Back to announcement
20241111_POLI_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_31766759_lamp1.pdf
Other Text extracted POLISource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 8
Page 1
Page 2
Tanggapan Permintaan Penjelasan
PT Pollux Hotels Group Tbk
1. Merujuk CALK 5 Piutang Usaha, per 30 Juni 2024 Perseroan memiliki piutang usaha dari pihak
ketiga yang jatuh tempo lebih dari 120 hari sebesar Rp48,4 miliar atau 74% dari total piutang
usaha.Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan komprehensif terkait:
a. Status realisasi terkini atas pembayaran piutang usaha tersebut.
Tanggapan : Piutang usaha dari pihak ketiga yang jatuh tempo lebih dari 120 hari pada report
Q3 2024 sudah menurun menjadi Rp43,2 miliar, hal tersebut menunjukkan adanya progress
pembayaran dari customer.
b. Strategi Perseroan dalam mempercepat realisasi piutang yang telah jatuh tempo lebih dari
120hari tersebut, mengingat besarnya proporsi piutang jatuh tempo.
Tanggapan : Perseroan melakukan penagihan intensif dengan menerbitkan Surat Peringatan (SP)
1,SP2, hingga SP3 kepada customer yang terlambat melakukan pembayaran. Selain itu sejak
2024 unit business mall mulai menerbitkan denda ke tenant apabila tagihan yg jatuh tempo
belum dibayarkan.
c. Pertimbangan Perseroan dalam menetapkan cadangan kerugian piutang yang relatif rendah
sebesar Rp3,3 miliar atau hanya 4,9% dari total piutang lewat jatuh tempo sebesar Rp68,6
miliar.
Tanggapan : Dalam penentuan cadangan kerugian piutang, Perseroan mempertimbangkan
berdasarkan track record customer. Manajemen berkeyakinan bahwa jumlah penyisihan
cadangan kerugian piutang cukup untuk menutup kerugian dari piutang usaha yang diragukan.
2. Merujuk CALK 7 Persediaan, Perseroan membukukan saldo sebesar Rp393,2 miliar per 30 Juni
2024 atau telah mengalami penurunan sebesar 36% jika dibandingkan dengan saldo per 31
Desember 2023 sebesar Rp610,3 miliar. Selain itu, pada Laporan Arus Kas Aktivitas Invetasi
periode 30 Juni 2024, Perseroan tidak membukukan pembayaran atas perolehan persediaan
apartemen yang telah mengalami penurunan dari Rp66,2 miliar pada periode 30 Juni 2023.
Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Faktor utama penurunan persediaan tersebut.
Tanggapan : Faktor utama penurunan persediaan adanya reklasifikasi Persediaan Apartemen ke
akun Properti Investasi yang rencananya akan dikembangkan menjadi Service Apartemen.
b. Jika terjadi reklasifikasi kepada akun properti investasi, berikan rincian dan alasan.
Tanggapan : Reklasifikasi Persediaan Apartemen ke akun Properti Investasi dikarenakan adanya
rencana pengembangan unit apartemen yang sudah siap untuk dikembangkan menjadi Service
Apartemen.
Berikut rinciannya :
Anak Perusahaan Keterangan Nominal
PT Siliwangi Bimantara Perdana 188 Unit Apartemen +1 HGB 126.303.982.791
PT Bumi Wardana 222 Unit Apartemen 92.595.060.210
Total 218.899.043.001
3. Merujuk CALK 9 Goodwill, Perseroan membukukan saldo sebesar Rp91,2 miliar atas selisih
lebih antara biaya perolehan dan bagian Perseroan atas nilai wajar asset bersih entitas anak PT
Adil Berkat Sentosa pada 30 Juni 2024 dan 31 Desember 2023. Berdasarkan informasi tersebut,
Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Profil singkat PT Adil Berkat Sentosa, mencakup bidang usaha utama, jangkauan pasar saat ini.
