Back to announcement
20241114_ENVY_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31767989_lamp1.pdf
Other Text extracted ENVYSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 11
Page 1
Jakarta, 12 November 2024
No : B.074/BEI/DIR-ET/XI/2024
Perihal : Jawaban atas Permintaan Penjelasan Bursa No. S-11722/BEI.PP1/11-2024
Kepada Yth.
PT Bursa Efek Indonesia
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
Jakarta 12190
Up. Ibu Rheyn Lusiana S. ( P.H. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 1 )
Dengan hormat,
Merujuk pada Surat Bursa No.: S-11722/BEI.PP1/11-2024 tanggal 7 November 2024 perihal
Tanggapan Surat Permohonan Pencabutan Suspensi dan Permintaan Penjelasan Bursa, maka
bersama ini kami hendak menyampaikan Jawaban atas Permintaan Penjelasan tersebut sebagai
berikut:
1. Merujuk pada tanggapan tanggal 13 Agustus 2024 nomor 2, disebutkan bahwa terdapat mata
acara yang saat ini belum dipertimbangkan oleh OJK yaitu:
a. Penyesuaian pasal 1 anggaran dasar terkait perubahaan nama.
b. Persetujuan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesak Efek Terlebih Dahulu
(HMETD) I.
c. Pemberian kuasa dan wewenang kepada komisaris untuk menyatakan dalam suatu akta
notaris tersendiri mengenai realisasi atas penerbitan saham baru dalam rangka PMHMETD
dan melakukan perubahan pasal 4 anggaran dasar.
d. Persetujuan atas pengambilalihan saham sehubungan dengan rencana ekspansi usaha
nonorganik.
Agar dijelaskan:
a. Detail rencana perubahan di pasal 1 anggaran dasar Perseroan.
Jawab:
Perseroan akan mengusulkan kepada RUPS untuk mendapatkan persetujuan perubahan
nama Perseroan sesuai dengan ketentuan Pasal 19 ayat (1) UUPT dan Pasal 24 Anggaran
Dasar Perseroan, disebutkan bahwa perubahan anggaran dasar ditetapkan oleh RUPS,
Perubahan nama Perseroan rencananya akan dilakukan pada RUPS selanjutnya bersamaan
dengan persetujuan Corporate Action.
b. Detail rencana perubahan di pasal 4 anggaran dasar Perseroan.
Jawab:
Rencana Corporate Action ini diharapkan dapat berdampak positif bagi pengembangan
bisnis Perseroan, dimana Corporate Action ini akan memperkuat struktur permodalan
Perseroan, dimana Ekuitas dan Total Asset Perseroan akan meningkat dengan
dilaksanakannya Corporate Action tersebut dan dengan meningkatnya Ekuitas dan Total
Asset dapat mendukung pertumbuhan pendapatan Perseroan ke depannya.
1
Page 2
Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Corporate Action setelah dikurangi biaya-
biaya emisi adalah untuk pelaksanaan ekspansi usaha Perseroan baik secara organik
maupun non-organik, dikarenakan saat ini Perseroan sedang dalam penjajakan untuk
melakukan pengambilalihan saham-saham dalam perseroan terbatas dan/atau tambahan
modal kerja akan digunakan terkait dengan proyek Sistem Integrasi Informatika dan Sistem
Integrasi Telekomunikasi.
Informasi final sehubungan dengan penggunaan dana akan diungkapkan dalam
Prospektus yang diterbitkan dalam rangka Corporate Action, yang akan disediakan kepada
para pemegang saham Perseroan yang berhak pada waktunya, sesuai dengan peraturan
perundangan yang berlaku.
c. Latar belakang tidak diberikannya pertimbangan atas masing-masing mata acara di atas.
Jawab:
Berdasarkan surat OJK kepada Perseroan, OJK memandang bahwa Perseroan wajib
melaksanakan penawaran tender wajib oleh Pengendali Perseroan saat ini.
d. Dengan tidak diberikannya pertimbangan mata acara HMETD I, agar dijelaskan rencana
Perseroan ke depannya.
