Back to announcement
20260610_BBMD_Laporan Informasi dan Fakta Material_32099860_lamp9.pdf
Other Text extracted BBMDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
This file has been cleaned of potential threats. To view the reconstructed contents, please SCROLL DOWN to next page.
Page 2
Rabu,
10 Juni 2026 7
RUPST Bank Mestika
Bagikan Dividen Rp90 Miliar
Medan, (Analisa) minimum regional di wilayah tersebut relatif
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan lebih kompetitif dibandingkan daerah lain
(RUPST), Rapat Umum Pemegang Saham sehingga banyak perusahaan, termasuk in-
Luar Biasa (RUPSLB) dan Paparan Publik vestor dari Tiongkok, membuka fasilitas pro-
PT Bank Mestika Dharma Tbk (Bank Mes- duksi dan pusat operasional di Jawa Tengah.
tika) yang digelar di Grand Cityhall Medan, Meski mengalami penurunan laba, Bank
Selasa (9/6) menyetujui pembagian dividen Mestika tetap membukukan pertumbuhan
Rp90 miliar atau Rp22,33/lembar saham. kredit, peningkatan dana pihak ketiga (DPK)
Hal tersebut disampaikan jajaran manaje- serta penguatan permodalan. Total aset Bank
men Bank Mestika, Presiden Direktur Bank Mestika hingga akhir 2025 mencapai Rp16,67
Mestika, Achmad S Kartasasmita, Wakil triliun, meningkat dibandingkan tahun sebe-
Presiden Direktur Hendra Halim, Direktur lumnya sebesar Rp16,58 triliun.
Kepatuhan Andy, Direktur Operasional Ha- Dari sisi intermediasi, kredit yang disalur-
run Ansari, hingga Direktur Umum Yusri kan tumbuh dari Rp10,83 triliun pada 2024
Hadi, dengan moderator Corporate Secreta- menjadi Rp11,23 triliun pada 2025 atau naik
ry, Suharto Kurniawan dalam konferensi pers sekitar 3,65%. Sementara DPK meningkat
usai RUPST tersebut. menjadi Rp10,99 triliun dari Rp10,29 triliun
Disebutkan, sepanjang tahun 2025, Bank pada tahun sebelumnya.
Mestika mencatatkan laba bersih Rp319,98 Selain itu, ekuitas perseroan meningkat
miliar atau turun dibandingkan perolehan menjadi Rp5,45 triliun dari Rp5,09 triliun
laba bersih tahun 2024 yang mencapai tahun 2024. Rasio kecukupan modal (CAR)
Rp403,39 miliar. "Penurunan laba diakib- juga tetap kuat di level 46,49%, naik dari
atkan peningkatan biaya-biaya seperti pelun- 44,93% pada tahun sebelumnya.
curan aplikasi/produk digital, Mind dan Sejumlah indikator profitabilitas menga-
pembukaan kantor cabang Bank Mestika di lami penyesuaian. Return on Assets (ROA)
Semarang," kata Presiden Direktur Bank tercatat 2,49% dan Return on Equity (ROE)
Mestika, Achmad S Kartasasmita. sebesar 6,10%. Sementara rasio kredit ber-
Dijelaskan, peluncuran aplikasi Mind ini masalah (NPL) gross berada pada level 1,56%
Analisa/hendar
RUPST BANK MESTIKA: Jajaran manajemen Bank Mestika foto bersama usai konferensi pers pada Rapat Umum menyasar kalangan muda yang bisa lebih dan NPL net sebesar 0,81%.
Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Paparan Publik PT Bank mudah membuka rekening digital Bank Mes- Bank Mestika saat ini didukung jaringan
Mestika Dharma Tbk (Bank Mestika) yang digelar di Grand Cityhall Medan, Selasa (9/6). tika tanpa harus datang langsung ke bank. operasional yang terdiri dari 1 Kantor Pusat
Achmad memaparkan, pembukaan Kantor Operasional, 14 Kantor Cabang, 39 Kantor
Cabang Semarang pada 2025 dilakukan Cabang Pembantu, 13 Kantor Cabang Pem-
setelah melihat potensi pertumbuhan ekonomi bantu Pelayanan Kas serta 54 mesin setor
Kedelai Disubsidi Rp2.000/Kg DJP: Pajak UMKM Tidak Berdasarkan Omzet
dan investasi yang terus berkembang di Jawa tarik tunai (Cash Recycling Machine/CRM)
Tengah. Semarang memiliki pelabuhan yang yang terhubung dengan jaringan ATM Ber-
mendukung aktivitas ekspor. Selain itu, upah sama.(ht)
Melalui Bulog Jakarta, (Analisa)
Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyat-
akan mekanisme pungutan pajak bagi usaha
mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang
dikeluarkan dari fasilitas pajak penghasilan
makin tepat sasaran, sederhana, dan berke-
lanjutan. “Kebijakan ini dirancang untuk
memastikan UMKM mendapatkan ruang
yang luas untuk tumbuh, menggerakkan eko-
nomi daerah, dan menciptakan lapangan kerja
Jakarta, (Analisa) Dia mengatakan subsidi kedelai ter- (PPh) final 0,5%, seperti badan usaha CV tanpa terbebani oleh administrasi perpajakan
sebut nantinya diarahkan langsung ke-
Pemerintah memberikan subsidi kedelai sebesar Rp2.000 per pada perajin tahu dan tempe, bukan
dan PT, tidak berdasarkan nilai omzet me- yang rumit,” ujar Bimo.
lainkan dari perolehan laba. Selain poin mengenai mekansime umum
kilogram (kg) melalui Perum Bulog untuk menjaga stabilitas dijual di pasar umum. “Jadi tidak dijual Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto pajak dihitung dari laba, bukan omzet, bagi
harga kedelai di tengah pelemahan rupiah dan tingginya di pasar, tapi dijual langsung ke pera- dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin badan usaha seperti PT dan CV, terdapat
jinnya supaya harganya jadi lebih ren-
ketergantungan impor komoditas tersebut. dah,” tuturnya.
(8/6), menjelaskan pajak dihitung berdasarkan sejumlah poin penting lain yang diatur dalam
laba bersih (penghasilan neto) setelah diku- beleid ini.
Di sisi lain, Ketua Koperasi Perajin rangi biaya-biaya operasional yang diperke- Pertama, batas omzet yang dapat meman-
Menteri Koordinator (Menko) Bidang miliar. “Kedelai untuk 250.000 ton
Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kabupa- nankan. “Beralih ke mekanisme umum tidak faatkan fasilitas tarif PPh final 0,5% tetap
Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menga- pertama, ya. Kalau Rp2.000 per kg,
ten Cianjur, Jawa Barat, Hugo Siswaya otomatis membuat beban pajak menjadi lebih sebesar Rp4,8 miliar setahun.
takan subsidi yang diberikan untuk tahap berarti (total anggaran subsidi sekitar)
pertama sebanyak 250 ribu ton kedelai Rp500 miliar,” ungkapnya. pada Minggu (7/6) menyebutkan kenai- besar,” ujar Bimo. Selain itu, ketentuan omzet sampai dengan
karena komoditas tersebut hampir selu- Zulhas menjelaskan keputusan sub- kan harga kedelai akibat pelemahan nilai Pemerintah mengeluarkan CV dan PT dari Rp500 juta per tahun bagi wajib pajak orang
ruhnya masih bergantung pada impor. sidi kedelai telah dilaporkan kepada tukar rupiah masih memberatkan ratusan penerima fasilitas PPh final 0,5% melalui pribadi tetap bebas pajak penghasilan.
“Kami sudah memutuskan rapat di Presiden Prabowo Subianto. pengusaha tahu dan tempe di wilayah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20/2026 Selanjutnya, fasilitas tarif final 0,5% dapat
sini, kedelai yang hampir seratus persen Selanjutnya, pemerintah akan menyu- tersebut. tentang Penyesuaian Pengaturan di Bidang dimanfaatkan tanpa batas waktu. Sementara
impor itu kita putuskan disubsidi rati Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Pemilik pabrik tahu di Kecamatan Pajak Penghasilan. bagi koperasi, fasilitas ini dapat digunakan selama
Rp2.000 per kg. Pemerintah menye- untuk proses teknis pelaksanaan kebija- Cianjur, Taufik Munandar, mengatakan Dalam aturan terbaru, PPh final 0,5% hanya empat tahun sejak terdaftar. “Hal ini bertujuan
diakan untuk 250.000 ton pertama me- kan tersebut. “Nanti Bulog yang akan pelemahan rupiah berdampak terhadap dapat dimanfaatkan oleh wajib pajak orang agar pelaku usaha fokus mengembangkan bisnis
lalui Bulog,” kata Zulhas seusai Rapat (mengkaji) teknisnya seperti apa,” harga kedelai impor yang menjadi bahan pribadi, perseroan perorangan yang didirikan tanpa beban administrasi,” tutur Bimo.
