Skip to content
Back to announcement

20260610_GPSO_Tanggapan atas Permintaan Penjelasan Bursa_32100052_lamp1.pdf

Other Text extracted GPSO

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 38

Page 1
                              PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                              Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                              Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



                                                                                               Jakarta, 10 Juni 2026

No. 0147/CORP/GPSO-JKT/VI/26


PT BURSA EFEK INDONESIA
Indonesia Stock Exchange Building, Tower I Lantai 6
Jalan Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
Indonesia

UP         :      I Gede Nyoman Yetna
                  Direktur

                  Yogi Brilliana Gahara
                  P.H. Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 3

Perihal    :      Penjelasan atas Permintaan Penjelasan BEI No. S-06591/BEI.PP3/06-2026

Sehubungan surat dari PT Bursa Efek Indonesia No. S-06591/BEI.PP3/06-2026 tertanggal 5 Juni 2026, perihal:
Permintaan Penjelasan, bersama ini kami sampaikan Penjelasan dari Perseroan sebagai berikut:

1. Sehubungan dengan KI 24 April 2026 dan tanggapan 13 Mei 2026, agar dijelaskan:

     a.   Jelaskan apakah sewa kepada JIC dengan biaya sebesar Rp9,3 miliar per tahun akan berlangsung
          selama lebih dari 120 bulan (10 tahun), mengingat Perseroan harus melunasi bunga dan pokok utang
          dari PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (Bank CCB) sebesar Rp50 miliar dengan bunga
          9% per tahun dan jangka waktu 120 bulan (10 tahun).

          Penjelasan
          Bersama ini dapat di klarifikasi bahwa, berdasarkan perjanjian awal antara JIC dengan Perseroan
          sewa akan dilaksanakan selama 10 (sepuluh) tahun dengan ketentuan terkait dengan Sewa Menyewa
          sebagai berikut:

               Pemberi Sewa                      :   Perseroan
               Penyewa                           :   JIC
               Objek Sew Menyewa                 :   a.    Tanah Bangunan terletak di Desa Sukaresmi, Kecamatan
                                                           Lemahabang, Kabupaten Bekasi – Provinsi Jawa Barat,
                                                           terdaftar sebagai Hak Guna Bangunan No. 221, dikeluarkan
                                                           pada tanggal 08 Juli 1996, berakhir pada tanggal 07 Mei
                                                           2043 terdaftar atas nama PT JAYA INDAH CASTING,
                                                           Gambar Situasi No. 19306/1995, tanggal 22 Agustus 1995,
                                                           dengan tanah seluas 15.400 m² (lima belas ribu empat ratus
                                                           meter persegi);
                                                     b.    Mesin fasilitas produksi untuk besi tuang cetak (ferro
                                                           casting).
               Total Biaya Sewa                  :   Rp9.300.000.000,- (sembilan miliar tiga ratus juta Rupiah) per
                                                     tahun
               Jangka Waktu Sewa                 :   10 (sepuluh) tahun
               Ketentuan Umum Sewa               :        Uang sewa pabrik, mesin dan fasilitas pabrik untuk tahun-1
                                                           sampai   dengan     tahun     ke-3      adalah    sebesar




                                                                                                           Page 1 of 38
Page 2
                        PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                        Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                        Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



                                                 Rp9.300.000.000,- (sembilan miliar tiga ratus juta Rupiah)
                                                 pertahun. Tagihan sewa akan ditagihkan oleh Perseroan
                                                 kepada JIC setiap bulannya;
                                                Uang Sewa akan direview setiap 3 tahun sekali dengan
                                                 minimal kenaikan Uang Sewa 10% (sepuluh persen) dari
                                                 Uang Sewa sebelumnya untuk jangka waktu 3 tahun
                                                 selanjutnya demikian seterusnya.
       Persyaratan Pendahuluan                  Tidak terdapat perjanjian dan syarat serta kondisi yang
                                                 harus dipenuhi oleh Perseroan kepada JIC maupun pihak
                                                 ketiga dalam rangka pembelian aset JIC selain pembayaran
                                                 JIC kepada PT Bank Ganesha Tbk (“Bank Ganesha”)
                                                 sesuai dengan surat dari Bank Ganesha No.
                                                 012/COR/IV/2026 tertanggal 13 April 2026 perihal Surat
                                                 Keterangan Informasi Terkait Pelunasan Fasilitas Kredit an.
                                                 PT Jaya Indah Casting.
                                                Selain itu juga, Transaksi pembelian Aset Tetap JIC oleh
                                                 Perseroan harus terlebih dahulu memperoleh persetujuan
                                                 dari Pemegang Saham Perseroan sesuai yang telah
                                                 diungkapkan oleh Perseroan.


b.   Berdasarkan LK 31 Maret 2026, piutang lain-lain Perseroan sebesar Rp6,9 miliar. Sehubungan dengan
     hal tersebut, apakah Perseroan akan berupaya untuk mendapatkan pelunasan piutang lain-lain
     mengingat keperluan kas Perseroan untuk membeli aset JIC?

     Penjelasan
     Perseroan senantiasa melakukan upaya penagihan dan pemantauan atas seluruh piutang lain-lain
     yang dimiliki, termasuk piutang kepada pihak berelasi maupun pihak ketiga, sesuai dengan ketentuan
     dan jangka waktu yang telah disepakati. Perseroan menyadari pentingnya pengelolaan modal kerja
     dan likuiditas dalam mendukung kegiatan operasional maupun rencana aksi korporasi yang sedang
     dijalankan, termasuk rencana pembelian aset JIC. Oleh karena itu, Perseroan akan terus
     mengupayakan penyelesaian dan pelunasan piutang lain-lain yang masih outstanding guna
     memperkuat posisi kas dan mendukung kebutuhan pendanaan Perseroan. Meskipun demikian,
     sumber pendanaan untuk transaksi pembelian aset JIC tidak semata-mata bergantung pada
     pelunasan piutang lain-lain. Perseroan juga terus mengevaluasi berbagai alternatif sumber
     pendanaan yang tersedia agar pelaksanaan rencana bisnis dan aksi korporasi dapat berjalan sesuai
     dengan rencana.

c.   Berdasarkan tanggapan 13 Mei 2026 poin 3r, estimasi rata-rata sisa umur ekonomis mesin dan
     peralatan produksi termasuk jenis JIG dan moulding yang dibeli dari JIC, sekitar 4 s.d. 8 tahun.
     Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan apakah operasional aset dari JIC hanya berlangsung
     maksimal hingga 8 tahun sejak pembelian?

     Penjelasan
     Estimasi umur ekonomis digunakan untuk tujuan akuntansi dalam menghitung beban penyusutan dan
     merefleksikan estimasi periode manfaat ekonomis aset berdasarkan kondisi yang diketahui pada saat
     penilaian dilakukan. Dalam praktiknya, umur operasional aktual suatu aset dapat lebih panjang
     daripada umur ekonomis akuntansinya sepanjang aset tersebut masih dalam kondisi baik, dapat
     digunakan secara layak, serta tetap memenuhi kebutuhan operasional dan standar kualitas yang
     ditetapkan. Perseroan berencana melakukan pemeliharaan, perawatan, serta evaluasi berkala atas
     kondisi aset yang akan diperoleh dari JIC guna memastikan aset tersebut dapat dimanfaatkan secara
     optimal sesuai kebutuhan operasional Perseroan. Oleh karena itu, estimasi sisa umur ekonomis




                                                                                                  Page 2 of 38
Page 3
                         PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                         Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                         Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



     akuntansi selama 4 sampai dengan 8 tahun tidak dapat diartikan bahwa operasional aset akan
     berakhir secara otomatis setelah periode tersebut berakhir.

d.   Berdasarkan tanggapan 13 Mei 2026 poin 4a, untuk ke depannya Perseroan tidak akan menjalankan
     kegiatan usaha terkait alat ukur, alat uji, navigasi, dan fotografi karena telah memiliki arah bisnis baru.

     Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan apakah Perseroan akan menjual aset yang dibeli
     menggunakan dana hasil penawaran umum karena sudah tidak diutilisasi Perseroan

     Penjelasan
     Bersama Permintaan Penjelasan ini, kami sampaikan Perseroan akan membawa arah bisnis baru
     serta melakukan penyelarasan strategi bisnis tersebut dengan merubah kegiatan usaha Perseroan
     menjadi KBLI 46591 tentang PERDAGANGAN BESAR MESIN KANTOR DAN INDUSTRI, SUKU
     CADANG DAN PERLENGKAPANNYA dan KBLI 68129 tentang AKTIVITAS REAL ESTAT (BANGUNAN
     DAN LAHAN) NONHUNIAN LAINNYA MILIK SENDIRI ATAU SEWA sebagai tambahan kegiatan usaha
     yang baru dalam mendukung kebijakan usaha. Oleh karena itu, Perseroan bermaksud untuk
     melaksanakan penjualan aset dibeli yakni Lidar dan Ruko akan dijual untuk pengembangan usaha
     dimasa mendatang khususnya akan digunakan untuk modal kerja pembelian barang dagang, biaya
     pemeliharaan fasilitas Pabrik yang dibeli dari JIC, biaya pemasaran dan penjualan serta keperluan
     untuk relokasi tempat usaha yang baru dari Perseroan.

e.   Berkaitan dengan pertanyaan poin e, dalam hal aset yang dibeli dengan dana hasil penawaran umum
     akan dijual karena sudah tidak diutilisasi, agar Perseroan menyebutkan nilai buku dan perkiraan harga
     jual aset tersebut dengan melengkapi tabel di bawah ini:




     Penjelasan
                                    Realisasi Dana            Nilai Buku per 31           Perkiraan Harga
                Uraian
                                         IPO                     Maret 2026                     Jual
        Ruko                       Rp7.500.000.000           Rp5.985.210.975             Rp6.105.250.730
        Lidar                      Rp9.000.000.000           Rp5.229.084.493             Rp6.000.000.000
        UAV                        Rp5.000.000.000           Berputar di Modal           Berputar di Modal
                                                             Kerja                       Kerja
        Total                      Rp21.500.000.000




                                                                                                     Page 3 of 38
Page 4
                           PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                           Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                           Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



2. Terkait dengan sistem akuntansi yang digunakan Perseroan dalam penyusunan laporan keuangan
   konsolidasi, agar disampaikan:

   a.   Sistem akuntansi yang telah digunakan oleh Perseroan (misalnya: SAP, Accurate, Excel, dan
        sejenisnya).

        Penjelasan
        Saat ini Perseroan menggunakan Sistem Informasi Akuntansi Accurate. Kedepannya, Perseroan akan
        mengembangkan Sistem Informasi Manajemen Akuntansi (SIMA) yang lebih terintegrasi dalam
        pencatatan transaksi keuangan dan penyusunan laporan keuangan. Dalam pelaksanaannya,
        Perseroan tetap akan melakukan rekonsiliasi, analisis data, dan kebutuhan pelaporan manajemen.
        Penggunaan SIMA dan spreadsheet dilakukan secara terintegrasi dalam proses penyusunan laporan
        keuangan guna mendukung akurasi, kelengkapan, dan ketepatan waktu penyajian informasi keuangan
        Perseroan.

   b.   Pengujian kelayakan sistem akuntansi yang telah dilakukan oleh auditor.

