Skip to content
Back to announcement

20241112_TBIG_Penyampaian Prospektus//Informasi Tambahan_31767269_lamp2.pdf

Other Text extracted TBIG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 37

Page 1
                                                      INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS
PENAWARAN UMUM INI MERUPAKAN PENAWAR AN EFEK BERSIFAT UTANG TAHAP KE -4 DARI PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN EFEK BERSIFAT
UTANG YANG TELAH MENJADI EFEKTIF.
OTORITAS JASA KEUANGAN (“OJK”) TIDAK MEMBERIKAN PERNYATAAN MENYETUJUI ATAU TIDAK MENYETUJUI EFEK INI, TIDAK JUGA MENYATAKAN
KEBENARAN ATAU KECUKUPAN ISI INFORMASI TAMBAHAN RINGKAS INI. SETIAP PERNYATAAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HAL -HAL TERSEBUT
ADALAH PERBUATAN MELANGGAR HUKUM.
PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE Tbk (“PERSEROAN”) DAN PARA PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI BERTANGGUNG JAWAB SEPENUHNYA
ATAS KEBENARAN SEMUA INFORMASI ATAU FAKTA MATERIAL, SERTA KEJUJURAN PENDAPAT YANG TERCANTUM DALAM INFORMASI TAMBAHAN
RINGKAS INI.




                                                           PT TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE Tbk
                                                                      KEGIATAN USAHA UTAMA
                                           Penyedia Jasa Infrastruktur Telekomunikasi Terintegrasi melalui Perusahaan Anak
                                                             Berkedudukan di Jakarta Selatan, Indonesia

                                                                           KANTOR PUSAT
                                                               The Convergence Indonesia, lantai 11
                                                                    Kawasan Rasuna Epicentrum
                                                     Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan 12940 - Indonesia
                                                    Telepon : (62 21) 2924 8900; Faksimili : (62 21) 2157 2015
                                                          E-mail: corporate.secretary@tower -bersama.com
                                                                       www.tower-bersama.com
                                                                         KANTOR REGIONAL
                   18 kantor regional yang terletak di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Palembang, Padang, Lampung, Jakarta, Banten, Bandung,
                                Semarang, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak, Manado, Makassar dan Papua

                                                         PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN
                    OBLIGASI BERKELANJUTAN VI TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE DENGAN TARGET DANA YANG AKAN DIHIMPUN
                     SEBANYAK-BANYAKNYA Rp20.000.000.000.000 (DUA PULUH TRILIUN RUPIAH) (“OBLIGASI BERKELANJUTAN VI”)
                      Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI tersebut, Perseroan telah menerbitkan
                           obligasi sebesar Rp 5.713.100.000.000 (lima triliun tujuh ratus tiga belas miliar seratus juta Rupiah )

               Dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI tersebut, Perseroan akan menerbitkan dan menawarkan :
                                  OBLIGASI BERKELANJUTAN VI TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE TAHAP IV TAHUN 2024
                                DENGAN JUMLAH POKOK SEBESAR Rp Rp2.000.000.000.000,- (dua triliun RUPIAH) (”OBLIGASI”)
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat dan ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen), dalam 2 (dua) seri, yaitu:
                      Jumlah Pokok Obligasi Seri A sebesar Rp 1.243.075.000.000 (satu triliun dua ratus empat puluh tiga miliar tujuh puluh lima juta Rupiah)
Seri A           :    dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,45% (enam koma empat lima persen) per tahun, yang berjangka waktu 370 Hari Kalender sejak
                      Tanggal Emisi; dan
                      Jumlah Pokok Obligasi Seri B sebesar Rp 756.925.000.000 (tujuh ratus lima puluh enam miliar sembilan ratus dua puluh lima juta Rupiah)
Seri B           :    dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun, yang berjangka waktu 3 (tiga) tahun sejak Tanggal
                      Emisi.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, di mana Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 3 Maret 2025, sedangkan Bunga Obligasi terakhir
sekaligus pelunasan Obligasi akan dibayarkan pada tanggal 13 Desember 2025 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 3 Desember 2027 untuk Obligasi Seri B.
Pelunasan masing-masing seri Obligasi akan dilakukan secara penuh ( bullet payment) pada saat jatuh tempo.

               OBLIGASI BERKELANJUTAN VI TAHAP V DAN/ATAU TAHAP SELANJUTNYA (JIKA ADA) AKAN DITETAPKAN KEMUDIAN.
                                                  PENTING UNTUK DIPERHATIKAN
OBLIGASI INI TIDAK DIJAMIN DENGAN JAMINAN KHUSUS, TETAPI DIJAMIN DENGAN SELURUH HARTA KEKAYAAN PERSEROAN BAIK BARANG
BERGERAK MAUPUN BARANG TIDAK BERGERAK, BAIK YANG TELAH ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI MENJADI JAMINAN BAGI
PEMEGANG OBLIGASI INI SESUAI DENGAN KETENTUAN DALAM PASAL 1131 DAN 1132 KITAB UNDANG -UNDANG HUKUM PERDATA. HAK PEMEGANG
OBLIGASI ADALAH PARI PASSU TANPA HAK PREFEREN DENGAN HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN LAINNYA BAIK YANG ADA SEKARANG MAUPUN DI
KEMUDIAN HARI, KECUALI HAK-HAK KREDITUR PERSEROAN YANG DIJAMIN SECARA KHUSUS DENGAN KEKAYAAN PERSEROAN BAIK YANG TELAH
ADA MAUPUN YANG AKAN ADA DI KEMUDIAN HARI. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM INFORMASI
TAMBAHAN.
1 (SATU) TAHUN SETELAH TANGGAL PENJATAHAN, PERSEROAN DAPAT MELAKUKAN PEMBELIAN KEMBALI ( BUYBACK) UNTUK SEBAGIAN ATAU
SELURUH OBLIGASI. PERSEROAN MEMPUNYAI HAK UNTUK MEMBERLAKUKAN BUYBACK OBLIGASI TERSEBUT SEBAGAI PELUNASAN POKOK
OBLIGASI ATAU DISIMPAN UNTUK KEMUDIAN DIJUAL KEMBALI DENGA N HARGA PASAR DENGAN MEMPERHATIKAN KETENTUAN DALAM PERJANJIAN
PERWALIAMANATAN DAN PERATURAN PERUNDANG -UNDANGAN YANG BERLAKU. KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI PEMBELIAN KEMBALI
OBLIGASI DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
RISIKO UTAMA YANG DIHADAPI OLEH PERSEROAN ADALAH RISIKO KETERGANTUNGAN PADA PENDAPATAN SEWA JANGKA PANJANG DARI
PELANGGAN PERSEROAN SEHINGGA TERPENGARUH OLEH KELAYAKAN KREDIT DAN KEKUATAN FINANSIAL PARA PELANGGAN PERSEROAN.
RISIKO LAIN YANG MUNGKIN DIHADAPI OLEH INVESTO R PEMBELI OBLIGASI ADALAH TIDAK LIKUIDNYA OBLIGASI YANG DITAWARKAN DALAM
PENAWARAN UMUM INI YANG ANTARA LAIN DIKARENAKAN TUJUAN PEMBELIAN OBLIGASI SEBAGAI INVESTASI JANGKA PANJANG.
PERSEROAN HANYA MENERBITKAN SERTIFIKAT JUMBO OBLIGASI DAN DIDAFTARKAN ATAS NAMA PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA (“KSEI”)
DAN AKAN DIDISTRIBUSIKAN DALAM BENTUK ELEKTRONIK YANG DIADMINISTRASIKAN DALAM PENITIPAN KOLEKTIF DI KSEI.
DALAM RANGKA PENERBITAN OBLIGASI INI, PERSEROAN TELAH MEMPEROLEH HASIL PEMERINGKATAN DARI PT FITCH RATINGS INDONESIA
(“FITCH”) DENGAN PERINGKAT :
                                                  AA+ (i d n ) (Double A Plus)
                         KETERANGAN LEBIH LANJUT DAPAT DILIHAT PADA BAB I DALAM INFORMASI TAMBAHAN.
                         Pencatatan atas Obligasi yang ditawarkan ini akan dilakukan pada PT Bursa Efek Indonesia (“BEI”).
 Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di bawah ini menjamin dengan kesang gupan penuh ( full
                                               commitment) terhadap P enawaran Umum Obligasi ini.
                                   PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI OBLIGASI




                            PT Tr imegah Sek uritas    PT C IMB Niaga      PT D BS Vickers         PT A ld iracita     PT B RI Danareksa     PT O CBC Sekur itas
PT Indo Premier Sekuritas
                                Indones ia Tbk           Sekuritas       Sekuritas Indon esia   Sekuritas Indon esia       Sekuritas              Indones ia


                                                                       WALI AMANAT
                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk .
                                    Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan di Jakarta pada tanggal 12 November 2024
Page 2
                                                    JADWAL

Tanggal Efektif                                                                :                    27 Juni 2023
Masa Penawaran Umum                                                            :          25 – 27 November 2024
Tanggal Penjatahan                                                             :               29 November 2024
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan                                            :                3 Desember 2024
Tanggal Distribusi Obligasi secara Elektronik                                  :                3 Desember 2024
Tanggal Pencatatan di Bursa Efek Indonesia                                     :                4 Desember 2024

                                                PENAWARAN UMUM

NAMA OBLIGASI
Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap IV Tahun 2024.

MATA UANG OBLIGASI
Mata uang Obligasi ini adalah Rupiah.

JENIS OBLIGASI
Obligasi ini diterbitkan tanpa warkat, kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi yang diterbitkan untuk didaftarkan atas
nama KSEI sebagai bukti utang untuk kepentingan Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening. Obligasi
ini didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemeg ang Rekening di KSEI yang selanjutnya untuk
kepentingan Pemegang Obligasi dan didaftarkan pada tanggal diserahkannya Sertifikat Jumbo Obligasi oleh
Perseroan kepada KSEI. Bukti kepemilikan Obligasi bagi Pemegang Obligasi adalah Konfirmasi Tertulis yang
diterbitkan oleh Pemegang Rekening dan diadministrasikan oleh KSEI berdasarkan Perjanjian Pembukaan
Rekening Efek yang ditandatangani Pemegang Obligasi dengan Pemegang Rekening.

HARGA PENAWARAN
Obligasi ini ditawarkan dengan nilai 100% (seratus persen) dari jumlah Pokok Obligasi.

JUMLAH POKOK OBLIGASI, BUNGA OBLIGASI, DAN JATUH TEMPO OBLIGASI
Seluruh nilai Pokok Obligasi yang akan dikeluarkan berjumlah sebesar Rp 2.000.000.000.000 (dua triliun
Rupiah), yang terbagi dalam 2 (dua) seri, dengan ketentuan:

 Seri A          :    Jumlah Pokok Obligasi Seri A sebesar Rp 1.243.075.000.000 (satu triliun dua ratus
                      empat puluh tiga miliar tujuh puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar
                      6,45% (enam koma empat lima persen) per tahun, yang berjangka waktu 370 Hari
                      kalender sejak Tanggal Emisi; dan
 Seri B          :    Jumlah Pokok Obligasi Seri B sebesar Rp756.925.000.000 (tujuh ratus lima puluh enam
                      miliar sembilan ratus dua puluh lima juta Rupiah) dengan tingkat bunga tetap sebesar
                      6,75% (enam koma tujuh lima persen) per tahun, yang berjangka waktu 3 (tiga) tahun
                      sejak Tanggal Emisi

Jumlah Pokok Obligasi tersebut dapat berkurang sehubungan dengan pelunasan Pokok Obligasi dari masing -
masing seri Obligasi dan/atau pembelian kembali (buyback) sebagai pelunasan Obligasi sebagaimana
dibuktikan dengan Sertifikat Jumbo Obligasi sesuai ketentuan Pasal 5 Perjanjian Perwaliamanatan.

Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga
yang sama dengan jumlah Pokok Obligasi yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang
Obligasi pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi.

Sifat dan besarnya tingkat Bunga Obligasi adalah tingkat bunga tetap. Bunga Obligasi dibayarkan seti ap
triwulan, terhitung sejak Tanggal Emisi sesuai dengan tanggal pembayaran masing -masing Bunga Obligasi.
Dalam hal Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi jatuh pada hari bukan Hari Kerja, maka Bunga Obligasi dibayar

                                                                                                                 1
Page 3
pada Hari Kerja sesudahnya tanpa dikenakan Denda.

Tanggal-tanggal pembayaran Bunga Obligasi dan Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dari masing -masing seri
Obligasi adalah sebagai berikut:

    Bunga ke-                        Seri A                                      Seri B
        1                         3 Maret 2025                                3 Maret 2025
        2                         3 Juni 2025                                 3 Juni 2025
        3                      3 September 2025                            3 September 2025
        4                      13 Desember 2025                             3 Desember 2025
        5                                                                     3 Maret 2026
        6                                                                     3 Juni 2026
        7                                                                  3 September 2026
        8                                                                   3 Desember 2026
        9                                                                     3 Maret 2027
       10                                                                     3 Juni 2027
       11                                                                  3 September 2027
       12                                                                   3 Desember 2027

PERHITUNGAN BUNGA OBLIGASI
Tingkat Bunga Obligasi tersebut merupakan persentase per tahun dari nilai nominal yang dihitung berdasarkan
jumlah hari yang lewat dari Tanggal Emisi dengan perhitungan 1 (satu) tahun adalah 360 Hari Kalender dan 1
(satu) bulan adalah 30 Hari Kalender.

PEMBELIAN KEMBALI OBLIGASI
Perseroan dapat melakukan pembelian kembali untuk sebagian atau seluruh Obligasi sebelum Tanggal
Pelunasan Pokok Obligasi dan pembelian kembali Obligasi ditujukan sebagai pelunasan atau disimpan untuk
kemudian dijual kembali dengan harga pasar dengan ketentuan hal tersebu t baru dapat dilakukan 1 (satu)
tahun setelah Tanggal Penjatahan. Perseroan wajib mengumumkan rencana pembelian kembali Obligasi paling
lambat 2 (dua) Hari Kalender sebelum tanggal penawaran untuk pembelian kembali tersebut dimulai, paling
sedikit melalui situs web Perseroan dalam Bahasa Indonesia dan bahasa asing dengan ketentuan bahasa asing
yang digunakan paling sedikit bahasa Inggris, dan situs web Bursa Efek atau 1 (satu) surat kabar harian
berbahasa Indonesia yang berperedaran nasional.

TATA CARA PEMBAYARAN BUNGA OBLIGASI DAN POKOK OBLIGASI
Pembayaran Bunga Obligasi dan Pokok Obligasi akan dilakukan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran kepada
Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening pada Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi dan Tanggal
Pelunasan Obligasi berdasarkan Perjanjian Agen Pembayaran Obligasi.

SATUAN PEMINDAHBUKUAN OBLIGASI
Satuan pemindahbukuan Obligasi adalah Rp1 (satu Rupiah) atau kelipatannya.

SATUAN PERDAGANGAN
Perdagangan Obligasi dilakukan di Bursa Efek dengan syarat -syarat dan ketentuan sebagaimana ditentukan
dalam peraturan Bursa Efek. Satuan perdagangan Obligasi di Bursa Efek di lakukan dengan nilai sebesar
Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.




                                                                                                         2
Page 4
JAMINAN
Obligasi ini tidak dijamin dengan jaminan khusus, tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan Perseroan
baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian
hari menjadi jaminan bagi Pemegang Obligasi ini sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 1131 dan 1132 Kitab
Undang-Undang Hukum Perdata. Hak Pemegang Obligasi adalah pari passu tanpa hak preferen dengan hak -
hak kreditur Perseroan lainnya baik yang ada sekarang maupun di kemudian hari, kecuali hak -hak kreditur
Perseroan yang dijamin secara khusus dengan kekayaan Perseroan baik yang telah ada maupun yang akan
ada di kemudian hari.

PEMBATASAN DAN KEWAJIBAN PERSEROAN
Sebelum dilunasinya semua Jumlah Terutang atau pengeluaran lain yang menjadi tanggung jawab Perseroan
sehubungan dengan penerbitan Obligasi, Perseroan tanpa persetujuan tertulis dari Wali Amanat tidak
diperkenankan untuk melakukan tindakan-tindakan (dengan memperhatikan adanya pengaturan beberapa
pengecualian tertentu), antara lain: melakukan penggabungan atau peleburan dengan perusahaan lain,
mengurangi modal dasar, modal ditempatkan dan modal disetor, menjaminkan dan atau membebani dengan
cara apapun aset Perseroan dan Perusahaan Anak termasuk hak atas pendapatan Perseroan dan Perusahaan
Anak, baik yang ada sekarang maupun yang akan diperoleh di masa y ang akan datang, memberikan pinjaman
atau jaminan perusahaan kepada pihak ketiga dan/atau Afiliasi, kecuali kepada Perusahaan Anak, melakukan
pengalihan atas Aset Tetap Perseroan dan/atau Perusahaan Anak dalam satu atau rangkaian transaksi dalam
suatu tahun buku berjalan yang jumlahnya melebihi 10% (sepuluh persen) dari total aset Perseroan,
mengadakan pengubahan kegiatan usaha utama Perseroan selain yang telah disebutkan dalam anggaran dasar
Perseroan, mengajukan permohonan pailit atau permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU)
oleh Perseroan terhadap Perseroan dan/atau Perusahaan Anak selama Bunga Obligasi belum dibayar dan
Pokok Obligasi belum dilunasi Perseroan, dan mengeluarkan Obligasi atau efek -efek lannya melalui pasar
modal yang dijamin secara lebih senior (khusus), kecuali jaminan tersebut diberikan juga kepada pemegang
Obligasi ini secara pro-rata dan pari passu.