Jawab:
Saat ini Perseroan masih menunggu keputusan Bursa terkait pencabutan suspensi saham
Perseroan. Setelah itu, Perseroan akan melakukan Corporate Action yang bertujuan untuk
memperoleh tambahan modal kerja untuk menjalankan proyek yang tertunda dan juga
proyek baru, serta akuisisi Perusahaan yang akan menjamin cashflow yang positif.
e. Detail rencana pengambilalihan saham terkait ekspansi usaha nonorganik.
Jawab:
Akuisisi Perusahaan akan dilakukan pada perusahaan teknologi, termasuk terlibat dalam
proyek digitalisasi koperasi ASEAN dan energi terbarukan (renewable energy), dengan
bisnis jangka panjang, berkelanjutan, recurring, dan capex kecil tetapi margin lebih besar.
2. Merujuk pada POJK 03/POJK.04/2021 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang
Pasar Modal (POJK 3), Perseroan wajib menetapkan Pihak yang menjadi Pengendali
dari Perusahaan Terbuka tersebut dan melaporkannya kepada Otoritas Jasa
Keuangan. Merujuk pada Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek per 31 Agustus
2024, berikut merupakan komposisi pemegang saham Perseroan:
Agar dijelaskan:
2
Page 3
a. Siapa pihak pengendali Perseroan saat ini?
Jawab:
Saat ini tidak ada pengendali, namun Perseroan rencananya akan menetapkan Pengendali
pada RUPS selanjutnya ketika Corporate Action berhasil dilaksanakan.
b. Sehubungan dengan kewajiban untuk melakukan mandatory tender offer dalam hal
terdapat perubahan pengendalian sebagaimana diatur dalam POJK 9/POJK.04/2018 Tahun
2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, agar dijelaskan rencana pelaksanaan
MTO.
Jawab:
Perseroan rencananya akan melaksanakan Corporate Action terlebih dahulu, dimana
kemudian menetapkan Pengendali. Selanjutnya Pengendali baru akan melaksanakan MTO.
3. Merujuk pada tanggapan tanggal 9 Agustus 2024 nomor 9, disebutkan bahwa Perseroan akan
menyesuaikan pengungkapan nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi
10% (sepuluh perseratus) dari pendapatan wajib diungkapkan dalam laporan keuangan (LK)
sesuai dengan Peraturan BAPEPAM-LK nomor VIII.G.7. Agar dijelaskan apakah Perseroan telah
melakukan hal tersebut?
Jawab:
Perseroan akan melakukan revisi laporan keuangan interim 30 September 2024.
4. Merujuk pada tanggapan tanggal 3 April 2024 nomor 1, disebutkan bahwa sehubungan
dengan arus kas masuk dari pelanggan per 31 Desember 2023 (Rp407 juta) yang mengalami
penurunan dari porsinya per 30 September 2023 (Rp2,25 miliar), Perseroan menyatakan
bahwa tidak terdapat penurunan, melainkan adanya perubahan pengklasifikasian pada 31
Desember 2023 yang mana Rp2,25 miliar tercatat pada penerimaan lainnya pada arus kas
masuk. Agar dijelaskan:
a. Latar belakang reklasifikasi.
Jawab:
Reklasifikasi tersebut karena terdapat penerimaan yang berasal dari penyisihan piutang
yang telah di impairment (default) sehingga dipisahkan antara penerimaan dari pelanggan
dan penerimaan lain-lain.
b. Rincian arus kas yang direklasifikasi tersebut, termasuk transaksi yang mendasari arus kas.
Jawab:
Reklasifikasi tersebut karena terdapat penerimaan yang berasal dari penyisihan piutang
yang telah di impairment (default) sehingga dipisahkan antara penerimaan dari pelanggan
dan penerimaan lain-lain.
c. Bursa meminta Perseroan melakukan koreksi terhadap LK 30 September 2023 apabila
terdapat informasi yang tidak akurat pada LK tersebut.
Jawab:
Perseroan meyakini laporan keuangan interim 30 September 2023 yang dibuat
mengandung informasi yang akurat. Perbedaan pengkasifikasian ini disebabkan karena
laporan 31 Desember 2023 adalah yang sudah diaudit.