Koordinasi Terbatas Perkembangan ujarnya. baku utama produksi tahu dan tempe. oleh satu orang, dan koperasi. Pemerintah juga mengantisipasi celah
Harga Komoditas Pangan di Jakarta, Sementara itu, Direktur Utama Perum Harga kedelai disebut mencapai sekitar Sementara pada aturan sebelumnya, fasi- penyalahgunaan fasilitas, seperti tindakan
Selasa (9/6). Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengata- Rp10.500 per kg. litas itu dapat digunakan oleh koperasi, per- memecah usaha atau membentuk beberapa entitas
Menurut Zulhas, pemerintah mengan- kan teknis pelaksanaan subsidi kedelai Dalam Peraturan Badan Pangan Nas- sekutuan komanditer (CV), firma, perseroan baru demi menghindari tarif pajak normal.
tisipasi pelemahan nilai tukar rupiah masih akan dibahas bersama Kemen- ional Nomor 12/2024, Harga Acuan Pen- terbatas (PT), serta Badan Usaha Milik Desa Strategi tersebut dilakukan untuk memasti-
yang berpotensi memengaruhi harga ke- terian Perdagangan, Kementerian Ke- jualan (HAP) kedelai lokal di tingkat (BUMDes). kan insentif pajak benar-benar diterima oleh
delai di dalam negeri karena sebagian uangan dan asosiasi pengusaha kedelai. konsumen atau perajin tahu-tempe dite- Menurut Bimo, aturan baru tersebut me- usaha yang sedang bertumbuh untuk naik
besar kebutuhan komoditas tersebut di- Dia menjelaskan, pembahasan diper- tapkan maksimal Rp11.400 per kg, se- rupakan penyempurnaan agar insentif pajak kelas. (Ant)
penuhi dari impor. lukan agar pelaksanaan kebijakan sub- dangkan HAP kedelai impor maksimal
Dia mengatakan subsidi tersebut di-
harapkan dapat menjaga stabilitas harga
sidi kedelai dapat berjalan maksimal.
“Nanti kita rapat dulu dengan Ke-
Rp12.000 per kg.
Lebih lanjut, pemerintah menilai in- Bapanas Masifkan Beras SPHP-
kedelai agar tidak membebani pelaku
usaha tahu-tempe maupun masyarakat.
Pemerintah memperkirakan kebutu-
menterian Perdagangan, kemudian de-
ngan Kementerian Keuangan, termasuk
juga dengan nanti asosiasi pengusaha
tervensi harga kedelai diperlukan agar
tekanan harga bahan baku tidak menular
ke harga produk pangan berbasis kedelai
Minyakita ke Pasar Rakyat
han anggaran subsidi kedelai tahap per- kedelai, sehingga hasilnya itu maksi- yang banyak dikonsumsi masyara- Jakarta, (Analisa) beras tahun 2025 yang diperpanjang pada
tama tersebut mencapai sekitar Rp500 mal,” ucap Ahmad. kat.(Ant) Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Januari dan Februari dan 313,8 ribu ton
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman realisasi dari Maret sampai Juni.
memastikan distribusi beras program Stabili- Dilihat dari saluran penjualan SPHP beras
Komposisi Pasar Ekspor Industri Diupayakan Jadi 30% sasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta
Minyakita dimasifkan ke pasar rakyat guna
periode Maret sampai 8 Juni, saluran terbesar
adalah melalui instansi pelaksana Gerakan
Jakarta, (Analisa) global semakin besar. Targetnya, kom- Rp182,04 triliun atau setara 36,49% dari menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Pangan Murah (GPM) 41,12%.
