Back to announcement
20260611_BNII_Laporan Informasi dan Fakta Material_32100342_lamp2.pdf
Other Text extracted BNIISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 1
Page 1
Kontan Rabu, 10 Juni 2026 Kontan Kontan Kontan Rabu, 10 Juni 2026
JADWAL (dalam jutaan Rupiah) 2. Pendapatan Operasional Lainnya BUK ANDA R MA M ANAN OB GA
Tahun yang berakhir pada Pendapatan operasional lainnya merupakan pendapatan non-bunga yang terutama diperoleh dari kegiatan D m D m ' + P P Z P m m O m m m m O m
Masa Penawaran Awal : 10 -18 Juni 2026 Keterangan tanggal 31 Desember layanan transaksi perbankan yang semakin berkembang, termasuk pendapatan administrasi dari kredit dan D m m O m m O m m
Tanggal Efektif : 25 Juni 2026 2025 2024 piutang pembiayaan konsumen, administrasi ritel, pendapatan kembali piutang yang dihapusbukukan, administrasi R m % R D m m m O m m m O m m
Masa Penawaran Umum : 29 Juni 2026 Pendapatan operasional lainnya: kartu kredit, pendapatan transfer, jasa perbankan dan layanan perbankan lainnya.
Provisi dan komisi selain dari kredit yang diberikan 359.880 368.962 R m m R D R m m w
Tanggal Penjatahan : 30 Juni 2026 Layanan perbankan lainnya merupakan fee yang diperoleh dari pendapatan transfer/kiriman uang antarbank, m % m m R P P ' + P P N A AHAN OB GA
Keuntungan/(Kerugian) transaksi mata uang asing - neto 91.865 (225.782)
Tanggal Distribusi Obligasi Secara Elektronik : 2 Juli 2026 Keuntungan penjualan efek-efek yang diperdagangkan dan investasi keuangan - neto 345.647 132.339 pendapatan pembayaran premi asuransi, layanan gaji, pendapatan kustodian, pendapatan dari penyewaan safe m m m m w m m O m m O w m
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan : 2 Juli 2026 INFORMASI DALAM DOKUMEN INI MASIH DAPAT DILENGKAPI DAN ATAU DIUBAH. PERNYATAAN PENDAFTARAN EFEK INI TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) Kenaikan/(penurunan) nilai efek-efek yang diperdagangkan - neto 3.857 (8.408) deposit box, layanan pembayaran tagihan, pengisian pulsa, advisory fee dan komisi reksadana. m m O M m + ' + P P Z P m N m m
Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia : 3 Juli 2026 NAMUN BELUM MEMPEROLEH PERNYATAAN EFEKTIF DARI OJK. INFORMASI INI HANYA DAPAT DIGUNAKAN DALAM RANGKA PENAWARAN AWAL TERHADAP EFEK INI. EFEK INI TIDAK Pendapatan lainnya 1.525.518 1.885.087
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir m m m O m m m m
Jumlah pendapatan operasional lainnya 2.326.767 2.152.198
PENAWARAN UMUM DAPAT DIJUAL SEBELUM PERNYATAAN PENDAFTARAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KEPADA OJK MENJADI EFEKTIF. PEMESANAN UNTUK MEMBELI EFEK INI HANYA DAPAT DILAKSANAKAN pada tanggal 31 Desember 2024 FAKTOR R S KO O
SETELAH CALON PEMBELI ATAU PEMESAN MENERIMA ATAU MEMPUNYAI KESEMPATAN UNTUK MEMBACA PROSPEKTUS. Beban operasional lainnya: Pada tahun 2025, Bank mencatatkan pendapatan operasional lainnya (pendapatan fee based) sebesar Rp2,3 D mm m w m 0 + P Z ' m m O m m H w Um m O m
1. PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN Penyisihan kerugian penurunan nilai atas instrumen keuangan - neto (955.065) (1.351.113)
Penyisihan kerugian atas aset non-produktif (21.201) (18.263)
triliun meningkat 8,1% dibandingkan posisi tahun 2024 sebesar Rp2,2 triliun. Pertumbuhan positif ini terutama m m m O m H N C
Perseroan telah memenuhi kriteria untuk melaksanakan Penawaran Umum Berkelanjutan sebagaimana diatur INFORMASI LENGKAP TERKAIT PENAWARAN UMUM TERDAPAT DALAM PROSPEKTUS. Umum dan administrasi (3.183.992) (3.055.013) didorong oleh keuntungan penjualan efek-efek yang diperdagangkan dan investasi keuangan, keuntungan R mm K M K m U D mR w Um m
dalam POJK No. 36/2014 yaitu: Tenaga kerja (3.265.465) (3.244.579) transaksi mata uang asing serta pendapatan yang dikontribusikan dari asset recovery dan wealth management. m m m m M m m m
m
1. Penawaran Umum Berkelanjutan dilaksanakan dalam periode paling lama 2 (dua) tahun; OTORITAS JASA KEUANGAN TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI. TIDAK JUGA MENYATAKAN KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI Jumlah beban operasional lainnya (7.425.723) (7.668.968) 3. Beban Operasional Lainnya (di luar penurunan nilai efek - efek yang diperdagangkan - neto, m O m w m
Beban operasional lainnya - neto (5.098.956) (5.516.770)
2. Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun; PROSPEKTUS RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL-HAL TERSEBUT ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM. penyisihan kerugian penurunan nilai atas instrumen keuangan - neto dan penyisihan kerugian atas R w m N G m m O m
3. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian PENDAPATAN OPERASIONAL - NETO 2.122.946 1.588.640 aset non-produktif) m m m N m
Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan sesuai dengan surat pernyataan Beban operasional lainnya merupakan beban non-bunga yang terutama terdiri atas beban umum dan administrasi R KO U AMA ANG B R NGARUH GN KAN RHADA K ANG UNGAN U AHA R ROAN M w Um m
PROSPEKTUS RINGKAS INI PENTING DAN PERLU MENDAPATKAN PERHATIAN SEGERA. APABILA TERDAPAT KERAGUAN PADA TINDAKAN YANG AKAN DIAMBIL, SEBAIKNYA BERKONSULTASI BEBAN NON-OPERASIONAL - NETO 99.847 11.673
yang dibuat oleh Perseroan S.2026.048/MBI/DIR FINANCE tanggal 5 Maret 2026 dan No. 00038/2.1505/ dan beban tenaga kerja MBA ARAN M ANAN MB AN OB GA
DENGAN PIHAK YANG KOMPETEN. R
JL.0/07/0703-3/1/III/2026 Tanggal 11 Maret 2026 yang dibuat oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 2.222.793 1.600.313
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir R KO U AHA R ROAN m m m
GDQ6XUMD DQJJRWDMDULQJDQ¿UPD(UQVW <RXQJ pada tanggal 31 Desember 2024
PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK (”PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI, BEBAN PAJAK - NETO (520.598) (401.670)
R m m m m m m
4. Efek yang akan diterbitkan melalui Penawaran Umum Berkelanjutan adalah efek bersifat utang dan memiliki LABA TAHUN BERJALAN 1.702.195 1.198.643
FAKTA, DATA ATAU LAPORAN DAN KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM PROSPEKTUS RINGKAS INI. Beban operasional lainnya (di luar penurunan nilai efek–efek yang diperdagangkan – neto, penyisihan kerugian R m w
hasil pemeringkatan yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupakan urutan 4
(empat) peringkat terbaik yang dikeluarkan oleh Perusahaan Pemeringkat Efek. Pendapatan komprehensif lainnya: penurunan nilai atas instrumen keuangan – neto dan penyisihan kerugian atas aset non-produktif) untuk tahun R BR D m
3RVSRV\DQJWLGDNDNDQGLUHNODVLÀNDVLNHODEDUXJL yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp6,4 triliun, terkendali dengan meningkat sebesar R
2. KETERANGAN MENGENAI OBLIGASI Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti 131.660 93.926 2,4%, berkat upaya berkelanjutan dalam mengoptimalkan biaya operasional Perseroan. R O M M
NAMA OBLIGASI Keuntungan/(Kerugian) revaluasi aset tetap (134.315) 131.849
4. Penurunan Nilai Efek - Efek yang Diperdagangkan - Neto, Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Atas R m D M C m C mm m
”Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026”. Pajak penghasilan terkait dengan komponen pendapatan komprehensif lainnya (28.965) (20.665)
(31.620) 205.110 Instrumen Keuangan - Neto dan Penyisihan Kerugian Atas Aset Non-Produktif R R N R N R
JENIS OBLIGASI PT BANK MAYBANK INDONESIA TBK Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir R R D m
2EOLJDVL LQL GLWHUELWNDQ WDQSD ZDUNDW NHFXDOL 6HUWL¿NDW -XPER 2EOLJDVL \DQJ DNDQ GLWHUELWNDQ 3HUVHURDQ XQWXN 3RVSRV\DQJDNDQGLUHNODVLÀNDVLNHODEDUXJL R m
Berkedudukan di Jakarta Pusat, Indonesia pada tanggal 31 Desember 2024
Selisih kurs penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing 158 (1.349) m R m w m m M m
didaftarkan atas nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi ini didaftarkan Beban provisi merupakan total beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas instrumen keuangan dan R M U R m
Kegiatan Usaha Utama: Perubahan nilai wajar investasi keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui m M
atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk kepentingan Pemegang pendapatan komprehensif lain 867.770 (235.163) penyisihan kerugian atas aset non produktif. Pada tahun 2025, Bank membukukan beban provisi sebesar Rp976,3 R KO U AHA RU AHAAN ANAK
2EOLJDVL GDQ GLGDIWDUNDQ SDGD WDQJJDO GLVHUDKNDQQ\D 6HUWL¿NDW -XPER 2EOLJDVL ROHK 3HUVHURDQ NHSDGD .6(, Bergerak dalam bidang usaha Jasa Perbankan Pajak penghasilan terkait dengan komponen pendapatan komprehensif lainnya (192.223) 52.101 m m M
miliar lebih rendah dibanding tahun 2024 yang sebesar Rp1,4 triliun terutama dari provisi kredit yang diberikan. m m m m m M M
%XNWL NHSHPLOLNDQ 2EOLJDVL EDJL 3HPHJDQJ 2EOLJDVL DGDODK .RQ¿UPDVL 7HUWXOLV \DQJ GLWHUELWNDQ ROHK .6(, 675.695 (184.411) M
Kantor Pusat: Kantor Cabang: Penurunan tersebut sejalan dengan upaya Bank dalam meningkatkan kualitas kredit melalui percepatan proses m m m mm C C mm m
Perusahaan Efek atau Bank Kustodian. m m m
Sentral Senayan III, Lantai 26 Per tanggal 31 Desember 2025, Perseroan memiliki 1 kantor pusat, 79 kantor cabang, Laba komprehensif lainnya - setelah pajak 644.075 20.699 recoveryDWDVNUHGLWEHUPDVDODKVHUWDLGHQWL¿NDVLVHFDUDSURDNWLIWHUKDGDSQDVDEDK\DQJEHUSRWHQVLPHQJDODPL N R N R
HARGA PENAWARAN penurunan kualitas kredit.