HAK-HAK PEMEGANG OBLIGASI
i. Menerima pelunasan Pokok Obligasi dan/atau pembayaran Bunga Obligasi dari Perseroan yang
   dibayarkan melalui KSEI selaku Agen Pembayaran pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi dan/atau
   Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan. Jumlah yang wajib dibayarkan oleh Perseroan
   pada Tanggal Pelunasan Pokok Obligasi adalah dengan harga yang sama deng an jumlah Pokok Obligasi
   yang tertulis pada Konfirmasi Tertulis yang dimiliki oleh Pemegang Obligasi pada Tanggal Pelunasan
   Pokok Obligasi.

ii.   Pemegang Obligasi yang berhak atas Bunga Obligasi adalah Pemegang Obligasi yang namanya tercatat
      dalam Daftar Pemegang Rekening pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bunga
      Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan Peraturan KSEI. Dengan demikian jika terjadi
      transaksi Obligasi dalam waktu 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal Pembayaran Bu nga Obligasi,
      pembeli Obligasi yang menerima pengalihan Obligasi tersebut tidak berhak atas Bunga Obligasi pada
      periode Bunga Obligasi yang bersangkutan, kecuali ditentukan lain oleh KSEI sesuai dengan ketentuan
      KSEI yang berlaku.

iii. Apabila Perseroan lalai menyerahkan dana secukupnya untuk pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan
     Pokok Obligasi setelah lewat Tanggal Pembayaran Bunga Obligasi atau Tanggal Pelunasan Obligasi, maka
     Perseroan harus membayar Denda. Denda tersebut dihitung secara harian berdasarkan jumlah hari yang
     terlewat yaitu 1 (satu) tahun adalah 360 Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 Hari Kalender. Denda
     yang dibayar oleh Perseroan yang merupakan hak Pemegang Obligasi oleh Agen Pembayaran akan
     diberikankepada Pemegang Obligasi secara proporsional berdasarkan besarnya Obligasi yang dimilikinya.

iv. Pemegang Obligasi baik sendiri maupun secara bersama-sama yang mewakili paling sedikit lebih dari 20%
    (dua puluh perseratus) dari jumlah Obligasi yang belum dilunasi tidak termasuk Obligasi yang dimiliki oleh
    Perseroan dan/atau Afiliasinya, mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat untuk

                                                                                                            3
Page 5
     diselenggarakan RUPO dengan melampirkan asli KTUR. Permintaan tertulis dimaksud harus memuat acara
     yang diminta, dengan ketentuan sejak diterbitkannya KTUR tersebut, Obligasi yang dimiliki oleh Pemegang
     Obligasi yang mengajukan permintaan tertulis kepada Wali Amanat akan dibekukan oleh KSEI sejumlah
     Obligasi yang tercantum dalam KTUR tersebut. Pencabutan pembekuan oleh KSEI tersebut hanya dapat
     dilakukan setelah mendapat persetujuan secara tertulis dari Wali Amanat. Permintaan tersebut wajib
     disampaikan secara tertulis kepada Wali Amanat dan paling lambat 30 Hari Kalender setelah tanggal
     diterimanya surat permintaan tersebut Wali Amanat wajib melakukan pangg ilan untuk RUPO.

v.   Setiap Obligasi sebesar Rp1 (satu Rupiah) berhak mengeluarkan 1 (satu) suara dalam RUPO, dengan
     demikian setiap Pemegang Obligasi dalam RUPO mempunyai hak untuk mengeluarkan suara sejumlah
     Obligasi yang dimilikinya.

Penjelasan lebih lanjut mengenai Obligasi dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.

HASIL PEMERINGKATAN

Sesuai POJK No. 36/2014 dan POJK No. 49/2020, dalam rangka penerbitan Obligasi ini, Perseroan telah
memperoleh hasil pemeringkatan dari Fitch sesuai dengan Surat No. 109 /DIR/RATLTR/VI/2023 tanggal 26 Juni
2023, yang telah ditegaskan kembali berdasarkan Surat No. 206/DIR/RATLTR/XI/2024 tanggal 11 November
2024 perihal Peringkat PT Tower Bersama Infrastructure Tbk, dengan peringkat:

                                                AA+(idn)
                                             (Double A Plus)

Perseroan dengan tegas menyatakan tidak memiliki hubungan Afiliasi dengan Fitch sebagaimana didefinisikan
dalam UUP2SK.

Perseroan akan melakukan pemeringkatan setiap 1 (satu) tahun sekali selama kewajiban atas Obligasi tersebut
belum lunas, sebagaimana diatur dalam POJ K No. 49/2020.

KETERANGAN TENTANG WALI AMANAT

Dalam rangka Penawaran Umum Obligasi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“BTN”) bertindak sebagai
Wali Amanat atau badan yang diberi kepercayaan untuk mewakili kepentingan para Pemegang Obligasi
sebagaimana ditetapkan dalam UUP2SK. BTN sebagai Wali Amanat telah terdaftar di OJK dengan
No.10/STTD-WA/PM/1996 tanggal 14 Agustus 1996. Sehubungan dengan penerbitan Obligasi ini telah dibuat
Perjanjian Perwaliamanatan antara Perseroan dengan BTN.

BTN sebagai Wali Amanat telah melakukan penelaahan (due diligence) terhadap Perseroan, dengan Surat
Pernyataan No. 673/FICD/FS/XI/2024 tanggal 11 November 2024 sebagaimana diatur dalam POJK No.
20/2020.

BTN sebagai Wali Amanat dengan Surat Pernyataan No. 674/FICD/FS/XI/2024 tanggal 11 November 2024
menyatakan bahwa sejak penandatanganan Perjanjian Perwaliamanatan sampai dengan berakhirnya tugas
Wali Amanat, sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 19/POJK.04/2020 tanggal 22 April 2020 tentang
Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Sebagai Wali Amanat :
Tidak mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan;
• Tidak memiliki hubungan kredit dengan Perseroan dalam jumlah lebih dari 25% dari obligasi yang
    diwaliamanati;
• Tidak menerima dan meminta pelunasan terlebih dahulu atas kewajiban Perseroan kepada Wali Amanat
    selaku kreditur dalam hal Perseroan mengalami kesulitan keuangan berdasarkan pertimbangan Wali
    Amanat, sehingga tidak mampu memenuhi kewajibannya kepada Pemegang Obligasi;


                                                                                                          4
Page 6
•     Tidak merangkap sebagai penanggung dan/atau pemberi agunan dalam penerbitan Obligasi .

Alamat Wali Amanat adalah sebagai berikut:

                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
                                           Menara 2 BTN, Lantai 8
                        Jl. H.R Rasuna Said No. 1, Jakarta Selatan 12980, Indonesia
                                          Telepon : (021) 38825147
                                           Website : www.btn.co.id
                      Untuk Perhatian : Wali Amanat - Financial Services Department
                           Financial Institution & Capital Market Division (FICD)

Penjelasan lebih lanjut mengenai Wali Amanat dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.

PEMENUHAN KRITERIA PENAWARAN UMUM BERKELANJUTAN

Penawaran Umum Obligasi dapat dilaksanakan oleh Perseroan dengan memenuhi ketentuan dalam POJK No.
36/2014, sebagai berikut:

i.    Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI akan dilaksanakan dalam periode 2 (dua) tahun
      dengan ketentuan pemberitahuan pelaksanaan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan VI
      terakhir disampaikan kepada OJK paling lambat pada ulang tahun kedua sejak Pernyataan Pendaftaran
      menjadi Efektif. Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi
      Berkelanjutan VI telah menjadi efektif pada tanggal 27 Juni 2023 berdasarkan Surat OJK No. S -
      156/D.04/2023 perihal Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran.

ii.   Telah menjadi emiten atau perusahaan publik paling sedikit 2 (dua) tahun sebelum penyampaian
      Pernyataan Pendaftaran kepada OJK, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan menjadi
      perusahaan publik sejak tanggal 15 Oktober 2010 berdasarkan Surat Bapepam -LK No. S-9402/BL/2010
      perihal Pemberitahuan Efektifnya Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Perdana
      Saham.

iii. Tidak pernah mengalami kondisi gagal bayar selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum penyampaian
     pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum berkelanjutan, di mana hal ini telah dipenuhi oleh
     Perseroan dengan Surat Pernyataan dari Perseroan tanggal 12 April 2023 dan Laporan Akuntan
     Independen atas Penerapan Prosedur yang Disepakati Sehubungan Dengan Pembayaran Liabilitas kepada
     Kreditur Dalam Rangka Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkel anjutan VI Tower Bersama
     Infrastructure Tahap I Tahun 2023 No. 081/7.T053/STM.1/12.22/AUP tanggal 12 April 2023, keduanya
     menyatakan Perseroan tidak pernah mengalami Gagal Bayar (i) selama 2 (dua) tahun terakhir sebelum
     penyampaian Pernyataan Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan; dan (ii) sejak 2
     (dua) tahun terakhir sebelum melunasi Efek yang bersifat utang sampai dengan tanggal Pernyataan
     Pendaftaran dalam rangka Penawaran Umum Berkelanjutan. Gagal Bayar berarti kondisi di mana
     Perseroan tidak mampu memenuhi kewajiban keuangan kepada kreditur pada saat jatuh tempo yang
     nilainya lebih besar dari 0,5% (nol koma lima persen) dari modal disetor. Perseroan selanjutnya telah
     memperbarui Surat Pernyataan Tidak Pernah Gagal Bayar pada tanggal 12 November 2024 yang
     menyatakan bahwa Perseroan tidak sedang mengalami Gagal Bayar sampai dengan penyampaian
     Informasi Tambahan dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini.

iv. Memiliki peringkat yang termasuk dalam kategori 4 (empat) peringkat teratas yang merupa kan urutan 4
    (empat) peringkat terbaik dan masuk dalam kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang
    dimiliki oleh perusahaan pemeringkat efek, di mana hal ini telah dipenuhi oleh Perseroan dengan hasil
    pemeringkatan AA+(idn) (Double A Plus) dari Fitch.


                                                                                                        5
Page 7
Penawaran Umum Obligasi dan tahap-tahap selanjutnya (jika ada) akan mengikuti ketentuan sebagaimana
dimaksud dalam POJK No. 36/2014.

                   RENCANA PENGGUNAAN DANA HASIL PENAWARAN UMUM OBLIGASI

Seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi, setelah dikurangi biaya -biaya Emisi, akan
digunakan oleh Perseroan :

(i) sebesar Rp1.513,1 miliar untuk mendanai seluruh kewajiban Perseroan dalam rencana pelunasan seluruh
    pokok Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2023 yang akan jatuh tempo
    pada tanggal 15 Desember 2024.

(ii) sebesar Rp230,0 miliar untuk melakukan pembayaran atas sebagian pokok utang kepada PT Bank Negara
     Indonesia (Persero) Tbk (“BNI”) yang timbul berdasarkan Perjanjian Fasilitas tanggal 15 Mei 2023
     sebagaimana diubah terakhir dengan Perjanjian Perubahan tertanggal 5 Juni 2024 yang akan jatuh tempo
     pada tanggal 5 Desember 2024; dan

(iii) sisanya untuk melakukan pembayaran atas sebagian pokok utang kepada PT Bank UOB Indonesia (“ PT
      UOB” yang timbul berdasarkan Perjanjian Fasilitas tanggal 29 Mei 2023, sebagaimana diubah terakhir
      dengan Perubahan Perjanjian Fasilitas No. 584/05/2024 tanggal 30 April 2024 yang akan jatuh tempo pada
      tanggal 5 Desember 2024.

Penjelasan lebih lanjut mengenai rencana penggunaan dana dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.

                                          PERNYATAAN UTANG

Pada tanggal 30 September 2024, Grup Tower Bersama mempunyai liabilitas yang seluruhnya berjumlah
Rp34.003,0 miliar, yang terdiri dari liabilitas jangka pendek sebesar Rp21.612,2 miliar dan liabilitas jangka
panjang sebesar Rp12.390,8 miliar

Utang yang akan jatuh tempo dalam 3 (tiga) bulan sejak diterbitkannya Informasi Tamba han Ringkas ini adalah
US$350 juta dan Rp8.575,6 miliar, yang terdiri dari Surat Utang 2025 sebesar US$350 juta, Obligasi
Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap II Tahun 2023 (“Obligasi Berkelanjutan VI Tahap II ”)
sebesar Rp1.513,1 miliar, Obligasi Berkelanjutan VI Tower Bersama Infrastructure Tahap III Tahun 2023
(“Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III ”) sebesar Rp2.700,0 miliar, fasilitas pinjaman revolving BNI sebesar
Rp1.758,2 miliar, fasilitas pinjaman revolving PT Bank Maybank Indonesia (“Maybank”) sebesar Rp500,0
miliar, fasilitas pinjaman revolving Bank of China (Hong Kong) Limited (“BoC”) sebesar Rp500,0 miliar, fasilitas
pinjaman revolving PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (“Bank Mandiri”) sebesar Rp1.000,0 miliar, fasilitas
pinjaman revolving PT Bank Mizuho Indonesia (“Bank Mizuho”) sebesar Rp500,0 miliar, fasilitas pinjaman
revolving PT Bank CIMB Niaga Tbk (“CIMB Niaga”) sebesar Rp98,0 miliar, dan fasilitas pinjaman berjangka
PT Bank QNB Indonesia Tbk (“Bank QNB”) sebesar Rp6,3 miliar. Kewajiban ini akan dibayar dengan arus kas
dari aktivitas operasi Grup Tower Bersama dan aktivitas pendanaan Grup Tower Bersama, termasuk Obligasi
ini.

Penjelasan lebih lengkap mengenai pernyataan utang dapat dilihat dalam Informasi Tambahan.




                                                                                                              6
Page 8
                                  IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING

Calon investor harus membaca ikhtisar data keuangan penting yang disajikan di bawah ini bersamaan dengan
(i) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2024 serta untuk
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal-tanggal 30 September 2024 dan 2023; dan (ii) laporan
keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, serta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022, yang telah disusun berdasarkan S tandar
Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang seluruhnya tidak tercantum dalam Informasi Tambahan Ringkas ini.

Informasi keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember
2023 dan 2022 serta untuk periode 9 (sembilan ) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan
2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang disajikan dalam
tabel di bawah ini diambil dari :

(i) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pad a tanggal 30 September 2024 serta untuk
    periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal tersebut yang tidak diaudit dan tidak direviu;

(ii) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 serta untuk
     periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah direviu oleh Kantor Akuntan
     Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan berdasarkan SPR 2410, sebagaimana tercantum dalam
     laporan auditor independen No. 185/7.TO53/WSB.1/09.23 tanggal 28 November 2023 yang ditandatangani
     oleh E. Wisnu Susilo Broto, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No. 0117);

(iii) laporan keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2023 serta untuk tahun
    yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto
    Fahmi Bambang & Rekan berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum
    dalam laporan auditor independen No. 00212/2.1068/AU.1/06/0117 -2/1/III/2024 tanggal 28 Maret 2024
    yang ditandatangani oleh E. Wisnu Susilo Broto, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No.
    0117) dengan opini tanpa modifikasian; dan

(iv) laporan laporan keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2022 serta untuk
    tahun yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata
    Sutanto Fahmi Bambang & Rekan berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana
    tercantum dalam laporan auditor independen No. 00532/2.1068/AU. 1/06/0007-3/1/VI/2023 tanggal 7 Juni
    2023 yang ditandatangani oleh Sutomo, S.E, Ak., MM, CPA, CA, SAS (Registrasi Akuntan Publik No. 0007)
    dengan opini tanpa modifikasian.