Kementerian Perindustrian (Kemen- posisi yang saat ini sekitar 20 persen total investasi nasional. "Berasnya banyak, minyak gorengnya Kemudian terbesar kedua melalui pasar
perin) mengupayakan porsi (komposisi) ekspor dan 80 persen domestik dapat Sementara itu, nilai ekspor produk banyak. Itu nggak boleh naik. Kemudian distri- rakyat 23,37% dan terbesar ketiga melalui
pasar ekspor industri manufaktur me- meningkat menjadi 30% ekspor dan 70% industri pengolahan pada Januari-April businya, ini ada Dirut Bulog. Aku minta tolong Rumah Pangan Kita (RPK) 20,73%. Selan-
ningkat dari 20% menjadi 30%, tanpa domestik, tanpa mengurangi kemampu- 2026 mencapai US$75,57 miliar S atau distribusinya diperbaiki ke seluruh Indonesia. jutnya saluran penjualan melalui outlet pangan
mengurangi kemampuan memenuhi an industri memenuhi kebutuhan pasar berkontribusi sekitar 82,01% terhadap Kami berupaya keras untuk rakyat Indonesia," atau koperasi binaan pemerintah daerah, ritel
kebutuhan nasional. dalam negeri," katanya. total ekspor nasional. kata Amran di Jakarta, Selasa (9/6). modern, Koperasi Desa/Kelurahan Merah
Dalam keterangan dikonfirmasi di Menurut dia, penguatan industri ma- Agus menegaskan, peningkatan eks- Dia menyampaikan upaya serius pemerin- Putih (KDKMP), dan outlet BUMN/BUMD.
Jakarta, Selasa (9/6), Menteri Perindus- nufaktur berorientasi ekspor menjadi por manufaktur harus berjalan seiring tah dalam mempermudah akses pangan bagi Tren realisasi penjualan beras SPHP pun
trian (Menperin) Agus Gumiwang Kar- salah satu langkah penting untuk me- dengan upaya menjaga pasar domestik masyarakat terlihat dari penguatan pasokan mulai meningkat dalam 3 bulan terakhir.
tasasmita menjelaskan, komposisi pen- ningkatkan ketahanan sektor industri yang selama ini menjadi fondasi pertum- beras program SPHP dan Minyakita ke pasar- Realisasi penjualan beras SPHP selama Maret
jualan produk manufaktur saat ini masih sekaligus memperluas akses produk In- buhan industri nasional. pasar rakyat sebagai titik utama transaksi yang 66,8 ribu ton meningkat cukup drastis
didominasi pasar domestik, dengan donesia ke pasar internasional. Oleh karena itu, lembaga yang dipim- kebutuhan pokok masyarakat. pada April sebesar 61,45%.
sekitar 80% untuk kebutuhan dalam Berdasarkan data Badan Pusat pinnya itu terus memperkuat daya saing Amran meminta masyarakat tidak perlu Realisasi penjualan beras SPHP selama
negeri dan 20% untuk ekspor. Statistik (BPS), ekonomi Indonesia industri melalui pemberian insentif fiskal khawatir karena cadangan beras pemerintah April tercatat 107,9 ribu ton. Sementara rea-
Ke depan, pihaknya menargetkan pada triwulan I 2026 tumbuh 5,61%. dan nonfiskal, pengendalian impor se- yang dikelola Perum Bulog untuk menjaga lisasi selama Mei juga meningkat 4,37 persen
komposisi tersebut berubah menjadi Pada periode tersebut, sektor industri cara terukur, serta penguatan instrumen pasokan dan stabilitas harga mencapai 5,3 juta menjadi 112,6 ribu ton.
70% untuk pasar domestik dan 30% pengolahan tumbuh 5,04% dan men- perlindungan industri dalam negeri. ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Selanjutnya untuk realisasi distribusi
untuk pasar ekspor. jadi kontributor terbesar terhadap pro- Kemenperin juga mendorong imple- "Dulu hanya, kalau bulan Juni itu hanya Minyakita oleh Perum Bulog sejak 1 Januari
"Pasar domestik tetap menjadi ke- duk domestik bruto (PDB) nasional mentasi skema local currency settle- 1,5 juta ton, maksimal 2 juta ton. Sekarang sampai 6 Juni telah mencapai 121,4 ribu
kuatan utama industri nasional. Namun dengan kontribusi 19,07% atau senilai ment (LCS) sebagai salah satu instrumen 5,3 juta ton. Jadi tidak ada alasan harga naik, kiloliter. Lini distribusi Minyakita secara
ke depan, kita perlu memperkuat industri Rp1.179,62 triliun. untuk memperkuat ketahanan industri khususnya beras, minyak goreng. Apalagi nasional terdiri dari pasar rakyat 57,6 ribu
yang berorientasi ekspor agar penetrasi Dari sisi investasi, industri pengola- nasional di tengah fluktuasi nilai tukar. ada minyak goreng Minyakita," tegas Amran. kiloliter, RPK 48,3 ribu kiloliter, pengecer
produk manufaktur Indonesia di pasar han mencatat realisasi investasi sebesar (Ant) Sementara itu, Deputi Ketersediaan dan lainnya 11,2 ribu kiloliter, dan KDKMP 4,2
Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut ribu kiloliter.