Jl. Asia Afrika No. 8, Senayan Gelora Bung Karno, Jakarta 10270, Indonesia 175 kantor cabang pembantu, dan 22 kantor cabang pembantu mobile, R m M m
100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi. Jumlah laba komprehensif selama tahun berjalan 2.346.270 1.219.342
Telepon: (021) 29228888; Faksimili: (021) 29228914 17 kantor cabang Syariah, dan 3 kantor cabang pembantu Syariah 5. Pendapatan Komprehensif Lainnya R M
JUMLAH POKOK, BUNGA OBLIGASI DAN JANGKA WAKTU R M KB
website: www.maybank.co.id yang tersebar di seluruh Indonesia, serta 1 kantor cabang luar negeri Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada: Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir m
Obligasi ini diterbitkan dengan jumlah Pokok Obligasi sebanyak-banyaknya sebesar Rp2.000.000.000.000,- (dua R O %
e-mail: corporatesecretary@maybank.co.id yang berlokasi di Mumbai. Pemilik entitas induk 1.657.366 1.115.963 pada tanggal 31 Desember 2024 M M
triliun Rupiah) dengan tiga seri sebagai berikut: M m % %
Kepentingan non-pengendali 44.829 82.680 R C m C W m
Pendapatan komprehensif lainnya Perseroan pada 31 Desember 2025 pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp644,1
PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN 1.702.195 1.198.643 R m m N R N R
Seri A : Obligasi dengan tingkat bunga sebesar Ɣ% (Ɣ persen) per tahun berjangka waktu 370 (tiga ratus miliar, meningkat dari Rp20,7 miliar di tahun 2024 terutama dari perubahan nilai wajar investasi keuangan yang
OBLIGASI BERKELANJUTAN V BANK MAYBANK INDONESIA R
tujuh puluh) Hari Kalender sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri A yang ditawarkan Jumlah laba komprehensif selama tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada: tersedia untuk dijual. m M
adalah sebesar RpƔ,- (Ɣ Rupiah). Pembayaran Obligasi Seri A tersebut akan dilakukan secara DENGAN TARGET DANA YANG DIHIMPUN SEBESAR Rp5.000.000.000.000,- (LIMA TRILIUN RUPIAH) Pemilik entitas induk 2.292.827 1.133.078 R KO UMUM
6. Jumlah Laba Komprehensif Selama Tahun Berjalan m m m m
Kepentingan non-pengendali 53.443 86.264 R m M W m M m % %
penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri A pada Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarakan: 2.346.270 1.219.342 Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir m
Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk Obligasi Seri A yaitu pada tanggal 12 Juli 2027. R
OBLIGASI BERKELANJUTAN V BANK MAYBANK INDONESIA TAHAP I TAHUN 2026 pada tanggal 31 Desember 2024 D
R BU OB GA CARA K RON K
LABA PER SAHAM DASAR (nilai penuh) 21,75 14,64 R
Seri B : Obligasi dengan tingkat bunga sebesar Ɣ% (Ɣ persen) per tahun berjangka waktu 3 (tiga) tahun DENGAN JUMLAH POKOK SEBANYAK-BANYAKNYA SEBESAR Rp2.000.000.000.000,- (DUA TRILIUN RUPIAH) Jumlah laba komprehensif selama tahun berjalan Perseroan mencapai Rp2,3 triliun pada tahun 2025 naik m
R H m P Z P P
sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri B yang ditawarkan adalah sebesar RpƔ,- (Ɣ (“OBLIGASI”) 3. RASIO-RASIO KEUANGAN KONSOLIDASIAN 102,4% dibandingkan Rp1,1 triliun pada tahun sebelumnya. Kenaikan terutama disebabkan oleh penurunan biaya m m m O R m
R m
Rupiah). Pembayaran Obligasi Seri B tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) 2EOLJDVLLQLGLWHUELWNDQWDQSDZDUNDWNHFXDOL6HUWL¿NDW-XPER2EOLJDVL\DQJDNDQGLWHUELWNDQROHK3HUVHURDQDWDVQDPD37.XVWRGLDQ6HQWUDO(IHN,QGRQHVLD ³.6(,´ VHEDJDLEXNWLXWDQJNHSDGD3HPHJDQJ dan penurunan beban penisihan kerugian penurunan nilai atas instrument keuangan – neto dan peningkatan R m m m m O D m O
sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri B pada Tanggal Pelunasan Pokok 31 Desember pendapatan komprehensif lainnya.