        Penjelasan
        Auditor independen tidak melakukan pengujian khusus atas kelayakan sistem informasi akuntansi
        Perseroan secara terpisah. Namun, dalam pelaksanaan audit laporan keuangan, auditor melakukan
        pemahaman atas proses bisnis, siklus transaksi, pengendalian internal yang relevan, serta prosedur
        audit yang diperlukan untuk memperoleh keyakinan memadai atas kewajaran laporan keuangan yang
        disusun oleh Perseroan sesuai dengan Standar Akuntansi yang berlaku. Perseroan secara berkala
        melakukan evaluasi terhadap efektivitas sistem yang digunakan dan memastikan bahwa sistem
        tersebut dapat mendukung kebutuhan pencatatan dan pelaporan keuangan perusahaan.

   c.   Jelaskan frekuensi atau seberapa sering gagal akses sistem akuntansi terjadi.

        Penjelasan
        Sampai dengan saat ini, Perseroan tidak mengalami gangguan akses sistem yang bersifat material dan
        berkepanjangan yang menghambat proses pencatatan transaksi maupun penyusunan laporan
        keuangan.

   d.   Sehubungan dengan pertanyaan poin c, bagaimana rencana Perseroan terkait pengembangan sistem
        akuntansi ke depannya jika terdapat gagal akses?

        Penjelasan
        Perseroan didukung oleh tenaga teknis teknologi informasi yang membantu pemeliharaan,
        pemantauan, serta penanganan kendala teknis yang mungkin terjadi pada sistem.

3. Sehubungan dengan Catatan atas Laporan Keuangan (CALK) 5 tentang kas dan bank, agar dijelaskan:

   a.   Outstanding nilai kas Perseroan pada tanggal tanggapan atas surat permintaan penjelasan.

        Penjelasan
        Per tanggal 10 Juni 2026, saldo kas dan bank Perseroan adalah sebesar Rp 371.476.792, yang terdiri
        dari saldo kas operasional dan rekening bank yang digunakan untuk kegiatan operasional Perseroan.




                                                                                               Page 4 of 38
Page 5
                           PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                           Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                           Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



        Saldo tersebut merupakan posisi aktual kas yang tersedia pada tanggal tersebut dan digunakan untuk
        mendukung kebutuhan operasional jangka pendek Perseroan.

   b.   Nilai kas dan bank mengalami penurunan per 31 Maret 2026 sebesar Rp705,7 juta atau 84,65%
        dibandingkan per 31 Desember 2025.

        Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan apakah sisa kas Perseroan dari penurunan yang
        signifikan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan kas baik dalam rangka aksi korporasi maupun
        kegiatan operasional Perseroan ke depannya.

        Penjelasan
        Penurunan saldo kas dan bank per 31 Maret 2026 sebesar Rp705,7 juta atau 84,65% dibandingkan
        posisi 31 Desember 2025 terutama disebabkan oleh penggunaan kas untuk mendukung kegiatan
        operasional Perseroan, termasuk pembayaran kewajiban usaha, biaya operasional, serta kebutuhan
        modal kerja dalam rangka pelaksanaan aktivitas bisnis selama periode berjalan. Meskipun terdapat
        penurunan saldo kas pada akhir periode, Perseroan tetap melakukan pengelolaan arus kas secara
        aktif melalui penerimaan dari aktivitas usaha, penagihan piutang, serta dukungan fasilitas pendanaan
        yang tersedia dari hubungan usaha dengan pihak terkait. Dengan mempertimbangkan proyeksi arus
        kas masuk dari aktivitas operasional, serta dukungan struktur bisnis Perseroan (termasuk mekanisme
        procurement dan project-based cash flow), manajemen berkeyakinan bahwa kas yang tersedia saat
        ini masih dapat mendukung kebutuhan operasional Perseroan ke depan.

   c.   Strategi manajemen kas Perseroan.

        Penjelasan
        Perseroan menerapkan strategi manajemen kas yang berfokus pada optimalisasi arus kas operasional
        melalui pengelolaan modal kerja secara ketat, khususnya pada pengendalian piutang usaha,
        pengaturan termin pembayaran kepada pemasok, serta penyesuaian jadwal pengeluaran kas sesuai
        dengan arus kas masuk. Ke depan, Perseroan akan terus memperkuat disiplin cash flow management
        melalui peningkatan collection, efisiensi biaya operasional, serta optimalisasi struktur pembiayaan
        kerja sama usaha.

4. Sehubungan dengan CALK 6 tentang piutang usaha, agar dijelaskan:

   a.   Terdapat indikasi penurunan kualitas penerimaan kas dari pelanggan, dimana pada tahun 2024, 2025,
        dan per 31 Maret 2026 Perseroan menetapkan cadangan kerugian penurunan nilai piutang (CKPN)
        usaha yang signifikan masing-masing sebesar Rp5,8 miliar, Rp3,7 miliar, dan Rp3,7 miliar atau
        54,64%, 64,80%, dan 67,23% dari total piutang usaha.

        Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan faktor utama yang menyebabkan tingginya
        cadangan kerugian penurunan nilai piutang usaha.

        Penjelasan
        • Penurunan kemampuan pembayaran sebagian pelanggan, seiring dengan kondisi usaha
           pelanggan yang mengalami tekanan likuiditas pada periode berjalan.
        • Perubahan pola pembayaran dan keterlambatan realisasi piutang, yang menyebabkan
           peningkatan risiko kredit.




                                                                                                 Page 5 of 38
Page 6
                        PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                        Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                        Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



     •   Tingginya porsi piutang lama (aging lama) yang belum sepenuhnya terealisasi menjadi kas,
         sehingga secara model ECL dikategorikan memiliki risiko kredit lebih tinggi.
     • Penerapan PSAK 109 secara konservatif, dimana Perseroan melakukan pengakuan CKPN
         secara prudent berdasarkan estimasi probabilitas gagal bayar dan recovery rate atas piutang
         yang outstanding.
     Dengan demikian, peningkatan CKPN mencerminkan penerapan prinsip kehati-hatian dalam
     penilaian kualitas aset, bukan semata-mata akibat penghapusan piutang secara aktual.

b.   Apakah Direksi Perseroan meyakini saldo piutang usaha setelah dikurangi cadangan masih dapat
     tertagih secara memadai?

     Penjelasan
     Perseroan secara aktif melakukan monitoring dan penagihan atas piutang yang outstanding,
     termasuk melakukan restrukturisasi termin pembayaran apabila diperlukan untuk mendukung
     realisasi penerimaan kas. Selain itu, CKPN yang dibentuk telah mempertimbangkan estimasi
     konservatif atas potensi ketidaktertagihan, sehingga nilai tercatat piutang usaha mencerminkan
     estimasi yang wajar atas nilai realisasi bersih (net realizable value).

c.   Apakah terdapat perubahan kebijakan akuntansi, metode estimasi, atau asumsi dalam perhitungan
     CKPN sehingga menyebabkan persentase cadangan terhadap piutang usaha meningkat?

     Penjelasan
     Tidak terdapat perubahan kebijakan akuntansi, metode estimasi, maupun asumsi utama dalam
     perhitungan cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) piutang usaha selama tahun 2024, 2025,
     dan periode 31 Maret 2026. Perseroan secara konsisten menerapkan PSAK 109 (Expected Credit
     Loss) dalam pengukuran CKPN dengan pendekatan yang mempertimbangkan:
     • Analisis aging piutang
     • Historical collection rate
     • Serta forward-looking information terkait kondisi pelanggan
     Peningkatan persentase CKPN terhadap piutang usaha lebih disebabkan oleh perubahan profil
     risiko piutang (peningkatan aging dan penurunan kualitas sebagian pelanggan), bukan karena
     perubahan metode atau kebijakan akuntansi.

d.   Porsi piutang usaha yang lewat jatuh tempo lebih dari 120 hari terhadap total piutang mengalami
     peningkatan yang signifikan, dimana pada tahun 2024, 2025, dan per 31 Maret 2026 masing-masing
     sebesar 68,72%, 96,84%, dan 99,93%. Hampir seluruh piutang usaha per 31 Maret 2026 lewat jatuh
     tempo lebih dari 120 hari.

     Sehubungan dengan hal tersebut, agar Perseroan merincikan seluruh pelanggan yang memberikan
     kontribusi atas piutang usaha yang lewat jatuh tempo lebih dari 120 hari, dengan melengkapi tabel di
     bawah ini:




                                                                                              Page 6 of 38
Page 7
                   PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                   Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                   Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id




Penjelasan
      Nama
                       Mar-2026                2025                2024                 Status
   Pelanggan
 PT Exsa
                      476.648.282          531.455.230          531.455.230         restrukturisasi
 Internasional
 PT Duta
 Omega               1.221.935.733        1.221.935.733        1.217.532.363        restrukturisasi
 Indonesia
 Khoirul Karim,         535.300.990        535.300.990        535.300.990          restrukturisasi
 S.T
 KJSKB Nyodi            210.050.000        210.050.000        245.050.000          restrukturisasi
 Prayitno dan
 Rekan
 PT                     220.000.000        220.000.000        220.000.000          restrukturisasi
 Gunadharma
 Cipta Persada
 PT      Sarana         187.500.000        187.500.000        187.500.000          restrukturisasi
 Primadata
 Uci Sanusi             178.270.000        178.270.000        180.770.000          restrukturisasi
 PT Sejahtera           152.135.000        152.135.000        152.135.000          restrukturisasi
 Lima Belas
 PT      Radian         150.000.000        150.000.000        150.000.000          restrukturisasi
 Delta Wijaya
 PT        Sitau        136.400.000        136.400.000        136.400.000          restrukturisasi
 Namonang
 PT     Tigenco                                                785.350.000         restrukturisasi
 Graha Persada
 PT       Ristek                                               105.000.000         restrukturisasi
 Manajemen
 Konsultan
 Adinda Bagus                                                  104.616.000         restrukturisasi
 Prasetyo
 Lain-lain          1.971.235.332        1.946.036.014        2.688.269.672        restrukturisasi
 Total              5.439.475.337        5.469.082.967        7.239.379.255




                                                                                        Page 7 of 38
Page 8
                          PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                          Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                          Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id




e.   Nilai piutang yang telah dihapusbukukan (write-off) per 31 Maret 2026, 2025, dan 2024, dengan
     melengkapi tabel di bawah ini:




     Penjelasan
                                       Mar-2026                   2025                     2024
        Nilai Write Off
                                                    -                          -                         -


f.   Risiko tambahan yang berpotensi menyebabkan peningkatan CKPN lebih lanjut pada periode ke depan
     (jika ada).

     Penjelasan
     Risiko tambahan yang berpotensi meyebabkan peningkatan CKPN lebih lanjut pada periode ke
     depan, apabila adanya :
        1. Risiko keterlambatan pembayaran dari pelanggan, yang dapat dipengaruhi oleh kondisi
             likuiditas pelanggan dan dinamika arus kas masing-masing pelanggan.
        2. Konsentrasi piutang pada beberapa pelanggan tertentu, yang apabila mengalami
             penurunan kemampuan bayar dapat berdampak material terhadap tingkat kolektibilitas
             piutang usaha.
        3. Perubahan kondisi operasional pelanggan, termasuk penundaan proyek atau penyesuaian
             anggaran yang dapat mempengaruhi jadwal pembayaran piutang.

g.   Langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan Perseroan untuk meningkatkan tingkat penagihan
     piutang dan mengurangi risiko kredit pelanggan.

