Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
LAPORAN HASIL PAPARAN PUBLIK ELEKTRONIK
PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA)
Hari, tanggal : Kamis, 14 November 2024
Waktu : 10.00 – 11.00 WIB
Tempat : Dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi video conference Zoom Meeting
Agenda : 1. Paparan Perusahaan
a) Profil Perusahaan
b) Strategi Perusahaan
c) Performa Keuangan
2. Sesi Tanya Jawab
Paparan Publik PT Dharma Polimetal Tbk (“DRMA”) telah dilaksanakan secara virtual melalui
aplikasi Zoom Meeting pada Kamis, 14 November 2024 dengan pembahasan mengenai sekilas
tentang DRMA, dilanjutkan dengan strategi Perseroan dan performa keuangan Kuartal-III, serta
ditutup dengan sesi tanya jawab.
Peserta dalam acara tersebut berjumlah 61 orang yang terdiri dari jajaran Komisaris, Direksi,
Media, Pemegang Saham, dan Publik.
Manajemen Perseroan yang hadir:
• Hadi Kasim (Komisaris Utama)
• Didik J. Rachbini (Komisaris)
• Noel Aelyo Laras K (Komisaris)
• Soekamto Tjahjonoadi (Komisaris Independen)
• Irianto Santoso (Direktur Utama)
• Immanuel Adi Pakaryanto (Direktur)
• Yosaphat P. Simanjuntak (Direktur)
Manajemen Perseroan yang hadir secara daring:
• Iwan Dewono Budiyuwono (Komisaris)
1
Page 2
Risalah Tanya Jawab E-Public Expose PT Dharma Polimetal Tbk
Nicha Muslimawati – Kumparan
1. Q Menkeu Sri Mulyani memastikan PPN 12% langsung berlaku 1 Januari 2025.
Bagaimana tanggapan Perseroan?
A DRMA sebagai pelaku ekonomi dan pelaku bisnis di Indonesia tentu akan mengikuti
dan menaati peraturan yang berlaku.
2. Q Apa Strategi DRMA menghadapi kenaikan PPN menjadi 12% tersebut? Apakah akan
menaikkan harga penjualan?
A Produksi komponen otomotif bukan merupakan monopoli karena tetap ada
persaingan, kompetitor dan lain sebagainya. Strategi DRMA yaitu bisa menaikkan
efisiensi, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi fixed cost yang ada. Strategi
tersebut sudah kami sampaikan kepada seluruh Dharma Group, termasuk target yang
akan dicapai tahun depan. Selain itu, kami juga melakukan perbaikan di internal
Perseroan.
Ghafur – Investor Daily
1. Q Bagaimana rencana kerja perseroan pada tahun depan, aksi korporasi apa saja yang
sudah dirancang oleh DRMA?
A Mengenai rencana kerja Perseroan tahun depan saat ini sedang kami susun. Secara
garis besar, target DRMA tahun depan tetap dapat meraih pertumbuhan yang baik
untuk pendapatan dan laba. Strategi kami ke depan adalah memproduksi komponen-
komponen baru dan bisnis-bisnis baru yang sudah kami siapkan dapat mulai berjalan
tahun depan.
2 Q Berapa belanja modal (capex) yang Perseroan anggarkan?
A Belanja modal (capex) yang kami anggarkan untuk pertumbuhan organik, tidak terlalu
banyak karena sudah kami siapkan sejak 3 tahun yang lalu. Sehingga capex yang kami
anggarkan untuk melengkapi dan persiapan untuk model-model baru. Namun untuk
hal-hal yang anorganik, saat ini belum bisa kami sampaikan.
3 Q Bagaimana kondisi industri otomotif pada 2025? Apakah Perseroan optimis dapat
membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba? Berapa targetnya?
A Tahun ini target penjualan roda empat 850 ribu unit untuk pasar domestik, lalu di
pasar ekspor sekitar 400 ribu unit. Gaikindo dan pakar ekonomi memberikan ancang-
ancang bahwa pertumbuhan roda empat tahun depan sekitar 5% – 10%. Sedangkan
di roda dua mungkin antara 3% - 5%. DRMA menargetkan tahun depan untuk
pendapatan dan laba itu harus tetap tumbuh.
2
Page 3
Ridwan Nanda - Kontan
1. Q Kinerja keuangan (penjualan dan laba bersih) DRMA melambat hingga kuartal III –
2024. Seperti apa target kinerja hingga tutup tahun 2024? Bagaimana fokus bisnis
DRMA untuk kembali menumbuhkan kinerja?
A Revenue DRMA di 9M24 turun 5% jika dibandingkan 9M23. Target revenue kami
hingga akhir tahun paling tidak masih sama dengan tahun lalu. Lalu untuk laba bersih,
kami memiliki target minimal bisa sama dengan tahun lalu. Namun kami juga
berharap untuk laba bisa sedikit lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
2. Q Bagaimana outlook industri dan kinerja DRMA untuk tahun 2025? Seperti apa
strategi ekspansi untuk tahun depan?