Obligasi. Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100,00% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi dan terdiri dari 3 (tiga) seri dengan ketentuan sebagai berikut: Keterangan R KO N A ANG B RKA AN D NGAN OB GA m m m m m w m m O
Obligasi untuk Obligasi Seri B yaitu pada tanggal 2 Juli 2029. 2025 2024
6HUL$ 2EOLJDVLGHQJDQWLQJNDWEXQJDVHEHVDUƔƔSHUVHQ SHUWDKXQEHUMDQJNDZDNWX WLJDUDWXVWXMXKSXOXK +DUL.DOHQGHUVHMDN7DQJJDO(PLVL-XPODK3RNRN2EOLJDVL6HUL$\DQJGLWDZDUNDQ 7. Laba Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan Kepada Pemilik Entitas Induk % m D m O m m m O m
Rasio Pertumbuhan R O
Seri C : Obligasi dengan tingkat bunga sebesar Ɣ% (Ɣ persen) per tahun berjangka waktu 5 (lima) tahun DGDODKVHEHVDU5SƔ Ɣ5XSLDK 3HPED\DUDQ2EOLJDVL6HUL$WHUVHEXWDNDQGLODNXNDQVHFDUDSHQXK bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri A pada Tanggal Pendapatan bunga - neto(1) 1,64% -1,77% Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir m O m m m m O R m
R G
sejak Tanggal Emisi. Jumlah Pokok Obligasi Seri C yang ditawarkan adalah sebesar RpƔ,- (Ɣ Pelunasan Pokok Obligasi untuk Obligasi Seri A yaitu pada tanggal 12 Juli 2027. Pendapatan operasional - neto(1) 33,63% -32,34% pada tanggal 31 Desember 2024 R M m O mR m m O m
Rupiah). Pembayaran Obligasi Seri C tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) Laba tahun berjalan (1) 42,01% -34,06% m
6HUL% 2EOLJDVLGHQJDQWLQJNDWEXQJDVHEHVDUƔƔSHUVHQ SHUWDKXQEHUMDQJNDZDNWX WLJD WDKXQVHMDN7DQJJDO(PLVL-XPODK3RNRN2EOLJDVL6HUL%\DQJGLWDZDUNDQDGDODKVHEHVDU5SƔ Ɣ5XSLDK Perseroan berhasil membukukan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk m m m D O m m O m
Jumlah aset(1) -1,76% 14,77% m m
sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri C pada Tanggal Pelunasan Pokok Pembayaran Obligasi Seri B tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri B pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk sebesar Rp2,3 triliun pada tahun 2025 naik 102,4% dibandingkan Rp1,1 triliun pada tahun sebelumnya. M % w O m m m w m m O
Jumlah liabilitas(1) -3,22% 17,70% R
Obligasi untuk Obligasi Seri C yaitu pada tanggal 2 Juli 2031. Obligasi Seri B yaitu pada tanggal 2 Juli 2029. Jumlah ekuitas(1) 6,01% 1,34% Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian m m %
m %
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang 6HUL& 2EOLJDVLGHQJDQWLQJNDWEXQJDVHEHVDUƔƔSHUVHQ SHUWDKXQEHUMDQJNDZDNWX OLPD WDKXQVHMDN7DQJJDO(PLVL-XPODK3RNRN2EOLJDVL6HUL&\DQJGLWDZDUNDQDGDODKVHEHVDU5SƔ Ɣ5XSLDK Rasio Usaha 1. Aset NFORMAS TENTANG SEMUA KE AD AN PENT NG YANG TER AD NUNDAAN DAN MBA A AN NAWARAN UMUM OB GA
m %
bersangkutan. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 2 Oktober 2026 sedangkan Pembayaran Obligasi Seri C tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari jumlah pokok Obligasi Seri C pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi untuk Laba tahun berjalan terhadap total pendapatan bunga dan syariah neto dan pendapatan Tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2024 SETELAH TANGGAL LAPORAN AKUNTAN m m %
D m w m m m w
Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing seri Obligasi adalah pada tanggal Obligasi Seri C yaitu pada tanggal 2 Juli 2031. operasional lainnya 17,83% 12,95% m % Um m m m w Um m m m
Jumlah aset konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak pada tanggal 31 Desember 2025 total aset Bank m
12 Juli 2027 untuk Obligasi Seri A, 2 Juli 2029 untuk Obligasi Seri B dan 2 Juli 2031 untuk Obligasi Seri C. m % m m m w Um m
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sesuai dengan Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 2 Oktober 2026 Permodalan tercatat sebesar Rp193,7 triliun, sedikit melambat 1,8% dibandingkan dengan periode tahun sebelumnya seiring D m D m
Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo. Dalam hal Tanggal m m %
sedangkan Pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo masing-masing seri Obligasi adalah pada tanggal 12 Juli 2027 untuk Obligasi Seri A, 2 Juli 2029 untuk Obligasi Seri B dan 2 Juli 2031 untuk CAR (Rasio Total)(2)* 25,47% 23,65% dengan penurunan portofolio kredit. D m D m
Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka Bunga Obligasi dibayar pada Hari m % m m % m H
Obligasi Seri C. Pembayaran Obligasi dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo. Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari yang bukan Hari Bursa, maka Bunga Obligasi Kualitas Aset 1.1. Giro pada Bank Indonesia Z P
Bursa sesudahnya tanpa dikenakan denda. Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun m %
dibayar pada Hari Bursa sesudahnya tanpa dikenakan denda. Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari Kalender yang lewat Aset Produktif bermasalah terhadap Total Aset Produktif (3)* 1,49% 1,87% Giro pada Bank Indonesia (BI) turun 33,6% menjadi Rp7,1 triliun dari Rp10,7 triliun pada tahun sebelumnya m
dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan jumlah Hari Kalender yang lewat dengan perhitungan 1 (satu) tahun m m % P P
adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 (tiga ratus enam puluh) Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 (tiga puluh) Hari Kalender. CKPN aset keuangan terhadap aset produktif (4)* 1,94% 2,39% dengan kontribusi terhadap total aset sebesar 3,7%. Pencapaian ini masih memenuhi dan melampaui persyaratan m m %
Pemenuhan PPA Produktif (5)* 118,71% 108,37% KETERANGAN TENTANG PERSEROAN DAN PERUSAHAAN ANAK SERTA KEG ATAN
Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi akan dibayarkan oleh KSEI selaku Agen Giro Wajib Minimum (GWM) Bank yang ditetapkan oleh BI. Giro Wajib Minimum (GWM) Bank pada tanggal 31 m m %
Z
OBLIGASI BERKELANJUTAN V BANK MAYBANK INDONESIA TAHAP II DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITENTUKAN KEMUDIAN Rentabilitas Desember 2025 untuk mata uang Rupiah terdiri dari GWM utama harian, rata-rata dan Penyangga Likuiditas USAHA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK USAHA PERSEROAN %
Pembayaran atas nama Perseroan sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam w m m
Perjanjian Agen Pembayaran kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai dengan jadwal ROA (6)* 0,94% 0,54% Makroprudensial (PLM) masing-masing sebesar 5,07%, 5,30% dan 23,07% (31 Desember 2024: 8,33%, 7,65% K m m %
PENTING UNTUK DIPERHATIKAN ROE (7)* 5,38% 3,05% dan 20,40%) dan GWM untuk Valuta Asing sebesar 4,37% (31 Desember 2024: 4,38%). % M m m m w Um m m w Um m
waktu pembayaran masing-masing sebagaimana yang telah ditentukan. Rw
BOPO (8)* 87,43% 92,62%
1.2. Giro pada bank lain m m m
2EOLJDVLKDUXVGLOXQDVLGHQJDQKDUJD\DQJVDPDGHQJDQMXPODK3RNRN2EOLJDVL\DQJWHUWXOLVSDGD.RQ¿UPDVL OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN, BAIK BARANG BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK NIM (9)* 3,27% 3,34% N M K M K U m m D m w
7HUWXOLV\DQJGLPLOLNLROHK3HPHJDQJ2EOLJDVLGHQJDQPHPSHUKDWLNDQ6HUWL¿NDW-XPER2EOLJDVLGDQNHWHQWXDQ BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI, MENJADI JAMINAN BAGI PEMEGANG OBLIGASI INI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 Jumlah Giro pada bank lain sebelum dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal 31 Desember m m H N H N K U m m m m m m m m mm
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi. DAN 1132 KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG OBLIGASI ADALAH PARIPASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK Kualitas Kredit 2025 naik 32,2% menjadi Rp3,4 triliun seiring dengan kenaikan giro terutama dalam mata uang valuta asing m N N
Net NPL (10)* 1,41% 1,54% D m M m
Jadwal pembayaran Pokok dan Bunga untuk masing-masing Obligasi adalah sebagaimana tercantum dalam tabel YANG ADA SEKARANG MAUPUN DIKEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH ADA (valas). Giro pada bank lain dalam valas naik 35,6% dari Rp2,4 triliun menjadi Rp3,2 triliun. Porsi giro pada bank O H N
Gross NPL (11)* 2,31% 2,88% m m m D M m m m w Um m m w Um m
di bawah ini: MAUPUN YANG AKAN ADA DIKEMUDIAN HARI. lain Maybank Indonesia terhadap total aset mencapai 1,8%. m M M m R N
m m m w m O m m m m m
Likuiditas Seluruh giro pada bank lain yang dimiliki Maybank Indonesia pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember N m N w N m