     Penjelasan
     Penguatan proses evaluasi kredit pelanggan, termasuk penilaian kelayakan kredit sebelum
     pemberian termin pembayaran. Ke depan, Perseroan akan terus meningkatkan disiplin manajemen
     piutang untuk menjaga kualitas aset dan mendukung stabilitas arus kas perusahaan.

h.   Sebutkan nilai piutang usaha per bulan untuk periode 31 Maret 2026 dengan melengkapi tabel di
     bawah ini:




     Penjelasan
            Mar-2026                    Feb-2026                Jan-2026                  Total
      Rp.(29.607.630)              -                        Rp.5.469.082.967       Rp.5.439.475.337


i.   Sejak tahun 2024 s.d. Maret 2026, terdapat outstanding piutang usaha yang sama untuk beberapa
     pelanggan Perseroan, diantaranya.




                                                                                              Page 8 of 38
Page 9
                            PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                            Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                            Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



          i.   Piutang usaha kepada Khoirul Karim, S.T sebesar Rp535,3 juta,
         ii.   Piutang usaha kepada PT Gunadharma Cipta Persada sebesar Rp220 juta,
        iii.   Piutang usaha kepada PT Sarana Primadata sebesar Rp187,5 juta,
        iv.    Piutang usaha kepada PT Sejahtera Lima Belas sebesar Rp152,1 juta, dan
         v.    Piutang usaha kepada PT Radian Delta Wijaya sebesar Rp136,4 juta,

         Berdasarkan paragraf 66 Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 201 tentang penyajian
         laporan keuangan, terdapat informasi bahwa entitas mengklasifikasikan aset sebagai aset lancar jika
         entitas memperkirakan akan merealisasi aset dalam jangka waktu dua belas bulan setelah periode
         pelaporan. Entitas mengklasifikasikan aset yang tidak termasuk dalam kriteria tersebut sebagai aset
         tidak lancar.

         Sehubungan dengan hal tersebut, agar Perseroan mengonfirmasikan indikasi kesalahan penyajian
         pada piutang usaha di atas, yang seharusnya disajikan pada komponen aset tidak lancar.

         Penjelasan
         Perseroan telah melakukan evaluasi atas klasifikasi piutang usaha kepada pelanggan dimaksud per
         tanggal pelaporan. Walaupun piutang usaha kepada beberapa pelanggan tersebut telah
         outstanding lebih dari satu periode pelaporan, Perseroan masih mengklasifikasikannya sebagai
         aset lancar karena piutang tersebut berasal dari transaksi usaha normal Perseroan dan manajemen
         masih mengharapkan realisasi penyelesaiannya dalam siklus operasi normal maupun dalam
         jangka waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan. Sampai dengan tanggal tanggapan ini, Perseroan
         masih melakukan upaya penagihan secara aktif kepada pelanggan terkait dan tidak terdapat
         perjanjian yang mengubah sifat piutang usaha tersebut menjadi piutang jangka panjang atau
         pinjaman jangka panjang. Dalam melakukan penilaian atas nilai tercatat piutang usaha, Perseroan
         juga telah membentuk cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) sesuai dengan PSAK 109
         berdasarkan evaluasi risiko kredit masing-masing pelanggan. Oleh karena itu, manajemen
         berpendapat bahwa penyajian piutang usaha tersebut sebagai aset lancar masih sesuai dengan
         substansi transaksi dan ketentuan PSAK yang berlaku.


5. Sehubungan dengan CALK 7 tentang piutang lain-lain, agar dijelaskan:

   a.    Berdasarkan paragraf 5.5.1. PSAK 109 tentang instrumen keuangan terdapat informasi bahwa entitas
         menerapkan persyaratan penurunan nilai untuk pengakuan dan pengukuran penyisihan kerugian
         untuk aset keuangan.

         Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan latar belakang Perseroan tidak menetapkan CKPN
         atas piutang lain-lain mengingat nilainya yang material per 31 Maret 2026 sebesar Rp6,9 miliar atau
         16,1% dibandingkan ekuitas per 31 Desember 2025 audited.

         Penjelasan
         Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, tidak dibentuk Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN)
         atas piutang lain-lain karena sebagian besar saldo piutang lain-lain merupakan piutang kepada
         pihak berelasi yang sampai dengan tanggal pelaporan masih memiliki kemampuan untuk
         memenuhi kewajibannya kepada Perseroan. Selain itu, manajemen melakukan penelaahan secara
         berkala terhadap kondisi keuangan, kemampuan pembayaran, serta hubungan usaha dengan
         pihak terkait dan tidak menemukan indikasi objektif adanya penurunan nilai yang signifikan yang



                                                                                                 Page 9 of 38
Page 10
                        PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                        Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                        Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



     memerlukan pembentukan CKPN pada tanggal pelaporan. Dalam melakukan penilaian tersebut,
     Perseroan juga mempertimbangkan historis penyelesaian saldo, ekspektasi pemulihan
     (recoverability), serta informasi yang tersedia pada tanggal pelaporan sesuai dengan prinsip
     Expected Credit Loss sebagaimana diatur dalam PSAK 109. Meskipun demikian, Perseroan akan
     terus melakukan evaluasi atas risiko kredit dan kolektibilitas piutang lain-lain pada setiap periode
     pelaporan. Apabila terdapat perubahan kondisi yang mengindikasikan peningkatan risiko kredit
     yang signifikan, Perseroan akan membentuk CKPN sesuai dengan ketentuan standar akuntansi
     yang berlaku.

b.   Sajikan informasi mengenai masing-masing piutang lain-lain dengan melengkapi tabel berikut ini:




     Penjelasan


                                                           Tujuan Pemberian                Tanggal
         Nama Pihak             Nilai Per Mar-2026            Piutang Oleh             Pemberian dan
                                                               Perseroan                Jatuh Tempo
      PT       Geoprima        Rp 3.967.180.616          Transaksi Penjualan          Januari    2026,
      Sistem Indonesia                                                                Belum       jatuh
                                                                                      tempo
      PT            Exsa       Rp 2.409.101.948          Transaksi Penjualan          2025, Lewat Jatuh
      Internasional                                                                   Tempo > 365
      PT Duta Omega            Rp 352.340.300            Transaksi Penjualan          2025, Lewat Jatuh
      Indonesia                                                                       Tempo > 365
      Karnadi Margaka          Rp43.007.000              Transaksi Operasional        2025, Lewat Jatuh
                                                                                      Tempo > 365
      PT     Pulogadung        Rp4.599.562               Transaksi Operasional        2026, Belum jatuh
      Industry Machine                                                                tempo
      SF
      Karyawan                 Rp77.000.000              Pinjaman Karyawan            2024, Lewat Jatuh
                                                                                      Tempo > 365



                                                                                                Page 10 of 38
Page 11
                        PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                        Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                        Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



      Total                   Rp6.858.107.097


c.   Sajikan informasi mengenai umur piutang lain-lain dengan melengkapi tabel berikut ini:




     Penjelasan

          Keterangan              Mar-2026                    2025                        2024
      Belum jatuh tempo        3.971.780.178
      Lewat Jatuh tempo
      1-30                     -                    -                              -
      31-60                    -                    -                              -
      61-120                   -                    -                              7.434.619.103
      >120                     -                    -                              -
      >365                     2.886.326.919        6.973.523.399                  -
      Jumlah                   6.858.107.097        6.973.523.399                  7.434.619.103


d.   Berdasarkan CALK 7, seluruh piutang lain-lain Perseroan tidak dikenakan bunga, tanpa jaminan, dan
     pengembaliannya dalam jangka waktu 1 tahun.

     Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan latar belakang Perseroan memberikan piutang lain-
     lain tanpa bunga dan jaminan.

     Penjelasan
     Piutang lain-lain Perseroan terutama berasal dari transaksi dengan pihak berelasi yang dilakukan
     dalam rangka mendukung kegiatan operasional dan kebutuhan modal kerja dalam usaha. Piutang
     tersebut diberikan berdasarkan pertimbangan hubungan usaha yang telah berjalan, kebutuhan
     operasional, serta adanya ekspektasi penyelesaian dalam jangka pendek. Oleh karena itu,
     transaksi tersebut tidak dirancang sebagai instrumen pembiayaan komersial yang bertujuan
     memperoleh imbal hasil bunga. Perseroan tidak mensyaratkan jaminan atas piutang lain-lain
     tersebut karena mempertimbangkan hubungan usaha yang telah berlangsung, pemahaman atas
     kondisi keuangan pihak terkait, serta keyakinan manajemen atas kemampuan pihak terkait untuk
     menyelesaikan kewajibannya. Selain itu, berdasarkan kesepakatan para pihak, penyelesaian saldo
     piutang lain-lain tersebut direncanakan dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) tahun sehingga
     tidak terdapat kebutuhan untuk mengenakan bunga maupun meminta agunan secara khusus.




                                                                                              Page 11 of 38
Page 12
                        PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                        Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                        Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



e.   Berkaitan dengan pertanyaan poin d, apakah Perseroan menerapkan upaya lain untuk mitigasi risiko
     kredit atas piutang lain-lain?

     Penjelasan
     Perseroan menerapkan upaya lain untuk mitigasi risiko kredit atas piutang lain-lain, yaitu dengan:
     1. Evaluasi berkala atas kemampuan pembayaran debitur, termasuk pemantauan kondisi
         keuangan dan perkembangan usaha pihak yang bersangkutan.
     2. Monitoring dan rekonsiliasi saldo secara berkala, untuk memastikan keakuratan saldo serta
         memantau perkembangan penyelesaian piutang.
     3. Pembatasan transaksi dan eksposur kredit, dimana pemberian piutang lain-lain
         mempertimbangkan kebutuhan operasional serta kemampuan penyelesaian kewajiban pihak
         yang menerima dana.
     4. Koordinasi dan komunikasi aktif dengan debitur, termasuk pembahasan rencana penyelesaian
         saldo dan jadwal pengembalian dana.
     5. Penelaahan kolektibilitas pada setiap tanggal pelaporan, sebagai dasar evaluasi kebutuhan
         pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai sesuai PSAK 109.

f.   Berkaitan dengan pertanyaan poin d, bagaimana Perseroan memastikan transaksi pihak berelasi
     berupa piutang tanpa bunga sepenuhnya mencerminkan nilai wajar (arm’s length principle)?

     Penjelasan
     Piutang lain-lain kepada pihak berelasi timbul dalam rangka mendukung kebutuhan operasional
     dan aktivitas usaha dalam grup Perseroan serta bukan merupakan transaksi pembiayaan yang
     ditujukan untuk memperoleh imbal hasil berupa bunga. Perseroan menyadari bahwa transaksi
     dengan pihak berelasi memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan transaksi dengan pihak
     independen. Oleh karena itu, Perseroan melakukan identifikasi, pencatatan, dan pengungkapan
     transaksi tersebut sesuai ketentuan PSAK mengenai pengungkapan pihak berelasi. Dalam
     memastikan kewajaran transaksi, Perseroan mempertimbangkan antara lain tujuan transaksi,
     manfaat ekonomi yang diperoleh Perseroan, kemampuan penyelesaian kewajiban pihak berelasi,
     serta dampaknya terhadap posisi keuangan Perseroan secara keseluruhan. Perseroan juga
     melakukan evaluasi berkala atas keterpulihan (recoverability) saldo piutang pihak berelasi dan
     akan melakukan penyesuaian pencatatan akuntansi apabila terdapat indikasi peningkatan risiko
     kredit yang signifikan.

g.   Sejak tahun 2024 s.d. Maret 2026, outstanding piutang kepada PT Sujatim Kavipa Shipping bernilai
     sama yaitu Rp4,9 juta. Berdasarkan paragraf 66 PSAK 201 tentang penyajian laporan keuangan,
     terdapat informasi bahwa entitas mengklasifikasikan aset sebagai aset lancar jika entitas
     memperkirakan akan merealisasi aset dalam jangka waktu dua belas bulan setelah periode
     pelaporan. Entitas mengklasifikasikan aset yang tidak termasuk dalam kriteria tersebut sebagai aset
     tidak lancar.

