Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 7
Page 1
LAPORAN HASIL Kegiatan Paparan Publik (Public Expose) 2026
PT Metrodata Electronics Tbk (“MTDL”)
Hari/Tanggal : Selasa, 9 Juni 2026
Waktu : 13.30 – 14.35 WIB
Tempat : Video Conference via Zoom Meeting
Link : https://us02web.zoom.us/j/88031540633
Agenda : 1. Sekilas Perusahaan
2. Kinerja Keuangan & Target
3. Tinjauan & Strategi Bisnis
Paparan Publik PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) telah dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2026
dengan metode video conference melalui Zoom Meeting, mulai pukul 13.30 WIB dengan
pembahasan gambaran sekilas perusahaan, kinerja keuangan & target, dan tinjauan & strategi
bisnis. Paparan publik selesai pada pukul 14.35 WIB.
Berikut adalah jajaran Manajemen Perseroan yang hadir:
1. Susanto Djaja : Presiden Direktur MTDL
2. Randy Kartadinata : Direktur MTDL
3. Sur Hang Aiwan : Direktur MTDL
4. Alexander Kuntoro : Direktur MTDL
5. Bernardy Suhendra : Presiden Direktur PT Soltius Indonesia
Transkrip Tanya Jawab Paparan Publik MTDL
Chelsea – Kontan
1 Q Apakah MTDL turut merasakan kenaikan biaya elektronik yang diimpor imbas
pelemahan nilai tukar rupiah saat ini? Sejauh apa kenaikannya? Bagaimana
strategi dalam menyiasati tantangan ini? Dan bagaimana prospek industri
tahun 2026 pada manajemen?
A Kenaikan harga komponen IT sudah mulai terjadi sejak akhir 2025 akibat
meningkatnya kebutuhan pasar global sehingga pasokan smartphone, PC,
notebook, dan server menjadi lebih terbatas. Secara rata-rata, kenaikan harga
komponen diperkirakan mencapai 30%–40%. Kondisi ini diperberat oleh
penguatan dolar AS yang meningkatkan biaya impor produk IT. Untuk
mengantisipasi hal tersebut, Metrodata menyesuaikan portofolio produk agar
tetap kompetitif dan memastikan ketersediaan produk yang memiliki daya saing.
Hingga Kuartal I 2026, bisnis distribusi hardware masih mencatat pertumbuhan
penjualan yang baik tanpa dampak signifikan terhadap permintaan pelanggan.
Manajemen menilai prospek industri IT pada 2026 bervariasi tergantung segmen
pasar. Segmen consumer, akan mengalami pertumbuhan terbukti dari
pertumbuhan Perseroan yang naik hingga 20%, namun kenaikan tersebut tentu
tidak dalam kondisi stabil karena menghadapi tekanan akibat kenaikan harga
komponen dan keterbatasan supply.
1
Page 2
Sementara itu, kebutuhan transformasi digital di segmen korporasi masih
berlanjut meskipun akan muncul tantangan.
Namun, secara keseluruhan, Metrodata memperkirakan pertumbuhan industri IT
Indonesia secara keseluruhan berada pada kisaran 0%–10% pada 2026 dan
Metrodata tetap menargetkan pertumbuhan pendapatan sekitar 10%.
2 Q Berapa belanja modal (capex) yang disediakan perusahaan untuk tahun ini?
Serta akan digunakan untuk apa saja?
A Pada 2025, Metrodata menganggarkan Capex sekitar Rp330 miliar yang terdiri
dari pembelian aset rental IT sebesar Rp300 miliar, pembangunan gudang Rp20
miliar, dan peningkatan sistem IT internal Rp10 miliar. Realisasi hingga akhir tahun
mencapai sekitar Rp288 miliar dengan detail pembelian aset IT Rp263 miliar,
warehouse Rp18 miliar, dan peningkatan sistem IT Rp7 miliar.
Untuk 2026, mengingat banyaknya permintaan dan proyek-proyek, anggaran
pembelian aset rental IT akan ditingkatkan menjadi Rp600 miliar dengan
peningkatan sistem IT Rp10 miliar. Namun per Mei tahun ini, realisasi capex untuk
pembelian aset rental IT tercatat capex Rp36 miliar dan peningkatan sistem IT Rp2
miliar. Jadi untuk capex yang dianggarkan pada tahun 2026, yakni Rp610 miliar
dengan realisasi per Mei tahun ini Rp38 miliar.
Nadia K Putri – SWA
1 Q Apakah dalam waktu dekat MTDL akan menggelar buyback saham untuk
memulihkan harga saham Perseroan?