Bunga Ke- Seri A Seri B Seri C KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS DENGAN JUDUL “PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN” m
LDR (12)* 90,31% 89,84% 2024 berdasarkan ketentuan OJK yang berlaku, digolongkan sebagai aset lancar. Adapun tingkat suku bunga m N m m m m NR N M M m m m m m m O m
1 02 Oktober 2026 02 Oktober 2026 02 Oktober 2026 Liabilitas terhadap aset 82,92% 84,17% rata-rata per tahun untuk giro pada bank lain untuk mata uang Rupiah dan valas masing-masing sebesar 0,24% m N A
2 02 Januari 2027 02 Januari 2027 02 Januari 2027 PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU SELURUH OBLIGASI DITUJUKAN SEBAGAI PEMBAYARAN KEMBALI OBLIGASI ATAU DISIMPAN m m m m
Liabilitas terhadap ekuitas 485,54% 531,82% dan 0,15% di tahun 2025 dari 0,20% dan 0,19% di tahun 2024. m D m m
3 02 April 2027 02 April 2027 02 April 2027 UNTUK KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGAN HARGA PASAR. PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI BARU DAPAT DILAKUKAN 1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN. m m w Um m m m w Um m
Kepatuhan (Compliance) 1.3. Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain m D UU m 0 P P P P m m w m m
4 12 Juli 2027 02 Juli 2027 02 Juli 2027 PEMBELIAN KEMBALI (BUY BACK) OBLIGASI TIDAK DAPAT DILAKUKAN APABILA HAL TERSEBUT MENGAKIBATKAN PERSEROAN TIDAK DAPAT MEMATUHI KETENTUAN-KETENTUAN DALAM m
5 - 02 Oktober 2027 02 Oktober 2027 Persentase pelanggaran BMPK* 0,00% 0,00% Jumlah penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain pada tanggal 31 Desember 2025 turun 7,2% menjadi R N w G H m m m
PERJANJIAN PERWALIAMANATAN OBLIGASI. M
6 - 02 Januari 2028 02 Januari 2028 GWM Rupiah* Rp2,8 triliun dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp3,0 triliun. Penurunan ini terutama disebabkan N m M mm N HU m
KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS DENGAN JUDUL “PENAWARAN UMUM” Utama (13) 5,07% 8,33% H mD w N HU M m m m m m
7 - 02 April 2028 02 April 2028 oleh turunnya penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain dalam mata uang asing dari sebelumnya sebesar D m m w Um m m m m
8 - 02 Juli 2028 02 Juli 2028 Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) (13) 23,07% 20,40% H m m m NR N w m w
Rp3,0 triliun menjadi Rp2,8 triliun. m w m m m m w Um m m H
GWM Mata Uang Asing (13)* 4,37% 4,38% m N m N m m m m m m
9 - 02 Oktober 2028 02 Oktober 2028 PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI YANG DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”) DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN PDN (14)* 4,67% 5,70% Berdasarkan ketentuan OJK yang berlaku, seluruh penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia pada tanggal m m m % m
10 - 02 Januari 2029 02 Januari 2029 DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI. w M m N M m m
Keuangan 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 digolongkan sebagai lancar. Selain itu, tidak terdapat penempatan m m
11 - 02 April 2029 02 April 2029 Laba tahun berjalan terhadap total Aset 0,88% 0,61% D M w Um m m m m
pada Bank Indonesia dan bank lain yang dijaminkan. w m m O m m w w Um m m m
12 - 02 Juli 2029 02 Juli 2029
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI PERSEROAN ADALAH RISIKO KREDIT, YAITU RISIKO AKIBAT KEGAGALAN NASABAH DALAM MEMENUHI KEWAJIBAN KEPADA PERSEROAN. laba tahun berjalan terhadap total Ekuitas 5,15% 3,84% m R N P P P 2
Tingkat suku bunga rata-rata deposito berjangka pada Bank Indonesia mata uang asing per tahun adalah sebesar m m w m m w Um m
13 - - 02 Oktober 2029 laba tahun berjalan terhadap pendapatan 23,57% 16,87% w G H N M m m w m w
14 - - 02 Januari 2030 KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO USAHA DAN RISIKO UMUM PERSEROAN DAPAT DILIHAT PADA BAB VI DALAM PROSPEKTUS DENGAN JUDUL “FAKTOR RISIKO.” Total Hutang pada Aset 82,92% 84,17% 5,41% dan untuk produk call money sebesar 4,25%. Porsi penempatan pada Bank Lain dan Bank Indonesia m m m m m m
m m m N HU H M
15 - - 02 April 2030 Total Hutang pada Ekuitas 485,54% 531,82% terhadap total aset mencapai 1,5% pada tahun 2025. m m m m w Um m
mD M m w N HU H M m
16 - - 02 Juli 2030 RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN PADA PENAWARAN UMUM INI ANTARA LAIN DISEBABKAN * Perseroan saja 1.4. Efek-efek yang Diperdagangkan M m m m NR N D m m M m m m m m m m m m m w Um m
17 - - 02 Oktober 2030 KARENA TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG. Jumlah efek-efek yang diperdagangkan yang dimiliki oleh Maybank Indonesia berupa Surat Utang Negara baik N O N m m R N m m m w O m m m m
18 - - 02 Januari 2031 1) Seluruh rasio pertumbuhan dihitung dengan membagi kenaikan (penurunan) saldo akun-akun terkait sebagai m H m D
KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI INVESTOR PEMBELI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB VI DALAM PROSPEKTUS DENGAN JUDUL GDODPPDWDXDQJ5XSLDKPDXSXQYDODV3DGDWDKXQHIHNHIHN\DQJGLSHUGDJDQJNDQWHUFDWDWQDLNVLJQL¿NDQ H N m M m m
19 - - 02 April 2031 berikut: m w m m m m m m m m
“FAKTOR RISIKO.” 134,5% yang terutama dari meningkatnya Sekuritas Rupiah Bank Indonesia sebesar Rp2,4 triliun dan Bank M m m m m m N HU M m m m
20 - - 02 Juli 2031 (i) untuk akun-akun posisi keuangan, selisih saldo akun-akun terkait pada 31 Desember tahun yang mmm
Indonesia Floating Rate Note (BIFRN) sebesar Rp0,2 triliun. H mD M m
bersangkutan dengan saldo akun-akun tersebut pada tanggal 31 Desember tahun sebelumnya, atau
OBLIGASI MERUPAKAN BUKTI UTANG DALAM RANGKA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN ATAS SURAT UTANG JANGKA PANJANG (OBLIGASI) Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, peringkat efek-efek yang diperdagangkan untuk Surat Utang Negara w N HU H HUN m m m NR N M m m m NG MBA AN UANG M ANAN OB GA
(ii) untuk akun-akun laba rugi dan penghasilan komprehensif lainnya, selisih saldo akun-akun terkait,
Berdasarkan pernyataan Perseroan sekarang tetapi berlaku sejak Tanggal Emisi, Obligasi merupakan bukti bahwa DARI PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (“PEFINDO”): 681 %DQN ,QGRQHVLD )ORDWLQJ 5DWH 1RWH )51%, GDQ 6HNXULWDV %DQN ,QGRQHVLD 65%, DGDODK %%% 6 3 m NR N O N O m m M D m m m
masing-masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember, dengan saldo akun-akun tersebut
Perseroan secara sah dan mengikat berutang kepada Pemegang Obligasi sejumlah Pokok Obligasi yang disebut AAA (Triple A) dan tanpa peringkat. R N M H N M m m m m m m O m m
Id pada tahun sebelumnya.
GDODP6HUWL¿NDW-XPER2EOLJDVLGLWDPEDKGHQJDQ%XQJD2EOLJDVL\DQJZDMLEGLED\DUROHK3HUVHURDQEHUGDVDUNDQ m M m m m
KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI HASIL PEMERINGKATAN DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM PROSPEKTUS DENGAN JUDUL “PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN” 2) CAR (Capital Adequacy Ratio) dihitung berdasarkan peraturan OJK yang merupakan rasio modal Tier I Adapun terkait suku bunga, tingkat bunga rata-rata per tahun untuk efek-efek yang diperdagangkan dalam Rupiah
Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi dan Perjanjian Agen Pembayaran. Obligasi tersebut merupakan bagian m
N HU H m M w m m m m m m m O m
ditambah modal Tier II terhadap jumlah aset tertimbang menurut risiko kredit, risiko operasional dan risiko sebesar 7,07% dan dalam valas sebesar 4,72% pada tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya sebesar
penting dan tidak dapat dipisahkan dari Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi. mD M m w N HU H HUN M m m O m m w m m
OBLIGASI INI AKAN DICATATKAN PADA PT BURSA EFEK INDONESIA (”BEI”). pasar pada akhir tahun yang bersangkutan. 7,06% dan dalam valas sebesar 3,15%. Berdasarkan ketentuan Bank Indonesia yang berlaku, efek-efek yang
SATUAN PEMINDAHBUKUAN OBLIGASI m m m NR N M m NR N m m % O
3) Rasio Aset Produktif bermasalah terhadap Total Aset Produktif merupakan rasio aset produktif bermasalah diperdagangkan pada tanggal 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 digolongkan sebagai lancar. Porsi akun
PENAWARAN UMUM OBLIGASI INI DIJAMIN SECARA KESANGGUPAN PENUH (FULL COMMITMENT) O N U U O N m M m m m H w m
Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah senilai Rp1,- (satu Rupiah) atau kelipatannya. (diluar transaksi rekening administratif) terhadap total aset produktif (diluar transaksi administratif) pada akhir ini terhadap total aset pada tahun 2025 adalah 2,4%.