     Sehubungan dengan hal tersebut, agar Perseroan mengonfirmasikan indikasi kesalahan penyajian
     pada piutang PT Sujatim Kavipa Shipping, yang seharusnya disajikan pada komponen aset tidak lancar

     Penjelasan
     Saldo piutang tersebut masih outstanding sejak tahun 2024 hingga 31 Maret 2026, manajemen
     tidak mengklasifikasikannya sebagai aset tidak lancar karena piutang tersebut tidak berasal dari
     perjanjian pinjaman jangka panjang maupun transaksi yang memiliki jangka waktu penyelesaian



                                                                                              Page 12 of 38
Page 13
                          PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                          Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                          Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



        lebih dari 12 bulan. Piutang tersebut masih merupakan saldo operasional yang penyelesaiannya
        tetap diupayakan dalam siklus usaha normal Perseroan. Selain itu, saldo piutang kepada PT
        Sujatim Kavipa Shipping telah dilunasi seluruhnya pada bulan April 2026. Pelunasan tersebut
        menjadi bukti bahwa piutang dimaksud masih dapat direalisasikan dalam jangka pendek dan
        mendukung pertimbangan manajemen untuk mengklasifikasikannya sebagai aset lancar pada
        tanggal pelaporan.

6. Sehubungan dengan CALK 8 tentang persediaan, agar dijelaskan:

   a.   Latar belakang Perseroan tidak menetapkan penyisihan penurunan nilai atas persediaan, mengingat
        kondisi penjualan bersih Perseroan yang mengalami penurunan signifikan per 31 Maret 2026 sekitar
        50,8% dibandingkan per 31 Maret 2025, dan pada tahun 2025 sekitar 46,1% dibandingkan tahun 2024,
        serta nilai persediaan yang material per 31 Maret 2026 sebesar 38,6% dibandingkan ekuitas tahun
        2025.

        Penjelasan
        Meskipun penjualan Perseroan mengalami penurunan selama tahun 2025 dan periode tiga bulan
        yang berakhir pada 31 Maret 2026, hasil evaluasi manajemen menunjukkan bahwa persediaan yang
        dimiliki masih dapat digunakan dan/atau dipasarkan dalam kegiatan usaha normal Perseroan serta
        memiliki nilai realisasi bersih yang tidak lebih rendah dari nilai tercatatnya. Sebagian besar
        persediaan Perseroan merupakan barang yang masih relevan dengan kebutuhan operasional
        pelanggan dan masih dapat digunakan untuk mendukung proyek maupun kegiatan usaha yang
        sedang berjalan dan yang akan datang. Selain itu, manajemen tidak menemukan indikasi
        kerusakan fisik, keusangan (obsolescence), maupun penurunan nilai pasar yang signifikan atas
        persediaan pada tanggal pelaporan. Berdasarkan hasil penelaahan tersebut, manajemen
        berkesimpulan bahwa tidak terdapat kondisi yang mengharuskan pembentukan penyisihan
        penurunan nilai persediaan per 31 Maret 2026.

   b.   Berdasarkan paragraf 9 PSAK 202 tentang persediaan terdapat informasi bahwa persediaan diukur
        pada mana yang lebih rendah antara biaya perolehan dan nilai realisasi neto.

        Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan nilai persediaan per 31 Maret 2026 berdasarkan
        hasil pengujian nilai realisasi neto yang dilakukan manajemen, termasuk asumsi yang digunakan
        dengan melengkapi tabel di bawah ini:




        Penjelasan
              Nilai Realisasi Neto 31 Maret 2026                      Asumsi yang Digunakan
         Rp 16.270.104.594                                 Harga jual aktual, quotation pelanggan,
                                                           histori penjualan, kondisi fisik barang, dll




                                                                                              Page 13 of 38
Page 14
                        PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                        Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                        Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



c.   Informasi spesifik mengenai komponen alat pada persediaan Perseroan, dengan melengkapi tabel di
     bawah ini:




     Penjelasan
     Total persediaan pada Maret 2026 sebesar Rp 16.270.104.594, 2025 sebesar Rp16.425.635.918
     dan 2024 sebesar Rp16.714.129.705 termasuk alat dan suku cadang. Berikut terlampir rincial total
     persediaan pos alat dan suku cadang saat stock opname 2024:




                                                                                            Page 14 of 38
Page 15
PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id




                                                                   Page 15 of 38
Page 16
PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id




                                                                   Page 16 of 38
Page 17
                 PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                 Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                 Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id




Rincian 2025 :




                                                                                    Page 17 of 38
Page 18
PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id




                                                                   Page 18 of 38
Page 19
PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id




                                                                   Page 19 of 38
Page 20
                        PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                        Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                        Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id




     Saldo Maret 2026 :
     Dari rincian saldo 2025 Rp16.425.635.918 terdapat penjualan di GPS dan total station sanding dengan
     total pengurangan persediaan sebesar Rp 155.531.324. Sehinggal total persediaan Mar 2026
     Rp16.270.104.594.

d.   Berdasarkan CALK 8 tentang persediaan, manajemen Perseroan berpendapat bahwa tidak terdapat
     indikasi penurunan nilai persediaan, sehingga manajemen tidak melakukan penyisihan penurunan
     nilai.

     Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan mengapa penurunan penjualan yang signifikan
     sebagaimana poin a, tidak berdampak pada perlunya penetapan penyisihan penurunan nilai.

     Penjelasan
     Perseroan memahami bahwa penurunan penjualan dapat menjadi salah satu indikator yang perlu
     dipertimbangkan dalam evaluasi penurunan nilai persediaan. Namun demikian, penurunan
     penjualan tidak secara otomatis mengakibatkan perlunya pembentukan penyisihan penurunan
     nilai persediaan. Dalam melakukan evaluasi per 31 Maret 2026, Perseroan mempertimbangkan
     antara lain kondisi fisik persediaan, tingkat perputaran persediaan, penggunaan dalam proyek yang
     sedang berjalan maupun yang direncanakan, serta estimasi nilai realisasi bersih (net realizable
     value) dibandingkan dengan nilai tercatatnya. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, manajemen
     tidak menemukan indikasi bahwa nilai realisasi bersih persediaan lebih rendah daripada biaya
     perolehannya. Selain itu, tidak terdapat indikasi kerusakan fisik yang signifikan, keusangan
     teknologi, maupun persediaan yang tidak lagi dapat digunakan atau dipasarkan dalam kegiatan
     usaha normal Perseroan.

     Penurunan penjualan yang terjadi pada tahun 2025 dan periode tiga bulan yang berakhir pada 31
     Maret 2026 lebih dipengaruhi oleh berkurangnya realisasi transaksi dan proyek pada periode
     berjalan, bukan karena penurunan nilai ekonomis atau ketidaklayakan penggunaan persediaan




                                                                                             Page 20 of 38
Page 21
                           PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                           Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                           Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



        yang dimiliki Perseroan. Oleh karena itu, berdasarkan hasil penelaahan manajemen, tidak terdapat
        kondisi yang mengharuskan pembentukan penyisihan penurunan nilai persediaan pada tanggal
        pelaporan. Perseroan tetap melakukan evaluasi secara berkala terhadap nilai realisasi bersih dan
        tingkat perputaran persediaan untuk memastikan penyajian persediaan dalam laporan keuangan
        tetap sesuai dengan ketentuan standar akuntansi yang berlaku.

   e.   Berkaitan dengan pertanyaan poin c, agar Perseroan menjelaskan kerentanan masing-masing
        jenis/macam persediaan terhadap kondisi industri terkini, termasuk perkembangan teknologi, yang
        dapat memicu penurunan permintaan dari pelanggan atas persediaan tersebut.

        Penjelasan
        Sebagian besar persediaan Perseroan terdiri dari peralatan, perangkat pendukung, suku cadang
        (spare parts), dan material yang digunakan dalam kegiatan survei, pemetaan, geospasial, serta
        kebutuhan proyek pelanggan. Secara umum, risiko utama yang dapat mempengaruhi nilai
        persediaan tersebut meliputi perubahan kebutuhan pasar, perkembangan teknologi, serta
        munculnya produk atau perangkat generasi baru. Perseroan menilai bahwa perkembangan
        teknologi di industri geospasial memang berpotensi mempengaruhi preferensi pelanggan terhadap
        jenis dan spesifikasi produk tertentu. Namun demikian, hingga 31 Maret 2026 manajemen tidak
        mengidentifikasi adanya perubahan teknologi yang menyebabkan persediaan yang dimiliki menjadi
        usang (obsolete), tidak dapat digunakan, atau tidak dapat dipasarkan dalam kegiatan usaha normal
        Perseroan. Selain itu, sebagian persediaan yang dimiliki Perseroan masih merupakan produk yang
        mendukung kebutuhan operasional pelanggan dan proyek yang sedang berjalan maupun yang akan
        datang. Perseroan juga melakukan pemantauan atas tingkat perputaran persediaan, kondisi pasar,
        serta kebutuhan pelanggan untuk mengantisipasi potensi penurunan permintaan akibat
        perkembangan teknologi.

   f.   Sebutkan nilai persediaan yang dikategorikan slow-moving, non-moving, usang (obsolete), atau rusak
        yang dimiliki Perseroan per 31 Maret 2026, 2025, dan 2024, dengan melengkapi tabel di bawah ini (jika
        ada):




        Penjelasan
             Keterangan            Slow-Moving                Non-Moving                      2024
         Nilai                    4.955.932.280         11.563.841.988

             Keterangan            Slow-Moving                Non-Moving                      2025
         Nilai                    4.869.492.706         11.362.149.648

             Keterangan            Slow-Moving                Non-Moving                  31 Mar 2026
         Nilai                    4.822.857.358         11.253.333.835


7. Berdasarkan CALK 9 tentang uang muka, terdapat komponen jasa operasional yang baru dibukukan per 31
   Maret 2026 sebesar Rp215,3 juta. Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan latar belakang




                                                                                                 Page 21 of 38
Page 22
                            PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                            Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                            Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



   Perseroan memerlukan jasa operasional. Selain itu, apakah hal ini berkaitan dengan aksi korporasi yang
   dilakukan Perseroan terkait pembelian aset JIC?

   Penjelasan
   Pembayaran tersebut dilakukan sebelum jasa diterima sepenuhnya sehingga pada tanggal pelaporan
   masih dicatat sebagai uang muka dan akan dibebankan sesuai dengan realisasi jasa yang diterima pada
   periode berikutnya. Sebagian jasa operasional tersebut berkaitan dengan kebutuhan Perseroan dalam
   menjalankan aktivitas korporasi, termasuk persiapan, kajian, pendampingan, dan jasa profesional yang
   diperlukan sehubungan dengan rencana transaksi pembelian aset milik JIC. Oleh karena itu, terdapat
   keterkaitan antara timbulnya uang muka jasa operasional tersebut dengan proses aksi korporasi yang
   sedang dijalankan Perseroan.

