Timas Samudera Indonesia - - - - PT Timas Samudera Indonesia
PT Meindo Elang Indah - - - - PT Meindo Elang Indah
Jumlah 30.372.596.199 99% 41.893.226.071 100,00% Total
16. BEBAN POKOK PENDAPATAN 16.COST OF REVENUE
Rincian beban pokok pendapatan adalah sebagai berikut: The details of cost of revenue are as follows:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2024 2023 2023
Instalasi peralatan 25.558.054.112 10.925.586.829 17.520.546.446 Installation equipments
Penelitian dan survey 1.160.579.666 3.876.596.726 4.478.669.158 Research and survey
Perlengkapan survey - 3.147.158.949 - Survey equipment
Transportation and
Transportasi dan akomodasi 9.897.731.521 2.098.286.420 4.439.101.324 accommodation
Upah tenaga ahli 5.147.074.040 1.735.077.130 2.261.520.248 Professional wages
Sewa - 647.522.299 2.657.127.945 Rent
Penyusutan dan amortisasi Depreciation and amortization
(Catatan 8 dan 9) 1.410.180.180 191.759.440 222.974.416 (Note 8 and 9)
Perbaikan dan pemeliharaan 155.270.249 155.270.249 234.839.765 Repair and maintenance
Lain-lain (masing-masing di Others (each below
bawah Rp100 juta) 2.314.0200722 14.452.148 34.976.760 Rp100 million)
Jumlah 45.487.640.241 22.791.710.190 31.849.756.062 Total
*)
Tidak diaudit Unaudited *)
42
Page 46
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk PT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
LAPORAN KEUANGAN FINANCIAL STATEMENTS
TANGGAL 30 SEPTEMBER 2024 (TIDAK DIAUDIT) AS OF SEPTEMBER 30, 2024 (UNAUDITED)
DAN UNTUK PERIODE SEMBILAN BULAN YANG BERAKHIR AND FOR THE NINE-MONTH PERIODS ENDED
PADA TANGGAL 30 SEPTEMBER 2023 (DIAUDIT) SEPTEMBER 30, 2023 (AUDITED)
SERTA UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR AND FOR THE YEAR ENDED
PADA TANGGAL 31 DESEMBER 2023 (DIAUDIT) DECEMBER 31, 2023 (AUDITED)
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
BEBAN POKOK PENDAPATAN (lanjutan) COST OF REVENUE (continued)
Tidak terdapat transaksi kumulatif dengan pemasok There are no cumulative transactions with individual
individual yang melebihi 10% dari jumlah pendapatan supplier that exceeds 10% of the total revenue for the
untuk periode sembilan bulan yang berakhir pada tanggal nine-month periods ended September 30, 2024 and
30 September 2024 dan 2023, dan untuk tahun yang 2023, and for the year ended December 31, 2023.
berakhir pada tanggal
31 Desember 2023.
17. BEBAN USAHA 17.OPERATING EXPENSES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
30 September/ 30 September/ 31 Desember/
September 30, September 30, December 31,
2023 2023 2023
Gaji dan tunjangan 2.714.894.793 2.615.690.059 3.520.856.742 Salary and allowance
Penyusutan (Catatan 8) 2.170.710.793 1.322.775.420 1.647.027.856 Depreciation (Note 8)
Transportation and
Transportasi dan akomodasi 2.193.526.216 326.780.749 813.635.716 accommodation
Perbaikan dan pemeliharaan 131.408.707 163.285.080 244.162.844 Repair and maintenance
Jamuan dan sumbangan 40.781.596 130.630.371 316.964.047 Entertainment and donation
Perlengkapan kantor 120.593.289 120.593.289 230.176.485 Office supplies
Biaya profesional 1.214.187.157 108.207.000 239.707.000 Professional fees
Pajak dan perizinan 83.140.782 35.832.008 595.393.755 Tax and permits
Sewa 8.838.250 - 315.795.290 Rent
Lain-lain (masing-masing Others (each below
dibawah Rp100 juta) 659.018.895 155.365.346 224.182.494 Rp100 million)
Jumlah 9.216.507.189 4.979.159.322 7.917.725.744 Total
43
Names mentioned 56 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Domisili
p.3 ×2
unresolved
person
Title
· Direktur Utama
p.3 ×2
unresolved
person
Andreas Setiawan
· Direktur
p.3 ×4
unresolved
org
PT Atlantis Subsea
p.3
unresolved
org
PT Atlantis Subsea IndonesiaTbk
p.3
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.3
unresolved
org
PPT ATLANTIS SUBSEA INDONESIA Tbk
p.10 ×37
unresolved
person
H. Akta Pendirian
p.10
unresolved
org
H. This Kementerian
p.10
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.10 ×2
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.10
unresolved
person
Christina Dwi Utami
· Notaris
p.10 ×5
unresolved
person
M. Hum.
p.10
unresolved
org
Ministry of Republik Indonesia
p.10
unresolved
person
Yohanes Henri Prasetyo
· Komisaris Independen
p.10 ×2
unresolved
person
Yophi Kurniawan Iswanto
· Direktur Utama
p.10 ×8
unresolved
person
Thamrin Prima Simatupang
· Anggota
p.10
unresolved
person
Budi Rahmat Halawa
· Anggota
p.10
unresolved
org
PT Mart Abadi
p.11
unresolved
org
Bank Indonesia
p.23 ×6
unresolved
org
Bank Indonesia’s
p.23
unresolved
org
PT Bank Mayapada
p.38 ×2
unresolved
org
Internasional Tbk
p.38
unresolved
org
Bank Mandiri Internasional Tbk
p.38 ×2
unresolved
org
PT Timas Suplindo
p.38 ×6
unresolved
org
PT Tri Mitra Resources
p.38 ×2
unresolved
org
PT Meindo Elang Indah
p.38 ×5
unresolved
org
PT Tri Tri Mitra Resources
p.39
unresolved
org
PT Mart Abadi Pharma
p.39 ×2
unresolved
org
PT Sompo Insurance
p.41
unresolved
org
PT Sompo Insurance Indonesia
p.41
unresolved
org
Rizki Djunaedy dan Rekan
p.41
unresolved
org
Djunaedy dan Rekan
p.41
unresolved
person
Ashary
p.41
unresolved
person
Dev.
p.41 ×2
unresolved
person
Dzikri Ashary
p.41
unresolved
org
PT Mandiri Tunas Finance Dikurangi
p.43
unresolved
org
PT Mandiri Tunas
p.43
unresolved
org
Menteri
p.44
unresolved
—
Rp10.500.000.000
p.44
unresolved
—
Rp33.500.000.000
p.44
unresolved
—
Rp17.250.000.000
p.44
unresolved
—
2.156.250.000 lembar saham dan oleh Yophi
p.44
unresolved
org
PT Meindo Elang Indah Timas Sapura Offshore JV
p.45
unresolved
org
PT Timas Samudera
p.45
unresolved
org
PT Timas Samudera Indonesia
p.45 ×3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.