PENJAMIN PELAKSANA EMISI EFEK Um m O N Um m O D w N m m m
SATUAN PERDAGANGAN OBLIGASI tahun yang bersangkutan. Aset produktif bermasalah adalah aset dengan kualitas kurang lancar, diragukan, 1.5. Investasi Keuangan U U m m R N M m m m m H H
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat-syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan dan macet sedangkan cakupan komponen aset produktif dan aset non produktif adalah sesuai ketentuan OJK Investasi keuangan merupakan investasi pada efek-efek dan penyertaan saham. Investasi pada efek-efek H N m m m m
dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek dilakukan dengan nilai sebesar mengenai kualitas aset bank umum. dikategorikan sebagai diukur pada biaya perolehan diamortisasi atau diukur pada nilai wajar melalui penghasilan m m O m
M m m m m m N HU m m O
Rp5.000.000,- (lima juta Rupiah) dan kelipatannya atau dengan nilai sebagaimana ditentukan dalam peraturan 4) Rasio CKPN (Cadangan Kerugian Penurunan Nilai) aset keuangan terhadap aset produktif adalah rasio CKPN komprehensif lain dan penyertaan saham. m m mw H m m m
H mD M m
Bursa Efek dan/atau Perjanjian yang ditandatangani oleh Perseroan dan Bursa Efek. aset keuangan terhadap total aset produktif (diluar transaksi rekening administratif). O w m m m O
Pada tahun 2025, investasi keuangan Bank berupa efek- efek dan penyertaan saham yang secara kumulatif w N HU H HUN m m m NR N
JAMINAN CKPN adalah cadangan yang wajib dibentuk Bank sesuai ketentuan dalam Pernyataan Standar Akuntansi M m NR N A N M m m m O M w Um m m w Um m O m m
PT BRI DANAREKSA SEKURITAS PT INDO PREMIER SEKURITAS PT MAYBANK SEKURITAS INDONESIA PT TRIMEGAH SEKURITAS INDONESIA TBK PT KB VALBURY SEKURITAS PT MANDIRI SEKURITAS mencapai Rp39,2 triliun turun 2,5% dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp40,2 triliun dengan kontribusi
Keuangan (PSAK) mengenai Instrumen Keuangan dan Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (PAPI), M m U m m O m m m O m
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus berupa benda atau pendapatan atau aset lain milik Perseroan 7HUDÀOLDVL sebesar 20,2% terhadap total aset. m m
sedangkan cakupan komponen aset produktif adalah sesuai ketentuan OJK mengenai kualitas aset bank w m m m m O m m m m
dalam bentuk apapun serta tidak dijamin oleh pihak lain manapun, termasuk tidak dijamin oleh Negara Republik Berdasarkan golongan penerbit efek, investasi keuangan Maybank Indonesia berupa efek-efek diterbitkan oleh R D N HN
PENJAMIN EMISI OBLIGASI umum. m m m m m O m m O m m H
Indonesia dan tidak dimasukkan dalam program penjaminan bank yang dilaksanakan oleh Lembaga Penjamin Pemerintah dan BUMN, Bank, dan lainnya. Kontribusi terbesar berasal dari efek-efek yang diterbitkan Pemerintah m m m m
[akan ditentukan kemudian] 5) Rasio Pemenuhan PPA Produktif adalah rasio total CKPN terhadap total PPA produktif. O m
Simpanan (LPS) atau lembaga penjaminan lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. dan BUMN sebesar 86,6% pada tahun 2025 dan 86,7% pada tahun 2024. D w Um m
CKPN adalah cadangan yang wajib dibentuk Bank sesuai ketentuan dalam Pernyataan Standar Akuntansi M m m m m m m m O m m O
Akan tetapi, Obligasi ini dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan, baik berupa barang bergerak maupun WALI AMANAT Investasi keuangan jenis lainnya adalah penyertaan saham sebesar Rp196,4 miliar. Bank memiliki penyertaan m m D m R H M m D U
Keuangan (PSAK) mengenai Instrumen Keuangan dan Pedoman Akuntansi Perbankan Indonesia (PAPI), m m m m m m w m m
barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari, menjadi jaminan bagi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk saham sebesar Rp159,5 miliar di PT Maybank Sekuritas Indonesia, sebesar Rp27,9 miliar di PT Kliring Penjamin D M m m m
sedangkan total PPA produktif dihitung sesuai dengan ketentuan OJK mengenai kualitas aset bank umum. m m O m O m m O
Pemegang Obligasi sesuai dengan ketentuan dalam pasal 1131 dan 1132 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Efek Indonesia dan sebesar Rp3,0 miliar di PT Bank Capital Indonesia Tbk serta penyertaan saham di berbagai m m D N HU H
6) ROA (Return on Assets) yang dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio laba sebelum pajak terhadap rata- D m m D m
Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak-hak kreditur Perseroan lainnya, baik perusahaan yang sifatnya jangka panjang sebesar Rp6,1 miliar. mD M m w N HU
yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak-hak kreditur Perseroan yang dijamin secara khusus Prospektus Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 10 Juni 2026 rata total aset. Laba sebelum pajak adalah laba tahun berjalan sebelum pajak sedangkan rata-rata total aset H w m H w m
1.6. Kredit yang Diberikan dan Piutang/Pembiayaan Syariah serta Piutang Pembiayaan Konsumen M m m m m m m
dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari. dihitung dari rata-rata total aset pada setiap akhir bulan selama tahun yang bersangkutan. Um m O m N DR N
7) ROE (Return on Equity) yang dihitung sesuai peraturan OJK adalah rasio laba setelah pajak terhadap rata- Di tengah berbagai tantangan ekonomi, Bank menempuh upaya rebalancing terhadap portofolio kredit dan hal m m w m H H
PERPAJAKAN N DR N R
Keterangan lengkap mengenai pemeringkatan Obligasi dapat dilihat lebih lanjut pada Bab I dalam Prospektus (dalam jutaan Rupiah) ini berdampak pada total kredit yang disalurkan. Strategi Bank dalam melakukan rebalancing portofolio kredit w m m m O m
Keterangan mengenai perpajakan terkait dengan Obligasi ini diuraikan dalam Bab IX Prospektus. rata ekuitas. Laba setelah pajak adalah laba tahun berjalan setelah pajak yang dapat diatribusikan kepada w Um m U m m m H M m D HM D
dengan judul “Keterangan Mengenai Pemeringkatan Obligasi”. Pada tanggal 31 Desember berdampak pada penurunan penyaluran kredit korporasi, meskipun kondisi tersebut sebagian diimbangi oleh M m m m m m O
Keterangan pemilik sedangkan rata-rata ekuitas dihitung dari rata-rata modal inti (tier 1) pada setiap akhir bulan selama m m w O
PENYISIHAN DANA PELUNASAN POKOK OBLIGASI 2025 2024 pertumbuhan yang kuat pada segmen pinjaman CFS Ritel dan Non-Ritel.
tahun yang bersangkutan. m m O N m P P P P P 2 P
Perseroan tidak menyelenggarakan penyisihan dana untuk Obligasi ini dengan pertimbangan untuk RENCANA PENGGUNAAN DANA YANG DIPEROLEH DARI Tagihan akseptasi - neto 1.915.310 1.571.065 Pada tahun 2025, Bank mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp123,6 triliun turun dari sebelumnya di tahun D mm m w m O m
8) Rasio BOPO (Beban operasional terhadap pendapatan operasional) adalah rasio total beban operasional m M
mengoptimalkan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini sesuai dengan tujuan rencana HASIL PENAWARAN UMUM OBLIGASI 2024 sebesar Rp127,6 triliun. m m m m O m m O
Aset pajak tangguhan 324.579 613.076 (termasuk beban bunga) terhadap total pendapatan operasional (termasuk pendapatan bunga) untuk tahun D N m
penggunaan dana Penawaran Umum Obligasi. Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya Kredit Ritel dan Non-Ritel yang dikelompokan sebagai Community Financial Services (CFS) tumbuh 5,2% menjadi m m O m m m mw
yang bersangkutan. m m m m m m
PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk meningkatkan aset produktif dalam rangka pengembangan usaha Aset tetap dan aset hak-guna 6.329.185 6.539.418
9) Rasio NIM (Net Interest Margin) yang dihitung sesuai dengan peraturan OJK adalah rasio pendapatan bunga Rp87,2 m m m m C C N C N R C R H m w Um m
O N O N O N m
Dalam hal Perseroan melakukan pembelian kembali Obligasi maka berlaku ketentuan diantaranya pembelian Perseroan yaitu untuk penyaluran kredit. Sehubungan dengan rencana penggunaan dana dari Penawaran Umum Dikurangi: Akumulasi penyusutan (2.542.164) (2.547.206) R m %m R m m M m m m O m m m O
bersih terhadap rata-rata total aset produktif. Pendapatan bunga bersih adalah pendapatan bunga dikurangi D w Ww D D w G
Aset tetap dan aset hak-guna - neto 3.787.021 3.992.212 m m O w m m m O
kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk kemudian dijual kembali dengan harga pasar; Obligasi Berkelanjutan V Tahap II dan tahap berikutnya (jika ada) (kemudian disebut “Rencana Penggunaan Dana beban bunga sedangkan rata-rata aset produktif dihitung dari rata-rata total aset produktif pada setiap akhir m % % m R M m m m % m w Ww D w m R D w C C