3
Page 4
5. Merujuk pada LK per 31 Desember 2023, diketahui bahwa pada tahun 2022 dan 2023
Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,49 miliar dan Rp1,94 miliar, namun tidak
terdapat keterangan mengenai pihak pelanggan. Agar dijelaskan:
a. Rincian pendapatan tahun 2023 dan 2022 berdasarkan pihaknya, serta status afiliasinya.
Jawab:
Rincian pendapatan tahun 2023 dan 2022
Catatan atas laporan keuangan nomor 27
2023 2022
PT Envy Manajemen Konsultansi 2.493.050.451 1.944.900.000
Persentase terhadap total pendapatan 100% 100%
b. Agar dijelaskan latar belakang tidak diungkapkannya informasi pendapatan tahun 2023
dan 2022 berdasarkan pihak dengan kontribusi >10% sebagaimana diatur dalam Bapepam
LK VIII.G.7.
Jawab:
Seluruh pendapatan pada tahun 2023 sebesar Rp2.493.050.451 dan pada tahun 2022
sebesar Rp1.944.900.000 merupakan transaksi kepada pihak berelasi, dijelaskan pada
catatan laporan keuangan nomor 27.
c. Agar dijelaskan latar belakang tidak diungkapkannya informasi pendapatan yang dibagi
berdasarkan pihak ketiga dan pihak berelasi sebagaimana diatur dalam Bapepam LK
VIII.G.7.
Jawab:
Seluruh pendapatan pada tahun 2023 sebesar Rp2.493.050.451 dan pada tahun 2022
sebesar Rp1.944.900.000 merupakan transaksi kepada pihak berelasi, dijelaskan pada
catatan laporan keuangan nomor 27.
d. Rincian pendapatan tahun 2023 dan 2022 yang dibayarkan dengan kas per cut-off
masing- masing LK.
Jawab:
Tahun 2023 Pendapatan Cash In
Pendapatan Usaha
PT Envy Manajemen Konsultansi 2.493.050.451 407.764.451
Tahun 2022 Pendapatan Cash In
Pendapatan Usaha
PT Envy Manajemen Konsultansi 1.944.900.000 612.456.000
4
Page 5
6. Berikut merupakan rincian pendapatan, arus kas operasional, dan piutang usaha tahun 2022
dan 2023:
Dari pergerakan akun-akun tersebut, dapat disimpulkan bahwa (1) sebagian besar/seluruh
pendapatan tahun 2022 dan 2023 berasal dari PT Envy Manajemen Konsultasi (EMK) yang
merupakan pemegang saham Perseroan, dan (2) sebagian besar pendapatan tersebut belum
dilunasi oleh EMK. Selanjutnya diketahui per LK 30 September 2024 saldo piutang EMK adalah
Rp2,4 miliar. Tidak terdapat pendapatan tambahan dari EMK selama tahun 2024. Agar
dijelaskan:
a. Latar belakang rendahnya dan lamanya durasi kolektibilitas pendapatan dari EMK.
Jawab:
Perseroan sudah secara intensif dan persuasif dalam melakukan penagihan dimana
dikarenakan ini Back To Back payment arrangement sehingga keterlambatan pembayaran
terjadi dari pemilik proyek kepada EMK yang juga berpengaruh terhadap pembayaran EMK
kepada Perseroan.
5
Page 6
b. Perkiraan pelunasan oleh EMK.
Jawab:
Informasi terakhir yang kami peroleh dari EMK, perkiraan pelunasan pembayaran akan
dilakukan pada akhir tahun 2024.