                                                                                                          7
Page 9
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN

                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)
                                                                               30 September              31 Desember
                                                                                  2024 (1)        2023                 2022
ASET
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                                                    585.450       800.857             966.386
Piutang usaha - pihak ketiga                                                          833.278      1.685.757            270.041
Piutang lain-lain                                                                     150.771        47.979               38.993
Pendapatan yang masih harus diterima                                                  871.034       895.936             721.057
Persediaan dan perlengkapan                                                           642.085       539.236             621.652
Uang muka dan beban dibayar di muka                                                    62.467       101.656             108.365
Klaim pajak penghasilan                                                                       -     218.826                       -
Pajak dibayar dimuka                                                               1.306.678        961.822             839.310
Aset keuangan diukur pada nilai wajar melalui laporan laba rugi                               -          5.528                    -
Jumlah Aset Lancar                                                                 4.451.763       5.257.597           3.565.804
Aset Tidak Lancar
Aset tetap - setelah dikurangi akumulasi penyusutan                               36.305.967      35.923.231         34.427.639
Properti investasi - nilai wajar                                                      431.974       469.571             465.478
Aset hak guna - setelah dikurangi akumulasi penyusutan                             3.787.464       4.065.721           3.667.843
Investasi pada entitas asosiasi                                                         8.556                -                    -
Uang jaminan                                                                            1.045            1.009                1.023
Aset keuangan derivatif                                                               727.749       759.501             563.351
Aset pajak tangguhan - bersih                                                           3.981            7.294                    -
Goodwill                                                                              396.621       390.368             390.368
Aset tidak lancar lainnya                                                              98.009        92.174               58.462
Jumlah Aset Tidak Lancar                                                          41.761.366      41.708.869         39.574.164
JUMLAH ASET                                                                       46.213.129      46.966.466         43.139.968
LIABILITAS DAN EKUITAS
Liabilitas Jangka Pendek
Utang usaha                                                                            64.072       182.971             255.607
Utang lain-lain
  Pihak ketiga                                                                         19.478        13.716               23.442
  Pihak berelasi                                                                        7.582                -                    -
Utang pajak                                                                           281.157       280.778             123.066
Pendapatan yang diterima di muka                                                   1.874.619       2.430.631           1.103.585
Beban masih harus dibayar                                                          1.470.483       1.475.123            974.904
Liabilitas sewa - bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                      130.090       228.508             126.567
Surat utang - bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                      10.694.363       5.960.331           5.914.573
Pinjaman bank - bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun
  Pihak ketiga                                                                     7.070.324       4.685.568            206.438
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek                                                   21.612.168      15.257.626           8.728.182
Liabilitas Jangka Panjang
Liabilitas pajak tangguhan - bersih                                                    87.166        85.577                       -
Liabilitas sewa - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun          385.742       645.050             533.136
Surat utang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun          11.075.784      17.868.137         18.678.155
Pinjaman bank - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun



                                                                                                                                 8
Page 10
                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
                                                                            30 September               31 Desember
                                                                               2024 (1)         2023                 2022
  Pihak ketiga                                                                     710.012        627.160            4.160.396
Provisi jangka panjang                                                             104.105         99.208              107.400
Cadangan imbalan pasca-kerja                                                        27.997         22.681               12.316
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang                                               12.390.806      19.347.813         23.491.403
JUMLAH LIABILITAS                                                              34.002.974      34.605.439         32.219.585
EKUITAS
Modal ditempatkan dan disetor penuh                                                453.140        453.140              453.140
Saham treasuri                                                                   (318.093)        (41.015)           (766.238)
Tambahan modal disetor – Bersih                                                 1.608.572        1.608.572           1.594.466
Penghasilan komprehensif lain                                                   4.117.688        4.648.810           4.465.195
Saldo laba
  Cadangan wajib                                                                    64.000         63.600               63.100
  Belum ditentukan penggunaannya                                                5.645.750        4.980.987           4.519.772
Jumlah ekuitas yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk                 11.571.057      11.714.094         10.329.435
Kepentingan non-pengendali                                                         639.098        646.933              590.948
JUMLAH EKUITAS                                                                 12.210.155      12.361.027         10.920.383
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS                                                  46.213.129      46.966.466         43.139.968
Catatan :
(1) tidak diaudit dan tidak direviu.

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN
                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
                                                        Periode 9 (sembilan) bulan yang
                                                             berakhir pada tanggal             Tahun yang berakhir pada
                                                                 30 September                    tanggal 31 Desember
                                                           2024 (1)            2023 (2)         2023                 2022
PENDAPATAN                                                   5.126.850          4.952.837       6.640.645            6.524.369
Beban pokok pendapatan                                     (1.447.533)         (1.370.303)     (1.902.397)        (1.783.325)
LABA KOTOR                                                   3.679.317          3.582.534       4.738.248            4.741.044
Beban usaha                                                  (437.969)          (377.112)        (504.176)           (458.573)
LABA DARI OPERASI                                            3.241.348          3.205.422       4.234.072            4.282.471
PENDAPATAN (BEBAN) LAIN-LAIN
Pendapatan bunga                                                  23.441            13.267         20.289              13.785
Bagian rugi dari asosiasi - Bersih                                (1.870)                  -              -                  -
Pemulihan (beban) kerugian kredit ekspektasian - aset
  keuangan                                                         6.495          (26.600)        (26.511)            (24.997)
(Rugi) laba selisih kurs - Bersih                                 (1.044)          (6.625)        (21.343)               1.779
Beban keuangan - Lainnya                                     (134.090)          (185.448)        (129.245)           (129.780)
Beban keuangan - Pinjaman dan surat utang                  (1.387.178)         (1.254.281)     (1.696.345)        (1.699.072)
Kenaikan nilai wajar atas properti investasi                            -                  -        2.247              15.656
Penurunan nlilai wajar atas menara telekomunikasi                       -                  -       (5.455)                   -
Lainnya - Bersih                                                 (90.925)         (50.484)         (7.471)            (54.643)
Beban lain-lain - Bersih                                   (1.585.171)         (1.510.171)     (1.863.834)        (1.877.272)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK FINAL DAN PAJAK
  PENGHASILAN                                                1.656.177          1.695.251       2.370.238            2.405.199
Beban pajak final                                            (386.888)          (440.736)        (565.719)           (493.433)




                                                                                                                            9
Page 11
                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
                                                       Periode 9 (sembilan) bulan yang
                                                            berakhir pada tanggal              Tahun yang berakhir pada
                                                                30 September                     tanggal 31 Desember
                                                           2024 (1)          2023 (2)           2023                 2022
LABA SEBELUM PAJAK PENGHASILAN                              1.269.289           1.254.515       1.804.519            1.911.766
BEBAN PAJAK PENGHASILAN
Kini                                                          (55.704)           (89.588)        (100.029)           (222.325)
Tangguhan                                                      (4.902)                     -      (82.796)                      -
Beban pajak penghasilan - Bersih                              (60.606)           (89.588)        (182.825)           (222.325)
LABA BERSIH PERIODE/TAHUN BERJALAN                          1.208.683           1.164.927       1.621.694            1.689.441
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
Pos-pos yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
Defisit revaluasi                                            (616.596)      (1.108.542)          (212.844)        (1.407.805)
Keuntungan (kerugian) aktuaria                                         -                125        (1.643)                  (722)
Pos-pos yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Selisih translasi mata uang asing                                  (687)               (992)       (1.683)             72.043
Perubahan lindung nilai arus kas                              269.043            363.415          659.478            (904.151)
JUMLAH PENGHASILAN (RUGI) KOMPREHENSIF
  PERIODE/TAHUN BERJALAN                                      860.443            418.933        2.065.002            (551.194)
Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada :
  Pemilik entitas induk                                     1.167.384           1.118.390       1.560.307            1.637.579
  Kepentingan non-pengendali                                    41.299            46.537           61.387              51.862
Jumlah                                                      1.208.683           1.164.927       1.621.694            1.689.441
Jumlah laba komprehensif yang dapat diatribusikan
  kepada :
  Pemilik entitas induk                                       817.664            379.171        2.011.244            (625.646)
  Kepentingan non-pengendali                                    42.779            39.762           53.758              74.452
Jumlah                                                        860.443            418.933        2.065.002            (551.194)
Laba bersih per saham dasar yang dapat diatribusikan
  kepada pemegang saham biasa Entitas induk
  (nilai penuh)                                                  51,63             49,54            69,11               73,44
Catatan :
(1) tidak diaudit dan tidak direviu.
(2) reviu.


DATA KEUANGAN LAINNYA
                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)
                                                                 30 September                          31 Desember
                                                            2024                2023            2023                 2022
EBITDA (1)                                                  4.403.339           4.286.204        5.727.650           5.661.915
Belanja Modal                                               2.086.707           2.016.684        2.740.238           3.903.082
Pinjaman Bersih (2)                                        28.171.428        28.120.756        28.584.716         28.258.429
Catatan :
(1) EBITDA = Laba dari operasi + Amortisasi perizinan + Penyusutan menara dan menara bergerak + Penyusutan aset hak guna +
     Penyusutan aset tetap.
(2) Pinjaman bersih = Pinjaman - Kas dan setara kas.




                                                                                                                             10
Page 12
RASIO-RASIO PENTING

                                                                30 September                           31 Desember
                                                           2024                2023             2023                 2022
RASIO PERTUMBUHAN (%)
Pendapatan                                                    3,5% (1)            0,6% (1)             1,8%                 5,6%
Laba kotor                                                    2,7% (1)            2,1% (1)         (0,1%)                   0,7%
Laba dari operasi                                             1,1% (1)            1,2% (1)         (1,1%)               (0,5%)
Laba bersih periode/tahun berjalan                            3,8% (1)          (7,4%) (1)         (4,0%)                   5,5%
Jumlah penghasilan komprehensif periode/tahun berjalan      105,4% (1)         (58,8%) (1)       (474,6%)             (140,5%)
EBITDA                                                        2,7% (1)                0,1 (1)          1,2%                 4,3%
Jumlah aset                                                  (1,6)% (2)           1,4% (3)             8,9%                 3,0%
Jumlah liabilitas                                            (1,7)% (2)           0,8% (3)             7,4%                 0,4%
Jumlah ekuitas                                               (1,2)% (2)           3,3% (3)         13,2%                11,6%
RASIO USAHA (%)
Laba kotor / Pendapatan                                        71,8%               72,3%           71,4%                72,7%
Laba dari operasi / Pendapatan                                 63,2%               64,7%           63,8%                65,6%
Laba bersih periode/tahun berjalan / Pendapatan                23,6%               23,5%           24,4%                25,9%
Jumlah penghasilan komprehensif periode/tahun
  berjalan / Pendapatan                                        16,8%                  8,5%         31,1%                (8,4%)
EBITDA / Pendapatan                                            85,9%               86,5%           86,3%                86,8%
Laba bersih periode/tahun berjalan / Jumlah ekuitas           9,9% (4)          10,3% (4)          13,1%                15,5%
Laba bersih periode/tahun berjalan / Jumlah aset              2,6% (4)            2,7% (4)             3,5%                 3,9%
RASIO KEUANGAN (x)
Aset lancar / Liabilitas jangka pendek                            0,2x                 0,3x            0,3x                 0,4x
Jumlah liabilitas / Jumlah ekuitas                                2,8x                 2,9x            2,8x                 3,0x
Jumlah liabilitas / Jumlah aset                                   0,7x                 0,7x            0,7x                 0,7x
Interest coverage ratio (5)                                    3,1x (7)            3,5x (7)            3,4x                 3,3x
Debt coverage service ratio (6)                                0,3x (7)            0,6x (7)            0,5x                 0,7x
Catatan :
(1) Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
(2) Dibandingkan dengan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2023.
(3) Dibandingkan dengan posisi keuangan pada tanggal 31 Desember 2022.
(4) Dihitung dengan menggunakan laba bersih periode berjalan.
(5) Dihitung dengan membandingkan EBITDA dengan beban keuangan - bunga.
(6) Dihitung dengan membandingkan EBITDA dengan jumlah dari beban keuangan - bunga, surat utang bagian jangka pendek, dan
     pinjaman jangka panjang - bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun.
(7) Dihitung dengan EBITDA dan beban keuangan - bunga kuartal terakhir disetahunkan.




                                                                                                                             11
Page 13
RASIO-RASIO DALAM PERJANJIAN PINJAMAN

                                                                       Persyaratan
                                                                        Keuangan        30 September 2024
Perseroan
Surat Utang dan fasilitas pinjaman revolving Maybank
  Rasio utang terhadap Arus Kas Teranualisasi                        maksimum 6,25x                   4,9x


GHON
Fasilitas pinjaman revolving PT UOB
  Debt to EBITDA yang disesuaikan dan dianualisasi                   maksimum 3,75x                   2,2x
  Rasio top tier revenue                                               minimum 50%                    86%
Fasilitas pinjaman revolving Bank Hana
  Debt Service Coverage Ratio                                          minimum 2x                     2,1x
  Debt to Equity Ratio                                                 maksimum 2x                    0,5x
  Rasio Debt to EBITDA                                                maksimum 3,5x                   2,2x
  Rasio top tier revenue                                               minimum 30%                    86%
Fasilitas pinjaman revolving Bank QNB
  Debt Service Coverage Ratio                                          minimum 2x                     2,1x
  Debt to Equity Ratio                                                 maksimum 2x                    0,5x


Pada tanggal 30 September 2024, Perseroan dan/atau Perusahaan Anak telah memenuhi seluruh rasio
keuangan yang dipersyaratkan.

Perseroan telah mempublikasikan (i) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada
tanggal 30 September 2024 serta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal tersebut; dan
(ii) laporan keuangan konsolidasian Grup Tower Bers ama pada tanggal 31 Desember 2023 serta untuk tahun
yang berakhir pada tanggal tersebut di dalam situs web Perseroan www.tower-bersama.com.




                                                                                                       12
Page 14
                             ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN

Analisis dan pembahasan yang disajikan dalam bab ini harus dibaca bersama-sama dengan “Ikhtisar Data
Keuangan Penting” dan laporan keuangan konsolidasian Perseroan dan Perusahaan Anak beserta catatan atas
laporan keuangan konsolidasian yang telah disusun berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia
dan tidak tercantum dalam Informasi Tambahan Ringkas ini. Analisis dan pembahasan yang disajikan dalam
bab ini merupakan tambahan informasi dari analisis dan pembahasan yang terdapat pada Prospektus Obligasi
Berkelanjutan VI Tahap I, Informasi Tambahan Obligasi B erkelanjutan VI Tahap II, dan Obligasi Berkelanjutan
VI Tahap III.

Informasi keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2024 dan 31 Desember
2023 dan 2022 serta untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 202 4 dan
2023 dan untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2023 dan 2022 yang disajikan dalam
tabel di bawah ini diambil dari :

(i) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2024 serta untuk
    periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal tersebut yang tidak diaudit dan tidak direviu;

(ii) laporan keuangan konsolidasian interim Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2023 serta untuk
     periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah direviu oleh Kantor Akuntan
     Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan berdasarkan SPR 2410, sebagaimana tercantum dalam
     laporan auditor independen No. 185/7.TO53/WSB.1/09.23 tanggal 28 November 2023 yang ditandatangani
     oleh E. Wisnu Susilo Broto, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No. 0117);

(iii) laporan keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2023 serta untuk tahun
      yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto
      Fahmi Bambang & Rekan berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana tercantum
      dalam laporan auditor independen No. 00212/2.1068/AU.1/06/0117 -2/1/III/2024 tanggal 28 Maret 2024
      yang ditandatangani oleh E. Wisnu Susilo Broto, S.E., Ak., M.Ak., CPA, CA (Registrasi Akuntan Publik No.
      0117) dengan opini tanpa modifikasian; dan

(iv) laporan laporan keuangan konsolidasian Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2022 serta untuk
     tahun yang berakhir pada tanggal tersebut yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Tanubrata
     Sutanto Fahmi Bambang & Rekan berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh IAPI, sebagaimana
     tercantum dalam laporan auditor independen No. 00532/2.1068/AU.1/06/ 0007-3/1/VI/2023 tanggal 7 Juni
     2023 yang ditandatangani oleh Sutomo, S.E, Ak., MM, CPA, CA, SAS (Registrasi Akuntan Publik No. 0007)
     dengan opini tanpa modifikasian.

Pembahasan dalam bab ini dapat mengandung pernyataan yang menggambarkan keadaan di masa mendatang
(forward looking statement) dan merefleksikan pandangan Perseroan saat ini berkenaan dengan peristiwa dan
kinerja keuangan di masa mendatang yang hasil aktualnya dapat berbeda secara material sebagai akibat dari
faktor-faktor yang telah diuraikan pada Bab Faktor Risiko yang terdapat pada Prospektus Obligasi
Berkelanjutan VI Tahap I.

Sebagai akibat dari pembulatan, penyajian jumlah beberapa informasi keuangan berikut ini dapat sedikit
berbeda dengan penjumlahan yang dilakukan secara aritmatika.




                                                                                                           13
Page 15
HASIL KEGIATAN OPERASIONAL

Periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan periode
9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2023

Pendapatan. Pendapatan naik sebesar 3,5% menjadi Rp5.126,9 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp4.952,8 miliar untuk periode yang sama pada
tahun 2023, terutama disebabkan oleh peningkatan penyewa organik. Jumlah sites telekomunikasi Grup Tower
Bersama meningkat menjadi 23.681 per 30 September 2024 dari 22.292 per 30 September 2023, dan jumlah
penyewaan meningkat menjadi 42.546 per 30 September 2024 dari 41.572 per 30 September 2023. Rasio
kolokasi turun menjadi 1,80x per 30 September 2024 dari 1,87x per 30 September 2023.

Beban pokok pendapatan. Beban pokok pendapatan naik sebesar 5,6% menjadi Rp1.447,5 miliar untuk periode
9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp1.370,3 miliar untuk
periode yang sama pada tahun 2023, terutama dikarenakan kenaikan beban penyusutan.