A Metrodata tidak memiliki rencana untuk melakukan buyback saham. Karena
Perseroan lebih mengutamakan pembagian dividen tunai dan menggunakan dana
return earnings untuk mendukung pertumbuhan bisnis, terutama pada unit
distribusi yang masih menunjukkan pertumbuhan yang kuat.
2 Q Bagaimana guidance dividen tunai MTDL untuk kuartal II 2026?
A Metrodata tidak melakukan pembagian dividen interim, melainkan melakukan
pembayaran dividen final. Menurut hasil RUPS yang baru saja diselenggarakan,
Perseroan akan membagikan dividen nilai pada awal Juli 2026 sebesar Rp27 per
saham mewakili payout ratio sebesar 40,7% Rasio pembayaran dividen ini lebih
tinggi dibandingkan kebijakan normal perusahaan yang berada pada kisaran 20%–
30% laba bersih. Manajemen menyampaikan bahwa payout ratio tahun ini
merupakan salah satu yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir sebagai
bentuk apresiasi kepada pemegang saham.
Gilbert – Tuntun Sekuritas
1 Q Dengan perkembangan AI saat ini, apakah perusahaan melihat peningkatan
permintaan konsultasi dan implementasi terkait Solusi AI pada Mitra Integrasi
Informatika (MII)? Berapa ekspektasi kontribusi Solusi AI dalam 3-5 tahun ke
depan untuk total revenue MII
A Memang benar bahwa hampir seluruh pelanggan korporasi saat ini menempatkan AI
2
Page 3
sebagai salah satu agenda utama. Namun implementasi AI memerlukan fondasi berupa
infrastruktur yang memadai, sistem data yang baik, dan pengelolaan data yang matang.
Namun AI hanyalah sebuah front-end dalam sebuah bisnis. Sehingga dibutuhkan sebuah
back-end untuk mengorkestrasi kegiatan bisnis perusahaan. Yang diperlukan dalam
orkestrasi ini yang paling atas adalah AI infrastruktur yang ditopang oleh modernisasi
data.
Customer yang berdiskusi terkait solusi kepada Perseroan juga diversif dalam keperluan
AI, dengan scope luas seperti infrastruktur, modernisasi data, maupun AI itu sendiri.
Manajemen memperkirakan bahwa jika seluruh rantai nilai AI diperhitungkan, mulai dari
infrastruktur, data management, hingga implementasi AI, maka kontribusi bisnis terkait
AI berpotensi mencapai sekitar 35%–40% terhadap segmen Solusi dalam jangka waktu
3–5 tahun ke depan.
2 Q Apakah pelanggan korporasi mulai memangkas anggaran IT dan AI akibat
kondisi ekonomi yang menantang?
A Manajemen menjelaskan bahwa sebagian besar pelanggan belum melakukan
pemangkasan anggaran secara besar-besaran. Yang lebih banyak terjadi adalah
penundaan atau cost efficiency. Perusahaan cenderung lebih berhati-hati dalam
mengeluarkan belanja modal dan fokus pada investasi yang dapat menghasilkan efisiensi
biaya operasional.
Strategi Perseroan dalam menghadapi tantangan ini, yakni dengan menyediakan
teknologi baru, yang kami sebut challenger technology, yakni teknologi dengan kinerja
terbaik yang kami deliver dengan biaya yang efisien. Kami dari Bisnis Solusi tentu
mendengarkan dari para pelanggan kami yang sedang mengalami efisiensi biaya,
sehingga Metrodata menawarkan solusi yang membantu pelanggan meningkatkan
efisiensi tanpa mengurangi kualitas operasional bisnis.
Adi – Sucor Sekuritas
1 Q Dari sisi Distribusi, setelah tertekan dengan kenaikan harga RAM dan memory,
dan kenaikan harga dollar, apakah terdapat penurunan permintaan atau justru
tetap stabil?
A Hingga Kuartal I 2026, permintaan masih berada pada level yang baik dan bisnis
distribusi tetap mencatat pertumbuhan positif pada angka 30%. Tantangan tentu
akan terlihat dengan adanya penurunan secara kuantitas dari barang, namun
karena harga dari barang tersebut juga ikut mengalami kenaikan, maka nantinya
tidak akan berdampak secara signifikan pada Perusahaan.
2 Q Dari sisi topline, berapa persen recurring revenue dari total revenue? Serta
berapa lama kontrak dari recurring revenue tersebut?