Tanggapan : PT Adil Berkat Sentosa memiliki investasi penyertaan saham langsung / holding
company di PT Pollux Kemang Superblok yang memiliki tanah di Bekasi – Jawa Barat.
b. Berapa nilai kapitalisasi pasar (market capitalization) dari PT Adil Berkat Sentosa pada saat
akuisisi, dan apakah telah mengalami perubahan signifikan setelah diakuisisi?
Tanggapan : Nilai kapitalisasi pasar pada saat akuisisi sebesar Rp 254.677.795.514,-
PT Adil Berkat Sentosa tidak mengalami perubahan signifikan setelah diakuisisi.
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6 th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id Call Center: 150515 (Domestic Only) |: +62 811 81 150515
Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 3
c. Keunggulan kompetitif atau potensi strategis dari PT Adil Berkat Sentosa yang membuat
Perseroan bersedia membayar lebih tinggi dari nilai wajar aset bersihnya.
Tanggapan : PT Adil Berkat Sentosa memiliki potensi pendapatan karena memiliki asset
tanah di Bekasi – Jawa Barat.
d. Saat diakuisisi, apakah Perseroan telah melakukan identifikasi asset yang jelas pada PT Adil
Berkat Sentosa sehingga tidak terdapat asset tidak berwujud lain yang berpotensi untuk
dipisahkan selain goodwill?
Tanggapan : Tidak terdapat asset tidak berwujud lain
e. Penilaian independen atau appraisal yang dilakukan oleh Perseroan untuk menentukan nilai
wajar asset PT Adil Berkat Sentosa saat akuisisi.
Tanggapan : Tidak ada
f. Bagaimana Perseroan berencana melakukan uji penurunan nilai secara berkala, mengingat
besarnya nilai goodwill yang dicatat?
Tanggapan : Perseroan belum mulai melakukan penurunan goodwill dikarenakan unit belum
beroperasi dan asset yang tercatat merupakan tanah. Manajemen berkeyakinan nilai tanah
setiap tahunnya mengalami kenaikan dan tidak mengalami penurunan sehingga tidak perlu
dilakukan penurunan nilai goodwill.
4. Merujuk CALK 10 Uang Muka, per 30 Juni 2024 Perseroan membukukan saldo sebesar Rp278,5
miliar atau telah mengalami penurunan dibandingkan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp365
miliar. Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Latar belakang penurunan uang muka tersebut. Apakah Perseroan melakukan pembayaran ke
kontraktor atau peruabahan rencana proyek?
Tanggapan :
Penurunan uang muka pembelian apartemen dikarenakan apartemen sudah diakui menjadi
milik perseroan setelah serah terima unit. Unit apartemen direklasifikasi ke akun Properti
Investasi dikarenakan adanya rencana pengembangan unit apartemen yang sudah siap untuk
dikembangkan menjadi Service Apartemen.
b. Status terkini perkembangan proyek apartemen di Cikarang.
Tanggapan : Proyek apartemen Cikarang sedang proses fit out.
5. Merujuk CALK 14 Properti Investasi, per 30 Juni 2024 Perseroan membukukan saldo sebesar
Rp315,8 miliar yang merupakan hasil reklasifikasi dari bangunan. Bursa meminta penjelasan
komprehensif terkait:
a. Apakah reklasifikasi ini berpengaruh terhadap kemampuan Perseroan untuk memenuhi
permintaan pasar dari sisi penjualan properti.
Tanggapan : Reklasifikasi dari bangunan masih terkait Reklasifikasi unit apartemen dari akun
Persediaan Apartemen dan akun Uang muka pembelian apartemen. Hal tersebut dikarenakan
adanya rencana pengembangan unit apartemen yang sudah siap untuk dikembangkan menjadi
Service Apartemen.
b. Bagaimana Perseroan memastikan bahwa properti investasi diakui pada nilai wajar dan
bahwa depresiasi serta amortisasi dihitung secara akurat sesuai dengan PSAK 240 – Properti
Investasi.