    Penyusutan. Beban penyusutan naik sebesar 7,3% menjadi Rp1.067,5 miliar untuk periode 9 (sembilan)
    bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp994,9 miliar untuk periode yang
    sama pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh kenaikan jumlah sites menara telekomunikasi dan
    penyewaan.

    Perbaikan dan pemeliharaan. Beban perbaikan dan pemeliharaan naik sebesar 6,1% menjadi Rp221,9
    miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya
    Rp209,2 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh pertumbuhan jumlah
    penyewaan.

    Amortisasi perizinan. Amortisasi perizinan turun sebesar 20,6% menjadi Rp41,8 miliar untuk periode 9
    (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp52,6 mil iar untuk
    periode yang sama pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh penambahan jumlah sites menara
    telekomunikasi untuk periode 9 (sembilan) bulan pertama tahun 2024 yang lebih rendah dibandingkan
    periode yang sama pada tahun 2023.

    Keamanan. Beban keamanan turun sebesar 0,6% menjadi Rp40,8 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan
    yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp41,1 miliar untuk periode yang sama
    pada tahun 2023.

    Asuransi. Beban asuransi naik sebesar 5,4% menjadi Rp29,3 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
    berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp27,8 miliar untuk periode yang sama pada
    tahun 2023, terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah penyewaan yang harus diasuransikan oleh
    Grup Tower Bersama.

    Listrik. Beban listrik turun sebesar 3,6% menjadi Rp21,8 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
    berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp22,6 miliar untuk periode yang sama pada
    tahun 2023.

    Lainnya. Beban lainnya naik sebesar 10,7% menjadi Rp24,4 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
    berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp22,1 miliar untuk periode yang sama pada
    tahun 2023.

Laba kotor. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, la ba kotor Grup Tower Bersama naik sebesar
2,7% menjadi Rp3.679,3 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
2024 dari sebelumnya Rp3.582,5 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023.



                                                                                                           14
Page 16
Beban usaha. Beban usaha naik sebesar 16,1% menjadi Rp438,0 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp377,1 miliar untuk periode yang sama pada
tahun 2023, terutama dikarenakan oleh kenaikan beban gaji dan tunjangan dan penyusutan. Beban gaji dan
tunjangan meningkat sebesar 14,1% menjadi Rp265,0 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp232,2 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023,
terutama disebabkan oleh kenaikan gaji pokok tahunan. Beban penyusutan meningkat sebesar 58,7% menjadi
Rp52,7 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari
sebelumnya Rp33,2 miliar untuk periode yang sama pada tahun 202 3, terutama disebabkan oleh peningkatan
penyusutan serat optik.

Laba dari operasi. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba dari operasi Grup Tower Bersama
naik sebesar 1,1% menjadi Rp3.241,3 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir p ada tanggal 30
September 2024 dari sebelumnya Rp3.205,4 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023.

Beban lain-lain – Bersih. Beban lain-lain – Bersih Grup Tower Bersama naik sebesar 5,0% menjadi Rp1.585,2
miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya
Rp1.510,2 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023.

    Pendapatan bunga. Pendapatan bunga naik sebesar 76,7% menjadi Rp23,4 miliar untuk periode 9
    (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp13,3 miliar untuk
    periode yang sama pada tahun 2023, terutama sebagai akibat saldo kas dan bank rata -rata yang lebih
    tinggi selama periode 9 (sembilan) bulan pertama tahun 2024.

    Bagian rugi dari asosiasi - Bersih. Grup Tower Bersama mencatatkan bagian rugi dari asosiasi - bersih
    sebesar Rp1,9 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 ,
    yang berasal dari kinerja CSA, Perusahaan Asosiasi, yang mengalami kerugian.

    Pemulihan (beban) kerugian kredit ekspektasian - aset keuangan. Grup Tower Bersama mencatatkan
    pemulihan kerugian kredit ekspektasian - aset keuangan sebesar Rp6,5 miliar untuk periode 9 (sembilan)
    bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya b eban kerugian kredit ekspektasian
    - aset keuangan sebesar Rp26,6 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023, terutama disebabkan
    oleh pencadangan penuh atas putusan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) dari PT Net Satu
    Indonesia pada 30 September 2023.

    Rugi selisih kurs - Bersih. Rugi selisih kurs - Bersih turun sebesar 84,2% menjadi Rp1,0 miliar untuk
    periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya sebesar Rp6,6
    miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023. Hal tersebut terutama dikarenakan dampak dari nilai
    tukar Rupiah menjadi Rp15.138 per 1 Dolar AS pada tanggal 30 September 2024 dibandingkan Rp15.526
    per 1 Dolar AS pada tanggal 30 September 2023 terutama terhadap transaksi bank harian dalam Dolar AS
    selama periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024.

    Beban keuangan - Lainnya. Beban keuangan - Lainnya turun sebesar 27,7% menjadi Rp134,1 miliar untuk
    periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp185,4 miliar
    untuk periode yang sama pada tahun 202 3, terutama disebabkan oleh pembebanan langsung biaya
    pinjaman Perseroan.

    Beban keuangan - Pinjaman dan surat utang. Beban keuangan - Pinjaman dan surat utang naik sebesar
    10,6% menjadi Rp1.387,2 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30
    September 2024 dari sebelumnya Rp1.254,3 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023, sejalan
    dengan perolehan pinjaman baru.




                                                                                                           15
Page 17
    Lainnya - Bersih. Beban lainnya - Bersih naik sebesar 80,1% menjadi Rp90,9 miliar untuk periode 9
    (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp50,5 miliar untuk
    periode yang sama pada tahun 2023.

Laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas,
laba Grup Tower Bersama sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan turun sebesar 2,3% menjadi
Rp1.656,2 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari
sebelumnya Rp1.695,3 miliar untuk periode yang sama pada tahun 202 3.

Beban pajak final. Beban pajak final turun sebesar 12,2% menjadi Rp386,9 miliar untuk periode 9 (sembilan)
bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp440,7 miliar untuk periode yang
sama pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan sewa menara dari kontrak penyewaan
yang ditandatangani pada atau setelah 2 Januari 2018, di mana tarif pajak penghasilan final sebesar 10% dari
nilai bruto sewa dibebankan sesuai dengan PP No. 34/2017, yang mulai diterapkan pada bulan Januari 2018.

Laba sebelum pajak penghasilan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba Grup Tower
Bersama sebelum beban pajak penghasilan naik sebesar 1,2% menjadi Rp1.269,3 miliar untuk periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp1.254,5 miliar untuk
periode yang sama pada tahun 2023.

Beban pajak penghasilan. Beban pajak penghasilan turun sebesar 32,4% menjadi Rp60,6 m iliar untuk periode
9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp89,6 miliar untuk
periode yang sama pada tahun 2023.

    Pajak kini. Beban pajak kini turun sebesar 37,8% menjadi Rp55,7 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan
    yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp89,6 miliar untuk periode yang sama
    pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh meningkatnya porsi pendapatan sewa menara yang dikena kan
    pajak penghasilan yang bersifat final sehubungan dengan penerapan PP No. 34/2017.

    Pajak tangguhan. Grup Tower Bersama mencatatkan beban pajak tangguhan sebesar Rp4,9 miliar untuk
    periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya nihil untuk
    periode yang sama pada tahun 2023.

Laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk . Sebagai akibat dari hal
yang telah dijelaskan di atas, laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas
induk naik sebesar 4,4% menjadi Rp1.167,4 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal
30 September 2024 dari sebelumnya Rp1.118,4 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023.

Laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non -pengendali. Sebagai akibat
dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan
non-pengendali turun sebesar 11,3% menjadi Rp41,3 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir
pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp46,5 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023.

Laba bersih periode berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba bersih periode berjalan
Grup Tower Bersama naik sebesar 3,8% menjadi Rp1.208,7 miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang
berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp1.164,9 miliar untuk periode yang sama pada
tahun 2023.

Penghasilan komprehensif lain. Penghasilan komprehensif lain naik sebesar 53,3% menjadi Rp(348,2) miliar
untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp(746,0)
miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023. Kenaikan ini terutama dikarena kan berkurangnya defisit
revaluasi yang sebagian di-offset dengan penurunan perubahan lindung nilai arus kas.



                                                                                                              16
Page 18
    Defisit revaluasi. Defisit revaluasi turun sebesar 44,4% menjadi Rp616,6 miliar untuk periode 9 (sembilan)
    bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp1.108,5 miliar untuk periode
    yang sama pada tahun 2023, berdasarkan perhitungan manajemen.

    Perubahan lindung nilai arus kas. Perubahan lindung nilai arus kas turun sebesar 26,0% menjadi Rp269,0
    miliar untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya
    Rp363,4 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023, terutama disebabkan oleh perubahan nilai tukar
    Rupiah dari Rp15.416 per 1 Dolar AS pada tanggal 31 Desember 2023 menjadi Rp15.13 8 per 1 Dolar AS
    pada tanggal 30 September 2024.

Jumlah penghasilan komprehensif lain periode berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas,
jumlah penghasilan komprehensif lain periode berjalan naik sebesar 105,4% menjadi Rp860,4 miliar untuk
periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya Rp 418,9 miliar
untuk periode yang sama pada tahun 2023.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022

Pendapatan. Pendapatan naik sebesar 1,8% menjadi Rp6.640,6 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya
Rp6.524,4 miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh peningkatan penyewaan dari pesanan organik
serta pesanan baru untuk serat optik. Pada tahun 2023, Grup Tower Bersama menambahkan 2.750 penyewaan
kotor yang terdiri dari 744 sites telekomunikasi dan 2.016 kolokasi ke dalam portofolio. Setelah penggabungan
usaha antara PT Hutchison 3 Indonesia dan PT Ind osat Tbk yang menciptakan IOH di tahun 2022, IOH tidak
memperpanjang beberapa penyewaan yang habis masa sewanya sebagai akibat dari konfigurasi ulang
jaringan. Hal ini mengakibatkan penambahan penyewaan bersih yang lebih rendah untuk tahun 2023 dan
pertumbuhan pendapatan yang stagnan. Rasio kolokasi turun menjadi 1,84x per 31 Desember 2023 dari 1,87x
per 31 Desember 2022.

Beban pokok pendapatan. Beban pokok pendapatan naik sebesar 6,7% menjadi Rp1.902,4 miliar pada tahun
2023 dari sebelumnya Rp1.783,3 miliar pada tahun 2022, terutama dikarenakan reklasifikasi beban penyusutan
serat optik dari beban penyusutan menara, serta kenaikan penyusutan aset hak guna.

    Penyusutan. Beban penyusutan naik sebesar 8,6% menjadi Rp1.381,9 miliar pada tahun 2023 dari
    sebelumnya Rp1.272,8 miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh kenaikan jumlah sites menara
    telekomunikasi dan penyewaan.

    Perbaikan dan pemeliharaan. Beban perbaikan dan pemeliharaan naik sebesar 1,5% menjadi Rp301,3
    miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp296,9 miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh
    pertumbuhan jumlah penyewaan.

    Amortisasi perizinan. Amortisasi perizinan turun sebesar 1,7% menjadi Rp65,8 miliar pada tahun 2023 dari
    sebelumnya Rp67,0 miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah sites menara
    telekomunikasi yang lebih rendah dibandingkan tahun 2022.

    Keamanan. Beban keamanan turun sebesar 17,9% menjadi Rp55,0 miliar pada tahun 2023 dari
    sebelumnya Rp67,0 miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh penurunan kebutuhan jasa
    pengamanan sites.

    Asuransi. Beban asuransi naik sebesar 6,6% menjadi Rp37,3 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya
    Rp35,0 miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah penyewaan yang harus
    diasuransikan oleh Grup Tower Bersama.




                                                                                                           17
Page 19
    Listrik. Beban listrik naik sebesar 7,1% menjadi Rp30,4 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp28,4
    miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh meningkatnya pemakaian listrik yang menjadi beban
    Grup Tower Bersama.

    Lainnya. Beban lainnya naik sebesar 2,4% menjadi Rp30,7 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp29,9
    miliar pada tahun 2022.

Laba kotor. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba kotor Grup Tower Bersama turun sebesar
0,1% menjadi Rp4.738,2 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp4. 741,0 miliar pada tahun 2022.

Beban usaha. Beban usaha naik sebesar 9,9% menjadi Rp504,2 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya
Rp458,6 miliar pada tahun 2022, terutama dikarenakan kenaikan beban gaji dan tunjangan, beban kantor dan
jasa profesional. Beban gaji dan tunjangan naik sebesar 8,2% menjadi Rp314,0 miliar pada tahun 2023 dari
sebelumnya Rp290,2 miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh kenaikan gaji pokok tahunan dan
tunjangan. Beban kantor naik sebesar 45,0% menjadi Rp38,5 miliar pada ta hun 2023 dari sebelumnya Rp26,5
miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh kenaikan aktivitas kantor dan kenaikan biaya iuran dan
langganan. Beban jasa profesional naik sebesar 28,8% menjadi Rp29,7 miliar pada tahun 2023 dari
sebelumnya Rp23,1 miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh aktivitas terkait jasa konsultansi
manajemen dan komunikasi publik.

Laba dari operasi. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba dari operasi Grup Tower Bersama
turun sebesar 1,1% menjadi Rp4.234,1 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp4.282,5 miliar pada tahun
2022.

Beban lain-lain - Bersih. Beban lain-lain - Bersih Grup Tower Bersama turun sebesar 0,7% menjadi Rp1.863,8
miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp1.877,3 miliar pada ta hun 2022.

    Pendapatan bunga. Pendapatan bunga naik sebesar 48,7% menjadi Rp20,3 miliar pada tahun 2023 dari
    sebelumnya Rp13,8 miliar pada tahun 2022, terutama sebagai akibat saldo kas dan bank rata -rata yang
    lebih tinggi selama tahun 2023.

    Beban kerugian kredit ekspektasian - aset keuangan. Beban kerugian kredit ekspektasian - aset keuangan
    naik sebesar 6,1% menjadi Rp26,5 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya sebesar Rp25,0 miliar pada
    tahun 2022, terutama disebabkan oleh putusan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) dari
    PT Net Satu Indonesia dan kenaikan tingkat inflasi selama tahun 2023.

    Laba (rugi) selisih kurs - Bersih. Grup Tower Bersama mencatatkan rugi selisih kurs - bersih sebesar
    Rp21,3 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya laba selisih kurs - bersih sebesar Rp1,8 miliar pada tahun
    2022. Hal tersebut terutama disebabkan oleh penyelesaian kontrak lindung nilai selama tahun 2023.

    Beban keuangan - Lainnya. Beban keuangan - lainnya turun sebesar 0,4% menjadi Rp129,2 miliar pada
    tahun 2023 dari sebelumnya Rp129,8 miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh pemulihan beban
    bunga atas provisi jangka panjang.

    Beban keuangan - Pinjaman dan surat utang. Beban keuangan - Pinjaman dan surat utang turun sebesar
    0,2% menjadi Rp1.696,3 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp1.699,1 miliar pada tahun 2022,
    terutama disebabkan oleh berkurangnya nilai pinjaman (notional amount) yang dilindung nilai, dan
    perolehan pinjaman baru dengan tingkat suku bunga yang lebih rendah dibanding dengan pinjaman yang
    dilunasi oleh pinjaman baru tersebut.

    Lainnya - Bersih. Beban lainnya - Bersih turun sebesar 86,3% menjadi Rp7,5 miliar pada tahun 2023 dari
    sebelumnya Rp54,6 miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh pembebanan piutang Pajak
    Penghasilan Pasal 23 yang tidak dapat dikreditkan dan biaya non -operasional lainnya pada tahun 2022.

                                                                                                           18
Page 20
Laba sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas,
laba Grup Tower Bersama sebelum beban pajak final dan pajak penghasilan turun sebesar 1,5% menjadi
Rp2.370,2 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp2.405,2 miliar pada tahun 2022.

Beban pajak final. Beban pajak final naik sebesar 14,6% menjadi Rp565,7 miliar pada tahun 2023 dari
sebelumnya Rp493,4 miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh kenaikan pendapatan sewa menara
dari kontrak penyewaan yang ditandatangani pada atau setelah 2 Januari 2018, dimana tarif pajak penghasilan
final sebesar 10% dari nilai bruto sewa dibebankan sesuai dengan PP No. 34/2017, yang mulai diterapkan
pada bulan Januari 2018.

Laba sebelum pajak penghasilan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba Grup Tower
Bersama sebelum beban pajak penghasilan menurun sebesar 5,6% menjadi Rp1.804,5 miliar pada tahun 2023
dari sebelumnya Rp1.911,8 miliar pada tahun 2022.

Beban pajak penghasilan. Beban pajak penghasilan turun sebesar 17,8% menjadi Rp182,8 miliar pada tahun
2023 dari sebelumnya Rp222,3 miliar pada tahun 2022.