8. Sehubungan dengan CALK 10 tentang aset tetap, agar dijelaskan:

   a.    Latar belakang Perseroan meningkatkan kepemilikan langsung atas bangunan pada tahun 2025
         sebesar Rp2,6 miliar atau 71,54% dibandingkan tahun 2024.

         Penjelasan
         Peningkatan nilai bangunan pada tahun 2025 terutama berasal dari penambahan dan renovasi
         bangunan yang dilakukan Perseroan untuk mendukung kebutuhan operasional dan pengembangan
         usaha Perseroan. Investasi tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Perseroan untuk
         meningkatkan kualitas sarana dan prasarana operasional, mendukung efisiensi kegiatan usaha,
         serta mempersiapkan fasilitas yang dapat menunjang pengembangan bisnis Perseroan di masa
         mendatang. Keputusan investasi tersebut tidak semata-mata didasarkan pada kondisi kinerja
         jangka pendek, namun juga mempertimbangkan kebutuhan operasional jangka panjang,
         optimalisasi pemanfaatan aset, serta strategi Perseroan dalam mendukung kegiatan usaha yang
         berkelanjutan.

   b.    Sajikan rincian komposisi aset tetap yang dibeli menggunakan dana hasil penawaran umum dengan
         melengkapi tabel berikut ini:




         Penjelasan
 Jenis                Maret 2026                       2025                             2024
 Aset
           Dana Internal     Dana IPO      Dana Internal      Dana IPO     Dana Internal       Dana IPO




                                                                                                Page 22 of 38
Page 23
                                PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                                Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                                Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



             7.360.648.970,                      7.360.648.970,                    7.360.648.970,
Tanah                   00               0,00               00             0,00               00
Banguna                         5.985.210.974,                    6.107.406.239,                    3.560.405.663,
n                        0,00              00             0,00               00                                00
Kendara       604.136.274,0                      660.014.616,0                     883.527.986,0
an                        0              0,00                0             0,00                0
Inventari                                        100.665.213,0
s Kantor      88.231.017,00              0,00                0             0,00 22.348.780,00
Inventari                       5.229.084.493,                    5.504.854.170,                    6.607.932.877,
s Proyek                 0,00              00             0,00               00                                00
Total                      19.267.311.728,00                19.733.589.208,00                 18.434.864.276,00



    c.      Informasi spesifik mengenai komponen tanah pada aset tetap Perseroan, dengan melengkapi tabel di
            bawah ini:




            Penjelasan
                         Informasi                          Maret 2026              2025               2024
Alamat :
Ko Rukan Artha GD Niaga D-15 A RT 018 RW 08
Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta
Utara
Spesifikasi : Luas 80 m2
Kegunaan : Untuk Kantor
Status Kepemilikan : Dimiliki Langsung                   4.490.611.120,00 4.490.611.120,00 4.490.611.120,00
Alamat :
Jl. Raya Gading Indah VIII C/6 RT 001 RW 06
Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading , Jakarta
Utara                                                    2.870.037.850,00 2.870.037.850,00 2.870.037.850,00




                                                                                                        Page 23 of 38
Page 24
                              PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                              Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                              Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id




Spesifikasi : Luas 68 m2
Kegunaan : Untuk Gudang
Status Kepemilikan : Dimiliki Langsung
Akumulasi Penyusutan / Penurunan Nilai                                -                  -                     -
Total                                                 7.360.648.970,00 7.360.648.970,00 7.360.648.970,00



    d.     Informasi spesifik mengenai komponen bangunan pada aset tetap Perseroan, dengan melengkapi
           tabel di bawah ini:




           Penjelasan
                        Informasi                       Maret 2026         2025              2024
Alamat :
Ko Rukan Artha GD Niaga D-15 A RT 018 RW 08
Kelapa Gading Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara
Spesifikasi : Luas 230 m2
                                                       6.194.208.158 6.194.208.158 3.439.656.030
Kegunaan : Untuk Kantor
Status Kepemilikan : Dimiliki Langsung
Status Izin : Aktif
Masa Berlaku Izin : -




                                                                                                    Page 24 of 38
Page 25
                                  PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                                  Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                                  Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id




Alamat :
Jl. Raya Gading Indah VIII C/6 RT 001 RW 06
Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading , Jakarta Utara
Spesifikasi : Luas 271 m2
                                                             711.375.000     711.375.000    711.375.000
Kegunaan : Untuk Gudang
Status Kepemilikan : Dimiliki Langsung
Status Izin : Aktif
Masa Berlaku Izin : -
Akumulasi Penyusutan / Penurunan Nilai                       920.372.184     798.176.919    590.625.367
Total                                                      5.985.210.974 6.107.406.239 3.560.405.663



    e.      Informasi spesifik mengenai komponen inventaris proyek pada aset tetap Perseroan, dengan
            melengkapi tabel di bawah ini:




            Penjelasan
                      Informasi                    Maret 2026         2025           2024
Nama : INNO7                                         55.730.000     55.730.000      55.730.000
Jenis : RTX1
Spesifikasi Inventaris : Elektronik
Nama : TRIMBLE                                       45.100.000     45.100.000      45.100.000
Jenis : RTX1
Spesifikasi Inventaris : Elektronik
Nama : LIDAR                                      9.000.000.000 9.000.000.000 9.000.000.000
Jenis : OPTECH ORION H300
Spesifikasi Inventaris : Elektronik
Nama : UAV                                            1.801.950       1.801.950      1.801.950
Jenis : -
Spesifikasi Inventaris : Elektronik




                                                                                                     Page 25 of 38
Page 26
                             PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                             Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                             Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id




Nama : MONITOR                                   2.490.000       2.490.000      2.490.000
Jenis : GF27QI QHD
Spesifikasi Inventaris : Elektronik
Nama : COSAIR iCUE                              49.747.000     49.747.000      49.747.000
Jenis : Acer Altos
Spesifikasi Inventaris : Elektronik
Akumulasi Penyusutan / Penurunan Nilai 3.925.784.457 3.650.014.780 2.546.936.073
Total                                        5.229.084.493 5.504.854.170 6.607.932.877



9. Latar belakang aset pajak tangguhan bernilai sama yaitu Rp2,9 miliar sejak tahun 2024 s.d. Maret 2026.

    Penjelasan
    Perseroan mengonfirmasikan bahwa saldo aset pajak tangguhan tidak bernilai sama selama periode tahun
    2024 sampai dengan 31 Maret 2026. Saldo aset pajak tangguhan tercatat sebesar Rp3,9 miliar pada tahun
    2024 dan mengalami penurunan menjadi Rp2,9 miliar pada tahun 2025. Selanjutnya, saldo aset pajak
    tangguhan per 31 Maret 2026 tetap sebesar Rp2,9 miliar. Penurunan saldo aset pajak tangguhan pada
    tahun 2025 terutama disebabkan oleh perubahan beda temporer yang menjadi dasar pengakuan aset pajak
    tangguhan sesuai dengan ketentuan perpajakan dan standar akuntansi yang berlaku.

10. Sehubungan dengan CALK 12 tentang utang usaha, agar dijelaskan:
    a. Latar belakang penurunan utang usaha per 31 Maret 2026 sebesar Rp334,8 juta atau 62,59%
        dibandingkan tahun 2025.

         Penjelasan
         Penurunan utang usaha per 31 Maret 2026 sebesar Rp334,8 juta atau 62,59% dibandingkan posisi
         31 Desember 2025 terutama disebabkan oleh pembayaran kewajiban kepada pemasok yang telah
         dilakukan Perseroan selama periode berjalan serta terbatasnya pembelian barang dan jasa secara
         kredit pada triwulan I tahun 2026. Selain itu, aktivitas pengadaan barang yang lebih rendah
         dibandingkan periode sebelumnya menyebabkan penambahan utang usaha baru relatif terbatas,
         sehingga saldo utang usaha pada akhir periode mengalami penurunan dibandingkan posisi tahun
         2025.

    b.   Latar belakang penurunan utang usaha tahun 2025 sebesar 2,5 miliar atau 82,14% dibandingkan
         tahun 2024.

         Penjelasan
         Penurunan utang usaha pada tahun 2025 sebesar Rp2,5 miliar atau 82,14% dibandingkan tahun
         2024 terutama disebabkan oleh pembayaran kewajiban kepada pemasok yang jatuh tempo serta
         menurunnya volume pembelian barang dan jasa secara kredit selama tahun 2025. Penurunan
         aktivitas pengadaan tersebut sejalan dengan berkurangnya realisasi penjualan dan proyek
         Perseroan pada tahun berjalan, sehingga kebutuhan pembelian persediaan dan material dari
         pemasok menjadi lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Akibatnya, saldo utang usaha




                                                                                                Page 26 of 38
Page 27
                           PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                           Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                           Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



        yang timbul dari transaksi pembelian kepada pemasok mengalami penurunan signifikan pada akhir
        tahun 2025.

   c.   Berkaitan dengan pertanyaan poin a dan b, agar Perseroan mengonfirmasikan apakah penurunan
        utang usaha tersebut berkaitan dengan penurunan aktivitas operasional Perseroan.

        Penjelasan
        Perseroan mengonfirmasikan bahwa penurunan utang usaha pada tahun 2025 maupun per 31
        Maret 2026 antara lain berkaitan dengan menurunnya aktivitas usaha dan realisasi transaksi pada
        periode berjalan. Penurunan aktivitas usaha tersebut berdampak pada berkurangnya kebutuhan
        pengadaan barang, material, dan perlengkapan dari pemasok sehingga nilai pembelian secara
        kredit menjadi lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Meskipun demikian, penurunan
        utang usaha tidak semata-mata disebabkan oleh penurunan aktivitas operasional, tetapi juga
        dipengaruhi oleh penyelesaian kewajiban kepada pemasok yang telah dilakukan Perseroan sesuai
        dengan jatuh temponya.

   d.   Latar belakang per 31 Maret 2026 Perseroan sudah tidak ada lagi membeli barang dari pemasok South
        Surveying & Mapping Instrument Co. Ltd. (SSMI). Hal ini mengingat berdasarkan dokumen yang
        disampaikan Perseroan sebelumnya dalam proses evaluasi penawaran umum, SSMI merupakan
        pemasok utama Perseroan.

        Penjelasan
        Tidak terdapat pembelian kepada South Surveying & Mapping Instrument Co. Ltd. (SSMI) pada
        periode yang berakhir 31 Maret 2026 terutama karena Perseroan melakukan penyesuaian
        kebutuhan pengadaan barang berdasarkan kondisi operasional dan tingkat permintaan pelanggan
        pada periode berjalan. Selain itu, Perseroan masih memiliki persediaan yang memadai untuk
        mendukung kebutuhan penjualan dan pelaksanaan proyek sehingga belum diperlukan pengadaan
        tambahan dari SSMI pada periode tersebut. Perseroan menegaskan bahwa tidak adanya pembelian
        dari SSMI pada periode tersebut tidak disebabkan oleh berakhirnya hubungan usaha dengan SSMI.
        SSMI tetap merupakan salah satu mitra pemasok Perseroan dan Perseroan tetap dapat melakukan
        pengadaan dari pemasok tersebut sesuai kebutuhan bisnis dan permintaan pasar pada masa
        mendatang.