Tanggapan : Properti investasi dinyatakan sebesar harga perolehan termasuk biaya transaksi
dikurangi akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, jika ada, kecuali tanah yang tidak
disusutkan. Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode garis lurus berdasarkan
taksiran masa manfaat ekonomis sesuai kategori properti investasi.
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6 th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id Call Center: 150515 (Domestic Only) |: +62 811 81 150515
Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 4
6. Merujuk CALK 22 Utang Bank, Perseroan membukukan saldo utang bank jangka pendek
sebesar Rp131,3 miliar yang akan jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan dari Bank Negara
Indonesia, Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara, dan Bank Oke Indonesia. Berdasarkan
informasi tersebut Bursameminta penjelasan terkait:
a. Rencana Perseroan untuk melunasi utang bank tersebut, terutama dari Bank Mandiri dan
BankNegara Indonesia.
Tanggapan : Perseroan sudah mengajukan restrukturisasi atas utang bank dari Bank Mandiri
dan Bank Negara Indonesia.
b. Apa Perseroan berencana untuk melakukan restrukturisasi utang bank meningat jika dilihat
dari jumlah kas yang dimiliki Perseroan hanya sebesar Rp19,5 miliar per Juni 2024.
Bagaimana dampak utang bank tersebut terhadap likuiditas Perseroan.
Tanggapan : Betul, Perseroan telah mengambil kebijakan untuk melakukan restrukturisasi utang
Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia.
c. Penjelasan terkait pemenuhan negative covenant selama periode berjalan.
Tanggapan : Perseroan memberikan laporan berkala kepada Bank terkait dan melakukan intens
komunikasi untuk melakukan restrukturisasi atas utang Bank Mandiri dan Bank Negara
Indonesia.
7. Merujuk CALK 32 Beban Penjualan dan Pemasaran dan CALK 33 Beban Umum Administrasi,
Perseroan membukukan beban umum dan administrasi yang tetap tinggi sebesar Rp48,5 miliar
per 30 Juni 2024 dibandingkan dengan periode 31 Desember 2023 sebesar Rp48,2 miliar. Namun
demikian, Perseroan membukukan penurunan signifikan pada beban penjualan dan pemasaran
per 30 Juni 2024 dibandingkan periode 31 Desember 2023 dari Rp944,1 juta menjadi Rp390,2
juta. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Faktor utama beban penjualan dan pemasaran menurun signfikan. Apakah Perseroan
mengurangi kegiatan pemasaran atau strategi penjualan?
Tanggapan : Pada 2023 beban penjualan dan pemasaran lebih tinggi karena adanya event
Grand Opening Pollux Mall Cikarang, sedangkan tahun 2024 Perseroan belum ada event
yang membutuhkan dana pemasaran yang significant.
b. Faktor utama yang menyebabkan beban administrasi tetap tinggi.
Tanggapan : Beban administrasi tetap tinggi , karena mengikuti Pendapatan kami yang juga
tinggi bahkan meningkat bila dibandingkan tahun sebelumnya.
8. Merujuk CALK 34 Beban Operasi Lainnya, Perseroan membukukan saldo sebesar Rp3,5 miliar
atau telah mengalami peningkatan sebesar 143,58% dibandingkan periode 30 Juni 2023 sebesar
Rp1,4 miliar. Peningkatan tersebut utamanya disebabkan oleh peningkatan signifikan pada
komponen lain – lain. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan terkait:
a. Faktor utama peningkatan beban operasional lainnya tersebut mengingat akun tersebut
merupakan salah satu kontributor terbesar dalam pengurangan laba operasi per 30 Juni 2024.
Tanggapan : Dalam beban operasional terdapat biaya Return Of Investment ( ROI ) kepada
pemilik condotel yang dibukukan oleh Perseroan per 30 Juni 2024 sebesar Rp
3.499.082.568,-
b. Rincian dari komponen lain – lain tersebut.