    Pajak kini. Beban pajak kini turun sebesar 55,0% menjadi Rp100,0 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya
    Rp222,3 miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh meningkatnya porsi pendapatan sewa menara
    yang dikenakan pajak penghasilan yang bersifat final sehubungan dengan penerapan Peraturan
    Perpajakan nomor 34 tahun 2017.

    Pajak tangguhan. Grup Tower Bersama mencatatkan beban pajak tangguhan sebesar Rp82,8 juta pada
    tahun 2023.

Laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk . Sebagai akibat dari hal
yang telah dijelaskan di atas, laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk
turun sebesar 4,7% menjadi Rp1.560,3 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp1.637,6 miliar pada tahun
2022.

Laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan non-pengendali. Sebagai akibat
dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada kepentingan
non-pengendali naik sebesar 18,4% menjadi Rp61,4 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp51,9 miliar
pada tahun 2022.

Laba bersih periode berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas, laba bersih periode berjalan
Grup Tower Bersama turun sebesar 4,0% menjadi Rp1.621,7 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya
Rp1.689,4 miliar pada tahun 2022.

Penghasilan komprehensif lain. Grup Tower Bersama mencatatkan penghasilan komprehensif lain sebesar
Rp443,3 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp(2.240,6) miliar pada tahun 2022. Kenaikan ini terutama
dikarenakan adanya penurunan defisit revaluasi dan kenaikan perubahan lindung nilai arus kas.

    Defisit revaluasi. Defisit revaluasi turun sebesar 84,9% menjadi Rp212,8 pada tahun 2023 dari sebelumnya
    Rp1.407,8 miliar pada tahun 2022, berdasarkan perhitungan penilai independen.

    Perubahan lindung nilai arus kas. Grup Tower Bersama mencatatkan perubahan lindung nilai arus kas
    sebesar Rp659,5 miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp(904,2) miliar pada tahun 2022, terutama
    disebabkan oleh perubahan nilai tukar Rupiah dari Rp15.731 per 1 Dolar AS pada tanggal 31 Desember
    2022 menjadi Rp15.416 per 1 Dolar AS pada tanggal 31 Desember 2023 dan penyelesaian kontrak lindung
    nilai selama tahun 2023.



                                                                                                              19
Page 21
Jumlah penghasilan komprehensif lain periode berjalan. Sebagai akibat dari hal yang telah dijelaskan di atas,
Grup Tower Bersama mencatatkan jumlah penghasilan komprehensif lain tahun berjalan sebesar Rp2.065,0
miliar pada tahun 2023 dari sebelumnya Rp(551,2) miliar pada tahun 2022.

ASET, LIABILITAS DAN EKUITAS

Aset

Posisi tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

Jumlah aset Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2024 turun sebesar 1,6% menjadi sebesar
Rp46.213,1 miliar dibandingkan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp46.966,5 miliar.
Penurunan tersebut terutama berasal dari penurunan piutang usaha - pihak ketiga dan aset hak guna.

Jumlah aset lancar Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2024 turun sebesar 15,3% menjadi
Rp4.451,8 miliar dibandingkan jumlah aset lancar pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp5.257,6 miliar,
terutama disebabkan oleh penurunan piutang usaha pihak ketiga. Piutang usaha - pihak ketiga turun sebesar
50,6% menjadi Rp833,3 miliar pada tanggal 30 September 2024 dari Rp1.685,8 miliar pada tanggal
31 Desember 2023. Grup Tower Bersama secara konsisten menerapkan kebijakan piutang usaha yang cermat,
dengan didukung oleh proses pemantauan secara berkala terhadap kualitas kredit dan kemampuan pelanggan
untuk memenuhi kewajiban mereka. Per 30 September 2024, 76,0% dari piutang usaha Grup Tower Bersama
masuk dalam kategori belum jatuh tempo. Penurunan tersebut sebagian di -offset dengan kenaikan persediaan
dan perlengkapan sebesar 19,1% menjadi Rp642,1 miliar pada tanggal 30 September 2024 dari Rp539,2 miliar
pada tanggal 31 Desember 2024 terutama disebabkan oleh kenaikan jumlah suku cadang.

Jumlah aset tidak lancar Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2024 naik sebesar 0,1% menjadi
Rp41.761,4 miliar dibandingkan jumlah aset tidak lancar pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp41.708,9
miliar, terutama disebabkan oleh peningkatan aset tetap dan investasi pada entitas asosiasi. Aset tetap -
setelah dikurangi akumulasi penyusutan naik sebesar 1,1% menjadi Rp36.306,0 miliar pada tanggal
30 September 2024 dari Rp35.923,2 miliar pada tanggal 31 Desember 2023 sejalan dengan pertumbuhan
menara telekomunikasi dan serat optik. Grup Tower Bersama mencatatkan investasi pada entitas asosia si
sebesar Rp8,6 miliar pada tanggal 30 September 2024 dari sebelumnya nihil pada tanggal 31 Desember 2023
sehubungan dengan investasi Grup Tower Bersama pada PT Telinco Networks Indonesia, PT Ciptajaya
Sejahtera Abadi, dan PT Teknologi Digital Terpadu. Ke naikan tersebut sebagian di-offset dengan penurunan
aset hak guna sebesar 6,8% menjadi Rp3.787,5 miliar pada tanggal 30 September 2024 dari Rp4.065,7 miliar
pada tanggal 31 Desember 2024 terutama disebabkan oleh penyesuaian pembayaran sewa lahan pada
liabilitas sewa selama periode 9 (sembilan) bulan pertama tahun 2024.

Posisi tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022

Jumlah aset Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2023 naik sebesar 8,9% menjadi Rp46.966,5
miliar dibandingkan jumlah aset pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp43.140,0 miliar . Kenaikan tersebut
terutama didorong oleh pertumbuhan penyewaan dan aset serat optik selama tahun 2023.

Jumlah aset lancar Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar 47,4% menjadi
Rp5.257,6 miliar dibandingkan jumlah aset lancar pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp3.565,8 miliar,
terutama disebabkan oleh adanya klaim pajak penghasilan dan kenaikan piutang usaha pihak ketiga. Klaim
pajak penghasilan sehubungan dengan lebih bayar pajak penghasilan Perseroan untuk tahun fiskal 2022.
Piutang usaha - pihak ketiga naik sebesar 524,3% menjadi Rp1.685,8 miliar pada tanggal 31 Desember 2023
dari Rp270,0 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 dikarenakan penerbitan invoice lebih awal untuk salah
satu pelanggan pada kuartal empat tahun 2023. Grup Tower Bersama secara konsisten menerapkan kebijakan
piutang usaha yang cermat, dengan didukung oleh proses pemantauan secara berkala terhadap kualitas kredit
dan kemampuan pelanggan untuk memenuhi kewajiban mereka. Per 31 Desember 2023, 96,2% dari piutang

                                                                                                          20
Page 22
usaha Grup Tower Bersama masuk dalam kategori belum jatuh tempo. Peningkatan tersebut sebagian di -offset
dengan penurunan kas dan setara kas sebesar 17,1% menjadi Rp800, 9 miliar pada tanggal 31 Desember 2023
dari Rp966,4 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 terutama disebabkan oleh pembayaran pinjaman bank
dan surat utang.

Jumlah aset tidak lancar Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2023 naik sebesar 5,4% menjadi
Rp41.708,9 miliar dibandingkan jumlah aset tidak lancar pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp39.574,2
miliar, terutama disebabkan oleh peningkatan aset tetap dan aset hak guna. Aset tetap naik sebesar 4,3%
menjadi Rp35.923,2 miliar pada tanggal 31 Desember 2023 dari Rp34.427,6 miliar pada tanggal 31 Desember
2022, sedangkan aset hak guna naik sebesar 10,8% menjadi Rp4.065,7 miliar pada tanggal 31 Desember 2023
dari Rp3.667,8 miliar pada tanggal 31 Desember 2022, sejalan dengan penambahan penyewaan menar a serta
pembaruan sewa lahan yang sudah ada.

Liabilitas

Posisi tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

Jumlah liabilitas Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2024 turun sebesar 1,7% menjadi
Rp34.003,0 miliar dibandingkan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2023 sebesar Rp34.605,4 miliar.
Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan surat utang yang sebagian di-offset dengan kenaikan
pinjaman bank.

Jumlah liabilitas jangka pendek Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2024 meningkat sebesar
41,6% menjadi Rp21.612,2 miliar dibandingkan jumlah liabilitas jangka pendek pada tanggal 31 Desember
2023 sebesar Rp15.257,6 miliar, terutama disebabkan oleh kenaikan porsi pinjaman bank dan surat u tang yang
akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun masing-masing sebesar 50,9% menjadi Rp7.070,3 miliar pada
tanggal 30 September 2024 dari Rp4.685,6 miliar pada tanggal 31 Desember 2023 dan 79,4% menjadi
Rp10.694,4 miliar pada tanggal 30 September 2024 dar i Rp5.960,3 miliar pada tanggal 31 Desember 2023.
Kenaikan tersebut sebagian di-offset dengan penurunan pendapatan yang diterima di muka sebesar 22,9%
menjadi Rp1.874,6 miliar pada tanggal 30 September 2024 dari Rp2.430,6 miliar pada tanggal 31 Desember
2023.

Jumlah liabilitas jangka panjang Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2024 turun sebesar 36,0%
menjadi Rp12.390,8 miliar dibandingkan jumlah liabilitas jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2023
sebesar Rp19.347,8 miliar, terutama disebabkan oleh penurunan porsi surat utang – setelah dikurangi bagian
yang jatuh tempo dalam satu tahun sebesar 38,0% menjadi Rp11.075,8 miliar pada tanggal 30 September 2024
dari Rp17.868,1 miliar pada tanggal 31 Desember 2023, sejalan dengan kenaikan porsi surat utang yang akan
jatuh tempo dalam waktu satu tahun.

Per 30 September 2024, Grup Tower Bersama mampu menjaga posisi keuangan yang kuat agar mampu
memenuhi seluruh kewajiban pinjaman. Rasio total pinjaman dengan menggunakan kurs lindung nilainya ( total
debt at hedged rate) terhadap EBITDA kuartal ketiga tahun 2024 yang disetahunkan adalah 4,9x, jauh di bawah
pembatasan dari surat utang Perseroan yaitu rasio total pinjaman dengan menggunakan kurs lindung nilainya
terhadap EBITDA triwulan terakhir yang disetahunkan untuk tidak lebih dari 6,25x. Grup Tower Bersama masih
memiliki ruang untuk penambahan pinjaman berdasarkan covenant yang disyaratkan oleh fasilitas bank dan
surat utang.

Posisi tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan tanggal 31 Desember 2022

Jumlah liabilitas Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar 7,4% menjadi
Rp34.605,4 miliar dibandingkan jumlah liabilitas pada tanggal 31 Desember 2022 sebesar Rp32.219,6 miliar.
Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh kenaikan pinjaman bank, yang sebagian di-offset dengan
penurunan surat utang.

                                                                                                        21
Page 23
Jumlah liabilitas jangka pendek Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar
74,8% menjadi Rp15.257,6 miliar dibandingkan jumlah liabilitas jangka pendek pada ta nggal 31 Desember
2022 sebesar Rp8.728,2 miliar, terutama disebabkan oleh kenaikan porsi pinjaman bank yang akan jatuh tempo
dalam waktu satu tahun sebesar 2.169,7% menjadi Rp4.685,6 miliar pada tanggal 31 Desember 2023 dari
Rp206,4 miliar pada tanggal 31 Desember 2022. Grup Tower Bersama juga mencatatkan kenaikan pendapatan
yang diterima di muka sebesar 120,2% menjadi Rp2.430,6 miliar pada tanggal 31 Desember 2023 dari
Rp1.103,6 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 sejalan dengan penerimaan pembayaran dari operator untuk
periode sewa ke depan.

Jumlah liabilitas jangka panjang Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2023 turun sebesar 17,6%
menjadi Rp19.347,8 miliar dibandingkan jumlah liabilitas jangka panjang pada tanggal 31 Desember 2022
sebesar Rp23.491,4 miliar, terutama disebabkan oleh penurunan porsi pinjaman bank dan surat utang jangka
panjang - setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun masing -masing sebesar 84,9% menjadi
Rp627,2 miliar pada tanggal 31 Desember 2023 dari Rp4.160 ,4 miliar pada tanggal 31 Desember 2022 dan
4,3% menjadi Rp17.868,1 miliar pada tanggal 31 Desember 2023 dari Rp18.678,2 miliar pada tanggal 31
Desember 2022 sejalan dengan kenaikan porsi pinjaman bank yang akan jatuh tempo dalam waktu satu tahun.

Per 31 Desember 2023, Grup Tower Bersama mampu menjaga posisi keuangan yang kuat agar mampu
memenuhi seluruh kewajiban pinjaman. Rasio total pinjaman dengan menggunakan kurs lindung nilainya ( total
debt at hedged rate) terhadap EBITDA kuartal keempat tahun 2023 y ang disetahunkan adalah 4,9x, jauh di
bawah pembatasan dari surat utang Perseroan yaitu rasio total pinjaman dengan menggunakan kurs lindung
nilainya terhadap EBITDA triwulan terakhir yang disetahunkan untuk tidak lebih dari 6,25x. Grup Tower
Bersama masih memiliki ruang untuk penambahan pinjaman berdasarkan covenant yang disyaratkan oleh
fasilitas bank dan surat utang.

Ekuitas

Posisi tanggal 30 September 2024 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2023

Jumlah ekuitas Grup Tower Bersama pada tanggal 30 September 2024 turun sebesar 1,2% menjadi Rp12.210,2
miliar dibandingkan jumlah ekuitas pada 31 Desember 2023 sebesar Rp12.361,0 miliar. Penurunan tersebut
terutama disebabkan oleh penurunan penghasilan komprehensif lain nya yang sebagian di-offset dengan
kenaikan saldo laba.

Posisi tanggal 31 Desember 2023 dibandingkan dengan tanggal 31 Desember 2022

Jumlah ekuitas Grup Tower Bersama pada tanggal 31 Desember 2023 meningkat sebesar 13,2% menjadi
Rp12.361,0 miliar dibandingkan jumlah ekuitas pada 31 Desember 2022 sebesar Rp10.920,4 miliar, terutama
disebabkan oleh penjualan saham treasuri yang dicatatkan pada tambahan modal disetor dan tambahan saldo
laba periode berjalan.

LIKUIDITAS DAN SUMBER PENDANAAN

Penggunaan utama dari kas Grup Tower Bersama adalah untuk ekspansi portofolio sites dengan membangun
sites baru, akuisisi perusahaan penyewaan menara dan/atau portof olio sites mereka, dan penambahan
kolokasi. Sumber likuiditas utama Grup Tower Bersama adalah kas yang diterima dari pelanggan, pinjaman
bank serta surat utang. Grup Tower Bersama saat ini mengandalkan arus kas dari kegiatan operasi dan
pinjaman bank untuk mendanai kegiatan operasi, konstruksi sites baru dan akuisisi perusahaan penyewaan
menara dan/atau portofolio sites mereka.

Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa dengan memperhitungkan dana dari hasil Penawaran Umum ini, kas

                                                                                                       22
Page 24
yang diharapkan akan dihasilkan dari kegiatan operasi dan sumber keuangan yang saat ini tersedia untuk Grup
Tower Bersama, Grup Tower Bersama memiliki likuiditas yang cukup untuk kebutuhan modal kerja, kewajiban
pembayaran utang dan kebutuhan akan kas lainnya untuk saat ini dan 12 bu lan setelah tanggal Informasi
Tambahan Ringkas ini diterbitkan. Pada tanggal 30 September 2024, Grup Tower Bersama memiliki saldo kas
dan setara kas sebesar Rp585,5 miliar dan fasilitas pinjaman yang belum ditarik sebesar US$317,0 juta dan
Rp2.692,6 miliar.

Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi

Arus kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi terdiri dari kas yang diterima dari pelanggan, restitusi pajak
penghasilan, pembayaran ke pemasok, pembayaran kepada karyawan, dan arus kas masuk dan kel uar yang
berasal dari penerimaan jasa giro dan bunga deposito, dan pembayaran pajak penghasilan.

Untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024, arus kas bersih diperoleh
dari aktivitas operasi Perseroan naik sebesar 17,1% m enjadi Rp3.966,8 miliar dari sebelumnya Rp3.387,5
miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023, terutama dikarenakan kenaikan penerimaan kas dari
pelanggan sebesar 5,4% menjadi Rp5.373,3 miliar dari sebelumnya Rp5.096,3 miliar untuk periode yang sama
pada tahun 2023. Kenaikan tersebut sebagian di-offset dengan penurunan pembayaran kas ke pemasok
sebesar 7,9% menjadi Rp606,9 miliar dari sebelumnya Rp659,2 miliar untuk periode yang sama pada tahun
2023.