A Metrodata menjelaskan bahwa recurring revenue pada unit bisnis Solusi mencapai
sekitar 60% dari total pendapatan unit tersebut. Jika dihitung terhadap pendapatan
konsolidasi perusahaan, kontribusinya sekitar 14%. Adapun rata-rata jangka waktu
kontrak recurring revenue berada pada kisaran 1–3 tahun.
3
Page 4
Widianto – Publik
1 Q Dalam beberapa tahun terakhir, pertumbuhan membutuhkan working capital
yang semakin besar. Apakah Perseroan melihat ini sebagai karakter permanen
bisnis atau ada rencana peningkatan cash conversion ke depan?
A Untuk working capital tentu tidak bisa dihindari, karena proses bisnis dari
Metrodata, terutama pada segmen Bisnis Solusi membutuhkan recurring revenue
sebesar 60%. Karena ini bersifat subscription, Perseroan perlu membayar terlebih
dahulu kepada principal sebelum dari customer melakukan pembayaran.
Sedangkan untuk segmen Bisnis Distribusi, segmentasi pasar dan aktivitas yang
semakin luas, mengakibatkan working capital secara relatif ikut meningkat. Yang
nanti akan meningkatkan cash conversion untuk ke depannya. Namun, tidak
menutup kemungkinan dengan diversifikasi produk, Perseroan mampu membuat
working capital ini menjadi lebih baik.
2 Q Berapa lama rata-rata hubungan dengan mitra enterprises terbesar MTDL?
A Rata-rata hubungan mitra enterprises MTDL sangat variatif. Namun, rata-rata
kami memiliki hubungan dengan mereka selama lebih dari 5 tahun, bahkan
sampai ke 30 tahun lebih. Salah satu alasannya juga karena Perseroan sudah
beroperasi selama lebih dari 50 tahun, sehingga rata-rata hubungan dengan mitra
enterprises juga sangat baik.
4
Page 5
Dokumentasi:
5
Page 6
LIST NAMA PESERTA
No Nama Tipe Stakeholder Nama Instansi / Media
1 Adrianto Media Infobank
2 Akhmad Jiharka Media Emitennews
3 Chelsea Media Kontan
4 Dikkie Media Hardwareholic
5 Ghafur Media Investor Daily
6 Nadia K Putri Media SWA
7 Taufik R Media Wartausaha.com
8 Zetta Media IDN Financials
9 Zsasya Media Investortrust.id
10 Andrew Publik -
11 Carlton Analis Tuntun Sekuritas
12 Chandra Analis Yuanta Sekuritas
13 Daniel Analis Private Equity
14 Daniel Publik -
15 Dicky Adi Analis Sucor Sekuritas
16 Eric Publik Investor publik
17 Gilbert Analis Tuntun Sekuritas
18 Mangesti Analis Mirae Asset
19 GG Analis Mirae Asset
20 Rizky Yunanda Analis HB Capital Indonesia
6
Page 7
21 Selvi Analis BCA sekuritas
22 Shella Debi Publik -
23 Stephen Publik -
24 Widianto Publik -
25 Yonatan Investor -
26 Ignatius Giovani Sembiring Publik BPK Jateng
27 Zoom User Publik -
28 Benny Ha Lainnya Metrodata
29 Margaret Silitonga Lainnya Metrodata
30 Aditya (Moderator) Lainnya Metrodata
31 Linda Sugiono Lainnya Metrodata
32 Irfindo (Host) Lainnya Metrodata
33 Studio 1 (Co-Host) Lainnya Metrodata
34 MTDL (Co-Host) Lainnya Metrodata
36 Vani P. Lainnya Irfindo
37 Oscar N. Lainnya Irfindo
38 Aditya Lainnya Irfindo
39 Gandhi Lainnya Irfindo
7
Names mentioned 26 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Soltius Indonesia Transkrip Tanya Jawab Paparan Publik
p.1
unresolved
—
Adrianto
p.6
unresolved
person
Akhmad Jiharka
p.6
unresolved
—
Chelsea
p.6
unresolved
—
Dikkie
p.6
unresolved
—
Ghafur
p.6
unresolved
—
Nadia K Putri
p.6
unresolved
—
Zetta
p.6
unresolved
—
Zsasya
p.6
unresolved
—
Carlton
p.6
unresolved
—
Daniel
p.6 ×2
unresolved
—
Dicky Adi
p.6
unresolved
—
Eric
p.6
unresolved
—
Gilbert
p.6
unresolved
—
Mangesti
p.6
unresolved
—
Rizky Yunanda
p.6
unresolved
person
Jateng
p.7
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.