A DRMA berharap dengan adanya produk-produk baru, model-model baru, komponen-
komponen baru yang kami supply, tahun depan tetap ada pertumbuhan organik
untuk Dharma Group.
Axel Bramantyo – Retail Investor
1. Q Dengan semakin masif produsen China yang membangun pusat produksi di
Indonesia, bagaimana peluang Perseroan untuk dapat menjadi strategic partner
produsen-produsen tersebut?
A Saat ini DRMA sedang menjalin hubungan dengan produsen-produsen dari China.
Pihak mereka sudah mengunjungi pabrik-pabrik Dharma Group. Begitu pula DRMA
juga sudah mengunjungi kantor pusat mereka yang ada di China. Pembicaraan secara
teknis dan non-teknis sudah dilakukan dengan tujuan bisa saling melengkapi. Untuk
kebutuhan lokalisasi mereka di Indonesia, Pemerintah memberikan persyaratan
bahwa dalam 2 tahun harus memenuhi minimal 40% Tingkat Komponen Dalam Negeri
(TKDN) dan peluang ini sangat baik untuk DRMA. Kami optimis bahwa Perseroan
dapat terus bertumbuh.
2. Q Untuk ekspor saat ini melalui DKI, apakah ke depan subsidiary lain memungkinkan
untuk melakukan ekspor?
A Subsidiary yang lain sudah bersiap terutama untuk produk auxiliary battery yang
sedang kami jajaki untuk ekspor. Saat ini kami sedang menyuplai untuk salah satu
perusahaan dari Korea. Jadi, kesempatan untuk ekspor sudah terbuka lebar.
Sementara untuk DKI, kami baru supply untuk 2 model Hyundai dan 3 model KIA di
Amerika. Setiap modelnya baru 30% yang kami supply untuk total kebutuhan satu unit
mobil. Sisa porsi 70% dan model-model lainnya masih disupply dari Meksiko. Salah
satu keunggulan DKI berada dalam konsistensi dalam kualitas produk, serta
menawarkan harga jual yang lebih kompetitif. Tidak menutup kemungkinan bagi kami
untuk ekspor produk kami ke negara lain. Oleh karena itu, ini bisa menjadi peluang
pertumbuhan untuk DKI ke depannya.
3. Q Setelah cukup sukses dengan akuisisi TCH, apakah dalam waktu dekat akan kembali
melakukan M&A untuk mendukung inorganic growth?
3
Page 4
A Kalau ada Perusahaan lain yang bisa memperkuat kompetensi, pasar, efisiensi dan
produktivitas DRMA tentu akan kami lakukan. Sepanjang tahun 2024 ini ada beberapa
kesempatan untuk M&A, namun ada yang tidak kami lanjutkan karena belum
menemukan kesepakatan.
Fahmi – Bisnis Indonesia
1. Q Apakah ada strategi diversifikasi di DRMA yang menyasar pengembangan produk
komponen selain otomotif, seiring dengan kinerja industri otomotif domestik yang
lesu tahun ini?
A DRMA sebenarnya sudah melakukan diversifikasi yang dimulai tahun ini. Salah satu
diversifikasinya yaitu Battery Energy Storage System (BESS). BESS bukan termasuk
komponen otomotif, tetapi merupakan komponen yang dibutuhkan untuk solar
panel. DRMA sudah supply BESS untuk salah satu pengembang perumahan untuk
solar panel di setiap rumah yang mereka bangun. Selain itu, DRMA juga sudah
menandatangani MoU dengan pemain besar untuk solar panel di China. Indonesia
sudah memiliki perjanjian dengan negara tetangga untuk mengekspor listrik ke sana.
Melalui COP 29 (Konferensi Iklim PBB), Indonesia juga mengumumkan selama 15
tahun akan ada 70 gigawatt energi terbarukan, dimana salah satu cara untuk
mencapai hal tersebut adalah melalui solar panel dan salah satu komponen yang
dibutuhkan adalah BESS. Oleh karena itu, kesempatan dan peluang pertumbuhan
untuk BESS masih sangat besar.
2. Q Bagaimana kondisi atau porsi ekspor di DRMA? Seperti apa strategi dan proyeksi
untuk pasar ekspor tahun depan?
A Untuk ekspor ke Amerika kami baru mulai dari bulan Mei 2024. Saat ini sudah berjalan
6 bulan dan mereka akan menilai kualitas dan konsistensi produk yang kami ekspor.
Oleh karena itu saat ini kami membangun pabrik baru di Cirebon dengan luas 23.000
m2 yang akan selesai di bulan Q2 2025. Kapasitasnya lebih besar dengan pabrik yang
sudah ada karena untuk memenuhi kebutuhan permintaan ekspor.
Setelah Sesi Tanya Jawab, Paparan Publik DRMA ditutup pada pukul 11.00 WIB.