Pada tahun 2023, arus kas bersih diperoleh dari aktiv itas operasi Perseroan mengalami penurunan sebesar
8,9% menjadi Rp4.381,6 miliar dari sebelumnya Rp4.809,3 miliar pada tahun 2022, terutama disebabkan oleh
penerimaan lebih bayar pajak selama tahun 2022 sebesar Rp559,2 miliar. Penurunan tersebut sebagian d i-
offset dengan kenaikan penerimaan kas dari jasa giro dan bunga deposito sebesar 47,2% menjadi Rp20,3
miliar dari sebelumnya Rp13,8 miliar pada tahun 2022.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi

Arus kas bersih yang digunakan untuk akt ivitas investasi terutama terdiri dari kas yang diterima dari aset
keuangan, dan kas yang dibayarkan untuk pembelian aset keuangan, penambahan properti investasi,
penambahan aset hak guna dan penambahan aset tetap.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas investasi adalah sebesar Rp2.094,2 miliar dan Rp2.016,7 miliar
masing-masing untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 dan 2023,
dan Rp2.745,7 miliar dan Rp3.903,1 miliar masing -masing pada tahun 2023 dan 2022, yang terutama terdiri
dari penambahan aset hak guna dan aset tetap.

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan

Arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan terutama terdiri dari arus kas dari penerimaan
pinjaman jangka panjang dan penerbitan surat utang, dan kas yang dibayarkan untuk pinjaman bank dan surat
utang, dan pembayaran bunga dan biaya pinjaman bank dan surat utang.

Untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024, arus kas bersih yang
digunakan untuk aktivitas pendanaan mengalami peningkatan sebesar 36,2% menjadi Rp2.085,7 miliar dari
sebelumnya Rp1.530,9 miliar untuk periode yang sama pada tahun 2023, terutama digunakan untuk
pembayaran pinjaman bank dan surat utang sebesar Rp18.363,2 miliar dan pembayaran bunga dan biaya
pinjaman bank dan surat utang sebesar Rp1.586,5 miliar. Pembayaran tersebut terutama diperoleh dari
pencairan pinjaman jangka panjang sebesar Rp16.339,5 miliar dan penerbitan surat utang sebesar Rp2.700,0
miliar.




                                                                                                            23
Page 25
Pada tahun 2023, arus kas bersih yang digunakan untuk aktivitas pendanaan mengalami peningkatan sebesar
202,8% menjadi Rp1.794,1 miliar dari sebelumnya sebesar Rp592,6 miliar pada tahun 2022, terutama
digunakan untuk pembayaran pinjaman bank dan surat utang seb esar Rp26.040,0 miliar, pembayaran bunga
dan biaya pinjaman bank dan surat utang sebesar Rp1.735,5 miliar, dan pembayaran dividen sebesar
Rp1.315,7 miliar. Pembayaran tersebut terutama diperoleh dari pencairan pinjaman jangka panjang sebesar
Rp21.195,2 miliar dan penerbitan surat utang sebesar Rp5.499,1 miliar.

           KEJADIAN PENTING SETELAH TANGGAL LAPORAN KEUANGAN TERAKHIR

Tidak ada kejadian penting yang mempunyai dampak cukup material terhadap keadaan keuangan dan hasil
usaha Grup Tower Bersama yang terjadi setelah tanggal penerbitan laporan keuangan konsolidasian Grup
Tower Bersama pada tanggal 30 September 2024 serta untuk periode yang berakhir pada tanggal 30
September 2024 dan 2023, yaitu 31 Oktober 2024 , sampai dengan tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini
diterbitkan, selain hal-hal sebagai berikut :

a.   Pencairan pinjaman

     •   Fasilitas pinjaman revolving PT UOB

         Pada berbagai tanggal di bulan November 2024, GHON, Perusahaan Anak, telah menarik sebagian
         fasilitas pinjaman revolving dari PT UOB sebesar Rp26,1 miliar.

     •   Fasilitas pinjaman revolving BNI

         Pada tanggal 6 November dan 8 November 2024, Perseroan telah menarik sebagian fasilitas pinjaman
         revolving uncommitted dari BNI masing-masing sebesar Rp40,0 miliar, dan Rp168,2miliar.

     •   Fasilitas pinjaman revolving PT Bank CTBC Indonesia (“CTBC”)

         Pada tanggal 1 November 2024, Perseroan telah menarik sebagian fasilitas pinjaman revolving
         uncommitted dari CTBC sebesar Rp98,0 miliar .

     •   Fasilitas pinjaman revolving dalam US$325.000.000 Facility Agreement

         Pada tanggal 8 November 2024, Perusahaan Anak telah menarik sebagian fasilitas pinjaman revolving
         dalam US$325.000.000 Facility Agreement sebesar US$11,0 juta.

b.   Pembayaran pinjaman

     •   Fasilitas pinjaman revolving PT UOB

         Pada tanggal 4 November 2024, GHON, Perusahaan Anak, telah melunasi sebagian fasilitas pinjaman
         revolving dari PT UOB sebesar Rp20,3 miliar.

     •   Fasilitas pinjaman revolving PT Bank BNP Paribas Indonesia (“BNPP”)

         Pada tanggal 8 November 2024, Perseroan telah melunasi sebagian fasilitas pinjaman revolving
         uncommited dari BNPP sebesar Rp40,0 miliar.

     •   Fasilitas pinjaman revolving BNI




                                                                                                       24
Page 26
         Pada tanggal 4 November 2024, Perseroan telah melunasi sebagian fasilitas pinjaman revolving
         commited dari BNI sebesar Rp98,0 miliar.

               KETERANGAN TENTANG PERSEROAN SERTA KEGIATAN DAN PROSPEK USAHA

RIWAYAT SINGKAT PERSEROAN

Sejak Perseroan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VI Tahap III sampai dengan tanggal Informasi Tambahan
Ringkas ini diterbitkan, anggaran dasar Perseroan tidak mengalami perubahan. Anggaran dasar Perseroan
terakhir adalah sebagaimana dimuat dalam Akta Pernyataan Keputusan Rapat Perubahan Anggaran Dasar No.
116 tanggal 23 Mei 2022, yang dibuat di hadapan Jose Dima Satria, S.H., M.Kn., Notaris di Jakarta Sela tan
(”Akta No. 116/2022”), yang telah disetujui oleh Menkumham berdasarkan Surat Keputusan No. AHU -
0038668.AH.01.02.TAHUN 2022 tanggal 8 Juni 2022 dan didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-
0106607.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 8 Juni 2022. Berdasarkan Akta No. 116/2022, para pemegang saham
dalam RUPS Perseroan telah menyetujui diantaranya: perubahan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan dalam
rangka penyelarasan dan penyesuaian dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2020.

Berdasarkan ketentuan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan, maksud dan tujuan Perseroan adalah melakukan
investasi atau penyertaan pada perusahaan lain yang bergerak di bidang kegiatan penunjang telekomunikasi
dan berusaha dalam bidang jasa, khususnya jasa penunjang telekomunikasi. Untuk mencapai maksud dan
tujuan tersebut, Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha utama yaitu aktivitas perusahaan holding dan
aktivitas konsultasi manajemen lainnya. Untuk menunjang kegiatan usaha utama tersebut, Perseroan dapat
melakukan kegiatan usaha penunjang, yaitu konstruksi sentral telekomunikasi, instalasi telekomunikasi dan
aktivitas telekomunikasi dengan kabel.

Pada tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, Perseroan telah melakukan seluruh kegiatan usaha
sesuai dengan Pasal 3 anggaran dasar Perseroan dengan melakukan investasi atau penyertaan secara
langsung dan tidak langsung pada 22 Perusahaan Anak dan 2 (dua) Perusahaan Asosiasi, yang bergerak di
bidang penyediaan jasa telekomunikasi, menara, jaringan fiber optik, dan pekerjaan teleko munikasi dan
investasi.

STRUKTUR PERMODALAN DAN KEPEMILIKAN SAHAM PERSEROAN

Berdasarkan Daftar Pemegang Saham per 31 Oktober 2023 yang dikeluarkan oleh PT Datindo Entrycom selaku
Biro Administrasi Efek, susunan pemegang saham Perseroan adalah sebagai berikut :

 Keterangan                                                Nilai Nominal Rp20 per Saham                 % (1)
                                                  Jumlah Saham      Jumlah Nilai Nominal (Rupiah)
 Modal Dasar                                      72.100.600.000                  1.442.012.000.000
 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
  Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd.   18.067.840.623                    361.356.812.460      80,51%
  PT Wahana Anugerah Sejahtera                     2.122.271.590                     42.445.431.800       9,46%
  Edwin Soeryadjaya                                   71.481.830                      1.429.636.600       0,32%
  Hardi Wijaya Liong                                  68.359.905                      1.367.198.100       0,31%
  Budianto Purwahjo                                    5.025.000                          100.500.000     0,02%
  Herman Setya Budi                                    4.625.000                           92.500.000     0,02%
  Helmy Yusman Santoso                                 3.125.000                           62.500.000     0,01%
  Masyarakat (kepemilikan di bawah 5%)             2.098.531.397                     41.970.627.940       9,35%
                                                  22.441.260.345                    448.825.206.900     100,00%
  Saham treasuri                                     215.739.100                      4.314.782.000              -
 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh       22.656.999.445                    453.139.988.900     100,00%



                                                                                                                25
Page 27
 Keterangan                                                    Nilai Nominal Rp20 per Saham               % (1)
                                                     Jumlah Saham       Jumlah Nilai Nominal (Rupiah)
 Saham Dalam Portepel                                 49.443.600.555                    988.872.011.100
Catatan:
(1) Perhitungan berdasarkan hak suara


PENGURUSAN DAN PENGAWASAN PERSEROAN

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 152 tanggal 30 Mei 2024 yang telah diberitahukan kepada
Menkumham berdasarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Perseroan No. AHU-AH.01.09-
0219803 tanggal 28 Juni 2024 dan didaftarkan pada Daftar Perseroan dengan No. AHU-
0129292.AH.01.11.TAHUN 2024 tanggal 28 Juni 2024, susunan anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan adalah sebagai berikut :

Dewan Komisaris
Presiden Komisaris                      :   Edwin Soeryadjaya
Komisaris                               :   Verena Lim
Komisaris Independen                    :   Ludovicus Sensi Wondabio
Komisaris Independen                    :   Heri Sunaryadi

Direksi
Presiden Direktur                       :   Herman Setya Budi
Wakil Presiden Direktur                 :   Hardi Wijaya Liong
Direktur                                :   Budianto Purwahjo
Direktur                                :   Helmy Yusman Santoso
Direktur                                :   Dr. Leonardus Wahyu Wasono Mihardjo

Penunjukan seluruh anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan telah memenuhi ketentuan sebagaimana
diatur dalam Peraturan OJK No. 33/POJK.04/2014 tanggal 8 Desember 2014 tentang Direksi dan Dewan
Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik.

Anggota Dewan Komisaris dan Direksi diangkat dan diberhentikan oleh RUPS. Masa jabatan anggota Direksi
dan Dewan Komisaris adalah 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal RUPS Tahunan yang mengangkat anggota
Direksi dan Dewan Komisaris sampai dengan penutupan RUPS Tahunan Perseroan dan dapat diangkat kembali
sesuai keputusan dalam RUPS Tahunan Perseroan. Masa jabatan seluruh Direksi dan Dewan Komisaris di
atas berlaku sampai dengan ditutupkan RUPS Tahunan tahun 2025.




                                                                                                                  26
Page 28
KETERANGAN MENGENAI PERUSAHAAN ANAK

Pada tanggal Informasi Tambahan Ringkas ini diterbitkan, Perseroan memiliki penyertaan secara langsung dan
tidak langsung pada 22 Perusahaan Anak dan 2 Perusahaan Asosiasi, sebagai berikut :

                                                               Tahun                   Tahun          Kepemilikan (%)
              Nama                                                         Tahun
   No.                     Kegiatan Usaha (1)     Domisili   Penyertaan                Operasi     Secara    Secara Tidak
           Perusahaan                                                     Pendirian
                                                             Perseroan                Komersial   Langsung     Langsung
Perusahaan Anak
   1.     PT Telenet      Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2004         1999        1999       99,50%          -
          Internusa       menara dan             Selatan
          (“TI”)          pekerjaan
                          telekomunikasi
   2.     PT United       Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2005         2004        2004       99,90%    0,10% melalui
          Towerindo       menara dan             Selatan                                                          TB
          (“UT”)          pekerjaan
                          telekomunikasi
   3.     PT Batavia      Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2005         2005        2006          -         89,90%
          Towerindo       menara dan             Selatan                                                       melalui UT
          (“BT”)          pekerjaan                                                                           dan 10,10%
                          telekomunikasi                                                                       melalui TB
   4.     PT Tower        Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2006         2006        2006       99,99%    0,01% melalui
          Bersama         konsultasi             Selatan                                                          TO
          (“TB”)          telekomunikasi,
                          pengembangan
                          jaringan
                          telekomunikasi,
                          penyewaan menara
                          dan peralatan
                          telekomunikasi,peker
                          jaan telekomunikasi
                          dan jasa penyewaan
                          jaringan fiber optik
   5.     PT Towerindo    Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2011         2009        2009       0,02%       99,98%
          Konvergensi     menara dan             Selatan                                                      melalui TB
          (“TK”)          pekerjaan
                          telekomunikasi
   6.     PT Prima        Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2009         2003        2003       0,01%       99,99%
          Media           menara dan             Selatan                                                      melalui TB
          Selaras         pekerjaan
          (“PMS”)         telekomunikasi
   7.     PT Mitrayasa    Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2011         2004        2004          -         70,00%
          Sarana          konsultasi             Selatan                                                      melalui TB
          Informasi       telekomunikasi,                                                                     dan 30,00%
          (“Mitrayasa”)   pembangunan                                                                         melalui SKP
                          sarana dan
                          prasarana
                          telekomunikasi dan
                          pekerjaan
                          telekomunikasi
   8.     PT Metric       Perusahaan             Jakarta       2010         2010        2010       98,74%    1,26% melalui
          Solusi          investasi              Selatan                                                          TB
          Integrasi
          (“MSI”)
   9.     PT Solu         Jasa telekomunikasi,   Jakarta       2010         1999        1999          -        99,71%
          Sindo Kreasi    konsultasi             selatan                                                      melalui MSI
          Pratama         telekomunikasi,
          (“SKP”)         pengembangan
                          jaringan
                          telekomunikasi,
                          penyewaan menara
                          dan peralatan
                          telekomunikasi, dan




                                                                                                                       27
Page 29
                                                             Tahun                   Tahun           Kepemilikan (%)
         Nama                                                            Tahun
No.                       Kegiatan Usaha (1)    Domisili   Penyertaan                Operasi      Secara    Secara Tidak
      Perusahaan                                                        Pendirian
                                                           Perseroan                Komersial    Langsung     Langsung
                      pekerjaan
                      telekomunikasi
10.   PT Tower        Perusahaan               Jakarta       2007         2006        2006        99,90%          -
      One (“TO”)      investasi                Selatan
11.   PT Bali         Jasa telekomunikasi,     Jakarta       2008         2003        2003        0,01%       99,99%
      Telekom         menara dan               Selatan                                                       melalui TO
      (“Balikom”)     pekerjaan
                      telekomunikasi
12.   PT Triaka       Jasa telekomunikasi,     Jakarta       2009         2009        2009        90,00%      10,00%
      Bersama         menara dan               Selatan                                                       melalui TB
      (“Triaka”)      pekerjaan
                      telekomunikasi
13.   PT Solusi       Jasa telekomunikasi,     Jakarta       2011         2011        2012        70,03%      29,97%
      Menara          menara dan               Selatan                                                       melalui SKP
      Indonesia       pekerjaan
      (“SMI”)         telekomunikasi
14.   TBG Global      Perusahaan               Singapura     2013         2013        2013       100,00%          -
      Pte. Ltd.       investasi
      (“TBGG”)
15.   PT Menara       Perusahaan               Jakarta       2013         2013        belum       99,99%    0,01% melalui
      Bersama         investasi                Selatan                              beroperasi                   TB
      Terpadu
      (“MBT”)
16.   PT Jaringan     Jasa pemeliharaan        Jakarta       2016         2015        2016        0,08%       83,36%
      Pintar          peralatan                Pusat                                                         melalui TB
      Indonesia       telekomunikasi dan
      (“JPI”)         konsultasi bidang
                      telekomunikasi
17.   PT Gihon        Jasa penunjang           Jakarta       2018         2001        2001        50,43%          -
      Telekomuni-     telekomunikasi           Barat
      kasi
      Indonesia Tbk
      (“GHON”)
18.   PT Visi         Jasa penyediaan          Jakarta       2018         1995        1995        51,09%          -
      Telekomuni-     infrastruktur            Selatan
      kasi            telekomunikasi,
      Infrastruktur   melakukan investasi
      Tbk (“GOLD”)    atau penyertaan
                      pada perusahaan
                      lain yang bergerak di
                      bidang kegiatan
                      penunjang
                      telekomunikasi, dan
                      jasa penunjang
                      telekomunikasi
19.   PT Permata      Jasa penyewaan           Jakarta       2018         2013        2013           -        99,99%
      Karya           menara dan               Selatan                                                      melalui GOLD
      Perdana         peralatan
      (“PKP”)         telekomunikasi
20.   PT Unicom       Jasa penyewaan           Jakarta       2022         2020        2021           -        80,00%
      Muda Utama      jaringan fiber optik     Barat                                                         melalui UT
      (”Unicom”)
21.   PT Global       Jasa penyewaan           Tangerang     2023         2018        2021           -         80,00%
      Patra           jaringan fiber optik     Selatan                                                      melalui GHON
      Sinertama
      (”GPS”)
22.   PT Teknologi    -                        Jakarta       2024         2024        Belum          -        99,00%
      Digital                                  Selatan                              beroperasi               melalui MSI
      Terpadu
      (”TDT”)




                                                                                                                      28
Page 30
                                                                  Tahun                   Tahun          Kepemilikan (%)
                Nama                                                          Tahun
   No.                       Kegiatan Usaha (1)    Domisili     Penyertaan                Operasi     Secara    Secara Tidak
             Perusahaan                                                      Pendirian
                                                                Perseroan                Komersial   Langsung     Langsung
Perusahaan Asosiasi
   1.       PT Telinco      Konstruksi sentral      Kabupaten     2024         2023        2024         -          46,67%
            Networks        telekomunikasi,         Tangerang                                                    melalui MSI.
            Indonesia       instalasi
            (”Telinco”)     telekomunikasi,
                            instalasi elektronika
                            dan konstruksi
                            bangunan sipil jalan.
   2.       PT Ciptajaya    Penyedia jasa Sitac     Kabupaten     2024         2006        2006         -          40,00%
            Sejahtera       (Site Acquisition),     Tangerang                                                    melalui MSI.
            Abadi (”CSA”)   penyedia jasa
                            pembangunan menara
                            telekomunikasi (CMS),
                            penyedia jasa
                            pemeliharaan
                            (maintenance) menara
                            telekomunikasi,
                            penyedia jasa
                            pembangunan
                            dan/atau
                            pemeliharaan jaringan
                            fiber optik atau fiber
                            to the home (FTTH)
                            dan pekerjaan
                            pabrikasi infrastruktur
                            telekomunikasi.
Catatan :
(1) kegiatan usaha yang benar-benar dijalankan oleh masing-masing Perusahaan Anak.