11. Sehubungan dengan CALK 13 tentang utang lain-lain, agar dijelaskan:

   a.   Sajikan informasi mengenai utang lain-lain pihak berelasi dengan melengkapi tabel berikut ini:




                                                                                                 Page 27 of 38
Page 28
                        PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                        Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                        Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



     Penjelasan
                                                                                        Tanggal
        Nama Kreditur              Tujuan                Biaya Pinjaman             Pemberian dan
                                                                                      Jatuh tempo
      Karnadi Margaka          Membantu             Tanpa Bunga                    2025, jatuh tempo
                               kondisi                                             12 bulan
                               keuangan
                               operasional
                               perusahaan
      PT      Pulogadung       Membantu             Tanpa Bunga                    22/01/2026, jatuh
      Industry Machine         kondisi                                             tempo 12 bulan
      SF                       keuangan
                               operasional
                               perusahaan
      PT            Exsa       Membantu             Tanpa Bunga                    2025, jatuh tempo
      Internasional            kondisi                                             12 bulan
                               keuangan
                               operasional
                               perusahaan


b.   Latar belakang Perseroan memilih sumber pendanaan pihak berelasi daripada dari perbankan.

     Penjelasan
     Perseroan memanfaatkan pendanaan dari pihak berelasi sebagai salah satu alternatif sumber
     pendanaan untuk mendukung kebutuhan modal kerja dan operasional perusahaan. Pemanfaatan
     pendanaan dari pihak berelasi dipertimbangkan karena memberikan fleksibilitas yang lebih tinggi
     dalam pengelolaan arus kas, termasuk dari sisi waktu pencairan, struktur pembayaran, dan
     kebutuhan administrasi dibandingkan dengan pendanaan perbankan. Selain itu, penggunaan
     pendanaan pihak berelasi dilakukan sebagai bagian dari sinergi dalam grup usaha untuk
     mendukung kegiatan operasional Perseroan secara efisien. Pendanaan tersebut tidak mengurangi
     komitmen Perseroan untuk tetap mempertimbangkan sumber pendanaan lain, termasuk fasilitas
     perbankan, sesuai kebutuhan usaha dan kondisi yang berlaku.

c.   Berdasarkan CALK 13, terdapat utang lain-lain pihak ketiga – pemasaran sebesar Rp752,1 juta pada
     tahun 2025 dan Rp417,2 juta per 31 Maret 2026. Sehubungan hal tersebut, agar dijelaskan lebih lanjut
     mengenai:
      i.   Nature dan latar belakang munculnya utang lain-lain pemasaran tersebut.

           Penjelasan
           Utang lain-lain pemasaran merupakan kewajiban Perseroan kepada pihak ketiga yang timbul
           sehubungan dengan kegiatan pemasaran dan pengembangan usaha yang dilakukan Perseroan.
           Saldo tersebut antara lain berasal dari biaya pemasaran, komisi, dukungan promosi, kegiatan
           pengembangan pasar, maupun kewajiban lain yang berkaitan dengan aktivitas pemasaran yang
           telah diterima manfaatnya oleh Perseroan namun pada tanggal pelaporan belum seluruhnya
           diselesaikan pembayarannya. Munculnya saldo utang lain-lain pemasaran tersebut merupakan
           bagian dari kegiatan usaha Perseroan dalam mendukung pemasaran produk dan
           pengembangan hubungan dengan pelanggan maupun calon pelanggan.



                                                                                             Page 28 of 38
Page 29
                            PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                            Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                            Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id




         ii.   Apakah utang lain-lain pemasaran ini berhubungan dengan kegiatan operasional dan usaha
               utama Perseroan? Jika iya, apa pertimbangannya masuk ke dalam kategori utang lain-lain dan
               bukan masuk kategori utang usaha atau beban penjualan?

               Penjelasan
               Saldo tersebut diklasifikasikan sebagai utang lain-lain karena tidak timbul secara langsung dari
               transaksi pembelian barang dagangan, persediaan, atau jasa utama yang berkaitan dengan
               kegiatan usaha utama Perseroan sebagaimana karakteristik utang usaha. Selain itu, klasifikasi
               sebagai utang lain-lain tidak mempengaruhi pengakuan beban yang bersangkutan dalam
               laporan laba rugi. Beban terkait tetap diakui sesuai substansi dan periode terjadinya, sedangkan
               saldo yang masih belum dibayarkan pada tanggal pelaporan disajikan sebagai utang lain-lain
               sesuai karakteristik kewajibannya.

12. Latar belakang komponen ekuitas lainnya bernilai sama yaitu Rp540,8 juta sejak tahun 2025 s.d. Maret
    2026.

   Penjelasan
   Komponen ekuitas lainnya sebesar Rp540,8 juta merupakan akumulasi penghasilan komprehensif lain
   (other comprehensive income/OCI) yang berasal dari pengukuran kembali liabilitas imbalan kerja sesuai
   dengan standar akuntansi yang berlaku. Saldo ekuitas lainnya per 31 Maret 2026 tetap sama dengan posisi
   per 31 Desember 2025 karena selama periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2026 tidak terdapat
   transaksi maupun pengukuran kembali (remeasurement) yang material atas liabilitas imbalan kerja yang
   mempengaruhi penghasilan komprehensif lain Perseroan. Dengan demikian, tidak terdapat perubahan
   pada komponen penghasilan komprehensif lain yang dicatat dalam ekuitas selama periode berjalan
   sehingga saldo ekuitas lainnya tetap sebesar Rp540,8 juta per 31 Maret 2026.

13. Sehubungan dengan CALK 20 tentang penjualan neto, agar dijelaskan:
    a. Latar belakang penurunan signifikan penjualan bersih per 31 Maret 2026 sebesar Rp482,3 juta atau
        50,81% dibandingkan per 31 Maret 2025.

        Penjelasan
        Penurunan penjualan bersih per 31 Maret 2026 sebesar Rp482,3 juta atau 50,81% dibandingkan
        periode yang sama tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh lebih rendahnya realisasi
        transaksi penjualan dan proyek pada periode berjalan dibandingkan dengan periode tiga bulan yang
        berakhir pada 31 Maret 2025. Karakteristik usaha Perseroan yang sebagian penjualannya
        bergantung pada realisasi proyek dan kebutuhan investasi pelanggan menyebabkan pendapatan
        dapat berfluktuasi antar periode. Pada triwulan I tahun 2026, jumlah transaksi dan nilai proyek yang
        dapat direalisasikan lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sehingga
        berdampak pada penurunan penjualan bersih Perseroan.

   b.   Latar belakang penurunan signifikan penjualan bersih tahun 2025 sebesar Rp4,7 miliar atau 46,09%
        dibandingkan tahun 2024.

        Penjelasan
        Penurunan penjualan bersih tahun 2025 sebesar Rp4,7 miliar atau 46,09% dibandingkan tahun
        2024 terutama disebabkan oleh berkurangnya realisasi penjualan produk dan proyek selama tahun
        berjalan. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh lebih rendahnya permintaan dari pelanggan pada



                                                                                                   Page 29 of 38
Page 30
                                 PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                                 Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                                 Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



              beberapa segmen usaha Perseroan, penundaan realisasi sejumlah proyek, serta penyesuaian
              belanja modal (capital expenditure) oleh sebagian pelanggan yang berdampak pada penurunan
              kebutuhan pengadaan produk dan jasa yang ditawarkan Perseroan.

         c.   Penjelasan Direksi Perseroan atas kondisi industri/pasar pada kegiatan usaha yang dijalankan
              Perseroan yang membuat penjualan bersih Perseroan mengalami penurunan.

              Penjelasan
              Direksi menilai bahwa kondisi pasar yang mempengaruhi kegiatan usaha Perseroan selama tahun
              2025 dan periode yang berakhir pada 31 Maret 2026 masih diwarnai oleh kehati-hatian pelanggan
              dalam melakukan investasi dan pengadaan barang modal, khususnya yang berkaitan dengan
              kegiatan survei, pemetaan, geospasial, dan kebutuhan proyek tertentu. Selain itu, karakteristik
              industri yang dilayani Perseroan sangat dipengaruhi oleh realisasi proyek, ketersediaan anggaran
              pelanggan, serta waktu pelaksanaan pengadaan. Kondisi tersebut menyebabkan permintaan pasar
              pada periode berjalan menjadi lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Meskipun
              demikian, Direksi menilai bahwa kebutuhan terhadap produk dan layanan yang ditawarkan
              Perseroan masih tetap ada dan didukung oleh perkembangan sektor infrastruktur, pemetaan,
              konstruksi, pertambangan, dan teknologi geospasial. Oleh karena itu, Perseroan terus melakukan
              upaya pengembangan pasar, peningkatan efektivitas pemasaran, serta diversifikasi peluang usaha
              untuk meningkatkan kinerja penjualan pada periode mendatang.

         d.   Informasi spesifik mengenai produk (barang dagang) yang dijual Perseroan, dengan melengkapi tabel
              berikut ini:




             Penjelasan
   Informasi           Mar-2026                 Mar-2025                   2025                      2024
GALAXY GPS                                 500.000.000,00          638.000.000,00
G1       PLUS
ROVER SET
GALAXY GPS                                 275.000.000,00          638.000.000,00            1.168.471.400,40
G1 PLUS BASE
SET
TOTAL                99.000.000,00         62.162.163,00           323.000.002,00            948.369.684,00
STATION NTS
332R10 SET


                                                                                                     Page 30 of 38
Page 31
                                   PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                                   Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                                   Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



SOUTH                   77.117.117,50        41.891.892,00           449.873.876,00
THEODOLITE
ET02 SET
RADIO    HX-                                 15.765.766,00           15.765.766,00
U202 SET
AUTOMATIC                                    12.207.208,00           27.972.975,00
LEVEL C-32
NETWORK                 6.000.000,00         12.000.000,00           15.000.000,00
BOARD      G1
PUTIH
(MODUL GSM)
POWER                   10.000.000,00        9.579.831,93            9.579.831,93
SUPPLY
BOARD      G1
PUTIH
ANTENNA QT              22.395.833,33
450 GS-2
INTERNAL                7.000.000,00
RADIO BOARD
SDL 400 G1
PLUS
GPS GALAXY              167.000.000,00                                                        440.000.000,00
G4 ROVER
Lain Lain               28.919.483,17        6.611.249               3.220.957.280            6.787.912.722
Service                 49.450.000           13.953.500              153.184.744              841.217.027
Total                   Rp466.882.434        Rp949.171.610           Rp5.491.334.475          Rp10.185.970.833


            e.   Faktor utama yang mempengaruhi penjualan Perseroan.

                 Penjelasan
                 Faktor utamg yang mempengaruhi penjualan Perseroan, adalah:
                 1. Tingkat realisasi proyek pelanggan yang menggunakan produk dan jasa Perseroan.
                 2. Ketersediaan anggaran dan keputusan investasi pelanggan, khususnya pada sektor survei,
                     pemetaan, geospasial, konstruksi, pertambangan, dan infrastruktur.
                 3. Waktu pelaksanaan pengadaan barang dan jasa oleh pelanggan yang dapat berbeda pada
                     setiap periode.
                 4. Kondisi persaingan usaha dan perkembangan kebutuhan pasar terhadap produk dan layanan
                     yang ditawarkan Perseroan.
                 5. Ketersediaan produk dan kelancaran rantai pasok (supply chain) dari pemasok.

            f.   Strategi dan upaya Perseroan untuk meningkatkan penjualan Perseroan.

                 Penjelasan
                 Stratedi dan upaya Perseroan untuk meningkatkan penjualan Perseroan adalah:
                 1. Meningkatkan aktivitas pemasaran dan pengembangan hubungan dengan pelanggan eksisting
                     maupun pelanggan baru.