Tanggapan :
Berikut rinciannya :
Biaya Nominal
ROI PT Pahala Agung 2.163.132.461
ROI PT Duta Megah Laksana 1.335.950.107
Lain-lain (masing2 dibawah 1juta ) 11.984.440
Total 3.511.067.008
9. Merujuk CALK 35 Pendapatan Operasi Lainnya, Perseroan membukukan saldo sebesar Rp16,2
miliar atau telah mengalami kenaikan dibandingkan periode 30 Juni 2023 sebesar Rp10,6 miliar.
Kenaikan tersebut secara signifikan terjadi pada komponen pendapatan dari denda penalti dari
Rp77,5 juta menjadi Rp570,1 juta dan komponen lain – lain dari Rp398 juta menjadi Rp5 miliar.
Bursa meminta penjelasan komprehensif terkait:
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6 th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id Call Center: 150515 (Domestic Only) |: +62 811 81 150515
Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 5
a. Nature dan rincian atas pendapatan dari denda penalti dan komponen lain – lain.
Tanggapan : Pendapatan operasi lainnya dari Denda Pinalti mengalami peningkatan
dikarenakan sejak awal tahun 2024 unit business mall mulai menerbitkan denda ke tenant
apabila tagihan yg jatuh tempo belum dibayarkan.
Komponen lain-lain berisi pendapatan dari penghapusan cadangan biaya yang tidak
terealisasi. Rincian komponen lain-lain dari masing-masing entitas anak :
Entitas Anak Nominal
PT Widya Bhakti 50.612.833
PT Pahala Agung 32.997.308
PT Morindo Masindo 64.595.013
PT Graha Satu Tiga Tujuh 363.123.737
PT Graha Masindo Pratama 108.219.380
PT Cakrawala Sakti Kencana 3.163.310.656
PT Duta Megah Laksana 1.231.724.866
Lain-lain (masing2 dibawah 5juta ) 30.338.921
Total 5.044.922.714
b. Apakah Perseroan cukup bergantung pada sumber pendapatan tidak rutin ini untuk menjaga
profitabilitas meningat pendapatan operasi lainnya merupakan kontributor terbesar pada laba
operasi.
Tanggapan : Tidak. Perseroan tetap berfokus pada upaya peningkatan pendapatan operasi /
pendapatan utama Perseroan.
10. Merujuk CALK 36 Pendapatan (Beban) Lainnya, Perseroan membukukan saldo pendapatan
keuangan sebesar Rp817,6 juta atau telah mengalami penurunan dibandingkan periode 31
Desember 2023 sebesar Rp3,8 miliar. Berdasarkan informasi tersebut, Bursa meminta penjelasan
terkait:
a. Latar belakang penurunan signifikan tersebut mengingat beban keuangan yang meningkat
signifikan dari Rp18,3 miliar pada periode 30 Juni 2023 menjadi Rp30 miliar per 30 Juni
2024.
Tanggapan : Piutang pihak berelasi PT World Apparel telah lunas pada Maret 2024, sehingga
pendapatan bunga pinjaman menurun dari tahun sebelumnya.
b. Apakah Perseroan telah mengurangi penempatan dana dalam instrumen keuangan yang
menghasilkan bunga.
Tanggapan : Piutang pihak berelasi PT World Apparel telah lunas pada Maret 2024, sehingga
mulai Maret 2024 Perseroan tidak memiliki instrument Keuangan yang menghasilkan bunga.
11. Bursa meminta occupancy rate setiap proyek yang dimiliki oleh Perseroan per bulannya untuk
periode Januari 2024 sampai September 2024.
Tanggapan : Data yang diminta terlampir di halaman selanjutnya.
12. Berdasarkan kondisi Perseroan yang saat ini berada di Papan Pemantauan Khusus dengan notasi
‘X’ sesuai dengan Kriteria 7 yang ditetapkan oleh Bursa, yaitu memiliki likuiditas rendah dengan
kriteria nilai transaksi rata-rata harian saham kurang dari Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) dan
volume transaksi rata-rata harian saham kurang dari 10.000 (sepuluh ribu) saham selama 3 (tiga)
bulan terakhir di Pasar Reguler dan/atau Pasar Reguler Periodic Call Auction. Mohon dapat
menjelaskan secara komprehensif terkait:
a. Langkah strategi yang akan diambil Perseroan dalam upaya keluar dari Papan Pemantauan
Khusus.