KETERANGAN TAMBAHAN TENTANG KEGIATAN USAHA, SERTA KECENDERUNGAN DAN PROSPEK
USAHA

Perseroan, didirikan pada tahun 2004, merupakan perusahaan holding yang melakukan investasi atau
penyertaan secara langsung dan tidak langsung pada perusahaan -perusahaan, yang bergerak di bidang
penyediaan jasa telekomunikasi, menara, jaringan serat optik, dan pekerjaan telekomunikasi dan investasi,
dan saat ini merupakan salah satu perusahaan menara terbe sar di Indonesia yang dikenal dengan Grup Tower
Bersama. Kegiatan usaha utama Grup Tower Bersama adalah menyewakan ruangan pada sites sebagai tempat
pemasangan perangkat telekomunikasi untuk transmisi sinyal berdasarkan skema perjanjian sewa jangka
panjang dengan operator telekomunikasi. Grup Tower Bersama juga menyediakan akses untuk operator
telekomunikasi ke jaringan IBS milik Grup Tower Bersama di gedung-gedung perkantoran dan pusat-pusat
perbelanjaan yang terletak pada wilayah perkotaan. Selain itu, Gr up Tower Bersama memiliki dan
mengoperasikan infrastruktur komunikasi seperti serat optik. Per 30 September 2024, Grup Tower Bersama
mengoperasikan sekitar 23.681 sites telekomunikasi, yang terdiri dari 23.565 sites menara telekomunikasi dan
116 jaringan IBS, dan Grup Tower Bersama memiliki 42.546 penyewaan pada sites telekomunikasi dengan 4
(empat) operator telekomunikasi berbeda. Sekitar 77,6% dari pendapatan Grup Tower Bersama masing-masing
untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 berasal dari penyewaan
menara telekomunikasi dengan Telkomsel, IOH dan XL Axiata. Grup Tower Bersama menyewakan tower space
dan jaringan serat optik melalui perjanjian sewa jangka panjang umumnya sampa i dengan jangka waktu 10
tahun dan menyewakan akses terhadap IBS milik Grup Tower Bersama melalui perjanjian sewa jangka panjang
umumnya dengan jangka waktu 5 (lima) sampai 8 (delapan) tahun. Per 30 September 2024, rata-rata sisa
periode perjanjian sewa seluruh penyewaan Perseroan adalah sekitar 5,8 tahun dan Grup Tower Bersama
memiliki pendapatan kontrak yang akan diterima dari penyewa untuk semua jenis penyewaan sebesar
Rp39.171,8 miliar. Pendapatan Grup Tower Bersama dari penyewaaan tower space, serat optik, dan properti
investasi masing-masing memberikan kontribusi sebesar 91,9%, 8,0%, dan 0,1% dari pendapatan Grup Tower
Bersama untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 .


                                                                                                                        29
Page 31
Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa industri penyewaan menara di Indonesia memiliki potensi yang
besar untuk terus bertumbuh baik melalui pembangunan menara baru maupun penambahan jumlah kolokasi
dari menara telekomunikasi yang ada. Grup Tower Bersama hanya membangun sites telekomunikasi baru dan
mengakuisisi portofolio menara telekomunikasi hanya apabila telah memenuhi kriteria investasi Grup Tower
Bersama yang mencakup, antara lain, tingkat pengembalian investasi, potensi kolokasi masa yang akan
datang, kemudahan untuk membeli atau menyewa lahan, k emudahan mendapatkan perizinan warga dari
masyarakat sekitar dan kualitas kredit calon penyewa. Grup Tower Bersama memiliki suatu kebijakan hanya
akan membangun sites telekomunikasi baru ketika Grup Tower Bersama telah mendapatkan komitmen
penyewaan dari pelanggan. Meskipun Grup Tower Bersama telah membangun site menara di hampir seluruh
provinsi di Indonesia, sebagian besar site menara Grup Tower Bersama berada di wilayah padat penduduk
dengan 90,4% site menara di Jawa, Bali dan Sumatra dan 9,6% site di wilayah lain di Indonesia per 31
Desember 2023.

Grup Tower Bersama berupaya secara konsisten untuk terus meningkatkan jumlah kolokasi dari menara
telekomunikasi yang ada untuk mendukung peningkatan arus kas dan margin laba operasi. Hal ini terjadi karena
biaya tambahan yang timbul sehubungan dengan kolokasi relatif rendah dibandingkan dengan tambahan
pendapatan atas kolokasi tersebut. Grup Tower Bersama berkeyakinan bahwa operator telekomunikasi
Indonesia telah dan akan terus mencari untuk memenuhi kebutuha n peningkatan cakupan dan kapasitas
jaringan, sementara di saat yang sama mengendalikan belanja modal mereka dari kegiatan -kegiatan non-inti,
seperti dengan pengalihan kegiatan pembangunan sites dan penyewaan tower space kepada perusahaan
penyewaan menara independen. Per 30 September 2024, Grup Tower Bersama memiliki rasio kolokasi 1,80x.

Pendapatan Grup Tower Bersama untuk periode 9 (sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September
2024 adalah sebesar Rp5.126,9 miliar. EBITDA dan margin EBITDA Gru p Tower Bersama untuk periode 9
(sembilan) bulan yang berakhir pada tanggal 30 September 2024 adalah sebesar Rp4.403,3 miliar atau
mencapai 85,9%.

Perseroan berkantor pusat di The Convergence Indonesia, lantai 11, Kawasan Rasuna Epicentrum, Jl. H.R.
Rasuna Said, Jakarta Selatan 12940 – Indonesia dan mengoperasikan 18 (delapan belas) titik pelayanan
regional yang terletak di Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Palembang, Padang, Lampung, Jakarta, Banten,
Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, Balikpapan, Banjarm asin, Pontianak, Manado, Makassar dan
Papua, melalui Perusahaan Anak.

                       LEMBAGA DAN PROFESI PENUNJANG PASAR MODAL

Wali Amanat                     : PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Notaris                         : Kantor Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn.
Konsultan Hukum                 : Indrawan Darsyah Santoso
Perusahaan Pemeringkat Efek     : PT Fitch Ratings Indonesia

Para Lembaga dan Profesi Penunjang Pasar Modal dalam rangka Penawaran Umum Obligasi ini menyatakan
tidak ada hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUP2SK.

                                    PENJAMINAN EMISI OBLIGASI

Berdasarkan persyaratan dan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam Perjanjian Penjaminan Emisi
Obligasi, para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi yang namanya tercantum di
bawah ini telah menyetujui untuk menawarkan kepada Masyarakat Obligasi secara kesanggupan penuh ( full
commitment). Perjanjian Penjaminan Emisi Obligasi menghapuskan perikatan sejenis baik tertulis maupun
tidak tertulis yang telah ada sebelumnya dan yang akan ada di kemudi an hari antara Perseroan dan Penjamin
Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi.


                                                                                                         30
Page 32
Pihak yang bertindak sebagai Manajer Penjatahan dalam Penawaran Umum Obligasi ini adalah PT BRI
Danareksa Sekuritas.

Susunan dan jumlah porsi serta persenta se dari anggota sindikasi Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan
Penjamin Emisi Obligasi adalah sebagai berikut :
                                                                        Porsi Penjaminan
 No.          Keterangan                                 Seri A             Seri B              Total            %
     1.       PT Indo Premier Sekuritas              359.215.000.000      38.365.000.000    397.580.000.000     19,88%
     2.       PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk     79.440.000.000      50.410.000.000    129.850.000.000      6,49%
     3.       PT CIMB Niaga Sekuritas                308.000.000.000     150.000.000.000    458.000.000.000     22,90%
     4.       PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia      87.000.000.000      95.150.000.000    182.150.000.000      9,11%
     5.       PT Aldiracita Sekuritas Indonesia      181.480.000.000     283.000.000.000    464.480.000.000     23,22%
     6.       PT BRI Danareksa Sekuritas             189.000.000.000      10.000.000.000    199.000.000.000      9,95%
     7.       PT OCBC Sekuritas Indonesia             38.940.000.000     130.000.000.000    168.940.000.000      8,45%
Jumlah                                              1.243.075.000.000    756.925.000.000   2.000.000.000.000   100,00%


Selanjutnya para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi yang turut dalam
Penawaran Umum Obligasi ini telah sepakat untuk melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan
Peraturan No. IX.A.7.

Para Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan/atau Penjamin Emisi Obligasi dengan tegas menyatakan tidak
mempunyai hubungan Afiliasi dengan Perseroan sebagaimana didefinisikan dalam UUP 2SK

                                      TATA CARA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

PENDAFTARAN OBLIGASI KE DALAM PENITIPAN KOLEKTIF

Obligasi yang ditawarkan oleh Perseroan melalui Penawaran Umum ini telah didaftarkan pada KSEI
berdasarkan Perjanjian Pendaftaran Obligasi di KSEI yang ditandatangani Perseroan dengan KSEI. Dengan
didaftarkannya Obligasi tersebut di KSEI, maka atas Obligasi yang ditawarkan berlaku ketentuan sebagai
berikut :

a.        Perseroan tidak menerbitkan Obligasi dalam bentuk sertifikat atau warkat kecuali Sertifikat Jumbo Obligasi
          yang diterbitkan untuk didaftarkan atas nama KSEI untuk kepentingan Pemegang Obligasi. Obligasi akan
          diadministrasikan secara elektronik dalam Penitipan Kolekti f di KSEI. Selanjutnya Obligasi hasil
          Penawaran Umum akan dikreditkan ke dalam Rekening Efek selambat-lambatnya pada Tanggal Emisi.
          KSEI akan menerbitkan Konfirmasi Tertulis kepada Perusahaan Efek atau Bank Kustodian sebagai tanda
          bukti pencatatan Obligasi dalam Rekening Efek di KSEI. Konfirmasi Tertulis tersebut merupakan bukti
          kepemilikan yang sah atas Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek;

b.        Pengalihan kepemilikan atas Obligasi dilakukan dengan pemindahbukuan antar Rekening Efek di KSEI,
          yang selanjutnya akan dikonfirmasikan kepada Pemegang Rekening;

c.        Pemegang Obligasi yang tercatat dalam Rekening Efek merupakan Pemegang Obligasi yang berhak atas
          pembayaran Bunga Obligasi, pelunasan Pokok Obligasi, memberikan suara dalam RUPO serta hak -hak
          lainnya yang melekat pada Obligasi;

d.        Pembayaran Bunga Obligasi dan pelunasan jumlah Pokok Obligas i akan dibayarkan oleh KSEI selaku
          Agen Pembayaran atas nama Perseroan kepada Pemegang Obligasi melalui Pemegang Rekening sesuai
          dengan jadwal pembayaran Bunga Obligasi maupun pelunasan Pokok Obligasi yang ditetapkan dalam


                                                                                                                     31
Page 33
     Perjanjian Perwaliamanatan dan/atau Perjanjian Agen Pembayaran. Pemegang Obligasi yang berhak atas
     Bunga Obligasi yang dibayarkan pada periode pembayaran Bunga Obligasi yang bersangkutan adalah
     yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Obligasi pada 4 (empat) Hari Kerja sebelum Tanggal
     Pembayaran Bunga Obligasi, kecuali ditentukan lain oleh KSEI atau peraturan perundang -undangan yang
     berlaku;

e.   Hak untuk menghadiri RUPO dilaksanakan oleh Pemegang Obligasi dengan memperhatikan KTUR asli
     yang diterbitkan oleh KSEI kepada Wali Amanat. KSEI a kan membekukan seluruh Obligasi yang disimpan
     di KSEI sehingga Obligasi tersebut tidak dapat dialihkan/dipindahbukukan sejak 4 (empat) Hari Kerja
     sebelum tanggal penyelenggaraan RUPO (R-4) sampai dengan berakhirnya RUPO yang dibuktikan dengan
     adanya pemberitahuan dari Wali Amanat atau setelah memperoleh persetujuan dari Wali Amanat ;

f.   Pihak-pihak yang hendak melakukan pemesanan Obligasi wajib membuka Rekening Efek di Perusahaan
     Efek atau Bank Kustodian yang telah menjadi pemegang Rekening Efek di KSEI.

PEMESAN YANG BERHAK
Perorangan Warga Negara Indonesia dan perorangan Warga Negara Asing dimanapun mereka bertempat
tinggal, serta badan usaha atau lembaga Indonesia ataupun asing dimanapun mereka berkedudukan yang
berhak membeli Obligasi sebagaimana diatur dalam Peraturan No. IX.A.7.

PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dengan menggunakan Formulir Pemesanan Pembelian Obligasi
(“FPPO”) yang dicetak untuk keperluan ini yang dapat diperoleh di kantor Penjamin Emisi Obligasi
sebagaimana tercantum pada Bab XII dalam Informasi Tambahan, baik dalam bentuk fisik ( hardcopy) maupun
bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail. Pemesanan yang telah diajukan tidak dapat dibatalkan oleh
pemesan. Setelah FPPO diisi dengan lengkap dan dit andatangani oleh pemesan, scan FPPO tersebut wajib
disampaikan kembali baik dalam bentuk fisik (hardcopy) maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail,
kepada Penjamin Emisi Obligasi di mana pemesan memperoleh Informasi Tambahan dan FPPO tersebut.

Setiap pihak hanya berhak mengajukan 1 (satu) FPPO dan wajib diajukan oleh pemesan yang bersangkutan
dengan melampirkan fotokopi jati diri (KTP/paspor bagi perorangan dan anggaran dasar bagi badan hukum)
serta tanda bukti sebagai nasabah anggota bursa dan melakukan pembayaran sebesar jumlah pesanan. Bagi
pemesan asing, di samping melampirkan fotokopi paspor, pada FPPO wajib mencantumkan nama dan alamat
di luar negeri dan/atau domisili hukum yang sah dari pemesan secara lengkap dan jelas serta melakukan
pembayaran sebesar jumlah pesanan.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi berhak untuk menolak pemesanan pembelian Obligasi apabila pemesanan
pembelian Obligasi dilakukan menyimpang dari ketentuan -ketentuan dalam FPPO.

JUMLAH MINIMUM PEMESANAN OBLIGASI
Pemesanan pembelian Obligasi dilakukan dalam jumlah sekurang -kurangnya satu satuan perdagangan yaitu
sebesar Rp1.000.000 (satu juta Rupiah) dan/atau kelipatannya.

MASA PENAWARAN UMUM OBLIGASI
Masa Penawaran Umum Obligasi dilakukan selama 3 (tiga) Hari Kerja, sebag ai berikut:

               Masa Penawaran Umum                                     Waktu Pemesanan
             Hari ke-1: 25 November 2024                               09.00 – 16.00 WIB
             Hari ke-2: 26 November 2024                               09.00 – 16.00 WIB
             Hari ke-3: 27 November 2024                               09.00 – 16.00 WIB




                                                                                                       32
Page 34
TEMPAT PENGAJUAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Selama Masa Penawaran Umum Obligasi, pemesan harus melakukan pemesanan pembelian Obligasi dengan
mengajukan FPPO selama jam kerja mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB kepada para Penjamin
Emisi Obligasi, sebagaimana dimuat pada Bab XII dalam Informasi Tambahan , pada tempat di mana pemesan
memperoleh Informasi Tambahan dan FPPO.