                                                                                                      Page 31 of 38
Page 32
                          PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                          Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                          Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



        2. Memperluas basis pelanggan pada sektor-sektor yang relevan dengan kegiatan usaha
           Perseroan.
        3. Mengoptimalkan peluang penjualan produk, layanan, dan solusi yang memiliki nilai tambah
           bagi pelanggan.
        4. Meningkatkan sinergi dengan mitra usaha dan pemasok untuk memperluas cakupan pasar dan
           portofolio produk.
        5. Memanfaatkan peluang proyek baru yang berasal dari sektor infrastruktur, konstruksi,
           geospasial, pertambangan, serta sektor lainnya yang membutuhkan produk dan layanan
           Perseroan.
        6. Melakukan evaluasi dan efisiensi proses operasional guna meningkatkan daya saing Perseroan
           di pasar.

   g.   Informasi penjualan Perseroan yang bersifat musiman atau lonjakan/kejatuhan penjualan pada bulan
        atau periode tertentu.

        Penjelasan
        Secara umum kegiatan usaha Perseroan tidak memiliki pola musiman yang bersifat tetap
        sebagaimana industri yang sangat bergantung pada musim tertentu. Namun demikian, realisasi
        penjualan Perseroan dapat berfluktuasi antar periode karena sebagian besar pendapatan
        dipengaruhi oleh waktu penyelesaian proyek, proses pengadaan pelanggan, jadwal pengiriman
        barang, serta waktu pengakuan pendapatan sesuai dengan ketentuan akuntansi yang berlaku.
        Dalam praktiknya, terdapat kemungkinan terjadinya konsentrasi penjualan pada periode tertentu
        apabila terdapat penyelesaian proyek atau realisasi pengadaan pelanggan dalam jumlah yang
        signifikan. Sebaliknya, pada periode tertentu penjualan dapat lebih rendah apabila terjadi
        penundaan proyek, perubahan jadwal pengadaan, atau keterlambatan penyelesaian transaksi.

14. Berdasarkan CALK 21 tentang beban pokok penjualan, tidak terdapat pembelian persediaan yang terjadi
    per 31 Maret 2026. Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan latar belakang tidak adanya
    pembelian persediaan per 31 Maret 2026.

   Penjelasan
   Tidak terdapat pembelian persediaan selama periode yang berakhir pada 31 Maret 2026 karena Perseroan
   masih memiliki persediaan yang dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan penjualan dan pelaksanaan
   kegiatan usaha pada periode berjalan. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari pengelolaan modal kerja
   dan persediaan yang dilakukan Perseroan untuk menyesuaikan tingkat persediaan dengan kebutuhan
   operasional dan kondisi pasar yang ada.

15. Berdasarkan CALK 23 tentang beban umum dan administrasi, agar dijelaskan:
    a. Tidak sejalan dengan penjualan bersih, gaji dan tunjangan pada tahun 2025 mengalami peningkatan
        sebesar Rp377,9 juta atau 11,5% dibandingkan tahun 2024. Sebagai informasi, penjualan bersih
        Perseroan pada tahun 2025 mengalami penurunan sebesar Rp4,7 miliar atau 46,09% dibandingkan
        tahun 2024.

        Sehubungan dengan hal tersebut, agar dijelaskan latar belakang peningkatan gaji dan tunjangan
        dilakukan pada tahun 2025 di tengah penurunan signifikan atas penjualan.

        Penjelasan




                                                                                             Page 32 of 38
Page 33
                       PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                       Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                       Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



     Peningkatan beban gaji dan tunjangan pada tahun 2025 sebesar Rp377,9 juta atau 11,5%
     dibandingkan tahun 2024 terutama disebabkan oleh penyesuaian remunerasi karyawan,
     pemberian tunjangan, serta kebutuhan untuk mempertahankan sumber daya manusia yang
     mendukung kegiatan operasional dan pengembangan usaha Perseroan. Perseroan memandang
     bahwa sumber daya manusia merupakan salah satu aset penting dalam menjalankan kegiatan
     usaha, sehingga pengelolaan tenaga kerja tidak sepenuhnya dapat disesuaikan secara langsung
     dengan perubahan penjualan dalam jangka pendek. Sebagian besar beban gaji dan tunjangan juga
     bersifat tetap (fixed cost) yang tetap harus ditanggung Perseroan untuk menjaga keberlangsungan
     operasional perusahaan.

b.   Informasi mengenai jumlah karyawan Perseroan dengan melengkapi tabel di bawah ini:




     Penjelasan
                Keterangan                  Mar-2026             2025                  2024
      Karyawan Tetap                        4 Orang        16 Orang              22 Orang
      Karyawan Tidak Tetap                  0 Orang        0 Orang               0 Orang
      Total                                 4 orang        16 Orang              22 Orang

                Keterangan                  Mar-2026             2025                  2024
      Karyawan operasional                  2 Orang        10 Orang              16 Orang
      Karyawan akuntansi, keuangan,         1 Orang        4 Orang               4 Orang
      dan perpajakan
      Tim sekretaris perusahaan             1 Orang        1 Orang               1 Orang
      Karyawan lain-lain                    0 Orang        1 Orang               1 Orang
      Total                                 4 orang        16 Orang              22 Orang


c.   Berkaitan dengan pertanyaan poin a, agar Perseroan mengonfirmasikan ada-tidaknya kendala terkait
     efisiensi operasional yang dialami Perseroan. Jika ada, agar dijelaskan juga upaya Perseroan
     mengatasinya.

     Penjelasan




                                                                                            Page 33 of 38
Page 34
                        PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                        Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                        Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



     Untuk meningkatkan efisiensi operasional, Perseroan telah melakukan berbagai langkah antara
     lain pengendalian biaya operasional, optimalisasi penggunaan sumber daya yang tersedia, evaluasi
     kebutuhan pengadaan barang dan jasa, serta peningkatan efektivitas kegiatan pemasaran dan
     pengembangan usaha.

d.   Latar belakang Perseroan tidak membukukan komponen imbalan pasca kerja per 31 Maret 2026 dan
     31 Maret 2025.

     Penjelasan
     Perseroan telah mengakui liabilitas imbalan pasca kerja berdasarkan perhitungan aktuaria terakhir
     yang dilakukan pada akhir tahun buku sesuai dengan ketentuan standar akuntansi yang berlaku.
     Pada periode tiga bulan yang berakhir pada 31 Maret 2025 dan 31 Maret 2026, Perseroan tidak
     melakukan perhitungan aktuaria secara penuh karena pengukuran aktuaria terakhir dilakukan pada
     tanggal 31 Desember masing-masing tahun buku. Oleh karena itu, Perseroan menggunakan saldo
     dan hasil pengukuran aktuaria terakhir sebagai dasar penyajian kewajiban imbalan kerja pada
     laporan keuangan interim.

e.   Berkaitan dengan pertanyaan poin d, agar dijelaskan apakah penyajian komponen imbalan pasca kerja
     sebagaimana poin d telah sesuai dengan PSAK khususnya PSAK 219 tentang imbalan kerja. Dalam
     menanggapi pertanyaan ini, Bursa meminta Perseroan berkoordinasi dengan Kantor Akuntan Publik
     (KAP) terlebih dahulu.

     Penjelasan
     Perseroan telah berkoordinasi dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) terkait penyajian imbalan pasca
     kerja dalam laporan keuangan interim. Berdasarkan evaluasi manajemen dan hasil diskusi dengan
     KAP, penyajian kewajiban imbalan pasca kerja pada laporan keuangan interim dilakukan dengan
     mengacu pada hasil perhitungan aktuaria terakhir yang tersedia serta mempertimbangkan
     materialitas perubahan yang terjadi selama periode berjalan. Perseroan berpendapat bahwa
     penyajian tersebut telah dilakukan sesuai dengan ketentuan PSAK 219 tentang Imbalan Kerja dan
     standar akuntansi terkait laporan keuangan interim, sepanjang tidak terdapat perubahan signifikan
     yang mengharuskan dilakukannya pengukuran kembali (remeasurement) secara material pada
     periode interim.

f.   Berkaitan dengan pertanyaan poin d, agar Perseroan mengonfirmasikan apakah tidak dibukukannya
     komponen imbalan pasca kerja menyebabkan nilai beban umum dan administrasi disajikan lebih
     rendah dari seharusnya (understated). Dalam menanggapi pertanyaan ini, Bursa meminta Perseroan
     berkoordinasi dengan KAP terlebih dahulu

     Penjelasan
     Perseroan telah berkoordinasi dengan KAP terkait dampak penyajian imbalan pasca kerja terhadap
     laporan keuangan interim. Berdasarkan evaluasi manajemen dan diskusi dengan KAP, tidak
     dibukukannya beban imbalan pasca kerja tambahan pada periode tiga bulan yang berakhir pada 31
     Maret 2026 tidak menyebabkan beban umum dan administrasi disajikan lebih rendah secara
     material (materially understated). Hal tersebut karena penyajian kewajiban imbalan kerja masih
     mengacu pada hasil pengukuran aktuaria terakhir yang tersedia dan manajemen tidak
     mengidentifikasi adanya perubahan signifikan yang memerlukan penyesuaian material selama
     periode interim.




                                                                                             Page 34 of 38
Page 35
                            PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                            Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                            Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



    g.   Nature dan latar belakang tingginya komponen proyek pada tahun 2024 sebesar Rp3,3 miliar atau
         35,14% terhadap total nilai beban umum dan administrasi.

         Penjelasan
         Komponen beban proyek pada tahun 2024 sebesar Rp3,3 miliar terutama merupakan biaya-biaya
         yang dikeluarkan Perseroan untuk mendukung pelaksanaan, pengembangan, dan pengelolaan
         berbagai proyek yang menjadi bagian dari kegiatan usaha Perseroan. Komponen beban proyek pada
         tahun 2024 sebesar Rp3,3 miliar terutama merupakan biaya-biaya yang dikeluarkan Perseroan
         untuk mendukung pelaksanaan, pengembangan, dan pengelolaan berbagai proyek yang menjadi
         bagian dari kegiatan usaha Perseroan. Besarnya komponen beban proyek pada tahun 2024
         dipengaruhi oleh aktivitas Perseroan dalam melakukan pengembangan peluang usaha,
         pelaksanaan proyek yang sedang berjalan, serta upaya mempertahankan dan memperluas basis
         pelanggan pada periode tersebut. Perseroan mengklasifikasikan biaya tersebut sebagai beban
         umum dan administrasi karena biaya-biaya dimaksud tidak memenuhi karakteristik sebagai beban
         pokok penjualan dan tidak dapat diidentifikasi secara langsung terhadap transaksi penjualan
         tertentu. Oleh karena itu, biaya tersebut diakui sebagai bagian dari beban operasional sesuai
         dengan substansi ekonominya dan diterapkan secara konsisten dalam penyusunan laporan
         keuangan Perseroan.

16. Berdasarkan CALK 24 tentang pendapatan dan (beban) lain-lain, agar dijelaskan:

    a.   Latar belakang Perseroan tidak membukukan komponen penyisihan penurunan nilai piutang per 31
         Maret 2026 dan 31 Maret 2025.