7. Berikut merupakan piutang usaha pihak ketiga per 30 September 2024:
Berikut merupakan rincian pendapatan di periode yang sama, menurut CALK 22:
Berikut merupakan rincian pendapatan di periode yang sama, menurut surat Perseroan:
6
Page 7
Diketahui bahwa penerimaan kas dari pelanggan adalah Rp2,14 miliar, di mana sekitar Rp1
miliar merupakan pelunasan dari EMK. Dengan demikian, hanya terdapat Rp1,14 miliar yang
seharusnya merupakan pelunasan dari tiga pelanggan pihak ketiga. Namun demikian, dari
angka pendapatan dan piutang usaha, seharusnya Rp1,5 miliar dari Audaxy dan Rp610 juta
dari PT Vinka Bangun Teknologi (total Rp2,11 miliar) telah dilunasi secara kas, di mana nilai ini
lebih besar dari saldo penerimaan kas dari pelanggan. Selain itu, saldo piutang usaha oleh PT
Abyudaya Berkah Solusitama (Rp683 juta) lebih besar dari pendapatan yang diakui (Rp615
juta). Agar dijelaskan:
a. Rincian pendapatan yang diakui dari PT Vinka Bangun Teknologi, serta porsi yang telah
dilunasi dan porsi yang diakui sebagai piutang usaha.
Jawab:
PT VINKA BANGUN TEKNOLOGI
No Pekerjaan DPP PPN Total
1 Pengerjaan Infrastruktur Jaringan Jasa Telekomunikasi
Telah dilunasi 698.153.153 76.796.847 774.950.000
Diakui Sebagai Piutang Usaha 801.846.847 88.203.153 890.050.000
On Progress 9.873.343 1.086.068 10.959.411
TOTAL PEKERJAAN 1.509.873.343 166.086.068 1.675.959.411
7
Page 8
b. Rincian pendapatan yang diakui dari Audaxy, serta porsi yang telah dilunasi dan porsi yang
diakui sebagai piutang usaha.
Jawab:
AUDAXY DEVELOPMENT AND CONSULTING SDN. BHD
No Pekerjaan DPP PPN Total
1 Jasa Pengembangan Platform Bisnis MusixMusix di Indonesia
Telah dilunasi 1.500.000.000 1.500.000.000
Diakui sebagai piutang usaha 1.500.000.000 1.500.000.000
TOTAL PEKERJAAN 3.000.000.000 3.000.000.000
c. Rincian pendapatan yang diakui dari PT Abyudaya Berkah Solusitama, serta porsi yang
telah dilunasi dan porsi yang diakui sebagai piutang usaha.
Jawab:
PT ABYUDAYA BERKAH SOLUSITAMA
No Pekerjaan DPP PPN Total
1 Supply, Installation, Testing and Commissioning Fibre
Optic Cables
Diakui sebagai piutang usaha 615.528.000 67.708.080 683.236.080
On Progress 410.352.000 45.138.720 455.490.720
TOTAL PEKERJAAN 1.025.880.000 112.846.800 1.138.726.800
d. Latar belakang saldo piutang usaha oleh PT Abyudaya Berkah Solusitama (Rp683 juta) lebih
besar dari pendapatan yang diakui (Rp615 juta).
Jawab:
Selisih pendapatan yang diakui adalah sebesar Rp67,708,080 yang merupakan PPN.
e. Agar dijelaskan latar belakang tidak diungkapkannya informasi pendapatan tahun 2023
dan 2022 berdasarkan pihak dengan kontribusi >10% sebagaimana diatur dalam Bapepam
LK VIII.G.7.
Jawab:
Seluruh pendapatan pada tahun 2023 sebesar Rp2.493.050.451 dan pada tahun 2022
sebesar Rp1.944.900.000 merupakan transaksi kepada pihak berelasi, dijelaskan pada
catatan laporan keuangan nomor 27..
8. Merujuk LK per 30 September 2024, Perseroan membukukan penerimaan pinjaman dari
pemegang saham sebesar Rp8,58 miliar. Namun demikian peningkatan utang lain-lain dari
pihak berelasi hanya sebesar RpRp3,9 miliar:
8
Page 9
Hal ini juga dikuatkan oleh CALK 27 Transaksi Dan Saldo Dengan Pihak Berelasi:
Agar dijelaskan potensi inkonsistensi informasi tersebut.
Jawab:
Perseroan akan melakukan revisi hal tersebut.