BUKTI TANDA TERIMA PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI
Para Penjamin Emisi Obligasi yang menerima pengajuan pemesanan pembelian Obligasi akan menyerahkan
kembali kepada pemesan 1 (satu) tembusan FPPO yang telah ditandatanganinya dalam bentuk fisik ( hardcopy)
maupun bentuk elektronik (softcopy) melalui e-mail, sebagai bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi.
Bukti tanda terima pemesanan pembelian Obligasi bukan merupakan jaminan di penuhinya pemesanan.

PENJATAHAN OBLIGASI
Penjatahan akan dilakukan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.7. Apabila jumlah keseluruhan Obligasi yang
dipesan melebihi jumlah Obligasi yang ditawarkan, maka penjatahan akan ditentukan oleh kebijaksanaan
masing-masing Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan bagian penjaminannya masing-masing. Tanggal
Penjatahan adalah tanggal 29 November 2024.

Setiap pihak dilarang baik langsung maupun tidak langsung untuk mengajukan lebih dari satu pemesanan
Obligasi untuk Penawaran Umum Obligasi ini. Dalam hal terjadi kelebihan pemesanan Obligasi dan terbukti
bahwa pihak tertentu mengajukan pemesanan Obligasi melalui lebih dari satu formulir pemesanan untuk
Penawaran Umum Obligasi ini, baik secara langsung maupun tidak langsung, mak a untuk tujuan penjatahan
Manajer Penjatahan hanya dapat mengikutsertakan satu formulir pemesanan Obligasi yang pertama kali
diajukan oleh pemesan yang bersangkutan.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi akan menyampaikan Laporan Hasil Penawaran Umum Obligasi kepada
OJK paling lambat 5 (lima) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan sesuai dengan Peraturan No. IX.A.2.

Manajer Penjatahan akan menyampaikan Laporan Hasil Pemeriksaan Akuntan kepada OJK mengenai
kewajaran dari pelaksanaan penjatahan dengan berpedoman pada Peraturan No. VIII.G.12, Lampiran
Keputusan Ketua Bapepam No. Kep-17/PM/2004 tanggal 13 April 2004 tentang Pedoman Pemeriksaan oleh
Akuntan atas Pemesanan dan Penjatahan Efek atau Pembagian Saham Bonus dan Peraturan No. IX.A.7 paling
lambat 30 hari setelah berakhirnya Masa Penawaran Umum Obligasi.

PEMBAYARAN PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Pemesan dapat melaksanakan pembayaran, yang dapat dilakukan secara tunai atau transfer, dengan ditujukan
kepada Penjamin Emisi Obligasi tempat mengajukan pemesanan. Dana tersebut harus sudah efektif pada
rekening Penjamin Emisi Obligasi selambat-lambatnya pada tanggal 2 Desember 2024 (in good funds)
ditujukan pada rekening di bawah ini :

PT Indo Premier Sekuritas                                           Bank Permata
                                                              Cabang Sudirman Jakarta
                                                             No. Rekening : 0701254635
                                                           A/n : PT Indo Premier Sekuritas

PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk                            Bank Rakyat Indonesia
                                                            Cabang Bursa Efek Indonesia
                                                        No. Rekening : 0671.01.000645.30.4
                                                     A/n : PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk




                                                                                                         33
Page 35
PT CIMB Niaga Sekuritas                                         Bank CIMB Niaga
                                                           Cabang Graha CIMB Niaga
                                                         No. Rekening : 800163442600
                                                         A/n : PT CIMB Niaga Sekuritas

PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia                            Bank DBS Indonesia
                                                         Cabang Jakarta Mega Kuningan
                                                           No. Rekening : 3320034016
                                                    A/n : PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia


PT Aldiracita Sekuritas Indonesia                                Bank Sinarmas
                                                              Cabang KFO Thamrin
                                                          No. Rekening : 005-5054-347
                                                     A/n : PT Aldiracita Sekuritas Indonesia


PT BRI Danareksa Sekuritas                                   Bank Rakyat Indonesia
                                                          Cabang Bursa Efek Jakarta
                                                      No. Rekening : 0671.01.000680.30.4
                                                       A/n : PT BRI Danareksa Sekuritas

PT OCBC Sekuritas Indonesia                                   Bank OCBC NISP Tbk
                                                         Cabang Wisma Presisi Jakarta
                                                         No. Rekening : 576810018191
                                                       A/n : PT OCBC Sekuritas Indonesia


Semua biaya atau provisi bank ataupun biaya transfer merupakan beban pemesan. Pemesanan akan dibatalkan
jika persyaratan pembayaran tidak dipenuhi.

Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi selanjutnya wajib melakukan pembayaran kepada Perseroan selambat -
lambatnya pada tanggal 3 Desember 2024.

D ISTRIBUSI O BLIGASI S ECARA E LEKTRONIK

Distribusi Obligasi secara elektronik akan dilakukan pada tanggal 3 Desember 2024, Perseroan wajib
menerbitkan Sertifikat Jumbo Obligasi untuk diserahkan kepada KSEI dan memberi instruksi kepada KSEI
untuk mengkreditkan Obligasi pada Rekening Efek Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi di KSEI. Dengan telah
dilaksanakannya instruksi tersebut, maka pendistribusian Obligasi semata -mata menjadi tanggung jawab
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan KSEI. Selanjutnya Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi memberi
instruksi kepada KSEI untuk memindahbukukan Obligasi dari Rekening Obligasi Penjamin Pelaksana Emisi
Obligasi ke dalam Rekening Efek Penjamin Emisi Obligasi sesuai dengan pembayaran yang telah dilakukan
Penjamin Emisi Obligasi menurut bagian penjaminan nya masing-masing. Dengan telah dilaksanakannya
pendistribusian Obligasi kepada Penjamin Emisi Obligasi, maka tanggung jawab pendistribusian Obligasi
semata-mata menjadi tanggung jawab Penjamin Emisi Obligasi yang bersangkutan.

P ENGEMBALIAN U ANG P EMESANAN O BLIGASI

Dengan memperhatikan ketentuan mengenai penjatahan, dalam hal pemesanan Obligasi ditolak sebagian atau
seluruhnya akibat dari pelaksanaan penjatahan dan uang pembayaran pemesanan Obligasi telah diterima oleh
masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi dan belum dibayarkan


                                                                                                     34
Page 36
kepada Perseroan, maka masing-masing Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi
bertanggung jawab untuk mengembalikan uang pemesanan kepada para pemesan Obligasi paling lambat 2
(dua) Hari Kerja sesudah Tanggal Penjatahan. Dalam hal pencatatan Obligasi di Bursa Efek tidak dapat
dilakukan dalam jangka waktu 1 (satu) Hari Kerja setelah Tanggal Distribusi karena persyaratan pencatatan
tidak terpenuhi, penawaran atas Obligasi batal demi hukum dan pembayaran pesanan Obligasi wajib
dikembalikan kepada para pemesan Obligasi oleh Perseroan melalui KSEI paling lambat 2 (dua) Hari Kerja
setelah tanggal keputusan pembatalan Penawaran Umum Obligasi.

Setiap pihak yang lalai dalam melakukan pengembalian uang pemesanan kepada pemesan Obligasi, sehingga
terjadi keterlambatan dalam pengembalian uang pemesanan tersebut, wajib membayar kepada para pemesan
Obligasi untuk tiap hari keterlambatan denda sebesar 1% (satu persen) per tahun di atas tingkat Bunga Obl igasi
masing-masing seri Obligasi dari jumlah dana yang terlambat dibayar, dengan ketentuan 1 (satu) tahun adalah
360 Hari Kalender dan 1 (satu) bulan adalah 30 Hari Kalender. Denda dikenakan sejak hari ke -3 (ketiga) setelah
Tanggal Penjatahan atau tanggal keputusan pembatalan Penawaran Umum Obligasi.

Pengembalian uang kepada pemesan dapat dilakukan dalam bentuk pemindahbukuan ke rekening atas nama
pemesan atau melalui instrumen pembayaran lainnya dalam bentuk cek atau bilyet giro yang dapat diambil
langsung oleh pemesan yang bersangkutan pada kantor Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin
Emisi Obligasi di mana pemesan memperoleh Informasi Tambahan dan FPPO. Dalam hal pengembalian atas
pembayaran pemesanan telah dipenuhi kepada para pemesan dengan cara transfer melalui rekening para
pemesan dalam waktu 2 (dua) Hari Kerja setelah Tanggal Penjatahan atau tanggal keputusan pembatalan
Penawaran Umum, maka Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi atau Penjamin Emisi Obligasi tidak diwajibkan
membayar bunga dan/atau denda kepada para pemesan Obligasi.




                                                                                                            35
Page 37
  PENYEBARLUASAN INFORMASI TAMBAHAN DAN FORMULIR PEMESANAN PEMBELIAN OBLIGASI

Informasi Tambahan dan FPPO dapat diperoleh selama Masa Penawaran Umum, yang berlangsung pada
tanggal 25 November 2024 sampai dengan 27 November 2024 , dengan cara mengirimkan e-mail kepada para
Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi dan Penjamin Emisi Obligasi di bawah ini :

                 PENJAMIN PELAKSANA EMISI OBLIGASI DAN PENJAMIN EMISI EFEK

            PT Indo Premier Sekuritas                       PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk

    Pacific Century Place, lantai 16 SCBD Lot 10              Gedung Artha Graha, lantai 18 & 19
            Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53                       Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                     Jakarta 12190                                       Jakarta 12190
                Telp : (62 21) 5088 7168                            Telp : (62 21) 2924 9088
               Faks : (62 21) 5088 7167                            Faks : (62 21) 2924 9150
           E-mail : fixed.income@ipc.co.id                         E-mail : fit@trimegah.com
                 www.indopremier.com                                   www.trimegah.com

             PT CIMB Niaga Sekuritas                         PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia

           Graha CIMB Niaga, lantai 25                    DBS Bank Tower, Ciputra World 1, lantai 32
             Jl. Jend. Sudirman Kav. 58                         Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5
                    Jakarta 12190                                       Jakarta 12940
              Telp : (62 21) 5084 7848                            Telp: (62 21) 3003 4945
              Faks : (62 21) 5084 7849                            Faks: (62 21) 3003 4944
    E-mail : jk.dcmproject@cimbniaga-ibk.co.id               E-mail: corporate.finance@dbs.com
                    www.cimb.com                                   www.dbsvickers.com.id

        PT Aldiracita Sekuritas Indonesia                        PT BRI Danareksa Sekuritas

                Menara Tekno, lantai 9                             Gedung BRI II, lantai 23
                 Jl. Fachrudin No. 19                          Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
                     Jakarta 10250                                      Jakarta 10210
             Telepon: (62 21) 3970 5858                             Telp: (62 21) 591 4100
            Faksimile: (62 21) 3970 5850                            Faks: (62 21) 2520 990
  E-mail : investmentbanking@aldiracita.com dan             E-mail : debtcapitalmarket@brids.co.id
             fixedincome@aldiracita.com                       www.bridanareksasekuritas.co.id
                  www.aldiracita.com
                                       PT OCBC Sekuritas Indonesia

                             Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 2, lantai 29
                                     Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53
                                              Jakarta 12190
                                         Telp : (62 21) 2970 9300
                                        Faks : (62 21) 2970 9378
                               E-mail : gib_indonesia@ocbcsekuritas.com
                                         www.ocbcsekuritas.com

    SETIAP CALON INVESTOR DIHARAPKAN MEMBACA KETERANGAN LEBIH LANJUT MENGENAI
    PENAWARAN UMUM INI MELALUI INFORMASI YANG TERSAJI DALAM INFORMASI TAMBAHAN




                                                                                                       36

File

File Open PDF
Source IDX
Size0.6 MB
Published12 Nov 2024
Pages37
Characters142,861
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 102 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Bank UOB Indonesia p.7
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.7 ×4
linked org PT Bank Mizuho Indonesia p.7
linked org Bank CIMB Niaga Tbk p.7 ×3
linked org Bank QNB Indonesia Tbk p.7 ×2
linked org Bank CTBC p.25
linked person Hardi Wijaya Liong p.26 ×2
linked person Budianto Purwahjo p.26 ×2
linked person Herman Setya Budi p.26 ×2
linked person Helmy Yusman Santoso p.26 ×2
linked person Verena Lim p.27
linked person Heri Sunaryadi p.27
linked org Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk p.32 ×11
linked org PT OCBC Sekuritas Indonesia p.32 ×6
linked org Bank Permata p.34
linked org Bank DBS Indonesia p.35
linked org Bank OCBC NISP Tbk p.35 ×2
possible org OTORITAS JASA KEUANGAN p.1
possible org TOWER BERSAMA INFRASTRUCTURE Tbk p.1 ×6
possible org PT Bursa Efek Indonesia p.1 ×4
possible org PT UOB p.7 ×5
possible org Bank Mizuho p.7
possible person Sutomo p.8 ×2
possible person Edwin Soeryadjaya p.26 ×2
possible org PT Bali p.29
possible — XL Axiata. p.30
possible — DBS Vickers p.32 ×4
possible org Bank Rakyat Indonesia p.34 ×2
possible org DBS Bank p.37
possible person Prof. Dr. Satrio p.37
unresolved org PT KUSTODIAN SENTRAL EFEK INDONESIA p.1
unresolved org PT FITCH RATINGS INDONESIA p.1
unresolved org PT Tr p.1
unresolved org PT C IMB Niaga p.1
unresolved org PT D BS Vickers p.1
unresolved org PT B RI Danareksa p.1
unresolved org PT O CBC Sekur p.1
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas Indones p.1
unresolved org Bapepam p.6 ×4
unresolved org Bank of China (Hong Kong p.7
unresolved org Bank QNB p.7
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang & Rekan p.8 ×6
unresolved person E. Wisnu Susilo Broto p.8 ×4
unresolved person CPA p.8 ×6
unresolved org Kantor Akuntan Publik Tanubrata Sutanto Fahmi Bambang p.8 ×4
unresolved org PT UOB Debt p.13
unresolved org Bank Hana Debt Service Coverage Ratio p.13
unresolved org Bank QNB Debt Service Coverage Ratio p.13
unresolved org PT Hutchison p.18
unresolved org PT Ind p.18
unresolved org PT Telinco Networks Indonesia p.21
unresolved org PT Ciptajaya Sejahtera Abadi p.21
unresolved org PT Teknologi Digital Terpadu. Ke p.21
unresolved org PT Bank CTBC Indonesia p.25
unresolved org PT Bank BNP Paribas Indonesia p.25
unresolved org PT Datindo Entrycom p.26
unresolved org Disetor Penuh Bersama Digital Infrastructure Asia Pte. Ltd. p.26
unresolved person Dr. Leonardus Wahyu Wasono Mihardjo p.27 ×2
unresolved org PT Telenet p.28
unresolved org PT United p.28
unresolved org PT Batavia p.28
unresolved org PT Towerindo p.28
unresolved org PT Prima p.28
unresolved — Selaras p.28
unresolved org PT Mitrayasa p.28
unresolved org PT Metric p.28
unresolved org PT Solu p.28
unresolved — Pratama p.28
unresolved — (“Balikom”) p.29
unresolved org (“Triaka”) p.29
unresolved org Pte. Ltd. p.29
unresolved org PT Gihon p.29
unresolved org Indonesia Tbk p.29
unresolved — kasi p.29
unresolved org PT Permata p.29
unresolved org PT Unicom p.29
unresolved org (”Telinco”) p.30
unresolved org PT Ciptajaya p.30
unresolved — Abadi (”CSA”) p.30
unresolved person Kantor Notaris Jose Dima Satria, S.H., M.Kn. · Notaris p.31 ×3
unresolved — Indrawan Darsyah Santoso · Konsultan Hukum p.31
unresolved org PT Fitch Ratings Indonesia Para Lembaga p.31
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas. Susunan p.32
unresolved org PT Indo Premier Sekuritas p.32 ×4
unresolved org PT CIMB Niaga Sekuritas p.32 ×4
unresolved org PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia p.32 ×3
unresolved org PT Aldiracita Sekuritas Indonesia p.32 ×4
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas p.32 ×3
unresolved org Bank Permata Cabang Sudirman Jakarta No. Rekening p.34
unresolved org Bank Rakyat Indonesia Cabang Bursa Efek Indonesia p.34
unresolved org Bank CIMB Niaga Cabang Graha CIMB Niaga p.35
unresolved org Bank DBS Indonesia Cabang Jakarta Mega Kuningan p.35
unresolved org Bank Sinarmas Cabang KFO Thamrin No. Rekening p.35
unresolved org Bank Rakyat Indonesia Cabang Bursa Efek p.35
unresolved org PT OCBC Sekuritas Indonesia Semua p.35
unresolved org PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia Graha CIMB Niaga p.37
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas Menara Tekno p.37

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result