pelaksanaan pembelian kembali Obligasi dilakukan melalui Bursa Efek atau di luar Bursa Efek; dan pembelian Tahap Berikutnya”), setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk meningkatkan Aset tidak berwujud - neto 348.640 366.361 bulan selama tahun yang bersangkutan. m C R m m m C m D w w D m K U U U UU m m m m m
kembali Obligasi baru dapat dilakukan 1 (satu) tahun setelah Tanggal Penjatahan. aset produktif dalam rangka pengembangan usaha Perseroan yaitu untuk penyaluran kredit. Kepastian Rencana 10) Rasio Net NPL (Non-Performing Loan) adalah rasio total kredit bermasalah dikurangi CKPN kredit terhadap R m %m R m O m m m D m m m m m m
Beban dibayar dimuka dan aset lain-lain m UU C
Keterangan lengkap mengenai pembelian kembali Obligasi dapat dilihat lebih lanjut pada Bab I dalam Prospektus Penggunaan Dana Tahap Berikutnya akan ditentukan dengan memperhatikan kebutuhan Perseroan dan Pihak berelasi 438.294 146.128 total kredit pada akhir tahun yg bersangkutan. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kualitas kurang lancar, % m m m m m m D D w m D w w m m m m m O m m
& P & 0 0 P
dengan judul “Pembelian Kembali Obligasi”. kondisi pasar pada saat penerbitan berikutnya dengan tetap tunduk pada ketentuan POJK No. 36/2014 yang Pihak ketiga 6.222.239 4.742.412 diragukan, dan macet sedangkan CKPN kredit adalah cadangan yang wajib dibentuk Bank sesuai ketentuan % % R N N H N O m m m m O
M m D m m C
PEMBATASAN – PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN PERSEROAN dituangkan pada Informasi Tambahan atas penerbitan tahap II dan tahap berikutnya termasuk perubahannya dari 6.660.533 4.888.540 dalam PSAK mengenai Instrumen Keuangan dan PAPI. m M m m m O mw H D
m m G m m
pengungkapan dalam Prospektus (jika ada). Dikurangi: m m D N HU H m m
Keterangan lengkap mengenai pembatasan-pembatasan dan kewajiban Perseroan dapat dilihat lebih lanjut pada Total kredit dihitung berdasarkan nilai tercatat dalam neraca secara gross (sebelum dikurangi CKPN). m m m %
Keterangan lengkap mengenai rencana penggunaan dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum Obligasi Cadangan kerugian penurunan nilai (90.236) (79.658) m w m m m
Bab I dalam Prospektus dengan judul “Pembatasan-Pembatasan dan Kewajiban Perseroan”. 11) Rasio Gross NPL (Non-Performing Loan) adalah rasio total kredit bermasalah terhadap total kredit pada m K m mD M m w N
dapat dilihat lebih lanjut pada Bab II dalam Prospektus dengan judul “Rencana Penggunaan Dana yang Diperoleh Cadangan kerugian (174.504) (173.901)
HU H A N m M m C mm CO m m m H m w Um m
HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI Beban dibayar dimuka dan aset lain-lain - neto 6.395.793 4.634.981
akhir tahun yang bersangkutan. Kredit bermasalah adalah kredit dengan kualitas kurang lancar, diragukan, m m m m m % R
dari Hasil Penawaran Umum Obligasi”. P P P m m m m m m
1. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang dibayarkan dan macet sedangkan total kredit dihitung berdasarkan nilai tercatat dalam neraca secara gross (sebelum m R D m R D m m D m m m
JUMLAH ASET 193.717.633 197.179.822 D m CO m m m m m m O m m O w
dikurangi CKPN). m m m m m m m m
melalui KSEI sebagai Agen Pembayaran pada Tanggal Pembayaran Pokok Obligasi dan/atau Tanggal PERNYATAAN UTANG m
Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Pokok Obligasi harus dilunasi dengan harga yang sama LIABILITAS DAN EKUITAS 12) Rasio LDR (Loan to Deposit Ratio) yang dihitung sesuai dengan peraturan OJK adalah rasio total kredit m m m m M m D NDA ARAN OB GA K DA AM N AN KO K
Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan mempunyai total liabilitas sebesar Rp160.634.150 juta. terhadap total dana pihak ketiga pada akhir tahun yang bersangkutan. m M m m M U
GHQJDQMXPODK3RNRN2EOLJDVL\DQJWHUWXOLVSDGD.RQ¿UPDVL7HUWXOLV\DQJGLPLOLNLROHK3HPHJDQJ2EOLJDVL m O w m w Um m
LIABILITAS mm m m
Keterangan lengkap mengenai pernyataan utang dapat dilihat lebih lanjut pada Bab III dalam Prospektus dengan 13) GWM (Giro Wajib Minimum) dihitung sesuai dengan peraturan Bank Indonesia yaitu PBI No. 22/10/PBI/2020. m m m m m M m M RM M R M O C RRU M O D
<DQJ EHUKDN DWDV %XQJD 2EOLJDVL DGDODK 3HPHJDQJ 2EOLJDVL \DQJ QDPDQ\D WHUFDWDW GDODP 'DIWDU
judul “Pernyataan Utang”. Liabilitas segera GWM Sekunder disempurnakan menjadi Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) sejak Juli 2018. M M m m m O m O w
Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali m m m
Pihak berelasi 409 1.014 14) PDN (Posisi Devisa Neto) dihitung sesuai dengan peraturan Bank Indonesia yaitu PBI No. 17/5/PBI/2015 m m m m m m m
ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan KSEI yang berlaku. Dengan demikian jika terjadi D m m m R P 2 P P
IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING Pihak ketiga 2.315.645 1.069.561 tanggal 1 Juni 2015 tentang Perubahan Keempat atas PBI No 5/13/PBI/2003 tentang Posisi Devisa Neto Bank m m % M m m
transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Bursa sebelum Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi, 2.316.054 1.070.575 m m m R m m m m m m O O m
Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersamaan dengan Umum. m m m
pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada Simpanan nasabah M WOM m R D N m O w Um m
m w m
periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan laporan keuangan konsolidasian Perseroan beserta catatan atas laporan keuangan yang tercantum dalam Pihak berelasi 386.974 404.298 SAMPAI DENGAN DITERBITKANNYA PROSPEKTUS, PERSEROAN TELAH MEMENUHI SEMUA m % % H N m mR m m
P P
KSEI yang berlaku. Prospektus. Calon investor juga harus membaca Bab V Prospektus mengenai Analisis dan Pembahasan oleh Pihak ketiga 115.807.122 118.599.593 RASIO KEUANGAN YANG DIPERSYARATKAN DALAM PERJANJIAN UTANG PERSEROAN. M m m m m P P
B D Dm A D m m m m m %
3. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20% Manajemen. 116.194.096 119.003.891 D N HU H D 2 P5 P P
Simpanan dari bank lain ANALISIS DAN PEMBAHASAN OLEH MANAJEMEN D m m M m w N HU H A N m m m m m O mR
(dua puluh perseratus) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh Tabel di bawah ini menyajikan ikhtisar data keuangan penting Perseroan yang bersumber dari laporan keuangan
Pihak berelasi 2.610.117 2.914.963 m m D m m m m m m O m R
Perseroan yang merupakan hasil pembelian kembali (buy back GDQDWDX$¿OLDVLQ\DNHFXDOL$¿OLDVLWHUVHEXW konsolidasian auditan Perseroan dan Perusahaan Anaknya tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dan Analisis dan pembahasan kondisi keuangan serta hasil operasi Perseroan dan Perusahaan Anak dalam bab ini
Pihak ketiga 6.519.580 3.105.294 m m m m m R m M m m m m P P 5
terjadi karena kepemilikan atau penyertaan modal Pemerintah, berhak mengajukan permintaan tertulis untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut; harus dibaca bersama-sama dengan laporan keuangan konsolidasian tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan
9.129.697 6.020.257 w m M m G N m m D m m w m m w m O mR m m O
kepada Wali Amanat untuk diselenggarakan RUPO.
Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan pada tanggal 31 Desember 2025 serta untuk tahun yang berakhir pada 2024 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut. Laporan keuangan konsolidasian, yang terdiri m m m m O O m m m RU O
4. Hak Suara Pemegang Obligasi diatur bahwa setiap Pokok Obligasi senilai Rp1,- (satu Rupiah) memberikan Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 7.872.178 14.819.967
tanggal-tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan dari laporan keuangan Perseroan dan Perusahaan Anak, disusun dan disajikan sesuai dengan SAK di Indonesia. m m m
Dikurangi: Beban bunga yang belum diamortisasi (13.482) (16.881) m m m % R m O
hak kepada pemegangnya untuk mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan demikian setiap m m m
di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus dan telah Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali - neto 7.858.696 14.803.086 Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan pada tanggal 31 Desember 2025 serta untuk tahun yang berakhir pada R D m m R D m % m m m m C m m O m O
Pemegang Obligasi mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah Obligasi yang dimilikinya.
diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut tanggal-tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan m m m m m M m UM M m m m O m m R
KEJADIAN KELALAIAN Liabilitas derivatif
Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 01454/2.1505/ Pihak berelasi 740.969 508.422 di Indonesia dan disajikan dalam mata uang Rupiah, yang seluruhnya tercantum dalam Prospektus dan telah DM m m m m m w m O m O m
Keterangan lengkap mengenai kejadian kelalaian dapat dilihat lebih lanjut pada Bab I dalam Prospektus dengan $89 WHUWDQJJDO 0HL \DQJ WHODK GLWDQGDWDQJDQL ROHK <DVLU 5HJLVWUDVL $NXQWDQ diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti dan Surja berdasarkan standar audit yang ditetapkan Institut m m m m D m R m m w m m O m
Pihak ketiga 629.638 847.999 D m D m
judul “Kejadian Kelalaian”. Publik No.AP.0703). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus, menyatakan Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”) sebagaimana tercantum dalam laporan auditor independen No. 01454/2.1505/ m O O m O
1.370.607 1.356.421 m m m m
RAPAT UMUM PEMEGANG OBLIGASI (“RUPO”) m D m R m
opiQLZDMDUWDQSDPRGL¿NDVLDQGDQEHULVLSDUDJUDIKDOODLQ\DQJPHQ\DWDNDQSHQHUELWDQNHPEDOLODSRUDQDXGLWRU Liabilitas akseptasi $89WHUWDQJJDO0HL\DQJWHODKGLWDQGDWDQJDQLROHK<DVLU 5HJLVWUDVL$NXQWDQ3XEOLN m m m D H m m m
Pihak berelasi 12.901 56.085 % R m m m m % m
Keterangan lengkap mengenai RUPO dapat dilihat lebih lanjut pada Bab I dalam Prospektus dengan judul “Rapat independen sehubungan dengan penerbitan kembali Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan. No.AP.0703). Laporan auditor independen tersebut, yang juga tercantum dalam Prospektus, menyatakan opini D m m m m m H m RU O m O m UR
Pihak ketiga 1.877.323 1.360.144 R % R m
Umum Pemegang Obligasi (RUPO)”. 1. LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN WDQSDPRGL¿NDVLDQGDQEHULVLSDUDJUDIKDOODLQ\DQJPHQ\DWDNDQSHQHUELWDQNHPEDOLODSRUDQDXGLWRULQGHSHQGHQ M m % % m m m m m : P P 58 2 P 2
1.890.224 1.416.229 % R m %
WALI AMANAT sehubungan dengan penerbitan kembali Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan. m m m m D R m RU O R R m
(dalam jutaan Rupiah) Surat berharga yang diterbitkan R m D m R
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, Perseroan dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk selaku Wali Laporan Laba Rugi Konsolidasian m m m m m RU O O R
Pada tanggal 31 Desember Pihak berelasi - 51.987 m m R % D m
Amanat telah menandatangani Perjanjian Perwaliamanatan Obligasi. Keterangan m m R O
2025 2024 Pihak ketiga 3.971.967 3.661.763 Perseroan menetapkan target pertumbuhan bisnis yang berkualitas melalui serangkaian inisiatif yang berfokus R
3.971.967 3.713.750 m R m RU O m m
Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut: ASET pada upaya: optimalisasi kapabilitas kantor cabang, peningkatan jumlah nasabah dan fee-based income, m m M m m
m RU O
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Pinjaman diterima 14.041.657 14.426.809 PHQJHQGDOLNDQVWUXNWXUELD\DPHODOXLSHQJKLPSXQDQGDQDPXUDKGDQH¿VLHQVLRSHUDVLRQDOPHPDVXNLVHJPHQ w m m m m
Kas 1.717.615 1.861.870
m m
m m O w m m R
Investment Services Group bisnis baru dari rantai bisnis yang ada dan meningkatkan kualitas layanan dengan dukungan teknologi informasi m D m m D U D
Utang pajak 313.665 316.308 m m R
Gedung BRI II, Lantai 6 Giro pada Bank Indonesia 7.099.181 10.696.358 terkini dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. m w m m m U
Beban yang masih harus dibayar dan liabilitas lain-lain w M AN AN
Jl. Jend. Sudirman Kav.44-46, Giro pada bank lain Maybank Indonesia membukukan Laba Sebelum Pajak (PBT) pada tahun 2025 sebesar Rp2,2 triliun dan Laba
Jakarta Pusat 10210 Indonesia Pihak berelasi 115.242 60.915 Pihak berelasi 2.672 6.047 m N PERPA AKAN m m O m m m m m O
Pihak ketiga 3.283.524 2.511.034 Pihak ketiga 3.445.294 3.738.574 Setelah Pajak dan Kepentingan Non-Pengendali (PATAMI) sebesar Rp1,7 triliun. Pencapaian ini didukung oleh M % m m
PEMBERITAHUAN 3.398.766 2.571.949 SHQJHORODDQELD\DRYHUKHDG\DQJH¿VLHQVHUWDSHQXUXQDQELD\DSURYLVLVHMDODQGHQJDQSHUEDLNDQNXDOLWDVDVHW D m m m R % m M m
3.447.966 3.744.621 CA ON MB OB GA DA AM NAWARAN UMUM B RK AN U AN N D HARA KAN
Semua pemberitahuan mengenai Obligasi Berkelanjutan V Bank Maybank Indonesia Tahap I Tahun 2026 dari Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (890) (1.108) Obligasi subordinasi Pendapatan Bunga Bersih (NII) mencatat kenaikan sebesar 1,64% menjadi Rp7,2 triliun pada tahun yang berakhir m m R m M m PENYEBARLUASAN PROSPEKTUS DAN FORMUL R PEMESANAN
Giro pada bank lain - neto 3.397.876 2.570.841 UN UK B RKON U A D NGAN KON U AN A AK MA NG MA NG M NG NA AK BA
pihak Perseroan kepada Wali Amanat dan sebaliknya dianggap telah dilakukan dengan sah, dan sebagaimana Pihak berelasi 99.521 99.484 pada 31 Desember 2025 dibandingkan dengan Rp7,1 triliun pada tahun sebelumnya. Sementara Pendapatan D M C m %m R G m G m m R A AKAN ANG MBU DAR N R MAAN BUNGA MB AN M KAN MAU UN PEMBEL AN OBL GAS
mestinya apabila disampaikan kepada alamat tersebut di bawah ini, yang tertera di samping nama pihak Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 2.788.331 2.998.966 Pihak ketiga - - m m R R m D w m m m m m m
Operasional Lainnya berhasil mencatat kenaikan sebesar 8,11% menjadi sebesar Rp2,3 triliun pada tahun yang N UA AN A AU NGA HAN D NGAN CARA A N OB GA ANG D B M A U
Perseroan ataupun Wali Amanat, dan diberikan secara tertulis, ditandatangani serta disampaikan langsung Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (6.039) - 99.521 99.484
m m %m R R m m m m O m m
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - neto 2.782.292 2.998.966 JUMLAH LIABILITAS 160.634.150 165.971.431 berakhir pada 31 Desember 2025 dibandingkan dengan Rp2,2 triliun pada tahun sebelumnya. m mm m m m NAWARAN UMUM B RK AN U AN N
GHQJDQPHPSHUROHKWDQGDWHULPDDWDXGHQJDQIDNVLPLOL\DQJVXGDKGLNRQ¿UPDVLNDQ PP P + O m m O m w Um m m
Penurunan beban operasional turut mendukung keberhasilan Perseroan mencatatkan laba sebelum pajak sebesar m m w m
Efek-efek yang diperdagangkan 4.553.200 1.941.629 EKUITAS D M C m m % % m
Perseroan Wali Amanat Rp2,2 triliun pada tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025, meningkat sebesar 38,9% dari Rp1,6 triliun LEMBAGA DAN PROFES PENUN ANG PASAR MODAL N AM N AK ANA M DAN N AM N M OB GA
Investasi keuangan Ekuitas teratribusi kepada pemilik entitas induk pada tahun sebelumnya. Sedangkan rasio laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas m m m m m m w
PT Bank Maybank Indonesia Tbk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Pihak berelasi 159.504 159.504 m m m m m m m D w m D m m m H m P 0 P BR D m
Sentral Senayan III, Lantai 26 Investment Services Group Modal saham - ditempatkan dan disetor penuh 3.855.908 3.855.908 induk meningkat dari 93,10% untuk periode 31 Desember 2024 menjadi 97,37% untuk periode 31 Desember
Pihak ketiga 38.996.653 39.992.676 w
Jl. Asia Afrika No. 8, Senayan Gelora Bung Karno Gedung BRI II, Lantai 6 Tambahan modal disetor 6.357.376 6.357.376 2025. Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,6 triliun, dari R N m G R &
39.156.157 40.152.180 m mm R m m m m %
Jakarta 10270, Indonesia Jl. Jend. Sudirman Kav.44-46 Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan dalam mata uang asing 40.951 40.793 nilai sebesar Rp1,1 triliun di tahun sebelumnya. Dengan perolehan laba tersebut, maka ROE menjadi sebesar M m m m D N HU H N N H m m
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (4.509) (1.015)
Selisih transaksi antara pemegang saham entitas anak (57.313) (57.313)
5,54%, meningkat dari 3,93% pada tahun 2024 dan ROA meningkat menjadi 1,16% dari 0,85% pada tahun 2024. m % m m % M H N A N W m R