Selama Transisi DSI Astawa mendorong agar BUMN pangan salah
satunya Perum Bulog agar memperkuat dan
"Tolong benar-benar ini dimasifkan,
sehingga sekali lagi upaya-upaya kita
Bea Cukai Pastikan Ekspor Berjalan Normal mengutakan penyaluran beras SPHP dan
Minyakita ke pasar rakyat.
"Untuk SPHP, baik itu beras medium
mengendalikan dan stabilisasi harga sekaligus
menjaga inflasi bisa terlaksana dengan baik,"
tutur Ketut.
Jakarta, (Analisa) baru akan diterapkan secara penuh mulai Meski demikian, ia menegaskan sis-
maupun Minyakita, harus dioptimalkan di Dari hasil pantauan Bapanas, per 8 Juni
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai 1 Januari 2027. tem layanan kepabeanan yang digunakan
pasar-pasar. Ini juga sebagaimana surat Bapak 2026, rata-rata harga beras medium berada
(DJBC) Kementerian Keuangan memas- Menurut Nirwala, selama masa tran- eksportir tidak akan berubah. Platform
tikan mekanisme ekspor sejumlah komo- sisi pemberitahuan ekspor juga masih CEISA 4.0 maupun Indonesia National Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri masih dalam rentang Harga Eceran Tertinggi
ditas sumber daya alam (SDA) strategis dilakukan seperti biasa. Pemerintah akan Single Window (INSW) tetap menjadi Kementerian Perdagangan ke Bulog bahwa (HET), meskipun memang ada peningkatan
tetap berjalan seperti biasa hingga akhir melakukan evaluasi pada periode Agus- sarana utama dalam proses pelayanan utamakan intervensinya itu di pasar," kata harga dibandingkan sebulan sebelumnya.
2026 meski pemerintah membentuk PT tus hingga akhir tahun sebelum kebijakan ekspor. Ketut. Akan tetapi level rerata harga nasional masih
Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). tersebut diberlakukan secara wajib pada Adapun pemerintah sebelumnya "Kalau pasarnya sudah penuh, baru kita belum melampaui HET beras medium.
Direktur Komunikasi dan Bimbingan 2027. membentuk DSI sebagai instrumen pindah ke yang lain. Kalau belum penuh, Zona I (Jawa, Lampung, Sumatera Selatan,
Pengguna Jasa DJBC Kemenkeu Nir- “Sesuai dengan tahapannya nanti dari untuk menjalankan kebijakan ekspor maka pasar utamakan dulu," tambah Ketut. Bali, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi), rerata
wala Dwi Heryanto mengatakan Bea Juni kemarin sampai Agustus itu pem- satu pintu bagi sejumlah komoditas SDA Menurutnya, aspek ketersediaan beras harga 8 Juni tercatat di Rp13.073 per kilo-
Cukai tetap menjalankan fungsi pelaya- beritahuan ekspor masih seperti biasa. strategis, yakni batu bara, minyak kelapa SPHP dan Minyakita di pasar tradisional di gram (kg), sedangkan sebulan yang lalu di
nan dan pengawasan ekspor sebagaima- Kemudian nanti Agustus sampai dengan sawit mentah (crude palm oil/CPO), berbagai daerah yang banyak diakses ma- Rp13.026 per kg. Ini naik 0,36% namun
na yang telah berlangsung selama ini akhir tahun akan dievaluasi. Kan meli- dan ferro alloy atau paduan besi. syarakat mampu menjadi peredam harga yang belum melampaui HET beras medium Zona
selama masa transisi kebijakan. puti banyak perusahaan. Kan harus satu Dalam masa transisi yang berlang- tepat guna. Namun apabila terjadi kekosongan 1 yang ditetapkan Rp13.500 per kg.