         Penjelasan
         Perseroan melakukan evaluasi atas ekspektasi kerugian kredit (Expected Credit Loss/ECL) atas
         piutang usaha dan aset keuangan lainnya pada setiap tanggal pelaporan sesuai dengan ketentuan
         PSAK 109 tentang Instrumen Keuangan. Berdasarkan hasil evaluasi manajemen pada periode yang
         berakhir 31 Maret 2025 dan 31 Maret 2026, tidak terdapat perubahan signifikan atas profil risiko
         kredit maupun ekspektasi kerugian kredit dibandingkan dengan posisi akhir tahun sebelumnya
         yang mengharuskan Perseroan membentuk tambahan penyisihan penurunan nilai piutang pada
         periode interim tersebut.

    b.   Berkaitan dengan pertanyaan poin a, agar dijelaskan apakah penyajian komponen penyisihan
         penurunan nilai piutang sebagaimana poin a telah sesuai dengan PSAK khususnya PSAK 109 tentang
         instrumen keuangan. Dalam menanggapi pertanyaan ini, Bursa meminta Perseroan berkoordinasi
         dengan KAP terlebih dahulu.

         Penjelasan
         Karena tidak terdapat perubahan signifikan yang mempengaruhi estimasi kerugian kredit pada
         periode yang berakhir 31 Maret 2025 dan 31 Maret 2026, Perseroan tidak mencatat tambahan
         beban penyisihan penurunan nilai piutang pada periode tersebut.

    c.   Berkaitan dengan pertanyaan poin a, agar Perseroan mengonfirmasikan apakah tidak dibukukannya
         komponen penyisihan penurunan nilai piutang menyebabkan bottom line Perseroan disajikan lebih
         rendah dari seharusnya (understated). Dalam menanggapi pertanyaan ini, Bursa meminta Perseroan
         berkoordinasi dengan KAP terlebih dahulu.




                                                                                                Page 35 of 38
Page 36
                           PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                           Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                           Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



        Penjelasan
        Berdasarkan hasil evaluasi manajemen dan diskusi dengan KAP, tidak terdapat tambahan kerugian
        kredit ekspektasian yang perlu diakui pada periode yang berakhir 31 Maret 2025 dan 31 Maret 2026.
        Oleh karena itu, tidak dicatatnya tambahan beban penyisihan penurunan nilai piutang pada periode
        tersebut tidak menyebabkan laporan laba rugi Perseroan disajikan secara tidak wajar.

   d.   Latar belakang saldo penyisihan penurunan nilai piutang pada tahun 2025 dibukukan dengan nilai
        positif yaitu Rp2,1 miliar sedangkan pada tahun 2024 sebesar negatif Rp2 miliar.

        Penjelasan
        Pada tahun 2024 Perseroan membukukan pemulihan (reversal) penyisihan penurunan nilai piutang
        sebesar Rp2 miliar seiring dengan perbaikan kolektibilitas dan perkembangan penyelesaian atas
        sejumlah saldo piutang yang sebelumnya telah dicadangkan. Sementara itu pada tahun 2025
        Perseroan melakukan pembentukan tambahan penyisihan penurunan nilai piutang sebesar Rp2,1
        miliar berdasarkan hasil evaluasi atas risiko kredit dan keterpulihan piutang pada tanggal
        pelaporan. Pencatatan tersebut dilakukan sesuai hasil penelaahan manajemen terhadap
        ekspektasi kerugian kredit dan kondisi piutang yang ada pada masing-masing periode pelaporan.

   e.   Latar belakang Perseroan melakukan pelepasan aset tetap pada tahun 2024 sehingga menghasilkan
        laba lain-lain sebesar Rp596,8 juta.

        Penjelasan
        Laba lain-lain sebesar Rp596,8 juta pada tahun 2024 berasal dari pelepasan aset tetap yang
        dilakukan Perseroan dalam rangka optimalisasi dan penataan portofolio aset yang dimiliki.
        Pelepasan aset tersebut dilakukan terhadap aset yang dinilai tidak lagi digunakan secara optimal
        dalam kegiatan operasional Perseroan. Selisih antara harga jual aset dan nilai buku aset pada saat
        transaksi menghasilkan keuntungan yang diakui sebagai laba pelepasan aset tetap pada tahun
        2024.

17. Latar belakang arus kas pembayaran pajak penghasilan bernilai positif pada periode komparatif 31 Maret
    2025 sebesar Rp16,9 juta, mengingat arus kas pembayaran pajak penghasilan seharusnya merupakan arus
    kas keluar.

   Penjelasan
   Berdasarkan hasil penelaahan, nilai tersebut merupakan kesalahan penyajian (presentation error) yang
   berasal dari kesalahan referensi/perhitungan dalam penyusunan laporan arus kas, sehingga saldo
   pembayaran pajak penghasilan seharusnya disajikan sebagai arus kas keluar. Berdasarkan hasil
   penelaahan, nilai tersebut merupakan kesalahan penyajian (presentation error) yang berasal dari
   kesalahan referensi/perhitungan dalam penyusunan laporan arus kas, sehingga saldo pembayaran pajak
   penghasilan seharusnya disajikan sebagai arus kas keluar. Kesalahan tersebut tidak mempengaruhi jumlah
   kas bersih, total aset, liabilitas, ekuitas, maupun laba rugi Perseroan, melainkan hanya berdampak pada
   klasifikasi dan penyajian dalam laporan arus kas.

18. Arus kas investasi komponen perolehan aset tetap tahun 2025 yang hanya sebesar Rp181,4 juta, tidak
    sejalan dengan penambahan bangunan sebesar Rp2,8 miliar sebagaimana CALK 10 tentang aset tetap.

   Sehubungan dengan hal tersebut, agar Perseroan menjelaskan dan mengonfirmasi penyajian yang
   seharusnya, dalam hal terdapat kesalahan atas penyajian.



                                                                                                 Page 36 of 38
Page 37
                           PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                           Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                           Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id




   Penjelasan
   Penambahan nilai bangunan pada tahun 2025 tidak seluruhnya berasal dari pengeluaran kas pada tahun
   berjalan. Sebagian penambahan berasal dari transaksi non-kas dan/atau kewajiban yang masih belum
   diselesaikan pembayarannya pada tanggal pelaporan, sehingga tidak seluruh nilai penambahan bangunan
   tercermin dalam arus kas investasi tahun 2025. Oleh karena itu, nilai perolehan aset tetap yang disajikan
   dalam laporan arus kas sebesar Rp181,4 juta tidak dapat dibandingkan secara langsung dengan total
   penambahan nilai bangunan yang tercatat dalam laporan posisi keuangan. Perseroan telah melakukan
   evaluasi atas penyajian tersebut dan akan memastikan bahwa pengungkapan transaksi investasi serta
   transaksi non-kas terkait aset tetap telah disajikan secara memadai sesuai dengan ketentuan standar
   akuntansi yang berlaku.

19. Upaya dan komitmen Perseroan untuk memastikan penyajian laporan keuangan di masa depan,
    sebagaimana Ketentuan III.1.1.5.3. Peraturan Bursa Nomor I-E mengenai pengungkapan laporan keuangan
    interim wajib memiliki kualitas pengungkapan yang setara dengan pengungkapan yang terdapat pada
    laporan keuangan auditan terakhir.

   Penjelasan
   Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyusunan dan pengungkapan laporan
   keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk Peraturan Bursa Nomor I-E dan standar
   akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Perseroan akan
   melakukan berbagai upaya antara lain:
   1. Meningkatkan proses review internal atas laporan keuangan dan catatan atas laporan keuangan
       sebelum diterbitkan.
   2. Memperkuat koordinasi antara fungsi keuangan, manajemen, auditor independen, serta konsultan
       profesional yang mendukung proses pelaporan keuangan Perseroan.
   3. Melakukan evaluasi berkala atas penerapan standar akuntansi dan ketentuan pasar modal yang
       berlaku.
   4. Meningkatkan kualitas dokumentasi dan pengungkapan informasi material agar konsisten antara
       laporan keuangan interim dan laporan keuangan tahunan yang telah diaudit.
   5. Melakukan perbaikan atas setiap temuan maupun masukan yang diperoleh dari regulator, auditor
       independen, dan pemangku kepentingan lainnya.
   Perseroan berkomitmen untuk memastikan bahwa laporan keuangan yang disampaikan kepada publik
   disusun secara andal, transparan, dan memenuhi kualitas pengungkapan yang setara dengan laporan
   keuangan auditan sesuai ketentuan yang berlaku.

20. Rencana tindakan korporasi dalam periode 12 bulan ke depan.

   Penjelasan
   Seperti Keterbukaan Informasi yang telah disampaikan, setelah pelaksanaan PMTHMETD ini, dalam 12 (dua
   belas) bulan kedepan, Perseroan tengah melakukan kajian untuk melakukan serangkaian aksi korporasi
   lanjutan dengan melaksanakan akuisisi beberapa aset dari Kelompok Usaha Tjokro Group seperti
   Keterbukaan Informasi yang telah disampaikan pada tanggal 21 Januari 2026 dimana pembiayaan akan
   dikombinasikan baik dari porsi ekuitas maupun instrument hutang. Segera Perseroan mendapatkan
   kepastian atas struktur rencana aksi korporasi yang dilakukan, Perseroan akan tunduk kepada peraturan
   yang berlaku dibidang pasar modal khususnya terkait dengan Keterbukaan Informasi yang akan dilakukan
   oleh Perseroan.




                                                                                                Page 37 of 38
Page 38
                           PT. GEOPRIMA SOLUSI Tbk.
                           Rukan Artha Gading Niaga Blok D No. 15A, Kelapa Gading - Jakarta Utara 14240
                           Phone: (021) 4585 0642, Email: corsec@geoprima.co.id, karnadi@geoprima.co.id



21. Informasi/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup serta
    dapat mempengaruhi harga saham perusahaan.

    Penjelasan
    Perseroan tidak memiliki Informasi fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi
    kelangsungan hidup (going concern) maupun harga efek Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik
    seperti yang telah disampaikan dalam Permintaan Penjalasan Bursa ini.

Demikian tanggapan ini kami sampaikan. Atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

                                       PT GEOPRIMA SOLUSI Tbk




                                          DIONYSIUS TJOKRO
                                            Direktur Utama




                                                                                              Page 38 of 38

File

File Open PDF
Source IDX
Size1.45 MB
Published10 Jun 2026
Pages38
Characters98,210
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 23 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org GEOPRIMA SOLUSI Tbk. p.1 ×116
linked org Bank Ganesha Tbk p.2 ×6
linked person Karnadi Margaka p.10 ×2
linked person DIONYSIUS TJOKRO p.38
possible org PT BURSA EFEK INDONESIA p.1 ×2
unresolved org PT BURSA EFEK INDONESIA Indonesia Stock Exchange Building p.1
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.1
unresolved org Bank Indonesia p.1
unresolved org Bank CCB p.1
unresolved org PT JAYA INDAH CASTING p.1 ×2
unresolved org PT Exsa p.7
unresolved org PT Duta Omega p.7 ×2
unresolved org Prayitno dan Rekan p.7
unresolved org PT Sejahtera p.7
unresolved person Khoirul Karim p.9
unresolved org PT Gunadharma Cipta Persada p.9
unresolved org PT Sarana Primadata p.9
unresolved org PT Sejahtera Lima Belas p.9
unresolved org PT Radian Delta Wijaya p.9
unresolved — Per Mar-2026 · Nama Pihak p.10
unresolved org PT Sujatim Kavipa Shipping p.12 ×3
unresolved org Mapping Instrument Co. Ltd. p.27 ×2

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result