9. Agar disampaikan rincian pendapatan lain-lain per 30 September 2024 dan 2023.
Jawab:
PENDAPATAN LAIN-LAN
No Keterangan 30 September 2023 30 September 2024 Total
1 Penerimaan Piutang PT Dua Empat Tujuh Yang Sudah Diimpairment 1.600.000.000 600.000.000 2.200.000.000
2 Penerimaan Piutang PT Dinamika Utama Jaya Yang Sudah Diimpairment 100.000.000 600.000.000 700.000.000
3 Penerimaan Piutang PT Data Inteligen Indonesia Yang Sudah Diimpairment 55.500.000
4 Lain-Lain 151.040.104 151.040.104
Total 1.755.500.000 1.351.040.104 3.051.040.104
10. Merujuk LK per 30 September 2024, Perseroan membukukan kerugian piutang
sebesar Rp19,09 miliar dan keuntungan pelepasan investasi sebesar Rp14,63 miliar.
Merujuk pada CALK 7 Piutang Lain-Lain, Perseroan membukukan piutang lain-lain
dengan nilai Rp19,09 kepada PT Ritel Global Solusi:
9
Page 10
Merujuk pada CALK 33 Transaksi Nonkas, berikut keterangannya:
Agar dijelaskan:
a. Rincian skema pelepasan entitas anak.
Jawab:
Seiring dengan masuknya Investor yang mempunyai objektif bisnis yang berbeda, maka
Perseroan kemudian melepaskan entitas anak PT Ritel Global Solusi, terhitung sejak 5 Juli
2024.
b. Dasar perhitungan angka-angka tersebut.
Jawab:
Perseroan menggunakan metode ekuitas dalam pencatatan transaksi anak perusahaan.
Berdasarkan metode ekuitas, investasi dicatat pada biaya perolehan dan disesuaikan
dengan keuntungan dan kerugian yang didapatkan setelah tanggal perolehan. Dalam hal
ini, sehubungan dengan penjualan anak perusahaan (PT Ritel Global Solusi), Perseroan
melepaskan entitas anak dengan nilai kerugian bersih investasi sampai dengan 5 Juli 2024
adalah sebesar Rp14,622,462,093,- dengan nominal penjualan sebesar Rp10,000,000,-.
Sehingga, keuntungan dari pelepasan entitas anak sebesar Rp14,632,462,093,- dimana
Perseroan juga memiliki piutang lain-lain kepada PT Ritel Global Solusi sebesar
Rp19,098,335,717,- yang dilakukan impairment.
c. Dasar PSAK yang digunakan dalam pencatatan transaksi.
Jawab:
PSAK 110 Tentang Laporan Keuangan Konsolidasi.
11. Sehubungan dengan masih nihilnya karyawan Perseroan, agar dijelaskan tenaga
kerja yang melaksanakan proyek PT Vinka Bangun Teknologi dan PT Abyudaya
Berkah Solusitama.
10
Page 11
Jawab:
Perseroan bekerjasama dengan PT Adika Maju Pratama yang menyediakan tenaga kerja
untuk melaksanakan projek tersebut.
Demikian hal ini kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
Hormat kami,
PT Envy Technologies Indonesia, Tbk
Dato' Sri Mohd Sopiyan bin Mohd Rashdi
Direktur Utama
11
Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Indonesia Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.1
unresolved
person
Rheyn Lusiana S.
p.1
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.3 ×2
unresolved
org
PT Envy Manajemen Konsultansi
p.4 ×3
unresolved
org
Bapepam
p.4 ×6
unresolved
org
PT Envy Manajemen Konsultasi
p.5
unresolved
org
PT Vinka Bangun Teknologi
p.7 ×4
unresolved
org
PT Abyudaya Berkah Solusitama
p.7 ×5
unresolved
org
PT Dua Empat Tujuh Yang Sudah Diimpairment
p.9
unresolved
org
PT Dinamika Utama Jaya Yang Sudah Diimpairment
p.9
unresolved
org
PT Data Inteligen Indonesia Yang Sudah Diimpairment
p.9
unresolved
org
PT Adika Maju Pratama
p.11
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.