“Tentunya kan Bea Cukai tetap mela- pintu baru nanti mandatorinya itu per 1 sung sejak 1 Juni hingga 31 Desember yang tak kunjung diisi justru memberikan Zona II (Sumatera selain Lampung dan
yani ekspor selama ini seperti biasa. Januari 2027,” tutur Nirwala. 2026, kegiatan ekspor masih dilakukan distorsi harga. Sumsel, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan),
Tetap jadi fiskus, cuma transaksinya Setelah implementasi penuh dimulai oleh masing-masing perusahaan. Namun "Jadi kapan pun turun ke lapangan, beras rerata harga 8 Juni di Rp13.694 per kg. Ini
kan nanti yang melalui satu pintu. Yang pada 2027, status eksportir dalam doku- seluruh eksportir diwajibkan melapor- SPHP itu ada. Minyakita itu ada. Jangan hanya naik 0,36% dari sebulan lalu yang
itu juga terus kita kerja sama dengan men kepabeanan akan beralih kepada kan aktivitas ekspornya kepada DSI. sampai nanti pas turun, barangnya kosong, berada di Rp13.645 per kg. HET beras me-
DSI juga,” kata Nirwala saat ditemui di DSI. Sementara, perusahaan pemilik ba- Selanjutnya, mulai 1 Januari 2027, harganya naik. Nah ini akan menyebabkan dium Zona II sendiri ditetapkan di Rp14.000
Jakarta, Selasa (9/6). rang tetap tercatat sebagai pemilik komo- DSI akan menjadi eksportir tunggal un- gangguan harga, sehingga stabilisasi pasokan per kg.
Ia menjelaskan selama masa transisi ditas yang diekspor. tuk komoditas strategis tersebut. tidak stabil tentu akan membuat harga menjadi Sementara Zona III (Maluku, Papua), rerata
yang berlangsung hingga 31 Desember “Kalau sekarang kan eksportirnya sia- Dalam skema itu, DSI juga akan ber- tidak stabil," tutur Ketut. harga beras medium per 8 Juni berada di level
2026, eksportir masih dapat melakukan pa, pemilik barangnya siapa, itu tetap peran dalam penetapan harga jual dan Bapanas mencatat realisasi penjualan beras Rp15.392 per kg. Ini juga naik tipis 1,09%
kegiatan ekspor secara langsung sebagai- nanti tahun 2027 itu nanti eksportirnya batas margin kewajaran guna mening- program SPHP sejak Januari sampai awal dibandingkan sebulan lalu yang berada di
mana mekanisme yang berlaku saat ini. adalah DSI. Pemilik barangnya siapa, katkan pengendalian ekspor SDA nasio- Juni ini telah mencapai 534,8 ribu ton. Jumlah Rp15.226 per kg. HET beras medium Zona
Perubahan skema ekspor satu pintu eksportir yang sebenarnya,” tambahnya. nal.(Ant) itu terdiri dari realisasi 221.000 ton SPHP III adalah Rp15.500 per kg.(Ant)
Names mentioned 23 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Mestika Bagikan Dividen Rp
p.2
unresolved
org
Bank Mes-
p.2 ×2
unresolved
org
Bank Mestika
p.2 ×5
unresolved
person
Mestika
· Direktur Bank
p.2
unresolved
org
Mestika Dharma Tbk
p.2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.2
unresolved
org
Koperasi Perajin
p.2
unresolved
org
Menteri Koordinator
p.2
unresolved
org
Kementerian Keuangan
p.2 ×3
unresolved
org
Pangan Nas-
p.2
unresolved
org
Milik Desa
p.2
unresolved
org
Kementerian Ke-
p.2
unresolved
org
Pangan Nasional
p.2
unresolved
org
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
p.2
unresolved
org
Kementerian Perindustrian
p.2
unresolved
org
Koperasi Desa
p.2
unresolved
org
Menteri Perindus-
p.2
unresolved
org
Pusat
p.2
unresolved
org
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai
p.2
unresolved
org
Kementerian Perdagangan
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.