4
Page 5
DAFTAR HADIR PAPARAN PUBLIK DRMA MELALUI ZOOM:
No Nama Lengkap Status Undangan Nama Perusahaan/Media
1 Axel Bramantyo Investor Retail Investor
2 Tan Alin Herawati Investor Retail Investor
3 Nicha Muslimawati Media Kumparan
4 Romys Binekasri Media CNBC Indonesia
5 Ghafur Media Investor Daily
6 Komarudin Muchtar Media Emittenews
7 Bani Media Neraca
8 Anto Media Industry.co.id
9 Baim Media Infobank
10 Fahmi Burhan Media Bisnis Indonesia
11 Ridwan Nanda Media Kontan
12 Sandy Media IDX Channel
13 Sivana Zahla Media Investortrust.id
14 Monic Media Validnews
15 Tanayastri Dini Media Wartaekonomi
16 Muhammad Fadillah Media Investor.id
17 Ahmad Sahid Media IQplus
18 Andreas Calvin Publik Publik
19 Antony K Publik Publik
20 Arief Rahman Hakim Publik Publik
21 Ayu Dian Publik Publik
22 Cahayadi Je Publik Publik
23 Darni Maryani Publik Publik
24 Deddy Subkhan Publik Publik
25 Dedy Susanto Publik Publik
26 Diandra Anyamartja Publik Publik
27 Elisa Tjhoa Publik Publik
28 Erwin P Publik Publik
29 F. Dion Publik Publik
30 Ferdi W Publik Publik
31 Fifah Publik Publik
32 Gunawan Tjandra Publik Publik
33 Hanif Publik Publik
34 Hogi Sugiharto Publik Publik
35 Idris Putra Publik Publik
36 Irany K Publik Publik
37 Je Dev Publik Publik
5
Page 6
No Nama Lengkap Status Undangan Nama Perusahaan/Media
38 Jihad Akbar Publik Publik
39 Johan Goh Publik Publik
40 Julian Mulia Publik Publik
41 Ana Nur Publik Publik
42 Nanang Wijayanto Publik Publik
43 Rudy Hartono Publik Publik
44 Samuel Koesno Habil Publik Publik
45 Sandy Publik Publik
46 SJ Hanso Publik Publik
47 Surnawi Publik Publik
48 Afif Yus Publik Publik
49 Tomi Wijaya Publik Publik
50 Toto Setiawan Publik Publik
51 Vincent Tan Publik Publik
52 Yonatan Pratama Wijaya Publik Publik
53 Internal DRMA DRMA PT Dharma Polimetal Tbk
TANGKAPAN LAYAR ZOOM & DOKUMENTASI KEGIATAN PAPARAN PUBLIK DRMA:
6
Page 7
7
Names mentioned 60 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
—
Axel Bramantyo
p.5
unresolved
—
Tan Alin Herawati
p.5
unresolved
—
Nicha Muslimawati
p.5
unresolved
—
Romys Binekasri
p.5
unresolved
—
Ghafur
p.5
unresolved
—
Komarudin Muchtar
p.5
unresolved
—
Bani
p.5
unresolved
—
Anto
p.5
unresolved
—
Baim
p.5
unresolved
—
Fahmi Burhan
p.5
unresolved
—
Ridwan Nanda
p.5
unresolved
—
Sandy
p.5 ×2
unresolved
—
Sivana Zahla
p.5
unresolved
—
Monic
p.5
unresolved
—
Tanayastri Dini
p.5
unresolved
person
Muhammad Fadillah
p.5
unresolved
person
Ahmad Sahid
p.5
unresolved
—
Andreas Calvin
p.5
unresolved
—
Antony K
p.5
unresolved
—
Arief Rahman Hakim
p.5 ×2
unresolved
—
Ayu Dian
p.5
unresolved
—
Cahayadi Je
p.5
unresolved
—
Darni Maryani
p.5
unresolved
—
Deddy Subkhan
p.5
unresolved
—
Dedy Susanto
p.5
unresolved
—
Diandra Anyamartja
p.5
unresolved
—
Elisa Tjhoa
p.5
unresolved
—
Erwin P
p.5
unresolved
—
F. Dion
p.5
unresolved
—
Ferdi W
p.5
unresolved
—
Fifah
p.5
unresolved
—
Hanif
p.5
unresolved
—
Hogi Sugiharto
p.5
unresolved
—
Idris Putra
p.5
unresolved
—
Irany K
p.5
unresolved
—
Je Dev
p.5
unresolved
—
Jihad Akbar
p.6
unresolved
—
Johan Goh
p.6
unresolved
—
Julian Mulia
p.6
unresolved
—
Ana Nur
p.6
unresolved
—
Nanang Wijayanto
p.6
unresolved
—
Samuel Koesno Habil
p.6
unresolved
—
SJ Hanso
p.6
unresolved
—
Surnawi
p.6
unresolved
—
Afif Yus
p.6
unresolved
—
Toto Setiawan
p.6
unresolved
—
Vincent Tan
p.6
unresolved
—
Yonatan Pratama Wijaya
p.6
unresolved
—
DRMA
p.6
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.