Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 3
Page 1
Siaran Pers Public Expose :
Kualitas Pembiayaan Terjaga, BTPN Syariah Buka Peluang Pertumbuhan Baru
Jakarta, 7 September 2026 –PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPN Syariah) terus memperkuat fondasi bisnis
melalui kualitas pembiayaan yang sehat sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru yang
berkelanjutan. Konsistensi pendampingan kepada nasabah ultra mikro yang dilakukan selama ini telah
mendorong perbaikan kualitas pembiayaan dan memberikan ruang bagi Bank untuk kembali bertumbuh.
BTPN Syariah percaya bahwa kualitas pembiayaan tidak hanya mencerminkan kesehatan bisnis Bank,
tetapi juga menjadi indikator tumbuhnya kapasitas dan daya tahan nasabah dalam mengelola usaha. Oleh
karena itu, Bank terus memperkuat pendampingan kepada nasabah dalam membangun empat perilaku
unggul, yaitu Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS), sehingga mampu
menghadapi berbagai situasi dan tantangan ekonomi.
Hingga semester pertama 2026, BTPN Syariah membukukan laba bersih sebesar Rp655 miliar. Aset
tumbuh 8% secara tahunan menjadi Rp23 triliun, sementara pembiayaan tumbuh 9% menjadi Rp11
triliun. Kinerja tersebut ditopang oleh rasio keuangan yang tetap kuat dengan Return on Asset (RoA)
sebesar 7,2% dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 58,7%.
Perbaikan kualitas pembiayaan juga terlihat dari berbagai indikator operasional yang terus menunjukkan
tren positif. Tingkat pembayaran tepat waktu nasabah meningkat secara konsisten, sementara rasio
pembiayaan bermasalah (NPF) terus membaik. Kondisi ini menunjukkan efektivitas pendampingan yang
dilakukan Bank serta semakin kuatnya disiplin nasabah dalam mengelola usaha dan kewajiban
pembiayaannya.
Direktur BTPN Syariah, Arief Ismail, mengatakan bahwa fokus Bank saat ini adalah menjaga keseimbangan
antara pertumbuhan dan kualitas agar mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
kepentingan.
"Kami meyakini bahwa pertumbuhan yang berkelanjutan hanya dapat dibangun di atas kualitas yang
sehat. Oleh karena itu, kami terus memperkuat pendampingan kepada nasabah sekaligus membuka
peluang pertumbuhan baru yang dapat melengkapi bisnis inti kami. Kami percaya, semakin besar dampak
yang kami hadirkan bagi nasabah, semakin kuat pula pertumbuhan berkelanjutan yang dapat kami
ciptakan," ungkap Arief pada Public Expose, Senin (1/9/2026).
Selain memperkuat bisnis inti pada segmen ultra mikro, BTPN Syariah juga terus mengembangkan
sejumlah inisiatif baru sebagai bagian dari strategi diversifikasi pertumbuhan. Salah satunya melalui
pengembangan pembiayaan individu yang ditujukan bagi nasabah yang telah berkembang dan
membutuhkan pembiayaan yang lebih sesuai dengan kebutuhan usaha mereka. Hingga saat ini, program
tersebut menunjukkan perkembangan yang baik dan akan diperluas secara bertahap ke berbagai wilayah
di Indonesia.
Bank juga terus mengembangkan pembiayaan kepada lembaga non-keuangan dan lembaga jasa
keuangan yang memiliki profil risiko terukur. Inisiatif ini diharapkan dapat mengoptimalkan likuiditas yang
dimiliki Bank sekaligus menghadirkan sumber pendapatan yang lebih beragam.
Page 2
Di sisi lain, BTPN Syariah terus memperkuat layanan bagi nasabah pendanaan, melalui distribusi sukuk
ritel, bancassurance syariah, serta Cash Waqf Linked Deposit (CWLD). Langkah ini merupakan bagian dari
upaya Bank untuk memberikan solusi keuangan syariah yang lebih lengkap sekaligus memperluas sumber
pendapatan berbasis biaya (fee-based income) di masa depan.
Sejalan dengan pertumbuhan bisnis, BTPN Syariah juga terus memastikan dampak sosial yang dihasilkan
tetap terjaga yang menunjukkan bahwa pendapatan nasabah meningkat, serta literasi keuangan dan
akses terhadap layanan dasar terus membaik. Hal tersebut menjadi bukti bahwa pendampingan yang
dilakukan Bank tidak hanya mendorong pertumbuhan usaha nasabah, tetapi juga meningkatkan kualitas
hidup keluarga mereka.