Tanggapan : Perseroan menunjuk perusahaan investor relation untuk melakukan roadshow
bersama management, guna meningkatkan jumlah investor.
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6 th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id Call Center: 150515 (Domestic Only) |: +62 811 81 150515
Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 6
b. Identifikasi dan pengelolaan risiko dalam mempertahankan kinerja dan reputasi Perseroan.
Tanggapan : Perseroan membuat divisi Pollux Academy untuk melakukan berbagai training
antara lain perihal management resiko dan juga peningkatan kinerja.
c. Rencana untuk melibatkan pemegang saham dalam strategi keluar dari Papan Pemantauan
Khusus.
Tanggapan : Perseroan menunjuk perusahaan investor relation untuk melakukan roadshow bersama
management, guna meningkatkan jumlah investor.
13. Mohon penjelasan rencana aksi korporasi yang akan dilakukan oleh Perseroan dalam jangka
waktu 12 bulan ke depan (jika ada). Informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan
dapat mempengaruhi harga efek serta kelangsungan usaha Perseroan yang belum diungkapkan
kepada publik.
Tanggapan : Perseroan berencana untuk bermitra bersama hotel operator internasional guna
meningkatkan kinerja dari hotel yang dimiliki perseroan.
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I, 6 th Floor, Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190 – Indonesia
www.idx.co.id Call Center: 150515 (Domestic Only) |: +62 811 81 150515
Twitter/TikTok: @idx_bei | Instagram: @indonesiastockexchange | Facebook/YouTube/LinkedIn: Indonesia Stock Exchange
Page 7
UNIT BUSINESS MALL
OCCUPANCY REPORT
PERIOD : JANUARI - SEPTEMBER 2024
PROJECT: PARAGON MALL ( PT CAKRAWALA SAKTI KENCANA )
Period Ruang Usaha (m2) OR (%) Atrium (m2) OR (%)
Kapasitas Disewakan Sisa Kapasitas Disewakan Sisa
Jan-24 33.740,80 33.256,47 484,33 98,56% 500,4 500,4 0 100,00%
Feb-24 33.740,80 33.277,37 463,43 98,63% 500,4 500,4 0 100,00%
Mar-24 33.740,80 33.389,18 351,62 98,96% 500,4 500,4 0 100,00%
Apr-24 33.740,80 33.277,38 463,42 98,63% 500,4 500,4 0 100,00%
Mei-24 33.740,80 33.273,38 467,42 98,61% 500,4 500,4 0 100,00%
Jun-24 33.740,80 33.292,88 447,92 98,67% 500,4 500,4 0 100,00%
Jul-24 33.740,80 33.205,53 535,27 98,41% 500,4 500,4 0 100,00%
Agu-24 33.740,80 33.149,53 591,27 98,25% 500,4 500,4 0 100,00%
Sep-24 33.740,80 33.178,03 562,77 98,33% 500,4 500,4 0 100,00%
PROJECT: CENTRAL CITY MALL ( PT MORINDO MASINDO )
Ruang Usaha (m2) Atrium (m2) OR (%)
Period OR (%)
Kapasitas Disewakan Sisa Kapasitas Disewakan Sisa
Jan-24 10.248,60 10.104,60 144,00 98,59% 421 194,40 226,6 46,18%
Feb-24 10.248,60 10.104,60 144,00 98,59% 421 194,40 226,6 46.18%
Mar-24 10.248,60 10.104,60 144,00 98,59% 421 194,40 226,6 46.18%