Telepon: (021) 29228888 Jakarta Pusat 10210 Indonesia Investasi keuangan - neto 39.151.648 40.151.165 Surplus revaluasi aset tetap 1.975.199 2.109.514 m %
Faksimili: (021) 29228914 www.bri.co.id
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 204.796 839.475 Keuntungan yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar investasi 1. Pendapatan Bunga - Bersih TATA CARA PEMESANAN OBL GAS
website: www.maybank.co.id Telp. (021) 575 8143 m B D w K m m m
keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui pendapatan komprehensif lain Pendapatan bunga dan syariah - neto adalah pendapatan bunga dan syariah setelah dikurangi beban bunga dan
Dikurangi: Pendapatan bunga yang belum diamortisasi (3) (1.052)
D m m R % M AN ANG B RHAK
e-mail: corporatesecretary@maybank.co.id Faks. - 204.793 838.423
- setelah pajak tangguhan dan cadangan atas kerugain kredit ekspektasian 326.202 (349.335)
syariah. Pendapatan bunga diperoleh dari kredit yang diberikan, piutang pembiayaan konsumen-neto, syariah, m ' + P www P P #
Email : tcs_aet@bri.co.id Keuntungan aktuarial atas program manfaat pasti - setelah pajak tangguhan 517.126 423.045 m R m % % W N W N m m @ www m m
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (2) (147) efek-efek, obligasi rekapitalisasi Pemerintah, penempatan pada BI dan bank lain dan lain-lain. m H D H m m m O
Cadangan umum 771.182 771.182 m m m m m m @
Dengan ketentuan bahwa apabila salah satu pindah alamat, pihak yang pindah alamat tersebut wajib Efek- efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - neto 204.791 838.276
Saldo laba 18.666.676 17.455.695 Pada tahun 2025, Maybank Indonesia mencatat pendapatan bunga dan syariah neto secara konsolidasi sebesar m D mH
memberitahukan kepada pihak lainnya, selambat-lambatnya 7 (tujuh) Hari Kerja sebelumnya. % m R % M ANAN MB AN OB GA
Tagihan derivatif Jumlah ekuitas teratribusi kepada pemilik entitas induk 32.453.307 30.606.865 Rp13,2 triliun, naik 1,1% dari posisi tahun 2024 yang sebesar Rp13,1 triliun seiring dengan peningkatan saldo rata- m D R m M KB
P P ' 0 m m O m m m m O
3. KETERANGAN MENGENAI PEMERINGKATAN OBLIGASI Pihak berelasi 503.709 446.622 Kepentingan non-pengendali 630.176 601.526 rata kredit dan efek-efek. Pendapatan bunga dan syariah terutama dikontribusikan oleh peningkatan pendapatan m H M M w m C U C
& 0 ' m m O m m O m
Sesuai dengan POJK No. 7/2017 dan POJK No.49/2020, Perseroan telah melakukan pemeringkatan Obligasi Pihak ketiga 1.207.585 934.809
JUMLAH EKUITAS 33.083.483 31.208.391 dari kredit yang diberikan, pendapatan Syariah, piutang pembiayaan konsumen dan efek-efek yang masing- m % % % % m m m N
1.711.294 1.381.431 P P P m
\DQJGLODNVDQDNDQROHK3H¿QGR JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 193.717.633 197.179.822 masing sebesar 0,2%, 1,1%, 0,4% dan 8,7%. m M R
B D m m m w
Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini, Perseroan telah melakukan pemeringkatan yang dilaksanakan oleh Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan Syariah 2. LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN Beban bunga dan syariah terdiri dari beban bunga simpanan nasabah (giro, tabungan dan deposito berjangka), m D m R m
m m D m m m m m
3H¿QGR%HUGDVDUNDQVXUDW3H¿QGR1R5&3()',5,,,WDQJJDO0DUHWKDVLOSHPHULQJNDWDQ Pihak berelasi 410.830 143.478 surat berharga yang diterbitkan, obligasi subordinasi, pinjaman diterima, premi penjaminan dana pihak ketiga, D
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (“Perseroan”) pada tanggal m m m R m m R m m m O m m
atas surat utang jangka panjang (Obligasi) Perseroan adalah: Pihak ketiga 115.919.475 120.245.103 syariah, call moneyVHUWL¿NDWGHSRVLWRGDQODLQODLQ D R w P #P m m @ m
17 April 2026 telah memutuskan antara lain untuk membagikan dividen tunai Tahun Buku 2025 sebesar
AAA 116.330.305 120.388.581 D
id
Dikurangi: Cadangan kerugian penurunan nilai (3.181.985) (3.902.938)
Rp7,61106,- per saham atau kurang lebih 35% dari Laba Bersih Perseroan Tahun Buku 2025 maksimal sebesar Melalui pengendalian biaya yang disiplin, beban bunga Maybank Indonesia terkontrol dengan kenaikan sebesar D m m M m R UM AH M N MUM M ANAN OB GA M m
(Triple A) Rp580.078.199.763. D
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan Syariah - neto 113.148.320 116.485.643 0,5% menjadi Rp6,0 triliun pada tahun 2025, relatif stabil dibandingkan pada tahun 2024 sebesar Rp6,0 triliun. m M R m m O m m R m G G
D W m
Efek utang dengan peringkat idAAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh PEFINDO. Kemampuan Kenaikan ini terutama berasal dari beban deposito berjangka, pinjaman diterima, dan simpanan giro yang masing- WOM R m R m
Perseroan untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut dibandinggan emiten Piutang pembiayaan konsumen 9.682.479 9.354.522 (dalam jutaan Rupiah) D M H
masing naik sebesar 1,6%, 12,1%, dan 22,0%. N G
Dikurangi: Tahun yang berakhir pada D m w MA A NAWARAN OB GA
Indonesia lainnya adalah superior. Keterangan tanggal 31 Desember Beban bunga dari deposito berjangka memiliki porsi terbesar yakni 31,8% dari sebelumnya dengan porsi 31,5%
Pendapatan pembiayaan konsumen yang belum diakui (2.375.563) (2.162.088) m D m D M w O m W
Pemeringkatan ini berlaku untuk periode 3 Maret 2026 sampai dengan 1 Maret 2027. Perseroan dengan tegas 7.306.916 7.192.434 2025 2024 pada tahun 2024. Sedangkan, beban bunga dari giro dan tabungan (CASA) memiliki porsi 18,9% naik dari 16,8% m
m m m m m D M m w W
PHQ\DWDNDQWLGDNPHPSXQ\DLKXEXQJDQD¿OLDVLGHQJDQ3H¿QGREDLNODQJVXQJPDXSXQWLGDNODQJVXQJVHVXDL Cadangan kerugian penurunan nilai (126.843) (116.486) PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL pada tahun sebelumnya. P P #P P P # P P
m m m m m D U U R m H M A NGA UAN M ANAN MB AN OB GA
GHQJDQ\DQJGLGH¿QLVLNDQGDODP8830 Piutang pembiayaan konsumen - neto 7.180.073 7.075.948 www m www m m
Pendapatan dan beban bunga dan Syariah Untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 dibandingkan dengan tahun yang berakhir D
Sesuai ketentuan yang diatur dalam POJK No. 49/2020. Perseroan akan melakukan pemeringkatan atas Obligasi Tagihan Akseptasi m M w Um m O m m m m O
Pihak Berelasi 2.157 -
Pendapatan bunga dan Syariah 13.205.854 13.062.202 pada tanggal 31 Desember 2024 m m m R m m ' + P P + ' + P
yang diterbitkan setiap 1 (satu) tahun sekali. Perseroan wajib menyampaikan Peringkat Tahunan atas setiap m O m m m W m W m
Pihak Ketiga 1.918.677 1.574.241
Beban bunga dan Syariah (5.983.952) (5.956.792)
Pada tahun 2025, Bank membukukan pendapatan bunga bersih sebesar Rp7,2 triliun meningkat 1,6% dari tahun R D m m m m m mm P 0 + ' P A CA ON N OR D HARA KAN M MBACA K RANGAN B H AN U
.ODVL¿NDVL(IHN%HUVLIDW8WDQJNHSDGD2-.SDOLQJODPEDW VHSXOXK KDULNHUMDVHWHODKEHUDNKLUQ\DPDVDEHUODNX Pendapatan bunga dan Syariah neto 7.221.902 7.105.410 m O m m m m
Dikurangi: 2024 yang tercatat sebesar Rp7,1 triliun. Pencapaian ini terutama didorong oleh pengendalian biaya yang disiplin m R m R m m mm O D m m m M NG NA NAWARAN UMUM N M A U N ORMA ANG R A DA AM
peringkat terakhir sampai dengan Perseroan telah menyelesaikan seluruh kewajiban yang terkait dengan Obligasi m m m m O m m m m m m
Cadangan kerugian penurunan nilai (3.367) (3.176) Pendapatan/(beban) operasional lainnya VHUWDXSD\DSHQLQJNDWDQH¿VLHQVLRSHUDVLRQDO\ang konsisten. R m m R m R D D w m O RO K U
yang diterbitkan. m O
2. Pendapatan Operasional Lainnya
Names mentioned 13 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti
p.1
unresolved
org
Bank Indonesia
p.1 ×11
unresolved
org
PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA
p.1
unresolved
org
PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA
p.1
unresolved
org
PT BRI DANAREKSA SEKURITAS
p.1
unresolved
org
PT INDO PREMIER SEKURITAS
p.1
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.