Dalam kesempatan yang sama, BTPN Syariah juga menyampaikan rencana pembelian kembali saham
(share buyback) sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai bagi pemegang saham. Sesuai ketentuan
yang berlaku, rencana tersebut akan terlebih dahulu dimintakan persetujuan kepada pemegang saham
dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 13 Oktober 2026.
Pelaksanaan pembelian kembali saham akan dilakukan dengan mengacu pada POJK No. 29 Tahun 2023
serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sebagaimana telah disampaikan melalui keterbukaan
informasi kepada publik, inisiatif ini dilakukan untuk meningkatkan likuiditas saham BTPN Syariah di pasar
dan mendukung agar harga saham dapat lebih mencerminkan nilai fundamental Bank, sehingga
memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham.
Tentang BTPN Syariah
BTPN Syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklusi atau
mereka yang belum tersentuh layanan keuangan formal (unbankable). Perempuan menjadi target utama
pendampingan karena Bank percaya, bila perempuan berdaya maka keluarga pasti berdaya. Adapun
dalam memberdayakan masyarakat inklusi, BTPN Syariah tetap menjalankan fungsinya sebagai bank
dengan menghimpun dana dari keluarga sejahtera dan kemudian disalurkan sepenuhnya untuk segmen
ultra mikro. Dengan demikian, Bank membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk bersama-sama
memberdayakan umat.
Perjalanan nasabah sejak awal sampai mendapatkan reward-reward terbaiknya dijaga oleh BTPN Syariah
sehingga tidak hanya nasabah, namun seluruh pemangku kepentingan juga mendapatkan kesempatan
yang sama untuk tumbuh dan memiliki hidup yang lebih berarti.
Program pendampingan ini dilakukan oleh petugas lapangan atau Community Officer (CO). Mereka adalah
#bankirpemberdaya, perempuan muda lulusan SMA yang terlatih dan memiliki motivasi tinggi dalam
mendampingi segmen ultra mikro di komunitas nasabah dengan mengajarkan empat perilaku unggul,
yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS). Peran #bankirpemberdaya dalam
mendampingi masyarakat inklusi di berbagai daerah Indonesia dapat dilihat langsung di Instagram
@bankirpemberdaya.btpns.
Dengan fokus bisnis tersebut, BTPN Syariah ikut memberdayakan masyarakat inklusi Indonesia. Hal ini
terbukti dari pemantauan internal BTPN Syariah terhadap setiap nasabah. Hasil survei dan pemantauan
tersebut menunjukkan bahwa nasabah yang mengalami kemiskinan ekstrem terus menurun dan jumlah
Page 3
keluarga dengan anak bersekolah meningkat. Mari mengambil kesempatan untuk memberdayakan umat
melalui BTPN Syariah.
Catatan Penting:
• BTPN Syariah didirikan pada 2008 sebagai Unit Usaha Syariah BTPN atau saat ini bernama Bank
SMBC Indonesia; pada 2010 piloting project Tunas Usaha Rakyat (TUR) yang fokus melayani
nasabah dari komunitas inklusi produktif dimulai dengan tiga komunitas di daerah Banten dan
Pandeglang, peluncuran pada 2011
• Pemisahan sebagai PT BTPN Syariah pada 14 Juli 2014
• Terdaftar sebagai PT BTPN Syariah Tbk pada 8 Mei 2018
• Berganti nama menjadi PT Bank BTPN Syariah Tbk pada 4 Juni 2020
• Resmi menjadi kategori Bank BUKU 3 sesuai dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
pada 7 Juli 2020
• Termasuk dalam KBMI 2 (Bank Dengan Modal Inti Di atas Rp6 triliun) pada Oktober 2021
• Saat ini BTPN Syariah memiliki 14,5 ribu karyawan (94% perempuan dan 52% lulusan SMA) yang
telah melayani 7 juta nasabah dengan 3,81 juta nasabah aktif di 247 ribu komunitas yang berada
di 2.650 kecamatan di 26 provinsi Indonesia
• Mendapatkan peringkat AAA (idn) Fitch dengan prospek stabil, dikonfirmasi Februari 2026
PT Bank BTPN Syariah
Bobby Alvianto - Corporate & Marketing Communication Head
bobby.alvianto@btpnsyariah.com
Kuningan, Jakarta 12950, Telp: 021-30026400
Names mentioned 8 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT BTPN Syariah
p.3 ×2
unresolved
org
Syariah Tbk
p.3
unresolved
org
Bank Dengan Modal Inti Di
p.3
unresolved
org
PT Bank BTPN Syariah Bobby Alvianto
p.3
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.