Apr-24 10.248,60 10.104,60 144,00 98,59% 421 194,40 226,6 46.18%
Mei-24 10.248,60 10.104,60 144,00 98,59% 421 194,40 226,6 46.18%
Jun-24 10.248,60 10.104,60 144,00 98,59% 421 363,40 57,6 86.32%
Jul-24 10.248,60 10.248,60 0,00 100,00% 421 383,40 37,6 91,07%
Agu-24 10.248,60 10.248,60 0,00 100,00% 421 184,00 237,0 43,70%
Sep-24 10.248,60 10.248,60 0,00 100,00% 421 184,00 237,0 43,70%
PROJECT: POLLUX MALL CIKARANG ( PT BUMI PASIFIK KENCANA )
Ruang Usaha (m2) Atrium (m2) OR (%)
Period OR (%)
Kapasitas Disewakan Sisa Kapasitas Disewakan Sisa
Jan-24 27.760,83 12.749,06 15.011,77 45,92% 284,48 0,00 284,48 0,00%
Feb-24 27.760,83 13.077,80 14.683,03 47,11% 284,48 284,48 - 100,00%
Mar-24 27.760,83 12.617,01 15.143,82 45,45% 284,48 0,00 284,48 0,00%
Apr-24 27.760,83 13.038,23 14.722,60 46,97% 284,48 0,00 284,48 0,00%
Mei-24 27.760,83 13.065,93 14.694,90 47,07% 284,48 22,10 262,38 7,77%
Jun-24 27.760,83 13.174,97 14.585,86 47,46% 284,48 284,48 - 100,00%
Jul-24 27.760,83 13.508,87 14.251,96 48,66% 284,48 0,00 284,48 0,00%
Agu-24 27.760,83 13.563,99 14.196,84 48,86% 284,48 0,00 284,48 0,00%
Sep-24 27.760,83 17.717,39 10.043,44 63,82% 284,48 0,00 284,48 0,00%
Page 8
UNIT BUSINESS HOTEL
OCCUPANCY REPORT
PERIOD : JANUARI - SEPTEMBER 2024
PO HOTEL LK SIMPANG LIMA LK PANDANARAN LK PEMUDA LK SENGGIGI
Periode
(Month) PT CAKRAWALA PT GRAHA SATU PT GRAHA MASINDO PT DUTA MEGAH
PT PAHALA AGUNG
SAKTI KENCANA TIGA TUJUH PRATAMA LAKSANA
Januari 2024 46,16% 49,99% 49,85% 42,90% 8,28%
Februari 2024 44,16% 56,50% 54,59% 47,40% 10,18%
Maret 2024 43,97% 43,75% 40,37% 41,36% 8,00%
Apr-24 55,30% 58,90% 51,92% 55,42% 14,42%
Mei 2024 59,04%
48,36% 60,97% 88,84% 15,93%
Juni 2024 57,60% 67,01% 66,17% 83,62% 16,80%
Juli 2024 48,70% 69,28% 68,20% 60,74% 26,45%
Agustus 2024 40,79% 65,72% 60,39% 56,17% 32,00%
Sep-24 48,43% 68,72% 66,92% 69,79% 20,04%
Names mentioned 23 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Siliwangi Bimantara Perdana
p.2
unresolved
org
PT Bumi Wardana
p.2
unresolved
org
PT Adil Berkat Sentosa
p.2 ×9
unresolved
org
PT Pollux Kemang Superblok
p.2
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.2 ×10
unresolved
org
PT Pahala Agung
p.4 ×2
unresolved
org
PT Duta Megah Laksana
p.4 ×2
unresolved
org
PT Widya Bhakti
p.5
unresolved
org
PT Morindo Masindo
p.5 ×2
unresolved
org
PT Graha Satu Tiga Tujuh
p.5
unresolved
org
PT Graha Masindo Pratama
p.5
unresolved
org
PT Cakrawala Sakti Kencana
p.5 ×2
unresolved
org
PT BUMI PASIFIK KENCANA
p.7
unresolved
org
PT CAKRAWALA
p.8
unresolved
org
PT GRAHA SATU
p.8
unresolved
org
PT GRAHA MASINDO
p.8
unresolved
org
PT DUTA MEGAH
p.8
unresolved
org
PT PAHALA AGUNG SAKTI KENCANA
p.8
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.